Meta tags:
description= dan keredhaan Allah adalah lebih besar,itu adalah keberuntungan yang besar (taubah:72);
Headings (most frequently used words):
suara, rasa, hati, memburu, jiwa, hamba, baru, kalian, coretan, tetamu, saya, kisah, diari, hidup, calendar, egypt, sampai, doa, kepada, pemilik, teguh, omongan, stress, menangis, belajar, perubahan, of, malaysia, and, tarbiyyah, dunia,
Text of the page (most frequently used words):
yang (206), dan (175), saya (94), aku (88), tidak (73), kita (59), itu (55), dengan (52), untuk (46), ini (44), dalam (44), akan (38), diri (37), #kepada (29), hati (29), ada (28), mungkin (26), perubahan (26), manusia (25), bukan (25), dunia (24), allah (24), atau (22), lebih (21), rasa (20), sendiri (20), seperti (20), mahu (20), kadang (20), apa (19), kerana (19), hidup (19), tapi (18), tuhan (18), semua (17), waktu (17), tarbiyyah (17), daripada (16), hanya (16), menjadi (15), kalau (15), cukup (15), juga (15), berubah (15), masih (14), utk (14), perlu (14), orang (13), mereka (13), sampai (13), pada (13), namun (13), insan (13), lagi (12), hari (12), terlalu (12), adalah (12), sudah (12), terus (12), datang (12), mana (11), baik (11), tetap (11), demi (10), sahaja (10), begitu (10), seorang (10), semuanya (10), posted (10), coretan (10), dari (10), sayang (10), teman (10), belajar (10), boleh (9), setiap (9), kehidupan (9), syurga (9), melihat (9), pergi (9), satu (9), pernah (9), dakwah (9), sangat (9), sebenarnya (8), dapat (8), lain (8), tanpa (8), pun (8), tentang (8), dia (8), sekarang (8), 2010 (8), ketika (8), jauh (8), sekali (8), arah (8), 2012 (8), jiwa (7), lantas (7), oleh (7), benar (7), tetapi (7), ruang (7), mampu (7), indah (7), telah (7), banyak (7), siapa (7), tahu (7), sehingga (7), masa (7), penuh (7), besar (7), mengapa (7), hamba (6), sesuatu (6), mencari (6), malah (6), melepaskan (6), apabila (6), tiba (6), ingin (6), kering (6), berada (6), semoga (6), malu (6), walaupun (6), mata (6), dosa (6), bersama (6), kali (6), march (6), 2011 (6), kasih (6), selagi (6), tiap (6), buat (6), memburu (5), kemewahan (5), sibuk (5), menulis (5), supaya (5), tinggi (5), sungguh (5), sukar (5), pula (5), takut (5), masyarakat (5), senang (5), cerita (5), pelajar (5), sambil (5), nanti (5), selepas (5), masalah (5), hadapan (5), ianya (5), mesir (5), terima (5), pulang (5), jawapan (5), sedikit (5), semangat (5), adakah (5), sebagai (5), semata (5), pelbagai (5), percaya (5), lalu (5), sukarnya (5), dugaan (5), berlari (5), menangis (5), bekerja (5), langit (5), harus (5), wordpress (4), com (4), berat (4), atas (4), mari (4), bulan (4), sedangkan (4), hampir (4), berbakti (4), berikan (4), bahawa (4), berjaya (4), kekuatan (4), bebas (4), kesenangan (4), tenang (4), tinggal (4), panjang (4), esok (4), memilih (4), bagaimana (4), membuat (4), berasa (4), jika (4), menghabiskan (4), tahun (4), kembali (4), terasa (4), lama (4), sini (4), sebelum (4), ramai (4), hanyut (4), sempurna (4), jalan (4), kalian (4), berehat (4), dahulu (4), ukhti (4), saat (4), awal (4), hilang (4), belum (4), detik (4), bukanlah (4), maha (4), saja (4), bersangka (4), doa (4), mudah (4), syukur (4), mengurniakan (4), manis (4), biar (4), biasa (4), april (4), february (4), matahari (4), angin (4), kanak (4), pantai (4), tuhanku (4), may (4), 2009 (4), this (3), sebab (3), sebenar (3), sebalik (3), tengah (3), realistik (3), agar (3), realiti (3), tidur (3), nafsu (3), memerlukan (3), spiritual (3), golongan (3), segala (3), macam (3), perkara (3), sekian (3), semudah (3), sementara (3), mendengar (3), sekadar (3), alam (3), aman (3), bangun (3), menghadapi (3), alasan (3), umat (3), sia (3), mahupun (3), lelah (3), benci (3), sama (3), harian (3), amal (3), memberikan (3), menelaah (3), masuk (3), harapan (3), pastinya (3), buku (3), haha (3), bolehkah (3), janji (3), bekalan (3), lupa (3), dipanggil (3), katakan (3), sekalipun (3), menghirup (3), udara (3), nyawa (3), selama (3), bila (3), air (3), akhirnya (3), walau (3), jua (3), berlumur (3), semakin (3), berhenti (3), akui (3), perjalanan (3), hujan (3), kisah (3), lumpur (3), sekeliling (3), susah (3), kerja (3), asal (3), suci (3), idealis (3), sedang (3), berlaku (3), paling (3), kamu (3), lihat (3), kenal (3), berjalan (3), bertukar (3), tukar (3), waktunya (3), penilaian (3), menanggapi (3), maka (3), magnitudnya (3), arahnya (3), penting (3), menghargai (3), amat (3), alhamdulillah (3), cuma (3), bimbang (3), kosong (3), beban (3), lemah (3), swt (3), stress (3), rindu (3), nyaman (3), rehat (3), petang (3), baru (3), duduk (3), dibuai (3), semula (3), zaman (3), motivasi (3), sana (3), mengenang (3), segar (3), omongan (3), site (2), required (2), log (2), sign (2), subscribed (2), subscribe (2), blog (2), kerehatan (2), perkataan (2), berangan (2), angan (2), menipu (2), melakukan (2), pungguk (2), bangunan (2), raya (2), tidaknya (2), mengharapkan (2), pasti (2), terbuka (2), setakat (2), pengorbanan (2), pengalaman (2), usia (2), mengakui (2), rimas (2), menukar (2), kebebasan (2), the (2), and (2), secara (2), membuka (2), kemerdekaan (2), fitrah (2), cari (2), para (2), berjuang (2), tahap (2), kedamaian (2), rumah (2), bantal (2), mulia (2), mengaku (2), perubatan (2), mengutamakan (2), harta (2), benda (2), mendatangkan (2), bakal (2), diperoleh (2), membantu (2), cahaya (2), tanggungjawab (2), menjadikan (2), keburukan (2), buta (2), luar (2), selalu (2), penat (2), wujud (2), islam (2), abaikan (2), membebaskan (2), dipandang (2), sebanyak (2), buku2 (2), fikrah (2), summer (2), jamaie (2), beku (2), amalan (2), berkembang (2), dirumah (2), bercuti (2), antara (2), cuti (2), cepat (2), wbt (2), july (2), beberapa (2), banyaknya (2), medan (2), cubaan (2), malaysia (2), tanah (2), perjuangan (2), mati (2), melangkah (2), darah (2), masjid (2), mahukah (2), bangkit (2), yakin (2), inilah (2), keyakinan (2), tersenyum (2), lubuk (2), nescaya (2), lalai (2), memuaskan (2), memandang (2), dibawa (2), arus (2), bergantung (2), harapkan (2), memberiku (2), keliru (2), tersungkur (2), bebanan (2), dulu (2), membaiki (2), harap (2), noda (2), sayu (2), bersih (2), layak (2), disibukkan (2), nafas (2), memang (2), disini (2), hangat (2), ayam (2), bukannya (2), keadaan (2), minta (2), perasaan (2), mohon (2), kelat (2), pahit (2), serta (2), dijengah (2), tangan (2), keras (2), jadi (2), istimewa (2), menyayangi (2), mempercayai (2), berlapang (2), dada (2), sentiasa (2), apapun (2), terdaya (2), jangan (2), putus (2), menitipkan (2), menghulurkan (2), pendapat (2), pertolongan (2), songsang (2), bukankah (2), terjadi (2), mesti (2), cara (2), gerak (2), ditanggapi (2), awang (2), awanganlah (2), bulat (2), inci (2), turut (2), rasai (2), statik (2), lamanya (2), hendak (2), identiti (2), sesiapa (2), sewaktu (2), magnitud (2), lalui (2), mengubah (2), bunga (2), luka (2), cakap (2), berdiri (2), sendirian (2), cuba (2), ratus (2), ribu (2), takah (2), rebah (2), menoleh (2), mengeluh (2), sesungguhnya (2), sedih (2), sarat (2), gelas (2), separuh (2), hijau (2), luas (2), rahmat (2), basah (2), kuyup (2), hancur (2), kata (2), mengenangkan (2), laki (2), dikejar (2), bisa (2), tamat (2), tujuan (2), bertimbun (2), perkongsian (2), kerinduan (2), panas (2), kalut (2), ketenangan (2), sesekali (2), damai (2), selesai (2), diizinkan (2), pucuk (2), kurma (2), mengingatkan (2), pendek (2), menanti (2), payah (2), berakhir (2), sekejap (2), seribu (2), mengutip (2), bayangan (2), seminggu (2), sendi (2), berkesudahan (2), ahli (2), wad (2), riang (2), lari (2), memanggil (2), usrah (2), bercerita (2), kecenderungan (2), merindui (2), instrumental (2), uncategorized (2), pemilik (2), teguh (2), bayang (2), egypt (2), calendar (2), select (2), diari (2), norbayani (2), genu2 (2), suara (2), keredhaan (2), keberuntungan (2), taubah (2), get, started, design, like, with, website, name, email, write, comment, loading, comments, collapse, bar, manage, subscriptions, view, reader, report, content, privacy, already, have, account, now, older, entries, sayangkan, sukakan, bersusah2, risalah, bantulah, buang, hatiku, tulisan, digantikan, digesa, sub, conscious, mind, artikel, menyedarkan, jujur, meninggalkan, puncak, tiang, lampu, terselindung, bandar, mustahil, digapai, sang, setidak, jelas, merancang, setabah, sanggup, berusaha, mendidik, takat, meningkat, seiring, bertambahnya, reality, check, membezakan, impian, khayalan, ilusi, selesa, makan, merengus, rengus, mandi, pakaian, belenggu, fasa, transisi, menuntut, tajarrud, kebiasaan, kemahuan, ditempuh, kebanyakan, melaluinya, come, out, other, side, unscathed, glowing, fizikal, terpimpin, jadinya, terpandu, melanda, mencubanya, impulsif, seniman, bohemian, barat, hippies, flower, people, seluas, luasnya, seks, arak, dadah, pornografi, telatah, cabul, nama, seni, berekspresi, salah, bergembira, kurniaan, asalkan, melampaui, batas, menyenangi, keelokan, kekayaan, batasnya, kena, salahkah, berbudi, tanpanya, sahabat, nabi, mahatma, gandhi, mother, teresa, berkorban, ala, kadar, papa, kedana, menyumbang, kaya, kehilangan, nikmat, hatta, membeli, keberatan, disebut, mungkinkah, alasannya, terpesona, ikatan, duniawi, zuhud, terperangkap, rat, race, ternganga, keunikan, keanehan, kebijaksanaan, berladang, perkampungan, amish, iban, dakapan, semulajadi, mengkhayalkan, terikat, mesra, keagungan, paginya, melelahkan, tilam, dilepaskan, kelihatan, imbalan, berbaloi, kacau, bilau, noble, bidang, mencabar, haih, sejagat, membetulkan, niat, prestij, bergolek, berdiam, melontarkan, kritikan, tindakan, risiko, pengajiannya, pengajian, ijazah, sesuai, menjustifikasikan, kecenderungannya, keuntungan, bekerjaya, menyatakan, ekonominya, digunakan, membela, agamanya, merana, kelaparan, terkqdang, sakit, ubatkan, sesat, kota, kesedaran, sendirinya, menyelesaikan, adanya, sebahagian, kebijaksanaannya, menguji, menderita, berkuasa, tersesat, cerah, konteks, umumnya, berzikir, gua, porak, peranda, keterikatan, bosan, menyampah, berkarat, tinggalkan, barangkali, agamawan, fakir, agama, sering, dilabel, sufi, tepat, label, terasing, merempat, memutuskan, rantai, mengikat, keserabutan, bersatu, berserah, takdir, perspektif, religius, berdua, duaan, mencapai, maqam, awam, sehari, bergerak, rutin, membekukan, azam, harapnya, menggerakkan, ameen, makbulkanlah, mengisi, seronok, malas, kerja2, bagus, pelajaran, medic, top, sepuas, puasnya, merehatkan, minda, menjenguk, slm, situ, membenarkan, dilafazkan, beribu, mara, garisan, penamat, kehabisan, gugur, carilah, buatlah, persiapan, sebaik, baiknya, turun, perang, jihad, keluarga, kerjaya, suasana, disenaraikan, jujurnya, kurang, dibandingkan, airku, mengorbankan, sampaikah, dibuktikan, cukupkah, dimesir, dikeluhkan, beratnya, memerhati, resolusi, membuktikannya, sempat, mengetahuinya, melalui, syuhada, berlumuran, game, ibrahim, memperjuangkan, nasib, bangsaku, menyaksikan, kebangkitan, arab, ditindas, didepan, disitu, khilaf, jalannya, berbekalkan, rabb, ikhlas, kerananya, tunjukkan, dicari, berdoalah, sesungguh, sungguhnya, kejilah, rela, tangisilah, kekurangan, sujud, tanyalah, renunglah, sedalam, dalamnya, timbul, bilangan, qaedah, sulbah, full, stop, diutamakan, melihatnya, dipikul, dikendong, keluhan, ukhtiku, telingaku, bertambah, teringatku, terpaut, menyahut, seruan, kesungguhan, lillahi, diatas, mengingati, dibawah, niatku, bersungguh, abu, mencalit, dosaku, memburukkan, wang, ringgit, peluh, keringatku, dihabiskan, suka, rehatku, ibadah, nawafil, ubudiyyahku, pergantungan, bertopengkan, digelar, daie, bersalut, kurasakan, diriku, kusoal, maksud, dlm, role, model, hakikatnya, mengenakan, tudung, labuh, bercakap, keagamaan, ampunilah, kelalaian, hambamu, urusan, dicipta, beribadah, kepadanya, helaan, jantung, berdegup, gelarkan, tahi, bermusim, menyebabkan, terpaksa, menyimpan, duniaku, melalaikan, assalamualaikum, maaf, entri, disusun, idea, melompat2, lahir, bercampur, baur, hidayah, taufiq, pemeliharaan, menghuni, membebat, kepedihan, merawat, kerisauan, penawar, bijak, matang, kelukaan, logiknya, sejarah, sejernih, wajah, tasik, beriak, riak, menzalimi, hasrat, kedengarannya, eskapis, langsung, mengimpikan, melukakan, membeku, ais, diterjah, meretak, pecah, mengelirukan, menyakitkan, prosesnya, itulah, tanggapi, menganggap, mengizinkan, mengharap, galuran, biarlah, kelabu, membawa, kebahagiaan, demikian, logika, pernyataan, akur, meragui, mencurigai, serahkan, berakar, tawakal, ilahi, genting, ikrar, teruji, pasrah, terhadap, kesudahannya, berbeza, bersetuju, zahir, berilah, beri, dipaksakan, dihadapi, disedari, setelah, menjarah, ruhi, termasuk, menterjemah, persepsi, menafikan, definisi, kamus, hatinya, bersedia, wajib, dijangka, keamanan, persetujuan, berpijak, dua, entiti, bertindih, berlainan, menangani, ingat, merujuk, seringkali, merenung, cermin, bertanya, kenalkah, kulihat, sedar, fahami, seseorang, dikenali, overdose, dgn, psychiatry, subjek, skrg, relatifnya, ditangani, menghalang, pencarian, perlukah, bersalah, cinta, direntap, mencabutnya, mencampaknya, panggil, dienyahkan, sesuka, penghujah, berkata, kebaikan, baiklah, nilai, tampak, merta, meniti, merempuh, benteng, tumpahkan, curahkan, hamburkan, beragak, agak, diberikan, melalut, balik, topik, naif, skeptikal, kawan, belai, manja, mengajar, mendepani, aduh, obses, fikirkan, rakan, mustahak, lusa, sudahnya, membentuk, menghimbau, lepas, terhitung, kiraan, roh, jasad, sari, personaliti, mendarah, daging, sejak, mula, mengerti, kecil, telusuri, sungkur, tawa, tangis, bernyawa, belakang, menempatkan, pedih, meskipun, bermaksud, mengungkit, fitrahnya, dinamik, terutamanya, mengkal, muda, sifatnya, akhir, janjinya, dituturkan, kebenaran, terbina, henti, hentinya, bezanya, ketara, terasalah, besarlah, impaknya, kematian, sepenuhnya, lena, mimpi, ronta, melegakan, insyaallah, lirik, wani, ardy, credit, her, helai, daun, terbentang, kemarau, merendah, asa, rangkul, mempersoal, melangut, merasa, lidah, percuma, murah, perlahanlah, berharap, punya, kepunyaan, kemana, bawa, kelemahan, entah, kenapa, keruan, ungkapkan, membalas, ragu, tunggulah, menunggu, cintaku, bersuluk, guanya, bekerjalah, dasar, keperluan, laksanakan, pekerjaan, janganlah, bahkan, kebergantungan, nak, tatkala, timbun, bijaksana, mengilhamkan, menemukan, kenangan, dinginnya, keluh, kesah, kenyamanan, memahami, mahalnya, sebuah, bergraduas, sekolah, cabaran, bernama, perlahan, lahan, langkahi, peringkat, seterusnya, menyudahi, persekolahan, universiti, aktivisme, mahasiswa, bijaksananya, membiarkan, keletihan, diizinkannya, mengecap, menghayun, langkah, kuliah, mengambang, memayungi, bertugas, semalaman, berusrah, meeting, beriktikaf, berkilau, melenggok, lenggok, sore, berbau, wangi, bahagia, perjanjian, hambanya, andalus, membina, istana, taman, pancuran, gambaran, begitulah, diingatkan, keindahan, dipamerkan, kalaulah, bererti, cantik, menenangkan, apatah, merupakan, kemuncak, anugerah, kenikmatan, andai, dilalaikan, olehnya, keseronokan, tiada, imbangan, menghapuskan, padan, menambahkan, pahala, seteruk, oncall, habis, berpanjangan, selazat, bersantai, enam, negara, berlalu, hayat, hayatku, dewasa, dipertanggungjawabkan, pantas, terbongkok, bongkok, redha, sangka, sesudah, penghujung, ditutup, abadi, kesudahan, diperlihatkannya, wahai, kerdil, tewas, berpuluh, puluh, jam, kulit, muka, kusam, pucat, cengkung, lenguh, berkejaran, berulang, alik, cairo, 3kali, menyiapkan, laporan, memikirkan, melayan, stres, pembelajaran, berkerja, disamping, wartawan, misalnya, pemegang, karier, gawat, ruwet, serupa, asyik, berbual, perhatianku, leka, beralih, alih, biru, terang, tersedia, dinikmati, indahnya, diciptakan, bawah, bumbung, hospital, kepungan, dinding, tertutup, menghadiri, tuntutan, menghadap, laptop, berjam, mebaca, merespon, emel, terlupa, halaman, lapang, itik, angsa, girang, menerpa, pokok, jambu, dipanjat, kucing, diangankan, dikarang, senggang, bergelar, perantau, rendah, payung, raksasa, bawahnya, merayau, rayau, mengenderai, tramco, menyelusuri, hujung, minggunya, dipenuhi, aktiviti, tinggalnya, berkisar, rigid, punyai, bermacam, sebabkan, dekat, dengannya, qiam, tahdir, rasululullah, dirai, berlebihan, bermalas, malasan, seketika, menempuh, meleburkan, individu, hanyalah, persoalan, rasakan, pagi, laut, menikmati, secangkir, kopi, selajunya, tepi, sekuatnya, halwa, telinga, gelanggang, bola, keranjang, bertempur, sepuasnya, diterangi, muzikal, melukis, menyesali, kadang2, ditanya, tuturkan, singgah, giat, suntikan, malam, penulisan, kan, hehe, bismillah, rejab, 1433, berjumpa, ramadhanmu, manggilku, termangu, menyebut, namamu, mengingat, kau, seluruh, cayamu, kerdip, lilin, dikelam, sunyi, bentuk, remuk, mengembara, negeri, asing, dipintumu, mengetuk, berpaling, 02am, doaku, khusus, rakyat, terbaik, keputusan, pilihanraya, presiden, minyak, pelita, mengejar, menyayang, membilang, tinta, mengarang, september, october, november, december, january, june, month, category, tetamu, fullscreen, nik_10, stay, updated, via, rss, man, ana, home,
Text of the page (random words):
an bukannya keperluan kalau kita benar laksanakan pekerjaan kerana tujuan janganlah sekadar kerana allah swt bahkan kita perlu bekerja bersama allah kalau kita bekerja bersama allah pastinya kita tidak akan berasa lemah rasa hati posted february 8 2012 in coretan hati 2 mungkin kalau aku laki laki yang tidak perlu takut dikejar usia aku bisa ungkapkan tidak mahu tidak perlu atau paling paling tidak membalas tenang tanpa ragu tunggulah bukan sekarang aku menunggu cintaku yang benar benar yang sekarang belum tiba mungkin belum tamat bersuluk dalam guanya menangis posted april 18 2011 in coretan hati 4 hari ini aku menangis lagi entah kenapa rasa diri tidak keruan mengenangkan dosa dan kelemahan aku rasa aku ingin berlari pergi dari dunia ini tapi kemana aku ingin bawa diri ini semuanya kepunyaan tuhan aku bukanlah sesiapa aku penuh berlumur lumpur dosa aku berharap aku punya cukup waktu untuk belajar dan terus membaiki diri waktu perlahanlah untuk aku belajar posted april 4 2011 in coretan hati 2 kata mudah murah percuma kelat lidah kita merasa bukan mempersoal melangut cuma aku manusia biasa kadang lupa jangan buta pada yang ada rangkul aku waktu hancur minta nyawa dan asa aku manusia biasa kadang sia melihat hujan sebagai rahmat biar basah kuyup ia bukan beban mencari sayang di dalam benci merendah diri membuka hati melihat gelas separuh penuh yang kosong itu mungkin kita perlu mencari syukur dalam tiap tiap dugaan tuhan sukarnya namun aku belajar melihat hujan sebagai rahmat biar basah kuyup ia bukan beban mencari helai daun yang hijau dalam terbentang luas kemarau melihat gelas separuh penuh yang kosong itu mungkin kita perlu mencari syukur dalam tiap tiap dugaan tuhan sukarnya namun aku belajar sukarnya namun aku belajar sukarnya namun aku belajar dalam tiap tiap dugaan tuhan sukarnya namun aku belajar lirik dari wani ardy credit to her aku yang masih sedang cuba belajar dan akan terus belajar insyaallah perubahan posted march 13 2011 in coretan hati 4 jiwa yang hilang seperti sudah pulang belum sepenuhnya tapi bangkit daripada lena sarat mimpi ronta yang panjang itu pun sudah cukup melegakan kehidupan ini terbina daripada perubahan yang tidak ada henti hentinya bezanya cuma pada magnitud dan arah lebih besar magnitudnya lebih ketara arahnya maka lebih terasalah ia lebih besarlah impaknya tidak akan ada hidup tanpa perubahan sama seperti tidak ada kehidupan tanpa kematian jadi mengapa perlu takut takut sedih sedih bimbang bimbang bukankah semuanya dalam tangan allah cakap senang senang sekali walaupun apa yang dituturkan itu adalah kebenaran sesungguhnya bersangka baik dengan allah jauh lebih mudah daripada bersangka baik dengan manusia mengapa ya mungkin sekali kerana allah tidak pernah berubah sifatnya tetap itu sehingga akhir waktu janji janjinya pasti dia maha suci sedangkan manusia tidak begitu manusia itu fitrahnya dinamik dan bukan statik berubah setiap saat dan detik terutamanya manusia yang mengkal yang muda seperti saya dan seperti banyak orang di sekeliling saya saya berubah dan orang orang di sekeliling saya turut berubah saya cuba menghimbau ratus ratus dan ribu ribu hari lepas yang pernah saya lalui dengan tidak terhitung kiraan nafas saya tahu walaupun saya tetap saya pada roh dan jasad walaupun ada sari personaliti yang tetap mendarah daging sejak saya mula mengerti apa itu dunia takah takah kecil dan besar yang saya telusuri dengan sungkur rebah dengan tawa dan tangis telah mengubah saya sedikit demi sedikit sehingga menjadi diri saya yang wujud hari ini dan perubahan itu tidak akan berhenti selagi saya masih bernyawa menoleh ke belakang saya syukur amat terasa allah itu terlalu baik kerana mengurniakan saya perubahan demi perubahan yang akhirnya menempatkan saya di sini benar tidak semuanya manis malah terlalu banyak yang pedih dan pahit meskipun tidak sekali kali saya bermaksud hendak mengeluh atau mengungkit alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah saya menghargai semua yang pernah berlaku kepada saya kerana ia membentuk saya yang berdiri hari ini tidak perlu terlalu obses dengan manusia dengan apa yang manusia fikirkan tentang kita apa yang manusia katakan tentang kita tentang benci dan sayang mereka manusia rakan teman siapa saja datang dan pergi sekarang mungkin kita rasa mereka penting dan mustahak esok lusa tahun hadapan sudahnya kita akan berdiri sendirian sendirian menghadapi apa sahaja yang datang yang ada hanya diri hanya tuhan mati nanti tetap seorang aduh sekali lagi cakap itu senang dulu saya insan naif tapi semua cerita yang pernah saya lalui mengubah saya menjadi skeptikal dengan manusia dengan kawan dan teman pun saya syukur kerana seperti bunga bunga dan belai manja luka luka juga banyak mengajar saya menjadi manusia dan mendepani manusia meniti hidup akan ada juga teman teman yang berjaya merempuh benteng yang saya tumpahkan kasih curahkan sayang hamburkan percaya tanpa beragak agak walaupun mereka tetap datang dan pergi tapi sewaktu bersama saya benar benar memberikan hati apabila saya diberikan hati kadang kadang sehingga lupa mereka dan saya adalah manusia yang mampu dan akan berubah dengan pelbagai magnitud dan arah ah seperti melalut pula balik kepada topik asal perubahan perlukah manusia rasa bersalah kerana berubah sedangkan perubahan itu sesuatu yang mesti seperti cinta yang datang sendiri dan perlu direntap untuk mencabutnya dan mencampaknya pergi perubahan juga bukan boleh dipanggil panggil dan dienyahkan sesuka hati haha saya tahu akan ada penghujah yang berkata bergantung kepada perubahan itu ke arah kebaikan atau keburukan baiklah adakah setiap perubahan yang kita lihat yang kita rasai baik pada diri sendiri mahupun pada orang lain dapat kita terus nilai arahnya magnitudnya mungkin tapi arahnya yang mungkin tidak terus tampak serta merta perubahan dan insan yang berubah adalah dua entiti yang mungkin bertindih tapi tetap berlainan menanggapi perubahan yang magnitudnya besar sudah cukup sukar bagaimana pula hendak menangani dan menanggapi insan yang berubah dan ingat saya tidak semata mata merujuk kepada orang lain tetapi juga diri sendiri seringkali kita merenung cermin dan bertanya diri sendiri kenalkah aku kepada insan yang kulihat adakah tanpa sedar kita telah berubah dengan perubahan yang kita sendiri sukar fahami dan menukar diri menjadi seseorang yang hampir tidak dikenali mungkin saya sudah overdose dgn psychiatry subjek skrg haha diri yang berubah mungkin relatifnya mudah untuk ditangani macam macam mana pun ia tetap diri sendiri saya sendiri kalau saya rasa saya hilang identiti keliru siapa diri tidak ada sesiapa yang akan menghalang pencarian saya bagaimana kalau orang lain yang berubah orang yang pernah bertukar tukar hati dengan saya lalu inci inci gerak hatinya atau mereka turut dapat saya rasai sungguh apabila bersedia bertukar tukar hati dengan insan lain maka perubahan demi perubahan yang berlaku wajib dijangka dan ditanggapi satu demi satu idealis yang hidup di awang awanganlah saya kalau mengharapkan keamanan dan kedamaian yang statik persetujuan bersama dalam semua perkara selama lamanya selagi masih berpijak di dunia idealis yang hidup di awang awanganlah kamu semua siapa sahaja termasuk saya kalau menterjemah hidup dengan persepsi kamu semata mata menafikan bulat bulat definisi daripada kamus orang lain ah abaikan perubahan dan insan yang berubah perlu ditanggapi dengan cara yang berbeza kita mungkin tidak bersetuju dengan perubahan itu pada penilaian zahir tapi berilah ruang kepada insan yang berubah itu beri ruang untuk dia saya menanggapi perubahan yang kadang kadang dipaksakan untuk dihadapi yang ada waktunya disedari hanya setelah ia tiba dan menjarah ruhi dalam detik detik genting inilah setiap kasih dan sayang ikrar dan janji akan teruji saya pasrah tentang penilaian insan terhadap diri saya sendiri apapun manusia datang dan manusia pergi kesudahannya saya tetap sendiri namun demikian ada insan insan yang saya sayang yang telah bertukar tukar hati dengan saya yang saya yakin yang saya harap datang dalam hidup saya bukan untuk pergi saya tidak tahu logika di sebalik pernyataan ini tapi saya akur dan akui ada waktu waktunya kita saya perlu berhenti meragui dan mencurigai serahkan saja kepada rasa kenal dan keyakinan yang berakar daripada pengalaman dan gerak hati lantas tawakal kepada ilahi kerana sangat sayang dan sangat percaya biarlah apa perubahan pun yang saya rasa yang saya lihat saya tetap sangat sayang dan sangat percaya bersangka baik dan berlapang dada selagi mampu dan terdaya selagi saya masih kenal dia siapa dan dalam ruang ruang kelabu itu saya tidak akan putus menitipkan doa menghulurkan pendapat dan pertolongan dengan harapan insan yang saya sangat sayang tidak akan berubah ke arah yang songsang hanya ada satu arah yang membawa ke arah kebahagiaan sebenar bukan cara berjalan itu pelbagai tapi arah hanya ada satu dan saya juga mengharap insan insan yang saya sayang dan percaya kepada saya bersangka baik dan berlapang dada dengan saya sentiasa walau apapun perubahan yang kalian lihat pada saya selagi mampu dan terdaya selagi kalian masih kenal saya siapa juga jangan putus menitipkan doa menghulurkan pendapat dan pertolongan semoga dalam galuran hidup yang panjang ini saya tidak akan pernah berubah ke arah yang songsang bukankah perubahan itu akan terjadi dan mesti terjadi terima kasih kepada teman teman yang menyayangi dan mempercayai saya terima kasih juga kepada teman teman yang mengizinkan saya menyayangi dan mempercayai kamu semua terima kasih kepada teman teman yang saya tanggapi sebagai paling istimewa dan menganggap saya istimewa perubahan boleh saja jadi mengelirukan malah menyakitkan prosesnya itulah kalau sudah berlaku dengan sempurna lain pula air yang sedang membeku menjadi ais kalau diterjah sebelum keras akan meretak dan pecah hasrat ini memang kedengarannya terlalu idealis dan eskapis malah tidak realistik langsung tapi bukan hanya sekali saya pernah mengimpikan agar hidup saya tidak dijengah lagi oleh perubahan perubahan yang melukakan bolehkah begitu bolehkah hidup dan berkembang bijak serta matang tanpa dijengah apa apa kelukaan saya tahu logiknya saya tidak akan menjadi seperti sekarang kalau sejarah saya sejernih wajah tasik yang beriak riak tenang kembali kepada asal semuanya dalam tangan allah tuhan yang maha suci dan sama sekali tidak akan menzalimi ah percaya dan sayang akan membebat semua kepedihan merawat segala kerisauan menjadi penawar untuk semua kelat pahit perubahan semoga mohon hidayah taufiq dan pemeliharaan dari tuhan untuk saya untuk semua dan untuk setiap yang menghuni dunia p s minta maaf entri ini tidak disusun sempurna idea yang melompat2 itu mungkin lahir dari perasaan dalam hati yang bercampur baur of malaysia and tarbiyyah posted march 12 2011 in coretan hati 1 assalamualaikum wbt memang aku cukup malu utk menulis disini mungkin jua boleh gelarkan aku hangat hangat tahi ayam mungkin jua boleh dipanggil semangat bermusim kadang bukannya apa apabila berada di mesir keadaan sangat sibuk menyebabkan aku terpaksa menyimpan semuanya tapi malu juga utk ku akui aku bukanlah sangat sibuk dengan pelbagai kerja dakwah dan tarbiyyah tapi mungkin juga aku lebih disibukkan dengan duniaku yg melalaikan sungguh sayu perkataan itu apabila kita disibukkan dengan urusan dunia sedangkan kita tahu kita dicipta utk beribadah kepadanya setiap detik waktu setiap helaan nafas setiap kali jantung berdegup ya allah ampunilah kelalaian hambamu ini kadang malu utk mengakui diri yang berada dlm tarbiyyah mungkin dipandang sebagai role model masyarakat sekeliling namun hakikatnya tarbiyyah dari allah itu cukup susah bukan semudah mengenakan tudung labuh bukan semudah bercakap tentang perkara keagamaan semata mata kadang malu dengan manusia yang belum berada bersama dalam tarbiyyah ini kadang kurasakan mereka jauh lebih baik dari diriku lantas kusoal diri sendiri apa maksud tarbiyyah sebenarnya adakah aku layak digelar seorang daie namun masih lagi bersalut noda dan lumpur dosa adakah sudah sempurna ibadah nawafil ubudiyyahku rasa pergantungan yang tinggi atau aku hanya bertopengkan tarbiyyah itu sendiri adakah masa wang ringgit peluh keringatku telah dihabiskan semuanya utk tarbiyyah dan dakwah atau aku lebih suka menghabiskan ianya utk memuaskan nafsu rehatku lantas aku mencalit dakwah dan tarbiyyah yang mulia ini dengan lumpur dosaku dan memburukkan ia dan sedikit demi sedikit semuanya hilang dibawa arus dunia semangat yang tinggal abu dalam hujan ini teringatku kisah dulu di waktu hati terpaut menyahut seruan dakwah ketika itu kesungguhan untuk membaiki diri kerana lillahi itu sahaja aku harap tidak lebih namun allah telah memberiku lebih dari itu dan kadang bila berada diatas yang masih berlumur noda dan dosa aku sangat sayu bila mengingati saat dibawah dahulu saat awal ketika melangkah masuk ke dunia tarbiyyah mungkin lebih bersih niatku mungkin lebih bersungguh aku ketika itu di mana semangat itu ya allah apa yang sebenarnya aku harapkan daripada tarbiyyah ini keluhan ukhti ukhtiku seorang demi seorang sampai ke telingaku ya aku akui perjalanan semakin berat bebanan semakin bertambah kadang rasa tidak mampu dipikul dan dikendong lagi kadang melihat ukhti sendiri tersungkur kadang melihatnya pergi memilih jalan yang lain kadang kita keliru di tengah jalan antara diri dan tarbiyyah mana yang perlu diutamakan kadang rasa ingin berhenti dan berehat full stop masalah demi masalah yang timbul bilangan qaedah sulbah yang semakin sedikit seorang demi seorang hanyut dibawa arus pergi di mana lagi aku boleh bergantung pada siapa lagi aku boleh harapkan utk memberiku semangat seperti dahulu lantas aku memandang diri sendiri tanyalah kepada diri sendiri renunglah sedalam dalamnya sehingga sampai ke lubuk hati tangisilah kekurangan diri di waktu sujud itu kejilah diri yang berlumur dosa dan lalai yang lebih rela berehat dan memuaskan nafsu dan berdoalah sesungguh sungguhnya semoga allah jua yang berikan kalian dan kita semua jawapan yang datang dari lubuk hati yang ikhlas kerananya dan nescaya allah akan tunjukkan jalan dan berikan kekuatan yang dicari lantas diri bangun dengan tersenyum berbekalkan jawapan dari rabb itu jawapan aku itu satu keyakinan walau bukan sempurna walau penuh khilaf namun aku yakin inilah jalannya menyaksikan kebangkitan masyarakat mesir arab yang ditindas sekian lama didepan mata tidak mahukah aku menghirup udara perjuangan disitu melangkah melalui darah darah syuhada yang berlumuran di hadapan masjid game ibrahim tidak mahukah aku bangkit memperjuangkan nasib bangsaku ini mereka telah mati untuk membuktikannya dan akhirnya mesir bebas walaupun mereka tidak sempat untuk mengetahuinya bila pulang ke tanah air sendiri aku banyak memerhati dan membuat resolusi sendiri sudah cukupkah tarbiyyah yang aku terima selama ini dimesir yang dikeluhkan oleh semua akan beratnya tarbiyyah itu perjuangan sehingga mengorbankan diri dan nyawa sudah sampaikah aku ke tahap itu seperti yang dibuktikan mereka se...
|