Meta tags:
description= Beranda Pikiran dan Rasa ^_^;
Headings (most frequently used words):
bagikan, aisha, azkiya, terbaru, tulisan, dan, menu, utama, hebatnya, memori, manusia, hujan, mungkin, menahan, langkah, tapi, reconnect, haaaiiii, berjalan, dengan, luka, navigasi, pos, reminder, wilujeng, sumping, kunjungan, komentar, fanspage, kelompok, pikirasa, twitter, halaman, terbaik, penulis, social, media, beranda, pikiran, rasa,
Text of the page (most frequently used words):
yang (126), dan (76), itu (50), ada (44), dengan (43), untuk (33), baru (33), membuka (30), jendela (30), kita (28), tidak (27), ini (24), saya (23), anak (22), pada (22), air (21), #bagikan (20), kembali (20), diri (19), akan (19), allah (18), sudah (17), tapi (17), bisa (17), manusia (16), memang (15), karena (15), semua (15), dari (15), dalam (14), mungkin (14), harus (14), hal (14), waktu (14), saat (13), juga (13), sehingga (13), jadi (13), saja (13), agar (13), memori (12), motor (12), masih (12), lebih (12), seolah (12), pinterest (11), facebook (11), apa (11), ban (11), rumah (11), perlu (11), lalu (11), mencuci (11), dulu (10), hari (10), maka (10), cetak (10), tumblr (10), terus (10), namun (10), tiba (10), lagi (10), banyak (10), aktivitas (10), beragam (10), jika (10), komentar (9), bahwa (9), perjalanan (9), bukan (9), tak (9), lain (8), dunia (8), sekali (8), adalah (8), hanya (8), pikiran (8), belum (8), hujan (7), teman (7), nya (7), tempat (7), kondisi (7), walaupun (7), tetap (7), pun (7), bagian (7), satu (7), sekadar (7), pernah (7), sendiri (7), membuat (7), bahkan (7), terkadang (7), masa (7), orang (7), memuat (6), aisha (6), azkiya (6), berjalan (6), tulisan (6), alhamdulillah (6), kami (6), banget (6), sama (6), tentang (6), sibuk (6), padahal (6), secara (6), tanpa (6), sedang (6), time (6), beberapa (6), mereka (6), kbb (6), kejadian (6), baik (6), respon (6), punya (5), esapg (5), day (5), tinggalkan (5), dikirimkan (5), suka (5), surat (5), elektronik (5), kirim (5), email (5), tautan (5), berbagi (5), khawatir (5), kekhawatiran (5), sampai (5), lanjut (5), sedangkan (5), normal (5), seperti (5), ketika (5), bagi (5), lama (5), hingga (5), 2025 (5), kebaikan (5), kemudian (5), selalu (5), kalau (5), kadang (5), berpikir (5), tenang (5), sebuah (5), biasa (5), segera (5), sadar (5), kesulitan (5), setiap (5), terjadi (5), bandung (5), muncul (5), rasa (5), ketakutan (5), sekarang (4), tampilkan (4), profil (4), luka (4), reconnect (4), menahan (4), langkah (4), belajar (4), beranda (4), dapat (4), tambal (4), solusi (4), atas (4), maha (4), dekat (4), sekolah (4), dilakukan (4), kendaraan (4), cek (4), belakang (4), cukup (4), besar (4), sulit (4), diperhatikan (4), akhirnya (4), lakukan (4), ternyata (4), nulis (4), mau (4), abis (4), istilah (4), november (4), menyadari (4), mengalir (4), terlalu (4), atau (4), pakaian (4), seseorang (4), maupun (4), fisik (4), begitu (4), tahu (4), sia (4), melakukan (4), bener (4), emosi (4), pas (4), kali (4), salah (4), jam (4), istirahat (4), kepada (4), aman (4), memperoleh (4), besok (4), kini (4), sebagian (4), negatif (4), cenderung (4), langganan (3), isi (3), tergesa (3), gesa (3), haaaiiii (3), hebatnya (3), oleh (3), cerita (3), catatan (3), fitrah (3), tahun (3), semoga (3), the (3), pos (3), berikan (3), digunakan (3), nyaman (3), pagi (3), atm (3), mengambil (3), jalan (3), keluar (3), pengalaman (3), sementara (3), menuju (3), memutuskan (3), apalagi (3), kecil (3), sering (3), udah (3), random (3), kepalanya (3), demi (3), penting (3), nanti (3), lupa (3), mikir (3), balik (3), aja (3), kayak (3), seorang (3), usah (3), sebagai (3), berarti (3), mengerjakan (3), merasa (3), memiliki (3), hang (3), sehari (3), keburukan (3), sebab (3), hati (3), jiwa (3), dll (3), semakin (3), diam (3), bergerak (3), recall (3), bersih (3), capek (3), main (3), ngga (3), biasanya (3), awal (3), sesuatu (3), deras (3), langsung (3), ummi (3), baju (3), senantiasa (3), diluar (3), trigger (3), hebat (3), mampu (3), ayat (3), tentu (3), manual (3), mudah (3), berkaitan (3), bersegera (3), positif (3), terapi (3), situs (2), web (2), wajib (2), pembaca (2), masuk (2), berlangganan (2), com (2), twitter (2), esa (2), beda (2), terbaru (2), jaman (2), ibu (2), curcol (2), fanspage (2), tafsirweb (2), leve (2), hypo (2), peran (2), ayah (2), kunjungan (2), wilujeng (2), sumping (2), selamat (2), you (2), kamu (2), sebelumnya (2), tepat (2), rezeki (2), mari (2), melatih (2), berada (2), penyayang (2), memperbaiki (2), bocor (2), buka (2), lokasi (2), uang (2), tunai (2), kalanya (2), melihat (2), memberikan (2), seraya (2), memohon (2), usai (2), mengantarkan (2), arah (2), biidznillah (2), sana (2), krn (2), suara (2), setelah (2), baut (2), kepala (2), berhenti (2), sebentar (2), menetes (2), sekian (2), tetesan (2), tersebut (2), mirip (2), berulang (2), sabtu (2), sederhana (2), kalian (2), makanya (2), sedikit (2), blog (2), butuh (2), waktunya (2), amal (2), sayangnya (2), tuh (2), sampe (2), nikmatin (2), menulis (2), pikir (2), diingatkan (2), sih (2), sesuai (2), pasti (2), masanya (2), biar (2), rasanya (2), distraksi (2), amat (2), sesekali (2), lakukanlah (2), membersihkan (2), jeda (2), enjoy (2), moment (2), pula (2), ruh (2), kehilangan (2), kelelahan (2), dihentikan (2), freeze (2), cepat (2), buru (2), ingin (2), selesai (2), makanan (2), fokus (2), rutinitas (2), menjadi (2), mesti (2), hidup (2), sinyal (2), hadir (2), entah (2), out (2), nampak (2), dijauhi (2), dimana (2), semudah (2), semata (2), ngapain (2), belakangan (2), berefleksi (2), badan (2), detil (2), terlihat (2), perhatikan (2), lap (2), merhatiin (2), jarang (2), siapkan (2), kepikiran (2), gitu (2), kebiasaan (2), selama (2), kotoran (2), berencana (2), pengen (2), nyuci (2), cuma (2), cuaca (2), cerah (2), selasa (2), acara (2), sehat (2), melelahkan (2), optimal (2), benar (2), dimudahkan (2), siap (2), berangkat (2), makan (2), harinya (2), tertahan (2), badai (2), semula (2), disana (2), bertambah (2), memastikan (2), tinggal (2), basah (2), insyaallah (2), menjemput (2), putri (2), pulang (2), sore (2), teringat (2), kala (2), berupaya (2), usaha (2), terbatas (2), tenaga (2), betapa (2), menyimpannya (2), berbagai (2), digantikan (2), sangat (2), ingatan (2), otak (2), keinginan (2), mulai (2), apapun (2), selain (2), kotor (2), dirinya (2), pilihan (2), takut (2), cucian (2), dikerjakan (2), terulang (2), penuh (2), ter (2), ketegangan (2), mengangkut (2), kebutuhan (2), airnya (2), menghemat (2), kanak (2), berakhir (2), usut (2), lainnya (2), diminta (2), sikap (2), kondisinya (2), sebetulnya (2), metode (2), mengingat (2), mendalami (2), nama, surel, tulis, ciutkan, bilah, kelola, lihat, laporkan, daftar, privasi, akun, wordpress, login, daftarkan, bergabung, pelanggan, instagram, social, media, puspita, penulis, halaman, terbaik, twit, umum, umda, kitchen, seriusan, review, fiksi, keluarga, mimpi, campuran, asyik, kelompok, pikirasa, fira, disket, kehidupan, perbedaan, gender, pendidikan, let, read, dedew, link, tafsir, pengasuhan, pen, muslim, betulkah, hancur, 2020, 341, 561, assalaamu, alaikum, datang, ditulis, diambil, pelajaran, which, then, bounties, your, lord, will, deny, nikmat, tuhan, manakah, dustakan, فَبِأَيِّ, آلَاءِ, رَبِّكُمَا, تُكَذِّبَانِ, reminder, navigasi, kaitkata, keseharian, kasih, sayang, kemudahan, kemahatahuan, percaya, bawah, pengawasan, dzat, mahatahu, pemberi, sebagaimana, menemukan, diperlukan, guna, membayar, jasa, sang, bapak, penambal, kenyataan, jawaban, lengkap, melangkah, terluka, petunjuk, perbaikan, kerusakan, ditambal, berbalik, tukang, kenapa, berani, utk, mengganggu, adl, decitannya, laju, terhitung, oleng, umumnya, bautnya, menempel, ganjal, kerusakannya, sempat, agak, pegang, cash, nempel, menonjol, dicabut, sepertinya, gesekan, aspal, cairan, mengira, ngira, kyknya, suaranya, decitan, dibanding, terciprat, kemarin, menggunakan, terasa, janggal, nampaknya, mei, btw, nih, dilakuin, share, kolom, yuk, isinya, usual, that, another, thing, diurai, bertumbuh, mengupayakan, ridha, bagaimanapun, bersyukur, yah, melepas, jelas, dikembalikan, memprosesnya, diharapkan, pahalanya, sisi, abadi, rapor, anggaplah, keikhlasan, dikunci, ketulusan, diamankan, hilangnya, cukupkan, manfaat, dirasa, tersebar, jariyah, website, esapuspita, raib, bayar, perpanjangan, hosting, domain, raiblah, bertahun, mana, backup, qadarullah, hikmah, gaya, pola, kerjakan, nikmati, pribadi, meluapkan, bertemu, pembacanya, meledak, jutaan, views, sepi, pengunjung, mah, seo, mikirin, keyword, tertentu, page, google, sosmed, berujung, menarik, kontennya, waaah, disini, dipikir, bikin, ditelusuri, senin, kembalilah, dirimu, berkoneksi, just, try, perfeksionis, digapai, rumit, dipikirin, aku, toilet, ngosrekin, menjemur, membutuhkan, nikmatilah, but, can, rutin, ruhnya, itulah, memperkuat, tuntutan, berasal, lingkungan, menghampiri, alhasil, insomnia, sakit, serba, terburu, mengejar, multitasking, robot, indikator, mesin, unsur, akal, capaian, target, diselesaikan, karya, dipersembahkan, tidurpun, dijadikan, ibadah, membutuhkannya, seimbang, peka, keputusan, bertindak, tersambung, yourself, ourself, diidentikkan, semu, menghabiskan, menyelami, takdir, jalani, betul, menuntut, ngapa, dosa, memory, bahasan, perlunya, dsb, membayangkan, kenal, seger, deh, menikmati, hening, memperhatikan, malah, ngeh, teh, dua, lah, enggak, namanya, gosok, bilas, beres, ngelapin, liat, mobil, nganggur, auto, geser, dimandiin, oyen, part, terjangkau, mandiin, emang, ikut, ngerecokin, temannya, area, sekolahan, soalnya, heuheu, kempes, bensin, selebihnya, segimananya, hehe, ember, sabun, sambil, dengerin, apaaa, kaya, taruh, hpnya, dibawa, work, silence, and, did, tetep, disimpen, mulailah, disangka, really, kolong, kan, pekan, memindahkan, posisi, beneran, alasan, tambah, teruntuk, siapapun, padat, henti, refleksi, segitu, cintanya, lancar, terpikir, perjalanannya, jauh, persiapan, bangun, bersiap, tolong, pukul, asumsi, tempuh, setengah, perkiraan, mudahkan, panjang, kebayang, lampau, jadwal, rutinan, ngisi, fit, penyampaian, penyiapan, materi, zalim, tim, penyelenggara, peserta, keesokan, membaca, berita, ruas, mestinya, lewati, banjir, jalannya, bergeser, mencuat, meminta, lanjutkan, dipastikan, mengirim, ditahan, dicapai, hujannya, meski, kehujanan, merenung, enak, instruksi, menjalankan, amanah, izin, kadung, mending, gapapa, batujajarnya, bada, subuh, sesampainya, mandi, ganti, balurin, minuman, hangat, ujar, mengiyakan, daripada, lagipula, jaminan, berkendara, bertolak, turun, sontak, kuyup, rencana, tangguhkan, tengah, membasahi, langit, timur, bulan, jemput, pertama, kawan, wallahu, lam, sebaik, penolong, penyembuh, merespon, batas, setidaknya, kesadaran, mengilmui, pertolongan, kesembuhan, raga, dituntun, dana, disadarkan, disanalah, sematkan, teramat, membantu, menghendaki, penempatannya, fitrahnya, mengalirkan, mengelola, mengatur, berbolak, ilmu, menuntun, dna, surgawi, situlah, diciptakan, menjadikannya, detail, bertahan, belasan, puluhan, tumbuh, trus, coba, furqon, kecuali, bertaubat, beriman, saleh, kejahatan, diganti, kebajikan, pengampun, kalimat, mengganti, penjelasannya, lintasan, cara, ngasih, loh, kuncinya, latih, mengubah, membalik, telapak, tangan, berjuang, reset, kisah, menguatkan, sifat, plastisitas, dilatih, memaksakan, mengikuti, impulsifnya, sepenuhnya, sembuh, beraktivitas, tertatih, memerangi, perasaan, mengkhawatirkan, sikapnya, melebihi, semestinya, meyakinkan, ditakutkan, itupun, kalaupun, laundry, misalnya, dicukupkan, uangnya, dahulu, menanganinya, berbeda, memarahi, menyakiti, menumpuk, sebanyak, memarahinya, kesalahan, menyadarinya, otaknya, memanipulasi, nyatanya, berikutnya, ketergesaan, bergadang, katanya, besoknya, dia, berkutat, serupa, kejiwaannya, dipenuhi, hariannya, terganggu, perubahannya, menjalani, lelah, tubuhnya, bereaksi, memorinya, menyelimuti, bagaimana, membagi, tercukupi, berputar, pikirannya, bising, badannya, teknologi, ditahannya, perlahan, mencari, dorongannya, titik, degup, jantungnya, kencang, ketegangannya, mengulang, stok, menjatah, habis, bermain, usia, luang, dewasanya, memangkas, memenuhi, keluarganya, diajarkan, disuruh, piring, teguran, keras, dianggap, boros, ngepel, keperluan, pengalamannya, diliputi, mendapatkan, ngangkut, pemilik, kontrakan, nimba, sumurnya, keruh, disaring, dijatah, pemakaian, mompa, pompa, dipancing, naik, nampung, mengangkutnya, serta, dibiasakan, dikatakan, diburu, mengisi, bak, melakukannya, kekurangan, menegangkan, berlangsung, wadah, ambil, kasus, keranjang, buruk, rupanya, dibarengi, panik, menyebutnya, trauma, penyebab, traumatis, akibat, tetapi, berdasarkan, penelitian, kenangan, berkesan, diantara, penyebabnya, imho, mengekspresikannya, dihakimi, menghadapi, aliran, disimpan, tubuh, difokuskan, kesini, temukan, paling, menyimpan, pahit, dialami, mendampingi, klien, mempengaruhi, mengalami, terkena, ditemukan, disinggung, khalayak, burn, anxiety, nyemplung, psikologi, termasuk, terduga, healing, ngalamin, momen, semuanya, memantik, doang, kok, rabu, cari, they, said, about, sekilas, konten, menu, utama,
Text of the page (random words):
i juga di beberapa bagian tubuh makanya ada metode terapi yang difokuskan kesini ada banyak metode terapi temukan yang paling sesuai ya kita ambil salah satu kasus ada yang setiap kali melihat baju kotor cucian di keranjang akan segera mencuci bukan berarti bersegera mencuci itu adalah sesuatu buruk hanya saja rupanya sikap bersegera ini dibarengi dengan rasa khawatir jadi kondisinya panik semula sikap ini muncul saat kesulitan memperoleh air namun kebiasaan ini ternyata masih berlangsung walaupun kondisinya sudah normal kembali ia selalu tergesa gesa untuk mencuci pakaian maupun wadah usut punya usut pengalaman di masa kecil yang diliputi kesulitan memperoleh air bersih untuk mendapatkan air perlu usaha yang tidak mudah entah itu ngangkut dari rumah pemilik kontrakan nimba yang sumurnya dalam dan keruh sehingga perlu disaring sangat dijatah untuk pemakaian air mompa dengan pompa manual yang perlu dipancing dulu agar airnya mau naik nampung air hujan dan mengangkutnya ke dalam serta beragam kesulitan lainnya yang berkaitan dengan air karena itu pula ia dibiasakan untuk bersegera jika tidak bisa dikatakan sebagai diburu buru seolah ia tak punya waktu lain dan apapun yang sedang dikerjakan jika diminta mengangkut air mengisi bak ia harus segera melakukannya sebab jika tidak mereka akan kekurangan air dan berakhir dengan kondisi yang menegangkan ia kehilangan waktu bermain di usia kanak kanak dan waktu luang yang tenang hingga dewasanya perlu memangkas waktu belajar dan istirahat hanya agar bisa memenuhi kebutuhan keluarganya yang berkaitan dengan air diajarkan untuk menghemat air saat disuruh mencuci piring dan berakhir dengan teguran yang terkadang amat keras jika dianggap boros air ngepel dengan air terbatas dan beragam keperluan air yang sebagian besar pengalamannya penuh dengan beragam ketegangan trigger dari kondisi ini sederhana air tidak mengalir sehingga ia seolah mengulang kembali ketegangan di masa lalu ia harus kembali mengangkut air agar ada stok untuk kebutuhan sehari hari lalu menjatah airnya agar tidak mudah habis mencuci pakaian pun kembali manual demi menghemat air emosi yang dulu selalu ditahannya kini perlahan mencari tempat keluar dorongannya hadir di titik yang sama sehingga degup jantungnya lebih kencang ketegangannya bertambah ia lelah kepalanya penuh tubuhnya bereaksi memorinya ter recall kekhawatiran menyelimuti dirinya berpikir bagaimana membagi waktu dan tenaga memastikan semua tercukupi dan beragam pikiran lain berputar di kepalanya pikirannya bising walaupun badannya diam freeze kalau dalam dunia teknologi hang tak ada yang menyadari semua ketakutan dan kondisi kejiwaannya saat itu hari harinya kala itu dipenuhi dengan kekhawatiran aktivitas hariannya mulai terganggu ia belum sadar akan perubahannya menjalani hari seolah biasa saja hingga satu ketika ia merasa ada yang salah air sudah kembali normal namun kekhawatiran dan ketergesaan itu masih ada mencuci baju sehari bisa 2 3 kali bahkan bergadang untuk mencuci biar besok tenang katanya padahal besoknya dia masih berkutat dengan kondisi serupa ia menyadarinya bukan agar besok tenang karena ternyata terulang otaknya memanipulasi seolah agar tenang bisa melakukan aktivitas lain tapi nyatanya ketakutan itu terulang di hari berikutnya ia sadar ada yang salah bukan sekadar takut besok air tidak mengalir sehingga cucian akan menumpuk dan jika harus mencuci manual sebanyak itu akan melelahkan sementara ia punya beragam hal lain yang perlu dikerjakan ia juga takut akan ada yang memarahinya padahal belum tentu ia khawatir akan melakukan kesalahan padahal belum terjadi dan beragam kekhawatiran muncul ia menyadari sikapnya sudah melebihi yang semestinya maka ia berupaya untuk menahan diri dari keinginan mencuci pakaian kotor meyakinkan dirinya bahwa semua sudah baik baik saja sekarang semua sudah aman tidak ada yang perlu ditakutkan dan semua ketakutan itupun belum tentu terjadi kalaupun memang kesulitan lagi memperoleh air masih ada solusi lain laundry misalnya insyaallah dicukupkan juga uangnya sebab dahulu memang tidak ada pilihan selain menanganinya sendiri sedangkan di masa kini sudah ada banyak pilihan ia kini tinggal dengan orang yang berbeda sehingga ketakutan akan ada yang memarahi dan menyakiti itu belum tentu akan kembali terjadi semua ketakutan itu saat ini hanya ada dalam kepala tidak usah mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi berulang kali ia memaksakan diri tidak mengikuti keinginan impulsifnya memang belum sepenuhnya sembuh namun sudah mulai bisa beraktivitas dengan lebih normal walaupun tertatih dan terkadang tak mampu melakukan apapun selain memerangi perasaan nya namun ia sudah lebih baik kisah ini menguatkan kembali bahwa memang memori manusia itu hebat sekali otak memiliki sifat plastisitas dan memori ingatan manusia dapat dilatih namun untuk mengubah memang perlu waktu me reset memori terkadang tak semudah membalik telapak tangan beberapa orang sangat berjuang agar kembali normal melatih hal baru agar ingatan lama dapat digantikan saya kemudian teringat sebuah kalimat tentang mengganti keburukan dengan kebaikan walaupun penjelasannya tidak ke arah sana tapi ini hanya lintasan pikiran saja ya mungkin itu cara allah ngasih tahu manusia bahwa keburukan yang dilakukan itu bisa digantikan loh dengan kebaikan kuncinya latih kecuali orang orang yang bertaubat beriman dan mengerjakan amal saleh maka itu kejahatan mereka diganti allah dengan kebajikan dan adalah allah maha pengampun lagi maha penyayang qs al furqon ayat 70 trus nanti main ke ayat 74 nya ya ada ayat apa coba dari situlah saya berpikir betapa memori manusia itu diciptakan dengan begitu hebat allah menjadikannya begitu detail bahkan mampu menyimpannya di berbagai tempat pada diri manusia dan bertahan hingga belasan bahkan puluhan tahun yang dengan memori itu kita terus hidup dan tumbuh kemudian disadarkan disanalah fitrah yang allah sematkan pada manusia teramat membantu mereka untuk sadar bahwa ada yang tidak pas dari respon diri dna surgawi menghendaki kebaikan sehingga saat ada hal yang tidak pas penempatannya maka muncul rasa tidak nyaman semata agar manusia kembali kepada fitrahnya yang mengalirkan rasa dengan tepat mengelola pikiran secara pas mengatur hati yang senantiasa berbolak balik itu agar tetap kembali kepada allah semua itu butuh ilmu yang menuntun manusia untuk senantiasa berada di atas fitrah itu dalam perjalanan untuk senantiasa sadar mungkin masih ke trigger masih merespon diluar batas tapi setidaknya sudah ada kesadaran dengan begitu kita juga akan berupaya mengilmui diri sebagai usaha untuk terus memperbaiki tak lupa memohon pertolongan allah agar perjalanan kesembuhan jiwa raga dituntun dan dimudahkan apalagi bagi mereka yang terbatas secara waktu tenaga dan dana allah sebaik baik penolong dan penyembuh wallahu a lam bagikan bagikan pada facebook membuka di jendela yang baru facebook bagikan ke x membuka di jendela yang baru x berbagi di tumblr membuka di jendela yang baru tumblr bagikan ke pinterest membuka di jendela yang baru pinterest cetak membuka di jendela yang baru cetak kirim email tautan ke teman membuka di jendela yang baru surat elektronik suka memuat dikirimkan di my day tinggalkan komentar selasa 11 november 2025 hujan mungkin menahan langkah tapi sore ini di tengah hujan deras yang membasahi langit bandung bagian timur saya teringat pada kejadian bulan lalu ketika kami berencana pulang ke kbb namun mesti jemput dulu putri pertama di rumah seorang kawan kala itu saya baru bisa menjemput sore kami berkendara dengan motor cuaca masih nampak biasa saja walaupun tidak terlalu cerah tak lama usai menjemput putri kami dan bertolak menuju kbb hujan tiba tiba turun dan langsung deras sontak saya dan anak anak basah kuyup rencana untuk pulang ke kbb pun saya tangguhkan kita balik ke rumah bandung ujar saya pada anak anak mereka segera mengiyakan karena memang lebih dekat ke rumah bandung daripada kbb lagipula tidak ada jaminan disana tidak hujan ummi izin lanjut perjalanan ya sudah kadung basah jadi mending kalian istirahat di rumah aja gapapa besok kita berangkat ke batujajarnya dari bandung bada subuh harus sudah siap ya sesampainya di rumah langsung pada mandi dan ganti baju nanti insyaallah ummi balurin dan ummi siapkan makanan minuman hangat lanjut saya kepada anak anak karena dalam kondisi seperti itu akan lebih enak jika instruksi di awal sehingga saat sampai rumah anak anak tinggal langsung menjalankan amanah tersebut di perjalanan yang hujannya terus bertambah deras seraya memastikan anak anak aman meski kehujanan saya merenung kadang allah mengirim badai agar kita segera kembali ke tempat yang aman sementara waktu mungkin seolah allah membuat kita jalan di tempat kembali ke awal seolah langkah kita ditahan agar tidak memperoleh apa yang ingin dicapai namun dengan badai itu bisa jadi allah meminta kita kembali ke tempat semula yang sudah dipastikan aman sedangkan disana ada sesuatu yang kita tidak tahu mungkin jika kita lanjutkan akan ada hal yang membuat kita tidak nyaman keesokan harinya saya membaca berita bahwa ada beberapa ruas jalan yang mestinya kami lewati di perjalanan bandung kbb itu banjir besar bahkan ada yang jalannya bergeser mencuat beberapa kendaraan tertahan sulit bergerak ga kebayang kalau saat itu saya memutuskan untuk tetap ke kbb seperti yang pernah terjadi di masa lampau capek banget pasti sedangkan acara sabtu itu jadwal rutinan ngisi yang kalau badan ga fit khawatir ga optimal saat penyampaian dan penyiapan materi sehingga zalim kepada tim penyelenggara maupun peserta lalu terpikir ga apa perjalanannya jadi lebih jauh dan melelahkan tapi persiapan sebelumnya lebih optimal dan anak anak juga sehat alhamdulillah anak yang terkadang sulit bangun hari itu benar benar dimudahkan untuk bersiap siap allah tolong sehingga pukul 6 sudah bisa berangkat dengan asumsi waktu tempuh 1 5 jam masih ada waktu setengah jam untuk makan dan istirahat di lokasi alhamdulillah lagi dari perkiraan 1 5 jam perjalanan allah mudahkan jadi hanya 1 jam sehingga waktu makan dan istirahat menjadi lebih panjang acara pun biidznillah berjalan lancar dan anak anak alhamdulillah sehat hingga hari ini maka kemudian saya kembali diingatkan segitu cintanya allah pada kita bagikan bagikan pada facebook membuka di jendela yang baru facebook bagikan ke x membuka di jendela yang baru x berbagi di tumblr membuka di jendela yang baru tumblr bagikan ke pinterest membuka di jendela yang baru pinterest cetak membuka di jendela yang baru cetak kirim email tautan ke teman membuka di jendela yang baru surat elektronik suka memuat dikirimkan di my day tinggalkan komentar selasa 4 november 2025 reconnect teruntuk siapapun yang merasa belakangan ini padat sekali sibuk dan seolah harus terus bergerak tanpa henti mungkin tulisan ini bisa jadi salah satu refleksi _ awal pekan lalu saat berencana memindahkan posisi motor tiba tiba random banget kepikiran pengen nyuci motor beneran ga ada alasan sih cuma tiba tiba aja pengen nyuci motor tambah lagi cuaca juga cerah masuk ke dalam rumah siapkan ember kecil sabun dan lap kepikiran mau sambil dengerin apaaa gitu kaya kebiasaan selama ini tapi abis itu memutuskan taruh saja hpnya ga usah dibawa mari work in silence and i did hp tetep disimpen di rumah dan mulailah mencuci motor dan tanpa disangka i really enjoy the moment bener bener nikmatin setiap kali membersihkan kotoran kotoran yang terlihat belum lagi bagian bagian yang selama ini jarang diperhatikan karena ya memang ngapain merhatiin kolong motor ya kan biasanya cukup cek ban kempes atau ngga cek bensin cukup atau ngga lalu selebihnya ya jarang diperhatikan segimananya hehe pas mandiin motor emang anak anak ga ikut ngerecokin main air alhamdulillah ngga karena mereka sedang main dengan teman temannya di area sekolah rumah kami belakang sekolahan anak anak soalnya heuheu beres ngelapin motor liat mobil nganggur auto geser dimandiin juga si oyen dan jadi merhatiin lebih detil setiap part yang terjangkau capek ga ya capek lah masa enggak namanya juga abis gosok bilas lap abis itu bersih bersih badan seger deh rasanya tuh kayak menikmati hening fokus sama apa yang sedang dilakukan memperhatikan setiap detil yang terlihat dan kayak malah semakin ngeh sama diri sendiri lalu berefleksi ya allah ini teh dua kendaraan yang sering digunakan tapi ternyata beberapa hal baru saya perhatikan lalu berefleksi sama diri sendiri membayangkan diri ini sering banget digunakan tapi apa udah bener bener kenal setiap bagian nya tentang pikiran jiwa hati emosi fisik dll setelah semua selesai saya jadi recall memory belakangan ini banyak bahasan tentang me time apalagi seorang ibu tentang perlunya me time dsb namun saya tahu bahwa kadang tidak semudah itu ya beberapa kesulitan untuk me time bukan karena semata waktunya ga ada tapi kadang lupa kalau kita perlu menyadari betul beragam sinyal dari dalam diri terkadang dunia juga menuntut seseorang untuk terus bergerak seolah diam ga ngapa ngapain itu adalah sebuah dosa besar yang harus dijauhi menghabiskan waktu sia sia memang perlu dijauhi tapi bukan berarti diam itu melakukan hal sia sia terkadang itu adalah saat dimana seseorang menyelami diri dan mungkin takdir yang sedang ia jalani maka me time bukan sekadar keluar dari rutinitas hang out punya waktu untuk sendiri saja karena jika me time diidentikkan dengan hal yang hanya nampak sebentar dan semu maka kelelahan itu akan cepat sekali kembali lebih dari itu me time adalah sebuah aktivitas untuk kita tersambung kembali dengan diri reconnect to yourself to ourself semakin peka pada beragam sinyal yang hadir dari dalam diri entah secara fisik pikiran dll dan mau dengan sadar mengambil keputusan untuk bertindak apa yang harus dilakukan sebab rutinitas terkadang membuat kita seolah menjadi robot dengan indikator mesin padahal kita ini manusia yang memiliki beragam unsur penting dan mesti diperhatikan fisik hati akal jiwa dll bukan sekadar capaian dan target yang harus diselesaikan bukan sekadar tentang karya yang dipersembahkan bahkan tidurpun oleh allah dijadikan bagian dari ibadah karena ia tahu manusia membutuhkannya untuk tetap hidup dan seimbang sayangnya dunia sekarang memang sedang berjalan begitu cepat seolah semua serba terburu buru harus segera ini dan itu dan karena ingin mengejar semua selesai multitasking jadi makanan sehari hari seolah mengerjakan satu hal secara fokus adalah sebuah keburukan semua tuntutan yang berasal dari dalam diri maupun lingkungan membuat kita merasa harus selalu sibuk sehingga diri tak memiliki jeda yang cukup dan akhirnya kelelahan menghampiri tanpa bisa lagi dihentikan alhasil insomnia hang freeze sakit fisik bahkan kadang karena terlalu rutin dan sibuk pula kita seolah mengerjakan semua aktivitas itu tanpa ruh dan ada masanya aktivitas kebaikan pun kehilangan ruhnya sendiri padahal ruh itulah yang memperkuat aktivitas seseorang maka sesekali lakukanlah sebuah aktivitas biasa yang tidak membutuhkan mikir terlalu dalam lalu nikmatilah hal itu sebaga...
|