If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: salsalany.wordpress.com - Salsalany's Weblog | Just.

site address: salsalany.wordpress.com

site title: Salsalany's Weblog Just another WordPress.com weblog

Our opinion (on Saturday 04 July 2026 13:53:26 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments
After content analysis of this website we propose the following hashtags:


page from cache: 1 day ago
Meta tags:
description=Just another WordPress.com weblog;

Headings (most frequently used words):

salsalany, weblog, pages, syndicate, meta, wiro, sableng, pendekar, 212, budaya, sumbawa, categories, archives, blogroll, calendar, search,

Text of the page (most frequently used words):
yang (175), dan (133), atau (106), dengan (89), #sumbawa (80), dalam (57), pada (56), ini (56), menjadi (53), tau (51), dari (51), orang (50), samawa (43), oleh (40), untuk (38), sebagai (34), desa (33), masyarakat (31), beberapa (29), wilayah (29), tidak (28), sedangkan (27), pekerjaan (27), bagi (27), adat (25), adalah (24), lahan (24), seperti (24), episode (24), anak (22), sendiri (21), hewan (21), seorang (19), kelompok (19), masa (18), pemerintahan (18), pertanian (18), peralatan (18), perkawinan (18), daerah (17), rumah (17), keluarga (17), lain (17), juga (16), merupakan (16), memiliki (16), iblis (16), setiap (15), golongan (15), kerajaan (15), kampung (15), gadis (15), sistem (14), itu (14), tua (14), pihak (14), sekarang (13), kemudian (13), bagian (13), jawa (13), laki (13), onderdistrict (12), lebih (12), umumnya (12), hasil (12), dapat (12), pendekar (12), masih (11), tanah (11), sebagian (11), mulai (11), cara (11), pulau (11), madu (10), sebuah (10), kepala (10), terdapat (10), sehingga (10), kesultanan (10), kedua (10), telah (10), majapahit (10), satu (10), kekerabatan (10), tinggal (10), tradisional (10), para (10), kerabat (10), dianggap (10), gunung (10), hantu (10), tingkat (9), islam (9), lombok (9), dibantu (9), antara (9), bisa (9), konsep (9), berupa (9), tak (9), nganyang (9), dua (9), memanfaatkan (9), mereka (9), bahan (9), lebah (9), kerbau (9), keturunan (9), milik (9), ungkapan (9), tempat (9), mencari (9), mana (9), lawas (9), mayat (9), setan (9), salsalany (8), sangat (8), tiga (8), sanak (8), kabupaten (8), hingga (8), yaitu (8), saudara (8), garis (8), kematian (8), darah (8), wordpress (7), saat (7), suku (7), lama (7), secara (7), demikian (7), tombak (7), hutan (7), padang (7), kayu (7), dilakukan (7), pohon (7), tertentu (7), sama (7), bahwa (7), serta (7), diri (7), cantik (7), istiadat (7), karena (7), wanita (7), bulan (7), wiro (7), gila (7), rahasia (7), com (6), weblog (6), membawahi (6), dusun (6), warga (6), rukun (6), malar (6), petani (6), air (6), kehidupan (6), dinamakan (6), merdeka (6), kekuasaan (6), pusat (6), terhadap (6), mula (6), afdeeling (6), maka (6), berubah (6), kademungan (6), gabung (6), loka (6), karang (6), berasal (6), pola (6), anggota (6), baru (6), bawah (6), dirumuskan (6), bayar (6), siru (6), melanggar (6), akan (6), berlaku (6), pilihan (6), menangkap (6), ikan (6), rawa (6), laut (6), berburu (6), menggunakan (6), utama (6), dijadikan (6), pucuk (6), rotan (6), sapi (6), tanaman (6), ternak (6), berusaha (6), sawah (6), ladangnya (6), etnik (6), pendatang (6), barang (6), akhir (6), agar (6), pengolahan (6), jenis (6), mudah (6), areal (6), batu (6), tanda (6), tumpan (6), aeng (6), pantangan (6), mendapat (6), malu (6), harga (6), menyimpan (6), lumbung (6), rumahnya (6), bercocok (6), tanam (6), alat (6), jelas (6), mengutamakan (6), peko (6), merarik (6), melarikan (6), maupun (6), berakibat (6), perlindungan (6), pemuka (6), sepupu (6), rata (6), naga (6), 212 (6), dewi (6), kupu (6), sang (6), comments (5), kebo (5), ada (5), terdiri (5), atas (5), mendiami (5), kecamatan (5), tata (5), sungai (5), kecil (5), proses (5), tampak (5), hari (5), timur (5), puncak (5), sableng (5), maut (5), roh (5), merah (5), berdarah (5), cinta (5), dendam (5), wasiat (5), categories (4), sound (4), eternity (4), budaya (4), munculnya (4), tahun (4), bekas (4), sasak (4), pengaruh (4), taliwang (4), sulawesi (4), besar (4), akibat (4), bali (4), setelah (4), lingkungan (4), berdiri (4), berbentuk (4), balas (4), pedesaan (4), bermata (4), sekitar (4), perbukitan (4), akar (4), begitu (4), saja (4), batas (4), arab (4), cina (4), kini (4), dikenal (4), seseorang (4), mengarungi (4), suka (4), duka (4), silsilah (4), sebelum (4), sampai (4), barat (4), sebelah (4), utara (4), pegunungan (4), ebooks (4), delapan (4), bayi (4), nyawa (4), ratu (4), misteri (4), pedang (4), api (4), makam (4), bola (4), akhirat (4), neraka (4), side (4), this (3), log (3), august (3), 2008 (3), barapan (3), organisasi (3), kemasyarakatan (3), dimodernisasi (3), kelurahan (3), dipimpin (3), lurah (3), tergabung (3), tetangga (3), lembaga (3), eksekutif (3), dibentuklah (3), badan (3), perwakilan (3), tugas (3), digantikan (3), perkumpulan (3), pengguna (3), p3a (3), kental (3), nuansa (3), beragama (3), hukom (3), pemimpin (3), penghulu (3), lebe (3), mudum (3), ketib (3), marbot (3), rura (3), mewarisi (3), pelapisan (3), sosial (3), ditandai (3), yakni (3), bangsawan (3), bergelar (3), dea (3), datu (3), ketiga (3), biasa (3), ulin (3), abdi (3), terakhir (3), dihapus (3), semenjak (3), dikeluarkannya (3), dekrit (3), sultan (3), muhammad (3), kaharuiddin (3), iii (3), 1959 (3), menjabat (3), swatantra (3), pra (3), berpusat (3), ditaklukkan (3), seran (3), penaklukkan (3), gowa (3), semua (3), selaparang (3), dipindahkan (3), ancaman (3), pencaplokkan (3), gelgel (3), masuknya (3), voc (3), verenigde (3), oost (3), indische (3), compagnie (3), gubernemen (3), selebes (3), sesuai (3), pembagian (3), masuk (3), karesidenan (3), timor (3), ibukota (3), sumbawabesar (3), dijabarkan (3), onderafdeeling (3), terbagi (3), administrasi (3), dibagi (3), digabung (3), district (3), setingkat (3), penggabungan (3), berlangsung (3), orde (3), dipegang (3), penasihat (3), penghuni (3), pengatur (3), pembagi (3), mandur (3), bertindak (3), penghubung (3), kepentingan (3), perkampungannya (3), ikatan (3), disatukan (3), pagar (3), letaknya (3), selalu (3), menyesuaikan (3), pengetahuan (3), mengenai (3), urat (3), pelaksanaanya (3), hanya (3), diketahui (3), sandro (3), dukun (3), tanggung (3), jawab (3), membantu (3), membangun (3), gotong (3), royong (3), komando (3), nama (3), budi (3), dikucilkan (3), konsepsi (3), terutama (3), nelayan (3), pancing (3), kodong (3), belat (3), berfungsi (3), perangkap (3), dimanfaatkan (3), ataupun (3), jaring (3), diutamakan (3), kalah (3), pentingnya (3), tear (3), poke (3), lamar (3), jerat (3), anjing (3), pemburu (3), sambilan (3), dipilih (3), meramu (3), makanan (3), umbi (3), umbian (3), buyak (3), serampin (3), sari (3), batang (3), enau (3), jamur (3), jamuran (3), akaran (3), pembuatan (3), minyak (3), beternak (3), kuda (3), menambat (3), ternaknya (3), dilepas (3), gembala (3), lar (3), menjaga (3), serangan (3), memagari (3), menanami (3), lahannya (3), pedagang (3), awalnya (3), selayar (3), halnya (3), membuat (3), kerajinan (3), romong (3), bakul (3), nasi (3), kursi (3), ampat (3), kipas (3), menenun (3), kain (3), tradisonal (3), ditinggalkan (3), paling (3), membanggakan (3), pegawai (3), negeri (3), sipil (3), karyawan (3), perusahaan (3), menggarap (3), merau (3), dipakai (3), membakar (3), mempermudah (3), ditanami (3), pangan (3), mendapatkan (3), inipun (3), bagitu (3), menemukan (3), bertani (3), berkebun (3), berladang (3), menandai (3), temuannya (3), menggantung (3), asah (3), menanam (3), bage (3), ketimus (3), bungur (3), sudah (3), diakui (3), konvensi (3), sekaligus (3), menghindari (3), klaim (3), dipertegas (3), nan (3), tubaeng (3), artinya (3), menjumpai (3), ialah (3), menunjuk (3), pemilikan (3), miliknya (3), memberikan (3), silang (3), parang (3), sarang (3), mengikatnya (3), lonto (3), tumbuhan (3), menjalar (3), mengambil (3), hak (3), pembicaraan (3), sanksi (3), kangila (3), tahu (3), menampar (3), khusus (3), penennya (3), klompo (3), dibangun (3), berdekatan (3), bangunan (3), sedang (3), panennya (3), pula (3), loteng (3), pertaninan (3), ditempatkan (3), bongan (3), kolong (3), panggungnya (3), mulanya (3), diperkenalkan (3), hindu (3), mekanisasi (3), sejumlah (3), terlihat (3), pemanfaatan (3), handtractor (3), modern (3), pengganti (3), peran (3), sumber (3), penghidupan (3), cangkul (3), bingkung (3), rengala (3), kareng (3), bajak (3), peliharaan (3), berisi (3), nasihat (3), kepada (3), lakinya (3), terpikat (3), kecantikan (3), asalusulnya (3), bukan (3), walaupun (3), tetapi (3), teman (3), setia (3), mengindikasikan (3), pasangan (3), seringpula (3), dita (3), biar (3), bengkok (3), tapi (3), bermakna (3), bangga (3), kediriannya (3), kawin (3), sala (3), basa (3), naif (3), sejajar (3), kurang (3), santun (3), pandangan (3), paman (3), mengawini (3), sepupunya (3), walau (3), syariat (3), diperbolehkan (3), delik (3), menyimpang (3), restu (3), pujaanya (3), dilarikan (3), ngirang (3), sering (3), diungkapkan (3), mengamuk (3), merusak (3), harta (3), luapan (3), amarah (3), ketersinggungan (3), korban (3), lelaki (3), harus (3), segera (3), minta (3), menemukannya (3), bila (3), terlambat (3), meminta (3), fatal (3), pembunuhan (3), menurut (3), dibenarkan (3), upacara (3), bugis (3), makassar (3), barodak (3), malam (3), tradisi (3), hati (3), nenek (3), moyang (3), baik (3), ayah (3), ibu (3), mata (3), populasi (3), wilayahnya (3), berada (3), selatan (3), angin (3), hujan (3), lainnya (3), religi (3), geni (3), mataram (3), guci (3), sepasang (3), empat (3), dewa (3), bukit (3), gede (3), badai (3), petaka (3), patung (3), tanpa (3), bunga (3), dosa (3), badik (3), kutukan (3), lembah (3), manusia (3), sakti (3), tunggul (3), pembalasan (3), site (2), sign (2), subscribed (2), subscribe (2), account (2), uncategorized (2), island (2), tags (2), author (2), tana (2), jontal (2), sastra (2), berharap (2), sempu (2), diawali (2), nyorong (2), unsur (2), ayam (2), ling (2), ate (2), bosan (2), bergantung (2), panggung (2), berkisar (2), meter (2), panjang (2), bentuk (2), matahari (2), luas (2), karya (2), turun (2), waktu (2), tari (2), berkembang (2), tengah (2), ujung (2), berbatasan (2), jumlah (2), udara (2), tertinggi (2), november (2), musim (2), dataran (2), rendah (2), pesisir (2), penduduk (2), pasca (2), bencana (2), alam (2), tambora (2), bima (2), lima (2), menuju (2), teluk (2), sinto (2), gendeng (2), kapak (2), jahanam (2), sukma (2), bangkai (2), biru (2), langit (2), giok (2), ngarai (2), sianok (2), patah (2), fitnah (2), titisan (2), janda (2), kamasutra (2), gurun (2), dadu (2), perjanjian (2), merapi (2), murid (2), nyi (2), 113 (2), lorong (2), suci (2), sumpah (2), racun (2), kembali (2), latanahsilam (2), istana (2), muka (2), mawar (2), andalas (2), gajahmungkur (2), malaikat (2), liang (2), pangandaran (2), muslihat (2), siluman (2), fuji (2), singgalang (2), ageng (2), halilintar (2), terkutuk (2), betina (2), serikat (2), guna (2), raja (2), photos (2), other (2), house (2), games (2), computer (2), freak (2), just (2), another (2), get, started, design, like, with, collapse, bar, manage, subscriptions, view, reader, report, content, privacy, already, have, now, blog, search, aug, june, 2026, calendar, org, pandora, website, blogroll, archives, satera, lontar, sakeco, rontal, notang, putes, ngumang, balong, gegan, secantik, apapun, jangan, terlalu, lenge, gantuna, sejelek, jeleknya, rasa, sayangnya, denganmu, barema, ngining, bersamamu, diselenggarakan, kompleks, mengadopsi, prosesi, bakatoan, bajajak, basaputis, menjelang, calon, pengantin, dinikahkan, mengandung, kombinasi, ritual, midodareni, ruwatan, hal, manarik, ideal, antarsaudara, ngungku, denyut, samung, tokal, mengetuk, rantau, mole, sakompal, pulang, menyatukan, belo, hatiku, dekat, kusalontak, mega, pitu, melampaui, apa, ngantung, beang, mara, punti, gama, ina, pisang, duhai, ibunda, den, kuning, tenri, meski, daunnya, menguning, mau, jatuh, mate, bakolar, lolo, rela, hancur, bersama, inti, didirikan, diatas, tiang, tingginya, tipologi, persegi, atapnya, perahu, terbuat, santek, bambu, dipotong, potong, banyak, diganti, genting, depan, peladang, belakang, dipasang, tangga, hitungan, ganjil, keperluannya, adapun, ruang, perpaduan, dikombinasi, arsitektur, melayu, disukai, menghadap, terbit, melambangkan, kekuatan, ketabahan, harapan, limpahan, rezeki, nilai, kuat, tercermin, bilateral, penarikan, berdasarkan, perempuan, serentak, mapun, diklasifikasikan, istilah, misal, eaq, nde, muda, pata, ditarik, kakek, derajat, keenam, enam, cukup, sulit, digali, diinventarisasi, dicatat, dicari, naskah, naskahnya, pewarisannya, lisan, temurun, generasi, pendahulu, keturunanya, melalui, perjalanan, melewati, rumit, namun, dipahami, induk, segala, kesenian, seni, musik, tumbuh, sekeco, rame, permainan, rakyat, daur, semisal, bahasa, tulisan, kesusasteraan, tersebar, empang, sekongkang, termasuk, sekitarnya, teritorial, flores, samudera, indonesia, selat, alas, dompu, diperkirakan, 500, 000, jiwa, terus, campuran, imigran, kelembaban, maksimum, minimum, tekanan, 008, 013, arah, terbanyak, 300, kecepatan, knot, perdetik, terjadi, agustus, oktober, curah, 476, setahun, sebanyak, maret, berganti, kemarau, april, biasanya, dingin, minggu, pantai, mengklaim, pribumi, asli, menempati, tepal, dodo, labangkar, dulunya, pemukiman, ditempati, lagi, menewaskan, hampir, pertiga, kala, beriklim, tropis, iklim, benua, australia, terasa, temperatur, menetap, mampu, beradaptasi, barunya, sanggup, berakulturasi, membawa, identitas, datang, meletusnya, 1815, madura, mandar, sumatera, palembang, kalimantan, banjarmasin, tolkin, tartar, 730, lanteh, tegak, mengarah, terbesar, bernama, brang, beh, mengalir, lampui, bertemu, didiami, berarti, setengah, keseluruhan, mencapai, 415, seluas, 493, non, fiksi, kho, ping, hoo, muslim, tds, seribu, hawa, jemputan, pengumpul, jenazah, simpanan, jabang, bidadari, pocong, menari, selir, pamungkas, sesajen, atap, tabir, jaka, pesolek, penangkap, petir, kaki, tunggal, arwah, bisu, kembar, aneh, sabit, kiriman, gadang, agam, cingkuk, perjodohan, mahluk, suro, titipan, topan, tengger, pemikat, insan, wajah, noda, pembunuh, tionggoan, azab, lentera, bodong, kitab, 1000, pengobatan, pernikahan, aksara, bernyawa, bendera, melati, tujuh, meraga, tahta, persembahan, senandung, gondoruwo, keraton, petualangan, kebahagiaan, pembalik, liat, selaksa, santet, laknat, beracun, terjungkir, menangis, kincir, tangan, tergantung, jatilandak, peri, angsa, putih, bara, kaliatus, gerhana, lahat, utusan, jagal, asmara, kiamat, geger, sabda, ular, paku, bonsai, gandasuri, gonggo, telaga, emas, nisan, kamandaka, murtad, 78a, ninja, kutunggu, pintu, harimau, bujang, tapak, purnama, pelangi, singosari, singa, bromo, penghisap, krakatau, candu, peti, mati, jepara, bahala, jubah, kencono, terhutang, mesum, kemukus, bule, kubur, sesat, penyebar, hidup, klabat, srigala, memburu, penjagal, topeng, buat, parangtritis, berambut, salju, luar, jagat, kelelawar, berjanggut, pasungan, panglima, buronan, bajingan, susukan, pangeran, kuto, berampun, gundik, jelita, khianat, kota, gagah, penculik, roban, cincin, warisan, lawu, hidung, belang, berkipas, keparat, nanking, hancurnya, menuntut, empu, bharata, nyoman, dwipa, rencong, banjir, tambun, tulang, lukisan, telanjang, cambuk, pemetik, tengkorak, keris, tumbal, wilayuda, bernyanyi, pajajaran, berewok, goa, sanggreng, daftar, home, create, meta, entries, syndicate, pages,


Text of the page (random words):
n seperti romong atau bakul nasi kursi rotan ampat atau kipas menenun kain tradisonal akhir akhir ini mulai ditinggalkan orang pekerjaan yang paling membanggakan bagi tau samawa adalah menjadi pegawai negeri sipil atau karyawan perusahaan sistem pemerintahan suku sumbawa yang mendiami bekas wilayah kesultanan sumbawa ini pada masa pra majapahit menjadi wilayah kekuasaan kerajaan sasak samawa yang berpusat di lombok kemudian ditaklukkan oleh majapahit dengan pusat pengaruh di taliwang dan seran sedangkan masa islam adalah masa penaklukkan kerajaan gowa sulawesi terhadap semua wilayah sumbawa dan selaparang lombok dengan pusat pemerintahan mula mula di lombok kemudian dipindahkan ke sumbawa besar akibat ancaman pencaplokkan kerajaan gelgel bali setelah masuknya voc verenigde oost indische compagnie kesultanan sumbawa menjadi bagian wilayah gubernemen selebes dan sesuai pembagian wilayah afdeeling maka sumbawa masuk wilayah karesidenan timor dengan ibukota di sumbawabesar sistem pemerintahan afdeeling kemudian dijabarkan menjadi onderafdeeling yang terbagi menjadi beberapa daerah administrasi beberapa kampung dibagi menjadi beberapa lingkungan kekuasaan yang merupakan onderdistrict dan beberapa onderdistrict digabung menjadi satu district setingkat kabupaten saat ini penggabungan onderdistrict tidak berlangsung lama kemudian menjadi onderdistrict yang berdiri sendiri dan berubah menjadi wilayah kademungan wilayah kademungan sekarang berubah menjadi wilayah kecamatan yang membawahi beberapa desa pada masa pemerintahan orde lama sistem pemerintahan desa di sumbawa dipegang oleh seorang gabung yang dibantu oleh beberapa tau loka karang sebagai penasihat yang berasal dari setiap kelompok kekerabatan penghuni kampung gabung juga dibantu oleh malar sebagai pengatur dan pembagi air pada lahan pertanian dan juga dibantu oleh seorang mandur yang bertindak sebagai penghubung antara kepentingan masyarakat dengan pemerintahan desa pola perkampungannya berbentuk kelompok rumah setiap kelompok masih memiliki ikatan kekerabatan yang disatukan oleh sebuah pagar kampung tata letaknya selalu menyesuaikan dengan pengetahuan masyarakat mengenai urat tanah yang dalam pelaksanaanya hanya bisa diketahui oleh sandro atau dukun setiap kepala keluarga memiliki tanggung jawab adat membantu membangun rumah anggota kelompok yang baru secara gotong royong di bawah komando tau loka karang demikian konsep itu dirumuskan dengan nama bayar siru atau balas budi sehingga anggota kelompok yang melanggar akan dikucilkan konsepsi bayar siru ini masih berlaku hingga sekarang terutama di kampung kampung di daerah pedesaan sekarang organisasi kemasyarakatan di tingkat desa dimodernisasi menjadi sebuah desa atau kelurahan yang dipimpin oleh seorang lurah atau kepala desa yang membawahi beberapa dusun dan setiap dusun terdapat kelompok warga yang tergabung dalam rukun warga yang terdiri atas beberapa rukun tetangga sebagai lembaga eksekutif di tingkat desa dibentuklah badan perwakilan desa sedangkan tugas malar digantikan oleh perkumpulan petani pengguna air p3a sumbawa sangat kental dengan nuansa islam sehingga dalam kehidupan beragama atau hukom pada setiap desa terdapat seorang pemimpin yang dinamakan penghulu lebe mudum ketib marbot dan rura masyarakat sumbawa juga mewarisi pelapisan sosial dari masa kesultanan sumbawa yang ditandai dengan munculnya tiga golongan yakni golongan bangsawan yang bergelar dea atau datu kedua golongan merdeka atau tau sanak dan ketiga golongan masyarakat biasa yang tidak merdeka atau tau ulin abdi untuk golongan terakhir ini telah dihapus semenjak dikeluarkannya dekrit sultan muhammad kaharuiddin iii tahun 1959 saat menjabat sebagai kepala daerah swatantra tingkat ii sumbawa lawas ini berisi nasihat orang tua kepada anak laki lakinya agar tidak mudah terpikat pada kecantikan seorang gadis yang tidak jelas asalusulnya dan bukan berasal dari sanak kerabat sendiri sedangkan saudara sendiri walaupun tidak cantik tetapi memiliki garis keturunan yang jelas dan dapat dijadikan teman setia dalam mengarungi suka dan duka lawas ini mengindikasikan bahwa adat istiadat perkawinan dalam masyarakat sumbawa adalah mengutamakan mencari pasangan dari kerabat sendiri yang seringpula dirumuskan dalam ungkapan peko peko kebo dita atau biar bengkok tapi kerbau sendiri yang bermakna bangga terhadap kediriannya dan lebih mengutamakan milik sendiri dalam perkawinan adat sumbawa juga terdapat pantangan yang dinamakan kawin sala basa atau perkawinan yang naif dilakukan karena dianggap tidak sejajar dalam garis silsilah sehingga dianggap kurang santun dalam pandangan adat seperti seorang paman mengawini anak saudara sepupunya walau dalam syariat islam diperbolehkan delik perkawinan lain yang dianggap menyimpang adalah merarik atau melarikan anak gadis orang karena tidak mendapat restu dari kedua orang tua sendiri maupun orang tua gadis pujaanya merarik bisa berakibat malu bagi keluarga anak gadis yang dilarikan sedangkan ngirang ini sering diungkapkan dengan mengamuk dan merusak harta milik keluarga pihak laki laki sebagai luapan amarah ketersinggungan harga diri pihak korban bagi anak lelaki yang melarikan anak gadis orang harus segera minta perlindungan pada pemuka adat atau pemuka masyarakat sebelum pihak keluarga wanita menemukannya bila terlambat meminta perlindungan bisa berakibat fatal berupa kematian atau pembunuhan oleh pihak keluarga wanita yang menurut adat istiadat dibenarkan sumber penghidupan yang utama bagi tau samawa umumnya adalah bercocok tanam di sawah dengan menggunakan peralatan tradisional berupa cangkul atau bingkung rengala dan kareng sebagai peralatan bajak dengan memanfaatkan hewan peliharaan seperti sapi dan kerbau pola bercocok tanam ini mulanya diperkenalkan oleh orang orang jawa majapahit pada masa kerajaan kerajaan hindu sumbawa mekanisasi pertanian sekarang ini mulai tampak pada masyarakat sumbawa pada sejumlah tempat mulai terlihat pemanfaatan handtractor dan alat alat modern lain sebagai pengganti peran hewan ternak dalam pengolahan lahan lahan pertanian untuk menggarap ladangnya atau merau cara cara tradisional masih dipakai hingga kini yaitu dengan membakar lahan pertanian agar mempermudah proses pengolahan untuk ditanami beberapa jenis tanaman pangan cara mendapatkan lahan lahan pertanian inipun bagitu mudah tau samawa dapat menemukan lahan untuk bertani berkebun dan berladang dengan menandai areal temuannya itu dengan menggantung batu asah atau menanam pohon tertentu seperti bage ketimus dan bungur yang sudah sama sama dikenal dan diakui secara konvensi sebagai tanda bahwa lahan itu telah menjadi milik seseorang dan sekaligus untuk menghindari klaim dari orang lain konsep ini bagi tau samawa telah dipertegas dalam ungkapan tumpan aeng aeng tu tumpan nan tubaeng artinya orang yang menjumpai ialah yang memiliki ungkapan ini menunjuk pada pemilikan tanah tempat tinggal atau areal tertentu yang menjadi miliknya konsep ini juga berlaku pada pekerjaan mencari kayu hutan dan nganyang berburu dan mencari lebah madu dengan memberikan tanda silang dengan parang pada pohon di mana sarang lebah madu itu ada serta mengikatnya dengan lonto jenis tumbuhan menjalar bagi tau samawa yang melanggar pantangan ini dan berusaha mengambil hak orang lain maka akan menjadi bahan pembicaraan di mana mana dan mendapat sanksi adat menjadi tau no kangila atau orang tak tahu malu yang sangat menampar harga diri tau samawa masyarakat sumbawa yang tinggal di desa desa umumnya memiliki tempat khusus untuk menyimpan hasil penennya dalam sebuah klompo atau lumbung yang dibangun berdekatan dengan bangunan rumahnya sedang bagi tau samawa yang tidak menyimpan hasil panennya di lumbung dapat pula memanfaatkan para atau loteng rumahnya sedangkan untuk peralatan pertaninan ditempatkan di bongan atau kolong pada bagian bawah rumah panggungnya menjadi nelayan merupakan pekerjaan pilihan lain bagi tau samawa peralatan seperti pancing kodong dan belat yang berfungsi sebagai perangkap dimanfaatkan untuk menangkap ikan di sungai ataupun di rawa rawa sedangkan peralatan berupa jaring lebih diutamakan untuk menangkap ikan di laut pekerjaan yang tak kalah pentingnya adalah berburu atau nganyang dengan menggunakan peralatan tear atau tombak dan poke atau tombak bermata dua lamar atau jerat dan dengan memanfaatkan anjing pemburu nganyang pada umumnya merupakan pekerjaan sambilan yang dipilih oleh sebagian tau samawa yang tinggal di sekitar perbukitan sedangkan pekerjaan utama mereka adalah meramu hasil hasil hutan untuk dijadikan bahan makanan seperti umbi umbian buyak atau pucuk pucuk rotan serampin atau sari batang enau madu lebah jamur jamuran dan akar akaran sebagai bahan pembuatan minyak tradisional masyarakat sumbawa beternak kuda sapi dan kerbau tau samawa tidak menambat hewan hewan ternaknya hewan hewan ini dilepas begitu saja di padang padang gembala atau lar sedangkan untuk menjaga tanaman pertanian mereka dari serangan hewan ternak para petani sumbawa berusaha memagari sawah dan ladangnya dengan menanami kayu jawa pada batas lahannya pekerjaan menjadi pedagang merupakan pekerjaan pilihan bagi sebagian kecil orang sumbawa yang pada awalnya dilakukan oleh keturunan etnik arab cina orang orang selayar dan sebagian pendatang baru dari jawa demikian halnya pekerjaan membuat barang barang kerajinan seperti romong atau bakul nasi kursi rotan ampat atau kipas menenun kain tradisonal akhir akhir ini mulai ditinggalkan orang pekerjaan yang paling membanggakan bagi tau samawa adalah menjadi pegawai negeri sipil atau karyawan perusahaan sistem pemerintahan suku sumbawa yang mendiami bekas wilayah kesultanan sumbawa ini pada masa pra majapahit menjadi wilayah kekuasaan kerajaan sasak samawa yang berpusat di lombok kemudian ditaklukkan oleh majapahit dengan pusat pengaruh di taliwang dan seran sedangkan masa islam adalah masa penaklukkan kerajaan gowa sulawesi terhadap semua wilayah sumbawa dan selaparang lombok dengan pusat pemerintahan mula mula di lombok kemudian dipindahkan ke sumbawa besar akibat ancaman pencaplokkan kerajaan gelgel bali setelah masuknya voc verenigde oost indische compagnie kesultanan sumbawa menjadi bagian wilayah gubernemen selebes dan sesuai pembagian wilayah afdeeling maka sumbawa masuk wilayah karesidenan timor dengan ibukota di sumbawabesar sistem pemerintahan afdeeling kemudian dijabarkan menjadi onderafdeeling yang terbagi menjadi beberapa daerah administrasi beberapa kampung dibagi menjadi beberapa lingkungan kekuasaan yang merupakan onderdistrict dan beberapa onderdistrict digabung menjadi satu district setingkat kabupaten saat ini penggabungan onderdistrict tidak berlangsung lama kemudian menjadi onderdistrict yang berdiri sendiri dan berubah menjadi wilayah kademungan wilayah kademungan sekarang berubah menjadi wilayah kecamatan yang membawahi beberapa desa pada masa pemerintahan orde lama sistem pemerintahan desa di sumbawa dipegang oleh seorang gabung yang dibantu oleh beberapa tau loka karang sebagai penasihat yang berasal dari setiap kelompok kekerabatan penghuni kampung gabung juga dibantu oleh malar sebagai pengatur dan pembagi air pada lahan pertanian dan juga dibantu oleh seorang mandur yang bertindak sebagai penghubung antara kepentingan masyarakat dengan pemerintahan desa pola perkampungannya berbentuk kelompok rumah setiap kelompok masih memiliki ikatan kekerabatan yang disatukan oleh sebuah pagar kampung tata letaknya selalu menyesuaikan dengan pengetahuan masyarakat mengenai urat tanah yang dalam pelaksanaanya hanya bisa diketahui oleh sandro atau dukun setiap kepala keluarga memiliki tanggung jawab adat membantu membangun rumah anggota kelompok yang baru secara gotong royong di bawah komando tau loka karang demikian konsep itu dirumuskan dengan nama bayar siru atau balas budi sehingga anggota kelompok yang melanggar akan dikucilkan konsepsi bayar siru ini masih berlaku hingga sekarang terutama di kampung kampung di daerah pedesaan sekarang organisasi kemasyarakatan di tingkat desa dimodernisasi menjadi sebuah desa atau kelurahan yang dipimpin oleh seorang lurah atau kepala desa yang membawahi beberapa dusun dan setiap dusun terdapat kelompok warga yang tergabung dalam rukun warga yang terdiri atas beberapa rukun tetangga sebagai lembaga eksekutif di tingkat desa dibentuklah badan perwakilan desa sedangkan tugas malar digantikan oleh perkumpulan petani pengguna air p3a sumbawa sangat kental dengan nuansa islam sehingga dalam kehidupan beragama atau hukom pada setiap desa terdapat seorang pemimpin yang dinamakan penghulu lebe mudum ketib marbot dan rura masyarakat sumbawa juga mewarisi pelapisan sosial dari masa kesultanan sumbawa yang ditandai dengan munculnya tiga golongan yakni golongan bangsawan yang bergelar dea atau datu kedua golongan merdeka atau tau sanak dan ketiga golongan masyarakat biasa yang tidak merdeka atau tau ulin abdi untuk golongan terakhir ini telah dihapus semenjak dikeluarkannya dekrit sultan muhammad kaharuiddin iii tahun 1959 saat menjabat sebagai kepala daerah swatantra tingkat ii sumbawa lawas ini berisi nasihat orang tua kepada anak laki lakinya agar tidak mudah terpikat pada kecantikan seorang gadis yang tidak jelas asalusulnya dan bukan berasal dari sanak kerabat sendiri sedangkan saudara sendiri walaupun tidak cantik tetapi memiliki garis keturunan yang jelas dan dapat dijadikan teman setia dalam mengarungi suka dan duka lawas ini mengindikasikan bahwa adat istiadat perkawinan dalam masyarakat sumbawa adalah mengutamakan mencari pasangan dari kerabat sendiri yang seringpula dirumuskan dalam ungkapan peko peko kebo dita atau biar bengkok tapi kerbau sendiri yang bermakna bangga terhadap kediriannya dan lebih mengutamakan milik sendiri dalam perkawinan adat sumbawa juga terdapat pantangan yang dinamakan kawin sala basa atau perkawinan yang naif dilakukan karena dianggap tidak sejajar dalam garis silsilah sehingga dianggap kurang santun dalam pandangan adat seperti seorang paman mengawini anak saudara sepupunya walau dalam syariat islam diperbolehkan delik perkawinan lain yang dianggap menyimpang adalah merarik atau melarikan anak gadis orang karena tidak mendapat restu dari kedua orang tua sendiri maupun orang tua gadis pujaanya merarik bisa berakibat malu bagi keluarga anak gadis yang dilarikan sedangkan ngirang ini sering diungkapkan dengan mengamuk dan merusak harta milik keluarga pihak laki laki sebagai luapan amarah ketersinggungan harga diri pihak korban bagi anak lelaki yang melarikan anak gadis orang harus segera minta perlindungan pada pemuka adat atau pemuka masyarakat sebelum pihak keluarga wanita menemukannya bila terlambat meminta perlindungan bisa berakibat fatal berupa kematian atau pembunuhan oleh pihak keluarga wanita yang menurut adat istiadat dibenarkan lawas ini berisi nasihat orang tua kepada anak laki lakinya agar tidak mudah terpikat pada kecantikan seorang gadis yang tidak jelas asalusulnya dan bukan berasal dari sanak kerabat sendiri sedangkan saudara sendiri walaupun...
Images from subpage: "salsalany.wordpress.com/computer-freaks/" Verify
Images from subpage: "salsalany.wordpress.com/ebooks/" Verify
Images from subpage: "salsalany.wordpress.com/games/" Verify
Images from subpage: "salsalany.wordpress.com/salsalany-website/" Verify
Images from subpage: "salsalany.wordpress.com/other-side-of-us/" Verify

Verified site has: 40 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-35 36-40


The site also has references to the 2 subdomain(s)

  wordpress.com  Verify   subscribe.wordpress.com  Verify


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/2 200
server nginx
date Fri, 03 Jul 2026 01:23:36 GMT
content-type text/html; charset=UTF-8
vary Accept-Encoding
x-hacker Want root? Visit join.a8c.com/hacker and mention this header.
host-header WordPress.com
link <htt????/public-api.wordpress.com/wp-json/?rest_route=/sites/salsalany.wordpress.com>; rel= htt????/api.w.org/
vary accept, content-type, cookie
link <htt????/wp.me/g86A>; rel=shortlink
content-encoding gzip
x-ac 2.ams _dfw STALE
alt-svc clear
strict-transport-security max-age=31536000
server-timing a8c-cdn, dc;desc=ams, cache;desc=STALE;dur=3.0

Meta Tags

title="Salsalany's Weblog | Just another WordPress.com weblog"
http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"
name="robots" content="max-image-preview:large"
name="generator" content="WordPress.com"
property="og:type" content="website"
property="og:title" content="Salsalany's Weblog"
property="og:description" content="Just another WordPress.com weblog"
property="og:url" content="htt????/salsalany.wordpress.com/"
property="og:site_name" content="Salsalany's Weblog"
property="og:image" content="htt????/s0.wp.com/i/blank.jpg?m=1383295312i"
property="og:image:width" content="200"
property="og:image:height" content="200"
property="og:image:alt" content=""
property="og:locale" content="en_US"
property="fb:app_id" content="249643311490"
name="description" content="Just another WordPress.com weblog"
id="bilmur" property="bilmur:data" content="" data-provider="wordpress.com" data-service="simple" data-site-tz="Etc/GMT-0" data-custom-props='{"logged_in":"0","wptheme":"pub\/neo-sapien-05","wptheme_is_block":"0"}'

Load Info

page size141645
load time (s)0.048225
redirect count0
speed download726729
server IP 192.0.78.12
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"