Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2010, hari, raya, zahra, blog, 25, saya, antara, dan, asya, irah, imam, mazhab, sss, arsip, rabu, 16, juni, kamis, februari, senin, januari, daftar, pengikut, mengenai, nabi, muhammad, bermuka, masam, hubungan, maturidiyah, abadhiyah, aliran, islam, yang, nyaris, tak, terdengar, dalam, sorotan, abu, hanifah, nu, man, bin, tsabit, agung, ahlusunnah, syafi, konservatif, pembatasan, ruang, lingkup, sunah,
Text of the page (most frequently used words):
dan (214), yang (148), dalam (81), imam (76), ini (69), adalah (68), abu (67), allah (63), dari (62), bin (62), bahwa (58), dengan (55), mereka (52), nabi (49), tidak (45), pada (43), #mazhab (39), kita (38), kepada (37), hari (37), untuk (36), beliau (34), sebagai (34), asya (34), irah (34), kelompok (33), hanifah (31), itu (27), tazilah (26), para (25), orang (25), sifat (25), ada (24), oleh (24), muhammad (24), syafi (22), hadis (22), abadhiyah (22), seperti (21), hasan (21), asy (21), secara (20), juga (20), akan (20), ari (20), islam (19), namun (19), pengikut (18), antara (18), maturidiyah (18), pendapat (17), berpendapat (17), masalah (17), atau (17), satu (17), ali (17), awal (17), bermuka (17), ketika (16), pandangan (16), tahun (16), manusia (16), perbuatan (16), setelah (16), dua (16), seorang (15), fikih (15), kalam (15), hadits (15), rabiul (15), masam (15), menjadi (14), merupakan (14), memiliki (14), masa (14), karena (14), wafat (14), salah (14), bani (14), nya (13), sebagian (13), bagi (13), khawarij (13), tanggal (13), saya (12), banyak (12), sunah (12), saw (12), ahlussunnah (12), dia (12), husain (12), fukaha (11), hal (11), pertama (11), kitab (11), makna (11), lebih (11), beberapa (11), ayat (11), sahabat (11), metode (11), yaitu (11), perbedaan (11), besar (10), bisa (10), terkenal (10), abdullah (10), lalu (10), oman (10), jika (10), qur (9), sama (9), lain (9), qiyas (9), melakukan (9), maka (9), sendiri (9), mengatakan (9), terhadap (9), quran (9), diri (9), ahlul (9), kaum (9), baik (9), bilal (9), inilah (9), umayyah (9), hanya (8), dapat (8), cinta (8), sebab (8), kamu (8), murid (8), moderat (8), aqli (8), sementara (8), pengikutnya (8), askari (8), petinggi (8), mahdi (7), komentar (7), diposting (7), kedua (7), ilmu (7), tersebut (7), kota (7), metodologi (7), dimana (7), nama (7), riwayat (7), suatu (7), menolak (7), telah (7), tengah (7), sekarang (7), tiga (7), atas (7), tuhan (7), baru (7), terkait (7), bersama (7), kata (7), zahra (7), berpaling (7), dalil (6), saat (6), disebut (6), menyebut (6), sikap (6), pun (6), istihsan (6), umat (6), utama (6), man (6), ibn (6), tsabit (6), ajaran (6), berkata (6), ahli (6), sedangkan (6), menerima (6), dasar (6), akidah (6), ibrahim (6), hingga (6), memilih (6), bashrah (6), ahmad (6), semua (6), kasb (6), qadim (6), penting (6), husn (6), qubh (6), melawan (6), bernama (6), kalian (6), pasukan (6), peristiwa (6), selain (6), raya (6), tsb (6), kemunculan (5), berbeda (5), irak (5), tempat (5), keduanya (5), menjadikan (5), berkaitan (5), hukum (5), kemudian (5), sampai (5), menggunakan (5), cara (5), ijma (5), mungkin (5), ulama (5), ahlusunnah (5), termasuk (5), pernah (5), agar (5), menyatakan (5), berikut (5), kami (5), lahir (5), akal (5), dunia (5), benar (5), tetap (5), rasional (5), sayidina (5), sejarah (5), dikenal (5), berbuat (5), khalifah (5), musuh (5), abadh (5), datang (5), prinsip (5), semoga (5), mempercepat (5), karbala (5), buta (5), abad (4), madinah (4), umum (4), selama (4), risalah (4), langsung (4), sebutan (4), adapun (4), dijadikan (4), tapi (4), lahiriah (4), istilah (4), mendapat (4), menganggap (4), sebelumnya (4), malik (4), segala (4), seluruh (4), meyakini (4), berasal (4), sekali (4), ash (4), akhirnya (4), saja (4), fatwa (4), yusuf (4), amr (4), ziyad (4), hanafi (4), abbas (4), umar (4), empat (4), menurut (4), manshur (4), maturidi (4), 260 (4), teologi (4), keyakinan (4), dirinya (4), tentang (4), berdasarkan (4), argumen (4), argumentasi (4), serta (4), ketiga (4), harus (4), menjaga (4), hamba (4), semesta (4), juwaini (4), lantaran (4), khususnya (4), muslimin (4), duta (4), muawiyah (4), membentuk (4), hidup (4), memisahkan (4), abi (4), kepemimpinan (4), ubaidillah (4), pertempuran (4), perang (4), sedang (4), jalan (4), suku (4), tak (4), terakhir (4), 2010 (4), mandi (4), ahlulbait (4), kemunculannya (4), kepadanya (4), menjalankan (4), setiap (4), kebahagiaan (4), merayakan (4), swt (4), abasa (4), terjemahan (4), memberitahu (4), membersihkan (4), mendapatkan (4), dgn (4), demi (3), halnya (3), mekkah (3), sehingga (3), mempengaruhi (3), karya (3), ushul (3), karyanya (3), pengkhususan (3), terkadang (3), binatang (3), takwil (3), ikhtilaf (3), mengemukakan (3), ijtihad (3), dicatat (3), bentuk (3), teori (3), kasus (3), sebagaimana (3), kaitannya (3), sesungguhnya (3), kufah (3), tetapi (3), shadiq (3), penjara (3), berada (3), pribadi (3), iman (3), bertambah (3), ikhtiar (3), bebas (3), muridnya (3), bidang (3), wal (3), far (3), referensi (3), hakikat (3), pihak (3), tokoh (3), kendati (3), hasil (3), diambil (3), keempat (3), pengenalan (3), keberadaan (3), materi (3), membuktikan (3), kaif (3), tanpa (3), bagaimana (3), jabr (3), sisi (3), kemampuan (3), berperan (3), penciptaan (3), satunya (3), ciptaan (3), layak (3), dipuji (3), dicela (3), jauhar (3), esensi (3), tujuan (3), peran (3), baqalani (3), ghazali (3), dinasti (3), begitu (3), syam (3), berkumpul (3), aliran (3), mardas (3), yazid (3), mengutus (3), terjadi (3), shalat (3), mayoritas (3), umayah (3), jabir (3), dakwah (3), muslim (3), maimun (3), dilakukan (3), muncul (3), kekhalifahan (3), syiah (3), kesamaan (3), hasyawiyah (3), bersifat (3), tafwidh (3), januari (3), tahu (3), kesebelas (3), sejati (3), dosa (3), biasa (3), doa (3), pagi (3), penolong (3), resmi (3), wafatnya (3), hujjah (3), perayaan (3), berarti (3), idul (3), sungguh (3), maktum (3), perhatikan (3), seharusnya (3), menegur (3), pengajaran (3), thd (3), maksum (3), tindakan (3), juni (3), afs (2), blog (2), postingan (2), lama (2), era (2), demikian (2), pelbagai (2), sedikit (2), pemikiran (2), tampak (2), kalinya (2), sistem (2), pendekatan (2), sesuai (2), mesir (2), pembatasan (2), merujuk (2), tekstual (2), sandaran (2), bahkan (2), jauh (2), membaca (2), basmalah (2), menyembelih (2), kontradiktif (2), hadist (2), berusaha (2), keras (2), bertentangan (2), ringkas (2), tabi (2), marfu (2), hujah (2), menegaskan (2), menilai (2), paling (2), prakteknya (2), dipengaruhi (2), ucapannya (2), sebuah (2), syariat (2), syar (2), kalau (2), dikembangkannya (2), kakek (2), budak (2), terbesar (2), dianut (2), pemerintahan (2), diminta (2), hakim (2), 150 (2), diberikan (2), mengenal (2), diriwayatkan (2), rasulullah (2), apa (2), mendukung (2), ibnu (2), dinisbatkan (2), sunnah (2), masyarakat (2), kekafiran (2), memperhatikan (2), sumber (2), qadha (2), qadar (2), matahari (2), kembali (2), toleransi (2), diantara (2), dawud (2), thai (2), asad (2), lui (2), karim (2), fiqh (2), menjelaskan (2), maula (2), cetakan (2), terbit (2), imamul (2), dzham (2), guru (2), garis (2), agung (2), terbentuknya (2), perselisihan (2), penentangan (2), dikucilkan (2), baghdad (2), 333 (2), samarqand (2), terdapat (2), sepakat (2), musa (2), jubai (2), terdahulunya (2), ibanah (2), mengandung (2), kritik (2), hanbal (2), ala (2), judul (2), naqli (2), misalnya (2), zat (2), fakhrudin (2), razi (2), burhan (2), imkan (2), ajsam (2), kemungkinan (2), radh (2), teologis (2), huduts (2), barunya (2), bagian (2), determinasi (2), milik (2), mewujudkan (2), sarana (2), maslahat (2), condong (2), melalui (2), peluang (2), dahulu (2), mortal (2), pembuktian (2), antaranya (2), haramain (2), fakhrurrazi (2), bermazhab (2), meliputi (2), buruknya (2), tangan (2), berpandangan (2), sebaliknya (2), hati (2), makhluk (2), melihat (2), ismail (2), duduk (2), sadar (2), memprotes (2), hakamiyah (2), mulanya (2), jumlah (2), berperang (2), berbagai (2), komunitas (2), relatif (2), kurang (2), ekstrem (2), pasca (2), syahidnya (2), thalib (2), pemberontakan (2), penguasa (2), bawah (2), puluh (2), keluar (2), menuju (2), ahvaz (2), sebelum (2), muka (2), hadapan (2), berhasil (2), mengalahkan (2), menumpas (2), jumat (2), memperoleh (2), mengirim (2), melaksanakan (2), semenjak (2), kematian (2), fondasi (2), pemuka (2), turut (2), masih (2), rakyat (2), kecenderungan (2), bermula (2), zaid (2), tsaqafi (2), penduduk (2), pemimpin (2), jalandi (2), penyempalan (2), disebabkan (2), berafiliasi (2), serupa (2), boleh (2), hafshiyah (2), semata (2), menganut (2), akhir (2), zaman (2), memberi (2), shiffin (2), perihal (2), akibat (2), versi (2), utsmaniyah (2), alawiyah (2), wahabiyah (2), pertentangan (2), mereformasi (2), usia (2), mengikuti (2), dilihat (2), had (2), mutlak (2), pula (2), tasybih (2), tajsim (2), tingkat (2), hanbaliyah (2), khabariyah (2), konsep (2), meski (2), dzati (2), mustahil (2), mampu (2), buruk (2), persoalan (2), pendiri (2), ishaq (2), qummi (2), menanyakan (2), diberi (2), mendengar (2), laki (2), arah (2), panji (2), mencapai (2), mengingat (2), janji (2), sisa (2), tanggung (2), jawab (2), mana (2), selalu (2), tugas (2), keduabelas (2), alasan (2), mengapa (2), merayakannya (2), mengumumkan (2), apakah (2), cukup (2), kesedihan (2), zainal (2), abidin (2), pembalasan (2), pembunuh (2), menembakkan (2), panah (2), kali (2), kegembiraan (2), keluarga (2), tragedi (2), fatimah (2), itulah (2), rumah (2), kehadiran (2), pekan (2), menandai (2), disebutkan (2), bulan (2), beriman (2), februari (2), ditegur (2), masamnya (2), berdakwah (2), surat (2), bahasa (2), bukan (2), sebenarnya (2), harusnya (2), bukannya (2), kesimpulan (2), bukanlah (2), ingin (2), celaan (2), mau (2), gagal (2), berjalan (2), bukankah (2), menyelamatkan (2), berdosa (2), sia (2), dong (2), membelah (2), sudah (2), saatnya (2), berpikir (2), sss (2), skip (2), lihat, profil, lengkapku, menginginkan, terlibat, hambasahayanya, siap, berkorban, tegak, syiar, gemilang, mengenai, daftar, langganan, atom, beranda, sosok, dekade, hijriah, dikatakan, produk, lokal, mencari, keliling, manca, negara, yaman, dikunjunginya, ditulisnya, perjalanan, merumuskan, kaidah, tersusun, sistematik, bagus, dilakukannya, tradisional, digagas, ashabul, pijakan, menulis, pembahasan, menyelesaikan, bertumpu, berkonsekuensi, sentris, berkenaan, keumuman, berhadapan, memaknai, ungkapan, contoh, tasmiyah, hewan, janganlah, memakan, menyembelihnya, 121, berpijak, linguistik, mengesampingkan, membolehkan, sengaja, istimewa, mengumpulkan, mengatasi, kontradiksi, dijelaskannya, terperinci, defenisi, sempit, mewakili, sangat, auzai, bertaklid, mengutamakan, ketimbang, mengecualikan, siroh, perilaku, syaikhan, nabawi, menentukan, menyimpangkan, indikasi, zahirnya, muawwal, ditakwilkan, bukti, perlu, sini, disamping, penggunaan, dilandasi, sah, rendah, penggunaannya, terbatas, darurat, ketiadaan, nas, pengguna, kental, penalaran, mengkritik, barangsiapa, menetapkan, penafsir, membatasi, berpegangan, membandingkan, dikembangkan, cermin, konservatif, ruang, lingkup, lengkap, zuthi, marzaban, keturunan, iran, kabul, mawali, dimerdekakan, hanaifah, dilahirkan, hijrah, pendapatnya, ditolak, kalangan, menceritakan, berjumpa, bagir, ayah, menyimpang, mansur, abbasi, qodhi, permintaan, dijebloskan, disiksa, racun, padanya, umumnya, fuka, reformis, istinbath, lainnya, sekiranya, pastilah, katakan, hadit, mutawatir, khabar, mufrad, tegas, ditolaknya, dituturkan, khaldun, bahwasanya, sekian, diterima, dipercaya, latarbelakang, fikh, urf, adat, tradisi, berlaku, dikalangan, kufr, berkurang, tashdiq, pembenaran, inkar, pengingkaran, kajian, jab, berkeyakinan, beramal, pantulan, cahaya, ciri, khas, dikeluarkan, peneliti, transparansi, ketegasan, perkembangannya, zafar, hudail, ath, qadhi, muthi, balhi, syaibani, bajli, putranya, humad, mubarak, jarud, naisaburi, abdul, jarjoni, waki, musnad, dikumpulkan, maharij, periwayatan, menisbatkan, kaprah, diantaranya, akbar, asli, lim, muta, alim, absath, anas, idris, hambal, akromah, 104, atho, rubah, 114, 117, hamad, sulaiman, 129, zuhail, 158, qub, anshari, 182, syi, 189, kufi, 204, fuad, abdulnabi, murjan, didalam, ihya, kutubul, damaskus, 1900, syukah, mustafa, imatul, beirut, 1985, kamus, nadhim, kardari, manaqibul, khotib, bagdadi, thariqh, bagdad, jilid, ternama, pelopor, tertib, bersandar, menamakan, metodologinya, cenderung, mengedepankan, pribadinya, mengeluarkan, keterangan, belajar, terpandang, tolak, ukur, meneliti, proses, kinerja, dijadikannya, perubahan, landasan, penyingkapan, memicu, adanya, provokasi, mutawakkil, lahirlah, penghujung, keenam, thahawi, 331, menentang, keturunannya, mempelajari, menimba, mengkaji, pelajaran, mengkritisi, penakwil, kecenderungannya, luma, rad, ahl, zaigh, bida, diyanah, khaudh, ilm, maqalat, islamiyyin, mushallin, seputar, dipilih, menunjukkan, kombinasi, bab, tauhid, penambahan, pandangannya, filosofis, digunakan, diyakini, bila, substansi, jelas, usaha, penafsiran, qudrah, macam, fungsi, merasakan, kebebasan, berbarengannya, tentunya, kesempurnaan, kekurangan, madharat, struktur, atomisme, fard, mortalitas, aradh, imortal, abadi, perkara, jasmani, ruhani, bakar, penulis, tamhid, baidhawi, sayyid, syarif, jurjani, hakikatnya, sengitnya, pendukung, belakangan, dukungan, saljuqi, khaje, nidham, mulk, thusi, dominan, ahlussunah, mengacu, perhatian, khalayak, antropologi, menurutnya, mandiri, perintah, larangan, lah, kosmologi, salbi, negatif, tsubuti, ikhbari, mata, qalbi, mirip, sufi, asakir, ditulis, kemustahilan, menghindari, penisbatan, keburukan, konvensional, sorotan, menelaah, rasul, memutuskan, kebenaran, menipu, dikecoh, tersendiri, kian, harura, menelan, kekalahan, tertua, minoritas, dikaji, sudut, pandang, penilaian, terhadapnya, terpencil, independen, pengaruh, adyah, azariqah, poros, induk, amirul, mukminin, dibebaskan, beserta, tepatnya, asak, sana, aslam, zur, ribu, prajurit, menghentikan, dimulai, musuhnya, kenapa, memerangi, kerusakan, bumi, menghunus, pedang, alhasil, memaksa, melarikan, berikutnya, berjumlah, 4000, darabjard, fars, kemajuan, waktu, tiba, pesan, menunda, menyerbu, membunuh, nafi, arzaq, setuju, bersikukuh, tinggal, kabilah, tamim, thabari, shirm, berwawasan, menyetujui, data, akurat, kelahiran, peletak, senantiasa, diagung, agungkan, pembesar, junjungan, tahqiq, dipastikan, kehidupan, terbunuhnya, habis, berjuang, mempertahankan, bertahan, menetap, tanzania, zanjibar, afrika, utara, permulaan, gerakan, menyebarkan, diasingkan, hajjaj, menyambut, azd, sambutan, mengangkat, mas, jaifar, azdi, lepas, perpecahan, beragam, menyempal, kultur, politik, sosial, dibolehkannya, menjual, sahaya, wanita, kafir, wanitanya, berargumen, 275, surah, baqarah, menghalalkan, jual, beli, memuaskan, hafsh, miqdam, kunyah, julukan, berupa, harits, abadhi, takdir, anis, dihapus, ajam, non, arab, yazidiyah, haritsiyah, maimuniyah, ibrahimiyah, wahbiyah, cabang, terputusnya, silsilah, 132, 750, kekacauan, pemerintah, pusat, mimpi, terdahulu, wilayah, amat, luas, berjihad, disimpulkan, pembangkangan, ibadhiyah, sempalan, tamimi, golongan, memberontak, polemik, nyaris, terdengar, abdulaziz, disematkan, utsman, bercabang, terpenting, centris, murjiah, berinisiatif, menghadapi, buah, reformasi, jama, khusus, 324, 300, mengadakan, perbaikan, mendirikan, berlawanan, berkiblat, kebanyakan, urutan, historis, imamah, saling, sepaham, batas, qiyam, berdiri, sejenisnya, tingkatan, nafsi, lafdhi, lafal, membedakan, rangka, mengembangkan, menempuh, jumud, dhawahir, memerhatikan, jarang, mendasar, memunculkan, penyerupaan, dekat, tanzih, penyucian, simbol, sepenuhnya, gabungan, alah, yadullah, dll, menyerahkan, maknya, menakwilkan, makrifat, wajib, kewajiban, mengingkari, berlandaskan, berasaskan, tingkatannya, wadah, menghindar, problem, solusi, bertindak, menafikan, intervensi, kekuasaan, pelaku, kasib, perbuatannya, adliyyin, membagi, membebankan, taklif, zalim, kesimpulannya, tergabung, pembagian, diklasifikasikan, parameter, sezaman, didirikan, daerah, maturid, dibagi, sepanjang, kesaksian, hubungan, senin, islamic, insight, ezsoftech, tamunya, mengunjungi, cincinnya, bersinar, rumahnya, mengenakan, pakaian, memakai, wewangian, alasannya, kesepuluh, hadi, hamadani, yahya, baghdadi, mengunjunginya, sibuk, ghusl, berakhir, keluargaku, namanya, namaku, bendera, hijau, khurasan, bergabunglah, memperjuangkan, semangat, tinggi, peringkat, tertinggi, ketakwaan, seseorang, dianggap, populasi, 100, 000, takwa, daripadanya, tentu, salman, dzar, ammar, yasir, syuhada, karakter, menjauh, puas, kondisi, memperbarui, setia, janjiku, masukkan, aku, penolongnya, pembelanya, memenuhi, harapan, perintahnya, jadikanlah, berlindung, tertindas, penguat, agama, salawat, tercurahkan, keluarganya, ahd, berdoa, kokoh, kelalaian, memasukkan, ilahi, amin, sejak, kepemimpinannya, mengingatkan, keberadaannya, ayahnya, sekaligus, keimamahannya, lima, keimamahan, suka, cita, eid, syaja, kemuliaan, kehormatan, kejayaan, rahmat, dinamai, revolusinya, masjid, maksumin, hanyalah, beruntung, punya, kesempatan, pembantaian, sahabatnya, tersenyum, menyesuaikan, kitabullah, mengambil, merusak, membela, lemah, kuat, penindas, mukhtar, ubaidullah, ats, memulai, peperangan, tentara, dikomandani, memberikan, khutbah, luar, butuh, malam, lagi, beribadah, hai, warga, jadilah, saksi, pengadilan, akulah, muharam, saad, waqas, terpulihkan, anggota, terus, menerus, berduka, bersedih, kesyahidan, sehubungan, pentingnya, terlihat, senyum, firaun, dihancurkan, keadaan, runtuh, kezaliman, menghancurkan, mencintai, firman, kenyataan, berfirman, quranul, apapun, keadaannya, tidaklah, membuat, revolusi, mauled, sepekan, persatuan, usbû, wahdah, rabiulawal, ayatullah, khomeini, bersejarah, sejarawan, menyebutkan, 570, pengamat, mohon, keadilan, tunjukkan, dirayakan, hujjat, ziarah, darah, tertumpah, mengenang, mengganti, kain, hitam, hikmah, abul, fadhl, sayidah, sumah, tanah, salâmullâh, alaihim, memperingati, enam, suci, ridha, sekedar, menyedihkan, klimaksnya, setelahnya, menghormati, putri, ied, pencinta, kamis, diajari, datangi, dijelaskan, siapa, pelakunya, indonesia, tanda, kurung, tambahan, simak, arabnya, logis, berbunyi, disini, ikuti, jadi, tahukah, barangkali, manfaat, penyebab, hendak, pencerahan, sang, merasa, serba, melayaninya, padahal, atasmu, kepadamu, bersegera, takut, mengabaikannya, jangan, peringatan, mengajari, miskin, hina, mengajarkan, kalimat, kaya, mendengarkan, bawakan, mudah, dipahami, usah, bersusah, payah, meneruskan, layani, walau, nantinya, menjawab, pertanyaan, justru, pujian, aisyah, alquran, didampingi, dlm, diucapkan, wahyu, nafsunya, logisnya, masuk, membimbing, menyuruh, astaghfirullah, hadir, firmannya, analisa, dinyatakan, mengorbankan, sbg, tiada, sempat, sepeninggal, rekayasa, menjelekkan, dada, kekotoran, jiwanya, isra, miraj, kotornya, membersihan, sebersih2nya, dadanya, persiapan, usuwah, umatnya, bertobat, fitnah, sayangnya, termakan, tipuan, logika, ataukah, wata, walla, rabu, desember, 2008, maret, april, juli, agustus, 2009, arsip, sidebar, main,
Text of the page (random words):
masam sebab allah menegaskan dalam firmannya dia bermuka masam dan berpaling dan bukannya kamu bermuka masam dan berpaling dalam berbagai analisa dinyatakan bahwa tindakan para ulama mengorbankan nabi sbg yang bermuka masam tiada lain adalah untuk menyelamatkan muka petinggi bani umayyah tsb yang sempat menjadi khalifah sepeninggal nabi saw adalah rekayasa dari kekhalifahan umayyah semata untuk menyelamatkan nama baik suku mereka dgn menjelekkan nabi saw sayangnya mayoritas umat islam banyak yang termakan tipuan tsb sudah saatnya kita sadar dan berpikir dgn logika apakah nabi seorang yg berdosa ataukah seorang yg maksum jika nabi seorang yg berdosa lalu sia sia dong tindakan allah membelah dada nabi untuk membersihkan dari segala kekotoran jiwanya ketika isra miraj berarti allah pun gagal dalam membersihkan sifat sifat kotornya nabi dong bukankah allah membersihan nabi sebersih2nya dgn membelah dadanya sebagai persiapan dalam berdakwah agar dapat dijadikan usuwah yang baik bagi umatnya sudah saatnya kita berpikir dan bertobat atas fitnah terbesar ini diposting oleh cinta islam di 18 00 5 komentar kamis 25 februari 2010 hari raya zahra hari raya zahra masa dua bulan yang menyedihkan mencapai klimaksnya pada hari wafatnya imam kesebelas imam hasan al askari pada tanggal 8 rabiul awal satu hari setelahnya menurut riwayat adalah hari ied perayaan bagi pencinta ahlulbait as dikenal sebagai idul zahra hari ini menghormati putri nabi muhammad saw sebagai hari kegembiraan dan kebahagiaan bagi orang orang beriman sekedar mengingat 70 hari sebelumnya kita memperingati syahidnya tidak kurang dari enam manusia suci nabi muhammad imam hasan imam husain imam zainal abidin imam ridha dan imam askari salâmullâh alaihim selain itu kita juga mengenang wafatnya pribadi pribadi seperti abul fadhl abbas bin ali sayidah ma sumah dan para sahabat imam husain di tanah karbala akhirnya setelah masa kesedihan kita mengganti kain hitam dan kembali untuk melaksanakan hikmah selama akhir bulan ini salah satu hal penting adalah kita menandai hari pertama kepemimpinan imam kita yang masih hidup al hujjat bin hasan al askari semoga allah mempercepat kemunculannya sebagaimana yang disebutkan dalam doa ziarah dan riwayat kemunculan imam keduabelas akan menandai pembalasan atas darah yang tertumpah di karbala dengan peristiwa penting ini kita merayakan idul zahra dan dengan sungguh sungguh kita mohon kepada allah swt untuk mempercepat kemunculan hujjah terakhir nya melalui keadilan yang akan imam tunjukkan hari ini akan benar benar dirayakan sebagai id fatimah az zahra dan seluruh pengikutnya yang sejati pengamat sejarah menyatakan empat peristiwa bersejarah penting pada tanggal 9 rabiul awal pertama beberapa sejarawan berpendapat bahwa nabi muhammad lahir pada tanggal 9 rabiul awal terdapat dua pendapat lain 12 rabiul awal dan 17 rabiul awal bagi syiah riwayat yang paling terkenal adalah yang menyebutkan bahwa nabi muhammad saw lahir pada tanggal 17 rabiul awal 570 m apapun keadaannya tanggal tidaklah membuat perbedaan besar karena ayatullah khomeini pendiri revolusi islam telah mengumumkan pekan antara 9 dan 17 rabiulawal sebagai usbû al wahdah berarti pekan persatuan di antara umat muslim umat muslim seluruh dunia diminta untuk bersama sama dan merayakan mauled nabi muhammad selama sepekan kedua sehubungan dengan pentingnya hari ini dicatat bahwa nabi muhammad sendiri terlihat senyum dan merayakan sekali dengan berkumpul di kota madinah pada hari ini ketika kehadiran imam ali imam hasan dan imam husain kemudian berkata pada hari inilah allah swt akan menghancurkan musuh musuh kalian dan musuh musuh kakek kalian dan pada hari inilah ketika allah swt akan menerima perbuatan pengikut kalian dan mereka yang mencintai kalian inilah hari ketika firman allah menjadi kenyataan di mana ia berfirman dalam quranul karim maka itulah rumah rumah mereka dalam keadaan runtuh disebabkan kezaliman mereka qs 27 52 dan pada hari inilah firaun masa ahlulbait akan dihancurkan ketiga tanggal 9 rabiul awal juga dikenal sebagai idul zahra berarti perayaan fatimah az zahra as karena 3 4 tahun setelah tragedi karbala pada hari inilah kegembiraan dan kebahagiaan terpulihkan dalam keluarga ahlulbait as dari tragedi karbala pada tahun 61 h hingga hari ini anggota keluarga nabi muhammad saw terus menerus berduka dan bersedih atas kesyahidan imam husain as umar bin saad bin abi waqas adalah pembunuh imam husain yang pertama kali menembakkan panah ke arah imam husain pada tanggal 9 muharam 61 h yang dengan itu memulai secara resmi peperangan melawan imam husain as dan ia menyatakan hai warga kufah dan syam jadilah saksi dengan ini pada hari pengadilan bahwa akulah orang pertama yang menembakkan panah kepada husain kemudian imam husain mengatakan kepada tentara yazid yang dikomandani umar setelah memberikan khutbah yang luar biasa bahwa beliau butuh satu malam lagi untuk beribadah mukhtar bin ubaidullah ats tsaqafi mengumumkan tujuan revolusinya di masjid kufah saya akan menyesuaikan kepada kitabullah dan sunah nabi nya saya akan mengambil pembalasan terhadap pembunuh imam husain saya akan berperang melawan mereka yang merusak hukum allah saya akan membela kaum lemah atas kaum kuat penindas hanyalah orang yang beruntung yang punya kesempatan untuk merayakan id ini inilah hari ketika pertama kalinya setelah pembantaian imam husain dan para sahabatnya imam ali zainal abidin dapat tersenyum apakah alasan ini tidak cukup untuk merayakannya karena kebahagiaan kita bersama kebahagiaan maksumin dan kesedihan kita juga untuk mereka karena 9 rabiul awal adalah hari kemuliaan kehormatan kejayaan dan rahmat inilah hari raya besar yang juga dinamai eid asy syaja keempat atau terakhir 9 rabiul awal adalah hari pertama bagi keimamahan al hujjah bin hasan al askari semoga allah mempercepat kemunculannya sebuah hari suka cita dan perayaan benar bahwa seorang imam menjadi imam sejak lahir tapi setiap imam menjalankan peran resmi atas kepemimpinannya setelah wafatnya imam sebelumnya alasan mengapa kita merayakannya khususnya al hujjah bin hasan adalah untuk mengingatkan diri kita atas keberadaannya dan tanggung jawab kita kepadanya ayahnya sekaligus imam kesebelas imam hasan al askari wafat pada tanggal 8 rabiul awal 260 h dan imam keduabelas imam mahdi menjalankan keimamahannya secara resmi pada usia lima tahun pada tanggal 9 rabiul awal 260 h kita berdoa kepada allah untuk menjaga agar kita tetap kokoh pada jalan nya dan agar selalu menjaga kita dari kelalaian dalam menjalankan tugas tugas kita kepada nya dan imam muhammad al mahdi semoga allah mempercepat kemunculannya dan juga memasukkan kita ke dalam penolong dan sahabat imam mahdi ilahi amin salah satu cara agar kita berusaha menjadi sahabat imam mahdi afs adalah menjalankan tanggung jawab yang ada pada diri kita termasuk membaca doa al ahd janji setiap pagi di mana kita mengatakan ya allah sesungguhnya saya memperbarui janji setia pagi pagi hari ini dan semua hari sisa sisa janjiku ya allah masukkan aku di antara penolongnya pembelanya yang memenuhi harapan dan perintahnya ya allah jadikanlah ia sebagai tempat berlindung bagi hamba mu yang tertindas penolong bagi mereka yang tidak memiliki penolong selain mu penguat ilmu agama mu dan sunah nabi mu semoga salawat allah tercurahkan kepadanya dan keluarganya selain doa tentu saja kita harus juga menjadi sahabat sejati imam zaman dengan mengingat salman abu dzar ammar bin yasir dan malik yang menjadi sahabat imam ali begitu juga dengan para syuhada karbala yang merupakan sahabat sejati imam husain kita harus membentuk karakter kita dalam jalan yang benar ini dan menjauh dari dosa kita tidak boleh puas dengan kondisi sekarang atau menjadi biasa biasa saja imam shadiq as pernah berkata seseorang tidak dianggap sebagai pengikut kami jika ia hidup di suatu kota dengan populasi 100 000 dan ada orang yang lebih takwa daripadanya kita harus menjaga konsep ini dalam hati dan memperjuangkan dengan semangat tinggi untuk mencapai peringkat tertinggi dalam ketakwaan hadis tentang imam muhammad al mahdi semoga allah mempercepat kemunculannya dunia tidak akan berakhir kata nabi muhammad saw sampai seorang laki laki dari keluargaku ahlulbait dan namanya seperti namaku akan menjadi pemimpin dunia ketika kalian melihat bendera hijau dari arah khurasan maka bergabunglah bersama mereka bagi imam allah akan bersama panji panji yang akan disebut al mahdi terakhir dan ini penting ahmad bin ishaq al qummi adalah seorang sahabat besar dari imam kesebelas imam hasan askari as pada tanggal 9 rabiul awal muhammad hamadani dan yahya baghdadi datang mengunjunginya dan diberi tahu bahwa ahmad sedang sibuk melakukan ghusl mandi pada hari itu ketika mereka menanyakan tentang mandi apa itu mereka diberi tahu bahwa ahmad mendengar dari imam kesepuluh imam hadi as yang berkata tanggal 9 rabiul awal adalah hari raya inilah hari raya besar kita dan hari raya pengikut kami setelah melakukan mandi ahmad bin ishaq al qummi mengatakan kepada tamunya saya telah melakukan mandi karena hari ini adalah id 9 rabiul awal saya mengunjungi imam hasan askari pada hari ini dan memperhatikan cincinnya bersinar orang orang di rumahnya mengenakan pakaian baru dan memakai wewangian ketika saya menanyakan alasannya imam askari berkata hari ini tanggal 9 rabiul awal inilah hari id bagi kita dan pengikut kita sumber ezsoftech dan islamic insight diposting oleh cinta islam di 00 05 tidak ada komentar senin 25 januari 2010 hubungan antara maturidiyah dan asya irah sepanjang kesaksian sejarah pada masa kekhalifahan muawiyah umat islam dikenal dalam dua kelompok yaitu alawiyah dan utsmaniyah setelah itu akibat beberapa peristiwa di masa umar bin abdulaziz versi pertama atau di masa kekhalifahan bani abbas versi kedua istilah ahlussunnah disematkan kepada utsmaniyah para pengikut utsman sementara alawiyah para pengikut ali tetap disebut dengan nama pertama mereka yaitu syiah secara umum umat islam dibagi menjadi dua kelompok utama ahlussunnah dan syiah ahlussunnah bercabang kepada beberapa mazhab kalam teologi yang terpenting di antaranya adalah mu tazilah ahlul hadits hadis centris asya irah maturidiyah dan wahabiyah mu tazilah adalah hasil dari pertentangan antara keyakinan khawarij dan murjiah sebelum mazhab kalam asya irah dan maturidiyah muncul komunitas ahlussunnah mengikuti dua mazhab mu tazilah dan ahlul hadits atau hanbaliyah akibat pertentangan keyakinan antara mu tazilah dan ahlul hadits para ulama ahlussunnah berinisiatif untuk mereformasi mazhab mereka khususnya untuk menghadapi prinsip prinsip kalam mu tazilah buah dari reformasi ini adalah kemunculan dua mazhab baru bernama asya irah dan maturidiyah sehingga di masa ini istilah ahlussunnah wal jama ah khusus diberikan kepada dua mazhab terakhir ini pendiri mazhab asya irah adalah abu al hasan ali bin ismail asy ari ia lahir pada tahun 260 h di bashrah dan wafat tahun 324 h di baghdad sampai usia empat puluh tahun ia adalah salah satu murid abu ali jubai yang mendukung mazhab mu tazilah abu hasan asy ari keluar dari mazhab mu tazilah pada tahun 300 h setelah mengadakan beberapa perbaikan dalam ajaran ahlul hadits abu hasan asy ari mendirikan mazhab baru yang berlawanan dengan ahlul hadits dan juga mu tazilah dalam bidang fikih abu hasan asy ari mengikuti mazhab syafi i di masa sekarang sebagian besar pengikutnya juga berkiblat kepada imam syafi i dalam masalah hukum sezaman dengan mazhab asya irah maturidiyah didirikan oleh abu manshur muhammad bin muhammad maturidi di daerah maturid samarqand untuk melawan mazhab mu tazilah abu manshur maturidi wafat 333 h menganut mazhab abu hanifah dalam masalah fikih oleh sebab itu kebanyakan pengikutnya juga bermazhab hanafi ada banyak kesamaan antara dua mazhab ini keduanya termasuk dalam aliran ahlussunnah terkait kepemimpinan para khalifah setelah nabi saw sesuai urutan historis yang telah terjadi keduanya memiliki pandangan serupa juga tak ada perbedaan dalam pandangan mereka terhadap para penguasa bani umayah dan bani abbas dalam semua sisi masalah imamah pun mereka saling sepakat keduanya juga sepaham bahwa allah bisa dilihat tanpa kaif cara had batas qiyam berdiri wa qu ud duduk dan hal hal sejenisnya berbeda dengan hasyawiyah dan ahlul hadits yang berpendapat bahwa allah seperti selain nya bisa dilihat dengan kaif dan had dalam hal kalam allah al quran kedua mazhab ini juga memiliki pandangan sama yaitu bahwa kalam nya memiliki dua tingkatan pertama adalah kalam nafsi yang bersifat qadim dahulu dan kedua adalah kalam lafdhi lafal yang bersifat hadits baru ini adalah pendapat moderat dari kedua mazhab ini yang berada di antara pendapat mu tazilah bahwa kalam allah hadits secara mutlak dan pendapat ahlul hadits bahwa kalam nya qadim secara mutlak ringkas kata asya irah dan maturidiyah memiliki banyak kesamaan pandangan dalam masalah akidah namun di saat yang sama ada pula beberapa perbedaan dalam prinsip prinsip teologis dua mazhab ini yang membedakan mereka satu sama lain dalam rangka mereformasi dan mengembangkan akidah ahlussunnah di hadapan mu tazilah abu hasan asy ari menempuh jalan imam ahmad bin hanbal dalam banyak kasus ia memilih sikap jumud ala dhawahir hanya memerhatikan sisi lahiriah dan jarang menggunakan akal dan argumentasi namun abu manshur maturidi menjadikan metode abu hanifah sebagai dasar teologi ahlussunnah dan banyak menggunakan argumentasi rasional perbedaan mendasar dalam metode ini pula yang memunculkan perbedaan pendapat antara teologi maturidiyah dan asya irah dalam sebagian masalah karena itu metode maturidiyah lebih jauh dari tasybih penyerupaan tuhan dengan makhluk dan tajsim menganggap tuhan memiliki bentuk seperti materi serta lebih dekat kepada tanzih penyucian sementara metode asya irah lebih condong kepada tasybih dan tajsim parameter utama dalam perbedaan mazhab mazhab ahlussunnah adalah masalah husn wa qubh aqli baik dan buruk rasional dan persoalan persoalan terkait akal dan argumen rasional jika mu tazilah disebut sebagai simbol husn wa qubh aqli maka maturidiyah berada di tingkat kedua asya irah di tingkat ketiga sementara hasyawiyah menolak sepenuhnya masalah husn wa qubh aqli sedangkan wahabiyah adalah mazhab baru gabungan dari hasyawiyah dan hanbaliyah perbedaan perbedaan antara maturidiyah dan asya irah bisa diklasifikasikan sebagai berikut terkait sifat sifat khabariyah sifat sifat alah yang tersebut dalam al qur an seperti yadullah tangan allah dll asya irah meyakini makna lahiriah ayat tanpa takwil dan tafwidh menyerahkan maknya kepada allah sedangkan maturidiyah menerima tafwidh dan menolak takwil sementara prinsip mu tazilah dalam masalah ini adalah menakwilkan sifat sifat khabariyah asya irah menganggap makrifat allah wajib berdasarkan al quran dan sunnah sementara maturidiyah seperti halnya mu tazilah berpendapat bahwa kewajiban mengenal allah bersifat rasional karena asya irah mengingkari husn wa qubh aqli maka mereka berpendapat bahwa perbuatan allah tidak berlandaskan tujuan namun maturidiy...
|