If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: khmunaharmuchtarhs.wordpress.com - KH. Munahar Muchtar HS | Dawah.

site address: khmunaharmuchtarhs.wordpress.com

site title: KH. Munahar Muchtar HS Dawah Rahmatan Lilalamin, Menuju Ketenangan Jiwa & Kekuatan Iman

Our opinion (on Wednesday 08 July 2026 21:04:47 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments

Meta tags:
description=Da wah Rahmatan Lilalamin, Menuju Ketenangan Jiwa & Kekuatan Iman;

Headings (most frequently used words):

dan, kh, munahar, muchtar, hs, tiada, hari, tanpa, al, quran, racun, kehidupan, penawarnya, hijrah, momentum, kebangkitan, umat, penyakit, hati, strategi, dakwah, kategori, arsip, tulisan, teratas, laman,

Text of the page (most frequently used words):
yang (223), dan (119), kita (116), allah (92), dengan (73), dalam (66), orang (62), ini (56), akan (55), tidak (52), kepada (50), dari (46), ada (41), untuk (40), itu (39), maka (39), nabi (37), adalah (34), anak (33), ketika (31), mereka (30), baik (29), karena (29), pada (26), apa (26), oleh (25), hati (24), lalu (24), menjadi (24), jika (23), harus (22), para (22), racun (20), dunia (20), kehidupan (19), bisa (18), rasul (18), satu (18), tapi (18), aku (18), budaya (17), dakwah (16), bahwa (16), masih (16), umat (15), hari (15), seorang (15), dai (15), dia (15), manusia (15), lain (15), selalu (15), quran (14), sampai (14), bin (14), hijrah (13), penawarnya (13), setiap (13), bagi (13), jangan (13), datang (13), sahabat (13), kemudian (13), rasulullah (12), waktu (12), kamu (12), tahun (12), sudah (11), sehingga (11), pun (11), berdakwah (11), agar (11), umar (11), itulah (11), berkata (11), memberikan (10), mungkin (10), bagaimana (10), lakukan (10), antara (10), besar (10), kecil (10), sebab (10), kedua (10), pernah (10), pertama (10), musa (10), nikmat (10), tanpa (9), segala (9), hal (9), dapat (9), hidup (9), yatim (9), masuk (8), raudhatul (8), muta (8), allimin (8), strategi (8), penyakit (8), hanya (8), tetapi (8), artinya (8), akhlak (8), namun (8), bila (8), ketiga (8), suatu (8), salah (8), abdullah (8), setelah (8), malam (8), masjid (8), sebagai (8), alam (8), malaikat (8), komentar (7), sebuah (7), memiliki (7), sebagaimana (7), juga (7), sesuai (7), inilah (7), keluar (7), lebih (7), akhirnya (7), seseorang (7), bahkan (7), begitu (7), berbicara (7), tempat (7), bertanya (7), lidah (7), belum (7), langsung (7), semua (7), engkau (7), merupakan (7), tengah (7), abu (7), pendidikan (7), harta (7), album (6), dzikir (6), momentum (6), sifat (6), boleh (6), ingin (6), kafir (6), beliau (6), insya (6), menyampaikan (6), membaca (6), jiwa (6), diberikan (6), iman (6), tiga (6), hatinya (6), kembali (6), kata (6), umatnya (6), hamba (6), ternyata (6), ahli (6), surga (6), tahu (6), kenapa (6), doa (6), bertaubat (6), muhammad (6), saw (6), lagi (6), saat (6), laba (6), penuh (6), beriman (6), akhirat (6), ruh (6), zuhud (6), lima (6), janda (6), seperti (5), nama (5), kebangkitan (5), januari (5), 2009 (5), tausiyah (5), ditulis (5), tinggalkan (5), tantangan (5), tersebut (5), atas (5), mempunyai (5), terjadi (5), kalau (5), mengikuti (5), pula (5), zaman (5), sementara (5), pohon (5), pupuk (5), sebaliknya (5), banyak (5), barat (5), moral (5), kewajiban (5), dilakukan (5), sesungguhnya (5), kuat (5), baru (5), perbuatan (5), awalnya (5), tatkala (5), gambaran (5), beberapa (5), khmunaharmuchtarhs (5), sedangkan (5), ibadah (5), kami (5), sangat (5), berdoa (5), dikabulkan (5), hujan (5), kotor (5), seluruh (5), telah (5), tadi (5), atau (5), swt (5), terakhir (5), pelajaran (5), isa (5), surat (5), masyarakat (5), semangat (5), agama (5), jakarta (5), murid (5), zakaria (5), miliki (5), pengajian (5), mulai (4), munahar (4), muchtar (4), tiada (4), merasa (4), ilmu (4), dirinya (4), berhasil (4), perlu (4), disampaikan (4), saja (4), pengetahuan (4), air (4), rumah (4), paling (4), bersama (4), datangnya (4), sebagainya (4), sebagian (4), kemungkaran (4), melakukan (4), dosa (4), melihat (4), bersih (4), mendapat (4), kalimat (4), diterima (4), jadikan (4), kebaikan (4), menjawab (4), bangun (4), sholat (4), lainnya (4), menuju (4), perkataan (4), betapa (4), rasa (4), secara (4), berbagai (4), diri (4), tanda (4), ujian (4), ridho (4), siapa (4), kekuatan (4), apakah (4), diambil (4), kadang (4), benar (4), umur (4), islam (4), yunus (4), kapal (4), laut (4), rencana (4), selanjutnya (4), memalingkan (4), mengatakannya (4), ruhnya (4), bulan (4), lembaga (4), majelis (4), ustadzah (4), masnah (4), santunan (4), muharram (4), piatu (4), puasa (4), situs (3), wordpress (3), com (3), wajib (3), langganan (3), sekarang (3), saya (3), muballigh (3), jadwal (3), alfurqon (3), buku (3), silaturrahim (3), desember (3), 2008 (3), menghadapi (3), tauhid (3), akidah (3), galanya (3), menyelami (3), batasan (3), demikian (3), dahsyatnya (3), menghancurkan (3), bukan (3), luar (3), semuanya (3), mubaligh (3), mencegah (3), lurus (3), tutur (3), khusus (3), mendapatkan (3), digambarkan (3), bicara (3), masalah (3), akhir (3), tidur (3), rumahku (3), berjamaah (3), berpikir (3), kalian (3), menyebabkan (3), buruk (3), iri (3), dimiliki (3), surut (3), sebelum (3), obat (3), meluruskan (3), panjang (3), membuat (3), cepat (3), turun (3), gerangan (3), satunya (3), taubatnya (3), cobaan (3), berikan (3), capai (3), langkah (3), senantiasa (3), berharap (3), berkumpul (3), ashar (3), kemarin (3), siapakah (3), menyambut (3), ucapan (3), dua (3), arti (3), mukjizat (3), mati (3), hijriyah (3), tanggal (3), menentukan (3), alhamdulillah (3), maha (3), macam (3), keluarga (3), bangsa (3), perintah (3), dilemparkan (3), ikan (3), diperintahkan (3), derajat (3), pesantren (3), ulama (3), muridnya (3), iblis (3), serba (3), api (3), neraka (3), menghadap (3), fase (3), dzikrullah (3), penawar (3), zakat (3), menjadikan (3), mengajarkan (3), taklim (3), ibu (3), lihat (2), berlangganan (2), tamu (2), februari (2), jadi (2), menyeru (2), tetap (2), menjelang (2), ajal (2), terpenting (2), mendatangi (2), qurais (2), sampaikan (2), kesabaran (2), siap (2), pandai (2), sekitarnya (2), berjalan (2), keinginan (2), disamping (2), merasuki (2), siraman (2), tua (2), disiram (2), tumbuh (2), diberi (2), sesuatu (2), sedikit (2), negeri (2), kalah (2), sekadar (2), ditanamkan (2), merusak (2), disinilah (2), menanamkan (2), berasal (2), masuknya (2), hingga (2), sandaran (2), vertikal (2), berupaya (2), serta (2), kebenaran (2), mudah (2), biasa (2), khattab (2), akhlakul (2), karimah (2), menjalankan (2), pasti (2), sejarah (2), mengusir (2), mulia (2), sekalipun (2), sehari (2), selama (2), hidupnya (2), ingat (2), hendaklah (2), teladan (2), dakwahnya (2), mau (2), bicaralah (2), depan (2), berada (2), kebajikan (2), beruntung (2), sebaik (2), baiknya (2), tuan (2), melaksanakan (2), subuh (2), ibadahnya (2), amalan (2), pagi (2), perjalanan (2), jauh (2), batu (2), penasaran (2), berturut (2), turut (2), menyakiti (2), berbuat (2), wahai (2), bersyukur (2), karunia (2), terhadap (2), menjaga (2), takabur (2), syirik (2), dengki (2), manakala (2), berdzikir (2), mujarab (2), jelek (2), meminta (2), bermunajat (2), petunjuk (2), mengumpulkan (2), doanya (2), kelompok (2), kelompoknya (2), negara (2), diantara (2), adanya (2), tentu (2), cita (2), keberhasilan (2), mensyukuri (2), sambil (2), sebentar (2), dikenal (2), tiba (2), harinya (2), usai (2), gang (2), dianggap (2), diselamatkan (2), diperbolehkan (2), julukan (2), sakit (2), awal (2), diawali (2), sayyidina (2), amru (2), ash (2), berpendapat (2), ali (2), terlampau (2), mampu (2), menghitungnya (2), negatif (2), terasa (2), ayat (2), tak (2), jumlahnya (2), fasilitas (2), umurnya (2), tingkatkan (2), termasuk (2), dijadikan (2), peringatan (2), mengingatkan (2), kali (2), berkat (2), tenggelam (2), sama (2), sekedar (2), meringankan (2), bulat (2), suci (2), tanah (2), madinah (2), sendiri (2), melindunginya (2), maut (2), gua (2), membangun (2), terangkat (2), tergantung (2), pondok (2), mengharap (2), didapatkan (2), dijaga (2), walaupun (2), godaan (2), dapatkan (2), kejelekan (2), darinya (2), katakanlah (2), illallah (2), duduk (2), maksiat (2), berpakaian (2), hitam (2), kasih (2), sayang (2), membawa (2), kain (2), kafan (2), ditanya (2), langit (2), lewati (2), keempat (2), ketaatan (2), kelima (2), lalui (2), hakekatnya (2), ramadhan (2), mengingat (2), popularitas (2), lupa (2), sempat (2), infak (2), sedekah (2), kejar (2), kebahagiaan (2), nilai (2), dilaksanakan (2), kaum (2), taman (2), maghrib (2), fakir (2), miskin (2), mendirikan (2), semakin (2), kecilan (2), tokoh (2), pemberian (2), diharapkan (2), sejumlah (2), meski (2), acara (2), wah (2), rahmatan (2), lilalamin (2), ketenangan (2), rancang, web, surel, tulis, memuat, ciutkan, bilah, kelola, pembaca, laporkan, isi, daftar, privasi, punya, akun, login, daftarkan, blog, laman, tulisan, teratas, arsip, feb, juli, 2026, himmah, kategori, older, posts, bagimanapun, lamanya, bosan, lelah, merubah, mengganti, manhajnya, meridhoinya, konsisten, komitmen, low, profile, mendekati, dihormati, sahabatnya, keilmuan, didalam, sanubarinya, singkat, mendalami, menelaah, dalamnya, semacam, lancar, kiita, tertentu, tersendiri, tantantang, era, globalisasi, tinggi, intelektualisasi, perkembangan, terdalam, rohani, pupuknya, bagus, menghasilkan, diinginkan, tugas, menyejukkan, ibarat, pemilik, menyemaikan, berilah, takaran, pas, terlalu, sesuaikan, kondisi, condong, ketimbang, islami, menyeleksinya, muslim, menyeleksi, dilihat, pergaulannya, persen, televisi, internet, media, membentenginya, indonesia, maupun, ditutupi, mudahnya, terlena, laksanakan, bagaimanapun, kerasnya, dilupakan, ketahui, membolak, balikan, berikhtiar, membalikkannya, dianjurkan, rasullah, memang, resikonya, menyulitkan, mencegahnya, bertolak, belakanga, kemaksiatan, membenci, tergugah, nur, cahaya, diturunkan, dipegang, bertutur, lemah, lembut, rintangan, memakai, tolak, ukur, menentangnya, membunuhnya, ditunjukkan, memusuhinya, dipukul, sakitnya, lisan, memukul, karenanya, mengingatnya, olel, akal, menjelek, jelekkan, menjatuhkan, provokator, contoh, obyek, bencana, baginya, mendengarnya, sistim, otak, kemampuan, hikmah, bijaksana, pengusaha, ekonomi, pertanian, petani, ilmuan, audensi, keutamaan, khoiru, ummah, terbaik, segolongan, mengajak, menyuruh, ruf, mungkar, 104, ummat, ditampilkan, 110, bermalam, keluargaku, susah, silahkah, beginilah, tempatku, izin, memerhatikan, kapan, shalat, barulah, ikut, pulang, bekerja, menempuh, hanyalah, pembuat, dhuhur, bingung, berbeda, ibadahku, kemungkinan, jaga, lidahku, gunakan, gibah, memfitnah, berdusta, kotori, hatiku, kelebihan, disebelah, ikhtibar, dipisahkan, percaya, ria, otomatis, sebabnya, lisannya, peranan, penting, menghilangkan, supaya, tepat, menyebut, terdapat, terhalang, kemarau, panjangnya, musibah, diangkat, turunkan, berserah, mengakui, kesalahannya, kekasih, berdiri, memberi, mengabulkan, dipersilahkan, terdiam, bebuat, kuatir, menunduk, bertobat, diketahui, sekelilingnya, diijabah, terheran, umatmu, taubatan, nasuha, kuterima, kisah, disaat, menimpa, kedamaian, yakinlah, subhanallah, menyadari, inginkan, niat, sanubari, tertanam, mustahil, pertolongan, inayah, rabbul, izzati, kerjakan, semata, mata, sayangnya, bertafakur, meningkatkan, ketakwaan, melalui, perintahkan, menjauhkan, dilarang, nya, mudahan, fana, shalawat, salam, haturkan, keharibaan, junjungan, semoga, kelak, yaumil, kiamah, syafaat, terlimpah, sore, menunggu, mencari, terkejut, dekat, dicintai, tunggu, lama, masuklah, cukup, kalangan, sabahat, kampung, esok, mengira, yakin, dialah, orangnya, disebut, agak, mengatakan, tinggal, dinyatakan, diikuti, meliwati, gubuk, reyot, menolehlah, selamat, jawabannya, alasannya, miladiyah, masehiyah, lahirnya, dilahirkan, disebutkan, dijelaskan, syeh, nawawi, bantani, makna, mengandung, pengelana, mengusap, disembuhkan, tangannya, halnya, buta, terkena, kusta, sembuh, dahulu, peristiwa, khalifah, gubernur, menggunakan, membalasnya, catatan, sini, timbullah, pikiran, bermusyawarah, menentukannya, dimulai, maulid, diutus, pendapat, mengusulkan, sebaiknya, lantas, kendati, perputaran, hayat, dikandung, badan, menghirup, udara, segar, dibalik, terpendam, contohnya, gatal, digaruk, nahl, menyatakan, menghitung, hitung, niscaya, pengampun, penyayang, janganlah, hendak, sejauh, mana, menyukuri, patut, disyukuri, menambah, mentaubati, kesalahan, muasabah, intropeksi, minimal, pertahankan, maksimal, bersabda, barangsiapa, menodai, pribadi, terulang, mukmin, pagut, ular, lubang, biarlah, berlalu, perbaiki, ajaran, menggema, menggelora, sampailah, furqon, sinilah, pentingnya, disia, siakan, yakni, meninggalkan, kaumnya, naik, penumpang, barang, lautan, memperlihatkan, pilihan, per, muatan, menyelamatkan, diputuskan, undian, memilih, lempar, namanya, ditelan, seekor, kegelapan, perut, ilah, melainkan, dzalim, anbiya, memerintahkan, melemparkannya, tandus, kaumnnya, hijrahnya, anfal, ingatlah, menangkap, mengusirmu, membunuhmu, makar, rencananya, diingatkan, berhijrah, akibat, faktor, makkah, perjuangan, memungkinkan, ganas, menerima, seruan, merencanakan, penjarakan, dibunuh, disepakati, nadwah, musyawarah, jahal, mengirimkan, 300, pembunuh, bayaran, membunuh, lolos, pembunuhan, mencintai, dikasih, mencengkam, jumat, berani, menentang, abi, thalib, menggantikan, bakar, shiddiq, setia, melindungi, bersembunyi, tsur, halus, membuyarkan, keyakinan, diteladani, memantapkan, menimbulkan, mempertahankan, timbul, dimantapkan, hubungannya, hubungannnya, menjamin, mujadalah, mengangkat, berpengetahuan, bangkitkan, kehinaan, dibangunnya, jatuh, bangunnya, achya, anshory, pengasuh, minhajut, tholibin, kehidupannya, digoda, sempit, sabar, habib, nasehat, dakwahkan, jalan, kakiku, wajahklu, tuhan, marah, membanting, gelas, pergi, wajah, darimu, asyhadu, alla, ilaaha, asyahadu, anna, menghembuskan, nafas, bercerita, menalqinku, didatangi, mambawa, segelas, sebelah, kananku, menggoyang, gelasnya, membutuhkan, wajahku, diceritakan, mengalami, sakaratul, kerabat, sahabatnyan, menjenguknya, mendekatkan, mulut, telinga, menalqin, laa, ilaha, rasuulullah, malah, wajahnya, berteriak, pingsan, sadar, membuka, matanya, kepadaku, menalqinmu, syahadat, khusnul, khotimah, menolak, mengutus, mukanya, amat, menakutkan, malaikatpun, mencabut, keras, sekali, besi, menyimpulkan, ingkar, dimasukkan, dilewati, bau, menjawabnya, bawah, melewati, tanya, lewat, wangi, tuhanmu, nabimu, fulan, jawaban, tempatkan, sisi, azal, kirimkan, putih, tubuhnya, memasukkan, dibawa, dibawalah, kelangit, titik, izrail, menyabut, nyawa, diderita, tenggang, memperbanyak, taat, membersihkan, maksudnya, bicarakan, istighfar, ampun, bertulang, ucapkan, malik, dinar, hidayah, berupa, teguran, ditegur, bermimpi, badannya, hangus, terbakar, sadarlah, perbuatannya, ditinggalkan, kezuhudannya, dikeluarkan, mempuinyai, angkuh, sombong, didapati, silahkan, lupakan, dinamakan, keseimbangan, kenikmatan, jenis, disini, keburukan, cuma, mengejar, seolah, olah, meminum, jikalau, dihadapi, arwah, rahim, barzah, puncak, bersepakat, keseluruhannya, seluruhnya, terhindar, cara, memahami, kandungan, selamanya, mencapai, tujuan, imtak, takwa, didik, minimnya, alokasi, pelajarann, sekolah, andil, generasi, muda, tuntutan, kebutuhan, sedini, imbuhnya, program, usia, dini, remaja, prinsipnya, baca, menerapkannya, bada, diwajibkan, dilanjutkan, kitab, kuning, tajwid, fiqh, tuturnya, berencana, panti, asuhan, dibuka, terdiri, balita, sma, siangnya, mengajar, cut, meutia, pusat, pindah, darunnaim, kini, berkonsentrasi, didirikannya, bertambah, siang, digunakan, memaparkan, rupanya, tetangga, berminat, mengikutinya, berkembang, sekitar, 200, besarnya, antusias, peletakkan, pertamanya, zainuddin, agustus, 1990, jelasnya, menurutnya, rangka, berlangsung, masa, mendatang, positif, donatur, rutin, menyantuni, alumni, darul, rahman, kesempatan, berpesan, hadirin, relatif, beban, katanya, buka, mengadakan, kegiatan, sosial, khitanan, massal, tabligh, akbar, sederhana, hadir, apalagi, kehadiran, sby, nurussalam, khusyu, adzan, berkumandang, segera, menyantap, hidangan, tersedia, berbuka, seusai, menjalani, assyura, bergegas, mengambil, wudhu, biasanya, sunnah, ujar, pimpinan, menyerahkan, bingkisan, 1430,


Text of the page (random words):
gat umat ini dan kita tingkatkan pengetahuan mereka insya allah kita tidak akan mendapatkan kehinaan bahkan terangkat selanjutnya dibangunnya masyarakat dengan akhlakul karimah karena sangat menentukan jatuh bangunnya bangsa tergantung akhlak kh m achya al anshory pengasuh pondok pesantren minhajut tholibin jakarta tinggalkan sebuah komentar ditulis dalam tausiyah oleh khmunaharmuchtarhs 12 desember 2008 penyakit hati berdzikir kepada allah swt itulah obat yang sangat mujarab untuk meluruskan hati sebagai hamba allah yang baik tentu kita menyadari betapa besar nikmat yang telah allah berikan kepada kita di segala kehidupan betapa setiap cita cita yang kita inginkan setiap niat yang ada di hati sanubari setiap keinginan yang tertanam dan setiap keberhasilan yang kita capai mustahil tanpa pertolongan atau inayah dari allah rabbul izzati artinya apa bahwa apa pun yang kita lakukan langkah apa pun yang kita kerjakan keberhasilan yang kita capai ini semata mata sayangnya allah kepada kita dan karunia allah yang diberikan kepada kita untuk itulah kita harus senantiasa bertafakur senantiasa mensyukuri nikmat allah dengan meningkatkan ketakwaan kita melalui menjalankan apa yang allah perintahkan dan berupaya menjauhkan apa yang dilarang nya tentu kita berharap dengan berdoa mudah mudahan segala langkah perbuatan kita hidup di alam yang fana ini senantiasa mendapatkan ridho dari allah swt shalawat dan salam kita haturkan keharibaan junjungan nabi besar muhammad saw juga kita selalu berharap dan berdoa semoga kelak di yaumil kiamah syafaat dari beliau akan terlimpah kepada kita di suatu sore rasul berkumpul dengan para sahabat di dalam masjid sambil menunggu datangnya waktu ashar ketika sudah berkumpul para sahabat rasulullah mencari seseorang di sekitarnya lalu rasul berkata kepada para sahabat sebentar lagi ahli surga akan masuk ke dalam masjid para sahabat merasa terkejut kenapa karena seluruh sahabat yang dekat dan dicintai nabi sudah berkumpul di dalam masjid siapa lagi yang beliau tunggu itu tidak lama kemudian masuklah seseorang yang tidak cukup dikenal dia orang biasa tidak selalu dikenal di kalangan para sabahat karena berasal dari kampung para sahabat masih berpikir mungkin ada yang lain ternyata ketika tiba datangnya waktu ashar itulah orang yang terakhir tadi begitu pula dengan esok harinya rasulullah berkata demikian sebentar lagi ahli surga akan masuk ke dalam masjid sahabat masih mengira bukan orang yang kemarin ternyata yang datang terakhir ke masjid orang yang kemarin lagi tiga hari berturut turut itulah yang terjadi hingga pada akhirnya para sahabat yakin dialah orangnya yang disebut ahli surga di antara para sahabat abdullah bin umar agak sedikit penasaran siapakah gerangan orang itu ibadah apa yang dilakukan sehingga rasul mengatakan dia adalah ahli surga maka setelah usai sholat ashar abdullah bin umar mengikuti orang ini tinggal untuk melihat bagaimana ibadahnya hamba allah yang dinyatakan sebagai ahli surga ini sudah tahu kalau dia diikuti ia berjalan meliwati gang gang kecil sampai akhirnya tiba di gubuk yang reyot menolehlah ia ke sahabat abdullah bin umar dan bertanya ada apa yang menyebabkan engkau mengikuti dari masjid sampai ke rumahku abdullah bin umar berkata tuan saya ingin bermalam di rumah tuan lalu ia menjawab bagaimana kamu bisa tidur di rumahku sedangkan rumahku kecil dan untuk keluargaku saja sudah susah jika kamu mau silahkah tapi beginilah tempatku setelah mendapat izin abdullah bin umar memerhatikan apa yang dilakukan hamba allah ini kapan ia bangun tidur untuk melaksanakan shalat malam tapi sampai datangnya waktu subuh ternyata orang itu tidak bangun malam ketika datang waktu subuh barulah ia bangun lalu ke masjid ikut sholat berjamaah dengan rasul setelah itu pulang kemudian abdullah bin umar berpikir ibadahnya tidak lebih dari yang lainnya tapi mungkin ada amalan amalan lainnya pagi hari orang itu bekerja menempuh perjalanan jauh ternyata di suatu tempat orang itu hanyalah pembuat batu begitu menjelang waktu dhuhur begitu pula ia lakukan menuju masjid untuk sholat berjamaah dengan rasul abdullah bin umar yang penasaran bertanya saya ini bingung beberapa waktu yang lalu rasulullah berkata sampai tiga hari berturut turut bahwa akan ada orang ahli surga tapi ibadah kamu sesuai dengan apa yang kami lakukan kewajiban kewajiban yang kami lakukan tidak jauh berbeda tapi mungkin kami dan para sahabat lainnya lebih dalam masalah ibadah hamba allah ini berkata mungkin ibadahku kalah dari kalian tapi perlu kamu tahu kemungkinan yang menyebabkan rasulullah berkata seperti itu karena suatu hal yang aku jaga dalam hidup pertama lidahku tidak pernah aku gunakan untuk menyakiti orang lain artinya aku tidak pernah berbuat gibah aku tidak pernah memfitnah aku tidak pernah berdusta aku tidak pernah kotori lidah ini dengan perkataan buruk dan yang kedua wahai abdullah bin umar hatiku tidak pernah iri dengan kelebihan yang dimiliki orang lain bahkan aku selalu bersyukur jika allah memberikan karunia yang besar terhadap orang orang yang disebelah aku ini suatu ikhtibar betapa antara hati dengan lidah tidak bisa dipisahkan maka jika kita bisa menjaga hati dengan baik menjaga lidah dengan baik dan percaya jika hati yang bersih dari rasa takabur ria syirik iri dengki serta penyakit hati lainnya maka lidah secara otomatis akan menjadi baik itulah sebabnya rasul pernah memberikan gambaran iman seseorang tidak akan surut sebelum hatinya surut hati tidak akan surut manakala lisannya lurus betapa peranan hati menjadi sangat penting dalam kehidupan sebab itulah untuk menghilangkan berbagai penyakit di dalam hati agar supaya lidah kita menjadi lurus maka obat yang paling tepat tidak lain adalah selalu menyebut nama allah berdzikir kepada allah itulah obat yang sangat mujarab untuk meluruskan hati meluruskan lidah kita di dalam hidup ini kenapa kita selalu berpikir di dalam hidup selalu berdoa pada allah tapi belum dikabulkan mungkin hati kita masih terdapat sifat sifat yang jelek masih ada dosa dalam diri kita masih ada rasa takabur dalam hati kita itulah yang menyebabkan doa kita terhalang dengan penyakit penyakit yang ada dalam hati di zaman nabi musa pernah terjadi kemarau panjang begitu panjangnya membuat umat nabi musa datang untuk meminta kepada allah agar musibah ini cepat cepat diangkat oleh allah paling tidak allah turunkan hujan lalu nabi musa bermunajat kepada allah dan mendapat petunjuk untuk mengumpulkan umat dalam suatu tempat untuk berdoa tapi apa yang terjadi tatkala nabi musa menyampaikan kepada umatnya untuk bertaubat dan berserah diri sebelum bermunajat kepada allah untuk mengakui segala dosa dan kesalahannya ternyata hujan belum turun juga ada apa gerangan seorang rasul yang menjadi kekasih allah dan satu satunya nabi bisa berbicara langsung kepada allah tatkala doanya belum dikabulkan langsung bertanya kepada allah ternyata ada salah satu umatnya yang hatinya masih kotor jika umatnya ingin dikabulkan doanya agar satu orang itu keluar dari kelompok maka nabi musa langsung berdiri dan memberi tahu kepada umatnya bahwa allah tidak mengabulkan doa mereka karena di antara umatnya belum ada yang bertaubat kepada allah masih ada yang hatinya kotor maka jika di antara kalian yang masih belum bertaubat kepada allah dipersilahkan keluar dari kelompok ini agar doa kita dikabulkan oleh allah kata nabi musa as terdiam seluruh umat nabi musa namun ada satu orang yang merasa belum bertaubat kepada allah hatinya kotor karena telah bebuat dosa karena kuatir jika keluar dari kelompoknya semua orang akan tahu ia menunduk langsung bertobat kepada allah tanpa diketahui sekelilingnya ketika taubatnya langsung diijabah oleh allah tanpa ada tanda tanda hujan pun langsung turun nabi musa pun terheran karena belum keluar dari kelompoknya tapi kenapa hujan turun maka allah berkata kepada nabi musa wahai musa umatmu hamba ku yang hatinya kotor tadi telah bertaubat dengan taubatan nasuha maka kuterima taubatnya dan hujan ini sebagai diterima taubatnya kisah ini menjadi gambaran jika disaat ini banyak ujian dan cobaan yang menimpa negara kita mungkin karena hati hati kita yang kotor ada rasa iri syirik dan dengki diantara kita mungkin tidak adanya kedamaian diantara kita dan yakinlah dengan hati yang bersih doa kita akan dikabulkan oleh allah subhanallah tinggalkan sebuah komentar ditulis dalam tausiyah oleh khmunaharmuchtarhs 7 desember 2008 strategi dakwah kamu adalah sebaik baiknya ummat yang ditampilkan untuk umat manusia qs 3 110 salah satu keutamaan umat di akhir zaman adalah allah jadikan khoiru ummah umat yang terbaik artinya salah satu kewajiban umat akhir zaman adalah menyeru pada kebajikan dan mencegah pada kemungkaran dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang mengajak kepada kebaikan menyuruh kepada yang ma ruf dan mencegah dari mungkar mereka itulah orang orang yang beruntung qs 3 104 lalu apa yang kita lakukan dan bagaimana sistim dalam menyampaikan dakwah rasul pernah memberikan suatu gambaran bicaralah sesuai dengan otak manusia artinya bicaralah dengan mereka sesuai dengan kemampuan mereka ada beberapa hal dalam berdakwah yang digambarkan rasulullah pertama dengan hikmah dan bijaksana jika kita berbicara di depan pengusaha kita berbicara ekonomi bila bicara masalah pertanian kita bicara kepada petani berbicara masalah ilmu pengetahuan dengan ilmuan artinya kita berbicara sesuai dengan audensi yang berada di depan kita kedua berbicara dengan baik dalam berdakwah hendaklah berbicara dengan baik yang dapat diterima baik olel akal dan jiwa manusia kita harus mempunyai strategi yang khusus kata kata yang baik kalimat kalimat yang baik jangan menjelek jelekkan orang lain jangan menjatuhkan orang lain jangan menjadi provokator dan sebagainya seorang dai harus menjadi contoh teladan yang baik bagi obyek dakwahnya dan menjadi teladan bagi dirinya karena jika tidak demikian maka dakwahnya akan menjadi bencana baginya dan tidak mendapatkan orang yang mau mendengarnya rasulullah bisa berhasil dalam berdakwah karena tutur kata yang baik karena dalam kehidupan sehari hari tatkala orang dipukul sakitnya hanya sementara tetapi ketika lisan yang memukul seseorang ini mungkin selama hidupnya akan selalu ingat oleh karenanya ketika kalimat baik yang disampaikan orang pun akan selalu mengingatnya sebab itu tutur kata yang baik adalah strategi dalam berdakwah ketiga akhlak yang baik dalam berdakwah tidak selalu lurus pasti akan mendapat rintangan setiap berdakwah jika memakai akhlak yang baik maka akhlak yang baik ini akan menjadi tolak ukur dalam dakwah kita sebagaimana dalam sejarah rasul dalam berdakwah banyak orang orang yang menentangnya bahkan ada yang ingin mengusir dan membunuhnya namun karena akhlak rasul yang begitu mulia yang ditunjukkan kepada umatnya bahkan kepada orang kafir qurais sekalipun akhirnya mereka yang pada awalnya memusuhinya menjadi sahabat rasul sebagaimana umar bin khattab yang pada awalnya membenci rasul ketika melihat akhlak rasul hatinya menjadi tergugah dan kembali kepada kebenaran bila hati kita bersih dalam menyampaikan dakwah maka nur cahaya allah akan diturunkan kepada kita para dai para mubaligh inilah strategi yang harus dipegang dengan baik bagaimana bertutur kata dengan lemah lembut hati yang baik akhlakul karimah yang baik dalam menjalankan dakwah ini menyampaikan kebenaran itu memang mudah karena resikonya kecil tetapi jika mencegah kemungkaran lebih menyulitkan karena ketika ada orang yang melakukan kemungkaran lalu kita mencegahnya akan bertolak belakanga dengan hati mereka disinilah tantangan seorang dai dari mereka yang biasa melakukan kemaksiatan perbuatan dosa dan kemungkaran itu kalau tiga strategi ini kita laksanakan insya allah bagaimanapun kerasnya hati seseorang akan menjadi baik namun satu hal yang tidak boleh dilupakan bahwa sandaran vertikal bagi seorang mubaligh kepada allah harus kuat sebagaimana kita ketahui bahwa yang membolak balikan hati manusia adalah allah kita berikhtiar dan berupaya baru allah yang akan membalikkannya jadi bila sandaran vertikal kita kuat dakwah kita sesuai dengan yang dianjurkan oleh allah serta yang disampaikan oleh rasullah insya allah strategi dakwah ini akan berhasil tantangan dakwah bagi para dai tantangan dakwah di indonesia berasal dari dari luar maupun dari dalam dari luar artinya masuknya budaya budaya barat bukan sesuatu yang harus ditutupi karena dengan mudahnya merasuki anak anak kita lalu bagaimana agar anak anak kita tidak terlena dengan masuknya budaya budaya barat hingga pada akhirnya menghancurkan moral anak anak kita yang harus kita lakukan antara lain kita harus banyak menyampaikan bahwa budaya budaya yang datang dari luar tidak semuanya baik dan ini harus kita sampaikan kepada anak anak kita ketika budaya ini datangnya dari orang kafir 90 persen akan menghancurkan moral mereka baik itu budaya kita lihat di televisi internet media dan sebagainya dan perlu ditanamkan bahwa sesungguhnya budaya barat itu sebagian besar ingin merusak moral anak anak kita disinilah kita harus menanamkan iman dan akhlak untuk membentenginya sementara tantangan dari dalam negeri pun tidak kalah dahsyatnya budaya budaya dari dalam negeri yang sekarang ini lebih condong mengikuti budaya budaya barat yang dapat menghancurkan moral ketimbang budaya budaya yang islami untuk itu ketika budaya budaya itu masuk ke rumah rumah kita paling tidak bukan sekadar kewajiban seorang dai saja yang menyeleksinya tetapi orang orang muslim pun dapat menyeleksi apa yang boleh dilihat mereka bagaimana pergaulannya apa yang dilakukan anak anak kita menjadi kewajiban kita bersama dai memberikan siraman rohani sementara pupuknya itu keluar dari orang tua ketika pohon hanya diberikan pupuk tetapi tidak disiram maka pohon itu tidak akan tumbuh dengan bagus sebaliknya jika pohon itu disiram tetapi tidak diberi pupuk dia mungkin akan tumbuh tetapi tidak akan menghasilkan sesuatu yang diinginkan bagi seorang dai mempunyai tugas memberikan siraman dengan air air yang menyejukkan lalu orang tua ibarat pemilik pupuk menyemaikan pupuk kepada pohon dan pohon itu adalah anak anak kita berilah pupuk dengan takaran yang pas sedikit jangan terlalu banyak artinya kita sesuaikan dengan kondisi anak anak kita boleh saja kita mengikuti keinginan anak anak kiita tetapi ada batasan batasan tertentu demikian pula bagi seorang dai dalam menyampaikan dakwah memiliki batasan tersendiri inilah tantantang para dari di era globalisasi dia harus memiliki kesabaran yang tinggi mempunyai pengetahuan intelektualisasi dan harus bisa membaca perkembangan zaman disamping itu harus bisa menyelami jiwa jiwa manusia sehingga dakwah yang disampaikan bisa merasuki jiwa yang terdalam seorang dai harus siap segala galanya harus pandai mendalami apa yang terjadi di sekitarnya tidak hanya pandai menelaah buku kalau perlu kita harus masuk ke dalamnya sehingga apa yang disampaikan sesuai dengan yang terjadi ketika seorang dai memiliki hal hal semacam itu maka insya allah dalam berdakwah pun akan berja...
Images from subpage: "khmunaharmuchtarhs.wordpress.com/2009/01/30/racun-kehidupan-... " Verify
Images from subpage: "khmunaharmuchtarhs.wordpress.com/2009/01/30/racun-kehidupan-... " Verify
Images from subpage: "khmunaharmuchtarhs.wordpress.com/category/tausiyah/" Verify
Images from subpage: "khmunaharmuchtarhs.wordpress.com/2009/01/20/hijrah-dan-momen... " Verify
Images from subpage: "khmunaharmuchtarhs.wordpress.com/2009/01/20/hijrah-dan-momen... " Verify

Verified site has: 24 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-24


The site also has references to the 2 subdomain(s)

  wordpress.com  Verify   subscribe.wordpress.com  Verify


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/2 200
server nginx
date Wed, 08 Jul 2026 21:04:47 GMT
content-type text/html; charset=UTF-8
vary Accept-Encoding
x-hacker Want root? Visit join.a8c.com/hacker and mention this header.
host-header WordPress.com
link <htt????/public-api.wordpress.com/wp-json/?rest_route=/sites/khmunaharmuchtarhs.wordpress.com>; rel= htt????/api.w.org/
vary accept, content-type, cookie
link <htt????/wp.me/nSih>; rel=shortlink
content-encoding gzip
x-ac 2.ams _dfw STALE
alt-svc clear
strict-transport-security max-age=31536000
server-timing a8c-cdn, dc;desc=ams, cache;desc=STALE;dur=2.0

Meta Tags

title="KH. Munahar Muchtar HS | Dawah Rahmatan Lilalamin, Menuju Ketenangan Jiwa & Kekuatan Iman"
http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"
name="robots" content="max-image-preview:large"
name="generator" content="WordPress.com"
property="og:type" content="website"
property="og:title" content="KH. Munahar Muchtar HS"
property="og:description" content="Da'wah Rahmatan Lilalamin, Menuju Ketenangan Jiwa & Kekuatan Iman"
property="og:url" content="htt????/khmunaharmuchtarhs.wordpress.com/"
property="og:site_name" content="KH. Munahar Muchtar HS"
property="og:image" content="htt????/s0.wp.com/i/blank.jpg?m=1383295312i"
property="og:image:width" content="200"
property="og:image:height" content="200"
property="og:image:alt" content=""
property="og:locale" content="id_ID"
property="fb:app_id" content="249643311490"
name="description" content="Da'wah Rahmatan Lilalamin, Menuju Ketenangan Jiwa & Kekuatan Iman"
id="bilmur" property="bilmur:data" content="" data-provider="wordpress.com" data-service="simple" data-site-tz="Etc/GMT-7" data-custom-props='{"logged_in":"0","wptheme":"pub\/ocean-mist","wptheme_is_block":"0"}'

Load Info

page size37996
load time (s)0.069221
redirect count0
speed download550666
server IP 192.0.78.13
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"