Meta tags:
description= Apanama;
Headings (most frequently used words):
april, 2022, saturday, wednesday, think, blog, the, malaysia, apanama, 30, 20, monday, 11, tuesday, 15, june, 2021, 31, august, 2019, 14, march, 2018, sunday, 10, december, 2017, visit, sarawak, total, pageviews, my, list, popular, posts, about, me, deklarasi, rakyat, translate, wikipedia, archive, kembalikan, kuasa, mutlak, raja, penjenayah, dalam, istana, kembalilah, ke, pangkal, jalan, kerajaangagal, illegitimate, regime, in, real, and, present, danger, fake, news, ph, lawyers, ready, to, defend, prime, minister, of, apa, nasib, anda, bila, kleptokrat, tersungkur,
Text of the page (most frequently used words):
yang (79), the (77), dan (68), and (34), raja (32), #malaysia (30), tidak (29), ini (28), melayu (26), negara (24), undang (24), kita (24), najib (23), dengan (21), share (21), rakyat (19), serta (18), dalam (17), orang (16), kuasa (15), are (15), ago (15), this (15), april (14), kepada (13), adalah (13), mahkamah (13), atau (13), may (12), june (12), penjenayah (12), razak (12), years (12), telah (12), akan (12), august (11), december (11), march (11), for (11), islam (11), you (11), untuk (11), january (10), mutlak (10), not (10), apanama (10), boleh (10), perdana (10), menteri (10), that (10), their (10), hidup (10), july (9), september (9), october (9), november (9), february (9), jika (9), jenayah (9), kerana (9), sudah (9), institusi (9), sistem (9), perlembagaan (9), comments (8), bukan (8), 1mdb (8), facebook (8), dari (8), mahiaddin (8), agong (8), pun (8), istana (7), besar (7), umno (7), apa (7), labels (7), pinterest (7), blogthis (7), email (7), posted (7), itu (7), state (7), regime (7), dipertuan (7), agama (7), rayuan (7), lagi (7), nilai (7), persekutuan (7), blog (6), after (6), saya (6), his (6), m40 (6), kleptokrasi (6), mereka (6), kes (6), ada (6), news (6), have (6), government (6), nya (6), secara (6), bersama (6), menjadi (6), tetapi (6), dymm (6), think (5), jalan (5), kembalikan (5), sahaja (5), all (5), media (5), oleh (5), must (5), hari (5), international (5), pada (5), lain (5), jauh (5), they (5), bila (5), harus (5), kenapa (5), benar (5), sehingga (5), kini (5), fake (5), power (5), illegitimate (5), was (5), were (5), politik (5), bangsa (5), hukuman (5), dilakukan (5), hakim (5), anak (5), lebih (5), mana (5), masyarakat (5), majlis (5), perlu (5), 2019 (4), 2022 (4), but (4), those (4), about (4), mungkin (4), hanya (4), datuk (4), seri (4), sendiri (4), bekas (4), kerajaan (4), awam (4), people (4), from (4), rasuah (4), jawatan (4), dunia (4), pihak (4), lawyers (4), prove (4), malaysians (4), more (4), which (4), sabah (4), pengkhianat (4), diri (4), ajaran (4), begitu (4), juga (4), ketika (4), seolah (4), pelbagai (4), kecelaruan (4), persoalan (4), kedaulatan (4), berperlembagaan (4), duduk (4), ketua (4), sabitan (4), sultan (4), segala (4), 2021 (3), kembalilah (3), pangkal (3), diatas (3), cerita (3), tanpa (3), posts (3), could (3), non (3), assalamualaikum (3), penuh (3), bersih5 (3), anda (3), parti (3), terhadap (3), com (3), baru (3), president (3), into (3), pula (3), luar (3), bank (3), what (3), golongan (3), cina (3), skip (3), thinks (3), next (3), election (3), kleptokrat (3), khususnya (3), jangan (3), seorang (3), tahun (3), terbesar (3), berkuasa (3), masih (3), belum (3), real (3), would (3), prime (3), minister (3), now (3), matter (3), should (3), has (3), when (3), kerajaangagal (3), covid19 (3), than (3), running (3), thousands (3), while (3), friends (3), hamzah (3), forced (3), sama (3), proses (3), fakta (3), propaganda (3), mula (3), berkait (3), apakah (3), nampak (3), sering (3), terbuka (3), reaksi (3), pegangan (3), perkara (3), seperti (3), dipermainkan (3), siapa (3), wakil (3), asing (3), turut (3), kesalahan (3), mengekalkan (3), beraja (3), kembali (3), 2017 (2), 2018 (2), any (2), will (2), cencaluk (2), belacan (2), dijual (2), sanggup (2), maklum (2), tahu (2), ramai (2), pertama (2), show (2), few (2), clarification (2), still (2), again (2), rasa (2), tanggungjawab (2), pentas (2), memberi (2), tun (2), mahathir (2), demokrasi (2), teman (2), bahawa (2), kayangdailypost (2), kuseman (2), melalui (2), bermula (2), maka (2), larangan (2), merokok (2), pengumuman (2), deputy (2), with (2), new (2), world (2), field (2), through (2), why (2), does (2), who (2), being (2), sejarah (2), rapat (2), bersatu (2), nama (2), chedet (2), กอล์ฟหญิง (2), week (2), bumiputera (2), agenda (2), antara (2), day (2), religion (2), our (2), list (2), beberapa (2), sebelum (2), presiden (2), zimbabwe (2), beliau (2), tuhan (2), selepas (2), tersungkur (2), nasib (2), penjawat (2), demi (2), kelangsungan (2), siasatan (2), kerugian (2), mencuri (2), siasat (2), zaman (2), taiping (2), pakatan (2), harapan (2), nga (2), kor (2), ming (2), fbi (2), out (2), against (2), services (2), front (2), innocent (2), clear (2), indeed (2), take (2), wrong (2), criminals (2), under (2), thief (2), country (2), questions (2), defend (2), wednesday (2), deep (2), coming (2), how (2), saturday (2), know (2), tan (2), sri (2), yassin (2), longer (2), others (2), pandemic (2), busy (2), anything (2), health (2), including (2), drama (2), lockdown (2), failures (2), her (2), way (2), acts (2), circus (2), deadly (2), also (2), basically (2), established (2), advice (2), hijacked (2), led (2), sesat (2), ingin (2), berpegang (2), suci (2), terakhir (2), kukuh (2), dibuktikan (2), menerusi (2), tertinggi (2), tampalan (2), bersekongkol (2), laporan (2), jaminan (2), duit (2), hina (2), pengkhianatan (2), berbangsa (2), mengaku (2), beragama (2), bagaimana (2), khazanah (2), amerika (2), syarikat (2), tiga (2), geli (2), jijik (2), babi (2), mata (2), terbukti (2), mengkhianati (2), melampau (2), haram (2), peduli (2), langsung (2), dań (2), mempunyai (2), kedai (2), kopi (2), sosial (2), malangnya (2), janggal (2), kecil (2), isu (2), sebenarnya (2), pelajar (2), terpaksa (2), internet (2), tak (2), meja (2), buat (2), pemikiran (2), masuk (2), keadaan (2), dimana (2), sudut (2), amat (2), sebuah (2), umum (2), berniat (2), mampu (2), menimbulkan (2), inilah (2), selaras (2), dilihat (2), high (2), table (2), perwakilan (2), utama (2), mempertahankan (2), berbuka (2), puasa (2), jadi (2), sebagai (2), bersidang (2), tinggi (2), bebas (2), penjara (2), wang (2), juta (2), kekal (2), perbicaraan (2), panel (2), atas (2), amanah (2), sipolan (2), negeri (2), diperingkat (2), asal (2), pix, jediraj, ultimate, pixman, 104, 2008, 2009, 2010, 118, 2011, 145, 2012, 159, 2013, 168, 2014, 169, 2015, 2016, archive, search, results, wikipedia, translate, deklarasi, freedom, expression, essential, society, evolve, welcomed, moderated, views, expressed, view, complete, profile, sesiapa, membayar, harga, ditetapkan, setelah, pengkalan, tentera, komunis, china, melaka, kandungan, surat, sedia, tuan, syed, danial, penyimpan, mohor, disebali, tersipu, bercakap, bohong, segan, silu, dihadapan, kali, berboho, pembohong, popular, warning, post, safe, machais, value, extractor, get, right, further, illogical, kandasamy, strikes, machai, guide, bandar, pure, shiite, english, read, below, warrahmatallahi, wabarakatu, bismillahhirrahmanirrahim, azam, kuat, teh, tariq, session, tonton, ucapan, muhyiddin, semalam, hebat, bersemangat, bawah, status, pasca, pal, tahniah, semangat, seluruh, dinturtle, blogger, mengapa, serangan, ibarat, menikam, dengarkan, rumusan, pengarah, pusat, kajian, pilihan, kebodohan, jebat, die, assalammualaikum, pembaca, followers, sangat, hormati, ingim, memaklumkan, biru, muka, perokok, tegar, apabila, kementerian, kesihatan, mewartakan, januari, tempat, premis, wajar, disokong, tamingsari, sebagaimana, dimaklumkan, iaitu, mac, berpindah, sepenuhnya, alamat, shahbudindotcom, net, shahbudin, dot, former, vikneswaran, made, entry, win, over, incumbent, samson, vickneswaran, klha, jugjet, hockey, going, rites, passage, corporate, adult, hood, school, one, question, ask, seem, reasoning, nerd, rembau, times, dikait, kebangsaan, dikenali, pemimpinnya, demikian, peringkat, permul, หากจะกล่าวถึงนักกีฬา, ที่สามารถทำผลคะแนนกอล์ฟออกมาได้ดีนั้นคงจะหนีไม่พ้นกลุ่มสาวๆเหล่านี้เป็นแน่ๆ, ไม่ว่าจะเป็น, โปรเหมียว, โปรเม, โปรโม, โปร, เปิดประวัติ, นักกีฬา, ไทย, คว้าแชมป์ได้หลากหลายทัวร์นาเม้นต์, bakri, musa, pelopori, digital, scribe, kadir, jasin, recent, roundtable, discussion, ahmad, zahid, hamidi, reiterated, importance, insisting, continue, dennis, ignatius, terdapat, dua, karakter, kedua, duanya, berbeza, lainnya, muncul, seca, perbezaan, ketara, muslims, can, thank, said, shu, aib, your, dictate, upon, abandon, parents, friday, notes, quran, pass, them, morning, night, outsyed, box, politician, statesman, generation, james, freeman, clarke, total, pageviews, visit, sarawak, subscribe, atom, home, older, mo1, ambank, robert, mugabe, tumbang, dikatakan, mengulangi, ungkapan, melantik, melucutkan, angkuh, disamping, isteri, memakbulkan, doa, gucci, grace, penguatkuasa, sedar, tugas, sebenar, biarkan, perkhidmatan, diperkudakan, terdesak, suruhanjaya, diraja, ditubuhkan, menyiasat, moden, diendahkan, samun, berkumpulan, kesudahannya, berada, dipihak, takut, bnm, kecurian, sunday, wsj, berani, come, let, harm, accept, because, whole, nation, scrutinising, performance, defending, representative, name, reluctance, often, spells, guilt, then, opportunity, famous, reasons, humiliated, record, holding, mega, scandal, flamboyant, finally, microscope, hiring, shout, scream, never, solve, able, divert, attention, away, responsible, nobody, organisations, innocence, willing, help, pursue, legal, action, foreign, agencies, stations, branding, him, reports, opposition, coalition, federal, holds, majority, governments, selangor, penang, every, tom, dick, harry, asking, similar, lawmaker, lawyer, profession, gone, extent, offering, member, parliament, makes, sense, recording, above, raising, valid, necessary, pertaining, scandalous, behind, ready, sabotage, infiltration, businessman, betrayal, don, entirely, civil, service, politicians, watch, space, weeks, where, existence, amidst, present, danger, well, brought, person, allah, mercy, much, wait, today, 000, four, thousand, men, women, children, died, almost, three, hundred, committed, suicide, since, covid, hit, unsurprisingly, dogs, once, shopping, mps, collecting, statutory, declarations, trying, hold, crooks, having, yes, recovering, economy, mental, most, importantly, far, stability, used, enjoy, hundreds, lost, jobs, increasing, number, mncs, conglomerates, both, local, banks, downsizing, unprecedented, level, surrounding, vaccines, vaccination, drive, itself, beat, latest, netflix, vaccine, episodes, keep, season, ended, won, stop, cling, version, full, actually, fool, factories, allowed, operate, workplace, clusters, mushrooming, ruse, convinced, proclaim, emergency, height, desperation, stay, abuse, certainly, public, knowledge, enough, data, evidence, available, line, flip, flops, outright, idiocies, aplenty, interested, staying, save, harms, continuously, introducing, unseen, costly, hybrid, frog, leaps, been, losing, livelihood, loved, ones, life, pointed, trigger, costs, lifes, blame, following, rocket, science, sops, changed, hour, some, weeping, joy, sorrow, negotiating, trading, cushy, positions, little, did, these, bunch, self, centered, urchins, had, facilitated, another, wave, outbreak, helped, spread, entire, double, standards, zero, respect, expert, case, experts, frankly, sure, dog, its, other, around, secretary, general, political, party, too, zainuddin, hailed, heroes, warisan, dissolve, dubiously, defeated, snap, elections, assembly, dissolved, final, backdoor, attempt, hijack, foiled, suffered, directly, indirectly, threat, witnessed, many, antics, shameless, traitors, frogs, failed, fact, slightly, year, duly, elected, turned, failure, required, extensive, debate, tuesday, muhasabah, bebaskan, terpedaya, kelicikan, menyelamatkan, ramadan, mulia, marilah, bermuhasabah, tipu, keluarga, nanti, keadilan, berbaki, senarai, bukti, terlalu, panjang, dinafi, bangsawan, terbangsat, melampaui, keraguan, barisan, murahan, diperdaya, dipedaya, mengubah, audit, terbongkar, berhutang, kemudiannya, dihutang, perincian, menerangkan, dirogol, bajingan, sekutunya, sekelumit, bersalah, butiran, dilondehkan, terperinci, perjalanan, sewaktu, menyandang, berasingan, menutup, hidung, daripada, melihat, terbau, daging, tergantung, diseberang, merogol, bergelar, pemimpin, sokongan, tong, sampahkan, termasuk, terlebih, tafsiran, halal, menghadkan, pergaulan, haramnya, penyelewengan, menggelarkan, dirinya, penyelamat, mendabik, dada, kelebihan, mengatasi, sedikitpun, malu, terlibat, cuba, google, faham, erti, rata, ratanya, murni, anasır, merompak, masa, depan, auta, berunsur, lawak, ikutan, tiktok, mengajar, mengagungkan, berpendidikan, seronok, khabar, angın, konsisten, berdasarkan, cenderung, mudah, melatah, memudaratkan, tersebar, luas, terutamanya, jaringan, normal, agak, panjat, pokok, capaian, meronta, menara, dipacak, dipancar, pensyarah, menyumpah, pencuri, tabung, masjid, mandikan, mayat, marah, berhari, hujung, nyamuk, ekor, bakar, kelambu, najis, ditengah, santapan, sebahagain, stabil, terpesong, angkara, bentuk, sogokan, akal, waras, tertumpu, dianuti, sebahagian, seharusnya, panduan, diperlakukan, alat, digunakan, semata, wujud, namun, tahap, absurdity, membimbangkan, dewasa, bercelaru, nyata, kompas, moral, berfungsi, budaya, sebilangan, penduduknya, dałam, bertamadun, didałam, merdeka, monday, src, sejujurnya, catatan, menyampaikan, menghasut, mencerca, diperlihat, anggapan, tanggapan, negatif, diperbetulkan, segera, mengambil, sesuatu, serius, kecurigaan, alpa, percubaan, mengaibkan, kepentingan, peribadi, dipertahan, dikekalkan, satu, satunya, tunjang, terima, amalkan, kejadian, disiasat, mesti, bertindak, mempertahan, melindungi, sengaja, aibkan, bertanggungjawab, memastikan, agar, tatapan, pegawai, kedutaan, mesej, sampaikan, teori, andaian, bermain, hati, hadapan, terkejut, letakkan, didalam, serba, salah, awkward, position, ditimbul, menghina, individu, kesucian, paksi, menurut, berita, nasional, dihadiri, ismail, sabri, yaakob, bernama, setiausaha, hadir, dibenarkan, anggota, kabinet, kenamaan, kedudukan, antarabangsa, mengikuti, skandal, jabatan, peguam, setakat, mengakhiri, berprofil, tumpuan, menjalani, membenarkan, ditangguh, keputusan, mempertimbangkan, kehakiman, disember, merumuskan, memalukan, national, embarrassment, kanan, keseluruhan, denda, rm210, sesyen, dijatuhkan, pecah, pengubahan, penyalahgunaan, rajaberperlembagaan, berajamutlak, absolutemonarchy, constitutionalmonarchy, monarkimutlak, daulat, tuanku, biar, lakukan, mentadbir, urus, baik, semakin, tercorot, tunduk, mahupun, titah, elok, tersurat, dipatuhi, memegang, hanyalah, cebisan, kertas, tiada, nilainya, guna, ianya, dayus, berupaya, kewujudan, asas, gunanya, berpengaruh, makin, hilang, daulatnya, saban, olah, lapok, diperlekehkan, segenap, kukuhkan, serahkan, pilihanraya, ataupun, dicadangkan, mentri, segalanya, persidangan, khas, mansuhkan, melompat, kesana, sini, gundah, gulana, memikirkan, majoriti, dewan, menggantung, hak, senang, mendapat, bantuan, buah, tangan, beras, sekampit, diberi, percuma, mahu, dasarnya, mengembalikan, dipilih, cekap, tuntas, melaksanakan, arahan, dikembalikan, pentadbiran, berkaitan, kewangan, pertahanan, keselamatan, dipegang, amal, bilamana, urusan, absolute, monarchy, relevan, monarki, sidebar, main,
Text of the page (random words):
edaulatan undang undang pun makin hilang daulatnya bila saban hari dipermainkan secara terbuka apa gunanya undang undang jika yang berkuasa serta berpengaruh dilihat duduk diatas undang undang apa guna nya perlembagaan jika ianya dayus dan tidak berupaya mempertahankan kewujudan nya sebagai asas kerajaan dalam sistem raja berperlembagaan perlembagaan serta undang undang yang tidak dipatuhi sendiri oleh mereka yang memegang amanah rakyat hanyalah cebisan kertas yang tiada nilainya lebih elok jika kita kembali ke zaman dimana perlembagaan dan undang undang tidak tersurat kuasa raja adalah kuasa mutlak dan raja tidak perlu tunduk kepada perlembagaan persekutuan mahupun undang undang titah raja adalah undang undang sistem demokrasi dengan raja berperlembagaan sudah tidak mampu mentadbir urus negara in dengan baik kita semakin tercorot di pentas dunia kembalikan sistem beraja mutlak biar raja bebas lakukan apa sahaja daulat tuanku posted by apanama at 11 44 00 8 comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels rajaberperlembagaan berajamutlak absolutemonarchy constitutionalmonarchy monarkimutlak perlembagaan wednesday 20 april 2022 penjenayah dalam istana bekas perdana menteri datuk seri najib tun razak adalah seorang penjenayah yang masih kekal dengan sabitan kesalahan pecah amanah jenayah pengubahan wang haram serta penyalahgunaan kuasa proses perbicaraan kes najib telah melalui mahkamah sesyen dan mahkamah tinggi sebelum mahkamah rayuan mengekalkan sabitan jenayah serta hukuman yang telah dijatuhkan panel tiga hakim kanan mahkamah rayuan mengekalkan hukuman penjara 12 tahun keseluruhan 72 tahun serta denda rm210 juta ke atas najib kerana jenayah yang dilakukan ketika penjawat jawatan perdana menteri malaysia ketika mengekalkan sabitan kesalahan najib pada 8 disember 2021 panel hakim mahkamah rayuan merumuskan bahawa jenayah yang dilakukan najib telah memalukan negara atau a national embarrassment proses terakhir perbicaraan jenayah dalam sistem kehakiman malaysia adalah rayuan ke mahkamah persekutuan najib adalah penjenayah dengan sabitan kesalahan nya kekal sehingga mahkamah persekutuan bersidang dan mempertimbangkan rayuan najib kini bebas dan belum menjalani hukuman penjara kerana mahkamah rayuan telah membenarkan hukuman ditangguh sehingga keputusan mahkamah persekutuan dengan jaminan wang rm 2 juta setakat ini belum ada pengumuman akan bila mahkamah persekutuan akan bersidang dan mengakhiri kes berprofil tinggi yang menjadi tumpuan rakyat malaysia media antarabangsa turut mengikuti kes ini yang berkait rapat dengan skandal kleptokrasi terbesar dunia 1mdb yang turut di siasat pihak fbi dan jabatan peguam negara di amerika syarikat inilah fakta akan kedudukan najib sebagai penjenayah selaras dengan undang undang negara kita jadi bagaimana najib dibenarkan masuk dan duduk bersama sama dymm yang dipertuan agong di majlis berbuka puasa dymm yang dipertuan agong bersama anggota kabinet orang kenamaan dan perwakilan asing di dalam istana negara ketua setiausaha negara dan ketua hakim negara juga hadir dalam majlis berbuka puasa itu menurut laporan berita nasional malaysia bernama majlis itu turut dihadiri perdana menteri datuk seri ismail sabri yaakob persoalan yang ditimbul bukan berniat menghina individu atau mana mana institusi tetapi lebih kepada mempertahankan kesucian institusi institusi serta kedaulatan undang undang yang menjadi antara paksi utama negara kita ramai yang amat terkejut dan menimbulkan persoalan kenapa dymm yang dipertuan agong di letakkan didalam keadaan serba salah awkward position kerana terpaksa duduk di meja utama high table bersama seorang penjenayah pelbagai teori dan andaian mula bermain di hati dan pemikiran umum kerana penjenayah duduk bersama agong di hadapan perwakilan asing dan ketua hakim negara apakah ada mesej yang ingin di sampaikan siapa yang memastikan agar najib dilihat bersama di high table untuk tatapan pegawai tertinggi negara serta wakil kedutaan asing kejadian ini harus disiasat kerana kita mesti bertindak mempertahan serta melindungi dymm yang dipertuan agong dan institusi raja raja melayu dari sengaja di aibkan pihak tidak bertanggungjawab institusi raja raja melayu harus dipertahan dan dikekalkan kerana inilah satu satunya institusi yang menjadi tunjang sistem raja berperlembagaan yang kita terima dan amalkan selaras dengan perlembagaan persekutuan kita tidak boleh alpa jika ada percubaan untuk mengaibkan institusi raja raja melayu demi kepentingan peribadi mana mana pihak dari luar istana mungkin majlis raja raja juga harus mengambil maklum akan perkara ini ini adalah sesuatu yang serius dan mampu menimbulkan kecurigaan rakyat anggapan serta tanggapan negatif akan perkara ini harus diperbetulkan segera kedaulatan undang undang tidak boleh dipermainkan atau diperlihat seperti dipermainkan secara terbuka sejujurnya catatan ini adalah untuk menyampaikan persoalan umum dan bukan berniat menghasut atau mencerca assalamualaikum posted by apanama at 12 29 00 75 comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels institusi raja raja melayu istana negara kedaulatan undang undang kleptokrasi majlis raja raja malaysia najib razak rasuah src international monday 11 april 2022 kembalilah ke pangkal jalan apakah pegangan hidup kita rakyat malaysia yang hidup dałam masyarakat bertamadun didałam sebuah negara yang merdeka persoalan ini berkait nilai hidup dan budaya dalam sebuah negara yang sebilangan besar penduduknya adalah orang islam nilai masyarakat kita dewasa ini sebenarnya bercelaru dan tidak berpegang kepada yang nyata kompas moral kita seolah tidak berfungsi langsung kecelaruan kita wujud dari pelbagai sudut namun tahap kecelaruan yang melampau atau absurdity pada ketika ini amat membimbangkan kita hidup dalam keadaan dimana politik menjadi pegangan hidup agama dan nilai hidup diperlakukan seolah alat yang digunakan semata mata untuk kelangsungan politik sahaja kecelaruan kini tidak masuk akal dan tidak waras kecelaruan ini tidak tertumpu pada agama atau bangsa tetapi islam yang dianuti sebahagian besar rakyat malaysia seharusnya menjadi panduan untuk kita malangnya kita seolah terpesong jauh kita sesat angkara pelbagai bentuk rasuah serta sogokan pemikiran sebahagain besar rakyat khususnya orang melayu sudah tidak stabil kerana nyamuk se ekor kita bakar kelambu tetapi najis ditengah meja santapan kita buat tak tahu pencuri tabung masjid di mandikan seperti mayat orang melayu marah berhari hari tanpa hujung pangkal pelajar di hina pensyarah orang melayu menyumpah tak sudah sudah pelajar terpaksa panjat pokok untuk capaian internet orang melayu meronta sehingga menara dipacak dan internet dipancar reaksi masyarakat melayu terhadap isu isu diatas yang tersebar luas terutamanya dalam jaringan media sosial nampak normal tetapi sebenarnya agak janggal reaksi ini janggal kerana masyarakat melayu ini cenderung dengan yang kecil serta mudah melatah tetapi tidak peduli akan perkara lain yang jauh lebih besar dan memudaratkan reaksi masyarakat melayu tidak konsisten dań tidak berdasarkan nilai atau pegangan hidup jauh lagi dari ajaran agama orang melayu kini berpendidikan tetapi malangnya mereka lebih seronok dengan khabar angın cerita kedai kopi dan propaganda politik mana mungkin islam mengajar kita mengagungkan penjenayah yang telah terbukti mengkhianati agama bangsa dan negara nya sendiri ini bukan cerita kedai kopi atau tampalan media sosial berunsur propaganda ini bukan lawak yang menjadi ikutan di tiktok ini fakta bukan auta orang melayu yang rata ratanya mengaku beragama islam dań mempunyai nilai hidup yang suci murni secara terbuka bersekongkol dengan anasır yang merompak masa depan anak anak mereka orang melayu yang sering mendabik dada akan kelebihan nilai hidup mereka mengatasi bangsa dan agama lain tidak sedikitpun malu untuk bersama penjenayah yang terlibat secara langsung dalam jenayah kleptokrasi terbesar dalam dunia cuba google jika tidak faham erti kleptokrasi orang melayu termasuk golongan terlebih islam yang begitu melampau akan tafsiran halal dan haram sehingga menghadkan pergaulan anak anak dengan orang bukan islam nampak tidak peduli akan haramnya rasuah serta penyelewengan yang dilakukan penjenayah yang menggelarkan dirinya penyelamat melayu apakah kerana penjenayah itu juga berbangsa melayu bergelar pemimpin dan boleh memberi duit untuk sokongan maka ajaran islam serta nilai hidup boleh di tong sampahkan orang melayu yang begitu geli dan jijik dengan babi dan sanggup menutup mata dan hidung daripada melihat atau terbau daging babi yang tergantung jauh diseberang jalan tidak pula geli atau jijik dengan penjenayah yang telah terbukti mengkhianati negara dan merogol khazanah bangsa jenayah yang dilakukan pengkhianat ini sewaktu menyandang jawatan perdana menteri malaysia telah dibuktikan di tiga mahkamah berasingan dalam negara butiran pengkhianatan anak bekas perdana menteri ini juga telah mula dilondehkan secara lebih terperinci ketika perjalanan kes berkait 1mdb di amerika syarikat perincian dari mahkamah di as menerangkan lagi bagaimana khazanah malaysia dirogol oleh bajingan ini dan sekutunya tanpa sekelumit pun rasa bersalah mereka berhutang dengan jaminan kerajaan malaysia dan kemudiannya mencuri duit yang dihutang itu begitu hina pengkhianatan bekas perdana menteri berbangsa melayu dan mengaku beragama islam ini pengkhianat ini tidak mungkin diperdaya orang lain jika benar dipedaya kenapa bersekongkol mengubah laporan audit negara bila jenayah mula terbongkar jenayah yang dilakukan bangsawan yang terbangsat itu telah dibuktikan menerusi fakta kukuh melampaui keraguan barisan hakim tertinggi negara dan bukan nya menerusi propaganda politik murahan atau tampalan di facebook yang di nanti kini dalam negara hanya rayuan di mahkamah terakhir itu sahaja proses keadilan yang berbaki senarai bukti terlalu panjang dan kukuh untuk dinafi di ramadan yang mulia ini marilah kita sama sama bermuhasabah diri jangan tipu diri dan keluarga sendiri rakyat malaysia khususnya orang melayu islam yang masih berpegang pada ajaran agama yang suci kembalilah ke jalan yang benar jangan terpedaya dengan ajaran sesat serta kelicikan pengkhianat agama bangsa dan negara yang hanya ingin menyelamatkan diri dari hukuman bebaskan diri ke jalan yang benar assalamualaikum posted by apanama at 10 16 00 no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels malaysia islam melayu muhasabah pengkhianat 1mdb politik tuesday 15 june 2021 kerajaangagal the illegitimate regime in malaysia failure of the illegitimate regime led by tan sri mahiaddin yassin is no longer a matter that required extensive debate kerajaangagal failed government is an established fact now slightly more than a year after mahiaddin and his friends hijacked a duly elected government and turned it into a circus while malaysia and her people suffered directly and indirectly under the threat of this deadly covid19 we were also forced to witnessed the many antics and shameless acts of traitors and frogs the sabah state assembly was basically forced to be dissolved after the final backdoor attempt to hijack the state government was foiled mahiaddin and hamzah zainuddin were hailed as heroes after the warisan led state government was forced to dissolve and dubiously defeated in the snap elections frankly i m not sure if mahiaddin is hamzah s running dog or its the other way around hamzah is the secretary general of bersatu a political party which mahiaddin and his friends hijacked too some were weeping in joy or sorrow after the sabah election while others were busy negotiating and trading for cushy positions but little did we know that these bunch of self centered urchins had facilitated another wave of the deadly covid19 outbreak in sabah they also basically helped spread it to the entire country by their established double standards and zero respect for expert advice in this case the advice of health experts when pointed out that the sabah election was the trigger which has now costs us thousands of lifes they blame the rakyat for not following their rocket science sops which changed by the hour while mahiaddin and his friends were continuously introducing new unseen acts into their circus including costly hybrid frog leaps more malaysians have been losing their livelihood loved ones and their life it is clear that the illegitimate regime of mahiaddin is more interested in staying in power than to save malaysia and her people from harms way this illegitimate regime s failures and abuse of power is certainly a matter of public knowledge enough data and evidence is available on line the list of failures flip flops and outright idiocies are aplenty the ruse with which this illegitimate regime convinced the yang dipertuan agong to proclaim a state of emergency in january was the height of the regime s desperation to stay in power they won t stop at anything to cling on to power their version of a full lockdown is actually a fool s lockdown factories are allowed to operate and workplace clusters are mushrooming the drama surrounding vaccines and our vaccination drive could by itself beat any latest drama on netflix the vaccine episodes keep coming when we think the season has ended thousands of malaysians or is it hundreds of thousands have lost their jobs and an increasing number of mncs and conglomerates including both local and international banks are downsizing at an unprecedented level we are not recovering from anything at all not the pandemic not the economy not mental health and most importantly we are running far from the stability that we used to enjoy the crooks are still having a field day yes they are unsurprisingly the running dogs are once again busy shopping for mps and collecting statutory declarations trying to hold on to power as of today more than 4 000 malaysians four thousand men women and children have died almost three hundred others have committed suicide since the covid 19 pandemic hit us how much longer do you think we should wait p s if you are indeed a well brought up person you should know what to do next tan sri mahiaddin yassin may allah have mercy on you posted by apanama at 15 32 00 no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels kerajaangagal malaysia covid19 regime saturday 31 august 2019 real and present danger the existence of a deep state amidst us is real who what where when why and how watch this space in the coming weeks p s i don t think it is entirely the civil service or the politicians posted by apanama at 23 51 00 no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels betrayal businessman deep state government infiltration malaysia sabotage wednesday 14 march 2018 fake news ph lawyers ready to defend the prime minister of malaysia pakatan harapan s taiping member of parliament nga kor ming makes sense in the recordi...
|