Meta tags:
description= Da wah Rahmatan Lilalamin, Menuju Ketenangan Jiwa & Kekuatan Iman;
Headings (most frequently used words):
dan, kh, munahar, muchtar, hs, tiada, hari, tanpa, al, quran, racun, kehidupan, penawarnya, hijrah, momentum, kebangkitan, umat, penyakit, hati, strategi, dakwah, kategori, arsip, tulisan, teratas, laman,
Text of the page (most frequently used words):
yang (223), dan (119), kita (116), allah (92), dengan (73), dalam (66), orang (62), ini (56), akan (55), tidak (52), kepada (50), dari (46), ada (41), untuk (40), itu (39), maka (39), nabi (37), adalah (34), anak (33), ketika (31), mereka (30), baik (29), karena (29), pada (26), apa (26), oleh (25), hati (24), lalu (24), menjadi (24), jika (23), harus (22), para (22), racun (20), dunia (20), kehidupan (19), bisa (18), rasul (18), satu (18), tapi (18), aku (18), budaya (17), dakwah (16), bahwa (16), masih (16), umat (15), hari (15), seorang (15), dai (15), dia (15), manusia (15), lain (15), selalu (15), quran (14), sampai (14), bin (14), hijrah (13), penawarnya (13), setiap (13), bagi (13), jangan (13), datang (13), sahabat (13), kemudian (13), rasulullah (12), waktu (12), kamu (12), tahun (12), sudah (11), sehingga (11), pun (11), berdakwah (11), agar (11), umar (11), itulah (11), berkata (11), memberikan (10), mungkin (10), bagaimana (10), lakukan (10), antara (10), besar (10), kecil (10), sebab (10), kedua (10), pernah (10), pertama (10), musa (10), nikmat (10), tanpa (9), segala (9), hal (9), dapat (9), hidup (9), yatim (9), masuk (8), raudhatul (8), muta (8), allimin (8), strategi (8), penyakit (8), hanya (8), tetapi (8), artinya (8), akhlak (8), namun (8), bila (8), ketiga (8), suatu (8), salah (8), abdullah (8), setelah (8), malam (8), masjid (8), sebagai (8), alam (8), malaikat (8), komentar (7), sebuah (7), memiliki (7), sebagaimana (7), juga (7), sesuai (7), inilah (7), keluar (7), lebih (7), akhirnya (7), seseorang (7), bahkan (7), begitu (7), berbicara (7), tempat (7), bertanya (7), lidah (7), belum (7), langsung (7), semua (7), engkau (7), merupakan (7), tengah (7), abu (7), pendidikan (7), harta (7), album (6), dzikir (6), momentum (6), sifat (6), boleh (6), ingin (6), kafir (6), beliau (6), insya (6), menyampaikan (6), membaca (6), jiwa (6), diberikan (6), iman (6), tiga (6), hatinya (6), kembali (6), kata (6), umatnya (6), hamba (6), ternyata (6), ahli (6), surga (6), tahu (6), kenapa (6), doa (6), bertaubat (6), muhammad (6), saw (6), lagi (6), saat (6), laba (6), penuh (6), beriman (6), akhirat (6), ruh (6), zuhud (6), lima (6), janda (6), seperti (5), nama (5), kebangkitan (5), januari (5), 2009 (5), tausiyah (5), ditulis (5), tinggalkan (5), tantangan (5), tersebut (5), atas (5), mempunyai (5), terjadi (5), kalau (5), mengikuti (5), pula (5), zaman (5), sementara (5), pohon (5), pupuk (5), sebaliknya (5), banyak (5), barat (5), moral (5), kewajiban (5), dilakukan (5), sesungguhnya (5), kuat (5), baru (5), perbuatan (5), awalnya (5), tatkala (5), gambaran (5), beberapa (5), khmunaharmuchtarhs (5), sedangkan (5), ibadah (5), kami (5), sangat (5), berdoa (5), dikabulkan (5), hujan (5), kotor (5), seluruh (5), telah (5), tadi (5), atau (5), swt (5), terakhir (5), pelajaran (5), isa (5), surat (5), masyarakat (5), semangat (5), agama (5), jakarta (5), murid (5), zakaria (5), miliki (5), pengajian (5), mulai (4), munahar (4), muchtar (4), tiada (4), merasa (4), ilmu (4), dirinya (4), berhasil (4), perlu (4), disampaikan (4), saja (4), pengetahuan (4), air (4), rumah (4), paling (4), bersama (4), datangnya (4), sebagainya (4), sebagian (4), kemungkaran (4), melakukan (4), dosa (4), melihat (4), bersih (4), mendapat (4), kalimat (4), diterima (4), jadikan (4), kebaikan (4), menjawab (4), bangun (4), sholat (4), lainnya (4), menuju (4), perkataan (4), betapa (4), rasa (4), secara (4), berbagai (4), diri (4), tanda (4), ujian (4), ridho (4), siapa (4), kekuatan (4), apakah (4), diambil (4), kadang (4), benar (4), umur (4), islam (4), yunus (4), kapal (4), laut (4), rencana (4), selanjutnya (4), memalingkan (4), mengatakannya (4), ruhnya (4), bulan (4), lembaga (4), majelis (4), ustadzah (4), masnah (4), santunan (4), muharram (4), piatu (4), puasa (4), situs (3), wordpress (3), com (3), wajib (3), langganan (3), sekarang (3), saya (3), muballigh (3), jadwal (3), alfurqon (3), buku (3), silaturrahim (3), desember (3), 2008 (3), menghadapi (3), tauhid (3), akidah (3), galanya (3), menyelami (3), batasan (3), demikian (3), dahsyatnya (3), menghancurkan (3), bukan (3), luar (3), semuanya (3), mubaligh (3), mencegah (3), lurus (3), tutur (3), khusus (3), mendapatkan (3), digambarkan (3), bicara (3), masalah (3), akhir (3), tidur (3), rumahku (3), berjamaah (3), berpikir (3), kalian (3), menyebabkan (3), buruk (3), iri (3), dimiliki (3), surut (3), sebelum (3), obat (3), meluruskan (3), panjang (3), membuat (3), cepat (3), turun (3), gerangan (3), satunya (3), taubatnya (3), cobaan (3), berikan (3), capai (3), langkah (3), senantiasa (3), berharap (3), berkumpul (3), ashar (3), kemarin (3), siapakah (3), menyambut (3), ucapan (3), dua (3), arti (3), mukjizat (3), mati (3), hijriyah (3), tanggal (3), menentukan (3), alhamdulillah (3), maha (3), macam (3), keluarga (3), bangsa (3), perintah (3), dilemparkan (3), ikan (3), diperintahkan (3), derajat (3), pesantren (3), ulama (3), muridnya (3), iblis (3), serba (3), api (3), neraka (3), menghadap (3), fase (3), dzikrullah (3), penawar (3), zakat (3), menjadikan (3), mengajarkan (3), taklim (3), ibu (3), lihat (2), berlangganan (2), tamu (2), februari (2), jadi (2), menyeru (2), tetap (2), menjelang (2), ajal (2), terpenting (2), mendatangi (2), qurais (2), sampaikan (2), kesabaran (2), siap (2), pandai (2), sekitarnya (2), berjalan (2), keinginan (2), disamping (2), merasuki (2), siraman (2), tua (2), disiram (2), tumbuh (2), diberi (2), sesuatu (2), sedikit (2), negeri (2), kalah (2), sekadar (2), ditanamkan (2), merusak (2), disinilah (2), menanamkan (2), berasal (2), masuknya (2), hingga (2), sandaran (2), vertikal (2), berupaya (2), serta (2), kebenaran (2), mudah (2), biasa (2), khattab (2), akhlakul (2), karimah (2), menjalankan (2), pasti (2), sejarah (2), mengusir (2), mulia (2), sekalipun (2), sehari (2), selama (2), hidupnya (2), ingat (2), hendaklah (2), teladan (2), dakwahnya (2), mau (2), bicaralah (2), depan (2), berada (2), kebajikan (2), beruntung (2), sebaik (2), baiknya (2), tuan (2), melaksanakan (2), subuh (2), ibadahnya (2), amalan (2), pagi (2), perjalanan (2), jauh (2), batu (2), penasaran (2), berturut (2), turut (2), menyakiti (2), berbuat (2), wahai (2), bersyukur (2), karunia (2), terhadap (2), menjaga (2), takabur (2), syirik (2), dengki (2), manakala (2), berdzikir (2), mujarab (2), jelek (2), meminta (2), bermunajat (2), petunjuk (2), mengumpulkan (2), doanya (2), kelompok (2), kelompoknya (2), negara (2), diantara (2), adanya (2), tentu (2), cita (2), keberhasilan (2), mensyukuri (2), sambil (2), sebentar (2), dikenal (2), tiba (2), harinya (2), usai (2), gang (2), dianggap (2), diselamatkan (2), diperbolehkan (2), julukan (2), sakit (2), awal (2), diawali (2), sayyidina (2), amru (2), ash (2), berpendapat (2), ali (2), terlampau (2), mampu (2), menghitungnya (2), negatif (2), terasa (2), ayat (2), tak (2), jumlahnya (2), fasilitas (2), umurnya (2), tingkatkan (2), termasuk (2), dijadikan (2), peringatan (2), mengingatkan (2), kali (2), berkat (2), tenggelam (2), sama (2), sekedar (2), meringankan (2), bulat (2), suci (2), tanah (2), madinah (2), sendiri (2), melindunginya (2), maut (2), gua (2), membangun (2), terangkat (2), tergantung (2), pondok (2), mengharap (2), didapatkan (2), dijaga (2), walaupun (2), godaan (2), dapatkan (2), kejelekan (2), darinya (2), katakanlah (2), illallah (2), duduk (2), maksiat (2), berpakaian (2), hitam (2), kasih (2), sayang (2), membawa (2), kain (2), kafan (2), ditanya (2), langit (2), lewati (2), keempat (2), ketaatan (2), kelima (2), lalui (2), hakekatnya (2), ramadhan (2), mengingat (2), popularitas (2), lupa (2), sempat (2), infak (2), sedekah (2), kejar (2), kebahagiaan (2), nilai (2), dilaksanakan (2), kaum (2), taman (2), maghrib (2), fakir (2), miskin (2), mendirikan (2), semakin (2), kecilan (2), tokoh (2), pemberian (2), diharapkan (2), sejumlah (2), meski (2), acara (2), wah (2), rahmatan (2), lilalamin (2), ketenangan (2), rancang, web, surel, tulis, memuat, ciutkan, bilah, kelola, pembaca, laporkan, isi, daftar, privasi, punya, akun, login, daftarkan, blog, laman, tulisan, teratas, arsip, feb, juli, 2026, himmah, kategori, older, posts, bagimanapun, lamanya, bosan, lelah, merubah, mengganti, manhajnya, meridhoinya, konsisten, komitmen, low, profile, mendekati, dihormati, sahabatnya, keilmuan, didalam, sanubarinya, singkat, mendalami, menelaah, dalamnya, semacam, lancar, kiita, tertentu, tersendiri, tantantang, era, globalisasi, tinggi, intelektualisasi, perkembangan, terdalam, rohani, pupuknya, bagus, menghasilkan, diinginkan, tugas, menyejukkan, ibarat, pemilik, menyemaikan, berilah, takaran, pas, terlalu, sesuaikan, kondisi, condong, ketimbang, islami, menyeleksinya, muslim, menyeleksi, dilihat, pergaulannya, persen, televisi, internet, media, membentenginya, indonesia, maupun, ditutupi, mudahnya, terlena, laksanakan, bagaimanapun, kerasnya, dilupakan, ketahui, membolak, balikan, berikhtiar, membalikkannya, dianjurkan, rasullah, memang, resikonya, menyulitkan, mencegahnya, bertolak, belakanga, kemaksiatan, membenci, tergugah, nur, cahaya, diturunkan, dipegang, bertutur, lemah, lembut, rintangan, memakai, tolak, ukur, menentangnya, membunuhnya, ditunjukkan, memusuhinya, dipukul, sakitnya, lisan, memukul, karenanya, mengingatnya, olel, akal, menjelek, jelekkan, menjatuhkan, provokator, contoh, obyek, bencana, baginya, mendengarnya, sistim, otak, kemampuan, hikmah, bijaksana, pengusaha, ekonomi, pertanian, petani, ilmuan, audensi, keutamaan, khoiru, ummah, terbaik, segolongan, mengajak, menyuruh, ruf, mungkar, 104, ummat, ditampilkan, 110, bermalam, keluargaku, susah, silahkah, beginilah, tempatku, izin, memerhatikan, kapan, shalat, barulah, ikut, pulang, bekerja, menempuh, hanyalah, pembuat, dhuhur, bingung, berbeda, ibadahku, kemungkinan, jaga, lidahku, gunakan, gibah, memfitnah, berdusta, kotori, hatiku, kelebihan, disebelah, ikhtibar, dipisahkan, percaya, ria, otomatis, sebabnya, lisannya, peranan, penting, menghilangkan, supaya, tepat, menyebut, terdapat, terhalang, kemarau, panjangnya, musibah, diangkat, turunkan, berserah, mengakui, kesalahannya, kekasih, berdiri, memberi, mengabulkan, dipersilahkan, terdiam, bebuat, kuatir, menunduk, bertobat, diketahui, sekelilingnya, diijabah, terheran, umatmu, taubatan, nasuha, kuterima, kisah, disaat, menimpa, kedamaian, yakinlah, subhanallah, menyadari, inginkan, niat, sanubari, tertanam, mustahil, pertolongan, inayah, rabbul, izzati, kerjakan, semata, mata, sayangnya, bertafakur, meningkatkan, ketakwaan, melalui, perintahkan, menjauhkan, dilarang, nya, mudahan, fana, shalawat, salam, haturkan, keharibaan, junjungan, semoga, kelak, yaumil, kiamah, syafaat, terlimpah, sore, menunggu, mencari, terkejut, dekat, dicintai, tunggu, lama, masuklah, cukup, kalangan, sabahat, kampung, esok, mengira, yakin, dialah, orangnya, disebut, agak, mengatakan, tinggal, dinyatakan, diikuti, meliwati, gubuk, reyot, menolehlah, selamat, jawabannya, alasannya, miladiyah, masehiyah, lahirnya, dilahirkan, disebutkan, dijelaskan, syeh, nawawi, bantani, makna, mengandung, pengelana, mengusap, disembuhkan, tangannya, halnya, buta, terkena, kusta, sembuh, dahulu, peristiwa, khalifah, gubernur, menggunakan, membalasnya, catatan, sini, timbullah, pikiran, bermusyawarah, menentukannya, dimulai, maulid, diutus, pendapat, mengusulkan, sebaiknya, lantas, kendati, perputaran, hayat, dikandung, badan, menghirup, udara, segar, dibalik, terpendam, contohnya, gatal, digaruk, nahl, menyatakan, menghitung, hitung, niscaya, pengampun, penyayang, janganlah, hendak, sejauh, mana, menyukuri, patut, disyukuri, menambah, mentaubati, kesalahan, muasabah, intropeksi, minimal, pertahankan, maksimal, bersabda, barangsiapa, menodai, pribadi, terulang, mukmin, pagut, ular, lubang, biarlah, berlalu, perbaiki, ajaran, menggema, menggelora, sampailah, furqon, sinilah, pentingnya, disia, siakan, yakni, meninggalkan, kaumnya, naik, penumpang, barang, lautan, memperlihatkan, pilihan, per, muatan, menyelamatkan, diputuskan, undian, memilih, lempar, namanya, ditelan, seekor, kegelapan, perut, ilah, melainkan, dzalim, anbiya, memerintahkan, melemparkannya, tandus, kaumnnya, hijrahnya, anfal, ingatlah, menangkap, mengusirmu, membunuhmu, makar, rencananya, diingatkan, berhijrah, akibat, faktor, makkah, perjuangan, memungkinkan, ganas, menerima, seruan, merencanakan, penjarakan, dibunuh, disepakati, nadwah, musyawarah, jahal, mengirimkan, 300, pembunuh, bayaran, membunuh, lolos, pembunuhan, mencintai, dikasih, mencengkam, jumat, berani, menentang, abi, thalib, menggantikan, bakar, shiddiq, setia, melindungi, bersembunyi, tsur, halus, membuyarkan, keyakinan, diteladani, memantapkan, menimbulkan, mempertahankan, timbul, dimantapkan, hubungannya, hubungannnya, menjamin, mujadalah, mengangkat, berpengetahuan, bangkitkan, kehinaan, dibangunnya, jatuh, bangunnya, achya, anshory, pengasuh, minhajut, tholibin, kehidupannya, digoda, sempit, sabar, habib, nasehat, dakwahkan, jalan, kakiku, wajahklu, tuhan, marah, membanting, gelas, pergi, wajah, darimu, asyhadu, alla, ilaaha, asyahadu, anna, menghembuskan, nafas, bercerita, menalqinku, didatangi, mambawa, segelas, sebelah, kananku, menggoyang, gelasnya, membutuhkan, wajahku, diceritakan, mengalami, sakaratul, kerabat, sahabatnyan, menjenguknya, mendekatkan, mulut, telinga, menalqin, laa, ilaha, rasuulullah, malah, wajahnya, berteriak, pingsan, sadar, membuka, matanya, kepadaku, menalqinmu, syahadat, khusnul, khotimah, menolak, mengutus, mukanya, amat, menakutkan, malaikatpun, mencabut, keras, sekali, besi, menyimpulkan, ingkar, dimasukkan, dilewati, bau, menjawabnya, bawah, melewati, tanya, lewat, wangi, tuhanmu, nabimu, fulan, jawaban, tempatkan, sisi, azal, kirimkan, putih, tubuhnya, memasukkan, dibawa, dibawalah, kelangit, titik, izrail, menyabut, nyawa, diderita, tenggang, memperbanyak, taat, membersihkan, maksudnya, bicarakan, istighfar, ampun, bertulang, ucapkan, malik, dinar, hidayah, berupa, teguran, ditegur, bermimpi, badannya, hangus, terbakar, sadarlah, perbuatannya, ditinggalkan, kezuhudannya, dikeluarkan, mempuinyai, angkuh, sombong, didapati, silahkan, lupakan, dinamakan, keseimbangan, kenikmatan, jenis, disini, keburukan, cuma, mengejar, seolah, olah, meminum, jikalau, dihadapi, arwah, rahim, barzah, puncak, bersepakat, keseluruhannya, seluruhnya, terhindar, cara, memahami, kandungan, selamanya, mencapai, tujuan, imtak, takwa, didik, minimnya, alokasi, pelajarann, sekolah, andil, generasi, muda, tuntutan, kebutuhan, sedini, imbuhnya, program, usia, dini, remaja, prinsipnya, baca, menerapkannya, bada, diwajibkan, dilanjutkan, kitab, kuning, tajwid, fiqh, tuturnya, berencana, panti, asuhan, dibuka, terdiri, balita, sma, siangnya, mengajar, cut, meutia, pusat, pindah, darunnaim, kini, berkonsentrasi, didirikannya, bertambah, siang, digunakan, memaparkan, rupanya, tetangga, berminat, mengikutinya, berkembang, sekitar, 200, besarnya, antusias, peletakkan, pertamanya, zainuddin, agustus, 1990, jelasnya, menurutnya, rangka, berlangsung, masa, mendatang, positif, donatur, rutin, menyantuni, alumni, darul, rahman, kesempatan, berpesan, hadirin, relatif, beban, katanya, buka, mengadakan, kegiatan, sosial, khitanan, massal, tabligh, akbar, sederhana, hadir, apalagi, kehadiran, sby, nurussalam, khusyu, adzan, berkumandang, segera, menyantap, hidangan, tersedia, berbuka, seusai, menjalani, assyura, bergegas, mengambil, wudhu, biasanya, sunnah, ujar, pimpinan, menyerahkan, bingkisan, 1430,
Text of the page (random words):
enghadapi godaan dan cobaan maka kehidupan ini terasa nikmat tapi jika kita tidak sabar dalam menghadapi ujian maka dunia ini adalah racun tinggalkan sebuah komentar ditulis dalam tausiyah oleh khmunaharmuchtarhs 20 januari 2009 hijrah dan momentum kebangkitan umat salah satu pelajaran kepada kita bahwa yang kecil jangan dianggap kecil satu saat menjadi kekuatan besar dalam kehidupan manusia jadikan pelajaran karena nabi saw diselamatkan oleh allah swt dengan laba laba ketika ada orang bertanya apakah kita diperbolehkan menyambut tahun baru 1 januari dengan ucapan selamat tahun baru maka jawabannya adalah diperbolehkan alasannya tahun miladiyah masehiyah diambil dari lahirnya nabi isa as beliau dilahirkan sebagai seorang nabi dan rasul dan yang memiliki julukan al masih hanya nabi isa seperti disebutkan oleh allah dalam al quran julukan tersebut dijelaskan oleh syeh nawawi al bantani dalam dua makna pertama al masih mengandung arti nabi isa adalah pengelana yang kedua beliau jika mengusap orang sakit akan disembuhkan oleh allah sebab tangannya penuh mukjizat seperti halnya nabi nabi lain yang diberikan mukjizat satu mukjizat yang diberikan allah kepada nabi isa antara lain yang buta menjadi bisa melihat yang terkena penyakit kusta menjadi sembuh bahkan yang mati bisa hidup sedangkan awal tahun hijriyah yang tahun ini lebih dahulu sebelum januari diambil dari peristiwa hijrah rasulullah saw diawali pada zaman khalifah sayyidina umar bin khattab ketika memberikan surat kepada gubernur amru bin ash tanpa menggunakan tanggal dan tahun kemudian amru bin ash membalasnya dengan diberi catatan bahwa surat tanpa tanggal dan tahun itu sudah diterima dari sini timbullah pikiran untuk menentukan awal tahun maka para sahabat bermusyawarah untuk menentukannya ada yang berpendapat dimulai dari maulid nabi ada juga yang berpendapat ketika nabi diutus menjadi rasul namun yang terakhir pendapat sayyidina ali ra yang mengusulkan sebaiknya mulai dari hijrah rasulullah diterima karena merupakan momentum kebangkitan umat lantas apa saja yang kita lakukan dalam menyambut tahun baru ini yang pertama mensyukuri nikmat alhamdulillah kendati terlampau cepat perputaran waktu kita masih diberikan hayat dikandung badan masih dapat menghirup udara segar tahun baru hijriyah dan bila kita bicara nikmat tidak ada seorang pun yang mampu menghitungnya bahkan kadang kadang dibalik yang negatif masih terpendam nikmat contohnya gatal itu penyakit tetapi kenapa bila digaruk terasa nikmat dalam al quran surat an nahl ayat 18 allah menyatakan dan jika kamu menghitung hitung nikmat allah niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya sesungguhnya allah benar benar maha pengampun lagi maha penyayang karena terlampau banyak nikmat janganlah hendak menghitungnya karena yang terpenting sejauh mana kita menyukuri nikmat itu salah satunya panjang umur kita yang merupakan fasilitas yang patut disyukuri manusia dengan umurnya akan mampu menambah kebaikan dan dengan umurnya pula akan mentaubati berbagai macam kesalahan yang kedua melakukan muasabah atau intropeksi diri gerangan apa yang kita lakukan pada tahun lalu bila hal hal yang baik minimal kita pertahankan maksimal kita tingkatkan sebagaimana rasulullah saw bersabda barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka dia termasuk orang orang yang beruntung sebaliknya jika kita melakukan perbuatan perbuatan jelek yang bisa menodai nama pribadi nama keluarga nama bangsa untuk dijadikan peringatan agar jangan sampai terulang kembali untuk itu nabi mengingatkan bahwa seorang mukmin jangan sampai di pagut ular satu lubang dua kali artinya yang lalu biarlah berlalu dan yang akan datang kita perbaiki semuanya sedangkan yang ketiga kita jadikan hijriyah ini momentum kebangkitan umat sebab dengan hijrah ajaran islam menggema menggelora kepada seluruh dunia berkat hijrah sampailah islam di tengah tengah masyarakat kita sebab jika tidak ada hijrah tidak ada furqon di sinilah pentingnya hijrah sebagai momentum kebangkitan umat yang tidak boleh disia siakan lalu kenapa nabi hijrah ada nabi yang hijrah mendapat ujian besar yakni nabi yunus yang hijrah meninggalkan kaumnya tanpa perintah allah kemudian naik ke kapal yang sudah penuh dengan penumpang dan barang sampai di tengah lautan kapal tersebut mulai memperlihatkan tanda tanda akan tenggelam saat itu hanya ada dua pilihan mereka tetap bersama sama di atas kapal tapi tenggelam semua atau satu per satu dilemparkan ke laut sekedar meringankan muatan kapal dan menyelamatkan yang lain akhirnya diputuskan untuk dilakukan undian untuk memilih siapa yang akan di lempar ke laut nabi yunus yang namanya keluar dilemparkan ke laut dan kemudian ditelan bulat bulat oleh seekor ikan dari dalam laut di dalam kegelapan perut ikan nabi yunus berdoa tidak ada ilah melainkan engkau maha suci engkau sesungguhnya aku termasuk orang orang yang dzalim al anbiya 87 kemudian allah swt memerintahkan ikan tersebut melemparkannya ke tanah yang tandus setelah kuat kembali nabi yunus as diperintahkan untuk kembali ke tengah tengah kaumnnya yang telah bertaubat sedangkan hijrahnya rasulullah saw adalah perintah allah sehingga ketika di madinah allah mengingatkan dalam surat al anfal ayat 30 ingatlah muhammad ketika orang orang kafir akan menangkap kamu kemudian mereka akan mengusirmu dan mereka akan membunuhmu mereka membuat makar rencana rencana yang buruk allah juga akan membuat rencana sendiri dan sebaik baiknya rencana adalah rencananya allah ini diingatkan nabi berhijrah akibat tiga faktor makkah tidak dijadikan tempat strategi perjuangan dakwah karena tidak memungkinkan orang kafir ganas dan mereka tidak menerima seruan rasul sehingga mereka merencanakan pertama penjarakan muhammad kedua mengusir dan terakhir dibunuh dan yang ketiga inilah disepakati mereka di dalam nadwah tempat musyawarah mereka abu jahal mengirimkan 300 pembunuh bayaran untuk membunuh nabi tapi allah melindunginya sehingga rasul lolos dari pembunuhan ini berkat adanya allah yang selalu mencintai nabi dan dikasih tahu saat saat mencengkam di malam jumat waktu itu lalu siapakah yang berani menentang maut pertama ali bin abi thalib siap menggantikan nabi di tempat tidur yang kedua abu bakar shiddiq yang setia melindungi hidup atau mati alhamdulillah beliau bersembunyi di gua tsur selama tiga hari tiga malam dan allah melindunginya dengan rumah laba laba yang halus sehingga membuyarkan keyakinan mereka bahwa nabi masuk ke gua ini salah satu pelajaran kepada kita bahwa yang kecil jangan dianggap kecil satu saat menjadi kekuatan besar dalam kehidupan manusia jadikan pelajaran karena nabi diselamatkan oleh allah dengan laba laba selanjutnya setelah nabi berada di madinah langsung membangun negara dengan petunjuk dari allah swt yang perlu diteladani pertama memantapkan akidah sehingga menimbulkan semangat mempertahankan agama akan timbul setelah itu adalah pendidikan terhadap masyarakat kedua ini bila dimantapkan dengan semangat hijrah insya allah terangkat derajat bangsa kita akidah hubungannya dengan iman dan pendidikan hubungannnya dengan ilmu pengetahuan allah menjamin dalam al quran surat al mujadalah maka allah mengangkat derajat orang orang beriman di antara kamu dan orang orang berpengetahuan dengan beberapa derajat dengan semangat momentum hijrah kita bangkitkan semangat umat ini dan kita tingkatkan pengetahuan mereka insya allah kita tidak akan mendapatkan kehinaan bahkan terangkat selanjutnya dibangunnya masyarakat dengan akhlakul karimah karena sangat menentukan jatuh bangunnya bangsa tergantung akhlak kh m achya al anshory pengasuh pondok pesantren minhajut tholibin jakarta tinggalkan sebuah komentar ditulis dalam tausiyah oleh khmunaharmuchtarhs 12 desember 2008 penyakit hati berdzikir kepada allah swt itulah obat yang sangat mujarab untuk meluruskan hati sebagai hamba allah yang baik tentu kita menyadari betapa besar nikmat yang telah allah berikan kepada kita di segala kehidupan betapa setiap cita cita yang kita inginkan setiap niat yang ada di hati sanubari setiap keinginan yang tertanam dan setiap keberhasilan yang kita capai mustahil tanpa pertolongan atau inayah dari allah rabbul izzati artinya apa bahwa apa pun yang kita lakukan langkah apa pun yang kita kerjakan keberhasilan yang kita capai ini semata mata sayangnya allah kepada kita dan karunia allah yang diberikan kepada kita untuk itulah kita harus senantiasa bertafakur senantiasa mensyukuri nikmat allah dengan meningkatkan ketakwaan kita melalui menjalankan apa yang allah perintahkan dan berupaya menjauhkan apa yang dilarang nya tentu kita berharap dengan berdoa mudah mudahan segala langkah perbuatan kita hidup di alam yang fana ini senantiasa mendapatkan ridho dari allah swt shalawat dan salam kita haturkan keharibaan junjungan nabi besar muhammad saw juga kita selalu berharap dan berdoa semoga kelak di yaumil kiamah syafaat dari beliau akan terlimpah kepada kita di suatu sore rasul berkumpul dengan para sahabat di dalam masjid sambil menunggu datangnya waktu ashar ketika sudah berkumpul para sahabat rasulullah mencari seseorang di sekitarnya lalu rasul berkata kepada para sahabat sebentar lagi ahli surga akan masuk ke dalam masjid para sahabat merasa terkejut kenapa karena seluruh sahabat yang dekat dan dicintai nabi sudah berkumpul di dalam masjid siapa lagi yang beliau tunggu itu tidak lama kemudian masuklah seseorang yang tidak cukup dikenal dia orang biasa tidak selalu dikenal di kalangan para sabahat karena berasal dari kampung para sahabat masih berpikir mungkin ada yang lain ternyata ketika tiba datangnya waktu ashar itulah orang yang terakhir tadi begitu pula dengan esok harinya rasulullah berkata demikian sebentar lagi ahli surga akan masuk ke dalam masjid sahabat masih mengira bukan orang yang kemarin ternyata yang datang terakhir ke masjid orang yang kemarin lagi tiga hari berturut turut itulah yang terjadi hingga pada akhirnya para sahabat yakin dialah orangnya yang disebut ahli surga di antara para sahabat abdullah bin umar agak sedikit penasaran siapakah gerangan orang itu ibadah apa yang dilakukan sehingga rasul mengatakan dia adalah ahli surga maka setelah usai sholat ashar abdullah bin umar mengikuti orang ini tinggal untuk melihat bagaimana ibadahnya hamba allah yang dinyatakan sebagai ahli surga ini sudah tahu kalau dia diikuti ia berjalan meliwati gang gang kecil sampai akhirnya tiba di gubuk yang reyot menolehlah ia ke sahabat abdullah bin umar dan bertanya ada apa yang menyebabkan engkau mengikuti dari masjid sampai ke rumahku abdullah bin umar berkata tuan saya ingin bermalam di rumah tuan lalu ia menjawab bagaimana kamu bisa tidur di rumahku sedangkan rumahku kecil dan untuk keluargaku saja sudah susah jika kamu mau silahkah tapi beginilah tempatku setelah mendapat izin abdullah bin umar memerhatikan apa yang dilakukan hamba allah ini kapan ia bangun tidur untuk melaksanakan shalat malam tapi sampai datangnya waktu subuh ternyata orang itu tidak bangun malam ketika datang waktu subuh barulah ia bangun lalu ke masjid ikut sholat berjamaah dengan rasul setelah itu pulang kemudian abdullah bin umar berpikir ibadahnya tidak lebih dari yang lainnya tapi mungkin ada amalan amalan lainnya pagi hari orang itu bekerja menempuh perjalanan jauh ternyata di suatu tempat orang itu hanyalah pembuat batu begitu menjelang waktu dhuhur begitu pula ia lakukan menuju masjid untuk sholat berjamaah dengan rasul abdullah bin umar yang penasaran bertanya saya ini bingung beberapa waktu yang lalu rasulullah berkata sampai tiga hari berturut turut bahwa akan ada orang ahli surga tapi ibadah kamu sesuai dengan apa yang kami lakukan kewajiban kewajiban yang kami lakukan tidak jauh berbeda tapi mungkin kami dan para sahabat lainnya lebih dalam masalah ibadah hamba allah ini berkata mungkin ibadahku kalah dari kalian tapi perlu kamu tahu kemungkinan yang menyebabkan rasulullah berkata seperti itu karena suatu hal yang aku jaga dalam hidup pertama lidahku tidak pernah aku gunakan untuk menyakiti orang lain artinya aku tidak pernah berbuat gibah aku tidak pernah memfitnah aku tidak pernah berdusta aku tidak pernah kotori lidah ini dengan perkataan buruk dan yang kedua wahai abdullah bin umar hatiku tidak pernah iri dengan kelebihan yang dimiliki orang lain bahkan aku selalu bersyukur jika allah memberikan karunia yang besar terhadap orang orang yang disebelah aku ini suatu ikhtibar betapa antara hati dengan lidah tidak bisa dipisahkan maka jika kita bisa menjaga hati dengan baik menjaga lidah dengan baik dan percaya jika hati yang bersih dari rasa takabur ria syirik iri dengki serta penyakit hati lainnya maka lidah secara otomatis akan menjadi baik itulah sebabnya rasul pernah memberikan gambaran iman seseorang tidak akan surut sebelum hatinya surut hati tidak akan surut manakala lisannya lurus betapa peranan hati menjadi sangat penting dalam kehidupan sebab itulah untuk menghilangkan berbagai penyakit di dalam hati agar supaya lidah kita menjadi lurus maka obat yang paling tepat tidak lain adalah selalu menyebut nama allah berdzikir kepada allah itulah obat yang sangat mujarab untuk meluruskan hati meluruskan lidah kita di dalam hidup ini kenapa kita selalu berpikir di dalam hidup selalu berdoa pada allah tapi belum dikabulkan mungkin hati kita masih terdapat sifat sifat yang jelek masih ada dosa dalam diri kita masih ada rasa takabur dalam hati kita itulah yang menyebabkan doa kita terhalang dengan penyakit penyakit yang ada dalam hati di zaman nabi musa pernah terjadi kemarau panjang begitu panjangnya membuat umat nabi musa datang untuk meminta kepada allah agar musibah ini cepat cepat diangkat oleh allah paling tidak allah turunkan hujan lalu nabi musa bermunajat kepada allah dan mendapat petunjuk untuk mengumpulkan umat dalam suatu tempat untuk berdoa tapi apa yang terjadi tatkala nabi musa menyampaikan kepada umatnya untuk bertaubat dan berserah diri sebelum bermunajat kepada allah untuk mengakui segala dosa dan kesalahannya ternyata hujan belum turun juga ada apa gerangan seorang rasul yang menjadi kekasih allah dan satu satunya nabi bisa berbicara langsung kepada allah tatkala doanya belum dikabulkan langsung bertanya kepada allah ternyata ada salah satu umatnya yang hatinya masih kotor jika umatnya ingin dikabulkan doanya agar satu orang itu keluar dari kelompok maka nabi musa langsung berdiri dan memberi tahu kepada umatnya bahwa allah tidak mengabulkan doa mereka karena di antara umatnya belum ada yang bertaubat kepada allah masih ada yang hatinya kotor maka jika di antara kalian yang masih belum bertaubat kepada allah dipersilahkan keluar dari kelompok ini agar doa kita dikabulkan oleh allah kata nabi musa as terdiam seluruh umat nabi musa namun ada satu orang yang merasa belum bertaubat kepada allah hatinya kotor karena telah bebuat dosa karena kuatir jika keluar dari kelompoknya semua orang akan tahu ia menunduk langsung bertobat kepada allah tanpa diketahui sekelilingnya ketika taubatnya langsung diijabah oleh allah tanpa ada tanda tanda hu...
|