Meta tags:
description= Memaknai Pentingnya Memberi;
Headings (most frequently used words):
keajaiban, kisah, seorang, proyek, sederhana, memikat, dan, penuh, cinta, dollar, 11, cent, sepotong, roti, penebus, dosa, sodaqoh, jika, allah, menarik, perhatian, kita, pohon, apel, nyata, kebesaran, jiwa, ibu, andaikata, amanah, sahabat, kertas, hitam, putih, kabar, buat, maria, mencari, follow, me, kalender, waktu, hidup, laman, kategori, dokumen, komentar, terbaru, langganan, our, visitors, bersama, sobat, administrator,
Text of the page (most frequently used words):
yang (196), itu (127), dan (123), untuk (59), dengan (54), saya (51), ini (47), tidak (43), dari (40), lelaki (39), anak (38), kita (36), tak (35), pada (34), kepada (33), orang (33), pohon (31), lagi (30), ada (30), aku (28), maria (28), dia (28), apel (27), adalah (26), #seorang (25), dalam (23), juga (23), sudah (22), allah (22), cerita (22), uang (21), satu (20), akan (20), nya (19), hari (19), mereka (19), sangat (19), ibu (19), hitam (19), rumah (18), tersebut (17), roti (17), anaknya (16), kertas (16), telah (16), bisa (15), kamu (15), kemudian (15), baik (15), karena (15), auf (15), sha (15), komentar (14), perhatian (14), salah (14), suatu (14), lalu (14), datang (14), apa (14), sang (14), sedang (14), blog (13), lain (13), memaknai (13), semua (13), kata (13), wanita (13), sebuah (13), putih (13), murid (13), media (12), lebih (12), hal (12), melihat (12), pergi (12), hanya (12), berkata (12), tua (12), keajaiban (12), punya (11), februari (11), 2010 (11), indahnya (11), waktu (11), oleh (11), mengirimkan (11), buta (11), pernah (11), hati (11), selama (11), mau (11), tapi (11), tempat (11), pun (11), setelah (11), ketika (11), seperti (10), psmpc (10), dikembangkan (10), group (10), silakan (10), motivasinya (10), benar (10), sakit (10), tanya (10), pejuangpsmpc (10), berbuat (10), membuat (10), atas (10), jawab (10), maka (10), bekerja (10), miskin (10), sally (10), anda (9), baru (9), menarik (9), kembali (9), masih (9), tetapi (9), ingin (9), istri (9), air (9), tiba (9), sekali (9), setiap (9), tujuh (9), tinggalkan (9), menjawab (9), manusia (9), kau (9), memiliki (9), dapat (9), sederhana (8), penuh (8), meninggal (8), tahu (8), saja (8), besar (8), mengambil (8), keluarga (8), tahun (8), kesalahan (8), agar (8), kisah (8), bahwa (8), wahai (8), suamimu (8), ibunya (8), mandor (8), com (7), nama (7), sekarang (7), banyak (7), selalu (7), sampai (7), namun (7), saat (7), memberikan (7), lama (7), keluar (7), cukup (7), sambil (7), dosa (7), bahkan (7), kecil (7), pesan (7), dunia (7), rahmat (7), rosulullah (7), mendengar (7), senang (7), bermain (7), main (7), pengalaman (7), wordpress (6), atau (6), tentang (6), kami (6), maaf (6), sedih (6), berapa (6), akhirnya (6), membeli (6), beberapa (6), apakah (6), memberi (6), tersenyum (6), siapa (6), warna (6), hingga (6), kebaikan (6), meminta (6), menggunakan (6), pula (6), malam (6), andaikata (6), sehingga (6), mengatakan (6), dilakukannya (6), akar (6), mendongak (6), bawahnya (6), fakir (6), proyek (5), memikat (5), cinta (5), jika (5), ternyata (5), harus (5), kali (5), terlalu (5), hampir (5), kedua (5), para (5), guru (5), semuanya (5), sepuluh (5), saudaraku (5), semakin (5), pinsil (5), merasa (5), tetap (5), dua (5), membawa (5), sedangkan (5), demikian (5), yahudi (5), mempunyai (5), sahabat (5), dinar (5), mendapatkan (5), mendapat (5), begitu (5), bukan (5), amal (5), sebelum (5), kebesaran (5), membutuhkan (5), tukang (5), lantai (5), kebun (5), bertaubat (5), membagikan (5), mulai (4), situs (4), langganan (4), buat (4), bersama (4), tulisan (4), hidup (4), tampak (4), jadi (4), belum (4), menjadi (4), mati (4), buruk (4), demi (4), biar (4), terus (4), sama (4), perempuan (4), ayo (4), sebagai (4), sebagian (4), bapak (4), gembira (4), boleh (4), cara (4), menuliskan (4), jarang (4), dilakukan (4), segera (4), menjelaskan (4), sesuatu (4), sendiri (4), antara (4), keadaan (4), musibah (4), hendaknya (4), tuhan (4), pasti (4), ucapannya (4), masjid (4), jalan (4), sulit (4), sia (4), usang (4), foto (4), koran (4), menyelamatkan (4), mengenai (4), parah (4), pekerjaan (4), bertanya (4), bahagia (4), buah (4), kapal (4), menjatuhkan (4), batu (4), menyakitkan (4), keatas (4), bersyukur (4), seringkali (4), koin (4), pekerja (4), suara (4), hadits (4), keutamaan (4), awan (4), pondok (4), dollar (4), operasi (4), pria (4), lihat (3), masuk (3), berlangganan (3), menyaksikan (3), bulan (3), kategori (3), mencari (3), melakukan (3), termasuk (3), kabar (3), kasihan (3), sebelah (3), sungguh (3), tiga (3), dulu (3), memang (3), ikut (3), sana (3), suami (3), begitulah (3), secara (3), berikan (3), tangan (3), sekolah (3), sejenak (3), kebetulan (3), mambo (3), beristirahat (3), makanan (3), segala (3), berteriak (3), sumber (3), berikutnya (3), jiwa (3), coretan (3), berwarna (3), sedikit (3), selesai (3), menyiapkan (3), saudara (3), tadi (3), diberikan (3), mengapa (3), pelajaran (3), terjadi (3), ingatlah (3), engkau (3), dahulu (3), dirimu (3), lainnya (3), bin (3), kalau (3), sepotong (3), tatkala (3), musyafir (3), membagi (3), kepadanya (3), hasil (3), menjelang (3), jauh (3), itulah (3), panjang (3), ataukah (3), bersujud (3), tanpa (3), walau (3), potongan (3), mata (3), hidupnya (3), cuci (3), mesin (3), cacat (3), penting (3), berbaring (3), batang (3), dahan (3), anakku (3), berlayar (3), duh (3), denganku (3), kini (3), harinya (3), tidur (3), mencintai (3), harganya (3), kadang (3), diterima (3), mengakui (3), menengadah (3), tepat (3), logam (3), fulan (3), sepertiganya (3), saluran (3), ibadah (3), puluh (3), abu (3), musa (3), bagian (3), harga (3), sebelas (3), sen (3), adikmu (3), georgi (3), adik (3), apoteker (3), berbicara (3), web (2), wajib (2), tulis (2), isi (2), daftar (2), akun (2), feed (2), sobat (2), alamat (2), menerima (2), pilih (2), dokumen (2), http (2), berarti (2), keluarganya (2), menyekolahkan (2), manggut (2), terbaik (2), dengar (2), sepeda (2), terdiam (2), cuma (2), mungkin (2), rasa (2), membuatnya (2), mampu (2), balasan (2), mengucapkan (2), usah (2), mayatnya (2), kuat (2), melihatnya (2), menangis (2), mencoba (2), mengalir (2), enam (2), berlalu (2), mengaku (2), murung (2), bertemu (2), tangis (2), pengertian (2), mengingat (2), belanja (2), mendaftarkan (2), berpikir (2), nanti (2), mengurus (2), berjualan (2), depan (2), bagus (2), biasanya (2), memanggil (2), menaruh (2), berusia (2), menuntun (2), fitrah (2), diatasnya (2), hitamnya (2), cahaya (2), bersinar (2), yakni (2), sinar (2), menenangkan (2), malu (2), wajah (2), mengerjakan (2), diatas (2), jam (2), kesulitan (2), banyaknya (2), ruang (2), apapun (2), tersisa (2), terlihat (2), hasilnya (2), muridnya (2), lembar (2), islam (2), heksa (2), melaksanakan (2), amanah (2), hutang (2), kepadamu (2), rasulullah (2), yaitu (2), mimpinya (2), merupakan (2), peringatan (2), baginya (2), apabila (2), tanda (2), seseorang (2), kejadian (2), keluargaku (2), terlebih (2), bagaimana (2), kalangan (2), saling (2), betul (2), sebetulnya (2), lantaran (2), sabar (2), nabi (2), hendak (2), potong (2), pahala (2), menyesal (2), begini (2), sebab (2), kuberikan (2), maksudnya (2), pagi (2), mantelnya (2), diberikannya (2), andaikan (2), setia (2), perkataan (2), sadar (2), almarhum (2), wafatnya (2), mama (2), jangan (2), cetak (2), cantik (2), pahlawan (2), kandung (2), terbaring (2), berdaya (2), menetes (2), ranjang (2), dosanya (2), box (2), dirinya (2), menderita (2), luka (2), bakar (2), sempat (2), kamarnya (2), keperluan (2), kerjakan (2), ditambah (2), obat (2), taiwan (2), pembantu (2), mahal (2), layaknya (2), sehat (2), pemuda (2), muda (2), dirumahnya (2), tinggal (2), kantor (2), cewe2 (2), perusahaan (2), ayah (2), tumbuh (2), memerlukan (2), pelukan (2), akarku (2), tenang (2), memotong (2), maukah (2), cita (2), menebang (2), mainan (2), membelinya (2), menunggu (2), berkah (2), rejeki (2), miliki (2), kala (2), menyembah (2), ide (2), depannya (2), melemparkannya (2), dibawahnya (2), menyampaikan (2), catatan (2), melemparkan (2), berhenti (2), berhasil (2), bangunan (2), berusaha (2), abdul (2), pengaruh (2), ibadat (2), muslim (2), bersedekah (2), alloh (2), imam (2), perjalanan (2), makan (2), kunci (2), airnya (2), siramilah (2), laki (2), berada (2), kurang (2), sebuku (2), bagikan (2), rupanya (2), ibadahnya (2), ditinggalkannya (2), kakinya (2), biaya (2), katakan (2), jiwanya (2), delapan (2), ayahnya (2), celengan (2), pentingnya (2), rancang, surel, memuat, ciutkan, bilah, kelola, pembaca, laporkan, privasi, login, daftarkan, tema, notepad, gratis, entri, administrator, our, visitors, bergabung, pelanggan, email, masukkan, mail, pemberitahuan, belajar, ikrimah, eren, tangismu, sedjatee, firas, terbaru, laman, kalender, twit, chi_elemen, follow, older, entries, www, helvytianarosa, htr, pelangi, nurani, penerbit, syaamil, 2000, menghela, napas, senyum, khas, yatim, artinya, pikir, membonceng, naik, ditipu, sampaikan, beserta, menipumu, disekolahkan, kebenaran, sebulan, tetangga, rumahnya, bercerita, berboncengan, jualan, sejak, tega, membantu, penyelenggaraan, jenazah, ibanya, airmata, bergulir, disebutnya, berkali, tabah, cobaan, ketabahanmu, membuka, dompetnya, entah, isinya, berulangkali, terimakasih, tergesa, hancur, dikenali, paman, ngurusin, permpuan, mengharapkan, dibantu, katanya, mengusap, airmatanya, menepuk, nepuk, bahu, meneguhkannya, bantu, mengambilnya, nggak, kafan, apalagi, menguburkannya, pusing, miris, terpaku, innalillaahi, inna, ilaihi, rooji, uun, ujar, pelan, dikubur, bening, pipi, kecelakaan, tangisnya, tumpah, teratur, sumbangan, sementara, usia, jatah, kamar, amplop, mudah, mudahan, mendaftar, seragam, perlengkapan, datanglah, tiap, awal, bayaran, bila, mengenal, keberatan, menyusahkan, sekolahan, dekat, negeri, mengangguk, angguk, meloncat, loncat, langkah, tergopoh, gopoh, paling, mengajak, mampir, kontrakan, menyuguhi, minuman, kesederhanaan, memperhatikan, kekurangan, papa, sekitarnya, melewati, sekitar, bapaknya, melangkah, tertatih, tatih, eeeesss, eramuslim, pekat, menerus, menorehkan, noda, saking, memekatkan, nyaris, terdeteksi, tersensor, membersihkan, memperbanyak, redup, perlahan, memancarkan, kemilau, teruslah, terpenting, takkan, menghadap, kesucian, wallahu, lam, bishshowaab, bayu, gautama, tugas, nampak, terwarnai, memutihkan, meski, ditentukan, dominan, teramat, separuh, terisi, menghias, berselang, menuntaskan, tugasnya, diperbuat, menemukan, kosong, putihnya, memaksa, memanfaatkan, sekecil, menuliskannya, walaupun, berubah, celah, seruas, tertulis, disitu, kelas, agama, mengeluarkan, sesuai, perintah, kemarin, lupa, terkecil, diminta, dikerjakannya, help, seagamanya, adakah, tanggungan, memberinya, pinjaman, sebanyak, menyerahkan, serupa, dinarku, dipinjamnya, menerangkan, maksud, kedatangannya, memberitahukan, faham, percaya, mengumpulkan, wang, simpanan, dibayarkan, paginya, selamat, kedatanganmu, beginilah, semestinya, bersaudara, perbincangan, bersahabat, terhenti, kerana, terjaga, tidurnya, menyadari, dimimpikannya, leher, situ, gerangan, lehermu, akibat, pinjam, tolong, jelaskan, ketahuilah, satupun, kematianku, terhadap, kucing, matipun, dipertanggungjawabkan, perempuanku, perlu, beri, ditakdirkan, bermimpi, mengunjunginya, keampunan, diceritakan, bahawa, berteman, ziarah, menziarahi, jastamah, malik, kunjung, mengunjungi, hlp, keadilan, hakekatnya, beruntung, tindak, tanduk, lepas, penilaian, halnya, akibatnya, menimpa, mengingatkan, surat, isra, ingatkah, lapar, disediakan, menghidangkan, dicampur, daging, dimakannya, mengetuk, pintu, lantas, rotinya, nazak, betapa, besarnya, amalannya, karenanya, kuberi, separoh, ganjaranku, berlipat, ganda, ketiga, makin, adapun, dikatakannya, perbuatannya, cuaca, dingin, tepi, tengah, duduk, menggigil, kedinginan, mantel, selain, dipakainya, mencopot, dikenakannya, terakhirnya, kebajikannya, coba, mantelku, pahalaku, dikatakan, selengkapnya, ucapan, tertarik, kisahnya, bergegas, shalat, jum, ditengah, berjumpa, bertujuan, tersaruk, saruk, membimbingnya, menghembuskan, nafas, penghabisan, sholehnya, iapun, pahalanyalebih, diucapkan, keliru, ujarnya, tertangkap, bingung, dibuatnya, igauan, bunyinya, desak, sekedar, rintihan, pekikan, pedih, dasyatnya, sakaratul, maut, dipahami, kalimat, terpotong, katakannya, biasa, sahabatnya, mengantar, jenazahnya, kuburan, pulangnya, disempatkannya, singgah, menghibur, supaya, bersabar, tawakal, tidakkah, wasiat, istrinya, diantara, dengkur, nafasnya, tersengal, sengal, ajal, happy, ending, bagi, mami, bagaimanapun, kondisinya, hadapannya, selagi, kan, budi, jasa, merawat, membesarkan, pamrih, kasih, mulia, sembuh, berani, kesupermarket, pusat, cuek, bebek, peristiwa, kuli, tinta, wartawan, kedalam, elektronik, dewasa, mengetahui, dimaksud, spontan, bendung, menggenggam, langsung, disamping, menahan, memohon, ampun, terharu, ketulusan, nak, maafkan, ungkit, bad, temper, uring, uringan, dirumah, mengacak, acak, lemari, didalam, berisi, perhiasan, dugaan, berukuran, postcard, memberitakan, berjiwa, kebakaran, memeluk, erat, dekapan, menutup, sprei, kasur, basah, menerobos, api, mengepung, serius, dekapannya, terluka, sedikitpun, terdengar, diketahui, tentu, diam, menelan, ludah, pahit, takut, pertanyaan, kemurungan, kian, jatuh, bangun, kerepotan, mengurusi, menyapu, mengepel, pakaian, sehari, obatan, pulang, kerja, cari, kalaupun, rutin, tangga, membereskan, dapur, mencuci, pakai, satu2, normal, kondisi, menyeramkan, mengakuinya, teman, kolega, business, tampung, tampangnya, seram, kepalanya, botak, kulit, kepala, borok, mengering, rambutnya, dibagian, kiri, belakang, tergerai, seadanya, sebatas, pundak, mukanya, betul2, monster, menakutkan, tinggalnya, tipe, orangnya, humoris, gaya, teman2, bergaul, terutama, jomblo, putri, owner, khusus, bernama, sebenarnya, cerdas, rajin, cool, setidaknya, pendapat, kenal, lulus, kuliah, swasta, promosikan, posisi, manager, gaji, lumayan, kota, dipublikasikan, lewat, electronic, nyata, meninggalkan, peduli, bertindak, kasar, memperlakukan, meneteskan, matanya, oooh, tahukah, mari, marilah, beristirahatlah, lelah, sekian, meninggalkanmu, padamu, hanyalah, sekarat, menitikkan, panjat, gigi, mengigit, apelmu, untukmu, bertahun, diidamkannya, menemui, tubuhku, menggunakannya, pergilah, bersenang, senanglah, berlibur, pesiar, musim, panas, bersuka, menyambutnya, ranting, kesepian, rantingku, membangun, rumahmu, menolongku, memetik, suka, menyahut, apelku, menjualnya, kegemaranmu, mendatangi, wajahnya, sini, pinta, hiduplah, sebatang, bawah, memanjatnya, pucuk, memakan, buahnya, tiduran, keteduhan, rindang, daun, daunnya, semoga, bermanfat, menengadahkan, senantiasa, detiknya, kesehatan, rasakan, kelengkapan, panca, indra, menopang, kehidupan, nikmati, sebagainya, sesungguhnya, swt, ternilai, mempererat, hubungan, mengajarkan, kekuasaan, menyadarkan, makhluk, lemah, habl, min, kegagalan, kelaparan, berbagai, berkat, kenikmatan, karunia, sayangnya, mengagungkan, hambanya, menyenangkan, maupun, kadangkala, kemudahan, berlimpah, mengingatnya, kejatuhan, melempar, dilantai, kantong, celananya, melanjutkan, pekerjaannya, dikisahkan, gedung, bertingkat, teriak, bising, panggilan, meskipun, keras, usaha, tetaplah, diambil, pengusahamuslim, modules, syaikh, muhsin, abbad, mengomentari, contoh, diperoleh, sedekah, atsarul, hayatil, muhammad, hamid, wahhab, petik, anjuran, terlantar, seimbang, menginfakkan, hartanya, berhak, menerimanya, pengantar, nawawi, usahanya, nafkah, rizki, menurut, qur, sunnah, didengar, balik, menenyakan, namaku, ceritakan, memperhitungkan, dihasilkan, sedekahkan, kembalikan, ditanam, 2984, berjalan, padang, luas, berair, mendung, menepi, menjauh, mengguyurkan, tanah, bebatuan, menelusuri, mengikuti, kebunnya, mengarahkan, cangkulnya, hamba, siapakah, sodaqoh, hadapan, ditimbanglah, timbangan, dikalahkan, kemaksiatan, ditimbang, memerlukannya, mengalahkan, perbuatan, olehmu, disangka, kepadaku, habis, ungkapan, memberikannya, keesokan, pengembaraannya, dalamnya, terdapat, belas, bermaksud, menumpang, bermalam, letih, tertidur, samping, kedai, pendita, malamnya, bungkus, menginap, masing, masingnya, sebungkus, tekun, beribadah, kecuali, tentukan, digoda, diapun, tergoda, bujuk, rayunya, bergelimang, sebagaimana, perkara, pasangan, isteri, melangkahkan, mengembara, disertai, solat, burdah, asyari, meriwayatkan, puteranya, penebus, keyakinan, tuanya, bisik, membayangkan, wah, menolong, memegang, bawalah, dengannya, tuamu, carlton, armstrong, ahli, bedah, terkenal, bangga, seluruh, dipipinya, membayarnya, berpakaian, rapi, jenis, dibutuhkan, menjual, menolongmu, nada, menyelinap, toko, sudut, sibuk, diganggu, menggoyang, goyangkan, gagal, kaca, etalase, perlukan, marah, berbisik, menyelamatkannya, persembunyiannya, dikeluarkannya, menghitung, cermat, nilainya, berumur, lelakinya, lakukan, cent, beranda,
Text of the page (random words):
an bangga dan itulah seluruh uang yang saya miliki di dunia ini wah kebetulan sekali kata pria itu sambil tersenyum satu dollar dan sebelas sen harga yang tepat untuk membeli keajaiban yang dapat menolong adikmu dia mengambil uang tersebut dan kemudian memegang tangan sally sambil berkata bawalah saya kepada adikmu saya ingin bertemu dengannya dan juga orang tuamu pria itu adalah dr carlton armstrong seorang ahli bedah terkenal operasi dilakukannya tanpa biaya dan membutuhkan waktu yang tidak lama sebelum georgi dapat kembali ke rumah dalam keadaan sehat kedua orang tuanya sangat bahagia mendapatkan keajaiban tersebut operasi itu bisik ibunya adalah seperti keajaiban saya tidak dapat membayangkan berapa harganya sally tersenyum dia tahu secara pasti berapa harga keajaiban tersebut satu dollar dan sebelas sen ditambah dengan keyakinan silakan untuk mengirimkan cerita cerita motivasinya blog ini adalah salah satu media yang dikembangkan pada group psmpc sepotong roti penebus dosa 20 februari 2010 pejuangpsmpc indahnya memaknai tinggalkan komentar abu burdah bin musa al asyari meriwayatkan bahwa ketika menjelang wafatnya abu musa pernah berkata kepada puteranya wahai anakku ingatlah kamu akan cerita tentang seseorang yang mempunyai sepotong roti dahulu kala di sebuah tempat ibadah ada seorang lelaki yang sangat tekun beribadah kepada allah ibadah yang dilakukannya itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun tempat ibadahnya tidak pernah ditinggalkannya kecuali pada hari hari yang telah dia tentukan akan tetapi pada suatu hari dia digoda oleh seorang wanita sehingga diapun tergoda dalam bujuk rayunya dan bergelimang di dalam dosa selama tujuh hari sebagaimana perkara yang dilakukan oleh pasangan suami isteri setelah ia sadar maka ia lalu bertaubat sedangkan tempat ibadahnya itu ditinggalkannya kemudian ia melangkahkan kakinya pergi mengembara sambil disertai dengan mengerjakan solat dan bersujud akhirnya dalam pengembaraannya itu ia sampai ke sebuah pondok yang di dalamnya sudah terdapat dua belas orang fakir miskin sedangkan lelaki itu juga bermaksud untuk menumpang bermalam di sana karena sudah sangat letih dari sebuah perjalanan yang sangat jauh sehingga akhirnya dia tertidur bersama dengan lelaki fakir miskin dalam pondok itu rupanya di samping kedai tersebut hidup seorang pendita yang ada setiap malamnya selalu mengirimkan beberapa bungkus roti kepada fakir miskin yang menginap di pondok itu dengan masing masingnya mendapat sebungkus roti pada waktu yang lain datang pula orang lain yang membagi bagikan roti kepada setiap fakir miskin yang berada di pondok tersebut begitu juga dengan lelaki yang sedang bertaubat kepada allah itu juga mendapat bagian karena disangka sebagai orang miskin rupanya salah seorang di antara orang miskin itu ada yang tidak mendapat bagian dari orang yang membagikan roti tersebut sehingga kepada orang yang membagikan roti itu ia berkata mengapa kamu tidak memberikan roti itu kepadaku orang yang membagikan roti itu menjawab kamu dapat melihat sendiri roti yang aku bagikan semuanya telah habis dan aku tidak membagikan kepada mereka lebih dari satu lembar roti mendengar ungkapan dari orang yang membagikan roti tersebut maka lelaki yang sedang bertaubat itu lalu mengambil roti yang telah diberikan kepadanya dan memberikannya kepada orang yang tidak mendapat bagian tadi sedangkan keesokan harinya orang yang bertaubat itu meninggal dunia di hadapan allah maka ditimbanglah amal ibadah yang pernah dilakukan oleh orang yang bertaubat itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun dengan dosa yang dilakukannya selama tujuh malam ternyata hasil dari timbangan tersebut amal ibadat yang dilakukan selama tujuh puluh tahun itu dikalahkan oleh kemaksiatan yang dilakukannya selama tujuh malam akan tetapi ketika dosa yang dilakukannya selama tujuh malam itu ditimbang dengan sebuku roti yang pernah diberikannya kepada fakir miskin yang sangat memerlukannya ternyata amal sebuku roti tersebut dapat mengalahkan perbuatan dosanya selama tujuh malam itu kepada anaknya abu musa berkata wahai anakku ingatlah olehmu akan orang yang memiliki se roti itu silakan untuk mengirimkan cerita cerita motivasinya blog ini adalah salah satu media yang dikembangkan pada group psmpc keajaiban sodaqoh 20 februari 2010 pejuangpsmpc indahnya memaknai tinggalkan komentar ketika ada seorang sedang berjalan di sebuah padang yang luas tak berair tiba tiba dia mendengar suara dari awan mendung siramilah kebun si fulan maka awan iu menepi menjauh lalu mengguyurkan airnya di tanah bebatuan hitam ternyata ada saluran air dari saluran saluran itu yang telah penuh dengan air maka ia menelusuri mengikuti air itu ternyata ada seorang laki laki yang berada di kebunnya sedang mengarahkan air dengan cangkulnya kemudian dia bertanya wahai hamba alloh siapakah nama anda dia menjawab fulan sebuah nama yang didengar dari awan tadi kemudian orang itu balik bertanya mengapa anda menenyakan namaku dia menjawab saya mendengar suara dari awan yang ini adalah airnya mengatakan siramilah kebun si fulan yaitu nama anda maka apakah yang telah anda kerjakan dalam kebun ini dia menjawab karena anda telah mengatakan hal ini maka akan saya ceritakan bahwa saya memperhitungkan membagi apa yang dihasilkan oleh kebun ini sepertiganya saya sedekahkan sepertiganya lagi saya makan bersama keluarga dan sepertiganya lagi saya kembalikan lagi ke kebun ditanam kembali hr imam muslim no 2984 berkata imam nawawi hadits itu menjelaskan tentang keutamaan bersedekah dan berbuat baik kepada orang orang yang miskin dan orang orang dalam perjalanan juga keutamaan seorang yang makan dari hasil usahanya sendiri termasuk keutamaan memberi nafkah kepada keluarga kunci kunci rizki menurut al qur an as sunnah hal 75 berkata muhammad bi hamid abdul wahhab pelajaran yang dapat di petik dari hadits ini adalah keutamaan bersedekah kepada orang orang yang membutuhkan anjuran untuk berbuat baik kepada fakir miskin dan anak anak terlantar dan alloh mencintai orang yang hidupnya seimbang dia mau menginfakkan sebagian hartanya kepada yang berhak menerimanya 61 kisah pengantar tidur hal 59 60 berkata syaikh abdul muhsin al abbad mengomentari hadits di atas hadits ini termasuk dari contoh pengaruh pengaruh yang baik yang diperoleh dari sedekah dan berbuat baik kepada orang orang miskin atsarul ibadat fi hayatil muslim hal 23 diambil dari http pengusahamuslim com modules wordpress p 5 silakan untuk mengirimkan cerita cerita motivasinya blog ini adalah salah satu media yang dikembangkan pada group psmpc jika allah menarik perhatian kita 20 februari 2010 pejuangpsmpc indahnya memaknai 1 komentar dikisahkan seorang mandor bangunan yang sedang bekerja di sebuah gedung bertingkat suatu ketika ia ingin menyampaikan pesan penting kepada tukang yang sedang bekerja di lantai bawahnya mandor ini berteriak teriak memanggil seorang tukang bangunan yang sedang bekerja di lantai bawahnya agar mau mendongak ke atas sehingga ia dapat menjatuhkan catatan pesan karena suara mesin mesin dan pekerjaan yang bising tukang yang sedang bekerja di lantai bawahnya tidak dapat mendengar panggilan dari sang mandor meskipun sudah berusaha berteriak lebih keras lagi usaha sang mandor tetaplah sia sia saja akhirnya untuk menarik perhatian mandor ini mempunyai ide melemparkan koin uang logam yang ada di kantong celananya ke depan seorang tukang yang sedang bekerja di lantai bawahnya tukang yang bekerja dibawahnya begitu melihat koin uang di depannya berhenti bekerja sejenak kemudian mengambil uang logam itu lalu melanjutkan pekerjaannya kembali beberapa kali mandor itu mencoba melemparkan uang logam tetapi tetap tidak berhasil membuat pekerja yang ada di bawahnya untuk mau mendongak keatas tiba tiba mandor itu mendapatkan ide lain ia kemudian mengambil batu kecil yang ada di depannya dan melemparkannya tepat mengenai seorang pekerja yang ada dibawahnya karena merasa sakit kejatuhan batu pekerja itu mendongak ke atas mencari siapa yang melempar batu itu kini sang mandor dapat menyampaikan pesan penting dengan menjatuhkan catatan pesan dan diterima oleh pekerja dilantai bawahnya sahabat yang baik untuk menarik perhatian kita manusia sebagai hambanya allah seringkali menggunakan cara cara yang menyenangkan maupun kadangkala dengan pengalaman pengalaman yang menyakitkan allah seringkali menjatuhkan koin uang atau memberikan kemudahan rejeki yang berlimpah kepada kita manusia agar mau mendongak keatas mengingatnya menyembah nya mengakui kebesaran nya dan lebih banyak bersyukur atas rahmat nya tuhan seringkali memberikan begitu banyak berkat rahmat dan kenikmatan setiap harinya kepada kita manusia agar kita mau menengadah kepada nya dan bersyukur atas karunia nya namun sayangnya seringkali hal itu tidak cukup membuat kita manusia untuk mau mendongak keatas mengingat kebesaran nya menengadah kepada nya mengagungkan nama nya dan bersyukur atas rahmat nya karena itu kadang kadang tuhan menggunakan pengalaman pengalaman menyakitkan seperti musibah kegagalan rasa sakit kelaparan dan berbagai pengalaman menyakitkan lainnya untuk menarik perhatian manusia agar mau mendongak keatas menarik perhatian untuk mau menengadah kepada nya menyembah kepada nya mengakui kebesaran nya dan bersyukur atas rahmat nya dengan demikian pengalaman pengalaman menyakitkan yang kadang kala diterima manusia hendaknya diterima sebagai peringatan dari tuhan untuk menarik perhatian kita hendaknya hal itu membuat kita semakin mempererat hubungan dengan allah atau habl min allah hendaknya hal itu mengajarkan kita untuk mengakui kebesaran dan kekuasaan allah dan menyadarkan kita adalah makhluk nya yang sangat lemah dan tidak berdaya sahabat yang baik sudah begitu banyaknya rahmat dan berkah allah senantiasa mengalir setiap detiknya kepada kita semua manusia seperti memiliki pekerjaan yang baik memiliki kesehatan yang kita rasakan kelengkapan panca indra yang menopang kehidupan kita mendapatkan rejeki yang kita nikmati setiap hari keluarga yang bahagia yang kita miliki dan lain sebagainya semua itu sesungguhnya adalah rahmat dan berkah dari allah swt yang tak ternilai harganya kini apakah anda akan segera menengadahkan wajah kepada nya ataukah menunggu allah menjatuhkan batu kepada kita semoga bermanfat silakan untuk mengirimkan cerita cerita motivasinya blog ini adalah salah satu media yang dikembangkan pada group psmpc kisah pohon apel 19 februari 2010 pejuangpsmpc indahnya memaknai tinggalkan komentar suatu ketika hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain main di bawah pohon apel itu setiap hari ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon memakan buahnya tidur tiduran di keteduhan rindang daun daunnya anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu waktu terus berlalu anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain main dengan pohon apel itu setiap harinya suatu hari ia mendatangi pohon apel wajahnya tampak sedih ayo ke sini bermain main lagi denganku pinta pohon apel itu aku bukan anak kecil yang bermain main dengan pohon lagi jawab anak lelaki itu aku ingin sekali memiliki mainan tapi aku tak punya uang untuk membelinya pohon apel itu menyahut duh maaf aku pun tak punya uang tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu anak lelaki itu sangat senang ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita namun setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi pohon apel itu kembali sedih suatu hari anak lelaki itu datang lagi pohon apel sangat senang melihatnya datang ayo bermain main denganku lagi kata pohon apel aku tak punya waktu jawab anak lelaki itu aku harus bekerja untuk keluargaku kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal maukah kau menolongku duh maaf aku pun tak memiliki rumah tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu kata pohon apel kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi pohon apel itu merasa kesepian dan sedih pada suatu musim panas anak lelaki itu datang lagi pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya ayo bermain main lagi denganku kata pohon apel aku sedih kata anak lelaki itu aku sudah tua dan ingin hidup tenang aku ingin pergi berlibur dan berlayar maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar duh maaf aku tak punya kapal tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau pergilah berlayar dan bersenang senanglah kemudian anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu akhirnya anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun tahun kemudian maaf anakku kata pohon apel itu aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu tak apa aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu jawab anak lelaki itu aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat kata pohon apel sekarang aku sudah terlalu tua untuk itu jawab anak lelaki itu aku benar benar tak memiliki apa apa lagi yang bisa aku berikan padamu yang tersisa hanyalah akar akarku yang sudah tua dan sekarat ini kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata aku tak memerlukan apa apa lagi sekarang kata anak lelaki aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu oooh bagus sekali tahukah kau akar akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat mari marilah berbaring di pelukan akar akarku dan beristirahatlah dengan tenang anak lelaki itu berbaring di pelukan akar akar pohon pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya ini adalah cerita tentang manusia pohon apel itu adalah orang tua kita ketika kita muda kita senang bermain main dengan ayah dan ibu kita ketika kita tumbuh besar kita meninggalkan mereka dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan tak peduli apa pun orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu tetapi begitulah cara manusia memperlakukan orang tua silakan untuk mengirimkan cerita cerita motivasinya blog ini adalah salah satu media yang dikembangkan pada group psmpc kisah nyata kebesaran jiwa seorang ibu 19 februari 2010 pejuangpsmpc indahnya memaknai tinggalkan komentar kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di taiwan dan sempat dipublikasikan lewat media cetak dan electronic ada seorang pemuda bernama a be bukan nama sebenarnya dia anak yg cerdas rajin dan cukup cool setidaknya itu pendapat cewe2 yang kenal dia baru beberapa tahun lulus dari kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan swasta dia sudah di promosikan ke posisi manager gaji nya pun lumayan tempa...
|