Meta tags:
Headings (most frequently used words):
idan, anugerah, 19, untaian, 11, jika, di, capaian, blog, penyair, idanradzi, dalil, februari, 2014, tentang, aku, rasa, label, perlu, baca, translate, solat, iklan, sejak, pengikut, dana, md, sesh, mahu, laman, sesawang, anda, berangkai, sini, gelenggang, melenggang, belantara, jiwa, cahaya, mata, drpd, tweety, bert, ruangan, menarik, jurnal, antologi, rempiang, kasih, sepi, intailah, kehidupan, sila, klik, bertanda, jangan, kata, tidak, telah, terngadah, cari, ini, catatan, popular, allah, ada, tanpa, tempat, dan, arah, lengkap, dengan, ibnu, katsir, membungkam, wahhaby, tafsir, ayat, istiwa, laporkan, salah, guna, gejala, covid,
Text of the page (most frequently used words):
yang (195), dan (181), allah (167), jan (111), jul (106), tidak (100), mac (100), okt (100), dis (96), jun (94), feb (93), ogo (89), sep (87), mei (86), apr (86), nov (79), dalam (77), adalah (74), imam (72), dengan (68), ayat (63), bahwa (58), ada (57), nya (56), sifat (54), ini (53), dari (52), #tempat (51), oleh (43), makhluk (39), arah (38), benda (38), tanpa (33), maka (32), telah (31), makna (31), dia (31), orang (29), karena (29), maknanya (28), ulama (27), boleh (26), atas (26), atau (25), seperti (25), mengatakan (25), mereka (23), tersebut (23), abu (22), sesuatu (21), berkata (21), akan (20), kitabnya (20), juga (19), kepada (19), ibn (19), mempunyai (18), ibnu (18), bahasa (17), duduk (17), dikatakan (17), semoga (17), bagi (16), salah (16), bersemayam (16), arsy (16), satu (16), istiwa (16), hadits (15), diriwayatkan (15), maha (15), mutasyabihat (15), itu (14), 2014 (14), asy (14), tafsir (14), kata (13), tentang (13), jika (13), pada (13), sebagaimana (13), meridlainya (13), semua (13), kitab (13), idan (12), 2009 (12), 2010 (12), 2011 (12), 2012 (12), 2013 (12), kemudian (12), berada (12), perkataan (12), katsir (12), mana (11), siapa (11), untuk (11), 2008 (11), ala (11), banyak (11), hal (11), malik (11), lainnya (11), kafir (11), menguasai (11), ahmad (10), lagi (10), tanah (10), 2016 (10), menyerupai (10), para (10), rasulullah (10), ali (10), maupun (10), besar (10), sesungguhnya (10), suci (10), syafi (10), istawa (10), benar (9), lain (9), manusia (9), ahlussunnah (9), sedangkan (9), alayhi (9), tetapi (9), hafizh (9), berkeyakinan (9), salaf (9), ahli (9), arab (9), استوى (9), saya (8), qur (8), bagian (8), bukan (8), merupakan (8), berarti (8), wasallam (8), bayhaqi (8), hanifah (8), ash (8), dzat (8), seorang (8), aqidah (8), kecil (8), menyerupakan (8), menafikan (8), bagaimana (8), bin (7), islam (7), apa (7), 2015 (7), menjelaskan (7), dua (7), sebagai (7), dalil (7), shallallahu (7), asma (7), riwayat (7), secara (7), wal (7), syekh (7), bentuk (7), maksud (7), sesuatupun (7), terhadap (7), tasybih (7), meyakini (7), barang (7), muhammad (7), surat (7), ars (7), على (7), blog (6), wajah (6), penyair (6), idanradzi (6), sesh (6), pusaka (6), jelas (6), dapat (6), tangan (6), sebagainya (6), kita (6), memiliki (6), bukhari (6), permulaan (6), belum (6), langit (6), sebelum (6), yakni (6), shifat (6), zhahirnya (6), jama (6), shahih (6), datang (6), ukuran (6), kekufuran (6), nabi (6), menciptakan (6), apakah (6), sunnah (6), swt (6), engkau (6), ketika (5), menarik (5), paling (5), cahaya (5), serta (5), pengikut (5), mengambil (5), jarak (5), lihat (5), sekali (5), terbagi (5), lathif (5), azal (5), wujud (5), syarh (5), antara (5), din (5), segala (5), mengetahui (5), beliau (5), shalat (5), mensifati (5), ari (5), badan (5), ath (5), thahawi (5), muhkamat (5), takwil (5), wil (5), dhahir (5), العرش (5), aku (4), hiburan (4), santai (4), catatan (4), sastera (4), memang (4), berita (4), label (4), kebenaran (4), anugerah (4), dana (4), 2007 (4), lengkap (4), sama (4), menyatakan (4), yaitu (4), menjadi (4), batas (4), berubah (4), naik (4), katsif (4), disifati (4), demikian (4), keberadaan (4), selain (4), keduanya (4), bukanlah (4), diambil (4), harus (4), sesuai (4), nawawi (4), muslim (4), kepadanya (4), menjawab (4), sayyidina (4), baghdadi (4), abdul (4), baik (4), hadd (4), suatu (4), hulul (4), bertempat (4), jilid (4), mujassimah (4), golongan (4), mensucikan (4), tuhan (4), bisa (4), hasan (4), karyanya (4), anggota (4), bawah (4), penjelasan (4), kaum (4), sekarang (4), ditafsirkan (4), kekuasaan (4), menyebut (4), memahami (4), cara (4), ambil (4), terdahulu (4), pemahaman (4), wahhaby (4), lafadz (4), fedtri (3), delima (3), nama (3), penuh (3), macam (3), tak (3), tahu (3), klik (3), laman (3), aroma (3), agama (3), cinta (3), sepi (3), sila (3), jurnal (3), puisi (3), sumbangan (3), semula (3), rumah (3), masa (3), lebih (3), iklan (3), masih (3), 2005 (3), 2006 (3), 2017 (3), 2018 (3), 2020 (3), berhenti (3), kongsi (3), februari (3), syura (3), jisim (3), kegelapan (3), angin (3), adapun (3), turun (3), serupa (3), menjadikannya (3), terciptanya (3), tetap (3), begitu (3), setelah (3), jariyah (3), jadi (3), tinggi (3), bahwasanya (3), sahabat (3), hamba (3), sahaya (3), inilah (3), dasar (3), masuk (3), manshur (3), 333 (3), penjuru (3), menukil (3), menurut (3), mengenai (3), bantahan (3), keyakinan (3), dijelaskan (3), hajar (3), berikut (3), kedua (3), pasti (3), semacamnya (3), kayf (3), musyabbih (3), hanbal (3), anak (3), diliputi (3), raj (3), wajib (3), abbas (3), seseorang (3), kiblat (3), melakukan (3), menghadap (3), dalamnya (3), wahdah (3), berdasarkan (3), muslimin (3), tasawwuf (3), terjerumus (3), menunjukkan (3), zhahir (3), layak (3), menerjemahkan (3), qahara (3), penafsiran (3), padahal (3), menamakan (3), hewan (3), mentakwil (3), manapun (3), الله (3), kesesatan (3), thil (3), diri (3), tafwid (3), memaknai (3), melarang (3), tafsiran (3), ahlu (3), diantaranya (3), masak (3), contoh (3), sepertimana (3), penyerupaan (3), memerincikan (3), engkaulah (3), perawi (3), sejak (2), amat (2), yahya (2), merkah (2), meor (2), hashim (2), manap (2), inggeris (2), dah (2), nak (2), utama (2), ish (2), sukan (2), dunia (2), petua (2), ceritera (2), singgahsana (2), kehidupan (2), hati (2), kasih (2), buat (2), jangan (2), jua (2), milik (2), anda (2), untaian (2), life (2), capaian (2), mata (2), nan (2), jijah (2), misteri (2), ikhlas (2), pej (2), daerah (2), pun (2), mahu (2), masalah (2), hanya (2), kemaman (2), semasa (2), peta (2), kahwin (2), kembara (2), jauh (2), abad (2), 202 (2), membawa (2), berfirman (2), jawhar (2), fard (2), dipegang (2), bergerak (2), diam (2), apapun (2), dimensi (2), membutuhkan (2), jin (2), malaikat (2), baru (2), fiqh (2), akal (2), adanya (2), 458 (2), persangkaan (2), antaranya (2), meriwayatkan (2), juz (2), prinsip (2), abi (2), thalib (2), dituturkan (2), farq (2), bayna (2), firaq (2), karenanya (2), berukuran (2), pengertian (2), masing (2), kecuali (2), ruang (2), kosong (2), diisi (2), disentuh (2), menempel (2), berpisah (2), perawinya (2), maturidi (2), abd (2), hanafi (2), jawzi (2), 597 (2), daf (2), syubah (2), 852 (2), cetakan (2), dar (2), tertulis (2), menetapkan (2), kifayah (2), taqiyyuddin (2), hushni (2), saja (2), selainnya (2), tajsim (2), menyalahi (2), pendengaran (2), penglihatan (2), melihat (2), penegasan (2), kayfa (2), mustahil (2), majhul (2), pencipta (2), mengakui (2), murid (2), meridlai (2), terlintas (2), fadll (2), tamimi (2), dinukil (2), kalangan (2), hanbali (2), far (2), 321 (2), akhir (2), sisi (2), lidah (2), enam (2), kanan (2), kiri (2), depan (2), belakang (2), ijma (2), konsensus (2), pertama (2), lalu (2), melainkan (2), dijauhi (2), kebohongan (2), dinisbatkan (2), berdoa (2), bah (2), ghazali (2), 505 (2), ihya (2), subki (2), 756 (2), paham (2), sejati (2), rifa (2), 578 (2), barangsiapa (2), menyifati (2), huruf (2), suara (2), azali (2), dicetak (2), sisipan (2), sebab (2), nash (2), thaha (2), dengannya (2), termasuk (2), khusus (2), sendiri (2), menundukkan (2), menafsirkan (2), baqarah (2), menampakkan (2), qahr (2), qahir (2), qahhar (2), jalis (2), menyebutkan (2), najm (2), qadli (2), indonesi (2), munir (2), bumi (2), tunggangan (2), mujahid (2), waljamaah (2), disini (2), alquran (2), aggota (2), menolak (2), disaat (2), sekelompok (2), mentakwili (2), sungguh (2), sadari (2), makhluq (2), terbesar (2), makan (2), menyerahkan (2), kuasa (2), halaman (2), wahai (2), mujasimmah (2), menggunakan (2), tapi (2), memperincikan (2), sebahagian (2), kamus (2), sempurna (2), lurus (2), penulis (2), adakah (2), quran (2), arasy (2), disebutkan (2), dilakukan (2), surah (2), takyif (2), rasul (2), menempuh (2), dhohir (2), kami (2), kholaf (2), membungkam (2), dibayangkan (2), disembah (2), beriman (2), bersaksi (2), segi (2), tema, pelancongan, dikuasakan, blogger, kehadiran, tv3, tertarik, perwatakan, kesungguhan, kejujuran, susunan, katanya, terpikat, lahir, changkat, tin, tanjung, tualang, perak, bangsa, melayu, biodata, rasanya, bermain, hampas, dulu, berceritera, siapakah, ketik, gile, popular, gejala, covid, cari, gambar, lucu, harum, masakan, habuan, perut, bidang, kuminati, riadah, glamour, air, elok, dibaca, delimamerkah, fakta, diolah, dikutip, media, massa, kisah, sebalik, tersirat, kurungan, hakikatnya, keprihatinan, simpati, bauan, sardin, murung, makin, tunduk, payah, terngadah, rawan, isian, bebas, pergunakan, sebaiknya, bertanggungjawab, disalahtafsirkan, intailah, bertanda, memuatkan, antologi, rempiang, ruangan, miss, kenanga, territory, chilabaey, bookworms, art, knowledge, nim, yorza, menulis, bui, sweet, pea, leysa, the, cik, wan, bulat, punye, belog, secret, tweety, bert, benashaari, belantarajiwa, drpd, manatuhanallah, jiwarasa, sharuddin, awan, putih, hilmi, uitm, kujie2, jemaahayahzul, syed, syarifahfarahnajihah, kitacantiq, hariszzz, alidyangon, morhas, josé, ramón, suaramajlis, sridiah, yangmanis, mommyct, penabahari, qasih, raziff, bingkaibiru, aku_tiewa, lucky, mummy, hasrul, hassan, berasmelukut, menobatkan, azieazah, dik, ejaa, eelobor, kelompen, ohh, abuyon, aniss, orchid, eris, cerpelai, asilahmuhajer, ibunya, aran, raihan, labucinya, vic, diana, anyss, combi, pyanhabib, zeqzeq, asal, belantara, jiwa, gelenggang, melenggang, derma, terfikir, beri, sudi, apalah, kiranya, hulurkan, akaun, akaunnya, maybank, tertera, haridan, mohd, rodzi, diujudkan, menebus, dijajah, luar, maklumat, terkini, terkumpul, kampar, teluk, intan, membangunkan, membuat, dusun, hutang, simpan, mukim, teja, sekitar, ekar, ditebus, berbelanja, rm15k, demi, mengembalikan, amatlah, hargai, promosi, mel, yahoo, com, 112147392732, sesawang, berangkai, sini, solat, translate, selesai, hak, mengikut, panduan, haram, akta, dipinda, perangkap, neraka, tamak, harta, perlu, baca, laporkan, guna, wayang, twitter, tragis, tokwan, todak, tips, tiong, tekam, sotong, skudai, sihir, seram, seni, responterbaik, raya, rasis, rakan, prof, nizam, politik, mila, peribahasa, pautan, pati, palestin, ngail, naif, mmms, mh370, manohara, majlis, afiz, kesihatan, kerjaya, kereta, kerayong, kenderaan, kashmir, kelakar, kejam, kct, kapcai, campur, jimmy, shanley, jenayah, jahang, jahan, ict, husna, hantu, famili, dewi, tenggiri, bollywood, bersara, azim, arwah, nasha, anif, berlalu, 3kb, 2000, 2001, 2004, 100, 463, 229, 369, 139, 2021, 2022, rasa, profil, memaparkan, biar, pahit, biarlah, berbau, hina, jenaris, kajang, selangor, malaysia, langgan, atom, lama, terbaru, pinterest, facebook, blogthis, melkan, ulasan, alam, mencapai, terkecil, menyebutnya, terakhir, ruh, padat, cukup, dijadikan, seandainya, panjang, lebar, kedalaman, bersabda, jarud, bersama, waktu, ciri, absath, fakhruddin, asakir, 620, risalah, aqidahnya, diterima, pula, menerima, penafian, hlm, 506, member, ditakwil, sangat, derajat, sementara, anshar, berkulit, hitam, budak, haytsami, 807, majma, zawa, ajaran, hendak, mengucapkan, kalimat, syahadat, senada, wahhab, sya, rani, 973, yawaqiit, jawaahir, khawwash, mesti, diyakini, muzhaffar, asfarayini, tabshir, tauhid, dimaksud, mahdud, batasan, adz, dzarrah, terlihat, matahari, melalui, jendela, aym, 430, hilyah, auliya, meluas, berpenghabisan, ataupun, pastilah, penjelasannya, tempatnya, definisi, sajjad, zayn, abidin, husain, menyentuh, berkumpul, berlaku, zabidi, ithaf, rangkaian, sanad, muttashil, mutasalsil, kesemua, ahl, bayt, keturunan, wahdatul, izz, salam, hall, rumuz, bayadli, isyarat, maram, asqalani, fath, bari, fatawa, hindiyyah, shadir, 259, akhyar, karya, 829, fikr, bab, muhadzdzab, dibenarkan, memerangi, aththilah, alangkah, beraninya, menentang, membantah, washiyyah, penduduk, surga, perkara, haqq, terjadi, rahman, hakekat, pernah, mengatakannya, berusaha, pengatur, hingga, bayangkan, benaknya, mengaturnya, aththil, atheis, meniadakan, menciptakannya, menyerupainya, membayangkan, dialah, muwahhid, mentauhidkan, danlainnya, tsauban, ibrahim, dzu, nun, mishri, terkemuka, benakmu, benak, khathib, haytami, 974, minhaj, qawim, ketahuilah, qarafi, pengkafiran, orangorang, pantas, predikat, meridlainyamengatakan, badr, zarkasyi, 794, bermadzhab, tasynif, masami, pengarang, khishal, madzhab, nawadir, tuhannya, shalih, 227, maupunbesar, mulut, hidung, telinga, hidup, tiga, hijriyah, bertemu, memuliakan, shalalllahu, memperlihatkan, keajaiban, isra, mendekat, sehingga, hasta, dekat, saat, rajadalah, jibril, alayhissalam, 256, sayyidah, aisyah, tanwir, miqbas, min, belaka, menengadahkan, tangannya, menandakan, turunnya, rahmat, barakah, apabila, mutawalli, 478, ghun, yah, ulum, 676, taqiyy, sayf, shaqil, menyatu, menempati, suyuthi, 911, hawi, fatawi, panutan, junaid, 297, qadir, jilani, 561, selalu, memperingatkan, masyarakat, berdusta, tarekat, berbicara, kalam, abul, 324, bukti, ibanah, tersebar, dimasuki, palsu, hendaklah, furak, 406, mujarrad, burhan, muayyad, jagalah, kamu, sekalian, berpegang, pangkal, artinya, arti, mengantarkan, dikembalikan, perintah, firman, bawa, jalasa, bersentuhan, bersemayamnya, mujtahid, selaras, indonesia, padan, sinonim, mewakili, diperbolehkan, diketahui, berpegangan, terjemahnya, saudi, arabia, terdapat, terjemahan, kursi, 255, letak, telapak, kaki, ditegaskan, thahawiyyah, pujian, seorangpun, umat, anaknya, dimiliki, menguasainya, bentuknya, sahih, ditanya, allim, qurasyi, 725, muhtadi, nabih, tanbih, husayn, 462, makmum, belakangnya, abdullah, mubarak, 237, gharib, tafsiruhu, wilat, zajjaj, pakar, 340, isytiqaq, amr, hajib, maliki, 646, amaali, nahwiyyah, mahfuzh, termasi, 1285, 1338, mawhibah, dzi, jawi, 1314, 1897, inkonsistensi, katakan, 115, kalian, belahan, niscayaallah, sana, keyakinannya, saling, bertentangan, musafir, sedang, selama, tujuannya, فثم, وجه, sanalah, 102, sering, sebut, dngan, aya, hadit, haditst, tubuh, sandarkan, dll, memahamimya, megatakan, hambanya, penting, bahaya, permasalahan, membahasnya, detail, rinci, agar, ummat, catara, misanya, nisbatkan, bahas, dilalui, diserahkan, menggunkan, methode, artikan, kekuasaa, tetapkan, perhatian, zaman, menfitnah, bidah, sesat, kelompok, membid, ahkan, mengerti, uga, kenal, dating, dam, misalnya, wili, keberadan, adlah, bola, mkhluk, mengatakkan, nag, namany, adami, fasid, adapu, alah, tidaklah, wallhu, lam, bishshowab, raf, 295, tarjamahannya, line, merah, bertaubatlah, melanjutkan, selengkapnya, utk, mentafsir, nyata, memegang, mengartikannya, hadis, disitu, ahlsunnah, wahaby, tanwil, qurtubi, penjagaan, penguasaan, jalalain, nasafi, ulamak, kathir, darussalam, riyadh, 657, ara, ditulis, الطعام, التفاح, makanan, buah, epal, التمام, الاعتدال, جلس, الطالب, الكرسي, pelajar, kerusi, الملك, السرير, raja, katil, استولى, بشر, العراق, غير, سيف, ودم, مهراق, bisyr, iraq, pedang, penumpahan, darah, hafiz, bakar, arabi, hampir, maknannya, rujuk, qamus, misbahul, mukhtar, sihah, lisanul, mukjam, buldan, masalahnya, kenapa, memilih, mengatahui, bahawa, menyamakan, daripada, tohawi, wafat, hijrah, ومن, وصف, بمعنى, معانى, البشر, فقد, كفر, menyifatkan, terkandung, kerana, subhanahu, wata, saidina, mansur, tabsiroh, تعالى, خلق, dikenal, mengunakan, ijtimalliy, iaitu, wilan, umum, zahir, nas, diperincikan, tafsirnya, araf, lafadznya, memrincikan, kaifiat, penyamaan, permisalan, lafaz, membiarkan, maksudnya, gambaran, syarif, mendengar, bahkan, perkaranya, aim, hammad, khuza, guru, mengingkari, keagungan, kurang, hidayah, sharih, lihatlah, makana, musyabihah, perbedaan, pendapat, membuka, menjelaskannya, salafushalih, auza, atsuri, allaits, ishaq, rawahaih, bagaimananya, dgn, difahami, menjerumuskan, musyabih, makhluqnya, beristawa, tabar, attafwid, attakwil, metode, tyang, melalaui, adala, tafwidh, maksudnuya, khawatir, fahami, lafatnya, merusak, hukum, musyabbihah, mujassim, memberikan, menyangka, ataukah, diraba, beranggapan, llah, ayna, pertanyaan, merdekakanlah, hari, kebangkitan, kematian, utusan, tiada, berhak, kewajiban, memerdekakan, mukmin, mukminah, memerdekakannya, azh, bathin, sebagian, sabda, shalllallahu, sallam, ciptaan, sesudah, keseluruhan, kapan, blogspot,
Text of the page (random words):
i ini dinukil oleh al imam ibnu furak w 406 h dalam karyanya al mujarrad ayat muhkamat dan mutasyabihat al imam ahmad ar rifa i w 578 h dalam al burhan al muayyad berkata jagalah aqidah kamu sekalian dari berpegang kepada zhahir ayat al qur an dan hadits nabi muhammad shallallahu alayhi wasallam yang mutasyabihat sebab hal ini merupakan salah satu pangkal kekufuran mutasyabihat artinya nash nash al qur an dan hadits nabi muhammad shallallahu alayhi wasallam yang dalam bahasa arab mempunyai lebih dari satu arti dan tidak boleh diambil secara zhahirnya karena hal tersebut mengantarkan kepada tasybih menyerupakan allah dengan makhluk nya akan tetapi wajib dikembalikan maknanya sebagaimana perintah allah dalam al qur an pada ayat ayat yang muhkamat yakni ayat ayat yang mempunyai satu makna dalam bahasa arab yaitu makna bahwa allah tidak menyerupai segala sesuatu dari makhluk nya ayat istiwa di antara ayat ayat mutasyabihat yang tidak boleh diambil secara zhahirnya adalah firman allah ta ala surat thaha 5 ayat ini tidak boleh ditafsirkan bawa allah duduk jalasa atau bersemayam atau berada di atas arsy dengan jarak atau bersentuhan dengannya juga tidak boleh dikatakan bahwa allah duduk tidak seperti duduk kita atau bersemayam tidak seperti bersemayamnya kita karena duduk dan bersemayam termasuk sifat khusus benda sebagaimana yang dikatakan oleh al hafizh al bayhaqi w 458 h al imam al mujtahid taqiyyuddin as subki w 756 h dan al hafizh ibnu hajar w 852 h dan lainnya kemudian kata istawa sendiri dalam bahasa arab memiliki 15 makna karena itu kata istawa tersebut harus ditafsirkan dengan makna yang layak bagi allah dan selaras dengan ayat ayat muhkamat berdasarkan ini maka tidak boleh menerjemahkan kata istawa ke dalam bahasa indonesia dan bahasa lainnya karena kata istawa mempunyai 15 makna dan tidak mempunyai padan kata sinonim yang mewakili 15 makna tersebut yang diperbolehkan adalah menerjemahkan maknanya makna kata istawa dalam ayat tersebut adalah qahara menundukkan atau menguasai dengan ini diketahui bahwa tidak boleh berpegangan kepada al qur an dan terjemahnya yang dicetak oleh saudi arabia karena di dalamnya banyak terdapat penafsiran dan terjemahan yang menyalahi aqidah ahlussunnah wal jama ah seperti ketika mereka menerjemahkan istawa dengan bersemayam padahal allah maha suci dari duduk bersemayam dan semua sifat makhluk mereka juga menafsirkan kursi dalam surat al baqarah 255 dengan tempat letak telapak kaki nya padahal allah maha suci dari anggota badan kecil maupun besar seperti ditegaskan oleh al imam ath thahawi dalam al aqidah ath thahawiyyah al imam ali semoga allah meridlainya mengatakan sesungguhnya allah menciptakan arsy untuk menampakkan kekuasaan nya bukan untuk menjadikannya tempat bagi dzat nya maka ayat tersebut di atas surat thaha 5 boleh ditafsirkan dengan qahara menundukkan dan menguasai yakni allah menguasai arsy sebagaimana dia menguasai semua makhluk nya karena al qahr adalah merupakan sifat pujian bagi allah dan allah menamakan dzat nya al qahir dan al qahhar dan kaum muslimin menamakan anak anak mereka abdul qahir dan abdul qahhar tidak seorangpun dari umat islam yang menamakan anaknya abd al jalis al jalis adalah nama bagi yang duduk karena duduk adalah sifat yang sama sama dimiliki oleh manusia jin hewan dan malaikat penafsiran di atas tidak berarti bahwa allah sebelum itu tidak menguasai arsy kemudian menguasainya karena al qahr adalah sifat allah yang azali tidak mempunyai permulaan sedangkan arsy adalah merupakan makhluk yang baru yang mempunyai permulaan dalam ayat ini allah menyebut arsy secara khusus karena ia adalah makhluk allah yang paling besar bentuknya riwayat yang sahih dari imam malik tentang ayat istiwa al imam malik ditanya mengenai ayat tersebut di atas kemudian beliau menjawab maknanya dan tidak boleh dikatakan bagaimana dan al kayf bagaimana sifat sifat benda mustahil bagi allah diriwayatkan oleh al hafizh al bayhaqi dalam kitabnya al asma wa ash shifat maksud perkataan al imam malik tersebut bahwa allah maha suci dari semua sifat benda seperti duduk bersemayam dan sebagainya sedangkan riwayat yang mengatakan wal kayf majhul adalah tidak benar penegasan imam syafi i tentang orang yang berkeyakinan allah duduk di atas arsy ibn al mu allim al qurasyi w 725 h menyebutkan dalam karyanya najm al muhtadi menukil perkataan al imam al qadli najm ad din dalam kitabnya kifayah an nabih fi syarh at tanbih bahwa ia menukil dari al qadli husayn w 462 h bahwa al imam asy syafi i menyatakan kekufuran orang yang meyakini bahwa allah duduk di atas arsy dan tidak boleh shalat makmum di belakangnya ulama ahlussunnah yang mentakwil istiwa kalangan yang mentakwil istawa dengan qahara adalah para ulama ahlussunnah wal jama ah di antaranya adalah al imam abdullah ibn yahya ibn al mubarak w 237 h dalam kitabnya gharib al qur an wa tafsiruhu al imam abu manshur al maturidi al hanafi w 333 h dalam kitabnya ta wilat ahlussunnah wal jama ah az zajjaj seorang pakar bahasa arab w 340 h dalam kitabnya isytiqaq asma allah al ghazali asy syafi i w 505 h dalam al ihya al hafizh ibn al jawzi al hanbali w 597 h dalam kitabnya daf u syubah at tasybih al imam abu amr ibn al hajib al maliki w 646 h dalam al amaali an nahwiyyah syekh muhammad mahfuzh at termasi al indonesi asy syafi i w 1285 1338 h dalam mawhibah dzi al fadll syekh muhammad nawawi al jawi al indonesi asy syafi i w 1314 h 1897 dalam kitabnya at tafsir al munir dan masih banyak lagi yang lainnya inkonsistensi orang yang memahami ayat istiwa secara zhahirnya dan orang yang mengambil ayat mutasyabihat ini secara zhahirnya apakah yang akan ia katakan tentang ayat 115 surat al baqarah jika orang itu mengambil zhahir ayat ini berarti maknanya ke arah manapun kalian menghadap di belahan bumi manapun niscayaallah ada di sana dengan ini berarti keyakinannya saling bertentangan akan tetapi makna ayat di atas bahwa seorang musafir yang sedang melakukan shalat sunnah di atas hewan tunggangan ke arah manapun hewan tunggangan itu menghadap selama arah tersebut adalah arah tujuannya maka فثم وجه الله di sanalah kiblat allah sebagaimana yang dikatakan oleh mujahid w 102 h murid ibn abbas takwil mujahid ini diriwayatkan oleh al hafizh al bayhaqi dalam al asma wa ash shifat ibnu katsir membungkam wahhaby 2 tafsir ayat istiwa ibnu katsir membungkam wahhaby 2 tafsir ayat istiwa bagaimana cara ulama ahli sunnah waljamaah dalam memahami masalah asma wa sifat atau yang sering di sebut dngan ayat aya dan hadit haditst sifat ayat ayat sifat disini adalah ayat alquran atau hadits nabi yang menyebutkan tentang aggota tubuh seperti mata tangan naik turun yang di sandarkan kepada allah dll yang jika salah dalam memahamimya seseorang bisa masuk dalam kesesatan aqidah mujassimah yang megatakan bahwa allah swt mempunyai aggota badan yang menyerupai dengan hambanya atau akan terjerumus dalam ta thil yang menolak sifat sifat allah swt begitu penting dan bahaya permasalahan ini maka ulama benar benar telah membahasnya dengan detail dan rinci agar ummat ini tidak salah dalam memahami ayat ayat dan hadits hadits sifat ada dua catara yang di ambil oleh ulama ahli sunnah waljamaah dalam memahami ayat ayat sifat ini pertama adala tafwidh maksudnuya menyerahkan pemahaman makna tersebut kepada allah swt karena khawatir jika di fahami sesuai dhohir lafatnya akan merusak aqidah misanya disaat allah menyebut tangan yang di nisbatkan kepada allah maka maknanya tidak di bahas akan tetapi dilalui dan diserahkan kepada allah swt ibnu katsir adalah salah satu ulama yang menggunkan methode ini kedua adalah dengan cara mentakwili ayat tersebut dengan makna yang ada melalaui dalil lain seperti tangan allah di artikan dengan kekuasaan allah yang memang makna kekuasaa itu sendiri di tetapkan dengan dalil yang pasti dari alquran dan hadits perhatian 1 dua cara ini yakni attafwid dan attakwil adalah cara yang di ambil oleh ulama salaf dan kholaf sungguh tidak benar jika tafwid adalah metode tyang di ambil oleh ulama salaf dan ta wil adalah yang di ambil oleh ulama kholaf saja 2 ada sekelompok orang di akhir zaman ini menfitnah para ulama terdahulu salaf dan menyebut mereka sebagai ahli bidah dan sesat karena telah mentakwili ayat ayat sifat ini maka kelompok yang membid ahkan ulama terdahulu karena takwil sungguh mereka adalah orang orang yang tidak mengerti bagaimana mentakwil dan mereka uga tidak kenal dengan benar dengan ulama terdahulu karena banyak riwayat ta wil yang dating dari para salaf 3 ada sekelompok orang yang menyebut diri mereka sebagai ahli tafwid akan tetapi telah terjerumus dam kesesatan takwil yang tidak mereka sadari misalnya disaat mereka mengatakan bahwa allah berada di atas ars mereka mengatakan tidak boleh ayat tentang keberadaan allah di ars ini di ta wili akan tetapi dengan tidak di sadari mereka menjelaskan keberadan allah di ars dengan penjelasan bahwa ars adlah makhluq terbesar seperti bola dan semua mkhluk yang lain di dalamnya kemudian mereka mengatakkan dan allah swt berada di atas arsy nag besar itu di tempat yang namany makan adami tempat yang tidak ada lihat dari mana mereka mengatakan ini semua itu adalah takwil fasid dan ba id takwil salah mereka yang jauh dari kebenaran adapun ulama ahli kebenaran ayat tentang allah dan ars para ahli tafwid menyerahkan pemahaman maknanya kepada allah swt adapu ahli ta wil mengatakan alah menguasai ars dan tidaklah salah karena memang allah dzat yang maha kuasa terhadap makhluk terbesar ars sebab memang allah maha kuasa terhadap segala sesuatu wallhu a lam bishshowab a tafsir ayat mutasyabihat istiwa i tafsir makna istiwa menurut kitab tafsir mu tabar lihat dalam tafsir berikut 1 tafsir ibnu katsir menolak makna dhahir lihat surat al a raf ayat 54 jilid 2 halaman 295 tarjamahannya lihat bagian yang di line merah kemudian beristawa kepada arsy maka manusia pada bagian ini banyak sekali perbedaan pendapat tidak ada yang memerincikan makna membuka menjelaskannya lafadz istiwa dan sesungguhnya kami menempuh dalam bagian ini seperti apa yang dilakukan salafushalih imam malik imam auza i dan imam atsuri allaits bin sa ad dan syafi i dan ahmad dan ishaq bin rawahaih dan selainnya dan ulama ulama islam masa lalu dan masa sekarang dan lafadz istawa tidak ada yang memerincikan maknanya seperti yang datang tanpa takyif memerincikan bagaimananya dan tanpa tasybih penyerupaan dgn makhluq dan tanpa ta thil menafikan dan memaknai lafadz istiwa dengan makna dhahir yang difahami menjerumuskan kepada pemahaman golongan musyabih yang menafikan dari sifat allah yaitu allah tidak serupa dengan makhluqnya wahai mujasimmah wahhaby lihatlah ibnu katsir melarang memaknai ayat mutasyabihat dengan makana dhohir karena itu adalah pemahaman mujasimmah musyabihah bertaubatlah dari memaknai semua ayat mutasyabihat dengan makna dhahir kemudian ibnu katsir melanjutkan lagi tidak ada sesuatupun yang serupa dengan nya dan dia maha mendengar lagi maha melihat al syura 11 bahkan perkaranya adalah sebagaimana yang dikatakan oleh para imam diantaranya nu aim bin hammad al khuza i guru al bukhari ia berkata siapa yang menyerupakan allah dengan makhluk nya ia telah kafir dan siapa yang mengingkari apa yang allah mensifati diri nya maka ia kafir dan bukanlah termasuk tasybih penyerupaan orang yang menetapkan bagi allah ta ala apa yang dia mensifati diri nya dan rasul nya dari apa yang telah datang dengannya ayat ayat yang sharih jelas ayat muhkamat dan berita berita hadits yang shahih dengan pengertian sesuai dengan keagungan allah dan menafikan dari allah sifat sifat yang kurang berarti ia telah menempuh hidayah inilah selengkapnya dari penjelasan ibnu katsir berdasarkan penjelasan ibnu katsir ayat mutasyabihat harus di tafsir dengan ayat syarif ayat muhkamat atau ayat yang jelas maknanya bukan ayat mutasyabihat tidak seperti wahhaby yang menggunakan ayat mutasyabihat utk mentafsir ayat mutasyabihat yang lain ini adalah kesesatan yang nyata ibnu katsir mengakui ayat istiwa adalah ayat mutasyabihat yang tidak boleh memegang makna dhahir dari ayat mutasyabihat tapi mengartikannya dengan ayat dan hadis yang jadi ibnu katsir tidak memperincikan maknanya tapi juga tidak mengambil makna dhahir ayat tersebut disitu imam ibnu katsir imam bukhari dan imam ahlsunnah lainnya tidak melarang ta wil dan selain mereka dari para imam kaum muslimin yang terdahulu maupun kemudian yakni membiarkan lafadz nya seperti apa yang telah datang maksudnya tanpa memperincikan maknanya tanpa takyif bagaimana gambaran tanpa tasybih penyerupaan dan tanpa ta thil menafikan sedangkan wahaby melarang melakukan tanwil 2 sekarang akan disebutkan sebahagian penafsiran lafaz istawa dalam surah ar ra d 1 tafsir al qurtubi ثم استوى على العرش dengan makna penjagaan dan penguasaan 2 tafsir al jalalain ثم استوى على العرش istiwa yang layak bagi nya 3 tafsir an nasafi maknanya makna ثم استوى على العرش adalah menguasai ini adalah sebahagian dari tafsiran tetapi banyak lagi tafsiran tafsiran ulamak ahlu sunnah yang lain 4 tafsir ibnu kathir darussalam riyadh jilid 2 halaman 657 surat ara ad ayat 2 ثم استوى على العرش telah dijelaskan maknanya sepertimana pada tafsirnya surah al araf sesungguhnya ia ditafsirkan sebagaimana lafadznya yang datang tanpa memrincikan maknanya tanpa kaifiat bentuk dan penyamaan tanpa permisalan maha tinggi disini ibnu katsir mengunakan ta wil ijtimalliy iaitu ta wilan yang dilakukan secara umum dengan menafikan makna zahir nas al mutasyabihat tanpa diperincikan maknanya ii makna istiwa yang dikenal dalam bahasa arab dan dalam kitab kitab ulama salaf di dalam kamus kamus arab yang ditulis oleh ulama ahlu sunnah telah menjelaskan istiwa datang dengan banyak makna diantaranya 1 masak boleh di makan contoh قد استوى الطعام قد استوى التفاح maknanya makanan telah masak buah epal telah masak 2 التمام sempurna lengkap 3 الاعتدال lurus 4 جلس duduk bersemayam contoh استوى الطالب على الكرسي pelajar duduk atas kerusi استوى الملك على السرير raja bersemayam di atas katil 5 استولى menguasai contoh قد استوى بشر على العراق من غير سيف ودم مهراق maknanya bisyr telah menguasai iraq tanpa menggunakan pedang dan penumpahan darah al hafiz abu bakar bin arabi telah menjelaskan istiwa mempunyai hampir 15 makna diantaranya tetap sempurna lurus menguasai tinggi dan lain lain lagi dan banyak lagi maknannya sila rujuk qamus misbahul munir mukhtar al sihah lisanul arab mukjam al buldan dan banyak lagi yang menjadi masalahnya kenapa si penulis memilih makna bersemayam adakah makna bersemayam itu layak bagi allah apakah dia tidak tahu bersemayam itu adalah sifat makhluk adakah si penulis ini tidak mengatahui bahawa siapa yang menyamakan allah dengan salah satu sifat daripada sifat makhluk maka dia telah kafir sepertimana kata salah seorang ulama salaf imam at tohawi wafat 321 hijrah ومن وصف الله بمعنى من معانى البشر فقد كفر maknanya barang siapa yang menyifatkan allah dengan salah satu sifat dari sifat sifat manusia maka dia telah kafir kemudian ulama ulama ahlu sunnah telah menafsirkan istiwa yang terkandung di dalam...
|