If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: inkrules.blogspot.com - inkrules.

site address: inkrules.blogspot.com

site title: inkrules

Our opinion (on Wednesday 15 July 2026 2:27:45 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments

Meta tags:

Headings (most frequently used words):

2008, minyak, rabu, september, minggu, 27, februari, kawan, yang, inkrules, kamis, 23, oktober, 10, selasa, 09, 04, mei, april, jumat, 15, welcome, ink, arsip, blog, mengenai, saya, your, guardian, angel, by, the, red, jumpsuit, apparatus, hikmah, do, have, to, love, or, hate, deadline, mentah, tanah, jelantah, nasibmu, antah, berantah, jejak, langkah, kau, tinggal, sebuah, pulau, terlupakan, quo, vadis, ekonomi, tahun,

Text of the page (most frequently used words):
yang (131), dan (77), ini (42), tidak (40), kita (33), dari (33), dengan (30), harga (27), untuk (26), bisa (26), dalam (25), you (24), saya (23), karena (22), akan (21), pemerintah (19), itu (19), 2008 (18), perekonomian (18), sudah (17), juga (16), masyarakat (16), indonesia (15), masih (15), lebih (15), pada (15), namun (15), hidup (14), sangat (14), orang (14), ada (14), oleh (14), tahun (14), bbm (14), lagi (13), menjadi (13), banyak (13), minyak (13), sebuah (12), kenaikan (12), kedelai (12), sektor (12), rumah (12), bangsa (12), kepada (12), adalah (12), negara (11), tentu (11), masalah (11), subsidi (11), jejak (10), ink (10), bahwa (10), ekonomi (10), hal (10), kebijakan (10), the (9), semua (9), seperti (9), semakin (9), kredit (9), sehingga (9), terhadap (9), mentawai (9), for (9), belum (8), lain (8), cukup (8), rekam (8), 2007 (8), global (8), resesi (8), pasar (8), memberi (8), bagi (8), hanya (8), all (8), and (8), tapi (7), sebagai (7), komentar (7), diposting (7), perjalanan (7), mungkin (7), agustus (7), through (7), pun (6), jangan (6), minggu (6), tersebut (6), beberapa (6), subprime (6), atau (6), meningkatkan (6), besar (6), satu (6), selama (6), keuangan (6), mampu (6), ancaman (6), pulau (6), daerah (6), ditawarkan (6), anak (6), saat (6), saja (6), hari (6), secara (6), pidato (6), soal (6), men (6), mengerjakan (6), let (6), fall (6), perhatian (5), fiskal (5), meningkat (5), utama (5), mengakibatkan (5), saham (5), finansial (5), angka (5), sebenarnya (5), memang (5), riil (5), baik (5), dapat (5), terus (5), dikatakan (5), jauh (5), pantai (5), kata (5), baru (5), mulai (5), umum (5), infrastruktur (5), jalan (5), sendiri (5), sebelum (5), bawah (5), kecil (5), aku (5), tangga (5), there (5), will (5), mahasiswa (4), menikmati (4), buat (4), jadi (4), kehidupan (4), please (4), mei (4), september (4), can (4), mau (4), dua (4), kendala (4), otoritas (4), sinyalemen (4), merupakan (4), tahu (4), berbagai (4), yaitu (4), sepanjang (4), sejak (4), lalu (4), merasakan (4), sekali (4), money (4), membuat (4), konsumsi (4), maupun (4), pemberian (4), debitur (4), transportasi (4), sampai (4), mereka (4), bahkan (4), pantas (4), wisata (4), jam (4), bukan (4), sedikit (4), adanya (4), pendapatan (4), harus (4), apa (4), mengajarkan (4), lukisan (4), bekerja (4), efeknya (4), kalau (4), tanah (4), pajak (4), terakhir (4), laporan (4), menit (4), never (4), stand (4), with (4), forever (4), even (4), saving (4), sends (4), heaven (4), okay (4), are (4), lihat (3), gue (3), status (3), kenyataan (3), cuma (3), februari (3), april (3), your (3), asal (3), lama (3), kurang (3), moneter (3), bahan (3), fenomena (3), mayoritas (3), indeks (3), ihsg (3), bursa (3), pekerjaan (3), diselesaikan (3), mencapai (3), kemarin (3), amerika (3), serikat (3), dipicu (3), mengalami (3), balon (3), kondisi (3), aliran (3), hot (3), dunia (3), nilai (3), serta (3), cepat (3), investor (3), kembali (3), pembiayaan (3), roda (3), memenuhi (3), dilakukan (3), murah (3), alat (3), takut (3), keluar (3), telah (3), kemampuan (3), para (3), ketahanan (3), produksi (3), ton (3), kebanyakan (3), tanpa (3), semoga (3), nasional (3), terlalu (3), barat (3), sumatera (3), suasana (3), segala (3), dimana (3), fasilitas (3), makanan (3), kemajuan (3), ditempuh (3), tersedia (3), perlu (3), ombak (3), begitu (3), agaknya (3), memandang (3), mata (3), rakyat (3), setiap (3), beliau (3), jagalah (3), waktu (3), kemerdekaan (3), masa (3), semuanya (3), kan (3), wat (3), daripada (3), sukamiskin (3), sekarang (3), mesti (3), belajar (3), tak (3), hukuman (3), suara (3), bunga (3), benar (3), tentang (3), berantah (3), mana (3), padahal (3), jangka (3), mengurangi (3), kreatif (3), skripsi (3), tugas (3), semester (3), deadline (3), love (3), barang (3), grey (3), seorang (2), ternyata (2), dinilai (2), makanya (2), beban (2), tua (2), rasanya (2), mengenai (2), januari (2), guardian (2), angel (2), red (2), jumpsuit (2), apparatus (2), oktober (2), see (2), mari (2), boleh (2), kawan (2), postingan (2), awal (2), menyikapi (2), kasus (2), tempe (2), melangitnya (2), lauk (2), pauk (2), kelas (2), merosotnya (2), lantai (2), muncul (2), makro (2), menyisakan (2), mengingat (2), serupa (2), dampak (2), lesunya (2), sejarah (2), mortgage (2), dampaknya (2), berlangsung (2), dikhawatirkan (2), mitra (2), internasional (2), tentunya (2), untung (2), modal (2), spekulatif (2), peningkatan (2), komoditas (2), khususnya (2), tadi (2), negeri (2), kemudian (2), makroekonomi (2), lending (2), misalnya (2), meningkatnya (2), pembelian (2), kriteria (2), lenders (2), perusahaan (2), mencatatkan (2), kota (2), buruk (2), jika (2), non (2), bermain (2), salah (2), faktor (2), fundamental (2), ditopang (2), kegagalan (2), perkembangan (2), lembaga (2), proses (2), intermediasi (2), uang (2), dinikmati (2), luas (2), pangan (2), cenderung (2), impor (2), memproteksi (2), kesempatan (2), importir (2), alih (2), memikirkan (2), cara (2), nantinya (2), tepat (2), menjaga (2), memperbaiki (2), menghantui (2), kepulauan (2), ujung (2), menawarkan (2), kenaturalan (2), destinasi (2), terdapat (2), pedagang (2), rasa (2), khas (2), pembangunan (2), pariwisata (2), bencana (2), gempa (2), mengancam (2), sering (2), tengah (2), laut (2), anda (2), sedang (2), dimulai (2), sarana (2), kabupaten (2), tuapejat (2), sementara (2), mendukung (2), pelayanan (2), walaupun (2), pendidikan (2), sekolah (2), kesehatan (2), sakit (2), berupa (2), pelabuhan (2), udara (2), agak (2), resort (2), dikunjungi (2), tetap (2), nama (2), disamping (2), selain (2), sebelah (2), berharap (2), atensi (2), sebaiknya (2), ketertinggalannya (2), perbedaan (2), rabu (2), sikap (2), siapa (2), memiliki (2), terasa (2), agar (2), ketinggalan (2), tiada (2), konsumerisme (2), televisi (2), pernah (2), bersatu (2), gunung (2), 1956 (2), berani (2), bertindak (2), revolusioner (2), ragu (2), menginjak (2), malah (2), tetapi (2), suatu (2), bung (2), karno (2), niet (2), onderwijzen (2), 1964 (2), kurungan (2), malam (2), manusia (2), melupakan (2), binatang (2), ternak (2), menurut (2), hatiku (2), tinggal (2), isi (2), bagaimana (2), generasi (2), hilang (2), kau (2), antah (2), menderita (2), akibat (2), menaikkan (2), lainnya (2), naik (2), suku (2), melakukan (2), sasaran (2), disubsidi (2), ketergantungan (2), atas (2), isn (2), panjang (2), kebutuhan (2), mendorong (2), bentuk (2), dihajar (2), krisis (2), penurunan (2), ketimpangan (2), mendapatkan (2), masing (2), punya (2), merugikan (2), biasa (2), sepertinya (2), solusi (2), error (2), revisi (2), bilang (2), ketika (2), tekanan (2), entah (2), otot (2), otak (2), iin (2), setelah (2), ngopi (2), save (2), best (2), last (2), have (2), sampah (2), hikmah (2), that (2), know (2), one (2), into (2), grow (2), cause (2), don (2), away (2), here (2), stay (2), whoa (2), inkrules (2), skip (2), profil, lengkapku, putra, belom, bosan, menyandang, embel2, idealisme, terkungkung, bicara, apalagi, bekal, bertarung, rimba, belantara, help, god, wanna, graduated, november, desember, arsip, blog, berbagi, pemikiran, silakan, dikomentari, mengkritik, ngajak, kelahi, aja, hehehehehe, piss, bro, welcome, life, city, ekonombeling, langganan, atom, beranda, dinamika, memperlihatkan, gejala, menggembirakan, setidaknya, belakangan, terlihat, jelas, menghadang, membutuhkan, khusus, diantaranya, nyaris, seratus, persen, baku, sumber, protein, santapan, sosial, kedua, gabungan, efek, bei, kinerja, impresif, urgent, menghadapi, hampir, listing, titik, terendah, tanggal, distimulus, hancur, leburnya, dow, jones, pengamat, indikasi, munculnya, diramal, terparah, pertengahan, menggeroti, bisnis, china, jepang, uni, eropa, volume, perdagangannya, sebesar, imbasnya, interaksi, intens, ditambah, pula, sifat, terbuka, mempercepat, penyebaran, virus, penyakit, ditularkan, ekonom, rizal, ramli, econit, menyatakan, potensial, financial, bubbles, menggelembung, riskan, kempes, pecah, memperparah, menggiurkan, deras, ekspor, tambang, aset, merta, dana, investasi, ditarik, merontokkan, disikapi, menjual, portofolionya, merah, rapornya, tukar, rupiah, merosot, geliat, hebat, kontribusi, membengkaknya, kendaraan, bermotor, empat, sama, sejenis, biang, kerok, runtuhnya, maju, kelayakan, kebalikan, profilnya, prime, praktek, penjualan, menakjubkan, sukses, kemacetan, berdampak, nanti, memburuk, performing, loans, npl, bank, turut, kerugian, penyebab, meletusnya, bukanlah, retorika, belaka, terjadi, bertransmisi, imbas, menakutkan, sejauh, berpindah, capital, outflow, rentan, pembayaran, nyata, signifikan, ditransmisikan, semestinya, dijalankan, berjalan, arus, perputaran, diinjeksikan, regulator, denyut, nadi, dilihat, meresahkan, sebagaimana, berlipat, ganda, duet, bergizi, tinggi, melihat, menurun, 1517, 1997, 748, 2006, turun, 420, permintaan, mahalnya, daging, dilakukanlah, didatangkan, petani, kedelainya, mengalokasikan, pertanian, termasuk, kedalamnya, strategi, memanfaatkan, didalam, visi, depan, membuka, seluasnya, lokal, produsen, gencarnya, menetapkan, pemegang, memformulasikan, stabilitas, sistem, ketiga, sepuluh, bulan, quo, vadis, jumat, pesisir, perkotaan, kerusakan, digelari, tertinggal, berbenah, menuju, kesejahteraan, keprimitifan, dimasukkan, agenda, biaya, akomodasi, dibanding, lombok, bali, keunggulan, kompetitif, dikedepankan, perkampungan, nyaman, mendasar, urusan, khawatir, kalah, makan, padang, kuliner, minang, menyebar, gulai, kepala, kakap, sungguh, mengundang, selera, pertimbangan, diajukan, hambatan, alam, tsunami, henti, goyangan, badai, kapal, menggunakan, speedboat, menyukai, tantangan, deskripsi, paparkan, disini, ketersediaan, vital, jelek, ibukota, perkantoran, dibilang, bagus, digunakan, terlaksananya, pemerintahan, optimal, tertata, mencukupi, memberikan, layak, usia, lengkap, tersedianya, pejat, puskesmas, sejumlah, kecamatan, kelengkapan, diragukan, kelengkapannya, terdiri, gugus, transportasinya, bandar, rokot, sipora, proyek, pembenahan, penerbangan, terhambat, unggulan, pinggiran, bersih, menantang, peselancar, menarik, wisatawan, mancanegara, simakakang, jaraknya, keindahan, damai, disebut, sekitar, teropong, gulungan, ombaknya, menyerupai, teleskop, menyimpan, provinsi, republik, tahap, inilah, paling, dibutuhkan, sana, jujur, diluar, dulu, daratan, rendah, berkaitan, agama, dianut, penduduk, jadikan, penghambat, pemasaran, terlupakan, muak, perduli, konsep, apatis, tenggang, saling, terhapus, kamus, sehari, egois, kental, dituntut, berpacu, kencangnya, laju, hasrat, mengkonsumsi, sibuk, berlomba, lomba, mengejar, kemapanan, dihasilkan, sebatas, tambah, klebengan, janganlah, semangat, dititipkan, lenyap, gelombang, hantaman, merusak, berujar, kutitipkan, padamu, 1965, setia, hukum, tekad, baja, memindahkan, semeru, kinibalu, sekalipun, mandek, setengah, mengenal, journey, end, fighting, nation, segenap, jiwa, ragaku, berseru, bangsaku, terlepas, persatuan, kesatuan, keutuhan, sekalian, makhluk, allah, datang, seolah, olah, buta, 1948, menyudahi, membangun, memecahkan, 1949, sinar, purnama, pancaroba, tetaplah, bersemangat, elang, rajawali, pancasila, dasar, memerlukan, buruh, tani, pegawai, nelayan, lainya, melainkan, lantas, beri, marhaen, penyambung, lidah, seringkali, badanku, lemas, nafasku, berhenti, apabila, jelata, melahirkanku, bendera, revolusi, 514, wil, weet, alleen, penggemar, seni, rupa, patung, suka, samudera, gelombangnya, memukul, mukul, menggebu, gebu, sawah, adem, ayem, tentrem, kadyo, siniram, wayu, sewindu, lawase, 1931, saudaraku, menulis, tangkapan, berkirim, sesudah, masuk, hamper, bawa, tahanan, diambil, keras, badan, letih, hasilnya, menyembah, larangan, suruhan, kemanusiaannya, seekor, nietzche, ialah, dijadikan, mempunyai, kemauan, demikian, bukankah, sir, oliver, lodge, bahasa, jawa, jer, basuki, mawa, beya, sacrifice, wasted, bandung, surat, bersemboyan, biar, melati, mawar, kenanga, cempaka, mekar, bersama, ditaman, sari, berikut, coba, sarikan, mengingatkan, berisi, tujuan, individual, semata, manfaat, sekeliling, berkontribusi, sesama, memahami, perjuangan, soekarno, memaknai, arti, dahulunya, dibentuk, ujungnya, spirit, kebangsaan, tenggelam, ditelan, budaya, hingar, bingar, membutakan, muda, jatidirinya, bapak, langkah, yogyakarta, irdhas, fabian, beralih, begitulah, john, major, lagian, obat, engga, pahit, nya, mengkomunikasikan, inflasi, akhirnya, terpengaruh, sosialisasi, implikasinya, pilihan, akibatnya, memberitahukan, transparan, pimpinan, menegaskan, keperluan, berdasarkan, selektif, ditetapkan, jenis, solar, angkutan, sedangkan, lepas, import, rem, membahayakan, enerji, sulit, dikembangkan, cadangannya, perut, bumi, dibandingkan, cadangan, hendaknya, ditonjolkan, aspek, keadilan, golongan, menengah, cost, policy, hurting, working, evaluasi, terkait, pengadaan, penyaluran, memberatkan, pertamina, ditugaskan, mengadakan, menyalurkan, keseluruh, wilayah, terjadinya, disparitas, timbulnya, penyalah, gunaan, penggunaan, tercapai, kenyataannya, pihak, berhak, mengambil, keuntungan, ekses, negatif, melambungnya, runyam, akhir, menyebabkan, goncangan, volatilitas, tingkat, meskipun, sekutunya, tambahan, amat, ambruknya, seandainya, sadar, membiarkan, distribusi, berlanjut, dipungut, keluarga, dikembalikan, kasar, sebagian, struktur, regresif, membayar, bayar, aneh, kontradiktif, mengamati, tulisan, menyuarakan, anti, justru, getol, berbicara, daya, beli, bervariasi, tergantung, pola, sensitifitas, komoditi, kelangkaan, program, konversi, dipolitisir, mendapat, multiplier, effect, sederhana, berat, kalo, sudut, pandang, sempit, kerakyatan, luar, 2005, persoalan, memforsir, seluruh, tidurnya, membumbungnya, 140, dollar, per, barel, tercinta, mencari, diberitakan, media, wacana, terdengar, terancam, pendek, crude, oil, mentah, jelantah, nasibmu, salam, hangat, selamat, puasa, sudahlah, terbengkalai, terbaru, alasan, malas, susah, melawan, bertahun, berhasil, kamu, senang, santai, memilih, tergesa, gesa, kenapa, maksimal, brilian, yakin, kekuatan, adrenaline, rush, sebetulnya, lakukan, sma, pagi, terkadang, itupun, nyalin, prnya, ulangan, ngapal, rumus, mobil, les, dipaksa, why, hell, she, had, time, kuliah, harusnya, dikumpulkan, kalang, kabut, dijatahkan, puas, nonton, prison, break, ria, bernafas, lega, menunda, disimpan, like, what, used, back, then, meal, kerjaan, hate, selasa, zainal, abidin, bagir, kompas, tuhan, membedakan, bernilai, berpikir, kritis, kira, pungut, muslim, ungkapan, terkenal, tradisi, islam, kebijaksanaan, milik, beriman, maka, dimanapun, temui, pungutlah, when, smile, tears, roll, down, face, replace, now, strong, figured, out, how, this, world, turns, cold, breaks, soul, find, deep, inside, seasons, changing, waves, crashing, stars, falling, days, longer, nights, shorter, show, true, whole, heart, throw, walk, tell, use, pull, strings, just, drill, though, skies, turning, kamis, wadah, menyampaikan, sidebar, main,


Text of the page (random words):
masa santai dan memilih tergesa gesa di menit menit terakhir entah kenapa di bawah tekanan semua seperti bekerja lebih cepat otot otot bekerja lebih maksimal otak pun menjadi brilian dan kreatif dan saya yakin dengan kekuatan adrenaline rush ada yang bilang kita lebih kreatif ketika bekerja di bawah tekanan tapi saya bilang itu hanya alasan orang malas saja seperti saya dan ini susah sekali saya sudah melawan ini bertahun tahun tapi belum juga berhasil mungkin kamu punya masalah yang serupa ah sudahlah saya harus mengerjakan lagi laporan yang dari tadi masih juga terbengkalai masih ada sedikit error dalam revisi laporan ini dan banyak error dalam revisi skripsi terbaru salam hangat selamat puasa diposting oleh rekam jejak hidup ink di 02 30 tidak ada komentar minggu 04 mei 2008 minyak mentah minyak tanah minyak jelantah nasibmu antah berantah dalam beberapa minggu terakhir persoalan kenaikan harga minyak sepertinya memforsir para pemerintah di seluruh dunia mengurangi lagi jam tidurnya untuk memikirkan jalan keluar atas membumbungnya harga crude oil secara global kenaikan yang bisa saja mencapai angka 140 dollar as per barel sepertinya membuat pemerintah setiap negara khususnya otoritas di negara kita tercinta menjadi semakin tidak kreatif mencari solusi seperti diberitakan di beberapa media wacana untuk mengurangi subsidi terdengar lagi memang subsidi adalah kebijakan yang efeknya dalam jangka panjang sangat merugikan namun mengurangi subsidi bbm di tengah masyarakat yang terancam resesi seperti sekarang agaknya juga bukan solusi jangka pendek yang tepat saat pemerintah menaikkan harga bbm pada tahun 2005 lalu efeknya harga kebutuhan meningkat dan beban hidup masyarakat semakin berat kalo dari sudut pandang fiskal sempit mungkin benar subsidi bbm hanya merugikan saja tapi bagi ekonomi kerakyatan dampaknya luar biasa ini harus mendapat perhatian karena punya multiplier effect yang tidak sederhana kenaikan harga tentu akan mengakibatkan penurunan daya beli pendapatan riil dampak ini sangat bervariasi tergantung pada pola konsumsi dan sensitifitas dari harga masing masing komoditi terhadap kenaikan harga bbm belum lagi masalah kelangkaan minyak tanah dan program konversi minyak tanah yang terlalu dipolitisir namun kalau seandainya bbm terus disubsidi kita secara sadar membiarkan proses ketimpangan distribusi pendapatan terus berlanjut pajak yang dipungut dari keluarga mampu dikembalikan kepada rumah tangga mampu secara kasar malah bisa dikatakan mengingat rumah tangga mampu mendapatkan lebih banyak karena sebagian struktur pajak kita yang regresif dan rumah tangga belum membayar pajak dengan subsidi bbm mereka mendapatkan lebih besar dari yang mereka bayar dalam bentuk pajak agak aneh dan kontradiktif kemudian kalau kita mengamati suara suara atau tulisan yang menyuarakan anti kenaikan bbm justru dari orang orang yang selama ini getol berbicara tentang ketimpangan pendapatan ekses negatif dari melambungnya harga minyak dunia semakin membuat runyam perekonomian global yang sejak akhir tahun lalu dihajar krisis finansial akibat subprime mortgage krisis subprime ini menyebabkan goncangan sektor finansial dan meningkatkan volatilitas perekonomian global selain itu resesi juga mendorong penurunan tingkat suku bunga as meskipun ketergantungan ekonomi indonesia terhadap as dan sekutunya sebenarnya tidak terlalu besar namun ini menjadi sinyalemen tambahan bahwa sebenarnya fundamental makro ekonomi kita ga baik baik amat makanya bisa dihajar juga oleh ambruknya pasar keuangan global saya hanya bisa berharap dalam jangka panjang pemerintah perlu melakukan evaluasi kembali tentang berbagai kebijakan terkait dalam pengadaan dan penyaluran bbm agar tidak memberatkan pemerintah masyarakat dan pertamina yang saat ini ditugaskan untuk mengadakan dan menyalurkan kebutuhan bbm keseluruh wilayah negara kebijakan subsidi bbm mengakibatkan terjadinya disparitas harga di pasar yang mendorong timbulnya berbagai bentuk penyalah gunaan penggunaan bbm sehingga walaupun sasaran kebijakan subsidi tercapai namun dalam kenyataannya banyak pihak yang tidak berhak mengambil keuntungan dari kebijakan tersebut if the policy isn t hurting it isn t working begitulah kata john major dan agaknya lagi kata kata itu memang benar adanya lagian mana ada obat yang engga pahit namun jika memang begitu kenyataan nya pemerintah sebaiknya memperbaiki cara mengkomunikasikan hal itu kepada masyarakat yang akan sangat menderita akibat ancaman kenaikan harga minyak baru ancaman kenaikan harga saja masyarakat sudah menderita karena efeknya ancaman itu menaikkan harga komoditas lainnya kalau sampai tidak ada subsidi efeknya adalah meningkatnya cost of money yang bisa mengakibatkan inflasi akan naik dan akhirnya suku bunga mau tidak mau akan terpengaruh naik melakukan sosialisasi masalah kenaikan harga minyak internasional dengan berbagai implikasinya dan pilihan kebijakan serta akibatnya kepada masyarakat luas dan memberitahukan kebijakan yang akan ditempuh pemerintah secara transparan pimpinan nasional harus menegaskan kembali bahwa sasaran subsidi bbm adalah masyarakat bawah dan kecil untuk keperluan rumah tangga dan transportasi umum berdasarkan kebijakan tersebut secara selektif dapat ditetapkan jenis bbm yang disubsidi misalnya minyak tanah untuk rumah tangga dan solar untuk angkutan umum sedangkan lainnya di lepas menurut harga pasar ketergantungan kepada minyak import terus meningkat yang kalau tidak di rem akan membahayakan ketahanan ekonomi nasional karena enerji non minyak sulit dikembangkan padahal cadangannya di perut bumi indonesia jauh lebih banyak dibandingkan dengan cadangan minyak disamping itu hendaknya ditonjolkan aspek keadilan karena subsidi bbm selama ini lebih banyak dinikmati oleh golongan menengah atas semoga negara ini tidak beralih menjadi negara antah berantah yogyakarta 5 mei 2008 irdhas fabian diposting oleh rekam jejak hidup ink di 22 53 1 komentar minggu 27 april 2008 jejak langkah yang kau tinggal jejak bapak bangsa mungkin banyak dari kita generasi sekarang yang kurang memahami benar tentang perjuangan soekarno sehingga tidak memaknai lagi arti bagaimana bangsa ini dahulunya dibentuk dan ujung ujungnya spirit kebangsaan itu hilang tenggelam ditelan budaya konsumerisme dan hingar bingar televisi yang membutakan mata generasi muda terhadap jatidirinya sendiri semakin hari rakyat semakin muak dan tidak perduli pada konsep hidup sebagai sebuah bangsa hal ini bisa kita lihat dari sikap apatis siapa lo siapa gue kata tenggang rasa dan saling memiliki terhapus dari kamus kehidupan kehidupan sehari hari sikap egois terasa kental karena setiap anak bangsa dituntut berpacu agar tidak ketinggalan dengan kencangnya laju roda perekonomian yang dipicu hasrat untuk mengkonsumsi anak bangsa sibuk berlomba lomba mengejar kemapanan namun yang dihasilkan ya cuma sebatas pendapatan tanpa adanya nilai tambah secara ekonomi terhadap kehidupan ekonomi mereka sendiri berikut saya coba sarikan beberapa isi pidato bung karno yang mungkin mengingatkan pada kita bahwa hidup ini bukan hanya berisi tujuan individual semata namun bagaimana kita bisa memberi manfaat bagi sekeliling kita dan berkontribusi terhadap sesama dan terhadap bangsa yang semakin sakit ini aku bersemboyan biar melati mawar dan kenanga dan cempaka dan semua bunga mekar bersama ditaman sari indonesia 17 agustus 1964 saudaraku baru sekarang saya menulis dari sukamiskin karena orang tangkapan hanya boleh berkirim surat sekali dalam dua minggu sesudah masuk ke dalam rumah kurungan hamper semua yang saya bawa dari rumah tahanan di bandung diambil setiap hari saya mesti bekerja keras malam hari badan sudah letih sehingga belajar pun tidak ada hasilnya sukamiskin tak lebih daripada rumah kurungan dan saya ini adalah orang hukuman yang mesti menyembah larangan dan suruhan seorang manusia yang mesti melupakan kemanusiaannya orang hukuman tiada lain daripada seekor binatang ternak orang hukuman menurut nietzche ialah orang yang dijadikan manusia yang tidak mempunyai kemauan sendiri seperti binatang ternak namun demikian hatiku tinggal tetapi tak pernah saya melupakan suara hatiku bukankah sir oliver lodge telah mengajarkan no sacrifice is wasted atau dalam bahasa jawa jer basuki mawa beya sukamiskin 17 mei 1931 semua orang tahu bahwa aku ini penggemar seni rupa baik patung lukisan lukisan maupun yang lain lain aku lebih suka lukisan samudera yang gelombangnya memukul mukul menggebu gebu daripada lukisan sawah yang adem ayem tentrem kadyo siniram wayu sewindu lawase 17 agustus 1964 men kan niet onderwijzen wat men wil men kan niet onderwijzen wat men weet men kan alleen wat men is orang tidak bisa mengajarkan apa yang ia mau orang tidak bisa mengajarkan apa yang ia tahu orang hanya bisa mengajarkan apa ia adanya di bawah bendera revolusi hal 514 seringkali aku merasakan badanku seperti akan lemas nafasku akan berhenti apabila aku tidak bisa keluar dan bersatu dengan rakyat jelata yang melahirkanku bung karno penyambung lidah rakyat hal 13 pada satu waktu saya sampai kepada suatu saat memerlukan satu nama umum bagi semua yang kecil kecil ini ya buruh ya tani ya pegawai ya nelayan dan lain lainya semuanya tidak ada yang besar melainkan kecil kecil semuanya lantas saya beri kepada semuanya itu marhaen pancasila sebagai dasar negara hal 25 kita belum hidup di bawah sinar purnama kita masih hidup di masa pancaroba tetaplah bersemangat elang rajawali pidato 17 agustus 1949 kemerdekaan tidak menyudahi soal soal kemerdekaan malah membangun soal soal tetapi kemerdekaan juga memberi jalan untuk memecahkan soal soal itu pidato 17 agustus 1948 karena itu segenap jiwa ragaku berseru kepada bangsaku indonesia terlepas dari perbedaan apa pun jagalah persatuan jagalah kesatuan jagalah keutuhan kita sekalian adalah makhluk allah dalam menginjak waktu yang akan datang kita ini seolah olah adalah buta pidato 17 agustus 1956 sekali kita berani bertindak revolusioner tetap kita harus berani bertindak revolusioner jangan ragu ragu jangan mandek setengah jalan kita adalah fighting nation yang tidak mengenal journey s end pidato 17 agustus 1956 asal kita setia kepada hukum sejarah dan asal kita bersatu dan memiliki tekad baja kita bisa memindahkan gunung semeru atau gunung kinibalu sekalipun pidato 17 agustus 1965 beliau mungkin telah tiada tapi janganlah semangat beliau yang dititipkan kepada anak bangsa lenyap karena gelombang konsumerisme dan hantaman televisi yang merusak anak bangsa karena beliau pernah berujar kutitipkan bangsa ini padamu klebengan 27 april 2008 ink diposting oleh rekam jejak hidup ink di 10 21 tidak ada komentar rabu 27 februari 2008 sebuah pulau yang terlupakan mentawai sebuah kepulauan di ujung pesisir barat pulau sumatera ternyata menawarkan sebuah suasana pantai dan perkotaan yang jauh dari kata kerusakan bahkan daerah itu masih sangat pantas digelari daerah tertinggal yang baru mulai berbenah menuju kesejahteraan namun dengan segala keprimitifan dan kenaturalan yang ditawarkan mentawai adalah sebuah destinasi wisata yang pantas dimasukkan dalam agenda perjalanan wisata dengan biaya perjalanan dan akomodasi yang jauh lebih murah dibanding perjalanan ke lombok atau bali tentu sebuah keunggulan kompetitif yang pantas dikedepankan oleh mentawai suasana di perkampungan juga sangat nyaman dimana sudah terdapat fasilitas fasilitas umum mendasar untuk urusan makanan pun jangan khawatir karena sudah terdapat banyak pedagang makanan dengan rasa yang ditawarkan tidak kalah dengan pedagang makanan khas rumah makan padang di daerah sumatera barat maupun kuliner khas minang yang banyak menyebar dimana dimana gulai kepala kakap yang ditawarkan pun sungguh mengundang selera namun sebuah bahan pertimbangan yang pantas diajukan sebagai hambatan kemajuan pembangunan dan pariwisata adalah faktor alam yang terus menghantui dengan bencana bencana gempa dan ancaman tsunami yang tidak henti mengancam memang masyarakat sering merasakan goyangan gempa dan ancaman badai yang bisa mengancam di tengah perjalanan laut yang bisa ditempuh selama 10 jam perjalanan dengan kapal besar dan bisa ditempuh selama 4 jam dengan menggunakan speedboat tapi tentu buat anda yang sedang menyukai tantangan tentu bukan masalah sedikit deskripsi mengenai mentawai yang bisa saya paparkan disini bisa dimulai dari ketersediaan infrastruktur jalan sebagai salah satu sarana infrastruktur vital sebenarnya sudah tersedia namun kondisi jalan sangat jelek untuk sebuah ibukota kabupaten di daerah tuapejat sementara sarana perkantoran pemerintah sudah tersedia dan dapat dibilang sudah mulai bagus dan bisa digunakan untuk mendukung terlaksananya pelayanan pemerintahan walaupun bisa dikatakan pelayanan yang dilakukan belum optimal sementara itu fasilitas pendidikan sudah mulai tertata dan mulai bisa mencukupi memberikan pendidikan yang cukup layak bagi anak anak usia sekolah untuk infrastruktur kesehatan dapat dikatakan sudah cukup lengkap dengan tersedianya rumah sakit umum daerah di tua pejat dan adanya puskesmas di sejumlah kecamatan namun untuk masalah kelengkapan alat alat kesehatan mungkin masih perlu diragukan kelengkapannya kepulauan mentawai sendiri terdiri dari beberapa gugus pulau yang infrastruktur transportasinya berupa pelabuhan untuk mendukung transportasi laut sebenarnya infrastruktur transportasi udara sudah tersedia yaitu bandar udara rokot di pulau sipora namun saat ini sedang dilakukan proyek pembenahan sehingga untuk beberapa saat penerbangan dari dan ke mentawai agak sedikit terhambat untuk masalah destinasi wisata unggulan yang ditawarkan kebanyakan adalah wisata pantai pinggiran pantai yang bisa dikatakan masih sangat bersih dan ombak yang sangat menantang untuk ditawarkan bagi para peselancar ada juga resort yang sangat menarik namun kebanyakan masih dikunjungi oleh wisatawan mancanegara yaitu resort simakakang yang jaraknya tidak begitu jauh dari pelabuhan tuapejat bagi anda yang mengalami kendala keuangan masih banyak pantai lain yang bisa dikunjungi dengan lebih murah namun tetap menawarkan keindahan dan suasana pantai yang damai dan ombak yang disebut masyarakat sekitar dengan nama ombak teropong karena gulungan ombaknya menyerupai sebuah teleskop disamping segala kenaturalan yang ditawarkan mentawai masih menyimpan masalah berupa perhatian yang kurang dari pemerintah kabupaten itu sendiri pemerintah provinsi maupun pemerintah republik indonesia untuk mencapai tahap kemajuan agaknya inilah yang paling dibutuhkan masyarakat sana jujur saja selain perhatian pemerintah perhatian masyarakat lain diluar pulau itu juga masih memandang sebelah mata terhadap mentawai jadi sebelum kita berharap pemerintah memberi atensi sebaiknya saat ini kita dulu mulai memberi atensi dan tidak memandang sebelah mata lagi terhadap daerah itu dengan segala ketertinggalannya saya merasakan bahwa masyarakat daratan sumatera barat lebih banyak yang cenderung memandang rendah kepada pulau ini hal ini tentu berkaitan dengan ketertinggalannya perbedaan mayorit...
Images from subpage: "inkrules.blogspot.com/2008/02/sebuah-pulau-yang-terlupakan.h... " Verify
Images from subpage: "inkrules.blogspot.com/2008/02/quo-vadis-ekonomi-tahun-2008.h... " Verify
Images from subpage: "inkrules.blogspot.com/search?updated-max=2008-02-15T08:52:00... " Verify
Images from subpage: "inkrules.blogspot.com/" Verify
Images from subpage: "inkrules.blogspot.com/feeds/posts/default" Verify

Verified site has: 20 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20


The site also has 1 references to external domain(s).

 blogger.com  Verify


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/1.1 200 OK
Content-Type text/html; charset=UTF-8
Expires Wed, 15 Jul 2026 02:27:44 GMT
Date Wed, 15 Jul 2026 02:27:44 GMT
Cache-Control private, max-age=0
Last-Modified Sat, 05 Oct 2024 02:00:05 GMT
ETag W/ ea35686cf484eabb7f1edf8e8c8a6db020d7415b0f19a80ac06e04d0d0e08814
Content-Encoding gzip
X-Content-Type-Options nosniff
X-XSS-Protection 1; mode=block
Content-Length 19463
Server GSE
Connection close

Meta Tags

title="inkrules"
content="text/html; charset=UTF-8" http-equiv="Content-Type"
content="blogger" name="generator"
content="htt???/inkrules.blogspot.com/" property="og:url"
content="inkrules" property="og:title"
content="sebuah wadah menyampaikan isi otak...." property="og:description"
name="google-adsense-platform-account" content="ca-host-pub-1556223355139109"
name="google-adsense-platform-domain" content="blogspot.com"
content="5624093975518799063" itemprop="blogId"
content="5583604584230724686" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/02988599069572679218" itemprop="url"
content="htt???/inkrules.blogspot.com/2008/10/your-guardian-angel-by-red-jumpsuit.html" itemprop="url"
content="5624093975518799063" itemprop="blogId"
content="7998093883046366696" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/02988599069572679218" itemprop="url"
content="htt???/inkrules.blogspot.com/2008/09/hikmah.html" itemprop="url"
content="5624093975518799063" itemprop="blogId"
content="5917125298746174265" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/02988599069572679218" itemprop="url"
content="htt???/inkrules.blogspot.com/2008/09/do-i-have-to-love-or-hate-deadline.html" itemprop="url"
content="5624093975518799063" itemprop="blogId"
content="7702325919969535341" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/02988599069572679218" itemprop="url"
content="htt???/inkrules.blogspot.com/2008/05/minyak-mentah-minyak-tanah-minyak.html" itemprop="url"
content="5624093975518799063" itemprop="blogId"
content="6302509163995039416" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/02988599069572679218" itemprop="url"
content="htt???/inkrules.blogspot.com/2008/04/jejak-langkah-yang-kau-tinggal.html" itemprop="url"
content="5624093975518799063" itemprop="blogId"
content="2782141471799520218" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/02988599069572679218" itemprop="url"
content="htt???/inkrules.blogspot.com/2008/02/sebuah-pulau-yang-terlupakan.html" itemprop="url"
content="5624093975518799063" itemprop="blogId"
content="1894288737394862965" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/02988599069572679218" itemprop="url"
content="htt???/inkrules.blogspot.com/2008/02/quo-vadis-ekonomi-tahun-2008.html" itemprop="url"

Load Info

page size19463
load time (s)0.336577
redirect count0
speed download57925
server IP 172.217.22.97
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"