Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2010, hari, raya, zahra, blog, 25, saya, antara, dan, asya, irah, imam, mazhab, sss, arsip, rabu, 16, juni, kamis, februari, senin, januari, daftar, pengikut, mengenai, nabi, muhammad, bermuka, masam, hubungan, maturidiyah, abadhiyah, aliran, islam, yang, nyaris, tak, terdengar, dalam, sorotan, abu, hanifah, nu, man, bin, tsabit, agung, ahlusunnah, syafi, konservatif, pembatasan, ruang, lingkup, sunah,
Text of the page (most frequently used words):
dan (214), yang (148), dalam (81), imam (76), ini (69), adalah (68), abu (67), allah (63), dari (62), bin (62), bahwa (58), dengan (55), mereka (52), nabi (49), tidak (45), pada (43), #mazhab (39), kita (38), kepada (37), hari (37), untuk (36), beliau (34), sebagai (34), asya (34), irah (34), kelompok (33), hanifah (31), itu (27), tazilah (26), para (25), orang (25), sifat (25), ada (24), oleh (24), muhammad (24), syafi (22), hadis (22), abadhiyah (22), seperti (21), hasan (21), asy (21), secara (20), juga (20), akan (20), ari (20), islam (19), namun (19), pengikut (18), antara (18), maturidiyah (18), pendapat (17), berpendapat (17), masalah (17), atau (17), satu (17), ali (17), awal (17), bermuka (17), ketika (16), pandangan (16), tahun (16), manusia (16), perbuatan (16), setelah (16), dua (16), seorang (15), fikih (15), kalam (15), hadits (15), rabiul (15), masam (15), menjadi (14), merupakan (14), memiliki (14), masa (14), karena (14), wafat (14), salah (14), bani (14), nya (13), sebagian (13), bagi (13), khawarij (13), tanggal (13), saya (12), banyak (12), sunah (12), saw (12), ahlussunnah (12), dia (12), husain (12), fukaha (11), hal (11), pertama (11), kitab (11), makna (11), lebih (11), beberapa (11), ayat (11), sahabat (11), metode (11), yaitu (11), perbedaan (11), besar (10), bisa (10), terkenal (10), abdullah (10), lalu (10), oman (10), jika (10), qur (9), sama (9), lain (9), qiyas (9), melakukan (9), maka (9), sendiri (9), mengatakan (9), terhadap (9), quran (9), diri (9), ahlul (9), kaum (9), baik (9), bilal (9), inilah (9), umayyah (9), hanya (8), dapat (8), cinta (8), sebab (8), kamu (8), murid (8), moderat (8), aqli (8), sementara (8), pengikutnya (8), askari (8), petinggi (8), mahdi (7), komentar (7), diposting (7), kedua (7), ilmu (7), tersebut (7), kota (7), metodologi (7), dimana (7), nama (7), riwayat (7), suatu (7), menolak (7), telah (7), tengah (7), sekarang (7), tiga (7), atas (7), tuhan (7), baru (7), terkait (7), bersama (7), kata (7), zahra (7), berpaling (7), dalil (6), saat (6), disebut (6), menyebut (6), sikap (6), pun (6), istihsan (6), umat (6), utama (6), man (6), ibn (6), tsabit (6), ajaran (6), berkata (6), ahli (6), sedangkan (6), menerima (6), dasar (6), akidah (6), ibrahim (6), hingga (6), memilih (6), bashrah (6), ahmad (6), semua (6), kasb (6), qadim (6), penting (6), husn (6), qubh (6), melawan (6), bernama (6), kalian (6), pasukan (6), peristiwa (6), selain (6), raya (6), tsb (6), kemunculan (5), berbeda (5), irak (5), tempat (5), keduanya (5), menjadikan (5), berkaitan (5), hukum (5), kemudian (5), sampai (5), menggunakan (5), cara (5), ijma (5), mungkin (5), ulama (5), ahlusunnah (5), termasuk (5), pernah (5), agar (5), menyatakan (5), berikut (5), kami (5), lahir (5), akal (5), dunia (5), benar (5), tetap (5), rasional (5), sayidina (5), sejarah (5), dikenal (5), berbuat (5), khalifah (5), musuh (5), abadh (5), datang (5), prinsip (5), semoga (5), mempercepat (5), karbala (5), buta (5), abad (4), madinah (4), umum (4), selama (4), risalah (4), langsung (4), sebutan (4), adapun (4), dijadikan (4), tapi (4), lahiriah (4), istilah (4), mendapat (4), menganggap (4), sebelumnya (4), malik (4), segala (4), seluruh (4), meyakini (4), berasal (4), sekali (4), ash (4), akhirnya (4), saja (4), fatwa (4), yusuf (4), amr (4), ziyad (4), hanafi (4), abbas (4), umar (4), empat (4), menurut (4), manshur (4), maturidi (4), 260 (4), teologi (4), keyakinan (4), dirinya (4), tentang (4), berdasarkan (4), argumen (4), argumentasi (4), serta (4), ketiga (4), harus (4), menjaga (4), hamba (4), semesta (4), juwaini (4), lantaran (4), khususnya (4), muslimin (4), duta (4), muawiyah (4), membentuk (4), hidup (4), memisahkan (4), abi (4), kepemimpinan (4), ubaidillah (4), pertempuran (4), perang (4), sedang (4), jalan (4), suku (4), tak (4), terakhir (4), 2010 (4), mandi (4), ahlulbait (4), kemunculannya (4), kepadanya (4), menjalankan (4), setiap (4), kebahagiaan (4), merayakan (4), swt (4), abasa (4), terjemahan (4), memberitahu (4), membersihkan (4), mendapatkan (4), dgn (4), demi (3), halnya (3), mekkah (3), sehingga (3), mempengaruhi (3), karya (3), ushul (3), karyanya (3), pengkhususan (3), terkadang (3), binatang (3), takwil (3), ikhtilaf (3), mengemukakan (3), ijtihad (3), dicatat (3), bentuk (3), teori (3), kasus (3), sebagaimana (3), kaitannya (3), sesungguhnya (3), kufah (3), tetapi (3), shadiq (3), penjara (3), berada (3), pribadi (3), iman (3), bertambah (3), ikhtiar (3), bebas (3), muridnya (3), bidang (3), wal (3), far (3), referensi (3), hakikat (3), pihak (3), tokoh (3), kendati (3), hasil (3), diambil (3), keempat (3), pengenalan (3), keberadaan (3), materi (3), membuktikan (3), kaif (3), tanpa (3), bagaimana (3), jabr (3), sisi (3), kemampuan (3), berperan (3), penciptaan (3), satunya (3), ciptaan (3), layak (3), dipuji (3), dicela (3), jauhar (3), esensi (3), tujuan (3), peran (3), baqalani (3), ghazali (3), dinasti (3), begitu (3), syam (3), berkumpul (3), aliran (3), mardas (3), yazid (3), mengutus (3), terjadi (3), shalat (3), mayoritas (3), umayah (3), jabir (3), dakwah (3), muslim (3), maimun (3), dilakukan (3), muncul (3), kekhalifahan (3), syiah (3), kesamaan (3), hasyawiyah (3), bersifat (3), tafwidh (3), januari (3), tahu (3), kesebelas (3), sejati (3), dosa (3), biasa (3), doa (3), pagi (3), penolong (3), resmi (3), wafatnya (3), hujjah (3), perayaan (3), berarti (3), idul (3), sungguh (3), maktum (3), perhatikan (3), seharusnya (3), menegur (3), pengajaran (3), thd (3), maksum (3), tindakan (3), juni (3), afs (2), blog (2), postingan (2), lama (2), era (2), demikian (2), pelbagai (2), sedikit (2), pemikiran (2), tampak (2), kalinya (2), sistem (2), pendekatan (2), sesuai (2), mesir (2), pembatasan (2), merujuk (2), tekstual (2), sandaran (2), bahkan (2), jauh (2), membaca (2), basmalah (2), menyembelih (2), kontradiktif (2), hadist (2), berusaha (2), keras (2), bertentangan (2), ringkas (2), tabi (2), marfu (2), hujah (2), menegaskan (2), menilai (2), paling (2), prakteknya (2), dipengaruhi (2), ucapannya (2), sebuah (2), syariat (2), syar (2), kalau (2), dikembangkannya (2), kakek (2), budak (2), terbesar (2), dianut (2), pemerintahan (2), diminta (2), hakim (2), 150 (2), diberikan (2), mengenal (2), diriwayatkan (2), rasulullah (2), apa (2), mendukung (2), ibnu (2), dinisbatkan (2), sunnah (2), masyarakat (2), kekafiran (2), memperhatikan (2), sumber (2), qadha (2), qadar (2), matahari (2), kembali (2), toleransi (2), diantara (2), dawud (2), thai (2), asad (2), lui (2), karim (2), fiqh (2), menjelaskan (2), maula (2), cetakan (2), terbit (2), imamul (2), dzham (2), guru (2), garis (2), agung (2), terbentuknya (2), perselisihan (2), penentangan (2), dikucilkan (2), baghdad (2), 333 (2), samarqand (2), terdapat (2), sepakat (2), musa (2), jubai (2), terdahulunya (2), ibanah (2), mengandung (2), kritik (2), hanbal (2), ala (2), judul (2), naqli (2), misalnya (2), zat (2), fakhrudin (2), razi (2), burhan (2), imkan (2), ajsam (2), kemungkinan (2), radh (2), teologis (2), huduts (2), barunya (2), bagian (2), determinasi (2), milik (2), mewujudkan (2), sarana (2), maslahat (2), condong (2), melalui (2), peluang (2), dahulu (2), mortal (2), pembuktian (2), antaranya (2), haramain (2), fakhrurrazi (2), bermazhab (2), meliputi (2), buruknya (2), tangan (2), berpandangan (2), sebaliknya (2), hati (2), makhluk (2), melihat (2), ismail (2), duduk (2), sadar (2), memprotes (2), hakamiyah (2), mulanya (2), jumlah (2), berperang (2), berbagai (2), komunitas (2), relatif (2), kurang (2), ekstrem (2), pasca (2), syahidnya (2), thalib (2), pemberontakan (2), penguasa (2), bawah (2), puluh (2), keluar (2), menuju (2), ahvaz (2), sebelum (2), muka (2), hadapan (2), berhasil (2), mengalahkan (2), menumpas (2), jumat (2), memperoleh (2), mengirim (2), melaksanakan (2), semenjak (2), kematian (2), fondasi (2), pemuka (2), turut (2), masih (2), rakyat (2), kecenderungan (2), bermula (2), zaid (2), tsaqafi (2), penduduk (2), pemimpin (2), jalandi (2), penyempalan (2), disebabkan (2), berafiliasi (2), serupa (2), boleh (2), hafshiyah (2), semata (2), menganut (2), akhir (2), zaman (2), memberi (2), shiffin (2), perihal (2), akibat (2), versi (2), utsmaniyah (2), alawiyah (2), wahabiyah (2), pertentangan (2), mereformasi (2), usia (2), mengikuti (2), dilihat (2), had (2), mutlak (2), pula (2), tasybih (2), tajsim (2), tingkat (2), hanbaliyah (2), khabariyah (2), konsep (2), meski (2), dzati (2), mustahil (2), mampu (2), buruk (2), persoalan (2), pendiri (2), ishaq (2), qummi (2), menanyakan (2), diberi (2), mendengar (2), laki (2), arah (2), panji (2), mencapai (2), mengingat (2), janji (2), sisa (2), tanggung (2), jawab (2), mana (2), selalu (2), tugas (2), keduabelas (2), alasan (2), mengapa (2), merayakannya (2), mengumumkan (2), apakah (2), cukup (2), kesedihan (2), zainal (2), abidin (2), pembalasan (2), pembunuh (2), menembakkan (2), panah (2), kali (2), kegembiraan (2), keluarga (2), tragedi (2), fatimah (2), itulah (2), rumah (2), kehadiran (2), pekan (2), menandai (2), disebutkan (2), bulan (2), beriman (2), februari (2), ditegur (2), masamnya (2), berdakwah (2), surat (2), bahasa (2), bukan (2), sebenarnya (2), harusnya (2), bukannya (2), kesimpulan (2), bukanlah (2), ingin (2), celaan (2), mau (2), gagal (2), berjalan (2), bukankah (2), menyelamatkan (2), berdosa (2), sia (2), dong (2), membelah (2), sudah (2), saatnya (2), berpikir (2), sss (2), skip (2), lihat, profil, lengkapku, menginginkan, terlibat, hambasahayanya, siap, berkorban, tegak, syiar, gemilang, mengenai, daftar, langganan, atom, beranda, sosok, dekade, hijriah, dikatakan, produk, lokal, mencari, keliling, manca, negara, yaman, dikunjunginya, ditulisnya, perjalanan, merumuskan, kaidah, tersusun, sistematik, bagus, dilakukannya, tradisional, digagas, ashabul, pijakan, menulis, pembahasan, menyelesaikan, bertumpu, berkonsekuensi, sentris, berkenaan, keumuman, berhadapan, memaknai, ungkapan, contoh, tasmiyah, hewan, janganlah, memakan, menyembelihnya, 121, berpijak, linguistik, mengesampingkan, membolehkan, sengaja, istimewa, mengumpulkan, mengatasi, kontradiksi, dijelaskannya, terperinci, defenisi, sempit, mewakili, sangat, auzai, bertaklid, mengutamakan, ketimbang, mengecualikan, siroh, perilaku, syaikhan, nabawi, menentukan, menyimpangkan, indikasi, zahirnya, muawwal, ditakwilkan, bukti, perlu, sini, disamping, penggunaan, dilandasi, sah, rendah, penggunaannya, terbatas, darurat, ketiadaan, nas, pengguna, kental, penalaran, mengkritik, barangsiapa, menetapkan, penafsir, membatasi, berpegangan, membandingkan, dikembangkan, cermin, konservatif, ruang, lingkup, lengkap, zuthi, marzaban, keturunan, iran, kabul, mawali, dimerdekakan, hanaifah, dilahirkan, hijrah, pendapatnya, ditolak, kalangan, menceritakan, berjumpa, bagir, ayah, menyimpang, mansur, abbasi, qodhi, permintaan, dijebloskan, disiksa, racun, padanya, umumnya, fuka, reformis, istinbath, lainnya, sekiranya, pastilah, katakan, hadit, mutawatir, khabar, mufrad, tegas, ditolaknya, dituturkan, khaldun, bahwasanya, sekian, diterima, dipercaya, latarbelakang, fikh, urf, adat, tradisi, berlaku, dikalangan, kufr, berkurang, tashdiq, pembenaran, inkar, pengingkaran, kajian, jab, berkeyakinan, beramal, pantulan, cahaya, ciri, khas, dikeluarkan, peneliti, transparansi, ketegasan, perkembangannya, zafar, hudail, ath, qadhi, muthi, balhi, syaibani, bajli, putranya, humad, mubarak, jarud, naisaburi, abdul, jarjoni, waki, musnad, dikumpulkan, maharij, periwayatan, menisbatkan, kaprah, diantaranya, akbar, asli, lim, muta, alim, absath, anas, idris, hambal, akromah, 104, atho, rubah, 114, 117, hamad, sulaiman, 129, zuhail, 158, qub, anshari, 182, syi, 189, kufi, 204, fuad, abdulnabi, murjan, didalam, ihya, kutubul, damaskus, 1900, syukah, mustafa, imatul, beirut, 1985, kamus, nadhim, kardari, manaqibul, khotib, bagdadi, thariqh, bagdad, jilid, ternama, pelopor, tertib, bersandar, menamakan, metodologinya, cenderung, mengedepankan, pribadinya, mengeluarkan, keterangan, belajar, terpandang, tolak, ukur, meneliti, proses, kinerja, dijadikannya, perubahan, landasan, penyingkapan, memicu, adanya, provokasi, mutawakkil, lahirlah, penghujung, keenam, thahawi, 331, menentang, keturunannya, mempelajari, menimba, mengkaji, pelajaran, mengkritisi, penakwil, kecenderungannya, luma, rad, ahl, zaigh, bida, diyanah, khaudh, ilm, maqalat, islamiyyin, mushallin, seputar, dipilih, menunjukkan, kombinasi, bab, tauhid, penambahan, pandangannya, filosofis, digunakan, diyakini, bila, substansi, jelas, usaha, penafsiran, qudrah, macam, fungsi, merasakan, kebebasan, berbarengannya, tentunya, kesempurnaan, kekurangan, madharat, struktur, atomisme, fard, mortalitas, aradh, imortal, abadi, perkara, jasmani, ruhani, bakar, penulis, tamhid, baidhawi, sayyid, syarif, jurjani, hakikatnya, sengitnya, pendukung, belakangan, dukungan, saljuqi, khaje, nidham, mulk, thusi, dominan, ahlussunah, mengacu, perhatian, khalayak, antropologi, menurutnya, mandiri, perintah, larangan, lah, kosmologi, salbi, negatif, tsubuti, ikhbari, mata, qalbi, mirip, sufi, asakir, ditulis, kemustahilan, menghindari, penisbatan, keburukan, konvensional, sorotan, menelaah, rasul, memutuskan, kebenaran, menipu, dikecoh, tersendiri, kian, harura, menelan, kekalahan, tertua, minoritas, dikaji, sudut, pandang, penilaian, terhadapnya, terpencil, independen, pengaruh, adyah, azariqah, poros, induk, amirul, mukminin, dibebaskan, beserta, tepatnya, asak, sana, aslam, zur, ribu, prajurit, menghentikan, dimulai, musuhnya, kenapa, memerangi, kerusakan, bumi, menghunus, pedang, alhasil, memaksa, melarikan, berikutnya, berjumlah, 4000, darabjard, fars, kemajuan, waktu, tiba, pesan, menunda, menyerbu, membunuh, nafi, arzaq, setuju, bersikukuh, tinggal, kabilah, tamim, thabari, shirm, berwawasan, menyetujui, data, akurat, kelahiran, peletak, senantiasa, diagung, agungkan, pembesar, junjungan, tahqiq, dipastikan, kehidupan, terbunuhnya, habis, berjuang, mempertahankan, bertahan, menetap, tanzania, zanjibar, afrika, utara, permulaan, gerakan, menyebarkan, diasingkan, hajjaj, menyambut, azd, sambutan, mengangkat, mas, jaifar, azdi, lepas, perpecahan, beragam, menyempal, kultur, politik, sosial, dibolehkannya, menjual, sahaya, wanita, kafir, wanitanya, berargumen, 275, surah, baqarah, menghalalkan, jual, beli, memuaskan, hafsh, miqdam, kunyah, julukan, berupa, harits, abadhi, takdir, anis, dihapus, ajam, non, arab, yazidiyah, haritsiyah, maimuniyah, ibrahimiyah, wahbiyah, cabang, terputusnya, silsilah, 132, 750, kekacauan, pemerintah, pusat, mimpi, terdahulu, wilayah, amat, luas, berjihad, disimpulkan, pembangkangan, ibadhiyah, sempalan, tamimi, golongan, memberontak, polemik, nyaris, terdengar, abdulaziz, disematkan, utsman, bercabang, terpenting, centris, murjiah, berinisiatif, menghadapi, buah, reformasi, jama, khusus, 324, 300, mengadakan, perbaikan, mendirikan, berlawanan, berkiblat, kebanyakan, urutan, historis, imamah, saling, sepaham, batas, qiyam, berdiri, sejenisnya, tingkatan, nafsi, lafdhi, lafal, membedakan, rangka, mengembangkan, menempuh, jumud, dhawahir, memerhatikan, jarang, mendasar, memunculkan, penyerupaan, dekat, tanzih, penyucian, simbol, sepenuhnya, gabungan, alah, yadullah, dll, menyerahkan, maknya, menakwilkan, makrifat, wajib, kewajiban, mengingkari, berlandaskan, berasaskan, tingkatannya, wadah, menghindar, problem, solusi, bertindak, menafikan, intervensi, kekuasaan, pelaku, kasib, perbuatannya, adliyyin, membagi, membebankan, taklif, zalim, kesimpulannya, tergabung, pembagian, diklasifikasikan, parameter, sezaman, didirikan, daerah, maturid, dibagi, sepanjang, kesaksian, hubungan, senin, islamic, insight, ezsoftech, tamunya, mengunjungi, cincinnya, bersinar, rumahnya, mengenakan, pakaian, memakai, wewangian, alasannya, kesepuluh, hadi, hamadani, yahya, baghdadi, mengunjunginya, sibuk, ghusl, berakhir, keluargaku, namanya, namaku, bendera, hijau, khurasan, bergabunglah, memperjuangkan, semangat, tinggi, peringkat, tertinggi, ketakwaan, seseorang, dianggap, populasi, 100, 000, takwa, daripadanya, tentu, salman, dzar, ammar, yasir, syuhada, karakter, menjauh, puas, kondisi, memperbarui, setia, janjiku, masukkan, aku, penolongnya, pembelanya, memenuhi, harapan, perintahnya, jadikanlah, berlindung, tertindas, penguat, agama, salawat, tercurahkan, keluarganya, ahd, berdoa, kokoh, kelalaian, memasukkan, ilahi, amin, sejak, kepemimpinannya, mengingatkan, keberadaannya, ayahnya, sekaligus, keimamahannya, lima, keimamahan, suka, cita, eid, syaja, kemuliaan, kehormatan, kejayaan, rahmat, dinamai, revolusinya, masjid, maksumin, hanyalah, beruntung, punya, kesempatan, pembantaian, sahabatnya, tersenyum, menyesuaikan, kitabullah, mengambil, merusak, membela, lemah, kuat, penindas, mukhtar, ubaidullah, ats, memulai, peperangan, tentara, dikomandani, memberikan, khutbah, luar, butuh, malam, lagi, beribadah, hai, warga, jadilah, saksi, pengadilan, akulah, muharam, saad, waqas, terpulihkan, anggota, terus, menerus, berduka, bersedih, kesyahidan, sehubungan, pentingnya, terlihat, senyum, firaun, dihancurkan, keadaan, runtuh, kezaliman, menghancurkan, mencintai, firman, kenyataan, berfirman, quranul, apapun, keadaannya, tidaklah, membuat, revolusi, mauled, sepekan, persatuan, usbû, wahdah, rabiulawal, ayatullah, khomeini, bersejarah, sejarawan, menyebutkan, 570, pengamat, mohon, keadilan, tunjukkan, dirayakan, hujjat, ziarah, darah, tertumpah, mengenang, mengganti, kain, hitam, hikmah, abul, fadhl, sayidah, sumah, tanah, salâmullâh, alaihim, memperingati, enam, suci, ridha, sekedar, menyedihkan, klimaksnya, setelahnya, menghormati, putri, ied, pencinta, kamis, diajari, datangi, dijelaskan, siapa, pelakunya, indonesia, tanda, kurung, tambahan, simak, arabnya, logis, berbunyi, disini, ikuti, jadi, tahukah, barangkali, manfaat, penyebab, hendak, pencerahan, sang, merasa, serba, melayaninya, padahal, atasmu, kepadamu, bersegera, takut, mengabaikannya, jangan, peringatan, mengajari, miskin, hina, mengajarkan, kalimat, kaya, mendengarkan, bawakan, mudah, dipahami, usah, bersusah, payah, meneruskan, layani, walau, nantinya, menjawab, pertanyaan, justru, pujian, aisyah, alquran, didampingi, dlm, diucapkan, wahyu, nafsunya, logisnya, masuk, membimbing, menyuruh, astaghfirullah, hadir, firmannya, analisa, dinyatakan, mengorbankan, sbg, tiada, sempat, sepeninggal, rekayasa, menjelekkan, dada, kekotoran, jiwanya, isra, miraj, kotornya, membersihan, sebersih2nya, dadanya, persiapan, usuwah, umatnya, bertobat, fitnah, sayangnya, termakan, tipuan, logika, ataukah, wata, walla, rabu, desember, 2008, maret, april, juli, agustus, 2009, arsip, sidebar, main,
Text of the page (random words):
im kesimpulannya meski asya irah dan maturidiyah tergabung dalam kelompok ahlussunnah dan banyak memiliki kesamaan namun mereka juga memiliki perbedaan pendapat dalam sebagian masalah diposting oleh cinta islam di 15 34 tidak ada komentar abadhiyah aliran islam yang nyaris tak terdengar abadhiyah adalah nama golongan yang memberontak kepada khalifah masa itu sayidina ali bin abi thalib pasca perang shiffin dan polemik hakamiyah perihal menjadikan al quran sebagai hakim saat itu abu musa asy ari sebagai duta ali dan amr bin ash sebagai duta muawiyah duduk bersama menelaah al quran dan sunah rasul saw untuk memutuskan kebenaran di pihak ali atau muawiyah ketika duta syam menipu duta irak dan orang orang irak sadar mereka telah dikecoh amr bin ash mereka memprotes sayidina ali lantaran sikap beliau menerima hakamiyah mereka lalu membentuk kelompok tersendiri dan melawan sayidina ali mulanya jumlah mereka hanya sedikit namun jumlah mereka kian bertambah dari hari ke hari akhirnya mereka berkumpul di suatu tempat bernama harura mereka berperang melawan sayidina ali dan menelan kekalahan abadhiyah atau ibadhiyah adalah salah satu kelompok sempalan khawarij yang berafiliasi kepada abdullah bin abadh tamimi kelompok ini adalah salah satu kelompok tertua dalam sejarah islam kendati kelompok ini adalah minoritas di tengah kaum muslimin namun aliran ini penting untuk dikaji dari sudut pandang sejarah dan penilaian berbagai mazhab islam terhadapnya hingga sekarang komunitas abadhiyah relatif hidup terpencil dan tidak begitu dikenal karena itu mereka bisa disebut sebagai kelompok yang kurang atau relatif tidak dikenal yang bisa disimpulkan dari sejarah adalah bahwa abadhiyah muncul pada peristiwa pembangkangan khawarij terhadap sayidina ali di perang shiffin mereka lalu membentuk kelompok independen lantaran pengaruh pandangan pandangan abu bilal mardas bin adyah mereka memisahkan diri dari kelompok kelompok ekstrem khawarij seperti azariqah abu bilal adalah poros tengah antara kelompok induk khawarij dan kelompok kelompok moderat pasca syahidnya amirul mukminin ali bin abi thalib khawarij melakukan beberapa pemberontakan terhadap penguasa salah satunya di bawah kepemimpinan abu bilal mardas di masa yazid bin muawiyah di tahun 58 h setelah dibebaskan dari penjara ubaidillah bin ziyad abu bilal beserta tiga puluh pengikutnya keluar dari bashrah dan menuju ahvaz atau lebih tepatnya asak pengikutnya di sana bertambah menjadi 40 orang ubaidillah lalu mengutus aslam bin zur ah bersama dua ribu prajurit untuk menghentikan abu bilal dan pengikutnya sebelum pertempuran dimulai abu bilal berkata kepada musuhnya kenapa kalian memerangi kami kami tidak berbuat kerusakan di muka bumi dan tidak pernah menghunus pedang di hadapan orang lain alhasil perang tetap terjadi dan 40 orang khawarij berhasil mengalahkan pasukan khalifah dan memaksa mereka melarikan diri di tahun berikutnya ubaidillah mengutus pasukan lain berjumlah 4000 orang untuk menumpas mereka pertempuran terjadi di hari jumat di darabjard fars mulanya pasukan khalifah tidak memperoleh kemajuan saat waktu shalat jumat tiba abu bilal mengirim pesan untuk menunda pertempuran demi melaksanakan shalat namun ketika pasukan khawarij sedang melakukan shalat pihak musuh menyerbu dan membunuh mereka semua termasuk mardas setelah kematian abu bilal khawarij berkumpul di bashrah untuk berjihad mereka lalu menuju ahvaz bersama nafi bin arzaq namun kelompok yang tidak setuju melakukan pemberontakan bersikukuh tinggal di bashrah di bawah kepemimpinan abdullah bin abadh abdullah bin abadh berasal dari kabilah bani tamim atau menurut thabari dari bani shirm dia adalah seorang yang berwawasan dan moderat semenjak awal dia tidak menyetujui sikap ekstrem sebagian khawarij ia memisahkan diri dari mereka dan memilih jalan tengah tidak ada data akurat terkait tanggal kelahiran dan kematian abdullah bin abadh dia adalah peletak fondasi akidah dan fikih mazhab abadhiyah ia senantiasa diagung agungkan oleh para pengikutnya dalam referensi referensi abadhiyah ia disebut sebagai pembesar kaum junjungan muslimin dan pemuka ahli tahqiq yang bisa dipastikan dari peristiwa peristiwa yang terkait dengan kehidupan abdullah adalah setelah terbunuhnya abu bilal ubaidillah bin ziyad mengirim pasukan ke mekkah untuk menumpas habis khawarij kaum khawarij berjuang mempertahankan mekkah dan berhasil mengalahkan pasukan syam abdullah bin abadh juga turut berperan dalam pertempuran ini di abad abad terdahulu pengikut abadhiyah hidup dalam wilayah yang amat luas beberapa kelompok dari mereka masih bertahan hingga sekarang mereka menetap di oman tanzania zanjibar dan afrika utara di masa kita sekarang abadhiyah adalah mazhab yang dianut mayoritas rakyat dan suku oman kecenderungan masyarakat oman kepada mazhab abadhiyah bermula semenjak awal terbentuknya mazhab ini pada permulaan gerakan dan perang khawarij melawan dinasti bani umayah sebagian pemuka kelompok abadhiyah datang ke oman mereka menyebarkan ajaran abadhiyah dan memperoleh banyak pengikut ketika jabir bin zaid diasingkan oleh hajjaj bin yusuf tsaqafi dari bashrah ke oman penduduk oman menyambut dakwah abadhiyah sebab jabir berasal dari suku azd yang merupakan suku mayoritas di oman selain itu pandangan moderat pemimpin abadhiyah yaitu jabir bin zaid juga turut mempengaruhi sambutan rakyat oman terputusnya silsilah dinasti bani umayah di tahun 132 h 750 m dan kekacauan di pemerintah pusat memberi peluang kepada pengikut abadhiyah di oman untuk mewujudkan mimpi membentuk pemerintahan mereka lalu mengangkat jalandi bin mas ud bin jaifar bin jalandi azdi sebagai imam bagi pengikut abadhiyah di oman kelompok kelompok abadhiyah abadhiyah juga tak lepas dari penyempalan dan perpecahan ada beberapa kelompok dengan beragam kecenderungan yang menyempal dari mereka penyempalan ini disebabkan perbedaan kultur politik dan sosial di antara mereka berikut ini beberapa kelompok cabang dari abadhiyah wahbiyah kelompok ini salah satu dari kelompok kelompok utama abadhiyah sebagian besar pengikut abadhiyah berafiliasi kepada kelompok ini ibrahimiyah kelompok ini dinisbatkan kepada seorang penduduk madinah bernama ibrahim kemunculan kelompok ini bermula dari fatwa ibrahim terkait dibolehkannya menjual hamba sahaya wanita muslim kepada orang kafir selain abadhiyah ia juga melakukan hal serupa terhadap budak wanitanya salah satu pengikutnya yang bernama maimun memprotes dan berpendapat bahwa ini tidak boleh dilakukan ibrahim lalu berargumen dengan ayat 275 surah al baqarah bahwa allah menghalalkan segala bentuk jual beli namun argumen ini tidak memuaskan maimun dan ia pun memisahkan diri dari ibrahim maimuniyah kelompok ini muncul setelah maimun memisahkan diri dari kelompok ibrahim hafshiyah mereka adalah pengikut hafsh bin abi miqdam fakhrurrazi mengatakan bahwa kunyah julukan nya adalah abu ja far hafshiyah berpendapat bahwa fondasi iman hanya berupa pengenalan terhadap allah semata haritsiyah mereka adalah pengikut harits abadhi yang menganut pandangan mu tazilah dalam masalah takdir yazidiyah para pengikut yazid bin anis yang berpendapat bahwa islam akan dihapus di akhir zaman dan ada nabi yang akan datang dari kaum ajam non arab diposting oleh cinta islam di 15 31 tidak ada komentar asya irah dalam sorotan asya irah adalah sebutan bagi para pengikut abu al hasan ali bin ismail asy ari tolak ukur utama dalam meneliti proses terbentuknya asya irah adalah kinerja mazhab mu tazilah dijadikannya perubahan sebagai landasan penyingkapan hakikat oleh mu tazilah dan perselisihan mereka dengan para fukaha dan ahli hadis memicu penentangan terhadap mu tazilah hingga akhirnya dengan adanya provokasi dari pihak mutawakkil kelompok mu tazilah dikucilkan dan kemudian lahirlah kelompok moderat yaitu asya irah asya irah menjadikan dalil rasional aqli sebagai sarana pembuktian ajaran akidah konvensional di penghujung abad keenam ada tiga tokoh yang memilih metode ini yaitu abu al hasan asy ari di baghdad thahawi wafat 331 h di mesir dan abu manshur maturidi wafat 333 h di samarqand kendati terdapat perbedaan antara mereka namun mereka sepakat untuk sama sama menentang mu tazilah abu al hasan asy ari lahir di bashrah tahun 260 h garis keturunannya sampai kepada abu musa asy ari salah seorang sahabat terkenal beliau adalah murid abu ali jubai beliau mempelajari ilmu kalam teologi dari mu tazilah dan banyak menimba ilmu dari para fukaha dan ahli hadis setelah mengkaji hasil pelajaran terdahulunya beliau lalu mengkritisi dan menolak sebagian keyakinan dirinya yang diambil dari mu tazilah di antara keyakinan terdahulunya adalah al quran itu makhluk kemustahilan melihat allah dan menghindari penisbatan keburukan kepada allah kitab al ibanah mengandung kritik kritik asy ari terhadap mu tazilah dalam kitab itu ia menyebut mu tazilah sebagai kelompok penakwil al quran dan menyatakan kecenderungannya kepada al quran sunah dan metode ahmad bin hanbal ibnu asakir menyebut judul 98 kitab yang ditulis asy ari hingga tahun 32 h empat karyanya yang terkenal adalah 1 al luma fi al rad ala ahl al zaigh wa al bida 2 al ibanah fi ushul al diyanah 3 istihsan al khaudh fi ilm al kalam 4 maqalat al islamiyyin wa ikhtilaf al mushallin tiga kitab pertama seputar ilmu kalam dan kitab keempat tentang pengenalan mazhab mazhab judul yang dipilih untuk kitab keempat menunjukkan sikap moderat dan toleransi asy ari pandangan pandangan asy ari asy ari memilih metode aqli naqli kombinasi akal dan riwayat sebagai metode yang moderat misalnya dalam bab tauhid ia meyakini penambahan sifat atas zat allah sikap moderat ini tampak dalam pandangan pandangannya secara umum asya irah membuktikan keberadaan tuhan dengan tiga cara naqli aqli dan qalbi hati yang mirip dengan metode sufi imam ghazali dan fakhrudin razi berdasarkan pendapat fakhrudin razi ada dua argumen filosofis yaitu burhan imkan al ajsam argumentasi kemungkinan keberadaan materi dan imkan al a radh kemungkinan sifat serta dua argumen teologis yaitu burhan huduts al ajsam argumentasi barunya materi dan huduts al a radh barunya sifat yang semua ini digunakan asya irah untuk membuktikan keberadaan tuhan terkait pengenalan tuhan sebagian mu tazilah seperti juwaini dan ghazali berpendapat bahwa hal ini tidak mungkin sementara sebagian yang lain seperti baqalani berpandangan sebaliknya sifat sifat allah sifat sifat allah ada tiga bagian yaitu salbi negatif tsubuti tetap dan ikhbari yaitu seperti sifat manusia misalnya memiliki mata dan tangan asy ari berpendapat bahwa bagian yang ketiga harus diyakini secara bila kaif tanpa cara dan bagaimana sebab substansi sifat sifat ini tidak jelas bagi kita determinasi jabr dan ikhtiar dalam masalah ini demi menjaga sisi qadha dan qadar allah serta ikhtiar manusia asya irah mengemukakan pandangan kasb usaha yang merupakan istilah al quran penafsiran mereka tentang kasb adalah sebagai berikut kemampuan qudrah ada dua macam yaitu qadim lama yang merupakan milik allah dan berperan dalam penciptaan perbuatan dan hadits baru yang merupakan milik hamba satu satunya fungsi kemampuan hadits adalah bahwa hamba merasakan kebebasan dalam dirinya oleh karena itu makna kasb al fi l adalah berbarengannya penciptaan perbuatan dengan penciptaan kemampuan hadits pada diri manusia tentunya asy ari menyebut kasb sendiri sebagai ciptaan allah beliau berpendapat bahwa orang yang melakukan kasb adalah tempat allah mewujudkan perbuatan nya dan orang itu berperan sebagai sarana perbuatan allah baik dan buruknya perbuatan husn wa qubh asy ari menyebut tiga makna baik dan buruknya perbuatan dan memilih makna ketiga sebagai makna yang benar tiga makna itu adalah 1 kesempurnaan dan kekurangan 2 mengandung maslahat atau madharat 3 layak dipuji atau dicela menurutnya tidak ada perbuatan yang layak dipuji atau dicela secara mandiri hanya lantaran perintah dan larangan dari syariat lah suatu perbuatan layak dipuji atau dicela kosmologi meliputi dua masalah a struktur semesta asya irah condong kepada teori atomisme jauhar fard melalui teori ini asya irah mendapat peluang untuk membuktikan bahwa dunia itu hadits baru dan allah sebagai satu satunya zat yang qadim dahulu b mortalitas semesta asya irah berpendapat bahwa semesta itu mortal mereka menyebut aradh sifat mortal dan jauhar esensi imortal tujuan dari pandangan ini adalah pembuktian sifat qadim allah dan peran abadi nya dalam segala perkara semesta antropologi meliputi dua pandangan a hakikat manusia adalah jauhar esensi jasmani juwaini b hakikat manusia adalah esensi ruhani baqalani tokoh tokoh asya irah di antaranya adalah abu bakar baqalani penulis al tamhid imam ghazali imam al haramain juwaini fakhrurrazi baidhawi dan sayyid syarif jurjani mazhab kalam ini memiliki peran penting di tengah kaum muslimin kendati di masa asy ari sendiri tidak begitu mendapat perhatian khalayak pada hakikatnya asy ari dikucilkan lantaran penentangan dan perselisihan sengitnya dengan ahlul hadits para pendukung hadis namun belakangan khususnya setelah era imam al haramain juwaini dan dukungan dinasti saljuqi di masa khaje nidham al mulk thusi terhadap mazhab ini asya irah menjadi mazhab kalam yang dominan di tengah ahlussunnah hingga sekarang pun sebagian besar kaum muslimin ahlussunah di seluruh dunia khususnya yang bermazhab syafi i dan hanafi merujuk dan mengacu kepada asya irah dalam masalah masalah akidah diposting oleh cinta islam di 15 27 tidak ada komentar abu hanifah nu man bin tsabit imam agung ahlusunnah abu hanifah nu man bin tsabit 80 150 h yang terkenal dengan sebutan imamul a dzham imam agung adalah salah satu dari ulama besar dan termasuk fukaha terpandang ahlusunnah nama lengkap beliau abu hanifah nu man ibn tsabit bin nu man bin zuthi bin marzaban tsabit beliau keturunan iran dan berasal dari kota kabul kakek abu hanifah berasal dari mawali budak yang dimerdekakan abu hanaifah sendiri dilahirkan pada tahun 80 hijrah di kota kufah dalam pandangan ulama ahlusunnah imam abu hanifah nu man bin tsabit termasuk fukaha terbesar menurut keterangan dari abu hanifah sendiri beliau pernah belajar fikih dan ushul kepada imam ja far ash shadiq tetapi pendapatnya tersebut ditolak oleh kalangan ahlusunnah banyak sekali riwayat yang menceritakan bahwa abu hanifah pernah berjumpa dengan imam bagir di kota madinah dimana ayah dari imam ash shadiq ini mengatakan bahwa metodologi qiyas yang dianut oleh abu hanifah telah menyimpang dari ajaran nabi muhammad pada masa pemerintahan mansur abbasi abu hanifah diminta agar menjadi qodhi hakim akan tetapi beliau menolak permintaan tersebut karena itu beliau dijebloskan ke penjara dan disiksa akhirnya abu hanifah wafat di penjara pada tahun 150 h karena racun yang diberikan padanya umumnya para ulama mengenal abu hanifah sebagai seorang fuka yang reformis berkaitan dengan istinbath hukum syar i beliau memiliki metodologi yang berbeda dengan para fukaha lainnya diriwayatkan bahwa abu hanifah berkata sekiranya rasulullah berada di tengah tengah kita sekarang ini pastilah beliau akan mengatak...
|