If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: mulut.wordpress.com - Welgedewelbeh | Mencerahkan da.

site address: mulut.wordpress.com

site title: Welgedewelbeh Mencerahkan dan mencerdaskan

Our opinion (on Thursday 09 July 2026 4:51:55 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments
After content analysis of this website we propose the following hashtags:



Meta tags:
description=Mencerahkan dan mencerdaskan;

Headings (most frequently used words):

mulut, tidak, fpi, di, itu, napas, macam, tentang, muluters, meta, orang, islam, mayoritas, arogan, kah, adili, pimpinan, dan, backing, bubarkan, terkait, konflik, pkb, detik, com, netral, yang, hilang, era, informasi, telah, kembali, gusdur, konsisten, ternyata, niat, baik, saja, dianggap, cukup, kemerdekaan, bangsa, bulan, desember, terharu, pembodohan, ala, pers, malaysia, sekulerisme, perlu, maju, segar, kumpulan, dari, ke,

Text of the page (most frequently used words):
yang (181), mulut (117), dan (95), ini (59), tidak (55), itu (47), dari (43), dengan (41), orang (39), kita (39), untuk (38), dalam (28), akan (27), saja (27), adalah (26), sebagai (25), tersebut (25), lebih (24), atau (23), nggak (21), bisa (21), #konsisten (20), sendiri (19), identitas (18), gusdur (17), hal (17), anda (17), apa (17), komentar (16), secara (16), semua (16), lain (16), welgedewelbeh (15), juga (15), banyak (15), kalau (15), pada (14), penulis (14), sebuah (14), oleh (14), satu (14), baik (14), hari (14), bahwa (14), karena (13), berita (13), menjadi (13), ada (13), sikap (13), mau (13), com (12), blog (12), islam (12), lagi (12), harus (12), para (12), biasa (12), bangsa (12), komen (12), mungkin (12), sudah (11), fpi (11), bahkan (11), beberapa (11), bagi (11), siapa (11), desember (10), kategori (10), comments (10), baca (10), diri (10), internet (10), blogger (10), ataupun (10), balik (10), seperti (9), telah (9), tag (9), lanjut (9), penting (9), indonesia (9), memiliki (9), natal (9), buat (8), 2007 (8), 2008 (8), sekulerisme (8), makna (8), besar (8), malaysia (8), jawab (8), terlalu (8), dia (8), selamat (8), era (7), macam (7), terkait (7), kedua (7), sangat (7), kritis (7), tanpa (7), pendapat (7), tetapi (7), atas (7), niat (7), jadi (7), memang (7), diskusi (7), haram (7), wordpress (6), saya (6), baru (6), informasi (6), lidah (6), api (6), konflik (6), pkb (6), dunia (6), segala (6), mengenai (6), tentang (6), tiga (6), masih (6), sini (6), penjelasan (6), negeri (6), mereka (6), ngeblog (6), cukup (6), luar (6), merupakan (6), terakhir (6), integritas (6), saudara (6), membuat (6), intelektual (6), mengucapkan (6), jurnal (6), pun (6), posting (6), hilang (5), mayoritas (5), arogan (5), kembali (5), detik (5), antara (5), cara (5), and (5), perlu (5), berbagai (5), sebagian (5), malah (5), anti (5), hanya (5), waktu (5), tak (5), kali (5), motivasi (5), kayaknya (5), pemikiran (5), manusia (5), setiap (5), dua (5), ketiga (5), tentu (5), pertama (5), semoga (5), wibisono (5), tahu (5), bukan (5), hati (5), intelektualisme (5), seseorang (5), jelas (5), maka (5), bertanggung (5), tanggapan (5), masalah (5), kawan (5), serangan (5), gus (5), arah (5), politik (5), mulai (4), situs (4), nama (4), pak (4), sekali (4), januari (4), manis (4), pimpinan (4), agama (4), semangat (4), the (4), bahasa (4), mendapat (4), bersikap (4), terhadap (4), sesuatu (4), term (4), langsung (4), paling (4), barat (4), mengapa (4), artikel (4), lho (4), menggunakan (4), sama (4), media (4), berhak (4), membaca (4), ingin (4), niyat (4), toh (4), membawa (4), selalu (4), pikiran (4), muda (4), tahun (4), kok (4), berikut (4), nah (4), sastrodiwiryo (4), muslim (4), kepada (4), hanyalah (4), mana (4), jauh (4), beliau (4), mengatakan (4), padahal (4), ternyata (4), amin (4), rais (4), pernah (4), dikatakan (4), disclaimer (4), harapan (4), postingan (4), menyatakan (4), pernyataan (4), kelompok (4), dianggap (4), lalu (4), pemilu (4), 2009 (4), terbaik (4), kan (4), bukti (4), berubah (4), presiden (4), merasa (4), web (3), wajib (3), langganan (3), lihat (3), pembaca (3), sekarang (3), seluruh (3), november (3), juni (3), percakapan (3), bedah (3), netral (3), adili (3), backing (3), bubarkan (3), kah (3), terjadi (3), apapun (3), pandang (3), tertentu (3), menurut (3), kata (3), memahami (3), apalagi (3), agar (3), budaya (3), namun (3), dapat (3), kak (3), aktivis (3), terus (3), perkataan (3), cuplikan (3), akhirnya (3), deh (3), menerima (3), kantor (3), sungguh (3), maksud (3), pula (3), tanggung (3), boleh (3), pribadi (3), sejarah (3), hidup (3), popularitas (3), benar (3), rasa (3), negara (3), momentum (3), simak (3), bulan (3), nasional (3), diperingati (3), disebut (3), bagaimana (3), serta (3), anak (3), soal (3), jika (3), itulah (3), kitab (3), tradisi (3), tinggi (3), kasus (3), hadits (3), hukum (3), dimana (3), ucapan (3), tulisan (3), sana (3), sebenarnya (3), melihat (3), digunakan (3), semacam (3), opini (3), karya (3), berkata (3), kemanusiaan (3), sastra (3), alias (3), tujuan (3), hidden (3), identity (3), melanjutkan (3), berdiskusi (3), maaf (3), terima (3), tapi (3), daya (3), teliti (3), gara (3), isyarat (3), dur (3), capres (3), apakah (3), pasti (3), bilang (3), masa (3), plan (3), peduli (3), termasuk (3), kekerasan (3), fakta (3), jasa (3), pos (3), saat (3), fitri (3), tulis (2), memuat (2), isi (2), masuk (2), berlangganan (2), punya (2), akun (2), second (2), life (2), trend (2), setela (2), perhatian (2), muluters (2), pake (2), kang (2), mei (2), 2013 (2), mulutku (2), maju (2), laman (2), sekuler (2), ilmu (2), dimaknai (2), pandangan (2), memisahkan (2), atasnya (2), kekuatan (2), kehidupan (2), bermasyarakat (2), that (2), into (2), esp (2), berasal (2), asing (2), sebelum (2), diberikan (2), melakukan (2), berfikir (2), belakang (2), kafir (2), melalui (2), alih (2), membenci (2), bernama (2), ngakak (2), memberitakannya (2), seakan (2), 000 (2), demonstrasi (2), zainal (2), abidin (2), pendemonstrasi (2), kira (2), massa (2), mengambil (2), mengakui (2), menyuraikan (2), kebudayaan (2), reog (2), berlangsung (2), tindakan (2), coba (2), email (2), momen (2), terharu (2), berhenti (2), nya (2), nafsu (2), demi (2), menjaga (2), meningkatkan (2), namanya (2), hampir (2), jemari (2), kibot (2), menulis (2), begitu (2), belum (2), saling (2), sulit (2), tik (2), kemerdekaan (2), nusantara (2), ibu (2), bela (2), dipilih (2), seharusnya (2), malu (2), generasi (2), suatu (2), silahkan (2), menyadari (2), tanggal (2), sedangkan (2), napas (2), sastrawan (2), jayalah (2), kami (2), terutama (2), sosial (2), seorang (2), bukankah (2), demikian (2), ingat (2), tangan (2), ketika (2), klasik (2), mushonnif (2), menyebut (2), sebut (2), santun (2), konsepsi (2), diskusikan (2), salah (2), sumber (2), berhati (2), tersirat (2), buah (2), hasilkan (2), sia (2), sehingga (2), ber (2), kepribadian (2), filosofi (2), kebenaran (2), adanya (2), datang (2), dasar (2), judgment (2), beridentitas (2), sedang (2), sayangnya (2), tidaknya (2), inilah (2), pertanggung (2), jawaban (2), bersangkutan (2), berkomunikasi (2), menutup (2), kasarannya (2), palsu (2), perubahan (2), tidaklah (2), memaksa (2), filsuf (2), mengajukan (2), gagasan (2), bukanlah (2), anonim (2), pilihan (2), didasari (2), dijelaskan (2), ulasan (2), terserah (2), andapun (2), forum (2), bahasan (2), kredibilitas (2), baiklah (2), membahas (2), fokus (2), tanggapi (2), ditanggapi (2), topik (2), karakter (2), yaitu (2), politisi (2), jalan (2), mengajak (2), budayawan (2), kurang (2), harto (2), tuhan (2), yaa (2), publik (2), tindak (2), sebaliknya (2), jangan (2), sampai (2), buruk (2), dibuat (2), berpengaruh (2), biasanya (2), plin (2), kepentingan (2), susah (2), lawan (2), akhir (2), kemaren (2), mendatang (2), menjelang (2), partai (2), ponsel (2), layanan (2), perlahan (2), lahan (2), idul (2), jurnalistik (2), portal (2), manuver (2), kecondongan (2), monas (2), milis (2), kristen (2), katolik (2), bertanya (2), tanya (2), sahabat (2), raya (2), status (2), jengkel (2), feed (2), rancang, surel, ciutkan, bilah, kelola, laporkan, daftar, privasi, login, daftarkan, tema, neo, sapien, gratis, dirantingcemara, sontoloyo, maynard, pks, muhhamadiyah, teri, des, juli, 2026, usah, mas, mbak, tante, dll, berjenis, kelamin, kumpulan, penyakit, ayo, buka, segar, berikutnya, sebelumnya, pengetahuan, bebas, sifat, keduniaan, doktrin, keyakinan, relijius, gaib, aplikasi, bernegara, praktek, kenegaraan, berbangsa, levelnya, religius, mistik, belief, religion, ecclesiastical, affairs, should, not, enter, functions, state, public, education, worldly, spirit, views, like, system, doctrines, practices, disregards, rejects, any, form, religious, faith, worship, benda, bermakna, secu, lar, ism, http, www, yourdictionary, merujuk, asli, atribut, konotatif, pengguna, mengampanyekan, membiasakan, tetap, obyektif, independen, hanyut, arus, mainstream, menghadap, hadapkan, bertolak, cenderung, menyamakan, halus, teracuni, pernahkah, berpkir, mendalam, mencoba, menelaahnya, asalnya, dikandungnya, antipati, banyaknya, kesimpang, siuran, pemahaman, istilah, kesempatan, ngomong, mengupas, westoxified, selengkapnya, berjudul, dibaca, gimana, ikutan, wak, dubesnya, sakti, mandraguna, butuh, menit, membubarkan, ribuan, demonstran, sorry, brenti, uta, suraikan, turun, pentas, meneruskan, tugas, pejabatnya, meninggalkan, terdiam, terpukau, etelah, patah, sahaja, diapi, apikan, pelbagai, laporan, menuduh, kesenian, selepas, mendengar, daripada, kalangan, ponorogo, berkobar, kobar, kononnya, nekad, hadapan, kedutaan, pagi, duta, datuk, mohamed, zain, memerlukan, minit, melampirkan, aksi, demo, seniman, resmi, tetangga, bin, perasaan, menyesal, berulang, ngggak, menahan, tertawa, ajaib, aneh, tepat, menggugat, pemerintah, pembodohan, ala, pers, begini, dipertahankan, lama, kemajuan, peningkatan, spiritual, belepotan, dosa, berbelok, belok, terlumuri, rendah, sifatnya, semu, belaka, berusaha, belajar, maqom, bukannya, ide, ngupdate, hit, kasarnya, memanage, kuat, mudah, terkotori, takabur, kekaburan, puluh, memulai, menarikan, meng, update, huruf, diketikkan, titik, dititikkan, buyar, mengambang, menemukan, jalurnya, dituangkan, libat, melibat, diuraikan, rangkaian, pergulatan, menghalangi, memainkan, musik, merdeka, katakan, istimewa, memperingati, perjalanan, berbangga, sekaligus, 2000, bangga, paradox, jawabannya, terdapat, maknanya, menganggapnya, sekedar, etika, anonymity, credibility, scientific, credible, indonesiaku, bangsaku, pendapatnya, tunggu, diskkusi, manfaat, berbuat, konteks, dianjurkan, ungkapan, kirimu, kananmu, bersedekah, khasanah, turats, taurat, pengarangnya, arab, pengarang, dirinya, hamba, allah, hatilah, mencerabut, akar, adi, luhur, pongah, berlari, menjauh, menghormati, budi, pekerti, penerapan, validitas, terapkan, semena, mena, menimbang, sanad, ketersambungan, pengucap, rasulullah, kedudukannya, setelah, qur, nabi, terpercaya, sekian, juta, bertebaran, bumi, menjadikannya, pegangan, bersifat, eternal, karenanya, logika, absurd, fundamental, indah, dikutip, goenawan, mohammad, mengkonstruk, image, berdasarkan, persepsinya, massing, masing, meminta, anu, menyerahkan, mengutamakan, prinsip, humanisme, universal, memandang, persoalan, lengkap, alex, nainggolan, jelasnya, sebagaimana, satrodiwiryo, rujukkan, memperkuat, argumen, diajukan, keharusan, selaras, tindakannya, fatih, syuhud, idealita, mulia, obyektifitas, sering, diajarkan, diucapkan, landasan, mendidik, diadopsi, satunya, rugi, ibaratnya, mutiara, lumpur, laut, kotor, hendaknya, membantu, komprehensif, intelektualitas, sekan, mirip, menimba, dibiasakan, berat, lihatlah, berbicara, berapa, lembaga, disebutkan, awal, penentu, layak, dilihat, fundamen, bangunan, popularity, based, initial, assessment, tercermin, disampaikan, kemauan, sejauh, dihubungi, address, inti, moral, sejatinya, tuhannya, bener, jujur, jamin, dilengkapi, foto, nomor, telepon, jalal, sby, berwujud, anjing, ikut, mengalir, bersama, zaman, aware, aliran, jaman, bentuk, maya, memaknai, ulang, eksistensi, bergerak, lainnya, sungkan, sambil, segan, memunculkan, deskripsi, sistem, simbol, cerdas, mewujudkan, post, ribut, wiyoto, mengalami, fase, penulisnya, diantaranya, apresiasi, terjawab, awwalnya, penggunaan, pelajaran, berharga, depan, diributkan, marilah, membangun, kerangka, rukun, sayang, energi, dibuang, buang, meributkan, tentunya, undang, unjuk, background, diulas, terlebih, dahulu, dicoba, diutarakan, seobyektif, paham, latar, pilih, kredibilitasnya, blogosphere, diangkat, menyangkut, hajat, benarkah, sebagiannya, diambil, dimodifikasi, bunuh, ggapi, menan, btw, males, hendak, sendiripun, enggan, permohonan, maafkan, minta, dingin, rasanya, kupas, persatu, menilai, menyedikan, link, selebihnya, kelanjutan, tinggal, hancur, debat, kusir, dimulai, permintaan, mengatur, kontrol, sopan, adab, ketimuran, yakini, nilai, adiluhung, satupun, mengabaikan, oot, penuh, prasangka, setidaknya, demikianlah, suasana, reformasi, pembunuhan, diakhiri, kontradiktif, mempertanggung, jawabkannya, urusan, sebagus, dipertanggung, jawabkan, judulnya, berempati, gampang, menyesatkan, sepertinya, mencari, cari, menanggapi, kelemahan, personal, janggal, defensif, ditunjukkan, potensial, mengaku, diambilnya, dalih, mencerminkan, dipertanyakan, dipermasalahkan, dikatakannya, elemen, holeh, poinnya, pedas, puncaknya, tetep, bersikukuh, semula, guyonan, ngajak, bercanda, melainkan, ngefans, nyesel, meyakinkan, hangat, sang, empunya, meski, sempat, dikira, jeli, artikelnya, menyetujui, poin, miliknya, garanya, terlibat, asyik, kuasa, kalaupun, dimudahkan, mode, maksa, sajalah, menafsirkan, terikat, keputusan, tanduknya, ataukah, tambahan, bagai, pedang, bermata, positif, negatif, dipake, pendamping, menjadikan, kualitas, kawatir, takut, kebaikan, keburukan, hmmmh, teringat, untungnya, sepenggal, kalimat, susahnya, demen, tuh, gue, tambah, sononya, dipegang, apanya, omongan, berbahaya, banget, mimpin, anjrut, anjrutan, jadinya, ditambah, tambahi, sederet, semasa, memimpin, keplin, prestasi, mencla, mencle, menambahi, ngawur, sesat, cuman, menempatkan, padda, rel, pedulian, ketidak, prihatin, perkembangan, dibawa, merebaknya, kemurnian, serius, kebebasan, berpendapat, beragama, pembangunan, ekonomi, berpihak, kapitalis, sebagainya, isu, calon, melebarnya, kesenjangan, kaya, miskin, disetir, penakutnya, pelanggaran, konstitusi, berlindung, alasan, menebarkan, mengamalkan, pluralisme, membela, kaum, tertindas, golongan, minoritas, ditindas, menindas, menaikkan, menghancurkan, reputasinya, cepat, caranya, berbentuk, menakar, kekonsistenan, menghakimi, dibuatnya, merenungkan, konsistensi, menarik, acara, barusan, bulannovember, ngomongnya, njenengan, khawatir, rakyat, republik, menghendaki, menyiapkan, seribu, pembenci, kadung, sebel, tanduk, statemennya, memakai, mengecilkan, pengagum, bersedia, memaklumatkan, refleksi, ruang, serasa, ketinggalan, serupa, tokoh, memanfaatkan, mendapatkan, publisitas, raih, target, nanti, penggiat, masyarakat, pebisnis, ormas, meluncurkan, album, kilas, resolusi, pengaruh, dampak, lantas, hubungan, sepinya, semenjak, merasakan, memudar, menghilang, kemudahan, kemurahan, menina, bobokan, membunuh, intelek, sms, mail, sarana, komunikasi, murah, kini, semakin, kehilangan, pelanggannya, panen, sepi, peminat, real, time, mewabahi, muhaimin, kaidah, panas, minggu, tubuh, kebangkitan, siaran, cetak, maupun, elektronik, didalamnya, online, turut, menyoroti, dilakukan, kubu, tarik, netralitasnya, keberpihakan, soroti, masssa, pelanggan, luas, menjalankan, kode, etik, kejadian, habib, riziq, bersliweran, bias, testimoni, kutipan, korespondensi, dituduh, aktor, kerusuhan, mendukung, teori, konspirasi, validitasnya, simpang, siur, diikuti, adu, fitnah, pemelintiran, tahan, muak, pelaku, diproses, ditahan, dalang, dalangnya, diungkap, diadili, organisasi, dibubarkan, toleransi, jarang, memberikan, karib, berucap, iedul, berpuasa, romadhon, sisi, spanduk, hukumnya, singkat, kemungkinan, bakan, dapati, marah, diharamkan, baginya, disamakan, dibenci, menjijikkan, gambar, ringan, mengucap, adil, sombong, dikasih, ngasih, gak, solidaritasnya, selain, terimo, yakin, dibalik, kolotnya, ajaran, home, entri, meta, follow, 108, aku, lahir, makan, minum, dikenal, sukses, bercita, cita, mati, dibicarakan, salam, mencerahkan, mencerdaskan,


Text of the page (random words):
eri ini dalam kerangka rukun blogger dan niat yang baik bagi mulut terlalu sayang energi dan waktu dibuang buang hanya untuk meributkan hal yang tidak terlalu penting semacam ini akan tetapi tentunya semua terserah anda andapun mulut undang untuk unjuk pendapat dalam masalah ini di forum komentar dari artikel ini menulis tanpa identitas bukanlah hal baru di dunia ini dunia sastra kita pun pernah mengalami fase dimana para penulisnya adalah anonim pilihan ini tidak membuat mereka dikatakan sebagai orang yang tidak bertanggung jawab bahkan beberapa diantaranya adalah karya sastra yang luar biasa dan mendapat apresiasi yang tinggi tanggapan saudara wibisono sastrodiwiryo terhadap hal ini dengan mengatakan bahwa mereka tidaklah anonim akan tetapi memiliki nama alias sebenarnya sudah terjawab dari awwalnya bukankah mulut juga merupakan sebuah nama alias juga penggunaan nama alias semacam ini tentu saja didasari oleh sebuah pemikiran dan tujuan tertentu dalam hal ini telah dijelaskan semua dalam disclaimer blog mulut bahkan kalau kita ikut mengalir bersama zaman dan aware dengan aliran jaman tersebut maka dunia intelektualisme bentuk baru tidaklah harus beridentitas ya dunia maya internet memaksa kita untuk memaknai ulang makna eksistensi manusia dan identitas kemanusiaan dalam bahasa pak ribut wiyoto internet dapat mewujudkan gagasan kebudayaan post filosofi sebuah karya sastra cerdas yang bergerak dari satu pemikiran filsuf besar ke filsuf besar lainnya tanpa sungkan sambil tidak segan memunculkan pemikiran sendiri secara kritis mengajukan deskripsi sistem simbol dan cara pandang yang lain lebih jauh lagi dengan adanya internet beliau mengatakan telah terjadi perubahan konsepsi kemanusiaan itu sendiri kasarannya di internet tidak ada yang tahu kalau anda berwujud anjing he he he bener nggak kalau kita mau jujur siapa yang bisa jamin kebenaran identitas seseorang di internet terlalu banyak kasus blog yang menggunakan identitas yang seakan akan benar dilengkapi dengan foto dan nomor telepon de el el segala padahal itu palsu siapa yang tahu kalau mulut ini ternyata amin rais atau kang jalal atau bahkan sby sendiri he he he pertanggung jawaban dan integritas secara intelektual di internet itu tercermin dari apa yang disampaikan dan kemauan yang bersangkutan untuk berkomunikasi sejauh anda bisa dihubungi memiliki email address tidak menutup komen dan berkata dengan bertanggung jawab maka itulah inti sikap bertanggung jawab secara intelektual di internet lebih jauh lagi secara moral pertanggung jawaban itu sejatinya kepada tuhannya sendiri sendiri cara berfikir tentang tanggung jawab intelektualitas yang sekan wajib beridentitas mirip dengan bangsa barat dimana sekarang mulut sedang menimba ilmu di dunia barat dibiasakan bersikap kritis sayangnya sikap kritis itu terlalu berat dimaknai sebagai lihatlah siapa yang berbicara jika ada seseorang membaca sebuah jurnal maka initial assessment dari jurnal tersebut adalah siapa penulis jurnal itu jurnal apa yang memuat berapa banyak jurnal lain yang dia hasilkan dari lembaga mana penulis itu berasal semua yang disebutkan mulut di atas digunakan sebagai judgment awal penentu layak tidaknya sebuah jurnal untuk dilihat lebih lanjut inilah budaya popularity based yang memang merupakan salah satu fundamen bangunan sosial bangsa barat sikap kritis demikian tentu boleh boleh saja diadopsi akan tetapi kalau digunakan sebagai satu satunya dasar judgment maka kita akan rugi sendiri ibaratnya bagaimana jika ada mutiara di dalam lumpur dasar laut yang kotor sikap kritis semacam itu hendaknya membantu kita melihat sebuah opini atau karya intelektual secara lebih komprehensif itu saja secara idealita bangsa kita sebenarnya memiliki cara pandang yang lebih mulia akan obyektifitas intelektual telah sering diajarkan pada kita untuk melihat apa yang diucapkan dan bukan siapa yang mengucapkan itulah sebenarnya yang menjadi landasan filosofi blog mulut mendidik diri sendiri untuk menerima kebenaran secara apa adanya yang bisa datang dari siapa saja dan dari mana saja mengenai integritas seseorang terkait dengan jelasnya identitas orang tersebut sebagaimana saudara wibisono satrodiwiryo rujukkan ke tulisan fatih syuhud bagi mulut tulisan itu bahkan memperkuat argumen yang diajukan mulut tentang identitas itu sendiri tidak ada di sana keharusan bahwa untuk ber integritas seseorang harus memiliki identitas yang jelas yang ada adalah kepribadian yang jelas kepribadian yang selaras antara ucapan dan tindakannya bahkan pandangan yang lebih fundamental soal identitas ini secara indah dikutip oleh alex r nainggolan dari pemikiran goenawan mohammad bahwa para sastrawan harus menyerahkan diri mereka sebagai orang tanpa identitas dengan mengutamakan prinsip humanisme universal sehingga memandang sesuatu persoalan dengan lengkap sekali lagi identitas mulut adalah tersirat dari buah buah pikiran yang mulut hasilkan itu sendiri silahkan saja semua orang mengkonstruk image identitas mulut berdasarkan persepsinya massing masing toh meminta orang lain untuk mengakui diri sendiri sebagai orang yang anu atau orang yang ini juga merupakan tindakan yang sia sia penerapan konsepsi validitas pendapat dan perkataan seseorang terkait dengan integritas pribadi orang tersebut yang mulut diskusikan di sini tentu saja tidak bisa kita terapkan secara semena mena dalam kasus menimbang sanad ketersambungan hadits dari pengucap terakhir kepada rasulullah dari sebuah hadits hadits adalah salah satu sumber hukum islam dimana kedudukannya adalah sumber hukum kedua setelah al qur an tentu saja kita harus berhati hati mengambil perkataan nabi kita dari orang yang tidak terpercaya sedangkan kita ini hanyalah manusia biasa ucapan dan pendapat kita hanyalah satu dari sekian juta pendapat yang bertebaran di atas bumi tidak ada yang akan menjadikannya sebagai pegangan hidup yang bersifat eternal jadi karenanya logika tersebut menjadi absurd di sini hati hatilah kita semua karena yang disebut sebut orang sebagai intelektualisme dan sikap kritis itu dapat membuat kita mencerabut diri sebagian akar tradisi bangsa kita yang adi luhur membuat kita pongah dan berlari menjauh dari apa yang kita sebut dengan budaya yang santun sikap yang saling menghormati dan budi pekerti yang tinggi terakhir soal niat berbuat baik tanpa identitas terutama dalam konteks sosial jika saudara seorang muslim bukankah hal demikian dalam hal hal tertentu malah dianjurkan ingat nggak ungkapan berikut kalau bisa tangan kirimu tidak tahu ketika tangan kananmu bersedekah oleh karena itulah banyak sekali kitab luar biasa dalam khasanah islam klasik turats bukan kitab taurat lho ada banyak kitab yang pengarangnya mushonnif bahasa arab dari pengarang hanya menyebut dirinya sebagai hamba allah ataupun sebagai mushonnif saja nah bagaimana pendapat anda semua para blogger indonesia mengenai hal ini pendapatnya kami tunggu di sini semoga diskkusi ini membawa manfaat bagi mulut saudara wibisono sastrodiwiryo serta seluruh anak bangsa indonesia jayalah indonesiaku jayalah bangsaku artikel terkait scientific and credible blogger anonymity and credibility januari 8 2008 kategori percakapan mulut tag etika internet identitas identitas blogger integritas integritas blogger sastrawan internet penulis mulut comments 32 komentar napas napas kemerdekaan bangsa di bulan desember welgedewelbeh di bulan desember ini paling tidak terdapat tiga hari nasional yang luar biasa maknanya akan tetapi tidak banyak yang menyadari dan menganggapnya sebagai sekedar hari nasional biasa ketiga hari nasional yang mulut maksud adalah hari nusantara hari bela negara dan hari ibu yang pertama diperingati setiap tanggal 13 desember yang kedua diperingati setiap 19 desember sedangkan yang terakhir disebut diperingati setiap tanggal 22 desember mengapa ketiga hari tersebut mulut katakan memiliki makna yang istimewa tentu saja karena ketiga hari tersebut dipilih untuk memperingati tiga momen luar biasa dalam sejarah perjalanan bangsa kita tiga momentum sejarah yang atasnya kita seharusnya berbangga dan sekaligus malu sebagai generasi muda indonesia tahun 2000 an lho kok bangga dan malu apa nggak merupakan suatu paradox ok deh untuk mendapat jawabannya silahkan simak penjelasan mulut berikut ini baca lebih lanjut desember 28 2007 kategori mulut manis tag hari bela negara hari ibu hari nusantara indonesia makna kemerdekaan merdeka penulis mulut comments 16 komentar terharu welgedewelbeh sudah hampir dua puluh hari mulut nggak bisa memulai menarikan jemari di atas kibot untuk meng update blog setiap kali beberapa huruf diketikkan dan beberapa titik dititikkan langsung saja motivasi menulis buyar begitu saja terlalu banyak pikiran yang mengambang belum menemukan jalurnya untuk dituangkan saling libat melibat dan masih sulit untuk bisa diuraikan menjadi rangkaian makna terlalu banyak pergulatan motivasi ngeblog yang menghalangi jemari mulut untuk memainkan musik tik tak tik tak di atas kibot bukannya mulut nggak punya ide akan tetapi ngupdate blog demi menjaga atau meningkatkan hit pembaca atau kasarnya memanage popularitas kayaknya tidak cukup kuat untuk menjadi niyat yang benar dalam ngeblog bagi mulut pribadi niyat ngeblog yang baik kayaknya mudah terkotori oleh rasa takabur dan kekaburan motivasi oleh yang namanya popularitas akan tetapi kayaknya pemikiran macam begini nggak boleh dipertahankan terlalu lama toh juga berhenti ngeblog juga tidak membawa kemajuan pribadi dan peningkatan spiritual apa apa kayaknya mulut ini maqom nya masih manusia biasa yang selalu belepotan dosa niyat yang masih berbelok belok dan terlumuri nafsu nafsu rendah yang sifatnya semu belaka kayaknya mulut ini harus selalu berusaha dan belajar dari sejarah hidup setiap waktu baca lebih lanjut desember 20 2007 kategori percakapan mulut tag motivasi ngeblog niyat terharu penulis mulut comments 10 komentar pembodohan ala pers malaysia momen tepat menggugat tanggung jawab pemerintah kita baru saja mulut menerima sebuah email yang melampirkan cuplikan berita dari kantor berita malaysia bernama berita tentang aksi demo seniman reog dari kantor berita resmi negeri tetangga tersebut sungguh aneh bin ajaib beberapa kali mulut membaca berita itu dengan maksud ingin sungguh sungguh memahami perasaan mereka namun dengan sangat menyesal berulang kali pula mulut ngggak bisa menahan diri untuk tidak tertawa coba deh baca sendiri cuplikan berita tersebut seperti ini duta besar malaysia ke indonesia datuk zainal abidin mohamed zain memerlukan hanya tiga minit untuk menyuraikan demonstrasi anti malaysia yang sebelum itu berkobar kobar dan kononnya akan berlangsung satu tindakan nekad di hadapan kedutaan di sini pagi ini lebih 1 000 pendemonstrasi anti malaysia daripada kalangan aktivis kebudayaan reog ponorogo yang diapi apikan semangat anti malaysia oleh pelbagai laporan media massa yang menuduh malaysia telah mengambil dan mengakui berhak terhadap kesenian itu akhirnya menyuraikan diri selepas mendengar penjelasan itu cuplikan yang lain lagi dari berita yang sama s etelah penjelasan yang menggunakan hanya kira kira 50 patah perkataan sahaja itu zainal abidin terus turun dari pentas itu dan kembali meneruskan tugas di pejabatnya meninggalkan para pendemonstrasi itu terdiam seperti terpukau artikel selengkapnya dari bernama yang berjudul d uta besar suraikan 1 000 aktivis demonstrasi anti malaysia dapat dibaca di sini gimana sudah ikutan ngakak seperti mulut nggak wak kak kak kak cara memberitakannya itu lho seakan akan dubesnya itu sakti mandraguna hanya butuh waktu tiga menit dan menggunakan tak lebih dari 50 kata saja sudah bisa membubarkan ribuan demonstran indonesia wa ka ka ka sorry masih nggak bisa brenti ngakak baca lebih lanjut november 30 2007 kategori lidah api mulutku penulis mulut comments 54 komentar sekulerisme itu perlu banyak orang menghadap hadapkan sekulerisme secara langsung dengan agama sebagai sesuatu yang bertolak belakang sebagian yang lain malah cenderung menyamakan bersikap sekuler sebagai anti agama bahkan kafir atau yang paling halus sebagai sudah teracuni budaya barat westoxified namun pernahkah anda berpkir mendalam mengenai apa itu sekulerisme mencoba menelaahnya melalui makna asalnya dan semangat yang dikandungnya alih alih langsung membenci dan bersikap antipati oleh karena banyaknya kesimpang siuran pemahaman orang mengenai istilah ini dalam kesempatan ini mulut akan ngomong dan mengupas tentang sekulerisme dan mengapa sekulerisme itu perlu untuk memahami sebuah term apalagi term yang berasal dari bahasa asing kita perlu merujuk pada makna asli dari term tersebut sebelum mendapat berbagai atribut konotatif yang diberikan oleh pengguna term tersebut mulut mengampanyekan untuk membiasakan melakukan hal ini juga ya hal ini sangat penting agar kita bisa tetap bersikap obyektif dan kritis terhadap sesuatu dan berfikir independen tanpa harus hanyut dalam arus mainstream pendapat besar menurut http www yourdictionary com secu lar ism iz m adalah sebuah kata benda yang bermakna worldly spirit views or the like esp a system of doctrines and practices that disregards or rejects any form of religious faith and worship the belief that religion and ecclesiastical affairs should not enter into the functions of the state esp into public education secara bebas sekulerisme bisa dimaknai sebagai semangat pandangan atau sifat keduniaan atau sebuah doktrin yang memisahkan antara dunia dan semua yang terjadi di atasnya dari keyakinan relijius atau kekuatan gaib apapun makna yang kedua lebih pada aplikasi sekulerisme dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat memisahkan praktek kenegaraan berbangsa dan bermasyarakat dalam segala levelnya dari cara pandang religius atau mistik tertentu baca lebih lanjut november 29 2007 kategori bedah mulut lidah api tag agama ilmu pengetahuan sekuler sekulerisme penulis mulut comments 24 komentar laman sebelumnya laman berikutnya mulut maju orang islam mayoritas arogan kah adili pimpinan dan backing fpi bubarkan fpi terkait konflik pkb detik com tidak netral yang hilang di era informasi itu telah kembali gusdur tidak konsisten mulut segar orang islam mayoritas arogan kah adili pimpinan dan backing fpi bubarkan fpi terkait konflik pkb detik com tidak netral yang hilang di era informasi itu telah kembali gusdur tidak konsisten macam macam mulut ayo buka mulut bedah mulut lidah api mulut manis mulutku penyakit mulut percakapan mulut kumpulan mulut desember 2013 1 juni 2008 1 mei 2008 1 januari 2008 3 desember 2007 2 november 2007 10 perhatian perhatian buat seluruh muluters nggak usah pake mas pak kang mbak om tante dll ok sekali lagi mulut nggak berjenis kelamin juli 2026 s s r k j s m 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 des dari mulut ke mulut teri pada pks muhhamadiyah fpi nu ja maynard pada second life trend baru setela sontoloyo pada orang islam mayoritas arogan dirantingcemara pada yang hilang di era informasi i yang hilang di era i pada second life trend baru set...
Images from subpage: "mulut.wordpress.com/tag/motivasi-ngeblog/" Verify
Images from subpage: "mulut.wordpress.com/tag/niyat/" Verify
Images from subpage: "mulut.wordpress.com/tag/terharu/" Verify
Images from subpage: "mulut.wordpress.com/2007/11/30/pembodohan-ala-pers-malaysia/... " Verify
Images from subpage: "mulut.wordpress.com/category/mulutku/" Verify

Verified site has: 79 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-35 36-40 41-45 46-50
51-55 56-60 61-65 66-70 71-75 76-79


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/2 200
server nginx
date Thu, 09 Jul 2026 04:51:55 GMT
content-type text/html; charset=UTF-8
vary Accept-Encoding
x-hacker Want root? Visit join.a8c.com/hacker and mention this header.
host-header WordPress.com
link <htt????/public-api.wordpress.com/wp-json/?rest_route=/sites/mulut.wordpress.com>; rel= htt????/api.w.org/
vary accept, content-type, cookie
link <htt????/wp.me/8IkV>; rel=shortlink
content-encoding gzip
x-ac 19.cdg _dca STALE
alt-svc clear
strict-transport-security max-age=31536000
server-timing a8c-cdn, dc;desc=cdg, cache;desc=STALE;dur=3.0

Meta Tags

title="Welgedewelbeh | Mencerahkan dan mencerdaskan"
http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"
name="robots" content="max-image-preview:large"
name="generator" content="WordPress.com"
property="og:type" content="website"
property="og:title" content="Welgedewelbeh"
property="og:description" content="Mencerahkan dan mencerdaskan"
property="og:url" content="htt????/mulut.wordpress.com/"
property="og:site_name" content="Welgedewelbeh"
property="og:image" content="htt????/s0.wp.com/i/blank.jpg?m=1383295312i"
property="og:image:width" content="200"
property="og:image:height" content="200"
property="og:image:alt" content=""
property="og:locale" content="id_ID"
property="fb:app_id" content="249643311490"
name="description" content="Mencerahkan dan mencerdaskan"
id="bilmur" property="bilmur:data" content="" data-provider="wordpress.com" data-service="simple" data-site-tz="Etc/GMT-0" data-custom-props='{"logged_in":"0","wptheme":"pub\/neo-sapien-05","wptheme_is_block":"0"}'

Load Info

page size42065
load time (s)0.049063
redirect count0
speed download858469
server IP 192.0.78.13
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"