Meta tags:
Headings (most frequently used words):
idan, anugerah, 19, untaian, 11, jika, di, capaian, blog, penyair, idanradzi, dalil, februari, 2014, tentang, aku, rasa, label, perlu, baca, translate, solat, iklan, sejak, pengikut, dana, md, sesh, mahu, laman, sesawang, anda, berangkai, sini, gelenggang, melenggang, belantara, jiwa, cahaya, mata, drpd, tweety, bert, ruangan, menarik, jurnal, antologi, rempiang, kasih, sepi, intailah, kehidupan, sila, klik, bertanda, jangan, kata, tidak, telah, terngadah, cari, ini, catatan, popular, allah, ada, tanpa, tempat, dan, arah, lengkap, dengan, ibnu, katsir, membungkam, wahhaby, tafsir, ayat, istiwa, laporkan, salah, guna, gejala, covid,
Text of the page (most frequently used words):
yang (195), dan (181), allah (167), jan (111), jul (106), tidak (100), mac (100), okt (100), dis (96), jun (94), feb (93), ogo (89), sep (87), mei (86), apr (86), nov (79), dalam (77), adalah (74), imam (72), dengan (68), ayat (63), bahwa (58), ada (57), nya (56), sifat (54), ini (53), dari (52), #tempat (51), oleh (43), makhluk (39), arah (38), benda (38), tanpa (33), maka (32), telah (31), makna (31), dia (31), orang (29), karena (29), maknanya (28), ulama (27), boleh (26), atas (26), atau (25), seperti (25), mengatakan (25), mereka (23), tersebut (23), abu (22), sesuatu (21), berkata (21), akan (20), kitabnya (20), juga (19), kepada (19), ibn (19), mempunyai (18), ibnu (18), bahasa (17), duduk (17), dikatakan (17), semoga (17), bagi (16), salah (16), bersemayam (16), arsy (16), satu (16), istiwa (16), hadits (15), diriwayatkan (15), maha (15), mutasyabihat (15), itu (14), 2014 (14), asy (14), tafsir (14), kata (13), tentang (13), jika (13), pada (13), sebagaimana (13), meridlainya (13), semua (13), kitab (13), idan (12), 2009 (12), 2010 (12), 2011 (12), 2012 (12), 2013 (12), kemudian (12), berada (12), perkataan (12), katsir (12), mana (11), siapa (11), untuk (11), 2008 (11), ala (11), banyak (11), hal (11), malik (11), lainnya (11), kafir (11), menguasai (11), ahmad (10), lagi (10), tanah (10), 2016 (10), menyerupai (10), para (10), rasulullah (10), ali (10), maupun (10), besar (10), sesungguhnya (10), suci (10), syafi (10), istawa (10), benar (9), lain (9), manusia (9), ahlussunnah (9), sedangkan (9), alayhi (9), tetapi (9), hafizh (9), berkeyakinan (9), salaf (9), ahli (9), arab (9), استوى (9), saya (8), qur (8), bagian (8), bukan (8), merupakan (8), berarti (8), wasallam (8), bayhaqi (8), hanifah (8), ash (8), dzat (8), seorang (8), aqidah (8), kecil (8), menyerupakan (8), menafikan (8), bagaimana (8), bin (7), islam (7), apa (7), 2015 (7), menjelaskan (7), dua (7), sebagai (7), dalil (7), shallallahu (7), asma (7), riwayat (7), secara (7), wal (7), syekh (7), bentuk (7), maksud (7), sesuatupun (7), terhadap (7), tasybih (7), meyakini (7), barang (7), muhammad (7), surat (7), ars (7), على (7), blog (6), wajah (6), penyair (6), idanradzi (6), sesh (6), pusaka (6), jelas (6), dapat (6), tangan (6), sebagainya (6), kita (6), memiliki (6), bukhari (6), permulaan (6), belum (6), langit (6), sebelum (6), yakni (6), shifat (6), zhahirnya (6), jama (6), shahih (6), datang (6), ukuran (6), kekufuran (6), nabi (6), menciptakan (6), apakah (6), sunnah (6), swt (6), engkau (6), ketika (5), menarik (5), paling (5), cahaya (5), serta (5), pengikut (5), mengambil (5), jarak (5), lihat (5), sekali (5), terbagi (5), lathif (5), azal (5), wujud (5), syarh (5), antara (5), din (5), segala (5), mengetahui (5), beliau (5), shalat (5), mensifati (5), ari (5), badan (5), ath (5), thahawi (5), muhkamat (5), takwil (5), wil (5), dhahir (5), العرش (5), aku (4), hiburan (4), santai (4), catatan (4), sastera (4), memang (4), berita (4), label (4), kebenaran (4), anugerah (4), dana (4), 2007 (4), lengkap (4), sama (4), menyatakan (4), yaitu (4), menjadi (4), batas (4), berubah (4), naik (4), katsif (4), disifati (4), demikian (4), keberadaan (4), selain (4), keduanya (4), bukanlah (4), diambil (4), harus (4), sesuai (4), nawawi (4), muslim (4), kepadanya (4), menjawab (4), sayyidina (4), baghdadi (4), abdul (4), baik (4), hadd (4), suatu (4), hulul (4), bertempat (4), jilid (4), mujassimah (4), golongan (4), mensucikan (4), tuhan (4), bisa (4), hasan (4), karyanya (4), anggota (4), bawah (4), penjelasan (4), kaum (4), sekarang (4), ditafsirkan (4), kekuasaan (4), menyebut (4), memahami (4), cara (4), ambil (4), terdahulu (4), pemahaman (4), wahhaby (4), lafadz (4), fedtri (3), delima (3), nama (3), penuh (3), macam (3), tak (3), tahu (3), klik (3), laman (3), aroma (3), agama (3), cinta (3), sepi (3), sila (3), jurnal (3), puisi (3), sumbangan (3), semula (3), rumah (3), masa (3), lebih (3), iklan (3), masih (3), 2005 (3), 2006 (3), 2017 (3), 2018 (3), 2020 (3), berhenti (3), kongsi (3), februari (3), syura (3), jisim (3), kegelapan (3), angin (3), adapun (3), turun (3), serupa (3), menjadikannya (3), terciptanya (3), tetap (3), begitu (3), setelah (3), jariyah (3), jadi (3), tinggi (3), bahwasanya (3), sahabat (3), hamba (3), sahaya (3), inilah (3), dasar (3), masuk (3), manshur (3), 333 (3), penjuru (3), menukil (3), menurut (3), mengenai (3), bantahan (3), keyakinan (3), dijelaskan (3), hajar (3), berikut (3), kedua (3), pasti (3), semacamnya (3), kayf (3), musyabbih (3), hanbal (3), anak (3), diliputi (3), raj (3), wajib (3), abbas (3), seseorang (3), kiblat (3), melakukan (3), menghadap (3), dalamnya (3), wahdah (3), berdasarkan (3), muslimin (3), tasawwuf (3), terjerumus (3), menunjukkan (3), zhahir (3), layak (3), menerjemahkan (3), qahara (3), penafsiran (3), padahal (3), menamakan (3), hewan (3), mentakwil (3), manapun (3), الله (3), kesesatan (3), thil (3), diri (3), tafwid (3), memaknai (3), melarang (3), tafsiran (3), ahlu (3), diantaranya (3), masak (3), contoh (3), sepertimana (3), penyerupaan (3), memerincikan (3), engkaulah (3), perawi (3), sejak (2), amat (2), yahya (2), merkah (2), meor (2), hashim (2), manap (2), inggeris (2), dah (2), nak (2), utama (2), ish (2), sukan (2), dunia (2), petua (2), ceritera (2), singgahsana (2), kehidupan (2), hati (2), kasih (2), buat (2), jangan (2), jua (2), milik (2), anda (2), untaian (2), life (2), capaian (2), mata (2), nan (2), jijah (2), misteri (2), ikhlas (2), pej (2), daerah (2), pun (2), mahu (2), masalah (2), hanya (2), kemaman (2), semasa (2), peta (2), kahwin (2), kembara (2), jauh (2), abad (2), 202 (2), membawa (2), berfirman (2), jawhar (2), fard (2), dipegang (2), bergerak (2), diam (2), apapun (2), dimensi (2), membutuhkan (2), jin (2), malaikat (2), baru (2), fiqh (2), akal (2), adanya (2), 458 (2), persangkaan (2), antaranya (2), meriwayatkan (2), juz (2), prinsip (2), abi (2), thalib (2), dituturkan (2), farq (2), bayna (2), firaq (2), karenanya (2), berukuran (2), pengertian (2), masing (2), kecuali (2), ruang (2), kosong (2), diisi (2), disentuh (2), menempel (2), berpisah (2), perawinya (2), maturidi (2), abd (2), hanafi (2), jawzi (2), 597 (2), daf (2), syubah (2), 852 (2), cetakan (2), dar (2), tertulis (2), menetapkan (2), kifayah (2), taqiyyuddin (2), hushni (2), saja (2), selainnya (2), tajsim (2), menyalahi (2), pendengaran (2), penglihatan (2), melihat (2), penegasan (2), kayfa (2), mustahil (2), majhul (2), pencipta (2), mengakui (2), murid (2), meridlai (2), terlintas (2), fadll (2), tamimi (2), dinukil (2), kalangan (2), hanbali (2), far (2), 321 (2), akhir (2), sisi (2), lidah (2), enam (2), kanan (2), kiri (2), depan (2), belakang (2), ijma (2), konsensus (2), pertama (2), lalu (2), melainkan (2), dijauhi (2), kebohongan (2), dinisbatkan (2), berdoa (2), bah (2), ghazali (2), 505 (2), ihya (2), subki (2), 756 (2), paham (2), sejati (2), rifa (2), 578 (2), barangsiapa (2), menyifati (2), huruf (2), suara (2), azali (2), dicetak (2), sisipan (2), sebab (2), nash (2), thaha (2), dengannya (2), termasuk (2), khusus (2), sendiri (2), menundukkan (2), menafsirkan (2), baqarah (2), menampakkan (2), qahr (2), qahir (2), qahhar (2), jalis (2), menyebutkan (2), najm (2), qadli (2), indonesi (2), munir (2), bumi (2), tunggangan (2), mujahid (2), waljamaah (2), disini (2), alquran (2), aggota (2), menolak (2), disaat (2), sekelompok (2), mentakwili (2), sungguh (2), sadari (2), makhluq (2), terbesar (2), makan (2), menyerahkan (2), kuasa (2), halaman (2), wahai (2), mujasimmah (2), menggunakan (2), tapi (2), memperincikan (2), sebahagian (2), kamus (2), sempurna (2), lurus (2), penulis (2), adakah (2), quran (2), arasy (2), disebutkan (2), dilakukan (2), surah (2), takyif (2), rasul (2), menempuh (2), dhohir (2), kami (2), kholaf (2), membungkam (2), dibayangkan (2), disembah (2), beriman (2), bersaksi (2), segi (2), tema, pelancongan, dikuasakan, blogger, kehadiran, tv3, tertarik, perwatakan, kesungguhan, kejujuran, susunan, katanya, terpikat, lahir, changkat, tin, tanjung, tualang, perak, bangsa, melayu, biodata, rasanya, bermain, hampas, dulu, berceritera, siapakah, ketik, gile, popular, gejala, covid, cari, gambar, lucu, harum, masakan, habuan, perut, bidang, kuminati, riadah, glamour, air, elok, dibaca, delimamerkah, fakta, diolah, dikutip, media, massa, kisah, sebalik, tersirat, kurungan, hakikatnya, keprihatinan, simpati, bauan, sardin, murung, makin, tunduk, payah, terngadah, rawan, isian, bebas, pergunakan, sebaiknya, bertanggungjawab, disalahtafsirkan, intailah, bertanda, memuatkan, antologi, rempiang, ruangan, miss, kenanga, territory, chilabaey, bookworms, art, knowledge, nim, yorza, menulis, bui, sweet, pea, leysa, the, cik, wan, bulat, punye, belog, secret, tweety, bert, benashaari, belantarajiwa, drpd, manatuhanallah, jiwarasa, sharuddin, awan, putih, hilmi, uitm, kujie2, jemaahayahzul, syed, syarifahfarahnajihah, kitacantiq, hariszzz, alidyangon, morhas, josé, ramón, suaramajlis, sridiah, yangmanis, mommyct, penabahari, qasih, raziff, bingkaibiru, aku_tiewa, lucky, mummy, hasrul, hassan, berasmelukut, menobatkan, azieazah, dik, ejaa, eelobor, kelompen, ohh, abuyon, aniss, orchid, eris, cerpelai, asilahmuhajer, ibunya, aran, raihan, labucinya, vic, diana, anyss, combi, pyanhabib, zeqzeq, asal, belantara, jiwa, gelenggang, melenggang, derma, terfikir, beri, sudi, apalah, kiranya, hulurkan, akaun, akaunnya, maybank, tertera, haridan, mohd, rodzi, diujudkan, menebus, dijajah, luar, maklumat, terkini, terkumpul, kampar, teluk, intan, membangunkan, membuat, dusun, hutang, simpan, mukim, teja, sekitar, ekar, ditebus, berbelanja, rm15k, demi, mengembalikan, amatlah, hargai, promosi, mel, yahoo, com, 112147392732, sesawang, berangkai, sini, solat, translate, selesai, hak, mengikut, panduan, haram, akta, dipinda, perangkap, neraka, tamak, harta, perlu, baca, laporkan, guna, wayang, twitter, tragis, tokwan, todak, tips, tiong, tekam, sotong, skudai, sihir, seram, seni, responterbaik, raya, rasis, rakan, prof, nizam, politik, mila, peribahasa, pautan, pati, palestin, ngail, naif, mmms, mh370, manohara, majlis, afiz, kesihatan, kerjaya, kereta, kerayong, kenderaan, kashmir, kelakar, kejam, kct, kapcai, campur, jimmy, shanley, jenayah, jahang, jahan, ict, husna, hantu, famili, dewi, tenggiri, bollywood, bersara, azim, arwah, nasha, anif, berlalu, 3kb, 2000, 2001, 2004, 100, 463, 229, 369, 139, 2021, 2022, rasa, profil, memaparkan, biar, pahit, biarlah, berbau, hina, jenaris, kajang, selangor, malaysia, langgan, atom, lama, terbaru, pinterest, facebook, blogthis, melkan, ulasan, alam, mencapai, terkecil, menyebutnya, terakhir, ruh, padat, cukup, dijadikan, seandainya, panjang, lebar, kedalaman, bersabda, jarud, bersama, waktu, ciri, absath, fakhruddin, asakir, 620, risalah, aqidahnya, diterima, pula, menerima, penafian, hlm, 506, member, ditakwil, sangat, derajat, sementara, anshar, berkulit, hitam, budak, haytsami, 807, majma, zawa, ajaran, hendak, mengucapkan, kalimat, syahadat, senada, wahhab, sya, rani, 973, yawaqiit, jawaahir, khawwash, mesti, diyakini, muzhaffar, asfarayini, tabshir, tauhid, dimaksud, mahdud, batasan, adz, dzarrah, terlihat, matahari, melalui, jendela, aym, 430, hilyah, auliya, meluas, berpenghabisan, ataupun, pastilah, penjelasannya, tempatnya, definisi, sajjad, zayn, abidin, husain, menyentuh, berkumpul, berlaku, zabidi, ithaf, rangkaian, sanad, muttashil, mutasalsil, kesemua, ahl, bayt, keturunan, wahdatul, izz, salam, hall, rumuz, bayadli, isyarat, maram, asqalani, fath, bari, fatawa, hindiyyah, shadir, 259, akhyar, karya, 829, fikr, bab, muhadzdzab, dibenarkan, memerangi, aththilah, alangkah, beraninya, menentang, membantah, washiyyah, penduduk, surga, perkara, haqq, terjadi, rahman, hakekat, pernah, mengatakannya, berusaha, pengatur, hingga, bayangkan, benaknya, mengaturnya, aththil, atheis, meniadakan, menciptakannya, menyerupainya, membayangkan, dialah, muwahhid, mentauhidkan, danlainnya, tsauban, ibrahim, dzu, nun, mishri, terkemuka, benakmu, benak, khathib, haytami, 974, minhaj, qawim, ketahuilah, qarafi, pengkafiran, orangorang, pantas, predikat, meridlainyamengatakan, badr, zarkasyi, 794, bermadzhab, tasynif, masami, pengarang, khishal, madzhab, nawadir, tuhannya, shalih, 227, maupunbesar, mulut, hidung, telinga, hidup, tiga, hijriyah, bertemu, memuliakan, shalalllahu, memperlihatkan, keajaiban, isra, mendekat, sehingga, hasta, dekat, saat, rajadalah, jibril, alayhissalam, 256, sayyidah, aisyah, tanwir, miqbas, min, belaka, menengadahkan, tangannya, menandakan, turunnya, rahmat, barakah, apabila, mutawalli, 478, ghun, yah, ulum, 676, taqiyy, sayf, shaqil, menyatu, menempati, suyuthi, 911, hawi, fatawi, panutan, junaid, 297, qadir, jilani, 561, selalu, memperingatkan, masyarakat, berdusta, tarekat, berbicara, kalam, abul, 324, bukti, ibanah, tersebar, dimasuki, palsu, hendaklah, furak, 406, mujarrad, burhan, muayyad, jagalah, kamu, sekalian, berpegang, pangkal, artinya, arti, mengantarkan, dikembalikan, perintah, firman, bawa, jalasa, bersentuhan, bersemayamnya, mujtahid, selaras, indonesia, padan, sinonim, mewakili, diperbolehkan, diketahui, berpegangan, terjemahnya, saudi, arabia, terdapat, terjemahan, kursi, 255, letak, telapak, kaki, ditegaskan, thahawiyyah, pujian, seorangpun, umat, anaknya, dimiliki, menguasainya, bentuknya, sahih, ditanya, allim, qurasyi, 725, muhtadi, nabih, tanbih, husayn, 462, makmum, belakangnya, abdullah, mubarak, 237, gharib, tafsiruhu, wilat, zajjaj, pakar, 340, isytiqaq, amr, hajib, maliki, 646, amaali, nahwiyyah, mahfuzh, termasi, 1285, 1338, mawhibah, dzi, jawi, 1314, 1897, inkonsistensi, katakan, 115, kalian, belahan, niscayaallah, sana, keyakinannya, saling, bertentangan, musafir, sedang, selama, tujuannya, فثم, وجه, sanalah, 102, sering, sebut, dngan, aya, hadit, haditst, tubuh, sandarkan, dll, memahamimya, megatakan, hambanya, penting, bahaya, permasalahan, membahasnya, detail, rinci, agar, ummat, catara, misanya, nisbatkan, bahas, dilalui, diserahkan, menggunkan, methode, artikan, kekuasaa, tetapkan, perhatian, zaman, menfitnah, bidah, sesat, kelompok, membid, ahkan, mengerti, uga, kenal, dating, dam, misalnya, wili, keberadan, adlah, bola, mkhluk, mengatakkan, nag, namany, adami, fasid, adapu, alah, tidaklah, wallhu, lam, bishshowab, raf, 295, tarjamahannya, line, merah, bertaubatlah, melanjutkan, selengkapnya, utk, mentafsir, nyata, memegang, mengartikannya, hadis, disitu, ahlsunnah, wahaby, tanwil, qurtubi, penjagaan, penguasaan, jalalain, nasafi, ulamak, kathir, darussalam, riyadh, 657, ara, ditulis, الطعام, التفاح, makanan, buah, epal, التمام, الاعتدال, جلس, الطالب, الكرسي, pelajar, kerusi, الملك, السرير, raja, katil, استولى, بشر, العراق, غير, سيف, ودم, مهراق, bisyr, iraq, pedang, penumpahan, darah, hafiz, bakar, arabi, hampir, maknannya, rujuk, qamus, misbahul, mukhtar, sihah, lisanul, mukjam, buldan, masalahnya, kenapa, memilih, mengatahui, bahawa, menyamakan, daripada, tohawi, wafat, hijrah, ومن, وصف, بمعنى, معانى, البشر, فقد, كفر, menyifatkan, terkandung, kerana, subhanahu, wata, saidina, mansur, tabsiroh, تعالى, خلق, dikenal, mengunakan, ijtimalliy, iaitu, wilan, umum, zahir, nas, diperincikan, tafsirnya, araf, lafadznya, memrincikan, kaifiat, penyamaan, permisalan, lafaz, membiarkan, maksudnya, gambaran, syarif, mendengar, bahkan, perkaranya, aim, hammad, khuza, guru, mengingkari, keagungan, kurang, hidayah, sharih, lihatlah, makana, musyabihah, perbedaan, pendapat, membuka, menjelaskannya, salafushalih, auza, atsuri, allaits, ishaq, rawahaih, bagaimananya, dgn, difahami, menjerumuskan, musyabih, makhluqnya, beristawa, tabar, attafwid, attakwil, metode, tyang, melalaui, adala, tafwidh, maksudnuya, khawatir, fahami, lafatnya, merusak, hukum, musyabbihah, mujassim, memberikan, menyangka, ataukah, diraba, beranggapan, llah, ayna, pertanyaan, merdekakanlah, hari, kebangkitan, kematian, utusan, tiada, berhak, kewajiban, memerdekakan, mukmin, mukminah, memerdekakannya, azh, bathin, sebagian, sabda, shalllallahu, sallam, ciptaan, sesudah, keseluruhan, kapan, blogspot,
Text of the page (random words):
l atheis orang yang meniadakan allah dan jika berhenti pada keyakinan bahwa pasti ada pencipta yang menciptakannya dan tidak menyerupainya serta mengakui bahwa dia tidak akan bisa membayangkan nya maka dialah muwahhid orang yang mentauhidkan allah muslim diriwayatkan oleh al bayhaqi danlainnya al imam ahmad ibn hanbal dan al imam tsauban ibn ibrahim dzu an nun al mishri salah seorang murid terkemuka al imam malik semoga allah meridlai keduanya berkata apapun yang terlintas dalam benakmu tentang allah maka allah tidak menyerupai itu sesuatu yang terlintas dalam benak diriwayatkan oleh abu al fadll at tamimi dan al khathib al baghdadi hukum orang yang meyakini tajsim bahwa allah adalah benda syekh ibn hajar al haytami w 974 h dalam al minhaj al qawim h 64 mengatakan ketahuilah bahwasanya al qarafi dan lainnya meriwayatkan perkataan asy syafi i malik ahmad dan abu hanifah semoga allah meridlai mereka mengenai pengkafiran mereka terhadap orangorang yang mengatakan bahwa allah di suatu arah dan dia adalah benda mereka pantas dengan predikat tersebut kekufuran al imam ahmad ibn hanbal semoga allah meridlainyamengatakan barang siapa yang mengatakan allah adalah benda tidak seperti benda benda maka ia telah kafir dinukil oleh badr ad din az zarkasyi w 794 h seorang ahli hadits dan fiqh bermadzhab syafi i dalam kitab tasynif al masami dari pengarang kitab al khishal dari kalangan pengikut madzhab hanbali dari al imam ahmad ibn hanbal al imam abu al hasan al asy ari dalam karyanya an nawadir mengatakan barang siapa yang berkeyakinan bahwa allah adalah benda maka ia telah kafir tidak mengetahui tuhannya as salaf ash shalih mensucikan allah dari hadd anggota badan tempat arah dan semua sifat sifat makhluk al imam abu ja far ath thahawi semoga allah meridlainya 227 321 h berkata maha suci allah dari batas batas bentuk kecil maupunbesar jadi allah tidak mempunyai ukuran sama sekali batas akhir sisi sisi anggota badan yang besar seperti wajah tangan dan lainnya maupun anggota badan yang kecil seperti mulut lidah anak lidah hidung telinga dan lainnya dia tidak diliputi oleh satu maupun enam arah penjuru atas bawah kanan kiri depan dan belakang tidak seperti makhluk nya yang diliputi enam arah penjuru tersebut perkataan al imam abu ja far ath thahawi di atas merupakan ijma konsensus para sahabat dan salaf orang orang yang hidup pada tiga abad pertama hijriyah diambil dalil dari perkataan tersebut bahwasanya bukanlah maksud dari mi raj bahwa allah berada di arah atas lalu nabi muhammad shallallahu alayhi wasallam naik ke atas untuk bertemu dengan nya melainkan maksud mi raj adalah memuliakan rasulullah shalalllahu alayhi wasallam dan memperlihatkan kepadanya keajaiban makhluk allah sebagaimana dijelaskan dalam al qur an surat al isra ayat 1 juga tidak boleh berkeyakinan bahwa allah mendekat kepada nabi muhammad shallallahu alayhi wasallam sehingga jarak antara keduanya dua hasta atau lebih dekat melainkan yang kepada nabi muhammad shallallahu alayhi wasallam di saat mi rajadalah jibril alayhissalam sebagaimana diriwayatkan oleh al imam al bukhari w 256 h dan lainnya dari as sayyidah aisyah semoga allah meridlainya maka wajib dijauhi kitab mi raj ibnu abbas dan tanwir al miqbas min tafsir ibnu abbas karena keduanya adalah kebohongan belaka yang dinisbatkan kepadanya sedangkan ketika seseorang menengadahkan kedua tangannya ke arah langit ketika berdoa hal ini tidak menandakan bahwa allah berada di arah langit akan tetapi karena langit adalah kiblat berdoa dan merupakan tempat turunnya rahmat dan barakah sebagaimana apabila seseorang ketika melakukan shalat ia menghadap ka bah hal ini tidak berarti bahwa allah berada di dalamnya akan tetapi karena ka bah adalah kiblat shalat penjelasan seperti ini dituturkan oleh para ulama ahlussunnah wal jama ah seperti al imam al mutawalli w 478 h dalam kitabnya al ghun yah al imam al ghazali w 505 h dalam kitabnya ihya ulum ad din al imam an nawawi w 676 h dalam kitabnya syarh shahih muslim al imam taqiyy ad din as subki w 756 h dalam kitab as sayf ash shaqil dan masih banyak lagi perkataan al imam at thahawi tersebut juga merupakan bantahan terhadap pengikut paham wahdah al wujud yang berkeyakinan bahwa allah menyatu dengan makhluk nya atau pengikut paham hulul yang berkeyakinan bahwa allah menempati makhluk nya dan ini adalah kekufuran berdasarkan ijma konsensus kaum muslimin sebagaimana dikatakan oleh al imam as suyuthi w 911 h dalam karyanya al hawi li al fatawi dan lainnya juga para panutan kita ahli tasawwuf sejati seperti al imam al junaid al baghdadi w 297 h al imam ahmad ar rifa i w 578 h syekh abdul qadir al jilani w 561 h dan semua imam tasawwuf sejati mereka selalu memperingatkan masyarakat akan orang orang yang berdusta sebagai pengikut tarekat tasawwuf dan meyakini aqidah wahdah al wujud dan hulul al imam ath thahawi juga mengatakan barangsiapa menyifati allah dengan salah satu sifat manusia maka ia telah kafir di antara sifat sifat manusia adalah bergerak diam turun naik duduk bersemayam mempunyai jarak menempel berpisah berubah berada pada satu tempat dan arah berbicara dengan huruf suara dan bahasa dan sebagainya maka orang yang mengatakan bahwa bahasa arab atau bahasa bahasa selain bahasa arab adalah bahasa allah atau mengatakan bahwa kalam allah yang azali tidak mempunyai permulaan dengan huruf suara atau semacamnya dia telah menyerupakan allah dengan makhluk nya dan barang siapa yang menyifati allah dengan salah satu dari sifat sifat manusia seperti yang tersebut di atas atau semacamnya ia telah terjerumus dalam kekufuran begitu juga orang yang meyakini hulul dan wahdah al wujud telah menyerupakan allah dengan makhluk nya aqidah imam abul hasan al asy ari al imam abu al hasan al asy ari w 324 h semoga allah meridlainya berkata sesungguhnya allah ada tanpa tempat diriwayatkan oleh al bayhaqi dalam al asma wa ash shifat 1 beliau juga mengatakan 1 ini adalah salah satu bukti yang menunjukkan bahwa kitab al ibanah yang dicetak dan tersebar sekarang dan dinisbatkan kepada al imam abu al hasan al asy ari telah banyak dimasuki sisipan sisipan palsu dan penuh kebohongan maka hendaklah dijauhi kitab tersebut tidak boleh dikatakan bahwa allah ta ala di satu tempat atau di semua tempat perkataan al imam al asy ari ini dinukil oleh al imam ibnu furak w 406 h dalam karyanya al mujarrad ayat muhkamat dan mutasyabihat al imam ahmad ar rifa i w 578 h dalam al burhan al muayyad berkata jagalah aqidah kamu sekalian dari berpegang kepada zhahir ayat al qur an dan hadits nabi muhammad shallallahu alayhi wasallam yang mutasyabihat sebab hal ini merupakan salah satu pangkal kekufuran mutasyabihat artinya nash nash al qur an dan hadits nabi muhammad shallallahu alayhi wasallam yang dalam bahasa arab mempunyai lebih dari satu arti dan tidak boleh diambil secara zhahirnya karena hal tersebut mengantarkan kepada tasybih menyerupakan allah dengan makhluk nya akan tetapi wajib dikembalikan maknanya sebagaimana perintah allah dalam al qur an pada ayat ayat yang muhkamat yakni ayat ayat yang mempunyai satu makna dalam bahasa arab yaitu makna bahwa allah tidak menyerupai segala sesuatu dari makhluk nya ayat istiwa di antara ayat ayat mutasyabihat yang tidak boleh diambil secara zhahirnya adalah firman allah ta ala surat thaha 5 ayat ini tidak boleh ditafsirkan bawa allah duduk jalasa atau bersemayam atau berada di atas arsy dengan jarak atau bersentuhan dengannya juga tidak boleh dikatakan bahwa allah duduk tidak seperti duduk kita atau bersemayam tidak seperti bersemayamnya kita karena duduk dan bersemayam termasuk sifat khusus benda sebagaimana yang dikatakan oleh al hafizh al bayhaqi w 458 h al imam al mujtahid taqiyyuddin as subki w 756 h dan al hafizh ibnu hajar w 852 h dan lainnya kemudian kata istawa sendiri dalam bahasa arab memiliki 15 makna karena itu kata istawa tersebut harus ditafsirkan dengan makna yang layak bagi allah dan selaras dengan ayat ayat muhkamat berdasarkan ini maka tidak boleh menerjemahkan kata istawa ke dalam bahasa indonesia dan bahasa lainnya karena kata istawa mempunyai 15 makna dan tidak mempunyai padan kata sinonim yang mewakili 15 makna tersebut yang diperbolehkan adalah menerjemahkan maknanya makna kata istawa dalam ayat tersebut adalah qahara menundukkan atau menguasai dengan ini diketahui bahwa tidak boleh berpegangan kepada al qur an dan terjemahnya yang dicetak oleh saudi arabia karena di dalamnya banyak terdapat penafsiran dan terjemahan yang menyalahi aqidah ahlussunnah wal jama ah seperti ketika mereka menerjemahkan istawa dengan bersemayam padahal allah maha suci dari duduk bersemayam dan semua sifat makhluk mereka juga menafsirkan kursi dalam surat al baqarah 255 dengan tempat letak telapak kaki nya padahal allah maha suci dari anggota badan kecil maupun besar seperti ditegaskan oleh al imam ath thahawi dalam al aqidah ath thahawiyyah al imam ali semoga allah meridlainya mengatakan sesungguhnya allah menciptakan arsy untuk menampakkan kekuasaan nya bukan untuk menjadikannya tempat bagi dzat nya maka ayat tersebut di atas surat thaha 5 boleh ditafsirkan dengan qahara menundukkan dan menguasai yakni allah menguasai arsy sebagaimana dia menguasai semua makhluk nya karena al qahr adalah merupakan sifat pujian bagi allah dan allah menamakan dzat nya al qahir dan al qahhar dan kaum muslimin menamakan anak anak mereka abdul qahir dan abdul qahhar tidak seorangpun dari umat islam yang menamakan anaknya abd al jalis al jalis adalah nama bagi yang duduk karena duduk adalah sifat yang sama sama dimiliki oleh manusia jin hewan dan malaikat penafsiran di atas tidak berarti bahwa allah sebelum itu tidak menguasai arsy kemudian menguasainya karena al qahr adalah sifat allah yang azali tidak mempunyai permulaan sedangkan arsy adalah merupakan makhluk yang baru yang mempunyai permulaan dalam ayat ini allah menyebut arsy secara khusus karena ia adalah makhluk allah yang paling besar bentuknya riwayat yang sahih dari imam malik tentang ayat istiwa al imam malik ditanya mengenai ayat tersebut di atas kemudian beliau menjawab maknanya dan tidak boleh dikatakan bagaimana dan al kayf bagaimana sifat sifat benda mustahil bagi allah diriwayatkan oleh al hafizh al bayhaqi dalam kitabnya al asma wa ash shifat maksud perkataan al imam malik tersebut bahwa allah maha suci dari semua sifat benda seperti duduk bersemayam dan sebagainya sedangkan riwayat yang mengatakan wal kayf majhul adalah tidak benar penegasan imam syafi i tentang orang yang berkeyakinan allah duduk di atas arsy ibn al mu allim al qurasyi w 725 h menyebutkan dalam karyanya najm al muhtadi menukil perkataan al imam al qadli najm ad din dalam kitabnya kifayah an nabih fi syarh at tanbih bahwa ia menukil dari al qadli husayn w 462 h bahwa al imam asy syafi i menyatakan kekufuran orang yang meyakini bahwa allah duduk di atas arsy dan tidak boleh shalat makmum di belakangnya ulama ahlussunnah yang mentakwil istiwa kalangan yang mentakwil istawa dengan qahara adalah para ulama ahlussunnah wal jama ah di antaranya adalah al imam abdullah ibn yahya ibn al mubarak w 237 h dalam kitabnya gharib al qur an wa tafsiruhu al imam abu manshur al maturidi al hanafi w 333 h dalam kitabnya ta wilat ahlussunnah wal jama ah az zajjaj seorang pakar bahasa arab w 340 h dalam kitabnya isytiqaq asma allah al ghazali asy syafi i w 505 h dalam al ihya al hafizh ibn al jawzi al hanbali w 597 h dalam kitabnya daf u syubah at tasybih al imam abu amr ibn al hajib al maliki w 646 h dalam al amaali an nahwiyyah syekh muhammad mahfuzh at termasi al indonesi asy syafi i w 1285 1338 h dalam mawhibah dzi al fadll syekh muhammad nawawi al jawi al indonesi asy syafi i w 1314 h 1897 dalam kitabnya at tafsir al munir dan masih banyak lagi yang lainnya inkonsistensi orang yang memahami ayat istiwa secara zhahirnya dan orang yang mengambil ayat mutasyabihat ini secara zhahirnya apakah yang akan ia katakan tentang ayat 115 surat al baqarah jika orang itu mengambil zhahir ayat ini berarti maknanya ke arah manapun kalian menghadap di belahan bumi manapun niscayaallah ada di sana dengan ini berarti keyakinannya saling bertentangan akan tetapi makna ayat di atas bahwa seorang musafir yang sedang melakukan shalat sunnah di atas hewan tunggangan ke arah manapun hewan tunggangan itu menghadap selama arah tersebut adalah arah tujuannya maka فثم وجه الله di sanalah kiblat allah sebagaimana yang dikatakan oleh mujahid w 102 h murid ibn abbas takwil mujahid ini diriwayatkan oleh al hafizh al bayhaqi dalam al asma wa ash shifat ibnu katsir membungkam wahhaby 2 tafsir ayat istiwa ibnu katsir membungkam wahhaby 2 tafsir ayat istiwa bagaimana cara ulama ahli sunnah waljamaah dalam memahami masalah asma wa sifat atau yang sering di sebut dngan ayat aya dan hadit haditst sifat ayat ayat sifat disini adalah ayat alquran atau hadits nabi yang menyebutkan tentang aggota tubuh seperti mata tangan naik turun yang di sandarkan kepada allah dll yang jika salah dalam memahamimya seseorang bisa masuk dalam kesesatan aqidah mujassimah yang megatakan bahwa allah swt mempunyai aggota badan yang menyerupai dengan hambanya atau akan terjerumus dalam ta thil yang menolak sifat sifat allah swt begitu penting dan bahaya permasalahan ini maka ulama benar benar telah membahasnya dengan detail dan rinci agar ummat ini tidak salah dalam memahami ayat ayat dan hadits hadits sifat ada dua catara yang di ambil oleh ulama ahli sunnah waljamaah dalam memahami ayat ayat sifat ini pertama adala tafwidh maksudnuya menyerahkan pemahaman makna tersebut kepada allah swt karena khawatir jika di fahami sesuai dhohir lafatnya akan merusak aqidah misanya disaat allah menyebut tangan yang di nisbatkan kepada allah maka maknanya tidak di bahas akan tetapi dilalui dan diserahkan kepada allah swt ibnu katsir adalah salah satu ulama yang menggunkan methode ini kedua adalah dengan cara mentakwili ayat tersebut dengan makna yang ada melalaui dalil lain seperti tangan allah di artikan dengan kekuasaan allah yang memang makna kekuasaa itu sendiri di tetapkan dengan dalil yang pasti dari alquran dan hadits perhatian 1 dua cara ini yakni attafwid dan attakwil adalah cara yang di ambil oleh ulama salaf dan kholaf sungguh tidak benar jika tafwid adalah metode tyang di ambil oleh ulama salaf dan ta wil adalah yang di ambil oleh ulama kholaf saja 2 ada sekelompok orang di akhir zaman ini menfitnah para ulama terdahulu salaf dan menyebut mereka sebagai ahli bidah dan sesat karena telah mentakwili ayat ayat sifat ini maka kelompok yang membid ahkan ulama terdahulu karena takwil sungguh mereka adalah orang orang yang tidak mengerti bagaimana mentakwil dan mereka uga tidak kenal dengan benar dengan ulama terdahulu karena banyak riwayat ta wil yang dating dari para salaf 3 ada sekelompok orang yang menyebut diri mereka sebagai ahli tafwid akan tetapi telah terjerumus dam kesesatan takwil yang tidak mereka sadari misalnya disaat mereka mengatakan bahwa allah berada di atas ars mereka mengatakan tidak boleh ayat tentang keberadaan allah d...
|