Meta tags:
description= Kehidupanku;
Headings (most frequently used words):
coretan, saat, info, coretanku, kutermenung, kangen, surat, sayang, dari, tuhan, selamat, tinggal, belahan, jiwaku, jangan, berikan, hatimu, 100, ternyata, kopdar, itu, menyenangkan, kecilku, tanggal, hijriah, nilai, tukar, ini, berandaku, blogroll, kesehatan, pajak, renungan, islami, teman, hasil, celoteh, sahabatku, yang, lagi, trendy, catatan, stat, counter, laskar, pelangi, by, nidji,
Text of the page (most frequently used words):
aku (131), dan (63), yang (56), saat (41), tak (41), ini (39), kau (33), untuk (32), pada (26), dengan (25), engkau (23), itu (23), kita (21), akan (19), pernah (18), tapi (17), dari (17), hati (16), hanya (16), hari (16), bisa (15), karena (15), harus (14), lagi (13), ada (12), 2009 (12), waktu (11), tidak (11), begitu (11), kangen (10), 100 (10), sekali (10), orang (10), dia (10), sudah (9), jangan (9), berikan (9), setiap (9), selalu (9), kamu (9), wordpress (8), atau (8), telah (8), sayang (8), teman (8), hatimu (8), mas (8), bersama (8), merasa (8), mungkin (8), ingat (8), beberapa (8), ingin (8), maaf (8), kini (8), kembali (8), komentar (7), bukan (7), coretan (7), sahabat (7), hik (7), semua (7), memang (7), berkata (7), melihat (7), menemaniku (7), kepadaku (7), sekarang (6), dunia (6), kepada (6), hidup (6), tanpa (6), seorang (6), selamat (6), kegalauan (6), sahabatku (6), tersebut (6), kenapa (6), saja (6), kalimat (6), kata (6), meninggalkan (6), ndut (6), hal (6), pergi (6), berbicara (6), com (5), kutermenung (5), blog (5), cinta (5), apakah (5), surat (5), tuhan (5), belahan (5), rindu (5), 2008 (5), kategori (5), comments (5), kenangan (5), mereka (5), lalu (5), baru (5), pasti (5), jika (5), tetapi (5), situs (4), terus (4), walau (4), memberikan (4), jiwa (4), apa (4), abindut (4), jiwaku (4), ria (4), info (4), café (4), lama (4), benar (4), kalau (4), tiba (4), hotel (4), kali (4), sedikit (4), melakukan (4), berfikir (4), suatu (4), selama (4), ketika (4), keadaan (4), menanti (4), rasa (4), pulang (4), seperti (3), langganan (3), lihat (3), dalam (3), buat (3), tertawa (3), laskar (3), pelangi (3), juli (3), catatan (3), kah (3), kenuzi50 (3), tinggal (3), kesehatan (3), juni (3), maret (3), 2011 (3), 2012 (3), esok (3), tetap (3), menjadi (3), tag (3), kebersamaan (3), gokil (3), bukti (3), enggak (3), jepit (3), datang (3), terlambat (3), sudut (3), pun (3), ikut (3), temanku (3), sangat (3), sedang (3), ketempat (3), acara (3), sesuatu (3), satu (3), tangan (3), semalam (3), sebelum (3), kecil (3), terluka (3), sakit (3), tau (3), nantinya (3), meskipun (3), terhadap (3), akupun (3), dirinya (3), mau (3), kemudian (3), diriku (3), tersenyum (3), nanti (3), anak (3), ade (3), tahu (3), banyak (3), bahwa (3), sabar (3), kemanapun (3), meninggalkanmu (3), masih (3), rela (3), mengajakmu (3), bersamaku (3), juga (3), membuatku (3), tempat (3), ajak (3), terpaksa (3), berharap (3), menyapaku (3), sepatah (3), terlalu (3), sibuk (3), seakan (3), abang (3), mulai (2), web (2), wajib (2), berlangganan (2), punya (2), selamanya (2), menarilah (2), surga (2), bersukurlah (2), kuasa (2), takkan (2), terikat (2), berhenti (2), mewarnai (2), mimpi (2), adalah (2), lelah (2), sampai (2), coretanku (2), kesendirian (2), ego (2), nasionalis (2), diajeng (2), kisah (2), sang (2), melandri (2), mbak (2), erna (2), indra (2), hilal (2), dewi (2), yana (2), jalan (2), dakwah (2), airlangga (2), renungan (2), pajak (2), tht (2), mei (2), november (2), desember (2), sekilas (2), kotaku (2), pribadiku (2), solat (2), kod (2), lang (2), url (2), paling (2), menjalani (2), sebagai (2), serta (2), rahasia (2), kecilku (2), kopdar (2), kopi (2), darat (2), menggunakan (2), sandal (2), ternyata (2), berapa (2), lala (2), bener (2), motor (2), mobil (2), akhirnya (2), kongko (2), mahakam (2), melupakan (2), lupa (2), gagal (2), langsung (2), penuh (2), padahal (2), pertama (2), entah (2), betul (2), mendapatkan (2), iseng (2), keras (2), mencerna (2), kekal (2), kala (2), berpikir (2), terasa (2), agar (2), sayangi (2), ataupun (2), berbeda (2), sms (2), rasanya (2), sendiri (2), smsnya (2), bagaimana (2), keluarganya (2), baik (2), bahkan (2), melanjutkan (2), inilah (2), tahun (2), dilanda (2), tanya (2), padaku (2), mengerti (2), seseorang (2), cintai (2), lain (2), terlebih (2), bodohnya (2), sepertinya (2), kalimatnya (2), maksud (2), terjadi (2), penting (2), takan (2), indah (2), hatiku (2), menemukan (2), penggantimu (2), terima (2), kasih (2), atas (2), mengeluh (2), maafkan (2), kan (2), bilang (2), kondisi (2), melakukannya (2), pantas (2), menerima (2), kenyataan (2), berpisah (2), cukup (2), disini (2), sejak (2), itulah (2), dulu (2), asrama (2), militer (2), gunjingan (2), hampir (2), oleh (2), pendidikannya (2), berdua (2), meragukan (2), berjalan (2), jauh (2), jakarta (2), menerobos (2), diri (2), menyayangimu (2), padamu (2), walaupun (2), demi (2), kebaikan (2), rizki (2), bersujud (2), bangun (2), subuh (2), tidur (2), setelah (2), mengucapkan (2), namaku (2), bersabar (2), apapun (2), menikmati (2), melihatmu (2), bekerja (2), makan (2), memandang (2), bulan (2), keluarga (2), hikk (2), tugas (2), luar (2), kota (2), bidadari (2), rancang, nama, surel, tulis, memuat, ciutkan, bilah, kelola, pembaca, laporkan, isi, masuk, daftar, privasi, akun, login, daftarkan, saya, tema, freshy, gratis, download, mp3, takseindah, jutaan, bumi, senyuman, abadi, kadang, adil, lengkapi, seindah, bebaskan, mimpimu, angkasa, raih, bintang, kunci, menaklukkan, hilang, meraihnya, nidji, stat, counter, mar, 2026, trendy, syafira, amanda, angka, cak, kasr, vanhelsi, didik, suwitohadi, gerizal, anthieda, lilis, riska, agus, celoteh, you, are, loveable, raja, hasil, yudi81, yoga, yessymuchtar, virmansyah, umiyan, uki_21, ucrit, tya, tuyi, toto, thekry, tanti, sofiyah, samsul, arifin, rita, ririn, reallylife, nurma, nugroho, blogspot, masenchipz, mascayo, koko, luigipralangga, linaluvjubed, kweklina, setetes, air, kartikamayangsari, kelana, imelda, ahamad, ahmad, heru, heri, hary4n4, harsa, hanifarrul, goresan, dwieyus, fandi88, fairuzdarin, erander, ekomajid, doddyestiara, det, cindynugroho, bujang, lahat, boyindra, bicarasamaawan, bebe, gunawan, bambang, sriwijonarko, antoeku, aisah, violet, jingga, ahsinmuslim, islami, klinik, dudi, wahyudi, pustaka, medika, indo, ningsih, miralza, diza, penykit, telinga, hidung, tenggorakan, imam, informasi, org, blogroll, september, januari, februari, april, berandaku, nilai, tukar, http, www, gov, php, tanggal, hijriah, bagiku, masalalu, pelajaran, sekaligus, guru, berharga, menjadikan, bekal, menyongsong, biarkan, khalik, entri, sebelumnya, persahabatan, otentiknya, mbake, ikutan, thanks, guys, kalian, menghapus, burukku, tentang, this, our, secrets, kesayanganku, memasuki, berkumpul, malunya, terlibat, obrolan, mengasikan, suasananya, bersahabat, apalagi, tuh, piece, jeung, sambil, mengacungkan, jari, telunjuk, tengah, senang, menghadirinya, kupacu, kupinjam, lumayan, kencang, untunglah, inisiatif, menukar, paksakan, lintas, padat, merayap, sekitar, pukul, pisa, terletak, dikawasan, tepatnya, depan, sesampainya, pintu, omg, titipan, kujanjikan, sorry, membawa, buku, beli, duh, deh, dapat, tanda, pengarangnya, novelnya, mengadakan, bayu, kukenal, lewat, waw, acaranya, mengesankan, keakraban, bertemu, suasana, mengingatkan, para, lepas, kekecewaan, alami, presentasi, order, dagangan, somayku, presentasiku, orderan, dapatkan, emiko, san, hilman, mangkum, nug, menyenangkan, kenanangan, memenuhi, otakku, berusah, pertemuan, perpisahan, hukum, alam, secara, logis, maka, kehilangan, berkelana, raga, walhasil, hampa, bergairah, pertanyaan, benakku, komposisi, tepat, membagi, menanyakan, bos, menurut, loe, rumus, takaran, baku, kadar, menyakitkan, sebuah, meluncur, hpku, sama, dekatku, sekalipun, fikir, panjang, mencoba, menelpon, namun, rupanya, mengangkat, telpon, mengirimkan, jelas, terkejut, membaca, harmonis, main, ketempatnya, mebuat, iri, serba, misteri, kulitnya, isinya, meski, mengenal, percuma, menjelaskan, kulihat, dirimu, kasmaran, cuman, inipun, dengar, dibuat, bingung, manis, terpuruk, sedih, dahulu, mengerinyitkan, dahiku, berusaha, terakhir, ucapkan, menakuti, mempunyai, bukankah, merupakan, ilahi, soulmate, sendal, yakinlah, tergantikan, dihatiku, denganmu, lupakan, terpatri, didasar, relung, memiliki, tersendiri, kehidupanku, kesediaanmu, keadaanmu, lah, kelak, kemana, kesekian, kalinya, memaksaku, cobalah, merenung, berkaca, jernih, coba, tanyakan, nuranimu, salah, meninggalkamu, lihatlah, kondisimu, layak, bersanding, denganku, belajarlah, bersifat, sementara, cepat, lambat, seterusnya, membohongi, kejadian, berada, palembang, mendampingiku, kulakukan, menjauhimu, terkesan, mencampakkanmu, perlakuanku, membelamu, melindungi, usil, memisahkan, dikeluarkan, ruang, kelas, dosenku, memintaku, kuliah, takut, kakakku, marah, menjenguknya, peduli, mendengar, berbintang, berdebat, keberatan, mengajak, kami, mendaki, gunung, kehilanganmu, sempat, tergelincir, menunggu, jadwal, penerbanganku, didelay, seenaknya, maskapai, tertentu, bosan, setia, nyaman, betapa, beraninya, menemui, kakaku, beliau, acuhkan, pasang, mata, provost, menantapmu, sinis, melewati, kesetianmu, membuktikan, protes, ditengah, terik, matahari, berdesak, desakan, krl, depok, diam, banjir, menggenangi, minder, dimana, dianggap, sekelilingmu, ketulusanmu, menggambarkan, kesetiaanmu, pengorbananmu, sanggup, menguraikan, perasatu, pengabdianmu, percaya, sering, kuucapkan, tinggalkan, justru, sebaliknya, menjauhi, melepaskanmu, membuat, posted, with, for, blackberry, sumber, email, salahku, wahai, ummatku, limpahkan, harta, relakan, makanan, hidangkan, kurahmatkan, membuatmu, percayalah, mengasihimu, menyapa, memohon, perlindungan, menghadap, menyertaimu, keesokan, harinya, memberiku, tunggu, kunjung, dzuhur, ashyar, magrib, isya, mengacuhkan, seucap, harapan, keinginan, pikir, malam, keluargamu, melompat, tertidur, sepatahpun, sebut, menyadari, hadir, untukmu, lebih, sadari, mengajarkan, menantikan, pikiran, syukur, tugasmu, selesai, menyalakan, menghabiskan, didepannya, memikirkan, ditampilkan, menonton, makananmu, sepanjang, kegiatanmu, siang, sekeliling, malu, sebabnya, mengapa, menundukkan, kepalamu, tiga, empat, meja, sekitarmu, temanmu, menyebut, lembut, menyantap, tersisa, kerumah, kelihatannya, kerjakan, disatu, duduk, disebuah, kursi, lima, belas, menit, menggeerakkan, kakimu, berlari, telephone, menghubungi, mendengarkan, kabar, terbaru, mempersiapkan, bersiap, bagimu, pagi, memandangmu, meminta, pendapatku, bersyukur, hidupmu, kemarin, surabaya, membatalkan, menganggapnya, bodoh, berjuang, kangennya, merasakannya, senjata, tuan, ketulah, omonganganku, merasakan, rasakan, dilihat, jangka, wakt, belum, dibandingkan, menahan, hingga, membayangkan, gimana, sungguh, gelisah, karuan, memuncak, berhimpitan, dada, keluar, pertamaku, minggu, memutuskan, berkeluarga, biasaya, dua, bahkn, jarang, lucu, menggemaskan, suaranya, mengiang, ditelingaku, memanggil, bersenda, gurau, dengannya, biasanya, kantor, menyambut, apaa, berpindah, kepelukanku, sekedar, melepas, menyambutku, suana, membosankan, pandanganku, beranda, makna,
Text of the page (random words):
sepertinya atau mungkin aku ketulah dengan omonganganku kala itu maafkan aku teman karena kini akupun merasakan apa yang abang rasakan tak bisa berpisah jauh dengan keluarga padahal kalau dilihat dari jangka wakt aku belum bisa dibandingkan dengan abang yang harus menahan rindu hingga 5 bulan jika kau seperti abang aku tak bisa membayangkan gimana rasanya baru saja 4 hari disini sudah ingin pulang ah bodohnya aku ini hikk hik hikk catatan kecil sudut hotel di surabaya 8 maret 2012 komentar 5 comments kategori aku surat sayang dari tuhan 24 06 2011 saat kau bangun pagi hari aku memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada ku walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatku atau bersyukur kepada ku atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin tetapi aku melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja aku kembali menanti saat engkau sedang bersiap aku tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaku tetapi engkau terlalu sibuk disatu tempat engkau duduk disebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun kemudian aku melihat engkau menggeerakkan kakimu aku berfikir engkau akan berbicara kepadaku tetapi engkau berlari ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan aku menanti dengan sabar sepanjang hari dengan semua kegiatanmu aku berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaku sebelum makan siang aku melihatmu memandang sekeliling mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaku itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaku dengan lembut sebelum menyantap rizki yang aku berikan tetapi engkau tidak melakukannya masih ada waktu yang tersisa dan aku berharap engkau akan berbicara kepadaku meskipun saat engkau pulang kerumah kelihatannya seakan akan banyak hal yang harus kau kerjakan setelah tugasmu selesai engkau menyalakan tv engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg ditampilkan kembali aku menanti dengan sabar saat engkau menonton tv dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaku saat tidur ku pikir kau merasa terlalu lelah setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun namaku kau sebut engkau menyadari bahwa aku selalu hadir untukmu aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari aku bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain aku sangat menyayangimu setiap hari aku menantikan sepatah kata do a pikiran atau syukur dari hatimu keesokan harinya engkau bangun kembali dan kembali aku menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk menyapaku tapi yang ku tunggu tak kunjung tiba tak juga kau menyapaku subuh dzuhur ashyar magrib isya dan subuh kembali kau masih mengacuhkan aku tak ada sepatah kata tak ada seucap do a dan tak ada rasa tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaku apa salahku padamu wahai ummatku rizki yang ku limpahkan kesehatan yang ku berikan harta yang ku relakan makanan yang ku hidangkan anak anak yang kurahmatkan apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaku percayalah aku selalu mengasihimu dan aku tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa ku memohon perlindungan ku bersujud menghadap ku yang selalu menyertaimu setiap saat sumber dari email teman posted with wordpress for blackberry komentar 2 comments kategori aku selamat tinggal belahan jiwaku 16 07 2009 mungkin aku hanya bisa berkata maaf maaf dan maaf kata inilah yang kini sering kuucapkan buat belahan jiwaku yang memang harus aku tinggalkan bukan bukan karena aku tidak lagi menyayangimu tapi justru sebaliknya aku sangat sayang sekali padamu aku terpaksa meninggalkanmu aku terpaksa menjauhi dan aku terpaksa tidak lagi mengajakmu walaupun hati ini merasa tidak rela untuk melepaskanmu tapi sekali lagi keadaan yang membuat aku harus melakukan hal ini aku harus meninggalkanmu demi kebaikan mu dan diriku demi kebaikan kita berdua aku tak pernah meragukan kesetianmu kau telah membuktikan itu semua kau selalu menemaniku kemanapun aku pergi kau tak pernah protes saat aku ajak berjalan jauh ditengah terik matahari kau tak pernah mengeluh saat ku ajak berdesak desakan di krl jakarta depok kau hanya diam saat ku ajak menerobos banjir yang menggenangi jakarta beberapa tahun lalu dan kau tak pernah merasa minder saat kau harus menemaniku ketempat tempat dimana kau tak pernah dianggap oleh sekelilingmu sekali lagi aku tak pernah meragukan ketulusanmu sudah cukup bukti yang menggambarkan kesetiaanmu dan pengorbananmu untuk ku dan aku tak kan pernah sanggup menguraikan satu perasatu bukti pengabdianmu pada diriku kau telah membuatku percaya diri saat kita berjalan bersama ya aku ingat ketika kau menemaniku mendaki gunung bersama sahabat sahabatku aku hampir saja kehilanganmu karena waktu itu aku sempat tergelincir aku ingat saat aku harus menunggu jadwal penerbanganku yang didelay dengan seenaknya oleh maskapai tertentu yang membuatku begitu bosan kau dengan setia bersamaku aku ingat saat sahabatku merasa tak nyaman karena aku mengajakmu ikut bersamaku aku ingat betapa beraninya kau menemaniku untuk menemui kakaku di asrama militer tempat beliau menjalani pendidikannya dan aku juga ingat kau acuhkan beberapa pasang mata provost yang menantapmu dengan sinis saat kita berdua melewati mereka dulu memang aku begitu membelamu melindungi dari tangan tangan usil yang ingin memisahkan kita aku rela dikeluarkan dari ruang kelas saat dosenku memintaku untuk tidak mengajakmu serta saat kuliah aku tak takut saat kakakku marah melihat mu bersamaku waktu aku menjenguknya di asrama militer aku juga tak peduli saat ku mendengar gunjingan gunjingan orang saat mereka melihat ku bersama mu di hotel berbintang itu dan aku rela berdebat dengan sahabat sahabatku ketika mereka keberatan untuk mengajak mu ikut bersama kami tapi tidak untuk hari ini dan seterusnya cukup sudah kebersamaan kita sampai disini aku tak bisa membohongi hatiku sejak kejadian itu saat kita berada di palembang beberapa waktu lalu aku merasa kau tak pantas lagi untuk mendampingiku kemanapun aku pergi itu kulakukan karena aku ingin menjauhimu maaf jika aku terkesan mencampakkanmu aku tahu kamu pasti sakit hati dengan perlakuanku ini tapi itulah kenyataan yang harus kau terima kita tak mungkin bersama lagi karena kondisi dan keadaan ini belajarlah untuk menerima kenyataan ingat kebersamaan kita ini hanya bersifat sementara cepat atau lambat kita memang harus berpisah dan kita harus bisa menerima itu cobalah kau merenung dan berkaca agar kamu bisa berpikir jernih coba kau tanyakan pada hati nuranimu apakah kamu masih pantas untuk menemaniku apakah aku salah jika aku meninggalkamu lihat lihatlah kondisimu sekarang kau sudah tak layak untuk bersanding denganku aku tak mau terluka karena keadaanmu sekarang maaf kan aku kalau kini aku sudah menemukan penggantimu dia lah kelak yang akan menemaniku kemana aku pergi sekali lagi aku hanya bisa bilang maaf aku harus melakukan hal ini dan untuk kesekian kalinya ku bilang ini karena kondisi dan keadaan yang memaksaku untuk melakukannya yakinlah padaku bahwa kamu takan tergantikan dihatiku kenangan kenangan indah saat bersama denganmu takan pernah bisa aku lupakan kenangan kenangan itu akan selalu selalu terpatri didasar relung hatiku ini walau kini aku telah menemukan penggantimu tapi kau tetap memiliki kisah tersendiri yang akan mewarnai kehidupanku selamat tinggal belahan jiwaku terima kasih atas kesediaanmu yang selalu menemaniku dengan sabar dan tak pernah mengeluh kemanapun aku pergi maafkan aku jika aku harus meninggalkanmu komentar 20 comments tag belahan jiwa enggak penting iseng sendal jepit soulmate kategori aku coretan tak penting jangan berikan hatimu 100 6 06 2009 beberapa tahun lalu saat pertama kali aku dilanda cinta seorang sahabat pernah berkata kepada diriku ndut jangan pernah berikan hatimu 100 saat aku tanya kenapa dia berkata begitu padaku dia hanya tersenyum dan berkata mungkin saat ini aku percuma menjelaskan kenapa karena kulihat dirimu sedang dilanda kasmaran tapi suatu saat nanti kamu pasti mengerti sebagai seorang sahabat saat ini aku hanya bisa berkata seperti ini aku cuman tak mau kamu akan terluka nantinya dan kalimat inipun aku dengar kembali dari seseorang yang aku cintai saat ini mas jangan kau berikan hatimu 100 pada orang lain meskipun pada ku dan anak kita nanti sekali lagi aku dibuat bingung saat aku tanya kenapa dia hanya tersenyum manis dan berkata ade hanya tidak ingin mas akan terpuruk dan sedih nantinya jika suatu saat nanti orang orang yang mas cintai meninggalkan mas terlebih dahulu dengan bodohnya aku hanya mengerinyitkan dahiku berusaha berfikir keras untuk mencerna kalimat terakhir yang dia ucapkan dan sepertinya dia tahu dan kemudian ia melanjutkan kalimatnya kembali maaf mas bukan maksud ade untuk menakuti ataupun meninggalkan mas karena ade mempunyai seseorang tapi bukankah hidup ini tak pernah kekal kita tak pernah tau apa yang akan terjadi pada esok hari karena semua itu merupakan rahasia ilahi dan akupun tersenyum ketika sedikit banyak aku mulai mengerti maksud dari kalimatnya semalam sebuah sms meluncur di hpku sekali lagi aku mendapatkan kalimat yang sama dari seorang sahabat dekatku ndut jangan pernah kau berikan hatimu 100 meskipun itu terhadap orang yang kau sayangi sekalipun rasanya sakit ndut tanpa fikir panjang akhirnya akupun mencoba untuk menelpon dirinya namun rupanya dia tak mau mengangkat telpon ku dan mengirimkan sms ndut gw lagi ingin sendiri maaf ya tapi yang jelas gw telah memberikan hati gw 100 pada dirinya dan kini dia meninggalkan gw ha aku terkejut membaca smsnya bagaimana mungkin selama ini aku melihat keluarganya baik baik saja dan begitu harmonis bahkan setiap kali gw main ketempatnya selalu mebuat hati ini iri kemudian dia pun melanjutkan smsnya pada ku inilah hidup ndut semua serba misteri yang kamu lihat itu hanya kulitnya saja kamu tak akan pernah bisa melihat isinya meski kamu telah mengenal lama dirinya jangan pernah berikan hatimu 100 kalimat ini tiba tiba saja memenuhi setiap sudut otakku aku berusah berfikir keras dan mencerna setiap kata dari kalimat tersebut bener memang hidup ini tak pernah kekal setiap ada pertemuan pasti akan ada suatu perpisahan dan itu memang sudah menjadi hukum alam kala kita berpikir secara logis kalimat itu memang benar sekali saat kita telah memberikan hati kita 100 maka saat orang tersebut meninggalkan kita kita akan merasa kehilangan dan bukan tak mungkin jiwa pun berkelana meninggalkan raga walhasil hidup ini terasa hampa dan tak bergairah tapi yang menjadi pertanyaan dalam benakku sekarang ini berapa kah komposisi yang tepat untuk membagi hati ini agar tak terluka dan sakit aku pernah menanyakan kepada sahabatku bos menurut loe beberapa gw harus memberikan hati gw ini pada orang yang gw sayangi dan sekali lagi dia berkata gw enggak tau pasti ndut tak ada rumus ataupun takaran yang baku untuk hal ini karena kadar setiap orang itu berbeda tapi yang pasti jangan 100 karena itu akan menyakitkan nantinya komentar 22 comments tag catatan coretan kecil hati iseng kenanangan renungan rindu kategori aku ternyata kopdar itu menyenangkan 24 02 2009 semalam aku mengadakan kopi darat dengan beberapa teman mas nug ria lala mangkum hilman emiko san dan bayu yang kukenal lewat wordpress waw acaranya begitu mengesankan gokil dan penuh dengan keakraban padahal aku baru pertama kali bertemu dengan mereka semua tapi entah kenapa suasana semalam betul betul mengingatkan ku pada para sahabat sahabatku aku bisa tertawa lepas dan sedikit melupakan kekecewaan yang baru saja aku alami sebelum aku datang ke acara tersebut aku harus melakukan presentasi untuk mendapatkan order buat dagangan somayku tapi sayang presentasiku gagal dan orderan itu tak ku dapatkan kupacu motor yang kupinjam dari temanku dengan lumayan kencang untunglah saat itu aku punya inisiatif untuk menukar mobil dengan motor temanku mungkin kalau aku paksakan menggunakan mobil aku akan sangat terlambat karena saat itu lalu lintas sedang padat merayap akhirnya sekitar pukul 8 30 aku tiba ketempat acara kongko kongko tersebut pisa café terletak dikawasan mahakam tepatnya depan hotel mahakam sesampainya di pintu café tersebut aku baru ingat kalau aku melupakan sesuatu omg aku lupa titipan ria yang kujanjikan ri sorry ya dan satu lagi aku lupa membawa novelnya buku yang aku beli beberapa waktu lalu duh gagal deh dapat tanda tangan langsung dari pengarangnya dengan menggunakan sandal jepit tapi bukan sandal jepit kesayanganku aku memasuki café tersebut ternyata aku datang terlambat sekali mereka semua sudah berkumpul di sudut café itu ah malunya hati ini karena datang terlambat hik hik hik tidak berapa lama aku pun terlibat obrolan yang mengasikan suasananya begitu bersahabat sekali apalagi saat itu ada lala bener benar gokil tuh orang he he he piece jeung sambil mengacungkan jari telunjuk dan tengah aku benar benar merasa senang bisa ikut menghadirinya thanks guys kalian semua bisa menghapus kenangan burukku tentang kopi darat ria this is our secrets ya dan ini bukti otentiknya he he he sayang ya mbake enggak ikutan hik hik hik komentar 23 comments tag gokil kebersamaan kopdar persahabatan teman kategori aku sahabat entri sebelumnya coretan kecilku bagiku masalalu adalah pelajaran sekaligus guru yang paling berharga untuk menjalani hari ini dan menjadikan hari ini sebagai bekal untuk menyongsong hari esok serta biarkan hari esok tetap menjadi rahasia sang khalik tanggal hijriah http www e solat gov my solat php kod kod lang lang url url nilai tukar saat ini berandaku aku dan pribadiku kotaku sekilas info coretan coretan maret 2012 1 juli 2011 1 juni 2011 1 desember 2009 1 november 2009 2 juli 2009 2 juni 2009 1 mei 2009 1 april 2009 6 maret 2009 2 februari 2009 8 januari 2009 6 desember 2008 7 november 2008 2 september 2008 1 juni 2008 1 mei 2008 1 blogroll wordpress com wordpress org info kesehatan dr imam informasi kesehatan tht dr miralza diza penykit telinga hidung tenggorakan tht dr ningsih mbak erna pustaka medika indo info pajak dudi wahyudi klinik pajak renungan islami dewi yana jalan dakwah bersama rindu teman ahsinmuslim airlangga 1 airlangga 2 aisah violet jingga antoeku bambang sriwijonarko bebe gunawan bicarasamaawan boyindra bujang lahat cindynugroho det dewi yana jalan dakwah bersama doddyestiara ekomajid erander fairuzdarin fandi88 goresan hidup ku dwieyus hanifarrul harsa hary4n4 heri heru hilal ahamad hilal ahmad blog imelda indra blog 1 indra blog 2 jiwa kelana kartikamayangsari kenuzi50 kweklina aku hanya setetes air linaluvjubed luigipralangga mas koko mascayo masenchipz mbak erna melandri melandri blogspot nugroho nurma reallylife ria rindu ririn rita samsul arifin sofiyah tanti thekry toto aku dan du...
|