Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2011, oktober, islam, wahabi, rabu, jumat, فَقَدْ, اللهَ, aswaja, allah, senin, 31, kamis, 27, selasa, 25, 12, 07, 05, 23, september, indahnya, hidup, dengan, agama, informasi, cat, clock, relogio, gato, label, arsip, blog, mengenai, saya, total, tayangan, halaman, realtime, hit, counter, pengikut, fakta, kerasnya, faham, salafi, musuh, yang, sebenarnya, di, balik, pemujaan, مَنْ, أَحَبَّنِي, أَحَبَّ, وَمَنْ, أَطَاعَنِي, أَطاَعَ, إِنَّا, أَرْسَلْنَاكَ, شَاهِدًا, وَمُبَشِّرًا, وَنَذِيرًا, لِتُؤْمِنُوا, بِاللَّهِ, وَرَسُولِهِ, وَتُعَزِّرُوهُ, وَتُوَقِّرُوهُ, وَاللهِ, لَوْ, وَضَعَ, اْلأَناَمُ, مَحَافِلاَ, مَاوَفَتِ, الشَّيْخَ, اْلوَقُورَحَقَّهُ, وَلاَ, أَعْلَمُ, إِلىَ, سَاعَتيِ, هَذِهِ, اَنَّهُ, جَاءَ, أَنَّ, النَّبِيَّ, صلى, الله, عليه, وسلم, أَفْضَلُ, اْلخَلْقِ, مُطْلَقاً, فيِ, كُلِّ, شَئٍْ, maulid, nabi, muhammad, shollallahu, alaihi, wa, sallam, lidah, adalah, amanah, hari, ini, sebelum, engkau, mengeluh, seberapa, besarkah, diri, kita,
Text of the page (most frequently used words):
yang (239), dan (162), mereka (124), nabi (90), dalam (84), ini (81), saw (81), itu (76), dari (75), adalah (73), orang (69), tidak (68), rasulullah (63), dengan (60), allah (60), kita (57), ada (48), untuk (44), islam (44), oleh (35), bahwa (33), para (33), #muhammad (32), kepada (31), ketika (30), bin (30), imam (29), jika (28), akan (28), tentang (26), beliau (26), baginda (25), engkau (24), juga (24), maulid (23), hari (22), bagi (22), saja (22), lain (22), kalian (22), hanya (22), wahabi (21), bahkan (21), seorang (20), diri (20), pada (20), tak (20), lebih (20), apa (20), sendiri (20), utsaimin (20), seperti (19), perayaan (19), kelahiran (19), bisa (18), atau (18), hal (18), quran (18), satu (17), seseorang (17), berbicara (17), kata (17), sebelum (16), mengeluh (16), sebagai (16), maka (16), atas (16), saya (15), telah (15), karena (15), dia (15), sangat (15), sahabat (15), bagikan (14), swt (14), salah (14), menjadi (14), tetapi (14), ulama (14), syekh (14), seluruh (13), agama (13), terhadap (13), besar (13), manusia (13), saat (12), banyak (12), berkata (12), umat (12), selama (12), aku (12), kami (12), masjid (12), tempat (12), 2011 (11), bid (11), muslim (11), sama (11), rumah (11), pun (11), namun (11), semua (11), sampai (11), pernah (11), tahu (11), abu (11), kemudian (11), terus (10), selalu (10), harus (10), mengikuti (10), baik (10), tentu (10), benar (10), disebutkan (10), mengatakan (10), dalil (10), cara (10), sunah (10), lewat (9), tahun (9), pikirkan (9), sekali (9), kehidupan (9), tiada (9), nya (9), membaca (9), sudah (9), mengharamkan (9), tersebut (9), surah (9), ayat (9), kisah (9), hassan (9), nawawi (8), oktober (8), boleh (8), bumi (8), sesungguhnya (8), ucapan (8), siapa (8), jangan (8), peristiwa (8), kaum (8), rasul (8), hadits (8), dapat (8), abdul (8), syaikh (8), tasawuf (7), label (7), pinterest (7), berbagi (7), facebook (7), blogthis (7), kirimkan (7), email (7), komentar (7), diposting (7), bintang (7), sungguh (7), sekarang (7), tiap (7), sebab (7), menjaga (7), melakukan (7), hati (7), mana (7), sehingga (7), kalau (7), melalui (7), kecuali (7), syari (7), bagaimana (7), pujian (7), bersama (7), tsabit (7), tangan (7), mazhab (7), mengenai (6), lidah (6), fakta (6), antara (6), secara (6), terdapat (6), makanan (6), cukup (6), dunia (6), tanpa (6), menjawab (6), lakukan (6), ingin (6), mendengarkan (6), sebuah (6), kitab (6), begitu (6), beriman (6), muslimin (6), suatu (6), segala (6), kafir (6), cinta (6), adapun (6), syair (6), adam (6), katakan (6), wanita (6), beberapa (6), peninggalan (6), haul (6), wahab (6), memiliki (6), lihat (5), musuh (5), sebenarnya (5), faham (5), dzikir (5), hidup (5), menggunakan (5), merupakan (5), cahaya (5), malam (5), melihat (5), alam (5), tanda (5), sesuatu (5), lisan (5), membawa (5), memang (5), pembicaraannya (5), sebagian (5), penuh (5), segera (5), inilah (5), nah (5), seolah (5), kecil (5), ciri (5), pertama (5), empat (5), kualitas (5), sejak (5), demikian (5), hingga (5), bersabda (5), digelar (5), setelah (5), yakni (5), berupa (5), kepadamu (5), mengungkapkan (5), diriwayatkan (5), lahab (5), bershalawat (5), mengingat (5), kamu (5), terdahulu (5), bersyair (5), mimbar (5), sosok (5), benda (5), mahasiswa (5), berdasarkan (5), pemahaman (5), widget (4), halaman (4), balik (4), antares (4), paling (4), langit (4), pandangan (4), apakah (4), masih (4), bawah (4), buruk (4), rasa (4), mencari (4), berucap (4), keluar (4), hadapan (4), sedikit (4), bicara (4), peluang (4), akhlak (4), tinggi (4), tapi (4), bergunjing (4), perbuatan (4), mungkin (4), dilakukan (4), prinsip (4), menceritakan (4), biasa (4), semangat (4), bukan (4), wahyu (4), teko (4), bukhari (4), abdullah (4), merayakan (4), menyatakan (4), kali (4), ali (4), peringatan (4), shahabat (4), dulu (4), kalangan (4), 000 (4), kegembiraan (4), rahmat (4), terbesar (4), kabar (4), gembira (4), datang (4), shahih (4), senin (4), setiap (4), lantas (4), dalamnya (4), ala (4), mulia (4), jawab (4), surat (4), sambil (4), air (4), salam (4), duduk (4), ibrahim (4), dilahirkan (4), maryam (4), bila (4), sayyiduna (4), abbas (4), sya (4), sulbi (4), syairnya (4), berarti (4), acara (4), berkumpul (4), bertanya (4), sang (4), mencintai (4), saudi (4), bangunan (4), kelompok (4), kebudayaan (4), yayasan (4), pengkultusan (4), sambutan (4), fitnah (4), sunnah (4), menghancurkan (4), membuat (4), kitabnya (4), hadist (4), meskipun (4), madzhab (4), the (3), and (3), free (3), belajar (3), berjuang (3), ahlussunnah (3), wal (3), jama (3), agustus (3), september (3), amanah (3), pemujaan (3), kerasnya (3), aqidah (3), semoga (3), mengutamakan (3), saling (3), jadi (3), terang (3), jarak (3), langsung (3), terlihat (3), mutiara (3), perlu (3), raya (3), barat (3), nggak (3), dimana (3), mengetahui (3), mengucapkan (3), terburuk (3), hidupnya (3), putra (3), pekerjaan (3), dosa (3), mendengarkannya (3), kebencian (3), makin (3), ahli (3), perilaku (3), memaksa (3), sesuai (3), kebaikan (3), agar (3), kepadanya (3), dangkal (3), menyebut (3), ilmu (3), kosong (3), minta (3), berhati (3), hendaklah (3), berkomentar (3), mirip (3), baru (3), kucing (3), lho (3), dirinya (3), padahal (3), keluh (3), kesah (3), hujan (3), nikmat (3), layak (3), begini (3), coba (3), akhirnya (3), hikmah (3), insya (3), pokoknya (3), krisis (3), termasuk (3), isi (3), dasar (3), moncong (3), wahai (3), handphone (3), adakah (3), keras (3), memerintahkan (3), shalat (3), halnya (3), ibn (3), penguasa (3), esensi (3), jaman (3), walaupun (3), besaran (3), sejarah (3), kegelapan (3), semacam (3), anugerah (3), perintah (3), semesta (3), berpuasa (3), muka (3), pula (3), mendengar (3), mendapat (3), siksa (3), alquran (3), mendapatkan (3), penjuru (3), berdzikir (3), ditutup (3), unsur (3), perkumpulan (3), berfirman (3), hamba (3), membacakan (3), rasulallah (3), saksi (3), mata (3), riwayat (3), menyebutkan (3), maupun (3), kemuliaan (3), khususnya (3), awal (3), betapa (3), serta (3), demi (3), memuji (3), diletakkan (3), nabawiy (3), memakai (3), pembacaan (3), teramat (3), ayyub (3), samping (3), kecintaan (3), ahmad (3), mengagungkan (3), meski (3), makhluk (3), berkah (3), rambut (3), umum (3), belakangan (3), video (3), sami (3), angawi (3), situs (3), bersejarah (3), kembali (3), lalu (3), buku (3), universitas (3), dosen (3), muncul (3), najed (3), bagian (3), hululiya (3), lainnya (3), ijma (3), mayoritas (3), bertentangan (3), menganggap (3), mengangkat (3), menggerakkan (3), bidang (3), gambar (2), pengikut (2), get (2), many (2), other (2), not (2), seeing (2), more (2), info (2), widgetbox (2), great (2), widgets (2), realtime (2), hit (2), counter (2), 2010 (2), januari (2), maret (2), shollallahu (2), alaihi (2), sallam (2), salafi (2), blog (2), fiqih (2), cat (2), clock (2), relogio (2), gato (2), aamiin (2), informasi (2), lil (2), mengajarkan (2), menghormati (2), postingan (2), konstalasi (2), diketahui (2), mulai (2), arah (2), menarik (2), seberapa (2), besarkah (2), mari (2), penciptaan (2), jumat (2), ditakdirkan (2), pinggir (2), jalan (2), keadaan (2), istri (2), meninggal (2), putri (2), membersihkan (2), ditempuh (2), lelah (2), menginginkan (2), setuju (2), rabu (2), sarat (2), kebenaran (2), berharga (2), bermutu (2), amin (2), terucap (2), darinya (2), jadikan (2), mengundang (2), memulai (2), semakin (2), kehormatan (2), diam (2), alangkah (2), berbuat (2), sikap (2), proporsional (2), rel (2), lidahnya (2), peduli (2), dianggap (2), pandai (2), hadis (2), sini (2), tetap (2), ghibah (2), suka (2), makan (2), takutlah (2), apalagi (2), kesadaran (2), jasa (2), tampak (2), hatinya (2), berharap (2), gelas (2), harga (2), etika (2), cincin (2), gondrong (2), hai (2), singapura (2), hebat (2), kota (2), sana (2), henti (2), membanggakan (2), mengapa (2), mencela (2), rendahan (2), berlalu (2), turun (2), kering (2), dikeluhkan (2), isinya (2), keluhan (2), aduuuh (2), kenapa (2), masalah (2), disodorkan (2), walau (2), bermanfaat (2), mulut (2), kereta (2), api (2), ceritakan (2), celah (2), solusi (2), gagasan (2), berkualitas (2), sebagainya (2), keterangan (2), diukur (2), butir (2), indah (2), moral (2), figur (2), ahzab (2), kan (2), bukankah (2), contohnya (2), tunjukkan (2), dholalah (2), diminta (2), keharaman (2), raja (2), daerah (2), pernyataan (2), kurang (2), ataupun (2), belum (2), hakikatnya (2), sebagaimana (2), malik (2), ekor (2), membakar (2), perjuangan (2), ruhul (2), buktinya (2), mau (2), ungkapan (2), kebahagiaan (2), benderang (2), dianjurkan (2), katakanlah (2), bergembira (2), karunia (2), kasih (2), sayang (2), keimanan (2), lagi (2), jelas (2), kebahagiaannya (2), khusus (2), berbeda (2), mengungkapkannya (2), sujud (2), ditanya (2), alasan (2), memerdekakan (2), keringanan (2), apabila (2), neraka (2), baginya (2), doa (2), berapa (2), daripada (2), menyimak (2), mas (2), engkaulah (2), dibacakan (2), nanti (2), mendatangkan (2), sahabatnya (2), memperdengarkan (2), shalawat (2), malaikat (2), penghormatan (2), kepadaku (2), memperbincangkan (2), keutamaan (2), diciptakan (2), tanah (2), ayah (2), musa (2), isa (2), gelar (2), tadi (2), ternyata (2), seraya (2), pemimpin (2), berada (2), hijrah (2), mengisahkan (2), sayyidah (2), imron (2), dicontohkan (2), tanggal (2), duhai (2), turunnya (2), laki (2), sedangkan (2), sanjungan (2), tersenyum (2), membela (2), telapak (2), dermawan (2), daratan (2), darimu (2), berdiri (2), menabuh (2), rebana (2), masuk (2), suku (2), najjar (2), tidaklah (2), berdoa (2), senantiasa (2), salim (2), selasa (2), pengagungan (2), patut (2), bekas (2), itulah (2), mengharap (2), toilet (2), purbakala (2), bertahun (2), penelitiannya (2), pihak (2), berwenang (2), dijadikan (2), pewawancara (2), didirikan (2), mampu (2), merasakan (2), sia (2), dibangun (2), gedung (2), seandainya (2), utama (2), menjadikan (2), ulah (2), mengusik (2), primitif (2), nilai (2), merobohkan (2), makam (2), tulisan (2), syeikh (2), sholeh (2), kaca (2), pena (2), masing (2), terakhir (2), turki (2), kairo (2), disampaikan (2), rusyd (2), selanjutnya (2), atase (2), menjelaskan (2), menanyakan (2), perang (2), semenjak (2), agaknya (2), http (2), com (2), sumber (2), majalah (2), edisi (2), segenap (2), pentingnya (2), perlakuan (2), barangsiapa (2), فَقَدْ (2), اللهَ (2), min (2), interpretasi (2), memaafkan (2), murid (2), kebiasaan (2), qiyas (2), pendapat (2), diantara (2), tsb (2), salat (2), albani (2), hanifa (2), meninggalkan (2), mudah (2), solat (2), abad (2), mengenali (2), menghindari (2), menjauh (2), dibawah (2), telunjuk (2), tashahud (2), maliki (2), ruku (2), didunia (2), waktu (2), racun (2), ibadah (2), golongan (2), keislaman (2), yahudi (2), mujtahid (2), sebanyak (2), thariqah (2), negara (2), tawhid (2), praktek (2), wajah (2), aswaja (2), tema, jendela, diberdayakan, blogger, total, tayangan, profil, lengkapku, tegaknya, ajaran, nahdliyah, november, desember, februari, april, mei, arsip, file, disebarluaskan, copy, paste, semuanya, halal, 100, jaya, nusantara, allaahumma, rohmatan, aalamiin, pemeluknya, toleransi, perdamaian, terpenting, sesama, bersaudara, indahnya, langganan, atom, beranda, lama, screen, shot, astronomy, software, stellarium, dimanakah, angkasa, 1000, berjarak, 460, 730, 472, 580, cerah, arahkan, kerlap, kerlipnya, scorpius, bagaikan, bersinar, pekatnya, ratusan, milyar, jagat, pukul, wah, ana, perbandingan, dibandingkan, silih, bergantinya, siang, berakal, 190, berniat, perkataan, pikirkanlah, mengeluhkan, punya, mengemis, perkara, suami, menangis, sedih, memohon, pasangan, dikaruniai, marah, kotor, tidur, mengemudi, berjalan, menempuh, pengangguran, sulit, menuduh, pendapatnya, ingatlah, cela, menghadap, membimbing, keteladanan, bagai, untaian, maslahat, wallahu, lam, bish, shawab, saudaraku, sadarilah, kelak, dipertanggungjawabkan, modal, keridhaan, datangnya, murka, langkah, konkret, upaya, mengurangi, jumlah, tipis, kesalahan, sebaliknya, tergelincir, lebar, meluncur, kendali, seketika, runtuh, berbahagialah, ironi, menasihati, preman, kasar, jorok, tata, krama, maklum, alim, melakukannya, bencana, serius, keinginan, terbaik, menyikapi, kebatilan, produktif, pembicaraan, seringkali, bergeser, otomatis, terjaga, dibutuhkan, proses, berlatih, mutu, meningkat, janganlah, ber, daging, bangkai, saudaranya, jijik, maha, penerima, taubat, hujurat, ringan, mengasyikkan, sengaja, tekad, menggebu, bosan, mengekspose, prestasinya, menonjol, mendominasi, wajar, teriris, iris, rela, celaka, maunya, diisi, inginnya, dihargai, sadari, dibatasi, jatuh, larang, pakai, sih, beli, mobil, garasi, berbulu, tebal, melompat, yaa, singa, tau, pergi, lupa, menyelipkan, kesombongan, nyebut, kehebatan, jasanya, kebaikannya, pengabdian, titipkan, keempat, dicaci, ohh, melulu, becek, jemuran, jalanan, macet, lampu, merah, polisi, meminta, seterusnya, menderita, dipenjara, membedakan, musibah, lembar, dimaknai, kesusahan, cirinya, menghina, bahan, pinggang, sakit, kayak, nih, jurus, keluhannya, berhamburan, kok, dingin, sambel, kerupuk, kenyataannya, habis, ketiga, tipe, tukang, cerita, pegang, memungut, sebaik, baiknya, dituju, menunggu, kesia, siaan, bunyi, sibuk, terguling, ribut, kelindes, bertemu, artis, dicerita, dikomentari, juru, wajib, kapan, komentari, kedua, padanya, tangkas, mengevaluasi, kekurangan, kreatif, inovasi, putus, asa, serupa, ide, diajak, sekalipun, ngobrol, ujungnya, manfaat, jenis, jarang, sekalinya, dipastikan, kebenarannya, bobot, cemerlang, monumental, menembus, menggugah, menghujam, jiwa, mengubah, izin, dibimbing, posisinya, penyampai, hukum, dikenal, dusta, investasi, mempengaruhi, ucapannya, teladan, katanya, berdialog, berkhutbah, jamaah, mengeluarkan, sering, dikeluarkan, mulutnya, akhir, sementara, bersa, bda, berkatalah, kemampuannya, gymnastiar, haram, syirik, kultus, berlebihan, qaidah, laa, tahriim, illaa, daliil, mengharamkannya, penggunaan, semena, mena, kotoran, diharamkan, kullu, atin, dholaalatun, minuman, mengajukan, bukankan, perhatikan, kaprah, menyangka, dimulai, mudhaffar, kaukabri, zainuddin, baktakin, 549, 630, irbil, tepat, hakikat, istilah, dahulu, jalaluddin, suyuthi, kumpulan, fatwanya, hawi, fatawi, mudzaffar, nushush, umara, sufi, menyembelih, 5000, kambing, unggas, menyediakan, piring, sultan, shalahuddin, ayyubi, tercatat, menggelar, rangka, jihad, rakyat, sebelumnya, musti, makna, menuju, memperlihatkan, yunus, kurnia, kumpulkan, macam, dikaruniakan, diutusnya, cukuplah, tercakup, taubah, 128, kaummu, berat, terasa, olehnya, penderitaanmu, keselamatan, bagimu, amat, belas, kasihan, penyayang, mukmin, bukanlah, dilarang, pembahasan, sedekah, kitabus, shiyam, abi, qatadah, kelahiranku, dibangkitkan, artinya, syukur, kelahirannya, budak, shahihnya, paman, penghalang, dakwah, keponakannya, sangkin, gembiranya, budaknya, tsuwaybah, membawakan, kubur, kegembiraannya, melupakan, sesaat, hafidz, syamsuddin, nashruddin, dimasyqi, mengomentari, seakan, memberi, stempel, kiranya, kecilnya, mengenal, jujur, puji, nasihat, diakhiri, kebathilan, anjuran, masyhur, menerangkan, qudsiy, prasangka, terhadapku, jikalau, sendirian, mengingatnya, perkumpulannya, sayyidina, abdallah, bacakan, untukku, diwahyukan, sanggah, annisa, bagaimanakah, umatmu, menghentikan, bacaan, berlinang, sudahlah, bershalawatlah, ucapkanlah, melainkan, mengembalikan, ruhku, jasadku, buah, bibir, sedang, ibu, melahirkan, berkedudukan, istimewa, sisi, khalilullah, kekasih, bercakap, cakap, disebut, kalimullah, ruhullah, tengah, asyik, percakapan, menghampiri, ingat, akulah, anak, kebanggaan, bagiku, benderaku, kiamat, hidayah, penurunan, fathu, makkah, diajarkan, shalihin, ibunda, binti, tha, yahya, nabiyullah, hud, ialah, dengannya, teguhkan, hatimu, pengajaran, meneguhkan, pengikutnya, mukminin, diceritakan, alayhimus, shalaatu, wassalaam, memantapkan, thabraniy, menemui, memujimu, irku, merontokkan, gigimu, usia, tua, gigi, rontok, berkat, ciptakan, tempatkan, tenggelam, banjir, bandang, selamat, nuh, bahteranya, begitulah, berpindah, suci, sampailah, dimasukkan, sulbinya, nikmati, lezatnya, kelahiranmu, aisyah, keberkahan, tajam, pedang, mendukung, quds, disediakan, menyampaikan, resmi, hadir, adanya, mengijinkan, disusun, atul, muthohharoh, terkadang, memanggil, bait, semangatnya, terbandingkan, andaikan, sepersepuluh, basah, lautan, bagus, mataku, terlahirkan, manapun, bersih, aib, olah, tercipta, kehendakmu, bayhaqi, madinah, disambut, gegap, gempita, anshar, muhajirin, qashidah, thala, badru, alayna, anshari, bani, keluarga, dufuf, berqashidah, bahagia, kini, tetangga, kecintaanku, teruntuk, susunan, salaf, barzanjiy, diba, azab, simthud, duror, burdah, dhiya, laami, adapula, kilas, suasana, menyambut, kedatangan, diaminkan, sekian, berbagai, negeri, menyimpang, dinukil, ceramah, habib, novel, jindan, syech, abubakar, jalsah, laylatul, arbi, rabi, awwal, 2009, majlis, lim, pondok, pesantren, panti, asuhan, alfachriyyah, tangerang, banten, haruslah, disertai, diteladani, berebut, wudhu, tetesan, menyentuh, jasad, dekat, pencipta, memuliakannya, terpendam, mencukur, mengerumuni, potongan, sehelai, hendak, mengenang, demikianlah, berlaku, haramain, bertolak, belakang, kaidah, mengaku, melecehkan, pantas, sebesar, bayangkan, ditempati, semestinya, dimuliakan, ratakan, bangun, atasnya, keterlaluan, terkuak, wawancara, tersebar, youtube, muhsin, berdurasi, menit, penelitian, berhasil, menyerahkan, hasil, respon, arab, jauh, perkiraan, pakar, mengantongi, doktor, arsitektur, london, bukannya, dijaga, aset, temuannya, malah, hancurkan, lahan, terdiam, mendesaknya, mengakui, penyesalan, mendalam, lantaran, berakhir, harapannya, dirobohkan, berkahnya, takkan, tinggal, jahil, perasaan, cagar, budaya, milik, berhak, terhormat, kian, mengukuhkan, menghargai, antaranya, hudaybiyah, syajarah, ridhwan, salman, alfarisi, pamanda, hamzah, abdal, muttalib, 2002, meluluhkan, cucu, uraidhi, dinamit, membongkar, berdesain, dibubuhi, arloji, etalase, diberi, semisal, dipakai, ironis, getol, memberangus, pelestarian, bentuk, beruntung, dipindahkan, melarang, membid, ahkan, wali, menghelat, nama, ganjilnya, adakan, bulan, hotel, naungan, duta, hisham, muhyiddin, rangkaian, dibuka, dilanjutkan, berisi, almarhum, ketua, sekaligus, presiden, asosiasi, penerbit, peran, penyebaran, aziz, aqil, mengulas, manakib, lahir, wafatnya, persembahkan, mendiang, ujarnya, menunjukkan, kebablasan, berikan, pendiri, aliran, riyadh, memprotes, dosennya, adhim, syanawi, penyebab, membenci, menyitir, seputar, muhamad, cintai, tanya, dicintainya, mahasiswanya, menghidupkan, mengisyaratkan, bakal, isyarat, nyata, munculnya, bantuan, kolonial, inggris, mencabik, cabik, syariat, penerus, gencar, menyebarkan, tulisannya, tertera, karyanya, 161, situ, menulis, detik, mutlak, kalimat, penganut, www, forsansalaf, juli, ban, 1432, ibnu, khariq, وَلاَ, أَعْلَمُ, إِلىَ, سَاعَتيِ, هَذِهِ, اَنَّهُ, جَاءَ, أَنَّ, النَّبِيَّ, صلى, الله, عليه, وسلم, أَفْضَلُ, اْلخَلْقِ, مُطْلَقاً, فيِ, كُلِّ, شَئٍْ, manahi, lafdziyyah, dicatat, abd, wahid, sayyid, kasf, litsam, fikr, hlm, memenuhi, hak, وَاللهِ, لَوْ, وَضَعَ, اْلأَناَمُ, مَحَافِلاَ, مَاوَفَتِ, الشَّيْخَ, اْلوَقُورَحَقَّهُ, tukar, deputi, menteri, pengagumnya, menggubah, haflah, takrim, berdalih, penghancuran, kemurnian, sekadar, mengantisipasi, ajang, mengarah, kemusyrikan, dalih, akal, nyatanya, berupaya, mengabadikan, tokoh, pentolan, mendirikan, mentereng, menyimpan, bandingkan, membangun, megah, siapakah, sebetulnya, ataukah, mengutus, pembawa, berita, pemberi, supaya, sekalian, menguatkan, إِنَّا, أَرْسَلْنَاكَ, شَاهِدًا, وَمُبَشِّرًا, وَنَذِيرًا, لِتُؤْمِنُوا, بِاللَّهِ, وَرَسُولِهِ, وَتُعَزِّرُوهُ, وَتُوَقِّرُوهُ, mencintaiku, menaatiku, taat, مَنْ, أَحَبَّنِي, أَحَبَّ, وَمَنْ, أَطَاعَنِي, أَطاَعَ, dilepaskan, insan, menerima, memberikan, pencerahan, sempurna, diagungkan, melebihi, keindahan, fisik, budi, pekerti, bersaba, tawfiq, poin, engkel, disisi, cenderung, obvious, kewalian, dilihatnya, pendengarannya, tangannya, memegang, kakinya, melangkah, teman, perpustakaan, islamic, center, disebelahku, menahan, literal, mempelajari, mursyid, memilih, tape, dinding, putih, kantor, hiasan, kaligrafi, menjawabnya, kaya, hatilah, dibelakang, memperingati, mawlid, dlolalah, argument, mengerti, pilar, terbukti, qaul, kalah, maaruf, amalan, pedoman, moderat, negative, terkenal, sifat, nasrudin, membuktikan, ijazah, mengajar, gurunya, syafi, hambali, berpegangan, dijaman, abaikan, ikuti, memperhatikan, diriku, hipokrit, numan, mudahan, merahmatinya, menggambarkan, rendah, menonjolkan, menghantam, 1930, keharusan, dengarkan, siapapun, rakaat, matahari, terbit, cirri, israq, menutup, kepala, keseharian, berabad, lelaki, menutupi, kepalanya, kehilangan, kehormatannya, makhrum, muru, surban, digunakan, sahabah, tabi, tashahhud, tahiyat, menggerakan, jari, menerus, tasahud, mustafa, kontradiksi, telunjuknya, kekiri, kekanan, keatas, kebawah, menggerakn, kesegala, menyilangkan, disini, elemen, diakherat, satunya, harapan, dst, menghadapi, amerika, peringati, masyarakat, seoarng, ketahui, muridnya, menjauhi, sesungghnya, sisa, umur, butuh, seratus, akibat, harapkan, keburukan, menuliskan, bimbingan, epetance, barakah, awliya, menghitung, kehidupannya, ampunan, meletakan, sayap, intercession, media, massa, televise, radio, program, relijius, artikel, mendistorsikan, citra, perpecahan, dikalangan, islami, dibalik, perhatian, mengetahuinya, menolong, korban, ibadahnya, tumbuh, lngklungan, didikan, sekolah, ketingakt, kurikulum, pelajari, akidah, nasrani, komunis, sesame, kebanyakan, menyadari, tindakannya
Text of the page (random words):
turunnya nabi adam dan ketika bumi ini tenggelam dalam banjir bandang engkau selamat di dalam sulbi nabi nuh di atas bahteranya begitulah engkau berpindah dari sulbi laki laki yang mulia ke dalam wanita wanita yang suci sehingga sampailah engkau ke dalam sulbi nabi ibrahim dan bagaimana mungkin api dapat membakar ketika nabi ibrahim dimasukkan ke dalamnya sedangkan engkau berada di dalam sulbinya dan ketika engkau dilahirkan alam semesta ini menjadi terang benderang dan saat ini kami nikmati lezatnya islam tiada lain sebab kelahiranmu saat itu sehingga seperti yang diriwayatkan dari sayyidah aisyah istri rasulullah tak sedikit di antara para sahabat yang bersyair di hadapan rasulullah saw berupa pujian dan sanjungan kepada rasulullah saw demi mendapatkan keberkahan doa dari nabi muhammad saw dan rasulullah tersenyum mendengarkannya mimbar bagi hassan bin tsabit untuk bersyair dan memuji rasulullah saw dan dalam shahih al bukhari disebutkan bahwa diletakkan di dalam masjid nabawiy sebuah mimbar bagi hassan bin tsabit untuk bersyair hassan bin tsabit adalah seorang sahabat yang berjuang membela islam dengan syairnya sehingga rasulullah saw bersabda syair hassan bin tsabit itu lebih tajam bagi orang kafir daripada pedang kita beliau juga bersabda sesungguhnya allah ta ala mendukung hassan bin tsabit melalui ruhul quds selama ia membela rasulullah saw dengan syairnya adapun mimbar tersebut khusus disediakan oleh nabi bagi sayyiduna hassan bin tsabit di masjid nabawiy untuk menyampaikan syairnya nah dari sini kita tahu jika sudah memakai mimbar dalam masjid berarti itu adalah suatu acara yang resmi dan itu juga berarti bahwa yang hadir banyak sehingga perlu adanya mimbar dan itu juga berarti bahwa rasulullah sendiri mengijinkan pembacaan syair tersebut hal seperti ini sama sekali tidak berbeda dengan apa yang kita lakukan sekarang berkumpul di suatu tempat atau di dalam masjid lantas membaca sya ir pujian bagi allah dan rasulullah saw yang disusun oleh para ulama yang tahu akan syari atul muthohharoh bahkan terkadang rasulullah sendiri memanggil hassan bin tsabit untuk bersyair pernah suatu kali hassan sampai membacakan 80 bait syair di hadapan nabi muhammad saw salah satu syairnya semangat rasulullah begitu besar sedikit semangatnya tidak terbandingkan dengan semangat seluruh manusia dari jaman nabi adam telapak tangan rasulullah adalah teramat dermawan andaikan sepersepuluh telapak tangan beliau diletakkan di atas daratan maka daratan itu kan lebih basah dari lautan yang lebih bagus darimu tak pernah terlihat oleh mataku dan yang lebih indah darimu tak pernah terlahirkan oleh wanita manapun engkau diciptakan dalam keadaan bersih dari segala aib seolah olah engkau tercipta atas kehendakmu sendiri berdiri dan menabuh rebana ketika membaca sya ir pujian dalam maulid nabi dalam riwayat imam al bayhaqi pada hari saat rasulullah saw masuk di kota madinah rasulullah saw disambut dengan gegap gempita oleh para shahabat baik anshar maupun muhajirin sambil berdiri dan dibacakan qashidah thala al badru alayna setelah rasulullah baru sampai di rumah abu ayyub al anshari beberapa wanita dari suku bani najjar keluarga abu ayyub berkumpul di samping rumah abu ayyub sambil menabuh rebana dufuf dan berqashidah kami adalah wanita wanita dari suku najjar dan kami teramat bahagia karena rasulullah kini menjadi tetangga kami lantas rasulullah keluar rumah dan bertanya apakah kalian berbuat ini karena dasar kecintaan kepadaku duhai rasulallah tidaklah kami melakukan ini kecuali karena kecintaan kami kepadamu jawab mereka rasulullah saw tersenyum seraya berucap sungguh hanya allah yang tahu berapa besar kecintaanku kepada kalian adapun yang kita lakukan sekarang dalam perayaan maulid nabi tidak lain adalah seperti yang dicontohkan para shahabat rasulullah saw berupa pembacaan ayat al quran khususnya tentang perintah allah untuk bershalawat kepada rasulullah kemudian sama sama berdzikir dan bershalawat teruntuk baginda nabi muhammad kemudian membaca kitab kitab susunan ulama salaf yang mengisahkan tentang kelahiran dan sanjungan terhadap nabi muhammad baik itu al barzanjiy ad diba iy azab simthud duror burdah dhiya ul laami dan lain lain adapula kilas balik suasana dalam menyambut kedatangan rasulullah saw ketika hijrah lantas ditutup dengan salah seorang berdoa kemudian diaminkan bersama sama nah dari sekian unsur unsur di atas yakni esensi perayaan maulid nabi muhammad saw yang senantiasa digelar oleh sebagian besar kaum muslimin di berbagai negeri adakah yang menyimpang dari syari at dinukil dari ceramah al habib ahmad bin novel bin salim bin ahmad bin jindan bin syech abubakar bin salim dalam jalsah laylatul arbi a selasa 13 rabi ul awwal 10 maret 2009 di majlis ta lim pondok pesantren panti asuhan alfachriyyah tangerang banten diposting oleh m imam nawawi s pd i di 04 22 5 komentar kirimkan ini lewat email blogthis bagikan ke x berbagi ke facebook bagikan ke pinterest label bid ah jumat 07 oktober 2011 lidah adalah amanah oleh kh abdullah gymnastiar kualitas diri seseorang bisa diukur dari kemampuannya menjaga lidah orang orang beriman tentu akan berhati hati dalam menggunakan lidahnya wahai orang orang beriman takutlah kalian pada allah dan berkatalah dengan kata kata yang benar qs al ahzab 70 sementara itu rasulullah saw bersa bda siapa yang beriman pada allah dan hari akhir maka hendaklah dia berkata baik atau diam hr bukhari muslim rasulullah adalah figur teladan yang sangat menjaga kata katanya beliau berbicara berucap berdialog juga berkhutbah di hadapan jamaah dengan akhlak demikian tinggi akhlak beliau hingga disebutkan bahwa kualitas akhlak beliau adalah al quran mulut manusia itu seperti moncong teko moncong teko hanya mengeluarkan isi teko kalau ingin tahu isi teko cukup lihat dari apa yang keluar dari moncong itu begitu pun jika kita ingin mengetahui kualitas diri seseorang lihat saja dari apa yang sering dikeluarkan oleh mulutnya nabi muhammad saw termasuk orang yang sangat jarang berbicara namun sekalinya berbicara isi pembicaraannya bisa dipastikan kebenarannya bobot ucapan rasulullah sangat tinggi seolah tiap kata yang terucap adalah butir butir mutiara yang cemerlang indah berharga bermutu dan monumental ucapan rasulullah saw menembus hati menggugah kesadaran menghujam dalam jiwa dan mengubah perilaku orang atas izin allah bukan saja karena lisan rasulullah dibimbing allah dan posisinya sebagai penyampai wahyu di mana ucapan ucapan darinya menjadi dasar hukum lebih dari itu rasulullah sejak kecil sudah dikenal sebagai al amin tidak pernah berkata dusta walau sekali saja investasi moral ini tentu sangat mempengaruhi kualitas ucapannya dalam sebuah kitab ada keterangan menarik disebutkan ada empat jenis manusia diukur dari kualitas pembicaraannya pertama orang yang berkualitas tinggi kalau dia berbicara isinya sarat dengan hikmah ide gagasan solusi ilmu dzikir dan sebagainya orang seperti ini pembicaraannya bermanfaat bagi dirinya sendiri juga bagi orang lain yang mendengarkan jika dia diajak berbicara sekalipun ngobrol ujungnya adalah manfaat ketika disodorkan padanya keluhan tentang krisis dengan tangkas dia menjawab krisis adalah peluang bagi kita untuk mengevaluasi kekurangan yang ada dengan krisis siapa tahu kita akan lebih kreatif kita bisa mencari celah celah peluang inovasi pokoknya jangan putus asa semangat terus siapa saja yang biasa berbicara tentang solusi gagasan hikmah dan hal hal serupa itu insya allah dia adalah manusia yang berkualitas kedua orang yang biasa biasa saja ciri orang seperti ini adalah selalu sibuk menceritakan peristiwa melihat ada kereta api terguling dia berkomentar ribut sekali seolah dirinya yang kelindes kereta ketika bertemu seorang artis terus dicerita ceritakan tiada henti pokoknya ada apa saja dikomentari dia seperti juru bicara yang wajib berkomentar kapan pun ada peristiwa tidak peduli peristiwa layak dia komentari atau tidak ini tipe manusia tukang cerita peristiwa prinsip yang dia pegang pokoknya bunyi tidak ada masalah dengan peristiwa jika melalui itu semua kita bisa memungut hikmah yang sebaik baiknya insya allah peristiwa bermanfaat namun jika dari peristiwa peristiwa itu tidak ada yang dituju kecuali menunggu sampai mulut lelah sendiri ini tentu kesia siaan ketiga orang rendahan cirinya kalau berbicara isinya hanya mengeluh mencela atau menghina apa saja bisa jadi bahan keluhan aduuuh ini pinggang kenapa jadi sakit begini hari ini kayak nya banyak masalah nih ketika kepadanya disodorkan makanan jurus keluhannya segera berhamburan makanan kok dingin begini coba kalau ada sambel tentu lebih nikmat aduuuh kerupuk ini kenapa kecil kecil begini terus saja makanan dikeluhkan walau kenyataannya semua akhirnya habis juga mengeluh dan mencela itu hari hari orang rendahan seolah tiada hari berlalu tanpa keluh kesah ketika turun hujan hujan segera dicaci ohh hujan melulu di mana mana becek jemuran nggak kering kering ketika di jalanan macet mengeluh ketika ada lampu merah mengeluh ketika ada polisi mengeluh ketika ada orang meminta minta mengeluh dan seterusnya seolah tiada hari berlalu tanpa keluh kesah alangkah menderita hidup orang yang dipenjara oleh keluh kesah dia tidak bisa membedakan mana nikmat dan mana musibah seluruh lembar hidupnya dimaknai sebagai kesusahan sehingga layak dikeluhkan keempat orang yang dangkal adalah mereka yang semua pembicaraannya tidak keluar dari menyebut nyebut kehebatan dirinya jasa jasanya kebaikan kebaikannya padahal hidup ini adalah pengabdian untuk allah mengapa harus kita membanggakan apa yang allah titipkan pada kita ada orang pakai cincin segera berkomentar oh itu sih mirip cincin saya ada orang beli mobil baru nah ini seperti yang di garasi saya itu ada kucing berbulu tebal melompat kucing ini gondrong oh yaa kucing gondrong itu mirip singa hai tau nggak saya sudah pernah ke singapura lho hebat sekali kota singapura hanya orang yang hebat saja bisa pergi ke sana orang orang dangkal ini akan terus berbicara tiada henti tak lupa dia selalu menyelipkan kata kata kesombongan dan membanggakan diri orang orang dangkal tiada bosan mengekspose diri menyebut jasa kebaikan dan prestasinya dia selalu ingin tampak menonjol dan mendominasi jika ada orang lain yang secara wajar tampak lebih baik hatinya teriris iris tidak rela dan sangat berharap orang itu akan segera celaka inilah ilmu gelas kosong gelas kosong maunya diisi terus orang yang kosong dari harga diri inginnya minta dihargai terus kita harus berhati hati dalam berbicara harus kita sadari bahwa berbicara itu dibatasi oleh etika etika hendaklah kita ada di atas rel yang benar jangan sampai kita jatuh dalam apa apa yang allah larang dalam berbicara kita jangan bergunjing ghibah bergunjing adalah perbuatan yang ringan bahkan bagi sebagian orang mungkin dianggap mengasyikkan namun jika dilakukan dengan sengaja apalagi dengan kesadaran penuh dan tekad menggebu bergunjing bisa menjadi dosa besar dan janganlah kalian ber ghibah bergunjing sebagian kalian terhadap sebagian yang lain apakah suka salah seorang dari kalian makan daging bangkai saudaranya maka kalian tentu akan sangat jijik kepadanya dan takutlah kalian kepada allah sesungguhnya allah maha penerima taubat qs al hujurat 12 kita tidak bisa memaksa orang lain berbuat sesuai keinginan kita tapi kita bisa memaksa diri kita untuk melakukan yang terbaik menyikapi sikap orang lain banyak bicara tidak selalu buruk yang buruk adalah banyak berbicara kebatilan boleh boleh saja kita produktif berbicara tapi harus proporsional jika kita berbicara hal yang benar dan memang harus banyak tentu kita lakukan hal itu pembicaraan seringkali bergeser dari rel kebaikan ketika kita tidak proporsional semua orang harus menjaga lidahnya tidak peduli apakah itu orang orang yang dianggap ahli agama orang orang yang pandai membaca al quran atau hadis tidak otomatis pembicaraannya telah terjaga di sini tetap dibutuhkan proses belajar berlatih dan terus berjuang agar mutu kata kata kita semakin meningkat alangkah ironi jika orang orang yang ahli agama namun tidak menjaga lisan dia banyak menasihati umat dengan perilaku perilaku yang baik tapi saat yang sama dia tidak melakukan hal itu jika orang orang preman berkata kasar jorok dan tak mengenai tata krama orang masih maklum namun jika orang orang alim yang melakukannya tentu ini adalah bencana serius satu langkah konkret untuk memulai upaya menjaga lisan adalah dengan mulai mengurangi jumlah kata kata makin sedikit bicara makin tipis peluang kesalahan sebaliknya makin banyak bicara peluang tergelincir lidah semakin lebar jika lidah kita telah meluncur tanpa kendali kehormatan kita seketika akan runtuh berbahagialah bagi siapa yang bisa berkata dengan akhlak tinggi selalu berkata baik jika tidak cukup diam saja saudaraku sadarilah bahwa lidah ini adalah amanah tiap tiap kata yang terucap darinya kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan allah jadikan ucapan ucapan kita adalah modal untuk mengundang keridhaan allah jangan jadikan kata kata itu sebagai sebab datangnya murka dan kebencian nya semoga allah swt membimbing lisan kita untuk berucap mengikuti keteladanan rasulullah saw ucapan itu keluar dari lisan bagai untaian mutiara yang sarat dengan kebenaran berharga bermutu dan membawa maslahat bagi siapa pun yang mendengarkannya amin wallahu a lam bish shawab diposting oleh m imam nawawi s pd i di 23 33 2 komentar kirimkan ini lewat email blogthis bagikan ke x berbagi ke facebook bagikan ke pinterest label tasawuf rabu 05 oktober 2011 hari ini sebelum engkau mengeluh hari ini sebelum engkau berniat untuk mengucapkan perkataan buruk pikirkanlah seseorang yang ditakdirkan tidak bisa berbicara sebelum engkau mengeluhkan rasa makanan pikirkan seseorang yang tidak punya makanan sama sekali sebelum engkau mengeluh tidak cukup akan sesuatu pikirkan seseorang yang harus mengemis di pinggir jalan sebelum engkau mengeluh tentang perkara yang buruk pikirkan seseorang yang sekarang dalam keadaan terburuk dalam hidupnya sebelum engkau mengeluh tentang suami istri pikirkan tentang seseorang yang menangis sedih memohon pasangan hidup kepada allah hari ini sebelum engkau mengeluh tentang kehidupan pikirkan tentang seseorang yang telah meninggal dunia sebelum engkau mengeluh tentang putra putri engkau pikirkan tentang seseorang yang ditakdirkan untuk tidak dikaruniai putra putri sebelum engkau marah karena rumah yang kotor dan tidak ada orang yang membersihkan pikirkan tentang orang orang yang harus tidur di pinggir jalan sebelum engkau mengeluh tentang jarak yang harus ditempuh saat mengemudi pikirkan tentang seseorang yang harus berjalan untuk menempuh jarak itu sebelum engkau mengeluh lelah dan mengeluh tentang pekerjaan engkau pikirkan seorang pengangguran seseorang yang sulit mencari pekerjaan dan seseorang yang menginginkan pekerjaan engkau sekarang sebelum engkau menuduh seseorang atau tidak setuju terhadap pendapatnya ingatlah bahwa tiada seorang pun hidup tanpa dosa dan cela dan kita akan menghadap dan menjawab kepada nya...
|