If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: alkisah24.blogspot.com - AL-KISAH.

site address: alkisah24.blogspot.com

site title: AL-KISAH

Our opinion (on Saturday 16 May 2026 16:33:06 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments

Meta tags:

Headings (most frequently used words):

blog, detik, berlalu, about, me, sahabat, sembang2, irama, syahdu, archive, my, list, feedjit, search, this,

Text of the page (most frequently used words):
aku (120), yang (112), itu (52), dan (44), dia (43), radzi (37), dengan (34), ini (32), dalam (30), tidak (26), untuk (26), dari (23), ada (20), pada (20), seperti (20), tiba (19), kata (18), seorang (16), dapat (16), masih (15), suara (15), tadi (15), apa (14), nur (13), aizah (13), mata (13), kau (13), lagi (13), mayat (13), ibu (13), melihat (12), bilik (12), saya (11), kerana (11), budak (11), hati (10), mencari (10), mereka (10), tubuh (10), bunyi (10), hari (10), cik (10), telah (10), kembali (10), hanya (9), mungkin (9), terasa (9), tetapi (9), menjadi (9), makmal (9), pak (9), kepada (8), kaki (8), semua (8), tahu (8), kali (8), sesuatu (8), besar (8), bangun (8), terkejut (8), atas (8), adalah (8), kenapa (8), mula (8), masuk (8), pintu (8), lelaki (8), lalu (8), kuliah (8), sakit (8), malam (8), akan (7), comments (7), orang (7), sama (7), sahaja (7), arah (7), boleh (7), tak (7), berada (7), tanya (7), cerita (7), jawab (7), kita (6), karya (6), terus (6), ruang (6), suatu (6), juga (6), jalan (6), awak (6), tiada (6), lain (6), berlari (6), laju (6), pergi (6), air (6), kecil (6), jika (6), malu (6), kemudian (6), mahu (6), sebuah (6), cahaya (6), bergerak (6), mana (6), tangan (6), sara (6), jam (6), pukul (6), yon (6), luka (6), rumah (6), ayah (6), rindu (6), kisah (5), dinding (5), doktor (5), mengapa (5), hidup (5), memandang (5), alam (5), semakin (5), dah (5), atau (5), ikan (5), seluruh (5), tempat (5), cuba (5), ish (5), hendak (5), segala (5), situ (5), kelas (5), sampai (5), sempat (5), tepi (5), sangat (5), dirinya (5), jip (5), munir (5), mati (5), rahman (5), masa (5), waktu (5), gerai (5), petugas (5), yom (5), blog (4), berkata (4), years (4), ago (4), imran (4), tersenyum (4), berjalan (4), beberapa (4), berwarna (4), putih (4), membetulkan (4), meninggalkan (4), anak (4), adakah (4), segera (4), hatiku (4), sana (4), ialah (4), sendirian (4), diri (4), sebab (4), kejadian (4), rasa (4), memang (4), masing (4), wanita (4), merenung (4), wajah (4), keluar (4), gelap (4), nafas (4), wajahnya (4), suis (4), melangkah (4), hitam (4), sebelum (4), menuju (4), telefon (4), macam (4), minit (4), pagi (4), belakang (4), lantas (4), berlaku (4), ahli (4), pihak (4), bersama (4), moga (4), april (3), ustaz (3), binti (3), ramli (3), gambar (3), baju (3), hijau (3), keadaan (3), kian (3), memberi (3), halus (3), ucapku (3), aduh (3), kakiku (3), tentang (3), kawasan (3), sungguh (3), tapi (3), mampu (3), perkara (3), pula (3), hadapan (3), sudut (3), kena (3), kedua (3), binatang (3), rakan (3), puan (3), fikiran (3), eksperimen (3), suka (3), siapa (3), sini (3), tajam (3), zim (3), mataku (3), perlahan (3), sekarang (3), tapak (3), diam (3), begitu (3), kelihatan (3), turun (3), sedikit (3), barangkali (3), lampu (3), selamat (3), mimpi (3), segaris (3), balik (3), kelam (3), tetap (3), identiti (3), pulang (3), sekali (3), sambil (3), saat (3), sebelah (3), menyuluh (3), bahagian (3), sehingga (3), hampir (3), jauh (3), dada (3), langit (3), mesej (3), ketika (3), ucap (3), jelas (3), balas (3), diletakkan (3), setelah (3), biasa (3), kereta (3), adik (3), televisyen (3), balai (3), hospital (3), pernah (3), terjadi (3), namun (3), polis (3), garisan (3), diberi (3), suaminya (3), free (2), templates (2), wordpress (2), feedjit (2), bila (2), pena (2), tinta (2), islam (2), datang (2), bahasa (2), seringgit (2), hilang (2), cinta (2), insan (2), march (2), may (2), june (2), july (2), august (2), october (2), november (2), ajarku (2), mengaji (2), view (2), tahun (2), berkarya (2), berlalu (2), tamat (2), keliru (2), kepala (2), lima (2), ruangan (2), papan (2), memuatkan (2), satu (2), memakai (2), sekeliling (2), pakaian (2), kehidupan (2), semula (2), bagaimana (2), dengar (2), maafkan (2), objek (2), turut (2), posisi (2), pantas (2), berbisik (2), berbicara (2), jadi (2), berkelip (2), bercakap (2), kolam (2), jangan (2), teringin (2), lagipun (2), kuatkan (2), mempedulikan (2), selesai (2), duduk (2), semuanya (2), aneh (2), terdengar (2), penyakit (2), ketiga (2), bedah (2), hilai (2), tawa (2), didengar (2), baiklah (2), betul (2), gerak (2), sedang (2), apakah (2), tikus (2), nak (2), cepatlah (2), menahan (2), oleh (2), mariam (2), dekat (2), kabur (2), meja (2), tugasan (2), berkhayal (2), menyambung (2), ringkas (2), zaitun (2), bangunan (2), tolong (2), mangsa (2), bukanlah (2), alatan (2), benda (2), laluanku (2), kesan (2), darah (2), astaghfirullahal (2), berpinar (2), pinar (2), pandangan (2), ingin (2), lahan (2), bibir (2), dibuka (2), tidaklah (2), peluh (2), rupa (2), meneliti (2), lama (2), menekan (2), meraba (2), lega (2), berasa (2), mengagak (2), guruh (2), kulihat (2), semalam (2), sesak (2), dipandu (2), supaya (2), kami (2), sabar (2), awal (2), muka (2), bhg (2), haluan (2), tingkat (2), ambil (2), kekunci (2), terpinga (2), pinga (2), mulut (2), berbaki (2), tuala (2), faham (2), hairan (2), mandi (2), berdiri (2), samar (2), kilat (2), menjeling (2), laman (2), belum (2), mencekik (2), dua (2), lantai (2), doaku (2), walau (2), siang (2), menoleh (2), ditutup (2), bayang (2), persoalan (2), melaksanakan (2), keluarganya (2), izin (2), allah (2), swt (2), dilihat (2), tempoh (2), kes (2), dna (2), allahu (2), akbar (2), panggil (2), tanpa (2), plastik (2), seseorang (2), arahnya (2), terima (2), kasih (2), mengangguk (2), menghampiri (2), kampung (2), purnama (2), kadang (2), menjawab (2), masalah (2), cepat (2), drama (2), menjaga (2), anaknya (2), sangkaan (2), kenderaan (2), pucat (2), ibunya (2), hatinya (2), tengah (2), mesti (2), mengenai (2), berkerut (2), urat (2), baru (2), kekal (2), abadi (2), kaku (2), forensik (2), bukti (2), benar (2), jiwa (2), makin (2), kedengaran (2), lidah (2), dulu (2), agar (2), solat (2), makan (2), sekadar (2), nasi (2), pin (2), designed, presents, proxy, unblock, myspace, watch, online, blogger, themes, search, this, live, stats, menari, bisu, warkah, pulau, berbakti, ipg, kampus, melayu, hujung, travelog, amal, perantau, semangat, destinasi, kembara, tuhan, list, september, december, 2010, 2011, 2012, 2018, 2021, archive, irama, syahdu, shoutmix, chat, widget, shoutbox, sembang2, sahabat, complete, profile, pendidik, berumur, minat, cameron, highlands, pahang, malaysia, about, kuala, lumpur, detik, older, posts, terpaku, menggaru, garu, tersedia, kenyataan, per, berubah, akalku, memperoleh, kesimpulan, tatkala, dipakai, olehku, tafsiran, pemurnian, perlu, disegarkan, tergesa, gesa, sengaja, langgar, jatuh, hadapanku, berbaju, terlanggar, langkah, kelebihan, musibah, kesemua, mengalihkan, menjegil, terkedu, spontan, pabila, makhluk, dengari, mendekati, kap, berenang, renang, sudahlah, bersedih, merungut, bersyukurlah, manalah, melainkan, dunia, setiap, tasik, meneruskan, pembedahan, haiwan, penilaian, dibuat, berteleku, legar, perpustaan, lebih, banyak, mendiamkan, menimpa, monolog, sendiri, percakapan, skizophernia, pelik, gelar, penakut, sindiran, disertai, penakutlah, buatlah, sindir, kepadaku, mengarutlah, membaca, siti, menggelengkan, menafikan, hei, manusia, kalau, padaku, tersipu, sipu, diintai, sejuta, mikroskop, menyukat, tumpuan, pisau, dipegang, fokus, serentak, kedengaranlah, seronok, gelagat, itulah, digelar, minah, khayal, bersurai, jawapan, dariku, halnya, lembut, membuka, mengaum, jeritan, memanggil, namaku, jeritanku, puas, didengari, sebagai, pemerhati, kurungan, menghalang, rantai, besi, merisaukan, entah, menyekat, terang, benderang, menelan, terkedip, kedip, memerhati, keseluruhan, bagai, tersembul, biji, perkakasan, beserta, dalamnya, terjatuh, dipengaruhi, laluan, menegur, kat, bertubi, tubi, soalan, terlafaz, daun, derapan, merasa, menyeramkan, bunyinya, menyeret, mendebarkan, geseran, mancis, berjerau, membasahi, dahi, memasang, api, pelita, lembaga, bertongkat, kreekk, elektrik, terputus, akibat, hujan, lebat, menyala, bernyanyi, berani, selalunya, menerusi, deria, sentuh, raba, keras, rata, ramalanku, tanganku, menyentuh, berlekuk, lekuk, ukiran, bingkai, jantung, berdegup, kencang, bakal, mengundang, watak, utama, berepisod, krakktum, mengusik, perasaanku, selain, belaka, menyambar, lintasan, kegelapan, sambungan, episod, geli, tujuan, teruskan, dibiar, tertutup, normal, meredakan, emosi, rakanku, mengarahkan, membuat, mengkaji, struktur, badan, dibedah, ujarku, tertukar, terpandangkan, huh, mendengus, kasar, kolej, kediaman, meletak, menggigit, telinga, maklumkan, padahal, bersebelahan, dibatalkan, cuti, bersahaja, helo, soalku, meneka, bawah, bimbit, beg, butang, ditekan, tanyaku, liar, intan, tersalah, tersengih, sengih, kerang, busuk, pelajar, katijah, suasana, senyap, ternganga, maaf, terlambat, kreek, melompat, katil, menggelabah, diratakan, menyarungkan, tinggalkan, menyuruh, pembentangan, kenalah, markah, leter, terpekik, terlolong, kepalanya, astaghfirullah, hal, lamunan, terkapar, kapar, kelemasan, bernafas, disentap, lepaskan, merayu, tersekat, sekat, berdekatan, jendela, kiri, torehan, betis, membalut, sesekali, meragukan, tertarik, garaj, kukuh, kedudukannya, mengetap, sembunyikan, bimbang, menghidu, menyandar, sesusuk, arahku, leherku, mencecah, terkeluar, apabila, urut, perbuatan, ternyata, meracuni, isi, dagingku, kini, keletihan, melingkungi, otot, diurut, bertambah, harap, berharap, menjumpaiku, konkrit, dibasahi, melayang, teringatkan, taruhan, menarik, percaya, sesiapapun, tumpahkan, kepercayaan, menyimpan, rahsia, sementara, menjelang, bersandar, kejam, meribut, memaksa, kerakusan, mengejarku, dikunci, dibesarkan, empat, indera, digunakan, sepenuhnya, lelah, tubuhku, terbentuk, bermain, perasaan, denganku, meretak, ingatan, buatku, kelip, imej, berbayang, tarikh, keramat, terduduk, peristiwa, dialaminya, bertanggungjawab, amanah, menyerahkan, jenazah, menyangka, komunikasinya, disampaikan, roh, beristighfar, mengejutkannya, tidur, mengangkat, merupakan, melanggarnya, silakan, lihat, pinta, serahkan, menyiasat, bagaimanapun, mengenal, pasti, diserahkan, waris, terdekat, dikebumikan, disahkan, semasa, dijumpai, bukan, disebabkan, jenayah, menghubungi, memberikan, maklum, hasil, ujian, sepatutnya, menyelesaikan, tugasnya, yalah, janganlah, membebel, angkat, mengelamun, bebel, tabiatnya, muncul, tau, tegur, nampak, hantu, saja, mengucap, mengurut, terjaga, dilanggar, sebelahnya, stretcher, atasnya, karungan, lambat, seminit, pun, bertanding, semena, mena, melintas, keretanya, mengelak, kedudukan, mengulurkan, not, merah, kebun, getah, menunjukkan, tinggal, kira, seminggu, tiga, ramah, selalu, bertanya, soal, tergamam, adegan, berpatah, tersebut, bertemu, gelisah, membonceng, motorsikal, memecut, simpang, baring, meronta, ronta, lepas, buih, mengenali, salah, bisik, menaiki, kuat, memberhentikan, kenderaannya, sebaya, umur, dengannya, membantu, berniaga, jambu, batu, wah, sedapnya, perjalanan, tekaknya, kering, meninjau, ninjau, terlihat, menjual, tersedar, mendengar, tayar, pecah, luar, jarak, mementingkan, pejabat, nekan, menulis, khusyuk, menghadap, mesin, teknologi, menyedari, berkejar, keputusannya, menerima, panggilan, daripada, keputusan, dihantar, tanda, bersalam, meminta, dirundung, berat, menampakkan, dahinya, pekerja, baharu, bertugas, nama, jumpa, sedar, mengusung, tertidur, saudara, dialog, surau, benarlah, pendengarannya, berdesing, vakum, paling, dibenci, rebah, baqa, sesiapa, darinya, neon, terpasang, sekala, seram, tenang, jasad, bernyawa, menghisap, darahnya, ditonton, filem, ataupun, diusung, menggunakan, memeriksa, sekitar, nanti, berulat, kematiannnya, kurang, stretche, membincangkan, siren, mematikan, perbualan, berpasang, pasang, tertancap, anggota, punca, menghambat, sarang, rompak, tengoklah, ditinggalkan, kecuali, seluar, panjangnya, muda, hutang, premis, pinjaman, berdaftar, tua, berteka, teki, mengesahkan, andaian, menyebarkan, dikait, bercerita, sudah, tentu, disukai, olehnya, fitnah, berleluasa, menyakitkan, diubah, saksi, bunuh, jingga, merentasi, pemandangan, berdarah, diresapi, perbatasan, riuh, menyapa, menyeliratkan, umat, assalamualaikum, agak, bersawang, berdebu, sambung, menyepi, menjauh, melonjak, bersamamu, membilang, beranjak, tersangat, redup, wajahmu, sentuhanmu, teguranmu, sentiasa, kesempatan, nikmat, ayahanda, bonda, galang, gantinya, bermata, melempar, bisa, membabi, buta, biarlahku, kumengadu, maha, esa, kamu, fikirlah, berjuta, melebihi, pedang, mguriskan, siatlah, lidahmu, makna, pedih, erti, bersambung, tok, tokk, ketukan, kerjanya, dapur, mencuci, piring, pinggan, peralatan, memasak, biasanya, menyediakan, keluarga, menu, istimewa, keli, masak, lemak, cili, padi, kegemaran, teringat, baik, kelakar, walaupun, kaya, cukup, bahagia, hingga, dicedokkan, bekas, aroma, beras, wangi, menusuk, hidung, menurut, paksa, mengomel, matanya, kaca, menutup, isyarat, arahannya, tutup, senja, menyusur, raut, mulai, kehitaman, muazzin, melaungkan, kalimah, suci, kurantaikan, baris, kunukilkan, hasrat, dihati, penulis, justeru, kumulakan, setitis, buat, diriku, umpama, sebidang, tanah, baja, tanam, pohon, rendang, teduhan, sudi, berteduh, ilmu, dikongsi, iktibar,


Text of the page (random words):
ap mesin teknologi itu sehingga tidak menyedari pagi telah berkejar ke tengah hari allahu akbar ucap radzi dia tersedar setelah terkejut mendengar bunyi tayar pecah di luar balai masa berbaki 30 minit untuk dia pergi ke hospital masih sempat lagipun jarak hospital dengan balai tidak jauh kata hatinya radzi berjalan laju menuju ke kereta dia sangat mementingkan masa dalam perjalanan tekaknya terasa sangat kering dia meninjau ninjau di tepi tepi jalan jika terlihat ada gerai yang menjual air air jambu batu wah sedapnya kata radzi radzi memberhentikan kenderaannya di tepi jalan seorang wanita yang sebaya umur dengannya dan seorang budak lelaki ada di situ barangkali membantu ibunya berniaga terima kasih ucap wanita itu sama sama balas radzi sebelum dia bergerak menaiki kenderaan ada seorang budak berlari laju seperti ke arahnya wajahnya pucat kerana kuat berlari kenapa dengan budak ni bisik radzi sangkaan radzi budak itu mengenali dirinya tetapi sangkaan itu salah ibu ibu panggil si anak ya kenapa tanya si ibu ayah sakit lagi ibu ayah baring meronta ronta lepas tu ada buih keluar dari mulut ayah jelas si anak si ibu gelisah lalu meninggalkan gerai kepada anaknya yang seorang lagi untuk menjaga gerai si ibu membonceng motorsikal dan memecut laju masuk ke simpang jalan dan kemudian hilang dari pandangan mata radzi tergamam seperti melihat sebuah adegan cerita dalam drama televisyen dia berpatah balik ke gerai tersebut dan bertemu dengan budak yang menjaga gerai di situ adik ada masalah kenapa ibu balik cepat cepat soal radzi ayah sakit ringkas budak itu menjawab selalu ayah adik sakit radzi bertanya lagi sakit ayah tak kira waktu kadang kadang seminggu dua tiga kali jawab budak itu dengan ramah adik tinggal di mana tanya radzi kampung purnama di sebelah kebun getah sana jawab budak itu sambil menunjukkan arah jalan ke arah kampung purnama radzi mengangguk dia membetulkan kedudukan jam di tangan lagi 5 minit menghampiri pukul 12 radzi sempat mengulurkan not berwarna merah kepada budak itu dan lantas bergerak ke kereta terima kasih pak cik kata budak itu sama sama jawab radzi kereta yang dipandu radzi semakin laju kerana dia tidak mahu lambat seminit pun berada di makmal dia seperti bertanding dengan masa tanpa semena mena ada seseorang melintas dengan tiba tiba di hadapan keretanya orang itu sempat menoleh ke arahnya dan tersenyum radzi sempat mengelak radzi terkejut lalu terjaga mencari mangsa yang telah dilanggar tadi tanpa melihat luka yang mungkin ada pada dirinya dia hairan kerana siang menjadi malam dan dia berada di dalam jip dia melihat sebelahnya ada sebuah stretcher dan di atasnya ada karungan plastik hitam radzi panggil seorang lelaki radzi terkejut lalu mengucap allahu akbar sambil mengurut dada kenapa dengan kau ni macam nampak hantu saja ini pak cik rahman la kata pak cik rahman pak cik ni terkejut saya tau tegur radzi kau macam tak biasa dengan pak cik balas pak cik rahman radzi menjeling tetapi masih tersenyum kerana pak cik rahman memang tabiatnya suka muncul dalam diam cepatlah kita angkat jangan nak mengelamun lagi radzi oi bebel pak cik rahman yalah pak cik janganlah membebel kata radzi mayat tadi diletakkan di dalam di tempat yang sepatutnya setelah menyelesaikan tugasnya pada hari itu radzi terus pulang ke rumah beberapa hari kemudian pihak makmal menghubungi radzi untuk memberikan maklum balas hasil ujian dna mayat disahkan mati dalam tempoh 18 jam semasa dia dijumpai dia mati bukan disebabkan kes jenayah tetapi kerana penyakit walau bagaimanapun pihak makmal masih tidak dapat mengenal pasti identiti mayat untuk diserahkan kepada waris terdekat untuk dikebumikan jelas ahli makmal serahkan sahaja kepada pihak kami untuk menyiasat kata radzi boleh saya lihat wajahnya pinta radzi silakan kata seorang ahli makmal astaghfirullahal a zim ucap radzi radzi beristighfar kerana lelaki yang dilihat itu ialah lelaki yang mengejutkannya ketika dia tidur di dalam jip untuk mengangkat mayat dan merupakan lelaki yang sama ketika dia hendak melanggarnya dalam mimpi lelaki itu ialah munir radzi terduduk kerana terkejut dengan peristiwa yang sangat aneh yang dialaminya dia berasa dirinya bertanggungjawab untuk melaksanakan amanah menyerahkan jenazah kepada keluarganya dia tidak menyangka komunikasinya di dalam mimpi adalah mesej yang hendak disampaikan oleh roh kepada dirinya segala yang telah berlaku adalah dengan izin allah swt tamat 0 comments identiti bhg 1 nur aizah karya nur aizah binti ramli aku lelah di muka pintu kilat menyuluh tubuhku lalu terbentuk bayang bayang di hadapan yang bermain perasaan denganku guruh meretak di dada langit seperti memberi ingatan buatku ruang itu dapat kulihat berkelip kelip imej yang berbayang menjadi persoalan adakah ini tarikh keramat dalam hidup aku menoleh ke belakang masih kelam masih kejam mereka masih meribut mencari aku aku memaksa kaki untuk melangkah masuk ke dalam rumah kerana kerakusan malam hampir dapat mengejarku pintu ditutup dan dikunci mata yang kecil dibesarkan empat indera lain mula digunakan sepenuhnya aku terpinga pinga di dalam gelap aku cuba mencari haluan pada saat ini aku tidak percaya pada sesiapapun mungkin pada rumah yang sebuah ini dapat aku tumpahkan kepercayaan walau tidak berbicara barangkali dapat menyimpan rahsia sementara siang menjelang tiba aku membetulkan posisi berdiri dan bersandar di dinding rumah selamat aku menarik nafas lega aku berharap mereka tidak menjumpaiku tubuh yang luka ini tidak mampu lagi bergerak jauh aku duduk di atas lantai konkrit dengan tubuh yang dibasahi peluh dan darah fikiran mula melayang teringatkan yon yang mungkin telah menjadi taruhan yon aku harap kau selamat doaku di dalam hati kini keletihan mula melingkungi seluruh otot kaki dan tangan semakin diurut bertambah sakit aduh hampir terkeluar air mata apabila tempat luka yang aku urut perbuatan binatang itu ternyata meracuni isi dagingku aku cuba berdiri berdekatan dengan jendela cahaya yang samar samar dari kilat menyuluh kaki kiri aku yang luka besar juga torehan di bahagian betis aku cuba mencari sesuatu untuk membalut luka sesekali aku menjeling di laman rumah yang meragukan mataku tertarik pada garaj yang masih kukuh kedudukannya tetapi ada objek yang bergerak di situ seperti benda hidup aku mengetap bibir tubuh yang sakit ini segera aku sembunyikan bimbang jika binatang itu dapat menghidu aku belum sempat menyandar di tepi dinding kelihatan sesusuk tubuh yang besar dengan wajah yang hitam merenung tajam ke arahku dia mencekik leherku sehingga kedua dua kakiku tidak mencecah ke lantai nafas ini terasa sesak tolong lepaskan aku aku merayu dengan suara yang tersekat sekat aku terkapar kapar kelemasan cuba bernafas tiba tiba kaki aku disentap za bangun za za aku terkejut lantas bangun dari lamunan astaghfirullah hal a zim ucapku yon berada di sebelah aku dengan tuala di atas kepalanya apa kena dengan kau ni terpekik terlolong sekarang kau pergi mandi lagi 20 minit pukul 8 pagi arah yon dah tu kenapa aku hairan ish budak ni eh kau tu ada pembentangan kenalah awal sampai ke bilik kuliah ini untuk markah kau juga leter yon aku melompat turun dari katil aku mula menggelabah mencari tuala dan terus menuju ke bilik air air diratakan sekali lalu sahaja kemudian aku terus menyarungkan pakaian aku berlari ke bilik kuliah yon aku tinggalkan di belakang dia faham dan memang menyuruh aku segera sampai ke sana kreek pintu kuliah dibuka di saat itu aku terkejut melihat semua orang memandang aku aku meneliti jam di tangan yang masih berbaki 5 minit sebelum pukul 8 pagi tapi aku kuatkan hati untuk masuk dalam bilik kuliah maaf saya terlambat ucapku pada seluruh kelas suasana senyap semua terpinga pinga dan ada juga sampai mulut ternganga awak pelajar saya tanya puan katijah aku diam mataku liar mencari sara intan dan yang lain sekali lagi aku berkhayal tersalah masuk bilik kuliah malu malu malu aku keluar perlahan lahan sambil tersengih sengih macam kerang busuk semalam kelas aku macam di situ kenapa hari ni lain pula tanyaku sendirian aku berjalan pantas meneka bilik kuliah dari tingkat bawah sampai tingkat atas telefon bimbit aku ambil dari dalam beg butang pada kekunci ditekan helo sara kelas doktor imran di bilik kuliah mana soalku kau tak tahu kuliah hari ni dibatalkan sebab doktor imran cuti sakit jawab sara dengan bersahaja aku meletak telefon rasa seperti hendak menggigit telinga sara dari dalam telefon mengapa dia tak maklumkan pada aku padahal bilik sara dan aku hanya bersebelahan sahaja huh aku mendengus kasar lalu mencari haluan untuk pulang ke kolej kediaman 0 comments identiti bhg 2 nur aizah karya nur aizah binti ramli aku bangun awal tidak seperti sebelum ini sebab aku tidak mahu tertukar kelas lagi aku menuju ke makmal dan terpandangkan sara yang turut menuju ke muka pintu sabar sabar ujarku perlahan semua rakanku masuk di dalam kelas puan mariam mengarahkan kami membuat eksperimen mengkaji struktur badan tikus yang dibedah mula mula aku memang geli eksperimen ini adalah untuk tujuan aku tetap teruskan juga mata dibiar tertutup nafas yang sesak dipandu supaya kembali normal keadaan ini dapat meredakan emosi itu tiba tiba aku kembali ke alam kelam sambungan episod semalam aku di dalam sebuah bilik gelap tidak segaris cahaya dapat kulihat selain semuanya hitam belaka aku tidak tahu untuk bergerak ke mana mana aku menyambar suatu lintasan cahaya putih di balik kegelapan itu krakktum bunyi guruh mengusik perasaanku jantung ini berdegup kencang apakah kisah yang bakal mengundang aku ini adakah aku watak utama dalam mimpi yang berepisod ini menerusi deria sentuh aku meraba raba di sekeliling sesuatu yang keras dan rata ramalanku itu adalah dinding aku semakin lega kerana aku mungkin berada di sebuah bangunan dan berasa akan selamat di sini tanganku terasa menyentuh sesuatu yang berlekuk lekuk seperti suatu ukiran aku mengagak itu adalah bingkai gambar yang besar kakiku semakin berani untuk melangkah begitu juga tangan yang laju meraba mencari suis selalunya suis ada dekat dengan pintu ha dah dapat aku menekan semua suis yang ada di situ hatiku bernyanyi suka ish kenapa tak menyala lampu ni barangkali elektrik terputus akibat hujan lebat tadi tiba tiba aku terdengar bunyi kreekk seperti bunyi daun pintu yang dibuka derapan tapak kaki masuk ke dalam ruang itu aku diam dan menahan nafas dari tapak kaki itu aku merasa tidaklah besar orang itu tetapi yang menyeramkan bunyinya menyeret sesuatu begitu mendebarkan tiba tiba suatu cahaya kecil kelihatan dari arah tapak kaki itu bunyi seperti geseran mancis peluh berjerau turun membasahi dahi sekarang kelihatan cahaya yang kecil besar sedikit dia memasang api pada pelita aku dapat melihat sedikit rupa tubuh lembaga itu seperti seorang lelaki yang bertongkat aku meneliti rupa wajahnya kemudian dia terus memandang lama dia merenung kemudian terus berlalu pergi siapa orang itu mengapa dia tidak menegur aku ish kat mana aku sekarang ni bertubi tubi soalan terlafaz dari bibir ini dipengaruhi rasa ingin tahu aku bergerak ke laluan orang tadi perlahan lahan aku berjalan aduh aku terjatuh entah apa yang menyekat laluanku tadi aku bangun kembali tiba tiba ruang yang gelap menjadi terang benderang mataku berpinar pinar menelan cahaya yang masuk ke dalam mata beberapa kali mata aku terkedip kedip membetulkan pandangan yang kabur aku memerhati dari sudut pintu keseluruhan bilik bagai hendak tersembul biji mata ini melihat segala perkakasan bilik beserta kejadian di dalamnya astaghfirullahal a zim ini bukanlah sebuah bilik tetapi tempat kurungan yang memuatkan segala alatan tajam benda yang menghalang laluanku tadi adalah rantai besi yang besar kesan kesan darah pada alatan merisaukan aku mengapa aku boleh berada di sini adakah aku adalah mangsa atau hanya sebagai pemerhati dalam cerita aku mahu keluar dari sini tetapi bagaimana tolong jeritanku puas mungkin boleh didengari seluruh bangunan zaitun jeritan itu memanggil namaku tetapi siapa aku membuka mata seorang merenung aku dengan wajah seperti hendak mengaum zaitun apa halnya ni tanya wanita itu dengan lembut maafkan saya jawapan ringkas dariku serentak itu kedengaranlah hilai tawa rakan rakan yang seronok melihat gelagat aku tadi sebab itulah aku digelar minah khayal suka berkhayal kali ini aku memang malu malu untuk kali yang kedua kemudian mereka bersurai kembali ke tempat masing masing menyambung tugasan aku tersipu sipu menahan rasa malu terasa seperti diintai oleh sejuta mata dari mikroskop puan mariam berada dekat dengan aku dia seperti sedang menyukat arah tumpuan fikiran yang telah kabur pisau kecil di atas meja kembali dipegang dan aku mula fokus pada tugasan eksperimen hei manusia kalau nak bedah aku cepatlah suara halus berbisik padaku gerak hatiku sedang membaca sesuatu apakah itu suara rakan atau suara cik siti tikus aku menggelengkan kepala dan menafikan semua kejadian itu binatang ini berkata kata ish mengarutlah hatiku berkata kata penakutlah kau ni buatlah betul betul sindir suara halus itu kepadaku baiklah ini kali kedua jika kali ketiga jika kali ketiga kau tak bedah aku aku akan gelar kau penakut tubuh besar hati kecil sindiran tadi disertai dengan hilai tawa yang didengar ish aku ni kena penyakit skizophernia ke kenapa boleh dengar suara suara yang pelik ni aku cuba kuatkan hati untuk tidak mempedulikan kata kata tadi dan meneruskan pembedahan ke atas haiwan putih itu selesai sahaja penilaian dibuat aku duduk berteleku sendirian di ruang legar hadapan perpustaan hari ini aku lebih banyak mendiamkan diri semuanya sebab kejadian aneh yang menimpa aku mungkin itu semua adalah monolog aku dengan diri aku sendiri tiba tiba aku terdengar percakapan dari sudut kolam kecil sungguh dunia di dalam kawasan ini perkara yang sama setiap hari teringin pula hidup di tasik merungut sahaja awak ni bersyukurlah dengan apa yang kita ada lagipun manalah kita mampu untuk pergi ke sana melainkan seluruh tempat ini ialah air tapi saya teringin sudahlah jangan bersedih sungguh terkejut hatiku ini pabila suara si makhluk itu dapat aku dengari aku mendekati kolam dan melihat ikan ikan kap yang berenang renang ikan boleh bercakap spontan aku bercakap tiba tiba kesemua ikan mengalihkan tubuh mereka ke arah aku dengan mata yang menjegil dan tidak berkelip aku terkedu dan segera bangun berlari meninggalkan kawasan itu apa yang dah jadi dengan aku adakah ini suatu kelebihan atau musibah langkah kakiku kian pantas meninggalkan bunyi bunyi alam yang berbisik berbicara tentang sesuatu aku semakin keliru dari berlari anak aku berlari laju aduh aku terlanggar sesuatu yang besar objek yang aku langgar tadi turut jatuh aku membetulkan posisi tubuh dan memandang orang di hadapanku dia berbaju putih eh doktor imran maafkan saya saya tidak sengaja ucapku lain kali hati hati mengapa awak tergesa gesa tiada apa apa awak masih dengar suara suara halus itu bagaimana doktor tahu doktor imran hanya tersenyum dan aku masih terpaku keliru aku menggaru garu kepala aku terus berjalan di ruang kaki lima itu ada ...
Thumbnail images (randomly selected): * Images may be subject to copyright.GREEN status (no comments)
  • Subscribe RSS
  • edit post

Verified site has: 58 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-35 36-40 41-45 46-50
51-55 56-58


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/1.1 200 OK
Content-Type text/html; charset=UTF-8
Expires Sat, 16 May 2026 16:32:53 GMT
Date Sat, 16 May 2026 16:32:53 GMT
Cache-Control private, max-age=0
Last-Modified Tue, 01 Oct 2024 18:39:14 GMT
ETag W/ 7c5edcfb5ad33ecaac3b7f26d17c63b27dd59698fc361d96b6f14d7cf12aea18
Content-Encoding gzip
X-Content-Type-Options nosniff
X-XSS-Protection 1; mode=block
Content-Length 25935
Server GSE
Connection close

Meta Tags

title="AL-KISAH"
content="text/html; charset=UTF-8" http-equiv="Content-Type"
content="blogger" name="generator"
content="htt???/alkisah24.blogspot.com/" property="og:url"
content="AL-KISAH" property="og:title"
content="Kurantaikan rasa pada baris kata yang kunukilkan.Hasrat dihati untuk menjadi seorang penulis justeru kumulakan dengan setitis tinta menjadi karya abadi buat diriku. Laman ini umpama sebidang tanah yang diberi untuk aku baja dan tanam dengan pohon yang rendang menjadi teduhan pada insan yang sudi berteduh.Moga segala ilmu yang ada dapat dikongsi dan menjadi iktibar pada semua." property="og:description"
name="google-adsense-platform-account" content="ca-host-pub-1556223355139109"
name="google-adsense-platform-domain" content="blogspot.com"

Load Info

page size25935
load time (s)0.390759
redirect count0
speed download66500
server IP 142.251.39.193
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"