If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: amazzet.wordpress.com - Jendela Pendidikan | mendidik .

site address: amazzet.wordpress.com redirected to: amazzet.wordpress.com

site title: Jendela Pendidikan mendidik dengan kasih sayang

Our opinion (on Saturday 09 May 2026 10:51:42 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments
After content analysis of this website we propose the following hashtags:



Meta tags:
description=mendidik dengan kasih sayang;

Headings (most frequently used words):

bagikan, ini, anak, kecerdasan, dan, mengembangkan, cerdas, dalam, bimbingan, konseling, tulisan, terkini, jendela, pendidikan, keluarga, harmonis, modal, penting, tumbuh, sehat, mengapa, lambat, belajar, ketika, dikatakan, bodoh, potensi, bukan, malah, menghambatnya, setiap, berpotensi, adalah, anugerah, peran, orangtua, pengertian, pentingnya, di, sekolah, suka, memberontak, bagaimana, mengatasinya, penulis, komentar, facebook, like, box, entri, populer, arsip, statistik, blog, meta, rekomendasi,

Text of the page (most frequently used words):
yang (232), anak (189), dalam (108), dan (107), kecerdasan (99), dengan (87), orangtua (85), tidak (76), ini (67), atau (54), dari (51), untuk (45), #keluarga (43), oleh (35), bisa (32), sang (31), #bimbingan (30), adalah (30), bagikan (30), anaknya (29), agar (28), kepada (28), baik (28), pada (27), bodoh (27), jendela (26), mengembangkan (26), belajar (26), akan (26), secara (26), menjadi (25), akhmad (24), muhaimin (24), baru (24), dapat (24), sebagai (24), penting (23), facebook (22), hal (22), lebih (22), mempunyai (22), azzet (21), setiap (21), penulis (21), karena (21), memberikan (21), sudah (20), membuka (20), sangat (20), konseling (19), ada (19), kita (19), bila (18), suka (17), ketika (17), harmonis (17), namun (16), spiritual (16), intelektual (16), manusia (16), pendidikan (15), sekolah (15), juga (15), bahwa (15), komentar (14), cara (14), seseorang (14), memberontak (14), demikian (14), dilakukan (14), guru (14), seorang (13), didik (13), 2011 (12), 2012 (12), 2013 (12), satu (12), bahkan (12), diri (12), mengalami (12), emosional (12), itu (12), memuat (11), oktober (11), 2014 (11), bagaimana (11), jogja (11), salam (11), sikap (11), harus (11), yakni (11), sungguh (11), biasanya (11), sehingga (11), kehidupan (11), coret (11), dinding (11), tamu (11), agustus (10), juni (10), 2024 (10), 2025 (10), cerdas (10), anugerah (10), tagged (10), filed (10), under (10), masalah (10), orang (10), sesuatu (10), bagi (10), bersama (10), kebahagiaan (10), sebuah (10), november (9), mei (9), 2015 (9), lambat (9), bukan (9), malah (9), dikatakan (9), terjadi (9), jawab (9), pula (9), mereka (9), tetapi (9), diberikan (9), besar (9), tuhan (9), para (9), ruang (9), sayang (8), mendapatkan (8), 2016 (8), mengatasi (8), menunjukkan (8), kedua (8), tersebut (8), biasa (8), orangtuanya (8), meraih (8), berkembang (8), bantuan (8), tanggung (8), merupakan (8), memang (8), kesuksesan (8), perhatian (8), mendapati (8), anggota (8), seperti (7), 2010 (7), september (7), desember (7), januari (7), februari (7), april (7), pengertian (7), peran (7), mengapa (7), sosial (7), perlu (7), hanya (7), tentu (7), kurang (7), terhadap (7), justru (7), membuat (7), memahami (7), sesungguhnya (7), hidupnya (7), perkembangan (7), menurut (7), lagi (7), mudah (7), sering (7), banyak (7), jangan (7), saja (7), luar (7), sekali (7), mencoret (7), juli (6), maret (6), potensi (6), beberapa (6), lainnya (6), pos (6), dibutuhkan (6), menghadapi (6), bersikap (6), merasa (6), apa (6), saat (6), paling (6), tinggalkan (6), pribadi (6), pemberian (6), lingkungan (6), masih (6), masing (6), dinilai (6), hidup (6), ternyata (6), pelajaran (6), sel (6), berpikir (6), situs (5), wordpress (5), com (5), blog (5), mendidik (5), kasih (5), tahfidz (5), tulisan (5), tumbuh (5), samping (5), sebab (5), pertanyaan (5), mau (5), nyaman (5), komunikasi (5), akhirnya (5), melakukan (5), semestinya (5), kalau (5), misalnya (5), rasa (5), jarang (5), menemukan (5), membutuhkan (5), sinilah (5), proses (5), peserta (5), dirinya (5), utama (5), maka (5), rumah (5), sama (5), kecerdasannya (5), dibesarkan (5), buat (4), tpa (4), ingin (4), berpotensi (4), menghambatnya (4), modal (4), tetap (4), sebelumnya (4), ketenangan (4), apabila (4), kaku (4), sesuai (4), adil (4), hati (4), segera (4), terutama (4), terkait (4), mengajar (4), mendampingi (4), termasuk (4), berdasarkan (4), tujuan (4), upaya (4), atas (4), makna (4), santri (4), cinta (4), qur (4), dikembangkan (4), prestasi (4), jika (4), tinggi (4), barang (4), sampai (4), langkah (4), penilaian (4), otak (4), penuh (4), jauh (4), contoh (4), bertanya (4), tepat (4), kreatif (4), garasi (4), seto (4), menghambat (4), sedikit (4), beban (4), motivasi (4), menerima (4), rata (4), kelas (4), asuhan (4), hangat (4), kaya (4), membangun (4), antar (4), web (3), wajib (3), langganan (3), lain (3), gratis (3), masjid (3), 2018 (3), 2022 (3), azze (3), buku (3), pernah (3), suara (3), rakyat (3), post (3), lahir (3), efektif (3), selalu (3), mencari (3), penyebabnya (3), inilah (3), benar (3), lanjut (3), kepadanya (3), berlebihan (3), bertindak (3), langsung (3), begitu (3), perbedaan (3), berkaitan (3), nilai (3), penyebab (3), mengetahui (3), mengambil (3), konselor (3), khusus (3), persoalan (3), didiknya (3), ilmu (3), menjalani (3), mandiri (3), siswa (3), sebagaimana (3), rangka (3), masa (3), depan (3), optimal (3), kemampuan (3), ahli (3), psikologis (3), sedangkan (3), berbagai (3), boleh (3), diabaikan (3), mencapai (3), jadi (3), diperhatikan (3), merasakan (3), itulah (3), telah (3), tak (3), perum (3), spiritualnya (3), mengenai (3), kajian (3), tempat (3), dukungan (3), dua (3), berarti (3), nya (3), diberi (3), dipakai (3), otaknya (3), dibekali (3), neuron (3), salah (3), bersemangat (3), barangkali (3), mesti (3), bagus (3), kak (3), kegembiraan (3), disampaikan (3), sahabat (3), mendukungnya (3), teman (3), kelemahan (3), kelambanan (3), berbagi (3), kecil (3), semangat (3), saling (3), hatinya (3), miskin (3), dibangun (3), pun (3), suami (3), masuk (2), berlangganan (2), punya (2), akun (2), bergabung (2), 539 (2), pelanggan (2), muhtadin (2), feed (2), entri (2), alamat (2), email (2), berikut (2), 2017 (2), 2019 (2), 2020 (2), 2023 (2), 2026 (2), arsip (2), sifat (2), like (2), box (2), mengemban (2), sunarno (2), terkini (2), mengatasinya (2), pentingnya (2), sehat (2), menulis (2), indonesia (2), senang (2), media (2), koran (2), tinggal (2), tertentu (2), kejujuran (2), membahas (2), dianggap (2), kompromi (2), menjalin (2), pemberontak (2), menginginkan (2), mendesak (2), cenderung (2), kondisi (2), tekanan (2), kesempatan (2), kebutuhannya (2), menumbuhkan (2), iri (2), dendam (2), mendorongnya (2), menghendaki (2), berbuat (2), ibunya (2), meskipun (2), keadaan (2), membuatnya (2), dahulu (2), membentak (2), murid (2), profesional (2), menyampaikan (2), pengetahuan (2), tugas (2), seiring (2), terus (2), menerus (2), menggali (2), kebutuhan (2), harapan (2), memilih (2), sanggup (2), menciptakan (2), kondusif (2), serta (2), disebutkan (2), merencanakan (2), pelayanan (2), mampu (2), membantu (2), kamus (2), petunjuk (2), penjelasan (2), metode (2), semakin (2), diartikan (2), kehidupannya (2), kebanyakan (2), bangga (2), seakan (2), kewajiban (2), muncul (2), apakah (2), kenapa (2), maupun (2), penelitian (2), selanjutnya (2), pasti (2), keberadaannya (2), dipercaya (2), purwomartani (2), formal (2), reguler (2), kenyataan (2), alangkah (2), genius (2), kapasitas (2), persen (2), padahal (2), dilahirkan (2), seratus (2), miliar (2), ratus (2), membentuk (2), ribu (2), kompleks (2), ingatan (2), cuma (2), kelak (2), amanat (2), capek (2), menjawab (2), mendengar (2), hanyalah (2), apalagi (2), dimarahi (2), gambarnya (2), dicoret (2), coretan (2), positif (2), mengatakan (2), nanti (2), kotor (2), setelah (2), menilai (2), lantas (2), memarahi (2), tindakan (2), alih (2), malu (2), sebagian (2), intelegensi (2), keluarganya (2), adanya (2), sebagainya (2), temannya (2), kata (2), bawah (2), naik (2), menyendiri (2), julukan (2), einstein (2), dicap (2), cap (2), menyenangkan (2), tiba (2), kecenderungan (2), bentuk (2), ukuran (2), sebutan (2), kepercayaan (2), suasana (2), berjalan (2), tangga (2), kemiskinan (2), hubungan (2), istri (2), ekonomi (2), awal (2), terbuka (2), sendi (2), saatnya (2), mendengarkan (2), mulai, rancang, nama, surel, tulis, ciutkan, bilah, kelola, lihat, pembaca, laporkan, isi, daftar, privasi, login, sekarang, daftarkan, saya, tema, pilcrow, inspirasi, hikmah, rekomendasi, meta, 249, 947, hit, statistik, klik, info, terbaru, silakan, memasukkan, anda, kotak, pilih, bulan, berwudhu, membaca, karakter, namanya, mengiringi, doa, shalawat, nabi, populer, fanny_dcatqueen, fanny, nila, diterbitkan, penerbit, malaysia, editor, freelance, dimuat, republika, tempo, pembaruan, karya, elka, sabili, ummi, annida, pikiran, kedaulatan, minggu, pagi, merapi, bernas, bakti, kuntum, yogya, solo, merdeka, wawasan, surabaya, mimbar, pembangunan, agama, mpa, lampung, analisa, medan, waspada, pedoman, kalangan, terbatas, jombang, jawa, timur, kini, cari, demikianlah, pahami, nah, sebelum, perasaan, pendapatnya, rasanya, keras, lunak, telanjur, kadang, dinginkannya, memerintahkan, hasil, diinginkannya, melaksanakan, dituntutkan, diperintah, akibat, mengurangi, ketegangan, keinginan, menuntut, pertama, dibanding, sebaliknya, membedakan, mengajarkan, diperlakukan, melawan, ketidakadilan, ayah, begini, menanamkan, keduanya, bertujuan, bingung, menyikapi, kebingungan, diwujudkan, titik, temu, antara, disebabkan, mengungkapkan, ketidaksetujuannya, dilihat, terlebih, pemberontakan, panik, jalan, pintas, kemarahan, kepribadian, menyelesaikan, persoalannya, keberadaan, semua, pembimbing, keberhasilan, aktivitas, menuju, kedewasaannya, bertambahnya, usia, pengalaman, pendidikannya, terencana, segala, identifikasi, tenaga, dihadapinya, dipandang, mempersiapkan, memegang, berharga, keputusan, diambilnya, mengarahkan, jiwanya, sistematis, berkesinambungan, sejalan, peraturan, pemerintah, nomor, 1990, pasal, ayat, mengenali, dijalankan, berbeda, perorangan, kelompok, kegiatan, merujuk, suatu, bahasa, mengerjakan, menggunakan, konseli, sedemikian, rupa, pemahaman, sendiri, meningkat, memecahkan, ketiganya, karunia, menikmati, diinginkan, mengabaikan, intelektualnya, lupa, porsi, berbahagia, karier, kekayaan, bidang, psikologi, ditemukan, menganalisis, berhitung, memerlukan, dibanggakan, pertanda, berprestasi, berbanding, lurus, sesorang, faktor, dominan, pengaruh, dalamnya, jalannya, maju, favorit, terasah, mengikutkan, les, tambahan, bahagia, tergantung, rendah, sulit, betapa, inti, hakikat, emosionalnya, bahas, berjudul, sengaja, mencermati, kurikulum, tolok, ukur, diakui, garapan, pengajian, griya, perwita, wisata, mencintai, sekaligus, mulia, dianugerahkan, dahsyat, biarkan, disayangkan, hamba, berterima, dipergunakan, umumnya, memakai, delapan, enstein, dunia, triliun, terdiri, aktif, sembilan, pendukung, kesemuanya, berkumpul, memiliki, kemungkinan, sambungan, antarsel, bekerja, mengolah, informasi, random, digunakan, berkoneksi, puluh, canggih, memori, menyimpan, conscious, kepala, ekuivalen, lima, ensiklopedia, alias, wakil, khalifah, muka, bumi, mengelola, mengisi, azhar, yogyakarta, islamic, school, optimis, zaman, modern, persaingan, dihinggapi, kekhawatiran, generasi, penerus, menaklukkan, tantangan, zamannya, permasalahannya, ditunaikan, orantua, pertanggungjawaban, mempertanggungjawabkan, hadapan, disadari, memangkasnya, ucapan, mama, jawaban, melayani, demi, sekadar, menjawabnya, dilarang, pujian, sembarangan, bersih, indah, mengajak, mengecat, cat, menarik, mulyadi, dipanggil, perbincangan, metro, apresiasi, wah, tapi, dikira, ayo, bikin, takut, menerapkan, ajaran, berkata, melarang, jujur, dibiarkan, kasus, dicermati, sadar, serupa, dianugerahi, allah, swt, memperhatikan, memerhatikan, marah, hah, kamu, tahu, coba, tengah, pondok, berat, dibentak, sakit, sakitan, gizi, selama, normal, arti, jaringan, mental, sejak, benarkah, kebodohannya, menjadikan, mengomeli, memarahinya, mencapnya, kehadirannya, penghambat, kelompoknya, spesifik, berkarakteristik, stimulus, peningkatan, ditanyai, bersifat, pasif, pemalu, mengantuk, tidur, ulangan, menyontek, malas, dialamatkan, kekurangan, dibandingkan, justifikasi, pembenaran, disandangkan, ektrem, disebut, tuna, cakap, berfungsinya, minimal, materi, lalu, adakah, remaja, dimiliki, berpikiran, berprasangka, mengasuh, membimbing, kedekatan, seni, pendekatan, tersendiri, terbangun, semangatnya, indahnya, terdekat, dijadikan, sandaran, tercinta, kesabaran, menghadapinya, membimbingnya, bukankah, ingat, albert, dikeluarkan, menerimanya, lapang, senantiasa, ilmuan, mendapatinya, lamban, melainkan, siapa, kenyataannya, sebabnya, pemicu, baginya, berkobar, sepertinya, umum, dewasa, analisis, kejadian, alami, kalaupun, reaksi, eksistensi, kenakalan, layak, membebani, ringan, krisis, minder, menekankan, ketergesaan, pengamatan, intelektul, menonjol, parameter, semata, belajarnya, selayaknya, mengevaluasi, berikan, keterlambatan, wali, dasar, kemauan, dibimbing, perannya, tenang, risau, gembira, seluruh, bukanlah, sepenuh, berumah, mahligai, pernikahan, seribu, berantakan, bertengkar, kunjung, membaik, turut, menanggung, nyaris, sehari, hari, kali, berpendapat, berkecukupan, dijamin, pendapat, selamanya, mengandung, kebenaran, pasangan, kemesraannya, renggang, rusak, penghasilan, daripada, sibuk, pekerjaannya, soal, diam, diaman, bentak, mendominasi, menyumbat, dicari, diselesaikan, masalahnya, rukun, menyayangi, menghormati, akrab, seimbang, didominasi, pihak, berasal, rumahnya, mobil, mewah, pekerjaan, gaji, mungkin, terwujud, sederhana, mengontrak, kendaraan, berpenghasilan, keharmonisan, erat, kaitannya, ustadzah, puisi, kontak, beranda, konten,


Text of the page (random words):
anak yang cerdas menurut penulis selama seorang anak dilahirkan dalam keadaan normal dalam arti tidak mempunyai masalah dengan jaringan otaknya atau sesuatu yang membuatnya dikatakan sebagai anak yang mempunyai kebutuhan khusus secara mental sejak lahir sesungguhnya tidak ada anak yang dapat dikatakan sebagai anak yang bodoh bisa jadi anak yang lambat dalam belajar karena ia memang mempunyai beban yang berat berkaitan dengan keluarganya yang tidak harmonis sang anak tidak mendapatkan bimbingan yang baik tidak adanya atau kurang perhatian dari orangtua anak tidak pernah diberi motivasi namun hanya dibentak dan dimarahi lingkungan yang sama sekali tidak mendukungnya dalam belajar sering sakit sakitan atau bahkan kurang gizi lahir dan besar dalam lingkungan yang sama sekali tidak mendukungnya dalam belajar dan sebagainya salam dari jogja akhmad muhaimin azzet bagikan ini bagikan pada facebook membuka di jendela yang baru facebook bagikan ke x membuka di jendela yang baru x suka memuat tinggalkan komentar filed under pendidikan tagged as anak bodoh bimbingan intelegensi 14 05 2025 10 08 mengembangkan potensi kecerdasan anak bukan malah menghambatnya penulis akhmad muhaimin azzet tengah bersama sebagian santri pondok tahfidz cinta qur an perum purwomartani baru setiap anak dianugerahi potensi kecerdasan oleh allah swt orangtua perlu memperhatikan hal ini termasuk memerhatikan tindakan yang alih alih mengembangkan kecerdasan sang anak tetapi malah menghambatnya misalnya ketika mendapati anaknya mencoret coret dinding ruang tamu orangtua langsung marah hah kamu ini bagaimana tidak boleh mencoret coret dinding ruang tamu kotor tahu coba kalau ada tamu kita akan malu pada saat orangtua membentak atau memarahi anaknya agar tidak mencoret coret dinding ruang tamu sesungguhnya pada saat yang sama orangtua telah menghambat salah satu kecerdasan kreatif sang anak padahal tugas dan tanggung jawab orangtua adalah mengembangkan kecerdasan anak dalam contoh kasus ini yang dilakukan orangtua malah menghambat kecerdasan sang anak sungguh mengenai hal ini perlu dicermati karena tidak sedikit orangtua yang tidak sadar ketika melakukan tindakan serupa ternyata justru menghambat kecerdasan sang anak lantas apabila mendapati anak anak mencoret coret dinding ruang tamu apakah dibiarkan saja barangkali takut menghambat kecerdasan sang anak atau barangkali salah memahami dan menerapkan ajaran bahwa orangtua jangan sampai berkata jangan atau melarang anak penulis sering mendapati beberapa rumah sahabat penulis penuh dengan coretan anaknya termasuk dinding ruang tamu jujur saja penulis menilai yang demikian juga bukan merupakan cara yang tepat ada sebuah cara yang menurut penulis sangat tepat yakni disampaikan oleh seto mulyadi biasa dipanggil kak seto dalam sebuah perbincangan mendidik anak di metro tv 10 4 2010 mendapati anak mencoret coret dinding ruang tamu menurut kak seto orangtua semestinya tetap memberikan apresiasi positif terhadap kecerdasan kreatif anaknya misalnya dengan mengatakan wah bagus sekali gambarnya tapi ini di ruang tamu bagaimana kalau nanti ada tamu dan mendapati dinding rumah kita nanti dikira kotor ayo setelah ini kita lanjut bikin coret coret di garasi saja ternyata sang anak yang mencoret coret dinding ruang tamu tidak dilarang apalagi dimarahi tetapi justru diberikan pujian bahwa gambarnya bagus namun pada saat yang sama orangtua memberikan pengertian bahwa ruang tamu tidak boleh dicoret coret sembarangan agar tetap bersih dan indah selanjutnya orangtua tetap mengembangkan kecerdasan kreatif sang anak dengan memberikan garasi sebagai tempat untuk dicoret coret bila dinding garasi sudah penuh dengan coretan kreatif anak kita menurut kak seto orangtua perlu mengajak anaknya untuk membuat kegembiraan baru yakni bersama sama mengecat dinding garasi dengan cat yang baru dan lebih menarik lagi anak banyak bertanya orangtua capek menjawabnya anak anak mencoret coret dinding sebagaimana di atas hanyalah sekadar contoh bagaimana orangtua bisa mengembangkan kecerdasan anaknya dengan cara yang baik dan tepat atau justru malah menghambatnya sebuah contoh lagi yang sering tidak disadari oleh banyak orangtua yakni ketika anaknya banyak bertanya mengenai ini dan itu orangtua malah memangkasnya dengan ucapan sudah ya jangan banyak bertanya mama capek menjawab sungguh penulis sering mendengar jawaban yang seperti ini dari para orangtua semestinya orangtua bangga dan dengan senang hati melayani pertanyaan demi pertanyaan anaknya karena hal ini sangat penting dalam mengembangkan kecerdasan sang anak dengan demikian kecerdasan yang merupakan anugerah dari tuhan yang luar biasa kepada anak dapat dikembangkan dengan baik oleh orangtua ini adalah tanggung jawab yang mesti ditunaikan oleh setiap orangtua sebab di samping anugerah anak juga merupakan amanat yang diberikan oleh tuhan kepada orantua sedangkan dalam setiap amanat ada pertanggungjawaban demikian pula dengan setiap orangtua kelak akan mempertanggungjawabkan di hadapan tuhan bagaimana dalam mendidik anak anaknya lebih dari itu memahami bahwa setiap anak manusia pasti dibekali kecerdasan oleh tuhan ternyata bisa menumbuhkan rasa optimis bagi setiap orangtua dalam menghadapi kehidupan di zaman modern yang penuh dengan persaingan ini tak jarang orangtua dihinggapi kekhawatiran yang berlebihan akan masa depan anak anaknya di sinilah orangtua bisa bersemangat untuk bisa mengembangkan kecerdasan anaknya dengan baik agar kelak para generasi penerus itu dapat menaklukkan tantangan zamannya yang barangkali jauh lebih kompleks permasalahannya salam dari jogja akhmad muhaimin azzet bagikan ini bagikan pada facebook membuka di jendela yang baru facebook bagikan ke x membuka di jendela yang baru x suka memuat tinggalkan komentar filed under pendidikan tagged as anak keluarga pendidikan 08 04 2025 10 38 setiap anak berpotensi cerdas kecerdasan adalah anugerah penulis saat mengisi kajian di azhar yogyakarta islamic school salah satu anugerah yang sangat luar biasa dari tuhan kepada manusia adalah kecerdasan anugerah ini diberikan dengan cuma cuma alias gratis agar manusia dapat menjadi wakil nya atau khalifah di muka bumi sehingga dapat mengelola kehidupan dengan baik setiap anak manusia yang dilahirkan ke dunia ini sudah dibekali dengan satu triliun sel neuron yang terdiri dari seratus miliar sel aktif dan sembilan ratus miliar sel pendukung yang kesemuanya berkumpul di otak setiap satu sel neuron memiliki kemungkinan membentuk seratus ribu sambungan kompleks antarsel neuron yang bekerja mengolah informasi secara random kalau digunakan setiap sel bisa berkoneksi dengan dua puluh ribu sel lainnya otak yang demikian canggih ini sudah barang tentu mempunyai kapasitas memori yang luar biasa menurut para ahli otak manusia sanggup menyimpan ingatan secara conscious ingatan di luar kepala ekuivalen dengan lima ratus ensiklopedia besar berdasarkan potensi kecerdasan sebagaimana yang disebutkan di atas setiap manusia sesungguhnya berpotensi untuk menjadi manusia yang genius namun sayang sekali kapasitas otak yang dipergunakan oleh manusia pada umumnya hanya dipakai kurang dari satu persen padahal kalau manusia mau memakai otaknya sampai delapan persen saja maka ia akan menjadi manusia genius seperti enstein sebagai orangtua yang sangat mencintai anak anak sudah barang tentu mempunyai tanggung jawab yang besar sekaligus mulia untuk bisa mengembangkan kecerdasan pada anak anaknya yang sudah dianugerahkan oleh tuhan jangan sampai anugerah yang luar biasa dahsyat ini kita biarkan begitu saja alangkah disayangkan bila hal ini terjadi berarti kita menjadi hamba yang tidak bisa berterima kasih kepada nya karena sudah diberi anugerah tetapi tidak dikembangkan dengan baik salam dari jogja akhmad muhaimin azzet bagikan ini bagikan pada facebook membuka di jendela yang baru facebook bagikan ke x membuka di jendela yang baru x suka memuat tinggalkan komentar filed under keluarga tagged as anak cerdas tanggung jawab orangtua 07 01 2025 19 01 peran orangtua dalam mengembangkan kecerdasan anak penulis akhmad muhaimin azzet di sebuah pengajian di perum griya perwita wisata bila sekolah formal atau reguler tempat belajar anak anak kita telah mengambil peran yang sangat besar dalam mengembangkan kecerdasan intelektual anak maka peran orangtua di rumah hanya tinggal mendampingi dan memberikan dukungan saja terhadap anak anaknya dalam mengembangkan kecerdasan intelektual ini namun masih ada dua kecerdasan yang penting untuk diperhatikan oleh orangtua yakni kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual kedua kecerdasan ini bukan berarti diabaikan atau tidak mendapatkan perhatian di sekolah formal atau reguler namun bila mencermati kurikulum dan tolok ukur penilaian peserta didik memang harus diakui bahwa kecerdasan intelektual yang menjadi garapan utama maka mendapati kenyataan ini dalam mengembangkan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual pada anak memang orangtua harus mengambil peran utama bagaimana langkah langkah yang bisa dilakukan oleh orangtua dalam mendampingi tumbuh dan berkembang anak anak agar dapat mengembangkan kecerdasan emosionalnya mengenai persoalan ini sudah penulis bahas dalam buku berjudul mengembangkan kecerdasan sosial anak dalam kajian ini sengaja penulis khusus untuk membahas persoalan bagaimana langkah langkah yang bisa dilakukan oleh orangtua agar dapat mengembangkan kecerdasan spiritual pada anak sungguh kecerdasan spiritual ini jangan sampai diabaikan oleh para orangtua karena bahagia atau tidak anak anak kita dalam menjalani kehidupan ini sangat tergantung dari kecerdasan spiritualnya jika kecerdasan spiritualnya tinggi maka seseorang akan mudah dalam meraih kebahagiaan namun jika kecerdasan spiritualnya rendah akan sulit seseorang akan merasakan sebuah kebahagiaan betapa penting hal ini untuk diperhatikan sebab kebahagiaan adalah inti atau hakikat dari tujuan hidup seorang anak manusia salam dari jogja akhmad muhaimin azzet bagikan ini bagikan pada facebook membuka di jendela yang baru facebook bagikan ke x membuka di jendela yang baru x suka memuat 2 komentar filed under keluarga tagged as kecerdasan emosional kecerdasan intelektual kecerdasan sosial kecerdasan spiritual 01 12 2024 05 38 mengembangkan kecerdasan anak penulis akhmad muhaimin azzet bersama para santri tpa tahfidz cinta qur an perum purwomartani baru setiap orang mempunyai harapan agar kehidupannya dapat mencapai kesuksesan demikian pula dengan para orangtua sudah barang tentu menginginkan agar anak anaknya dapat meraih kesuksesan dalam rangka untuk meraih kesuksesan tersebut kecerdasan intelektual dipercaya sebagai jalannya sehingga banyak orangtua akhirnya memilih sekolah yang maju dan favorit agar kecerdasan anak anaknya dapat terasah dengan baik tak jarang orangtua juga mengikutkan berbagai les pelajaran tambahan buat anaknya agar kecerdasan intelektual anaknya dapat berkembang secara optimal namun kecerdasan intelektual iq yang sering dibanggakan oleh kebanyakan orangtua sebagai pertanda bahwa anaknya telah berprestasi dinilai oleh banyak penelitian tidak berbanding lurus dengan kesuksesan hidup sesorang ternyata faktor yang paling dominan memberikan pengaruh bagi kesuksesan hidup seseorang adalah kecerdasan emosional eq kecerdasan emosional termasuk di dalamnya adalah kecerdasan sosial dipercaya lebih mudah membuat seseorang untuk mencapai kesuksesan dalam hidupnya seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan penelitian di bidang psikologi selanjutnya ditemukan kecerdasan yang dinilai sebagai kecerdasan yang paling utama dalam diri manusia yakni kecerdasan spiritual sq kecerdasan intelektual memang penting agar seseorang mempunyai kemampuan dalam menganalisis dan berhitung terutama terkait dengan ilmu pasti demikian pula dengan kecerdasan emosional keberadaannya harus dikembangkan dengan baik agar seseorang dapat lebih mudah dalam meraih kesuksesan dalam hidupnya namun untuk menemukan makna hidup dan kebahagiaan seseorang memerlukan kecerdasan spiritual ya kecerdasan spiritual membantu seseorang untuk menemukan makna hidup dan kebahagiaan inilah kenapa kecerdasan spiritual dinilai sebagai kecerdasan yang paling penting dalam kehidupan seseorang karena menemukan makna dari kehidupan dan kebahagiaan adalah tujuan dari setiap orang dalam hidupnya untuk apa mempunyai kecerdasan intelektual yang tinggi bila hidupnya tidak berbahagia untuk apa dapat meraih kesuksesan baik itu dalam karier kekayaan maupun dalam kehidupan sosial bila tidak bisa merasakan sebuah kebahagiaan itulah kenapa kecerdasan spiritual dikatakan sebagai kecerdasan yang paling penting dan tinggi jika memang kecerdasan spiritual dinilai sebagai kecerdasan yang paling penting dan tinggi karena terkait dengan kemampuan seseorang dalam meraih kebahagiaan pertanyaan yang segera muncul adalah apakah kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional menjadi tidak penting lagi dalam kehidupan manusia kecerdasan intelektual kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang sangat penting untuk dikembangkan dalam diri manusia ketiganya merupakan karunia tuhan yang tidak boleh diabaikan agar manusia dapat menjalani dan menikmati kehidupannya dengan baik akan tetapi hal yang tidak diinginkan adalah mengembangkan kecerdasan yang satu namun mengabaikan kecerdasan yang lainnya misalnya kebanyakan orangtua dan para guru merasa bangga bila anak anak mencapai prestasi yang baik dalam kecerdasan intelektualnya dan mereka seakan lupa bahwa masih ada kewajiban untuk mengembangkan kecerdasan yang lainnya dalam diri anak yakni kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual jadi hal yang penting untuk diperhatikan adalah porsi dalam mengembangkan masing masing kecerdasan yang ada dalam diri anak dengan baik salam dari jogja akhmad muhaimin azzet bagikan ini bagikan pada facebook membuka di jendela yang baru facebook bagikan ke x membuka di jendela yang baru x suka memuat tinggalkan komentar filed under anak tagged as kecerdasan emosional kecerdasan intelektual kecerdasan sosial kecerdasan spiritual 04 11 2024 22 11 pengertian bimbingan dan konseling penulis akhmad muhaimin azzet bersama santri tpa tahfidz cinta qur an menurut kamus besar bahasa indonesia bimbingan diartikan sebagai petunjuk penjelasan cara mengerjakan sesuatu sedangkan konseling adalah pemberian bimbingan oleh yang ahli kepada seseorang dengan menggunakan metode psikologis konseling juga bisa diartikan sebagai pemberian bantuan oleh konselor kepada konseli sedemikian rupa sehingga pemahaman terhadap diri sendiri meningkat dalam memecahkan berbagai masalah bila merujuk kepada kamus tersebut bimbingan dan konseling adalah petunjuk atau penjelasan yang diberikan oleh yang ahli kepada seseorang dengan metode psikologis sehingga seseorang semakin memahami dirinya agar dapat menghadapi suatu masalah dengan baik bimbingan dan konseling yang dijalankan di sekolah mempunyai makna yang tidak begitu berbeda dengan pengertian di atas bimbingan dan konseling adalah upaya dalam memberikan pelayanan...
Thumbnail images (randomly selected): * Images may be subject to copyright.GREEN status (no comments)
  • avatar Tidak diketahui
  • avatar sunarno
  • avatar Akhmad Muhaimin Az...
  • avatar Fanny Nila
  • avatar Fanny_dcatqueen
  • Page Rank Check

Verified site has: 77 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-35 36-40 41-45 46-50
51-55 56-60 61-65 66-70 71-75 76-77


The site also has 2 references to external domain(s).

 dcatqueen.com  Verify  prchecker.info  Verify


Pages verified in the last hours (randomly selected):


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/1.1 301 Moved Permanently
Server nginx
Date Sat, 09 May 2026 10:51:41 GMT
Content-Type text/html
Content-Length 162
Connection close
Location htt????/amazzet.wordpress.com/
Alt-Svc h3= :443 ; ma=86400
Server-Timing a8c-cdn, dc;desc=cdg, cache;desc=BYPASS;dur=0.0
HTTP/2 200
server nginx
date Sat, 09 May 2026 10:51:41 GMT
content-type text/html; charset=UTF-8
vary Accept-Encoding
x-hacker Want root? Visit join.a8c.com/hacker and mention this header.
host-header WordPress.com
link <htt????/public-api.wordpress.com/wp-json/?rest_route=/sites/amazzet.wordpress.com>; rel= htt????/api.w.org/
vary accept, content-type, cookie
link <htt????/wp.me/10po9>; rel=shortlink
content-encoding gzip
x-ac 15.cdg _dca MISS
alt-svc h3= :443 ; ma=86400
strict-transport-security max-age=31536000
server-timing a8c-cdn, dc;desc=cdg, cache;desc=MISS;dur=456.0

Meta Tags

title="Jendela Pendidikan | mendidik dengan kasih sayang"
charset="UTF-8"
name="robots" content="max-image-preview:large"
name="generator" content="WordPress.com"
property="og:type" content="website"
property="og:title" content="Jendela Pendidikan"
property="og:description" content="mendidik dengan kasih sayang"
property="og:url" content="htt????/amazzet.wordpress.com/"
property="og:site_name" content="Jendela Pendidikan"
property="og:image" content="htt????/s0.wp.com/i/blank.jpg?m=1383295312i"
property="og:image:width" content="200"
property="og:image:height" content="200"
property="og:image:alt" content=""
property="og:locale" content="id_ID"
property="fb:app_id" content="249643311490"
name="description" content="mendidik dengan kasih sayang"
id="bilmur" property="bilmur:data" content="" data-provider="wordpress.com" data-service="simple" data-site-tz="Asia/Jakarta" data-custom-props='{"logged_in":"0","wptheme":"pub\/pilcrow","wptheme_is_block":"0"}'

Load Info

page size45876
load time (s)0.594014
redirect count1
speed download77232
server IP 192.0.78.13
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"