If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: bimbinganmukmin.wordpress.com - Kitab Bimbingan Mukminin | Mau.

site address: bimbinganmukmin.wordpress.com redirected to: bimbinganmukmin.wordpress.com

site title: Kitab Bimbingan Mukminin Mau'izhatul Mu'minin min Ihya' Ulumiddin [Al-Iman Al-Ghazzaliy]

Our opinion (on Sunday 26 April 2026 3:01:46 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments
After content analysis of this website we propose the following hashtags:



Meta tags:
description=Mau izhatul Mu minin min Ihya Ulumiddin [Al-Iman Al-Ghazzaliy];

Headings (most frequently used words):

sifat, kitab, yang, marah, bimbingan, mukminin, kemarahan, artikel, penyantun, keutamaan, diri, sebab, bab, kadar, dibolehkan, untuk, membalas, umpatan, beberapa, contoh, menahan, dari, bagaimana, mengubati, sedang, bergejolak, melenyapkan, dengan, latihan, lemah, turut, dicela, keterlampauan, ketiadaan, wacana, agenda, kristian, se, dunia, rujukan, khas, malaysia, seminar, mendepani, virus, syiah, pages, bahasa, melayu, kelas, pengajian, usul, ad, din, imam, abdul, qahhir, al, baghdadi, paling, banyak, dibaca, sehari, dua, lalu, permindahan, laman, ke, blog, ini, terbaru, blogroll, archives,

Text of the page (most frequently used words):
yang (190), dan (143), itu (129), sifat (112), orang (100), marah (74), #dengan (72), diri (55), tidak (50), anda (49), dari (48), kepada (38), dalam (38), akan (37), kitab (36), allah (35), untuk (34), kemarahan (32), pada (31), dendam (27), penyantun (27), ini (27), pula (26), telah (25), dengki (24), mereka (24), maka (24), oleh (23), sebab (22), senarai (22), kandungan (22), atau (22), ketika (21), bimbingan (20), ialah (20), mukminin (18), menahan (18), berkata (18), membalas (17), lagi (16), dapat (16), lebih (16), mencela (15), adalah (15), utama (15), kata (15), juga (15), tetapi (15), 2011 (14), 2013 (14), baik (14), terhadap (14), seperti (14), ada (14), semua (13), tanda (13), para (13), segala (13), hendaklah (13), kembali (12), ataupun (12), jika (12), 2010 (11), july (11), cela (11), rasulullah (11), iaitu (11), atas (11), suka (11), sehingga (11), sesuatu (11), perilaku (11), sedang (10), cemburu (10), ala (10), posted (10), akarimomar (10), under (10), batas (10), apabila (10), bila (10), saya (10), lalu (9), kesan (9), lain (9), akal (9), nescaya (9), kerana (9), saja (9), perkara (9), bahawa (9), boleh (9), menjadi (9), suatu (9), com (8), blog (8), august (8), 2012 (8), tiada (8), bersifat (8), tercela (8), dirinya (8), keburukan (8), melainkan (8), pun (8), cara (8), bodoh (8), jiwa (8), engkau (8), comment (7), islam (7), manusia (7), melenyapkan (7), latihan (7), setiap (7), hidup (7), ilmu (7), pengetahuan (7), kemarahannya (7), melampaui (7), hati (7), buruk (7), binatang (7), merasa (7), sekali (7), sama (7), wahai (7), kelak (7), 2009 (6), imam (6), hari (6), agama (6), keutamaan (6), kadar (6), dua (6), lanjut (6), masa (6), dikatakan (6), bersikap (6), sampai (6), fikiran (6), tentulah (6), seorang (6), rendah (6), seseorang (6), ulama (6), apa (6), mestilah (6), pembalasan (6), comments (5), beberapa (5), dibolehkan (5), artikel (5), kelas (5), itulah (5), senang (5), maki (5), melakukan (5), marahnya (5), menurut (5), mata (5), rupa (5), sebaik (5), perlu (5), kedua (5), jangan (5), bersabda (5), supaya (5), mungkin (5), api (5), penting (5), demikian (5), penyakit (5), disirnakan (5), berbuat (5), memberikan (5), barangsiapa (5), wordpress (4), february (4), march (4), april (4), ketiadaan (4), lemah (4), bagaimana (4), mengubati (4), contoh (4), secara (4), budi (4), paling (4), banyak (4), jalan (4), pengajian (4), 1025 (4), nabi (4), adapun (4), mengejek (4), tak (4), harta (4), tidaklah (4), sendiri (4), malu (4), kalau (4), pertimbangan (4), menunjukkan (4), antara (4), manakala (4), kehormatan (4), termasuk (4), sikap (4), kurang (4), menghapuskan (4), kebiasaan (4), seumpama (4), mengetahui (4), kepadanya (4), kemudian (4), menyirnakan (4), terpuji (4), kebaikan (4), sebabnya (4), apakah (4), alim (4), akibat (4), mendengar (4), umar (4), beliau (4), bahawasanya (4), bagi (4), ali (4), hadis (4), bin (4), awiyah (4), diperbolehkan (4), this (3), december (3), january (3), may (3), june (3), pustaka (3), laman (3), keterlampauan (3), dicela (3), bergejolak (3), percuma (3), http (3), kami (3), bersabar (3), pekerti (3), maklumat (3), klik (3), sila (3), tempat (3), dunia (3), keras (3), kekuatan (3), berfirman (3), mempunyai (3), firman (3), lahirnya (3), jahat (3), begini (3), menganiaya (3), memukul (3), bahkan (3), berkuasa (3), malah (3), caci (3), semula (3), tentu (3), tadi (3), menerima (3), kerosakan (3), lahir (3), batin (3), andaikata (3), sifatnya (3), serta (3), sangat (3), kelakuan (3), dipandang (3), pertengahan (3), baiknya (3), sebuah (3), kamu (3), berbagai (3), bagai (3), amat (3), menentang (3), peribadi (3), daripada (3), menyimpan (3), urusan (3), caranya (3), perbuatan (3), selagi (3), cerita (3), pemaaf (3), merupakan (3), tersebut (3), seterusnya (3), kosong (3), kelebihan (3), bangga (3), adam (3), menuntut (3), sungguh (3), menerusi (3), segera (3), air (3), nafsu (3), anjing (3), hendak (3), buruknya (3), sudah (3), sedangkan (3), dosanya (3), keinginan (3), khalifah (3), memaafkan (3), minin (3), mengalahkan (3), ayat (3), berikut (3), berkobar (3), kobar (3), membuat (3), bertanya (3), anak (3), reda (3), iman (3), memulakan (3), penganiayaan (3), mengata (3), site (2), website (2), required (2), log (2), sign (2), subscribed (2), subscribe (2), october (2), november (2), september (2), traditional (2), nasional (2), sejahtera (2), malaysia (2), melayu (2), terdapat (2), pelik (2), kecelaan (2), turut (2), umpatan (2), geocities (2), www (2), selasa (2), pertama (2), jam (2), malam (2), permata (2), usul (2), din (2), abdul (2), baghdadi (2), tulisan (2), cetakan (2), haram (2), bencana (2), akhlak (2), bab (2), riwayat (2), kemaskini (2), dis (2), imej (2), penyertaan (2), dibuka (2), pendaftaran (2), ikuti (2), perkembangan (2), hubungi (2), tel (2), 603 (2), 4107 (2), sms (2), 6019 (2), 427 (2), tarikh (2), pagi (2), dewan (2), muktamar (2), pusat (2), adanya (2), menyebabkan (2), kafir (2), nabinya (2), pemarah (2), sahabat (2), terkadang (2), kadang (2), hasil (2), berlebih (2), lebihan (2), niat (2), melihat (2), segan (2), biasa (2), perasaan (2), hilang (2), keadaan (2), benda (2), memaki (2), balik (2), jelaslah (2), tentang (2), mukul (2), lidah (2), percakapan (2), waras (2), setelah (2), kelakuannya (2), perkataan (2), keluar (2), beginilah (2), tubuh (2), hanya (2), batinnya (2), rosak (2), berubah (2), bercampur (2), dengannya (2), pemikiran (2), terpaksa (2), leave (2), adakalanya (2), dilakukan (2), dianjurkan (2), salah (2), sabdanya (2), tegasnya (2), menjalankan (2), dijadikan (2), semata (2), keturunan (2), mengatakan (2), menentukan (2), kaum (2), sesungguhnya (2), acuh (2), peribadinya (2), budinya (2), merasakan (2), mengalihkan (2), mengingatkan (2), memadamkan (2), memang (2), syara (2), mematahkan (2), diteruskan (2), kelihatan (2), wajah (2), ketahuilah (2), terlepas (2), perjuangan (2), memaksa (2), penanggungan (2), seketika (2), kekal (2), sementara (2), punca (2), golongan (2), anggapan (2), tertarik (2), terselamat (2), memerlukan (2), pengubatan (2), melalui (2), lawannya (2), berat (2), kebiasaannya (2), sabar (2), bersyukur (2), sekadar (2), meminta (2), kehinaan (2), keperluan (2), ejek (2), mengekang (2), memeliharanya (2), sentiasa (2), menjawab (2), senda (2), mengambil (2), beromong (2), pekerjaan (2), mencari (2), akhirat (2), ujub (2), memuji (2), megah (2), lawan (2), syariat (2), masih (2), sayugialah (2), amalan (2), syaitan (2), duduk (2), menahannya (2), ramai (2), sanggup (2), penghinaan (2), kiamat (2), hadapan (2), ingin (2), bayangkanlah (2), diumpamakan (2), buas (2), bertenang (2), menyerupakan (2), dirimu (2), berusaha (2), cuba (2), mengendahkan (2), ingat (2), anjuran (2), lembaran (2), ibnul (2), tiba (2), keuzurannya (2), kita (2), bertaqwa (2), balasan (2), syurga (2), alangkah (2), besar (2), membelanjakan (2), bersambung (2), maksudnya (2), furqan (2), komennya (2), diperlakukan (2), mencapai (2), sabda (2), mula (2), paksaan (2), belajar (2), didapati (2), hawa (2), yakni (2), dikhuatiri (2), andai (2), bertaubat (2), saiyidina (2), hussain (2), dimaki (2), setengah (2), mudah (2), mudahan (2), mengampuni (2), sesiapa (2), diberikannya (2), memberi (2), jawabnya (2), amru (2), kebodohannya (2), penyantunannya (2), sesudah (2), bukanlah (2), lambat (2), memanglah (2), keizinan (2), masing (2), membolehkan (2), ucapan (2), larangan (2), menyebut (2), nista (2), umpat (2), intip (2), maksiat (2), mau (2), izhatul (2), min (2), ihya (2), ulumiddin (2), ghazzaliy (2), get, started, design, like, with, name, email, write, loading, collapse, bar, manage, subscriptions, view, reader, report, content, privacy, already, have, account, now, join, other, subscribers, create, free, archives, english, tahu, faham, amal, pertubuhan, muafakat, masyarakat, membela, tercinta, sesawang, mukmin, fiqh, akbar, syafi, himpunan, khutbah, jumaat, raya, alam, akademik, pelbagai, masjid, blogroll, pertanyaan, pendahuluan, tingkatan, terbaru, memandangkan, menamatkan, perkhidmatan, web, oktober, bimbinganmukmin, berfungsi, memindahkan, disiarkan, sebelum, berperingkat, peringkat, harap, maklum, wassalam, permindahan, dibaca, sehari, diadakan, kecuali, bermula, sekitar, 2623, taman, ulu, klang, mingguan, tauhid, dikarang, qahir, tasauf, risalah, qushairiyah, qushairiy, bawah, ustaz, muhammad, uthman, muhammady, istac, qahhir, naskah, cadangkan, terbitan, pte, ltd, singapura, lawat, lamannya, rumi, 2008, jawi, 2007, bahasa, zikir, doa, zakat, uzlah, usaha, sara, solat, puasa, pernikahan, pergaulan, persaudaraan, musafir, latih, halal, haji, bloginfo, bersuci, lisan, baca, quran, aqidah, amar, ruf, nahi, mungkar, adab, makan, pages, muafakatmalaysia, emel, muafakat_malaysia, yahoo, ahad, petang, seminar, mendepani, virus, syiah, pembela, org, 17hb, ogos, sabtu, tgh, wacana, agenda, kristian, rujukan, khas, next, page, tegas, bersumber, perangilah, munafik, keraslah, tahrim, fath, mensifatkan, berperasaan, demikianlah, tandanya, memendamkan, dikeji, bergembira, membocorkan, rahsia, melanggar, penghormatan, ejeknya, pendek, dilengkapinya, berkelakuan, diserang, sedarkan, tindakanya, tindakan, siuman, mustahil, merosakkan, memecahkan, pinggan, mangkuk, hairan, menendangnya, menendang, gila, alamat, alamatnya, anggota, menyerang, menghancurkan, melukai, membunuh, sekalipun, kalanya, mengoyak, ngoyakkan, pakaiannya, tanah, umpamanya, kelancangan, menyebutkan, terkeji, didengar, diceritakan, mengucapkannya, menyesal, percakapannya, kelam, kabut, teratur, mulutnya, wajar, pertanda, bandingkanlah, pohon, buahnya, terlampau, badan, mengesan, betapa, merta, perubahan, bentuk, rupanya, lahiriahnya, lazimnya, dululah, berjangkit, warna, kulit, menggeletar, kaki, tangan, ketertiban, ketentuan, gerak, geri, menentu, arah, suara, rahangnya, merah, padam, lubang, hidung, kembang, kuncup, batang, dikuasai, terkeluar, kepatuhannya, bashirah, menimbang, akalnya, pilihan, adakala, mengendalikan, biarlah, sekalian, hamba, hambanya, tengah, disifatkan, terpimpin, perintak, belas, kasihan, penzina, hukuman, nuur, lemahnya, timbul, mendiamkan, menyaksikan, kemungkaran, memelihara, bersenang, soal, keturunannya, aduk, terpelihara, pepatah, ummat, lelakinya, terpeliharalah, wanitanya, harga, menggangu, isteri, dihinakan, terlalu, kecil, mempertahankan, kecaman, menelurkan, keluarga, padahal, melindunginya, pencabulan, wajib, dilenyapkan, pemikirannya, pentauhidan, zat, menginginkannya, pengaruh, cintanya, menolong, perhatian, hatinya, dikuasi, sibuk, menyisihkan, samping, tujuannya, memimpinnya, gejolaknya, melemahkannya, menyala, nyala, kesannya, tetap, benci, jengkel, sebahagian, tabiat, jadi, dijaga, keganasan, penyantunan, waktu, mendengarkan, ahli, memilih, dipraktikkan, terdahulu, menimbulkan, jahil, semacam, keberanian, ketangkasan, kemuliaan, menganggapnya, kebodohan, kejahilan, pentimbangan, dihapuskan, suci, murni, bersih, keji, barulah, angkara, mencetuskan, pengikisan, percubaannya, tujuan, kebencanaan, agar, melarikan, membiasakan, setakat, jangka, panjang, diterapkan, yanfg, baru, menerimanya, mementingkan, kepahitan, selalu, ditakdirkan, termampu, menjaga, kemulian, minta, mengangkatnya, batasnya, menyakiti, senonoh, pedas, gurauan, menyibukkan, umur, berguna, mendatangkan, feadah, mendidik, menlengkapkan, menyampaikan, kebahagiaan, membesar, merendah, mengenal, mengingati, jenis, makhluk, bersatu, bapa, satu, mengerjakan, seberapa, kebajikan, menyakini, membangkitkan, meninggi, gurau, omong, berbantah, bantah, berlawan, berkhianat, kemahuan, terbatas, wang, kedudukan, bersungguh, ubat, hal, timbulnya, terlebih, dulu, memotong, pangkalnya, mengucap, awwudz, lidahmu, aku, berlindung, terkutuk, muncul, berdiri, baring, sunnat, baginya, wudhu, sembahyang, dingin, berpunca, dipadamkan, uudzu, billaahi, minash, shaithaanir, rajiim, seperkara, sisi, terpengaruh, keduniaan, membisikkan, telinga, kelemahan, hendakkah, menjawabnya, aneh, sekarang, bimbang, sana, dihina, dinakan, malaikat, fikirkan, kelima, mengingat, galak, menerkam, seekor, mengganas, wali, bijaksana, pilihlah, mana, sesuai, bagimu, adat, perjalanan, padamu, sedikit, otak, memikirkan, gambarkan, bertapa, keempat, barang, menceroboh, menjaja, tertimpa, sunyi, kiranya, permusuhan, ketiga, harus, merenung, kemurkaan, meskipun, pengampunan, kemaafan, ancaman, siksaannya, inginkan, pahala, dijanjikan, menolak, terhapus, ditunjuk, menanggung, dihuraikan, terus, berjaya, menetapkan, dihinggapi, menyegerakan, bernyala, nyalanya, pati, inti, pangkal, peringatan, penuduh, ambillah, suruhlah, raf, 199, peristiwa, khattab, didatangi, dusun, berwatak, kasar, demi, berlaku, adil, pemerintahanmu, secukupnya, marahlah, hingga, ketara, wajahnya, hadirin, menyampuk, amirul, bersabarlah, tidakkah, tuan, gagah, nafsunya, semasa, maaf, siksanya, mengemukakan, lisannya, menutup, keburukannya, membuktikan, muttaqin, tambahan, pengampuanannya, menyediakan, hebatnya, bersegeralah, bermohon, keampunan, tuhan, memohon, luasnya, meliputi, langit, bumi, disediakan, hartanya, susah, kesalahan, mencintai, imran, 133, 134, kiriman, topik, insha, mujahid, disakiti, dianiayai, berlalu, hormat, pedulikan, hasan, setimpal, dijawabnya, selamat, muslim, darjat, berpuasa, siagd, beribadat, melengkapkan, dibiasakan, sebagaimana, mendapatkan, memaksakan, tekun, hanyasanya, bersopan, santun, kesempurnaan, penguasaanya, kegejolakan, menundukkannya, mulanya, dicuba, menyantunkan, menahankan, akhirnya, ketahui, sebagai, apakala, sukar, memadamkannya, tabi, membeli, kesemua, terpandang, mengubah, sikapnya, menyebabkannya, kesal, perbuatannya, melepaskan, menjauhkannya, azzawajalla, sakit, radhiallahu, anhuma, menghadiahkan, sehelai, pakaian, memberikannya, sebanyak, seribu, dirham, komen, terkumpul, lima, anas, malik, dicaci, saudaranya, berdusta, makimu, benar, ucapanmu, fushshilat, tolaklah, kejahatan, bermusuhan, antaramu, kawan, setia, dikurniakannya, keberuntungan, keterangan, pernah, irabah, kaummu, sering, permintaan, menunaikan, hajat, lakukan, samalah, melebihi, daripadanya, ahtam, bagaimanakah, dikata, pemberani, macam, manakah, pemurah, kekayaan, dunianya, maslahat, akhiratnya, puncak, kesabarannya, mengatasi, syahwatnya, tercapai, aktsam, tonggaknya, pokok, abu, talib, katanya, kekayaamu, bertimbun, timbun, pinakmu, bersusun, susun, pengetahuanmu, bertambah, penyantunmu, dikenang, menunjuk, nunjuk, mengenai, ibadatmu, ampun, dipetik, sejahat, lekas, walau, bagaimanapun, meluap, luap, insaf, tenang, ghazali, selanjutnya, meninggalkan, menariknya, meruncing, nanti, menguasai, hak, berhenti, kadarnya, ditujukan, seimbang, tanpa, teraniaya, dialah, bermaki, makian, keduanya, dizalimi, berdalilkan, begitu, dia, memanggil, akhlaknya, mencaci, sebenarnya, dicacinya, ditegah, kelakuanmu, pandangan, mataku, siapa, padanya, mengandungi, dusta, bersabdakan, dosa, meninggalkannya, terkira, berdosa, nistamu, janganlah, melarang, ditimbulkan, tiadalah, dibalas, home,


Text of the page (random words):
kata iman ghazali selanjutnya memang sudah jelaslah keizinan membalas itu diperbolehkan dalam kadar yang tersebut di atas tetapi yang lebih utama meninggalkan saja niat untuk membalas itu sebab yang demikian akan menariknya kepada suatu akibat yang lebih meruncing sesuatu itu bahkan mungkin nanti ia tidak dapat menguasai dirinya lagi untuk menuntut pembalasan dalam kadar hak yang diperbolehkan saja dan dikhuatiri kelak ia akan melampaui batas dengan yang demikian menahan diri dari membuat pembalasan itu adalah lebih baik dan lebih senang daripada memulakan pembalasan dan berhenti dalam kadar yang diperbolehkan oleh syara walau bagaimanapun memanglah ada juga manusia yang tiada berkuasa untuk mengekang hawa nafsu dalam masa marahnya sedang meluap luap tetapi tidak kurang pula ada yang insaf sesudah itu lalu kembali tenang dan marahnya pun reda dalam sebuah hadis rasulullah s a w telah bersabda sebaik baik anak adam ialah orang yang lambat marahnya dan segera pula reda bila sudah marah dan sejahat jahat anak adam yang lekas marahnya dan lambat pula reda marah itu kembali ke senarai kandungan kitab mencela marah dendam dan dengki atau ke senarai kandungan utama kitab bimbingan mukminin august 4 2013 beberapa contoh sifat penyantun posted by akarimomar under cela marah dendam dengki 1 comment bersambung dari keutamaan sifat penyantun berikut dipetik beberapa contoh sifat penyantun dari ali bin abu talib r a katanya bukanlah kebaikan itu bila harta kekayaamu bertimbun timbun dan anak pinakmu bersusun susun bahkan kebaikan itu ialah bila ilmu pengetahuanmu bertambah sifat penyantunmu dikenang orang dan anda tidak menunjuk nunjuk kepada orang ramai mengenai ibadatmu kepada allah dan bila anda berbuat baik anda sentiasa bersyukur kepada allah tetapi bila anda berbuat jahat segera anda bertaubat dan meminta ampun kepadanya aktsam pula berkata tonggaknya akal ialah sifat penyantun dan pokok segala perkara ialah sabar berkata mu awiyah seseorang manusia tidak akan mencapai puncak pemikiran melainkan sesudah penyantunannya mengalahkan kebodohannya dan kesabarannya mengatasi keinginan syahwatnya dan tidak akan tercapai semua itu melainkan dengan kekuatan dan pengetahuan bertanya mu awiyah kepada amru ibnul ahtam orang yang bagaimanakah yang dikata pemberani amru menjawab sesiapa yang dapat mengalahkan kebodohannya dengan penyantunannya kemudian mu awiyah bertanya lagi orang yang macam manakah yang dikatakan paling pemurah jawabnya orang yang membelanjakan kekayaan dunianya untuk maslahat akhiratnya mu awiyah pernah bertanya kepada irabah dengan cara apakah engkau dapat mengetahui kaummu itu jawabnya saya sering bersikap penyantun terhadap orang yang bodoh di antara mereka dan memberi setiap permintaan mereka dan berusaha untuk menunaikan segala hajat keperluan mereka barangsiapa yang melakukan seperti yang saya lakukan maka ia pun samalah seperti saya malah barangsiapa dapat melebihi saya tentulah ia menjadi lebih utama dari saya tetapi jika ia melakukan kurang dari saya maka saya lebih baik daripadanya ketika memberi keterangan terhadap firman allah ta ala tolaklah kejahatan itu dengan cara sebaik baiknya sehingga orang yang bermusuhan antaramu dengannya akan menjadi seorang kawan yang setia dan kelakuan seumpama itu tiada dikurniakannya kepada sesiapa pun melainkan orang orang yang bersabar dan tidak diberikannya melainkan kepada orang orang yang bersabar dan tiada diberikannya melainkan kepada orang yang mempunyai keberuntungan yang besar fushshilat 34 35 anas bin malik berkata itulah orang yang bila dicaci maki oleh saudaranya lalu ia berkata andai kata anda telah berdusta dalam caci makimu itu maka mudah mudahan allah mengampuni anda tetapi jika anda benar dalam ucapanmu itu maka mudah mudahan allah mengampuni saya dari saiyidina ali bin al hussain radhiallahu anhuma pada suatu ketika beliau telah dimaki oleh seorang maka beliau pun menghadiahkan kepada orang itu sehelai pakaian dan memberikannya pula sebanyak seribu dirham setengah orang yang mendengar cerita itu telah membuat komen kata mereka telah terkumpul pada peribadi saiyidina ali bin al hussain itu lima sifat yang terpuji iaitu penyantun melenyapkan sakit hati melepaskan orang itu dari sesuatu yang boleh menjauhkannya daripada allah azzawajalla menyebabkannya merasa kesal terhadap perbuatannya lalu bertaubat mengubah sikapnya yang mencela tadi kepada sikap memuji pula beliau telah membeli kesemua sifat sifat yang terpuji ini dengan sesuatu yang tidak terpandang dari harta dunia kembali ke senarai kandungan kitab mencela marah dendam dan dengki atau ke senarai kandungan utama kitab bimbingan mukminin august 1 2013 keutamaan sifat penyantun posted by akarimomar under cela marah dendam dengki 3 comments ketahui bahawasanya sifat penyantun itu adalah lebih utama dari sifat menahan marah sebab menahan kemarahan itu diumpamakan sebagai perbuatan sementara dari sifat penyantun yakni memaksa diri untuk bersifat penyantun ketika sedang marah sedangkan menahan kemarahan itu tidak perlu melainkan bagi orang yang sedang berkobar kobar kemarahannya kemudian untuk melenyapkan kemarahan itu perlu pula kepada perjuangan yang sungguh sungguh tetapi apakala perkara seumpama itu telah dijadikan suatu kebiasaan maka tentulah tidak dikhuatiri lagi bahawa kemarahan itu akan berkobar kobar lagi andai kata kemarahan itu berkobar kobar juga tidaklah menjadi sukar lagi untuk memadamkannya itulah yang dikatakan penyantun tabi i yang telah menjadi sifat yang utama dan terpuji tegasnya penyantun itu adalah tanda tanda kesempurnaan akal fikiran dan penguasaanya terhadap keinginan hawa nafsu yang dapat mematahkan segala kekuatan dan kegejolakan sifat marah dalam diri serta menundukkannya menurut pertimbangan akal fikiran tetapi pada mulanya mestilah dicuba dengan menyantunkan diri dan menahankan kemarahan secara paksaan sehingga akhirnya perbuatan itu menjadi suatu kebiasaan dalam sebuah hadis rasulullah s a w telah bersabda hanyasanya ilmu pengetahuan itu didapati dengan belajar dan sifat penyantun didapati dengan bersopan santun hadis itu menunjukkan kepada kita bahawasanya untuk melengkapkan diri dengan sifat penyantun itu mestilah mula mula dibiasakan diri dengan sifat itu secara paksaan sebagaimana kalau hendak mendapatkan ilmu pengetahuan pula mestilah dengan memaksakan diri supaya tekun belajar sabda rasulullah s a w sesungguhnya seseorang muslim itu akan mencapai darjat orang yang berpuasa pada siagd hari dan beribadat pada malam hari menerusi sifat penyantun ketika memberikan komennya terhadap ayat berikut dan apabila orang orang bodoh itu berkata kepada mereka nescaya dijawabnya selamat sejahtera al furqan 63 al hasan berkata maksudnya orang orang itu bersifat penyantun mereka tidak ingin membalas orang orang bodoh itu dengan cara yang setimpal seperti yang diperlakukan kepada diri mereka ketika memberikan komennya terhadap ayat berikut dan apabila mereka melalui di hadapan orang orang yang beromong kosong itu mereka berlalu secara hormat tidak pedulikan mereka itu al furqan 72 mujahid berkata maksudnya apabila mereka disakiti dan dianiayai nescaya mereka memaafkan saja ini juga termasuk sifat penyantun bersambung dalam kiriman dengan topik beberapa contoh sifat penyantun insha allah kembali ke senarai kandungan kitab mencela marah dendam dan dengki atau ke senarai kandungan utama kitab bimbingan mukminin july 30 2013 keutamaan menahan diri dari kemarahan posted by akarimomar under cela marah dendam dengki 1 comment allah s w t telah berfirman bersegeralah bermohon keampunan kepada tuhan kamu dan memohon syurga yang luasnya meliputi langit dan bumi yang disediakan bagi orang yang bertaqwa iaitu mereka yang membelanjakan hartanya dalam keadaan senang dan susah dan mereka yang menahan kemarahan dan memaafkan kesalahan orang dan allah amat mencintai orang orang yang berbuat kebaikan ali imran 133 134 ayat tersebut di atas telah membuktikan kepada kita bahawa orang yang menahan kemarahannya termasuk dalam golongan muttaqin iaitu orang orang yang bertaqwa kepada allah ta ala tambahan pula bahawasanya allah ta ala akan memberikan pengampuanannya kepada mereka lalu menyediakan bagi mereka balasan syurga alangkah besar dan hebatnya balasan itu bersabda rasulullah s a w barangsiapa menahan kemarahannya nescaya allah akan menahan siksanya terhadap orang itu barangsiapa mengemukakan keuzurannya kepada allah nescaya allah akan menerima keuzurannya itu dan barangsiapa menyimpan lisannya nescaya allah akan menutup segala keburukannya bersabda rasulullah s a w lagi orang yang paling gagah di antara kamu ialah orang yang dapat mengalahkan nafsunya semasa marah dan orang yang paling penyantun pula ialah orang yang memberikan maaf sedangkan ia berkuasa untuk membalas sekali peristiwa khalifah umar ibnul khattab r a telah didatangi oleh seorang dusun yang berwatak kasar lalu berkata kepadanya wahai umar demi allah engkau tidak berlaku adil dalam pemerintahanmu dan tidak memberikan secukupnya kepada kami mendengar itu maka menjadi marahlah khalifah umar hingga kemarahan itu ketara pada wajahnya tiba tiba salah seorang para hadirin telah menyampuk dan berkata wahai amirul mu minin bersabarlah tidakkah tuan mendengar firman allah ta ala ambillah sikap pemaaf dan suruhlah orang berbuat yang baik baik dan jangan mengendahkan orang orang yang bodoh itu al a raf 199 mendengar peringatan orang itu khalifah umar pun bertenang semula dan beliau memaafkan si penuduh itu kembali ke senarai kandungan kitab mencela marah dendam dan dengki atau ke senarai kandungan utama kitab bimbingan mukminin july 28 2013 bagaimana mengubati kemarahan yang sedang bergejolak posted by akarimomar under cela marah dendam dengki 2 comments apa yang dihuraikan pada lembaran lembaran yang lalu ialah bagaimana caranya hendak melenyapkan pangkal kemarahan dan menghapuskan sebab sebabnya supaya ia tiada terus bergejolak tetapi jika ini tiada berjaya malah sebab sebab kemarahan itu hidup juga maka ketika itu hendaklah menetapkan diri supaya orang yang dihinggapi penyakit ini tiada sampai terpaksa melakukan sesuatu menurut wajah yang tercela sayugialah ia menyegerakan pengubatan kemarahannya itu dalam seketika bernyala nyalanya dengan pati dan inti ilmu pengetahuan dan amalan untuk mengubati penyakit marah menerusi ilmu pengetahuan ada beberapa caranya iaitu pertama hendaklah anda cuba mengingatkan kembali segala anjuran anjuran yang ditunjuk oleh syariat dalam keutamaan dan kelebihan sifat sifat menahan marah pemaaf penyantun dan menanggung perilaku buruk dengan jalan itu jiwa anda akan inginkan pahala yang dijanjikan kerana menolak kemarahan itu lalu anda akan menentang keinginan diri untuk membalas dendam maka dengan itu perasaan marah anda akan terhapus dari dalam diri kedua hendaklah anda ingat tentang ancaman allah ta ala dan siksaannya andaikata diteruskan juga sifat marah anda itu anda harus merenung pula apakah anda boleh terselamat dari kemurkaan allah ta ala pada hari kiamat kelak meskipun ketika itu anda sangat memerlukan kepada pengampunan dan kemaafan allah ta ala ketiga hendaklah anda ingat akan akibat permusuhan dan pembalasan dendam lawan anda kelak sudah barang tentu ia akan berusaha untuk menceroboh kehormatan diri anda ia akan cuba menjaja segala keburukan anda ia akan merasa suka bila anda tertimpa sesuatu bencana sedangkan anda sendiri tentu sekali tidak sunyi dari berbagai bagai keburukan dan kecelaan diri dengan yang demikian anda akan merasakan keburukan akibat marah itu di dunia kiranya anda masih tidak mengendahkan akan akibat dosanya di akhirat keempat hendaklah anda gambarkan bertapa buruknya rupa anda kelak bila anda marah iaitu dengan mengingat rupa orang lain ketika dalam dalam kemarahan bayangkanlah rupa anda yang buruk ketika itu dengan rupa sahabat ada yang diumpamakan seperti anjing galak yang hendak menerkam atau seekor binatang buas yang mengganas kemudian bayangkanlah pula seorang penyantun yang bertenang saja yang tidak suka marah marah yang menurut perilaku para nabi para wali para alim ulama dan orang orang yang bijaksana pilihlah antara dua perilaku itu mana yang lebih sesuai bagimu menyerupakan dirimu dengan perilaku anjing anjing binatang binatang buas dan orang orang yang tercela kelakuannya ataupun menyerupakan dengan perilaku para nabi dan alim ulama dalam adat kebiasaannya supaya jiwa anda kelak tertarik kepada perjalanan hidup mereka itu itu pun jika ada lagi padamu sedikit otak yang boleh memikirkan baik buruknya kedua dua perilaku tadi kelima hendaklah anda fikirkan apa sebabnya anda ingin membalas dendam dan apa pula sebabnya anda tidak dapat menahan diri dari kemarahan itu mungkin juga syaitan membisikkan di telinga anda bahawa sikap itu akan menunjukkan kelemahan dan kehinaan diri dan anda akan kelihatan rendah di mata orang ramai ketika itu hendakkah anda menjawabnya dengan berkata wahai nafsu aneh sekali engkau ini engkau tak sanggup menahan penghinaan sekarang apakah engkau lebih sanggup menahan penghinaan di hari kiamat kelak apakah engkau tidak bimbang kelak di sana engkau akan dihina dinakan di hadapan allah para malaikat dan pada nabinya apabila anda menahan kemarahan maka hendaklah anda menahannya semata mata kerana allah anda menahannya juga kerana ia seperkara yang dipandang berat di sisi allah jangan sampai anda terpengaruh dengan kata kata orang ataupun menahan kemarahan itu dengan sesuatu sebab keduniaan adapun cara memadamkan api kemarahan menerusi amalan iaitu hendaklah anda mengucap ta awwudz dengan lidahmu begini a uudzu billaahi minash shaithaanir rajiim aku berlindung kepada allah dari syaitan yang terkutuk apabila kemarahan itu muncul ketika anda sedang berdiri maka hendaklah anda segera duduk jika sedang duduk maka hendaklah anda baring orang yang sedang dalam kemarahan sunnat baginya mengambil wudhu air sembahyang dengan air yang dingin kerana kemarahan itu berpunca dari api manakala api itu pula tidak boleh dipadamkan melainkan dengan air kembali ke senarai kandungan kitab mencela marah dendam dan dengki atau ke senarai kandungan utama kitab bimbingan mukminin july 26 2013 sebab sebab kemarahan posted by akarimomar under cela marah dendam dengki 3 comments anda telah mengetahui bahawa ubat segala penyakit mestilah dengan memotong pangkalnya dan melenyapkan sebab sebabnya dengan hal yang demikian maka anda mestilah mengetahui sebab dan punca timbulnya kemarahan itu terlebih dulu sebab sebab yang membangkitkan kemarahan itu ialah meninggi diri ujub dan bangga senda gurau omong kosong mengejek ejek mencela berbantah bantah berlawan lawan berkhianat kemahuan yang tak terbatas pada mencari wang dan menuntut kedudukan semua sifat sifat ini merupakan perilaku perilaku yang tercela di dalam syariat islam seseorang itu tidak mungkin terlepas dari sifat marah selagi semua sifat sifat ini masih kekal di dalam dirinya maka sayugialah ia bersungguh sungguh untuk menghapuskan segala sifat sifat ini dengan sifat sifat lawannya hendaklah menyirnakan sifat membesar diri dengan m...
Thumbnail images (randomly selected): * Images may be subject to copyright.GREEN status (no comments)

Verified site has: 85 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-35 36-40 41-45 46-50
51-55 56-60 61-65 66-70 71-75 76-80 81-85


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/1.1 301 Moved Permanently
Server nginx
Date Sun, 26 Apr 2026 03:01:46 GMT
Content-Type text/html
Content-Length 162
Connection close
Location htt????/bimbinganmukmin.wordpress.com/
Alt-Svc h3= :443 ; ma=86400
Server-Timing a8c-cdn, dc;desc=ams, cache;desc=BYPASS;dur=0.0
HTTP/2 200
server nginx
date Sun, 26 Apr 2026 03:01:46 GMT
content-type text/html; charset=UTF-8
vary Accept-Encoding
x-hacker Want root? Visit join.a8c.com/hacker and mention this header.
host-header WordPress.com
link <htt????/public-api.wordpress.com/wp-json/?rest_route=/sites/bimbinganmukmin.wordpress.com>; rel= htt????/api.w.org/
vary accept, content-type, cookie
link <htt????/wp.me/rmuu>; rel=shortlink
content-encoding gzip
x-ac 14.cdg _dca MISS
alt-svc h3= :443 ; ma=86400
strict-transport-security max-age=31536000
server-timing a8c-cdn, dc;desc=cdg, cache;desc=MISS;dur=330.0

Meta Tags

title="Kitab Bimbingan Mukminin | Mau'izhatul Mu'minin min Ihya' Ulumiddin [Al-Iman Al-Ghazzaliy]"
http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"
name="robots" content="max-image-preview:large"
name="generator" content="WordPress.com"
property="og:type" content="website"
property="og:title" content="Kitab Bimbingan Mukminin"
property="og:description" content="Mau'izhatul Mu'minin min Ihya' Ulumiddin [Al-Iman Al-Ghazzaliy]"
property="og:url" content="htt????/bimbinganmukmin.wordpress.com/"
property="og:site_name" content="Kitab Bimbingan Mukminin"
property="og:image" content="htt????/secure.gravatar.com/blavatar/29d46764321f142185d1d60450a695e522e8a87d80a79b09cf9cb7f40721fd7c?s=200&ts=1777172506"
property="og:image:width" content="200"
property="og:image:height" content="200"
property="og:image:alt" content=""
property="og:locale" content="en_US"
property="fb:app_id" content="249643311490"
name="description" content="Mau'izhatul Mu'minin min Ihya' Ulumiddin [Al-Iman Al-Ghazzaliy]"
id="bilmur" property="bilmur:data" content="" data-provider="wordpress.com" data-service="simple" data-site-tz="Etc/GMT-0" data-custom-props='{"logged_in":"0","wptheme":"pub\/connections","wptheme_is_block":"0"}'

Load Info

page size36422
load time (s)0.423079
redirect count1
speed download86104
server IP 192.0.78.12
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"