Meta tags:
Headings (most frequently used words):
al, izzah, yang, __, they, thursday, 29, 2012, jadi, stop, apa, terbaru, sahabat, arkib, labels, gedung, ilmu, are, the, murabbis, march, 21, 2013, november, friday, june, senyum, itu, kan, sedekah, mencintai, facebook, mengharap, redha, allah, read, them, re, cool, belog, orang, hebat, kata, mereka, zalim, terhadap, rohani, sabar, boleh, asbab, syurga, tentera, mahdi, ya, nak,
Text of the page (most frequently used words):
yang (75), allah (36), kita (36), dan (32), dengan (30), saya (28), ini (21), untuk (21), tidak (20), ago (18), itu (18), years (15), kepada (15), jadi (14), anak (14), diri (14), tak (14), orang (13), kata (12), dalam (12), hati (11), sabar (11), terasa (11), #rohani (11), dari (10), izzah (10), satu (10), menjadi (10), bila (10), ujian (10), aku (9), pada (9), adalah (9), bersama (8), nak (8), tiada (8), menulis (8), makanan (8), rasa (8), boleh (8), kecil (7), mendidik (7), sahaja (7), hari (7), syurga (7), buku (6), lagi (6), juga (6), mula (6), akan (6), suami (6), masih (6), ada (6), apa (6), tapi (6), june (6), nikmat (6), dia (6), november (6), uwais (6), march (6), the (5), muna (5), dah (5), jika (5), bukan (5), sudah (5), perlu (5), rumah (5), tangga (5), perjuangan (5), mana (5), kembali (5), sehingga (5), jauh (5), laptop (5), memang (5), baik (5), 2012 (5), sangat (5), saat (5), baru (5), sepatutnya (5), mudah (5), december (5), sang (4), kaki (4), redha (4), isa (4), sedang (4), kan (4), komen (4), seperti (4), tarbiyah (4), paling (4), sejak (4), lepas (4), macam (4), masa (4), mencari (4), mungkin (4), jangan (4), lain (4), adik (4), sayang (4), bersabar (4), mampu (4), asbab (4), awalnya (4), kadang (4), sahabat (4), sentiasa (4), sihat (4), berlaku (4), mata (4), memberi (4), adakah (4), menangis (4), iptb (4), july (4), may (4), january (4), biarkan (3), anakku (3), behind (3), scene (3), wuu (3), tentera (3), mahdi (3), bermula (3), ibu (3), nanti (3), teman (3), ahmad (3), ulama (3), tentang (3), harus (3), manusia (3), hidayah (3), bersyukur (3), terlalu (3), islam (3), jiwa (3), ingat (3), kerja (3), masakan (3), tau (3), semakin (3), terus (3), salam (3), بسم (3), الله (3), الرحمن (3), الرحيم (3), penat (3), ikhlas (3), kasih (3), cukup (3), menanti (3), sakit (3), hak (3), maka (3), diberi (3), hilang (3), begitu (3), waktu (3), kehidupan (3), diberikan (3), tenang (3), hantar (3), salah (3), adil (3), jasmani (3), mengingat (3), setiap (3), perkara (3), tekanan (3), namun (3), suasana (3), perasaan (3), muhammad (3), tempoh (3), 2013 (3), cinta (3), april (3), august (3), september (3), october (3), 2009 (2), and (2), mereka (2), melangkah (2), kisah (2), bicara (2), membaca (2), walaupun (2), manis (2), they (2), senyum (2), posts (2), labels (2), fikirkanlah (2), hai (2), rijal (2), pasti (2), punya (2), sedari (2), kecintaan (2), ilmu (2), timbul (2), setelah (2), ayah (2), utama (2), cahaya (2), ummah (2), lah (2), sekarang (2), semoga (2), besar (2), mujahid (2), pulang (2), mahu (2), mesit (2), syeikh (2), ragu (2), nama (2), mustahil (2), suatu (2), kedah (2), laju (2), sekolah (2), perancangan (2), begini (2), teringat (2), sementelah (2), kepulangan (2), cabaran (2), kini (2), benar (2), sekali (2), pernah (2), lalai (2), engkau (2), tarik (2), kami (2), sungguh (2), nafsu (2), hamba (2), terlupa (2), berfikir (2), hatinya (2), hanya (2), widaad (2), berlalu (2), tanpa (2), buat (2), mampir (2), katanya (2), meninggalkan (2), minat (2), blog (2), abang (2), bangga (2), semuanya (2), sendiri (2), lakukan (2), bagi (2), masuk (2), terima (2), puan (2), anis (2), kalau (2), berkhidmat (2), kesabaran (2), mengabaikan (2), terfikir (2), amalan (2), banyak (2), dihadapi (2), musibah (2), lebih (2), video (2), semua (2), segala (2), selama (2), nyawa (2), umpama (2), istighfar (2), sama (2), menyakitkan (2), tahap (2), senang (2), cerita (2), thursday (2), bersikap (2), terhadap (2), memberinya (2), sesuai (2), lazat (2), sebagai (2), kekuatan (2), strength (2), point (2), sebenarnya (2), stress (2), antara (2), zalim (2), apabila (2), anugerah (2), kembalilah (2), jua (2), keadaan (2), enak (2), guru (2), helai (2), air (2), mengalir (2), dialami (2), sebuah (2), seorang (2), menjaga (2), ketika (2), agak (2), berpantang (2), sekejap (2), suka (2), cara (2), bayi (2), muda (2), sensitif (2), bulan (2), pejam (2), celik (2), ukht (2), nur (2), february (2), copyright, designed, ipietoon, collaboration, with, web, hosting, fifa, blogger, template, matahari, dahsyatnya, tenaga, doa, tinta, alfaqir, ayyuhal, walad, fakir, ila, rabbi, cintamu, berkata, meraih, cintanya, duhai, penyambung, nota, sibuk, hinggakan, qalbi, ghairullah, belog, hebat, epal, hilangpunca, cerdek, naik, kepala, apes, kontradiksi, fynn, jamal, cakap, pbakl, 2014, kulitnya, soleh, isinya, mukmin, harganya, kafir, sembang, kencang, finding, joy, mundane, made, from, vinegar, ice, read, them, cool, mengharap, create, your, badge, facebook, cute, stalk, mencintai, sedekah, subscribe, atom, older, ____, kalian, berangan, angan, diriku, alangkah, indahnya, sebegini, jiwanya, terasuh, persoalan, benak, mampukah, kelak, lahir, bahkan, sebelum, perkahwinan, elemen, medan, menerangkan, sinarnya, tengah, kegelapan, kena, latih, betul, wakafkan, zuriatku, membantu, agama, ayahmu, deruman, kereta, luar, mematikan, lamunan, suamiku, khidmat, terbaik, jumpa, mengaji, siapa, nuruddin, masya, menyebut, dididik, ditanamkan, impian, mengejar, akhirat, bakal, sehebat, idolanya, azhim, sebutan, oghang, mesir, maktab, mahmud, sri, abim, terhambur, bibir, kecilnya, besaq, kat, tanya, ibunya, chik, nawal, bercerita, depan, keletah, sepupu, bin, yusoff, pagi, tadi, mengemas, menunggu, kampung, saja, siaran, ikim, tertancap, telinga, celoteh, menarik, cuma, sekerap, dahulu, tetap, awlawiyat, sesudah, rasul, dosa, semalam, menginsafkan, cukuplah, balik, telah, berikan, penuh, liar, cuba, dirimu, leka, berkahwin, begitulah, terkadang, fokus, adanya, belum, tersentuh, mulut, saudara, menadah, meminta, disuap, secebis, keberkatan, dipandang, insan, rehat, melainkan, almarhum, ust, fadzil, noor, sehari, hidupmu, memikirkan, letih, jugak, kakak, perbualan, telefon, tersayang, kelmarin, tersimpan, kemas, tinggalkan, kahwin, teruskan, dibuka, broadband, dimasukkan, hijau, pulak, bikin, mak, kenduri, wah, sendirian, bisikan, kuat, ditundukkan, mujahadah, balu, syuhada, suamimu, keluar, berjuang, isteri, tahu, sunyi, pula, sisi, usai, menyalami, melambai, bayangnya, sayup, pandangan, lepat, pisang, atas, dapur, mertuaku, igauan, abg, angguk, jaga, friday, for, those, words, menginspirasikan, berinspirasi, panjang, sms, penyentuhnya, hitunglah, kesabaranku, permusafiran, kehendak, teringin, kehadirannya, berbekalkan, penyingkiran, keakuan, ananiyah, timbullah, kehalusan, adab, malah, melayan, hidup, berumah, memerlukan, sedikit, dihitung, sisinya, dekat, timpakan, serasa, sanggup, ganti, seakan, alpa, kesyukuran, dikatakan, jam, edit, surau, hasil, niat, asal, penah, situ, beri, dibuat, didownload, perisian, data, sebagainya, usahakan, hampir, tahun, bagai, diambil, kononnya, bilik, dipecah, beberapa, barang, termasuk, menenangkan, nafas, rasakan, sifat, wujud, hatta, seharian, pastinya, kepahitan, mesti, halnya, pernahkah, berat, amat, membuatkan, teruk, hadapi, sampai, prasangka, difikir, bersalah, dikenali, baca, entry, menyedihkan, dibaca, mendalam, tindakan, ambil, berhenti, habis, good, job, doakan, qarni, ayuh, merosakkan, mulakan, sesuatu, kering, insya, mendatangi, andai, memandangnya, titik, bukanlah, atau, benda, tetapi, tagline, rancangan, reset, minda, prof, muhaya, disiarkan, astro, oasis, dalaman, menentukan, luaran, berasa, tertekan, ketentuan, sidi, rohimuddin, tetapkan, padanya, akui, melebihkan, tanda, kerap, mengeluh, tandanya, nikmatnya, tersedar, datangnya, diperlihatkan, tangan, digerakkan, seharusnya, ianya, datang, badan, untaian, ayahanda, diselak, demi, disedari, jentikan, lupa, berharapkan, mendengar, rintihan, merasai, kepedihan, sedangkan, awak, mengganjari, nya, terjumpa, hadiah, elok, terusik, rak, layak, takut, azab, neraka, tajuknya, berhadapan, bergantung, sekeliling, terutama, memotivasikan, pergi, bertugas, lemah, parah, tambahan, keseorangan, bercadang, pantang, kerenah, saban, akhirnya, mengambil, keputusan, itupun, dapat, dihadam, sememangnya, berjalan, fakta, berkomunikasi, semestinya, bermaksud, lapar, kekok, betah, dilalui, keruan, kenapa, susu, dinafikan, bapa, mempunyai, alami, hendak, menyesuaikan, gunakan, sebaik, memuhasabah, tika, suci, terluka, entah, mengapa, sampaikan, mengusik, ummi, alhamdulillah, jumaat, genap, dirasakan, terbayang, bayang, labour, room, pedih, melahirkan, dijahit, sangka, usianya, terpanggil, mencoret, terpaksa, mencuri, curi, sementara, bertuahku, lena, assalamualaikum, akh, ehsan, halim, ipip, sirah, hana, nurul, are, murabbis, episod, selusuri, jalan, faqir, inilah, jalanku, hikam, ibnu, athaillah, amal, makrifat, sufi, road, soalan, popular, simpanan, syariah, ulasan, awam, zaharuddin, net, 𝗔𝗣𝗔, 𝗔𝗗𝗔, 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠, 𝗞𝗔𝗔𝗕𝗔𝗛, ahlul, baiyt, dipotong, solat, jenazah, months, rumahtangga, sempurna, ilahi, month, socrates, salamis, merenung, kerosakan, memori, sejarah, saifulislam, com, week, muwasholah, baina, muslimin, darul, aman, tauhid, gedung, zaman, muda2, dulu, kuala, merawat, mahasiswa, lawak, taik, unta, laskar, bintang, kau, mengarut, ikatan, gua, merepek, korang, layan, falestine, dunia, tua, cikgu, cikgi, bahasa, api, akhawat, abu, 114, 2006, 2007, 2008, 130, 2010, 2011, arkib, get, this, widget, here, terbaru, stop,
Text of the page (random words):
a l i z z a h stop apa yang terbaru __ get this widget here sahabat al izzah arkib al izzah 2013 1 march 1 2012 5 november 1 june 1 april 1 january 2 2011 17 december 2 november 1 october 2 september 1 august 2 july 1 june 2 may 1 march 1 february 3 january 1 2010 59 december 2 november 2 october 2 september 8 august 7 july 5 june 5 may 4 april 7 march 6 february 3 january 8 2009 130 december 9 november 7 october 8 september 10 august 12 july 13 june 22 may 11 april 20 march 17 january 1 2008 7 december 7 2007 6 may 4 march 2 2006 9 december 4 november 1 july 1 june 3 labels izzah behind the scene 114 abu nur 2 akhawat sayang 2 api 2 bahasa 1 behind the scene 1 cikgu cikgi 6 dunia sudah tua 8 falestine 2 fikirkanlah hai rijal 68 gua merepek korang layan 8 guru 1 ikatan 1 iptb 9 kau kan tau aku suka mengarut 2 laskar bintang 1 lawak taik unta 1 mahasiswa 3 merawat jiwa 1 nur kuala mu 6 satu hari satu cerita 6 t a g 7 zaman muda2 dulu 15 gedung ilmu kehidupan tauhid muwasholah baina ulama al muslimin kedah darul aman 1 week ago saifulislam com antara socrates dan salamis merenung kerosakan anak muda dalam memori sejarah 1 month ago mencari dan terus mencari cinta ilahi rumahtangga yang sempurna 3 months ago aku islam adakah kaki yang dipotong perlu di solat jenazah 4 years ago kecintaan dan kasih sayang kepada ahlul baiyt 𝗔𝗣𝗔 sebenarnya 𝗔𝗗𝗔 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗞𝗔𝗔𝗕𝗔𝗛 5 years ago zaharuddin net soalan popular simpanan syariah ulasan tahap orang awam 9 years ago sufi road hikam ibnu athaillah amal makrifat 10 years ago bicara cinta sang faqir inilah jalanku ku selusuri jalan cinta 11 years ago episod sebuah perjuangan they are the murabbis ukht nurul hidayah iptb ukht hana iptb adik sirah iptb akh ehsan halim ipip thursday march 21 2013 zalim terhadap rohani yang penat tapi ikhlas muna izzah md isa at 3 21 2013 12 34 00 am بسم الله الرحمن الرحيم salam perjuangan assalamualaikum sahabat sahabat terpanggil untuk mencoret walaupun terpaksa mencuri curi masa yang ada sementara anak bertuahku sedang lena alhamdulillah jumaat ni anakku muhammad uwais genap 2 bulan pejam celik pejam celik sekejap sahaja dirasakan masa berlalu masih terbayang bayang saat ketika di labour room sakit pedih melahirkan seorang anak dijahit dan kini tak sangka anakku ini sudah 2 bulan usianya tempoh berpantang saya gunakan sebaik mungkin untuk memuhasabah diri tika tempoh itu dalam keadaan diri yang tidak suci sangat mudah terasa jauh dengan dia hati dan perasaan menjadi begitu mudah terluka dan sensitif entah mengapa air mata mudah sahaja mengalir laju sampaikan suami mengusik sejak sejak jadi ummi ni sensitif sungguh menjaga anak kecil memang bukan perkara mudah jika salah cara memang tak dinafikan ibu bapa muda yang baru mempunyai cahaya mata boleh alami tekanan perasaan sementelah hendak menyesuaikan diri dengan suasana baru saya juga pada awalnya agak kekok dan tidak betah dengan suasana baru yang perlu dilalui bila anak menangis tak keruan berfikir kenapa uwais menangis apa yang dia nak sakit ke dia nak susu ke fakta menangis adalah salah satu cara bayi untuk berkomunikasi dan bila bayi menangis tak semestinya bermaksud dia lapar 44 hari tempoh berpantang sememangnya bukan sekejap bagi orang macam saya yang suka berjalan pada awalnya saya bercadang untuk menulis ketika dalam pantang namun agak tidak sesuai dengan kerenah uwais saban hari akhirnya saya mengambil keputusan untuk membaca itupun tak banyak buku yang dapat dihadam muhammad uwais hari ke 4 muhammad uwais hari ke 36 bila berhadapan dengan suasana baru ini saya mula mencari strength point saya pada awalnya saya terlalu bergantung kepada orang sekeliling saya terutama suami sebagai kekuatan saya untuk memotivasikan diri namun bila si suami perlu pergi bertugas saya mula kembali lemah tekanan perasaan yang dialami terasa semakin parah tambahan bila terasa keseorangan menjaga anak sehingga suatu hari saya terjumpa sebuah buku hadiah seorang teman masih elok tidak terusik di rak ya allah aku tidak layak untuk syurga mu namun aku juga takut azab neraka mu begitu tajuknya terima kasih kepada awak yang memberi buku ini semoga allah mengganjari mu dengan redha nya diselak helai demi helai tanpa disedari air mata saya mula mengalir buku ini memberi jentikan kepada saya yang selama ini saya lupa saya terasa jauh dengan allah saya terlalu berharapkan manusia untuk mendengar rintihan saya merasai kepedihan yang dialami sedangkan dia yang sepatutnya saya kembali untaian kata sang guru dan ayahanda terus mampir kita sentiasa memberi makanan yang enak enak kepada badan kita jasmani kita tapi adakah kita lakukan perkara yang sama kepada rohani kita adakah kita memberi hak yang sepatutnya kepada rohani kita adakah makanan rohani kita lazat dan cukup allah semua yang berlaku adalah datangnya dari allah mata yang diperlihatkan hati yang diberikan rasa tangan yang digerakkan maka seharusnya apabila berlaku ujian ingat ianya datang dari allah jua kembalilah kepada allah dalam apa jua keadaan tersedar ujian yang dihadapi adalah dari allah anak ini anugerah allah anugerah yang allah hantar untuk menjadi tarbiyah buat diri kembalilah kepada allah bersyukur untuk segala nikmatnya saya akui saya antara yang melebihkan makanan jasmani dan berlaku zalim kepada rohani dengan tidak memberinya makanan yang sepatutnya tidak mustahil rohani ini tidak sihat tanda rohani yang tidak sihat adalah apabila hati sentiasa rasa tidak tenang tekanan stress dan kerap mengeluh itu tandanya rohani kita tidak diberikan makanan yang sepatutnya jiwa dan rohani yang sihat tidak akan mudah berasa tertekan dengan ujian yang berlaku hatinya sentiasa tenang dan redha dengan ketentuan allah kata sidi rohimuddin orang yang stress adalah orang yang tidak redha dengan apa yang allah tetapkan padanya titik kekuatan setiap manusia itu bukanlah pada orang lain atau benda lain tetapi strength point kita sebenarnya adalah hati kita seperti tagline rancangan reset minda bersama prof muhaya yang disiarkan di astro oasis dalaman kita menentukan luaran kita saya sepatutnya menjadi hamba yang sangat sangat bersyukur dengan nikmat yang diberi setiap perkara yang mendatangi kita adalah nikmat musibah juga adalah nikmat andai kita memandangnya sebagai satu nikmat semuanya bermula dari dalam diri kita sahabat ayuh bersikap adil kepada rohani kita seperti mana kita adil terhadap jasmani kita bersikap adil dengan memberinya makanan yang sesuai dan lazat bukan makanan yang boleh merosakkan rohani kita mulakan dengan hati yang sentiasa mengingat allah mengingat allah dalam setiap sesuatu hati yang tidak kering dari mengingat allah insya allah akan lebih sihat doakan kami mampu mendidik anak ini menjadi umpama uwais al qarni 8 dah komen wuu thursday november 29 2012 sabar boleh jadi asbab syurga yang penat tapi ikhlas muna izzah md isa at 11 29 2012 09 28 00 pm بسم الله الرحمن الرحيم salam perjuangan kadang kadang allah hantar orang yang kita tak senang untuk jadi asbab syurga kita mendalam kata katanya saya rasa tindakan yang cukup baik dia ambil berhenti menulis habis cerita good job puan anis kalau saya orang tak dikenali baca entry kita dan yang menyedihkan bila meninggalkan komen yang menyakitkan hati untuk dibaca ujian juga tu kita menulis salah tak menulis rasa bersalah lagi lagi bila memang minat kita menulis ya allah kadang kadang allah hantar orang yang kita tak senang untuk jadi asbab syurga kita tapi bila difikir kembali kata kata ini allah terasa tenang kembali sama juga halnya dengan kehidupan kita pernahkah satu waktu itu kita diberikan ujian yang sangat berat dan amat menyakitkan kita membuatkan kita rasa saat itu adalah saat yang paling paling paling teruk sekali kita hadapi sampai satu tahap timbul prasangka tak baik kepada allah mesti pernah kan istighfar istighfar jika di waktu itu kita mampu menenangkan diri kita tarik nafas dalam dalam rasakan sifat wujud allah itu ada di mana mana hatta dalam perancangan kehidupan seharian kita pastinya tiada terasa kepahitan ujian masih ingat tak kisah bilik saya dipecah masuk dan beberapa barang hilang termasuk laptop saya waktu tu terasa bagai nyawa diambil ye lah laptop umpama nyawa kononnya semua video yang dibuat yang didownload segala perisian data dan sebagainya yang saya usahakan selama hampir 4 tahun bersama laptop itu boleh hilang begitu sahaja tak penah terfikir di situ ada ujian yang allah sedang beri baru terasa diri ini seakan akan jauh alpa dan tiada kesyukuran dengan nikmat yang diberi masakan tidak boleh dikatakan 24 jam bersama si laptop edit video sehingga tidak ke surau mula terasa bangga dengan hasil kerja hilang niat asal untuk berkhidmat allah saat tu terasa allah dekat allah timpakan ujian yang pada awalnya serasa tak sanggup untuk dihadapi tapi nikmat musibah itu lebih manis dan tiada ganti tarbiyah allah terfikir mungkin amalan diri ini tidak banyak maka hanya dengan sedikit rasa sabar dengan ujian yang diberi boleh menjadi satu amalan yang dihitung di sisinya sabar bukan sahaja dengan ujian malah dengan apa sahaja sabar menanti sabar melayan sabar bersama hidup berumah tangga lagi memerlukan kesabaran sabar mendidik rasa penyingkiran keakuan ananiyah sabar mendidik mengabaikan hak diri bila mampu mengabaikan hak diri maka timbullah kehalusan adab ya mungkin berbekalkan kesabaran sahaja mampu menjadi asbab ke syurga senyum di saat ini bersabar menanti kepulangan suami dari permusafiran bersabar dengan kaki yang semakin sakit bersabar dengan kehendak diri yang teringin nak bersama teman lain berkhidmat bersabar menanti kehadirannya ya allah hitunglah kesabaranku p s terima kasih puan anis for those words sangat menginspirasikan orang kalau memang berinspirasi tidak perlu menulis panjang di blog cukup dengan satu sms menjadi penyentuhnya 3 dah komen wuu friday june 29 2012 jadi tentera mahdi ya nak yang penat tapi ikhlas muna izzah md isa at 6 29 2012 09 53 00 am بسم الله الرحمن الرحيم salam perjuangan abang tak ada jaga diri baik baik tau angguk baik abg usai menyalami dan melambai sehingga bayangnya sayup jauh dari pandangan terus kaki ini melangkah masuk ke rumah teringat lepat pisang di atas dapur masakan ibu mertuaku memang boleh jadi igauan terasa sunyi pula tiada suami di sisi sabar sabar suamimu keluar berjuang syurga bagi isteri yang sabar tahu bisikan hati semakin kuat harus ditundukkan nafsu sendiri mujahadah kan mahu jadi balu syuhada adik adik semuanya bikin kerja sendiri mak dan ayah ke kenduri wah dan apa harus aku lakukan sendirian begini dibuka laptop broadband dimasukkan ah hijau pulak sayang jangan tinggalkan blog macam tu je lepas kahwin ni tau teruskan menulis abang bangga dengan sayang kata katanya itu tersimpan kemas dalam hati masakan boleh meninggalkan minat yang sedari kecil ini perbualan telefon bersama adik tersayang kelmarin mampir widaad rasa macam letih jugak buat kerja ni kakak tiada rehat melainkan hanya di syurga widaad ingat kata kata almarhum ust fadzil noor jangan biarkan sehari dalam hidupmu berlalu tanpa memikirkan tentang islam ya muna izzah jangan biarkan dirimu leka dan lalai sehingga terlupa untuk berfikir tentang ummah cabaran setelah berkahwin ini begitulah terkadang terlalu fokus pada rumah tangga sehingga terlupa adanya hati yang belum tersentuh dengan hidayah islam masih ada mulut saudara yang menadah meminta disuap secebis makanan masih ada jiwa yang masih jauh dari allah di mana keberkatan rumah tangga jika hatinya tiada dipandang kepada insan lain dosa semalam benar benar menginsafkan diri cukuplah sekali aku pernah jadi manusia yang lalai jangan ya allah engkau tarik balik hidayah yang telah engkau berikan kepada kami ini ya allah sungguh hati yang penuh nafsu liar ini akan cuba menjadi hamba bersyukur jadi harus mula kembali menulis sekarang cuma mungkin tidak sekerap dahulu ya mujahid saya tetap awlawiyat utama sesudah allah dan rasul pagi tadi sementelah mengemas dan menunggu kepulangan suami untuk bersama pulang ke kampung saja mencari siaran ikim tertancap telinga pada celoteh sang dj mendidik anak anak dan cabaran pada masa kini menarik bila bercerita tentang perancangan masa depan begini teringat pada keletah sepupu kecil ahmad bin syeikh yusoff ahmad dah besaq nak sekolah kat mana tanya ibunya chik nawal sri abim laju nama sekolah itu terhambur dari bibir kecilnya lepas tu maktab mahmud lepas tu mesit sebutan oghang kedah untuk mesir lepas mengaji di mesit ahmad nak jadi macam siapa syeikh nuruddin masya allah tiada ragu ragu untuk si kecil itu menyebut nama ulama besar itu sejak kecil sudah dididik dan ditanamkan impian untuk mengejar akhirat tiada mustahil jika si kecil ini suatu hari nanti bakal menjadi ulama sehebat idolanya itu azhim pasti kalian juga sedang berangan angan seperti diriku alangkah indahnya jika punya anak sebegini sedari kecil jiwanya terasuh dengan kecintaan kepada ilmu timbul satu persoalan di benak mampukah aku mendidik anak ku kelak kata orang mendidik anak itu bukan bermula setelah mereka lahir bahkan sebelum itu lagi si ibu dan ayah sudah perlu mula mendidik bermula dengan perkahwinan tarbiyah itu elemen yang paling utama dalam rumah tangga rumah tangga yang menjadi medan tarbiyah pasti punya satu cahaya yang akan menerangkan sinarnya di tengah kegelapan ummah ini anak kita nanti lah yang akan jadi tentera mahdi sejak sekarang dah kena latih kata si teman betul jadi dengan ini sahaja aku wakafkan zuriatku untuk perjuangan membantu agama allah semoga besar nanti jadi mujahid seperti ayahmu ya nak deruman kereta di luar mematikan lamunan suamiku sudah pulang mahu khidmat yang terbaik jumpa lagi jadi tentera mahdi ya nak ____ 5 dah komen wuu labels izzah behind the scene fikirkanlah hai rijal older posts subscribe to posts atom senyum itu kan sedekah _ yang mencintai _ orang cute sedang stalk __ facebook al izzah muna izzah md isa create your badge mengharap redha allah _ i read them they re cool made from vinegar and ice finding joy in the mundane 8 years ago sembang kencang pbakl 2014 buku kulitnya soleh isinya mukmin harganya kafir 12 years ago ini fynn jamal cakap kontradiksi 12 years ago apes cerdek lagi dari kaki naik kepala 14 years ago hilangpunca walaupun epal manis belog orang hebat __ ma fi qalbi ghairullah sibuk membaca buku hinggakan 12 years ago bicara dengan kata dan nota penyambung kisah 12 years ago s e n y u m ii melangkah duhai anakku 12 years ago bersama meraih cintanya biarkan cintamu berkata tidak 13 years ago al fakir ila rabbi ayyuhal walad dan aku 14 years ago tinta alfaqir dahsyatnya tenaga doa 14 years ago sang matahari kata mereka a l i z z a h copyright 2009 designed by ipietoon blogger template in collaboration with fifa and web hosting
|