Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2022, buku, tuesday, april, blog, jilid, yang, kubaca, may, 31, friday, 29, monday, 25, november, 16, 2021, about, me, blogger, indonesia, my, other, search, this, archives, guest, book, members, total, pageviews, bandoeng, waktoe, itoe, dari, tepi, kali, citarum, ke, sisi, cikapundung, katumbiri, regenboog, riwayat, sarekat, islam, bandung, 1912, 1916, sumur,
Text of the page (most frequently used words):
yang (165), dan (94), bandung (94), ini (82), buku (70), dengan (68), dari (59), dalam (54), untuk (53), tidak (40), islam (40), itu (30), sebagai (24), air (24), penulis (24), oleh (23), #sarekat (23), toyib (22), siti (22), hal (22), hingga (22), alun (22), menjadi (21), masa (21), juga (20), akan (20), pada (20), tahun (20), bupati (20), tentang (19), ada (19), orang (19), sejarah (19), april (18), karena (18), satu (18), kisah (17), adalah (17), banyak (17), komik (17), november (16), mereka (16), march (15), may (15), september (15), cerpen (15), kita (15), tokoh (15), ukur (15), sebuah (14), namun (14), secara (14), organisasi (14), january (13), sumur (13), pernah (13), pribumi (13), july (12), october (12), share (12), hanya (12), membuat (12), para (12), antara (12), saya (12), bab (12), ganesha (12), december (11), june (11), tempat (11), tersebut (11), kota (11), ketika (11), belanda (11), february (10), august (10), menarik (10), seperti (10), berbagai (10), saat (10), ayah (10), dapat (10), bagi (10), abad (10), selain (10), kabupaten (10), mendapat (10), htanzil (9), lebih (9), salah (9), tak (9), semakin (9), awal (9), pedagang (9), telah (9), https (9), kompas (9), com (9), sekolah (9), dibahas (9), wilayah (9), jilid (9), sang (9), dipati (9), kecil (8), sama (8), sangat (8), bagaimana (8), lagi (8), mata (8), baik (8), judul (8), bahwa (8), perkembangan (8), kini (8), ketua (8), membahas (8), penerbit (7), sehingga (7), beberapa (7), lain (7), saja (7), walau (7), perubahan (7), iklim (7), kehidupan (7), hlm (7), sejak (7), yaitu (7), bertemu (7), 1912 (7), masyarakat (7), indonesia (6), facebook (6), dimuat (6), karya (6), terhadap (6), baru (6), bisa (6), kampung (6), anak (6), mudah (6), seorang (6), dua (6), bukan (6), pertemuan (6), bahkan (6), 1916 (6), memajukan (6), pendirian (6), perpecahan (6), pergerakan (6), sepertinya (6), apa (6), kalangan (6), 2022 (6), gambar (6), lalu (6), jembatan (6), kolonial (6), this (5), pembaca (5), mungkin (5), rumah (5), penduduk (5), hidup (5), uang (5), akhirnya (5), dimana (5), setelah (5), sudah (5), sumber (5), kemudian (5), kepada (5), kesejahteraan (5), berita (5), masih (5), belum (5), agar (5), menyajikan (5), haji (5), hasil (5), suryadiningrat (5), wignyadisastra (5), khusus (5), suwardi (5), priangan (5), martanegara (5), pinterest (4), blogthis (4), email (4), diposkan (4), memiliki (4), pesan (4), detail (4), dampak (4), lingkungan (4), lewat (4), individu (4), tinggal (4), harus (4), besar (4), mencari (4), ternyata (4), kembali (4), pohon (4), ditulis (4), 2020 (4), akhir (4), setiap (4), selama (4), begitu (4), sayangnya (4), melakukan (4), cetakan (4), tebal (4), isbn (4), 978 (4), riwayat (4), menggalang (4), demi (4), artikel (4), baca (4), bandungbergerak (4), dikenal (4), tulisan (4), syarikat (4), kongres (4), hasan (4), pemerintah (4), tjokroaminoto (4), disebut (4), sosok (4), partadiredja (4), sunda (4), mengenai (4), beserta (4), kemajuan (4), dimulai (4), kali (4), katumbiri (4), dibuat (4), data (4), jaman (4), bernama (4), teknik (4), amelia (4), citarum (4), cikapundung (4), generasi (4), kerajaan (4), mataram (4), terus (4), tatar (4), wiranatakusumah (4), masjid (4), voc (4), versi (4), blogger (3), menambah (3), disajikan (3), ilustrasi (3), penulisnya (3), bersama (3), lainnya (3), muram (3), antar (3), tokohnya (3), panjang (3), sulit (3), sawah (3), eka (3), kurniawan (3), bahasa (3), cerita (3), kalimat (3), kisahnya (3), menyebabkan (3), umum (3), melainkan (3), keluarga (3), hari (3), bambu (3), diri (3), ayahnya (3), penjara (3), diserahkan (3), konflik (3), dikisahkan (3), kedua (3), mulai (3), atau (3), 2021 (3), kerja (3), tayang (3), klik (3), gama (3), prabowo (3), editor (3), serafica (3), gischa (3), download (3), aplikasi (3), akses (3), cepat (3), android (3), ios (3), apple (3), 3hxwj0l (3), bit (3), 3g85pka (3), www (3), skola (3), read (3), 171147069 (3), page (3), all (3), kata (3), semua (3), periode (3), berdirinya (3), melihat (3), politik (3), digelar (3), jawa (3), mengungkapkan (3), kemeriahan (3), penting (3), menurut (3), catatan (3), mustafa (3), konggres (3), pendidikan (3), sosial (3), mendirikan (3), agama (3), tanah (3), dagangan (3), suasana (3), nama (3), terlebih (3), sekarang (3), massa (3), cukup (3), presiden (3), bahasan (3), terkenal (3), termasuk (3), dihadiri (3), seluruh (3), sepak (3), kaum (3), perdagangan (3), februari (3), dilanjutkan (3), bagian (3), berasal (3), mengadakan (3), dagang (3), 623 (3), berada (3), komentar (3), bangunan (3), cimalati (3), dijadikan (3), segi (3), dimasa (3), membaca (3), gambarnya (3), van (3), profesor (3), bandoeng (3), waktoe (3), itoe (3), tepi (3), sisi (3), atas (3), pasar (3), sebelumnya (3), krapyak (3), tradisional (3), atap (3), perceraian (3), syarifah (3), sukarno (3), pemindahan (3), raja (3), terbentuknya (3), kompeni (3), babad (3), kubaca (3), theme (2), archives (2), blog (2), posts (2), comment (2), dicetak (2), sekali (2), dikemas (2), ditambah (2), hitam (2), putih (2), layak (2), jika (2), memilih (2), berisi (2), setebal (2), halaman (2), ukuran (2), kekuatan (2), dibangun (2), mengetahui (2), manusia (2), tamu (2), airnya (2), bumi (2), perlu (2), muda (2), daerah (2), padat (2), pemukiman (2), pun (2), tergambar (2), kemarau (2), malam (2), datang (2), menjual (2), kayu (2), berarti (2), didapat (2), desa (2), mengering (2), merupakan (2), kesenjangan (2), dunia (2), hampir (2), 300 (2), negara (2), berdampak (2), luas (2), maupun (2), masing (2), canggung (2), lampau (2), menolak (2), menerima (2), hubungan (2), demikian (2), tetap (2), rumahnya (2), sengketa (2), menemui (2), permintaan (2), meskipun (2), diberikan (2), persahabatan (2), sementara (2), bersahabat (2), tuesday (2), comments (2), tujuan (2), review (2), berharap (2), mampu (2), pemaknaan (2), setidaknya (2), temui (2), didirikan (2), nasional (2), tentunya (2), kelanjutannya (2), tahu (2), terjadi (2), kiprah (2), central (2), sambutan (2), cabang (2), menyadarkan (2), pembacanya (2), eksis (2), barat (2), keputusan (2), digelarnya (2), barang (2), film (2), bioskop (2), pujangga (2), petinggi (2), koran (2), sekitar (2), hadir (2), buah (2), tiga (2), abdoel (2), moeis (2), paling (2), pula (2), mas (2), menulis (2), dongeng (2), kepengurusan (2), hukuman (2), calon (2), mustapa (2), khususnya (2), masalah (2), terlibat (2), sekaligus (2), struktur (2), pelajaran (2), anggota (2), terdapat (2), informasi (2), terungkap (2), prostitusi (2), eropa (2), minuman (2), keras (2), terlepas (2), terjang (2), inilah (2), express (2), saudara (2), dasar (2), pertanian (2), apakah (2), bodoh (2), sering (2), lembaga (2), studi (2), ingin (2), pidato (2), membangun (2), hindia (2), membangkitkan (2), diperoleh (2), itupun (2), mengalami (2), padahal (2), pusat (2), kehadiran (2), rapat (2), setempat (2), suryaningrat (2), abdul (2), muis (2), sumatera (2), benih (2), regenboog (2), yaya (2), riyadin (2), menghadirkan (2), wajah (2), dll (2), terlempar (2), dago (2), pakar (2), merasa (2), biasa (2), dia (2), novel (2), kagum (2), seru (2), putra (2), melebihi (2), jamannya (2), senang (2), jarang (2), berlatar (2), delf (2), 1915 (2), berupa (2), pulang (2), itb (2), ilmu (2), komplotan (2), laurens (2), pemerintahan (2), lulusan (2), ketiga (2), selanjutnya (2), pembaratan (2), gaya (2), dibaca (2), era (2), monumental (2), genteng (2), istri (2), semarang (2), berusaha (2), poligami (2), konkubinasi (2), istrinya (2), sedang (2), mempertahankan (2), status (2), agung (2), asal (2), proses (2), ibu (2), zaman (2), lomba (2), perjanjian (2), kekuasaan (2), rinci (2), historis (2), picture, window, images, powered, mammuth, total, pageviews, members, guest, book, search, manna, surgawi, buntelan, akubuku, other, 1301012, view, complete, profile, about, subscribe, atom, home, older, pembatas, daya, tarik, tersendiri, mengajak, langka, tipis, perhatian, cover, amplop, ilustrasinya, covernya, dilukis, ketenaran, dikoleksi, biasanya, antologi, halnya, menerbitkannya, normal, dikuliahi, bertema, terhanyut, intinya, menggambarkan, dibalut, drama, cinta, jadi, mempengaruhi, pengantin, petak, terdiri, kamar, ruang, merangkap, menyimpan, perkakas, dapur, serta, jamban, beli, pikap, penjual, ember, memang, menanam, pompa, menembus, sedalam, tetapi, keluar, butek, sedikit, berbau, menggunakannya, mencuci, piring, depan, pasti, terpaksa, penghasilan, langkanya, menceritakan, musim, penghujan, sesingkat, bunga, bebukitan, cokelat, tapi, gersang, cukong, membujuk, tesisa, menghilang, enggan, bertunas, termsuk, mengerti, memotong, lingkaran, bertanya, sesuai, melatari, peruibahan, tadinya, mengalir, deras, mengairi, keperluan, lambat, laun, alirannya, awalnya, inggris, planet, terbelah, diterbikan, terknal, penguin, books, memuat, esai, puisi, tema, tales, two, planets, stories, climate, change, and, inequality, divided, world, the, well, dituturkan, lugas, mendayu, dayu, melukiskan, dibalik, kemuraman, tampaknya, maksud, hendak, disampaikan, alam, berubah, masyakat, fisik, psikis, entitas, terkecil, terpisah, jarak, menjalani, pahit, getir, kehidupannya, sekian, lama, saling, takdir, mempertemukan, lakukan, kaku, sepulang, terjatuh, menolongnya, pulih, semenjak, peristiwa, toyiblah, mengambilkan, mau, menemuinya, mengintip, menuangkan, penampungan, ssuatu, menyadari, mengawasinya, celah, paritnya, satunya, tersisa, hanyalah, lembah, balik, bukit, seberang, perkampungan, mengambil, sengaja, menghindar, memberanikan, menyampaikan, titipan, mengatakan, berteman, berbicara, bersedia, membawa, ibunya, tragedi, seakan, membeku, empat, bebas, menebus, rasa, bersalahnya, sahabatnya, menitipkan, sejumlah, jasa, bengkel, dilakukannya, keluaga, berujung, duel, diantara, nyawa, melayang, mendekam, mempertanggung, jawabkan, perbuatannya, sahabat, seteru, tua, berebut, seret, berkepanjangan, berakhir, tragis, tergantikan, tanpa, apapun, rela, berkorban, memperoleh, entah, minum, aktivitas, keseharian, apalagi, usaha, pekerjaannya, bergantung, ketersediaan, 400, desain, sampul, umar, setiawan, gramedia, pustaka, utama, 602, 065324, 401, hafidz, azhar, tandus, sepakat, pemimpin, redaksi, tri, joko, her, riadi, pengantarnya, memberikan, warna, tambahkan, mengingatkan, tergeser, wisata, selalu, macet, pekan, berjuang, terlihat, kalau, bergerak, arah, congres, berkala, portal, pilihan, tepat, basis, terbesar, garut, selalin, dirasakan, masyakarat, dihasilkan, menghasilkan, ditindaklanjuti, ekonomi, izin, guru, kemudahan, perizinan, membuka, pidatonya, menggebi, gebu, peserta, pentingnya, memperjuangkan, diadakan, perlombaan, olah, raga, diputarnya, pertunjukan, wayang, terekam, kesaksiannya, kala, bergitu, ramai, aparat, berkumpul, acara, laporan, 000, preangerbode, jeung, karyana, diakhiri, tanggal, juni, jelas, meriah, siang, ribuan, memadati, bermacam, macam, makanan, ketrampilan, konon, penjualan, disumbangkan, madrasatoel, ithidayah, suwandi, berpengaruh, mengetahuinya, baiknya, widnyadisastra, kandoroean, sastrawan, akivis, namanya, diperhitungkan, jajaran, diasingkan, negeri, terkuat, memimpin, tulisannya, menyandingkan, penasehatnya, duanya, mempunyai, pengaruh, kuat, keorganisasian, soewardi, penghulu, hassan, penasehat, urusan, partikelir, pertama, mencampurkan, diberi, diperuntukkan, miskin, pembukaannya, 181, siswa, jumlah, menyertakan, sampai, kapan, sokongan, dana, didukung, madrassatoel, ibtidayah, permasalahan, meresahkan, sehinga, bersatu, padu, memberantas, ruangan, diperkirakan, 600, bangsa, tionghoa, arab, menyoroti, disepakati, perwakilan, ranting, menekan, peredaran, arendsen, wolf, madjoe, kamoeljan, pekembangan, jalannya, roda, sayap, pemberitaan, gencar, memberitakan, limpahnya, dimanfaatkan, menyusun, dilakukan, sekitarnya, tantangan, tantangannya, keagamaan, dsb, kaoem, moeda, anggaran, ditekankan, pertolongan, allah, seseorang, mengapa, melepaskan, senjata, terlalu, benar, asli, biarlah, dikatakan, anda, diandalkan, diambil, 1913, disusun, berdasarka, kronologis, waktu, selaku, momen, salam, visi, misi, mengutip, nukilan, semangat, maju, vergadering, propaganda, bersyukur, komprehensif, ertikel, bermanfaat, tersebar, mendetail, walaupun, kejayaan, masanya, penyebabnya, diketuai, asing, hamdan, zoelva, menjabat, mahkamah, konstitusi, 2013, 2015, hangat, terbukti, perkumpulan, akbar, pejabat, mengutus, surabaya, hajar, dewantara, didapuk, wakil, sekretarisnya, hos, mengubah, terbatas, terbuka, umat, berkembang, pesat, mengembangkan, sayapnya, pulau, sulawesi, maluku, munculnya, nasionalisme, pelopornya, 1905, samanhudi, solo, kerjasama, xvi, 115, 96613, monday, 402, grafiti, indah, 100, mate, paper, 120, 99414, mengurangi, ketegangan, mirip, aktor, menemukan, chou, yun, fat, klaus, kinsky, leonardo, caprio, agak, mengganjal, tertidur, terbangun, tidurnya, anehnya, bangun, tergambarkan, terkisahkan, keheranan, heran, pemuda, berpakaian, kebanyakan, foto2, erwin, prima, raya, komentarnya, menantikan, mumpuni, hikmat, darmawan, seno, gumiro, ajidarma, mereview, mengundang, decak, kan, international, sabar, rasanya, menunggu, terbitnya, keindahan, bangungan, klasiknya, nasib, misteri, siapa, pembangun, kepintarannya, pembangunannya, laman, positif, sejalan, larisnya, terjual, kabar, stock, sebanyak, 500, eks, sedangkan, tokopedia, dijual, menduduki, peringkat, kategori, dewasa, terlaris, urutan, nya, remastering, godam, diatas, diapresiasi, setinggi, tingginya, momentum, alur, suka, melatarkan, balutan, dihiasi, petualangan, gansesha, menghadapi, pertemanannya, teman, wanitanya, beririsan, tenggelamnya, kapal, titanic, lagendaris, pemerhati, puas, menikmatinya, arsiran, memukau, menjiwai, keseruan, menikmati, menyelesaikan, langsung, tergerak, ulang, sambil, mengamati, persatu, amati, dibuatnya, pane, panel, diajak, bertamasya, utara, hutan, hutannya, rimbun, segera, itulah, asmara, gadis, mencatat, darimana, insinyur, keahlian, pertanyaan, techinische, hoogeschool, diresmikan, 1920, berkat, keahliannya, bela, pencak, silat, berhasil, mengalahkan, hauvell, melanjutkan, perjalanannya, tugas, meneliti, pasirmelati, ciburial, teknis, bersepeda, berkunjung, mendalami, diserang, hauvel, terobsesi, obsesi, wanita, diwariskan, kakek, buyutnya, penah, grafis, berkisah, meneruskan, hidrologi, ihe, friday, 403, ojel, sansan, yusandi, propublic, info, 236, x25, 7cm, 99666, semoga, menuntaskan, bukunya, sehigga, utuh, 1960an, dimulainya, westernisasi, xix, gemeente, kotapraja, parijs, java, pendudukan, jepang, 1960, cakupan, bahasannya, melengkapi, tuntas, terbit, melahirkan, menurunkan, dinasti, berabad, naratif, dipahami, milenial, peroleh, terkait, ibukota, dayeuhkolot, berlokasi, dipimpin, menjelang, mengganti, mendatangkan, ahli, luar, melatih, balubur, hilir, penanaman, singkong, irigasi, membantu, dewi, sartika, sakola, membangunn, lima, titik, terbuat, seherhana, pujian, menduga, porsi, penyelang, trah, benpendidikan, dititipkan, pelukis, raden, saleh, disekolahkan, diawal, kepemimpinannya, membunuhnya, berdarah, ciut, malah, bersemangat, berkarya, membuktikan, dirinya, warga, terjadinya, contoh, diungkap, menceraikan, nawawi, telegram, bukittinngi, perjalanan, mekah, adapun, alasan, dinilai, pandai, menyesuaikan, menimbulkan, perselisihan, tan, malaka, menaruh, hati, menikah, ditutup, beristri, berselir, semuanya, konkubasi, menyebutkan, bila, dilantik, kesibukan, pertamanya, selir, kemurnian, darah, bangsawan, pernikahan, mempertakankan, perkawinan, kadang, dimaksud, mengatasi, dendam, bagunan, luput, bale, patih, jaksa, bersidang, tiang, gantung, pojok, tenggara, kantor, pos, semula, mula, keberadaannya, berubahnya, bentuk, limas, nyungcung, dirubah, berbentuk, bawang, prakarsa, rangka, dilaksanakannya, konferensi, asia, afrika, 1955, lampai, kerap, menyuarakan, aspirasi, revolusi, kemerdekaan, demokrasi, terpimpin, diproklamasikannya, pasundan, dikumandangkannya, pengangkatan, seumur, demonstrasi, mahasiswa, menuntuk, turun, kursi, kepersidennya, area, fungsi, kemasa, rakyat, merpersembahkan, upeti, ajang, lapangan, bola, gaul, administratif, kolonia, dipindahkan, lokasi, berjudul, istana, pendopo, dalem, simbolik, mapun, bangunannya, pasca, ibukotanya, penyerahan, kepadavoc, melalui, maka, 1677, uniknya, bupatinya, penguasa, tertinggi, ikatan, birokrasi, menuntut, mengakui, jaminan, terntentu, diizinkan, boleh, pihak, tumenggung, wira, angun, agun, 1641, 1681, 1749, 1829, usul, melanjutkannya, pemberontakan, pemberontakkan, penumpasannya, jawi, sengkala, nithik, mengisahkan, sastrawi, ketimbang, kesemua, perbedaan, dibagi, tujuh, dataran, geologis, wangsanata, diangkat, 1624, mengabdi, sebelum, mengisi, khazanah, membedakan, sejenis, genap, berusia, 212, berhenti, diterbitkan, mengupdatenya, rentang, kesejarahannya, memfokuskan, tertentu, sekedar, kekinian,
Text of the page (random words):
ng dan seluruh wilayah priangan diserahkan kepada kekuasaan voc uniknya para bupatinya tetap sebagai penguasa tertinggi di kabupaten tidak ada ikatan birokrasi dengan kompeni kompeni hanya menuntut agar para bupati mengakui kekuasaan kompeni dengan jaminan menjual hasil hasil bumi terntentu kepada voc yang tidak diizinkan adalah para bupati tidak boleh mengadakan hubungan politik dan dagang dengan pihak lain di bab ini dibahas juga 6 bupati bandung dimulai dari tumenggung wira angun agun 1641 1681 hingga r a wiranatakusumah ii 1749 1829 di masa pemerintahan r a wiranatakusumah ii inilah ibu kota kabupaten bandung dipindahkan dari krapyak ke lokasi seperti sekarang proses pemindahan dan atas dasar apa pemindahan tersebut dibahas secara detail di bab berjudul dari tepi citarum ke sisi cikapundung di bab ini juga dibahas tentang kabupaten sebagai istana bupati dan tentang dua bangunan yang terdapat dalam kabupaten yaitu pendopo dan dalem baik secara simbolik mapun struktur bangunannya setelah membahas mengenai proses pemindahan ibu kota kabupaten bandung ke area alun alun sekarang penulis menyajikan bab khusus tentang alun alun dan masjid agung bandung di bagian ini dibahas fungsi dari alun alun secara umum khususnya alun alun bandung dari masa kemasa mulai dari sebagai tempat rakyat bertemu raja untuk merpersembahkan upeti di zaman kerajaan ajang lomba lomba tradisional sebagai lapangan sepak bola hingga sebagai pusat gaul dan administratif di zaman kolonia di masa lampai alun alun bandung juga kerap dijadikan tempat untuk menyuarakan aspirasi politik di masa revolusi kemerdekaan hingga demokrasi terpimpin alun alun bandung pernah dijadikan tempat diproklamasikannya negara pasundan tempat dikumandangkannya pengangkatan ir sukarno sebagai presiden seumur hidup hingga tempat demonstrasi mahasiswa yang menuntuk sukarno turun dari kursi kepersidennya bangunan bagunan di sekitar alun alun tidak luput dari bahasan penulis yaitu bale bandung tempat patih dan jaksa bandung mengadakan rapat bersidang dan menerima tamu tiang hukuman gantung di pojok tenggara alun alun dan kantor pos untuk masjid agung yang semula bernama masjid kaum bandung dibahas mengenai asal mula keberadaannya hingga berubahnya atap masjid dari bentuk limas nyungcung dalam bahasa sunda hingga dirubah berbentuk bawang atas prakarsa presiden sukarno dalam rangka dilaksanakannya konferensi asia afrika pada tahun 1955 buku ini ditutup dengan bab khusus tentang kehidupan bupati bupati bandung antara lain tentang poligami beristri lebih dari satu dan konkubinasi berselir banyak yang hampir semuanya melakukan kedua hal tersebut dalam hal konkubasi bahkan ada yang menyebutkan bila seorang bupati baru dilantik kesibukan pertamanya adalah mencari selir untuk mempertahankan kemurnian darah bangsawan sekaligus untuk mempertahankan status tidak jarang para bupati di priangan melakukan pernikahan antara keluarga selain mempertakankan status perkawinan juga kadang dimaksud untuk mengatasi dendam antar bupati dampak dari poligami dan konkubinasi menyebabkan sering terjadinya perceraian contoh yang diungkap dalam buku ini adalah perceraian wiranatakusumah v yang menceraikan istrinya syarifah nawawi lewat telegram ketika sang istri sedang pulang kampung ke bukittinngi sumatera barat sementara sang bupati sedang dalam perjalanan ke mekah adapun alasan perceraian adalah karena istrinya dinilai tidak pandai menyesuaikan diri dengan kehidupan kabupaten sehingga banyak menimbulkan perselisihan di bagian ini dikisahkan juga tentang tan malaka yang pernah menaruh hati pada syarifah namun syarifah memilih menikah dengan sang bupati bupati yang mendapat porsi bahasan cukup banyak di buku ini adalah bupati r a a martanegara disebut bupati penyelang karena bukan dari trah wiranatakusumah martanegara adalah tokoh yang benpendidikan sejak kecil sudah dititipkan di pelukis terkenal raden saleh dan disekolahkan di sekolah teknik di semarang walau diawal kepemimpinannya ada yang berusaha membunuhnya karena tidak senang mendapat bupati yang bukan berdarah bandung namun hal ini tidak membuat sang bupati ciut ia malah bersemangat berkarya untuk membuktikan bahwa dirinya walau bukan orang bandung mampu membuat kemajuan kemajuan bagi warga bandung beberapa karya monumental dari bupati martanegara antara lain mengganti atap atap rumah di bandung dengan genteng ia mendatangkan ahli dari luar untuk melatih penduduk di balubur hilir membuat genteng memajukan penanaman singkong membangun irigasi dan sawah sawah baru membantu dewi sartika mendirikan sakola istri dan yang paling monumental adalah membangunn jembatan bambu di lima titik kali citarum walau terbuat dari bambu dan seherhana namun jembatan tersebut mendapat banyak pujian bahkan ada yang menduga ia sudah pernah sekolah teknik di belanda padahal sang bupati hanya lulusan sekolah teknik di semarang masih banyak hal hal menarik yang bisa kita peroleh dari buku ini terkait sejarah bandung sejak bernama tatar ukur menjadi kabupaten dengan ibukota di krapyak dayeuhkolot hingga berlokasi di cikapundung era bandung yang dipimpin secara tradisional hingga era menjelang bandung mengalami pembaratan oleh pemerintah kolonial sebagai sebuah buku sejarah bandung yang disajikan ditulis dengan gaya naratif membuat buku ini akan mudah dipahami oleh berbagai kalangan terlebih bagi generasi milenial sehingga sejarah bandung akan terus dibaca dari generasi ke generasi dari segi cakupan bahasannya buku ini tentunya menambah atau melengkapi apa yang mungkin belum ditulis secara tuntas di buku buku sejarah bandung yang pernah terbit sebelumnya terlebih tentang wilayah ukur dan konflik dipati ukur dengan kerajaan mataram di abad ke 17 yang pada akhirnya akan melahirkan wilayah yang disebut bandung dan menurunkan dinasti bupati bandung selama berabad abad jilid selanjutnya dari buku ini akan membahas dimulainya pembaratan westernisasi atas bandung sebagai pemukiman kolonial di akhir abad xix sebagai gemeente kotapraja di jaman parijs van java hingga sejarah pasar baru dan pasar pasar lainnya dilanjutkan dengan jilid ketiga tentang sejarah bandung di masa pendudukan jepang hingga tahun 1960 an semoga penulis dapat menuntaskan ketiga jilid bukunya sehigga generasi masa kini dan akan datang dapat membaca sebuah buku sejarah bandung secara utuh sejak jaman dipati ukur hingga tahun 1960an htanzil diposkan oleh htanzil di 10 02 am no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest friday april 29 2022 katumbiri regenboog jilid 1 no 402 judul katumbiri regenboog jilid 1 cerita gambar yaya riyadin penerbit grafiti indah karya cetakan i februari 2022 tebal 100 hlm bw mate paper 120 gr isbn 978 623 99414 0 6 buku ini adalah sebuah novel grafis komik berlatar bandung di masa kini dan di awal abad ke 20 berkisah tentang seorang tokoh bernama ganesha lulusan itb yang kemudian meneruskan studi hidrologi ilmu tentang air di ihe delf belanda di belanda ganesha bertemu dengan amelia yang berasal dari bandung juga saat bersepeda bersama amelia untuk berkunjung ke rumah seorang profesor yang mendalami sejarah bandung mereka diserang oleh komplotan laurens van hauvel yang sangat terobsesi dengan amelia obsesi terhadap wanita indonesia yang diwariskan kakek buyutnya yang penah tinggal di priangan di jaman pemerintahan kolonial belanda berkat keahliannya dalam ilmu bela diri pencak silat ganesha berhasil mengalahkan komplotan laurens van hauvell ganesha dan amelia melanjutkan perjalanannya untuk bertemu dengan sang profesor di rumah sang profesor ganesha mendapat tugas untuk meneliti jembatan cimalati di kampung pasirmelati wilayah ciburial yang dibangun pada awal abad 20 yang secara teknis melebihi jamannya sejarah mencatat jembatan tersebut dibuat oleh seorang pribumi muda bernama putra martanegara darimana sang insinyur pribumi memiliki keahlian seperti itu pertanyaan besar karena di masa itu di hindia belum ada sekolah teknik techinische hoogeschool itb baru diresmikan tahun 1920 saat pulang ke bandung ganesha segera mencari data tentang jembatan cimalati di dago pakar saat itulah ganesha terlempar ke masa lalu ke jaman kolonial belanda tahun 1915 terlibat konflik dan asmara dengan gadis setempat komik berlatar sejarah ini dibuat dengan sangat menarik lewat pane panel gambarnya pembaca diajak bertamasya mulai dari suasana kota delf belanda bandung masa kini hingga wilayah bandung utara di tahun 1915 yang dimasa itu masih berupa desa kecil dengan hutan hutannya yang rimbun untuk mengurangi ketegangan dari kisahnya penulis menghadirkan sosok sosok wajah yang mirip dengan aktor terkenal setidaknya saya menemukan wajah chou yun fat klaus kinsky leonardo de caprio dll di komik ini dari segi gambar sebagai orang yang jarang membaca komik dan bukan pemerhati komik saya sangat puas menikmatinya gambar dan arsiran hitam putih dalam komik ini begitu memukau dan hidup setiap gambar dibuat dengan sangat detail sehingga pembaca dapat lebih menjiwai keseruan kisah dalam komik ini cukup bagi saya untuk menikmati gambar gambarnya dalam sekali baca ketika saya menyelesaikan buku ini saya langsung tergerak untuk membaca ulang sambil mengamati gambar gambarnya satu persatu dengan lebih detail lagi semakin saya amati semakin kagum saya dibuatnya dari segi alur kisah komik ini menarik bagi yang suka sejarah karena penulis melatarkan kisahnya dalam balutan sejarah bandung di masa kolonial yang dihiasi dengan kisah seru petualangan gansesha baik dimasa kini maupun dimasa lalu menghadapi orang orang yang tidak senang dengan pertemanannya dengan teman wanitanya selain itu kisah dalam komik ini juga beririsan dengan kisah tenggelamnya kapal titanic dan mata hari mata mata lagendaris belanda yang pernah tinggal di jawa di masa kolonial satu hal yang agak mengganjal bagi saya adalah ketika ganesha terlempar ke masa lalu dikisahkan ganesha saat berada di dago pakar ia tertidur dan ketika ia terbangun dari tidurnya ia telah berada di masa lalu anehnya ganesha merasa biasa biasa saja ketika bangun tidak tergambarkan terkisahkan keheranan ganesha ketika ternyata dia sudah berada di satu abad yang lampau semua terjadi dengan begitu saja orang orang yang ia temui di masa lalu itupun tidak merasa heran bertemu seorang pemuda yang berpakaian tidak seperti kebanyakan orang orang di masa itu terlepas dari hal diatas kehadiran komik katumbiri ini perlu diapresiasi setinggi tingginya dan dapat dijadikan momentum baik untuk membangkitkan kembali dunia komik tanah air di laman facebook ada banyak komentar komentar positif terhadap komik ini hal ini sejalan dengan larisnya komik ini terjual ketika tulisan ini dibuat saya mendapat kabar bahwa stock buku yang dicetak sebanyak 500 eks ini tinggal beberapa buah saja sedangkan di tokopedia dimana komik ini dijual katumbiri menduduki peringkat ke 4 kategori komik dewasa terlaris dimana urutan 1 3 nya adalah komik remastering godam tidak sabar rasanya menunggu terbitnya jilid 2 yang sepertinya akan banyak menghadirkan suasana kota bandung di awal abad ke 20 beserta keindahan bangungan bangunan klasiknya beserta kisah seru bagaimana akhirnya nasib ganesha dan apakah dia akan mengungkapkan misteri siapa putra martanegara sang pembangun jembatan cimalati yang kepintarannya dan hasil pembangunannya melebihi jamannya seperti mas erwin prima raya dalam komentarnya di facebook terhadap novel ini saya juga menantikan komentar dari penulis penulis mumpuni seperti hikmat darmawan seno gumiro ajidarma dll untuk mereview komik yang banyak mengundang decak kagum dari para pembacanya dan sepertinya layak di go international kan htanzil foto2 diperoleh dari ig yaya riyadin diposkan oleh htanzil di 5 13 pm 1 comment email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest monday april 25 2022 riwayat sarekat islam bandung 1912 1916 no 401 judul riwayat sarekat islam bandung 1912 1916 penulis hafidz azhar penerbit tandus cetakan i september 2021 tebal xvi 115 hlm isbn 978 623 96613 1 1 sejarah pergerakan nasional di indonesia dimulai pada awal abad ke 20 dengan munculnya berbagai organisasi yang akan menjadi benih benih nasionalisme indonesia salah satu organisasi yang menjadi pelopornya adalah sarekat dagang islam yang didirikan pada tahun 1905 oleh kh samanhudi di solo dengan tujuan untuk menggalang kerjasama antar pedagang islam demi memajukan kesejahteraan pedagang islam pribumi pada tahun 1912 hos tjokroaminoto mengubah nama sarekat dagang islam menjadi sarekat islam agar organisasi tersebut tidak hanya terbatas untuk para pedagang saja namun terbuka untuk seluruh umat islam di indonesia hal itu membuat sarekat islam berkembang semakin pesat organisasi islam ini mengembangkan sayapnya juga di bandung dan ke berbagai kota lainnya tidak hanya di pulau jawa melainkan hingga ke sumatera sulawesi hingga maluku di tahun itu pula tjokroaminoto mengutus dua orang anggota dari surabaya untuk menemui tiga orang tokoh di bandung mereka adalah suwardi suryaningrat abdul muis dan a wignyadisastra suwardi suryaningrat yang kemudian dikenal sebagai ki hajar dewantara didapuk menjadi ketua sarekat islam bandung si bandung dengan abdul muis sebagai wakil ketua dan wignyadisastra sebagai sekretarisnya kehadiran si bandung ternyata mendapat sambutan hangat dari kalangan masyarakat bandung saat itu terbukti ketika beberapa kali mengadakan perkumpulan rapat akbar pertemuan tersebut dihadiri oleh banyak massa bahkan dihadiri oleh para pejabat setempat walaupun termasuk organisasi yang pernah mengalami kejayaan di masanya sayangnya tidak banyak orang yang tahu penyebabnya mungkin karena belum ada buku yang secara khusus membahas sepak terjang si bandung padahal organisasi massa syarikat islam masih eksis hingga kini termasuk di bandung syarikat islam pusat saat ini diketuai oleh tokoh yang tidak asing lagi yaitu hamdan zoelva yang pernah menjabat sebagai ketua mahkamah konstitusi indonesia periode 2013 2015 bersyukur kini hadir sebuah buku yang menyajikan apa dan bagaimana si bandung di awal berdirinya hingga tahun 1916 walau bukan buku yang secara komprehensif menyajikan kiprah si bandung karena berasal dari artikel ertikel yang pernah dimuat di bandungbergerak id namun buku ini sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin mengetahui si bandung yang selama ini sulit diperoleh karena informasi mengenai si bandung tersebar di beberapa buku sejarah itupun sepertinya tidak mendetail buku riwayat sarekat islam bandung 1912 1916 ini disusun berdasarka kronologis waktu dimulai dari bab riwayat sarekat islam bandung yang membahas sejarah berdirinya sarekat islam bandung pada 1912 dan dilanjutkan dengan pidato suwardi suryadiningrat selaku ketua si bandung dalam vergadering propaganda yang digelar pada 9 februari 1912 yang merupakan momen penting salam perkembangan organisasi si bandung karena membahas visi misi si dalam membangun kemajuan pribumi di hindia di bab ini penulis mengutip nukilan beberapa bagian pidato suwardi suryadiningrat yang membangkitkan semangat kaum pribumi agar m...
|