Meta tags:
Headings (most frequently used words):
nasution, 2007, lubis, dr, july, harun, wednesday, sunday, bumi, bebas, april, 16, 2008, september, 19, 22, saturday, 21, 15, new, books, buku, baru, my, websites, penunggu, guardian, abdur, razzaq, about, me, blog, archive, other, links, related, blogs, pangaduan, fazlun, khalid, mike, ionescu, abdul, rahman, iskander, norton, pandapotan, khoo, salma, edi, drs, zulkifli, peter, zabielski, zaim, saidi, from, left, dato, anwar, fazal, nadarajah, haris, parlindoengan, loebis, tulila, muzik, bujukan, mandailing, the, world, at, ransom, saat, setan, keuangan, manguasai, dunia, jaffar, melestarikan, tanpa, memaikan, pintu, rasionalisme, pembangun, fondasi, islam, modern, mengenang, prof, muhammad, yasir,
Text of the page (most frequently used words):
the (208), yang (177), dan (127), and (108), islam (86), harun (72), dalam (71), dari (68), itu (66), dengan (61), ini (43), untuk (42), are (40), tidak (39), gordang (39), indonesia (37), adalah (37), pemikiran (32), lubis (31), pada (31), ekonomi (29), sebagai (28), nasution (27), mandailing (26), iain (26), world (25), uang (25), pertama (23), tak (22), dia (22), tahun (21), karena (21), which (21), orang (20), agama (20), saya (20), bisa (19), kedua (19), sembilan (19), sebuah (18), satu (18), ilmu (18), ulama (18), that (18), kata (17), tazilah (17), teologi (17), political (17), yasir (16), universitas (16), membuat (16), kertas (16), for (15), modern (15), gagasan (15), negeri (15), menjadi (15), tentang (15), menurut (15), terhadap (15), saat (15), bank (14), buku (14), prof (14), besar (14), ada (14), its (14), atas (13), muhammad (13), atau (13), namun (13), konsep (13), hal (13), banyak (13), ajaran (13), harus (13), lebih (13), dua (13), umat (13), system (13), economic (13), their (13), from (12), dinar (12), filsafat (12), pernah (12), lagi (12), seperti (12), juga (12), secara (12), dunia (12), sangat (12), into (12), para (11), perak (11), sumut (11), masyarakat (11), sama (11), lalu (11), kelompok (11), berbagai (11), muslim (11), memang (11), jaffar (11), mata (11), not (11), pemikir (10), malaysia (10), islamic (10), bagi (10), dasar (10), sistem (10), melanjutkan (10), dikenal (10), bersifat (10), sedikit (10), today (10), will (10), been (10), people (10), syariah (9), hutan (9), social (9), new (9), utara (9), seorang (9), saja (9), selama (9), belajar (9), studi (9), oleh (9), bahwa (9), mesir (9), salah (9), tapi (9), disebut (9), benar (9), rasional (9), mazhab (9), bagian (9), pohon (9), riawan (9), money (9), emas (9), with (9), human (9), has (9), systems (9), interest (8), guru (8), kalangan (8), bukan (8), tersebut (8), bahkan (8), kini (8), manusia (8), semua (8), selalu (8), hanya (8), sekolah (8), sudah (8), sekali (8), justru (8), sejarah (8), kembali (8), abduh (8), kaum (8), wahyu (8), fiat (8), bunga (8), dirham (8), have (8), now (8), all (8), national (8), his (7), september (7), 2007 (7), posted (7), institut (7), sumatera (7), bidang (7), berada (7), luar (7), pun (7), gelar (7), mendapatkan (7), sementara (7), melalui (7), agar (7), tiga (7), abad (7), punya (7), kemudian (7), bagaimana (7), rasionalitas (7), asy (7), akal (7), pandangan (7), demikian (7), telah (7), akan (7), negara (7), alat (7), ukuran (7), finance (7), kita (7), market (7), where (7), must (7), both (7), more (7), who (7), than (7), kerja (6), other (6), books (6), society (6), baru (6), kompas (6), hukum (6), memperoleh (6), usu (6), dirinya (6), jakarta (6), ketika (6), sendiri (6), kepada (6), terutama (6), sampai (6), sejak (6), keuangan (6), bahasa (6), akademis (6), makkah (6), semakin (6), menerima (6), pembaharuan (6), paling (6), qadariah (6), intelektual (6), tasawuf (6), obsesi (6), sebab (6), kemunduran (6), terlalu (6), gebrakan (6), lain (6), musik (6), perangkat (6), memainkan (6), inflasi (6), setan (6), production (6), any (6), fact (6), monetary (6), monetarist (6), they (6), power (6), peoples (6), another (5), perbankan (5), work (5), horas (5), abdul (5), sumatra (5), ransom (5), debt (5), community (5), development (5), com (5), abdur (5), razzaq (5), judul (5), cetakan (5), cita (5), belum (5), dinilai (5), kajian (5), fakultas (5), mereka (5), medan (5), teman (5), umum (5), memiliki (5), mempunyai (5), antara (5), lainnya (5), dulu (5), keluar (5), mewujudkan (5), hasil (5), program (5), setelah (5), melihat (5), ijtihad (5), suara (5), http (5), third (5), maupun (5), luas (5), sekaligus (5), menguasai (5), itulah (5), tanah (5), state (5), baik (5), panjangnya (5), inilah (5), tokoh (5), sikap (5), fikih (5), alquran (5), bebas (5), menurutnya (5), terdapat (5), diubah (5), tinggi (5), ariyah (5), sungguh (5), terus (5), maka (5), sekitar (5), manambin (5), kulit (5), satanic (5), keadaan (5), pilar (5), one (5), nor (5), traditional (5), our (5), these (5), elite (5), most (5), project (4), july (4), author (4), berharga (4), 1998 (4), areca (4), www (4), madina (4), first (4), hlm (4), harga (4), nurcholish (4), gagasannya (4), pula (4), otoritas (4), profesor (4), ahli (4), lembaga (4), rumah (4), meter (4), selatan (4), yaitu (4), nilai (4), melainkan (4), barat (4), melakukan (4), rektor (4), seluruh (4), ayahnya (4), pesantren (4), tamat (4), mahasiswa (4), pemikirannya (4), pintu (4), mcgill (4), masa (4), depan (4), international (4), economy (4), sepanjang (4), kehidupan (4), keagamaan (4), meletakkan (4), pemahaman (4), pematangsiantar (4), kecil (4), mendalami (4), tergolong (4), utama (4), studinya (4), dapat (4), akibat (4), segi (4), menonjol (4), hari (4), hingga (4), masalah (4), membawa (4), pengakuan (4), kapasitas (4), sering (4), dominasi (4), penting (4), termasuk (4), mengatakan (4), menyeluruh (4), langkah (4), absolut (4), universal (4), kekal (4), berubah (4), boleh (4), relatif (4), kesalahan (4), kebenaran (4), suatu (4), jumlah (4), terlihat (4), karyanya (4), tetap (4), fondasi (4), perjuangan (4), place (4), masuk (4), pimpinan (4), jadi (4), tengah (4), dilakukan (4), ketiga (4), hidup (4), tertentu (4), karya (4), rasionalisme (4), beberapa (4), berbeda (4), terjadi (4), desa (4), pembuatan (4), panjang (4), kayu (4), natural (4), pemain (4), bumi (4), pelbagai (4), riba (4), koin (4), financial (4), ideological (4), crisis (4), environment (4), capitalist (4), but (4), them (4), monetarism (4), war (4), countries (4), multinationals (4), being (4), only (4), changes (4), nation (4), whole (4), cover (3), tulila (3), left (3), instrument (3), partner (3), tantangan (3), zaman (3), director (3), environmental (3), studies (3), april (3), kuala (3), lumpur (3), mizan (3), raja (3), mandailings (3), arbain (3), rambey (3), pages (3), penerbit (3), price (3), 155 (3), posts (3), panyabungan (3), makmur (3), nama (3), cendekiawan (3), madjid (3), komaruddin (3), penghargaan (3), tentu (3), phd (3), fkebi (3), muamalat (3), lahir (3), kabupaten (3), natal (3), mendasar (3), umumnya (3), metodologi (3), arah (3), diberi (3), sosial (3), syarif (3), hidayatullah (3), bekerja (3), mengikuti (3), milik (3), manajemen (3), satunya (3), pascasarjana (3), membuka (3), islamiyah (3), ibunya (3), ayah (3), kuliah (3), sebulan (3), beasiswa (3), montreal (3), jika (3), mudah (3), global (3), cukup (3), sosok (3), 1919 (3), mencari (3), setengah (3), kota (3), kuat (3), memutuskan (3), kedutaan (3), memilih (3), 1960 (3), biaya (3), rasjidi (3), kanada (3), tesis (3), masih (3), dekat (3), movement (3), creation (3), berikutnya (3), 1968 (3), menuntut (3), paham (3), mistisisme (3), takdir (3), tradisi (3), pertengahan (3), filsuf (3), ditulis (3), nabi (3), saw (3), gerakan (3), jelas (3), relevansi (3), dampak (3), etos (3), ditinjau (3), aspeknya (3), tuanya (3), kurang (3), merasa (3), moderat (3), mulai (3), tanpa (3), akhir (3), sedang (3), biasa (3), doktrin (3), capacity (3), berhasil (3), khomeini (3), penulis (3), sengaja (3), meninggalkan (3), sini (3), sumber (3), fatalistik (3), biang (3), hatta (3), waktu (3), jauh (3), liberal (3), peradaban (3), terbesar (3), memainkannya (3), makin (3), pria (3), kalau (3), upacara (3), bawah (3), akhirnya (3), normal (3), lima (3), barang (3), jasa (3), perlu (3), katanya (3), terbaik (3), sentimeter (3), terbuat (3), pilihan (3), melestarikan (3), kebijakan (3), moneter (3), apapun (3), membaca (3), moderen (3), bernilai (3), menunjukkan (3), surga (3), digunakan (3), trade (3), pulau (3), very (3), itself (3), day (3), even (3), side (3), present (3), free (3), regional (3), because (3), change (3), entities (3), usurious (3), banking (3), last (3), out (3), labour (3), capitalism (3), communism (3), way (3), own (3), wars (3), east (3), those (3), just (3), markets (3), country (3), yet (3), cost (3), structures (3), this (3), masters (3), governments (3), what (3), while (3), sub (3), whose (3), question (3), monetarists (3), economies (3), divided (3), individual (3), every (3), belakang (2), muzik (2), bujukan (2), loebis (2), intellectual (2), nasional (2), music (2), edi (2), khoo (2), salma (2), budaya (2), rahman (2), web (2), harahap (2), penang (2), anak (2), journal (2), june (2), 2008 (2), blog (2), complete (2), malaysian (2), works (2), discredit (2), enslavement (2), paid (2), 1996 (2), utang (2), pemimpin (2), bangsa (2), bilah (2), 1875 (2), 1911 (2), mbras (2), 2004 (2), arecabooks (2), api (2), workshop (2), foto (2), title (2), pengarang (2), edition (2), 202 (2), isbn (2), publisher (2), jumat (2), oktober (2), 2000 (2), santri (2), surya (2), tidaklah (2), hidayat (2), tempat (2), akademisi (2), sebelumnya (2), keilmuan (2), empat (2), 1991 (2), tatkala (2), mendorong (2), memprakarsai (2), ekonom (2), muda (2), dosen (2), mengakui (2), perspektif (2), berukuran (2), jalan (2), bersama (2), sisi (2), matriks (2), perbedaan (2), aksiologis (2), ontologisnya (2), sudut (2), dinamis (2), tujuan (2), kesejahteraan (2), keadilan (2), pemilik (2), modal (2), prestasi (2), faktor (2), integral (2), spiritual (2), ungkap (2), alumnus (2), dicari (2), daerah (2), pertemuan (2), antarbangsa (2), muncul (2), bantuan (2), rakyat (2), tembung (2), kecamatan (2), 1997 (2), 1992 (2), sekarang (2), berdirinya (2), semasa (2), nasib (2), miskin (2), pendidikan (2), menengah (2), dimasukkan (2), harapan (2), quran (2), begitu (2), keinginan (2), dipengaruhi (2), padahal (2), buah (2), lagu (2), wawasan (2), menteri (2), dosennya (2), malah (2), gara (2), pulang (2), agustus (2), meraih (2), sedangkan (2), cetak (2), naper (2), htm (2), sunday (2), hayatnya (2), dedikasikan (2), terasa (2), mencerahkan (2), berbangsa (2), beragama (2), berani (2), terbilang (2), sukses (2), keislaman (2), dilahirkan (2), gemar (2), otaknya (2), encer (2), semangatnya (2), spirit (2), hidupnya (2), usianya (2), kecintaannya (2), putra (2), keempat (2), jabbar (2), ahmad (2), pedagang (2), hakim (2), penghulu (2), keturunan (2), tapanuli (2), arab (2), bermukim (2), pengaruh (2), komunis (2), antikomunis (2), kalinya (2), dirasat (2), diteruskan (2), kekurangan (2), tawaran (2), polemiknya (2), institute (2), 1965 (2), magister (2), airnya (2), rise (2), ideology (2), theory (2), masjumi (2), doktor (2), disertasi (2), setahun (2), 1969 (2), jabatan (2), pegang (2), pemerintahan (2), lepas (2), petualangan (2), terkagum (2), pembaru (2), menganjurkan (2), memperhatikan (2), meliputi (2), terkait (2), tumbuh (2), menyatakan (2), arisme (2), jabariah (2), menyerah (2), tulisannya (2), menghubungkan (2), tajam (2), fungsi (2), tersosialisasi (2), kosmopolitan (2), sesungguhnya (2), hampir (2), sepenuhnya (2), mewarisi (2), penguasaannya (2), mendalam (2), pengetahuannya (2), merumuskan (2), akurat (2), terapinya (2), membangun (2), kebangkitan (2), ditandai (2), emosi (2), meluap (2), luap (2), berdasarkan (2), filosofis (2), buktikan (2), kerap (2), mutlak (2), hadis (2), mutawatir (2), dihasilkan (2), lanjutnya (2), maksum (2), terpelihara (2), hanyalah (2), direformasi (2), kedinamisan (2), ditentukan (2), banyaknya (2), lincahlah (2), menghadapi (2), sebaliknya (2), kenyataannya (2), amat (2), menjunjung (2), metode (2), ilmiah (2), menuduhnya (2), pelopor (2), penyokong (2), sekularisme (2), berjudul (2), toh (2), melaju (2), membumikan (2), kerasionalan (2), ialah (2), pembukaan (2), efek (2), pembebasan (2), lantaran (2), jabbari (2), betapapun (2), menanamkan (2), berakhir (2), sang (2), khaliq (2), memanggilnya (2), lamanya (2), air (2), reason (2), theology (2), impact (2), theological (2), views (2), mengenang (2), pembangun (2), usia (2), tujuh (2), lelaki (2), kairo (2), bukittinggi (2), cocok (2), daya (2), dijalankan (2), apa (2), sekitarnya (2), tahu (2), azhar (2), amerika (2), kurikulum (2), mengubah (2), komprehensif (2), usaha (2), memberikan (2), nyata (2), menghasilkan (2), kemampuan (2), learning (2), cak (2), nur (2), menciptakan (2), produktif (2), tulis (2), laris (2), memperkenalkan (2), segera (2), serta (2), aliran (2), pengganti (2), mutiara (2), debu (2), rasionalis (2), sebagian (2), penganut (2), asal (2), bung (2), ternyata (2), kesempatan (2), cara (2), dianggap (2), final (2), alam (2), pandang (2), tradisional (2), tampak (2), ribuan (2), dibutuhkan (2), selain (2), halaman (2), buatannya (2), bupati (2), memesan (2), kepadanya (2), seiring (2), dimainkan (2), perayaan (2), pembuat (2), dipakai (2), berarti (2), juta (2), rupiah (2), diambil (2), alasan (2), set (2), didapatkan (2), utuh (2), bagiannya (2), pengalaman (2), diameter (2), 150 (2), sekadar (2), sesuai (2), terpenting (2), memotong (2), tengahnya (2), potong (2), ringan (2), pengerjaan (2), berguna (2), memberi (2), terakhir (2), sapi (2), tebal (2), jogo (2), udong (2), tepe (2), ikut (2), true (2), conspiracies (2), amin (2), celestial (2), memperbaiki (2), satupun (2), krisis (2), mampu (2), segala (2), praktik (2), fractional (2), reserve (2), requirement (2), penggunaan (2), menyingkap (2), ketiadaan (2), disebabkan (2), penerapan (2), menempatkan (2), pinjaman (2), memungut (2), bila (2), kerusakan (2), seberat (2), gram (2), keduanya (2), patut (2), logam (2), currency (2), sufi (2), kisah (2), emil (2), aulia (2), wednesday (2), there (2), wrong (2), planet (2), result (2), continuous (2), systematic (2), destruction (2), cultural (2), attempt (2), sustainable (2), future (2), can (2), language (2), would (2), cause (2), issues (2), may (2), divide (2), economists (2), old (2), simple (2), based (2), save (2), taxes (2), actions (2), revolutions (2), welfare (2), statism (2), right (2), wing (2), sides (2), realities (2), witnessing (2), communist (2), means (2), principle (2), usury (2), against (2), capital (2), longer (2), rally (2), opposing (2), politics (2), each (2), merely (2), control (2), financed (2), colonial (2), financing (2), industries (2), multinational (2), higher (2), growth (2), areas (2), credit (2), expansion (2), sovereign (2), none (2), purposes (2), effective (2), across (2), commodities (2), west (2), however (2), act (2), non (2), debts (2), competing (2), basic (2), shift (2), nations (2), exploitation (2), survival (2), tyranny (2), many (2), freedom (2), democratic (2), does (2), football (2), affect (2), themselves (2), form (2), held (2), through (2), authority (2), forces (2), sense (2), realm (2), process (2), had (2), already (2), authorities (2), force (2), keeping (2), workers (2), billion (2), justice (2), individuals (2), indigenous (2), offered (2), rights (2), life (2), endangered (2), skip (2), sampul, back, kamp, konsentrasi, nazi, parlindoengan, perajurit, pejuang, warrior, fighter, haris, possible, dato, anwar, fazal, nadarajah, islamnya, kritik, zaim, saidi, field, lapangan, peter, zabielski, rarangan, taman, drs, zulkifli, blowing, wind, use, courtship, isteri, tercinta, beloved, adat, pandapotan, sponsor, english, version, iskander, norton, designer, mike, ionescu, founder, foundation, ecology, sciences, ifees, fazlun, khalid, budayawan, literati, pangaduan, wakala, sauqi, basyral, hamidy, bulunggadung, jasinaloan, gondang, antropologi, info, related, blogs, heritage, trust, indonesians, pertubuhan, banjar, jalinan, rao, persemendaan, sekondakhati, yoo, rang, talu, kerinci, uhangkayo, bibliotheque, universitaire, des, langues, civilisations, gutenberg, martin, van, bruinessen, kitlv, academic, journals, articles, online, asiaexplorers, wide, virtual, library, links, archive, view, profile, namora, sende, environmentalist, activist, sixth, generation, grew, petaling, jaya, suburbd, advocacy, include, jerat, imf, pelajaran, khususnya, 1999, water, watch, action, guide, appen, kinta, valley, pioneering, academy, 2005, latest, postcards, 1890s, 1940s, 2010, featured, about, cebu, philippines, penunggu, guardian, amal, websites, soft, bibliography, 161, index, 173, 978, 983, 42834, 000, authors, edisi, hard, 278, black, white, illustrations, 967, 9948, branch, royal, asiatic, order, pesan, subscribe, atom, home, older, sepopuler, azyumardi, azra, dilihat, aktivitasnya, pantas, mendapat, panggilan, akrabnya, menggagas, kontroversi, kampusnya, terpikirkan, dikembangkan, tarbiyah, ushuluddin, dakwah, langsung, bersentuhan, apalagi, ilmuwan, semula, ragu, menyampaikan, keraguannya, hilang, senior, bahauddin, darus, abdullah, yacub, munculnya, dukungan, datang, jhon, tafbu, ritonga, mec, sofyan, syafri, trisakti, pakar, merindukan, wadah, kompeten, kepercayaan, tertantang, ditemui, dinasnya, kompleks, sutomo, ujung, amiur, nurruddin, dekan, mendirikan, forum, 1990, mengkaji, hubungan, sesama, red, mengeksplorasinya, konvensional, mei, 1950, 510, kilometer, prinsip, dikaji, tinjauan, luhur, pekerja, proporsional, sehingga, kesejajaran, keberhasilan, seseorang, semuanya, beranjak, memandang, material, cenderung, pengusaha, permasalahan, timbul, deviasi, kesuksesan, dominan, diri, pembangunan, simposium, pemasyarakatan, bmi, diprakarsai, uia, hasilnya, masukan, pesatnya, perkembangan, mudlarabah, musyarakah, internasional, kesepahaman, 1993, ide, kelembagaan, berdirilah, perkreditan, bprs, puduarta, insani, lokasinya, nasabahnya, persen, pegawai, pembantu, menjaga, kesinambungan, anggota, pengurus, majelis, mui, diploma, iii, dimiliki, 1994, melengkapi, dirasah, bercita, baki, siti, arbi, petani, diizinkan, almarhum, smp, mustafawiyah, purbabaru, penghafal, kuatnya, meluluskan, bagus, putri, perkawinannya, hasibuan, penggemar, umi, kalsum, cuma, inggris, menambah, pengetahuan, minta, dikirimi, koran, bekas, seniornya, peringkat, kampus, kritis, protes, pakai, peci, disuruh, kenangnya, perkenalannya, diskusi, willem, iskandar, mwi, mengenali, berjasa, pernyataannya, ditutup, kursus, singkat, university, 1995, terpilih, sahabatnya, ridwan, dapatkah, meneruskan, impiannya, memimpin, insya, allah, amanah, kompetensi, standar, jawabnya, 0010, cita12, conference, dikalangan, diantaranya, ugi, filosof, access, 3303_mengenang, html, 2003, 1934, beristrikan, gadis, berniat, mulo, sayangnya, menyetujui, mengobati, rasa, kecewa, moderne, islamietische, kweekschool, mik, 1937, swasta, malik, jambek, kritisnya, misalnya, bertolak, dianut, tua, memegang, berwudlu, terlebih, diperbolehkan, dilarang, hik, muhammadiyah, solo, dipaksa, lurus, bukanlah, 1938, hijrah, selepas, menyelesaikan, sosialnya, sarjana, 1952, 1953, bertugas, departemen, timur, tugas, diplomatnya, berlanjut, republik, brussels, desember, 1955, menjabat, 1973, uin, revolusioner, merombak, pengantar, kalam, tauhid, sosiologi, riset, berorientasi, pikiran, jumud, mengusahakan, 1982, organisasi, berprestasi, baginya, mengerti, ujarnya, mengetahui, pengertian, diharapkannya, ciputat, sumbangan, menumbuhkan, dirintis, gejala, taken, granted, mapan, mempertanyakan, kaitannya, sebagainya, teknis, lanjut, pola, abduhis, penghargaannya, persis, wafatnya, seakan, sedikitnya, yakni, bersikap, sisinya, buat, rangka, khalayak, ramai, dicerna, publikasi, dialergikan, bersahaja, fatalistis, mundur, dilengkapi, layak, dicatat, berharap, upanyanya, mirip, imam, iran, sekaliber, alfarabi, madinah, fadhilah, mungkin, terlaksana, diadopsi, plato, ideal, dipimpin, cerdas, warak, zuhud, karenanya, pantang, menyaksikan, korupsi, kolusi, nepotisme, kkn, hery, sucipto, 208, koran_detail, asp, 140408, kat_id, 105, kat_id1, 147, kat_id2, 185, analisa, perbandingan, menawarkan, klasik, diibaratkan, tertutup, sudi, kemilau, dipelopori, washil, bin, attha, xiii, teologis, menuduh, kafir, sesat, menyenangkan, semacam, dialami, penjaja, gigih, doktornya, meninggal, bulan, menulis, modernis, mantan, wakil, presiden, bertanya, tesisnya, mengapa, dipublikasikan, tanya, jawaban, takut, reaksi, negatif, dugaannya, meleset, mengungkapkan, kesimpulannya, pembicaraan, berkomentar, naudzubillah, ungkapan, menyiratkan, ketidaksukaan, mengecam, berpikir, orientalis, fazlur, chicago, menyejajarkan, menemukan, konteks, melampaui, zamannya, tema, pokok, rasio, disejajarkan, penuh, perbuatannya, tuhan, diciptakannya, sunatullah, mempengaruhi, membersihkan, embrio, aspek, terkemuka, relevan, ala, varian, jabbariyah, membentuk, memodernisasi, diganti, implikasi, diperlihatkan, terbuka, kebudayaan, terjebak, desakralisasi, bedanya, liberalisme, narasi, landasan, sekuler, yayasan, paramadina, instrumen, seekstrem, ekstremnya, ruang, diperluas, penafsirannya, kontekstual, mendesakralisasi, termuat, pembuka, mendekati, ditempuh, kelik, nugroho, ardi, bramantyo, forums, apakabar, viewtopic, php, 2064, sid, 90e3797e4891e32cf6267a4985e46c5c, refleksi, saturday, etnomusikolog, irwansyah, perkusi, jumlahnya, merajalelanya, pop, tergeser, perannya, membuatnya, tersebutlah, dijumpai, kotanopan, mengerjakan, rumahnya, kurus, namanya, membicarakan, singapura, kepentingan, koleksi, otodidak, tetapi, sejalan, sejarahnya, sembarang, selubungnya, tinggal, balai, menjelaskan, ketidakbisaannya, mulanya, magang, temannya, maestro, puluh, kelahiran, januari, berkecimpung, rentang, belasan, dihasilkannya, dinikmati, kebanggaan, hadirin, hanyut, indahnya, kebahagiaan, senang, buatan, suami, barinjen, daulay, jaffarlubis, meminta, upah, antar, ditekankan, aksi, jor, joran, ingin, gengsi, buruk, sifat, kesembilan, kesatuan, kokoh, segalanya, terpisahkan, tuturnya, terbesarnya, 165, selanjutnya, 160, 140, 135, 130, 125, 110, dibandingkan, keras, dihargai, sebagaimana, mestinya, berburu, memerlukan, ingol, surian, sulit, pembabatan, berpuasa, persiapan, dilakukannya, memahami, pemesan, menyiapkan, bekal, secukupnya, favoritnya, gading, baing, desanya, separuh, tugasnya, selesai, kampungnya, aneka, peralatan, guna, melubangi, tepat, lubangi, kerjakan, permukaan, tanahnya, miring, papar, tersenyum, tersulit, seperangkat, tempatnya, bengkel, diperbaiki, potongan, akibatnya, perasaan, lengkap, situ, sebabnya, awal, terberat, menceriterakan, berjumpa, harimau, sentuhan, memasang, putih, dipukul, nantinya, haruslah, tipis, kekeringan, dicapai, dipasangkan, badan, gordangnya, terletak, pemainnya, jangat, berperan, permainan, total, bahagia, kesenian, walau, tatapan, berbinar, binar, 0302, 152548, memaikan, resensi, publishing, xvi, beres, bertambah, dipadati, penganggur, pabrik, industri, berproduksi, mengeksploitasi, kekayaan, ironis, kaya, penduduk, gizi, kelaparan, sejumlah, proyek, pengentasan, kemiskinan, diluncurkan, diterapkan, panggang, terperosok, politik, lingkungan, kian, memperburuk, merosot, melambung, berjuang, menekan, laju, secanggih, pendekatannya, akar, dihancurkan, kiranya, robert, mundell, peraih, nobel, memasuki, rejim, permanen, kenapa
Text of the page (random words):
rdang sembilan beberapa buatannya sudah sampai di luar negeri seperti malaysia dan singapura bupati madina pun memesan kepadanya untuk kepentingan koleksi kabupaten saya bisa membuat gordang sembilan secara otodidak tetapi saya pun tidak bisa memainkannya sama sekali kata jaffar lubis ternyata masalah memainkan dan membuat tidaklah harus seiring sejalan gordang sembilan dalam sejarahnya memang tidak bisa dimainkan sembarang orang ada upacara tertentu untuk membuka selubungnya untuk lalu dimainkan dalam perayaan perayaan besar saya tinggal di manambin bagian bawah gordang desa ada di manambin atas jadi sejak kecil saya memang tidak punya kesempatan untuk memainkan gordang yang ada di depan balai desa kata jaffar lubis menjelaskan ketidakbisaannya memainkan gordang sembilan namun jaffar lubis yang mulanya magang pada temannya dalam membuat gordang akhirnya justru menjadi maestro pembuat yang selalu dicari sudah dua puluh tahun pria kelahiran 26 januari 1960 ini berkecimpung dalam pembuatan gordang dan dalam rentang itu sudah belasan alat musik ini dihasilkannya bagi jaffar lubis membuat gordang adalah menciptakan sebuah karya yang akan dinikmati banyak orang adalah kebanggaan besar bagi dirinya kalau dalam sebuah upacara besar karyanya dipakai dan para hadirin hanyut dalam indahnya suara gordang buatannya itu kebahagiaan saya kalau orang senang dengan suara gordang buatan saya uang menjadi tidak berarti lagi kata suami barinjen daulay ini untuk satu perangkat gordang sembilan dengan ukuran normal jaffarlubis meminta upah lima juta rupiah barang harus diambil sendiri ke manambin karena dia memang tidak menerima jasa antar kata ukuran normal ini perlu ditekankan sebab kini mulai terjadi aksi jor joran dalam ukuran gordang sembilan ada beberapa orang yang ingin memesan gordang sembilan dengan ukuran yang lebih besar dari milik bupati dengan alasan gengsi padahal ukuran yang terlalu besar membuat suara gordang buruk katanya sebuah set gordang sembilan dengan ukuran normal menurut jaffar lubis bisa didapatkan dari sebuah pohon utuh yang panjangnya sekitar 12 meter dengan diambil dari satu pohon utuh sebuah gordang punya sifat sama pada kesembilan bagiannya bagi saya sembilan gordang dari satu pohon adalah sebuah kesatuan yang kokoh dan dalam segalanya tidak terpisahkan tuturnya dari pengalaman lubis untuk set terbaik gordang sembilan gordang terbesarnya berukuran panjang 165 sentimeter diameter atas 43 sentimeter dan diameter bawah 40 sentimeter ukuran selanjutnya dari gordang dua sampai sembilan adalah 160 40 38 155 30 35 150 35 32 140 32 30 135 30 28 130 28 25 125 25 23 dan 110 22 20 dibandingkan dengan harga alat musik modern yang lebih tinggi dari sekadar lima juta rupiah kerja keras jaffar lubis memang jadi tampak tidak dihargai sebagaimana mestinya untuk membuat sebuah perangkat gordang sembilan hal pertama yang dilakukan jaffar lubis adalah berburu pohon ia memerlukan waktu sekitar sebulan keluar masuk hutan untuk mendapatkan pohon yang sesuai kayu yang terbaik yang bisa didapatkan di tanah mandailing adalah kayu ingol atau surian tapi kini makin sulit untuk mendapatkan pohon besar lagi terlalu banyak pembabatan hutan kata ayah lima anak ini tidak seperti di abad lalu lubis mengatakan bahwa ia tidak merasa perlu berpuasa atau melakukan upacara tertentu dulu untuk membuat sebuah perangkat gordang sembilan saya natural saja katanya persiapan terpenting yang dilakukannya adalah memahami benar keinginan pemesan lalu menyiapkan bekal secukupnya untuk keluar masuk hutan selama sekitar sebulan hutan favoritnya dalam mencari kayu untuk gordang adalah gading baing yang tidak jauh dari manambin desanya setelah mendapatkan sebuah pohon yang cocok pun bukan berarti separuh tugasnya selesai ia harus segera kembali ke kampungnya untuk membawa aneka peralatan yang dibutuhkan guna memotong pohon dan melubangi bagian tengahnya kayu harus saya potong potong dengan panjang yang tepat lalu saya lubangi tengahnya agar ringan semua itu saya kerjakan di tengah hutan yang sering di permukaan tanahnya sangat miring papar pria yang selalu tersenyum ini pengerjaan di hutan adalah bagian tersulit dalam pembuatan seperangkat gordang sembilan selain tempatnya yang sangat tidak sesuai untuk sebuah bengkel kerja kesalahan di sini sama sekali tidak bisa diperbaiki lagi kesalahan memotong panjang sebuah gordang membuat potongan itu lalu menjadi tidak berguna akibatnya yang lebih panjang lagi perangkat gordang itu akhirnya bukan terbuat dari satu pohon yang sama ada perasaan tidak lengkap di situ kata lubis itulah sebabnya bagi dia pengerjaan awal di hutan adalah bagian terberat dan terpenting pada pembuatan sebuah perangkat gordang sembilan ia lalu menceriterakan pengalaman pembuat gordang di masa lalu yang masih berjumpa harimau sumatera di tengah hutan kerja yang dilakukan di rumah adalah memberi sentuhan terakhir pada gordang termasuk memasang kulit sapi putih sebagai bagian yang dipukul nantinya kulit sapi yang dipakai haruslah kulit pilihan saya sudah punya orang yang selalu bisa memberikan kulit terbaik katanya dan menurut dia kulit yang baik adalah yang tidak terlalu tebal dan juga tidak terlalu tipis ada kekeringan tertentu yang harus dicapai saat dipasangkan di badan gordangnya akhirnya hasil akhir sebuah gordang yang baik terletak pada pemainnya juga pemain pertama yang memainkan gordang 1 2 dan 3 yang disebut jangat sangat berperan pada permainan total yang memainkan gordang 4 dan 5 disebut jogo jogo pemain gordang 6 dan 7 disebut udong udong sedangkan pemain gordang 8 dan 9 disebut tepe tepe saya bahagia bisa ikut melestarikan kesenian ini walau tidak bisa memainkannya kata lubis dengan tatapan mata yang berbinar binar arbain rambey http kompas com kompas cetak 0302 28 naper 152548 htm posted by ar lubis at 2 20 am saturday july 21 2007 pintu rasionalisme harun nasution pintu rasionalisme harun nasution teologi fatalistik adalah biang kemunduran masyarakat muslim harun nasution 1919 1998 menawarkan teologi mu tazilah yang rasional sebagai pengganti teologi asy ariyah nasib mu tazilah mazhab teologi paling rasional dalam sejarah klasik islam bisa diibaratkan mutiara yang tertutup debu berharga tapi tak banyak ulama yang sudi melihat kemilau pemikiran kaum rasionalis yang dipelopori washil bin attha pada abad xiii itu bahkan sebagian dari mereka atas dasar perbedaan pandangan teologis menuduh penganut mazhab tersebut kafir dan sesat sikap kurang menyenangkan semacam itu pernah dialami profesor harun nasution pemikir rasionalis dan penjaja pemikiran mu tazilah paling gigih di indonesia harun nasution lelaki asal mandailing sumatra utara yang mendapatkan gelar doktornya di universitas mcgill kanada tahun 1968 meninggal dalam usia 79 tahun akhir bulan lalu ia menulis tesis tentang pemikiran muhammad abduh ulama modernis asal mesir dalam sebuah pertemuan ulama muhammad hatta mantan wakil presiden ri pernah bertanya kepada harun tentang tesisnya mengapa tidak dipublikasikan saja tanya bung hatta waktu itu sebagai jawaban harun mengatakan ia takut akan reaksi negatif dari sebagian umat islam ternyata dugaannya tak meleset ketika harun mengungkapkan kesimpulannya dalam pembicaraan itu bahwa abduh seorang penganut mu tazilah seorang tokoh islam yang berada di dekat harun dan bung hatta berkomentar naudzubillah ungkapan yang menyiratkan ketidaksukaan terhadap mu tazilah bahkan di kesempatan lain cendekiawan islam prof dr h m rasjidi pernah mengecam pemikiran harun yang menurut dia dipengaruhi cara berpikir kaum orientalis memang kaum mu tazilah menurut cendekiawan fazlur rahman guru besar studi islam di universitas chicago as telah membawa rasionalitas demikian jauh dengan menyejajarkan kemampuan akal dengan wahyu dalam menemukan kebenaran agama pemikiran mu tazilah dalam konteks waktu itu dianggap melampaui zamannya beberapa tema pokok mazhab tersebut seperti rasio disejajarkan dengan wahyu manusia memiliki otoritas penuh atas perbuatannya dan takdir tuhan adalah final dengan diciptakannya sunatullah hukum alam cukup mempengaruhi cara pandang intelektual muslim hingga kini harun yang pernah menjadi rektor institut agama islam negeri iain syarif hidayatullah jakarta adalah salah satu pemikir yang berhasil membersihkan debu mutiara itu menurut harun teologi mu tazilah adalah embrio teologi rasional dan teologi liberal dalam islam dua aspek yang menurut pemikir terkemuka dari iain ini relevan untuk masyarakat modern pemikiran ini berbeda dengan teologi fatalistik ala asy ariyah mazhab teologi varian jabbariyah yang selama ini membentuk masyarakat tradisional menurut harun untuk memodernisasi umat teologi asy ariyah harus diganti dengan teologi mu tazilah teologi yang fatalistik adalah biang kemunduran masyarakat muslim bagi harun implikasi dari teologi rasional seperti diperlihatkan pemikiran pemikiran harun memang tampak moderat lebih terbuka terhadap peradaban dan kebudayaan lain dan tak terjebak pada satu mazhab desakralisasi mazhab namun bedanya dengan rasionalisme dan liberalisme dua narasi besar yang menjadi landasan peradaban sekuler barat menurut dr komaruddin hidayat dari yayasan paramadina jakarta rasionalisme islam tak sampai meninggalkan wahyu sebagai instrumen kebenaran seekstrem ekstremnya pemikir islam wahyu tetap sebagai sumber utama hanya ruang untuk akal diperluas serta penafsirannya lebih kontekstual dan liberal kata komaruddin itu juga yang terjadi pada harun yang mendesakralisasi mazhab mazhab fikih tapi tak meninggalkan tasawuf dalam bahasa nurcholish madjid seperti termuat dalam buku refleksi pembaharuan pemikiran islam 70 tahun harun nasution harun adalah pembuka pintu dalam mendekati wahyu secara rasional sebuah langkah dari ribuan langkah yang memang harus ditempuh kata nurcholish kelik m nugroho ardi bramantyo http www forums apakabar ws viewtopic php p 2064 sid 90e3797e4891e32cf6267a4985e46c5c posted by ar lubis at 1 27 am harun nasution pembangun fondasi islam modern jumat 19 september 2003 prof harun nasution pembangun fondasi islam modern sepanjang hayatnya ia dedikasikan dirinya pada dunia ilmu gagasan dan pemikirannya terasa mencerahkan kehidupan berbangsa dan beragama ia juga dinilai cukup berani dalam hal pemikiran keagamaan di bidang akademis dia terbilang sukses terutama dalam meletakkan dasar dasar pemahaman yang baru tentang keislaman di kalangan institut agama islam negeri iain di indonesia profesor harun nasution sosok pemikir yang dikenal luas di dalam maupun luar negeri itu dilahirkan di pematangsiantar sumatra utara 23 september 1919 sejak kecil harun dikenal gemar mendalami ilmu otaknya tergolong encer sementara semangatnya mencari ilmu menjadi spirit utama hidupnya bahkan di usianya yang setengah abad ia belum punya rumah justru karena kecintaannya mendalami ilmu di negeri orang besar di pematangsiantar guru besar filsafat islam ini adalah putra keempat abdul jabbar ahmad ulama pedagang hakim sekaligus penghulu di kota itu ibunya adalah seorang keturunan ulama mandailing tapanuli selatan menguasai bahasa arab karena pernah bermukim di makkah di usia 14 setelah tujuh tahun belajar di his dan tamat pada 1934 lelaki beristrikan gadis kairo mesir ini berniat masuk mulo sekolah umum saat itu sayangnya kedua orang tuanya kurang menyetujui untuk mengobati rasa kecewa kedua orang tuanya itu harun memutuskan masuk sekolah islam moderne islamietische kweekschool mik di bukittinggi ia tamat dan tamat pada 1937 harun merasa cocok belajar di sekolah guru menengah pertama swasta modern pimpinan abdul malik jambek seorang ulama moderat di bukittinggi di sekolah ini mulai terlihat daya kritisnya terhadap hukum hukum islam yang selama ini dijalankan kedua orang tuanya misalnya bertolak belakang dengan apa yang dianut kedua orang tua dan masyarakat sekitarnya sejak 64 tahun lalu itu dia sudah tahu bahwa memegang alquran tanpa berwudlu terlebih dulu diperbolehkan menurut salah satu mazhab fikih tapi justru karena inilah dia dilarang melanjutkan studi ke hik sebuah sekolah guru muhammadiyah di solo dia dipaksa melanjutkan studi ke makkah agar jadi lebih lurus namun merasa makkah bukanlah tempat belajar yang baik pada 1938 harun hijrah ke mesir dan melanjutkan studi di universitas al azhar selepas dari al azhar harun melanjutkan di universitas amerika di kairo dan menyelesaikan studi sosialnya dengan gelar sarjana muda pada 1952 pada 1953 ia kembali ke indonesia dan bertugas di departemen luar negeri bagian timur tengah tugas diplomatnya di luar negeri berlanjut kembali sejak ia bekerja di kedutaan republik indonesia di brussels mulai akhir desember 1955 karena pengaruh komunis semakin kuat di indonesia harun yang antikomunis memutuskan untuk keluar dari kedutaan untuk kedua kalinya ia ke mesir untuk melanjutkan studinya harun memilih belajar di lembaga ad dirasat al islamiyah 1960 studinya di mesir lagi lagi tidak dapat diteruskan akibat kekurangan biaya ketika itulah ia menerima tawaran dari prof rasjidi orang yang kemudian menjadi partner polemiknya di bidang pembaharuan dan pemikiran islam untuk menerima beasiswa dari institute of islamic studies mcgill montreal kanada pada 1965 harun memperoleh gelar magister dari universitas tersebut dengan judul tesis yang masih dekat dengan sejarah tanah airnya the islamic state in indonesia the rise of the ideology the movement for its creation and the theory of the masjumi tiga tahun berikutnya 1968 ia memperoleh gelar doktor phd dalam bidang studi islam pada universitas yang sama dengan disertasi the place of reason in abduh s theology its impact on his theological system and views setahun kemudian 1969 ia kembali ke indonesia berbagai jabatan pernah ia pegang baik akademis maupun pemerintahan dari segi pemikiran gagasan prof harun tak lepas dari petualangan panjangnya yang paling menonjol tentu saat ia menuntut ilmu di makkah dan mesir di kedua negeri inilah ia terkagum dengan pemikiran tokoh dan pembaru muhammad abduh terutama sekali tentang paham mu tazilah yang banyak menganjurkan sikap sikap qadariah di kemudian hari harun dikenal sebagai intelektual muslim yang banyak memperhatikan pembaharuan dalam islam meliputi pemikiran teologi filsafat mistisisme tasawuf dan hukum fikih saja hingga masalah segi kehidupan kaum muslim ada dua obsesi harun yang paling menonjol pertama bagaimana membawa umat islam indonesia ke arah rasionalitas kedua terkait dengan yang pertama bagaimana agar di kalangan umat islam indonesia tumbuh pengakuan atas kapasitas manusia qadariah harun sering menyatakan bahwa salah satu sebab kemunduran umat islam indonesia adalah akibat dominasi asy arisme yang sangat bersifat jabariah terlalu menyerah pada takdir untuk itu dalam berbagai tulisannya harun selalu menghubungkan akal dengan wahyu dan lebih tajam lagi melihat fungsi akal itu dalam pandangan alquran yang demikian penting dan bebas harun memang sangat tersosialisasi dalam tradisi intelektual dan akademis kosmopolitan barat tapi sesungguhnya hampir sepenuhnya dia mewarisi dasar dasar pemikiran islam...
|