Meta tags:
Headings (most frequently used words):
hagi, in, capcoro, navigasi, pos, ok, google, raising, hackers, compromise, masjid, at, daycare, curiosity, gestural, boy, out, geli, syria, menu,
Text of the page (most frequently used words):
yang (81), dan (39), the (33), dia (28), aku (26), and (24), ada (23), anak (23), untuk (22), itu (21), dengan (19), tidak (19), that (18), ini (16), sudah (15), atau (15), adalah (15), ketika (14), lebih (14), hagi (12), you (12), jika (11), rukma (10), pratista (10), posted (10), benar (10), tpa (10), menjadi (9), pun (9), sering (9), hari (8), orang (8), rumah (8), keluar (8), allah (8), bisa (8), kami (8), kadang (8), them (8), about (8), what (8), design (8), seperti (7), tadi (7), hanya (7), maka (7), baik (7), karena (7), kepada (7), terlalu (7), not (7), this (7), google (7), dalam (6), 2014 (6), akan (6), dari (6), produk (6), masih (6), sedikit (6), tempat (6), day (6), care (6), compromise (6), which (6), compromises (6), her (6), situs (5), capcoro (5), harus (5), mungkin (5), meskipun (5), sekali (5), lain (5), beberapa (5), kata (5), jadi (5), suka (5), ibunya (5), sholat (5), but (5), mereka (5), menitipkan (5), pengasuh (5), masjid (5), need (5), just (5), have (5), problem (5), raising (5), children (5), she (5), mulai (4), wordpress (4), com (4), sekarang (4), kini (4), sini (4), setelah (4), tetapi (4), pada (4), selain (4), hal (4), beragam (4), kita (4), life (4), kecil (4), bulan (4), jauh (4), juga (4), berlari (4), cukup (4), pernah (4), tentang (4), sujud (4), film (4), memang (4), trust (4), semua (4), apakah (4), aturan (4), apalagi (4), from (4), designer (4), because (4), isn (4), also (4), had (4), needs (4), things (4), web (3), nama (3), langganan (3), lihat (3), masuk (3), buat (3), video (3), manusia (3), rasa (3), akhirnya (3), tak (3), apa (3), semoga (3), rupa (3), lagi (3), begitu (3), namun (3), berkah (3), bilang (3), mengeluarkan (3), tahun (3), barang (3), lantas (3), saja (3), dulu (3), bapak (3), berdiri (3), mencari (3), remote (3), kakak (3), tombol (3), sebelum (3), tidur (3), seringkali (3), tangan (3), demikian (3), sampingku (3), ikan (3), kemarin (3), siang (3), mengajak (3), banyak (3), bermain (3), rasio (3), asuh (3), sangat (3), gerakan (3), learn (3), product (3), make (3), decisions (3), with (3), has (3), more (3), new (3), feature (3), even (3), hand (3), thought (3), raise (3), world (3), skills (3), parents (3), our (3), kids (3), delayed (3), gratification (3), person (3), now (3), encouraged (3), wajib (2), komentar (2), daftar (2), berlangganan (2), blog (2), gratis (2), sampai (2), begitulah (2), waktu (2), baru (2), kemudian (2), membuatku (2), geli (2), hidup (2), sajalah (2), menunggu (2), kelak (2), tuaku (2), kulkas (2), mengingatkan (2), suatu (2), saat (2), kembali (2), pula (2), cycle (2), sia (2), menurutku (2), berarti (2), rada (2), dikeluarkan (2), memasukkan (2), makanan (2), hehe (2), contoh (2), kurasa (2), agustus (2), pura (2), tahu (2), bertanya (2), mana (2), khawatir (2), kemampuan (2), komunikasi (2), berkata (2), ngomong (2), menunjuk (2), nunjuk (2), sambil (2), suara (2), berjalan (2), telah (2), lalu (2), wajar (2), gadget (2), berbahaya (2), alih (2), menjauh (2), malah (2), segera (2), arah (2), sembari (2), jangan (2), sepupunya (2), secara (2), lainnya (2), dijadikannya (2), mainan (2), windows (2), kotak (2), menu (2), hacker (2), dipijit (2), menyodorkan (2), tertawa (2), kedua (2), usia (2), berdoa (2), gesture (2), lucu (2), senang (2), bagaimana (2), lari (2), sana (2), panjat (2), boy (2), berumur (2), mempunyai (2), tua (2), terkadang (2), padahal (2), merekalah (2), mengenalkanku (2), tiba (2), satu (2), imax (2), duduk (2), november (2), ingin (2), kebaikan (2), bahkan (2), pilihan (2), your (2), berulang (2), kali (2), info (2), para (2), dasar (2), fasilitas (2), belajar (2), pendidikan (2), mengenai (2), jumlah (2), memilih (2), main (2), internet (2), dititipkan (2), dekat (2), taman (2), penitipan (2), teman (2), sebaya (2), ceriwis (2), berbagi (2), hendak (2), skill (2), leluasa (2), proof (2), sama (2), sekedar (2), melihat (2), memberi (2), maghrib (2), sungguh (2), diikuti (2), takbir (2), ruku (2), mengikuti (2), only (2), are (2), then (2), implement (2), better (2), see (2), way (2), features (2), mean (2), edge (2), without (2), years (2), phone (2), away (2), hackers (2), diy (2), means (2), solvers (2), knowledge (2), can (2), independent (2), independence (2), lifehackers (2), give (2), different (2), first (2), marshmallow (2), become (2), successful (2), their (2), haste (2), something (2), been (2), raised (2), today (2), for (2), they (2), maret (2), 2018 (2), really (2), thank (2), good (2), after (2), answer (2), how (2), use (2), assistant (2), rancang, surel, tulis, memuat, ciutkan, bilah, kelola, pembaca, laporkan, isi, privasi, punya, akun, login, daftarkan, saya, tema, eighties, older, posts, navigasi, pos, lihatlah, bukankah, melampaui, batas, berteman, kegelapan, malam, tersedu, mei, syria, teramat, asing, merasa, menuliskannya, kualami, bergembira, sekaligus, bersedih, bersamaan, ingat, seumur, hidupku, sore, mengalaminya, kegembiraan, kesedihan, lebur, berbeda, tersenyum, excited, juni, mati, mengenakan, kafan, disemayamkan, ruang, sempit, membawa, amal, sederhana, hasil, diperoleh, rela, membuang, menjual, lama, membeli, berusaha, dilindungi, malapetaka, menanti, keluaran, terhambat, sembelit, misalnya, kesia, siaan, sesungguhnya, upaya, menghalangi, jalan, digariskan, nanti, memberontak, memberikan, efek, jalannya, tidaklah, selalu, buangan, ampas, semuanya, bukan, jikapun, bermanfaat, bagi, pihak, tetap, makhluk, kehendak, berbalik, slendro, equilibrium, intinya, kotoran, mendapat, upah, zakat, dibayarkan, itunya, tunggu, ijin, terakhir, ngasal, segala, demikianlah, sunatulloh, out, diajak, berkomunikasi, memintanya, mengambil, mau, mengambilkannya, botol, susunya, berada, dialah, menunjukkannya, gesturalnya, justru, berbanding, terbalik, verbal, gajah, kuda, bayi, fokus, berlatih, sehingga, lupa, pelajaran, menganggapnya, sebagai, jam, wekerku, keduanya, bunyi, aneh, tampak, mengeringkan, rambut, memasang, wajah, pakai, pikirnya, seolah, perlindungan, dikenalnya, hair, dryer, rebutan, memindah, mindah, channel, acak, menjengkelkan, penonton, apapun, serupa, handphone, bedak, sekalipun, komputerku, keyboard, favoritnya, gambar, jendela, dipencet, bermunculan, one, step, closer, likes, kakinya, bantal, mengipasinya, terbahak, bahak, menutup, mulutnya, entah, kebiasaan, tiru, tuanya, belum, malahan, alkhamdulillah, memiliki, menuliskan, dilakoninya, meski, mengatupkan, mendengarkan, mengaji, ikut, bersendekap, melihatnya, menirukan, gayaku, minum, kopi, vocabulary, berkembang, kondisinya, dikatakan, mengalami, perubahan, mood, ekstrim, kursi, cekatan, namanya, sure, lively, mercurial, temper, tweet, 441, gestural, barulah, memahami, beratnya, pengorbanan, kugunakan, lidah, tajam, kupandang, rendah, dunia, teringat, bawah, sempat, mewek, muncul, layar, monitor, kutebak, antusias, menjawab, kalah, semangat, menyebutkan, menerjemahkan, per, kuketahui, menonton, dokumenter, bbc, kukoleksi, giliran, kududukkan, singgasanaku, sedangkan, lantai, ngglempoh, under, sea, natural, wonders, curiosity, mengapa, mampu, diasuh, bekerjalah, mengasuh, keren, besar, diberikan, sedemikian, amiin, berkenan, hati, ditakdirkan, putra, putri, berputus, asa, gut, ajaklah, mengunjungi, lolos, kualifikasi, biarkan, mencobanya, sendiri, berkenalan, calon, pengasuhnya, beri, sekiranya, perlu, diketahui, oleh, perilaku, khusus, alergi, jelaskan, tanyakan, kurikulum, kelengkapan, jadwal, kegiatan, istirahat, sakit, sakitnya, menular, kualitas, kebersihan, snack, disajikan, sanitasi, penjemputan, wawancarai, gali, latar, belakang, menempuh, dini, perhatikan, antara, guru, hindari, balita, disarankan, bergantung, kondisi, luas, serta, dapat, berubah, seiring, pertambahan, umur, sebaiknya, terdaftar, kementerian, kebudayaan, menengah, terkesan, mementingkan, faktor, bisnis, semata, gunakan, sanak, famili, kerabat, peramban, membantu, reputasi, galilah, membutuhkannya, membatasi, sesegera, daripada, menyesal, tentukan, prioritas, membutuhkan, kerja, catat, berikut, tips, berkenaan, kerabatku, mandiri, terasah, dulunya, enggan, jago, berbahasa, inggris, pelit, kekurangan, itulah, kututupi, keminggris, social, sembarangan, sebenarnya, menjaganya, bekerja, mengantarkan, istriku, kantor, keperluan, neneknya, merepotkan, ibuku, beliau, sepuh, komunal, menyebutnya, saling, bercampur, tiga, kepala, keluarga, menyulapnya, aman, kid, zone, aktif, stay, home, dad, lusa, pertama, sebelumnya, mengajaknya, mencoba, wahana, permainan, kutitipkan, prosesnya, mudah, dua, dahulu, daycare, dalem, nyuwun, diparingi, istiqomah, senantiasa, anaknya, memerintah, komando, teladan, ajakan, anakku, memakmurkan, seorang, pemalas, jarang, pemandangan, kebahagiaan, pulang, langsung, kubangga, banggakan, kuciumi, pipi, keningnya, rasanya, menoleh, kesana, kemari, olehnya, cepat, bangun, sekelilingnya, bersujud, semampunya, masya, jujur, khusyu, hampir, ulang, memperhatikannya, juli, 2015, teo, medium, post, realize, service, partner, exists, marketing, land, helps, greater, clarity, less, rather, matter, least, whatever, don, know, introducing, start, keeping, track, process, shouldn, story, grounded, narrative, latter, makes, clear, pushing, forward, gaining, ground, managing, suffered, result, order, sacrifice, worth, achieved, amazing, same, physicists, learnt, deciding, user, flows, enhance, simultaneously, delay, omit, users, forgo, electricity, magnetism, does, all, takeaway, here, year, flagship, smartphones, might, struggle, building, screens, great, biometric, security, sacrificing, aesthetics, few, time, will, solved, want, smaller, other, words, two, sided, coin, yin, thing, going, impossible, shape, shaping, its, september, 2017, written, condition, injured, right, trying, hack, everything, keep, working, another, third, fewer, politicians, individuals, who, desire, themselves, broad, constantly, polish, pass, along, second, giving, freedom, try, explore, indonesian, term, ngulik, trusting, showed, unexpected, correlations, between, results, test, success, many, later, doesn, living, think, high, probability, lives, conforms, principle, stanford, experiment, parent, too, parenting, method, frequently, instead, buy, eyes, build, myself, create, already, solver, kind, mental, model, part, when, recently, looked, back, far, any, broken, around, house, always, fix, trash, pestered, collect, recycle, trashes, turn, into, money, troublesome, sometimes, although, pretty, understandable, middle, class, family, may, bless, live, healthy, happily, mom, cracked, never, heard, anyone, before, grandparents, well, done, rest, peace, lol, should, say, currency, kuwait, asked, long, gave, taught, mother, joined, sms, quiz, some, days, ago, fun, insisted, free, considered, gambling, started, asking, lot, would, save, trivial, questions, teach, did, lanjut, konten, cari, lieur, twitter,
Text of the page (random words):
them first and not in haste to give them up and trash them away they even pestered me to collect and recycle the trashes and turn them into money it s troublesome sometimes although it s pretty understandable because we re just middle class family my parents also frequently encouraged me to be a diy person instead of in haste to buy things i need in their eyes i had the skill to build them up myself or create something new from something that i already have i ve been raised and encouraged to be an independent problem solver and that kind of mental model has become a part of designer that i am today because i m a parent too now what can i learn from that parenting method first it s about delayed gratification the stanford marshmallow experiment showed unexpected correlations between the results of delayed gratification from the marshmallow test and the success of the children many years later it doesn t mean that i m the living proof and i ve become successful person now no i just think that raising the kids to be lifehackers has high probability to make the kids successful in their lives because it conforms to that delayed gratification principle second it s about trusting our children we can t raise independent children by not giving them trust trust and independence go hand in hand to raise lifehackers is to give the kids the freedom the independence to try and explore different things to ngulik in indonesian term and it needs our trust third raising diy children means raising problem solvers this world needs more problem solvers and fewer politicians the world needs individuals who not only have the desire to make the world better but also the knowledge and skills to do so that means the parents themselves need to have broad knowledge and skills we need to constantly polish our skills and pass them along to the children that s what i thought i m on my way to raise another hackers written in the condition of injured right hand trying to hack everything and keep working compromise posted on september 29 2017 by rukma pratista in other words it s impossible to shape a design without also shaping its compromises this design compromise two sided coin yin and yang thing isn t new and it isn t going away this year flagship smartphones might struggle with building edge to edge screens with great biometric security without sacrificing aesthetics in a few years time the problem will be solved but by then we d want to do even more in an even smaller phone so what does this all mean what s the takeaway here if you re a designer it s this learn to see design and compromise in the same way physicists had learnt to see electricity and magnetism design isn t just about deciding which features to implement or which user flows to enhance it s simultaneously about which features you have to delay or omit which users needs you ll need to forgo the design process shouldn t be a story of we ve achieved feature we re amazing but a more grounded narrative of in order to implement this feature we ve had to sacrifice compromise so feature better be worth compromise the latter makes it clear that design isn t just about pushing forward and gaining new ground it s also about managing the compromises that had to be suffered as a result of design decisions if you as a designer don t know what compromises you are introducing to your product then you need to start keeping track because design decisions are compromises if you re not a designer learn to realize that a no compromise product service life partner or whatever only exists in marketing land this helps you make decisions with greater clarity it s not about which product has less compromises but rather which compromises matter the least to you from teo yu siang s post on medium hagi in masjid posted on juli 29 2015 by rukma pratista jujur tadi aku sama sekali tidak khusyu ketika sholat maghrib di masjid dekat rumah tadi adalah kali kedua aku mengajak hagi hampir berumur 2 tahun lebih 2 bulan ke masjid dan aku berulang ulang memperhatikannya di sampingku mengikuti gerakan sholat dia di sampingku mengikuti gerakan sholat masya allah sedikit menoleh kesana kemari tetapi kurasa semua gerakan sholat diikuti olehnya kadang ketika dia terlalu cepat bangun dari sujud dan melihat sekelilingnya masih sujud maka dia bersujud kembali sungguh lucu ketika kami takbir dia takbir ketika ruku dia pun ruku sujud dan duduk pun diikuti semampunya sungguh untuk seorang bapak yang pemalas yang jarang sekali ke masjid pemandangan tadi adalah suatu kebahagiaan ketika pulang langsung kubangga banggakan kepada ibunya kuciumi pipi dan keningnya senang sekali rasanya semoga aku bisa menjadi bapak yang senantiasa memberi contoh dan mengajak anak anaknya kepada kebaikan tidak hanya sekedar memerintah dan memberi komando tetapi benar benar menjadi teladan maghrib tadi adalah ajakan kepada anakku untuk memakmurkan masjid ya allah dalem nyuwun diparingi istiqomah hagi at daycare posted on november 8 2014 by rukma pratista kemarin lusa adalah hari pertama hagi belajar di taman penitipan anak beberapa hari sebelumnya aku pernah mengajaknya ke tempat yang sama hanya untuk sekedar melihat lihat dan mencoba wahana permainan yang ada jadi kemarin ketika dia mulai kutitipkan prosesnya cukup mudah apalagi ada dua kakak sepupunya yang sudah lebih dahulu dititipkan di tempat itu menitipkan anak di day care adalah pilihan yang tidak sembarangan apalagi aku adalah stay at home dad jadi sebenarnya aku pun bisa menjaganya di rumah sembari bekerja namun jika aku hendak mengantarkan istriku ke kantor atau ada keperluan lainnya maka kami harus menitipkan hagi ke neneknya itu cukup merepotkan untuk ibuku karena beliau sudah cukup sepuh dan hagi adalah anak yang sangat sangat aktif apalagi rumah ini adalah rumah komunal begitu aku menyebutnya dengan barang barang yang saling bercampur dan ada tiga kepala keluarga di sini aku tidak leluasa untuk menyulapnya menjadi kid proof zone dan hagi pun tidak leluasa untuk bermain dengan aman selain itu banyak anak anak kerabatku yang lebih mandiri dan terasah social skill mereka setelah banyak bermain dengan teman yang sebaya ada yang dulunya enggan untuk ngomong kini menjadi lebih ceriwis bahkan ada yang sudah ceriwis keminggris jago berbahasa inggris ada pula yang dulu sangat pelit berbagi mainan kini menjadi lebih berbagi kekurangan teman sebaya itulah yang hendak kututupi dengan menitipkan hagi di day care berikut ini adalah sedikit tips berkenaan dengan taman penitipan anak tpa atau day care tentukan prioritas apakah benar benar membutuhkan day care lantas ingin memilih yang dekat dengan tempat kerja atau rumah catat semua dan buat daftar galilah info mengenai day care jauh jauh hari sebelum benar benar membutuhkannya seringkali tpa membatasi jumlah anak yang dititipkan jadi lebih baik sesegera mungkin daripada menyesal di kemudian hari gunakan internet selain bertanya kepada sanak famili dan kerabat peramban internet pun ada untuk membantu mencari tpa dengan reputasi yang baik sebaiknya memilih tpa yang sudah terdaftar di kementerian kebudayaan pendidikan dasar dan menengah menurutku tpa yang demikian terkesan tidak main main tidak hanya mementingkan faktor bisnis semata perhatikan rasio antara guru atau pengasuh dan anak asuh hindari tpa dengan jumlah pengasuh yang terlalu sedikit untuk balita rasio yang disarankan adalah 1 3 1 pengasuh untuk 3 anak asuh namun rasio ini bergantung kepada kondisi dan luas tpa serta dapat berubah seiring pertambahan umur anak asuh wawancarai para pengasuh dan gali latar belakang mereka apakah mereka pernah menempuh pendidikan mengenai anak usia dini tanyakan aturan aturan dasar kurikulum kelengkapan fasilitas bermain dan belajar jadwal kegiatan dan istirahat atau tidur siang bagaimana aturan tentang anak yang sakit apalagi jika ada yang sakitnya menular kualitas dan kebersihan makanan atau snack yang disajikan fasilitas sanitasi dan aturan penjemputan anak beri tahu semua info tentang anak yang sekiranya perlu diketahui oleh para pengasuh apakah ada perilaku khusus apakah anak mempunyai alergi jelaskan semua ajaklah anak untuk mengunjungi day care yang telah lolos kualifikasi kita biarkan mereka mencobanya sendiri dan berkenalan dengan calon pengasuhnya lebih baik secara berulang beberapa kali sebelum benar benar menitipkan si anak di tempat itu trust your gut seringkali jika memang ada yang tidak berkenan di hati berarti memang tpa itu tidak ditakdirkan untuk putra putri kita jangan berputus asa lebih baik mencari tpa yang lain tidak ingin menitipkan anak di tpa pun tak mengapa jika memang mampu dan lebih banyak kebaikan untuk si anak jika diasuh di rumah maka itu lebih baik bahkan jika memang bisa bekerjalah di rumah sambil mengasuh anak itu pilihan orang tua yang keren semoga kelak jika hagi sedikit lebih besar aku diberikan kemampuan yang sedemikian amiin curiosity posted on november 2 2014 by rukma pratista kemarin siang aku mengajak hagi menonton film dokumenter bbc dan imax film film tentang natural wonders yang kukoleksi tadi giliran film under the sea dari imax dia kududukkan di singgasanaku sedangkan aku ngglempoh duduk di lantai ikan ikan pun akhirnya muncul di layar monitor dan seperti bisa kutebak dia mulai menunjuk nunjuk dengan antusias aku pun menjawab dengan tak kalah semangat menyebutkan dan menerjemahkan satu per satu nama nama ikan yang kuketahui lantas tiba tiba saja aku teringat video di bawah ini video yang sempat membuatku mewek beberapa waktu lalu setelah mempunyai anak dan menjadi orang tua barulah aku benar benar memahami beratnya pengorbanan orang tuaku terkadang kugunakan lidah yang tajam padahal merekalah yang mengenalkanku pada kata kata terkadang kupandang rendah mereka padahal merekalah yang mengenalkanku pada dunia gestural boy posted on agustus 14 2014 by rukma pratista hagi sudah berumur 441 hari atau 1 tahun 2 bulan 15 hari atau 14 5 bulan seperti yang pernah aku tweet dia berkembang menjadi anak dengan mercurial temper meskipun demikian kondisinya masih bisa dikatakan wajar dan tidak terlalu sering mengalami perubahan mood yang terlalu ekstrim but boy he sure is lively lari sana lari sini panjat kursi sana panjat tempat tidur sini cekatan seperti namanya oh ya aku belum bilang dia sudah bisa berjalan sedikit sering berlari malahan alkhamdulillah dan di usia ini dia sudah memiliki gesture vocabulary yang jauh beragam aku pernah menuliskan tentang bagaimana dia suka menirukan gayaku minum kopi itu masih dilakoninya sampai sekarang meski tidak sering lagi dia sekarang juga suka mengatupkan tangan seperti berdoa ketika mendengarkan kami berdoa atau ada yang mengaji kadang dia juga berdiri di sampingku ikut berdiri bersendekap dengan gesture tangan yang lucu dan sujud ketika aku sholat ibunya senang sekali melihatnya dia suka dipijit sebelum tidur jadi seringkali dia menyodorkan kakinya untuk dipijit atau menyodorkan bantal kecil untuk mengipasinya ketika tertawa terbahak bahak dia sering menutup mulutnya dengan kedua tangan entah kebiasaan baik dari mana ini yang dia tiru karena kami orang tuanya malah tidak demikian ketika tertawa dia juga cukup sering rebutan remote tv dengan kakak kakak sepupunya suka memindah mindah channel tv secara acak dan menjengkelkan penonton lainnya kadang apapun yang serupa remote dijadikannya remote meskipun itu handphone atau tempat bedak sekalipun komputerku adalah gadget lain yang sering dijadikannya mainan tombol keyboard favoritnya adalah tombol windows gambar jendela karena ketika tombol itu dipencet kotak kotak menu windows 8 akan segera bermunculan he likes them hehe one step closer to be a hacker ada juga gadget lain yang tidak terlalu dia suka hair dryer ibunya dan jam wekerku mungkin karena keduanya mengeluarkan bunyi aneh dan tampak berbahaya kadang ketika ibunya mengeringkan rambut alih alih berlari menjauh dia malah segera berlari ke arah ibunya sembari memasang wajah khawatir itu berbahaya jangan pakai itu mungkin begitu pikirnya seolah mengingatkan tetapi itu hanya kadang kadang yang sering adalah dia berlari menjauh mencari perlindungan ke arah orang lain yang dikenalnya hagi sudah jauh lebih bisa diajak berkomunikasi sekarang kami kadang memintanya mengambil barang dan dia mau mengambilkannya kadang kami pura pura tidak tahu lantas bertanya di mana botol susunya berada dan dialah yang menunjukkannya hanya saja kami sedikit khawatir karena kemampuan komunikasi gesturalnya justru berbanding terbalik dengan komunikasi verbal dulu dia lebih sering berkata kata sudah bisa ngomong beberapa kata seperti bapak gajah dan kuda kini dia hanya lebih sering menunjuk nunjuk sambil mengeluarkan suara suara seperti dulu ketika dia masih bayi kecil ada yang bilang mungkin dia terlalu fokus untuk berlatih berdiri dan berjalan sehingga dia lupa pelajaran berkata kata yang telah lalu jadi untuk saat ini kami masih menganggapnya sebagai hal yang wajar saja in out posted on agustus 14 2014 by rukma pratista segala yang masuk harus ada yang keluar kurasa demikianlah sunatulloh hidup ini jika memasukkan makanan maka akan ada kotoran yang harus dikeluarkan jika mendapat upah maka harus ada zakat yang dibayarkan jika memasukkan itu ke itunya maka tunggu sajalah dengan ijin allah akan ada manusia kecil yang keluar beberapa bulan atau tahun lagi hehe contoh yang terakhir rada ngasal ada yang masuk ada yang keluar equilibrium begitulah intinya meskipun ada yang keluar namun itu tidaklah selalu menjadi hal yang sia sia produk buangan ampas karena menurutku semuanya adalah berkah allah jika ada yang bilang manusia kecil tadi itu bukan berkah dari allah berarti rada slendro jikapun yang dikeluarkan itu tidak terlalu bermanfaat bagi pihak yang mengeluarkan ya masih tetap ada berkah allah untuk makhluk yang lain yang dengan kehendak allah akan berbalik kepada kita dalam rupa yang beragam that s the cycle of life malapetaka menanti ketika produk keluaran terhambat untuk keluar sembelit misalnya selain itu kesia siaan yang sesungguhnya adalah upaya untuk menghalangi jalan keluar dari produk produk yang sudah digariskan untuk keluar karena suatu saat nanti pada akhirnya produk produk itu pun akan memberontak keluar dalam rupa yang beragam dan kembali memberikan efek kepada kita dalam rupa yang beragam pula sekali lagi that s the cycle of life sudah jalannya begitu maka hari ini aku mulai menunggu menunggu hasil apa yang akan diperoleh kelak setelah hari ini orang orang di rumah orang tuaku ini tidak rela membuang atau menjual kulkas lama meskipun sudah membeli kulkas yang baru meskipun aku sudah berusaha mengingatkan semoga dilindungi dari hal hal yang tidak baik mati hanya mengenakan kafan disemayamkan dalam ruang yang sempit tak membawa apa apa selain amal hidup sederhana sajalah ro geli posted on juni 26 2014 by rukma pratista ya geli begitulah rasa yang kualami setelah bergembira excited sekaligus bersedih dalam waktu yang bersamaan aku tidak ingat tetapi seumur hidupku mungkin baru sore tadi aku mengalamin...
|