Meta tags:
description= Belajar berpikir kritis;
Headings (most frequently used words):
yang, tulisan, dan, rintik, hujan, tak, pernah, berhenti, tatanan, ironi, malas, recent, darwadism, saya, penderita, diabetes, ramuan, kontemporer, writting, in, my, old, blog, pilihan, lalu, lintas, cerminan, sebuah, bangsa, untuk, mengenang, para, pahlawan, kumpulan, syair, terlupakan, letters, to, the, president, mlk, day, kenapa, harus, melacur, sekapur, sirih, categories, posts, tanggalan, archives, comments, blogroll, cogito, ergo, sum, meta,
Text of the page (most frequently used words):
yang (168), dan (77), kita (53), untuk (46), tidak (42), dengan (41), itu (36), dia (32), bisa (32), ini (28), menjadi (26), ada (25), atau (25), tapi (21), dari (20), akan (20), anda (18), mungkin (17), baik (17), lalu (16), #sebuah (16), lebih (16), jalan (16), saya (15), aku (15), pada (14), sehat (14), harus (13), seorang (13), dalam (13), sesuatu (13), jika (13), cukup (13), apa (13), hidup (13), darwadism (12), sejarah (12), pikiran (12), semua (12), saat (12), darwadi (11), ramuan (11), orang (11), malas (11), hanya (11), 2010 (10), filed (10), under (10), bukan (10), dimana (10), kata (10), apakah (10), pernah (10), seperti (10), membuat (9), setiap (9), comment (8), kenapa (8), melacur (8), bangsa (8), tulisan (8), telah (8), sekarang (8), tetap (8), saja (8), dunia (7), para (7), penulis (7), hal (7), sendiri (7), ingin (7), terus (7), diri (7), hujan (7), negara (7), jakarta (7), bagaimana (7), sangat (7), risiko (7), comments (6), blog (6), 2009 (6), pahlawan (6), bahasa (6), rasa (6), suatu (6), siapa (6), perang (6), bernama (6), karena (6), entah (6), mempunyai (6), lagi (6), dulu (6), malam (6), leave (6), mereka (6), tak (6), pengetahuan (6), mengkonsumsi (6), wordpress (5), com (5), blognya (5), january (5), mengenang (5), kontemporer (5), banyak (5), kehidupan (5), merupakan (5), hati (5), tahu (5), kondisi (5), masih (5), anak (5), jalanan (5), mendapatkan (5), sama (5), adalah (5), selalu (5), pendidikan (5), pemerintah (5), kedua (5), konsumsi (5), pasti (5), kalo (5), sakit (5), obat (5), darwo (4), march (4), 2011 (4), lintas (4), pilihan (4), penderita (4), diabetes (4), sastra (4), sartre (4), patut (4), kuat (4), muskipun (4), susah (4), sebagai (4), mengerti (4), itulah (4), mudah (4), berbahaya (4), kenyamanan (4), pun (4), sekolah (4), nyaman (4), berkata (4), lain (4), dua (4), tujuan (4), keluarga (4), hari (4), mati (4), lah (4), belum (4), merasakan (4), bodoh (4), tempat (4), kembali (4), dapat (4), jasamu (4), dibayar (4), kasih (4), tertindas (4), darah (4), jauh (4), lihatlah (4), calo (4), pak (4), ogah (4), jawab (4), kan (4), biasanya (4), this (3), log (3), belajar (3), berpikir (3), ilmu (3), departemen (3), august (3), june (3), cerminan (3), old (3), posts (3), buku (3), sudah (3), mengetahui (3), dirinya (3), tulis (3), secara (3), cara (3), sang (3), jangan (3), arti (3), yaitu (3), sifat (3), bangku (3), melakukan (3), merasa (3), tatapan (3), matanya (3), malu (3), jalani (3), pula (3), ekonomi (3), normal (3), memang (3), berhenti (3), bunga (3), tatanan (3), mendapatkannya (3), lainnya (3), kantor (3), sejati (3), sempurna (3), selama (3), manusia (3), berbeda (3), bagi (3), moskow (3), penuh (3), rintik (3), file (3), kumpulan (3), oleh (3), pikirkan (3), sosial (3), kepada (3), membersihkan (3), kotoran (3), merubah (3), prajurit (3), lucu (3), pengguna (3), asap (3), dibilang (3), cinta (3), macet (3), akut (3), kanan (3), kiri (3), nanti (3), well (3), waktu (3), hasil (3), otak (3), aman (3), lhoh (3), kecuali (3), masalah (3), pahit (3), site (2), website (2), required (2), write (2), content (2), sign (2), subscribed (2), subscribe (2), account (2), create (2), kritis (2), feed (2), rumah (2), politik (2), permira (2), paul (2), library (2), marx (2), online (2), mas (2), yosie (2), arya (2), bima (2), recent (2), november (2), 2008 (2), december (2), may (2), 2013 (2), october (2), 2017 (2), writting (2), uncategorized (2), foto (2), aliran (2), tamu (2), older (2), besar (2), tinggi (2), pemikiran (2), torehkan (2), demi (2), lama (2), jatuh (2), menulis (2), berubah (2), simbol (2), cerita (2), coba (2), lihat (2), gunakan (2), satu (2), elegan (2), menyenangkan (2), beberapa (2), sedikit (2), kebanyakan (2), pergunakanlah (2), sederhana (2), kau (2), maknanya (2), negatif (2), guru (2), daging (2), perasaan (2), menunda (2), berarti (2), budak (2), perempuan (2), menanggung (2), pulang (2), biasa (2), kebutuhan (2), penyakit (2), dilahirkan (2), kertas (2), pelan (2), terbaca (2), cita (2), ibu (2), mengarungi (2), realita (2), tubuhnya (2), sebagian (2), klise (2), terjadi (2), mobil (2), merekah (2), layaknya (2), angin (2), the (2), terbentuk (2), sayang (2), terbaik (2), ironi (2), percaya (2), tikus (2), agar (2), juga (2), atas (2), air (2), seharian (2), syair (2), menjawab (2), pertanyaan (2), berperang (2), terdepan (2), segala (2), semuanya (2), konsumen (2), matang (2), bertahan (2), perdamaian (2), ladang (2), budaya (2), terima (2), indonesia (2), pahlawanlah (2), bertanya (2), kaum (2), mengeyam (2), kesenjangan (2), berawal (2), ketimpangan (2), tisu (2), toilet (2), bersih (2), bahwa (2), sekali (2), identitas (2), pamer (2), kejadian (2), mimpi (2), berada (2), jasa (2), masyarakat (2), banyaknya (2), mafia (2), pekerjaan (2), begitu (2), melebihi (2), satlantas (2), kendaraan (2), tadi (2), manusiawi (2), benar (2), mengganggu (2), tebal (2), mana (2), apalagi (2), kemacetan (2), sampai (2), jadi (2), tinggal (2), cek (2), anugerah (2), illahi (2), paradoks (2), tol (2), area (2), jawaban (2), organ (2), soal (2), minum (2), contoh (2), selamat (2), ego (2), teori (2), sederhanakan (2), mengandung (2), sadar (2), jamu (2), berasa (2), identik (2), norma (2), kbbi (2), meramu (2), bahan (2), dewasa (2), get, started, design, like, with, name, email, loading, collapse, bar, manage, subscriptions, view, reader, report, privacy, already, have, now, free, entries, meta, tweets, cogito, ergo, sum, sastraholic, saidiman, komunikasi, riduuuuuuuuuuuu, seks, krugman, mikhail, eps, tein, virtual, dostoevsky, philosophy, engels, invisible_boy, wish, can, fly, harun, yahya, harmoni, amal, titian, hanum, weblog, ebulletin, dinda, dudidam, filsafat, cemerlang, cavanna, cari, borneo, tita, donny, ardi, indri, ibel, blogging, andri, namawi, aji, surya, ade, all, too, synaps, blogroll, deio, muhammad, february, april, archives, oct, july, 2026, tanggalan, categories, sekapur, sirih, jean, sarte, mengenai, pujangga, menjunjung, liar, dicontoh, sehari, harinya, seseorang, kokoh, berpendirian, idealisme, annya, pengarang, perancis, terhadap, pikirannya, tafsirkan, khas, ala, gaya, mencernanya, salah, menjaga, toh, dimengerti, nobatkan, eksistensialist, ternyata, pembaca, tuangakan, terkadang, tuangkan, langsung, seni, baru, terbesit, penulisan, ketahui, duduk, mengumandangkan, berganti, nama, tumbuh, subur, akhir, mengenaskan, sepotong, puisi, menggambarkan, kategorikan, bandung, maret, keberadaan, kartini, tokoh, populer, negeri, paham, betul, tentang, habis, gelap, terbitlah, terang, mencoba, menghibur, bersabar, meringkuk, ketakutan, beban, tersiksa, tepat, keterpaksaan, sembuhkan, kecil, dahulu, seputih, polos, bernoda, namun, racun, sesal, pelacur, suami, membimbingnya, tauladan, murid, muridnya, kemungkinan, kenyataan, persoalan, gaji, upah, dapatkan, dihadapi, menuju, roma, seelok, lekuk, idaman, pria, inilah, terasa, dingin, suhu, deras, sore, lalang, beraktifitas, denyut, nadi, kota, cerah, tulip, sedang, berkembang, musimnya, hembusan, tergoyang, bertambah, ditemani, sebotol, bir, alunan, musik, letters, president, mlk, day, nilai, terpatok, kebahagian, lahir, nikah, tua, hirarki, mengada, berjuang, pemanis, menyesuaikan, airnya, penambah, minuman, makanan, menyanjungnya, keinginan, terkaya, terkuat, tercerdik, keunggulan, mulai, huruf, memperingati, bumi, seekor, segudang, merekapun, terjaga, manfaatkan, terlemah, anjing, betina, bercinta, menganggap, mahakarya, haus, pujian, pecundang, menghargai, dada, terbusung, pena, menuliskan, kelam, berbangga, sekitar, melanggarnya, merencanakan, perilaku, pecutan, voronezh, derunya, melihat, setelah, membuka, harddisk, external, buah, tergeletak, diantara, usang, kapan, menulisnya, lupa, terlupakan, pahlawanpun, terkotak, mendapat, penghargaan, berupa, ter, senyum, tuntutan, diterima, khalayak, post, modernist, inovasi, keuntungan, kerugiannya, disitulah, menajadi, tertata, alur, teknis, tengah, rimba, krisis, memaksa, and, many, more, tercipta, reuni, bersama, mendengarkan, kisah, perjuangan, tempo, ucapan, hormat, lagu, raya, padamu, bangsawanlah, beradalah, abadi, mengalir, bagus, kedepannya, ubahnya, tertulis, segulung, tarik, sobek, lipat, siap, membaca, memahami, sendirilah, hilang, uang, lahan, mencegah, mengenakan, tersebut, menderita, tindakan, terdapat, propaganda, menciptakan, muda, tangguh, arogan, perangpun, dihindari, pengurangan, penjumlahan, medan, pertempuran, fisik, atara, aggressor, merubahnya, buruk, terlahir, harmonis, bahagia, mejadi, dipuji, dihormati, sanjung, kepatutan, terhormat, dipundaknya, dadanya, secarik, baja, tinta, emas, penggagas, creator, idealist, salam, bercermin, bill, clinton, lintasnya, kaya, berkuasa, lemah, dialah, terjajah, dinamikanya, mari, analogikan, perputaran, pembuatan, dokumen, entahitu, paspor, sim, berkaitan, aparatur, bagaikan, sibuk, memberi, penyelewengan, posisi, tersedia, kerap, kali, temui, disetiap, sudut, trik, ampuh, hukum, sebenranya, diberdayakan, lapangan, actionnya, saling, serobot, tebalnya, garis, marka, tanpa, perintah, pernak, pernik, tercinta, biarkan, menjelaskan, kelanjutan, bilang, knalpot, dibanding, sepertinya, perbedaan, menonjol, antara, standart, dukung, bis, padat, menutup, pintunya, bagaian, boleh, dilalui, jalur, tram, dibayangkan, ternayata, gila, serong, sering, mencari, terlowong, akses, tercepat, antrian, panjang, diatur, bertanggung, kelancaran, 106, 845172, 211544, sydney, maju, malah, mundur, persimpangan, kawan, memilih, cuma, give, luck, trying, back, kitanya, kencing, manis, terlalu, karbohidrat, awalnya, istri, cantik, lapar, makan, ngantuk, tidur, rutinitas, asik, intinya, berjalan, disuatu, titik, diminta, dokter, keluhan, gula, thus, diusia, sedih, ngga, kawatir, iya, berikan, gratis, dahsyat, memaksimalkannya, pertanyaannya, hidupkan, zona, sepakat, berisi, hubungannya, analogi, padahal, tentram, kerennya, comfort, zone, danger, dengar, maling, sembunyi, polisi, termasuk, didalam, kendaaran, lalui, seluruhnya, hitam, putih, siang, pergi, penawarnya, lumrah, nikmati, syukuri, bangun, setinggi, tingginya, yakin, lewat, mulus, lancar, sebenarnya, sempet, sarkasnya, ketulisan, menanggungnya, menaruhkan, sederhananya, superego, sigmund, freud, beragumentasi, adam, smith, lho, konteksnya, tuhan, serius, invisible, hand, menghitung, seluruh, hadapi, menghindari, perhitungan, tentu, memiliki, efek, samping, berujung, sanggup, menerimanya, enak, dikonsumsi, kopi, way, menganggapnya, penawar, antitesis, hipotesa, setuju, jamin, sekalian, hambar, penjelasan, rasanya, indera, perasa, lidah, seberapa, sih, pastilah, menepi, jenis, mengkonsumsinya, tiap, penggambungan, menurut, ramu, kayu, kayuan, daun, daunan, kon, tem, rer, kontèmporèr, semasa, sewaktu, masa, kini, home, skip,
Text of the page (random words):
ampai tujuan dengan selamat selamat anda baik baik saja tapi saat anda pikirkan lagi lebih dalam kalo ada waktu sebenarnya ada yang tidak baik baik saja lhoh coba pikirkan kalo sempet apa yang tidak baik baik saja saya kasih jawaban saya ya yang tidak baik baik saja adalah diri anda termasuk pikiran dan organ organ yang ada didalam diri anda kendaaran anda jalan yang anda lalui dan seluruhnya yang anda konsumsi pasti anda akan jawab ya kita kan hidup dan pasti mengkonsumsi yang harus kita konsumsi dan tidak mungkin tidak mengkonsumsi paradoks lah hitam putih siang malam pergi pulang hidup mati sepakat dunia ini berisi paradoks apalagi yang hidup mati sesuatu yang hidup pasti mengkonsumsi sesuatu kalo tidak mengkonsumsi sesuatu pasti sesuatu itu mati lalu hubungannya dengan analogi jalan tol dimana kita baik baik saja padahal semua itu tidak baik baik saja kondisi saat kita merasa aman nyaman tentram itu area yang berbahaya atau bahasa kerennya comfort zone itu danger area pernah dengar cerita maling sembunyi di kantor polisi g pernah kan tempat yang aman itu yang berbahaya tapi tempat yang berbahaya itu tempat yang aman lalu bagaimana dengan otak anda sebuah anugerah yang illahi berikan secara gratis dan akan sangat dahsyat jika kita memaksimalkannya pertanyaannya apa yang otak anda konsumsi otak anda hidupkan anda tidak berada di zona nyaman kan saya ini penderita diabetes bahasa kitanya kencing manis terlalu banyak konsumsi karbohidrat awalnya saya merasa sehat hidup nyaman istri cantik anak dua lapar tinggal makan ngantuk tinggal tidur ada rutinitas yang asik intinya semua berjalan sangat ok lah tapi disuatu titik saya diminta cek darah oleh dokter karena keluhan saya dan hasil cek darah saya gula darah saya di atas normal thus saya penderita diabetes diusia seperti ini sedih ngga juga kawatir iya i am back leave a comment filed under pikiran darwadi august 23 2013 11 43 am writting in my old blog trying to write my old blog give me luck leave a comment filed under uncategorized may 11 2011 10 03 am pilihan well hidup ini pilihan kawan kita memilih ke kanan atau ke kiri entah mana yang akan jadi yang terbaik itu tidak bisa kita jawab sekarang tapi cuma waktu dan kita sendiri yang akan jawab dengan kondisi sekarang cukup tapi nanti kita nanti tidak akan tahu apakah tetap akan seperti ini maju atau malah mundur itu yang sekarang menjadi persimpangan hidup itu pilihan dan yang akan terjadi nanti kita tidak pernah akan tahu jakarta atau sydney 6 211544 106 845172 leave a comment filed under pikiran darwadi january 7 2011 2 07 pm lalu lintas cerminan sebuah bangsa kanan kiri serong kanan sering kiri mencari jalan terlowong untuk mendapatkan akses tercepat untuk sampai ke tujuan belum lagi di saat macet dimana antrian panjang yang susah diatur muskipun ada yang bertanggung jawab akan kelancaran jalanan satlantas kemacetan di jakarta bisa dibilang cukup akut muskipun ada yang jauh lebih akut seperti moskow susah dibayangkan kondisi kemacetan jakarta yang cukup akut ternayata ada yang lebih gila perbedaan yang cukup menonjol antara jakarta dan moskow yaitu kenyamanan macet yang melebihi standart dari jakarta itu masih di dukung dengan kenyamanan yang bisa dibilang jauh lebih manusiawi bis yang muskipun padat tetap menutup pintunya mobil dan pengguna jalan lainnya tetap mengerti bagaian jalan mana yang tidak boleh dilalui apalagi untuk jalur tram begitu pula untuk kendaraan yang tadi penulis bilang manusiawi dalam hal ini kendaraan yang benar benar tidak mengganggu pengguna jalan yang lain memang bisa dibilang masih ada beberapa yang masih mengganggu seperti asap knalpot yang tebal tapi jika dibanding dengan jakarta kita jauh lebih cinta asap tebal sepertinya belum lagi saat semua dalam actionnya saling serobot dengan asap tebalnya melebihi garis marka tanpa perintah sang satlantas pernak pernik jalan seperti pak ogah yang memang hanya ada di indonesia lalu lihatlah negara tercinta kita ini layaknya lalu lintas kita bukan bagi yang menjawab bukan biarkan penulis terus menjelaskan kelanjutan dari tulisan ini mari kita analogikan jalanan dengan perputaran pembuatan dokumen entahitu paspor sim atau yang lainnya yang berkaitan dengan aparatur negara dan masyarakat banyaknya calo atau mafia di setiap departemen pemerintah bagaikan pak ogah yang sibuk memberi jalan kepada setiap pengguna jasa dari pemerintah mereka akan terus ada jika terus dan terus penyelewengan posisi seorang calo tidak akan menjadi calo jika pekerjaan tersedia begitu pula pak ogah yang kerap kali kita temui disetiap sudut jalan mereka tidak akan ada jika pemerintah mempunyai trik yang ampuh untuk para pak ogah dan mafia hukum atau calo yang sebenranya bisa lebih diberdayakan kembali pada lapangan pekerjaan yang merupakan pr besar pemerintah kedua lihatlah banyaknya politik kantor yang lucu seperti itulah jalanan kita dan kehidupan bangsa kita siapa yang kuat dia yang dapat siapa yang kaya dia yang berkuasa siapa yang lemah dialah yang terjajah lihatlah jalanan dengan dinamikanya bill clinton lihatlah suatu negara dari lalu lintasnya cerminan yang sangat mudah untuk pemerintah kita dan kita sebagai masyarakat bercermin salam leave a comment filed under pikiran darwadi june 22 2010 2 57 am untuk mengenang para pahlawan dia seorang pahlawan dia seorang penggagas dia seorang creator dan dia seorang idealist jasa dia torehkan di secarik kertas baja dengan tinta emas dunia membuat dia mejadi seorang yang patut dipuji patut dihormati patut sanjung dan semua kepatutan yang sangat terhormat berada dipundaknya dan dadanya seperti kebanyakan dia terlahir dari sebuah keluarga yang sederhana harmonis dan bahagia tapi perang telah merubahnya menjadi mimpi buruk perang tak selalu pertempuran fisik atara aggressor dan yang tertindas perang tak selalu menjadi medan pamer para prajurit sejati perang tak selalu membuat susah atau tertindas dan perang pun tak selalu menyenangkan jika dunia ini bisa merubah penjumlahan 1 1 43 jika dunia ini bisa merubah pengurangan 1 1 47 dan perangpun dapat dihindari mengenang para pahlawan adalah suatu tindakan bodoh dimana terdapat propaganda negara untuk menciptakan lagi prajurit prajurit muda yang lebih tangguh lebih kuat dan lebih arogan dengan mengenang pahlawan kita menjadi budak sejarah dimana dulu kita pernah tertindas dan pernah menderita untuk apa untuk mencegah kembali kejadian kejadian yang tidak mengenakan tersebut untuk menjadi lahan pamer bahwa aku kuat atau untuk menjadi ladang uang sejarah merupakan sebuah identitas bangsa yang jangan pernah hilang tapi sejarah itu sendirilah yang merubah identitas bangsa itu sendiri lalu untuk apa membaca buku sejarah lalu untuk apa memahami sejarah lalu untuk apa sejarah sejarah tidak ubahnya sebuah tulisan yang tertulis di setiap segulung tisu toilet cukup sekali lihat tarik sobek lipat dan siap untuk membersihkan kotoran sejarah adalah tisu toilet yang bagus untuk membersihkan kotoran dengan sejarah kita bisa bisa hidup lebih bersih untuk kedepannya dengan sejarah kita bisa mengerti bahwa air jauh lebih bersih dalam membersihkan kotoran pengetahuan dan pendidikan kita dulu bangsa yang tertindas karena pengetahuan dulu kita bangsa yang bodoh dan budaya itu tetap abadi dan mengalir pada darah kita kita tetap bangsa yang bodoh kesenjangan sosial berawal dari pengetahuan dan pendidikan ketimpangan yang ada berawal pengetahuan dan pendidikan dan oleh pengetahuan dan pendidikan lah kita penuh dengan kesenjangan dan ketimpangan hanya kaum bangsawanlah yang dulu bisa mengeyam bangku sekolah dan itulah pengetahuan dan pendidikan yang ada sekarang hanya kaum yang beradalah yang bisa mengeyam bangku sekolah dan sekarang hanya kepada pahlawanlah kita bisa bertanya apa yang telah kau kasih pada negara dan sekarang hanya kepada pahlawanlah kita bisa bertanya apa yang telah negara kasih padamu apakah cukup jasamu dibayar dengan hormat dan lagu indonesia raya apakah cukup jasamu dibayar dengan ucapan terima kasih apakah cukup jasamu dibayar dengan cara mendengarkan kisah perjuangan tempo dulu apakah cukup jasamu dibayar dengan reuni bersama dan dengan siapa kita sekarang berperang jika perdamaian sudah tercipta ekonomi sosial budaya and many more krisis ladang yang memaksa kita untuk berpikir untuk dapat bertahan hidup bagaimana aku bisa bertahan di tengah rimba perdamaian semua tertata dengan alur dan teknis yang telah di pikirkan dengan matang matang apa keuntungan dan kerugiannya dan disitulah kita menajadi konsumen sejati konsumen post modernist yang selalu terdepan dalam inovasi menjadi berbeda adalah sebuah tuntutan agar dapat diterima oleh khalayak terdepan dalam segala hal mudah dalam mendapatkan segala hal dan senyum untuk mendapatkan semuanya mendapat penghargaan berupa yang ter terkotak dengan kebutuhan yang bernama ekonomi untuk mengenang para pahlawan dengan siapa kita berperang dan pahlawanpun menjawab pertanyaan klise darwo leave a comment filed under sastra darwadism june 18 2010 4 24 am kumpulan syair yang terlupakan rintik hujan yang tak pernah berhenti dan tatanan yang ironi setelah membuka kembali file file lama di harddisk external dua buah syair tergeletak diantara kumpulan kumpulan file yang usang dan entah kapan aku menulisnya aku lupa rintik hujan yang tak pernah berhenti seharian penuh ini aku hanya melihat rintik hujan seharian penuh ini aku hanya merasakan derunya angin hujan jakarta moskow voronezh atau entah itu dimana aku bisa merasakan hujan yang sama air akan menjadi sebuah pecutan bagi mereka hujan yang sama dengan perilaku yang berbeda kenapa bisa tidak ada tempat yang sempurna selama manusia itu sendiri yang membuat tidak ada sesuatu yang sempurna selama manusia itu sendiri yang merencanakan dan tidak ada sesuatu yang sempurna selama manusia itu sendiri yang melanggarnya mereka pun belum bisa berbangga diri jika mereka masih bisa merasakan hal bodoh di sekitar mereka tidak lebih dari seorang pecundang sejati yang menghargai dirinya sendiri dengan dada terbusung di atas pena yang menuliskan sejarah yang kelam dan juga tidak lebih dari sebuah anjing betina yang ingin bercinta saat dia menganggap dirinya sebuah mahakarya haus akan pujian mungkin dia mempunyai rasa percaya diri yang tinggi tapi sayang dia hanya seekor anak tikus yang mempunyai segudang keluarga dan merekapun terus terjaga agar sang anak tikus tetap hidup dan tetap bisa di manfaatkan sebagai yang terlemah untuk memperingati hari bumi darwo tatanan yang ironi dia di mulai dari huruf a menjadi terbaik itu keunggulan dia terkaya terkuat dan tercerdik cukup dengan satu kata dia bisa mendapatkan semua itu itu dan itu tapi sayang itu hanya keinginan dia tidak mudah untuk mendapatkannya setiap orang setiap kantor setiap departemen dan setiap negara menyanjungnya karena dengan dia lah sebuah pemanis yang bisa menyesuaikan diri dengan airnya atau penambah rasa lainnya pada minuman atau makanan setiap orang ingin mendapatkannya setiap orang berjuang mendapatkannya hanya untuk sesuatu yang terbentuk pada tatanan hirarki yang mengada ada dan apakah kebahagian bisa terbentuk jika harus lahir sekolah nikah keluarga tua dan mati terpatok hanya untuk mendapatkan dia apa itu nilai a darwo 2 comments filed under sastra darwadism march 3 2010 7 25 am letters to the president mlk day leave a comment filed under pikiran darwadi march 2 2010 6 27 pm kenapa harus melacur jalanan pada malam itu terasa dingin entah karena suhu normal pada saat itu atau memang karena hujan yang cukup deras pada sore hari mobil dan lalu lintas jalan yang lalu lalang tidak pernah berhenti beraktifitas mungkin ini sedikit dari denyut nadi kehidupan kota pada malam hari malam yang cerah membuat bunga jalan merekah layaknya bunga tulip yang sedang berkembang pada musimnya hembusan angin di malam itu tidak membuat bunga yang merekah itu tergoyang dan jatuh atau mungkin bertambah hidup ditemani sebotol bir dan alunan musik malam tubuhnya tidak lagi seelok yang dulu lekuk tubuhnya tidak lagi menjadi idaman sebagian pria tapi dari tatapan matanya bisa terbaca melacur bukan tujuan dan jalan yang ingin aku jalani dia mungkin telah menjadi seorang ibu dia mungkin telah menjadi seorang anak yang menanggung ekonomi keluarga klise mungkin tapi inilah yang terjadi melacur bukan tujuan dan jalan yang ingin dia jalani tapi kenyataan berkata lain ini bukan persoalan gaji atau upah yang di dapatkan tapi ini realita yang harus dihadapi banyak jalan menuju roma dan banyak jalan pula cara untuk mengarungi realita hidup dahulu dia dilahirkan seputih kertas polos tidak bernoda namun pelan pelan berubah menjadi racun dan rasa sesal kenapa aku harus dilahirkan untuk menjadi pelacur tatapan matanya bisa terbaca aku bukan untuk ini aku mempunyai cita cita mungkin menjadi ibu dua anak dengan suami yang bisa membimbingnya mengarungi kehidupan mungkin menjadi guru yang menjadi tauladan murid muridnya atau mungkin dan kemungkinan yang lain tatapan matanya berkata aku tersiksa aku ingin pulang dan aku malu malu mungkin kata yang tepat untuk semua perasaan dia sekarang dia seorang perempuan biasa yang harus melakukan ini entah kebutuhan atau keterpaksaan dan malu suatu penyakit yang dia harus sembuhkan tapi hati kecil dia berkata lain dia mungkin mengetahui keberadaan r a kartini tokoh perempuan yang populer di negeri ini atau dia paham betul tentang habis gelap terbitlah terang mencoba menghibur diri dengan bersabar dengan berkata apakah aku harus meringkuk ketakutan untuk menanggung beban ini bandung 3 maret 2010 7 comments filed under pikiran darwadi january 13 2010 7 15 am malas malas malas kata yang semua orang tahu akan maknanya malas suatu kondisi saat orang merasa ingin terus dalam kenyamanan malas dimana kata ini di kategorikan sebagai kata sifat yang negatif malas menjadi budak daging yang bernama hati malas menunda untuk melakukan sesuatu yang lebih berarti sepotong puisi mungkin menggambarkan arti dari kata malas siapa yang tidak mengetahui dengan arti malas dan maknanya saat orang ingin terus dalam kondisi yang berbahaya yaitu kenyamanan dan kata ini menjadi kata sifat yang negatif dimana para guru pun saat kita duduk atau masih di bangku sekolah mengumandangkan untuk perang dengan sifat yang bernama malas suatu daging yang bernama hati berganti nama yaitu perasaan dimana rasa malas ini tumbuh subur di hati yang nyaman dan menjadi akhir yang mengenaskan karena menunda untuk melakukan sesuatu yang lebih berarti 1 comment filed under sastra darwadism january 12 2010 4 28 pm tulisan dan tulisan tulisan dan tulisan baru sedikit terbesit dengan bahasa yang di gunakan kebanyakan orang dalam penulisan dari ilmu yang penulis ketahui pergunakanlah bahasa yang mudah di mengerti semua orang pergunakanlah bahasa yang sederhana jangan di tulis jika kau tidak tahu ternyata cukup menyenangkan jika pembaca bisa mengerti apa yang kita tulis apa yang kita tuangakan dari pikiran kita tapi terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa di tuangkan secara langsung demi ke elegan an tulisan ...
|