If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: dasvenches.blogspot.com - DAS VENCHES.

site address: dasvenches.blogspot.com

site title: DAS VENCHES

Our opinion (on Tuesday 12 May 2026 7:19:32 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments
After content analysis of this website we propose the following hashtags:



Meta tags:

Headings (most frequently used words):

2009, juni, das, venches, debat, 10, jumat, rabu, santun, capres, minggu, oktober, 2010, 19, 17, 12, arsip, blog, mengenai, saya, berita, yang, calon, wakil, presiden, dibawah, standar, terlalu, nuansa, kejiwaan, masyarakat, menghadapi, pilpres, kemah, kerja, mahasiswa, menjadi, sarjana, ilmuwan, profesional, atau, pengangguran,

Text of the page (most frequently used words):
yang (225), tidak (139), dan (130), dengan (82), ada (79), atau (70), bisa (62), debat (58), itu (56), untuk (54), akan (47), oleh (38), pada (38), kalau (38), #presiden (38), ini (37), orang (34), karena (34), tinggi (31), tersebut (31), saya (30), dalam (29), banyak (27), sudah (27), calon (27), dari (26), masyarakat (26), mereka (25), standar (25), kita (24), desa (24), santun (23), seperti (23), mungkin (23), adalah (21), waktu (21), sangat (21), politik (21), sarjana (19), tetapi (19), perguruan (17), menjadi (17), lebih (17), baik (17), saja (17), juga (17), program (17), para (17), sekarang (16), apa (16), jadi (16), mahasiwa (16), lain (16), sehingga (16), perlu (16), kampanye (16), partai (16), berita (15), harus (15), kata (15), kepada (14), kegiatan (14), tahu (14), budaya (14), komentar (13), bukan (13), sama (13), dapat (13), lagi (13), apakah (13), jambi (13), masalah (13), wakil (13), saling (13), das (12), venches (12), kerja (12), dokter (12), kandidat (12), juni (11), 2009 (11), pemerintah (11), negara (11), sebagai (11), dosen (11), tentu (11), pula (11), tangan (11), hati (11), pemilu (11), amerika (11), profesional (10), salah (10), demikian (10), langsung (10), baru (10), pasien (10), secara (10), masing (10), rakyat (10), janji (10), undang (10), indonesia (9), pengangguran (9), hal (9), sampai (9), telah (9), satu (9), suatu (9), sesuai (9), bangsa (9), namun (9), mahasiswa (9), bersama (9), jangan (9), kemudian (9), strategi (9), mengatakan (9), kali (9), warni (9), tingkat (8), belum (8), masa (8), lalu (8), maka (8), fakultas (8), hari (8), diantara (8), tanpa (8), sendiri (8), beliau (8), ketika (8), pertama (8), komunikasi (8), tepuk (8), sawah (8), ilmuwan (7), diposting (7), tahun (7), sedangkan (7), jauh (7), semua (7), malam (7), pertanyaan (7), cerdas (7), stipol (7), datang (7), suka (7), menggunakan (7), media (7), punya (7), serta (7), pernah (7), dijawab (7), digunakan (7), label (6), pendidikan (6), siap (6), dipahami (6), sering (6), ingin (6), kedoteran (6), seorang (6), dibawah (6), kebutuhan (6), cukup (6), rumput (6), berjanji (6), anggota (6), dasril (6), daniel (6), berbeda (6), visi (6), misi (6), tim (6), capres (6), kritik (6), kemampuan (6), pendukung (6), hidup (6), lembaga (6), burung (6), lama (5), pakai (5), masih (5), menerima (5), lapangan (5), obat (5), masuk (5), hampir (5), malah (5), tenaga (5), pandai (5), diri (5), barat (5), pertanian (5), irigasi (5), bibit (5), gajah (5), sang (5), olah (5), pertandingan (5), selesai (5), tenda (5), dihadapi (5), badan (5), dilakukan (5), legislatif (5), sukses (5), terbatas (5), membuat (5), demokrasi (5), bagi (5), berdebat (5), bahasa (5), memang (5), televisi (5), gagasan (5), petani (5), kesulitan (5), teknologi (5), 2010 (4), terjadi (4), paling (4), setara (4), tanggung (4), terlalu (4), berapa (4), ijazah (4), awal (4), ilmu (4), yakni (4), dasar (4), tertentu (4), bila (4), pengobatan (4), berprofesi (4), sekurangnya (4), timbul (4), hanya (4), sulit (4), selalu (4), terpaksa (4), bidang (4), diatas (4), merupakan (4), tergantung (4), anak (4), acara (4), ketua (4), unand (4), padang (4), kemah (4), antara (4), hasil (4), penyuluhan (4), melakukan (4), darah (4), sedikit (4), katanya (4), rasa (4), listrik (4), makan (4), keras (4), gubernur (4), seluruh (4), menghadapi (4), pemilihan (4), suara (4), pilihan (4), berubah (4), menang (4), memperhatikan (4), rasional (4), barang (4), jawaban (4), pihak (4), seolah (4), sesuatu (4), besar (4), perdebatan (4), pantun (4), nasional (4), padi (4), angin (4), oktober (3), maret (3), tamatan (3), muda (3), sebenarnya (3), melanjutkan (3), dunia (3), bekerja (3), macam (3), relevan (3), usaha (3), memandang (3), mejadi (3), dimana (3), penelitian (3), berkembang (3), peneliti (3), dibidangnya (3), sore (3), sakit (3), dibanding (3), jurusan (3), diluar (3), wawasan (3), diskusi (3), jiwa (3), entrepreneur (3), persen (3), pencetak (3), tepat (3), memasuki (3), hasilnya (3), universitas (3), orasi (3), prof (3), fasli (3), djalal (3), berkomunikasi (3), kira (3), kenangan (3), dewan (3), dilaksanakan (3), pembangunan (3), betul (3), panjang (3), kesehatan (3), saluran (3), tentang (3), peragaan (3), melaksanakan (3), tugas (3), ujian (3), akhir (3), doter (3), selama (3), katakan (3), agar (3), pantang (3), sambil (3), hebat (3), termasuk (3), kepala (3), melihat (3), setelah (3), raga (3), bertindak (3), ahli (3), diperkirakan (3), jadwal (3), menyelasaikan (3), penutupan (3), suasana (3), maupun (3), konsep (3), daerah (3), kontingen (3), lupa (3), perjuangan (3), jumat (3), beberapa (3), metoda (3), perubahan (3), pilpres (3), menghendaki (3), damai (3), kala (3), kesantunan (3), kejiwaan (3), psikologi (3), begitu (3), setiap (3), sebaliknya (3), dikatakan (3), uang (3), semuanya (3), proses (3), negeri (3), apalagi (3), statemen (3), ketidak (3), diperhatikan (3), lengkap (3), tapi (3), reformasi (3), laku (3), mau (3), saat (3), mana (3), mengkritik (3), bangga (3), harapan (3), menerbitkan (3), yakin (3), cepat (3), susah (3), distandarkan (3), pun (3), ketentuan (3), dikemukakan (3), serang (3), dia (3), teruji (3), aturan (3), jawab (3), kelak (3), larutan (3), wartawan (3), menghalau (3), sekolah (3), harga (3), lihat (2), 2008 (2), postingan (2), dewasa (2), artinya (2), sempurna (2), latih (2), dochtoral (2), swasta (2), lebar (2), penting (2), celakanya (2), sejak (2), dahulu (2), pangkat (2), alasan (2), terjadinya (2), satunya (2), lanjut (2), sebaiknya (2), persyaratan (2), menghasilakan (2), pencipta (2), menengah (2), smk (2), memperbaiki (2), herbal (2), hendak (2), mengabdi (2), lainya (2), selain (2), dosennya (2), pribadi (2), menghasilkan (2), rata (2), arsitek (2), kalua (2), pengetahuan (2), terus (2), teori (2), menulis (2), dibutuhkan (2), rendah (2), penduduk (2), entreprenur (2), fokus (2), target (2), banyaknya (2), status (2), secarik (2), kertas (2), rabu (2), undangan (2), wisuda (2), tanggal (2), menyampaikan (2), ilmiah (2), bertemu (2), kkm (2), dikenal (2), dibuat (2), campur (2), sebagian (2), dirasakan (2), kecamatan (2), terakhir (2), kaki (2), tiga (2), peternakan (2), pembuatan (2), varitas (2), masal (2), survei (2), ikut (2), senior (2), studi (2), mengganggu (2), manis (2), disana (2), ingat (2), kasus (2), garam (2), diberi (2), vitamin (2), lainnya (2), diminta (2), airnya (2), minum (2), kencing (2), stetoskop (2), senyum (2), menerangkan (2), magrib (2), warga (2), keseleo (2), memeriksa (2), boleh (2), minta (2), dukun (2), urut (2), sulitnya (2), sungai (2), membutuhkan (2), gotong (2), royong (2), dua (2), lahan (2), tidur (2), ruang (2), lampu (2), bapak (2), dilanjutkan (2), tantangan (2), issu (2), pribadinya (2), kepemimpinan (2), meminta (2), segala (2), mampu (2), luar (2), terpencil (2), menimbulkan (2), merumuskan (2), birokrat (2), bung (2), anda (2), berjuang (2), bupati (2), walikota (2), bem (2), menentukan (2), mengantisipasi (2), antusiasme (2), kalah (2), sebab (2), dendam (2), kerusuhan (2), adu (2), keluar (2), timur (2), kebijakan (2), poilitik (2), mencontek (2), amnesia (2), rekaman (2), terpilih (2), yaitu (2), muluk (2), dipenuhi (2), rada (2), dialog (2), pendapat (2), politi (2), sebagainya (2), emosional (2), kebodohan (2), birokrasi (2), mempengaruhi (2), pamer (2), pertanya (2), panelis (2), ditanya (2), kadang (2), konkrit (2), dianggap (2), menguasai (2), mempunyai (2), semenjak (2), diperlukan (2), fenomena (2), elite (2), berbuat (2), organisasi (2), tingkah (2), parlemen (2), perorangan (2), elit (2), jalan (2), penumpang (2), pimpinan (2), konvensional (2), dana (2), pengajar (2), trans (2), tvri (2), berdemokrasi (2), pengamat (2), diamati (2), pakar (2), menstandarkan (2), mengukur (2), baju (2), debatnya (2), serikat (2), santunan (2), berantam (2), memaki (2), diawali (2), dimulai (2), pedas (2), mendengan (2), kasar (2), maki (2), berbudaya (2), tri (2), one (2), cita (2), irasional (2), memahami (2), kerjasama (2), semoga (2), akibat (2), standard (2), menilai (2), disampaikan (2), melaksankan (2), penyelenggara (2), bicara (2), tampilan (2), ditampilkan (2), dibatasi (2), bias (2), membanding (2), asing (2), emosi (2), terbuka (2), luas (2), disamping (2), elegan (2), intelektual (2), terlihat (2), soal (2), kelaziman (2), berbagai (2), mandataris (2), terhadap (2), pemerintahan (2), acuan (2), sosialisasi (2), berdua (2), tertulis (2), membantu (2), kompas (2), pudak (2), mencetak (2), hama (2), mahal (2), tulisan (2), kemandirian (2), menuntut (2), dosa (2), informasi (2), disawah (2), surya (2), ditulis (2), skip (2), profil, lengkapku, mengenai, september, november, januari, februari, april, mei, arsip, blog, info, karet, alam, revitalisasi, langganan, atom, beranda, menganggur, bachelor, degree, istilah, berpatok, sepantasnya, memikirkan, sandang, miliki, kemampunya, menyamakan, melalui, iiia, bermacam, dikuasainya, paket, nya, jungkir, balik, kuat, dibidang, bereaksi, terumuskan, mengambang, terumus, sekolahnya, sma, alumni, memperdalam, ilmunya, politeknik, kecendrungan, embriyo, univesitas, modern, profesioanal, jelas, kemana, butuh, tertinggal, dicadangkan, mengisi, diberbagai, profesi, diciptakan, mempengaruhinya, tersedianya, laboratorium, workshop, bengkel, sarana, porasarana, latihan, perpustakaan, kurikulum, pas, profesinya, perhatikan, praktek, rumah, profesinal, arsitektur, arsutektur, mengajar, menghasil, bagaimana, pengalamannya, menularkan, nyatanya, dibuku, buku, tebal, meneliti, mengamat, memenuhi, kenaikan, panggilan, mengimbangi, diampuhnya, memciptakan, lulusan, menciptakan, mencitakan, diajarkan, sikap, mental, dididikan, entrpreneur, semangat, kiat, dirangsangnya, sebanyak, meluluskan, mempertimbangan, kulalitas, sasaran, saran, instan, berdosa, pengaguran, niat, menacari, terampi, diniatkan, mecari, hasinya, tergolong, pengkhianat, pembangun, sewaktu, dirayakan, dies, natalis, rangkaian, phd, teman, berjabat, situasi, memungkinkan, melambung, kembali, 1977, menjabat, nadirman, haska, msc, apu, bppt, menggagas, digagas, mehasiwa, kegiatannya, tni, abri, mendorong, pembagunan, berorientasi, disurvei, rancangan, perancangan, memecahkan, nagari, ganting, lubuak, mato, kuciang, sumatera, gunung, singgalah, dataran, dingin, difokuskan, mesin, penggilingan, tebu, dioperasikan, introduksi, kentang, granola, penyulahan, intoroduksi, raumput, penyluhan, pemeliharaan, penggemukan, sapi, penanaman, kandang, percontohan, kulit, scabies, penafasan, penyakit, dominan, sesesai, perkuliahan, lulus, diawasi, berimprovisasi, mendapat, disediakan, ditemukan, stress, menanyakan, kurangi, perlawanan, melanggar, pulang, cari, seledri, diremas, diminum, kumis, kucing, rendam, air, panas, merangsang, melarutkan, dibuang, meyakinkan, keluahan, dilengketkan, dibahu, belakan, kening, belakang, berpraktek, menahan, tawa, mejaga, wibawa, pergi, ketawa, meledak, memperlakukan, pasiennya, penat, diadakan, mejelang, gotongroyong, pagi, henti, bola, persahabatan, pemain, prosedur, dengkul, diperiksa, dengkulnya, diputuskan, penghilang, bantuan, terapi, penyembuhan, minyak, gosok, sembuh, tolong, fisoterapi, mengerjakan, pokok, medan, ditebing, batu, diambil, terjal, diharap, rela, mansyarakat, menambah, mengerah, kotingen, menjelang, berfungsi, pertenakan, tenatang, berebut, truk, ludes, besoknya, ditanam, kebun, didatangkan, menggatas, dipinjamkan, kodam, penerangan, lantera, obor, mahasiwapun, berkeinginan, merangkap, pertromak, upaca, pembukaan, sederhana, pidato, camat, tiap, proyek, bessama, dilanggar, langgar, menyebar, harun, zein, sumbar, mengunjungi, ditentukan, waktunya, pemberitahuan, sedah, piring, kaleng, antri, kemudia, larut, filsafah, pembanguanannya, visinya, menerpa, pedesaan, pertik, otonomi, belajar, aklamasi, diangkat, paserta, kecil, menggerakan, siang, displin, tercapai, lakukan, komitmen, malakukan, kesepekatan, kami, melaksakan, non, kurikuler, semata, pengabdian, berkorban, sampaikan, berdasar, pengalaman, sepanjang, partisipasi, dugaan, dirumuskan, dikerjakan, ambil, peran, mejadikan, mungkinkah, digiatkan, ditjen, dikti, depdiknas, konseptor, penggagas, penggeraknya, dirjen, evaluasinya, kemungkinan, malu, konsepnya, perpengalaman, melakukannya, gerakan, gabungan, terutama, memberi, sumbangsih, darma, bakti, himah, duka, dipaksa, nilai, akademisnya, biarkan, kampus, membelenggu, kreativitas, dipercaya, pengembangannya, pengkajian, zaman, darsa, warsa, selamat, berkunjung, teruskan, idealisme, lembut, istiqamah, berkali, semanjak, pilkada, volume, penyampaian, pemungutan, asesoris, masayarakat, berpartisipasi, dibuktikan, wacana, golput, kongkrit, contrengnya, abstrak, cawapres, kecewakan, calonya, diperjuangkannya, kekalahan, gentel, men, women, salam, rangkulan, dukung, diinginkan, kemesraan, perkembangan, pasca, gamlang, fisik, menurut, nurani, sekedar, mulut, hitam, negatif, disamakan, kearifan, menyiratkan, beresnya, seyogianya, manajer, pelupa, tokoh, populer, ingatan, mengingat, sepelupa, kalaupun, dibantah, sana, sini, menghapus, memorinya, tidaklah, mudah, meraka, diantaranya, mengalami, penayakit, merta, memilih, tandai, berjaji, janjicaleg, janjipemilu, janjikampanye, pasti, dipungkiri, perjanji, raja, kaisar, monarki, perintahnya, dilaksankan, walau, kecerdasannya, bertanya, seringnya, ekonomi, sulap, silat, sandiwara, berpikir, rasionalkah, dicap, dikelola, irasioanal, berpengalaman, sistem, mengatur, stake, hoder, berkiprah, lingkungan, meningkat, mengus, sepertinya, mengelola, semalam, meniup, aladin, diterjemahkan, dibirokrasi, sipil, militer, tahuan, tanya, bermusim, dititanya, misalnya, menjawab, sedang, diplomatis, politis, padahal, celaka, transparan, jujur, kelihatan, udang, sebalik, rempeyek, bersilat, lidah, berkelompok, adanya, aspirasi, memutuskan, individu, berpendapat, bahkan, unit, bawah, wilayah, fraksi, palemen, rubah, bermedia, namanya, individual, caleg, membubarkan, kecendrungannya, disengaja, menghacurkan, partainya, perahu, tambang, diseberang, bayar, perhu, tadi, menumpang, kedaraan, sesali, nanti, tinggal, eksekutif, parelemen, calaon, peroranggan, sosial, menolong, dimasyarakat, kejelian, konsultan, mengkaji, taktis, konyol, habis, mengecewakan, nuansa, stopl, rangka, prsesiden, disiarkan, langgsung, kamis, kemajuan, tercinta, tersiar, kemntar, dilontarkanpun, beragam, sisi, keragaman, utuh, komentari, maunya, preman, pasar, asesorisnya, kotor, eropa, tersebutlah, kendati, seksama, perbedaan, diungkap, pilhan, sosialisi, sebelumnya, bertatap, muka, andai, memulai, membalas, pengertian, intelektualnya, alhamdulillah, memuji, intelek, elegant, tembang, berkesenian, mempergunakan, mengucapkan, isi, sampiran, pesan, 1998, biasa, caci, carut, marut, kuping, berkurang, sesitifitasnya, banggakan, mari, mulai, tekanan, ditambah, ketiga, dihadap, dasarnya, bangsanya, kebersamaan, dicermati, cara, disuguhkan, pemilih, laksanakan, solusi, melengkapi, bahwa, manusia, mendekati, kesempurnaan, bertiga, elok, berat, tuntutan, menyelesaikan, ejek, inilah, ditandai, tergelitik, membaca, statement, onliline, khusus, setahu, internasional, international, organiszation, iso, tidah, bsn, sni, standarnya, american, negarapun, elastisitasnya, relatifitasnya, menerapkan, kedaluarsa, mengakreditasi, klasifikasi, cendrung, harapannya, itulah, satanda, menyebut, tema, tempat, moderator, jumlah, pengembira, tertib, sejenisnya, distnadarkan, personil, topik, gaya, style, menyakut, substasni, relatif, pemrakarsa, dipastikan, stkeholder, menginginkan, menyepakati, kesimpulannya, bakal, pelaksanaan, penggunaanya, adhok, susunan, bertepuk, berlaku, umum, kenyataan, dipantau, pandang, dengar, mengemuka, kecewa, siaran, tunda, stasiun, sekuranga, menonjol, reporter, menarik, argumentasi, sengit, ketegangan, tegang, urat, leher, menyalahkan, memikir, mengeluarkan, presden, pertanyakan, mengerti, suasan, kebatinan, masyarakatnya, lansung, loncong, layak, dibandingkan, errornya, kesimpulan, karahter, tempramen, dipengaruhi, syarat, termansuk, assimilasi, dihindari, mecontek, adopt, seperlunya, diingikan, sindir, frontal, tersirat, kehendak, ditayangkan, awam, kenamaan, peserta, pengikut, suporter, akibatnya, ditingkat, akar, mengendalikan, sesudah, publik, disertasi, doktor, data, fakta, terlebih, ditawarkannya, berabagai, programnya, berargumentasi, argumennya, dipatahkan, kempetitornya, manajerialnya, dinamika, kepiawaiannya, penguasaan, kepemimpinannya, kemarin, agak, jaga, berani, mengambil, resiko, beralasan, digelanggang, pertunjukan, hiburan, digedung, terkontrol, aplous, kembira, setuju, mendukung, mengejek, pembicara, pembicaraannya, terdengar, sengaja, diganggu, sebentar, kecuali, dimalumi, perlonggar, sementara, pemabatasan, tercipta, ber, etikah, kerena, menhilangkan, kreatifitas, kusir, perbaikan, bangun, mengakar, jajahan, merdekan, jati, kpu, mengadakan, diharapkan, penyelenggaraannya, lebaih, pembantu, bertanggung, penuh, penyelenggaraan, sepenuhnya, setinggi, bintang, dilangit, nantinya, berhak, berkompten, tanggan, dipegang, seratus, bohong, mungkir, kewenangan, tersendiri, prabowo, wiranto, dilontar, kesadaran, melebur, bentuk, presidennya, selaku, khalayak, statusnya, cap, plinplan, diperdalam, sejogianya, boediono, manyarakat, diketahui, keluasan, manajerial, kepiawaian, kesungguhanya, dibuatnya, pendalaman, materi, penjelasan, berdasarkan, naskah, ditanda, tangani, dilempar, kesungguhan, sejalan, mengundurkan, contohkan, hatta, duri, daging, harian, terbitan, judul, kesetiaan, menjaga, apik, pilahan, berhasil, mengambarkan, mengatasi, becocok, tanam, tantangannya, ibu, tani, bernama, keluarganya, berupaya, merintis, kumpeh, ulu, kabupaten, muaro, provinsi, betapa, peralatan, seadanya, mendapatkan, pupuk, benih, pestisida, modal, dimilikinya, menggarap, menguning, serangan, tiba, mengahalau, bersorak, sorak, berlari, katapel, peluru, bongkahan, tanah, liat, orangan, penggerak, jaring, menutup, hamparan, harganya, terjangkau, nani, menamatkan, atahun, menegah, atas, keluarga, berharap, gabah, panennya, membiayai, anaknya, ajaran, sedikitpun, menyesali, keadaan, dipancing, pertanyan, menjurus, jawapan, cengeng, langkah, diterima, malau, massa, mengarahkan, sensitifkah, penjabat, menerimanya, perasan, bebal, seharusnya, berkembangan, menyakitkan, diperbuat, mengelitik, kerugian, murah, pipit, gelombang, frekwensi, bandara, pengamanan, penerbangan, jawabanya, aliran, jaringan, selanjutnya, elektronik, sudahkah, hibrid, teknolog, sungguh, rita, tambunan, mengugah, inspirasi, dicerna, berjiwa, halus, kreatif, kehalusan, budi, minggu, sidebar, main,


Text of the page (random words):
ti perdebatan calon presiden amerika mungkin ia lupa indonesia bukan amerika bisa jadi juga ia menstandarkan demokrasi indonesia seperti amerika itu sama saja mengukur baju orang indonesia dengan badan orang amerika atau eropa bagi saya debat yang santun tersebutlah yang baik karena kita punya rasa kendati debatnya santun kalau diamati secara seksama ada perbedaan diantara mereka tapi tidak pula perlu diungkap dengan pilhan kata yang tidak kesantunan debat tersebut memang jauh lebih santun dari bahasa atau pilihan kata yang digunakan dalam masa kampanye dan sosialisi sebelumnya atau waktu mereka tidak bertatap muka perdebatan itu memang sangat santun bila dibanding debat yang dilakukan oleh kandidat calon presiden amerika serikat andai kata ada saja yang memulai dengan ketidak santunan dan ada yang membalas pula dengan ketidak santunan pendukung mereka bisa salah pengertian karena tingkat intelektualnya tidak sama dan para pendukung bisa berantam alhamdulillah mereka bisa berdebat dengan santun kadang kala ada yang memuji kepada yang lain tidak memaki barang kali dengan diawali debat langsung yang pertama ini dimulai kampanye santun intelek dan elegant serta dilanjutkan oleh tim sukses masing masing kandidat mengkritik tidak perlu dengan kata kata pedas tetapi itu bisa dilakukan dengan kata kata santun budaya kita mengkritik bisa dengan pantun tembang atau berkesenian lainnya mempergunakan pantun dalam mengkritik tidak perlu mengucapkan seluruh isi pantun cukup sampiran pantun pesan kritik sudah sampai tetapi semenjak tahun 1998 atau awal reformasi kita sudah biasa mendengan kritik dengan bahasa bahasa kasar caci maki carut marut sehingga kuping dan rasa kita berkurang sesitifitasnya ini tidak baik kita bangsa yang berbudaya yang kita bangga banggakan mari kita mulai hidup yang santun tekanan hidup sudah keras jangan ditambah lagi dengan saling memaki tri in one ada pula yang mengatakan ketiga kandidat itu tri in one atau sama saja memang ada yang sama yakni masalah yang dihadap masalah bangsa yang sama dasar negara dan undang undang dasarnya sama cita cita bangsanya sama maka ada kebersamaan diantara mereka tetapi kalau dicermati dengan baik juga ada yang berbeda diantara mereka yakni cara menyelasaikan masalah yang dihadapi ini yang disuguhkan kepada calon pemilih mana yang rasional dan mana yang irasional kalau irasional tentu tidak akan dapat ia laksanakan kemudian ada solusi untuk menghadapi masalah mereka saling melengkapi ini harus dipahami bahwa manusia tidak sempurna dengan ada pendapat orang lain bisa mendekati kesempurnaan mereka bertiga pernah bekerja satu tim mereka sudah saling tahu dan saling memahami akan sangat elok bila salah satu diantara terpilih melaksanakan konsep bersama tersebut tidak ada yang salah mereka seolah olah satu masalah yang dihadapi bangsa negara ini sangat berat kemampuan negara dan pemerintah terbatas sedangkan tuntutan kebutuhan dan harapan rakyat tidak terbatas untuk dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi itu adalah kerjasama semua pihak seluruh anak bangsa kerjasama tidak bisa dimulai dengan kata kata kasar saling ejek atau saling maki tetapi bisa dan sangat bisa diawali dengan kesantunan inilah yang ditandai oleh debat calon presiden langsung pertama awal dari reformasi santun semoga jambi 19 juni 2009 dasril daniel pengajar ilmu komunikasi pada stipol nh jambi diposting oleh das venches di 09 18 tidak ada komentar label pemilu politik stopl nh jambi rabu 17 juni 2009 nuansa kejiwaan masyarakat menghadapi pilpres 2009 beberapa tahun terakhir ini masyarakat berkali kali menghadapi pemilu langsung semanjak pemilihan anggota ketua rt kepala desa pilkada gubernur bupati walikota presiden bem gubernur bem pemilu legislatif yang baru lalu dengan metoda yang sama volume yang berbeda ada penyampaian visi misi kampanye pemungutan suara langsung pakai tim sukses dan asesoris lainya masayarakat sudah jauh lebih cerdas dalam menentukan pilihan dan sudah banyak berubah sehingga strategi kampanye yang dilakukan harus bisa mengantisipasi perubahan tersebut antusiasme tinggi pada pilpres yang akan datang antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi jauh lebih tinggi dibanding dengan waktu pemilu legislatif hal ini dapat dibuktikan dengan hampir tidak ada wacana golput di media masa dan ini bisa dipahami pilpres lebih kongkrit dirasakan oleh masyarakat apakah calon yang contrengnya menang atau kalah sedangkan pada pemilu legislatif lebih abstrak oleh sebab itu para capres dan cawapres jangan kecewakan mereka dalam hati mereka menghendaki calonya yang diperjuangkannya menang kalau kalah menerima kekalahan dengan dengan gentel men women salam rangkulan dan dukung program yang menang masyarakat tidak ingin ada dendam politik dan yang diinginkan kemesraan politik rasa ini timbul karena melihat perkembangan pemilu yang macam macam diatas sering terjadi kerusuhan pasca pemilihan dan dendam rakyat sudah tidak suka itu kampanye damai secara gamlang kampanye damai adalah kampanye tanpa ada adu fisik atau kerusuhan tetapi kampanye damai menurut hati nurani masyarakat bukan sekedar itu mereka ingin keluar dari mulut capres kata kala santun kritik dengan kesantunan tidak ingin ada kampanye hitam sebenarnya kampanye negatif kejiwaan orang barat bisa menerima itu kejiwaan orang tidak bisa jangan disamakan program yang berbeda saja oleh kearifan orang timur sudah menyiratkan tidak beresnya program atau kebijakan masa lalu jadi dalam kampanye seyogianya para manajer kampanye atau tim sukses memperhatikan psikologi komunikasi dan psikologi poilitik orang indonesia bukan mencontek psikologi barat amnesia masyarakat indonesia bukan orang pelupa para calon presiden dan wakil presiden adalah tokoh yang populer sudah sejak lama masyarakat punya rekaman rekaman ingatan tertentu pada para calon tersebut jadi dalam kampanye para calon tersebut harus mengingat ingat apa saja yang telah ia katakan karena rakyat tidak sepelupa apa yang diperkirakan kalaupun dibantah sana sini untuk menghapus memorinya tidaklah begitu mudah janji kampanye setiap ada pemilihan para kandidat selalu berjanji setelah meraka terpilih banyak diantaranya mengalami penayakit amnesia yaitu lupa janji oleh sebab itu para kandidat banyak janji atau berjanji yang muluk muluk sekarang rakyat tidak serta merta akan memilih malah sebaliknya ini di tandai kalau ada orang yang berjaji dan diperkirakan tidak akan dipenuhi maka dikatakan janjicaleg janjipemilu janjikampanye yaitu janji yang akan pasti dipungkiri jadi para kandidat hati hati perjanji kalau rada rada tidak akan bisa dipenuhi jangan berjanji presiden bukan raja atau kaisar monarki yang kata katanya merupakan undang undang perintahnya harus dilaksankan uang negara uang pribadinya program rasional masyarakat sudah jauh lebih cerdas dalam menentukan pilihan walau ia tidak pandai dengan kecerdasannya ia bertanya kepada yang pandai yang pandai jauh lebih pandai karena seringnya dialog di media masa serta banyaknya pendapat para ahli yang tidak tahu ekonomi politik sekarang tahu yang tidak tahu komunikasi poilitik sekarang tahu yang tidak tahu sulap politik silat politi sandiwara politik dan lain sebagainya sekarang masyarakat sudah banyak tahu jadi kalau ada program atau orasi politik rakyat sudah berpikir rasionalkah atau tidak kalau program tidak rasional akan dicap kandidat tidak rasional apakah negara bisa dikelola dengan irasioanal atau emosional peragaan kebodohan para kandidat semuanya pernah berpengalaman di birokrasi jadi sangat tahu ada sistem disana ada undang undang yang mengatur banyak stake hoder yang berkiprah ada proses yang perlu waktu banyak lingkungan strategi yang akan mempengaruhi baik dari dalam negeri maupun luar negeri kemampuan negara terbatas apalagi kemampuan pemerintah apalagi apalagi kemampuan presiden sebaliknya kebutuhan rakyat tidak terbatas dan selalu berkembang atau meningkat terus demikian pula kebutuhan untuk mengus negara ini jadi kalau ada yang membuat statemen sepertinya ia akan mampu mengelola negara dan melakukan perubahan dalam semalam atau seperti meniup lampu aladin barang kali bisa diterjemahkan masyarakat sebagai pamer kebodohan kalau mereka belum pernah dibirokrasi baik sipil atau militer barang kali rakyat akan mengatakan pamer ketidak tahuan hal ini harus diperhatikan di tanya a dijawab b sampai z lengkap a tidak dijawab sekarang lagi bermusim dialog debat dengan para kandidat atau tim sukses yang sering diperhatikan masyarakat ada pertanya panelis dan jawaban pihak kandidat sering dititanya suatu masalah a misalnya para kandidat akan menjawab hal lain dari yang ditanya secara panjang lebar dan kadang kala kali tinggi lagi sedang yang ditanya tidak dijawab katanya jawaban diplomatis atau jawaban politis padahal masyarakat meminta jawaban konkrit tapi kalau dijawab konkrit ia jadi celaka kalau tidak dijawab ia dianggap tidak menguasai masalah tidak transparan tidak jujur atau kelihatan ada udang sebalik rempeyek jadi hati hati bersilat lidah sebagian masyarakat tahu itu apakah partai masih perlu partai untuk berkelompok jadi satu partai mempunyai suara yang sama sekarang atau semenjak adanya reformasi seolah olah demokrasi diperlukan partai politik sebagai media perjuangan untuk menyampaikan aspirasi rakyat fenomena sekarang sudah tidak demikian partai memutuskan sesuatu individu elite berpendapat dan berbuat lain bahkan unit bawah seperti wilayah daerah organisasi pendukung bertindak lain artinya tingkah laku orang partai yang menghendaki tidak perlu partai tidak perlu fraksi partai di palemen tidak perlu anggota parlemen dari partai kita rubah demokrasi bermedia partai atau apa namanya mejadi demokrasi individual caleg perorangan calon bupati walikota gubernur dan capres perorangan saja semua partai membubarkan diri karena demikian kecendrungannya elit partai yang menghendaki demikian secara tidak disengaja dan elit partai sendiri yang menghacurkan partainya dari dalam lihat saja fenomena sekarang ini atau mungkin saja partai hanya perahu tambang kalau sudah sampai diseberang bayar perhu boleh jalan penumpang jalan pula sendiri kalau perlu penumpang tadi menumpang dengan kedaraan lain jangan sesali nanti orang tidak mau lagi menjadi anggota partai dan tidak mau pemilu legislatif tinggal pemilu pimpinan eksekutif untuk anggota parelemen calaon peroranggan yang akan menang adalah pimpinan organisasi sosial yang selalu memperhatikan dan menolong rakyat hati hati orang partai bertindak memperhatikan terjadinya perubahan dimasyarakat sekarang ini apakah bisa pakai metoda konvensional selama ini ini perlu kejelian konsultan kampanye mengkaji lebih dalam strategi dan taktis apa yang tepat digunakan kalau pakai metoda konvensional dalam berkomunikasi politik bisa konyol dana habis besar hasil mengecewakan dasril daniel pengajar pada program studi ilmu komunikasi stipol nh jambi diposting oleh das venches di 23 29 tidak ada komentar label komunikasi pemilu politik stipol nh jumat 12 juni 2009 kemah kerja mahasiswa sewaktu saya menerima undangan wisuda anak saya di universitas jambi tanggal 13 juni 2009 pada acara wisuda tersebut juga dirayakan dies natalis universitas jambi ke 46 dalam rangkaian kegiatan tersebut yang menyampaikan orasi ilmiah adalah prof dr fasli djalal phd saya akan bertemu dengan teman lama yang sudah 32 tahun saya tidak bertemu dan tidak pula berkomunikasi namun saya kira saya tidak mungkin berjabat tangan dengan beliau karena situasi tidak akan memungkinkan namun kenangan saya melambung kembali pada tahun 1977 waktu itu beliau menjabat ketua dewan mahasiswa unand padang bersama dengan prof dr ir nadirman haska msc apu yang sekarang menjadi peneliti pada bppt ketika itu menggagas kemah kerja mahasiswa kkm suatu kegiatan yang digagas dan dilaksanakan oleh mehasiwa untuk mengabdi dalam pembangunan desa kegiatannya seperti tni masuk desa sekarang kalau tidak salah waktu itu belum dikenal abri masuk desa suatu kegiatan mendorong pembagunan desa yang berorientasi pada kebutuhan desa yang lebih dahulu disurvei oleh mahasiswa rancangan kegiatan dibuat bersama antara mahasiwa dengan masyarakat desa langsung tanpa banyak campur tangan pemerintah dalam perancangan jadi betul betul pembangunan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan dapat memecahkan sebagian masalah yang ada dan hasilnya langsung bisa dirasakan oleh masyarakat kegiatan waktu itu dilaksanakan di nagari desa padang ganting kecamatan lubuak mato kuciang padang panjang sumatera barat desa terakhir di kaki gunung singgalah dataran tinggi yang cukup dingin kegiatan waktu itu difokuskan pada tiga kegiatan yakni pertanian peternakan dan kesehatan bidang pertanian sesuai dengan kebutuhan masyarakat adalah memperbaiki mesin penggilingan tebu yang sudah lama tidak bisa dioperasikan pembuatan saluran irigasi introduksi varitas kentang baru kalau tidak salah varitas granola penyulahan pertanian bidang peternakan adalah intoroduksi bibit raumput baru ketika itu rumput gajah penyluhan tentang pemeliharaan penggemukan sapi peragaan penanaman dan pembuatan kandang percontohan bidang kesehatan pengobatan masal sakit kulit scabies dan saluran penafasan penyakit yang paling dominan hasil survei dan penyuluhan kesehatan mahasiwa yang ikut adalah mahasiwa senior atau mahasiswa pengangguran mahasiwa yang telah sesesai melaksanakan tugas studi atau telah ujian akhir sehingga tidak mengganggu perkuliahan mereka sedangkan dokter yang melakukan pengobatan ada yang telah lulus ujian dokter dan diawasi oleh doter senior banyak kenangan manis disana seorang dokter muda yang cerdas bisa berimprovisasi dalam melakukan pengobatan saya ingat seorang mahasiswa yang mendapat kasus darah tinggi sedangkan obat darah tinggi tidak disediakan karena selama survei tidak ditemukan kasus darah tinggi ketika pasien datang cukup tinggi tetapi ia katakan tinggi sedikit agar pasien tidak stress katanya waktu pasien menanyakan pantang ia katakan tidak ada pantang tetapi garam kurangi kalau bisa tidak agar jangan ada perlawanan dalam hati si pasien untuk melanggar pantang kemudian diberi vitamin c dan vitamin lainnya kemudian diminta sambil pulang cari seledri untuk diremas dan diminum airnya kalau ada kumis kucing rendam dengan air panas minum airnya katanya itu obat herbal yang merangsang banyak kencing yang bisa melarutkan garam dalam darah dan dibuang pada waktu kencing dan pasien diminta banyak minum untuk meyakinkan ia doter hebat dimana ada keluahan pasien dilengketkan stetoskop termasuk dibahu belakan kening dan belakang kepala mahasiwa lain yang melihat sang dokter cerdas berpraktek terpaksa menahan tawa untuk mejaga wibawa sang dokter setelah pasien pergi ketawa meledak sang dokter cerdas senyum senyum sambil menerangkan alasan ia memperlakukan pasiennya waktu sore hari setelah penat bekerja dengan penduduk desa diadakan oleh raga masal mejelang magrib bersama orang desa yang sama sama gotongroyong dari pagi sampai sore tanpa henti pada waktu olah raga tersebut ada pertandingan bola persahabatan ada diantara p...
Thumbnail images (randomly selected): * Images may be subject to copyright.GREEN status (no comments)

Verified site has: 34 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-34


The site also has 1 references to external domain(s).

 blogger.com  Verify


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/1.1 200 OK
Content-Type text/html; charset=UTF-8
Expires Tue, 12 May 2026 07:19:31 GMT
Date Tue, 12 May 2026 07:19:31 GMT
Cache-Control private, max-age=0
Last-Modified Mon, 16 Sep 2024 13:25:12 GMT
ETag W/ 6f9071217a39e49e423c95208081da83e5c537d56c2f54cfda54c3519fbf858c
Content-Encoding gzip
X-Content-Type-Options nosniff
X-XSS-Protection 1; mode=block
Content-Length 22947
Server GSE
Connection close

Meta Tags

title="DAS VENCHES"
content="text/html; charset=UTF-8" http-equiv="Content-Type"
content="blogger" name="generator"
content="htt???/dasvenches.blogspot.com/" property="og:url"
content="DAS VENCHES" property="og:title"
content="" property="og:description"
name="google-adsense-platform-account" content="ca-host-pub-1556223355139109"
name="google-adsense-platform-domain" content="blogspot.com"
content="5472834641928347720" itemprop="blogId"
content="7444663180942581191" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/12234774434859373067" itemprop="url"
content="htt???/dasvenches.blogspot.com/2010/10/berita-yang-santun.html" itemprop="url"
content="5472834641928347720" itemprop="blogId"
content="2586267878529841455" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/12234774434859373067" itemprop="url"
content="htt???/dasvenches.blogspot.com/2009/06/debat-calon-wakil-presiden.html" itemprop="url"
content="5472834641928347720" itemprop="blogId"
content="1514176605232954123" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/12234774434859373067" itemprop="url"
content="htt???/dasvenches.blogspot.com/2009/06/debat-capres-dibawah-standar.html" itemprop="url"
content="5472834641928347720" itemprop="blogId"
content="8074276731066212170" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/12234774434859373067" itemprop="url"
content="htt???/dasvenches.blogspot.com/2009/06/debat-capres-terlalu-santun.html" itemprop="url"
content="5472834641928347720" itemprop="blogId"
content="6624625233820746033" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/12234774434859373067" itemprop="url"
content="htt???/dasvenches.blogspot.com/2009/06/nuansa-kejiwaan-masyarakat-menghadapi.html" itemprop="url"
content="5472834641928347720" itemprop="blogId"
content="3074972834062662586" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/12234774434859373067" itemprop="url"
content="htt???/dasvenches.blogspot.com/2009/06/kemah-kerja-mahasiswa.html" itemprop="url"
content="5472834641928347720" itemprop="blogId"
content="2622820625128303468" itemprop="postId"
content="htt????/www.blogger.com/profile/12234774434859373067" itemprop="url"
content="htt???/dasvenches.blogspot.com/2009/06/menjadi-sarjana-ilmuwan-porofesional.html" itemprop="url"

Load Info

page size22947
load time (s)0.209621
redirect count0
speed download109794
server IP 172.217.22.97
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"