If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: dkelopak.blogspot.com/2009/10/puisi-khalil-gibran.html - KeLoP@k: Puisi Khalil Gibran.

site address: dkelopak.blogspot.com/2009/10/puisi-khalil-gibran.html

site title: KeLoP@k: Puisi Khalil Gibran

Our opinion (on Sunday 07 June 2026 19:38:14 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments

Meta tags:

Headings (most frequently used words):

11, situs, sastera, blog, penaja, 19, 10, 09, translate, dilayari, sejak, pengikut, untaian, kelop, cermin, idan, rumpun, senarai, saya, catatan, popular, cari, ini, latar2, puisi, khalil, gibran,

Text of the page (most frequently used words):
dan (308), yang (234), cinta (81), aku (78), dengan (73), dalam (63), dari (62), adalah (54), mereka (54), dia (40), anak (39), ini (38), itu (38), kita (34), akan (34), engkau (33), telah (32), kerana (32), tak (31), oleh (30), ketika (28), untuk (26), tidak (26), berkata (25), gibran (24), orang (24), sang (24), jiwaku (23), tapi (23), kamu (23), kau (23), puisi (22), menjadi (22), masa (22), jiwa (22), hari (22), ada (21), khalil (20), lebih (20), kami (20), semua (20), air (19), mata (19), pun (19), ibu (19), seorang (18), bagai (17), manusia (17), pada (16), hati (16), hanya (16), cahaya (16), ayah (16), januari (15), apa (15), kehidupan (15), dapat (15), sebuah (15), dunia (14), bukan (14), kata (14), atas (13), sendiri (13), mencintai (13), seperti (13), musim (13), bunga (13), cintaku (13), mac (12), lain (12), mana (12), februari (12), juga (12), bisa (12), kembali (12), tiada (12), diriku (12), bahawa (12), menasihatiku (12), penyair (11), bagi (11), malam (11), kepada (11), hidup (11), antara (11), rasa (11), sebagai (11), mimpi (10), menangis (10), lalu (10), atau (10), tanpa (10), sama (10), suatu (10), keindahan (10), mendengar (10), waktu (10), kuat (10), muda (10), menghampiri (10), jangan (9), suara (9), siapa (9), biarkan (9), bukanlah (9), tuhan (9), tempat (9), matahari (9), lembah (9), bila (9), april (8), demi (8), melainkan (8), alam (8), bahwa (8), baik (8), berjalan (8), bersama (8), pabila (8), kemudian (8), namun (8), kala (8), seulas (8), lagu (8), kematian (8), menjawab (8), penuh (8), datang (8), bertanya (8), angin (8), para (8), balik (8), lelaki (8), melihat (8), sekarang (8), ogos (7), agar (7), idanradzi (7), karya (7), mati (7), rahsia (7), siang (7), sungai (7), setitis (7), senyuman (7), tangan (7), melalui (7), jika (7), bumi (7), airmata (7), segala (7), kali (7), pohon (7), blog (6), syair (6), kenapa (6), karena (6), hal (6), tahun (6), kota (6), sastera (6), idan (6), kreatif (6), daripada (6), ingin (6), kebahagiaan (6), bagaimana (6), pernah (6), benar (6), sampai (6), suci (6), nyanyian (6), burung (6), kasih (6), sayang (6), mataku (6), hatiku (6), dirinya (6), kertas (6), kerinduan (6), merasa (6), fajar (6), diri (6), padaku (6), satu (6), lemah (6), sambil (6), hantu (6), tentang (6), seluruh (5), ranjang (5), rindu (5), laut (5), awan (5), tidur (5), sajak (5), hitam (5), mencari (5), jatuh (5), baru (5), masih (5), dirimu (5), terbang (5), selalu (5), tetap (5), tinggal (5), berada (5), hujung (5), padamu (5), hingga (5), berani (5), kesedaran (5), bayangan (5), kebenaran (5), bintang (5), sebab (5), panah (5), pula (5), rumah (5), tubuh (5), semalam (5), kenangan (5), depan (5), membuat (5), meninggalkan (5), wanita (5), serta (5), kelembutan (5), wahai (5), kejahatan (5), kaki (5), wajah (5), memenuhi (5), kini (5), ketakutan (5), roh (5), 2009 (4), cintamu (4), november (4), terindah (4), bahasa (4), catatan (4), lagi (4), tinta (4), tahu (4), julai (4), tanah (4), penulis (4), laman (4), betapa (4), sayapnya (4), terkuat (4), menunggu (4), selamanya (4), keluar (4), tiba (4), bicaralah (4), walau (4), tersembunyi (4), sebagaimana (4), ranting (4), doa (4), pujian (4), maka (4), kekuatan (4), kahlil (4), keabadian (4), memiliki (4), fikiran (4), salju (4), murni (4), kegelapan (4), sesuatu (4), kosong (4), biarkanlah (4), memeluk (4), angkasa (4), harapan (4), kehilangan (4), bibir (4), dada (4), puncak (4), bangun (4), takkan (4), generasi (4), terus (4), tetapi (4), buta (4), terdiam (4), mengapa (4), gadis (4), laksana (4), banyak (4), tabir (4), selamat (4), nafasku (4), pagi (4), dupa (4), kebimbangan (4), diciptakan (4), memintaku (4), harum (4), kebun (4), masing (4), pengetahuan (4), kecuali (4), negeri (3), johor (3), mengisi (3), apakah (3), ruang (3), hamzah (3), fansuri (3), layu (3), 2008 (3), biografi (3), tiap (3), rendra (3), sinar (3), memandang (3), samad (3), said (3), dah (3), santai (3), hijau (3), cacar (3), bayi (3), bermain (3), macam (3), situs (3), mei (3), jun (3), september (3), sukma (3), tengah (3), oktober (3), disember (3), cara (3), secara (3), lepaskan (3), melepaskan (3), tersenyum (3), apabila (3), hatimu (3), mungkin (3), mengerti (3), membuka (3), pintu (3), harus (3), seseorang (3), sejati (3), terlalu (3), perihal (3), arah (3), padanya (3), telanjang (3), api (3), kedamaian (3), kenikmatan (3), menyanyikan (3), kegembiraan (3), bangkai (3), lapar (3), meminum (3), desah (3), ombak (3), nada (3), perawan (3), semerbak (3), kesunyian (3), titik (3), embun (3), tenang (3), relung (3), benih (3), dasar (3), bergema (3), busur (3), jauh (3), anakmu (3), esok (3), meskipun (3), memberikan (3), dilahirkan (3), selembar (3), seputih (3), tercipta (3), menderita (3), tertawa (3), menjelma (3), mengukur (3), batas (3), bergerak (3), menyanyi (3), hanyalah (3), impian (3), bahkan (3), mengarahkan (3), jiwamu (3), wujud (3), pepohonan (3), kedalaman (3), ibuku (3), syukur (3), segumpal (3), padahal (3), dengarkan (3), begitu (3), desa (3), segera (3), lembut (3), membawa (3), memasuki (3), indah (3), rendah (3), dingin (3), saudaraku (3), segenap (3), nilai (3), kecil (3), besar (3), gema (3), lembutnya (3), sayap (3), berdiri (3), jari (3), menyambut (3), dawai (3), panggilan (3), buruk (3), takut (3), melihatnya (3), pergunungan (3), sepoi (3), padang (3), hasrat (3), berbanding (3), dekat (3), pemahaman (3), perkasa (3), diam (3), saat (3), zaman (3), kecapi (3), bangkit (3), unsur (3), maupun (3), sebelum (3), tumbuhan (3), cangkir (3), langit (3), menyingkap (3), asap (3), sedang (3), pemuda (3), sifat (3), racun (3), bangunlah (3), misteri (3), demikian (3), sultan (2), ibrahim (2), ismail (2), tinggi (2), darah (2), asalnya (2), hutan (2), alias (2), taib (2), berkawan (2), denganmu (2), muhammad (2), bin (2), haji (2), salleh (2), lahir (2), sepi (2), senyum (2), biar (2), surat (2), zurinah (2), hassan (2), 2007 (2), menutup (2), membayangkan (2), peludah (2), amat (2), mesra (2), gile (2), blogspot (2), saya (2), tongkat (2), ali (2), penawar (2), mudah (2), rawatan (2), kanak (2), dikenali (2), nak (2), dll (2), ramadan (2), rembulan (2), timur (2), kelop (2), izin (2), tersebut (2), milik (2), mengambil (2), bentuk (2), hak (2), sejak (2), lama (2), tinggalkan (2), ingatlah (2), mencuba (2), menghargai (2), menyentuh (2), berbahagia (2), lupa (2), meski (2), belum (2), mengetuk (2), sementara (2), luka (2), berhenti (2), singkat (2), dibuang (2), keheningan (2), menguasai (2), lantang (2), isyarat (2), jalannya (2), curam (2), kepadanya (2), putih (2), sehingga (2), pantas (2), merenungkan (2), kekasih (2), sekuntum (2), dahaga (2), memakan (2), roti (2), anggur (2), kidung (2), sunyi (2), sanubari (2), menyatukan (2), mampu (2), wangi (2), melati (2), difahami (2), mawar (2), tanganku (2), bisu (2), kehadirannya (2), getaran (2), telinga (2), keras (2), bimbang (2), jubah (2), kulit (2), pemanah (2), cuba (2), fikiranmu (2), darimu (2), dibakar (2), tersentuh (2), botol (2), hatinya (2), mendekatinya (2), pensil (2), warna (2), perempuan (2), menggendong (2), dadanya (2), abu (2), sepatah (2), ciuman (2), lidah (2), sendirian (2), tindakan (2), kalian (2), semesta (2), nan (2), tingkah (2), perjalanan (2), guru (2), bebungaan (2), syahdu (2), ibunya (2), lara (2), segalanya (2), manis (2), merupakan (2), senja (2), istirahat (2), terik (2), mensyukuri (2), menghilang (2), wap (2), terbuka (2), raga (2), tunas (2), menerus (2), belas (2), kasihan (2), tegar (2), kisahku (2), tawamu (2), tawa (2), tuli (2), melontarkan (2), pertanyaan (2), iya (2), jadi (2), berat (2), kuucapkan (2), kuanggap (2), tumbuh (2), gemawan (2), sebalik (2), ketidakadilan (2), nafsunya (2), putus (2), asa (2), kaya (2), akibat (2), hukum (2), teman (2), cakar (2), penurunan (2), emas (2), setia (2), kecantikan (2), sampah (2), cita (2), keperluan (2), anaknya (2), keluhan (2), buatku (2), nafasmu (2), kolom (2), ranjangku (2), mahkota (2), kedua (2), istirehat (2), dahi (2), wangian (2), lilin (2), sekeliling (2), terbaring (2), menganggap (2), salah (2), sabar (2), melakukan (2), kesalahan (2), mengatakan (2), mencela (2), pertama (2), menuju (2), mega (2), dukacita (2), kudengar (2), setelah (2), kewujudan (2), kesedihan (2), mengalir (2), gelak (2), binasa (2), kakinya (2), sedangkan (2), diiringi (2), kucupan (2), darinya (2), kukatakan (2), menasihati (2), sana (2), belakang (2), melanggar (2), sebelumnya (2), dua (2), mulia (2), daun (2), belajar (2), udara (2), dilihat (2), menghirup (2), kepadaku (2), kehausanku (2), sia (2), sesungguhnya (2), nampaklah (2), berakhir (2), mengungkapkan (2), kebangkitan (2), tajam (2), usia (2), sekadar (2), singa (2), menyelak (2), akankah (2), buku (2), senjata (2), pembunuh (2), seolah (2), olah (2), meracuni (2), minuman (2), kekecewaan (2), merasakan (2), jendela (2), biri (2), rumput (2), berdoa (2), berdengung (2), gua (2), loceng (2), pundak (2), menembusi (2), rawa (2), berkelana (2), nafas (2), mengeluh (2), dosa (2), muntah (2), muncung (2), nafsu (2), ular (2), berbisa (2), celah (2), lorong (2), gelap (2), bukit (2), melemparkan (2), langkah (2), dihembus (2), tebal (2), kain (2), syurga (2), lebanon (2), keluhku (2), mengunci (2), membuang (2), bukuku (2), tidurku (2), laki (2), kerja (2), kehendak (2), diselimuti (2), melewati (2), ibadat (2), panjang (2), potongan (2), bergetar (2), bersinar (2), haus (2), tema, ringkas, dikuasakan, blogger, latar2, cari, kerap, menunggang, motosikal, berkuasa, menemui, rakyat, pelosok, bahru, tunk, tunku, dimasyhur, sesudah, sesia, nyedar, sempat, kutip, lewat, poyang, moyang, tumpah, cangki, katarsis, melayu, tempatnya, kapur, kayu, manikam, tiadakan, persahabatan, ialah, ilmu, akal, biodata, tarikh, hiaskan, hariku, dgn, bicara, temani, saatku, kasihmu, suram, wajahku, memori, madah, membiru, biru, kelelawar, silau, lampu, lalulintas, menunduk, sepatuku, jeritnya, hening, bay, popular, senarai, abuyon, koleksi, mohd, adid, rumpun, antologi, namatempatan, namasaintifik, polyalthiabullata, nama, serat, murut, lang, kong, หลังโก่ง, thailand, cay, binh, vietnam, tong, peluit, meredah, chickenpox, glemer, gelengg, melenggang, rasanya, hampas, dulu, boleh, berceritera, siapakah, klik, ketik, bertukar, cer, cermin, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, merak, kayangan, pelukis, melukis, syaitan, syawal, terakhir, kaherah, lebaran, warga, cawat, bara, met, tessypen, finka, eno, terpilih, merawat, perahu, runtuhan, melaka, hamka, warisan, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, untaian, pengikut, menghimpunkan, pengarang, ianya, dikutip, maya, memudahkan, peminat, minda, terlarang, diplagiat, dicuri, asal, sila, minta, keizinan, empunya, nyatakan, asalkan, dibenarkan, mengeluar, mengulang, terkandung, elektronik, fotokopi, sebagainya, biarpun, mendapat, bertulis, dialu, alukan, cipta, terpelihara, termuat, hasil, ditulis, dihasilkan, dilayari, translate, utama, terbaru, dicatat, terlihat, akhir, awal, tersakiti, merekalah, pentingnya, menitikkan, peduli, terhadapnya, mempedulikanmu, menunggunya, mulai, turut, untukmu, berhasil, bebaskan, melebarkan, bebas, menemukan, kehilangannya, perlu, bersamanya, menang, tunggu, sebentar, bolehkah, masuk, melupakan, memaafkan, mendengarkan, lihat, rasakan, bertahan, berbahaya, mencucurkan, dibandingkan, tersedu, sedu, dihapus, menggoreskan, hilang, saatnya, menyadari, melepaskannya, percaya, bererti, berjuanglah, itulah, inginkan, tersedia, cintai, sekelilingmu, tepat, berkatalah, almitra, mengangkatkan, kepalanya, kumpulan, memberi, kepadamu, ikutilah, sukar, memelukmu, menyerahlah, pedang, melukaimu, kalau, berbicara, percayalah, menyuburkanmu, mendaki, puncakmu, membelai, lembutmu, menghempuk, menggosok, gosok, bersih, mengangkat, sucinya, hidangan, supaya, fahami, ketakutanmu, sehabis, airmatamu, dimiliki, menilaimu, memang, memerlukan, keghairahan, alunannnya, istirah, meluap, luap, puji, bibirmu, minum, menjunam, paruhnya, kehadiran, meluapkan, maruah, kebanggaan, insan, melagukan, dam, ibtisamah, terungkap, memecah, menuturkan, bisikan, membandingkan, deru, nyenyak, buaian, debur, samudra, kicau, bening, getar, menggoyahnya, manakah, menangkapnya, gerangan, cain, esau, manakahyang, membawakannya, berkumandang, dinyanyikan, disembunyikan, diulang, ulang, disingkiri, kebisingan, dilipat, dikumandangkan, digubah, renungan, syahduyang, membongkarkan, menandai, sendu, danau, memantulkan, bergemerlapan, perilaku, saksi, terasa, kusentuh, jemariku, nampak, dalamnya, bayangannya, kutatap, penglihatan, batinku, pendengaran, kerna, risau, terhempas, tersimpan, sukmaku, menyanyikannya, berbaur, kerajaan, fana, mendesahkannya, mengalirkan, bibirku, meneguk, kasihku, nipis, kainnya, dicairkan, lembar, laguyang, bernafas, teguh, meluncurkannya, sepenuh, jadikanlah, tarikan, meluncur, cepat, merenggangkanmu, kekuatannya, diluncurkan, membidik, mundur, menjadikan, sepertimu, kunjungi, merumahkan, bersamamu, milikmu, didekati, kotor, beraneka, mendengarnya, dakapan, desakan, sekucup, berlangsung, seminit, melahirkan, sekilas, pandang, menyenangkan, bersuara, sebengis, kesendirianku, silam, merangkumi, kenal, terbahagi, terkandang, inti, daya, mencintainya, batasnya, merenung, sentiasa, menghuni, menaburkan, mengetahui, utk, abadi, tebingnya, duduk, menyaksikan, alirannya, menyesuaikan, lakumu, menurut, jam, ukuran, terukur, bagaimanakah, pakar, astronomi, pepohonandan, tulus, memelihara, bebuahan, bebijian, menumbuhkan, menjaga, membesarkannya, merebahkannya, lentera, tembang, beburungan, sesungaian, menyusuinya, panasnya, berbincang, sehelai, senantiasa, merestui, memberkatinya, kemuliaan, toleransi, penegas, laka, rengsa, rujukan, nista, memancar, sebutan, tersejuk, dilantunkan, kesyukuran, terpahat, terlena, tercinta, pulang, rongga, kecintaan, subuh, seringan, menggambarkannya, disentuh, kebaikan, menghiasi, lakunya, bertahun, sesaat, pesona, anggap, pergaulan, rayuan, kesakitan, terletak, nurani, bergembira, menyebabkan, kelemahan, penderitaanku, menaruh, tangismu, kebahagiaanmu, buat, tertunduk, buah, cintanya, perlahan, kaulah, terhebat, sesekali, mengerut, dahinya, ibumu, terdiri, naif, terdapat, keluarga, konon, terpencil, bertiup, bijianmu, menjalani, menyelimutimu, dedaunan, berair, mengoyak, menyembunyikan, senyumanmu, hina, penindasmu, tanya, kadilan, kesopanan, persoalan, keegoisan, hamba, hawa, hakim, licik, bersedih, kesedihanmu, kebiadaban, hebat, martir, buatan, temanku, menyerah, meninggalkanmu, serupa, mangsa, gementar, keadaan, menyedihkan, menanggung, kemiskinanmu, memperdayakan, memandangnya, mengekorimu, menganugerahkan, malang, kebijaksanaan, mempertahankan, keliru, tawanan, dilemparkan, dibuat, seumpama, membalas, berhasrat, masyarakat, tinggalan, permintaan, asing, kampung, halamannya, mengenalinya, gelanggang, kepentingan, sebut, sahabat, sahabatnya, askar, diperintah, adil, isterinya, basimu, keruhmu, bercampur, getir, tirani, diberi, makan, kesengsaraan, sahabatku, tertindas, iradat, nya, berlarian, mendekati, meletakkan, dahiku, memberkatiku, merentang, mungilnya, jemari, merah, jambu, ciumlah, senyummu, dekatilah, ucapkanlah, tahanlah, kibaran, kepak, lihatlah, jarak, infiniti, tegakkanlah, kepalamu, menyemai, jemarinya, hapuslah, matamu, makna, ghaibnya, kapas, berbaring, terbangkan, harpa, singkapkan, nyanyikanlah, bersalut, perak, bergetaran, menyejukkan, bola, teramat, lelahnya, biarku, bacalah, tertulis, jelas, minyakilah, rambut, olesi, puspa, taburi, nyalakan, bakarlah, mewangi, batin, kekayaan, daku, dirasuki, lelapku, indahnya, bermanfaat, topeng, sering, pakai, ketujuh, mengejek, seraut, mengatakannya, keenam, menghindar, menghibur, kelima, ketiga, berhadapan, pilihan, sulit, mudahia, memilih, keempat, kalinya, terjongket, jongket, hadapan, lumpuh, tujuh, seharusnya, alasan, samudera, terpisahkan, zat, melintas, dataran, terapung, berjumpa, bercucuran, bergabung, aliran, rumahnya, perpisahan, pertemuan, ngarai, naik, pengabulan, tatkala, bibirnya, menguncupkan, kelopak, kerinduannya, melodi, termanis, bersedia, kusaksikan, dimanjakan, menyusahkan, kelaparan, menjemukan, tanda, kebahagiaanku, meyatukanku, patah, menarikku, putera, kesayanganku, lambang, pemujaan, menyucikan, memberiku, ehwal, kuingin, tetaplah, kutumpahkan, bahagian, berubah, kutukar, khalayak, bakal, kelelahan, menimpaku, pemuja, menyusut, kekuatanku, memanjatkan, seribu, berjaga, surut, berlutut, menjamah, pasang, saling, bidang, meneduhkan, kegelisahan, gerakku, diwarnai, kunyanyikan, prinsip, telinganya, memelukku, damba, melembutkankan, suaraku, mereda, gelora, berpadu, adunan, kehausannya, pangkuan, keemasan, pasirnya, mengayunkan, keperakan, buihku, kebiruan, cakerawala, membisikkan, berulang, kupergi, cepatlalu, berpisah, bulan, menjarakkan, akhirnya, dipertautkan, kekasihnya, pantai, kekasihku, jagalah, penjaga, baiknya, kusimpan, heningku, beza, seringkali, menerangimu, menerangiku, keseluruhan, diraih, terdidik, perkara, lampau, lenyap, dilupakan, kucapai, diikat, kemas, dawaiku, pemain, mengingatkanku, perkataan, laguku, memerintahku, kubawa, cahayaku, menemani, berbuat, perbuatan, pelanggar, unsurku, pengembaraan, milikku, dibentuk, darimana, caci, kukasihani, kuikuti, kulawandalam, pemberontakan, meyakinkanku, cebol, ataupun, raksasa, malu, berbunga, berbuah, panas, menggugurkan, daunnya, gugur, berasa, ragu, pekerjaanku, disusahkan, cacian, mencium, raya, menyedari, bau, minyak, bejana, mengundangku, akar, tangkai, menyingkapkan, sentuh, impikan, anggurku, kesendirian, kebahagianku, cangkirku, tertiup, terangkat, nyala, redup, terkubur, memuaskan, dituangkan, keabadiaan, melantunkan, teriakan, jeritan, telingaku, bodoh, tenggorokan, tersebar, membakar, tergulung, meminta, menatap, tabah, keelokannya, lingkaran, berawal, melingkari, bertambah, kekal, mengajarku, berteman, memfitnahku, dicintai, bagiku, ibarat, jaring, lelabah, membenciku, nasihat, seluas, kehangatan, yangada, dibawahnya, melindungi, merekahingga, nisan, menyempurnakan, lambat, spiritual, melukai, kebodohan, beracun, tua, permukaan, pemudi, menggunakan, alat, penggali, pahit, menyesali, mengutuk, berguna, raungan, betina, tenggelam, keasyikan, beku, kesenangan, menuntut, tanggung, jawab, terpenuhi, mengajar, kemanusiaan, bacaan, sekolah, sehari, bijak, kemanisan, keremajaan, untuknya, manisnya, diperhamba, kebutaan, menghilangkan, mesti, menghancurkan, kupandangi, terbit, menyinari, rona, ajal, memburu, pergi, terpisah, adam, ladang, menyerang, musuhnya, hinggap, cabang, burungku, cantik, mendekatiku, kemurnianku, mengubah, sifatku, dipaksa, merendahkan, mensia, siakan, menjadikanku, memperalatkanku, pembersih, sungaiku, jernih, merintih, janda, meratapi, berdebar, debar, penjahat, kerasnya, arena, pertempuran, menindas, mengeksploitasi, miskin, pusingan, roda, siulan, terdengar, desingan, besi, jalanan, padat, tamak, tergesa, gesa, riak, muka, mempamerkan, penat, lesu, siap, kerjanya, penjahit, tirai, diselak, belakangnya, bernyanyi, penggembalanya, mengikuti, mengamatinya, lelalang, kambing, bangsalnya, menuai, berembun, berkilatan, sapi, kandangnya, khusyuknya, berdenting, mula, tertidur, damai, memaksa, kemenangan, lentik, menimang, terlelap, kusedari, mengilaukan, perasaan, meniupkan, mengepul, penyakit, terbawa, perbukitan, melambai, seiring, cedar, rintihan, pahitnya, melanda, kamar, penginapan, menggelupur, daud, ishak, mausaili, terngiang, ngiang, sulaiman, desirnya, bertemu, alunan, kelupaan, menjijikkan, berayun, ayun, gomorah, sodom, sepanjang, jalan, sakit, muncul, benteng, pencuri, tegap, kemegahan, arab, fikiranku, berhias, bangsa, chaldea, raja, melintasi, berkeliaran, berlindung, menakutkan, mengerikan, mengantuk, dililit, kesulitan, tebing, dilalui, melemaskan, lutut, longlai, penduduk, pulas, menganyam, ubun, ubunnya, kenari, mempercepatkan, mengejar, kemari, mengelarnya, telapak, membentang, cerobong, meriasnya, menyulam, menghamparkannya, daratan, melarutkan, ditempat, tidurnya, selain, gunung, bawah, badam, sinilah, beranjak, lapang, membasahi, bajuku, panggilanmu, lautan, lepas, sentuhan, sayapmu, mendengarkanmu, dengar, halaman, selimut, membawaku, menjauh, membukakan, menghentikan, derap, kuda, pejalan, kantuk, setiap, terbangun, menawarkan, gelombang, mengamuk, mengalu, alumu, perjamuan, laindan, wujudnya, menambatkan, bekerja, kehampaan, disertai, kuwartakan, kegelapanjika, sebarkan, dituturkan, padamupenuh, dibisiki, menyatakan, harapannya, kehidupannya, mempunyai, pandangannya, tersendiri, ayahku, berumur, lima, makam, badan, bongkok, bengkok, diangkat, perarakan, peka, mencerahkan, sekitarnya, ghaib, gitar, terhadap, tangisnya, ngetukkan, tongkatnya, menyelubungi, gambaran, membuatnya, batu, karang, kabus, bermata, menunjukkan, dewa, syurgawi, menyalakan, tampan, bahagia, bermula, pangkal, ketidakpedulian, bajunya, janggutnya, berkerut, senandung, pancuran, digunakan, siraman, pengantin, pipi, kemerahan, selama, mabuk, beberapa, diminum, melayang, berputar, putar, tertutup, neraka, melankolis, mendesah, menghubungkan, ditumbuhkan, dariku, ketetapan, mewarisinya, setengah, baya, tubuhnya, rapuh, wajahnya, kemarin, berdekatan, gerbang, lalang, situ, kesucian, menggoda, menggigitku, membakarku, kuangkat, isi, mangkuk, berkati, the, forerunner, menggangguku, mengekang, keinginanku, berdamai, helang, hering, melepas, serigala, tikus, nabi, terjaga, berawangan, menitiskan, ikhlas, gembira, dilukai, pemahamanmu, kenalilah, penderitaan, biarlah, keghairahanmu, luluhkan, mengalirlah, bagaikan, menginginkan, jalanmu, mengira


Text of the page (random words):
enih benih masa muda yangada dibawahnya melindungi dan memenuhi keperluan merekahingga nisan datang dan menyempurnakan kehidupan masa muda yang sedang tumbuh dengan kebangkitan baru kita berjalan terlalu lambat ke arah kebangkitan spiritual dan perjalanan itu seluas angkasa tanpa batas sebagai pemahaman keindahan kewujudan melalui rasa kasih dan cinta kepada keindahan tersebut khalil gibran nasihat jiwaku jiwaku berkata padaku dan menasihatiku agar mencintai semua orang yang membenciku dan berteman dengan mereka yang memfitnahku jiwaku menasihatiku dan mengungkapkan kepadaku bahawa cinta tidak hanya menghargai orang yang mencintai tetapi juga orang yang dicintai sejak saat itu bagiku cinta ibarat jaring lelabah di antara dua bunga dekat satu sama lain tapi kini dia menjadi suatu lingkaran cahaya di sekeliling matahari yang tiada berawal pun tiada berakhir melingkari semua yang ada dan bertambah secara kekal jiwaku menasihatiku dan mengajarku agar melihat kecantikan yang ada di sebalik bentuk dan warna jiwaku memintaku untuk menatap semua yang buruk dengan tabah sampai nampaklah keelokannya sesungguhnya sebelum jiwaku meminta dan menasihatiku aku melihat keindahan seperti titik api yang tergulung asap tapi sekarang asap itu telah tersebar dan menghilang dan aku hanya melihat api yang membakar jiwaku menasihatiku dan memintaku untuk mendengar suara yang keluar bukan dari lidah maupun dari tenggorokan sebelumnya aku hanya mendengar teriakan dan jeritan di telingaku yang bodoh dan sia sia tapi sekarang aku belajar mendengar keheningan yang bergema dan melantunkan lagu dari zaman ke zaman menyanyikan nada langit dan menyingkap tabir rahsia keabadiaan jiwaku berkata padaku dan menasihatiku agar memuaskan kehausanku dengan meminum anggur yang tak dituangkan ke dalam cangkir cangkir yang belum terangkat oleh tangan dan tak tersentuh oleh bibir hingga hari itu kehausanku seperti nyala redup yang terkubur dalam abu tertiup angin dingin dari musim musim bunga tapi sekarang kerinduan menjadi cangkirku cinta menjadi anggurku dan kesendirian adalah kebahagianku jiwaku menasihatiku dan memintaku mencari yang tak dapat dilihat dan jiwaku menyingkapkan kepadaku bahwa apa yang kita sentuh adalah apa yang kita impikan jiwaku mengatakan padaku dan mengundangku untuk menghirup harum tumbuhan yang tak memiliki akar tangkai maupun bunga dan yang tak pernah dapat dilihat mata sebelum jiwaku menasihati aku mencari bau harum dalam kebun kebun dalam botol minyak wangi tumbuhan tumbuhan dan bejana dupa tapi sekarang aku menyedari hanya pada dupa yang tak dibakar aku mencium udara lebih harum dari semua kebun kebun di dunia ini dan semua angin di angkasa raya jiwaku menasihatiku dan memintaku agar tidak merasa mulia kerana pujian dan agar tidak disusahkan oleh ketakutan kerana cacian sampai hari ini aku berasa ragu akan nilai pekerjaanku tapi sekarang aku belajar bahwa pohon berbunga di musim bunga dan berbuah di musim panas dan menggugurkan daun daunnya di musim gugur untuk menjadi benar benar telanjang di musim dingin tanpa merasa mulia dan tanpa ketakutan atau tanpa rasa malu jiwaku menasihatiku dan meyakinkanku bahawa aku tak lebih tinggi berbanding cebol ataupun tak lebih rendah berbanding raksasa sebelumnya aku melihat manusia ada dua seorang yang lemah yang aku caci atau kukasihani dan seorang yang kuat yang kuikuti maupun yang kulawandalam pemberontakan tapi sekarang aku tahu bahwa aku bahkan dibentuk oleh tanah yang sama darimana semua manusia diciptakan bahwa unsur unsurku adalah unsur unsur mereka dan pengembaraan mereka adalah juga milikku bila mereka melanggar aku juga pelanggar dan bila mereka berbuat baik maka aku juga bersama perbuatan baik mereka bila mereka bangkit aku juga bangkit bersama mereka bila mereka tinggal di belakang aku juga menemani mereka jiwaku menasihatiku dan memerintahku untuk melihat bahawa cahaya yang kubawa bukanlah cahayaku bahwa laguku tidak diciptakan dalam diriku kerana meski aku berjalan dengan cahaya aku bukanlah cahaya dan meskipun aku bermain kecapi yang diikat kemas oleh dawai dawaiku aku bukanlah pemain kecapi jiwaku menasihatiku dan mengingatkanku untuk mengukur waktu dengan perkataan ini di sana ada hari semalam dan di sana ada hari esok pada saat itu aku menganggap masa lampau sebuah zaman yang lenyap dan akan dilupakan dan masa depan kuanggap suatu masa yang tak bisa kucapai tapi kini aku terdidik perkara ini bahawa dalam keseluruhan waktu masa kini yang singkat serta semua yang ada dalam waktu harus diraih sampai dapat jiwaku menasihatiku saudaraku dan menerangiku dan seringkali jiwamu menasihati dan menerangimu kerana engkau seperti diriku dan tak ada beza di antara kita kusimpan apa yang kukatakan dalam diriku ini dalam kata kata yang kudengar dalam heningku dan engkau jagalah apa yang ada di dalam dirimu dan engkau adalah penjaga yang sama baiknya seperti yang kukatakan ini lagu ombak pantai yang perkasa adalah kekasihku dan aku adalah kekasihnya akhirnya kami dipertautkan oleh cinta namun kemudian bulan menjarakkan aku darinya kupergi padanya dengan cepatlalu berpisah dengan berat hati membisikkan selamat tinggal berulang kali aku segera bergerak diam diam dari balik kebiruan cakerawala untuk mengayunkan sinar keperakan buihku ke pangkuan keemasan pasirnya dan kami berpadu dalam adunan terindah aku lepaskan kehausannya dan nafasku memenuhi segenap relung hatinya dia melembutkankan suaraku dan mereda gelora di dada kala fajar tiba kuucapkan prinsip cinta di telinganya dan dia memelukku penuh damba di terik siang kunyanyikan dia lagu harapan diiringi kucupan kucupan kasih sayang gerakku pantas diwarnai kebimbangan sedangkan dia tetap sabar dan tenang dadanya yang bidang meneduhkan kegelisahan kala air pasang kami saling memeluk kala surut aku berlutut menjamah kakinya memanjatkan doa seribu sayang aku selalu berjaga sendiri menyusut kekuatanku tetapi aku pemuja cinta dan kebenaran cinta itu sendiri perkasa mungkin kelelahan akan menimpaku namun tiada aku bakal binasa khalil gibran setitis airmata dan seulas senyuman takkan kutukar dukacita hatiku demi kebahagiaan khalayak dan takkan kutumpahkan air mata kesedihan yang mengalir dari tiap bahagian diriku berubah menjadi gelak tawa kuingin diriku tetaplah setitis air mata dan seulas senyuman setitis airmata yang menyucikan hatiku dan memberiku pemahaman rahsia kehidupan dan hal ehwal yang tersembunyi seulas senyuman menarikku dekat kepada putera kesayanganku dan menjelma sebuah lambang pemujaan kepada tuhan setitis airmata meyatukanku dengan mereka yang patah hati seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan berbanding jika aku hidup menjemukan dan putus asa aku bersedia kelaparan demi cinta dan keindahan yang ada di dasar jiwaku setelah kusaksikan mereka yang dimanjakan amat menyusahkan orang telah kudengar keluhan mereka dalam hasrat kerinduan dan itu lebih manis daripada melodi yang termanis ketika malam tiba bunga menguncupkan kelopak dan tidur memeluk kerinduannya tatkala pagi menghampiri ia membuka bibirnya demi menyambut ciuman matahari kehidupan sekuntum bunga sama dengan kerinduan dan pengabulan setitis airmata dan seulas senyuman air laut menjadi wap dan naik menjelma menjadi segumpal mega awan terapung di atas pergunungan dan lembah ngarai hingga berjumpa angin sepoi bahasa jatuh bercucuran ke padang padang lalu bergabung bersama aliran sungai dan kembali ke laut rumahnya kehidupan awan gemawan itu adalah sesuatu perpisahan dan pertemuan bagai setitis airmata seulas senyuman dan kemudian jiwa jadi terpisahkan dari jiwa yang lebih besar bergerak di dunia zat melintas bagai segumpal mega di atas pergunungan dukacita dan dataran kebahagiaan menuju samudera cinta dan keindahan kepada tuhan khalil gibran 7 alasan mencela diri tujuh kali aku pernah mencela jiwaku pertama kali ketika aku melihatnya lemah padahal seharusnya ia bisa kuat kedua kali ketika melihatnya berjalan terjongket jongket di hadapan orang yang lumpuh ketiga kali ketika berhadapan dengan pilihan yang sulit dan mudahia memilih yang mudah keempat kalinya ketika ia melakukan kesalahan dan cuba menghibur diri dengan mengatakan bahawa semua orang juga melakukan kesalahan kelima kali ia menghindar kerana takut lalu mengatakannya sebagai sabar keenam kali ketika ia mengejek kepada seraut wajah buruk padahal ia tahu bahawa wajah itu adalah salah satu topeng yang sering ia pakai dan ketujuh ketika ia menyanyikan lagu pujian dan menganggap itu sebagai suatu yang bermanfaat indahnya kematian panggilan biarkan aku terbaring dalam lelapku kerana jiwa ini telah dirasuki cinta dan biarkan daku istirahat kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang nyalakan lilin lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki kaki ini dengan wangian dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini biarku istirehat di ranjang ini kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya biar sajak sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku terbangkan dawai dawai harpa dan singkapkan tabir lara hatiku nyanyikanlah masa masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan dalam mataku kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas tempat hatiku berbaring hapuslah air matamu saudaraku dan tegakkanlah kepalamu seperti bunga bunga menyemai jari jemarinya menyambut mahkota fajar pagi lihatlah kematian berdiri bagai kolom kolom cahaya antara ranjangku dengan jarak infiniti tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap sayapnya dekatilah aku dan ucapkanlah selamat tinggal buatku ciumlah mataku dengan seulas senyummu biarkan anak anak merentang tangan tangan mungilnya buatku dengan kelembutan jemari merah jambu mereka biarkanlah masa meletakkan tangan lembutnya di dahiku dan memberkatiku biarkanlah perawan perawan mendekati dan melihat bayangan tuhan dalam mataku dan mendengar gema iradat nya berlarian dengan nafasku khalil gibran bagi sahabatku yang tertindas wahai engkau yang dilahirkan di atas ranjang kesengsaraan diberi makan pada dada penurunan nilai yang bermain sebagai seorang anak di rumah tirani engkau yang memakan roti basimu dengan keluhan dan meminum air keruhmu bercampur dengan airmata yang getir wahai askar yang diperintah oleh hukum yang tidak adil oleh lelaki yang meninggalkan isterinya anak anaknya yang masih kecil sahabat sahabatnya dan memasuki gelanggang kematian demi kepentingan cita cita yang mereka sebut keperluan wahai penyair yang hidup sebagai orang asing di kampung halamannya tak dikenali di antara mereka yang mengenalinya yang hanya berhasrat untuk hidup di atas sampah masyarakat dan dari tinggalan atas permintaan dunia yang hanya tinta dan kertas wahai tawanan yang dilemparkan ke dalam kegelapan kerana kejahatan kecil yang dibuat seumpama kejahatan besar oleh mereka yang membalas kejahatan dengan kejahatan dibuang dengan kebijaksanaan yang ingin mempertahankan hak melalui cara cara yang keliru dan engkau wahai wanita yang malang yang kepadanya tuhan menganugerahkan kecantikan masa muda yang tidak setia memandangnya dan mengekorimu memperdayakan engkau menanggung kemiskinanmu dengan emas ketika kau menyerah padanya dia meninggalkanmu kau serupa mangsa yang gementar dalam cakar cakar penurunan nilai dan keadaan yang menyedihkan dan kalian teman temanku yang rendah hati para martir bagi hukum buatan manusia kau bersedih dan kesedihanmu adalah akibat dari kebiadaban yang hebat dari ketidakadilan sang hakim dari licik si kaya dan dari keegoisan hamba demi hawa nafsunya jangan putus asa kerana di sebalik ketidakadilan dunia ini di balik persoalan di balik awan gemawan di balik bumi di balik semua hal ada suatu kekuatan yang tak lain adalah seluruh kadilan segenap kelembutan semua kesopanan segenap cinta kasih engkau laksana bunga yang tumbuh dalam bayangan segera angin yang lembut akan bertiup dan membawa bijianmu memasuki cahaya matahari tempat mereka yang akan menjalani suatu kehidupan indah engkau laksana pepohonan telanjang yang rendah kerana berat dan bersama salju musim dingin lalu musim bunga akan tiba menyelimutimu dengan dedaunan hijau dan berair banyak kebenaran akan mengoyak tabir airmata yang menyembunyikan senyumanmu saudaraku kuucapkan selamat datang padamu dan kuanggap hina para penindasmu khalil gibran tanya sang anak konon pada suatu desa terpencil terdapat sebuah keluarga terdiri dari sang ayah dan ibu serta seorang anak gadis muda dan naif pada suatu hari sang anak bertanya pada sang ibu ibu mengapa aku dilahirkan wanita sang ibu menjawab kerana ibu lebih kuat dari ayah sang anak terdiam dan berkata kenapa jadi begitu sang anak pun bertanya kepada sang ayah ayah kenapa ibu lebih kuat dari ayah ayah pun menjawab kerana ibumu seorang wanita sang anak kembali terdiam dan sang anak pun kembali bertanya ayah apakah aku lebih kuat dari ayah dan sang ayah pun kembali menjawab iya kau adalah yang terkuat sang anak kembali terdiam dan sesekali mengerut dahinya dan dia pun kembali melontarkan pertanyaan yang lain ayah apakah aku lebih kuat dari ibu ayah kembali menjawab iya kaulah yang terhebat dan terkuat kenapa ayah kenapa aku yang terkuat sang anak pun kembali melontarkan pertanyaan sang ayah pun menjawab dengan perlahan dan penuh kelembutan kerana engkau adalah buah dari cintanya cinta yang dapat membuat semua manusia tertunduk dan terdiam cinta yang dapat membuat semua manusia buta tuli serta bisu dan kau adalah segalanya buat kami kebahagiaanmu adalah kebahagiaan kami tawamu adalah tawa kami tangismu adalah air mata kami dan cintamu adalah cinta kami dan sang anak pun kembali bertanya apa itu cinta ayah apa itu cinta ibu sang ayah dan ibu pun tersenyum dan mereka pun menjawab kau kau adalah cinta kami sayang khalil gibran kisahku dengarkan kisahku dengarkan tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan padahal aku masih tegar dalam penderitaanku jika kita mencintai cinta kita bukan dari diri kita juga bukan untuk diri kita jika kita bergembira kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita tapi dalam hidup itu sendiri jika kita menderita kesakitan kita tidak terletak pada luka kita tapi dalam hati nurani alam jangan kau anggap bahawa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus cinta adalah tunas pesona jiwa dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat ia takkan tercipta bertahun tahun atau bahkan dari generasi ke generasi wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran yang terbuka namun rahsia ia hanya dapat difahami melalui cinta hanya dapat disentuh dengan kebaikan dan ketika kita mencuba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal wap kahlil gibran syukur bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran c...
Thumbnail images (randomly selected): * Images may be subject to copyright.GREEN status (no comments)

Verified site has: 117 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-35 36-40 41-45 46-50
51-55 56-60 61-65 66-70 71-75 76-80 81-85 86-90 91-95 96-100
101-105 106-110 111-115 116-117


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/1.1 200 OK
Content-Type text/html; charset=UTF-8
Expires Sun, 07 Jun 2026 19:38:14 GMT
Date Sun, 07 Jun 2026 19:38:14 GMT
Cache-Control private, max-age=0
Last-Modified Tue, 17 Sep 2024 00:33:15 GMT
ETag W/ d3c5810656fa75e35909150f2253338f01a4b2fdb9ed5d2854c4b40f2dea481a
Content-Encoding gzip
X-Content-Type-Options nosniff
X-XSS-Protection 1; mode=block
Content-Length 33397
Server GSE
Connection close

Meta Tags

title="KeLoP@k: Puisi Khalil Gibran"
content="width=1100" name="viewport"
content="text/html; charset=UTF-8" http-equiv="Content-Type"
content="blogger" name="generator"
content="htt???/dkelopak.blogspot.com/2009/10/puisi-khalil-gibran.html" property="og:url"
content="Puisi Khalil Gibran" property="og:title"
content="KHALIL GIBRAN Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika kita menangis? ketika kita membayangkan? Ini karena hal terindah di dunia T..." property="og:description"
content="htt????/blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNtwWB3utbFgGWg2NrKHnfqCBW_IeNytYCfNA9vbZjobG3P3JpIgckfy8JQAEL2IMFr4SJYFkpJECnkHSIF7Bm6WWRL4GB1EiqZ38PizP1MXuSdiSrUGHrBO_Bw0kmdYiE0VMO0wnSWTmd/w1200-h630-p-k-no-nu/images788.jpg" property="og:image"
name="google-adsense-platform-account" content="ca-host-pub-1556223355139109"
name="google-adsense-platform-domain" content="blogspot.com"
content="htt????/blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNtwWB3utbFgGWg2NrKHnfqCBW_IeNytYCfNA9vbZjobG3P3JpIgckfy8JQAEL2IMFr4SJYFkpJECnkHSIF7Bm6WWRL4GB1EiqZ38PizP1MXuSdiSrUGHrBO_Bw0kmdYiE0VMO0wnSWTmd/s320/images788.jpg" itemprop="image_url"
content="1079935805099026307" itemprop="blogId"
content="7886635052621031250" itemprop="postId"
content="htt???/dkelopak.blogspot.com/2009/10/puisi-khalil-gibran.html" itemprop="url"

Load Info

page size33397
load time (s)0.539857
redirect count0
speed download61961
server IP 172.217.22.161
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"