Meta tags:
Headings (most frequently used words):
11, situs, sastera, blog, di, penaja, 23, 12, translate, dilayari, sejak, pengikut, untaian, kelop, cermin, idan, rumpun, senarai, saya, catatan, popular, cari, ini, latar2, zahari, hasib, penyair, kreatif, bersahaja, dan, kaya, pengalaman, kasyaf, hyde, park, ada, apa, bawah, pohon, berita, minggu, 21, ogos, 2011,
Text of the page (most frequently used words):
dan (88), yang (80), allahyarham (45), dalam (33), ini (23), kita (23), puisi (23), pada (22), dengan (21), sajak (21), bahasa (21), januari (20), tidak (19), itu (18), kata (16), #penyair (15), lagi (15), atau (15), februari (15), apa (15), orang (15), menjadi (15), mac (14), 2011 (14), tak (13), oleh (12), 2009 (12), aku (12), tahun (12), saya (12), sastera (12), april (12), kepada (12), 2010 (11), seperti (11), serta (10), untuk (9), suara (9), mana (9), mei (9), dari (9), karya (9), tanpa (9), sendiri (9), setelah (9), majalah (9), janji (9), ogos (8), disember (8), ada (8), sama (8), mendapat (8), daripada (8), agama (8), dewan (8), telah (8), akhbar (8), pernah (8), malaysia (8), sebuah (8), negeri (7), air (7), rindu (7), adalah (7), ketika (7), idanradzi (7), lain (7), penulis (7), menulis (7), anak (7), kembali (7), seorang (7), dapat (7), negara (7), tiba (7), blog (6), melayu (6), haji (6), november (6), bagi (6), idan (6), julai (6), september (6), oktober (6), juga (6), kami (6), setiap (6), iaitu (6), bunga (6), hingga (6), penulisan (6), hati (6), bumi (6), selangor (6), bukit (6), mata (5), laut (5), bagai (5), dunia (5), catatan (5), antologi (5), zahari (5), hasib (5), semua (5), sejak (5), label (5), ptg (5), dicatat (5), mereka (5), rumah (5), terus (5), bangsa (5), hari (5), kehidupan (5), sebagai (5), raja (5), persoalan (5), akan (5), universiti (5), hadiah (5), malam (5), pun (5), kapar (5), ibrahim (4), ismail (4), tumpah (4), lahir (4), kota (4), cinta (4), mudah (4), mencari (4), lebih (4), jun (4), bawah (4), bersahaja (4), sang (4), laman (4), hak (4), atas (4), sedang (4), hanya (4), kerana (4), warna (4), kuala (4), angin (4), antara (4), waktu (4), gula (4), kini (4), dua (4), cerpen (4), makna (4), abdul (4), banyak (4), pasir (4), salak (4), kekuatan (4), debu (4), kaca (4), biasa (4), mati (4), tetapi (4), mingguan (4), masyarakat (4), peringkat (4), mendalam (4), membaca (4), perak (4), memenangi (4), harapan (4), bulan (4), masih (4), buat (4), masa (4), langit (4), tuhan (4), maha (4), kau (4), kecil (4), pantun (4), benar (4), tema (3), sultan (3), menemui (3), johor (3), mimpi (3), alias (3), 2008 (3), biografi (3), muhammad (3), salleh (3), hassan (3), hal (3), amat (3), popular (3), lalu (3), dah (3), santai (3), ali (3), nama (3), penawar (3), cacar (3), dulu (3), situs (3), pohon (3), kasyaf (3), hyde (3), park (3), kreatif (3), duka (3), 2012 (3), minta (3), tersebut (3), secara (3), sasterawan (3), jiwa (3), malu (3), pertiwi (3), lumpur (3), pagi (3), bersama (3), perjalanan (3), jejak (3), sini (3), seribu (3), berita (3), minggu (3), rencana (3), kawan (3), sahabat (3), selalu (3), intan (3), utusan (3), beberapa (3), sering (3), sri (3), semangat (3), setia (3), para (3), mohamad (3), menurut (3), menampakkan (3), pengalaman (3), manusia (3), lima (3), tersiar (3), awal (3), perdana (3), pembaca (3), menyampaikan (3), tersurat (3), tersirat (3), berlaku (3), terhadap (3), alam (3), menghayati (3), padang (3), kampung (3), sekadar (3), bidang (3), 1989 (3), pula (3), kumpulan (3), menteri (3), tempat (3), zaman (3), berdiri (3), membawa (3), kembara (3), sejarah (3), menuntut (3), rasa (3), bahagia (3), kalau (3), seberangilah (3), tabunglah (3), tabung (3), tidurmu (3), nikmat (3), jepun (3), wuzhen (3), sebelum (3), seakan (3), daun (3), bertindak (3), bila (3), ramadan (3), takdir (3), kerap (2), menunggang (2), berkuasa (2), tinggi (2), rakyat (2), mengisi (2), apakah (2), darah (2), ruang (2), hamzah (2), fansuri (2), asalnya (2), syair (2), persahabatan (2), taib (2), berkawan (2), ilmu (2), bin (2), agar (2), sepi (2), senyum (2), memori (2), madah (2), zurinah (2), 2007 (2), awan (2), rendra (2), sinar (2), khalil (2), gibran (2), tidur (2), samad (2), said (2), peludah (2), mesra (2), gile (2), blogspot (2), tinta (2), mohd (2), tongkat (2), hitam (2), rawatan (2), kanak (2), rasanya (2), macam (2), tahu (2), boleh (2), nak (2), cermin (2), kaya (2), khas (2), pengeran (2), sesuatu (2), kelop (2), pengarang (2), izin (2), sila (2), empunya (2), mengambil (2), elektronik (2), biarpun (2), termuat (2), mengangkat (2), realiti (2), sulaiman (2), bukan (2), emosi (2), pergi (2), henti (2), keindahan (2), usia (2), bayang (2), sana (2), jalan (2), pandangan (2), liku (2), berlalu (2), menghitung (2), esok (2), dipetik (2), teluk (2), penerbitan (2), tanda (2), kira (2), petang (2), meninggalkan (2), empat (2), drama (2), penuh (2), renungan (2), pengajaran (2), tan (2), sangat (2), galakan (2), segala (2), selama (2), dihargai (2), editor (2), atondra (2), usman (2), awang (2), ahmad (2), abdullah (2), jaafar (2), daud (2), wahid (2), teh (2), teknik (2), tersendiri (2), mantap (2), kejujuran (2), kesungguhan (2), segi (2), ternyata (2), sebaliknya (2), ilham (2), aminudin (2), keluarga (2), menyentuh (2), kekasih (2), durian (2), layang (2), kali (2), membuka (2), pasti (2), halaman (2), mengucapkan (2), tahniah (2), apabila (2), kadang (2), mengetahui (2), mengirimkan (2), warta (2), dihayati (2), kecintaan (2), disebabkan (2), minat (2), jemu (2), selepas (2), bersara (2), walaupun (2), taman (2), 1970 (2), malaya (2), bank (2), pendidikan (2), lce (2), mula (2), 1965 (2), melalui (2), kursus (2), kelayakan (2), tentunya (2), spm (2), stpm (2), sayembara (2), dbp (2), pelbagai (2), remaja (2), kisah (2), terpenting (2), anjuran (2), pelajaran (2), sijil (2), hasrat (2), menyimpan (2), saudara (2), hakikat (2), budaya (2), pemimpin (2), keresahan (2), muda (2), sekali (2), baik (2), jauh (2), seni (2), sebati (2), cita (2), tangan (2), dijadikan (2), jawapan (2), diri (2), demikian (2), berjanji (2), teman (2), puteri (2), semakin (2), jemba (2), tanah (2), runtuh (2), teriti (2), sampai (2), wajah (2), cantik (2), terserlah (2), insan (2), mulia (2), allah (2), syukur (2), meriah (2), luar (2), dada (2), kalbu (2), terasa (2), mengecap (2), melanda (2), utara (2), semasa (2), marah (2), wuduk (2), membunuh (2), hang (2), bengkoka (2), kereta (2), api (2), guni (2), serumpun (2), sebutir (2), budi (2), indah (2), burungkan (2), kenangan (2), selatan (2), andai (2), ingin (2), menatap (2), kemanisan (2), bangi (2), bahari (2), shiga (2), pilihan (2), sungai (2), sebenar (2), pangkor (2), terjadi (2), kelmarin (2), baru (2), leluhur (2), semadi (2), nanti (2), pejuang (2), ijab (2), gmp (2), ppsmi (2), dekad (2), sela (2), menanti (2), lagu (2), suatu (2), abadi (2), wira (2), pintu (2), penjajah (2), tabah (2), kecam (2), maaf (2), jadi (2), besar (2), tun (2), mesti (2), ditepati (2), embun (2), umat (2), hadir (2), dar (2), titik (2), tengku (2), mandak (2), kuasa (2), ragu (2), ringkas, dikuasakan, blogger, latar2, cari, motosikal, seluruh, pelosok, bahru, tunk, tunku, dimasyhur, sesudah, sesia, ranjang, nyedar, sempat, kutip, lewat, poyang, moyang, cangki, katarsis, tempatnya, kapur, kayu, manikam, tiadakan, layu, hutan, denganmu, ialah, akal, biodata, tarikh, hiaskan, hariku, dgn, bicara, cintamu, jiwaku, temani, tiap, saatku, kasihmu, suram, wajahku, jangan, biar, membiru, surat, biru, kelelawar, silau, lampu, lalulintas, menunduk, memandang, sepatuku, kenapa, menutup, menangis, membayangkan, karena, terindah, jeritnya, hening, bay, senarai, abuyon, hijau, koleksi, adid, rumpun, namatempatan, namasaintifik, polyalthiabullata, serat, murut, lang, kong, หลังโก่ง, thailand, cay, binh, vietnam, tong, peluit, meredah, chickenpox, bayi, glemer, dikenali, gelengg, melenggang, bermain, hampas, berceritera, siapakah, klik, ketik, siapa, bertukar, cer, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2013, 2014, 2015, untaian, pengikut, menghimpunkan, ianya, dikutip, maya, memudahkan, peminat, minda, terlarang, diplagiat, dicuri, asal, keizinan, milik, nyatakan, asalkan, dibenarkan, mengeluar, mengulang, terkandung, bentuk, cara, fotokopi, sebagainya, bertulis, dialu, alukan, cipta, terpelihara, hasil, ditulis, dihasilkan, dilayari, translate, langgan, atom, utama, lama, terbaru, politik, politikus, sesama, perempuan, sepanduk, mengurut, urut, kerongkongnya, tercekik, filem, bertengkar, soal, idealisme, berhimpun, mengapung, udara, berhadapan, hantu, mahu, ainunl, muaiyanah, pena, merentap, mengaduh, kala, dijarah, mendedah, akhlakmu, akhlakku, dakwat, bacul, mulut, mengesat, amalan, berkonsistensi, ternoda, bahkan, dinoda, mampu, watannya, mendengus, tegap, melapik, kehormatanmu, disisih, tersisihnya, sedarlah, melangkaui, jenayah, kulit, rupa, hatimu, nuranimu, fitrahmu, fikir, zikirkanlah, wangsa, maju, zahiruddin, zabidi, suasana, dedaun, melontar, menembus, menghembus, serakan, saujana, buana, denyutan, nadi, bertepi, imej, fajar, hambar, musim, terdampar, jatuh, bangun, jasmani, menyusun, melukiskan, refleksi, abstrak, penghujung, kabur, ilusi, menghurai, kecundang, tiada, pulang, berulang, walau, merentas, mencantas, sambil, keliru, london, fudzail, fatihah, kalangan, handai, mengunjunginya, menaiki, bas, harian, pustaka, malah, menghadiahkan, ingatan, tulus, ikhlas, langsung, mengeratkan, hubungan, silaturahim, rahmatullah, jam, akibat, serangan, ahmar, azan, maghrib, sakit, sebelumnya, isteri, cucu, ribuan, mutiara, meminati, ramlee, menghargai, menurutnya, tunjuk, ajar, bimbingan, perhatian, usahanya, antaranya, kamaluddin, omar, niza, wahba, rahim, johan, kemala, talib, samat, adnan, majid, mohammad, kasran, salbiah, ani, seman, hussain, nor, asmah, zakaria, mat, piah, deris, padilah, rozninah, abd, azib, armin, azahari, zaidi, bendahari, karyawan, terlibat, aktiviti, persatuan, termasuk, hos, majlis, gebang, 1994, peran, gaya, bahasanya, dicerna, mencernakan, objek, diolah, dirakamkan, irama, ritma, rima, penempatan, asonansi, aliterasi, konsonan, dilakukan, sewenang, wenangnya, berlandaskan, intelektual, empiris, bersumberkan, inspirasi, zarina, zanariah, rafidah, isterinya, teheran, selain, sajaknya, terlepas, pandang, kebanyakan, anjing, seekor, kaki, gasing, golf, kambing, tukang, kebun, pertalian, terlalu, akrab, terlebih, dahulu, tatap, baca, rakan, begitu, meminta, tiga, keluaran, menduga, rm10, bayaran, malangnya, wang, hilang, sampul, bersetem, digunakan, meresap, penggunaan, diangkat, kejelasan, menjadikan, istimewa, menggunakan, difahami, meliputi, masalah, kepincangan, sosial, ketidakadilan, falsafah, keagamaan, ketuhanan, pemuliharaan, sekitar, begini, ditemui, sehubungan, berpegang, bilakah, agaknya, melihat, menerima, pentingnya, kopi, roti, nasi, lemak, semestinya, hidangan, sewaktu, bersarapan, menghiraukan, daya, usaha, buku, berasa, akhir, hayatnya, giat, menetap, mas, tembak, berkhidmat, pasukan, perubatan, angkatan, tentera, 1973, bertugas, pengawal, kampus, 1974, pegawai, kerani, unit, keselamatan, 1947, seleboh, parit, darul, ridzuan, sekolah, izzudin, shah, ipoh, tamat, 1963, berkat, kegigihan, berjaya, kelasnya, katanya, akui, sememangnya, pembelajaran, formal, mempunyai, kelulusan, mengizinkan, memasuki, pengajian, sains, memasukinya, minimum, 1988, judul, serentak, public, diterbitkan, setakat, bernas, 1992, puisinya, kreativiti, nilai, estetik, memuatkan, kuntum, menyorot, terbuang, pelita, skrip, radio, diminati, sagu, peraduan, lembaga, perpaduan, jabatan, 1978, 1987, penghargaan, esso, gapena, berhasrat, melanjutkan, syarat, kemasukan, sekurang, kurangnya, memiliki, persekolahan, diluahkan, 1995, fail, peribadi, kuat, datuk, nordin, rahman, 1969, pertama, berjudul, berikutnya, 1971, 1972, terkemuka, menyediakan, ruangan, elita, siswa, wanita, jelita, nona, media, hiburan, bacaria, famili, harmoni, mastika, penglibatan, bermula, saat, kesepian, memang, keratan, ditatap, bertolak, itulah, mencuba, barulah, pengolahan, lantaran, harus, permainan, pembinaan, bombastik, sahaja, sewajarnya, menerapkan, pemikiran, positif, direnungkan, slogan, begitulah, merupakan, saluran, teguran, kritikan, sekeliling, bermakna, jernih, memancarkan, memberikan, panduan, adunan, bahan, tatapan, pemerhatian, penelitian, tajam, akhirnya, digarap, mansor, pertanyaan, sekian, majmuk, kerelaan, mengingati, hijrah, alyaa, irdina, tafsiran, culas, cemas, barangkali, mengulangi, balasungkawa, mohamed, rahmat, muhsi, yatim, korban, tragedi, siantan, dahlia, kembang, kitalah, mentaati, burung, tekukur, terbang, lembah, makan, panjatkanlah, dilahirkan, beragama, islam, perbelanjaan, ditaja, debaran, bersarang, teruja, jingga, nampak, ceria, ujian, mengguris, berarak, mega, beriring, iringan, sebelah, kelabu, sakura, menyimpul, senyuman, raya, terpahat, bijaklah, menguruskan, lapang, kegiatan, disempurnakan, bestarilah, merancang, kejayaan, dikecapi, tua, pandailah, memelihara, kesihatan, kebahagiaan, rasulullah, ambillah, syaitan, penghasut, bersedih, bangunlah, solat, mohon, keampunan, mengadu, esak, tangis, keinsafan, pencipta, pengampun, tadahlah, sujudlah, berterima, kasih, pemberi, bangkitnya, tuah, pahlawan, melaka, berdirinya, jebat, penderhaka, generasi, meningkah, adil, bertakhta, zalim, disanggah, kuraut, batin, hadapanmu, tampak, mengulum, dahaga, bersita, hujan, merengek, haus, susu, ibunya, meluncur, bersiul, memburu, hadapan, haruman, sejahtera, sebiji, buah, berduri, enak, anugerah, melambangkan, membenihkan, seikat, membuahkan, ranum, ibunda, berapakah, harganya, gugur, meja, berkurun, dituturkan, pekerti, murni, kemegahan, tersohor, bijaksana, lingua, franka, sedunia, garamnya, maut, rohnya, tanahnya, sunyi, mendakapku, memujukku, hitamnya, diriku, bukankah, segalanya, menuju, ribut, datang, membadai, singgahlah, timur, padi, menguning, bertanyalah, pipit, kelihatan, menatapnya, lazat, menyerah, pasrah, keabadian, dapatkan, pasaran, sekarang, ukm, ami, masra, iman, belud, norawi, hadi, yusoff, ghafar, kekasihku, betapa, indahnya, dia, suhaimi, bandar, kinrara, ashikin, nasib, bahasaku, terengganu, hilmi, wadiassofi, syahrul, kinabalu, arena, belia, kapayan, raymond, majumah, jair, sulaibengkoka, sabah, alor, setar, zakiah, dilema, ktm, tanjung, pagar, singapura, noraini, rashid, kesilapan, gurindam, kesedaran, kasayama, kenang, ketetapan, nya, perintah, mahaya, yassin, ujana, klasik, china, membebat, raut, 7000, menanggung, sejajar, tebing, pembentung, memerhati, susunan, batu, pejal, gunung, agung, galaksikah, kegelapan, mendorong, namamu, terukir, gerbang, berkolek, terapung, tandang, mendatangi, lorong, kolong, seketika, menghela, pegun, hujung, menung, bertandang, sebentar, festival, antarabangsa, yakini, saja, singgahi, beting, beras, basah, menimba, tasik, paujanggi, waris, bernasab, punya, izinkan, sekalian, upaya, memadamkan, kebakaran, ayahanda, jujur, dibuktikan, kabul, didahulukan, ditunaikan, dikotakan, penangguhan, dimansuhkan, diberi, menjengah, pasang, surutnya, kebarangkalian, menimbus, kambus, simpati, tragis, lafaz, nasyid, puji, pujian, suci, sekudus, melagukan, alunan, zikir, merdu, bersahut, sahutan, rawan, sendu, diliputi, sabtu, demikianlah, ketentuan, syuhada, berangkat, pusara, kiara, hakiki, ceritera, dukaku, meruntun, sempurnanya, nov, 1875, bukti, berani, menentang, mengalah, bangkit, residen, dibunuh, diinjak, jww, birch, ratu, tersentak, pantas, libas, puntung, rejaman, lembing, pandak, indut, tepat, terpacak, lembaran, terselak, demi, duduk, dalarn, kabinet, sedih, parti, rugi, sukumaran, rela, tegar, berhemah, sabar, tajalli, adi, berjiwa, dihunjam, sindir, syabas, ucap, mahathir, tergempar, kalung, selipar, hidup, berbakti, setinggi, naungan, seseri, sinaran, mentari, sesuci, baiah, tersipu, dibalik, kelir, tega, cair, isyarat, diutus, sejumlah, merdeka, terbuka, sepotong, syurga, muka, berjuang, rupawan, bestari, riwayat, pertiwinya, depanilah, anasir, menghunus, sangsi, menyatu, wujud, menemani, sukma, sanubari, keberanian, sisi, uri, tembunimu, kesetiaan, tertunai, titip, kelahiran, subang, cubit, paha, kiri, kanan, turut, sebenarnya, jiran, tetangga, maraknya, padamkah, ganyang, mengambus, konfrantasi, jakarta, bergegar, bumimu, selingkar, barat, sumatera, skala, ritcher, iktibar, kubur, masjid, perlu, mendusi, mansuh, belum, mendesak, sistem, dwi, munafi, pibg, berdemonstrasi, diulang, lidah, menabur, munafik, sia, sianya, akta, 152, iii, pelancaran, bbk, kurik, kundi, merah, saga, terciptalah, tertunailah, saksi, diksi, kesaksian, kebangsaaan, ambang, 1432h, puncak, adam, lanka, satu, sesungguhnya, munajat, syahdu, bergantungan, mendakap, rinduku, benarnya, kebenaran, kesucian, bersandar, tenat, terjerat, dibakar, nanar, retak, khusyuk, tawar, kealiman, pudar, tawaduk, rencam, kejantanan, terpalit, noda, mimbar, pengabsahan, singgah, membasuh, keaiban, vatican, city1, negeriku, terang, gelita, daksina, ghaffar, siti, zainon, maka, dinikahlah, daing, chelak, dipindah, bergelar, jalil, takhta, bendahara, habib, inilah, titih, riau, lingga, bugis, baha, zain, dosa, hamlet, dendam, konspirasi, pembunuhan, sumbang, mahram, arak, rosak, denmark, penaja, himpunan,
Text of the page (random words):
punya leluhur kita ini keberanian berdiri di sisi diri sendiri menyatu wujud menemani sukma sanubari depanilah anasir yang menghunus sangsi bagai riwayat pertiwinya seorang puteri yang berjuang dengan rupawan lagi bestari negeri menjadi sepotong syurga di muka bumi 13 disember 2009 ramadan merdeka rumah kita terbuka tafsiran culas dan kita semakin cemas i setelah sejumlah umat pada hadir isyarat alam pun diutus takdir dan bulan seakan tega menjadi cair ramadan baiah kita tersipu dibalik kelir segala janji telah menjadi mimpi tidak lagi sesuci embun pagi tidak lagi seseri sinaran mentari tidak lagi setinggi langit naungan bumi tidak lagi setiap janji mesti ditepati tidak lagi setia hidup mesti berbakti bukit kapar selangor 7 oktober 2010 tergempar kalung selipar demikian telah tersurat yang tersirat i syabas ucap buat tun dr mahathir telah tabah dihunjam kecam dan sindir tajalli adi negara itu berjiwa besar tegar benar berhemah dan sabar rela tiba tiba saya jadi popular m sukumaran minta maaf tak apa tak minta maaf pun tak apa bagi saya tak rugi apa apa yang sedih bila orang parti saya orang yang duduk dalarn kabinet saya sendiri kecam saya bukit kapar selangor 20 september 2009 pasir salak kita bertindak demi hak barangkali jemba mengulangi sejarah bangsa i jemba lembaran sejarah kembali terselak suara darah penjajah tumpah di pasir salak rejaman lembing pandak indut tepat terpacak pantas libas si puntung membunuh jejak jww birch mati sang ratu tersentak residen dibunuh anak negeri yang diinjak para pejuang bangsa bangkit di bumi perak menentang penjajah tabah mengalah tidak 2 nov 1875 bukti melayu berani bertindak pasir salak perak 1 januari 2009 setia sempurnanya seorang wira balasungkawa buat tan sri mohamed rahmat i daun waktu 2010 membuka pintu hari dengan ceritera dukaku meruntun hati seorang wira telah berlalu pergi kembali ke negeri abadi menemui hakiki ya muhsi pusara abadi bukit kiara 1 januari 2010 sahabat syuhada itu pun berangkat buat 16 orang anak yatim korban tanah runtuh i hari itu demikianlah suatu ketentuan petang sabtu 21 mei 2011 alam tiba tiba menjadi rawan dan langit kehidupan kita sendu diliputi awan alunan zikir yang merdu bersahut sahutan dengan suara suci sekudus itu melagukan lafaz lagu lagu nasyid dan puji pujian kumpulan sahabat kami ah tragis tiba tiba mati tanah runtuh itu berlaku benar terjadi menimbus kambus seakan tidak ada lagi simpati bukit kapar selangor 22 mei 2011 kebarangkalian menanti janji itu menjadi i setelah dua dekad sela sela keresahan menjengah pasang surutnya laut harapan janji diberi ppsmi akan dimansuhkan yang gmp tahu sekadar penangguhan sebelum kata dikotakan sebelum janji ditunaikan sebelum rakyat didahulukan dengan ijab dan kabul yang dibuktikan kg bukit kapar selangor 15 februari 2011 hari pejuang bahasa pangkor ternyata mereka tidak jujur hati hati tragedi teriti itu sampai kini i andai nanti air mata ayahanda atas nama sasterawan tidak lagi upaya memadamkan kebakaran izinkan sekalian kami ini waris bernasab yang punya pertiwi menimba air semangat tasik paujanggi di beting beras basah tempat leluhur semadi yang kelmarin baru saja kami singgahi benar seperti yang kami yakini teriti itu tidak pernah terjadi di sini festival puisi antarabangsa pangkor 1 januari 2011 bertandang sebentar wuzhen jawapan sebenar setelah mencari wajah di bumi sendiri i seketika menghela pegun di hujung menung waktu tandang mendatangi lorong dan kolong berkolek di sungai kecil yang terapung wuzhen namamu terukir di gerbang sebuah kampung galaksikah atau kegelapan yang mendorong hingga kini kampung kecil ini menjadi agung memerhati susunan batu pejal dan gunung sejajar di tebing sungai bagai pembentung membebat raut rindu 7000 tahun menanggung wuzhen china ujana klasik pilihan mahaya mohd yassin pantun insan mulia bunga siantan bunga dahlia masa kembang cantik terserlah kitalah insan yang mulia setiap masa mentaati allah shiga jepun 16 mei 2010 pantun menurut perintah burung tekukur terbang ke lembah mencari makan hingga ke malam panjatkanlah syukur kepada allah kita dilahirkan beragama islam menuntut di luar negara meriah menuntut di luar negara perbelanjaan sendiri atau ditaja dengan debaran bersarang di dada jauh di kalbu rasa teruja shiga jepun 24 april 2010 pantun ketetapan nya warna jingga nampak ceria dalam dada terasa sebati sedang kita mengecap bahagia ujian melanda mengguris hati rumah rindu 11 september 2011 pantun kenang kenangan berarak mega beriring iringan sebelah utara langit kelabu meriah sakura menyimpul senyuman bunga raya terpahat di kalbu kasayama jepun 14 april 2010 gurindam kesedaran bijaklah menguruskan masa lapang pelbagai kegiatan dapat disempurnakan bestarilah merancang semasa muda kejayaan dikecapi hingga ke tua pandailah memelihara kesihatan kehidupan kita dalam kebahagiaan puisi bulan ini kesilapan lalu kalau kita marah rasulullah kata ambillah wuduk kerana wuduk itu membunuh syaitan penghasut kalau kita bersedih bangunlah solat malam mohon keampunan dan mengadu esak tangis tumpah air mata keinsafan kepada tuhan maha pencipta lagi maha pengampun kalau kita bahagia tadahlah tangan sujudlah syukur tanda kita berterima kasih kepada tuhan maha pemberi lagi mengetahui noraini rashid ktm tanjung pagar singapura dilema orang melayu bangkitnya hang tuah pahlawan melaka berdirinya hang jebat penderhaka generasi dalam suara suara meningkah angin raja yang adil bertakhta raja zalim pasti disanggah zakiah bahari alor setar bengkoka kuraut mata batin di hadapanmu bengkoka tampak kau masih mengulum duka dahaga akan bersita hujan bahagia bagai si kecil tak henti merengek haus akan susu ibunya jair sulaibengkoka sabah 3 januari 2011 kereta api malam kereta api malam membawa harapan meluncur membawa guni guni kesungguhan angin bagai bersiul memburu masa hadapan raymond majumah arena belia kapayan kota kinabalu 27 29 mei 2011 durian di bawah para terserlah haruman sejahtera sebiji buah berduri rasanya enak sekali anugerah tuhan dihargai ahmad syahrul wahid 15 disember 2010 serumpun bahasa serumpun bahasa melambangkan budaya membenihkan ilmu seikat kata membuahkan ranum bahasa ibunda wadiassofi jaafar sebutir gula berapakah harganya sebutir gula yang gugur di atas meja hilmi rindu kuala terengganu 26 november 2010 nasib bahasaku sejak berkurun ia dituturkan dengan pekerti murni mengangkat hati budi kemegahan sebuah bangsa tersohor lagi bijaksana menjadi lingua franka sedunia m ashikin bandar kinrara januari 2009 berdiri seberangilah laut tabunglah garamnya tabung seberangilah maut tabunglah rohnya tabung seberangilah bumi tabunglah tanahnya tabung suhaimi haji muhammad 2009 kekasihku betapa indahnya dia malam ini pun kembali sunyi mendakapku lalu memujukku dengan kata kata indah biarpun kehidupan sama hitamnya dengan diriku bukankah segalanya a ghafar bahari aku yang kau burungkan aku yang kau burungkan meninggalkan utara kenangan menuju halaman selatan andai ribut datang membadai singgahlah aku di timur di sana padi sedang menguning bertanyalah aku kepada pipit abdul hadi yusoff mei 2011 aku ingin menatap tidurmu aku ingin menatap tidurmu kerana kau kelihatan cantik ketika tidur tentunya tidurmu selalu nikmat aku tak jemu menatapnya norawi haji kata taman nikmat kota belud 19 julai 2011 kemanisan iman mengecap nikmat mencari lazat pada rasa kemanisan cinta kepada tuhan menyerah pasrah keabadian ami masra ukm bangi selangor puisi ini dipetik daripada dewan sastera oktober 2011 sila dapatkan di pasaran sekarang dicatat oleh idan di 10 25 00 ptg label kumpulan puisi zahari hasib penyair kreatif bersahaja dan kaya pengalaman oleh aminudin mansor keindahan bahasa di tangan penyair adalah kata kata yang penuh bermakna walaupun kata kata biasa ia masih membawa makna secara tersurat dan tersirat kata kata yang jernih dari jiwa memancarkan seribu makna memberikan panduan dan pengajaran kepada manusia adunan pengalaman dijadikan bahan penulisan untuk tatapan pembaca melalui pemerhatian dan penelitian yang tajam sebuah karya seperti puisi akhirnya dapat digarap seperti slogan seni untuk masyarakat begitulah seni itu sebati dengan hasrat dan cita cita penyair allahyarham zahari hasib menurut allahyarham sajak merupakan sebuah saluran terpenting bagi menyampaikan teguran pandangan dan kritikan terhadap apa apa juga yang berlaku di sekeliling kita lantaran itu bagi allahyarham sajak tidak sekadar harus berdiri sebagai sebuah permainan bahasa atau pembinaan kata kata bombastik sahaja tetapi lebih jauh daripada itu sajak sewajarnya dapat menerapkan pemikiran positif yang boleh direnungkan secara lebih hakikat dan mendalam penglibatan allahyarham dalam penulisan sajak bermula pada tahun 1965 iaitu pada saat keresahan serta kesepian seorang anak muda pada peringkat awal allahyarham memang banyak sekali membaca menghayati serta menyimpan keratan karya orang lain untuk ditatap serta dihayati bertolak daripada minat yang mendalam itulah allahyarham mencuba pula menulis sendiri bagi allahyarham selepas membaca serta menghayati orang lain barulah allahyarham mendapat kekuatan bahasa dan teknik pengolahan yang baik pada peringkat awal allahyarham hanya menyimpan sajak sendiri dalam sebuah fail peribadi allahyarham mendapat galakan yang kuat daripada saudara atondra datuk nordin haji abdul rahman yang menjadi pengarang majalah pemimpin pada bulan mei 1969 sajak pertama allahyarham berjudul hakikat tersiar dalam majalah pemimpin pada tahun berikutnya iaitu pada tahun 1970 1971 dan 1972 nama allahyarham mula mendapat tempat di akhbar terkemuka seperti berita minggu mingguan malaysia utusan zaman dan majalah popular seperti dewan masyarakat dewan sastera dan mastika sajak allahyarham juga mendapat tempat di p elita bahasa dewan siswa dewan bahasa dewan budaya wanita jelita sinar zaman nona media hiburan mingguan warta perdana kisah cinta bacaria mingguan famili keluarga harmoni dan majalah serta akhbar yang ada menyediakan ruangan sajak allahyarham pernah berhasrat untuk melanjutkan pelajaran dalam bidang penulisan tetapi disebabkan syarat kemasukan ke universiti sekurang kurangnya memiliki sijil pelajaran malaysia spm atau sijil tinggi persekolahan malaysia stpm hasrat ini pernah diluahkan dalam antara saya dan dalam antologi debu di kaca dbp 1995 allahyarham menulis cerpen rencana dan skrip drama radio tetapi sajak adalah penulisan yang terpenting dan diminati allahyarham pernah memenangi hadiah sagu hati dalam peraduan menulis cerpen anjuran lembaga perpaduan negara jabatan perdana menteri pada tahun 1978 pada april 1987 allahyarham memenangi hadiah penghargaan dalam sayembara remaja anjuran esso gapena pada november 1988 allahyarham memenangi hadiah sastera malaysia bidang puisi dengan judul pelita pada mac 1989 pula allahyarham memenangi dua hadiah serentak dalam sayembara hadiah sastera utusan melayu public bank bidang puisi dan cerpen empat antologi sajak allahyarham telah diterbitkan setakat ini iaitu bunga bunga terbuang 1989 menyorot kisah dan ilham penerbitan bernas 1989 dan kuntum harapan kumpulan puisi remaja dbp 1992 debu di kaca adalah antologi puisinya yang menampakkan kekuatan dari segi kreativiti dan nilai estetik memuatkan 83 sajak yang menyentuh pelbagai tema dan persoalan seperti katanya saya akui sememangnya saya tidak mendapat pendidikan atau pembelajaran formal sama ada melalui kursus penulisan di universiti saya hanya sekadar mempunyai kelulusan lce kelayakan tersebut tentunya tidak mengizinkan saya untuk memasuki mana mana kursus atau pengajian penulisan di universiti malaya atau universiti sains malaysia yang kelayakan memasukinya minimum spm atau stpm penyair zahari hasib lahir pada 15 jun 1947 di kampung seleboh parit perak darul ridzuan mendapat pendidikan di sekolah izzudin shah ipoh hingga tamat lce pada tahun 1963 mula menulis sejak tahun 1965 berkat semangat dan kegigihan allahyarham berjaya sebagai penyair dalam kelasnya yang tersendiri tanpa menghiraukan semua itu disebabkan minat yang mendalam bersama sama kekuatan dan daya usaha allahyarham sendiri iaitu dengan banyak membaca majalah akhbar dan buku serta selalu menghayati karya orang lain allahyarham terus menulis tanpa berasa jemu hingga ke akhir hayatnya selepas bersara allahyarham terus giat menulis walaupun menetap di taman intan mas jalan padang tembak teluk intan perak allahyarham pernah berkhidmat dengan pasukan perubatan angkatan tentera malaysia selama lima tahun pada tahun 1970 hingga 1973 bertugas sebagai pengawal kampus universiti malaya pada tahun 1974 menjadi pegawai kerani di unit keselamatan bank negara kuala lumpur dan bersara kecintaan allahyarham terhadap sastera sangat mendalam sehubungan itu allahyarham sering berpegang kepada kata kata sasterawan negara usman awang bilakah agaknya kita akan dapat melihat setiap orang di malaysia ini akan menerima dan membaca puisi itu sama seperti pentingnya seperti kopi teh roti atau nasi lemak yang semestinya menjadi hidangan sewaktu bersarapan sajak allahyarham istimewa kerana menggunakan bahasa yang mudah difahami dan dapat menyampaikan apa apa yang tersurat dan tersirat meliputi persoalan kehidupan manusia masalah kepincangan sosial ketidakadilan yang berlaku dalam masyarakat falsafah keagamaan ketuhanan dan kecintaan terhadap pemuliharaan alam sekitar persoalan begini kerap ditemui dalam sajak allahyarham bahasa yang digunakan adalah bahasa yang mesra dan mudah meresap ke jiwa pembaca penggunaan bahasa yang kreatif dan bersahaja dapat menyampaikan persoalan biasa yang diangkat untuk renungan masyarakat kejujuran dan kejelasan makna menjadikan sajak allahyarham dapat dihayati oleh semua peringkat pembaca pertalian allahyarham dengan sajak terlalu akrab setiap kali membuka majalah dan akhbar pasti halaman puisi yang terlebih dahulu allahyarham tatap dan baca allahyarham sering mengucapkan tahniah kepada rakan penulis apabila sajak mereka tersiar dalam mana mana akhbar dan majalah kadang kadang allahyarham mengetahui lebih awal daripada penulis begitu juga sebaliknya penulis mengucapkan tahniah apabila sajak allahyarham tersiar dalam mana mana akhbar dan majalah pernah allahyarham tidak mendapat beberapa akhbar mingguan warta perdana dan allahyarham meminta editor mengirimkan tiga keluaran tanpa menduga allahyarham mengirimkan rm10 sebagai bayaran tetapi malangnya wang tersebut telah hilang dalam sampul yang bersetem biasa ilham daripada sajak allahyarham banyak bersumberkan inspirasi anak allahyarham iaitu zarina zanariah aminudin dan rafidah serta isterinya teheran abdullah selain itu tema dan persoalan keluarga dalam sajaknya juga menyentuh hal hal biasa yang terlepas pandang oleh kebanyakan orang seperti seorang anjing seekor manusia esok saya mati kaki lima senyum kekasih sajak di rumah orang mati durian gasing layang layang dan golf orang dan kambing dan bunga dan tukang kebun semua ini termuat dalam antologi debu di kaca allahyarham pernah menjadi bendahari karyawan pk serta terlibat dalam banyak aktiviti persatuan termasuk menjadi hos majlis g...
|