Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2008, minyak, rabu, september, minggu, 27, februari, kawan, yang, inkrules, kamis, 23, oktober, 10, selasa, 09, 04, mei, april, jumat, 15, welcome, ink, arsip, blog, mengenai, saya, your, guardian, angel, by, the, red, jumpsuit, apparatus, hikmah, do, have, to, love, or, hate, deadline, mentah, tanah, jelantah, nasibmu, antah, berantah, jejak, langkah, kau, tinggal, sebuah, pulau, terlupakan, quo, vadis, ekonomi, tahun,
Text of the page (most frequently used words):
yang (131), dan (77), ini (42), tidak (40), kita (33), dari (33), dengan (30), harga (27), untuk (26), bisa (26), dalam (25), you (24), saya (23), karena (22), akan (21), pemerintah (19), itu (19), 2008 (18), perekonomian (18), sudah (17), juga (16), masyarakat (16), indonesia (15), masih (15), lebih (15), pada (15), namun (15), hidup (14), sangat (14), orang (14), ada (14), oleh (14), tahun (14), bbm (14), lagi (13), menjadi (13), banyak (13), minyak (13), sebuah (12), kenaikan (12), kedelai (12), sektor (12), rumah (12), bangsa (12), kepada (12), adalah (12), negara (11), tentu (11), masalah (11), subsidi (11), jejak (10), ink (10), bahwa (10), ekonomi (10), hal (10), kebijakan (10), the (9), semua (9), seperti (9), semakin (9), kredit (9), sehingga (9), terhadap (9), mentawai (9), for (9), belum (8), lain (8), cukup (8), rekam (8), 2007 (8), global (8), resesi (8), pasar (8), memberi (8), bagi (8), hanya (8), all (8), and (8), tapi (7), sebagai (7), komentar (7), diposting (7), perjalanan (7), mungkin (7), agustus (7), through (7), pun (6), jangan (6), minggu (6), tersebut (6), beberapa (6), subprime (6), atau (6), meningkatkan (6), besar (6), satu (6), selama (6), keuangan (6), mampu (6), ancaman (6), pulau (6), daerah (6), ditawarkan (6), anak (6), saat (6), saja (6), hari (6), secara (6), pidato (6), soal (6), men (6), mengerjakan (6), let (6), fall (6), perhatian (5), fiskal (5), meningkat (5), utama (5), mengakibatkan (5), saham (5), finansial (5), angka (5), sebenarnya (5), memang (5), riil (5), baik (5), dapat (5), terus (5), dikatakan (5), jauh (5), pantai (5), kata (5), baru (5), mulai (5), umum (5), infrastruktur (5), jalan (5), sendiri (5), sebelum (5), bawah (5), kecil (5), aku (5), tangga (5), there (5), will (5), mahasiswa (4), menikmati (4), buat (4), jadi (4), kehidupan (4), please (4), mei (4), september (4), can (4), mau (4), dua (4), kendala (4), otoritas (4), sinyalemen (4), merupakan (4), tahu (4), berbagai (4), yaitu (4), sepanjang (4), sejak (4), lalu (4), merasakan (4), sekali (4), money (4), membuat (4), konsumsi (4), maupun (4), pemberian (4), debitur (4), transportasi (4), sampai (4), mereka (4), bahkan (4), pantas (4), wisata (4), jam (4), bukan (4), sedikit (4), adanya (4), pendapatan (4), harus (4), apa (4), mengajarkan (4), lukisan (4), bekerja (4), efeknya (4), kalau (4), tanah (4), pajak (4), terakhir (4), laporan (4), menit (4), never (4), stand (4), with (4), forever (4), even (4), saving (4), sends (4), heaven (4), okay (4), are (4), lihat (3), gue (3), status (3), kenyataan (3), cuma (3), februari (3), april (3), your (3), asal (3), lama (3), kurang (3), moneter (3), bahan (3), fenomena (3), mayoritas (3), indeks (3), ihsg (3), bursa (3), pekerjaan (3), diselesaikan (3), mencapai (3), kemarin (3), amerika (3), serikat (3), dipicu (3), mengalami (3), balon (3), kondisi (3), aliran (3), hot (3), dunia (3), nilai (3), serta (3), cepat (3), investor (3), kembali (3), pembiayaan (3), roda (3), memenuhi (3), dilakukan (3), murah (3), alat (3), takut (3), keluar (3), telah (3), kemampuan (3), para (3), ketahanan (3), produksi (3), ton (3), kebanyakan (3), tanpa (3), semoga (3), nasional (3), terlalu (3), barat (3), sumatera (3), suasana (3), segala (3), dimana (3), fasilitas (3), makanan (3), kemajuan (3), ditempuh (3), tersedia (3), perlu (3), ombak (3), begitu (3), agaknya (3), memandang (3), mata (3), rakyat (3), setiap (3), beliau (3), jagalah (3), waktu (3), kemerdekaan (3), masa (3), semuanya (3), kan (3), wat (3), daripada (3), sukamiskin (3), sekarang (3), mesti (3), belajar (3), tak (3), hukuman (3), suara (3), bunga (3), benar (3), tentang (3), berantah (3), mana (3), padahal (3), jangka (3), mengurangi (3), kreatif (3), skripsi (3), tugas (3), semester (3), deadline (3), love (3), barang (3), grey (3), seorang (2), ternyata (2), dinilai (2), makanya (2), beban (2), tua (2), rasanya (2), mengenai (2), januari (2), guardian (2), angel (2), red (2), jumpsuit (2), apparatus (2), oktober (2), see (2), mari (2), boleh (2), kawan (2), postingan (2), awal (2), menyikapi (2), kasus (2), tempe (2), melangitnya (2), lauk (2), pauk (2), kelas (2), merosotnya (2), lantai (2), muncul (2), makro (2), menyisakan (2), mengingat (2), serupa (2), dampak (2), lesunya (2), sejarah (2), mortgage (2), dampaknya (2), berlangsung (2), dikhawatirkan (2), mitra (2), internasional (2), tentunya (2), untung (2), modal (2), spekulatif (2), peningkatan (2), komoditas (2), khususnya (2), tadi (2), negeri (2), kemudian (2), makroekonomi (2), lending (2), misalnya (2), meningkatnya (2), pembelian (2), kriteria (2), lenders (2), perusahaan (2), mencatatkan (2), kota (2), buruk (2), jika (2), non (2), bermain (2), salah (2), faktor (2), fundamental (2), ditopang (2), kegagalan (2), perkembangan (2), lembaga (2), proses (2), intermediasi (2), uang (2), dinikmati (2), luas (2), pangan (2), cenderung (2), impor (2), memproteksi (2), kesempatan (2), importir (2), alih (2), memikirkan (2), cara (2), nantinya (2), tepat (2), menjaga (2), memperbaiki (2), menghantui (2), kepulauan (2), ujung (2), menawarkan (2), kenaturalan (2), destinasi (2), terdapat (2), pedagang (2), rasa (2), khas (2), pembangunan (2), pariwisata (2), bencana (2), gempa (2), mengancam (2), sering (2), tengah (2), laut (2), anda (2), sedang (2), dimulai (2), sarana (2), kabupaten (2), tuapejat (2), sementara (2), mendukung (2), pelayanan (2), walaupun (2), pendidikan (2), sekolah (2), kesehatan (2), sakit (2), berupa (2), pelabuhan (2), udara (2), agak (2), resort (2), dikunjungi (2), tetap (2), nama (2), disamping (2), selain (2), sebelah (2), berharap (2), atensi (2), sebaiknya (2), ketertinggalannya (2), perbedaan (2), rabu (2), sikap (2), siapa (2), memiliki (2), terasa (2), agar (2), ketinggalan (2), tiada (2), konsumerisme (2), televisi (2), pernah (2), bersatu (2), gunung (2), 1956 (2), berani (2), bertindak (2), revolusioner (2), ragu (2), menginjak (2), malah (2), tetapi (2), suatu (2), bung (2), karno (2), niet (2), onderwijzen (2), 1964 (2), kurungan (2), malam (2), manusia (2), melupakan (2), binatang (2), ternak (2), menurut (2), hatiku (2), tinggal (2), isi (2), bagaimana (2), generasi (2), hilang (2), kau (2), antah (2), menderita (2), akibat (2), menaikkan (2), lainnya (2), naik (2), suku (2), melakukan (2), sasaran (2), disubsidi (2), ketergantungan (2), atas (2), isn (2), panjang (2), kebutuhan (2), mendorong (2), bentuk (2), dihajar (2), krisis (2), penurunan (2), ketimpangan (2), mendapatkan (2), masing (2), punya (2), merugikan (2), biasa (2), sepertinya (2), solusi (2), error (2), revisi (2), bilang (2), ketika (2), tekanan (2), entah (2), otot (2), otak (2), iin (2), setelah (2), ngopi (2), save (2), best (2), last (2), have (2), sampah (2), hikmah (2), that (2), know (2), one (2), into (2), grow (2), cause (2), don (2), away (2), here (2), stay (2), whoa (2), inkrules (2), skip (2), profil, lengkapku, putra, belom, bosan, menyandang, embel2, idealisme, terkungkung, bicara, apalagi, bekal, bertarung, rimba, belantara, help, god, wanna, graduated, november, desember, arsip, blog, berbagi, pemikiran, silakan, dikomentari, mengkritik, ngajak, kelahi, aja, hehehehehe, piss, bro, welcome, life, city, ekonombeling, langganan, atom, beranda, dinamika, memperlihatkan, gejala, menggembirakan, setidaknya, belakangan, terlihat, jelas, menghadang, membutuhkan, khusus, diantaranya, nyaris, seratus, persen, baku, sumber, protein, santapan, sosial, kedua, gabungan, efek, bei, kinerja, impresif, urgent, menghadapi, hampir, listing, titik, terendah, tanggal, distimulus, hancur, leburnya, dow, jones, pengamat, indikasi, munculnya, diramal, terparah, pertengahan, menggeroti, bisnis, china, jepang, uni, eropa, volume, perdagangannya, sebesar, imbasnya, interaksi, intens, ditambah, pula, sifat, terbuka, mempercepat, penyebaran, virus, penyakit, ditularkan, ekonom, rizal, ramli, econit, menyatakan, potensial, financial, bubbles, menggelembung, riskan, kempes, pecah, memperparah, menggiurkan, deras, ekspor, tambang, aset, merta, dana, investasi, ditarik, merontokkan, disikapi, menjual, portofolionya, merah, rapornya, tukar, rupiah, merosot, geliat, hebat, kontribusi, membengkaknya, kendaraan, bermotor, empat, sama, sejenis, biang, kerok, runtuhnya, maju, kelayakan, kebalikan, profilnya, prime, praktek, penjualan, menakjubkan, sukses, kemacetan, berdampak, nanti, memburuk, performing, loans, npl, bank, turut, kerugian, penyebab, meletusnya, bukanlah, retorika, belaka, terjadi, bertransmisi, imbas, menakutkan, sejauh, berpindah, capital, outflow, rentan, pembayaran, nyata, signifikan, ditransmisikan, semestinya, dijalankan, berjalan, arus, perputaran, diinjeksikan, regulator, denyut, nadi, dilihat, meresahkan, sebagaimana, berlipat, ganda, duet, bergizi, tinggi, melihat, menurun, 1517, 1997, 748, 2006, turun, 420, permintaan, mahalnya, daging, dilakukanlah, didatangkan, petani, kedelainya, mengalokasikan, pertanian, termasuk, kedalamnya, strategi, memanfaatkan, didalam, visi, depan, membuka, seluasnya, lokal, produsen, gencarnya, menetapkan, pemegang, memformulasikan, stabilitas, sistem, ketiga, sepuluh, bulan, quo, vadis, jumat, pesisir, perkotaan, kerusakan, digelari, tertinggal, berbenah, menuju, kesejahteraan, keprimitifan, dimasukkan, agenda, biaya, akomodasi, dibanding, lombok, bali, keunggulan, kompetitif, dikedepankan, perkampungan, nyaman, mendasar, urusan, khawatir, kalah, makan, padang, kuliner, minang, menyebar, gulai, kepala, kakap, sungguh, mengundang, selera, pertimbangan, diajukan, hambatan, alam, tsunami, henti, goyangan, badai, kapal, menggunakan, speedboat, menyukai, tantangan, deskripsi, paparkan, disini, ketersediaan, vital, jelek, ibukota, perkantoran, dibilang, bagus, digunakan, terlaksananya, pemerintahan, optimal, tertata, mencukupi, memberikan, layak, usia, lengkap, tersedianya, pejat, puskesmas, sejumlah, kecamatan, kelengkapan, diragukan, kelengkapannya, terdiri, gugus, transportasinya, bandar, rokot, sipora, proyek, pembenahan, penerbangan, terhambat, unggulan, pinggiran, bersih, menantang, peselancar, menarik, wisatawan, mancanegara, simakakang, jaraknya, keindahan, damai, disebut, sekitar, teropong, gulungan, ombaknya, menyerupai, teleskop, menyimpan, provinsi, republik, tahap, inilah, paling, dibutuhkan, sana, jujur, diluar, dulu, daratan, rendah, berkaitan, agama, dianut, penduduk, jadikan, penghambat, pemasaran, terlupakan, muak, perduli, konsep, apatis, tenggang, saling, terhapus, kamus, sehari, egois, kental, dituntut, berpacu, kencangnya, laju, hasrat, mengkonsumsi, sibuk, berlomba, lomba, mengejar, kemapanan, dihasilkan, sebatas, tambah, klebengan, janganlah, semangat, dititipkan, lenyap, gelombang, hantaman, merusak, berujar, kutitipkan, padamu, 1965, setia, hukum, tekad, baja, memindahkan, semeru, kinibalu, sekalipun, mandek, setengah, mengenal, journey, end, fighting, nation, segenap, jiwa, ragaku, berseru, bangsaku, terlepas, persatuan, kesatuan, keutuhan, sekalian, makhluk, allah, datang, seolah, olah, buta, 1948, menyudahi, membangun, memecahkan, 1949, sinar, purnama, pancaroba, tetaplah, bersemangat, elang, rajawali, pancasila, dasar, memerlukan, buruh, tani, pegawai, nelayan, lainya, melainkan, lantas, beri, marhaen, penyambung, lidah, seringkali, badanku, lemas, nafasku, berhenti, apabila, jelata, melahirkanku, bendera, revolusi, 514, wil, weet, alleen, penggemar, seni, rupa, patung, suka, samudera, gelombangnya, memukul, mukul, menggebu, gebu, sawah, adem, ayem, tentrem, kadyo, siniram, wayu, sewindu, lawase, 1931, saudaraku, menulis, tangkapan, berkirim, sesudah, masuk, hamper, bawa, tahanan, diambil, keras, badan, letih, hasilnya, menyembah, larangan, suruhan, kemanusiaannya, seekor, nietzche, ialah, dijadikan, mempunyai, kemauan, demikian, bukankah, sir, oliver, lodge, bahasa, jawa, jer, basuki, mawa, beya, sacrifice, wasted, bandung, surat, bersemboyan, biar, melati, mawar, kenanga, cempaka, mekar, bersama, ditaman, sari, berikut, coba, sarikan, mengingatkan, berisi, tujuan, individual, semata, manfaat, sekeliling, berkontribusi, sesama, memahami, perjuangan, soekarno, memaknai, arti, dahulunya, dibentuk, ujungnya, spirit, kebangsaan, tenggelam, ditelan, budaya, hingar, bingar, membutakan, muda, jatidirinya, bapak, langkah, yogyakarta, irdhas, fabian, beralih, begitulah, john, major, lagian, obat, engga, pahit, nya, mengkomunikasikan, inflasi, akhirnya, terpengaruh, sosialisasi, implikasinya, pilihan, akibatnya, memberitahukan, transparan, pimpinan, menegaskan, keperluan, berdasarkan, selektif, ditetapkan, jenis, solar, angkutan, sedangkan, lepas, import, rem, membahayakan, enerji, sulit, dikembangkan, cadangannya, perut, bumi, dibandingkan, cadangan, hendaknya, ditonjolkan, aspek, keadilan, golongan, menengah, cost, policy, hurting, working, evaluasi, terkait, pengadaan, penyaluran, memberatkan, pertamina, ditugaskan, mengadakan, menyalurkan, keseluruh, wilayah, terjadinya, disparitas, timbulnya, penyalah, gunaan, penggunaan, tercapai, kenyataannya, pihak, berhak, mengambil, keuntungan, ekses, negatif, melambungnya, runyam, akhir, menyebabkan, goncangan, volatilitas, tingkat, meskipun, sekutunya, tambahan, amat, ambruknya, seandainya, sadar, membiarkan, distribusi, berlanjut, dipungut, keluarga, dikembalikan, kasar, sebagian, struktur, regresif, membayar, bayar, aneh, kontradiktif, mengamati, tulisan, menyuarakan, anti, justru, getol, berbicara, daya, beli, bervariasi, tergantung, pola, sensitifitas, komoditi, kelangkaan, program, konversi, dipolitisir, mendapat, multiplier, effect, sederhana, berat, kalo, sudut, pandang, sempit, kerakyatan, luar, 2005, persoalan, memforsir, seluruh, tidurnya, membumbungnya, 140, dollar, per, barel, tercinta, mencari, diberitakan, media, wacana, terdengar, terancam, pendek, crude, oil, mentah, jelantah, nasibmu, salam, hangat, selamat, puasa, sudahlah, terbengkalai, terbaru, alasan, malas, susah, melawan, bertahun, berhasil, kamu, senang, santai, memilih, tergesa, gesa, kenapa, maksimal, brilian, yakin, kekuatan, adrenaline, rush, sebetulnya, lakukan, sma, pagi, terkadang, itupun, nyalin, prnya, ulangan, ngapal, rumus, mobil, les, dipaksa, why, hell, she, had, time, kuliah, harusnya, dikumpulkan, kalang, kabut, dijatahkan, puas, nonton, prison, break, ria, bernafas, lega, menunda, disimpan, like, what, used, back, then, meal, kerjaan, hate, selasa, zainal, abidin, bagir, kompas, tuhan, membedakan, bernilai, berpikir, kritis, kira, pungut, muslim, ungkapan, terkenal, tradisi, islam, kebijaksanaan, milik, beriman, maka, dimanapun, temui, pungutlah, when, smile, tears, roll, down, face, replace, now, strong, figured, out, how, this, world, turns, cold, breaks, soul, find, deep, inside, seasons, changing, waves, crashing, stars, falling, days, longer, nights, shorter, show, true, whole, heart, throw, walk, tell, use, pull, strings, just, drill, though, skies, turning, kamis, wadah, menyampaikan, sidebar, main,
Text of the page (random words):
yogyakarta 5 mei 2008 irdhas fabian diposting oleh rekam jejak hidup ink di 22 53 1 komentar minggu 27 april 2008 jejak langkah yang kau tinggal jejak bapak bangsa mungkin banyak dari kita generasi sekarang yang kurang memahami benar tentang perjuangan soekarno sehingga tidak memaknai lagi arti bagaimana bangsa ini dahulunya dibentuk dan ujung ujungnya spirit kebangsaan itu hilang tenggelam ditelan budaya konsumerisme dan hingar bingar televisi yang membutakan mata generasi muda terhadap jatidirinya sendiri semakin hari rakyat semakin muak dan tidak perduli pada konsep hidup sebagai sebuah bangsa hal ini bisa kita lihat dari sikap apatis siapa lo siapa gue kata tenggang rasa dan saling memiliki terhapus dari kamus kehidupan kehidupan sehari hari sikap egois terasa kental karena setiap anak bangsa dituntut berpacu agar tidak ketinggalan dengan kencangnya laju roda perekonomian yang dipicu hasrat untuk mengkonsumsi anak bangsa sibuk berlomba lomba mengejar kemapanan namun yang dihasilkan ya cuma sebatas pendapatan tanpa adanya nilai tambah secara ekonomi terhadap kehidupan ekonomi mereka sendiri berikut saya coba sarikan beberapa isi pidato bung karno yang mungkin mengingatkan pada kita bahwa hidup ini bukan hanya berisi tujuan individual semata namun bagaimana kita bisa memberi manfaat bagi sekeliling kita dan berkontribusi terhadap sesama dan terhadap bangsa yang semakin sakit ini aku bersemboyan biar melati mawar dan kenanga dan cempaka dan semua bunga mekar bersama ditaman sari indonesia 17 agustus 1964 saudaraku baru sekarang saya menulis dari sukamiskin karena orang tangkapan hanya boleh berkirim surat sekali dalam dua minggu sesudah masuk ke dalam rumah kurungan hamper semua yang saya bawa dari rumah tahanan di bandung diambil setiap hari saya mesti bekerja keras malam hari badan sudah letih sehingga belajar pun tidak ada hasilnya sukamiskin tak lebih daripada rumah kurungan dan saya ini adalah orang hukuman yang mesti menyembah larangan dan suruhan seorang manusia yang mesti melupakan kemanusiaannya orang hukuman tiada lain daripada seekor binatang ternak orang hukuman menurut nietzche ialah orang yang dijadikan manusia yang tidak mempunyai kemauan sendiri seperti binatang ternak namun demikian hatiku tinggal tetapi tak pernah saya melupakan suara hatiku bukankah sir oliver lodge telah mengajarkan no sacrifice is wasted atau dalam bahasa jawa jer basuki mawa beya sukamiskin 17 mei 1931 semua orang tahu bahwa aku ini penggemar seni rupa baik patung lukisan lukisan maupun yang lain lain aku lebih suka lukisan samudera yang gelombangnya memukul mukul menggebu gebu daripada lukisan sawah yang adem ayem tentrem kadyo siniram wayu sewindu lawase 17 agustus 1964 men kan niet onderwijzen wat men wil men kan niet onderwijzen wat men weet men kan alleen wat men is orang tidak bisa mengajarkan apa yang ia mau orang tidak bisa mengajarkan apa yang ia tahu orang hanya bisa mengajarkan apa ia adanya di bawah bendera revolusi hal 514 seringkali aku merasakan badanku seperti akan lemas nafasku akan berhenti apabila aku tidak bisa keluar dan bersatu dengan rakyat jelata yang melahirkanku bung karno penyambung lidah rakyat hal 13 pada satu waktu saya sampai kepada suatu saat memerlukan satu nama umum bagi semua yang kecil kecil ini ya buruh ya tani ya pegawai ya nelayan dan lain lainya semuanya tidak ada yang besar melainkan kecil kecil semuanya lantas saya beri kepada semuanya itu marhaen pancasila sebagai dasar negara hal 25 kita belum hidup di bawah sinar purnama kita masih hidup di masa pancaroba tetaplah bersemangat elang rajawali pidato 17 agustus 1949 kemerdekaan tidak menyudahi soal soal kemerdekaan malah membangun soal soal tetapi kemerdekaan juga memberi jalan untuk memecahkan soal soal itu pidato 17 agustus 1948 karena itu segenap jiwa ragaku berseru kepada bangsaku indonesia terlepas dari perbedaan apa pun jagalah persatuan jagalah kesatuan jagalah keutuhan kita sekalian adalah makhluk allah dalam menginjak waktu yang akan datang kita ini seolah olah adalah buta pidato 17 agustus 1956 sekali kita berani bertindak revolusioner tetap kita harus berani bertindak revolusioner jangan ragu ragu jangan mandek setengah jalan kita adalah fighting nation yang tidak mengenal journey s end pidato 17 agustus 1956 asal kita setia kepada hukum sejarah dan asal kita bersatu dan memiliki tekad baja kita bisa memindahkan gunung semeru atau gunung kinibalu sekalipun pidato 17 agustus 1965 beliau mungkin telah tiada tapi janganlah semangat beliau yang dititipkan kepada anak bangsa lenyap karena gelombang konsumerisme dan hantaman televisi yang merusak anak bangsa karena beliau pernah berujar kutitipkan bangsa ini padamu klebengan 27 april 2008 ink diposting oleh rekam jejak hidup ink di 10 21 tidak ada komentar rabu 27 februari 2008 sebuah pulau yang terlupakan mentawai sebuah kepulauan di ujung pesisir barat pulau sumatera ternyata menawarkan sebuah suasana pantai dan perkotaan yang jauh dari kata kerusakan bahkan daerah itu masih sangat pantas digelari daerah tertinggal yang baru mulai berbenah menuju kesejahteraan namun dengan segala keprimitifan dan kenaturalan yang ditawarkan mentawai adalah sebuah destinasi wisata yang pantas dimasukkan dalam agenda perjalanan wisata dengan biaya perjalanan dan akomodasi yang jauh lebih murah dibanding perjalanan ke lombok atau bali tentu sebuah keunggulan kompetitif yang pantas dikedepankan oleh mentawai suasana di perkampungan juga sangat nyaman dimana sudah terdapat fasilitas fasilitas umum mendasar untuk urusan makanan pun jangan khawatir karena sudah terdapat banyak pedagang makanan dengan rasa yang ditawarkan tidak kalah dengan pedagang makanan khas rumah makan padang di daerah sumatera barat maupun kuliner khas minang yang banyak menyebar dimana dimana gulai kepala kakap yang ditawarkan pun sungguh mengundang selera namun sebuah bahan pertimbangan yang pantas diajukan sebagai hambatan kemajuan pembangunan dan pariwisata adalah faktor alam yang terus menghantui dengan bencana bencana gempa dan ancaman tsunami yang tidak henti mengancam memang masyarakat sering merasakan goyangan gempa dan ancaman badai yang bisa mengancam di tengah perjalanan laut yang bisa ditempuh selama 10 jam perjalanan dengan kapal besar dan bisa ditempuh selama 4 jam dengan menggunakan speedboat tapi tentu buat anda yang sedang menyukai tantangan tentu bukan masalah sedikit deskripsi mengenai mentawai yang bisa saya paparkan disini bisa dimulai dari ketersediaan infrastruktur jalan sebagai salah satu sarana infrastruktur vital sebenarnya sudah tersedia namun kondisi jalan sangat jelek untuk sebuah ibukota kabupaten di daerah tuapejat sementara sarana perkantoran pemerintah sudah tersedia dan dapat dibilang sudah mulai bagus dan bisa digunakan untuk mendukung terlaksananya pelayanan pemerintahan walaupun bisa dikatakan pelayanan yang dilakukan belum optimal sementara itu fasilitas pendidikan sudah mulai tertata dan mulai bisa mencukupi memberikan pendidikan yang cukup layak bagi anak anak usia sekolah untuk infrastruktur kesehatan dapat dikatakan sudah cukup lengkap dengan tersedianya rumah sakit umum daerah di tua pejat dan adanya puskesmas di sejumlah kecamatan namun untuk masalah kelengkapan alat alat kesehatan mungkin masih perlu diragukan kelengkapannya kepulauan mentawai sendiri terdiri dari beberapa gugus pulau yang infrastruktur transportasinya berupa pelabuhan untuk mendukung transportasi laut sebenarnya infrastruktur transportasi udara sudah tersedia yaitu bandar udara rokot di pulau sipora namun saat ini sedang dilakukan proyek pembenahan sehingga untuk beberapa saat penerbangan dari dan ke mentawai agak sedikit terhambat untuk masalah destinasi wisata unggulan yang ditawarkan kebanyakan adalah wisata pantai pinggiran pantai yang bisa dikatakan masih sangat bersih dan ombak yang sangat menantang untuk ditawarkan bagi para peselancar ada juga resort yang sangat menarik namun kebanyakan masih dikunjungi oleh wisatawan mancanegara yaitu resort simakakang yang jaraknya tidak begitu jauh dari pelabuhan tuapejat bagi anda yang mengalami kendala keuangan masih banyak pantai lain yang bisa dikunjungi dengan lebih murah namun tetap menawarkan keindahan dan suasana pantai yang damai dan ombak yang disebut masyarakat sekitar dengan nama ombak teropong karena gulungan ombaknya menyerupai sebuah teleskop disamping segala kenaturalan yang ditawarkan mentawai masih menyimpan masalah berupa perhatian yang kurang dari pemerintah kabupaten itu sendiri pemerintah provinsi maupun pemerintah republik indonesia untuk mencapai tahap kemajuan agaknya inilah yang paling dibutuhkan masyarakat sana jujur saja selain perhatian pemerintah perhatian masyarakat lain diluar pulau itu juga masih memandang sebelah mata terhadap mentawai jadi sebelum kita berharap pemerintah memberi atensi sebaiknya saat ini kita dulu mulai memberi atensi dan tidak memandang sebelah mata lagi terhadap daerah itu dengan segala ketertinggalannya saya merasakan bahwa masyarakat daratan sumatera barat lebih banyak yang cenderung memandang rendah kepada pulau ini hal ini tentu berkaitan dengan ketertinggalannya perbedaan mayoritas agama yang dianut penduduk mari jangan jadikan itu semua kendala dan penghambat pembangunan kemajuan ekonomi dan pemasaran pariwisata mentawai diposting oleh rekam jejak hidup ink di 23 58 tidak ada komentar jumat 15 februari 2008 quo vadis ekonomi tahun 2008 dinamika perekonomian indonesia pada awal tahun 2008 memperlihatkan gejala yang kurang menggembirakan setidaknya dalam dua minggu belakangan ini terlihat jelas kendala kendala yang akan menghadang perekonomian negara kita dan membutuhkan perhatian khusus dari otoritas fiskal dan moneter dalam menyikapi sinyalemen tersebut beberapa kasus diantaranya kenaikan harga kedelai yang meningkat nyaris seratus persen kedelai merupakan bahan baku utama dari tempe dan tahu yang menjadi sumber protein utama masyarakat kita fenomena ini tentu mengakibatkan melangitnya harga lauk pauk yang menjadi santapan utama mayoritas masyarakat dari berbagai kelas sosial kasus kedua yaitu merosotnya indeks harga saham gabungan ihsg di lantai bursa efek indonesia bei dua fenomena yang muncul menjadi sinyalemen bahwa kinerja sektor makro ekonomi indonesia di tahun 2007 yang cukup impresif masih menyisakan pekerjaan rumah yang sangat urgent diselesaikan pemerintah dalam hal ini otoritas fiskal dan moneter sepanjang tahun ini mengingat perekonomian global juga menghadapi masalah serupa dalam hal merosotnya harga harga hampir semua saham yang listing di bursa dan mencapai titik terendah pada tanggal 22 januari 2008 kemarin merupakan dampak dari lesunya perekonomian global yang distimulus oleh hancur leburnya harga harga indeks dow jones di amerika serikat yang dinilai banyak pengamat sebagai indikasi awal akan munculnya resesi perekonomian as resesi yang diramal akan menjadi resesi terparah as sepanjang sejarah ini dipicu masalah subprime mortgage yang muncul sejak pertengahan 2007 lalu dan dampaknya akan berlangsung cukup lama yang juga dikhawatirkan menggeroti perekonomian negara negara mitra bisnis utama as seperti china jepang dan uni eropa indonesia yang volume perdagangannya cuma sebesar 12 dengan as tentu juga akan merasakan imbasnya karena interaksi perekonomian kita cukup intens dengan mitra utama as ditambah pula sifat perekonomian internasional yang terbuka akan mempercepat penyebaran virus penyakit yang ditularkan as ke perekonomian global ekonom rizal ramli dari econit menyatakan bahwa perekonomian kita di tahun 2008 ini sangat potensial untuk mengalami balon finansial financial bubbles yang semakin menggelembung balon ini tentunya sangat riskan sekali mengalami kempes atau pecah dan memperparah kondisi perekonomian bangsa pasar saham indonesia yang sepanjang 2007 menikmati untung menggiurkan karena aliran deras dari modal spekulatif hot money dan peningkatan ekspor karena kenaikan harga komoditas khususnya bahan tambang di pasar dunia aliran hot money tadi tentu meningkatkan nilai aset finansial yang serta merta meningkatkan harga saham di lantai bursa dikhawatirkan pada 2008 dana investasi ini bisa dengan cepat ditarik investor dan merontokkan ihsg yang tentu disikapi investor dalam negeri dengan menjual portofolionya dan mengakibatkan ihsg semakin merah rapornya dan kemudian akan membuat nilai tukar rupiah kembali merosot geliat hebat sektor makroekonomi pada 2007 lalu juga merupakan kontribusi dari membengkaknya angka subprime lending pada sektor kredit konsumsi misalnya meningkatnya angka kredit dalam pembiayaan pembelian kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat subprime lending ini sama dan sejenis dengan biang kerok runtuhnya indeks negara maju seperti as yaitu pemberian kredit kepada debitur yang sebenarnya tidak memenuhi kriteria kelayakan pemberian kredit subprime lenders kebalikan dari pemberian kredit kepada debitur yang profilnya memenuhi kriteria pemberian kredit prime lenders praktek ini sepanjang tahun 2007 banyak dilakukan perusahaan pembiayaan dalam memberi kredit murah pembelian alat transportasi yang memang mencatatkan penjualan menakjubkan dan sukses meningkatkan angka kemacetan di kota kota besar indonesia hal ini tentu akan berdampak buruk jika dalam perjalanan di tahun 2008 nanti kondisi perekonomian debitur debitur itu memburuk akan meningkatkan non performing loans npl perusahaan pembiayaan dan bank yang turut bermain dalam pasar sehingga mencatatkan kerugian yang akan menjadi salah satu faktor penyebab meletusnya balon finansial jadi bukanlah sebuah retorika belaka kita takut akan terjadi resesi di amerika serikat karena resesi ini akan bertransmisi ke perekonomian global dan memberi imbas yang cukup menakutkan bagi perekonomian kita karena sejauh ini fundamental makroekonomi negara kita ditopang oleh aliran modal spekulatif yang bisa cepat berpindah keluar negeri capital outflow dan peningkatan angka konsumsi yang ditopang sektor kredit konsumsi yang rentan terhadap masalah kegagalan pembayaran kredit belum lagi selama ini telah nyata kita lihat bahwa perkembangan signifikan sektor keuangan pada 2007 kemarin belum mampu ditransmisikan oleh lembaga keuangan tersebut ke sektor riil proses intermediasi yang semestinya dijalankan lembaga keuangan tidak berjalan dengan baik sehingga arus perputaran uang tidak sampai dinikmati masyarakat luas karena hot money tersebut tidak mampu diinjeksikan pemerintah sebagai regulator ke sektor riil yang menjadi denyut nadi perekonomian mayoritas masyarakat indonesia lesunya perkembangan sektor riil dapat dilihat pada fenomena kenaikan harga tempe tahu yang meresahkan bangsa ini karena kemampuan ekonomi mereka tidak meningkat sebagaimana para investor saham menikmati untung berlipat ganda kenaikan harga duet lauk pauk bergizi tinggi tersebut yang dipicu melangitnya harga kedelai merupakan kegagalan dari pemerintah indonesia dalam menyikapi sinyalemen buruk ketahanan pangan yang sudah berlangsung sejak lama pemerintah tidak melihat k...
|