Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2013, january, ini, masa, thursday, february, jenguk, hari, cahaya, demi, yang, sudi, bersama, sweet, kekura, march, 14, tuesday, 12, sunday, 31, wednesday, 30, monday, 28, friday, 18, facebook, badge, salam, kunjung, anak, tumpang, skodeng, carian, duhai, muslimah, ketika, jaringan, tarbawi, fikrah, sahabat, maya, kalam, jiwa, asma, ulhusna, tuhan, rasul, best, diatas, kitabku, baitul, muslim, saudara, singgah, ziarah, ketahuilah, manisnya, ukhuwah, berlalu, ukhuwwah, kami, kelahiran, seorang, hamba, oh, eskalator, berhati, hati, dengan, penyambungan, nama, untuk, bbq, mengapa, hawa, tercipta, saat, adam, tertidur, dia, seluruh, isi, langit, mengenalinya,
Text of the page (most frequently used words):
yang (146), dan (106), untuk (56), uwais (56), ago (43), dari (42), years (42), orang (41), #dengan (39), itu (37), dia (37), allah (34), kami (34), tidak (30), ini (28), seorang (28), hati (26), kepada (25), akan (25), ada (25), dalam (23), mereka (22), aisyah (21), telah (21), adalah (20), pada (20), hari (20), qarni (20), nama (19), ketika (19), nabi (19), saw (19), kerana (18), tetapi (16), aku (15), tak (15), 2013 (15), islam (15), yaman (15), kapal (15), tersebut (15), ibunya (15), alhamdulillah (14), oleh (13), lagi (13), bersama (13), madinah (13), sangat (13), rasulullah (13), salam (12), hawa (12), sahabat (11), dapat (11), langit (11), hanya (11), lalu (11), sudah (11), bertemu (11), berkata (11), khalifah (11), cik (11), melah (11), maka (10), 2011 (10), ukhti (10), umar (10), tempat (10), semua (10), lelaki (10), ingin (9), kita (9), 2010 (9), perasaan (9), hamba (9), kembali (9), kamu (9), sebagai (9), sehingga (9), tiba (9), kalian (9), menjadi (9), juga (9), ana (9), adam (9), eskalator (9), kasih (8), sayang (8), bumi (8), menuju (8), program (8), scha (8), anak (8), datang (8), pulang (8), segera (8), mendengar (8), macam (8), masa (7), atau (7), ramai (7), selalu (7), jika (7), pun (7), bila (7), banyak (7), gambar (7), terima (7), cahaya (7), bagi (7), january (7), bahagia (7), posted (7), engkau (7), pernah (7), memang (7), sayyidina (7), pergi (7), berada (7), kafilah (7), agar (7), hidup (6), lebih (6), atas (6), labels (6), comments (6), assalamualaikum (6), kota (6), begitu (6), fakir (6), baru (6), kemudian (6), saat (6), sana (6), air (6), setelah (6), melihat (6), laki (6), ali (6), baginda (6), ibu (6), akhirnya (6), penghuni (6), beliau (6), kali (6), diciptakan (6), baik (5), menjaga (5), semakin (5), diri (5), memberi (5), nanti (5), pula (5), walaupun (5), tuhan (5), mencari (5), akh (5), boleh (5), kehidupan (5), perjalanan (5), tua (5), hal (5), penduduk (5), bahawa (5), tiada (5), tenggelam (5), sedang (5), sambil (5), rombongan (5), kedua (5), doa (5), tentang (5), antara (5), bukan (5), sakit (5), rumah (5), belum (5), cukup (5), wanita (5), tulang (5), bengkok (5), jalan (5), berlalu (4), tangan (4), apa (4), seperti (4), saja (4), siapa (4), manusia (4), maha (4), 2012 (4), tahu (4), batu (4), muhammad (4), seluruh (4), umum (4), sama (4), insyaallah (4), terjadi (4), sampai (4), siapakah (4), sebenarnya (4), wahai (4), penggembala (4), tapi (4), para (4), abdullah (4), serta (4), ternyata (4), tanda (4), hingga (4), harta (4), apakah (4), demi (4), suatu (4), turut (4), menanyakan (4), memohon (4), zaman (4), setiap (4), memandang (4), dengannya (4), perang (4), sayyidatina (4), masih (4), malam (4), izin (4), jiran (4), tetangganya (4), punya (4), pakaian (4), pasti (4), kelahiran (4), sedikit (4), pasangan (4), wajib (4), rusuk (4), qalbu (4), wbt (4), namanya (4), kakak (4), sungai (4), seronok (4), berjalan (4), iaitu (4), lain (4), sahibah (4), sahabatku (3), selepas (3), merasa (3), iman (3), ukhuwah (3), makbulkan (3), doamu (3), cepat (3), nya (3), sebuah (3), membuat (3), mengetahui (3), segala (3), march (3), february (3), saba (3), muslimah (3), kebenaran (3), seruan (3), dakwah (3), ilmu (3), abu (3), your (3), ust (3), sendiri (3), selamat (3), mata (3), rasa (3), baca (3), moga (3), dikenali (3), mengurus (3), jenazahnya (3), situ (3), bertanya (3), tanya (3), kambing (3), unta (3), isi (3), menunggu (3), solat (3), dua (3), satu (3), sungguh (3), tanah (3), tanpa (3), bernama (3), namun (3), tangannya (3), karena (3), dirinya (3), berganti (3), terus (3), lama (3), bersabda (3), berjumpa (3), mempunyai (3), medan (3), terkenal (3), hatinya (3), pesan (3), terharu (3), selama (3), kerinduan (3), negeri (3), terdapat (3), ajaran (3), sekadar (3), duduk (3), cuba (3), helai (3), seandainya (3), dipanggil (3), berinteraksi (3), sementara (3), tukang (3), membenci (3), diary (3), lah (3), menu (3), bbq (3), ayam (3), sahaja (3), congkak (3), jadi (3), hukum (3), ayahnya (3), penamaan (3), suaminya (3), mungkin (3), berhati (3), insan (3), bonda (3), abah (3), kem (3), perak (3), makcik (3), tarbiyyah (3), mempersatukan (3), kalamjiwahamba (2), theme (2), blogger (2), segenap (2), senang (2), mendapat (2), sejati (2), suka (2), jua (2), keadaan (2), sesuatu (2), supaya (2), sila (2), saudara (2), baitul (2), muslim (2), perumpamaan (2), dalamnya (2), pelita (2), kaca (2), minyak (2), pohon (2), zaitun (2), sebelah (2), barat (2), api (2), quran (2), nur (2), ayat (2), best (2), april (2), may (2), august (2), september (2), october (2), november (2), december (2), ukhuwwah (2), kalam (2), jiwa (2), cinta (2), bulan (2), umat (2), kelebihan (2), ilahi (2), jejak (2), dlm (2), hidayah (2), srikandi (2), daging (2), sambutan (2), inside (2), panduan (2), buku (2), menutup (2), aurat (2), keperluan (2), tinta (2), azmi (2), net (2), baju (2), sesi (2), januari (2), pusat (2), melayu (2), johor (2), sulung (2), brohamzah (2), blog (2), tarbawi (2), jenguk (2), badge (2), posts (2), sirah (2), ibrah (2), ambil (2), bermanfaat (2), menggemparkan (2), jenazah (2), pengkebumiannya (2), sejak (2), dimandikan (2), hendak (2), dahulu (2), tercengang (2), bukankah (2), kenal (2), hanyalah (2), jumlah (2), ramainya (2), malaikat (2), itulah (2), mengenalinya (2), syeikh (2), bin (2), salamah (2), ikut (2), kuburannya (2), waktu (2), dibawa (2), menggali (2), kuburnya (2), selesai (2), menjelaskan (2), kepadanya (2), jawab (2), melaksanakan (2), muncul (2), sesungguhnya (2), hiasan (2), keluar (2), ratus (2), sedangkan (2), laut (2), mengapa (2), asalkan (2), tolonglah (2), menoleh (2), keluarlah (2), membaca (2), angin (2), ombak (2), kejadian (2), terdengar (2), masuk (2), melakukan (2), betapa (2), kisah (2), dagang (2), mohon (2), diketahui (2), mengatakan (2), berdua (2), sesampainya (2), rupa (2), rupanya (2), menjawab (2), putih (2), sebagaimana (2), berkenan (2), berdoa (2), istighfar (2), subhanallah (2), harus (2), benar (2), minggu (2), mencarinya (2), barang (2), sesudah (2), apabila (2), kalau (2), tengah (2), sekembalinya (2), kata (2), terlalu (2), pintu (2), jauh (2), dirindukannya (2), bilakah (2), mengalahkan (2), kurang (2), baginya (2), menziarahi (2), giginya (2), patah (2), kecintaannya (2), siang (2), menahan (2), memeluk (2), peraturan (2), datangnya (2), pemuda (2), keluarga (2), lumpuh (2), bekerja (2), diterimanya (2), membantu (2), miskin (2), mana (2), hadiah (2), seraya (2), kiamat (2), ibadah (2), disuruh (2), syurga (2), syafa (2), kabilah (2), izinnya (2), ayah (2), nisa (2), menjadikan (2), daripada (2), benda (2), surah (2), لَكُمْ (2), مِنْ (2), berusaha (2), meluruskan (2), pastilah (2), paling (2), jantung (2), kematian (2), menciptakan (2), melindungi (2), penuh (2), penyayang (2), isteri (2), melahirkan (2), terjaga (2), bertambah (2), cintanya (2), merasakan (2), tertidur (2), kesakitan (2), sabtu (2), budak (2), santai (2), merupakan (2), dah (2), pertama (2), mesti (2), bahasa (2), antaranya (2), ikan (2), jajan (2), ciptakan (2), putus (2), nyaman (2), sekali (2), nak (2), strategik (2), kak (2), menikmati (2), alam (2), proses (2), mengambil (2), meng (2), indah (2), balik (2), sia (2), sepanjang (2), pengetahuan (2), selain (2), menisbatkan (2), menerima (2), mengenai (2), perihal (2), clinton (2), hillary (2), asalnya (2), obama (2), michelle (2), kandungnya (2), terhadap (2), belakang (2), menambahkan (2), menikah (2), amiruddin (2), perkongsian (2), thursday (2), fair (2), kot (2), turun (2), skirt (2), labuh (2), dipakai (2), tersangkut (2), mujurlah (2), hujung (2), betul (2), kain (2), mampu (2), sudi (2), mid (2), valley (2), ucapan (2), rakan (2), detik (2), puteri (2), putera (2), mesra (2), min (2), dikongsi (2), soal (2), hadir (2), picture, window, images, powered, loops7, mencintai, jiwaku, seiring, denganku, baikku, mati, kuhulurkan, berkenalan, percaya, berharap, luntur, baiknya, duka, setia, padanya, shafie, manisnya, mendahului, kemurkaannya, sentiasalah, bersangka, merancang, untukmu, lambat, mengujimu, menyayangimu, ketahuilah, sebanyak, banyaknya, akhirat, bakal, memperolehi, klik, perkongsiannya, singgah, ziarah, kitabku, lubang, tembus, besar, seakan, bintang, bercahaya, mutiara, dinyalakan, berkahnya, yaitu, tumbuh, timur, minyaknya, hampir2, menerangi, disentuh, membimbing, kehendaki, diatas, rasul, asma, ulhusna, june, july, ohsomuslim, risikan, perjuangan, all, about, yaya, aiz, campur, jubah, sebalik, penipuan, kebetulan, menyelusuri, langkahku, afifah, amalan, terbalik, malaysia, ساءوتول, مجاهد, contest, bloggers, newbie, farihah, subuh, osh, kosh, dress, comelsungguh, retailer, wholeseller, nabihaalkhalidiy, naqsya, hadratji, maulana, yusuf, rah, karguzari, usaha, haqiqi, sendirian, untaian, mawaddah, husma, berenti, gaduh, sat, dak, weh, segalanya, darik, faridahanis, hadis, selawat, naimulfirdaus, persahabatan, hanif, nmgnetwork, lepu, sepit, athirah, tips, atasi, pancut, hanafi, pembudayaan, muqadimah, wilayah, finale, halawatul, mahabbah, rabbi, hamzah, minangkabaui, azrin, sharing, caring, surita2, wah, mardatillah, rafidah, kebahagiaan, pencarian, header, ilham, fiq, ahmad, outing, arrommi, journey, kebaikan, syikin, teori, peralihan, marhalah, penyejuk, qc68, skiphop, bedrail, ready, stock, now, qaseh, collections, dendeng, resepi, ummumishkah, raya, eidulfitri, sekolah, menengah, imtiaz, yayasan, terengganu, besut, kemba, tolo, hijab, ingatkan, ibarat, mengenggam, bara, out, elrazi, permulaan, bahagian, yaqut, hulaif, little, rant, one, year, break, soulmate, fotografi, gaya, mukmin, fikah, seni, foto, hub, pace, suv, review, 2018, bertudung, semestinya, goodreads, maximize, potential, grow, expertise, take, bold, risks, build, incredible, career, jocelyn, glei, nota, kehidupanku, manfaat, kalsium, tubuh, azwar, fikrah, maya, junjungan, sharihan, keimanan, cgu, utama, www, zaharuddin, faridrashidi, com, tempahan, tahunan, kelab, diskusi, basyiri, perpustakaan, politeknik, tuanku, syed, sirajuddin, teguh, pendirian, ramadhan, karim, alif, deep, down, from, heart, myteacher, karya, monolog, aliirfan, segmen, ben, ashaari, impianku, pondok, diam, tinggal, cut, apple, parenting, sebarkan, fatimah, syarha, weeks, kesehatan, jaringan, duhai, carian, feedjit, live, stats, tumpang, skodeng, view, complete, profile, widgeo, kunjung, create, siti, facebook, subscribe, atom, home, older, kongsi, kan, dijadikan, meninggalnya, masyarakat, amat, menghairankan, padahal, diturunkan, kubur, siap, melaksanakannya, terlebih, saling, memiliki, kerjanya, kematianmu, hadirnya, asing, sedemikian, agaknya, turunkan, dihiraukan, berperang, pemerintahan, mengantar, bermaksud, perkuburannya, hilang, terlihat, bekas, beberapa, tersebarlah, berita, rahmatullah, anehnya, berebutan, memandikannya, pembaringan, dikafani, mengkafaninya, demikian, usungan, perkuburan, luar, biasa, berebut, rebut, mengusungnya, mengembalikan, membagi, bagikannya, tanyanya, rakaat, berdo, mengucap, permukaan, menumpanginya, meneruskan, setibanya, membahagi, bahagikan, tertinggal, milik, dikirim, mesir, persatu, berkumpul, lima, ajaib, muatannya, dasar, korban, jawabnya, singkat, tuan, waliyullah, berseru, zat, memberimu, kekuatan, beribadah, katanya, melakukannya, bismillahirrahmaanirrahiim, dekatkanlah, tidakkah, dibadai, dihentam, beritanya, ditolong, arab, pedagang, disangka, sangka, taufan, bertiup, kencang, akibatnya, hempasan, menghentam, menyebabkan, berat, mengenakan, selimut, berbulu, sudut, tumpangi, memanggilnya, terkejutnya, ujar, berjanji, menyumbang, wang, negara, mal, jaminan, hidupnya, menolak, lembut, selanjutnya, biarlah, lantas, mendatangi, perbatasan, jawapan, bergegas, menemui, khemah, mengakhiri, solatnya, tamu, agung, bersalaman, sewaktu, berjabat, membalikkan, membuktikan, ditapak, disabdakan, jawaban, tertawa, perbualan, diketahuilah, bahwa, meninggal, dunia, sebabnya, mendoakan, enggan, perkataan, desakan, mengangkat, membacakan, sini, anda, merendah, sayalah, meminta, saya, yakni, namamu, tahun, wafat, bakar, shiddiq, teringat, sabda, mengingatkan, hairan, syam, silih, membawa, dagangan, sibuk, cari, kewafatan, mintalah, istighfarnya, perhatikanlah, tapak, kedatangan, bahawauwais, taat, sahabatnya, menurut, maklumat, meninggalkan, tibalah, diketuknya, mengucapkan, bersegera, ditemuinya, kecewa, bergolak, kepulangan, terngiang, telinga, lekas, ketaatan, pesanan, suara, kemahuannya, terpaksa, keizinan, negerinya, mengirimkan, salamnya, melangkah, ketibaan, berpeluk, cium, berangkatlah, jaraknya, empat, kilometer, laluan, mencabar, ditempuhinya, peduli, perompak, penyamun, bukit, curam, padang, pasir, panas, seluas, sejauh, menyesatkan, sejuk, sepuas, puasnya, paras, bergerak, yamen, mendekati, mengeluarkan, diperkenankan, uzur, permohonan, anaknya, memahami, gembira, berkemas, berangkat, lupa, menyiapkan, ditinggalkan, berpesan, menemani, pergilah, anakku, temuilah, rumahnya, segeralah, khabarkan, uhud, cedera, dilempari, musuh, musuhnya, khabar, dilakukan, bukti, sekalipun, melihatnya, musim, terbendung, hasrat, dipendam, merenungkan, nabinya, wajah, dekat, memerlukan, penjagaannya, ditinggal, bersendirian, gelisah, memukul, alangkah, sedihnya, bertamu, kekasih, penghulu, berkesempatan, menumbuhkan, kuat, apakan, daya, bekal, beratkan, menjaganya, keinginan, mengetuk, menyembah, esa, sekutu, mendidik, pemeluknya, berakhlak, luhur, mulia, menarik, memeluknya, secara, langsung, memperbaharui, tangga, cara, merindukan, yatim, kecuali, penglihatan, kabur, mencukupi, sehariannya, upah, menampung, sehari, pergunakan, serba, kekurangan, keadaannya, kesibukannya, merawat, buta, mempengaruhi, kegigihan, ibadahnya, tetap, bermunajat, harinya, puasa, khuatir, menuduhku, dapatkan, mengemis, hasil, curian, fuqaha, kuffah, bersamanya, memberinya, berbaloi, tadi, dikembalikan, olehnya, terkabul, ahli, berhenti, sejumlah, rabi, mudhar, dimasukkan, seorangpun, ketinggalan, kerananya, dikenal, kebanyakan, menertawakan, mengolok, olok, menuduhnya, pengemis, pencuri, berbagai, umpatan, penghinaan, lainnya, bermata, biru, berambut, keperangan, bahunya, lebar, berpenampilan, tampan, berkulit, kemerah, merahan, menundukkan, dagunya, memerhatikan, sujudnya, kanannya, menumpang, kirinya, mahir, menangis, pakaiannya, kusut, badan, selendang, menghiraukan, jom, risalah, sumber, pelbagai, olahan, bismilahirrohmanirrohim, menulis, belog, chenta, tertarik, berkongsi, istimewa, pin, tau, habis, friday, jenis, cucu, memberikan, rezki, nahl, وَاللَّهُ, جَعَلَ, أَنْفُسِكُمْ, أَزْوَاجًا, وَجَعَلَ, أَزْوَاجِكُمْ, بَنِينَ, وَحَفَدَةً, وَرَزَقَكُمْ, مِنَ, الطَّيِّبَاتِ, janganlah, merendahkan, dimaksud, kebengkokan, dikabarkan, merta, mematahkannya, kedokteran, modern, menetapkan, pukulan, ringan, diberikan, menyebabkannya, rosak, menjadikannya, sisi, berbangga, adapun, saudari, putri, manja, penurut, tugas, nantinya, petani, besi, kayu, tugasnya, nurani, dihadapannya, dilahirkannya, bahkan, menebusnya, kehidupannya, alaihissalam, keluarnya, sulbinya, dikatakan, sebaliknya, tercipta, monday, diadakan, hiruk, pikuk, ofis, mengadakan, perkelahan, ulu, langat, pertana, biasalah, kalu, teruja, inggerisnya, hihi, bekalan, bawa, nasi, goreng, kampung, keropok, buger, kentang, jagongs, sosej, sebab, kawan, teman, kat, terluah, bibir, cantik, mengalir, hutan, tenang, udaranya, berhampiran, perkampungan, asli, pandai, cakap, cop, hehe, dapatlah, mandi, manda, mencelup, kaki, fuhhhhhhh, sejukkkkkkk, airnya, membakar, dimulakan, sesambil, kecil, ciptaan, takkan, nikmatai, melalui, bukanlah, semata, mestilah, ruang, ciptaannya, sisipan, kenangan, berkunjung, besttttt, luas, pemandangan, bertolak, imran, 191, mengingat, berdiri, berbaring, memikirkan, penciptaan, tidaklah, mahasuci, peliharalah, siksa, neraka, berkelah, agungkan, kagumi, sanah, helwa, merahmati, hidupmu, menujunya, sabariah, mohamad, noor, kek, buffday, girl, exited, neutralkan, stress, wednesday, hajj, 3327, tirmidzi, mengaku, walinya, laknat, darinya, maupun, sunnah, hadith, shahih, shallallahu, alaihi, wasallam, bill, diane, rodham, isterinya, barrack, lavaughn, robinson, berbeza, budaya, kafir, contoh, dibolehkan, penghormatan, wali, seseorang, bererti, keturunan, dibelakang, meskipun, haram, ataupun, perempuan, dibenarkankan, penting, bagaimana, bersambungan, misalnya, memakai, mencantumkan, semoga, entri, berkongsian, pertamakali, perkara, dengar, tentangnya, peka, pagi, penyambungan, bismillahirrahmanirrahim, alkisahnya, bermula, diceritakan, rakannya, midvalley, pameran, mecuci, cuci, bolehla, beli, banner, memberitahu, lokasi, berlangsungnya, dinyatakan, aras, berapa, leka, naik, sedar, erk, suasana, agak, panic, seketika, pengakhiran, memberhentikan, membatu, meleraikan, gigitan, ucapkan, menolong, koyak, terlindung, syukuri, syukurr, kekalutan, malu, syukur, kerna, hadirkan, uncle, kaum, cina, senyum, behalf, moral, the, story, menggunakan, fobia, hayya, amooii, you, too, long, segan, digigit, exhibition, hall, menaiki, sunday, genap, usia, pengasih, basah, ingatan, meraka, kerdil, tuhanku, mengimbau, kelahiranku, arwah, bersusah, payah, bertarung, nyawa, membesarkan, keras, memenuhi, keperluanku, sederhana, membahagiakan, ditemanai, bajet, hensem, sokmo, firdaus, haqimie, azam, terbaik, terucap, lafaz, kasihku, kurniaanmu, februari, tuesday, comment, menghandiri, rehlah, reunion, kdi, mac, bertempat, intan, suraya, siput, lancar, kunjungan, aminah, beramah, maklumlah, pengalaman, nasihat, cerita, sesama, menampilkan, murobbi, sanjungi, cikgu, penanya, kom, sekaligus, merangkap, penceramah, jemputan, berikan, indahnya, berpisah, rezeki, ketemu, beriman, menginfakkan, kekayaan, nescaya, mahaperkasa, mahabijaksana, anfal, perpisahan, sponsored, war, games, sebelum, riadah, istiqomah, bicara, lagu, kepentingan, fillah, berbicara, tujuan, mrobbi, selamanya, tiket, dibeli, sweet, kekura,
Text of the page (random words):
ekadar mencelup kaki dalam air fuhhhhhhh sejukkkkkkk sangat airnya nyaman sesi membakar ayam dimulakan sesambil membuat sambutan kecil hari kelahiran kak saba sangat seronok menikmati alam ciptaan dia takkan kita nikmatai jika tidak melalui proses berjalan jalan ayam _ bila kita berjalan jalan bukanlah semata hanya untuk seronok seronok tapi kita mestilah mengambil ruang itu untuk juga meng kagumi meng agungkan allah kerana alam indah ini adalah ciptaannya gambar gambar yang ada tu adalah sedikit sisipan kenangan berkelah di sungai congkak yang belum pernah pergi ke sana boleh la cuba cuba untuk berkunjung insyaallah besttttt jauh perjalanan luas pemandangan _ nak balik dah masa untuk bertolak balik salam bahagia aisyah iaitu orang orang yang mengingat allah sambil berdiri duduk dan ketika berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata ya tuhan kami tidaklah engkau ciptakan semua ini dengan sia sia mahasuci engkau peliharalah kami dari siksa neraka ali imran ayat 191 posted by scha aisyah at 11 25 am no comments labels diary hati sahabat monday january 28 2013 mengapa hawa tercipta saat adam tertidur assalamualaikum dikatakan bahawa seorang lelaki jika kesakitan maka dia akan membenci sebaliknya wanita saat dia kesakitan maka semakin bertambah sayang dan cintanya hawa seandainya hawa diciptakan dari adam alaihissalam saat adam terjaga pastilah adam akan merasakan sakit keluarnya hawa dari sulbinya hingga dia akan membenci hawa akan tetapi hawa diciptakan dari adam saat dia tertidur agar adam tidak merasakan sakit dan tidak membenci hawa sementara seorang wanita akan melahirkan dalam keadaan terjaga dia melihat kematian ada dihadapannya akan tetapi semakin bertambah sayang dan cintanya kepada anak yang dilahirkannya bahkan dia akan menebusnya dengan kehidupannya sesungguhnya allah menciptakan hawa dari tulang rusuk bengkok yang tugasnya adalah melindungi qalbu jantung hati nurani oleh kerana itu tugas hawa adalah menjaga qalbu oleh karena itu hawa diciptakan dari tempat yang nantinya akan berinteraksi dengannya sementara adam diciptakan dari tanah kerana dia akan berinteraksi dengan tanah dia akan menjadi petani tukang batu tukang besi dan tukang kayu adapun seorang wanita maka akan berinteraksi dengan perasaan dengan hati dia akan menjadi seorang ibu yang penuh kasih seorang saudari yang penyayang seorang putri yang manja dan seorang isteri yang penurut kedokteran modern telah menetapkan bahawa seandainya bukan kerana tulang rusuk tersebut pastilah pukulan yang paling ringan yang diberikan kepada jantung akan menyebabkannya rosak dan menuju kepada kematian maka allah menciptakan tulang rusuk tersebut untuk menjaga qalbu kemudian dia menjadikannya bengkok untuk melindungi qalbu dari sisi yang kedua oleh kerana itu wajib bagi hawa untuk berbangga kerana dia diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok dan wajib bagi adam untuk tidak berusaha meluruskan tulang yang bengkok tersebut sebagaimana yang dikabarkan oleh nabi saw jika seorang laki laki berusaha meluruskan yang bengkok tersebut dengan serta merta maka dia akan mematahkannya yang dimaksud dengan kebengkokan tersebut adalah perasaan yang ada pada diri seorang wanita yang mengalahkan perasaan seorang laki laki maka wahai adam janganlah merendahkan perasaan hawa dia memang diciptakan seperti itu وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ dan allah telah menjadikan bagi kamu pasangan pasangan dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagi kamu daripada pasangan pasangan kamu anak anak dan cucu dan memberikan rezki kepada kamu daripada benda benda yang baik surah al nahl 72 salam bahagia aisyah posted by scha aisyah at 12 27 pm no comments labels an nisa friday january 18 2013 dia seluruh isi langit mengenalinya assalamualaikum w b t alhamdulillah dengan izinnya dapat ana menulis lagi untuk belog chenta hati ana ni hari ini ana tertarik untuk berkongsi kisah seorang yang sangat istimewa sangat terkenal oleh penghuni langit bukan ajaran ayah pin tau sila baca hingga habis siapa dia tu sahabat pada zaman rasulullah jom kita baca sirah risalah ini ana ambil dari sumber pelbagai dengan sedikit olahan bismilahirrohmanirrohim tempat kelahiran uwais al qarni ada seorang pemuda dari yaman bermata biru berambut keperangan bahunya lebar dan berpenampilan cukup tampan hidup pada zaman rasulullah s a w beliau yang berkulit kemerah merahan selalu menundukkan dagunya memerhatikan tempat sujudnya tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya seorang yang mahir membaca al quran dan selalu menangis pakaiannya hanya dua helai yang sudah kusut pakaian kita tak cukup 2 helai tu satu untuk menutup badan dan yang satu lagi sebagai selendang tiada orang yang menghiraukan dan tidak dikenali oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit tetapi seandainya dia berdoa pasti terkabul pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil dan disuruh masuk ke syurga dia dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa at ternyata allah memberi izin kepada untuk memberi syafa at sejumlah kabilah rabi ah dan kabilah mudhar semua akan dimasukkan ke syurga tanpa seorangpun yang ketinggalan kerananya dia adalah uwais al qarni dia tak dikenal kebanyakan orang dia juga miskin banyak orang suka menertawakan mengolok olok dan menuduhnya sebagai pengemis pencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya seorang fuqaha negeri kuffah kerana ingin duduk bersamanya cuba memberinya hadiah dua helai pakaian tetapi tidak berbaloi kerana hadiah pakaian tadi diterimanya tetapi dikembalikan olehnya seraya berkata aku khuatir nanti ada orang menuduhku dari mana aku dapatkan pakaian itu kalau bukan dari mengemis pasti dari hasil curian gambar hiasan uwais al qarni seorang penggembala pemuda dari yaman ini telah lama menjadi yatim tidak mempunyai keluarga kecuali hanya ibunya yang telah terlalu tua dan lumpuh penglihatan ibunya pula sudah kabur untuk mencukupi kehidupan sehariannya uwais bekerja sebagai penggembala kambing upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekadar menampung kehidupan sehari bersama si ibu bila ada kelebihan ia pergunakan untuk membantu jiran tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya kesibukannya sebagai penggembala kambing dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya uwais al qarni telah memeluk islam pada masa negeri yaman mendengar seruan nabi muhammad saw yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah allah tuhan yang maha esa yang tiada sekutu bagi nya islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur dan mulia peraturan peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati uwais sehingga setelah seruan islam datang di negeri yaman ia segera memeluknya kerana selama ini hati uwais selalu merindukan datangnya kebenaran ramai di antara jiran tetangganya yang telah memeluk islam pergi ke madinah untuk mendengar ajaran nabi muhammad saw secara langsung sekembalinya mereka ke yaman mereka memperbaharui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan islam keinginan uwais untuk bertemu rasulullah alangkah sedihnya hati uwais setiap kali melihat jiran tetangganya yang baru datang dari madinah mereka itu telah bertamu dan bertemu dengan kekasih allah penghulu para nabi sedang ia sendiri belum berkesempatan kecintaannya kepada rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengannya tetapi apakan daya ia tak punya bekal yang cukup untuk ke madinah dan yang lebih ia beratkan adalah ibunya yang jika ia pergi tiada orang yang akan menjaganya di khabarkan ketika terjadi perang uhud rasulullah s a w mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh musuhnya khabar ini akhirnya terdengar oleh uwais ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada rasulullah saw sekalipun ia belum pernah melihatnya hari berganti dan musim berlalu dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk bertemu dengan rasulullah tidak dapat dipendam lagi uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati bilakah ia dapat menziarahi nabinya dan memandang wajah baginda dari dekat tetapi bukankah ia mempunyai ibu yang sangat memerlukan penjagaannya dan tidak boleh ditinggal bersendirian hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa rasulullah uwais memohon izin dari ibu akhirnya pada suatu hari uwais mendekati ibunya mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi nabi saw di madinah si ibu walaupun telah uzur merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya beliau memahami perasaan uwais lalu berkata pergilah wahai anakku temuilah nabi di rumahnya dan bila telah berjumpa segeralah engkau kembali pulang dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tidak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada jiran tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi bergerak dari yamen ke madinah sesudah berpeluk cium dengan ibunya berangkatlah uwais menuju madinah yang jaraknya lebih kurang empat ratus kilometer dari yaman laluan perjalanan yang begitu mencabar ditempuhinya tidak peduli kepada perompak dan penyamun bukit yang curam padang pasir yang begitu panas seluas dan sejauh mata memandang dan dapat menyesatkan dan apabila malam ia menjadi begitu sejuk semua itu tiada menjadi hal baginya asalkan dapat bertemu dan dapat memandang sepuas puasnya paras rupa baginda nabi saw yang selama ini dirindukannya ketibaan uwais di madinah akhirnya tibalah uwais al qarni di kota madinah beliau segera ia menuju ke rumah nabi saw diketuknya pintu rumah sambil mengucapkan salam keluarlah sayyidatina aisyah ra sambil menjawab salam uwais uwais bersegera menanyakan nabi yang ingin ditemuinya namun ternyata baginda saw tidak berada di rumah kerana berada di medan perang betapa kecewa hati uwais dari jauh ia datang untuk bertemu rasulullah tetapi yang dirindukannya tidak berada di rumah dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kepulangan nabi s a w dari medan perang tetapi bilakah baginda akan pulang sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit agar ia cepat pulang ke yaman engkau harus lekas pulang kerana ketaatan kepada ibunya pesanan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemahuannya untuk menunggu dan bertemu dengan nabi saw ia akhirnya dengan terpaksa memohon keizinan kepada sayyidatina aisyah ra untuk segera pulang ke negerinya dia hanya mengirimkan salamnya untuk nabi saw dan melangkah pulang dengan perasaan terharu sekembalinya dari medan perang nabi saw terus menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya nabi muhammad saw menjelaskan bahawauwais al qarni adalah anak yang taat kepada ibunya dia adalah penghuni langit sangat terkenal di langit mendengar kata kata rasulullah saw tersebut sayyidatina aisyah ra dan para sahabatnya tercengang menurut maklumat sayyidatina aisyah ra memang benar ada orang yang mencari nabi saw dan segera pulang kembali ke yaman kerana ibunya sudah tua dan sakit sakit sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama rasulullah saw bersabda kalau kalian ingin berjumpa dengannya uwais al qarni perhatikanlah ia mempunyai tanda putih di tengah tengah tapak tangannya sesudah itu baginda memandang kepada sayyidina ali dan sayyidina umar ra dan bersabda suatu hari nanti apabila kamu bertemu dengannya mintalah doa dan istighfarnya dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi uwais selepas kewafatan rasulullah saw hari demi hari minggu berganti bulan dan tahun terus berlalu tidak lama kemudian nabi saw wafat sehingga ke zaman khalifah sayyidina abu bakar as shiddiq ra dan zaman khalifah umar ra suatu ketika khalifah umar teringat akan sabda nabi s a w tentang uwais al qarni penghuni langit beliau segera mengingatkan sayyidina ali untuk mencarinya bersama sejak itu setiap kali jika ada kafilah yang datang dari yaman beliau berdua selalu menanyakan tentang uwais al qarni apakah ia turut bersama mereka di antara kafilah kafilah itu ada yang merasa hairan apakah sebenarnya yang terjadi sehingga seorang khalifah begitu sibuk mencari cari orang yang bernama uwais ini rombongan kafilah dari yaman menuju syam silih berganti membawa barang dagangan mereka suatu ketika uwais al qarni turut bersama rombongan kafilah menuju kota madinah melihat ada rombongan kafilah yang datang dari yaman lantas khalifah umar sayyidina ali mendatangi mereka dan menanyakan apakah uwais turut bersama mereka rombongan itu mengatakan bahawa memang ada seorang yang bernama uwais bersama mereka dan sedang menjaga unta unta mereka di perbatasan kota mendengar jawapan itu mereka berdua bergegas pergi menemui uwais al qarni sesampainya di khemah tempat uwais berada khalifah umar dan sayyidina ali memberi salam namun rupa rupanya uwais sedang melaksanakan solat setelah mengakhiri solatnya uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman sewaktu berjabat khalifah umar segera membalikkan tangan uwais untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditapak tangannya sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda nabi saw memang benar dia penghuni langit lalu mereka bertanya kepadanya siapakah nama saudara abdullah jawab uwais mendengar jawaban itu kedua sahabat itu pun tertawa dan mengatakan kami juga abdullah yakni hamba allah tapi siapakah namamu yang sebenarnya uwais kemudian berkata nama saya uwais al qarni dalam perbualan mereka diketahuilah bahwa ibu uwais telah meninggal dunia itulah sebabnya ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang ketika itu akhirnya khalifah umar dan ali memohon agar uwais berkenan mendoakan untuk mereka uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah sayalah yang harus meminta doa dari kalian subhanallah sangat merendah dirinya hamba allah ni mendengar perkataan uwais khalifah berkata kami datang ke sini untuk mohon doa dan istighfar dari anda karena desakan kedua sahabat ini uwais al qarni akhirnya mengangkat kedua tangannya berdoa dan membacakan istighfar setelah itu khalifah umar berjanji untuk menyumbang wang negara dari baitul mal kepada uwais untuk jaminan hidupnya segera saja uwais menolak dengan lembut sambil berkata hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang untuk hari hari selanjutnya biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi kisah uwais di dalam kapal dagang setelah kejadian itu nama uwais kembali tenggelam tak terdengar lagi beritanya tetapi ada seorang lelaki pernah bertemu dan ditolong oleh uwais waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah arab bersama para pedagang tanpa disangka sangka angin taufan bertiup dengan kencang akibatnya hempasan ombak menghentam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat pada saat itu kami melihat seorang laki laki yang mengenakan selimut berbu...
|