Meta tags:
description= Ahmad Syazwan Muhammad Hasan;
Headings (most frequently used words):
bukan, mahasiswa, syabab, dengan, recent, secangkir, haruman, kasturi, gamis, sertai, himpun, karnival, ilmu, anak, muda, 11, jom, jabatan, agama, islam, perlu, fokus, isu, aqidah, tauliah, bajet, 2012, hadiah, group, mat, indera, selamatkan, spr, dialog, menteri, langgar, saja, kami, hampas, tapi, santan, fitnah, sumpah, dan, amarah, rakyat, baik, manusia, jahat, allah, lagenda, kmkn, media, perdana, minda, mpmum, politikus, link, comments, posts, institusi, pendidikanku, blog, stats,
Text of the page (most frequently used words):
yang (219), dan (134), ini (73), dengan (72), dalam (72), #mahasiswa (69), saya (69), kepada (54), negara (53), kita (53), tidak (46), untuk (45), tak (44), oleh (43), ada (40), boleh (38), pada (37), gamis (36), islam (34), dari (31), akan (30), ahmad (29), orang (29), mereka (28), juga (27), maka (25), politik (25), ialah (24), rakyat (24), universiti (24), lagi (23), kerana (23), adalah (23), menjadi (23), itu (22), malaysia (22), bukan (21), aqidah (20), posted (20), jika (20), hanya (20), bagi (20), maslan (19), perlu (18), syazwan (18), baik (18), apa (17), berkenaan (17), dialog (16), lebih (16), kerajaan (16), atas (15), parti (15), kalau (15), tahun (15), awam (15), agama (14), isu (14), masa (14), 2011 (14), menteri (14), nak (14), iman (13), sejarah (13), pihak (13), secara (13), akta (13), dapat (13), dia (13), takut (13), himpun (12), media (12), allah (12), kamu (12), manusia (12), pelbagai (12), lain (12), bila (12), mana (12), buat (12), kami (12), umno (12), demokrasi (12), soal (12), jadi (11), sebagai (11), persoalan (11), sama (11), kenapa (11), mesti (11), hari (11), namun (11), auku (11), firwan (11), bajet (10), bahawa (10), sedang (10), pernah (10), belajar (10), pelajar (10), masyarakat (10), atau (10), tetapi (10), langgar (10), negeri (10), selangor (10), berlaku (9), melihat (9), turut (9), masih (9), beliau (9), perkara (9), terus (9), pembangkang (9), dato (9), ceramah (9), jabatan (8), anak (8), kampus (8), siapa (8), syariat (8), dilakukan (8), seorang (8), semua (8), muhammad (8), hasan (8), perjuangan (8), setiap (8), suatu (8), banyak (8), datuk (8), masalah (8), comment (7), muda (7), sebaliknya (7), baru (7), sebuah (7), sekali (7), kata (7), tapi (7), fitnah (7), sekarang (7), kali (7), usaha (7), saudara (7), penerangan (7), bagaimana (7), luar (7), utama (7), daripada (7), sangat (7), sistem (7), majlis (7), diberikan (7), ketua (7), pilihan (7), ruang (7), depan (7), kenaikan (7), merupakan (7), com (6), comments (6), secangkir (6), haruman (6), kasturi (6), syabab (6), tauliah (6), jangan (6), hanyalah (6), budaya (6), presiden (6), telah (6), sudah (6), dikeluarkan (6), pula (6), ekonomi (6), mempunyai (6), mahu (6), masuk (6), silakan (6), sebab (6), berkempen (6), menyokong (6), permit (6), antara (6), bersih (6), katanya (6), raya (6), dakwah (6), kakitangan (6), bakal (6), wordpress (5), ilmu (5), ust (5), berita (5), perdana (5), kena (5), hasil (5), golongan (5), pun (5), tinggi (5), jawab (5), jawapan (5), macam (5), nyata (5), agar (5), bersama (5), tentang (5), awal (5), membawa (5), makin (5), semakin (5), hampas (5), kenyataan (5), dibuat (5), dasar (5), suara (5), memberikan (5), bebas (5), diluar (5), disana (5), tertentu (5), program (5), hal (5), pandangan (5), pilihanraya (5), mengapa (5), supaya (5), duit (5), dua (5), tajuk (5), agenda (5), timbul (5), gerakan (5), menyelesaikan (5), penjawat (5), kefahaman (5), blog (4), group (4), karnival (4), ustaz (4), harian (4), leave (4), anda (4), tujuan (4), diri (4), tutup (4), aurat (4), hidup (4), voltan (4), gambar (4), mungkin (4), artis (4), tiada (4), penting (4), ahli (4), hati (4), gabungan (4), mengikut (4), hadir (4), tindakan (4), utusan (4), ianya (4), betul (4), rasa (4), naib (4), canselor (4), sepatutnya (4), proses (4), mencari (4), semula (4), sektor (4), susah (4), adakah (4), cemerlang (4), digunakan (4), membuka (4), datang (4), berhadapan (4), sendiri (4), selepas (4), soalan (4), sahaja (4), lalu (4), hingga (4), pru (4), jawatankuasa (4), ajalah (4), demonstrasi (4), bekerja (4), bawah (4), sejak (4), pertama (4), calon (4), dewan (4), ucapan (4), berbincang (4), berkata (4), berkaitan (4), menunjukkan (4), dilihat (4), ukhwah (4), harga (4), perbelanjaan (4), pengajian (4), peluang (4), jumlah (4), mengurangkan (4), khususnya (4), diumumkan (4), october (4), ajaran (4), sesat (4), umat (4), this (3), 2012 (3), hadiah (3), fokus (3), sertai (3), posts (3), saiful (3), rahman (3), tun (3), abdul (3), anwar (3), ibrahim (3), minda (3), harakahdaily (3), salam (3), islamisasi (3), bimbang (3), yakin (3), perbuatan (3), sebenar (3), amal (3), iaitu (3), ditentukan (3), sebelah (3), tahu (3), para (3), sehingga (3), gadis (3), ramai (3), nasihat (3), tanya (3), walaupun (3), berleluasa (3), tanah (3), air (3), menerima (3), jijik (3), seperti (3), kepentingan (3), perhimpunan (3), rakan (3), qazaf (3), hukum (3), lepas (3), terbuka (3), video (3), akhirnya (3), keluar (3), pemimpin (3), dinilai (3), dimana (3), idea (3), cadangan (3), rumah (3), pembangunan (3), semasa (3), pensyarah (3), isi (3), maklumat (3), cari (3), ramadhan (3), bulan (3), penuh (3), akhir (3), tadi (3), cara (3), sekolah (3), menarik (3), ingin (3), waktu (3), suratkhabar (3), berbanding (3), diadakan (3), saja (3), internet (3), keadilan (3), guna (3), bertanding (3), bercanggah (3), bersedia (3), kebenaran (3), adakan (3), kertas (3), satu (3), kemudian (3), hulu (3), bangunan (3), berdialog (3), peranan (3), membenarkan (3), spr (3), melayu (3), pasti (3), berdepan (3), kepincangan (3), setelah (3), apabila (3), bekas (3), panel (3), september (3), siasah (3), dek (3), belit (3), terhadap (3), perhatian (3), ujarnya (3), pemerintah (3), belum (3), kehangatan (3), pokok (3), mempertahankan (3), besar (3), umumnya (3), usrah (3), sahabat (3), harta (3), mesra (3), dihadapi (3), graduan (3), bertambah (3), meningkat (3), pengangguran (3), nanti (3), yuran (3), gaji (3), seolah (3), pendapatan (3), hutang (3), operasi (3), bilion (3), menyampaikan (3), penahanan (3), kumpulan (3), kuliah (3), murtad (3), dibawa (3), niat (3), murni (3), site (2), website (2), required (2), content (2), log (2), sign (2), subscribed (2), subscribe (2), jom (2), recent (2), kematian (2), adik (2), can (2), you (2), help (2), tantawi (2), lim (2), siang (2), khairy (2), jamaluddin (2), musa (2), hadi (2), politikus (2), ydp (2), salleh (2), pmium (2), kini (2), fahmie (2), new (2), net (2), mesir (2), older (2), musuh (2), berkuasa (2), menjadikan (2), jahat (2), jadikan (2), menentukan (2), terjadi (2), melaksanakan (2), wajah (2), didada (2), menzahirkan (2), amalan (2), bermusuh (2), tampil (2), menipu (2), tenaga (2), badan (2), diterima (2), tindak (2), tanduk (2), didalam (2), melalui (2), semata (2), mata (2), apatah (2), tengok (2), ditanya (2), pakai (2), kira (2), india (2), jauh (2), 1juta (2), salah (2), remaja (2), may (2), himpunan (2), keras (2), lucah (2), hina (2), ketika (2), menyatakan (2), bantahan (2), bermain (2), mengedarkan (2), risalah (2), kesedaran (2), permulaan (2), itulah (2), setiausaha (2), jumaat (2), dipimpin (2), cikgu (2), azmi (2), melibatkan (2), suasana (2), sumpah (2), membuatkan (2), amarah (2), penulis (2), kepala (2), santan (2), utm (2), maaf (2), pencapaian (2), kedua (2), diingat (2), kembali (2), bernilai (2), kualiti (2), memberi (2), ayam (2), alat (2), lupa (2), bercakap (2), sejauh (2), cuba (2), begitulah (2), sebelum (2), akademik (2), ranking (2), tinggal (2), asal (2), http (2), disebarkan (2), cerita (2), harapan (2), dianjurkan (2), terima (2), kasih (2), ayahnda (2), timbalan (2), memalukan (2), sehari (2), mesej (2), wartawan (2), minta (2), fikir (2), tulisan (2), minit (2), selesai (2), sarankan (2), beli (2), nyatakan (2), inggeris (2), faham (2), kurang (2), tolong (2), the (2), terikat (2), terpilih (2), parlimen (2), dulu (2), penubuhan (2), sajalah (2), difahami (2), suruh (2), aja (2), langsung (2), seksyen (2), menyebut (2), simpati (2), akhbar (2), cetak (2), mendapatkan (2), polis (2), mengenai (2), kebebasan (2), syarat (2), sambil (2), biri (2), korang (2), ukm (2), mak (2), ayah (2), prk (2), ditangkap (2), khuatir (2), berdebat (2), kolej (2), bakar (2), cedera (2), neh (2), kah3x (2), mazlan (2), aliman (2), menakutkan (2), sesiapa (2), 2008 (2), ciptaan (2), keluarkan (2), tiap (2), membantu (2), memperbaiki (2), beberapa (2), kelompangan (2), sebenarnya (2), kaum (2), sesi (2), bermula (2), pasal (2), agak (2), pentas (2), dijawab (2), sumber (2), justeru (2), daftar (2), pemilih (2), membuat (2), modal (2), beralih (2), pasca (2), perbualan (2), tenggelam (2), diputar (2), diubah (2), kemerdekaan (2), kesan (2), selamatkan (2), bob (2), lokman (2), jaulah (2), nik (2), abd (2), mahal (2), moga (2), nilai (2), mampu (2), inilah (2), bin (2), hinggalah (2), jalan (2), pentadbiran (2), penumpuan (2), akar (2), diambil (2), bukannya (2), memerlukan (2), mencipta (2), pekerjaan (2), kerja (2), tugas (2), ketidakcekapan (2), menyebabkan (2), mengembirakan (2), wajib (2), dilanjutkan (2), sosial (2), harus (2), pinjaman (2), kos (2), sara (2), rm200 (2), membeli (2), buku (2), sedangkan (2), sejumlah (2), seramai (2), menunggu (2), menghalang (2), lalang (2), seketika (2), gula (2), kanak (2), belanja (2), konsep (2), rasional (2), disumbangkan (2), fdi (2), masing (2), keutamaan (2), kawasan (2), jais (2), pendakwah (2), difatwakan (2), mufti (2), pendekatan (2), kekuatan (2), diperjuangkan (2), bola (2), sepak (2), tersebut (2), pertahankan (2), menyerang (2), ngo (2), asas (2), kesatuan (2), dibawah (2), zaman (2), era (2), berlakunya (2), iran (2), get, started, design, like, with, name, email, write, loading, collapse, bar, manage, subscriptions, view, reader, report, privacy, already, have, account, now, create, free, 670, hits, stats, institusi, pendidikanku, naruto, ewan8989, huda, ghazali, nhudg, khalil, farhan, azhar, akh, amin, link, nasarudin, hisyomudin, mahathir, shahrir, samad, salahuddin, ayob, mahfuz, omar, kit, husam, dstg, awang, azmin, ali, zaki, halim, shahrizul, ayuni, ridzuan, nurul, fitrah, hafiz, ilyas, fadzil, jamal, aizat, mpmum, wan, fayshal, kamal, zul, shazni, munir, hasbie, hafizudin, abierera, hafizan, usm, fea, straits, times, nanyang, metro, online, usamah, sir, najyasyraf, raja, hanis, masyitah, husna, lagenda, kmkn, kasturi89, berkawan, celaan, kututkan, dirimu, berpegang, kuasa, mutlak, pujian, impian, jualah, ikut, dll, perintahnya, tuntutan, keimanan, senjata, melepaskan, pakaian, melanggar, ketetapan, digariskan, tercatat, memisahkan, murjiah, dewasa, nama, sekularisme, leberalisme, ternyata, kesesatan, membunuh, menyentuh, diumpamakan, generator, membekalkan, tubuh, lampu, bernyala, kipas, berpusing, letrik, dada, gerak, geri, dijana, penjanaan, berskala, mahmudah, terhasil, cas, lemah, negative, berlawanan, hiasan, dengar, rancangan, hiburan, gossip, tempatan, mazhab, diguna, entah, fahaman, begini, menghalalkan, pendedahan, sape, ntah2, ikhlas, liriknya, seksi, beza, cina, bahkan, goh, tong, tauke, judi, derma, ringgit, lantang, sakiti, selalu, beri, sedekah, miskin, tudung, tetap, sempena, aman, kelihatan, sepanduk, dipamerkan, peserta, kesemuanya, mengutuk, selaku, generasi, mendesak, dihentikan, segera, demi, tegasnya, menyertai, sekitar, 300, pelajarnya, berucap, perasaan, mualnya, terpanggil, penolakan, hukuman, jenayah, perspektif, memeberi, dipermainkan, sesuka, bertangggung, seterusnya, bergerak, gelombang, talok, amnya, agung, akram, ikrami, saff, anti, saf, mengadakan, menyerahkan, memorandum, jawi, lambat, menangani, sensitif, muak, benci, ungkapan, dinyatakan, teruk, pertembungan, berasaskan, idealisme, berpaksikan, jatuh, menjatuh, seks, senonoh, ditayangkan, sampah, tv3, membara, sebiji, memerah, memprosesnya, prosesnya, santanlah, natijahnya, memohon, muhasabah, punca, faktor, penentu, holistik, paradigma, kelas, dilempar, melahirkan, tokoh, terkenal, aset, segmentasi, goegrari, dipinggirkan, menyalahkan, falsafah, pendidikan, disemak, slogan, kepimpinan, penetapan, pernahkah, dipanggil, tahunan, disediakan, dilibatkan, perancangan, nescaya, membaiki, 65juta, menara, warisan, 5billion, sejauhmana, sumbang, saran, digelar, mamatuknya, santannya, dimakan, takkan, gelarkan, subjektif, diukur, persoalannya, kemudahan, infrastruktur, maju, keupayaan, menghasilkan, tesis, jurnal, penilai, menetukan, rangking, sesebuah, bersosial, aktiviti, dibelenggu, berusaha, kepompong, ketakutan, sekatan, aktivisme, pembeda, bunyinya, mengkritik, menaikkan, malaya, prejudis, ukuran, indikator, punyai, status, begitu, pertimbangan, berada, dilaksanakan, disetiap, governance, menghantar, hendak, mencapai, tahap, prof, zaini, ujang, june, artikel, ubahan, amenoworld, blogspot, cabar, html, ixzz1wzpsn5hd, menang, kalah, bentang, kemuka, hujah, kepanasan, menghangatkan, pengajur, ugutan, menaruh, sebegini, membawakan, pandang, berautoriti, ucapankan, tahniah, barisan, abang, long, penawar, jumpa, kekeluhan, jujurnya, dianggap, semacam, budak, mengelabah, dirahsiakan, hehe, pertimbangkan, kolumnis, web, kendalikan, sorang2, bolehkah, aku, haha, berbuka, diakhiri, tergantung, didatangi, mengeluh, jemput, wakil, cerdik, sedikit, nasib, alternatif, esoknya, kanlah, punya, singapura, manifesto, hai, jelaskan, that, priviledge, incumbency, tunggu, saman, bayar, menyindir, sindiran, nampaknya, seronok, mendengar, penjelasan, main, suka, mengawal, layari, tafsir, seleweng, berfikiran, disebutkan, rtm, hak, membayar, cukai, buka, temasuk, sekiranya, tiket, bolehkan, hapuskan, betulm, dihormati, perjelaskan, persoal, terbit, tahukah, mesin, penerbitan, memanupulasi, bermaharajalela, apalah, kau, jantan, 100, tahulah, telefon, seri, hishamuddin, hussein, bagitahu, apahal, malam, pagi, petang, jalanan, merosakkan, ketenteraman, tunjukkan, permohonan, bagitau, tempatnya, cakap, letak, peringkat, kah, penyelesaiannya, sembelih, zealand, kat, manja, masalahnya, semuanya, taja, masuklah, ipts, university, mba, sponsor, terbaik, cgpa, anugerah, emas, jawatan, fikirkan, payah, hantar, ditakutkan, tangkap, alasan, berbeza, menengah, 1983, final, debat, pendebat, kelang, idris, pas, perdebatan, ketawa, membakar, jalananan, dirompaknya, ugut, ingat, kaki, dah, berjanji, masanya, terpulang, layak, didengari, diiktiraf, menyuburkan, green, light, dibuang, pergilah, batas, menentang, abdullah, badawi, digagalkan, satunya, 365, seminggu, jam, asalkan, berat, mengundi, meluat, dibandingkan, apakah, kebangsaan, dikenakan, didakwa, kecil, ditadbir, urus, berparlimen, terpimpin, demokratik, berdasarkan, diletak, kampung, penoreh, getah, peneroka, nelayan, kesilapan, kuasai, dijajah, ditempatkan, bandar, kecuali, berniaga, bercucuk, tanam, jalanraya, naik, nombor, gementar, benar, naikkan, mengambarkan, kepincangannya, berfungsi, merdeka, terkebelakang, segi, menjelaskan, dibenarkan, berikut, ringkasan, lewat, terlalu, lama, diberi, amaran, pengerusi, cincin, rosmah, mansor, 24juta, bercerita, kamalanathan, tukar, paranoid, memualkan, mahsiswa, mpp, uia, mengenakan, baju, kuning, bersihkan, mulanya, wacana, ilmiah, betapa, kritikalnya, pemikiran, persediaan, dimaklumkan, penganjur, mengajukan, meneri, ogos, dijemput, merangkap, index, php, 5244, praya, putar, dijadikan, sempadan, berjuang, kelangsungan, tambah, warga, bangladesh, indonesia, myanmar, thailand, senarai, dibersihkan, dibimbangi, tercampak, lubang, menimbus, lompang, sampai, bilapun, tertipu, permainan, licik, kempen, keberkesanan, kemampuan, transformasi, keseriusan, penambahbaikan, diwakili, nafas, panjang, lega, kekalutan, jelasnya, perjalanan, adil, menambah, peri, pentingnya, kayu, ukur, corak, dipilih, meneruskan, legasi, berubah, arena, didedahkan, bertanggungjawab, ujar, bergantung, ketelusan, dimaksudkan, sebalik, arah, belakang, elektronik, semaksimanya, dilukis, keraguan, dalamnya, tambahnya, penipu, penyeleweng, berkepentingan, sokongan, moral, menurutnya, hakikat, positif, membelek, pejuang, petualang, natijah, kuala, lumpur, sept, mat, indera, dairi, kalam, sufi, ibrah, abg, bualan, penutup, menyoroti, liku, riduan, moh, nor, pencerahan, abduh, aziz, amanah, hikmah, murabbi, tgha, murabbitun, kupasan, nasruddin, hiraki, syawal, bertemu, berpisah, kerananya, ana, uhibbukum, fillah, dirasai, terlibat, jemaah, watak, pelakon, menukar, kawan, lawan, bak, wanita, tahta, milik, tarbiyah, harakah, paling, kaya, dikalangan, ansar, marilah, bahagikan, isteri, awak, pilihlah, darinya, disukai, menceraikannya, iddahnya, berkahwinlah, latihan, lahirkan, sebagaimana, rabi, muhajir, dipersaudarakan, rasulullah, auf, ditubuhkan, permulaannya, tanjung, tepi, padang, maahad, kelapangan, dibina, tali, thabatkan, juangnya, berusrah, sunnah, bersahabat, jannah, fakulti, sekadar, ringkasnya, khusus, kebajikan, terpaksa, berkelana, rezeki, menampung, keluarga, kerabat, kebanyakannya, biasa, bantuan, ihsan, peruntukan, disalurkan, bidang, perniagaan, galakan, keusahawanan, 2000, 894, 788, 2juta, masakini, mengejutkan, pertambahan, ketidakberkesanan, kemajuan, kepesatan, teknologi, produktiviti, diatas, peratusan, lihat, data, jelas, kadar, dibazirkan, mengembangkan, kek, dipertikaikan, kecakapan, mengurus, peningkatan, terserlah, membangun, daripadanya, wang, dibelanjakan, produktif, dipejabat, pengumumam, umur, persaraan, menyedihkan, terhimpit, sukar, penjawatan, 20000, bersara, 40000, terlepas, mekanisma, disamping, fleksibel, lokasi, ptptn, zon, wilayah, dikaji, lokaliti, buah, mendadak, akibat, menanggung, pengurusan, berstatus, penyelidikan, rm200juta, mangsa, baucer, ipt, matrikulasi, tingkatan, ucapkan, namum, bonus, setengah, barang, diselesaikan, kawalan, barangan, persaingan, monopoli, menekan, bawahan, memotong, ditepi, mencantikkan, pemandangan, tumbuh, dicabut, akarnya, walau, dibebankan, menghentikan, menangis, diisytihar, muflis, emolumen, rm80, rm320, sementara, dihadapan, berlawan, inflasi, memiskinkan, penyelesaian, dibahagikan, rm181, rm51, bersifat, one, off, consumption, lansung, hadapan, dijangkan, pengundi, memahami, bernegara, dibentangkan, membahaskan, diluluskan, majoriti, kelak, sebahagiannya, pelaburan, asing, mencatat, billion, enam, diingatkan, pulau, pinang, keseluruhannya, bermaksud, kelantan, kedah, terengganu, sabah, serawak, terpinggir, inisiatif, serius, rm232, memanda, gembira, sungguhnya, memang, pengumuman, pengisytiharan, pembahagian, pusaka, berapa, bahagian, defesit, keadaan, sihat, perlunya, komitmen, saban, menyeru, terarah, menyelamatkan, ummat, selagi, meninjau, mendapati, pengamalan, sebarang, mewajibkan, solat, aturan, menyalahi, panggil, disyaki, bawa, pengarah, toleransi, komunikasi, disahkan, disebabkan, berasa, pelik, hairan, subjek, penyampaian, penceramah, berlainan, menyeleweng, contohnya, tarekat, naksabandiyah, kadirun, yahya, rungutan, peristiwa, berikutnya, perlis, asri, zainul, abidin, 2009, kedangaran, berpuas, terbarunya, menahan, kesalahan, tanpa, 119, enakmen, 2003, seluasnya, berfikir, penilaian, penetuan, sikap, menghormati, mengeji, usah, diperbesarkan, kesungguhan, dipertanggungjawabkan, prasangka, hilanglah, bersatu, ummah, fahami, bukanlah, matlamat, kaedah, menganjurkan, seminar, sabtu, ahad, pertahan, sebarkan, tersendiri, dinanungi, dibuktikan, sahnya, berpandangan, menghadiri, penggeraknya, contoh, individu, bernama, ambiga, peminat, penyokong, red, warriors, rasmi, kafa, tan, sri, anuar, pasukan, oktober, caramah, diisi, pemidato, termasuk, perak, mewakili, ambil, hadirin, melulu, bersetuju, dipentas, pastikan, adapun, mutakhir, polemik, mengumumkan, normal, kacamata, pastinya, memikirkan, keputusan, disitu, lantangnya, menyebutkan, sekalipun, digerakkan, solidariti, payung, kebejatan, gejala, bilamana, diantara, perbezaan, ideologi, amat, menerang, memastikan, menadalami, utuh, mendepani, cabaran, penyelewengan, kebertanggungjawaban, kontrak, pendirian, agresif, tumpuan, presidennya, zaharuddin, antarabangsa, uiam, serangan, kristianisasi, kes, upm, dimurtadkan, gereja, brickfield, teras, bertunjangkan, prinsip, islah, mengembalikan, menyeluruh, perihal, tunjang, kemenangan, nabi, sabahat, penjernihan, salim, lari, memperjuang, mewajahkan, medan, agresifnya, revolusi, kejatuhan, shah, berpunca, dibantu, kelompok, terkena, tempias, suasa, muncul, nasional, home, skip,
Text of the page (random words):
empadan berjuang untuk masa depan juga penting untuk kelangsungan sumber http bm harakahdaily net index php berita utama 5244 lupa praya bersih dek putar belit isu sejarah posted in siasah 1 comment dialog menteri langgar saja posted on 5 september 2011 by syazwan 20 ogos 2011 yang lepas saya dijemput untuk menjadi panel dalam sesi dialog mahasiswa bersama menteri dialog ini diadakan antara mahasiswa dengan ketua penerangan umno datuk ahmad maslan merangkap timbalan menteri di jabatan perdana menteri tajuk asal dialog ini ialah peranan mahasiswa dalam memperbaiki demokrasi negara pada mulanya saya fikir ini boleh menjadi suatu wacana ilmiah dan ingin melihat betapa kritikalnya pemikiran seorang menteri saya juga agak bimbang untuk tampil ke pentas berkenaan jika tiada persediaan saya dimaklumkan oleh penganjur bawah panel boleh mengajukan apa juga persoalan untuk dijawab meneri ini suatu berita baik saudara firwan bekas ydp mpp uia turut menjadi panel dalam dialog berkenaan saya mengenakan baju kuning sebagai mesej untuk bersihkan demokrasi negara majlis dialog bermula lewat apabila ucapan awal dato ahmad maslan terlalu lama walaupun sudah 3 kali diberi amaran oleh pengerusi majlis permulaan ucapan terus menyebut tentang cincin rosmah mansor yang bernilai 24juta dia kata itu hanya fitnah beliau juga bercerita pasal politik umno dan melayu namun bila sahaja yb kamalanathan mp hulu selangor masuk ke dewan dia terus tukar tajuk kepada keadilan kaum dalam bn ucapan yang sangat paranoid dan memualkan mahsiswa kerana ini bukan majlis penerangan isu parti umno namun tak apa masih ada 45 minit untuk sesi soal jawab berikut adalah antara ringkasan beberapa soal jawab antara dato ahmad maslan dengan saya dan firwan dalam dialog berkenaan saya tajuk dialog ini mengambarkan ada kepincangan dan kelompangan dalam sistem demokrasi negara dimana kepincangannya bagaimana sebenarnya sistem demokrasi di negara kita berfungsi mengapa setelah pelbagai dasar dan agenda dilakukan sejak merdeka hingga sekarang kaum melayu masih terkebelakang di segi ekonomi bagaimana pemimpin mahu menjelaskan proses demokrasi kepada mahasiswa remaja dan pelajar sekolah mengapa pelajar universiti tak dibenarkan berkempen dalam pilihanraya dato ahmad maslan saya tak takut dengan sesiapa saya hanya takut dengan allah saya langsung tak gementar kerana saya tahu perjuangan kami adalah perjuangan yang benar sebab itu di dewan rakyat saya minta naikkan soalan saya supaya dapat berdepan dengan anwar ibrahim tahun ini soalan saya naik ke nombor 2 saya dapat berdepan dengan anwar ibrahim di dewan rakyat sebab saya tak takut berdepan dengan manusia saya hanya takut allah mengapa kita tak kuasai ekonomi ketika dijajah inggeris kalau orang melayu dan india awal awal lagi ditempatkan di bandar kita pasti tak ada pilihan lain kecuali berniaga sebab kita tak boleh bercucuk tanam di atas jalanraya tetapi mereka diletak di kampung nak jadi apa mereka jadi penoreh getah macam mak ayah saya mereka jadi peneroka dan nelayan itu kesilapan pertama dalam proses demokrasi kemudian negara ditadbir urus oleh kerajaan mengikut sistem demokrasi berparlimen demokrasi terpimpin semua orang demokratik di negara kita boleh menjadi calon dalam pilihanraya siapa saja boleh jadi calon berdasarkan akta akta yang ada muhammad firwan tahun lalu beberapa mahasiswa universiti kebangsaan malaysia ukm dikenakan tindakan di bawah auku akta universiti dan kolej universiti kerana didakwa berkempen pada pilihanraya kecil prk hulu selangor pru 2008 berat sebelah sehingga membuatkan orang tidak mahu mengundi pihak tertentu kerana meluat mengapa pihak pembangkang susah dapat permit dibandingkan kerajaan apakah peranan mahasiswa dalam membantu memperbaiki demokrasi dalam negara kita dato ahmad maslan malaysia adalah satu satunya negara yang membenarkan berkempen 365 hari 7 kali seminggu 24 jam sehari asalkan ada permit boleh buat ceramah pembangkang juga boleh kata apa sahaja dalam internet boleh keluarkan suratkhabar tiap tiap hari kenapa kerajaan negeri selangor tak keluarkan suratkhabar hari hari dan bagi kepada rakyat selangor kalau mereka nak buat silakan firwan mengikut auku pelajar tak boleh jadi calon atau berkempen dato ahmad maslan akta itu ciptaan manusia kenapa kamu mesti takut dengan ciptaan manusia langgar ajalah jangan takut pada manusia terus langgar sajalah firwan pada pru 2008 di kepala batas mahasiswa cuba menjadi calon menentang tun abdullah badawi tetapi digagalkan oleh spr ahmad maslan pada saya kalau rasa nak bertanding langgar aja kemudian kalau dibuang dari universiti pergilah belajar di universiti luar negara dia bagi green light ka neh kah3x saya tujuan kami adakan dialog dengan pemimpin bukan untuk menakutkan sesiapa kami hanya mahu dua perkara pertama suara kami didengari dan kedua mahasiswa mahu peranan kami diiktiraf adakah kerajaan selepas ini bersedia membenarkan mahasiswa bertanding dalam pilihanraya untuk menyuburkan demokrasi adakah datuk bersedia berdialog dengan mazlan aliman ahmad maslan saya dah berjanji untuk berdialog dengan mazlan aliman dan bila masanya terpulang pada dia tetapi untuk berdebat saya rasa dia tak layak kah3x kalau saudara nak terus adakan dialog dan dapat pandangan orang orang tertentu silakan yang saya khuatir ialah demonstrasi kerana bila berlaku demonstrasi boleh berlaku orang bakar bangunan dan ketawa selepas membakar bangunan itu bila berlaku demonstrasi jalananan dan melihat orang cedera daripada nak tolong orang cedera dirompaknya pula ini ugut ka apa dia ingat kita neh kaki bakar bangunan ka saya tidak khuatir dengan pandangan berbeza saya berdebat sejak sekolah menengah pada 1983 saya masuk final debat pendebat pertama dari kolej islam kelang ialah idris ahmad 27 tahun selepas itu beliau menjadi ketua penerangan pas dan saya jadi ketua penerangan umno perdebatan tak jadi hal bagi saya firwan semasa prk hulu selangor ada mahasiswa kena tangkap di bawah auku mereka ditangkap dengan alasan pelajar universiti tak boleh masuk politik ahmad maslan kalau anda semua nak masuk politik silakan apa nak ditakutkan auku ia adalah akta akta di atas kertas yang korang takut sangat kenapa masuk ajalah dalam politik itu jawapan saya saya kita tak takut tetapi kita fikirkan mak ayah yang susah payah cari duit nak hantar kita belajar ahmad maslan masuklah ipts atau university luar negara dan kemudian bekerja saya buat mba tak ada siapa sponsor pun saya bekerja sambil belajar dan jadi pelajar terbaik ukm dan dapat 3 85 cgpa saya dapat anugerah emas pelajar masa itu pelbagai jawatan politik saya ada saya dato masalahnya mahasiswa yang ada ni bukan semuanya anak menteri boleh taja anak belajar diluar negara ahmad maslan saya dulu bekerja sambil belajar saya pernah sembelih biri biri di new zealand untuk cari duit lebih itu kat luar negara apa hal korang manja sangat firwan datuk cakap mengenai kebebasan media kenapa letak syarat kenapa pembangkang susah nak dapat permit buat ceramah datuk suruh langgar auku tapi di peringkat kerajaan sendiri apa kah penyelesaiannya ahmad maslan tunjukkan kepada saya permohonan ceramah dari mana mana parti pembangkang yang tak dapat kebenaran polis bagitau pada saya bila dan tempatnya saya boleh bagitahu ketua polis negara apahal tak bagi dia orang ceramah nak ceramah siang malam pagi petang silakan yang tak boleh demonstrasi jalanan sebab ia merosakkan ketenteraman awam ceramah pembangkang jauh lebih banyak dari ceramah kerajaan kalau parti pembangkang buat 100 parti kerajaan baru buat satu saya tahulah sebab saya ketua penerangan umno malaysia kalau pembangkang tak dapat permit buat ceramah bagi tahu pada saya saya akan telefon menteri dalam negeri datuk seri hishamuddin tun hussein supaya bagi permit kita tak takut dengan ceramah kita takut orang yang memanupulasi kebenaran perkara yang tak betul diadakan adakan fitnah bermaharajalela apalah kau orang takut dengan auku ia adalah kertas kertas yang ada tulisan langgar ajalah kalau kamu anak jantan saya tadi datuk sarankan kami langgar akta tak betulm ini bukan cara kita akta perlu dihormati kita sepatutnya perjelaskan akta ini secara betul tadi datuk pun persoal kenapa kerajaan negeri selangor tak terbit akhbar harian tahukah datuk bahawa kita ada akta mesin cetak dan penerbitan dalam akta itu setiap akhbar harian mesti mendapatkan permit daripada menteri dalam auku seksyen 15 hanya menyebut mahasiswa tak boleh nyatakan pandangan atau simpati kepada mana mana parti politik tetapi sekiranya orang bertanding atas tiket bebas bolehkan mahasiswa menyokong mereka adakah ia bercanggah dengan auku bersedia atau tidak kerajaan sekarang hapuskan auku jangan salah tafsir atau seleweng maklumat kepada mahasiswa saya yakin mahasiswa berfikiran terbuka dalam isu atau pandangan yang disebutkan oleh parti parti yang berkempen dalam pilihanraya tetapi kenapa umno guna rtm untuk berkempen kerana ia hak rakyat malaysia yang membayar cukai mengapa mereka tak buka media kepada semua orang temasuk mahasiswa ahmad maslan kalau saudara tak suka melihat apa yang ada di tv tutup ajalah tv itu tengok internet atau harakahdaily atau suara keadilan silakan saya tak takut melihat internet sebab tak ada siapa yang boleh mengawal silakan kalau saudara nak layari blog saya pun tak takut langsung firwan menyindir tapi sindiran itu nampaknya tak difahami ahmad maslan saya seronok mendengar penjelasan yb yang suruh kita main langgar aja ahmad maslan ya boleh langgar saja kalau kena saman bayar sajalah firwan perdana menteri kata pru ke 13 boleh diadakan pada bila bila masa dan tak terikat kepada jawatankuasa terpilih parlimen kenapa tak tunggu dulu penubuhan jawatankuasa itu ahmad maslan that is the priviledge of incumbency firwan maaf kami kurang faham dato tolong jelaskan ahmad maslan hai belajar inggeris 13 tahun tak faham lagi firwan di singapura setiap parti politik diberikan ruang nyatakan manifesto di media berbanding di malaysia hanya sebelah pihak ahmad maslan utusan malaysia suratkhabar umno tak kanlah nak masuk cerita pembangkang 60 umno punya kalau saudara tak mahu beli utusan malaysia tak ada hal orang lain boleh beli banyak lagi soalan yang ingin ditanya namun waktu berbuka hanya tinggal 3 minit sahaja lagi maka dialog diakhiri dengan banyak soalan yang tergantung selesai majlis berkenaan saya didatangi wartawan media umno lalu dia mengeluh dengan jawapan menteri berkenaan hingga dia kata ia sangat memalukan dia sarankan agar lepas ini mahasiswa jemput wakil umno yang lebih cerdik sedikit macam khairy jamaluddin dan lain lain nasib baik media alternatif tak ada kalau ada mesti jadi berita pilihan esoknya lagi menarik wartawan berkenaan minta untuk saya pertimbangkan untuk menjadi kolumnis web yang mereka kendalikan fikir sorang2 bolehkah tulisan aku keluar dalam media umno hari ini dalam sejarah haha jujurnya saya rasa jawapan dan cara timbalan menteri berkenaan sangat memalukan kerajaan berhadapan mahasiswa yang dianggap semacam budak sekolah akhirnya dia sendiri yang mengelabah lagi menarik sehari selepas program berkenaan dia terus mesej saya dirahsiakan hehe namun saya menaruh harapan agar dialog sebegini dapat dianjurkan lagi untuk membuka minda mahasiswa dan membawakan idea pandang kepada pihak yang lebih berautoriti saya ucapankan tahniah dan terima kasih kepada barisan ayahnda dan abang long daripada penawar akhir majlis ada juga ayahnda negeri yang datang jumpa dan menyatakan kekeluhan atas jawapan yang diberikan oleh ketua penerangan umno malaysia semasa dialog tadi ada orang tanya kenapa tidak disebarkan video penuh tapi ada rakan pengajur cerita bahawa ada ugutan dari pihak tertentu untuk tidak disebarkan video berkenaan dialog ini bukan untuk cari siapa menang dan kalah hanya untuk untuk kita bentang cadangan dan kemuka hujah kepanasan ramadhan turut menghangatkan dialog ini ramadhan bulan ilmu artikel ini hasil ubahan dari maklumat asal http amenoworld blogspot com 2011 08 ahmad maslan cabar langgar auku mesti html ixzz1wzpsn5hd posted in kampus 6 comments kami bukan hampas tapi santan posted on 12 june 2011 by syazwan kalau kita terus menghantar semua pelajar cemerlang ke luar negara yang tinggal di universiti dalam negara hanya pelajar hampas jadi macam mana universiti kita hendak mencapai tahap yang lebih baik prof dr zaini ujang naib canselor utm begitulah bunyinya kenyataan yang dikeluarkan oleh seorang naib canselor yang pernah mengkritik keras usaha menaikkan ranking universiti yang dilakukan oleh universiti malaya sebelum daripada ini kenyataan ini dikeluarkan dalam utusan malaysia saya melihat kenyataan dikeluarkan sangat prejudis kepada mahasiswa dalam negara ukuran cemerlang digunakan oleh beliau tidak mempunyai indikator yang nyata kerana jika mahu dinilai pencapaian akademik mahasiswa dalam negara juga punyai status yang begitu cemerlang perkara yang menjadi pertimbangan kita ialah universiti luar negara berada pada ranking yang baik bukan kerana pelajar cemerlang malaysia yang belajar disana tetapi sistem dan governance yang dilaksanakan disetiap universiti persoalannya adakah kemudahan dan infrastruktur universiti kita sama dengan universiti maju di luar negara bagaimana pula dengan keupayaan pensyarah mereka yang boleh menghasilkan tesis isi jurnal yang menjadi alat penilai utama dalam menetukan rangking sesebuah universiti tidak lupa juga kita perlu bercakap sejauh mana mahasiswa dalam negara bebas bersosial dalam aktiviti politik ekonomi dan budaya sedang mereka masih dibelenggu dengan auku apa yang nyata ialah mahasiswa dalam negara cuba dan berusaha keluar dari kepompong ketakutan akta dan sekatan ini dengan aktivisme yang dilakukan dan ini menjadi pembeda yang nyata dengan mahasiswa diluar negara jika mahasiswa dalam negara digelar hampas bagaimana pula pensyarah dan naib canselor universiti dalam negara tidak ada hampas jika tiada ayam yang mamatuknya maka santannya hanya dimakan oleh manusia takkan kita nak gelarkan pihak universiti dalam negara ini sebagai ayam tidak sama sekali melihat kepada kualiti mahasiswa dalam dan luar negara ianya suatu yang subjektif dan susah diukur kualiti sebenar mahasiswa adalah sejauhmana mereka boleh memberi sumbang saran kepada pembangunan negara dalam semua sektor lebih lebih lagi semasa mereka masih belajar hari ini slogan mahasiswa adalah rakan kepimpinan negara namun dimana suara mahasiswa dalam penetapan setiap dasar negara pernahkah mahasiswa turut sama dipanggil untuk memberikan idea dalam bajet tahunan yang disediakan jika dilibatkan mahasiswa dalam idea perancangan bajet nescaya cadangan membaiki rumah perdana menteri bernilai rm 65juta dan menara warisan rm 5billion tidak akan diterima sepatutnya proses muhasabah untuk mencari punca dan faktor penentu kepada pencapaian sebuah universiti mesti dibuat secara holistik paradigma mahasiswa dalam negara sebagai mahasiswa kelas kedua mesti dilempar keluar kerana universiti dalam negara juga pernah melahirkan pemimpin negara dan tokoh terkenal yang ada pada hari ini mest...
|