Meta tags:
description= Da wah Rahmatan Lilalamin, Menuju Ketenangan Jiwa & Kekuatan Iman;
Headings (most frequently used words):
dan, kh, munahar, muchtar, hs, tiada, hari, tanpa, al, quran, racun, kehidupan, penawarnya, hijrah, momentum, kebangkitan, umat, penyakit, hati, strategi, dakwah, kategori, arsip, tulisan, teratas, laman,
Text of the page (most frequently used words):
yang (223), dan (119), kita (116), allah (92), dengan (73), dalam (66), orang (62), ini (56), akan (55), tidak (52), kepada (50), dari (46), ada (41), untuk (40), itu (39), maka (39), nabi (37), adalah (34), anak (33), ketika (31), mereka (30), baik (29), karena (29), pada (26), apa (26), oleh (25), hati (24), lalu (24), menjadi (24), jika (23), harus (22), para (22), racun (20), dunia (20), kehidupan (19), bisa (18), rasul (18), satu (18), tapi (18), aku (18), budaya (17), dakwah (16), bahwa (16), masih (16), umat (15), hari (15), seorang (15), dai (15), dia (15), manusia (15), lain (15), selalu (15), quran (14), sampai (14), bin (14), hijrah (13), penawarnya (13), setiap (13), bagi (13), jangan (13), datang (13), sahabat (13), kemudian (13), rasulullah (12), waktu (12), kamu (12), tahun (12), sudah (11), sehingga (11), pun (11), berdakwah (11), agar (11), umar (11), itulah (11), berkata (11), memberikan (10), mungkin (10), bagaimana (10), lakukan (10), antara (10), besar (10), kecil (10), sebab (10), kedua (10), pernah (10), pertama (10), musa (10), nikmat (10), tanpa (9), segala (9), hal (9), dapat (9), hidup (9), yatim (9), masuk (8), raudhatul (8), muta (8), allimin (8), strategi (8), penyakit (8), hanya (8), tetapi (8), artinya (8), akhlak (8), namun (8), bila (8), ketiga (8), suatu (8), salah (8), abdullah (8), setelah (8), malam (8), masjid (8), sebagai (8), alam (8), malaikat (8), komentar (7), sebuah (7), memiliki (7), sebagaimana (7), juga (7), sesuai (7), inilah (7), keluar (7), lebih (7), akhirnya (7), seseorang (7), bahkan (7), begitu (7), berbicara (7), tempat (7), bertanya (7), lidah (7), belum (7), langsung (7), semua (7), engkau (7), merupakan (7), tengah (7), abu (7), pendidikan (7), harta (7), album (6), dzikir (6), momentum (6), sifat (6), boleh (6), ingin (6), kafir (6), beliau (6), insya (6), menyampaikan (6), membaca (6), jiwa (6), diberikan (6), iman (6), tiga (6), hatinya (6), kembali (6), kata (6), umatnya (6), hamba (6), ternyata (6), ahli (6), surga (6), tahu (6), kenapa (6), doa (6), bertaubat (6), muhammad (6), saw (6), lagi (6), saat (6), laba (6), penuh (6), beriman (6), akhirat (6), ruh (6), zuhud (6), lima (6), janda (6), seperti (5), nama (5), kebangkitan (5), januari (5), 2009 (5), tausiyah (5), ditulis (5), tinggalkan (5), tantangan (5), tersebut (5), atas (5), mempunyai (5), terjadi (5), kalau (5), mengikuti (5), pula (5), zaman (5), sementara (5), pohon (5), pupuk (5), sebaliknya (5), banyak (5), barat (5), moral (5), kewajiban (5), dilakukan (5), sesungguhnya (5), kuat (5), baru (5), perbuatan (5), awalnya (5), tatkala (5), gambaran (5), beberapa (5), khmunaharmuchtarhs (5), sedangkan (5), ibadah (5), kami (5), sangat (5), berdoa (5), dikabulkan (5), hujan (5), kotor (5), seluruh (5), telah (5), tadi (5), atau (5), swt (5), terakhir (5), pelajaran (5), isa (5), surat (5), masyarakat (5), semangat (5), agama (5), jakarta (5), murid (5), zakaria (5), miliki (5), pengajian (5), mulai (4), munahar (4), muchtar (4), tiada (4), merasa (4), ilmu (4), dirinya (4), berhasil (4), perlu (4), disampaikan (4), saja (4), pengetahuan (4), air (4), rumah (4), paling (4), bersama (4), datangnya (4), sebagainya (4), sebagian (4), kemungkaran (4), melakukan (4), dosa (4), melihat (4), bersih (4), mendapat (4), kalimat (4), diterima (4), jadikan (4), kebaikan (4), menjawab (4), bangun (4), sholat (4), lainnya (4), menuju (4), perkataan (4), betapa (4), rasa (4), secara (4), berbagai (4), diri (4), tanda (4), ujian (4), ridho (4), siapa (4), kekuatan (4), apakah (4), diambil (4), kadang (4), benar (4), umur (4), islam (4), yunus (4), kapal (4), laut (4), rencana (4), selanjutnya (4), memalingkan (4), mengatakannya (4), ruhnya (4), bulan (4), lembaga (4), majelis (4), ustadzah (4), masnah (4), santunan (4), muharram (4), piatu (4), puasa (4), situs (3), wordpress (3), com (3), wajib (3), langganan (3), sekarang (3), saya (3), muballigh (3), jadwal (3), alfurqon (3), buku (3), silaturrahim (3), desember (3), 2008 (3), menghadapi (3), tauhid (3), akidah (3), galanya (3), menyelami (3), batasan (3), demikian (3), dahsyatnya (3), menghancurkan (3), bukan (3), luar (3), semuanya (3), mubaligh (3), mencegah (3), lurus (3), tutur (3), khusus (3), mendapatkan (3), digambarkan (3), bicara (3), masalah (3), akhir (3), tidur (3), rumahku (3), berjamaah (3), berpikir (3), kalian (3), menyebabkan (3), buruk (3), iri (3), dimiliki (3), surut (3), sebelum (3), obat (3), meluruskan (3), panjang (3), membuat (3), cepat (3), turun (3), gerangan (3), satunya (3), taubatnya (3), cobaan (3), berikan (3), capai (3), langkah (3), senantiasa (3), berharap (3), berkumpul (3), ashar (3), kemarin (3), siapakah (3), menyambut (3), ucapan (3), dua (3), arti (3), mukjizat (3), mati (3), hijriyah (3), tanggal (3), menentukan (3), alhamdulillah (3), maha (3), macam (3), keluarga (3), bangsa (3), perintah (3), dilemparkan (3), ikan (3), diperintahkan (3), derajat (3), pesantren (3), ulama (3), muridnya (3), iblis (3), serba (3), api (3), neraka (3), menghadap (3), fase (3), dzikrullah (3), penawar (3), zakat (3), menjadikan (3), mengajarkan (3), taklim (3), ibu (3), lihat (2), berlangganan (2), tamu (2), februari (2), jadi (2), menyeru (2), tetap (2), menjelang (2), ajal (2), terpenting (2), mendatangi (2), qurais (2), sampaikan (2), kesabaran (2), siap (2), pandai (2), sekitarnya (2), berjalan (2), keinginan (2), disamping (2), merasuki (2), siraman (2), tua (2), disiram (2), tumbuh (2), diberi (2), sesuatu (2), sedikit (2), negeri (2), kalah (2), sekadar (2), ditanamkan (2), merusak (2), disinilah (2), menanamkan (2), berasal (2), masuknya (2), hingga (2), sandaran (2), vertikal (2), berupaya (2), serta (2), kebenaran (2), mudah (2), biasa (2), khattab (2), akhlakul (2), karimah (2), menjalankan (2), pasti (2), sejarah (2), mengusir (2), mulia (2), sekalipun (2), sehari (2), selama (2), hidupnya (2), ingat (2), hendaklah (2), teladan (2), dakwahnya (2), mau (2), bicaralah (2), depan (2), berada (2), kebajikan (2), beruntung (2), sebaik (2), baiknya (2), tuan (2), melaksanakan (2), subuh (2), ibadahnya (2), amalan (2), pagi (2), perjalanan (2), jauh (2), batu (2), penasaran (2), berturut (2), turut (2), menyakiti (2), berbuat (2), wahai (2), bersyukur (2), karunia (2), terhadap (2), menjaga (2), takabur (2), syirik (2), dengki (2), manakala (2), berdzikir (2), mujarab (2), jelek (2), meminta (2), bermunajat (2), petunjuk (2), mengumpulkan (2), doanya (2), kelompok (2), kelompoknya (2), negara (2), diantara (2), adanya (2), tentu (2), cita (2), keberhasilan (2), mensyukuri (2), sambil (2), sebentar (2), dikenal (2), tiba (2), harinya (2), usai (2), gang (2), dianggap (2), diselamatkan (2), diperbolehkan (2), julukan (2), sakit (2), awal (2), diawali (2), sayyidina (2), amru (2), ash (2), berpendapat (2), ali (2), terlampau (2), mampu (2), menghitungnya (2), negatif (2), terasa (2), ayat (2), tak (2), jumlahnya (2), fasilitas (2), umurnya (2), tingkatkan (2), termasuk (2), dijadikan (2), peringatan (2), mengingatkan (2), kali (2), berkat (2), tenggelam (2), sama (2), sekedar (2), meringankan (2), bulat (2), suci (2), tanah (2), madinah (2), sendiri (2), melindunginya (2), maut (2), gua (2), membangun (2), terangkat (2), tergantung (2), pondok (2), mengharap (2), didapatkan (2), dijaga (2), walaupun (2), godaan (2), dapatkan (2), kejelekan (2), darinya (2), katakanlah (2), illallah (2), duduk (2), maksiat (2), berpakaian (2), hitam (2), kasih (2), sayang (2), membawa (2), kain (2), kafan (2), ditanya (2), langit (2), lewati (2), keempat (2), ketaatan (2), kelima (2), lalui (2), hakekatnya (2), ramadhan (2), mengingat (2), popularitas (2), lupa (2), sempat (2), infak (2), sedekah (2), kejar (2), kebahagiaan (2), nilai (2), dilaksanakan (2), kaum (2), taman (2), maghrib (2), fakir (2), miskin (2), mendirikan (2), semakin (2), kecilan (2), tokoh (2), pemberian (2), diharapkan (2), sejumlah (2), meski (2), acara (2), wah (2), rahmatan (2), lilalamin (2), ketenangan (2), rancang, web, surel, tulis, memuat, ciutkan, bilah, kelola, pembaca, laporkan, isi, daftar, privasi, punya, akun, login, daftarkan, blog, laman, tulisan, teratas, arsip, feb, juli, 2026, himmah, kategori, older, posts, bagimanapun, lamanya, bosan, lelah, merubah, mengganti, manhajnya, meridhoinya, konsisten, komitmen, low, profile, mendekati, dihormati, sahabatnya, keilmuan, didalam, sanubarinya, singkat, mendalami, menelaah, dalamnya, semacam, lancar, kiita, tertentu, tersendiri, tantantang, era, globalisasi, tinggi, intelektualisasi, perkembangan, terdalam, rohani, pupuknya, bagus, menghasilkan, diinginkan, tugas, menyejukkan, ibarat, pemilik, menyemaikan, berilah, takaran, pas, terlalu, sesuaikan, kondisi, condong, ketimbang, islami, menyeleksinya, muslim, menyeleksi, dilihat, pergaulannya, persen, televisi, internet, media, membentenginya, indonesia, maupun, ditutupi, mudahnya, terlena, laksanakan, bagaimanapun, kerasnya, dilupakan, ketahui, membolak, balikan, berikhtiar, membalikkannya, dianjurkan, rasullah, memang, resikonya, menyulitkan, mencegahnya, bertolak, belakanga, kemaksiatan, membenci, tergugah, nur, cahaya, diturunkan, dipegang, bertutur, lemah, lembut, rintangan, memakai, tolak, ukur, menentangnya, membunuhnya, ditunjukkan, memusuhinya, dipukul, sakitnya, lisan, memukul, karenanya, mengingatnya, olel, akal, menjelek, jelekkan, menjatuhkan, provokator, contoh, obyek, bencana, baginya, mendengarnya, sistim, otak, kemampuan, hikmah, bijaksana, pengusaha, ekonomi, pertanian, petani, ilmuan, audensi, keutamaan, khoiru, ummah, terbaik, segolongan, mengajak, menyuruh, ruf, mungkar, 104, ummat, ditampilkan, 110, bermalam, keluargaku, susah, silahkah, beginilah, tempatku, izin, memerhatikan, kapan, shalat, barulah, ikut, pulang, bekerja, menempuh, hanyalah, pembuat, dhuhur, bingung, berbeda, ibadahku, kemungkinan, jaga, lidahku, gunakan, gibah, memfitnah, berdusta, kotori, hatiku, kelebihan, disebelah, ikhtibar, dipisahkan, percaya, ria, otomatis, sebabnya, lisannya, peranan, penting, menghilangkan, supaya, tepat, menyebut, terdapat, terhalang, kemarau, panjangnya, musibah, diangkat, turunkan, berserah, mengakui, kesalahannya, kekasih, berdiri, memberi, mengabulkan, dipersilahkan, terdiam, bebuat, kuatir, menunduk, bertobat, diketahui, sekelilingnya, diijabah, terheran, umatmu, taubatan, nasuha, kuterima, kisah, disaat, menimpa, kedamaian, yakinlah, subhanallah, menyadari, inginkan, niat, sanubari, tertanam, mustahil, pertolongan, inayah, rabbul, izzati, kerjakan, semata, mata, sayangnya, bertafakur, meningkatkan, ketakwaan, melalui, perintahkan, menjauhkan, dilarang, nya, mudahan, fana, shalawat, salam, haturkan, keharibaan, junjungan, semoga, kelak, yaumil, kiamah, syafaat, terlimpah, sore, menunggu, mencari, terkejut, dekat, dicintai, tunggu, lama, masuklah, cukup, kalangan, sabahat, kampung, esok, mengira, yakin, dialah, orangnya, disebut, agak, mengatakan, tinggal, dinyatakan, diikuti, meliwati, gubuk, reyot, menolehlah, selamat, jawabannya, alasannya, miladiyah, masehiyah, lahirnya, dilahirkan, disebutkan, dijelaskan, syeh, nawawi, bantani, makna, mengandung, pengelana, mengusap, disembuhkan, tangannya, halnya, buta, terkena, kusta, sembuh, dahulu, peristiwa, khalifah, gubernur, menggunakan, membalasnya, catatan, sini, timbullah, pikiran, bermusyawarah, menentukannya, dimulai, maulid, diutus, pendapat, mengusulkan, sebaiknya, lantas, kendati, perputaran, hayat, dikandung, badan, menghirup, udara, segar, dibalik, terpendam, contohnya, gatal, digaruk, nahl, menyatakan, menghitung, hitung, niscaya, pengampun, penyayang, janganlah, hendak, sejauh, mana, menyukuri, patut, disyukuri, menambah, mentaubati, kesalahan, muasabah, intropeksi, minimal, pertahankan, maksimal, bersabda, barangsiapa, menodai, pribadi, terulang, mukmin, pagut, ular, lubang, biarlah, berlalu, perbaiki, ajaran, menggema, menggelora, sampailah, furqon, sinilah, pentingnya, disia, siakan, yakni, meninggalkan, kaumnya, naik, penumpang, barang, lautan, memperlihatkan, pilihan, per, muatan, menyelamatkan, diputuskan, undian, memilih, lempar, namanya, ditelan, seekor, kegelapan, perut, ilah, melainkan, dzalim, anbiya, memerintahkan, melemparkannya, tandus, kaumnnya, hijrahnya, anfal, ingatlah, menangkap, mengusirmu, membunuhmu, makar, rencananya, diingatkan, berhijrah, akibat, faktor, makkah, perjuangan, memungkinkan, ganas, menerima, seruan, merencanakan, penjarakan, dibunuh, disepakati, nadwah, musyawarah, jahal, mengirimkan, 300, pembunuh, bayaran, membunuh, lolos, pembunuhan, mencintai, dikasih, mencengkam, jumat, berani, menentang, abi, thalib, menggantikan, bakar, shiddiq, setia, melindungi, bersembunyi, tsur, halus, membuyarkan, keyakinan, diteladani, memantapkan, menimbulkan, mempertahankan, timbul, dimantapkan, hubungannya, hubungannnya, menjamin, mujadalah, mengangkat, berpengetahuan, bangkitkan, kehinaan, dibangunnya, jatuh, bangunnya, achya, anshory, pengasuh, minhajut, tholibin, kehidupannya, digoda, sempit, sabar, habib, nasehat, dakwahkan, jalan, kakiku, wajahklu, tuhan, marah, membanting, gelas, pergi, wajah, darimu, asyhadu, alla, ilaaha, asyahadu, anna, menghembuskan, nafas, bercerita, menalqinku, didatangi, mambawa, segelas, sebelah, kananku, menggoyang, gelasnya, membutuhkan, wajahku, diceritakan, mengalami, sakaratul, kerabat, sahabatnyan, menjenguknya, mendekatkan, mulut, telinga, menalqin, laa, ilaha, rasuulullah, malah, wajahnya, berteriak, pingsan, sadar, membuka, matanya, kepadaku, menalqinmu, syahadat, khusnul, khotimah, menolak, mengutus, mukanya, amat, menakutkan, malaikatpun, mencabut, keras, sekali, besi, menyimpulkan, ingkar, dimasukkan, dilewati, bau, menjawabnya, bawah, melewati, tanya, lewat, wangi, tuhanmu, nabimu, fulan, jawaban, tempatkan, sisi, azal, kirimkan, putih, tubuhnya, memasukkan, dibawa, dibawalah, kelangit, titik, izrail, menyabut, nyawa, diderita, tenggang, memperbanyak, taat, membersihkan, maksudnya, bicarakan, istighfar, ampun, bertulang, ucapkan, malik, dinar, hidayah, berupa, teguran, ditegur, bermimpi, badannya, hangus, terbakar, sadarlah, perbuatannya, ditinggalkan, kezuhudannya, dikeluarkan, mempuinyai, angkuh, sombong, didapati, silahkan, lupakan, dinamakan, keseimbangan, kenikmatan, jenis, disini, keburukan, cuma, mengejar, seolah, olah, meminum, jikalau, dihadapi, arwah, rahim, barzah, puncak, bersepakat, keseluruhannya, seluruhnya, terhindar, cara, memahami, kandungan, selamanya, mencapai, tujuan, imtak, takwa, didik, minimnya, alokasi, pelajarann, sekolah, andil, generasi, muda, tuntutan, kebutuhan, sedini, imbuhnya, program, usia, dini, remaja, prinsipnya, baca, menerapkannya, bada, diwajibkan, dilanjutkan, kitab, kuning, tajwid, fiqh, tuturnya, berencana, panti, asuhan, dibuka, terdiri, balita, sma, siangnya, mengajar, cut, meutia, pusat, pindah, darunnaim, kini, berkonsentrasi, didirikannya, bertambah, siang, digunakan, memaparkan, rupanya, tetangga, berminat, mengikutinya, berkembang, sekitar, 200, besarnya, antusias, peletakkan, pertamanya, zainuddin, agustus, 1990, jelasnya, menurutnya, rangka, berlangsung, masa, mendatang, positif, donatur, rutin, menyantuni, alumni, darul, rahman, kesempatan, berpesan, hadirin, relatif, beban, katanya, buka, mengadakan, kegiatan, sosial, khitanan, massal, tabligh, akbar, sederhana, hadir, apalagi, kehadiran, sby, nurussalam, khusyu, adzan, berkumandang, segera, menyantap, hidangan, tersedia, berbuka, seusai, menjalani, assyura, bergegas, mengambil, wudhu, biasanya, sunnah, ujar, pimpinan, menyerahkan, bingkisan, 1430,
Text of the page (random words):
rhs 30 januari 2009 racun kehidupan dan penawarnya sebagian para ulama bersepakat memberikan satu gambaran bahwa ada lima racun kehidupan dan ada lima penawarnya di dunia ini untuk manusia pertama di dunia ini keseluruhannya adalah racun sementara penawarnya adalah zuhud kedua seluruh harta yang dimiliki manusia adalah racun sementara penawarnya adalah zakat ketiga perkataan seluruhnya adalah racun dan penawarnya adalah dzikrullah keempat umur semua manusia adalah racun dan penawarnya adalah ketaatan kepada allah pada akhirnya yang kelima semua bulan yang kita lalui adalah racun dan penawarnya adalah bulan ramadhan inilah gambaran kehidupan manusia ada lima racun dan lima penawar lima racun pada hakekatnya untuk kehidupan kita di dunia dan penawarnya untuk menuju kebahagiaan akhirat sebab apa karena sesungguhnya dalam kehidupan ini kita tahu setelah di dunia kita akan masih ke alam selanjutnya lima fase yang akan dihadapi oleh manusia mulai alam arwah alam rahim alam dunia alam barzah dan puncak dari segala alam adalah alam akhirat kenapa di dunia ini digambarkan sebagai racun karena di dunia ini berbagai macam jenis kehidupan itu ada disini pula ada kebaikan ada keburukan ada ibadah ada maksiat dan semuanya serba ada maka bagi setiap manusia yang dalam hidupnya cuma sekedar mengejar popularitas di dunia maka seolah olah dia meminum racun tapi jikalau dia zuhud dari apa yang dia miliki apa yang dia dapat di dunia maka sesungguhnya zuhud itulah sebagai penawarnya dan inilah yang akan didapati sebagaimana yang diperintahkan oleh allah bahwa silahkan kejar akhirat tapi jangan lupakan dunia sebaliknya kejar dunia tapi jangan lupa akhirat inilah yang dinamakan keseimbangan dalam kehidupan zuhud ini merupakan penawar jangan sampai di dunia ini menjadi racun kehidupan karena jika zuhud itu sudah dimiliki oleh seseorang hidup di dunia akan membawa kenikmatan pada dirinya lalu yang kedua seluruh harta yang kita miliki adalah racun zakat infak dan sedekah inilah penawarnya dari segala apa yang kita miliki ketika harta kita miliki lalu dikeluarkan untuk zakat infak dan sedekah maka harta itu akan menjadi bersih oleh karena itu manakala seseorang sudah mempuinyai sifat zuhud maka harta dunia tidak akan menjadikan dirinya angkuh dan sombong jika kita membaca sejarah bagaimana malik bin dinar popularitas dunia didapatkan dan harta dia miliki namun ketika lupa segala galanya allah masih memberikan hidayah berupa teguran ketika suatu hari ia ditegur agar kembali mengingat kepada allah ia sempat bermimpi bagaimana dahsyatnya api neraka dan ia sempat dilemparkan ke dalam api neraka maka ketika ia bangun di sebagian badannya hangus terbakar lalu sadarlah ia dengan segala perbuatannya maka ditinggalkan harta dunia dan ia kembali kepada allah dengan kezuhudannya lalu yang ketiga perkataan kita adalah racun maksudnya semua yang kita bicarakan adalah racun dan sebagai penawarnya adalah dzikrullah mengingat allah dengan istighfar meminta ampun dan sebagainya maka kita diperintahkan untuk selalu ingat kepada allah dalam setiap perkataan dan ucapan karena lidah tidak bertulang kadang kadang apa yang kita ucapkan dapat menyakiti orang lain maka dengan dzikrullah di setiap waktu akan menjadi penawar dari setiap ucapan kita lalu yang keempat umur kita adalah racun dan ketaatan kepada allah adalah penawarnya allah berikan fasilitas kepada kita dengan umur yang panjang allah berikan tenggang waktu agar kita memperbanyak ibadah dan ini akan menjadi racun kalau kita tidak taat kepada allah dan kelima bulan yang kita lalui hakekatnya merupakan racun maka ketika datang bulan ramadhan itulah yang membersihkan hari hari yang telah kita lewati ketika kita sudah sampai pada titik akhir kehidupan kita lewati dengan berbagai macam perbuatan apakah itu baik atau buruk tergantung pada diri kita lalu kita masuk pada fase selanjutnya ketika malaikat izrail datang menyabut nyawa kita akan masuk pada fase yang ketiga dalam kehidupan ini digambarkan para ulama ketika ajal datang bagaimana dahsyatnya sakit yang diderita bagi orang orang yang beriman ketika azal datang allah kirimkan malaikat dari langit dengan berpakaian serba putih kemudian ia duduk disamping hamba yang akan diambil ruhnya maka orang yang beriman diambil ruhnya dengan penuh kasih sayang tatkala ruh orang orang beriman keluar dari dalam tubuhnya maka malaikat memasukkan ruhnya ke dalam kain kafan yang dibawa dari langit atas perintah allah lalu dibawalah ruh itu kelangit untuk menghadap allah setiap melewati para malaikat untuk menghadap allah mereka bertanya tanya ruh siapakah yang lewat begitu wangi ketika sampai menghadap allah lalu ditanya siapa tuhanmu siapa nabimu dan lain sebagainya si fulan yang beriman ini menjawab dengan jawaban yang benar maka allah tempatkan orang beriman ini ke satu tempat yang mulia di sisi allah sebaliknya bagi orang orang kafir dan orang orang yang selalu berbuat maksiat maka allah mengutus malaikat berpakaian serba hitam dan mukanya pun amat menakutkan malaikatpun mencabut ruhnya dengan keras tidak ada sama sekali rasa kasih sayang malaikat itu membawa besi yang kuat untuk menyimpulkan ruh orang yang ingkar kepada allah lalu dimasukkan ke dalam kain kafan yang hitam malaikat malaikat yang dilewati ruh itu bertanya bau apa ini lalu tatkala ketika ditanya allah ruh itu tidak bisa menjawabnya maka ia tempat ke dalam api neraka yang paling bawah diceritakan ketika abu zakaria mengalami sakaratul maut semua kerabat dan para sahabatnyan datang menjenguknya semua mendekatkan mulut ke telinga mereka menalqin laa ilaha illallah muhammad rasuulullah namun abu zakaria malah memalingkan wajahnya bahkan abu zakaria berteriak aku tidak akan mengatakannya kemudian ia pingsan beberapa saat setelah sadar dan membuka matanya abu zakaria bertanya apakah engkau tadi berkata kepadaku ya kami tadi menalqinmu dengan kalimat syahadat agar mati khusnul khotimah tapi engkau menolak mengatakannya lalu abu zakaria bercerita ketika engkau menalqinku tadi aku didatangi iblis dengan mambawa segelas air es dia duduk di sebelah kananku sambil menggoyang gelasnya ia berkata apakah engkau membutuhkan air aku menjawab ya katakanlah bahwa isa adalah anak allah aku memalingkan wajahku dia datang dari kakiku dan berkata seperti yang pertama aku memalingkan wajahklu darinya ketiga kali ia berkata katakanlah tiada tuhan aku menjawab aku tidak akan mengatakannya iblis kemudian marah dan membanting gelas di atas tanah kemudian pergi darinya aku memalingkan wajah darimu tapi dari godaan iblis sekarang aku akan mengatakannya asyhadu alla ilaaha illallah wa asyahadu anna muhammad rasulullah kemudian menghembuskan nafas terakhir perjalanan kehidupan kita diawali dari hati yang dalam kalau baik yang kita lakukan maka kebaikan yang akan kita dapatkan sebaliknya bila kejelekan yang kita lakukan maka kejelekan juga yang kita dapatkan sebab itu ulama besar habib umar memberikan nasehat kepada murid muridnya jika kalian ingin berhasil berdakwah yang pertama bagaimana berdakwah dengan penuh semangat yang kedua sesuai apa yang kamu dakwahkan dan yang ketiga jika kamu mengharap ridho allah walaupun orang lain tidak ridho maka akan diberikan jalan kebajikan ketika manusia mengharap ridho allah dalam kehidupan maka dunia akan didapatkan dan akhirat akan dia capai kehidupannya akan selalu dijaga oleh allah walaupun hidup selalu digoda oleh karena itu hidup yang sempit ini ujian dan cobaan pasti datang kepada kita jika kita kuat dalam menghadapi godaan dan cobaan maka kehidupan ini terasa nikmat tapi jika kita tidak sabar dalam menghadapi ujian maka dunia ini adalah racun tinggalkan sebuah komentar ditulis dalam tausiyah oleh khmunaharmuchtarhs 20 januari 2009 hijrah dan momentum kebangkitan umat salah satu pelajaran kepada kita bahwa yang kecil jangan dianggap kecil satu saat menjadi kekuatan besar dalam kehidupan manusia jadikan pelajaran karena nabi saw diselamatkan oleh allah swt dengan laba laba ketika ada orang bertanya apakah kita diperbolehkan menyambut tahun baru 1 januari dengan ucapan selamat tahun baru maka jawabannya adalah diperbolehkan alasannya tahun miladiyah masehiyah diambil dari lahirnya nabi isa as beliau dilahirkan sebagai seorang nabi dan rasul dan yang memiliki julukan al masih hanya nabi isa seperti disebutkan oleh allah dalam al quran julukan tersebut dijelaskan oleh syeh nawawi al bantani dalam dua makna pertama al masih mengandung arti nabi isa adalah pengelana yang kedua beliau jika mengusap orang sakit akan disembuhkan oleh allah sebab tangannya penuh mukjizat seperti halnya nabi nabi lain yang diberikan mukjizat satu mukjizat yang diberikan allah kepada nabi isa antara lain yang buta menjadi bisa melihat yang terkena penyakit kusta menjadi sembuh bahkan yang mati bisa hidup sedangkan awal tahun hijriyah yang tahun ini lebih dahulu sebelum januari diambil dari peristiwa hijrah rasulullah saw diawali pada zaman khalifah sayyidina umar bin khattab ketika memberikan surat kepada gubernur amru bin ash tanpa menggunakan tanggal dan tahun kemudian amru bin ash membalasnya dengan diberi catatan bahwa surat tanpa tanggal dan tahun itu sudah diterima dari sini timbullah pikiran untuk menentukan awal tahun maka para sahabat bermusyawarah untuk menentukannya ada yang berpendapat dimulai dari maulid nabi ada juga yang berpendapat ketika nabi diutus menjadi rasul namun yang terakhir pendapat sayyidina ali ra yang mengusulkan sebaiknya mulai dari hijrah rasulullah diterima karena merupakan momentum kebangkitan umat lantas apa saja yang kita lakukan dalam menyambut tahun baru ini yang pertama mensyukuri nikmat alhamdulillah kendati terlampau cepat perputaran waktu kita masih diberikan hayat dikandung badan masih dapat menghirup udara segar tahun baru hijriyah dan bila kita bicara nikmat tidak ada seorang pun yang mampu menghitungnya bahkan kadang kadang dibalik yang negatif masih terpendam nikmat contohnya gatal itu penyakit tetapi kenapa bila digaruk terasa nikmat dalam al quran surat an nahl ayat 18 allah menyatakan dan jika kamu menghitung hitung nikmat allah niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya sesungguhnya allah benar benar maha pengampun lagi maha penyayang karena terlampau banyak nikmat janganlah hendak menghitungnya karena yang terpenting sejauh mana kita menyukuri nikmat itu salah satunya panjang umur kita yang merupakan fasilitas yang patut disyukuri manusia dengan umurnya akan mampu menambah kebaikan dan dengan umurnya pula akan mentaubati berbagai macam kesalahan yang kedua melakukan muasabah atau intropeksi diri gerangan apa yang kita lakukan pada tahun lalu bila hal hal yang baik minimal kita pertahankan maksimal kita tingkatkan sebagaimana rasulullah saw bersabda barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka dia termasuk orang orang yang beruntung sebaliknya jika kita melakukan perbuatan perbuatan jelek yang bisa menodai nama pribadi nama keluarga nama bangsa untuk dijadikan peringatan agar jangan sampai terulang kembali untuk itu nabi mengingatkan bahwa seorang mukmin jangan sampai di pagut ular satu lubang dua kali artinya yang lalu biarlah berlalu dan yang akan datang kita perbaiki semuanya sedangkan yang ketiga kita jadikan hijriyah ini momentum kebangkitan umat sebab dengan hijrah ajaran islam menggema menggelora kepada seluruh dunia berkat hijrah sampailah islam di tengah tengah masyarakat kita sebab jika tidak ada hijrah tidak ada furqon di sinilah pentingnya hijrah sebagai momentum kebangkitan umat yang tidak boleh disia siakan lalu kenapa nabi hijrah ada nabi yang hijrah mendapat ujian besar yakni nabi yunus yang hijrah meninggalkan kaumnya tanpa perintah allah kemudian naik ke kapal yang sudah penuh dengan penumpang dan barang sampai di tengah lautan kapal tersebut mulai memperlihatkan tanda tanda akan tenggelam saat itu hanya ada dua pilihan mereka tetap bersama sama di atas kapal tapi tenggelam semua atau satu per satu dilemparkan ke laut sekedar meringankan muatan kapal dan menyelamatkan yang lain akhirnya diputuskan untuk dilakukan undian untuk memilih siapa yang akan di lempar ke laut nabi yunus yang namanya keluar dilemparkan ke laut dan kemudian ditelan bulat bulat oleh seekor ikan dari dalam laut di dalam kegelapan perut ikan nabi yunus berdoa tidak ada ilah melainkan engkau maha suci engkau sesungguhnya aku termasuk orang orang yang dzalim al anbiya 87 kemudian allah swt memerintahkan ikan tersebut melemparkannya ke tanah yang tandus setelah kuat kembali nabi yunus as diperintahkan untuk kembali ke tengah tengah kaumnnya yang telah bertaubat sedangkan hijrahnya rasulullah saw adalah perintah allah sehingga ketika di madinah allah mengingatkan dalam surat al anfal ayat 30 ingatlah muhammad ketika orang orang kafir akan menangkap kamu kemudian mereka akan mengusirmu dan mereka akan membunuhmu mereka membuat makar rencana rencana yang buruk allah juga akan membuat rencana sendiri dan sebaik baiknya rencana adalah rencananya allah ini diingatkan nabi berhijrah akibat tiga faktor makkah tidak dijadikan tempat strategi perjuangan dakwah karena tidak memungkinkan orang kafir ganas dan mereka tidak menerima seruan rasul sehingga mereka merencanakan pertama penjarakan muhammad kedua mengusir dan terakhir dibunuh dan yang ketiga inilah disepakati mereka di dalam nadwah tempat musyawarah mereka abu jahal mengirimkan 300 pembunuh bayaran untuk membunuh nabi tapi allah melindunginya sehingga rasul lolos dari pembunuhan ini berkat adanya allah yang selalu mencintai nabi dan dikasih tahu saat saat mencengkam di malam jumat waktu itu lalu siapakah yang berani menentang maut pertama ali bin abi thalib siap menggantikan nabi di tempat tidur yang kedua abu bakar shiddiq yang setia melindungi hidup atau mati alhamdulillah beliau bersembunyi di gua tsur selama tiga hari tiga malam dan allah melindunginya dengan rumah laba laba yang halus sehingga membuyarkan keyakinan mereka bahwa nabi masuk ke gua ini salah satu pelajaran kepada kita bahwa yang kecil jangan dianggap kecil satu saat menjadi kekuatan besar dalam kehidupan manusia jadikan pelajaran karena nabi diselamatkan oleh allah dengan laba laba selanjutnya setelah nabi berada di madinah langsung membangun negara dengan petunjuk dari allah swt yang perlu diteladani pertama memantapkan akidah sehingga menimbulkan semangat mempertahankan agama akan timbul setelah itu adalah pendidikan terhadap masyarakat kedua ini bila dimantapkan dengan semangat hijrah insya allah terangkat derajat bangsa kita akidah hubungannya dengan iman dan pendidikan hubungannnya dengan ilmu pengetahuan allah menjamin dalam al quran surat al mujadalah maka allah mengangkat derajat orang orang beriman di antara kamu dan orang orang berpengetahuan dengan beberapa derajat dengan semangat momentum hijrah kita bangkitkan semangat umat ini dan kita tingkatkan pengetahuan mereka insya allah kita tidak akan mendapatkan kehinaan bahkan terangkat selanjutnya dibangunnya masyarakat dengan akhlakul karimah karena sangat menentukan jatuh bangunnya bangsa terg...
|