Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2013, darah, november, kita, dalam, saturday, friday, thursday, october, 31, politik, ekonomi, sempadan, hutang, kelaparan, seluruh, dunia, berada, di, antara, kedua, tubuh, bila, ia, bukan, milik, demons, dada, aku, lihat, dingin, mengalir,
Text of the page (most frequently used words):
dan (13), share (9), yang (8), aku (6), dunia (6), dalam (6), kita (6), oleh (5), pun (5), dari (4), demi (4), darah (4), pinterest (3), facebook (3), blogthis (3), email (3), this (3), posted (3), ledisordre (3), matahari (3), langit (3), kota (3), kemudian (3), perlahan (3), 2013 (3), bakal (3), beberapa (3), milik (3), comment (2), jalan (2), perempuan (2), paling (2), baik (2), untuk (2), ialah (2), keemasan (2), setelah (2), hati (2), ibu (2), lebuh (2), lelaki (2), korban (2), dengan (2), pisau (2), cukur (2), hirisan (2), kata (2), janji (2), ringgit (2), malam (2), minggu (2), deras (2), kedua (2), kadang (2), kecelakaan (2), pecah (2), kaca (2), seluruh (2), sudut (2), november (2), darling (2), mereka (2), simple, theme, powered, blogger, subscribe, posts, atom, home, pantai, remis, lumut, melihat, senja, sedang, dilihat, seorang, bandar, sichuan, barat, daya, china, masa, memandu, ketika, mulai, disimbah, petang, perjalanan, teluk, intan, arah, selatan, melalui, ladang, kebun, lurus, merentas, sawah, padi, terubat, senyuman, subang, jaya, shah, alam, damansara, raya, melakukan, apa, dilakukan, menjadi, menghiris, sebilah, merendamnya, bourbon, wain, kegilaan, hingga, mengembang, mencampakkannya, pada, dinding, konkrit, memerah, wang, kemanusiaan, tanganku, malang, sesekali, lelah, tersandar, separuh, mati, akan, lahan, merangkak, meraba, mencari, telefon, mendail, panggilan, terakhir, sedikit, harapan, kali, ini, ubat, bukannya, lihat, dingin, mengalir, thursday, october, rasa, adalah, berlaku, gunung, berapi, meletus, peperangan, tercetus, letupan, pembunuhan, musnah, pelukan, terlindung, kulitnya, baunya, segalanya, tenang, buat, saat, tiada, menanti, terlupa, demons, dada, friday, comments, minit, bulan, dakapan, ranjang, air, masin, terapung, biru, terbentang, luas, seperti, mimpi, pergunungan, hujung, mana, tuhan, mendengar, bunyi, loceng, gelas, bergolek, bucu, meja, awan, memberat, menggelapkan, hujan, turun, jingga, juga, hilang, menjelang, kembali, kebebasan, itu, ditangan, rupa, rupanya, cuma, menyewanya, politik, ekonomi, sempadan, hutang, kelaparan, berada, antara, tubuh, bila, bukan, saturday,
Text of the page (random words):
darah darah saturday november 2 2013 politik ekonomi sempadan hutang kelaparan seluruh dunia berada di antara kedua tubuh kita bila ia bukan milik kita darling dunia milik kita untuk beberapa minit beberapa minggu bulan dalam dakapan di ranjang dalam air masin terapung langit biru terbentang luas seperti mimpi kita di pergunungan di hujung dunia di mana tuhan mendengar bunyi loceng kita kemudian gelas pun bergolek perlahan dari bucu meja dan kaca pun pecah awan pun memberat perlahan menggelapkan langit dan hujan pun turun matahari jingga keemasan juga hilang dan malam pun menjelang kemudian dunia kembali milik mereka darling kebebasan itu ditangan mereka rupa rupanya kita cuma menyewanya posted by ledisordre at 10 46 am 2 comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest friday november 1 2013 demons dalam dada kadang kadang aku rasa aku adalah kecelakaan yang bakal berlaku gunung berapi yang bakal meletus peperangan yang bakal tercetus letupan pembunuhan pecah musnah darah kaca dalam pelukan perempuan seluruh dunia terlindung oleh kulitnya oleh baunya segalanya tenang dan buat beberapa saat tiada kecelakaan menanti di sudut sudut terlupa posted by ledisordre at 6 50 am 1 comment email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest thursday october 31 2013 dalam darah aku lihat dingin mengalir dari jalan pantai remis lumut aku melihat matahari senja yang sedang dilihat oleh seorang perempuan di bandar sichuan di barat daya china masa paling baik untuk memandu ialah ketika langit mulai keemasan disimbah matahari petang dan perjalanan paling baik ialah dari teluk intan ke arah selatan melalui ladang dan kebun dan jalan lurus merentas sawah padi setelah hati terubat oleh senyuman ibu di kota di subang jaya shah alam kota damansara di lebuh lebuh raya di ibu kota aku melakukan apa yang dilakukan oleh lelaki lelaki yang menjadi korban korban dunia menghiris hati dengan sebilah pisau cukur hirisan demi hirisan kata demi kata janji demi janji ringgit demi ringgit dan merendamnya dalam bourbon dan wain dan kegilaan malam minggu hingga mengembang kemudian mencampakkannya deras deras pada dinding konkrit yang memerah wang dan kemanusiaan dari kedua tanganku yang malang sesekali setelah lelah dan tersandar separuh mati aku akan perlahan lahan merangkak meraba mencari telefon dan mendail panggilan terakhir dengan sedikit harapan kali ini ia ubat bukannya pisau cukur posted by ledisordre at 7 06 am 1 comment email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest home subscribe to posts atom simple theme powered by blogger
|