Meta tags:
Headings (most frequently used words):
masharef, tuesday, march, 26, 2013, our, way, forward, members, labels, blog, archive, persoalan, perbuatan, manusia, dan, qada, qadar,
Text of the page (most frequently used words):
yang (311), dan (266), allah (120), dengan (105), atau (95), dalam (92), anda (80), tidak (78), kepada (71), ini (64), itu (60), #manusia (56), telah (56), bahawa (55), nya (52), iradat (52), untuk (48), perbuatan (45), mereka (43), adalah (42), daripada (41), tersebut (40), kita (38), atas (37), oleh (36), orang (35), maka (34), akan (33), dia (33), juga (33), segala (30), ayat (26), seperti (26), terjemahan (26), apa (25), iaitu (25), saya (25), ada (24), dari (23), surah (23), mengetahui (23), tiada (22), tindakan (21), hakikat (21), pada (20), qada (19), sesuatu (19), pun (19), jika (18), ilmu (18), diri (18), dapat (18), qadar (17), bebas (17), sebab (17), kerana (17), menghendaki (17), daya (16), menjadi (15), lradat (15), tentang (14), tetapi (14), sama (14), benar (14), lain (13), suatu (13), hanya (13), jalan (13), petunjuk (13), mempunyai (13), satu (12), membawa (12), sehingga (12), tanpa (12), mendapat (12), memberi (12), perkara (12), kemahuan (12), memilih (12), usaha (12), penciptaan (12), alluq (12), kehendak (12), kitab (11), ialah (11), lalu (11), sebagai (11), kebebasan (11), kamu (11), antara (11), hamba (11), aiiah (11), demikian (10), luar (10), ketika (10), kedua (10), ataupun (10), kepadanya (10), diberi (10), sifat (10), mencipta (10), rahsia (10), bersifat (10), lagi (9), bagi (9), ungkapan (9), makna (9), tangan (9), mata (9), bukan (9), sebaliknya (9), menulis (9), melainkan (9), pula (9), kemusykilan (9), semua (9), pilihan (9), dua (9), ciptaan (9), ber (9), melakukan (9), pergerakan (9), berlaku (9), natijah (9), rumah (9), secara (8), hakikatnya (8), masalah (8), sesungguhnya (8), hal (8), keadaan (8), seorang (8), llah (8), kebenaran (8), beriman (8), berkehendak (8), makhluk (8), batin (8), sistem (8), melalui (8), termasuk (8), pengertian (8), pendapat (7), terpaksa (7), golongan (7), apakah (7), penjelasan (7), pertama (7), sahaja (7), inilah (7), seseorang (7), dirinya (7), menerima (7), kami (7), alam (7), balasan (7), supaya (7), bentuk (7), pembantu (7), perlakuan (7), khusus (6), salah (6), jadi (6), hubungan (6), soleh (6), kesedaran (6), jiwa (6), mungkin (6), dalil (6), dilakukan (6), boleh (6), sesiapa (6), ٱللَّهُ (6), setiap (6), mahu (6), terus (6), semakin (6), menjadikan (6), penuh (6), kemukakan (6), sudah (6), bawah (6), manusla (6), merupakan (6), contoh (6), ikhtiar (6), wajib (6), pelajar (6), ujian (6), mukjizat (5), ahli (5), peristiwa (5), وَمَا (5), hukum (5), firman (5), amalan (5), hidayat (5), perjalanan (5), digagahi (5), hati (5), sengaja (5), serta (5), dikehendaki (5), kecuali (5), melihat (5), وَإِن (5), nescaya (5), sejak (5), menepati (5), terhadap (5), pasti (5), akal (5), memahami (5), teragung (5), tenaga (5), pilihannya (5), bahagian (5), memastikan (5), gerakan (5), sendiri (5), dibicarakan (5), bahan (5), jelas (5), dengannya (5), wujud (5), kepastian (5), membuat (5), gagal (5), tuan (5), march (4), persoalan (4), mengikuti (4), fragmen (4), sedemikian (4), tetap (4), para (4), lebih (4), adapun (4), semata (4), demi (4), berdasarkan (4), dijelaskan (4), bukanlah (4), hari (4), atasnya (4), hadith (4), sisi (4), berasa (4), bahkan (4), menyesatkan (4), suruhan (4), sentiasa (4), baginya (4), banyak (4), ٱلَّذِينَ (4), مَا (4), membantah (4), kesungguhan (4), mengatakan (4), awal (4), cuba (4), ketuhanan (4), sememangnya (4), semesta (4), sesetengah (4), mana (4), menjelaskan (4), ganjaran (4), jelaskan (4), diketahui (4), pahala (4), dosa (4), qudrat (4), bertindak (4), berikut (4), unsur (4), mewujudkan (4), lni (4), paksaan (4), tugas (4), jenis (4), kalau (4), maha (4), percanggahan (4), mahukan (4), natijahnya (4), february (3), buti (3), perbahasan (3), allamah (3), insan (3), namun (3), mengeluarkan (3), kata (3), islam (3), maksud (3), sebenar (3), terkandung (3), merakamkan (3), biasa (3), rasulullah (3), batu (3), kecil (3), pasir (3), udara (3), mengenai (3), pihak (3), walaupun (3), seluruh (3), tanda (3), bincangkan (3), sallallahu (3), alayhi (3), wassalam (3), akalnya (3), sikap (3), bukti (3), menurut (3), menyebabkan (3), pemikiran (3), melempar (3), ٱللَّهَ (3), tuhan (3), syurga (3), neraka (3), sahih (3), kemudian (3), kembali (3), perubahan (3), hidupnya (3), bermakna (3), mencampakkan (3), kesesatan (3), fikirannya (3), berazam (3), disesatkan (3), menunjuki (3), يُضِلُّ (3), مَن (3), sunnah (3), llahiyyah (3), kekuasaan (3), يَرَوۡاْ (3), daripadanya (3), sesungguhnga (3), manakala (3), hawa (3), qur (3), cita (3), kelemahan (3), muslim (3), إِنَّ (3), seterusnya (3), selain (3), keinginan (3), diusahakan (3), iradah (3), diragukan (3), sekiranya (3), seluruhnya (3), jihad (3), menunjukkan (3), bagaimana (3), kewujudan (3), azali (3), rasa (3), jelaslah (3), perbuatannya (3), sifatnya (3), kertas (3), disediakan (3), pena (3), bergerak (3), adanya (3), sangkaan (3), tubuh (3), kesan (3), mengikut (3), jawapannya (3), sudut (3), memilihnya (3), masa (3), mutlak (3), sungguh (3), anugerah (3), kurniaan (3), sebenarnya (3), menyediakan (3), sekarang (3), lingkungan (3), dikatakan (3), melakukannya (3), wang (3), suka (3), muradatu (3), bercanggah (3), barang (3), january (2), may (2), september (2), 2013 (2), tokoh (2), fizik (2), buku (2), rauf (2), ahmad (2), fadhil (2), ismail (2), ramadan (2), hawwa (2), posts (2), rahimahullah (2), yaqiniyyat (2), kawniyyah (2), tasawwuf (2), terbesar (2), ilmiah (2), lupa (2), mengambil (2), segenggam (2), arah (2), kaum (2), musyrikin (2), memenuhi (2), musuh (2), kafir (2), nas (2), kalangan (2), ikutan (2), dimaafkan (2), perlulah (2), bersandarkan (2), ilahi (2), asas (2), merasakan (2), kedahsyatan (2), kebingungan (2), hasil (2), gambaran (2), رَمَيۡتَ (2), إِذۡ (2), mendengar (2), selalu (2), memiliki (2), urusan (2), genggaman (2), sering (2), diriku (2), berada (2), beramal (2), jarak (2), sehasta (2), mendahului (2), beramallah (2), memasukinya (2), dilihat (2), kehidupan (2), tuhannya (2), faktor (2), terpenting (2), sejarah (2), detik (2), sebagaimana (2), memalingkan (2), peluang (2), tawfiq (2), rela (2), mencari (2), peraturan (2), samping (2), memohon (2), pertolongan (2), limpahan (2), saja (2), dikehendakinya (2), حَتَّىٰ (2), baqarah (2), perumpamaan (2), بِهِۦ (2), إِلَّا (2), aku (2), muka (2), bumi (2), alasan (2), menempuhnya (2), jlka (2), فِى (2), ٱلۡأَرۡضِ (2), ڪُلَّ (2), سَبِيلَ (2), لَا (2), يَتَّخِذُوهُ (2), سَبِيلاً۬ (2), meletakkan (2), memahaminya (2), telinga (2), selama (2), إِنَّا (2), أَن (2), إِلَى (2), azam (2), menentang (2), menyahut (2), nafsunya (2), menerus (2), liku (2), keazaman (2), menetapkan (2), jauh (2), lemah (2), pandangan (2), persepsinya (2), jua (2), benarnya (2), dikurniakan (2), menghayati (2), ketaatan (2), ibn (2), berfirman (2), yunus (2), mengerjakan (2), amal (2), itulah (2), menambah (2), ٱهۡتَدَوۡاْ (2), هُدً۬ى (2), muhammad (2), mengimani (2), hak (2), sepenuh (2), harapan (2), agar (2), taufik (2), berpegang (2), melaksanakan (2), kelutfian (2), kejahatan (2), menuju (2), cuma (2), tertentu (2), tunduk (2), nisbah (2), ikhtiyariyyah (2), tegaskan (2), tersendiri (2), mentaati (2), nafsu (2), taklif (2), langsung (2), mengandungi (2), hendak (2), memaksa (2), semuanya (2), وَلَوۡ (2), شَآءَ (2), khalq (2), disuruh (2), ditegah (2), sesuai (2), membuktikan (2), terjelma (2), kasb (2), kiamat (2), بِمَا (2), zumar (2), buruk (2), diusahakannya (2), disebut (2), bidang (2), mati (2), menggali (2), lubang (2), tengah (2), kerosakan (2), mengusahakan (2), racun (2), kesemua (2), tentu (2), bererti (2), tulisan (2), mengizinkan (2), tujuan (2), perkataan (2), kehendaki (2), sekalipun (2), jelasnya (2), qasad (2), hadapan (2), dialah (2), mengadakan (2), kewahaman (2), sepenuhnya (2), ahl (2), jamaah (2), pelajaran (2), kegiatan (2), mustahil (2), yakin (2), bekerja (2), kaitan (2), cakerawala (2), pertumbuhan (2), tumbuhan (2), pelbagai (2), sempurna (2), sebelum (2), tergagah (2), masih (2), tidakkah (2), bersangkut (2), bimujib (2), sepertimana (2), imam (2), iman (2), definisi (2), kadang (2), menyangka (2), hambanya (2), disangkakan (2), dahulu (2), selepas (2), penyalin (2), hubungannya (2), jabr (2), sekali (2), milik (2), kekurangan (2), terdahulu (2), duanya (2), difahami (2), berkaitan (2), datang (2), mukallaf (2), perbezaan (2), besar (2), cabang (2), sabitnya (2), baik (2), keperluan (2), penting (2), kajian (2), bukankah (2), perintah (2), hairan (2), tegas (2), menerangkan (2), waktu (2), pemberian (2), diterima (2), wajiblah (2), garis (2), terkeluar (2), dibenarkan (2), apabila (2), tuannya (2), berakal (2), melazimi (2), reda (2), kesilapan (2), membiarkan (2), tadi (2), pengalaman (2), peperiksaan (2), walau (2), kekafiran (2), meredai (2), badan (2), dapati (2), amanah (2), jujur (2), berupa (2), said (2), masharef (2), ethereal, theme, powered, blogger, april, june, july, august, november, december, 2008, 2009, 2010, 2012, blog, archive, sains, sosial, psikologi, politik, perubatan, pergigian, perbandingan, agama, numerologi, matematik, manhaj, iklan, geologi, falsafah, evolusi, copy, and, paste, bedah, astronomi, labels, the, sun, syphoon, team, banjaria, pemasaran, jualan, 01115099848, illias, masri, great, azie, saifuddin, amran, members, ustzulkifli, ustaz, ust, zulkifli, our, way, forward, subscribe, atom, home, older, comments, posted, topik, menulisnya, bukunya, berjudul, musayyar, mukhayyar, tamat, kubral, melewati, peringkat, iltizam, ditetapkan, dibuktikan, diperakui, ijma, umat, diperlakukan, kasar, dilemparkan, perang, hunayn, sebanyak, kemenangan, kekalahan, memperingatkan, sungguhluar, bilangan, ruang, pemuliaanallah, rasui, mukmin, bebasnya, inisaya, flkir, perlu, lanjut, zahir, ahwal, ucapan, bersandar, disengajakan, dhurin, syarak, kudus, suci, ehwal, dialami, memikirkan, mengamati, keagungan, tenggelamdalam, kejiwaan, kehilangan, rumusan, laporan, dicapai, pengkajian, menguasai, perasaannya, anfai, allahlah, وَلَـٰكِنَّ, رَمَىٰ, mengakhiri, fasal, diulangi, pengamal, samalah, halnya, bulu, burung, diperjalankan, lihat, hanyalah, bayangan, menyebut, pandangannya, mutasawwifah, muttafaq, alayh, antaranya, iaiu, nga, fenomena, disaksikan, sejarahnya, dimaksudkan, keji, mempedulikan, akibatnya, umatnya, kesal, sesal, bertawbat, hitam, maqtu, sesaat, segera, durjana, bajingan, keinsanan, kefitrahannya, paksa, keihsanan, memperdekatkan, membuka, mematuhi, tegahan, menadah, kurnia, وَمَن, يُضۡلِلِ, فَمَا, لَهُ, مِنۡ, هَادٍ۬, fatir, فَإِنَّ, يَشَآءُ, وَيَہۡدِى, يَشَآءُۖ, tafsiran, praktikal, maqtullah, lutfiyyah, tawbah, 115, sekaii, kali, sesudah, hingga, harus, jauhi, ڪَانَ, لِيُضِلَّ, قَوۡمَۢا, بَعۡدَ, هَدَٮٰهُمۡ, يُبَيِّنَ, لَهُم, مَّا, يَتَّقُونَ, fasiq, ڪَثِيرً۬ا, وَيَهۡدِى, كَثِيرً۬ا, بِهِۦۤ, ٱلۡفَـٰسِقِينَ, raf, 146, menyombongkan, سَأَصۡرِفُ, عَنۡ, ءَايَـٰتِىَ, يَتَكَبَّرُونَ, بِغَيۡرِ, ٱلۡحَقِّ, ءَايَةٍ۬, لَّا, يُؤۡمِنُواْ, بِہَا, ٱلرُّشۡدِ, ٱلۡغَىِّ, kahfi, siapakah, zalim, diperingatkan, iantas, berpaling, melupakan, dikerjakan, belah, tangannya, tutupan, ietakkan, sumbatan, menyeru, iamanya, وَمَنۡ, أَظۡلَمُ, مِمَّن, ذُكِّرَ, بِـَٔايَـٰتِ, رَبِّهِۦ, فَأَعۡرَضَ, عَنۡہَا, وَنَسِىَ, قَدَّمَتۡ, يَدَاهُ, جَعَلۡنَا, عَلَىٰ, قُلُوبِهِمۡ, أَڪِنَّةً, يَفۡقَهُوهُ, وَفِىٓ, ءَاذَانِہِمۡ, وَقۡرً۬ا, تَدۡعُهُمۡ, ٱلۡهُدَىٰ, فَلَن, يَہۡتَدُوٓاْ, إِذًا, أَبَدً۬ا, awalnya, menyimpul, dasar, prinsip, disukainya, memekakkan, seruan, mengingatkan, faham, terperosok, terjunam, membahang, kepanasan, api, pendengaran, peringatan, nasihat, sunnahtu, sedar, tekad, hasrat, doa, permohonannya, mewarnai, kepatuhan, riwayat, tirmidhi, majah, ang, mohonlah, petunjukk, hai, sesat, merek, عبادي, كلكم, ضال, إلا, هديته, فاستهدوني, أهدكم, qudsi, keimanan, ءَامَنُواْ, وَعَمِلُواْ, ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ, يَہۡدِيهِمۡ, رَبُّہُم, بِإِيمَـٰنِہِمۡ, idah, keredaan, keselamatan, kegelapan, cahaya, terang, benderang, بِهِ, مَنِ, ٱتَّبَعَ, رِضۡوَٲنَهُ, سُبُلَ, ٱلسَّلَـٰمِ, وَيُخۡرِجُهُم, مِّنَ, ٱلظُّلُمَـٰتِ, ٱلنُّورِ, بِإِذۡنِهِۦ, وَيَهۡدِيهِمۡ, إِلَىٰ, صِرَٲطٍ۬, مُّسۡتَقِيمٍ۬, يَهۡدِى, maryam, وَيَزِيدُ, menambahkan, ketakwaan, وَٱلَّذِينَ, زَادَهُمۡ, وَءَاتَٮٰهُمۡ, تَقۡوَٮٰهُمۡ, perjalanannya, diyakininya, mensia, siakan, kerendahan, merayu, diberikan, peraturannya, tenaganya, citanya, murni, bertambah, kukuh, mantap, terlukis, inayah, lutfu, keterangan, seyogialah, hembusan, kesannya, diselubungi, kemurkaan, semasa, dunia, keinginannya, terbuka, penderitaan, sebabnya, lufu, sunnatu, ditunjukkan, tajuk, buktikan, kaitannya, sedang, dipertikaikan, mengurniakan, sebarang, padanya, bisikan, syaitan, terhala, menyakini, mempunyal, realiti, saling, bertarikan, tarikan, terserlah, mujahidin, lurus, ketaatannya, asal, lutfi, tuhanmu, tentuiah, رَبُّكَ, لَأَمَنَ, ڪُلُّهُمۡ, جَمِيعًا, أَفَأَنتَ, تُكۡرِهُ, ٱلنَّاسَ, يَكُونُواْ, مُؤۡمِنِينَ, nahl, tentulah, memimpin, لَهَدَٮٰڪُمۡ, أَجۡمَعِينَ, mahkluk, diasaskan, nampaknya, diterangkan, keempat, tindak, tanduk, perlakuannya, mukrah, mujbar, iktisabiyyah, dapatlah, menaskan, tempat, pergantungan, rakaman, pendaftaran, mensabitkan, manat, 120, kelak, pembalasan, disebabkan, kerjakan, يَكۡسِبُونَ, ٱلۡإِثۡمَ, سَيُجۡزَوۡنَ, كَانُواْ, يَقۡتَرِفُونَ, akibat, perbuat, وَبَدَا, لَهُمۡ, سَيِّـَٔاتُ, ڪَسَبُواْ, min, ٱلۡيَوۡمَ, تُجۡزَىٰ, كُلُّ, نَفۡسِۭ, ڪَسَبَتۡۚ, 286, membebani, kesanggupannya, kebajikan, seksa, dikerjakannya, يُكَلِّفُ, نَفۡسًا, وُسۡعَهَا, لَهَا, كَسَبَتۡ, وَعَلَيۡہَا, ٱكۡتَسَبَتۡ, membicarakan, menghisab, perhatikan, alami, lalui, perundangan, kemasyarakatan, pembicaraan, mahkamah, keretanya, terlanggar, pelaku, kereta, pemiliknya, mengupah, pekerja, seteguk, diletakkan, bekas, ubat, tepi, pesakit, kemudiannya, meminum, dijalankan, qisas, mengusahakannya, adakah, terkumpulnya, dinisbahkan, mestilah, tergerak, melaksanakannya, membantu, hasilnya, huruf, menyusun, sementara, dihubungkan, menciptakan, galanya, diciptakan, terdekat, dibicara, dikira, diperhitungkan, dihakimi, usahanya, urat, saraf, otot, darah, kesemuanya, kandungan, kekhususannya, penerimaan, penggunaan, pertemuan, qabiliyyah, terdapatnya, kebangkitan, menggerakkan, unsurnya, wujudnya, asasinya, material, spiritual, nawi, maddi, memastlkan, ketalazumannya, bergantung, syak, keumuman, pegangan, kullu, syay, furqan, ukuran, ukuranya, serapi, rapinya, وَخَلَقَ, شَىۡءٍ۬, فَقَدَّرَهُ, تَقۡدِيرً۬ا, disedari, kumpulan, kederhakaan, terbukti, kesempurnaan, tercipta, mafhum, naqli, makan, minum, belajar, lainperbuatan, dicipta, termesti, peredaran, bintang, peralihan, musim, pembesaran, pokok, tumbuh, binatang, anggota, pergerakannya, membincangkan, terutama, menyedari, ditaklif, ikhtiyarnya, terbahagi, berbentuk, sangkakan, mengemukakan, pertanyaan, katakanlah, ditentukan, berakhir, kalaupun, lradatih, khalqih, kasyf, khaliqiyyatu, lah, menafikan, bersesuaian, hajar, menghuraikan, ibnu, umar, katanya, ramai, menggagahkan, qadarnya, sedangkan, keduanya, memberitahu, terlebih, keluarnya, taqdir, nawawi, huraiannya, hubung, kaitnya, perbincangan, penyingkap, bukannya, pemberi, pemilih, tabiatnya, menyingkap, diwujudkan, qudrah, kashifah, fahaman, jabariyyah, mesti, bertukarlah, ilmunya, jahil, mujib, uluhiyyatihi, nengimani, kebaharuannya, berlakunya, berterusan, kadar, penentuan, rupa, ulama, pengkaji, kemungkinan, inl, takdir, dipastikan, kemahasempurnaan, malaikat, kitabnya, rasul, الإيمان, تؤمن, بالله, وملائكته, وكتبه, ورسله, وباليوم, الأخر, وبالقدر, خيره, وشره, diriwayatkan, berpunca, mengimaninya, terdapat, beberapa, maklumat, terakhir, balad, biji, lidah, sepasang, bibir, وَهَدَيۡنَـٰهُ, ٱلنَّجۡدَيۡنِ, وَلِسَانً۬ا, وَشَفَتَيۡنِ, أَلَمۡ, نَجۡعَل, لَّهُ, عَيۡنَيۡنِ, setitik, mani, bercampur, mengujinya, larangan, jadikan, خَلَقۡنَا, ٱلۡإِنسَـٰنَ, مِن, نُّطۡفَةٍ, أَمۡشَاجٍ۬, نَّبۡتَلِيهِ, فَجَعَلۡنَـٰهُ, سَمِيعَۢا, بَصِيرًا, syams, penyempurnaannya, ciptaannya, mengilhamkan, kefasikan, ketakwaannya, فَأَلۡهَمَهَا, فُجُورَهَا, وَتَقۡوَٮٰهَا, وَنَفۡسٍ۬, سَوَّٮٰهَا, gerangan, lakukan, meruntuhkan, kurnlaan, ikhtlar, menikmati, mengarah, amat, menumpukan, manakah, nah, hasilkan, meyakini, daerah, lnsan, menempuh, bila, bijaksana, تَشَآءُونَ, إِلَّآ, يَشَآءَ, كَانَ, عَلِيمًا, حَكِيمً۬ا, menghujahkan, membatalkan, katakan, izin, din, taftazani, setelah, menta, mimkan, mengeneralisasikan, berserta, tertegah, jawab, iradot, syarh, aqaid, nasafiyyah, mendalamkan, pengamatan, ikhtiari, ltu, darlpada, keadaannya, disangka, cetek, terhasil, gurunya, dipaksa, dlpaksa, khianat, kuasa, diuji, harta, siapa, sudi, mendengarnya, ilahiyyah, kegelinciran, membingungkan, tazilah, menghasilkan, mengelirukan, menyedarkan, berikan, rasakan, peribadi, penyeliaan, lulus, ulangi, berusaha, mempertingkatkan, akhir, tahun, pengajian, berjalan, berjaya, bersungguh, pelajarannya, amalah, abu, jahal, umpamanya, senarai, diredai, diperintah, muradaru, bersyukur, bagimu, kesyukuranmu, وَلَا, يَرۡضَىٰ, لِعِبَادِهِ, ٱلۡكُفۡرَ, تَشۡكُرُواْ, يَرۡضَهُ, لَكُمۡ, pecahan, seyogia, berwaspada, perangkapnya, erti, mawjud, mengatasi, paling, termahasuci, tahu, lrodat, ingin, meneruskan, soalan, mengapa, dilarang, iiah, bercanggahnya, sebahagian, diumpamakan, misalan, tinggi, cara, susunan, fizikal, penyediaan, hikmatnya, ketentuan, sukai, melayakkan, perilaku, lkhtiar, suara, kecilnya, fikiran, batinnya, tegasnya, dimilikinya, sehinggalah, isi, hatinya, dibelinya, begitu, menyukainya, mendekatkan, kefahaman, sejauh, amanahnya, menjalankan, kerja, dipertanggungjawabkan, sejumlah, menyuruhnya, pergi, pasar, membeli, menyempurnakan, pinta, diperhati, kawalan, menyusahkan, menyulitkan, kebebasannya, dilimpahkan, diandaikan, pilih, arahkan, sabit, kejadian, sabitlah, terbatalnya, andaian, muridan, lahir, menakjubkan, menanamkan, dalan, titik, pusatan, menjadikannya, sumber, melahirkan, kebanyakan, dinamakan, melimpahi, menyerapi, objek, keras, batuan, logam, haiwan, pemilihannya, dikuasai, benda, kesuburan, kuat, kelahiran, kematian, pernafasan, system, penghadaman, makanan, perasaan, emosi, lapar, kenyang, dahaga, duka, seumpamanya, nabat, jamad, jawabnya, setakat, layak, menggambarkan, mushahadah, percubaan, pemikirannya, nasib, kesudahannya, mumkin, mumkinat, berta, kedudukan, disedut, bab, ketiga, dianjurkan, membaca, permulaannya, keadilan, mengundang, kerumitan, adakalanya, menjerumuskan, lembah, kekufuran, semoga, mampu, memberikan, jawapan, permulaan, wal, iyazubillah, 179, 203, halaman, sulaiman, yasin, penterjemah, allahyarham, pengarang, keyakinan, hakiki, pencipta, kubra, khaliq, wazifah, makhluq, tuesday, madrasah, research, foundation,
Text of the page (random words):
iradat insan di sisi iradat allah s w t diumpamakan seperti iradat pembantu rumah tadi di sisi iradat tuannya hanya bagi allah s w t jua contoh misalan yang maha tinggi iradat kita yang ber ta alluq dengan segala perlakuan atau tindakan yang bebas adalah terkandung di bawah iradat allah s w t tetapi bukan dengan cara paksaan atau digagahi seperti iradat allah s w t yang ber ta alluq dengan pergerakan di luar kemahuan dan pilihan yang bebas seperti pergerakan pelbagai sistem dalam susunan fizikal atau tubuh badan manusia sebaliknya melalui limpahan atau penyediaan rahsia lradat dan lkhtiar dalam batin diri kita di antara hikmatnya supaya dengan ketentuan iradat itu anda dapat mengusahakan apa yang anda sukai tanpa paksaan agar terjelma hal batin kehendak kemahuan dan pilihan anda dalam perlakuan anda yang dengannya akan melayakkan anda menerima ganjaran pahala atau balasan dosa daripada allah s w t jelaslah bahawa dengan sebab iradat inilah perlakuan atau perilaku anda itu menjadi salah satu daripada muradatu llah demikian juga anda mengetahui bahawa tiada suatu pun yang berlaku dalam kekuasaan dan milik allah s w t melainkan yang dikehendaki nya ini tidak bercanggah dengan pemberian iradat atau kehendak allah s w t kepada anda sebagaimana juga tidak bercanggahnya ilmu allah s w t yang mengetahui segala sesuatu dengan ilmu yang diberi kepada anda yang dengannya anda mengetahui sebahagian kecil daripada makhluk ciptaan nya perbezaan di antara iradat dan reda mungkin anda masih ingin meneruskan soalan mengapa pula allah s w t memberi balasan kepada manusia atas perbuatan yang sebenarnya adalah juga daripada muradatu llah kehendak allah bahkan bagaimana pula pada waktu yang sama perlakuan atau perbuatan yang ditegah dan dilarang oleh allah s w t itu adalah termasuk dalam muradatu iiah jawapannya kemusykilan anda ini adalah pecahan daripada sangkaan atau kewahaman yang seyogia anda berwaspada daripada termasuk ke perangkapnya iaitu anda menyangka bahawa iradat allah s w t dan suruhan nya adalah sama atau satu makna dengan erti setiap satu melazimi yang lain ini adalah satu kesilapan besar anda telah pun mengetahui bahawa tiada suatu pun yang berlaku di alam semesta ini melainkan dengan lrodat nya yang mutlak kalau tidak sudah pasti adanya suatu yang mawjud yang di luar atau mengatasi kehendak atau lradat allah s w t ini adalah gambaran yang paling jelas kepada kelemahan dan kekurangan pada allah s w t yang termahasuci allah s w t daripadanya anda juga tahu bahawa allah s w t telah berfirman di dalam kitab nya وَلَا يَرۡضَىٰ لِعِبَادِهِ ٱلۡكُفۡرَ ۖ وَإِن تَشۡكُرُواْ يَرۡضَهُ لَكُمۡ ۗ terjemahan dan dia tidak meredai kekafiran bagi hamba nya dan jika kamu bersyukur nescaya dia meredai bagimu kesyukuranmu itu surah al zumar 39 7 jadi kekafiran abu jahal umpamanya termasuk dalam muradaru llah tetapi tidak termasuk dalam senarai yang diredai allah s w t kerana tidak termasuk dalam perkara yang disuruh dan diperintah oleh allah s w t berdasarkan dalil yang jelas dan tegas dalam ayat di atas contoh pembantu rumah yang kita kemukakan sebelum ini dapat menyedarkan kita kepada hakikat ini telah pun kita tegaskan bahawa ketika anda membiarkan pembantu rumah tadi bertindak dan melakukan dengan sepenuh kebebasan ke atas wang yang anda berikan itu tidak lain dan tidak bukan bahawa anda menghendaki untuk mengetahui natijah daripada pembantu rumah tersebut apa pun juga natijahnya sama ada natijah itu anda suka ataupun tidak hakikat ini dapat kita rasakan melalui pengalaman atau kegiatan yang bersifat peribadi ataupun melalui mu amalah kita dengan orang lain sebagai contoh lagi tentu sekali saya tidak suka kalau ada daripada pelajar di bawah penyeliaan saya yang tidak lulus atau gagal dalam mata pelajaran selalu saya ulangi supaya pelajar pelajar saya berusaha dan mempertingkatkan daya usaha mereka namun demikian pada akhir tahun pengajian saya akan membuat ujian atau peperiksaan sudah pasti iradat saya atau kehendak saya berjalan menuju kepada natijah yang akan diketahui melalui ujian tersebut jadi apabila saya mahu membuat ujian tersebut maka saya juga mahu mengetahui natijahnya walau apa natijahnya berjaya ataupun gagal dalam contoh ini tiada sesiapa pun yang berakal akan mengatakan adanya percanggahan di antara suruhan saya kepada pelajar pelajar supaya bersungguh sungguh dalam pelajarannya dengan iradat atau kemahuan saya untuk melihat natijah sebenar daripada ujian dan peperiksaan tersebut lni membuktikan bahawa iradat tidak melazimi atau memastikan perintah dan suruhan dan juga tidak memastikan rasa reda atau rela kepada sesuatu yang dikehendaki inilah antara kesilapan atau kegelinciran yang membingungkan mu tazilah sehingga menghasilkan pendapat yang mengelirukan jika anda cuba mendalamkan pengamatan kepada penjelasan yang telah kita kemukakan anda dapat memahami bahawa manusia dalam semua perbuatan dan tindakan yang di bawah pilihannya atau yang bersifat ikhtiari ikhtiyariyyah bergerak dalam garis lingkungan iradat llahiyyah tanpa suatu pun yang terkeluar dari nya anda juga dapat memahami tiada percanggahan di antara keadaan manusia ltu bebas berkehendak dan bebas memilih dalam semua tindakan ini dengan keadaan manusia tidak terkeluar darlpada garis lingkungan lradat ilahiyyah keadaannya tidak seperti yang disangka oleh sesetengah golongan yang cetek fikirannya bahawa selama perbuatan manusla itu terhasil daripada lradat allah s w t maka tiada kebebasan dan tiada usaha ikhtiar baginya hal yang sedemikian itu hanya boleh dikatakan benar jika seorang pelajar yang gagal dalam ujian yang diberi kepadanya itu boleh dan dibenarkan membantah gurunya dengan mengatakan saya telah dipaksa gagal kerana tuan sememangnya mahukan saya gagal apabila tuan membuat ujian keadaan tersebut juga tidak benar kecuali jika pembantu rumah boleh dan dibenarkan membantah tuannya dengan mengatakan saya telah dlpaksa berlaku khianat kepada tuan di bawah kuasa dan kemahuan tuan yang mahukan saya diuji dan diberi kebebasan penuh ke atas harta tuan yang jelasnya tiada siapa pun daripada orang yang berakal dapat menerima kata kata alasan tersebut bahkan tidak akan ada yang sudi mendengarnya untuk menerangkan hakikat ini al allamah sa du d din al taftazani dalam syarh al aqaid al nasafiyyah menjelaskan jlka dikatakan setelah menta mimkan mengeneralisasikan ilmu dan iradot ke atas allah s w t maka al jabr atau paksaan adalah suatu kepastian kerana kedua duanya jika ber ta alluq dengan perbuatan yang wajib maka jadi wajiblah dia ataupun jika ber ta alluq dengan yang tidak wajib maka tidak wajiblah ia tiada ikhtiar pada sesuatu yang berserta dengan yang wajib dan yang tertegah kita jawab dia allah mengetahui dan menghendaki bahawa hamba nya melakukannya atau tidak melakukannya dengan pilihannya sendiri maka tiada kemusykilan dalam masalah tersebut jika anda menghujahkan apa yang dikatakan ini dapat difahami dan diterima jika tiada ayat al qur an yang membatalkan pendapat atau pandangan yang anda katakan itu kerana ayat tersebut menunjukkan bahawa manusia tidak mempunyai kehendak atau iradat melainkan dengan izin allah s w t dan kehendak nya ayat tersebut ialah وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمً۬ا terjemahan dan kamu tidak menghendaki menempuh jalan itu kecuali bila dikehendaki aiiah sesungguhnya aiiah adalah maha mengetahui lagi maha bijaksana surah al lnsan 76 3o jawapannya ayat ini sebenarnya menjadi asas kepada pendapat yang telah kita kemukakan ayat ini dengan tegas dan jelas menerangkan bahawa manusia tidak memiliki atau menikmati daya iradat dalam batin dirinya yang dengan rahsia iradat tersebut mengarah supaya memilih perbuatan dan tindakan yang dikehendaki sekiranya allah s w t tidak berkehendak untuk menyediakan atau meletakkan rahsia teragung ini dalam batin diri manusia ini adalah hakikat yang amat jelas saya sekarang memilih untuk menumpukan masa dan waktu untuk menulis kajian penting dalam buku ini tetapi dari manakah saya mendapat daya memilih itu yang merupakan rahsia teragung dalam batin diri saya sekiranya allah s w t tidak berkehendak untuk mencampakkan sesuatu daripada rahsia tersebut semata mata dengan pemberian dan kurniaan nya nah sekarang allah s w t telah menghendaki saya mempunyai iradat untuk melakukan tindakan yang saya bebas memilihnya bukankah saya sekarang ini sudah menjadi orang yang berkehendak dan bebas membuat pilihan tidakkah perbuatan yang saya hasilkan itu adalah natijah daripada iradat saya sekalipun saya meyakini bahawa iradat atau kehendak saya itu tetap berada dalam lingkungan daerah lradat llahiyyah demi allah kita sungguh berasa penuh hairan dan akan terus berasa hairan dengan sikap manusla seperti ini yang berpegang kepada ayat di atas kemudian terus menerus cuba meruntuhkan anugerah kurniaan ilahi yang teragung kepada manusla selepas anugerah kurnlaan akal fikirannya iaitu anugerah kurniaan iradat dan daya kebebasan memilih atau ikhtlar dalam usaha tersebut apakah gerangan yang akan mereka lakukan terhadap firman allah s w t dalam ayat ayat berikut وَنَفۡسٍ۬ وَمَا سَوَّٮٰهَا فَأَلۡهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقۡوَٮٰهَا terjemahan dan jiwa serta penyempurnaannya ciptaannya maka aiiah mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasikan dan ketakwaannya surah al syams 91 7 8 إِنَّا خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ مِن نُّطۡفَةٍ أَمۡشَاجٍ۬ نَّبۡتَلِيهِ فَجَعَلۡنَـٰهُ سَمِيعَۢا بَصِيرًا terjemahan sesungguhnya kami telah mencipta manusia daripada setitik mani yang bercampur yang kami hendak mengujinya dengan perintah dan larangan kerana itu kami jadikan dia mendengar dan melihat surah al insan 76 2 أَلَمۡ نَجۡعَل لَّهُ ۥ عَيۡنَيۡنِ وَلِسَانً۬ا وَشَفَتَيۡنِ وَهَدَيۡنَـٰهُ ٱلنَّجۡدَيۡنِ terjemahan bukankah kami telah memberi kepadanya dua biji mata lidah dan sepasang bibir dan kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan surah al balad 90 8 10 selain apa yang telah dijelaskan di atas terdapat beberapa maklumat penting yang ada hubungannya dengan kajian yang terdahulu iaitu tentang masalah qada dan qadar yang akan kita jelaskan dalam bahagian terakhir qada dan qadar pengertian dan hukum mengimaninya keperluan atau kepastian beriman kepada qada dan qadar berpunca daripada dua dalil pertama hadith sahih yang diriwayatkan oleh muslim الإيمان أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله وباليوم الأخر وبالقدر خيره وشره terjemahan iman ialah beriman kepada allah para malaikat nya kitab kitabnya para rasul nya hari kiamat dan qadar baik dan buruk kedua natijah yang dipastikan oleh kemahasempurnaan allah s w t yang bersifat dengan sifat ilmu iradat dan qudrat yang mutlak maka qada adalah cabang sabitnya sifat ilmu dan iradat allah s w t manakala qadar adalah cabang daripada sabitnya sifat qudrat bagi allah s w t pengertian qada dan qadar qada ialah ilmu allah s w t yang azali tentang segala sesuatu seluruhnya menepati apa yang akan wujud atau akan berlaku pada masa akan datang qadar atau takdir pula ialah mewujudkan segala sesuatu itu benar benar menepati ilmu allah s w t yang azali yang ber ta alluq dengannya sesetengah ulama atau pengkaji telah memberi pengertian yang sebaliknya pengertian qada diberi kepada qadar dan pengertian qadar diberi kepada qada pengertian tersebut sememangnya mempunyai kemungkinan perbezaan pendapat inl bukanlah merupakan masalah besar makna wajib beriman kepada kedua duanya seperti yang difahami oleh ahl al sunnah wa l jamaah adalah wajib ke atas setiap yang mukallaf nengimani bahawa allah s w t mengetahui segala perbuatan hamba nya sejak awal lagi dan juga mengetahui segala yang berkaitan dengan seluruh makhluk iaitu tentang kebaharuannya atau berlakunya yang berterusan pada masa akan datang demikian juga wajib ke atas setiap mukallaf mengimani bahawa allah s w t telah menjadikan atau mengadakan ataupun mewujudkan menepati dan mengikut kadar penentuan yang khusus dan bentuk rupa yang tertentu yang telah pun ada lebih dahulu dalam ilmu nya daripada pengertian ini anda dapat mengetahui bahawa tiada hubungan sama sekali di antara qada dan qadar dengan fahaman jabariyyah seperti yang disangkakan tanpa bukti oleh sesetengah golongan allah s w t dengan kepastian sifat ketuhanan nya atau bi mujib uluhiyyatihi mesti mengetahui segala yang dilakukan oleh hamba nya dalam semua jenis atau apa pun juga bidang perbuatannya mengetahui akan segala apa yang akan berlaku ke atas segala yang ada dalam milik dan kekuasaan nya kalau tidak sudah pasti allah s w t mempunyai kekurangan dalam sifat sifat tersebut selain itu semua ini berlaku dalam keadaan yang menepati ilmu allah s w t yang terdahulu tentang perkara atau peristiwa tersebut kalau tidak akan bertukarlah ilmunya menjadi jahil dan hal yang sedemikian adalah mustahil bagi allah s w t jelaslah bahawa semua ini tiada hubung kaitnya dengan keadaan sama ada perbuatan yang dilakukan oleh seseorang itu adalah terpaksa ataupun semata mata dengan kehendak dan daya kebebasan memilihnya kita telah pun mengetahui dalam perbincangan sifat ilmu yang lalu penyalin bahawa ilmu bersifat kashifah penyingkap dan bukannya pemberi kesan yang merupakan tugas qudrah atau pemilih yang merupakan tugas iradah penyalin sahaja yang tabiatnya menyingkap segala perkara sepertimana hakikatnya atau seperti apa yang akan diwujudkan nya ilmu allah s w t dalam pengertian ini tiada hubungannya dengan al jabr atau ikhtiar imam al nawawi rahimahullah dalam huraiannya tentang kitab sahih muslim iaitu selepas memberi definisi qada dan qadar telah menjelaskan kadang kadang ramai menyangka bahawa makna qada dan qadar ialah allah memaksa dan menggagahkan hambanya dengan qada dan qadarnya sedangkan hakikatnya bukanlah seperti yang disangkakan oleh mereka itu sesungguhnya makna keduanya adalah memberitahu bahawa ilmu allah telah mengetahui terlebih dahulu tentang usaha perbuatan hambanya dan keluarnya ia daripada taqdir daripadanya imam ibn hajar pula ketika menghuraikan hadith dari ibnu umar tentang iman telah memberi definisi qada katanya qada ialah ilmu allah tentang perkara perkara sepertimana hakikatnya dan qadar ialah dia menjadikan perkara perkara tersebut bersesuaian dengan ilmu nya khaliqiyyatu l lah penciptaan allah kepada perbuatan manusia tidak menafikan ikhtiar mungkin masih ada yang mengemukakan kemusykilan dalam bentuk pertanyaan katakanlah bahawa ilmu allah s w t tiada hubungan dengan sesuatu melainkan dalam bentuk al kasyf seperti yang anda jelaskan tetapi tidakkah kewujudan sesuatu itu yang ditentukan oleh allah s w t akan wujud iaitu yang diketahui oleh nya akan wujud dengan kepastian penciptaan nya bimujib khalqih dan dengan kepastian lradat nya bimujib lradatih jadi perkara ini berakhir juga dengan terpaksa dan tergagah kalaupun tidak bersangkut dengan ilmu maka tetap bersangkut dengan penciptaan dan lradat jawapannya segala sesuatu tidak wujud dan berbentuk melainkan dengan penciptaan allah s w t tidak juga sempurna melainkan dengan lradat nya ini telah pun kita jelaskan sebelum lni adapun yang membawa kepada paksaan atau tergagah seperti yang anda sangkakan itu maka berik...
|