Meta tags:
Headings (most frequently used words):
mahasiswa, kata, gamis, my, visitors, merobah, massa, hikmah, tazkirah, auku, politik, perpaduan, penuh, kepalsuan, kerajaan, adalah, khadam, rakyat, memikirkan, semula, fungsi, dan, peranan, universiti, about, me, campus, zone, abolish, isa, umno, entry, islam, pro, student, power, revolusioner, choice, islamic, clock, bloggers, messages, online, che, det, malaysiakini, mahasiswakini, zaharuddin, net, saifulislam, com, konsert, live, traffic, feed, followers, recent, comments, myarchive, links, mycategories,
Text of the page (most frequently used words):
yang (175), dan (156), dalam (61), ini (60), dengan (47), mahasiswa (40), tidak (35), universiti (33), negara (32), #adalah (31), mereka (31), pada (30), kerajaan (30), auku (29), masyarakat (29), untuk (26), kaum (26), rakyat (25), itu (23), atau (23), melayu (23), bukan (22), kepada (21), malaysia (21), kita (21), kerana (21), sama (20), saya (20), politik (19), hak (18), apa (17), daripada (17), telah (17), oleh (16), secara (16), ada (15), boleh (15), hanya (15), sekyen (15), sebagai (14), manusia (14), akan (14), bangsa (14), undang (14), tetapi (13), lebih (13), berlaku (13), lain (13), ilmu (12), menjadi (12), masa (12), baik (12), sebuah (12), berlin (12), the (12), tindakan (12), mana (11), jika (11), maka (11), satu (11), dapat (11), orang (11), bahawa (11), majmuk (11), serta (10), bagi (10), apabila (10), tentang (10), cetusan (9), tersebut (9), perlu (9), namun (9), antara (9), terhadap (8), sendiri (8), kata (8), banyak (8), hidup (8), seksyen (8), kepentingan (8), comments (7), perkara (7), adakah (7), pendidikan (7), sesuatu (7), juga (7), gagal (7), pemimpin (7), menerima (7), tanpa (7), pihak (7), golongan (7), diberikan (7), iaitu (7), melahirkan (7), masih (7), atas (7), kampus (7), pelajar (7), asasi (7), diri (6), rasa (6), idea (6), merujuk (6), sekali (6), pemikiran (6), harus (6), para (6), memikirkan (6), sewajarnya (6), dari (6), melalui (6), kuasa (6), unit (6), tahun (6), ekonomi (6), minoriti (6), kebebasan (6), kolonial (6), jelas (6), ingin (6), demi (6), parti (6), warganegara (6), beberapa (6), loading (5), sejarah (5), analisis (5), malaya (5), masyarakatnya (5), sahaja (5), sudah (5), bersifat (5), amat (5), salah (5), insan (5), merupakan (5), gerakan (5), sesebuah (5), peranan (5), semula (5), menteri (5), sokongan (5), sepatutnya (5), seolah (5), olah (5), semakin (5), selama (5), bersama (5), kes (5), suatu (5), seorang (5), sebagaimana (5), kewujudan (5), setiap (5), cina (5), sehingga (5), segala (5), kpt (5), bersuara (5), kesedaran (5), october (4), muda (4), azlan (4), zainal (4), mempunyai (4), pun (4), terbaik (4), mampu (4), asas (4), nilai (4), kebenaran (4), lagi (4), memerlukan (4), tanggungjawab (4), perjuangan (4), massa (4), semata (4), labels (4), posted (4), memerintah (4), memberikan (4), sebenarnya (4), sistem (4), dukungan (4), terlalu (4), akhirnya (4), contoh (4), walaupun (4), menggunakan (4), kekayaan (4), society (4), dilihat (4), yahudi (4), palestin (4), merdeka (4), budaya (4), melihat (4), slogan (4), majoriti (4), liberty (4), dielakkan (4), hari (4), era (4), nasionalisme (4), membina (4), mencapai (4), fundamental (4), hubungan (4), peratus (4), ruang (4), menyatakan (4), baru (4), isu (4), agar (4), langsung (4), generasi (4), akta (4), bertentangan (4), jawatankuasa (4), pengalaman (3), student (3), islam (3), 2008 (3), january (3), 2009 (3), 2010 (3), pengajian (3), makna (3), sentiasa (3), seharusnya (3), tanda (3), intelektual (3), memberi (3), hal (3), jauh (3), mengubah (3), fungsi (3), tinggi (3), ialah (3), berada (3), keadaan (3), sudut (3), sebarang (3), perubahan (3), bermula (3), selepas (3), apakah (3), bagaimana (3), pula (3), man (3), tentera (3), demokrasi (3), pemerintahan (3), mungkin (3), polisi (3), terjadi (3), sekadar (3), shah (3), terpaksa (3), polis (3), bertindak (3), hilang (3), mahkamah (3), tuduhan (3), dahulu (3), sedar (3), anak (3), plural (3), kehidupan (3), elit (3), bebas (3), meminggirkan (3), meletakkan (3), dua (3), fraternity (3), berbeza (3), batas (3), sempadan (3), produk (3), kolonialisme (3), kefahaman (3), kekalahan (3), pasca (3), mewujudkan (3), kegagalan (3), kemenangan (3), have (3), kritikan (3), bawah (3), perlembagaan (3), terutamanya (3), kenyataan (3), berlakunya (3), arah (3), semua (3), bola (3), salji (3), bersalah (3), situasi (3), hampir (3), prinsip (3), konteks (3), toleransi (3), sebelum (3), terlibat (3), dikeluarkan (3), pandangan (3), ketika (3), pilihanraya (3), dato (3), peluang (3), status (3), pendapat (3), mari (3), kini (3), laporan (3), kesalahan (3), beliau (3), jenayah (3), pertubuhan (3), abu (3), cadangan (3), templates (2), live (2), feed (2), gamis (2), visitors (2), mahasiswakini (2), malaysiakini (2), view (2), koreksi (2), power (2), august (2), political (2), centre (2), about (2), subscribe (2), posts (2), university (2), aras (2), impak (2), malah (2), tentunya (2), wujud (2), kalangan (2), structural (2), mahupun (2), baharu (2), dijadikan (2), mendukung (2), falsafah (2), fpk (2), konsep (2), pembangunan (2), inti (2), universal (2), proses (2), mencabar (2), sedia (2), akademik (2), bentuk (2), barisan (2), hadapan (2), pengislahan (2), pencerahan (2), luaran (2), revolusi (2), berfikir (2), jadi (2), siapa (2), terbina (2), naib (2), canselor (2), ranking (2), nya (2), tapi (2), education (2), layanan (2), manfaat (2), perdana (2), begitu (2), lemah (2), monarki (2), republik (2), usia (2), buatan (2), rasuah (2), kekuatannya (2), bila (2), masalah (2), mahu (2), mendatangkan (2), rakyatnya (2), saja (2), asli (2), lihat (2), iran (2), marcos (2), suharto (2), uganda (2), jeneral (2), kolonel (2), keadilan (2), tiba (2), menunggu (2), gelombang (2), bertukar (2), kejayaan (2), pelbagai (2), cara (2), berjaya (2), friday (2), muluk (2), lahir (2), rantau (2), kesan (2), situ (2), asal (2), hakikat (2), bagaimanapun (2), agak (2), memandangkan (2), ataupun (2), kepelbagaian (2), disebut (2), beyond (2), borders (2), city (2), pengiktirafan (2), kulit (2), putih (2), historical (2), inevitability (2), keinginan (2), individu (2), melemahkan (2), mula (2), muncul (2), hasil (2), kajian (2), pertama (2), membuat (2), kotak (2), kepercayaan (2), bergaul (2), tujuan (2), not (2), pra (2), paling (2), pernah (2), sekular (2), kaedah (2), hakikatnya (2), bersatu (2), konflik (2), sejauhmana (2), ahli (2), people (2), they (2), memperlihatkan (2), kenegaraan (2), ura (2), seterusnya (2), usaha (2), tambah (2), peminggiran (2), sistematik (2), ekuiti (2), lalu (2), subversif (2), melontarkan (2), lari (2), menyelamatkan (2), terbukti (2), peristiwa (2), entiti (2), saling (2), bersaingan (2), melebihi (2), retorik (2), sosial (2), tahap (2), sini (2), kecuali (2), sebenar (2), who (2), suara (2), melarang (2), ketakutan (2), segalanya (2), tiada (2), belia (2), sana (2), justeru (2), rakan (2), sia (2), layak (2), arahan (2), kami (2), kelemahan (2), amatan (2), mempertahankan (2), pemerintah (2), bimbang (2), lepas (2), parlimen (2), pentadbiran (2), kepimpinan (2), mata (2), media (2), semuanya (2), datang (2), dll (2), semestinya (2), warga (2), pelajaran (2), sekiranya (2), cuba (2), proaktif (2), umur (2), bergelar (2), menyekat (2), kelompok (2), pengetahuan (2), mengekang (2), idealisma (2), belum (2), tribunal (2), tatatertib (2), menubuhkan (2), perbicaraan (2), seseorang (2), dia (2), guilty (2), membawa (2), izin (2), sila (2), rujuk (2), 15d (2), berpertubuhan (2), dijamin (2), kadang (2), dimansuhkan (2), 15a (2), peribadi (2), niat (2), menutup (2), umum (2), deklarasi (2), sejagat (2), mengkaji (2), muhammad (2), bakar (2), menggugat (2), digubal (2), kolej (2), tempatan (2), ipta (2), tangga (2), zalim (2), hasrat (2), khaleed (2), menilai (2), tv3 (2), marilah (2), kawan (2), bergerak (2), merobah (2), skip (2), sponsored, hyperic, designed, converted, eblog, blogger, adii, system, management, recent, followers, feedjit, blog, stats, traffic, konsert, saifulislam, com, zaharuddin, net, che, det, annuaire, blogs, online, free, chat, widget, shoutmix, shoutbox, messages, bloggers, informasi, ilmiah, categories, islamic, clock, choice, revolusioner, pro, umno, entry, abolish, isa, tranungkite, mujahid, mstar, klpos, chedet, links, december, february, march, april, may, june, july, september, archive, campus, zone, complete, profile, aktivis, graduan, ijazah, sarjana, sains, gunaan, bioteknologi, 2003, science, pengarah, urusan, ilham, research, atom, older, cukup, akrab, newman, pusat, bidang, kehadapan, memandu, ketamadunan, ketertinggian, nilaian, menghasilkan, warganya, turut, mengesan, umumnya, dimaksudkan, jawapan, polemik, berciri, semasa, menawarkan, demikian, keterbelakang, andainya, kebangsaan, terkandung, mengenai, peranannya, pati, knowledge, terletak, kandungan, berfungsi, memaklumkan, menerangkan, penting, mempengaruhi, membentuk, inilah, menjadikan, nilainya, aktiviti, sepanjang, hayat, perluasan, pendalaman, pengesahan, memperkaya, mengukuhkan, memikul, pastinya, tertumpu, terkait, rugilah, vanguard, perintis, memacu, pereformasian, tanpanya, kosmetik, popular, mencetus, apatah, adanya, besar, anjakan, paradigma, pundak, beban, mencerahkan, menyedarkan, diletakkan, memainkan, utamanya, makin, menyeret, gelap, pekat, tak, kan, menyuruh, kembali, menekuni, dunia, nanti, letak, hebatnya, capaian, erti, mendewasakan, mahasiswanya, only, can, become, school, learning, wednesday, kpd, mendapatkan, berikan, ketua, kira, gelaran, pakai, presiden, berperlembagaan, diktator, junta, komunis, berparlimen, teokratik, dsbnya, memperpanjangkan, berpuas, hati, jenteranya, kacau, bilau, hancur, didapati, artificial, paksaan, hadiah, rewards, tertentu, rapuh, bergantung, intensity, melemah, taat, menyediakan, waktu, melaksanakan, peraturan, sesiapa, melanggarnya, membantu, bantuan, terlupa, menolong, nampaknya, tamak, menguasai, menderita, real, tetap, berulang, kwame, nkrumah, ghana, milton, obote, idi, amin, sani, abacha, nigeria, wojciech, jaruzelski, poland, enver, albania, bay, doc, duvalier, haiti, mengistu, haile, mariam, ethiopia, slobodan, milosevic, president, nicolae, ceausescu, rumanian, robert, mugabe, zimbabwe, hissene, habre, chad, augusto, josé, ramón, pinochet, ugarte, chile, juan, peron, argentina, bangun, menuntut, nafikan, berdepan, pencegah, rusuhan, kasar, peluru, dllnya, saktinya, berundur, terhina, meninggalkan, kehebatan, kemewahan, istana, hujungnya, kanan, keluarga, melarikan, menghadapi, termasuk, menyalahgunakan, hatta, rahsia, terkenal, takuti, sering, guna, berbuat, mundur, bangkit, ketaatan, ingatlah, pemegang, kedaulatan, tertinggi, istilah, hakim, kepuasan, ukuran, menakutkan, penyalahgunaan, jentera, merasuah, pengundi, memenangkan, terhutang, budi, duit, membuncitkan, perut, beranak, kerabat, kroni, harta, halal, berkhidmat, khadam, didengar, isaiah, jendela, baltik, 1909, bapanya, pedagang, sepertimana, bolshevik, dibawa, keluarganya, london, mengamalkan, kebudayaan, bumi, berhak, menolak, israel, wajar, diiktiraf, menyetujui, sukar, perbezaan, usul, membuatkan, bahwa, diintegrasikan, jumlahnya, sebegitu, multicultural, dicipta, adakalanya, amerika, syarikat, mengeluar, hitam, tema, teras, two, concepts, berkontradiksi, hebat, aspirasi, identiti, kontradiksi, essence, kemasyarakatan, perikatan, and, kedua, duanya, diperlukan, kerapkali, daripadanya, dipilih, masyakarat, antropologi, furnival, dekad, abad, asia, tenggara, berasingan, amalan, berpadu, mix, but, combine, sejarahnya, sejajar, dungu, segi, politiknya, menyaksikan, menemukan, lahirnya, terjajah, minda, inggeris, comprador, penjajah, sebaik, dipertembungkan, berdiri, integriti, konsensus, diurungkan, mengetahui, sentuh, memperkatakan, seperti, sosiologi, multibudaya, tariq, modood, are, occupy, same, space, without, conflict, mutually, limit, extent, which, subject, each, others, beliefs, criticism, muktahir, menghormati, ikatan, penubuhan, ifc, meleret, syariah, sivil, sentimen, permohonan, murtad, menentang, hinggalah, memudahkan, menafikan, termaktub, kemudian, mendukacitakan, provokatif, lee, kuan, yew, indonesia, disokong, subtle, mengeluarkan, pengagihan, korporat, aliran, depan, mendakwa, bumiputera, pertus, melepasi, sasaran, deb, sebanyak, kestabilan, terkawal, pelontar, selalunya, pengecut, dayus, mei, penghasut, membiarkan, mangsa, akibat, hasutan, kejam, terbesar, competing, majority, populasi, dicampur, label, hanyalah, palsu, bahkan, hegemoni, multiculturism, matlamat, jangka, panjang, ekonomikal, sosiologikal, politikal, ditolak, diperjuangan, terlihat, sementara, melanggar, mengikat, definisi, tepat, nyata, bersetuju, ketidaksengajaan, diperbetulkan, mempersoalkan, dihentikan, sesama, penerimaan, musnah, kemungkinan, difikirkan, terlebih, ditoleransikan, mengikut, umberto, eco, tolerance, one, must, first, set, boundries, intolerant, tuesday, perpaduan, penuh, kepalsuan, teguh, dale, carnegie, most, important, things, world, been, accomplished, kept, trying, when, there, seemed, hope, all, terbaru, jemaah, sebulat, aktif, memuncak, nampak, terdesak, forum, diharamkan, uitm, menghalang, kebangkitan, sedang, dipandang, sinikalnya, beza, diluar, menentukan, warna, anutan, idealisme, tersendiri, seluruh, elemen, duduk, semeja, bermuhasabahlah, dipinda, mansuhkan, entah, tekad, dibulatkan, semangat, disemarakkan, benar, galanya, aktivisme, terkesan, ingat, aukulah, ditakuti, terperosok, demon, dogma, jahat, ukm, ditangkap, pertuduhan, berkempen, pilihan, raya, hulu, selangor, rosmah, puaka, naif, dihukum, meminta, penjelasan, pengadilan, sewenang, wenangnya, tergopoh, gapah, melulu, mengenalpasti, mengenakan, unsur, negatif, konspirasi, penguatkuasaan, bukanlah, dikehendaki, lakukan, membuktikan, kepincangan, kekebalan, melindungi, mematangkan, penjenayah, lantaran, buat, kesal, kecewa, memulangkan, mandat, pru, mac, kacamata, kerusi, dun, tampak, memegang, amanah, melepaskan, batuk, ditangga, pimpinan, seri, najib, kabinetnya, gagasan, omongan, kosong, cantik, gejala, laku, pegawai, bapak, hangat, didedahkan, dada, akhbar, ditangani, respon, serius, diambil, kelompangan, penerangan, ditindas, dipergunakan, masanya, memilih, bersedia, berani, diberi, skandal, seks, korupsi, pembunuhan, keselamatan, kehakiman, bencana, pengikut, setia, kadangkala, mengerti, tuntutan, ditunaikan, membuahkan, mencetuskan, efektif, kekal, kuno, didik, dicaturkan, senario, peringkat, rendah, menengah, formulasi, menyelesaikan, persepsi, menyebabkan, terus, pendedahan, itupun, diterapkan, komprehensif, konsisten, dilapangan, berupaya, prihatin, peka, komponen, disalurkan, segenap, lapisan, kegusaran, kebimbangan, ditengah, dasar, keprihatinan, kepekaan, disuap, konservatif, berhubung, berperanan, agen, sebahagian, elementasi, check, balance, semak, imbang, menyumbang, sumbangsaran, lunas, diamalkan, dilaksanakan, seimbang, saksama, pergi, mengundi, rasionalnya, kapasiti, berautoriti, berbicara, mengutarakan, hadir, cerdik, pandai, berilmu, takut, keberhadiran, bezanya, berusia, sekatan, cuma, melanjutkan, natijahnya, aku, janji, taruhan, cagaran, diusung, kelibat, menyokong, sebeginilah, lahirkan, cemerlang, modal, berpolitik, ketara, penangkapan, isa7, selesai, belajar, dinafikan, selain, norlia, bte, syukri, 1978, ditahan, bulan, amaran, keras, buruk, penghujahan, dilaporkan, sabit, terbatal, menjatuhkan, hukuman, bercanggah, persekutuan, luas, warganegaranya, hingga, keliru, manakah, relevannya, ala, rimba, validity, perlaksanaan, keterlibatan, mematikan, disiplin, terdapat, maksim, menegaskan, sehinggalah, dibuktikan, until, proven, berdasarkan, nature, law, jelasnya, penghakiman, pre, judgement, conviction, dipertuduhkan, ianya, hendaklah, merta, digantung, keputusan, tinggal, masuk, tukang, sapu, sampah, pemandu, teksi, peniaga, usianya, sebaya, bertuah, berorganisasi, hemat, berdiskriminasi, kemahasiswaan, berperikemanusian, menyebut, 15b, pendek, kesemua, simpati, bangkangan, kesatuan, sekerja, yakin, pengubalan, pekung, diketahui, dikuatkuasa, perkembangan, ipt, meneliti, dapati, 1948, 1981, diperkenalkan, digazet, mulia, persoalan, timbulkan, melakukan, sisi, pekungnya, melumpuhkan, aktivitisme, berperundangan, memetik, junaidi, buku, menurut, mesti, pengubalannya, aksi, penyebaran, manifesto, pmum, menjelang, pru4, quo, demontrasi, anti, tunku, demontasi, papan, bahasa, sebagainya, satunya, memansuhkan, memandang, enteng, disampaikan, cendekiawan, seumpama, dikesali, kertas, mereputasi, kedudukan, ditubuhkan, kejatuhan, 169, times, higher, supplement, thes, patut, substance, menjunjung, tradisi, keintelektualan, wajib, disanggah, biarpun, didokong, jiwa, adil, menyambut, kementerian, noordin, 1971, pindaan, 1974, nordin, berpersatuan, autonomi, dinyatakan, datuk, mustapha, shafie, salleh, maklumi, inisiatif, melancarkan, kutipan, responden, alhamdulillah, setuju, dikaji, debat, saifuddin, abdullah, ibrahim, soal, jawab, sitemap, contact, advertise, kobarkan, tangan, tergenggam, agama, nyanyikan, lagu, pembebasan, pendustaan, berubah, tazkirah, another, page, home, tercipta, bergeraklah, memiliki, kepahlawanannya, dihargai, hikmah, future, belongs, those, prepare, for, today, malcom, sidebar, main,
Text of the page (random words):
ntau asia tenggara masyarakat kolonial ini hidup dalam seksyen atau kotak kotak kaum yang berasingan dengan amalan budaya dan kepercayaan yang berbeza bergaul dengan tujuan ekonomi antara satu sama lain dalam batas serta sempadan yang jelas tetapi berada dalam unit politik yang sama ia disebut sebagai bergaul tetapi tidak berpadu mix but not combine kewujudan masyarakat majmuk di malaysia hari ini secara sejarahnya adalah produk daripada kolonialisme ia sejajar dengan kefahaman bahawa masyarakat majmuk adalah produk daripada kekalahan politik kekalahan politik orang melayu sama ada dalam era pra kolonial era kolonial mahupun era pasca kolonial yang telah mewujudkan sebuah masyarakat majmuk dalam sebuah negara bangsa melayu yang merdeka pada hari ini kegagalan yang paling dungu bagi perjuangan nasionalisme melayu ialah apabila perjuangan nasionalisme mereka tidak mewujudkan sebuah negara bangsa melayu tetapi mewujudkan negara bangsa malaysia di mana dari segi politiknya era pasca kolonial masih menyaksikan kekalahan politik bangsa melayu yang tidak pernah menemukan kemenangan dengan lahirnya pemimpin pemimpin yang terjajah di dalam minda inggeris dan sekular atau golongan comprador yang hanya melihat bahawa kaedah penjajah adalah sebaik baik kaedah dalam membina negara dan masyarakat maka nasionalisme melayu pada hakikatnya telah gagal namun kegagalan nasionalisme melayu ini dipertembungkan dengan kejayaan melahirkan sebuah negara bangsa majmuk yang berdiri di atas integriti dan konsensus kaum kaum yang bersatu untuk mencapai kepentingan bersama bagaimanapun dalam sesebuah masyarakat majmuk konflik antara kaum merupakan sesuatu yang tidak dapat dielakkan konflik dapat diurungkan apabila setiap unit masyarakat itu perlu mengetahui sejauhmana batas yang mereka boleh sentuh dalam memperkatakan hak unit unit yang lain seperti kata seorang ahli sosiologi multibudaya tariq modood if people are to occupy the same political space without conflict they mutually have to limit the extent to which they subject each others fundamental beliefs to criticism tetapi apa yang berlaku di malaysia muktahir ini memperlihatkan kritikan kritikan yang tidak lagi menghormati asas atau fundamental yang menjadi ikatan kepada hubungan kenegaraan ini bermula dengan ura ura penubuhan ifc meleret kepada meletakkan kuasa mahkamah syariah di bawah kuasa mahkamah sivil seterusnya mencabar sentimen orang melayu dengan permohonan murtad yang menentang perlembagaan hinggalah kepada meletakkan malaysia secara undang undang sebagai negara sekular bagi memudahkan usaha untuk menafikan hak hak fundamental yang termaktub dalam perlembagaan terutamanya hak orang melayu pada kemudian hari tambah mendukacitakan apabila kenyataan provokatif lee kuan yew tentang berlakunya peminggiran sistematik terhadap kaum cina di malaysia dan indonesia disokong secara subtle oleh asli yang mengeluarkan kenyataan terhadap kajian pengagihan ekuiti korporat arah aliran lalu dan polisi masa depan yang mendakwa bumiputera sudah mencapai ekuiti ekonomi dalam negara sehingga 45 pertus iaitu melepasi sasaran deb iaitu sebanyak 30 peratus ini semua memperlihatkan tindakan tindakan subversif yang melontarkan bola salji terhadap kestabilan negara selama ini apabila berlaku keadaan yang tidak terkawal pelontar bola salji ini selalunya ialah para pengecut dan dayus yang pertama sekali akan lari menyelamatkan diri mereka ini terbukti dalam peristiwa 13 mei di mana para penghasut tersebut hilang lari menyelamatkan diri dan membiarkan rakyat yang tidak bersalah daripada pelbagai kaum menjadi mangsa akibat hasutan mereka situasi di malaysia sama sekali berbeza situasi yang dilihat oleh berlin kewujudan masyarakat majmuk di malaysia adalah sejarah yang tidak dapat dielakkan historical inevitability iaitu produk kejam daripada sejarah kolonialisme hubungan antara dua entiti terbesar iaitu bangsa melayu dan kaum cina bukan merupakan hubungan antara majoriti dan minoriti tetapi adalah hubungan antara majoriti yang saling bersaingan competing majority dengan kaum cina yang melebihi 30 peratus daripada populasi dan hampir 50 peratus jika dicampur kaum bukan melayu yang lain kaum bukan melayu di malaysia pada hakikatnya bukan kaum minoriti label kaum minoriti bagi kaum bukan melayu di malaysia hanyalah retorik dan kenyataan yang palsu terutamanya kaum cina secara sosial politik dan terutamanya ekonomi adalah golongan majoriti yang saling bersaingan bahkan dari sudut ekonomi kaum cina adalah sebuah kuasa hegemoni di malaysia jika ingin dilihat daripada sudut pemikiran berlin pemikiran atau prinsip tentang multiculturism dan plural society adalah slogan dan matlamat perjuangan kaum bukan melayu di malaysia kerana dalam jangka masa panjang ia boleh menjadi kebenaran dan pengiktirafan untuk meminggirkan orang melayu secara ekonomikal dan seterusnya boleh mencapai ke tahap peminggiran secara sosiologikal dan politikal maka di sini bangsa melayu yang ditolak ke ruang beyond the borders of the city tanpa mereka sedar bukan kaum bukan melayu dalam situasi ini apabila kepentingan kaum itu diperjuangan melebihi kepentingan negara maka ia tentunya melemahkan negara terlihat di sini liberty berlaku dalam konteks kepentingan kaum bukan melayu sementara fraternity itu berlaku dalam konteks kepentingan negara tindakan elit elit bukan melayu melontarkan bola salji ke arah kepentingan negara demi mencapai kepentingan kaum atau kebebasan kaum tersebut telah melanggar sempadan atau fundamental yang mengikat asas kenegaraan yang terbina selama ini tidak ada definisi yang lebih tepat untuk menyatakan tindakan ini kecuali daripada ia adalah tindakan subversif terhadap negara yang paling nyata jika setiap kaum atau unit masyarakat bersetuju untuk menerima hakikat bahawa sejarah kolonialisme yang tidak dapat dielakkan dan kewujudan negara bangsa malaysia adalah ketidaksengajaan yang harus diperbetulkan dengan membina sebuah fraternity dalam konteks negara tersebut maka tindakan tindakan yang mempersoalkan hak hak bangsa melayu itu harus dihentikan toleransi sesama kaum di malaysia ini harus melihat kepada asas yang membina toleransi tersebut iaitu penerimaan orang melayu untuk hidup secara merdeka dengan kaum kaum yang sama sekali berbeza dengan mereka jika keinginan untuk menerima orang melayu ini musnah maka sebuah negara yang lain dalam bentuk lain adalah kemungkinan yang untuk difikirkan dalam sesebuah masyarakat majmuk batas dan sempadan kritikan itu adalah kebebasan liberty yang sebenar sebelum memikirkan tentang toleransi kita terlebih dahulu harus memikirkan apa yang tidak boleh ditoleransikan mengikut kata umberto eco to be tolerance one must first set the boundries of the intolerant kerajaan adalah khadam rakyat posted on friday october 23 2009 comments 2 labels analisis cetusan idea cetusan rasa politik pemimpin dan kerajaan yang memerintah sesebuah negara sewajarnya memberikan layanan terbaik kpd rakyat mereka kerana sebenarnya mereka pemimpin dan kerajaan akan mendapatkan manfaat yang lebih banyak daripada apa mereka berikan sebenarnya pemimpin politik sebagai ketua kerajaan tidak kira gelaran yang di pakai sama ada presiden atau pun perdana menteri adalah begitu lemah kerana mereka memerlukan rakyat untuk menerima mereka sistem kerajaan yang ada sama ada monarki monarki berperlembagaan diktator junta tentera komunis demokrasi berparlimen republik teokratik republik dsbnya memerlukan rakyat yang menerima kerajaan yang memerintah oleh itu pemimpin politik hanya dapat memperpanjangkan usia pemerintahan mereka dari dukungan dan sokongan rakyat yang berpuas hati dengan layanan kerajaan melalui jenteranya yang ada tanpa sokongan dan dukungan rakyat negara boleh menjadi kacau bilau dan hancur sokongan dan dukungan rakyat mungkin didapati secara buatan artificial melalui paksaan atau hadiah rasuah rewards tertentu ini adalah terlalu rapuh bergantung kepada kekuatannya intensity bila kekuatannya melemah akan berlaku masalah rakyat tidak mahu taat apakah fungsi sesebuah kerajaan kerajaan sewajarnya menyediakan polisi polisi yang boleh mendatangkan manfaat kepada rakyatnya dan pada waktu yang sama melaksanakan peraturan bagi sesiapa saja yang melanggarnya kerajaan sepatutnya membantu rakyat yang memerlukan bantuan tapi seolah olah pemimpin dalam banyak negara terlupa peranan yang sepatutnya berlaku menolong rakyat nampaknya tamak dan kuasa semakin menguasai kerajaan dan akhirnya rakyatnya akan menderita apabila sokongan dan dukungan rakyat bukan asli real tetapi hanya buatan sejarah akan tetap berulang lihat apa terjadi sekadar contoh kepada shah iran marcos suharto kwame nkrumah ghana a milton obote uganda jeneral idi amin uganda jeneral sani abacha nigeria wojciech jaruzelski poland enver albania bay doc duvalier haiti kolonel mengistu haile mariam ethiopia slobodan milosevic president nicolae ceausescu rumanian robert mugabe zimbabwe hissene habre chad augusto josé ramón pinochet ugarte chile dan kolonel juan peron argentina apabila rakyat bangun menuntut hak dan keadilan yang selama ini di nafikan walaupun terpaksa berdepan polis unit pencegah rusuhan dan tentera yang bertindak secara kasar serta menggunakan peluru hidup akhirnya shah iran marcos dan suharto dllnya tiba tiba hilang kuasa saktinya terpaksa berundur dengan keadaan terhina meninggalkan kehebatan dan kemewahan istana hujungnya sama saja sama ada mereka dan orang kanan serta keluarga mereka melarikan diri bersama sama kekayaan negara atau menunggu kes kes mahkamah kerana mereka menghadapi tuduhan tuduhan termasuk tuduhan menyalahgunakan kekayaan negara hatta polis polis rahsia yang terkenal dan tentera yang amat di takuti suatu masa dahulu kerana sering di salah guna tidak boleh berbuat apa apa mereka terpaksa mundur kerana gelombang barisan rakyat sudah bangkit atau mereka bertukar ketaatan di pihak rakyat oleh itu ingatlah pemegang kedaulatan tertinggi di dalam sebarang pemerintahan atau kerajaan adalah rakyat dalam istilah kita rakyat hakim negara kepuasan rakyat merupakan ukuran kejayaan sebuah pemerintahan mana mana negara bukan dengan menakutkan rakyat melalui penyalahgunaan kuasa jentera kerajaan bukan juga dengan merasuah pengundi dalam pelbagai cara untuk memenangkan kerajaan sedia ada di antara kerajaan dan rakyat siapa yang terhutang budi kerajaan sepatutnya sedar bahawa mereka hanya berjaya memerintah negara menggunakan kekayaan negara dan menggunakan duit rakyat bukan membuncitkan perut anak beranak kerabat serta kroni dengan harta dan kekayaan melalui cara yang tidak halal berkhidmat untuk rakyat azlan zainal memikirkan semula fungsi dan peranan universiti posted on wednesday october 21 2009 no comments labels analisis cetusan idea cetusan rasa universiti mempunyai makna yang cukup akrab dengan ilmu newman merujuk university sebagai school of universal learning di mana universiti menjadi pusat ilmu dalam apa bidang sekali pun dan sentiasa kehadapan dalam memandu masyarakat university seharusnya menjadi tanda aras ketamadunan dan ketertinggian intelektual masyarakatnya nilaian universiti terbaik adalah universiti yang mampu menghasilkan impak bukan sahaja terhadap warganya sahaja malah turut mengesan masyarakat umumnya impak yang dimaksudkan sudah tentunya merujuk kepada memberi jawapan terhadap polemik yang wujud dalam kalangan masyarakatnya sama ada yang bersifat structural mahupun yang berciri semasa dan dalam masa yang sama sentiasa menawarkan idea idea baharu oleh hal yang demikian jika perkara ini dijadikan sebagai tanda aras universiti yang baik maka adakah universiti di malaysia ini amat jauh keterbelakang dalam mendukung makna universiti itu sendiri andainya kita merujuk kepada falsafah pendidikan kebangsaan fpk salah satu konsep asas yang terkandung dalam fpk adalah mengenai ilmu nilai dan peranannya dalam pembangunan insan dan masyarakat hal yang merupakan inti pati yang mendukung makna universal knowledge nilai ilmu terletak pada kebenaran kandungan yang berfungsi bukan sahaja untuk memaklumkan dan menerangkan kepada manusia akan sesuatu tetapi lebih penting lagi ilmu mempengaruhi mengubah dan membentuk diri serta masyarakat manusia fungsi ilmu yang boleh mengubah manusia dan masyarakat inilah yang menjadikan sesuatu yang amat tinggi nilainya pendidikan ialah satu proses dan aktiviti sepanjang hayat dan manusia sentiasa berada dalam keadaan memerlukan perluasan pendalaman dan pengesahan kepada ilmu yang ada pengalaman bukan sahaja boleh memperkaya dan mengukuhkan ilmu tetapi juga mencabar dan mengubah ilmu yang sedia ada pada manusia dan seharusnya yang memikul tanggungjawab ini adalah universiti hal ini kerana mereka yang terbaik dalam kalangan masyarakatnya daripada sudut akademik pastinya akan tertumpu dan terkait dengan universiti jika tidak maka rugilah universiti tersebut gerakan intelektual adalah perlu dalam sebarang bentuk gerakan masyarakat sebagai vanguard perintis barisan hadapan sesuatu gerakan perjuangan yang memacu pengislahan dan pereformasian serta pencerahan sesuatu masyarakat tanpanya sebarang gerakan massa itu hanya akan bersifat kosmetik luaran popular dan gagal mencetus perubahan apatah lagi revolusi pemikiran hanya dengan adanya pemikiran pemikiran besar yang bersifat structural yang mampu memberi anjakan paradigma baharu dalam sesebuah masyarakat pencerahan dan pengislahan hanya bermula selepas masyarakatnya berfikir man only can become man by education jadi pada pundak siapa seharusnya beban tanggungjawab mencerahkan dan menyedarkan masyarakat ini diletakkan apakah ini tanggungjawab universiti namun jika universiti sendiri tidak terbina dengan nilai ilmu harus bagaimana jika universiti malaysia gagal memainkan peranan utamanya ini malah makin menyeret masyarakatnya dalam gelap pekat tak kan kita harus menyuruh para naib canselor kita kembali menekuni falsafah dan nilai intelektual semula apa pula kata dunia pada kita nanti letak hebatnya universiti itu bukan pada capaian ranking nya semata tapi pada erti manusia yang mendewasakan mahasiswanya azlan zainal older posts subscribe to comments atom about me azlan zainal aktivis mahasiswa graduan universiti malaya ijazah sarjana muda sains gunaan dengan pengajian islam bioteknologi universiti malaya 2003 2008 m a um political science pengarah urusan ilham centre research centre view my complete profile campus zone my archive 2010 2 august 1 auku mahasiswa politik january 1 2009 93 october 3 september 4 july 7 june 8 may 14 april 7 march 18 february 20 january 12 2008 3 december 1 october 2 my links chedet klpos mahasiswakini malaysiakini mstar mujahid tranungkite abolish isa umno entry mahasiswa islam pro mahasiswa gamis student power revolusioner my choice islamic clock my categories analisis 8 cetusan idea 51 cetusan rasa 24 cetusan rasa 1 ilmiah 19 informasi 11 koreksi diri 12 koreksi diri 3 pengalaman 8 politik 37 sejarah 1 bloggers messages view shoutbox free chat widget shoutmix visitors online annuaire blogs che det loading malaysiakini loading maha...
|