Meta tags:
Headings (most frequently used words):
rakyat, januari, 2014, bas, keadilan, isu, mesir, serang, merdeka, samseng, umno, oleh, khamis, jumaat, kenyataan, media, penerangan, bible, jais, 15, 2013, blog, kembalikan, demokrasi, di, najib, perintis, aisha, geoffrey, 30, 10, ketua, perampasan, ogos, isnin, april, selasa, 18, disember, 2012, jumlah, paparan, halaman, mengenai, saya, turki, negara, dua, wajah, pengikut, laman, dan, arkib, prk, dun, kajang, fatwa, bughah, persatuan, biro, parti, pembunuhan, segera, kesal, diserang, merdekarakyat,
Text of the page (most frequently used words):
yang (160), dan (125), dalam (62), fatwa (53), ini (51), dengan (47), tidak (38), #rakyat (35), mufti (34), itu (33), islam (30), muhammad (30), oleh (28), untuk (28), mereka (27), para (26), adalah (23), pada (23), keadilan (22), sebagai (22), telah (22), kongsi (21), orang (20), kepada (20), seorang (20), fiqh (19), nur (18), pihak (18), hukum (18), bahawa (17), qardawi (17), lain (17), negara (16), secara (16), ilmu (16), dari (16), manuty (15), politik (15), berlaku (14), prinsip (14), allah (14), isu (13), perak (13), boleh (13), satu (13), dapat (13), maka (13), kita (12), tindakan (12), demokrasi (12), bagi (12), pembuatan (12), januari (11), agama (11), sesuatu (11), 2014 (10), parti (10), sesungguhnya (10), ketua (10), umno (10), seperti (10), kerana (10), lagi (10), beliau (10), lebih (10), mesir (10), jika (10), baru (10), masyarakat (10), apa (9), tiada (9), atas (9), bas (9), tan (9), sri (9), amalan (9), akan (9), pemerintah (9), pelbagai (9), bughah (8), manusia (8), ada (8), serangan (8), ahli (8), bukan (8), antara (8), pkr (8), malaysia (8), justeru (8), pendekatan (8), harusani (8), tersebut (8), perkara (8), banyak (8), sebab (8), surah (8), swt (8), atau (8), suatu (8), penerangan (7), pinterest (7), facebook (7), blogthis (7), melkan (7), ulasan (7), posted (7), terhadap (7), merdeka (7), serta (7), jelas (7), juga (7), media (7), semua (7), hendaklah (7), penting (7), pemberontak (7), hujah (7), syari (7), membuat (7), fuqaha (7), mempunyai (7), senjata (7), golongan (7), diri (6), utama (6), samseng (6), lalu (6), katanya (6), demi (6), memberi (6), hari (6), pemimpin (6), merupakan (6), sehingga (6), menjadi (6), tanpa (6), dilakukan (6), perkembangan (6), tentera (6), perlu (6), hanya (6), wajar (6), soalan (6), keputusan (6), ogos (5), 2013 (5), iaitu (5), supaya (5), mengenai (5), begitu (5), najib (5), berkuasa (5), mana (5), jelajah (5), kenyataan (5), menunjukkan (5), perbuatan (5), diambil (5), paling (5), ramai (5), segala (5), sedang (5), jenayah (5), syarat (5), pandangan (5), berkaitan (5), bersifat (5), sewajarnya (5), menggunakan (5), maqasid (5), maklumat (5), selain (5), zaman (5), sahabat (5), janggal (5), penguasaan (5), benar (5), disember (4), dun (4), kajang (4), ibrahim (4), ptg (4), com (4), kesal (4), belum (4), keganasan (4), arah (4), biro (4), tentang (4), berkata (4), pakatan (4), merujuk (4), petaling (4), jaya (4), buruk (4), semakin (4), sejak (4), sentiasa (4), daripada (4), sudah (4), dibuat (4), amat (4), kerajaan (4), tetap (4), akhirnya (4), darah (4), aman (4), keras (4), beragama (4), terbaik (4), berasaskan (4), tujuan (4), manhaj (4), syara (4), beberapa (4), menurut (4), hadis (4), pendapat (4), sangat (4), walhal (4), menimbulkan (4), junjungan (4), ialah (4), hubungan (4), kamu (4), disebut (4), awal (4), zuhaili (4), nas (4), sayyidina (4), halal (4), seseorang (4), qur (4), ilmuan (4), membunuh (4), hujurat (4), keluar (4), demonstrasi (4), demonstran (4), adil (4), september (3), november (3), 2010 (3), 2012 (3), jais (3), bible (3), prk (3), tuan (3), nik (3), batu (3), buku (3), tahun (3), sepatutnya (3), kata (3), mengambil (3), keempat (3), datuk (3), seri (3), terutama (3), tapah (3), perjalanan (3), kebangkitan (3), ganas (3), berharap (3), segera (3), laporan (3), namun (3), kini (3), diserang (3), berterusan (3), kembali (3), langkah (3), perang (3), sekarang (3), pula (3), dunia (3), terpaksa (3), diterima (3), mahu (3), melihat (3), hidup (3), berjaya (3), objektif (3), mencapai (3), dikategorikan (3), persoalan (3), kan (3), perubahan (3), realiti (3), sahih (3), wacana (3), kurang (3), inilah (3), mengundang (3), mungkin (3), eropah (3), jadi (3), berlakunya (3), memberikan (3), kesukaran (3), hakikatnya (3), sebuah (3), jangan (3), syaikh (3), wahbah (3), ruang (3), kahirah (3), qat (3), sebelum (3), fatawa (3), shazzah (3), berfirman (3), apabila (3), menyatakan (3), mengeluarkan (3), kebaikan (3), kecuali (3), arab (3), imam (3), kitab (3), sikap (3), sebahagian (3), badar (3), umat (3), membawa (3), perintah (3), sumber (3), persiapan (3), kumpulan (3), salah (3), kanun (3), ulil (3), amri (3), sememangnya (3), julai (2), april (2), persatuan (2), blog (2), guru (2), abdul (2), aziz (2), pas (2), cesmacs (2), ali (2), anwar (2), ahmad (2), nizam (2), laman (2), dua (2), tuhan (2), bumi (2), lihat (2), profil (2), saya (2), pres (2), bekas (2), catatan (2), lama (2), http (2), himpunan (2), agung (2), bertindak (2), organisasi (2), masih (2), sementara (2), agar (2), kegagalan (2), saifuddin (2), pendedahan (2), polis (2), hassan (2), menjadikan (2), hilang (2), setiausaha (2), raden (2), cabaran (2), terbuka (2), malah (2), perdana (2), dijelaskan (2), ibu (2), pejabat (2), dibaling (2), parlimen (2), takut (2), insiden (2), program (2), serang (2), kali (2), selepas (2), jmr (2), ahad (2), raya (2), utara (2), parah (2), membimbangkan (2), menjejaskan (2), masa (2), akhir (2), seolah (2), olah (2), pdrm (2), setiap (2), terus (2), berjalan (2), sebarang (2), kawalan (2), sidang (2), setakat (2), pun (2), sekeras (2), kerasnya (2), kerosakan (2), seluruh (2), terperangkap (2), sukar (2), saudara (2), sebagaimana (2), saja (2), semula (2), nyata (2), morsi (2), mempertahankan (2), sahaja (2), sah (2), mengawal (2), sendiri (2), besar (2), berhimpun (2), terlalu (2), pemikiran (2), pembunuhan (2), kembalikan (2), khamis (2), email (2), dr_manuty (2), hotmail (2), tel (2), nurmanuty (2), terlibat (2), musuh (2), suasana (2), saling (2), bertolak (2), ansur (2), jalan (2), interaktif (2), peserta (2), positif (2), kepentingan (2), budaya (2), dialog (2), bakal (2), perjuangan (2), menjamin (2), kedamaian (2), nilai (2), perlembagaan (2), menganjurkan (2), ketegangan (2), penganut (2), jumaat (2), majlis (2), kebangsaan (2), rasional (2), komprehensif (2), proses (2), berkesan (2), kuat (2), antaranya (2), ketatanegaraan (2), waqi (2), ilmiah (2), mendapatkan (2), legalistik (2), serius (2), kekeliruan (2), kesan (2), saas (2), institusi (2), membentuk (2), kalangan (2), contoh (2), menampakkan (2), tabii (2), masalah (2), menyebabkan (2), warisan (2), semasa (2), dipersoalkan (2), dijadikan (2), asar (2), turath (2), illah (2), wasatiyyah (2), diperlukan (2), dibina (2), diatas (2), keringanan (2), sehubungan (2), memahami (2), tabi (2), silam (2), kedudukan (2), hukuman (2), demikianlah (2), bagimu (2), firman (2), ulama (2), jamal (2), mudah (2), mempraktiskan (2), terdapat (2), iyy (2), taysir (2), jawapan (2), terpuji (2), rujukan (2), haram (2), muktabar (2), tetapi (2), hal (2), tidaklah (2), diberi (2), pengetahuan (2), jenis (2), mengetahui (2), nya (2), disyara (2), setelah (2), punya (2), disiplin (2), sunnah (2), bahasa (2), rasa (2), menguasai (2), sya (2), memiliki (2), tergesa (2), sekali (2), pasif (2), dimaksudkan (2), sekaligus (2), syura (2), dar (2), menyebut (2), terjebak (2), pakai (2), reaksi (2), sesama (2), nyawa (2), baik (2), jawatankuasa (2), jilid (2), berunding (2), rasmi (2), mukmin (2), ayat (2), berikut (2), damaikanlah (2), keduanya (2), berbuat (2), aniaya (2), kukuh (2), mengadakan (2), tadbiran (2), menentang (2), memberontak (2), perkataan (2), segolongan (2), menderhaka (2), haji (2), 1996 (2), kifayatul (2), akhyar (2), bersama (2), implikasinya (2), awam (2), muhdnurmanuty (2), kebenaran (2), kepimpinan (2), kaedah (2), tema, mistik, bhd, dikuasakan, blogger, oktober, 2009, februari, jun, arkib, zaid, semalaysia, nazmi, mustaffa, kamil, ayub, malaysiakini, pahang, badrul, amin, democratic, action, party, dap, dato, kamarul, baharin, abbas, azmin, angkatan, muda, pengikut, mengupas, bagaimana, kekhilafahan, runtuh, turki, wajah, menceritakan, harta, bernilai, potensi, kualiti, bergantung, jiwa, hati, akal, kepercayaan, diamanahkan, menjaga, membangunkan, hartanya, lengkap, hon, usuludin, falsafah, ukm, universiti, temple, permikiran, perbandingan, philadelphia, usa, timbalan, wadah, abim, pengarah, jumlah, paparan, halaman, langgan, atom, www, keadilandaily, 41313, short, url, bukti, terdesaknya, ucapannya, biar, tulang, berselerakan, asalkan, putrajaya, dipertahankan, pengaruh, konon, mencanangkan, perihal, tapi, berleluasa, pengerusi, mendesak, menghalang, mencerminkan, lesen, kerja, gila, diteruskan, tegasnya, turut, mengaitkan, rentetan, deepak, jaikishan, musa, punca, laksana, meroyan, tentu, hadir, sama, kepenggunaan, yahya, sahri, pengelola, shamsul, akmar, shamsuddin, seruan, berdebat, disahut, didiamkan, pembuktian, kepincangan, menteri, mampu, dijawab, dibacakan, gambar, cermin, pecah, machang, aneh, pimpinan, diterajui, razak, terbukti, berdepan, pembangkang, ketika, kelmarin, dis, bacul, menyerang, hasil, tunjuk, ajar, presidennya, nasution, ismail, aisha, geoffrey, perintis, merdekarakyat, peristiwa, siri, kelantan, johor, melaka, kedah, jam, petang, kilometer, 333, 327, lebuh, selatan, sewaktu, deepavali, anjuran, jelasnya, ditonjolkan, gambaran, keselamatan, depan, sasaran, terdesak, menjelang, pilihan, umum, mengulas, lanjut, menghentikan, kegiatan, aktiviti, nampaknya, nuetral, dipengaruhi, apatah, sini, memanggil, wakil, kesalkan, penerangannya, pihaknya, walaupun, mengecam, lepas, dipercayai, saingan, foto, dialami, zain, selasa, calon, bagan, serai, p058, isnin, sedih, empati, konflik, nampak, kesudahannya, dihentikan, luas, penduduk, berpecah, belah, distabilkan, andai, dahsyat, syria, terakhir, berserta, pengistiharan, darurat, junta, mengesahkan, diperintah, diktator, merasakan, punyai, maruah, wibawa, perlulah, mengutuk, perlakuan, jeneral, sisi, keesahan, penguasaannya, ditolak, peluang, menikmati, bermula, dikembalikan, mendakwa, kudeta, berdarah, lakukan, kononnya, menyelamatkan, penyelamat, menjelma, lembaga, menghantui, menggerunkan, menindas, kejam, sokongan, berkembang, mengakar, sebahgian, bersedia, mati, syahid, nikmati, justifikasinya, dipilih, presiden, melalui, pengundian, sistem, diiktiraf, penindasan, tamparan, bertunas, dinikmati, penyokong, sengaja, dihimpit, ditekan, bergerak, underground, ekstrim, berpeluanglah, penyokongnya, mengganyang, habis, habisan, selangor, pertumpahan, akibat, rakyatnya, mendukacitakan, malapapetaka, tamadun, kemanusiaan, termasuk, wanita, kanak, bersenjata, nyatalah, manasabah, waras, 000, terbunuh, puluhan, ribu, cedera, 019, 3328302, 3hb, ketuapenerangan, agenda, tolaransi, musnah, berbilang, selama, membina, harmoni, hormat, menghormati, mengumpul, keresahan, kebimbangan, sebenar, diusahakan, penyelesaian, menyediakan, medan, sesuai, mengenali, asas, komunikasi, bermanfaat, menyuburkan, kesedaran, kefahaman, majmuk, makmur, perunding, dianjurkan, nanti, sejagat, disuburkan, mewujudkan, iklim, kondusif, kesejahteraan, kestabilan, yakin, berhikmah, menangani, keagamaan, cara, mengelakkan, kristian, bertentangan, perampasan, bandar, bangi, 0193328302, walluh, alam, rabbuna, musta, rumusannya, dipakai, peribadi, dirujuk, dibahaskan, persolan, penghalalan, dirungkai, merai, berjamaah, individu, fardi, jama, multzam, maknanya, ketaksuban, hujjah, membwa, padah, disarankan, digunapakai, mendatang, kegunaan, senarai, keutamaan, perimbangan, kepelbagian, memperkuat, hujahan, kompleks, subjek, fiqhat, addudiyyah, taghyiir, muwazanah, awlawiyyat, binasalah, bersangatan, kekerapan, menghambat, terbaru, acap, respon, sepontan, permasalahan, aqidah, dah, pedekatan, mendidik, menghukum, diikut, pembinaan, perpecahan, meluas, rasai, kecenderungan, kebinasaan, pesan, keatas, umatnya, sabda, baginda, tanatu, fikrat, mustajiddat, berperanan, fikrah, mempamerkan, hokum, realistik, mengaplikasikan, semaksimum, peranan, kemajuan, bidang, benua, megeluarkan, menunggu, faktur, kejayaan, disana, menggabungkan, keislaman, proaktif, mainan, songsang, jumud, solving, problem, ajukan, mengapa, keperluannya, menolak, berciri, rahmah, dikehendakki, peredaran, persekitaran, berubah, kemantapan, keanjalan, difahami, berimbangan, moden, berhadapan, pelbagi, rencam, rumit, murtad, dikenakan, ringan, bertaubat, minum, arak, memadai, khitabuna, asr, aulamah, 137, zir, mutaghayyirat, thawabit, samahah, baqarah, 185, menghendakki, kemudahan, aku, diutuskan, hanif, penuh, kesucian, berbunyi, memudahkan, menyulitkan, ceriakan, menakutkan, makalah, bercitra, cendekiawan, muslim, taha, jabir, ilwaniyy, rashid, ghannoushi, turabi, raysuni, atiyyah, memprihatinkan, dikeluarkan, membuka, menggesa, mengintai, mempermudahkan, menceriakan, sebaran, menyarankan, 2008, nabawi, sahabah, bersabda, riwayat, anas, istihsan, istislah, fil, tabsyir, wah, sir, shadid, rasulallah, lazimnya, berhenti, sejenak, kesukaan, bertanya, meminta, menelaah, meskipun, khusus, menyangkut, keperluan, berlakuknya, ataupun, kelompok, alternatif, 133, rukhsah, isra, melainkan, sedikit, selanjutnya, era, pesat, mengandaikan, dirinya, tahu, membicarakan, keupayaan, ahlinya, bertanggungjawab, nabi, usaha, menerangkan, hakam, pengajaran, dibenarkan, makhluk, ciptaan, menguraikan, keburukan, memenuhi, kelayakan, demikian, harus, ilmunya, pengistanbatan, digugat, sesiapa, kontemporari, iltizam, berakhlak, mulia, shafi, dipetik, khatib, baghdadi, 128, nasikh, mansukh, muhkam, mutashabih, wil, tanzil, makkiy, madaniyy, kategori, pengusaan, ikhtilaf, pentingnya, mesti, malakah, bakat, faqih, mutafaqqih, khtilaf, ijma, ilal, qias, shari, usul, thiqqah, credential, yaqumu, maqam, nabiyy, shazz, bergegas, jarang, menghasilkan, menegur, peneraju, terdiri, berjuang, mengeakkan, berotriti, ehwal, ketelitiannya, junjugan, memutuskan, mengalamun, kononya, meraikan, kewara, suka, menjawab, kusut, umar, khattab, otoriti, menghayati, diistilah, menyelesaikan, sulit, menghimpun, konteks, serba, mencabar, selaku, penjawat, jawatan, memertingkatkan, kewibaan, berotoriti, berfungsi, barangkali, baiknya, karya, berjudul, shuruq, terkeluar, digunakan, abad, shazzl, ahliyyah, idah, barangsiapa, kerusakan, muka, seakan, dia, seluruhnya, disiarkan, statusnya, pembimbing, mulai, keabsahannya, ajaran, ketakutan, bukannya, keinginan, mendampinginya, segi, jauharnya, menekankan, wujudnya, keamanan, kesejehteraan, insan, konotasi, murah, harganya, memelihara, kehormatan, sesorang, dibunuh, sewenang, wenang, hai, beriman, datang, kepadamu, fasik, berita, periksalah, teliti, menimpakan, musibah, kaum, keadaannya, menyesal, kegopohan, bersandar, dipastikan, kesahihannya, disaring, dikemukakan, akhbar, sinar, katakan, diam, kegopohannya, mengemukakan, dalil, panduan, berbincang, dahulu, syar, iyyah, negeri, pegawai, jabatan, walau, bagaimanapun, muwafakat, keberkatan, mencatatkan, assyura, urusan, diputuskan, mesyuarah, profesor, ternama, kesahihan, diistilahkan, kewujudan, membekalkan, mempetahankan, wang, ketenteraan, menghadapi, tafsir, munir, damsyiq, 2007, 571, turun, nasihat, kepeda, meletakkan, sekiranya, memberhentikan, sekadar, unjuk, marah, kecewa, kegagalam, gagal, harga, barang, naik, mendadak, mutakhir, penganjur, perisytiharan, mentaati, paduka, pertuan, agong, iqtital, peperangan, hemat, berperang, kedua, perangalilah, denga, adillah, menyukai, persoalannya, adakah, sandaran, mengikut, pengistinbatan, menjawap, ternyata, menyalahgunakan, penggunaan, dikemukannya, shara, 154, membakar, sebagainya, diajak, bijaksana, bin, abu, talib, khalifah, siffin, khawarij, faham, menganggap, kekuatan, berterus, terang, sesebuah, berpaksi, penderhaka, wajib, diperangi, tertakluk, 153, elah, penderhakaan, pemberontakan, pertahanan, didapati, menetang, dasar, sekalipun, kemukakan, lemah, menggulingkan, mematuhi, arahan, pemerintaha, disamping, taqiyuddin, abi, bakr, husainiyy, pengarang, istilah, melawan, menjalankan, 122, said, berpendapat, kuala, lumpur, 151, sekumpulan, dinamakan, jarimah, siasiyyah, konsep, perspektif, zakaria, mengejutkan, kontroversi, malam, ikut, menyambut, kedatangan, hangat, merasa, dukacita, resah, gelisah, bunyinya, pengganas, bersetuju, tegas, negatif, berkemungkinan, ketenteraman, berbicara, khalayak, kedudukannya, terkanan, berkhidmat, dilihat, dipegang, blogspot, ketuapenerangankeadilan, israk, katakanlah, dating, lenyaplah, lenyap, dinamik, memang, ketikanya, mengejut, luar, jangkaan, keberanian, penerusan, sedar, dilalui, dikelirukan, tercicir, ditepian, percayalah, gelombang, kemenangan, kebatilan, danke, palsuanakan, pudar, tenggelam, arus, menentukan, pendirian, bersandarkan, cukup, autentik, taksub, emosional, tergopoh, gapah, dielakkan, sekian, dikenali, pejuang, berkorban, kebajikan, usia, mudanya, pasti, menguntungkan, mursyidul, menarik, dialu, alukan, menasihatkan, berwaspada, adu, domba, negarawan, masak, selok, belok, tentulah, tersendiri, sukacita, ijtihad, dilakukanoleh, justifikasi, menghindarkan, diutamakan, mempastikan, dirancang, factor, penghalangnya, dihindarkan, mafasid, muqaddamun, alajalbil, masalih, tepat, betul, relevan, terkini, qawa, fiqhiyyah, menepati, syariah,
Text of the page (random words):
abila seorang mufti berbicara pada khalayak ramai apa lagi dengan kedudukannya sebagai seorang mufti terkanan yang telah berkhidmat lebih dari 30 tahun maka ia dilihat oleh orang awam sebagai satu fatwa rasmi yang boleh dipegang konsep bughah dari perspektif fuqaha menurut imam taqiyuddin abi bakr muhammad al husainiyy pengarang kitab kifayatul akhyar perkataan bughah dalam istilah syara adalah merujuk kepada segolongan umat islam yang melawan dan menderhaka kepada ulil amri pemerintah iaitu pemerintah kerajaan yang adil yang menjalankan hukum hukum syari at islam kifayatul akhyar jilid 2 ms 122 sementara itu pula tuan haji said haji ibrahim berpendapat bahawa dalam ilmu ketatanegaraan islam bughah ialah perbuatan sekumpulan dan segolongan umat islam yang memberontak untuk menentang dan menderhaka kepada ulil amri ini dinamakan jarimah siasiyyah kanun jenayah islam 1996 kuala lumpur 1996 ms 151 disamping itu jenayah dalam politik tidak boleh berlaku kecuali jika tindakan golongan pemberontak mempunyai tujuan yang jelas untuk menggulingkan ketua negara atau tidak mahu lagi mematuhi arahan pemerintaha didapati sebab sebab mereka memberontak dan menetang dasar pemerintah sekalipun sebab sebab yang mereka kemukakan itu merupakan sebab yang paling lemah elah berlaku penderhakaan dan pemberontakan yang merupakan perang saudara dalam negara selepas mereka itu mengadakan persiapan senjata dan pertahanan kanun jenayah islam ms 153 dalam sesebuah negara yang berpaksi kepada hukum hukum islam penderhaka yang wajib diperangi adalah tertakluk dengan syarat syarat berikut mereka yang telah mempunyai kekuatan dan yang telah berterus terang secara terbuka menentang pemerintah kerajaan yang adil mereka yang telah keluar dari tadbiran ulil amri dan telah membentuk pemerintah kerajaan yang baru terdapat di kalangan mereka kekeliruan faham di mana mereka menganggap bahawa mereka boleh keluar dari kawalan dan tadbiran imam pemerintah setelah diajak berunding dengan bijaksana sebagaimana yang telah dilakukan oleh sayyidina ali bin abu talib khalifah islam keempat terhadap pemberontak pemberontak dalam perang jamal di siffin dan kumpulan khawarij e mereka telah mengadakan keganasan dalam negara seperti membakar membunuh dan sebagainya kanun jenayah islam ms 154 persoalannya sekarang adakah fatwa mufti perak itu mempunyai sandaran shara yang kukuh serta mengikut manhaj pengistinbatan hukum yang sah dalam menjawap soalan ini ternyata tan sri harusani telah menyalahgunakan penggunaan ayat 9 surah al hujurat yang dikemukannya sebagai hujah qat iyy firman allah swt dan jika ada dua golongan dari orang orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya jika salah satu dari kedua golongan berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangalilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah allah jika golongan itu telah kembali kepada perintah allah maka damaikanlah antara keduanya denga adil dan berlaku adillah sesungguhnya allah menyukai orang orang yang berlaku adil surah al hujurat 9 dalam hemat kita kumpulan demonstran itu tidak boleh dikategorikan sebagai pemberontak kerana hujah hujah berikut mereka tidak terlibat dalam peperangan iqtital yang membawa kepada pembunuhan sesama mukmin seperti yang disebut di dalam ayat 9 surah al hujurat penganjur demonstrasi tidak membuat apa apa perisytiharan rasmi untuk tidak mentaati seri paduka yang di pertuan agong para demonstran keluar secara aman sekadar mahu unjuk rasa kerana marah dan kecewa dengan kegagalam pemerintah gagal mengawal harga barang naik secara mendadak mutakhir ini para demonstran tidak memiliki apa apa senjata mufti perak sendiri tidak turun berunding untuk memberi nasihat kepeda pemimpin pemimpin demonstrasi supaya mereka meletakkan senjata sekiranya benar ada senjata atau memberhentikan demonstrasi mengenai persiapan senjata pandangan profesor dr wahbah al zuhaili ilmuan fiqh ternama menyatakan bahawa kesahihan bagi seseorang atau kumpulan dapat diistilahkan sebagai bughah hanya dengan kewujudan senjata yang banyak sehingga pihak pemerintah terpaksa membekalkan senjata dengan banyak untuk tujuan mempetahankan diri justeru banyak wang dan persiapan ketenteraan yang diperlukan bagi menghadapi pemberontak wahbah al zuhaili tafsir al munir damsyiq 2007 jilid 13 ms 571 dalam hubungan ini mufti perak telah menampakkan kegopohannya dalam pembuatan fatwa beliau sewajarnya mengemukakan beberapa dalil syara dengan panduan nas nas qat iy di dalam al qur an al sunnah dan lain lain sumber ilmiah yang muktabar tan sri harusani sewajarnya berbincang dahulu dengan pelbagai pihak terutama dengan ahli ahli jawatankuasa fatwa kebangsaan ahli ahli jawatankuasa fatwa syar iyyah negeri perak dan lain lain pegawai di jabatan mufti perak walau bagaimanapun fatwa mufti perak jelas tidak merujuk kepada para ulama ilmuan lain islam menganjurkan amalan syura demi mendapatkan muwafakat terbaik dan dapat keberkatan dari allah swt al qur an mencatatkan sedang urusan mereka diputuskan dengan mesyuarah surah assyura 38 oleh kerana hujah hujah yang dikemukakan tidak kuat maka jalan keluar yang terbaik bukan untuk mempertahankan fatwa tersebut seperti yang disebut oleh tan sri harusani dalam akhbar sinar pada awal januari lalu mufti perak sewajarnya mempraktiskan perintah junjungan muhammad saas seperti yang disebut dalam sebuah hadis sahih katakan perkara baik atau diam selain itu kegopohan fatwa mufti perak jelas menunjukkan beliau hanya bersandar kepada maklumat yang belum dapat dipastikan kesahihannya maklumat yang diterima dari media perdana di negara ini perlu disaring sebelum dapat diterima pakai allah swt berfirman hai orang orang yang beriman jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatan itu surah al hujurat 6 sejak fatwa tersebut disiarkan di dalam media ia telah menimbulkan reaksi pasif masyarakat terhadap institusi mufti statusnya sebagai pembimbing umat mulai dipersoalkan keabsahannya bagi masyarakat islam yang tidak memahami ajaran islam fatwa tersebut menimbulkan ketakutan terhadap agama islam dan bukannya keinginan untuk mendampinginya islam dari segi jauharnya adalah agama yang sangat menekankan wujudnya kedamaian keamanan dan kesejehteraan sesama insan fatwa yang menyebut darah mereka adalah halal membawa konotasi bahawa nyawa manusia begitu murah harganya walhal memelihara nyawa adalah sebahagian dari tujuan utama dalam maqasid syari ah objektif syari ah mengenai kehormatan diri bagi sesorang manusia tidak dibunuh dengan sewenang wenang allah swt berfirman barangsiapa yang membunuh seorang manusia bukan kerana orang itu membunuh orang lain atau bukan kerana membuat kerusakan di muka bumi maka seakan akan dia telah membunuh manusia seluruhnya surah al ma idah 52 dalam konteks zaman yang serba mencabar tan sri harusani selaku seorang mufti dan lain lain penjawat jawatan mufti di negara ini wajar memertingkatkan kewibaan al ahliyyah mereka sebagai seorang mufti yang benar benar berotoriti dan berfungsi dengan berkesan dalam pembuatan hukum dalam hubungan ini barangkali ada baiknya untuk para mufti merujuk sebuah karya penting al qardawi yang berjudul al fatawa al shazzah fatwa fatwa janggal kahirah dar as shuruq 2010 dalam buku ini antara lain beliau menyebut bahawa seorang mufti jangan terjebak dalam pembuatan pembuatan fatwa fatwa yang janggal shazzl yang dimaksudkan dengan fatwa fatwa janggal ialah fatwa fatwa fatwa yang terkeluar daripada manhaj yang digunakan pakai secara komprehensif oleh para fuqaha dalam pembuatan hukum sejak beberapa abad lalu dalam hubungan ini satu lagi perkara yang wajar diambil oleh para mufti menurut al qardawi iaitu sikap tidak tergesa tergesa mengeluarkan fatwa dan bergegas pula memberikan jawapan kepada setiap soalan para fuqaha pada zaman silam jarang sekali menghasilkan fatwa fatwa yang janggal al qardawi menegur sikap pasif sebahagian mufti kerana mengalamun diri kononya menguasai ilmu dalam semua perkara tetapi kurang meraikan kewara an suka menjawab soalan soalan yang paling kusut walhal sayyidina umar al khattab menunjukkan satu sikap terpuji sebagai seorang pemimpin dan sekaligus seorang yang punya otoriti dalam agama islam yang menghayati amalan syura dengan lain lain sahabat yang diistilah sebagai ahli badar bagi menyelesaikan soalan soalan syara yang sukar dan sulit maka beliau akan menghimpun semua kepada sayyidina ahli badar al qardawi al fatawa al shazzah kahirah 2010 ms 8 yang dimaksudkan dengan ahli badar adalah para peneraju awal islam yang terdiri dari para sahabat yang berjuang mengeakkan islam dan sekaligus mereka juga adalah ilmuan ilmuan yang berotriti dalam ha ehwal islam demikianlah ketelitiannya seorang sahabat utama junjugan muhammad s a w dalam memutuskan kedudukan hukum fatwa juga boleh menjadi janggal shazz apabila sesuatu fatwa dibuat oleh orang yang bukan ahlinya al qardawi menyatakan bahawa seorang mufti itu pada hakikatnya bertanggungjawab sebagai seorang nabi yaqumu maqam al nabiyy dalam usaha menerangkan kepada orang ramai hukum hakam dan pengajaran islam justeru seorang mufti tidak dibenarkan untuk mengeluarkan satu fatwa yang berkaitan dengan makhluk ciptaan nya menguraikan halal dan haram perkara yang disyara kan atau tidak disyara kan kebaikan dan keburukan kecuali setelah memenuhi syarat syarat kelayakan untuk menjadi seorang mufti oleh yang demikian bagi seorang mufti yang punya credential atau thiqqah harus mempunyai penguasaan ilmunya dalam disiplin al qur an dan al sunnah penguasaan bahasa arab ilmu usul al fiqh dan maqasid shari ah qias dan ilal sebab ijma dan ilmu khtilaf adalah penting untuk menjamin pengistanbatan hukum yang tidak dapat digugat oleh sesiapa selain penguasaan ilmu ilmu islam warisan al turath dan kontemporari al mu asar bagi seorang mufti ia hendaklah mempunyai rasa takut terhadap allah swt iltizam dengan hukum hukum nya serta berakhlak mulia al qardawi ms 26 imam shafi yy r h dalam satu pandangan yang dipetik oleh al khatib al baghdadi dalam kitab al faqih wa al mutafaqqih berkata seseorang itu tidak boleh memberi fatwa dalam agama allah kecuali mereka menguasai kitab allah dengan penguasaan ilmu nasikh dan mansukh muhkam dan mutashabih ta wil dan tanzil makkiy dan madaniyy penguasaan hadis dalam segala kategori pengusaan bahasa arab sya ir sya ir arab ilmu ikhtilaf dan tidak kurang pentingnya mufti mesti memiliki al malakah bakat semula jadi al qardawi ms 128 selanjutnya dalam era perkembangan pesat ilmu pengetahuan maka tidak wajar bagi seorang mufti mengandaikan dirinya tahu segala jenis ilmu walhal al qur an membicarakan tentang tabii manusia yang tidak diberi keupayaan oleh allah swt mengetahui semua jenis ilmu allah swt berfirman dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit surah al isra 85 lihat sahaja amalan para sahabat rasulallah s a w dalam pembuatan sesuatu hukum lazimnya mereka berhenti sejenak untuk memberi jawapan antara amalan terpuji mereka ialah kesukaan bertanya pendapat lain lain sahabat al qardawi meminta para mufti banyak menelaah pelbagai rujukan sebelum membuat fatwa halal atau haram meskipun seorang mufti itu sudah membuat rujukan muktabar tetapi dalam hal khusus yang menyangkut dengan keperluan berlakuknya keringanan rukhsah untuk seseorang ataupun kelompok maka pandangan pandangan alternatif boleh dijadikan hujah al qardawi al fatawa as shazzah ms 133 seperti yang disebut pada awal makalah ini fatwa tan sri harusani bercitra keras shadid hari ini selain al qardawi semakin ramai ulama dan cendekiawan muslim seperti syaikh taha jabir al ilwaniyy dr wahbah al zuhaili dr muhammad al zuhaili syaikh rashid ghannoushi dr hassan al turabi syaikh ahmad al raysuni dr jamal atiyyah dan lain lain begitu memprihatinkan kepentingan ilmu fiqh dan fatwa yang dikeluarkan dapat dibina diatas prinsip al taysir membuka ruang yang lebih mudah bukan bersifat ta sir menimbulkan lebih banyak kesukaran al qardawi menggesa para fuqaha pada zaman ini mempraktiskan prinsip al taysir fil fatwa wa tabsyir fi al da wah mengintai ruang ruang yang mempermudahkan sesuatu dapat berlaku dalam pembuatan fatwa serta menceriakan sebaran islam dalam pembuatan fatwa al qardawi menyarankan para fuqaha perlu menggunakan prinsip al istislah dan al istihsan jika tidak terdapat nas nas qat iyy al qardawi al wasatiyyah al islam kahirah 2008 ms 45 inilah manhaj nabawi dan para sahabah junjungan muhammad s a w bersabda menurut riwayat sayyidina anas r a kamu hendaklah memudahkan segala sesuatu dan jangan menyulitkan ceriakan dan jangan menakutkan juga sebuah lagi lagi hadis sahih dari junjungan muhammad s a w yang berbunyi sesungguhnya aku diutuskan dengan agama hanif yang penuh dengan kesucian firman allah swt allah menghendakki kemudahan bagimu dan tidak kesukaran bagimu surah al baqarah 185 persoalan penting yang perlu kita ajukan mengapa prinsip tersebut diperlukan dalam masyarakat dunia pada hari ini dalam hubungan ini al qardawi memberikan beberapa rasional tentang keperluannya antaranya syari at islam dibina diatas prinsip keringanan menolak kesukaran berciri rahmah dan bertolak ansur samahah sehubungan itu para mufti dikehendakki memahami tabi i peredaran zaman dan suasana persekitaran yang sentiasa berubah prinsip kemantapan al thawabit dan keanjalan al mutaghayyirat sangat penting difahami secara berimbangan hakikatnya manusia moden sedang berhadapan dengan pelbagai pelbagi masalah baru yang lebih rencam dan rumit dari zaman silam al qardawi memberikan contoh tentang kedudukan bagi seorang murtad yang wajar dikenakan hukuman ringan dengan hanya bertaubat demikianlah juga dengan perbuatan minum arak hukuman ta zir sudah memadai al qardawi khitabuna fi al asr al aulamah ms 137 institusi mufti di negara ini berperanan penting untuk membentuk fikrah islam dalam kalangan rakyat dengan menggunakan pendekatan prinsip wasatiyyah para mufti hendaklah mempamerkan hokum hukum islam yang realistik dengan mengaplikasikan fiqh al waqi fiqh realiti semaksimum yang mungkin sebagai contoh peranan majlis islam eropah menampakkan satu kemajuan besar di bidang fatwa para fuqaha di benua eropah telah berjaya megeluarkan fatwa fatwa penting yang bersifat solving problem dengan menggunakan pendekatan maqasid syari ah objektif syari ah dan illah sebab dalam sesuatu hukum jadi pembuatan fatwa berjalan secara tabii bukan menunggu berlakunya sesuatu masalah adalah jelas bahawa faktur utama yang menyebabkan kejayaan pembuatan fatwa di eropah itu ialah kerana para fuqaha disana dapat menggabungkan ilmu warisan islam at turath dengan ilmu keislaman semasa al mu asar selain itu mereka juga proaktif dengan wacana wacana ilmu jadi fatwa tidak menjadi jumud dan boleh dipersoalkan sehingga dijadikan mainan orang sebagai fatwa songsang di malaysia kekerapan wacana ilmiah bagi mendapatkan pendapat pendapat baru fikrat ul musta...
|