If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: nagarikapau.blogspot.com - Nagari Kapau.

site address: nagarikapau.blogspot.com

site title: Nagari Kapau

Our opinion (on Monday 27 April 2026 0:25:44 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments
After content analysis of this website we propose the following hashtags:



Meta tags:

Headings (most frequently used words):

nagari, kapau, about, me, wednesday, august, 02, 2006,

Text of the page (most frequently used words):
yang (59), kapau (48), dengan (25), gulai (22), nasi (21), itu (18), dan (16), ini (16), tidak (15), makan (15), sudah (11), ada (11), atau (11), pasar (11), #nagari (10), saya (10), restoran (10), bukit (10), tempat (10), akan (9), kedai (9), tinggi (9), lauk (9), pedagang (8), orang (8), dari (8), tapi (8), seperti (8), kalau (8), amai (8), lebih (8), anda (8), nama (7), adalah (7), juga (7), ketika (7), menantu (7), sampai (6), jadi (6), karena (6), sangat (6), sama (6), tunjang (6), lereng (6), panci (6), sayur (5), nangka (5), boleh (5), untuk (5), sebuah (5), uni (5), lis (5), saja (5), kampung (5), disini (5), setiap (5), rebung (4), apakah (4), rasa (4), bahwa (4), bahkan (4), sekali (4), potongan (4), dendeng (4), goreng (4), tentu (4), sejak (4), dalam (4), kaki (4), terletak (4), satu (4), ayam (4), ingin (4), baru (4), minantu (4), terlalu (4), masing (4), masih (3), sekarang (3), waktu (3), masakan (3), asli (3), lepau (3), bagaimana (3), kurang (3), mempunyai (3), paling (3), hampir (3), antara (3), tahun (3), sepotong (3), kecil (3), belut (3), tambahan (3), diletakkan (3), jalan (3), raya (3), besar (3), bersusun (3), susun (3), makanan (3), terkenal (3), mereka (3), lima (3), tengah (3), padang (3), beliau (3), dua (3), tetap (3), mantan (3), bayar (3), suami (3), basa (3), basi (3), penjual (3), paweh (3), batalua (3), rendang (3), pembeli (3), ibu (3), certified (3), zorion (2), kecamatan (2), tilatang (2), kamang (2), hal (2), dijajakan (2), hanyalah (2), lain (2), merek (2), dagang (2), pertanyaan (2), pernah (2), kepala (2), sedikit (2), sementara (2), jauh (2), seorang (2), teman (2), non (2), rumah (2), mungkin (2), setengah (2), ternyata (2), mirip (2), pula (2), usah (2), kering (2), sebagai (2), harganya (2), sekitar (2), atas (2), habis (2), pikir (2), keluar (2), kilometer (2), jakarta (2), pasa (2), kramat (2), dekat (2), berisi (2), dikatakan (2), berbeda (2), harga (2), warung (2), misalnya (2), sendiri (2), mana (2), hanya (2), lagi (2), presiden (2), air (2), benar (2), bangunan (2), permanen (2), meter (2), telah (2), dibandingkan (2), mampir (2), nggak (2), sang (2), istri (2), dipanggil (2), mau (2), bao (2), pitih (2), suaminya (2), dia (2), banyak (2), mengatakan (2), pakis (2), bertambuh (2), tinggal (2), tahu (2), istimewa (2), umumnya (2), sebagian (2), khas (2), gurih (2), panjang (2), pangek (2), ikan (2), para (2), terbuka (2), tek (2), august (2), 2006 (2), man (2), the (2), management (2), old (2), posted, comments, gaduik, koto, tangah, net, www, cimbuak, sumber, berlaku, gukai, lainnya, penjaja, perintis, pada, mapan, sepertinya, menjadi, timbul, semua, inipun, terlintas, kekurangyakinan, citarasa, perantauan, mendapat, info, diizinkan, membuka, entah, mendeteksinya, minimal, harus, keturunan, kesimpulan, rasanya, pas, buatan, bolehkah, memasak, menggunakan, bumbu, tentunya, jual, larangan, asal, menamainya, hotel, balikpapan, menunya, tertulis, pesan, babat, masak, percaya, hidangan, disajikan, tidaklah, melanggar, aturan, perkapauan, itulah, sekilas, cerita, tentang, smp, 1966, menyanyikan, lagu, diantara, liriknya, berbunyi, tuan, bukiktinggi, dilupokan, utama, ditambah, sekerat, bisa, mendekati, 000, rupiah, adanya, kepopulerannya, dikalangan, masyarakat, luar, berkembang, secara, bertahap, akhir, 60an, periuk, senggan, rotan, dijunjung, mengingat, betapa, beratnya, beban, panggaleh, menjujung, periuknya, masuk, berjalan, belasan, sana, kumpulan, lapau, ujung, pertigaan, senen, satunya, handicap, demikian, lokasi, persis, pinggir, udaranya, berpolusi, penuh, asap, knalpot, sederhana, tinggipun, dapat, murahan, jelas, tegal, disamping, pauknya, biasanya, memang, mahal, dsb, kelihatannya, peminat, pilihan, jarang, rantau, bernostalgia, justru, mendatangi, berselingkit, selingkit, ramai, bertebaran, bandung, bogor, jogjakarta, surabaya, menyeberang, kalimantan, sulawesi, penyajian, cara, lauknya, dihidangkan, meja, layaknya, menteri, marie, pangestu, menyempatkan, kesana, mendampingi, kunjungan, sby, anyar, jambu, bukan, hebatnya, kehadiran, menyurutkan, pengunjung, maupun, agak, terpisah, puncak, janjang, puluh, menempati, pauk, ditaruh, pauknyapun, perbedaannya, bernuansa, meskipun, berada, area, dinding, terpajang, foto, habibie, gubernur, sumbar, azwar, anas, dibingkai, rapi, kenangan, manga, dibayia, bana, bawa, sajalah, uangnya, nah, reaksi, suatu, adik, beristrikan, jawa, mengajak, istrinya, dibuat, dag, dig, dug, dimaksudnya, dirinya, membayar, tegas, menyebutkan, sin, lah, mertua, menjelaskan, panggilan, mulai, faham, namun, protes, disuruh, kok, ngotot, kembali, menerangkan, ucapnya, mata, selesai, bertanya, berapa, dibayar, kaget, sinlah, salemo, kamakan, pokoknya, memilih, menyendokkannya, piring, dedak, sejumput, sebagainya, memberi, begitu, sebut, silahkan, keringat, kepedasan, tabik, assalaamu, alaikum, rahmatullahi, barakaatuhu, sejatinya, kenagarian, kabupaten, agam, sumatera, barat, minangkabau, kita, lihat, alamnya, bersawah, sawah, penduduknya, petani, pegawai, negeri, mengindonesia, berkat, sebenarnya, populer, mengambil, pedagangnya, warna, kunyitnya, dominan, pedas, terdiri, muda, kol, kacang, jengkol, kuah, kental, santan, berwarna, kuning, kunyit, kemerahan, cabe, merah, kikil, tawes, bertelur, dimasak, usus, sapi, campuran, telor, dilumatkan, balado, setelah, daging, ditempatkan, bangku, sekaligus, pelayan, menyandukkan, sesuai, permintaan, menyendok, digunakan, sendok, batok, kelapa, bertangkai, susunan, dijangkau, tangan, bukittinggi, kali, berjejer, jualan, nyaris, persaingan, kompetitif, rejekinya, pelanggannya, perbedaan, kelebihan, jenis, disebelahnya, ani, enak, ana, bersaing, melatih, ramah, merayu, lalu, lalang, memperbasakan, calon, melintas, rayuan, akrab, singgahlah, sikolah, mampirlah, makanlah, urung, bagi, mengerti, mendekat, tersipu, kapan, aku, berkenan, berceloteh, lanjut, ditulis, oleh, muhammad, dafiq, saib, sutan, lembang, alam, wednesday, view, complete, profile, street, graduated, from, faculty, economics, magister, marketing, facilitator, trainer, knowledge, instructional, design, develop, training, and, become, earth, west, sumatra, indonesia, location, name, about,


Text of the page (random words):
nagari kapau nagari kapau about me name zorion location padang west sumatra indonesia man in the street graduated from faculty of economics magister in marketing management certified facilitator trainer certified in knowledge management certified in instructional design develop of training and become old man in the old earth view my complete profile nagari kapau august 2006 wednesday august 02 2006 nagari kapau nasi kapau ditulis oleh muhammad dafiq saib sutan lembang alam assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu kapau sejatinya adalah nama sebuah kenagarian di kecamatan tilatang kamang di kabupaten agam sumatera barat seperti setiap nagari di minangkabau hampir tidak ada yang istimewa dengan nagari kapau kalau kita lihat alamnya yang bersawah sawah penduduknya yang umumnya petani sebagian pedagang sebagian kecil pegawai negeri tapi nama kapau telah mengindonesia berkat nasi kapau apakah sebenarnya yang istimewa dari masakan yang populer dengan nama yang mengambil nama kampung asli pedagangnya itu gulai kapau sangat khas dengan warna kunyitnya yang sangat dominan dengan rasa gurih dan pedas sayur gulai kapau terdiri dari potongan nangka muda rebung kol pakis kacang panjang jengkol dalam kuah yang tidak terlalu kental tidak terlalu banyak santan berwarna kuning kunyit kemerahan cabe merah yang juga sangat khas adalah gulai tunjang atau kikil pangek ikan paweh batalua gulai ikan tawes bertelur yang dimasak sampai kering gulai usus sapi berisi campuran telor dan tahu yang dilumatkan dendeng balado goreng belut setelah itu tentu saja ada ayam goreng gulai ayam rendang ayam rendang daging di pasar bukit tinggi pasar yang paling dekat dengan nagari kapau setiap lauk atau gulai itu ditempatkan dalam panci besar bersusun susun yang diletakkan di antara bangku tempat para pembeli makan dan si penjual yang sekaligus adalah pelayan yang akan menyandukkan gulai sesuai dengan permintaan pembeli untuk menyendok gulai digunakan sendok dari batok kelapa bertangkai panjang karena di antara susunan panci panci gulai itu ada yang terlalu jauh untuk dijangkau tangan di tempat makan di tengah pasar bukittinggi seperti ini di pasar lereng setiap pedagang mempunyai tempat lebih kurang dua setengah kali dua meter disini berjejer pedagang nasi kapau dengan jualan yang nyaris sama persaingan terbuka yang sangat kompetitif tapi setiap pedagang sudah ada rejekinya masing masing sudah ada pelanggannya masing masing ini boleh jadi karena ada sedikit perbedaan atau kelebihan untuk satu jenis makanan di tempat yang satu dibandingkan dengan tempat yang lain disebelahnya mungkin gulai tunjang tek ani lebih gurih sementara pangek paweh batalua lebih enak di tempat tek ana bersaing terbuka seperti itu melatih para pedagang yang umumnya amai amai ibu ibu untuk ramah merayu orang yang lalu lalang mereka akan memperbasakan setiap calon pembeli yang melintas dengan rayuan yang sangat akrab singgahlah minantu di sikolah makan mampirlah menantu makanlah disini tidak urung bagi yang mengerti dan baru sekali ini mendekat ke tempat pedagang nasi kapau tentu akan tersipu sejak kapan pula aku jadi menantu ibu ini kalau anda berkenan mampir amai itu akan berceloteh lebih lanjut jo aa kamakan minantu jo tunjang jo paweh batalua pokoknya anda akan tetap dipanggil menantu kalau anda sudah memilih dengan mengatakan misalnya ingin makan dengan gulai tunjang dia akan menyendokkannya ke piring anda dengan tambahan potongan kecil dendeng atau sepotong belut goreng dengan dedak rendang dan tentu saja dengan sejumput sayur nangka rebung pakis dan sebagainya kalau ingin bertambuh tinggal memberi tahu begitu juga kalau ingin bertambuh dengan tambahan gulai atau lauk tinggal sebut saja silahkan anda makan sampai keluar keringat karena kepedasan atau bahkan sampai tabik salemo dan air mata ketika anda sudah selesai makan dan bertanya berapa harga yang akan dibayar anda boleh kaget karena amai penjual itu akan mengatakan bao sinlah pitih minantu manga lo ka dibayia bana bawa sajalah uangnya nggak usah bayar menantu nah bagaimana reaksi anda suatu ketika adik saya yang beristrikan orang jawa mengajak istrinya itu makan nasi kapau di bukit tinggi sang istri dibuat dag dig dug ketika mereka dipanggil menantu apakah yang dimaksudnya menantu itu dirinya atau sang suami ketika suami mau membayar dan si amai lebih tegas menyebutkan bao sin lah pitih minantu si istri jadi tidak habis pikir apakah amai amai ini mantan mertua suaminya atau bagaimana tapi ketika si suami menjelaskan bahwa panggilan menantu itu hanya basa basi dia mulai faham namun tetap protes sudah disuruh nggak bayar kok masih ngotot mau bayar suaminya kembali menerangkan bahwa itu juga basa basi terlalu banyak basa basi ternyata penjual nasi kapau ini ucapnya satu kedai nasi kapau yang agak terpisah dan juga terkenal di bukit tinggi adalah kedai nasi uni lis yang terletak di pasar atas lebih kurang 15 meter dari puncak janjang 40 nama ini sudah terkenal sejak lebih dua puluh tahun dan telah menempati tempat yang sama sejak itu disini lauk pauk juga ditaruh dalam panci besar bersusun susun lauk pauknyapun tidak berbeda perbedaannya hanyalah bahwa tempat ini terletak di sebuah bangunan warung permanen dibandingkan dengan di pasar lereng yang bernuansa kaki lima meskipun tetap berada di area pasar di dinding kedai ini terpajang foto mantan presiden habibie mantan gubernur sumbar azwar anas yang dibingkai rapi sebagai kenangan ketika beliau beliau ini mampir dan makan di kedai uni lis bahkan baru baru ini menteri marie pangestu juga menyempatkan makan kesana ketika beliau ini mendampingi kunjungan presiden sby ke bukit tinggi ada lagi sebuah restoran nasi kapau yang lebih anyar di jambu air di jalan raya bukit tinggi padang yang ini bukan seperti kedai di tengah pasar tapi benar benar sebuah rumah makan atau restoran dengan bangunan permanen yang hebatnya kehadiran restoran baru ini tidak menyurutkan pengunjung kedai uni lis maupun lepau kaki lima di pasar lereng kelihatannya peminat nasi kapau di bukit tinggi sudah mempunyai pilihan mereka sendiri sendiri tidak jarang orang rantau yang ingin bernostalgia justru mendatangi pasar lereng di tempat yang berselingkit selingkit itu makan di lepau kaki lima di tengah pasar yang ramai restoran nasi kapau bertebaran di mana mana di jakarta di bandung di bogor di jogjakarta di surabaya bahkan menyeberang ke kalimantan dan sulawesi hanya saja di restoran restoran itu penyajian dan cara makan tidak lagi seperti di kedai uni lis di bukit tinggi tapi lauk lauknya dihidangkan di meja seperti layaknya restoran padang di jakarta kumpulan lapau nasi kapau yang mirip dengan di pasa lereng bukit tinggi terletak di ujung jalan kramat raya dekat pertigaan senen disini panci panci besar berisi gulai juga diletakkan bersusun susun satu satunya handicap disini kalau boleh dikatakan demikian adalah lokasi yang persis di pinggir jalan kramat raya yang udaranya berpolusi penuh asap knalpot makan di kedai nasi kapau yang paling sederhana seperti di pasa lereng bukit tinggipun tidak dapat dikatakan makanan murahan harganya jelas berbeda dengan harga makanan di warung tegal misalnya boleh jadi ini karena merek dagang nasi kapau yang sudah terkenal disamping lauk pauknya biasanya memang lauk lauk mahal tunjang dendeng ayam dsb di kedai uni lis di bukit tinggi makan dengan lauk utama sepotong tunjang ditambah dengan sekerat kecil dendeng kering atau sepotong goreng belut sebagai tambahan dengan sayur nangka dan rebung harganya bisa mendekati 15 000 rupiah gulai kapau tentu saja sudah ada sejak adanya nagari kapau tapi kepopulerannya dikalangan masyarakat luar kapau berkembang secara bertahap sampai di sekitar akhir tahun 60an gulai kapau dijajakan ke kampung kampung diletakkan dalam periuk di atas senggan rotan yang dijunjung di kepala kalau mengingat hal itu sekarang saya jadi tidak habis pikir betapa beratnya beban amai panggaleh gulai kapau yang menjujung periuknya keluar masuk kampung berjalan kaki sampai belasan kilometer dari nagari kapau kampung saya terletak sekitar 7 kilometer dari sana gulai kapau yang dijajakan itu hanyalah gukai sayur nangka rebung dan lain lainnya penjaja gulai kapau waktu itu boleh jadi adalah perintis pedagang nasi kapau yang sekarang sudah pada mapan masakan kapau sepertinya sudah menjadi merek dagang timbul pertanyaan apakah semua pedagang nasi kapau asli orang kapau pertanyaan inipun pernah terlintas di kepala saya ada sedikit kekurangyakinan karena citarasa di sementara lepau nasi kapau di perantauan yang sangat jauh dari rasa yang asli tapi saya pernah mendapat info dari seorang teman bahwa orang non kapau tidak diizinkan membuka restoran rumah makan nasi kapau entah bagaimana mendeteksinya minimal harus keturunan orang kapau kesimpulan saya mungkin yang rasanya kurang pas itu adalah buatan orang setengah kapau tapi bolehkah orang memasak dengan menggunakan bumbu yang sama yang tentunya akan mempunyai rasa yang sama atau paling tidak hampir sama untuk di jual di restoran non kapau tidak ada larangan asal tidak menamainya masakan kapau bahkan di restoran sebuah hotel di balikpapan sekali waktu di antara menunya tertulis gulai kapau saya pesan ternyata gulai sayur nangka dengan potongan potongan babat di masak mirip gulai kapau dengan rasa yang hampir sama pula saya percaya hidangan yang seperti ini yang disajikan sekali sekali tidaklah melanggar aturan perkapauan itulah sekilas cerita tentang nasi kapau waktu saya masih di smp tahun 1966 ada seorang teman saya menyanyikan lagu nasi kapau yang diantara liriknya berbunyi kalau tuan ka bukiktinggi nasi kapau usah dilupokan hal yang masih berlaku sampai sekarang sumber www cimbuak net nama nama nagari di kecamatan tilatang kamang koto tangah kapau gaduik posted by zorion 9 49 pm 0 comments
Thumbnail images (randomly selected): * Images may be subject to copyright.GREEN status (no comments)
  • My Photo
  • Recent Posts
  • Archives
  • Powered by Blogger

Verified site has: 2 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-2


The site also has 3 references to external domain(s).

 blogger.com  Verify  photos1.blogger.com  Verify  cimbuak.net  Verify


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/1.1 200 OK
Content-Type text/html; charset=UTF-8
Expires Mon, 27 Apr 2026 00:25:44 GMT
Date Mon, 27 Apr 2026 00:25:44 GMT
Cache-Control private, max-age=0
Last-Modified Wed, 13 Mar 2024 01:43:09 GMT
ETag W/ 07b50efeb1f805e74e53827cad08c99392b679652b10666f138539402b10462d
Content-Encoding gzip
X-Content-Type-Options nosniff
X-XSS-Protection 1; mode=block
Content-Length 10660
Server GSE
Connection close

Meta Tags

title="Nagari Kapau"
http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"
name="generator" content="Blogger"
name="google-adsense-platform-account" content="ca-host-pub-1556223355139109"
name="google-adsense-platform-domain" content="blogspot.com"

Load Info

page size10660
load time (s)0.331181
redirect count0
speed download32205
server IP 172.217.22.65
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"