Meta tags:
Headings (most frequently used words):
january, 2009, detik, friday, 16, thursday, 15, wednesday, november, 12, 2008, salam, kepada, semua, about, me, menghitung, hari, shoutbox, followers, blog, archive, arahan, mentaati, allah, sah, bayar, zakat, guna, sms, hukum, cabut, kening, haji, shahar, sulaiman, berdakwah, menggunakan, seni, syair, pesan, pak, jamal, nafkah, cinta,
Text of the page (most frequently used words):
yang (93), dan (87), allah (46), beliau (43), #kepada (42), ini (38), dengan (38), swt (30), dalam (29), tidak (24), untuk (23), adalah (22), bulu (22), kening (21), kamu (19), nya (19), itu (18), ayat (18), atau (17), pada (17), wanita (17), haji (16), cinta (16), sebagai (15), orang (15), anak (14), tersebut (14), ilmu (14), daripada (14), saw (14), akan (13), berkata (13), mereka (13), ulama (13), kerana (13), pernah (12), guru (12), wajah (12), seperti (10), bin (10), mohammad (10), selangor (10), menuntut (10), maka (10), ibn (10), juga (9), mencabut (9), muhammad (9), shahar (8), zakat (8), technology (8), our (8), mission (8), seorang (8), oleh (8), berdakwah (8), iaitu (8), tokoh (8), lulusan (8), islam (8), tuan (8), sehingga (8), nabi (8), comments (7), posted (7), ada (7), lagi (7), quran (7), atas (7), bekerja (7), dari (7), kitab (7), kaum (7), mata (7), bahawa (7), inilah (7), rasul (7), kami (7), sulaiman (6), hati (6), jika (6), perintah (6), apabila (6), masjid (6), ustaz (6), satu (6), telah (6), hijrah (6), sendiri (6), amin (6), akad (6), pula (6), agama (6), klang (6), menjadi (6), hadis (6), kalau (6), mengikut (6), riwayat (6), dia (6), saya (6), nescaya (6), mengasihi (6), hukum (5), hari (5), mana (5), kasih (5), berguru (5), setiap (5), walaupun (5), ketika (5), boleh (5), apa (5), lantas (5), banyak (5), pertama (5), melalui (5), rasulullah (5), tumbuh (5), lafaz (5), manusia (5), bermaksud (5), supaya (5), kelopak (5), sesungguhnya (5), sebab (5), turunnya (5), dosa (5), 2008 (4), sah (4), mentaati (4), 2009 (4), sudah (4), suka (4), sama (4), diri (4), tanah (4), setelah (4), tahun (4), bahkan (4), sedang (4), dakwah (4), sahaja (4), risalah (4), hasil (4), kini (4), berkhidmat (4), merupakan (4), hal (4), bukhari (4), ialah (4), lebih (4), terkenal (4), berkaitan (4), pendapat (4), abu (4), keningnya (4), aisyah (4), perkara (4), persoalan (4), kecantikan (4), kita (4), taat (4), ketaatan (4), serta (4), kekasih (4), nuzul (4), november (3), pesan (3), pak (3), jamal (3), sms (3), january (3), detik (3), semua (3), sekiranya (3), pasti (3), ingatlah (3), nafkah (3), wang (3), harta (3), wahai (3), jangan (3), kata (3), melayu (3), teman (3), jadi (3), sikit (3), titik (3), doa (3), mendapat (3), rahmat (3), rahmatullah (3), kampung (3), peringkat (3), kebangsaan (3), keinginan (3), antarabangsa (3), menggunakan (3), bersama (3), menyampaikan (3), antara (3), ramai (3), kemudian (3), beberapa (3), kali (3), amat (3), maal (3), anugerah (3), mesir (3), sek (3), abdul (3), mohd (3), ijazah (3), universiti (3), sekolah (3), kuis (3), pengajian (3), sheikh (3), mahmud (3), keseluruhan (3), namun (3), jepun (3), secara (3), fiqh (3), masih (3), bagi (3), menjadikan (3), perbuatan (3), mencukur (3), golongan (3), sebenarnya (3), kawasan (3), muka (3), abdullah (3), membersihkan (3), jawapan (3), membawa (3), mengenai (3), terdapat (3), mahu (3), hawa (3), bertaburan (3), berlaku (3), niat (3), berzakat (3), amalan (3), menunjukkan (3), maha (3), hamba (3), siapa (3), abbas (3), berhala (3), menyuruh (3), cabut (2), bayar (2), guna (2), arahan (2), blog (2), view (2), shoutbox (2), posts (2), hendak (2), sentuhan (2), tentu (2), tiada (2), perlu (2), meminta (2), nukilan (2), hidup (2), tuah (2), hilang (2), menjunjung (2), pegangan (2), ketinggian (2), kau (2), kelak (2), meninggalkan (2), sepi (2), indah (2), pemergian (2), termasuklah (2), hampir (2), seluruh (2), mengadakan (2), agar (2), kira (2), kembali (2), jawa (2), negeri (2), waktu (2), ceramah (2), biasa (2), dikenali (2), salah (2), ayah (2), nada (2), khalayak (2), mengajak (2), bahan (2), terhadap (2), khususnya (2), pendekatan (2), masyarakat (2), lagu (2), syair (2), bersamaan (2), 1413 (2), dikurniakan (2), syariah (2), azhar (2), bertugas (2), rumah (2), jeram (2), muhaimin (2), arab (2), pensyarah (2), kolej (2), ahmad (2), fauzi (2), pernikahan (2), bersejarah (2), nikah (2), shahabudin (2), begitu (2), kesungguhan (2), meneruskan (2), mengambil (2), tiga (2), inggeris (2), belajar (2), tafsir (2), tauhid (2), mufti (2), mampu (2), menghafal (2), matan (2), masa (2), antaranya (2), tempat (2), bapa (2), kala (2), kastam (2), pelabuhan (2), dibicarakan (2), lalu (2), keharusan (2), mempunyai (2), lebat (2), pencil (2), celak (2), dimaksudkan (2), mengubah (2), ciptaan (2), pastinya (2), perincian (2), pandangan (2), maksudnya (2), sebahagian (2), berpendapat (2), normal (2), berbulu (2), tetapi (2), dahinya (2), mengelokkan (2), menjawab (2), kejelekan (2), dirimu (2), imam (2), bintik (2), isteri (2), ishaq (2), sangat (2), membuang (2), tujuan (2), makna (2), wajahnya (2), apatah (2), perhatian (2), suara (2), kalangan (2), terutamanya (2), seseorang (2), dipandang (2), sebelum (2), suatu (2), berdosa (2), dalil (2), cuma (2), adakah (2), soalan (2), syariat (2), pemindahan (2), hakikatnya (2), ibadah (2), dilakukan (2), baginda (2), cintakan (2), sunnah (2), mentaatinya (2), muhamad (2), quraish (2), shihab (2), taatlah (2), jejak (2), kesukaan (2), jalan (2), kafir (2), segala (2), diturunkan (2), reda (2), ajaran (2), tuhan (2), maraghi (2), cara (2), kathir (2), iktibar (2), yahudi (2), kedua (2), ubai (2), mengasihinya (2), isa (2), jauzi (2), firman (2), katakanlah (2), pakar (2), limpahan (2), mementingkan (2), kepentingan (2), mencintai (2), ikutilah (2), mendekatkan (2), semata (2), diriwayatkan (2), menyeru (2), mengatakan (2), skip (2), october, archive, followers, shoutmix, chat, widget, free, content, menghitung, complete, profile, about, salam, subscribe, atom, home, older, dirajuk, mendambakan, belaian, diubat, luka, merindui, sayang, kunjung, tiba, syang, dihajati, mati, ria, sering, lupa, bertasbih, memujinya, kenapa, memberi, fikirlah, hutang, tertangguh, bukan, tapi, yusri, skrew, nantikan, sebuah, berttajuk, ampuhya, wednesday, muda, hendaklah, sabar, tamak, meniti, pejuang, takkan, dunia, jebat, persahabatan, sultan, korban, menimba, bagai, langit, bumi, bezanya, penting, wujud, budi, terlalu, membenci, memakan, berdusta, thursday, sumber, utusan, malaysia, online, berita, tersebar, meluas, disiarkan, radio, ikim, malamnya, tahlil, rohnya, keampunan, dicucuri, khamis, april, 2005, pukul, tengah, selepas, mandi, berwuduk, menunaikan, solat, zuhur, dikebumikan, perkuburan, tambak, hadapan, mihrab, menjelajah, air, timbul, persaraannya, sepenuhnya, kebiasaannya, memperuntukkan, jemaah, tabligh, samping, berdasarkan, jemputan, berkerusi, roda, sehinggalah, akhir, hayatnya, negara, kunjungi, bangladesh, indonesia, yemen, australia, china, sentiasa, insan, bersemangat, dakwahnya, hanya, berhadapan, pendengar, berbual, dengannya, berceramah, seolah, olah, berada, depan, diumpamakan, darah, daging, jua, keadaan, peluang, terus, melakukan, kebaikan, mencegah, kemungkaran, disampaikan, diperturunkan, murid, muridnya, ditulis, semula, tulisan, tangan, syafie, dihimpunkan, dinamakan, diulang, cetak, kembalinya, permintaan, berterusan, watul, ibad, unik, menyentuh, perasaan, memberikan, peringatan, membaca, sayu, terjemahan, diikuti, alunan, kesedaran, mengingatkan, tentang, kematian, awal, dinobatkan, usaha, menggalakkan, pihak, program, qiamulail, kuliah, subuh, cuti, hujung, minggu, rendah, lubuk, kelubi, hafiz, usuluddin, penyelaras, jais, nor, jami, atul, iman, yaman, adni, internasional, gombak, zubir, pengasas, had, sabil, rasyad, tahfiz, aziz, malaya, menengah, sekinchan, azizah, suri, napisah, ukm, hira, asiah, nadwatul, lucknow, india, bahtera, consultant, sdn, bhd, ghazali, madinah, munawwarah, saudi, perkahwinan, sepuluh, pasangannya, hajah, khadijah, mewakilkan, wali, upacara, yusuf, syawal, 1377, mei, 1958, dinikahkan, sulung, hadiah, bermakna, ketekunan, kepercayaan, keturunan, sungguhpun, dilupakan, sebelah, malam, berjaya, menghafaz, ditambah, desakan, melanjutkan, pelajaran, rasmi, menyedari, tanggungjawab, keputusan, pembantu, perubatan, doktor, berbangsa, pengalaman, menyanyikan, persekolahan, terutama, matahari, naik, diceritakan, selain, high, school, kemasukan, dipelajari, minhaj, abidin, pendahuluan, faraidh, fath, majid, hidayah, salikin, matla, badrain, rawi, nur, ihsan, hadith, hayat, amthilah, jadidah, nahwu, wadhih, sabtu, ahad, mendalami, faraid, disebabkan, kecintaan, mendalam, mekah, kurang, dipercayai, mempelajari, tasauf, sehinggakan, menguasai, menamatkan, pelbagai, sahib, samahah, yusof, alim, mohamad, melahirkan, kuantan, pendidikan, keenam, tujuh, adik, beradik, usia, enam, matang, mengharungi, kehidupan, kegigihan, semangat, menyebarkan, dilahirkan, jun, 1930, kuarters, habib, pegawai, jabatan, laut, dipetik, seminar, diadakan, kajian, penulisan, abd, kerjasama, para, isma, addi, jumbri, kheril, anuar, darus, syarul, azman, shahrudin, diberi, judul, allahyarham, data, maklumat, ruangan, seni, diberikan, panjang, dipendekkan, dikemaskan, ditegah, dihukum, haram, habis, melukisnya, dianggap, difahami, zahir, dicabut, pipi, dagu, misai, biologi, kejadian, ditumbuhi, bukannya, hajar, alat, pencabut, masud, bersabda, muslim, daud, melaknat, namisah, lain, mutanammisah, mengasah, gigi, kelihatan, cantik, matanya, jelas, sini, adanya, sewajarnya, hapuskanlah, sedaya, nawawi, maksud, bersolek, suami, merawat, menghilangkan, jerawat, jeragat, membabitkan, tabari, pergi, ummul, mukminin, rupa, parasnya, jelita, bertanya, menambat, suaminya, empat, asasnya, nas, membolehkan, penghasilan, dibincangkan, memang, cerewet, cacat, cela, mengatasi, sebarang, kekurangan, berusaha, memperbaikinya, kadang, mengenepikan, tuntutan, demi, kepuasan, tanpa, mempedulikan, membentuk, tajam, dicukur, asal, diganti, dilukis, tampil, sempurna, menyakitkan, memandang, sumbang, memperkatakan, dinafikan, bermasalah, segi, nipisnya, bersambung, kanan, kiri, bahagian, tumpuan, pengubahsuaian, bermula, itulah, berat, berjumpa, sanggup, membelanjakan, beribu, ringgit, mencantikkan, berbincang, jauh, elok, lihat, dulu, asas, bahasa, sebut, perkataan, dilihat, mar, memperbetulkan, jelaskan, perbincangan, nampak, kemas, sekira, tinggal, segarisan, langsung, sisi, dua, menerusi, medium, sahlah, wallahua, lam, wajib, mensyaratkan, syarat, bukanlah, harus, mewajibkan, ijab, kabul, sunat, umat, terkeliru, terima, kewajipan, bukti, meraikan, perubahan, manifestasi, fleksibeliti, inovasi, teknologi, membantu, prlaksanaan, mudah, agak, terkejut, tahu, dilunaskan, khidmat, pesanan, ringkas, bayaran, talian, line, internet, musykil, hukumnya, ditafsirkan, mengulangi, agaknya, dibuktikan, bersumber, kuasa, semoga, mengikuti, nabawi, ikut, yakin, bimbingannya, membawamu, kecelakaan, sesuatu, fana, lah, lebur, kesinambungan, diutus, menjemput, memimpin, perjalanan, sekali, hamka, menyahut, seruanmu, terpedaya, anggapan, kononnya, menyukai, nafsu, menggerakkan, akal, sihatnya, memerhatikan, wahyu, turut, menyatakan, rasa, menjauhkan, qudus, kemuliaan, dimurkai, mukmin, memperoleh, keredaan, menyalahinya, kufur, bersifat, memeluk, kekasihnya, seru, beserta, muqatil, sahabatnya, kepadanya, memerintahkan, kristian, maryam, zad, masir, berkenaan, berpaling, menderhaka, adapun, memahami, kebajikan, terbatas, kurnia, sesuaikan, kadar, minimum, pengampunan, curahan, melukiskan, mahabbah, sahabat, diredai, ego, bertentangan, ketentuan, aku, qusyairi, barang, dapat, jiwa, amal, soleh, keburukan, diampunkan, hakim, pemutus, mendakwa, sedangkan, pembohong, hidupnya, muhammadiah, urusannya, sekumpulan, hasan, juraij, keempat, berdiri, quraisy, menegakkan, hai, sembah, kepad, dhahaq, ketiga, berkatalah, ketua, munafiqin, nasrani, jaafar, zubair, dipilih, dimashqi, bahawasanya, asyraf, pengikut, pengikutnya, beriman, pesuruh, ikutlah, patuhilah, suruhan, salih, benar, daku, mengampunkan, pengampun, mengasihani, friday, sidebar, main,
Text of the page (random words):
atan kepadanya seperti taat kepada allah dia memerintahkan kita mengasihinya seperti mana golongan kristian mengasihi isa bin maryam lantas turunnya ayat ini inilah pendapat ibn abbas l kedua bahawa nabi saw mengajak dan berdakwah kepada yahudi supaya memeluk islam mereka menjawab kami adalah anak anak allah dan kekasihnya dan kami lebih cinta kepada allah daripada apa yang kamu seru lantas turunnya ayat ini beserta dengan ayat sebelum ini ini adalah pendapat muqatil iktibar dan fiqh ayat l ibn kathir berkata ayat ini menunjukkan bahawa menyalahinya daripada cara nabi muhammad saw adalah kufur dan allah swt tidak suka siapa yang bersifat seperti ini l al maraghi berkata jika mereka tidak menyahut akan seruanmu muhammad saw kerana telah terpedaya oleh anggapan kononnya mereka adalah anak dan kekasih allah swt maka allah swt tidak menyukai orang kafir yang mengikut hawa nafsu dan tidak menggerakkan akal sihatnya untuk memerhatikan ayat ayat nya dan segala wahyu yang diturunkan kepada rasul nya dia turut menyatakan rasa tidak reda kepada mereka bahkan dia menjauhkan mereka dari tempat qudus nya dan kemuliaan nya mereka akan dimurkai pada suatu ketika orang mukmin yang taat kepada nabi nya dan mengikut ajaran ajaran tuhan nya pasti memperoleh keredaan nya l hamka berkata taatlah kepada allah swt dan ikut jejak rasul nya nescaya kamu akan yakin bahawa bimbingannya tidak akan membawamu kepada kecelakaan apabila kamu telah cinta kepada sesuatu tentu keinginan kamu adalah keinginan dia apatah lagi cinta kepada allah swt kalau kamu telah cinta kepada allah swt nescaya fana lah kesukaan dirimu sendiri lebur ke dalam kesukaan allah swt taat kepada rasul adalah kesinambungan dari ketaatan kepada allah swt kerana rasul diutus untuk menjemput kamu dan menunjukkan jalan serta memimpin perjalanan itu sekali l muhamad quraish shihab berkata ayat yang sedang ditafsirkan ini tidak mengulangi perintah taat kepada rasul ini agaknya dimaksudkan untuk menunjukkan bahawa ketaatan serta cinta kepada allah swt dibuktikan oleh ketaatan atau cinta kepada rasulullah saw kerana perintah baginda saw pada hakikatnya sama dengan perintah allah swt kerana perintah perintah baginda itu bersumber dari yang maha kuasa itu semoga kita menjadi hamba hamba yang cintakan allah swt dengan mengikuti sunnah nabawi dan mentaatinya amin posted by technology is our mission at 11 33 pm no comments sah bayar zakat guna sms soalan saya agak terkejut apabila mendapat tahu zakat boleh dilunaskan melalui khidmat pesanan ringkas sms bahkan melalui bayaran atas talian on line di internet saya musykil akan hukumnya kerana tiada lafaz akad dilakukan jawapan sebenarnya inilah bukti islam adalah agama yang meraikan perubahan inilah manifestasi fleksibeliti islam inovasi dan teknologi sebenarnya membantu prlaksanaan ibadah agar menjadi lebih mudah di dalam amalan berzakat ramai juga umat islam yang terkeliru adakah akad iaitu lafaz niat dan lafaz terima itu satu kewajipan hakikatnya zakat adalah ibadah wajib yang tidak mensyaratkan akad sebagai syarat sah ia bukanlah amalan harus seperti pernikahan yang mewajibkan ijab dan kabul akad nikah maka hukum akad dalam amalan zakat adalah sunat sahaja zakat seseorang sah di sisi syariat apabila berlaku dua perkara iaitu niat berzakat dan pemindahan harta zakat maka apabila berzakat menerusi medium seperti di atas niat sudah berlaku dan pemindahan pegangan harta wang juga telah berlaku maka sahlah zakat tersebut wallahua lam posted by technology is our mission at 11 30 pm no comments hukum cabut kening soalan adakah berdosa sekira seorang wanita membersihkan bulu kening dengan mencabut bulu kening yang bertaburan di atas kelopak mata dalam perkara ini wanita itu tidak mencabut bulu kening sehingga cuma tinggal segarisan sahaja atau langsung hilang keningnya ia cuma untuk mencabut bulu kening yang bertaburan di atas kelopak mata bagi nampak kemas jawapan tidak berdosa sekiranya untuk memperbetulkan atau mengelokkan dengan membuang atau mencabut bulu yang bertaburan di atas kelopak mata ini akan saya jelaskan pada perbincangan dalil dalil yang berkaitan dengan persoalan ini sebelum berbincang lebih jauh elok kalau kita lihat dulu asas kepada perkara ini wanita dalam bahasa arab di sebut dengan perkataan al mar ah yang bermaksud suatu yang dipandang atau dilihat kecantikan seseorang itu bermula dengan wajahnya sebab itulah kaum wanita amat mengambil berat mengenai kecantikan terutamanya kecantikan wajah kerana wajah yang pertama dipandang orang apabila berjumpa oleh itu ramai di kalangan wanita sanggup membelanjakan wang beribu ringgit untuk tujuan mencantikkan wajah salah satu bahagian yang menjadi tumpuan pengubahsuaian bagi kaum hawa ini ialah kening sehingga persoalan kening begitu mendapat perhatian dalam islam terutamanya melalui hadis hadis rasulullah saw tidak dinafikan bahawa ada di kalangan kaum wanita yang keningnya bermasalah dari segi lebat atau nipisnya atau bulu kening bersambung antara kening kanan dan kiri setiap manusia mahu dia tampil secara sempurna dan tidak menyakitkan mata orang yang memandang apatah lagi menjadi perhatian sehingga membawa kepada suara suara sumbang yang memperkatakan bulu keningnya kaum wanita memang cerewet mengenai kecantikan wajah dan tidak mahu wajahnya mempunyai cacat cela untuk mengatasi sebarang kekurangan kaum hawa ini akan berusaha untuk memperbaikinya sehingga kadang kala mengenepikan tuntutan agama demi kepuasan diri sendiri tanpa mempedulikan apa kata agama dalam persoalan mencukur dan membentuk kening yang tajam atau dicukur kening yang asal kemudian diganti dengan kening yang dilukis dengan pencil celak di dalam kitab kitab kitab hadis ada empat hadis yang membawa makna yang sama pada asasnya namun setiap nas ada perincian yang membolehkan penghasilan hukum dalam persoalan yang dibincangkan perkara ini membabitkan satu riwayat berkaitan dengan riwayat imam al tabari bahawa isteri abu ishaq pergi ke rumah aisyah ummul mukminin isteri rasulullah saw pada waktu itu rupa parasnya sangat jelita beliau lalu bertanya kepada aisyah r a mengenai hukum seorang wanita yang membuang bulu bulu yang terdapat di dahinya untuk tujuan menambat hati suaminya aisyah r a menjawab hapuskanlah kejelekan yang ada pada dirimu sedaya yang kamu mampu imam nawawi berpendapat sesungguhnya jawapan aisyah kepada wanita itu membawa maksud wanita boleh bersolek untuk suami boleh merawat muka untuk menghilangkan kejelekan seperti jerawat jeragat dan bintik bintik jelas di sini adanya keharusan untuk mengelokkan wajah dengan membersihkan wajah daripada bulu bulu yang tumbuh di kawasan kelopak mata atau di kawasan yang tidak sewajarnya ini kerana wanita yang normal pastinya kening berbulu tetapi sudah tidak normal kalau dahinya atau kelopak matanya yang berbulu daripada abdullah bin masud daripada rasulullah saw bersabda yang bermaksud allah melaknat wanita wanita yang mencabut bulu kening atau bulu muka al namisah atau meminta orang lain mencukur atau mencabut bulu keningnya al mutanammisah wanita yang mengasah gigi supaya kelihatan cantik perbuatan itu telah mengubah ciptaan allah riwayat al bukhari muslim abu daud ibn hajar pula berpendapat ia bermaksud wanita yang mencabut bulu bulu di muka dengan alat pencabut pendapat ini perlu kepada perincian kerana lafaz dalam pandangan ini ialah mencabut bulu mengikut biologi kejadian manusia satu satu kawasan yang ditumbuhi bulu di wajah wanita ialah kening jadi lafaz mencabut bulu di wajah maksudnya kening ini kerana kening adalah sebahagian daripada wajah bukannya wajah sebahagian daripada kening kalau difahami secara zahir pastinya apa apa sahaja yang tumbuh di wajah wanita tidak boleh dicabut termasuklah kalau ada bulu yang tumbuh di pipi di dagu atau tumbuh misai kerana semua ini tumbuh di wajah sehingga keharusan diberikan kepada mereka yang mempunyai bulu kening yang panjang atau lebat untuk dipendekkan dan dikemaskan perbuatan yang ditegah dan dihukum haram adalah ke atas mereka yang mencukur habis bulu kening kemudian melukisnya dengan pencil celak maka golongan ini sebenarnya yang dimaksudkan oleh hadis hadis rasulullah saw yang dianggap sebagai kaum yang mengubah ciptaan allah swt posted by technology is our mission at 11 28 pm no comments haji shahar sulaiman berdakwah menggunakan seni syair tokoh yang dibicarakan kali ini masih lagi berkaitan ulama selangor yang dipetik daripada seminar tokoh ulama selangor 2008 yang diadakan pada 22 november 2008 lalu di kolej universiti islam antarabangsa selangor kuis tokoh ulama ini adalah hasil kajian dan penulisan anak anak beliau sendiri iaitu ustaz ahmad fauzi dan ustaz abd muhaimin dengan kerjasama para pensyarah kuis iaitu ustaz isma addi jumbri ustaz kheril anuar darus dan ustaz syarul azman shahrudin dengan diberi judul allahyarham tuan haji mohammad shahar sulaiman ulama dan tokoh maal hijrah 1413 hijrah hampir keseluruhan data maklumat berkaitan ulama tersebut akan dibicarakan dalam ruangan ini ulama yang terkenal dengan kegigihan dan semangat dalam menyebarkan dakwah ini dilahirkan pada 20 jun 1930 di kuarters kastam pelabuhan klang pada masa tersebut bapa beliau iaitu sulaiman bin habib masih berkhidmat sebagai pegawai kastam di jabatan laut pelabuhan klang beliau merupakan anak keenam daripada tujuh adik beradik pemergian bapa beliau di kala usia enam tahun menjadikan beliau matang dalam mengharungi kehidupan pendidikan haji mohamad shahar sulaiman menuntut ilmu dengan beberapa tokoh ulama yang terkenal di selangor antaranya sheikh mahmud al bukhari yang merupakan tokoh yang banyak melahirkan ulama ulama di selangor masjid kampung kuantan klang adalah tempat bersejarah bagi beliau dalam menuntut ilmu berguru menghafal al quran dan berkhidmat dengan sheikh mahmud al bukhari tersebut beliau yang terkenal dengan kesungguhan dalam menuntut ilmu ini juga pernah berguru dengan mufti selangor yang pertama sahib al samahah haji yusof shahabudin yang merupakan seorang guru alim yang terkenal di kampung jawa klang pada masa itu dipercayai beliau banyak mempelajari ilmu tauhid dan tasauf melalui beliau sehinggakan mampu menguasai dan menamatkan pengajian kitab kitab dan menghafal pelbagai matan matan ilmu disebabkan kecintaan yang mendalam untuk menuntut ilmu beliau masih meneruskan pengajian walaupun setelah menjadi guru agama beliau berguru pula dengan tuan guru haji mohammad amin yang pernah menuntut di mekah lebih kurang 12 tahun ulama tersebut juga adalah teman belajar kepada mufti selangor yang pertama yang juga adalah guru beliau beliau menuntut ilmu kepada tuan guru haji mohammad amin tersebut pada setiap sabtu dan ahad di jeram melalui ulama tersebut beliau banyak mendalami ilmu faraid dan fiqh antara kitab kitab yang pernah dipelajari beliau ialah minhaj al abidin pendahuluan ilmu faraidh fath al majid hidayah al salikin matla al badrain tafsir ar rawi tafsir nur al ihsan risalah al tauhid hadith 40 hayat al islam amthilah al jadidah nahwu al wadhih dan banyak lagi selain banyak menuntut dalam ilmu ilmu agama haji mohammad shahar juga pernah belajar di sekolah inggeris di klang yang kini dikenali sebagai high school klang beliau menuntut di sekolah tersebut sehingga kemasukan jepun di tanah melayu bahkan pengalaman ketika menyanyikan lagu jepun setiap kali hari persekolahan terutama ketika matahari sedang naik pernah diceritakan kepada anak anak beliau namun setelah jepun meninggalkan tanah melayu dan ditambah desakan hidup beliau tidak lagi melanjutkan pelajaran secara rasmi menyedari tanggungjawab itu lantas beliau mengambil keputusan untuk bekerja sebagai pembantu perubatan dan pernah berkhidmat bersama tiga orang doktor berbangsa inggeris sungguhpun begitu kesungguhan beliau untuk menuntut ilmu tidak dilupakan walaupun sudah bekerja pada sebelah malam pula beliau meneruskan pengajian al quran bersama sheikh mahmud al bukhari sehingga berjaya menghafaz keseluruhan al quran keturunan pada 12 syawal 1377 hijrah bersamaan 1 mei 1958 tuan haji mohammad shahar dinikahkan dengan anak sulung guru beliau sendiri iaitu tuan guru haji mohammad amin hal tersebut adalah hadiah bermakna hasil ketekunan beliau dalam menuntut ilmu dan kepercayaan tuan guru haji mohammad amin terhadap beliau pernikahan beliau dengan pasangannya hajah khadijah merupakan detik bersejarah yang mana tuan guru haji mohammad amin mewakilkan wali untuk upacara akad nikah kepada tuan guru haji yusuf bin shahabudin yang juga adalah guru haji mohammad shahar sendiri hasil dari perkahwinan tersebut beliau dikurniakan sepuluh orang anak iaitu l ahmad fauzi lulusan b a madinah al munawwarah arab saudi dan kini berkhidmat sebagai pensyarah di kolej universiti islam antarabangsa selangor kuis l mohd ghazali bekerja sendiri l abdul muhaimin lulusan b a dan m a nadwatul ulama di lucknow india dan kini bertugas di bahtera consultant sdn bhd l asiah lulusan ijazah ukm dan bekerja di sekolah hira jeram l napisah suri rumah l azizah lulusan ijazah universiti malaya dan kini bekerja di sek menengah kebangsaan sekinchan l abdul aziz lulusan b a syariah al azhar mesir dan pengasas ma had sabil al rasyad li tahfiz al quran l mohd zubir lulusan ijazah jami atul iman yaman dan bekerja di sek adni internasional gombak l mohd nor lulusan b a usuluddin mesir dan bertugas sebagai penyelaras masjid jais l abdul hafiz lulusan b a syariah al azhar mesir dan bekerja di sek rendah kebangsaan lubuk kelubi selangor tokoh maal hijrah pada awal tahun 90 an iaitu bersamaan 1413 hijrah beliau dinobatkan sebagai tokoh maal hijrah peringkat negeri selangor anugerah tersebut dikurniakan atas hasil usaha dakwah beliau dalam menggalakkan pihak masjid dan masyarakat mengadakan program qiamulail dan kuliah subuh di masjid khususnya pada cuti hujung minggu pendekatan dalam berdakwah haji mohammad shahar menggunakan pendekatan yang unik dan menyentuh perasaan dalam menyampaikan dakwah dan memberikan peringatan kepada masyarakat beliau akan membaca al quran dengan nada dan lagu yang amat sayu juga dengan terjemahan ayat al quran diikuti dengan alunan syair kesedaran yang mengingatkan tentang kematian bahan bahan yang biasa disampaikan dalam ceramah dan doa doa yang diperturunkan kepada murid muridnya kemudian ditulis semula dengan tulisan tangan oleh ustaz rahmat bin haji syafie dan dihimpunkan dalam satu risalah yang dinamakan sebagai da watul ibad risalah tersebut telah diulang cetak beberapa kali walaupun setelah kembalinya beliau ke rahmatullah dan permintaan terhadap risalah tersebut berterusan khususnya kepada mereka yang pernah berguru dengan beliau dakwah boleh diumpamakan sebagai darah daging beliau di mana sahaja dalam apa jua keadaan dan peluang beliau akan terus berdakwah dengan mengajak melakukan kebaikan dan mencegah kemungkaran beliau sentiasa dikenali sebagai seorang insan yang bersemangat dalam menyampaikan dakwahnya walaupun hanya berhadapan dengan seorang pendengar bahkan salah seorang anak beliau pernah berkata ketika ayah berbual dengannya nada ayah seperti sedang b...
|