Meta tags:
Headings (most frequently used words):
di, baru, anda, mencari, cinta, yang, satu, jubah, jilbab, pakaian, muslimah, luar, rumah, hak, suami, isteri, erti, kata, hijrah, dalam, tahun, antara, ghuraba, dan, uzlah, mana, letaknya, kita, rahsiakan, pertunangan, hebahkanlah, perkahwinan, syawal, bukan, tanda, kemenangan, hakiki, kepalsuan, hadis, kelebihan, tarawih, about, me, demi, masa, tinggalkan, pesanan, koleksi, nur, syurga, categories, download, book, tsaqafah, islamiyah, archieve, laman, sahabat, komen, poster, hiburan, mendidik, jiwa, dunia, islam, the, zikr, jejak, pelawat, followers,
Text of the page (most frequently used words):
yang (248), dan (181), tidak (87), dalam (84), dengan (83), dari (80), ini (73), orang (73), mereka (63), #isteri (56), itu (55), kita (54), hadis (53), kerana (53), allah (50), adalah (48), suami (47), jika (45), pakaian (42), wanita (40), islam (39), telah (39), untuk (39), atau (38), kepada (35), rasulullah (34), atas (34), seorang (33), seperti (32), oleh (31), akan (30), manusia (30), lain (28), dia (28), kehidupan (27), nabi (26), imam (26), maka (24), isterinya (24), rumah (24), masyarakat (23), dapat (22), bagi (22), suaminya (22), umum (22), pada (21), merupakan (21), juga (20), diri (20), muslim (20), ada (19), tersebut (19), bukan (18), baik (17), tempat (17), hak (17), jilbab (17), perkahwinan (16), namun (16), antara (16), hijrah (16), kalian (16), satu (15), bahawa (15), melakukan (15), hal (15), wajib (15), nusyuz (15), ibnu (14), terhadap (14), kata (14), tetapi (14), hari (14), alaihi (14), sallam (14), muslimah (14), menutupi (14), para (13), malam (13), keluar (13), sebagaimana (13), sendiri (13), boleh (13), terasing (13), sahabat (12), ghuraba (12), serta (12), bersabda (12), setiap (12), pun (12), ulama (12), lebih (12), apa (12), asing (12), bergaul (12), aurat (12), ketika (11), agar (11), ramadhan (11), mendapat (11), muhammad (11), hanya (11), sebagai (11), keadaan (11), sama (10), sembahyang (10), lagi (10), bersama (10), negeri (10), janganlah (10), saw (10), saya (10), jadi (10), aku (10), bin (10), engkau (10), memenuhi (10), khusus (10), baju (10), 2008 (9), cinta (9), sekali (9), bulan (9), pahala (9), kitab (9), agama (9), hendaklah (9), syariat (9), meninggalkan (9), terdapat (9), mentaati (9), secara (9), pertunangan (9), tengah (9), bentuk (9), anak (9), luar (9), dunia (8), baru (8), tentang (8), kelebihan (8), ialah (8), dosa (8), mana (8), begitu (8), kebaikan (8), segala (8), berkata (8), pula (8), tetap (8), sedangkan (8), sudah (8), negara (8), saja (8), apabila (8), demikian (8), hingga (8), empat (8), memakai (8), tmq (8), seluar (8), dalil (8), masih (7), comments (7), umat (7), supaya (7), palsu (7), maudhu (7), amalan (7), ancaman (7), larangan (7), hukum (7), bermaksud (7), berada (7), kasih (7), menuju (7), shallallahu (7), uzlah (7), iaitu (7), kaum (7), ats (7), melanggar (7), hukuman (7), kami (6), pernah (6), khilafah (6), islamiyah (6), media (6), tarawih (6), pertama (6), taala (6), sehingga (6), tiga (6), sesuatu (6), sebenarnya (6), siapa (6), banyak (6), maksud (6), termasuk (6), besar (6), bagaimana (6), firman (6), menjawab (6), kemudian (6), dilakukan (6), menjadi (6), hubungan (6), kewajipan (6), swt (6), kembali (6), sabda (6), lelaki (6), cara (6), seluruh (6), ayat (6), mencari (6), dirinya (6), berhijrah (6), sallallahu (6), sebab (6), perintah (6), hayatul (6), tudung (6), tubuh (6), life (6), dipakai (6), menampakkan (6), zaman (5), sebuah (5), ukhti (5), 2009 (5), masa (5), beberapa (5), tahun (5), panjang (5), diriwayatkan (5), setelah (5), ianya (5), berbagai (5), pendustaan (5), jenis (5), memberi (5), riwayat (5), nawawi (5), tahu (5), seseorang (5), menghidupkan (5), lalu (5), bukhari (5), walaupun (5), menjaga (5), kedua (5), salah (5), makan (5), bukanlah (5), alam (5), sebaik (5), ahmad (5), mungkin (5), pasangan (5), hidup (5), mahupun (5), saling (5), ilmu (5), tanpa (5), tirmidzi (5), memegang (5), teguh (5), bawa (5), berdakwah (5), selama (5), jalan (5), bahwa (5), keperluan (5), darul (5), kufur (5), syara (5), subhanahu (5), berdasarkan (5), bermakna (5), ditetapkan (5), kecuali (5), kurung (5), ummu (5), mengenakan (5), masalah (5), kain (5), penutup (5), mahram (5), khimar (5), tsiyab (5), tak (4), hamba (4), nafsu (4), risalah (4), beramal (4), ibadat (4), ali (4), sebahagian (4), darinya (4), mukmin (4), kepadanya (4), malaikat (4), mengerjakan (4), sampai (4), kedudukan (4), diambil (4), dahulu (4), mahu (4), haram (4), mengikut (4), cukup (4), contohnya (4), apakah (4), mesti (4), segi (4), menyamai (4), dua (4), pihak (4), sebaliknya (4), mampu (4), membawa (4), syaikh (4), asy (4), minum (4), sistem (4), wallahu (4), hanyalah (4), rahmat (4), sedang (4), semasa (4), belum (4), hakikatnya (4), perempuan (4), perlu (4), mas (4), abu (4), abdullah (4), thabrani (4), kampung (4), akhlak (4), adab (4), sisi (4), dianggap (4), membuat (4), rosak (4), menurut (4), paling (4), semua (4), memiliki (4), mengasingkan (4), ketetapan (4), min (4), gharib (4), melihat (4), memerintahkan (4), muslimin (4), surah (4), maal (4), perbuatan (4), mestilah (4), sebagainya (4), kecantikannya (4), masing (4), tidur (4), mempunyai (4), izin (4), ketentuan (4), melarang (4), pasar (4), dikenakan (4), syarak (4), lam (4), maha (4), ahzab (4), jubah (4), public (4), bawah (4), suatu (4), milhafah (4), athiyah (4), rasul (3), itulah (3), fitnah (3), anda (3), mar (3), jan (3), oct (3), sep (3), pilihan (3), ibadah (3), nur (3), demi (3), sentiasa (3), semoga (3), rajin (3), berkenaan (3), antaranya (3), quran (3), seterusnya (3), memberikan (3), menunjukkan (3), menyebabkan (3), berat (3), neraka (3), galakan (3), ataupun (3), nama (3), meriwayatkan (3), katanya (3), perkara (3), biasa (3), wahyu (3), hawa (3), dosanya (3), ganjaran (3), keimanan (3), suka (3), sekalipun (3), mengatasi (3), shohih (3), ertinya (3), mengatakan (3), mudah (3), kini (3), ilahi (3), amal (3), pasti (3), ketaatan (3), kitabnya (3), syar (3), syariah (3), menahan (3), malah (3), kemenangan (3), mendekatkan (3), halaman (3), tanda (3), menjelaskan (3), daripada (3), dijelaskan (3), menjadikan (3), lagu (3), nasyid (3), kau (3), sebelum (3), sayang (3), saat (3), majah (3), sahl (3), saad (3), terkenal (3), arab (3), sangat (3), prinsip (3), bahkan (3), solusi (3), fikrah (3), kampus (3), lari (3), justeru (3), menyaksikan (3), sakit (3), inilah (3), diketahui (3), harus (3), menghadapi (3), membimbing (3), soleh (3), muncul (3), uzlahnya (3), berupa (3), menjauhkan (3), sekitarnya (3), wahai (3), umar (3), erti (3), manakala (3), madinah (3), slogan (3), tinggal (3), alasan (3), agamanya (3), islami (3), didasarkan (3), menikahi (3), nescaya (3), sesungguhnya (3), berhias (3), meminta (3), berkewajiban (3), melayani (3), gadis (3), ingin (3), hendak (3), tangga (3), khas (3), menyuruh (3), bertabarruj (3), mencuri (3), nisa (3), hartanya (3), memang (3), perhiasan (3), posting (3), menutup (3), auratnya (3), kulitnya (3), potongan (3), tabarruj (3), jilbabnya (3), mula (3), hadits (3), jejak (2), indah (2), cemerlang (2), era (2), disisi (2), bumi (2), khulafa (2), laksana (2), lawan (2), mengatur (2), membina (2), disini (2), ayuhlah (2), tinggalkan (2), video (2), collection (2), jiwa (2), ayah (2), team (2), archieve (2), syurga (2), view (2), mengharap (2), posts (2), akhbar (2), dairi (2), radio (2), harapan (2), terutamanya (2), sayyidina (2), berikut (2), keampunan (2), kurniakan (2), tawaf (2), batu (2), bertemu (2), menentang (2), sepertimana (2), ibrahim (2), pertanyaan (2), tokoh (2), semuanya (2), mengetahui (2), didalam (2), sunnah (2), tertipu (2), bagai (2), janji (2), mengharapkan (2), kesucian (2), mengadakan (2), merangkumi (2), qari (2), menerangkan (2), perbezaan (2), berdusta (2), tidaklah (2), sering (2), contoh (2), adakah (2), sesiapa (2), penuh (2), kamu (2), adanya (2), rekaan (2), ciri (2), meneliti (2), disebutkan (2), berjuang (2), apatah (2), kecil (2), didalamnya (2), sesuai (2), mulut (2), dimulai (2), sahaja (2), lainnya (2), institusi (2), diperingkat (2), sepatutnya (2), diayah (2), diperolehi (2), akhir (2), khuzaimah (2), ibarat (2), kemuliaan (2), dihadapan (2), khalifah (2), aspek (2), diperintahkan (2), moga (2), diberi (2), syawal (2), semata (2), hakiki (2), bishawab (2), berpuasa (2), hati (2), rahsiakan (2), hebahkanlah (2), mengundang (2), kan (2), sorok (2), ikatan (2), layak (2), ala (2), bakal (2), kekasih (2), peringatan (2), ibu (2), pernikahan (2), selalu (2), hurairah (2), baihaqy (2), saidi (2), abbas (2), alaihim (2), ajma (2), dikalangan (2), aktivis (2), ghamidi (2), susuk (2), barat (2), timur (2), pejabat (2), keluarga (2), mengenal (2), bertentangan (2), adat (2), sikap (2), acuh (2), status (2), bersabar (2), macam (2), golongan (2), merah (2), keutamaan (2), menghadiri (2), majlis (2), menjenguk (2), mengurus (2), jenazah (2), sebutkan (2), kalangan (2), tabi (2), kebanyakan (2), syafi (2), radhiallahu (2), makna (2), shalihin (2), pandangan (2), demikianlah (2), sifat (2), kerosakan (2), menyakiti (2), perbaikan (2), bertanya (2), mengajarkan (2), utama (2), adapun (2), halnya (2), merasa (2), mendatangkan (2), membuka (2), selainnya (2), mau (2), saudaranya (2), manfaat (2), peduli (2), daun (2), dasar (2), mengajar (2), sabar (2), gangguan (2), berfirman (2), jadilah (2), konteks (2), walau (2), kali (2), dakwah (2), golongannya (2), beruntunglah (2), bermula (2), berpindah (2), olehmu (2), diperhatikan (2), peringkat (2), non (2), melanjutkan (2), individu (2), segera (2), kemaksiatan (2), pola (2), hijarah (2), qurtubi (2), tafsir (2), ardh (2), ila (2), bahasa (2), tuntutan (2), mata (2), rangka (2), kehormatan (2), keluarganya (2), solehah (2), dianjurkan (2), berkahwin (2), persahabatan (2), menjalankan (2), ibn (2), untukku (2), tunaikan (2), seksual (2), semacam (2), maksimum (2), bersamanya (2), tujuh (2), janda (2), menyusahkan (2), harta (2), berpergian (2), puasa (2), kesalahan (2), mutlak (2), berlaku (2), dinamakan (2), menetapkan (2), menguruskan (2), hadapan (2), keharaman (2), kategori (2), seandainya (2), jatuh (2), dibenarkan (2), firmannya (2), pukulan (2), membekas (2), cari (2), muttafaq (2), alaih (2), dibolehkan (2), bersujud (2), cenderung (2), nikahilah (2), pengampun (2), penyayang (2), baqarah (2), memberinya (2), berpakaian (2), dawud (2), kewajiban (2), diwajibkan (2), beragama (2), memakainya (2), persoalan (2), longgar (2), dsb (2), sini (2), jelaskan (2), batasan (2), hayaatul (2), khassah (2), private (2), tubuhnya (2), kulit (2), warna (2), nampak (2), keindahan (2), karena (2), hai (2), perempuanmu (2), mengulurkan (2), seruan (2), jamak (2), sehari (2), pemakaian (2), bertolak (2), ansur (2), haid (2), kaedah (2), usul (2), yabqa (2), ummumihi (2), yarid (2), takhsis (2), bersifat (2), keumumannya (2), mengkhususkannya (2), husain (2), wadhih (2), ushul (2), fiqh (2), 318 (2), terdiri (2), kamus (2), hayah (2), followers, online, users, free, hit, counters, feedjit, live, blog, stats, pelawat, basah, kenangan, gemilang, mentadbir, nubuwwah, api, menyala, menerangi, teman, bahang, panas, membakar, dicelah, langkah, toifah, bara, padamdi, genggam, kukuh, azam, mujahid, mujahidah, tertegak, kalimah, terbangun, the, zikr, nursyurga, create, your, vodpod, hiburan, mendidik, poster, loading, komen, akhi, jamil, along, safa, zaem, fikratul, ummah, rashidi, ideologi, jemaah, rendah, syabab, uridu, fadhilah, intan, shazwani, shirashafrida, teeny, ustz, farid, maruf, laman, aug, jul, jun, download, book, tsaqafah, puisi, muhasabah, info, coretanku, cerpen, categories, get, this, widget, koleksi, shoutbox, pesanan, complete, profile, musafir, bumimu, terkadang, kenyang, dek, menggila, kusyukuri, nikmatmu, menjagaku, sehinggaku, betah, ujianmu, tetapkanku, dijalanmu, agarku, jemu, redhamu, about, subscribe, atom, older, sejak, kebelakangan, tarawikh, tersebar, meluas, elektronik, cetak, massa, turut, memainkan, peranan, menyebarkannya, melalui, saham, usaha, menggalakkan, diberkati, dimaksudkan, agak, kononnya, fadhilat, dilahirkan, keempat, membaca, taurat, zabur, injil, keenam, baitul, mur, sebanyak, ribu, tanah, mendoakan, mengampuni, ketujuh, seolah, olah, menolong, musa, musuh, ketatnya, firaun, haman, kelapan, mengurniakan, dikurniakan, kesembilan, dinaikkan, mutu, hambanya, kemalam, puluh, diajukan, tanahair, manakah, penjelasan, diteliti, induk, sunan, sittah, ditemui, aat, didapati, diada, adakan, menulis, wujudnya, menafikan, kedudukannya, diperolehinya, tersebarnya, seumpama, mencemarkan, dipelihara, amaran, namanya, sabdanya, barang, sengaja, dusta, namaku, menyediakan, tempatnya, bukhori, keperingkat, mutawatir, keatas, menjauhi, targhib, tarhib, mulla, asrarul, marfu, selepas, membawakan, seratus, menukilkan, syarah, menyangka, menceritakan, sangka, keadaannya, pengharaman, mengandungi, dorongan, nasihat, sebesar, sejelek, jelek, ijmak, ulamak, sepakat, kalamnya, atasnya, fiman, mengucapkan, kemahuan, nafsunya, diucapkan, melainkan, diwahyukan, najm, nampaknya, terawih, dapati, reka, berbunyi, zohor, berzina, ibunya, asar, meruntuhkan, kaa, bah, shahih, diampunkan, dimasukkan, kedalam, saqar, muddatsir, bersungguh, sungguh, malas, bersembahyang, bawalah, teruk, siksaannya, mengerjakannya, diantara, zahirnya, selain, sanad, perawinya, datang, setinggi, tinggi, wali, sekecil, sepadan, dimana, menyalahi, qur, kandungannya, rapuh, menyerupai, kalam, lafaznya, setengah, sekalian, pusat, prihatin, pegangan, dikaitkan, langsung, menyebarkan, kepalsuan, permulaannya, pertengahannya, akhirnya, samudera, menyimpan, sejuta, mutiara, memendam, perbendaharaan, keagungan, bersemayam, aneka, kebesaran, cakerawala, curahan, kurniaan, beriman, dinilai, pahalanya, ringan, dikerjakan, timbangannya, apatahlagi, darjat, meraih, kenikmatan, syurganya, taimiyah, siyasah, iyah, mengangkat, kepala, dikhuatirkan, menerapkan, kehidpan, mahdah, muamalat, ekonomi, politik, diterapkan, mengguna, lakukan, saf, merindui, penerapan, khiafah, memperjuangannya, selesa, kelonggaran, berfikir, mustanir, hakki, tibanya, dimuliakan, dimuka, berapa, hasil, lapar, dahaga, afdhal, qurubat, sudahkah, total, pembebasan, ampunan, madu, akanku, siram, debu, kejahilan, tiap, nan, bertapak, rahmatmu, tuhan, subur, mengintai, menyingkap, tirai, benda, buat, nak, teringat, ungkapan, terluah, rancak, mendengar, berita, rakan, sekelas, beljar, dulu, menghalalkan, galanya, hatta, menghebahkan, komitmen, berakhir, tamat, kesudahan, diharapkan, bila, ditelusuri, hikmah, menggesa, dihebah, hebahkan, nikmat, dirosakkan, hasad, bertindak, hashiah, adawi, sharh, mukhtasar, khalil, kerahsiaan, terkawal, berkelakuan, bersuami, bertunang, medan, ujian, mengawal, bijak, komunikasi, menemani, subahanallah, amat, mesejnya, mengikat, tali, ragui, sucinya, beri, mengasihi, setulus, merestui, menyarung, cincin, jari, bersemi, diijabkabulkan, membataskan, pelajari, rumahtangga, bersedia, bahgia, merinduimu, menyintaiku, bersabarlah, menjelma, jua, disatukan, sana, bina, tugu, mahligai, bahagia, redha, berdoalah, jodoh, berpanjangan, kalimat, anas, katsir, auf, ayahnya, datuknya, salman, ridhwanullah, ditanya, munsyid, penasyid, hafizh, murattalnya, menyebar, intro, harakah, berjudul, dilantunkan, album, damaam, mendasar, pendatang, melupakan, kenal, nabinya, istihza, memperolok, olok, sunnahnya, terpukau, sekuler, liberal, sinkretisme, mempercayai, ucapan, dukun, penyihir, terpesona, sekularisme, mengenalkan, aqidah, tanamkan, dianggapnya, kebiasaan, tradisi, kepentingan, menjauh, nilai, aneh, kemalasan, mengkaji, quo, kalau, mengalami, cubaan, mudahan, kabur, ingatlah, tiada, permaidani, dihamparkan, dihadapanmu, bergelar, daei, bab, program, jamaah, dzikir, ketahuilah, dipilih, shalawatullah, salamuhu, ditempuh, rasyidin, pilihannya, madzhab, pendapat, fuqaha, anhum, riyadhush, 182, tahqiq, ishamuddin, amin, maktabatul, iman, manshurah, dianut, padahal, semakin, menghalangi, bertahan, qudamah, mukhtashar, minhajul, qashidin, menyebutkan, kentungan, hadith, bisa, amalkan, menegaskan, bermanfaat, anfa, uhum, linnas, latihan, kesabaran, menata, emosi, menundukan, pelbagai, karakter, kendalanya, tentu, syak, ladang, azza, jalla, pelakunya, menyendiri, kesombongan, bersih, suci, kotor, membuatnya, hilang, ketawadu, husnuzh, zhan, terakhir, wallahua, bissawab, waastaghfirullah, walakum, permusuhan, keburukan, tempatkan, dirimu, tepat, tawadu, mendatangi, undangan, jamuan, mengunjungi, melatih, barangsiapa, kebutuhannya, mengambil, dengannya, biarkan, menanggung, penderitaan, kenistaannya, menolak, air, segar, kering, berjumpa, berilmu, belajarlah, lah, kehancuran, bencana, rubayyi, khaitsam, belajar, kenyataan, turun, gunung, ikut, memperbaiki, said, musayyab, qadhi, syuraih, amr, sya, mubarak, adabul, mufrad, tirmidzy, tolong, menolonglah, ketaqwaan, maidah, kebodohan, kemaslahatan, amar, ruf, nahi, mungkar, disakiti, riyadhus, kalami, sayyidil, mursalin, dibanding, masyarakatnya, menganggapnya, memisahkan, tizal, عزلة, غريب, berpisah, negerinya, bermain, main, membangunkan, tertidur, terbawa, kesesatan, benarlah, perkataan, penyair, terlihat, dunianya, petunjuk, jalannya, terpenjara, mulia, rabb, sedikit, banding, sunnahku, mengajarkannya, nuzza, minal, qaba, memutuskan, maksudnya, fanatik, siapakah, beliau, shallalahu, seakan, anggap, letaknya, isim, dhidd, washl, berubah, alin, intiqal, tujuannya, jurjani, rifat, ditinjau, sirah, menyimpulkan, tentangan, hebat, mental, fizikal, quraisy, mendorong, seraya, diturunkan, menemui, keamanan, perlindungan, nushrah, bantuan, sampaikanlah, terang, terangan, kepadamu, berpalinglah, musyrik, hijr, cuti, sempena, agenda, diatur, kebangsaan, biasanya, muharram, perarakan, merata, kurang, televisyen, dicorong, corong, berkumandang, penyampaian, anugerah, sambutan, dilaungkan, sekadar, dikenang, sepanjang, realiti, mengakui, terbelenggu, mustahil, belun, melaksanakan, meletakkan, tempelan, belaka, berpindahnya, terlaksana, ditengah, berdirinya, sekarang, lihat, ibaratkan, sejati, peka, kesempurnaan, ibadahnya, menyedari, muamalahnya, menjerumuskan, kenistaan, muamalah, dikelilingi, kekufuran, berusaha, mengubah, menunggu, nunggu, tegaknya, daulah, kesimpulannya, aqliyah, fikir, nafsiyahnya, system, sekular, entiti, seharusnya, mewarisi, perjuangan, menegakan, kekuasaan, ayuh, bergading, umumnya, razi, mukhtarash, shihah, 690, iii, tark, ula, tsaniyyah, muhajirah, hajara, fitrah, anugerahkan, memuaskan, syahwat, kehendak, tujuan, kejadian, beribadah, merancang, tergolong, taqarrub, pedoman, asas, ketakwaan, muslimat, sarankan, memotivasikan, pangkal, sementara, cabang, bapa, menganjurkan, melangsungkan, anhu, menuturkan, berharap, mendapatkan, kedekatannya, bersyukur, berhasil, keberuntungan, kekayaannya, darjatnya, memilih, bertaqwa, menuntut, penting, beroleh, dasarnya, akrab, mengerti, memerlukan, tanggung, jawab, dimiliki, sudut, mematuhi, bertutur, isteriku, hakku, haknya, untuknya, nafkah, makanan, minuman, yakni, mengizinkan, minimum, khatthab, jarak, giliran, mafhum, had, berbuat, adil, pembahagian, permulaan, pernikahannya, tarikh, ambil, disunnahkan, menziarahi, meninggal, hendaknya, memberatkan, kekayaan, rahsia, diajak, ditaati, sunat, diterangkan, tanggungjawab, menunaikan, pelanggaran, dijalankan, membancuh, teh, membasuh, memasak, memandikan, menggosok, pakaiannya, melakukannya, tetamunya, cuma, raya, dipotong, tangannya, bukannya, melarangnya, membenarkan, keumuman, misalnya, membolehkan, perniagaan, menghubungkan, silaturrahim, pergi, masjid, ceramah, seminar, keputusan, mewajibkan, meski, menyiapkan, terlebih, urutan, penyelesaiannya, samping, semestinya, berkeluarga, mawwadah, rahmah, akulah, terbaik, keluargaku, sawab, menasihatinya, memukulnya, khuatirkan, nusyuznya, nasihatilah, tinggalkanlah, tidurnya, pukullah, menghukum, halal, menyaksikannya, izinnya, mengajak, menolaknya, marah, melaknatnya, pagi, membahagiakan, memandangnya, memerintahnya, bermaksiat, dibenci, nasa, sekiranya, barulah, lama, satunya, kiamat, dipapah, tertatih, tatih, senangi, bersumpah, tangguh, 226, menempeleng, wajahnya, menghinanya, jangan, membiarkannya, hibban, berhak, merasakan, suasana, pergaulan, seimbang, kewajipannya, makruf, 228, kekuasaannya, menciptakan, tenteram, dijadikannya, rasa, rum, sombong, sahaya, hitam, asalkan, pemuda, memikul, beban, bernikah, menundukkan, perisai, dinikahi, keturunannya, pilihlah, berbahagia, assalamualaikum, hujah, saudara, mengatakannya, mendetailkan, sekaligus, telus, insyaallah, ditafsirkan, labuh, lutut, disesuaikan, benar, menepati, menyorok, budaya, malaysia, jepun, kimono, indonesia, kebaya, dilihat, berjubah, hadist, atiyah, tatkala, penjelasannya, pencerahan, bahaskan, ajnabi, rumahnya, menentukan, fesyen, tertentu, membiarkan, menentukannya, mencantumkan, lafaz, yubdina, yahluh, yura, minha, baginya, wajah, tapak, tangan, bentuknya, gaun, menutupinya, ditentukan, fesyennya, mensyaratkan, tipis, transparent, samada, berwarna, coklat, dijadikan, pasaraya, jalanan, mengapa, izh, haruz, ziinah, wal, mahasin, lil, ajaanib, nabhani, 1990, 104, dilarang, katakanlah, isterimu, dikenal, ganggu, katakanah, istri, istrimu, khithâb, ditujukan, menyampaikan, jalâbîb, jilbâb, tsaubul, musytamil, alal, jasadi, kullihi, yulbasu, fauqa, kal, terusan, tasytamilu, biha, digunakan, lebar, terowong, terpotong, gamis, jauhari, menyatakan, disebut, dikatakan, mantel, masuk, jelaslah, sekeping, lurus, kaki, dalamnya, coli, dihulurkan, kakinya, qarinah, pelalaian, fitri, adha, menginjak, akil, baligh, maupun, pingitan, solat, saudarinya, meminjamkan, berkaitan, anwar, kasymiri, faidhul, bari, juz, 388, dapatlah, difahami, dituntut, menutupkan, kudung, kedadanya, perhiasannya, khumur, nas, lapis, rumusan, mukhtaru, ash, shihhah, muhith, qub, fairuz, abadi, muassasatu, beirut, lebanon, 128, jam, wasith, karya, anis, kairo, maarif, pengertian, yudnîna, alayhinna, jalâbîbihinna, ayyuhâ, nabiyy, qul, azwâjika, banâtika, nisâ, mînîn, ketiga, ammah, berinteraksi, sekolah, busana, khashshash, sesama, dicampuradukkan, berbeza, mengenai, sifoo, news, mykhilafah, home,
Text of the page (random words):
puasa ketika suaminya menyaksikannya kecuali berdasarkan izinnya muttafaq alaih apa yang diterangkan di atas hanyalah sebahagian dari hak dan tanggungjawab di antara suami isteri di dalam kehidupan rumah tangga jika suami tidak menunaikan hak isterinya suami tersebut telah melakukan kesalahan begitu juga jika seorang isteri tidak memenuhi hak suaminya ia telah melakukan nusyuz nusyuz nusyuz adalah pelanggaran isteri terhadap perintah dan larangan suami secara mutlak hukum nusyuz berlaku apabila si isteri melanggar perintah dan larangan suami semasa berada di dalam hayatul khas kehidupan khusus rumah tangga seperti di dalam rumah adapun jika seorang isteri melanggar perintah suaminya di luar kehidupan khusus itu ini tidak dinamakan nusyuz syariat islam telah menetapkan beberapa hak suami yang perlu dijalankan oleh seorang isteri antaranya menguruskan rumah tangga apabila seorang suami menyuruh isterinya membancuh teh membasuh pakaian memasak memandikan anak anak dan menggosok pakaiannya jika isterinya tidak mahu melakukannya ini bermakna isterinya itu telah melakukan nusyuz terhadap suaminya begitu juga jika seorang suami melarang isterinya bertabarruj berhias diri atau tidak memakai tudung di hadapan tetamunya di dalam rumah jika isterinya melanggar larangan suaminya itu maka isteri tersebut telah melakukan nusyuz sebaliknya jika suami tersebut melarang si isteri keluar rumah bertabarruj atau tidak memakai tudung di luar rumah hayatul am jika si isteri tersebut tidak mengikut larangan suaminya itu ini tidak dinamakan nusyuz kerana perbuatan itu bukanlah di dalam hayatul khas isteri tersebut telah melakukan keharaman kerana melanggar perintah allah cuma perbuatan tersebut tidak termasuk kategori nusyuz kerana berlaku di dalam hayatul am contoh yang sama adalah jika si suami melarang isteri dari mencuri namun isteri melanggar perintah suami dan tetap mencuri contohnya mencuri di pasar raya maka isteri tersebut telah melakukan dosa dan keharaman namun ini tidak termasuk di dalam kategori nusyuz dan dari segi hukuman isteri tersebut wajib dipotong tangannya oleh negara khilafah dan bukannya dikenakan hukuman nusyuz oleh suami ketika syariat islam telah menetapkan hak suami secara umum untuk memerintahkan isterinya melakukan sesuatu atau melarangnya syariat juga telah membenarkan beberapa hal dari keumuman tersebut misalnya syariat membolehkan seorang wanita untuk menjalankan perniagaan mengajar menghubungkan silaturrahim pergi ke masjid menghadiri ceramah ataupun seminar dan sebagainya seandainya si isteri melanggar larangan suaminya ini maka si isteri tersebut tidak jatuh nusyuz kerana ini merupakan hak di dalam kehidupan umum yang dibenarkan oleh allah ke atas wanita namun si isteri mestilah meminta izin kepada suami untuk keluar rumah dan mesti mentaati keputusan suaminya selama mana tidak melanggar syarak syariat islam juga telah mewajibkan wanita untuk berdakwah dalam masyarakat ini bermakna wanita isteri juga wajib berdakwah sebagaimana lelaki suami seandainya si suami melarang si isteri untuk keluar berdakwah ini adalah satu kesalahan bagi pihak suami meski demikian jika di rumah ada kewajipan lain seperti menguruskan anak anak menyiapkan pakaian makan dan minum suami maka hal ini hendaklah dilakukan terlebih dahulu oleh si isteri hukuman nusyuz hukuman nusyuz telah dijelaskan oleh allah subhanahu wa taala sebagaimana firmannya yang bermaksud wanita wanita yang kalian khuatirkan nusyuznya maka nasihatilah mereka tinggalkanlah mereka di tempat tidurnya dan pukullah mereka dengan pukulan yang tidak membekas jika mereka mentaati kalian janganlah kalian mencari cari alasan untuk menghukum mereka tmq an nisa 4 34 jadi bentuk hukuman tersebut dan mesti dilakukan menurut urutan adalah 1 menasihatinya dan memberi peringatan kepadanya 2 mengasingkan tempat tidur 3 memukulnya dengan pukulan yang tidak membekas semua hukuman tersebut ditetapkan sebagai cara agar seorang isteri mentaati suaminya jadi apabila isteri melakukan nusyuz maka penyelesaiannya mestilah mengikut hukuman di atas di samping itu satu hal yang semestinya diperhatikan adalah bahawa kehidupan suami isteri harus merupakan bentuk kehidupan berkeluarga yang penuh dengan kasih sayang dan rahmat mawwadah wa rahmah rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda sebaik baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya dan akulah orang yang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku hr muslim wallahu a lam bi sawab comments 0 jan 7 2009 erti kata hijrah dalam tahun baru erti kata hijrah dalam tahun baru dari segi bahasa al hijarah merupakan isim dari fi il hajara yang membawa erti dhidd al washl berubah atau lawan maksud tetap sama manakala al muhajirah min ardh ila ardh berhijrah dari satu negeri ke negeri alin bermaksud tark al ula li ats tsaniyyah meninggalkan negeri pertama menuju ke negeri kedua imam al razi mukhtarash shihah m s 690 imam qurtubi tafsir al qurtubi iii 48 secara umumnya al hijrah membawa maksud berpindah al intiqal dari satu tempat keadaan ke tempat atau keadaan lain tujuannya adalah meninggalkan yang pertama menuju yang kedua dari segi syara al hijarah adalah meninggalkan negeri kufur darul kufur ke negeri islam darul islam al jurjani at ta rifat i 83 hijrah nabi muhammad saw jika ditinjau dari kitab kitab sirah kita dapat menyimpulkan kerana mendapat tentangan yang hebat mental dan fizikal dari kaum quraisy ke atas kaum muslimin ketika itu mendorong nabi dan para sahabat berhijrah ke madinah seraya memenuhi wahyu yang diturunkan di madinah kaum muslimin telah menemui keamanan dan perlindungan kerana mereka telah mendapat nushrah bantuan maka sampaikanlah olehmu secara terang terangan segala apa yang diperintahkan kepadamu dan berpalinglah dari orang orang musyrik surah al hijr 94 hijrah kita saat ini bagaimana hijrah kita saat ini jika diperhatikan setiap tahun kita akan diberi satu hari cuti sempena maal hijrah berbagai agenda telah diatur dari peringkat kampung kampung hingga ke peringkat kebangsaan biasanya pada 1 muharram kita akan dapat melihat majlis perarakan maal hijrah di merata tempat tidak kurang juga di televisyen dan dicorong corong radio berkumandang lagu lagu nasyid serta penyampaian anugerah kepada tokoh maal hijrah setiap kali sambutan maal hijrah pasti ada slogan yang dilaungkan tetapi hakikatnya slogan hanya tinggal slogan hijrah nabi sekadar untuk dikenang sepanjang zaman dalam realiti kini kita mengakui bahawa negara ini masih terbelenggu dengan sistem non syariah jadi adalah mustahil untuk kita berhijrah ke tempat lain kerana masih belun ada di dunia ini sebuah negara islam yang sebenarnya yang melaksanakan sistem khilafah yang ada hanyalah negara yang meletakkan islam hanya sebagai tempelan belaka oleh itu hijrah dalam konteks berpindahnya kaum muslim dari darul kufur menuju darul islam hanya akan terlaksana apabila ditengah tengah kaum muslim berdirinya khilafah islamiyah oleh itu hijrah dalam keadaan sekarang bagi kita adalah dengan melanjutkan kembali kehidupan islam dalam diri setiap individu masyarakat dan negara ini dapat kita lihat seorang muslim yang tidak berhijrah tanpa alasan syar i ibaratkan seperti tidak peduli terhadap agamanya muslim sejati adalah yang sentiasa peka terhadap kesempurnaan ibadahnya kepada allah swt jika dia menyedari bahawa perbuatan dan muamalahnya bertentangan dengan syariah islam atau akan menjerumuskan dirinya pada kenistaan dia akan segera meninggalkan semua itu dan berpindah kepada perbuatan dan muamalah islami begitu juga jika ia hidup dikelilingi oleh kekufuran dan kemaksiatan ia berusaha untuk mengubah keadaan masyarakat yang kufur itu menuju masyarakat yang islami bukan hanya menunggu nunggu tegaknya daulah islamiyah di tempat lain untuk dia berhijrah kesimpulannya hijrah diperingkat individu adalah dengan menjadikan aqliyah pola fikir dan nafsiyahnya pola sikap islamiyah manakala hijrah masyarakat yang kufur kepada masyarakat yang islami dan hijrah negara adalah dari system sekular kepada sistem khilafah islamiyah justeru sebagai entiti masyarakat muslim kita seharusnya mewarisi perjuangan nabi saw yang berhijrah demi melanjutkan kehidupan islam dan membina negara islam pertama di madinah dengan cara berjuang menegakan kembali kekuasaan islam khilafah islamiyah ayuh sahabat kita bergading sama wallahu alam bishawab comments 0 oct 16 2008 antara ghuraba dan uzlah di mana letaknya kita rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda islam bermula dalam keadaan asing gharib dan akan kembali di anggap asing sebagaimana bermula maka beruntunglah orang orang asing itu ghuraba hr imam muslim dari abu hurairah juga dari ibnu umar namun tanpa kalimat beruntunglah orang orang asing itu imam tirmidzi meriwayatkan dari ibnu mas ud imam ibnu majah meriwayatkan dari abu hurairah ibnu mas ud dan anas imam baihaqy dari katsir bin abdullah bin auf dari ayahnya dari datuknya imam thabrani dari salman sahl bin saad as saidi dan ibnu abbas ridhwanullah alaihim ajma in rasulullah shallalahu alaihi wa sallam memerintahkan jadilah engkau di dunia ini seakan akan orang yang asing hr bukhari dalam riwayat imam thabrani dari sahl r a rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ditanya siapakah ghuraba itu wahai rasulullah beliau menjawab iaitu orang orang yang melakukan perbaikan ketika orang orang lain rosak dalam riwayat imam tirmidzi dan ibnu majah dari ibnu mas ud r a maksud ghuraba adalah an nuzza minal qaba il orang orang yang memutuskan diri dari golongannya maksudnya tidak fanatik dengan golongannya dalam riwayat imam baihaqy dan imam tirmidzi yang lain maksud ghuraba adalah orang orang yang menghidupkan sunnahku dan mengajarkannya kepada manusia dalam riwayat imam ahmad dan imam thabrani maksud ghuraba adalah manusia soleh yang sedikit di antara manusia yang banyak orang yang menentang mereka lebih banyak di banding yang mentaati mereka syaikh saad al ghamidi seorang aktivis dakwah munsyid penasyid hafizh dan qari terkenal yang murattalnya telah menyebar di negeri negeri muslim berkata dalam intro nasyid arab yang sangat terkenal dikalangan aktivis harakah pada tahun 90 an berjudul ghuraba yang dilantunkan oleh syaikh al ghamidi sendiri dalam album ad damaam 2 bukanlah orang asing itu yang berpisah dari negerinya tetapi orang asing itu adalah orang yang melihat manusia di sekitarnya bermain main ia membangunkan manusia sekitarnya yang tertidur dan ia di atas jalan kebaikan ketika manusia di sekitarnya terbawa kesesatan benarlah perkataan penyair ketika ia berkata seorang sahabat berkata engkau terlihat asing di antara manusia engkau tidak memiliki kekasih aku berkata sekali kali tidak bahkan manusia itulah yang terasing aku berada pada dunianya dan mendapat petunjuk di atas jalannya demikianlah orang terasing orang terasing di sisi manusia ia laksana terpenjara tetapi ia mulia di sisi rabb mereka gharib bukan uzlah ada perbezaan mendasar antara غريب gharib terasing dengan عزلة uzlah mengasingkan diri gharib dalam konteks ini adalah orang yang terasing kerana masyarakatnya yang menganggapnya asing walau ia hidup di tengah masyarakat dan merupakan sebahagian dari mereka dan ia tidak menjauhkan diri dari masyarakat sedangkan uzlah adalah orang yang memisahkan diri i tizal dari masyarakat ia sendiri yang lari dari masyarakat bukan masyarakat yang menjauhkan diri darinya ya jadilah ghuraba orang orang terasing bukan kerana kita pendatang baru di kampung halaman tetapi kerana kita memegang teguh prinsip prinsip agama di tengah masyarakat yang telah melupakan agama manusia yang memegang teguh sunnah rasulullah shallallahu alaihi wa sallam di tengah masyarakat yang tidak kenal bagaimana susuk nabinya bahkan istihza memperolok olok sunnahnya memegang teguh akhlak dan adab islam di tengah masyarakat yang terpukau dengan akhlak dan adab barat yang sekuler dan liberal atau akhlak dan adab timur yang sinkretisme memegang teguh solusi islam di tengah masyarakat yang lebih mempercayai solusi barat atau sebaliknya ucapan para dukun dan penyihir timur memegang teguh fikrah islam di tengah masyarakat yang terpesona fikrah sekularisme kita terasing di kampung sendiri kerana ini terasing di pejabat kerana ini terasing di sisi sahabat kerana ini terasing di kampus kerana ini bahkan terasing dikalangan keluarga sendiri kerana ini kerana apa kerana islam yang kita bawa bukan kerana kita lari dari mereka bukan pula kerana kita tidak mengenalkan diri mereka telah mengenal kita dan keluarga kita dengan baik telah mengenal aqidah kita keimanan fikrah akhlak dan adab serta solusi yang kita bawa justeru kerana itu kita dianggap asing apa yang kita bawa dan tanamkan dianggapnya bertentangan dengan kebiasaan adat tradisi kepentingan dan hawa nafsu mereka terasing bukan kerana kita menjauh terasing kerana nilai kebaikan yang kita bawa telah menjadi hal yang aneh dan baru bagi mereka kerana kemalasan mereka mengkaji agama atau sikap acuh tidak acuh mereka terhadap agama lebih dari itu apa yang kita bawa menjadi ancaman bagi keadaan status quo mereka kalau kita telah mengalami ini di mana saja kita berdakwah lalu kita bersabar atas segala macam cubaan dan fitnah manusia maka mudah mudahan kita termasuk golongan ghuraba bukan golongan yang kabur dari keadaan ingatlah sahabat tiada permaidani merah dihamparkan dihadapanmu selama engkau bergelar daei bergaul lebih utama dibanding uzlah imam an nawawi dalam kitabnya yang terkenal riyadhus shalihin min kalami sayyidil mursalin membuat bab yang sangat panjang keutamaan bergaul dengan manusia dan menghadiri program dan jamaah mereka menyaksikan kebaikan dan majlis dzikir bersama mereka menjenguk orang sakit dan mengurus jenazah mereka memenuhi keperluan mereka membimbing kebodohan mereka dan lain lain berupa kemaslahatan bagi mereka bagi siapa saja yang mampu untuk amar ma ruf nahi mungkar dan menahan dirinya untuk menyakiti serta bersabar ketika disakiti imam an nawawi berkata ketahuilah bergaul dengan manusia dengan cara seperti yang saya sebutkan adalah jalan yang dipilih oleh rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan seluruh nabi shalawatullah wa salamuhu alaihim demikian pula yang ditempuh oleh khulafa ur rasyidin dan orang orang setelah mereka dari kalangan sahabat tabi in dan orang setelah mereka dari kalangan ulama islam dan orang orang pilihannya inilah madzhab kebanyakan dari tabi in dan orang orang setelah mereka ini pula pendapat asy syafi i dan ahmad dan kebanyakan fuqaha radhiallahu anhum ajma in allah ta ala berfirman saling tolong menolonglah dalam kebaikan dan ketaqwaan qs al maidah 2 ayat ayat dengan makna seperti yang saya sebutkan sangat banyak dan telah diketahui imam an nawawi riyadhush shalihin hal 182 tahqiq oleh muhammad ishamuddin amin maktabatul iman al manshurah rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda orang mu min yang bergaul dengan manusia dan sabar menghadapi gangguan mereka lebih baik daripada orang yang tidak mau bergaul dengan mereka dan tak sabar menghadapi gangguan mereka hr imam bukhari dalam adabul al mufrad imam at tirmidz...
|