Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2010, blog, agustus, karate, rabu, juli, saya, ini, nama, pukulan, dalam, kuda, oshinabu, 11, selasa, 03, senin, 02, kamis, 29, 28, pengikut, arsip, mengenai, bagaimana, tanggapan, anda, tentang, visitor, daftar, cari, komentar, baru, laman, mengenal, jurus, pentingkah, belajar, sampai, sabuk, hitam, melatih, tangkisan, tendangan, dan, push, up, sebagai, elemen, penting, ilmu, beladiri,
Text of the page (most frequently used words):
yang (182), dan (134), dengan (117), untuk (80), dalam (74), ini (69), kita (68), #karate (59), dari (53), latihan (48), akan (45), beladiri (44), pukulan (43), maka (43), anda (42), adalah (42), sudah (41), tidak (40), kuda (40), sabuk (38), atau (38), push (31), karena (31), bisa (30), orang (28), teknik (28), saya (27), harus (27), melatih (27), pada (26), kata (24), juga (24), lebih (23), mereka (22), lawan (22), berlatih (22), belajar (21), seperti (21), gerakan (21), itu (21), tinggi (21), oleh (20), tendangan (20), menjadi (19), lain (19), melakukan (19), dapat (19), sehingga (19), jika (18), hitam (17), pikiran (17), baik (17), hal (17), hanya (17), cara (17), kaki (17), banyak (16), ketika (16), bentuk (16), jurus (15), benar (15), saja (15), semakin (15), air (15), tubuh (15), tingkat (15), diri (14), kekuatan (14), penulis (14), kuat (14), tangan (14), bahwa (13), memukul (13), sangat (13), sampai (12), bagikan (12), rasa (12), takut (12), kecepatan (12), kali (12), sering (11), menyerang (11), seorang (11), sebagai (11), penting (11), setiap (11), mempunyai (11), menggunakan (11), tangkisan (11), kalau (11), tapi (11), sekali (10), atas (10), lama (10), satu (10), otot (10), mulai (10), tetapi (10), tanpa (10), metode (10), seni (9), lewat (9), menguasai (9), selalu (9), apa (9), sesuai (9), bukan (9), ada (9), secara (9), saat (9), hari (9), tenaga (9), setelah (9), maupun (9), menangkis (9), tingkatan (9), makiwara (9), kreativitas (8), merupakan (8), sendiri (8), semua (8), mencapai (8), praktisi (8), bulan (8), suatu (8), sekarang (8), waktu (8), selain (8), ilmu (8), tersebut (8), bahkan (8), master (8), khusus (8), formless (8), komentar (7), blog (7), bagaimana (7), berbagi (7), harmony (7), disiplin (7), berarti (7), bagian (7), beberapa (7), karateka (7), masih (7), cepat (7), melihat (7), berikut (7), yaitu (7), dilatih (7), terus (7), cukup (7), memperkuat (7), lengan (7), leher (7), memerlukan (7), lilin (7), jenis (7), posisi (7), dasar (7), senam (7), sebenarnya (7), jadi (7), punya (7), rendah (7), dia (7), blogspot (6), com (6), 2010 (6), pinterest (6), facebook (6), blogthis (6), kirimkan (6), email (6), diposting (6), dirinya (6), bila (6), hasil (6), artikel (6), sama (6), seseorang (6), menemukan (6), mengembangkan (6), kemampuan (6), layaknya (6), tsuki (6), bagi (6), hati (6), merasa (6), besar (6), target (6), pertama (6), alat (6), kedua (6), khususnya (6), berupa (6), sekitar (6), apabila (6), dilakukan (6), belum (6), namun (6), kualitas (6), kau (6), baru (5), tentang (5), kejujuran (5), keras (5), diolah (5), sumber (5), media (5), tahun (5), raga (5), bertarung (5), membentuk (5), filosofi (5), apakah (5), tiga (5), memiliki (5), meningkatkan (5), memberikan (5), alias (5), tanah (5), digunakan (5), kemudian (5), sebelum (5), mengangkat (5), kembali (5), membuat (5), ketiga (5), mudah (5), kayu (5), jarak (5), tahap (5), mempelajari (5), perlu (5), kelenturan (5), misalnya (5), menurut (5), lari (5), langkah (5), papan (5), fakta (5), murid (5), mengejar (5), kamu (5), menjawab (5), bicara (5), refleks (5), nama (4), agustus (4), label (4), sesuatu (4), contoh (4), berhasil (4), dikutip (4), demikian (4), usia (4), kalah (4), bagaimanapun (4), antara (4), keseimbangan (4), sebuah (4), kokoro (4), mampu (4), agak (4), agar (4), kehidupan (4), sehari (4), aktualisasi (4), kapalan (4), berikutnya (4), badan (4), samping (4), ingin (4), depan (4), minimal (4), memutar (4), lagi (4), bahu (4), menguatkan (4), tangannya (4), teman (4), kihon (4), seterusnya (4), sasaran (4), tengah (4), bagus (4), ukuran (4), faktor (4), menendang (4), tergantung (4), sendi (4), penguatan (4), jauh (4), split (4), kuda2 (4), senior (4), kokoh (4), daerah (4), menahan (4), serangan (4), kertas (4), berbagai (4), telah (4), kepalan (4), anak (4), makan (4), lapangan (4), karatenya (4), sekedar (4), aku (4), keadaan (4), fight (4), style (4), mengenai (3), hidup (3), juli (3), terhadap (3), tujuan (3), apalagi (3), terbaik (3), kebiasaan (3), peduli (3), pula (3), tokoh (3), pertarungan (3), menciptakan (3), begitu (3), pusat (3), tenang (3), kekerasan (3), tertinggi (3), tentunya (3), selaras (3), pentingnya (3), kepada (3), benda (3), pertahanan (3), fisik (3), terjadi (3), bertahan (3), keinginan (3), akhirnya (3), halnya (3), satunya (3), pilar (3), melatihnya (3), tadi (3), semangat (3), segala (3), adanya (3), 100 (3), dua (3), lakukan (3), minggu (3), tetap (3), memulai (3), nafas (3), terlalu (3), kebelakang (3), arah (3), diperlukan (3), aliran (3), olah (3), tinjunya (3), kepalannya (3), mamfaat (3), daya (3), dorong (3), power (3), karet (3), jari (3), digantung (3), oyama (3), beruntun (3), dimulai (3), bawah (3), lurus (3), sulit (3), belakang (3), jangan (3), dibandingkan (3), tinggal (3), diperhatikan (3), terdapat (3), dorongan (3), pemula (3), terbiasa (3), perut (3), pengalaman (3), sebaiknya (3), rekan (3), mungkin (3), perhari (3), rata (3), salah (3), dipakai (3), sebelumnya (3), metode2 (3), biasa (3), memang (3), diajarkan (3), menghapal (3), level (3), kuning (3), sabuknya (3), walaupun (3), dijuluki (3), tukang (3), iii (3), rutin (3), biru (3), tehnik (3), utk (3), dll (3), menyesuaikan (3), real (3), form (3), paham (3), gambar (2), cianjur (2), inkai (2), lihat (2), bermamfaat (2), kesehatan (2), gaya (2), pentingkah (2), mengenal (2), komite (2), seluruh (2), apapun (2), diluar (2), terutama (2), bertindak (2), beliau (2), bekerja (2), akhir (2), enam (2), betapa (2), jelas (2), termasuk (2), maksud (2), cahaya (2), memahami (2), melancarkan (2), mengandung (2), arti (2), kesadaran (2), gerakannya (2), jangkauannya (2), sepenuhnya (2), bayangan (2), kondisi (2), akurat (2), permukaan (2), justru (2), mizu (2), konsep (2), prinsip (2), empat (2), terlepas (2), mengambil (2), disebut (2), pembahasan (2), keselarasan (2), merasakan (2), tak (2), terlihat (2), jepang (2), mengalir (2), jalan (2), sebetulnya (2), sadar (2), mental (2), kurang (2), rabu (2), nyaman (2), berat (2), tumbuh (2), istirahat (2), membantu (2), mencegah (2), tsb (2), lantai (2), tarik (2), tipsnya (2), mula (2), kanan (2), kiri (2), pukulannya (2), menekuk (2), lanjutkan (2), mengalami (2), kepala (2), lentur (2), dada (2), ditemui (2), dsb (2), serta (2), tertentu (2), semisal (2), dikarenakan (2), hidupnya (2), tahu (2), diisi (2), hasilnya (2), dijadikan (2), keberhasilan (2), padam (2), lumayan (2), tambahkan (2), masutatsu (2), tambahan (2), awal (2), hampir (2), tenaganya (2), membiasakan (2), turgul (2), bantu (2), syaraf (2), pelenturan (2), membutuhkan (2), otomatis (2), bertambah (2), paha (2), keatas (2), objek (2), putar (2), perlahan (2), lahan (2), cidera (2), ibarat (2), ditarik (2), loncat (2), berjalan (2), mil (2), pemberat (2), lainnya (2), boxing (2), bola (2), sandsack (2), memperbanyak (2), meminta (2), kedepan (2), licin (2), teruji (2), dituntut (2), ditingkatkan (2), datar (2), mau (2), laut (2), ombak (2), sedikit (2), terjun (2), hindaran (2), dimana (2), tingkatannya (2), tekniknya (2), menganggap (2), kepal (2), bangga (2), inci (2), bantalan (2), shuto (2), selama (2), setahun (2), ginchin (2), funakoshi (2), pendiri (2), kapalan2 (2), mengikuti (2), percaya (2), masuk (2), berguna (2), pergelangan (2), spon (2), memecahkan (2), genteng (2), batu (2), keduanya (2), buah (2), pasir (2), mendapatkan (2), terletak (2), bertanding (2), biar (2), dibilang (2), kecil (2), padahal (2), coklat (2), ujian (2), pendapat (2), penguasaan (2), datang (2), rahasia (2), berkaitan (2), daripada (2), nah (2), mementingkan (2), teknik2 (2), jawaban (2), ragu (2), sambil (2), berpikir (2), harapan (2), sensei (2), tidaklah (2), mengapa (2), bebas (2), siku (2), kuncian (2), bantingan (2), memaksakan (2), gelas (2), vas (2), situasi (2), bermacam2 (2), sesungguhnya (2), berdasarkan (2), inilah (2), memory (2), dunia (2), nyata (2), butuh (2), mengetahui (2), mendalami (2), puluhan (2), gichin (2), ribuan (2), tersimpan (2), sikap (2), sebab (2), tentu (2), oshinabu (2), tema, diberdayakan, blogger, micheldenijs, laman, memuat, cari, beladirimania, martialartist, area, beladirikita, indonesiakarate, lemkari, bjm, daftar, visitor, tanggapan, profil, lengkapku, pengetahuan, fitness, arsip, pengikut, langganan, postingan, atom, beranda, karakter, moral, dijalankan, ketulusan, visi, sukses, bidang, terhebat, membebankan, dibebankan, terkesan, memperlihatkan, melihatnya, diperoleh, mengaktualisasikan, keinginannya, legendaris, yasutsune, ankoh, itosu, dimenangkannya, kreativitasnya, morihei, ueshiba, aikido, menyempurnakan, nya, tujuhpuluhan, mendemonstrasikan, kebolehannya, melawan, lima, sekaligus, mengalahkan, lawannya, menjelaskan, cepatya, lambatnya, dikalahkan, hubungannya, menang, awalnya, melintasi, cepatnya, berkobar, kobar, dikonsentrasikan, jadinya, intuitif, memancarkan, menyeimbangkan, kejujran, menguaasai, seimbang, awan, menutupi, serupa, gugup, gangguan, mustahil, celah, total, mirip, menerangi, waspada, terbuka, membayangkan, memikirkan, memantulkan, utuh, pemahaman, psikologisnya, segera, respon, terarah, sebaliknya, terganggu, kabur, analogi, dipenuhi, membaca, peluang, falsafah, berbunyi, mengajarkan, mengatasi, kaitannya, ala, ungkapan, ditakutkan, menghilangkan, ketidakpedulian, pengertian, bersifat, supranatural, sini, mencoba, pendekatan, ilmiah, dipraktekkan, senantiasa, mengasahnya, psikologi, kepribadian, lingkungan, sosialnya, teori, dikembangkan, maslow, hirarki, dicapai, manusia, ditinjau, bermanfaat, menyatu, dijalaninya, relatif, dikuasai, keyakinan, kehadiran, mendengar, gabungan, yakin, alam, membuka, dengannya, memfokuskan, hingga, ketegangan, pemamfaatan, energi, warning, membuatnya, menantang, melampirkan, perlawanan, dibuat, seminggu, sesi, ingatlah, menit, set, jumlah, perbedaan, massa, kelima, menambahkan, rutinitas, tren, memperpanjang, mengencangkan, idenya, bertahap, ketidaknyamanan, minimum, setengah, libur, pekan, memulihkan, pastikan, minum, dehidrasi, berdampak, negatif, bangunan, dilingkari, tumpuan, menempel, bersamaan, lepaskan, bergerak, turun, repetisi, posisikan, tertelungkup, letakkan, tepat, lebar, sempit, dikepalkan, gambarnya, awali, berganti, putaran, ulangi, cedera, akibat, tarikan, urat, pusing, tips, darah, terlebih, petunjuk, segar, terkilir, terpusat, tegap, penggerak, kekar, lazim, cabang, taekwondo, kungfu, silat, pengamalnya, tangguh, fisiknya, dikagumi, disekitarnya, temannya, sesama, pengamal, sebagaimana, mematikan, mengagumkan, elemen, bubuk, potongan, lanjutan, cakar, tapak, dahsyat, pukullah, 5cm, biasakan, mengkombinasikan, variasi, menghindar, sederhana, genggaman, pundak, pukulah, bedanya, konsentrasi, langsung, diikuti, pengaturan, diatur, habis, dipergunakan, kosong, disarankan, dibungkus, kain, halus, merusak, wing, chun, boneka, bernama, mok, jong, pengamatan, membedakan, dibandingan, menggerakan, effort, gemuk, dini, dewasa, menumpu, kesulitan, melompat, keringanan, ayunan, hentakan, letak, tendangannya, maegeri, dorongannya, lutut, luruskan, telapak, lalu, mawashi, ushiro, gerie, efeknya, derajat, menoleh, kenai, dipaksakan, ataupun, mekar, putus, perbanyaklah, ditempat, thifan, khan, 800, meter, boleh, nutrisi, berdapak, lumpuh, layu, thai, kick, sarana, tali, dipasang, ujung, bantuan, bak, kaos, musti, tertarik, pasti, perduli, sekalipun, kenapa, menerus, rumah, pondasi, umum, sedemikian, pelajaran, serius, ragam, berdiam, beban, mendaki, menurun, bergelombang, menapak, disegala, menentukan, lokasi, pertempuran, berumput, statis, perahu, hantaman, didampingi, membawa, petaka, terseret, aman, terjangan, fungsi, esensial, terangkum, formulasikan, lemah, penopang, robohlah, hindaranpun, keberadaan, lincah, mengetaui, tahapan, diantara, kapalannya, berusaha, mengatur, atur, ber, sedihnya, amerika, berukuran, panjang, ditanam, kira, jerami, busa, padat, dilapisi, kalaf, kulit, tebalnya, catatan, seiken, uraken, hiji, 300, jatuh, siapapun, dengansatu, speed, strength, hanyalah, para, terdahulut, erutama, shotokan, kyokushinkai, metoda, kutipan, pernyataan, bukunya, what, terbitan, 1963, rata300, terbentuk, itudapat, dipukul, palu, sakit, sangatlah, terdahulu, akhir2, bukanlah, terbukti, menghasilkan, mengadopsi, akal, sungguh, memperlambat, pengembangan, tergerak, bukannya, melainkan, tebal, training, meningkat, menusuk, selembar, manfaat, ditunjukkan, memilih, sementara, membandingkan, nampak, sejati, percobaan, sepuluh, ketebalan, pandangan, gesit, pergerakannya, body, movement, mengungguli, beras, gabah, panas, struktur, pendek, elastik, berbeda, menggenggamlah, mengendurkan, genggangam, tungkai, bahaya, mengggenggam, keseleo, bengkak, benturan, menambah, diperkenalkan, choku, pisau, uchi, melebar, yama, tinju, tate, selanjutnya, pengenalan, pembimbing, menggenggam, perputaran, penyaluran, ketingkat, ketepatan, mempergunakan, berjurus, kamis, symbol, hebat, sebegitu, dianggap, ngapalin, unshu, suparinpai, kururunfa, gojushiho, useishi, cuma, buat, hapalan, sanggup, gashuku, pernah, kelas, strip, kyu, terakhir, ditingkatan, siswa, bernafsu, ngotot, pengen, ikutan, memakai, pergi, toko, olahraga, beli, pilih, corak, emas, gampangkan, melamar, satpam, sepertinya, gunanya, bawa, sertifikat, nggak, tau, gaji, diterimanya, masalah, tidaknya, meraih, pelatih, pengurus, organisasi, hendaknya, condong, pengakuaan, sendirinya, keilmuan, praktisinya, logikanya, artinya, doyan, saking, doyannya, kala, sembilan, berkeinginan, menyalahi, ke20, seumur, batasan, mendidih, memanaskannya, teratur, dingin, masukan, keseharianmu, myo, tersembunyi, mengerti, seharusnya, bekal, mengamalkan, sayang, ditinggalkan, diamalkan, sepanjang, berhenti, konsisten, dimaklumi, rendahnya, sekolah, kebanyakan, negara, matahari, terbit, pantas, berhak, naik, perbolehkan, peserta, dojo, bagaimanakah, fukos, ataukah, duanya, ditanya, berapa, begitulah, pertanyaan, mampir, telinga, sedang, lantas, temui, biasanya, emmh, sih, kemarin, gak, ikut, pokoknya, rahasialah, umumnya, penuh, keragu, raguan, bingung, nanti, malu, putih, direndahkan, beladirinya, lah, mengeksekusi, bahan, utama, mengembangkannya, mengistilahkan, pas, pasan, pribadi, diuji, bertarungnya, rekannya, misalkan, situ, menganalisis, menyimpulkan, kekalahan, semangatnya, sewaktu, sekedarnya, melorot, malas, malasan, mutu, identitas, gelar, bakalan, dihargai, alasan2, sebagian, senin, sumbernya, berjudul, ijtihad, komposisi, zenkutsu, dachi, menginjak, dengkul, menyapu, menekan, kemaluan, dirancang, tujuannya, penerapan, dinamis, kemauan, naif, soto, uke, dipelajari, didalami, patahan, titik, dimasukan, ditaruh, dipegang, latar, istilahnya, bentuknya, kadang2, kerepotan, situasinya, skenario, latih, sparring, dibahas, pelajari, lanjutnya, kelihatan, keefektifannya, intensitas, latihannya, saripati, bentuk2, matang, martial, artis, berekspresi, pelukis, menggambar, dgn, kuas, gerakkan, semata, mata, refleksnya, inginkan, keluar, representasikan, tanding, terasah, mrndapatkan, kaidah, masing2, pakai, tiap2, dirangkai, kedalam, karenanya, tahunan, mengulang, ulang, merekam, muscle, reflek, ibu2, pabrik, rokok, mesin, terpenting, dasarnya, dulu, postur, melangkah, perpindahan, bobot, gravitasi, pernafasan, idealnya, ribu, menguasainya, berkata, kerjakan, 000, jawabannya, terkandung, ratusan, memaksimalkan, aplikasi, rangkaian, digabungkan, keindahan, bermakna, mendalam, sedangkan, meliputi, wajib, dimiliki, kontrol, penghayatan, realitas, senjata, tersamar, indah, menghayati, sejatinya, diharapkan, keseriusan, komitmen, berniat, memperdalam, komprehensif, memperkirakan, bosan, menyerah, definisi, selasa, selamat, menyajikan, kebugaran, motivasi, spritual, semoga, tempat, mengekpresikan, minat, hobi, berhubungan, ketenangan, batin,
Text of the page (random words):
erus mengamalkan karatenya dalam kehidupan sehari hari menurut penulis sayang sekali kalau sudah dan iii karatenya justru ditinggalkan lebih baik sabuk rendah tapi ilmu karatenya rutin terus diamalkan sepanjang hidupnya daripada sudah tingkatan tinggi tapi berhenti di tengah jalan alias tidak konsisten hal ini dapat dimaklumi karena rendahnya kualitas sekolah beladiri di tanah air yang kebanyakan hanya mengejar tingkatan sabuk lain halnya dengan di jepang di negara matahari terbit tersebut seseorang yang belum pantas kualitas tekniknya tidak berhak untuk naik tingkat dan tidak di perbolehkan untuk mencapai sabuk hitam walaupun dia sudah senior peserta yang sudah lama belajar di dojo nah bagaimanakah dengan anda apakah anda hanya ingin sekedar mengejar sabuk hitam tanpa meningkatkan kualitas teknik anda apakah anda termasuk orang yang tidak mementingkan sabuk hitam dan hanya fukos pada penguasaan teknik2 saja ataukah kedua duanya artikel ini diolah dari berbagai sumber media diposting oleh karate harmony di 09 23 2 komentar kirimkan ini lewat email blogthis bagikan ke x berbagi ke facebook bagikan ke pinterest label symbol karate kamis 29 juli 2010 melatih pukulan tangkisan tendangan dan kuda kuda melatih pukulan pada tingkat awal jurus pertama yang diperkenalkan dalam karate adalah tsuki pukulan cukup banyak jenis pukulan yang diajarkan mulai dari pukulan lurus choku tsuki pukulan pisau tangan shuto uchi pukulan melebar u yama tsuki pukulan tinju ke atas tate tsuki dan lain lain jenis pukulan akan semakin bertambah banyak pada tingkatan selanjutnya dalam tahap pengenalan pukulan hal pertama yang diajarkan pembimbing adalah bagaimana memukul dengan benar dimulai dari cara menggenggam perputaran gerakan posisi tangan ketika memukul dan juga cara penyaluran tenaganya setelah bentuk dari pukulan benar maka masuk ketingkat berikutnya yaitu meningkatkan kekuatan kecepatan serta ketepatan dalam mempergunakan pukulan dalam berjurus kata maupun bertanding komite melatih pukulan sebenarnya bukan sesuatu yang sulit karena struktur tangan yang pendek dan sendi yang sangat elastik sehingga tidak memerlukan senam khusus untuk membuat tangan menjadi lentur hal ini sangat berbeda ketika melatih tendangan karena perlu senam khusus untuk mendapatkan kelenturan beberapa hal penting ketika melatih pukulan adalah menggenggamlah dengan benar karena sering sekali hal ini kurang diperhatikan jika anda terbiasa mengendurkan genggangam sehingga tenaga lebih banyak terletak di lengan maupun di tungkai tangan bahaya lain dari kebiasaan tidak mengggenggam dengan baik adalah ketika memukul dalam turgul akan mengalami cidera misalnya jari keseleo atau tangan bengkak karena tidak kuat menahan benturan tahap kedua setelah dapat melakukan pukulan dengan benar adalah melatih kekuatan sebagai alat tambahan untuk menambah kekuatan pukulan bisa juga dipakai 1 sandsack berupa target yang diisi dengan bubuk kayu atau potongan karet 2 beras gabah pasir atau bahkan pasir panas alat ini digunakan untuk tingkat lanjutan dengan tujuan untuk memperkuat jari tangan sehingga ketika menggunakan jurus yang memerlukan cakar jari tapak dan lain lain akan tetap dahsyat hasilnya 3 lilin yang juga bisa dijadikan target keberhasilan pukulan pukullah lilin dari jarak sekitar 5 cm apabila lilin padam maka pukulan kita sudah lumayan baik dan untuk seterusnya tambahkan jarak pukulan dari lilin dari 5cm menjadi 7 cm 10 cm dan seterusnya 4 kayu papan makiwara yaitu satu papan kayu berukuran 4 x 4 inci dengan panjang 8 kaki yang ditanam ke dalam tanah kira 3 s d 4 kaki dengan target menggunakan bantalan jerami atau bantalan yg diisi busa padat dan dilapisi oleh kalaf atau kulit yang tebalnya sekitar 2 inci catatan seorang pemula dalam karate sebaiknya berlatih memukul makiwara dari berbagai posisi seiken uraken hiji shuto minimal 100 kali perhari setelah tiga sampai enam bulan berlatih sebaiknya ditingkatkan sampai rata rata 300 kali perhari dengan berbagai posisi jika anda terus berlatih dengan cara ini setiap hari selama setahun anda akan cukup kuat untuk memukul jatuh siapapun dengan mudah dengansatu pukulan latihan ini akan mengembangkan tenaga power kecepatan speed dan kekuatan strength bagaimanapun ini hanyalah salah satu metode latihan dalam karate cara ini telah lama dipakai oleh para master master karate terdahulut erutama oleh master ginchin funakoshi pendiri aliran karate shotokan tetapi lain halnya dengan master masutatsu oyama pendiri aliran karate kyokushinkai ia merasa latihan dengan menggunakan makiwara adalah bukan suatu cara metoda latihan yang terbaik berikut adalah kutipan dari pernyataan oyama dalam bukunya what is karate terbitan tahun 1963 saya telah melakukan metode ini memukul makiwara untuk melatih kepalan tangan saya selama 20 tahun memukul rata rata300 kali perhari sebelumnya saya merasa sangat bangga dengan ukuran dan kekerasan dari kapalan2 yg terbentuk di kepalan saya apalagi kapalan2 itudapat dipukul dengan palu tanpa saya merasa sakit ini adalah fakta bahwa pukulan dari kepalan tangan saya sangatlah kuat sekali saya mengikuti metode2 tersebut karena master karate terdahulu berlatih dengan cara tersebut akhir2 ini bagaimanapun saya mulai percaya bahwa metode ini bukanlah yang terbaik dan sebetulnya terbukti menghasilkan tenaga yang lebih sedikit dibandingkan metode2 lain saya percaya bahwa saya dapat menjadi seseorang yg jauh lebih kuat dari sekarang ini apabila saya mengadopsi metode2 yang lebih masuk akal dalam latihan sungguh latihan memukul makiwara berguna untuk memperkuat pergelangan dan kepalan bagaimanapun saya telah menemukan bahwa latihan dengan memukul sesuatu yang keras akan memperlambat pengembangan kecepatan saya tergerak untuk mengembangkan suatu metode latihan baru dimana bukannya makiwara melainkan sebuah spon tebal yang digunakan training dengan spon tidak hanya mengembangkan kekuatan pergelangan tapi kecepatan akan meningkat pula metode yang sama dapat digunakan juga untuk latihan tendangan cara lain untuk meningkatkan kecepatan adalah menusuk dan memukul dengan kepal tangan pada selembar kertas yang tergantung manfaat dari metode ini akan ditunjukkan lewat contoh berikut saya memilih dua orang murid dan meminta salah satunya untuk berlatih dengan kertas yang digantung sementara murid lainnya berlatih dengan makiwara dengan cara yang biasa setahun kemudian saya membandingkan mereka murid yang berlatih dengan makiwara memang nampak terlihat sebagai seorang karateka sejati dengan kapalan di kepalannya namun dalam percobaan memecahkan genteng batu dan papan keduanya sama kuat keduanya berhasil memecahkan sepuluh buah genteng batu dan papan dengan ketebalan yang sama dalam pandangan saya murid yang berlatih dengan memukul kertas jauh lebih gesit dalam pergerakannya body movement dan tangannya lebih cepat mengungguli murid yang satunya diantara banyak orang yang berlatih karate beberapa menganggap dirinya sebagai karateka papan atas hanya karena mereka mempunyai kepal tangan yang ada kapalannya hasil latihan dengan makiwara mereka bangga pada kekerasan kepalannya dan berusaha mengatur atur yg lain dalam ber karate sedihnya saya menemukan orang orang tersebut khususnya di amerika 5 kertas yang digantung seperti yang dilakukan master masutatsu oyama di atas tahapan ketiga adalah melatih kecepatan dalam tahap ini biasakan melatih pukulan dengan cara beruntun dimulai dari dua kali beruntun tiga kali dan semakin lama semakin banyak pukulan beruntun dalam tahap ini juga sudah mengkombinasikan sasaran pukulan maupun jenis pukulan sasaran bawah tengah atas dan jenis pukulan lurus dengan cara melatih kecepatan dan variasi pukulan seperti ini maka lawan sulit untuk menghindar atau menangkis pukulan kita cara sederhana untuk melatih kecepatan pukulan adalah dengan cara push up dengan genggaman di samping badan bukan di depan pundak push up ini harus dilakukan dengan agak cepat layaknya melakukan pukulan pada posisi yang benar sebagai tambahan dan bisa juga dijadikan target keberhasilan pukulan pukulah lilin dari jarak sekitar 5 cm apabila lilin padam maka pukulan kita menjadi sudah lumayan baik dan untuk seterusnya tambahkan jarak pukulan dari lilin dari 5 cm 7 cm 10 cm dan seterusnya melatih tangkisan pada jurus kata tahap awal selain mempelajari pukulan juga mempelajari tangkisan dasar teknik melatih tangkisan hampir sama dengan melatih pukulan bedanya adalah pada konsentrasi tenaganya dalam melatih tangkisan kita harus membiasakan menangkis dari segala arah baik menangkis bawah tengah atas samping maupun belakang selain itu jangan membiasakan diri ketika turgul hanya menangkis saja tetapi setelah sekali menangkis maka langsung diikuti dengan gerakan menyerang pengaturan tenaga antara menangkis dan menyerang juga perlu diatur jangan sampai tenaga habis hanya dipergunakan untuk menangkis sehingga ketika menyerang tenaga sudah kosong dan untuk memperkuat tangkisan maka disarankan menggunakan alat bantu berupa kayu yang dibungkus dengan kain halus sehingga tidak merusak syaraf jika dalam beladiri wing chun menggunakan alat berupa boneka kayu yang bernama mok yang jong melatih tendangan dalam pengamatan penulis melatih tendangan agar menjadi bagus agak lebih sulit dibandingkan dengan melatih pukulan dan tangkisan beberapa hal yang membedakan adalah kaki memiliki ukuran yang lebih besar dibandingan tangan sehingga untuk menggerakan memerlukan effort yang lebih besar apalagi untuk anda yang mempunyai ukuran tubuh besar gemuk faktor kedua adalah untuk melatih tendangan memerlukan latihan pelenturan kaki khususnya untuk tendangan yang tinggi kelenturan ini akan mudah dilatih ketika mulai berlatih dari usia dini tetapi untuk usia yang dewasa maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melatih kelenturan faktor ketiga adalah untuk melakukan tendangan memerlukan latihan keseimbangan karena ketika menendang maka otomatis kaki yang menumpu hanya tinggal satu tingkat kesulitan keseimbangan akan semakin bertambah ketika akan melakukan tendangan belakang atau memutar dan khusus untuk tendangan yang melompat maka diperlukan faktor lain yaitu keringanan tubuh ketika belajar tendangan hal pertama yang perlu diperhatikan adalah teknik menendang konsep menendang bukan seperti ayunan tetapi terdapat hentakan atau dorongan letak dorongan tergantung dari jenis tendangannya misalnya tendangan lurus maegeri maka dorongannya dimulai dari mengangkat paha dan dorongan dengan menggunakan lutut kemudian kaki di luruskan dengan cepat dan keras dan posisi telapak kaki agak keatas lalu tendangan memutar mawashi ushiro gerie adalah tendangan memutar yang efeknya sangat besar pada objek yang menjadi sasaran gerakan ini badan di putar 60 derajat kebelakang kepala menoleh ke arah lawan objek kemudian kaki di putar dan di kenai pada sasaran langkah kedua setelah mengetaui tekniknya maka perlu dilatih dengan perlahan lahan karena apabila dipaksakan dengan gerakan keras maka akan terjadi cidera pada otot ataupun pada sendi langkah ketiga adalah sering melakukan senam kaki baik yang berupa penguatan maupun pelenturan latihan kekuatan menurut penulis sangat penting karena apabila anda hanya berlatih menendang tanpa latihan penguatan maka ibarat seperti karet yang selalu ditarik maka lama lama akan mekar dan cepat putus jenis latihan kekuatan selain yang terdapat dalam senam kaki maka perbanyaklah lari minimal adalah dengan lari ditempat dengan mengangkat paha loncat loncat atau berjalan dengan jarak yang jauh di dalam beladiri lain semisal thifan po khan seorang pemula harus terbiasa berjalan sekitar 60 mil 1 mil sekitar 800 meter berarti 48 km dan pada tingkat berikutnya akan semakin jauh selain lari boleh juga menggunakan pemberat kaki tetapi khusus untuk pemberat ini harus diperhatikan faktor kesehatan dan nutrisi karena bisa berdapak lumpuh layu teknik lainnya adalah dengan memperkuat perut dengan senam senam perut karena tendangan tidak akan baik apabila perut tidak kuat dalam beladiri thai boxing atau kick boxing kecepatan tendangan dapat juga dilatih di dalam air dan sebagai sarana melihat hasil dari latihan tendangan maka dapat membuat bola bola yang digantung sebagai target tendangan atau dapat juga menggunakan sandsack seperti yang digunakan dalam latihan pukulan dalam hal untuk latihan kelenturan maka selain memperbanyak senam kelenturan seperti split samping split depan maka dapat juga menggunakan alat bantu berupa karet atau tali yang dipasang di ujung kaki dan ditarik perlahan lahan atau meminta bantuan teman untuk mengangkat kaki tinggi tinggi bak kedepan kebelakang maupun kedepan pengalaman khusus penulis agar bisa split adalah dengan menggunakan kaos kaki dan berlatih di lantai yang licin sehingga dengan cukup mudah kaki tetapi khusus untuk teknik ini musti hati hati tertarik untuk split karena belum teruji untuk semua orang hb melatih kuda kuda ketika kita belajar beladiri maka kita pasti akan belajar berlatih kuda2 tidak perduli baik seorang pemula maupun senior sekalipun dalam beladiri dituntut untuk berlatih terus belajar dan berlatih kuda2 kenapa kita perlu mempelajari dan berlatih kuda2 secara terus menerus karena beladiri tanpa kuda kuda ibarat rumah tanpa pondasi karena hampir seluruh beladiri mempunyai kuda kuda baik kuda kuda umum maupun kuda kuda khusus sedemikian pentingnya kuda kuda bagi beladiri khususnya karate maka pelajaran mengenai hal ini sudah harus mulai dilatih dengan serius pada tingkat dasar banyak ragam metode untuk menguatkan kuda kuda misalnya dengan berdiam diri dengan posisi kuda kuda dengan waktu yang lama di beladiri tertentu bahkan terdapat jurus khusus untuk menguatkan kuda kuda semakin tinggi tingkatan maka penguatan kuda kuda dapat ditingkatkan dengan menggunakan beban metode yang juga sangat penting adalah dengan memperbanyak lari sebaiknya lari ini tidak hanya dilakukan di tanah datar tetapi juga dilakukan di tanah mendaki menurun atau bergelombang dengan latihan seperti ini maka kaki akan semakin kokoh menapak disegala posisi karena ketika bertarung kita tidak sepenuhnya dapat menentukan lokasi pertempuran misalnya kita hanya mau bertarung di daerah datar atau daerah yang berumput saja latihan kuda kuda akan semakin bagus untuk dilatih di daerah yang licin atau daerah yang statis misalnya di atas perahu metode penguatan yang lain adalah dengan cara berlatih di laut dengan menahan hantaman ombak jenis latihan ini harus hati hati karena kalau belum kuat dan tidak didampingi rekan latihan bisa membawa petaka yaitu terseret ombak laut yang sedikit lebih aman adalah dengan berlatih di bawah air terjun dengan cara menahan diri dari terjangan air terjun dan masih banyak lagi metode untuk menguatkan kuda kuda kuda kuda mempunyai fungsi yang sangat esensial dalam setiap serangan pertahanan maupun langkah hindaran dimana semua gerakan ini terangkum dalam jurus kata yang sudah formulasikan dalam setiap tingkatannya tanpa kuda kuda yang kokoh maka serangan akan menjadi lemah karena tidak adanya penopang yang kuat demikian juga ket...
|