Meta tags:
Headings (most frequently used words):
december, 2019, monday, 26, april, 2018, pena, menari, hati, menyanyi, pages, 2022, tuesday, 14, 2020, friday, 13, thursday, march, saturday, may, wednesday, 25, hi, readers, blog, archive, followers, praja, cinta, encik, covid, kita, arungan, jiwa, bertemu, cahaya, menulis, untuk, diri, sendiri, pokok, kehidupan, kekasih, yang, tahu, berterima, kasih,
Text of the page (most frequently used words):
yang (158), saya (85), aku (58), dan (53), dia (53), kau (49), tidak (48), ini (42), dengan (40), adalah (30), dalam (27), kita (26), untuk (25), masih (22), akan (21), ada (20), lagi (18), juga (16), perlahan (16), share (14), tuhan (14), masa (14), allah (14), pernah (14), menjadi (14), maha (14), segala (13), orang (13), sedang (13), buat (12), telah (12), apa (12), biasa (12), jika (12), hilang (12), seorang (11), hal (11), sebuah (11), manusia (11), sudah (11), sendiri (10), banyak (10), pun (10), nama (10), diri (10), jangan (10), tentang (10), semua (10), bukan (10), jiwa (10), hati (9), december (9), hari (9), tapi (9), tak (9), covid (9), 2019 (8), comments (8), sayang (8), kerana (8), selalu (8), seperti (8), tiada (8), maka (8), kini (8), anak (8), encik (8), facebook (7), blogthis (7), email (7), this (7), bersama (7), baik (7), kepada (7), mampu (7), tetapi (7), sebagai (7), lebih (7), itu (7), pada (7), ingin (7), kehilangan (7), berbicaralah (7), april (6), 2018 (6), kasih (6), cinta (6), memberikan (6), jalan (6), tahu (6), lama (6), meninggalkan (6), dunia (6), setiap (6), dari (6), pula (6), perlu (6), lain (6), teman (6), mencari (6), sering (6), cita (6), punya (5), kami (5), berikan (5), meskipun (5), sentiasa (5), perasaan (5), kekasih (5), cuma (5), gila (5), barangkali (5), hidup (5), pengasih (5), penyayang (5), mereka (5), mengapa (5), muda (5), sesuatu (5), sendirian (5), cahaya (5), mudah (5), syaitan (5), terbaik (5), pendidik (5), ramai (5), bicarakan (5), menari (4), may (4), 2017 (4), semoga (4), terus (4), mungkin (4), hadapan (4), hubungan (4), pergi (4), ambil (4), tanpa (4), sama (4), semakin (4), airmata (4), saat (4), keadaan (4), hampir (4), malah (4), siapa (4), ketika (4), cuba (4), meneruskan (4), lupa (4), kira (4), impian (4), daripada (4), kata (4), sini (4), kosong (4), sisa (4), berlalu (4), melihat (4), salahkah (4), pelajar (4), para (4), pena (3), menyanyi (3), march (3), 2020 (3), 2022 (3), time (3), moga (3), kalian (3), berterima (3), mahu (3), satu (3), susah (3), lelaki (3), mencuba (3), mahukan (3), sikap (3), insan (3), mencintai (3), manis (3), cabaran (3), rasa (3), kehidupan (3), waras (3), mana (3), sepertinya (3), ketahuilah (3), mati (3), secawan (3), bahawa (3), dahulu (3), berbeza (3), tadi (3), semuanya (3), bertanya (3), berpaling (3), senyum (3), akal (3), mata (3), seluruh (3), perlukan (3), kesesatan (3), tinggalkan (3), disaat (3), memerlukan (3), keluarga (3), pengakhiran (3), mohon (3), datang (3), _meghah_ (3), teruslah (3), kali (3), pkp (3), mesej (3), talian (3), bahan (3), negara (3), beliau (3), blog (2), home (2), _aienaznan_ (2), menanti (2), wanita (2), doakan (2), coretan (2), langkah (2), amat (2), bertahan (2), menunjukkan (2), bantuan (2), pipi (2), cara (2), sempurna (2), melengkapkan (2), menurut (2), sekeliling (2), jugalah (2), sahaja (2), bukanlah (2), terlalu (2), dugaan (2), akhirnya (2), apatah (2), benar (2), sengaja (2), biarkan (2), penulisan (2), apabila (2), semester (2), separuh (2), menyusun (2), keperluan (2), kecil (2), bertemu (2), sehari (2), sepi (2), semangat (2), padam (2), merasa (2), harus (2), lakukan (2), kemudiannya (2), setelah (2), puas (2), perjalanan (2), sedangkan (2), menjadikan (2), tertinggal (2), berada (2), atau (2), mula (2), berputar (2), mengertilah (2), orangnya (2), paling (2), begitu (2), lahan (2), dicipta (2), sebenarnya (2), bagaimana (2), atas (2), menulis (2), monday (2), mengasihani (2), berbicara (2), tersalah (2), termenung (2), berkata (2), keliru (2), mengambil (2), duduk (2), isi (2), sinis (2), lalu (2), arah (2), soalan (2), menghampiri (2), kenal (2), zahirkan (2), mulai (2), membasahi (2), hujan (2), sepoi (2), kembali (2), rahmat (2), cukup (2), keimanan (2), anggota (2), usia (2), bantu (2), memakan (2), kesempatan (2), waktu (2), diam (2), dibunuh (2), mengalah (2), berjuang (2), mengejar (2), solat (2), quran (2), gangguan (2), bangga (2), berusaha (2), dosa (2), membuktikan (2), salah (2), siang (2), rakan (2), permulaan (2), peluang (2), kekesalan (2), belum (2), lorong (2), dikejutkan (2), ditinggalkan (2), kaya (2), _061219_ (2), harapan (2), derita (2), hanyalah (2), maaf (2), bunga (2), laki (2), urusan (2), erti (2), mahupun (2), belajarlah (2), masanya (2), mencipta (2), luar (2), dirumah (2), demikianlah (2), universiti (2), bebas (2), diteruskan (2), akibat (2), menjengah (2), merupakan (2), membunuh (2), pendapat (2), template, ipietoon, and, bukit, gambang, cute, design, ellailain, powered, blogger, followers, august, november, archive, sportrecenthusiast, eimoc, quarter, poet, part, practitioner, full, learner, communication, educational, rockstar, public, figure, readers, subscribe, atom, older, posts, satukan, tuan, bekalan, sungguh, molek, sanggul, pakaian, terima, tabah, menghadapi, mendatang, kesampaian, dipermudahkan, impikan, berdua, mempermudah, halal, mendapat, keberkatan, tanda, pekerjaan, senarai, pilihan, kehadapan, menghalalkan, baru, berjauhan, alat, komunikasi, menghubungkan, berkurangan, doa, berganti, bertepi, dikala, senang, sokongan, pertama, menghulurkan, tisu, sapuan, bercucuran, mengadakan, hajatkan, jemu, kebudak, budakkan, menahan, perangai, minta, makian, istimewa, tentangnya, hebat, jadikan, penjaga, menjaga, hadiah, terindah, dihadiahkan, ujian, seharusnya, sesama, melebihi, esa, baiklah, melihatkan, tajuk, pastilah, hewhewhew, lalui, tepat, redah, terlupa, bawa, payung, basah, sejujurnya, terfikir, membiarkan, hak, terdetik, daripadanya, mengawal, terkadang, berbunga, berbuah, ecewah, baharu, bermula, bermulalah, rehat, bercanda, haha, berjaya, mengharungi, adakalanya, silap, atur, jadual, menentukan, kehendak, kelas, ekonomi, wednesday, read, more, pokok, saturday, _ellailain_, doronglah, laluan, kelak, besar, penghujungnya, perhentian, diharungi, isah, dilengkapi, jadi, melintang, mematah, semangatmu, bayangkan, penat, berhenti, hirup, cokelat, panas, kopi, tambah, teh, hiruplah, udara, segar, kelilingmu, bernafas, tenang, bangkitlah, gopoh, capai, tongkatmu, peneman, pegangan, sepanjang, teruskanlah, membaca, harapkan, suatu, selamanya, kekal, pantai, berubah, bersyukurlah, kesedihan, alasan, belakang, kitaran, ulung, paksi, adil, menyamaratakan, berpendapat, bandingkan, cepat, lambat, pasti, meraih, kejayaan, sesuai, melangkah, menjauhi, bagi, sesalan, rapat, meletakkannya, laut, supaya, lemas, sana, hairan, berkisar, cerita, sayalah, ianya, pantas, halnya, mencemburui, dibunuhnya, memori, menzahirkan, ternyata, terdapat, sekadar, kepala, jemari, papn, kekunci, kekurangan, membahagi, bagaimanapun, izinkan, menggunakan, susunan, aksara, tersilap, bahasanya, maksudnya, maafkanlah, lari, khilaf, ruang, terbuka, tertebar, luas, ramailah, berpusu, pusu, kebahagian, mendamaikan, bentuk, permata, bekerlipan, kesesakan, terlihatlah, usianya, mengjangkaui, dewasa, dicarinya, menghampirinya, sambil, tersenyum, kerdil, dipinjamkan, percuma, sampingnya, menyelami, hatinya, kuasa, deria, tujuh, memahami, mendengar, kearah, ditanyakan, bisik, semena, mena, membuatkan, berbisik, kehilangannya, sesat, terdiam, punca, maknanya, terbatas, alas, air, awan, cerah, angin, bahasa, selama, langit, kering, kemarau, hampa, mengenali, malaikat, roh, hantu, gumam, berkaca, pecah, menggembirakan, digambarkan, bergoncang, menyatakan, sesaknya, berlumba, lumbaan, jagoan, perhatian, menemukan, kenyataan, temukan, tadinya, kekeliruan, perasan, menghilang, kesempitan, sisi, hilangkan, berteriak, marah, entah, menguji, program, realiti, bergurau, kamera, menyelongkor, pelusuk, kawasan, berhampiran, ditelan, endahkan, mengemis, siakan, bijak, tipu, jauh, habis, habisan, memberi, mengharapkan, mementingkan, baca, lewatkan, katil, perisai, jelasnya, bertemankan, munafik, perbuatan, menangis, sendu, syahdu, pilu, nak, sememangnya, mengaturkan, mengetahui, menghitung, pahala, dikalangan, selayaknya, diterima, sayangkan, sekali, meraba, gelap, hadirkan, tidur, terang, penglihatan, sunyi, pendengaran, qiam, mengukuhkan, nikmat, dustakan, keampunan, laku, melampaui, batasan, layak, dijanjikan, syurga, lemah, hina, lepas, mendengarkan, ucapan, berputus, asa, diberi, beri, makan, dihuni, kuat, sempit, melebar, menyinari, awalnya, muram, gerak, bibirnya, boleh, tersentak, laungan, azan, kisah, rindu, thursday, dibiarkan, layu, adipati, kecewa, meraunglah, kebuluran, ditatapnya, diberikannya, santapan, diteguk, binasa, haus, bibir, terlukis, dibina, kesalnya, riak, sengsara, sayangnya, dipuja, layulah, taman, afwah, dongeng, belaka, dalamnya, tinggallah, berkubur, terlihat, datangnya, lesu, langkahnya, diatur, tersungkur, tersembam, menyembah, tanah, dikeluarkan, kelopak, dikumpulkan, ditabur, sorotan, jiwanya, ditanam, ajal, tiba, menjemputnya, arungan, friday, teruskan, rumah, mempermudahkan, inshaallah, suntikan, ransangan, warga, bangsa, sempurnya, bicaranya, selitkan, semula, tempoh, membantu, memuhasabah, menjarkan, syukur, muridnya, meletakkan, tujuan, mengiringi, kembalilah, niat, ikhlaskan, tenangkan, terusik, terasa, petunjuknya, diperbesar, dirumitkan, disebarkan, bimbang, kesannya, mengundang, fitnah, berpanjangan, saling, mudahkan, teladan, sesiapa, pinggirkan, menularkan, kebencian, kemarahan, kelemahan, gunakan, kemahiran, sediakan, secara, mendidik, limitasinya, tertekan, persiakan, terperangkap, asrama, mentalnya, diuji, rindukan, namun, perjuangan, malaysia, golongan, kurang, upaya, sekolah, tanggungjawab, amanah, berat, habiskan, tenaga, menyiapkan, mengajar, bertungkus, lumus, malam, meneleaah, perkara, peniaga, melakukan, bekerja, pejabat, kediaman, seronok, ibu, bapa, seharian, suami, ister, meluangkan, pelajaran, lokasi, situasi, mewujudkan, perbezaan, kebanyakkan, berjaga, jaga, melaksanakan, perintah, kawalan, pergerakan, alhamdulillah, pulih, sepenuhnya, namum, pembiakan, dapat, dikawal, disebabkan, terkesan, terbeban, jugak, ikutan, fenomena, selepas, wabak, turut, merasai, kesan, sakitnya, sedikit, pengenalan, berasal, kerakusan, awal, tahun, sejenis, virus, menyerang, sistem, respiratori, bualan, terkenal, sifat, ganas, berlaku, izin, muka, bumi, kedegilan, masyarakat, terkurung, burung, sangkar, terlebih, jari, memohon, kemaafan, seandainya, nukilan, menyentuh, pihak, tidaklah, membenarkan, inilah, kongsikan, tuesday, tuhanmu, berbataskan, makna, perhubungan, berjalan, mempersoalkan, ibumu, indahnya, hanyut, pelayaran, binakan, bahtera, persediaan, ayahmu, pengorbanan, bermandikan, darah, berbunuhan, siapkan, senjata, persisai, pertahanan, gusarnya, telahpun, sampai, puncaknya, mendaki, tangga, terlupakan, dikhianati, sahajalah, senipis, nipis, utuh, terkubur, narsisistik, senyuman, _271222_, praja, soundcloud, twitter, pages,
Text of the page (random words):
asa kembali kepada allah mohon petunjuknya yang kecil jangan diperbesar yang mudah jangan dirumitkan yang tak perlu jangan disebarkan bimbang kesannya mengundang fitnah berpanjangan tempoh pkp amat membantu memuhasabah diri dan menjarkan erti syukur maka teruslah kalian berusaha baik pendidik mahupun muridnya teruslah berjuang dengan meletakkan allah sebagai tujuan maka yang baik itu akan datang sendiri mengiringi semoga penulisan kali ini memberikan suntikan semangat dan ransangan buat semua warga pendidik dan juga anak bangsa kita semua manusia mencuba menjadi yang terbaik tapi tidak mampu sempurnya jika ada tersalah jalan dan bicaranya selitkan maaf dan cuba semula teruskan berada di rumah untuk mengalah encik covid 19 dan semoga allah mempermudahkan segala urusan inshaallah _aienaznan_ at april 14 2020 1 comments email this blogthis share to x share to facebook friday 13 december 2019 arungan jiwa dengan nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang dibiarkan layu sebuah harapan teruslah mati segala impian ditinggalkan di adipati kecewa dan derita meraunglah jiwa jiwa kebuluran ditatapnya mata seorang wanita diberikannya airmata sebagai santapan diteguk perlahan dengan rasa binasa tidak hilang haus yang datang hanyalah kekesalan senyum sinis di bibir terlukis puas melihat derita yang dicipta tiada kata maaf yang dibina kesalnya riak bangga untuk segala sengsara sayangnya bunga dipuja tidak lama layulah ia di dalam taman impian segala afwah kini hanyalah dongeng belaka hilang waras dibunuh dalamnya cinta tinggallah segala impian berkubur sepi terlihat datangnya seorang laki laki lesu langkahnya diatur perlahan tersungkur dia tersembam menyembah tanah perlahan dikeluarkan kelopak bunga yang dikumpulkan ditabur perlahan dengan sorotan mata yang kosong seperti separuh jiwanya telah mati ditanam waktu saat dia hampir berlalu ajal tiba menjemputnya berlalu _meghah_ _061219_ at december 13 2019 2 comments email this blogthis share to x share to facebook thursday 5 december 2019 bertemu cahaya dengan nama allah yang maha penyayang lagi maha mengasihani izinkan saya berbicara menggunakan susunan aksara jika ada tersilap bahasanya tersalah maksudnya maafkanlah saya ini jugalah manusia biasa yang tidak pernah lari dari khilaf ruang masa terbuka lagi jalan impian tertebar luas maka ramailah manusia berpusu pusu dalam mencari kebahagian yang mendamaikan dalam bentuk permata yang bekerlipan dalam kesesakan itu terlihatlah saya seorang anak muda yang usianya hampir mengjangkaui dewasa termenung seorang diri seperti kehilangan sesuatu tapi tidak pula dicarinya menghampirinya saya bertanya perlahan kehilangan sesuatu dia berpaling sambil tersenyum dia berkata saya ini orang biasa orang kerdil orang tak punya apa bagaimana pula kehilangan sesuatu saya masih keliru sepertinya dia sedang mencari sesuatu tetapi tidak pula dia kehilangan apa apa saya mengambil masa yang dipinjamkan tuhan percuma duduk di sampingnya menyelami isi hatinya sayang tidak saya punya kuasa deria ke tujuh untuk memahami dan mendengar isi hati manusia dia kemudiannya berpaling kearah saya senyum sinis lalu ditanyakan kepada saya kehilangan sesuatu gila bisik saya saya seperti keliru hilang arah tak semena mena saya seperti hilang akal soalan daripada dia membuatkan saya termenung sama seperti dia perlahan dia menghampiri saya lalu berbisik aku tidak gila barangkali kau yang sedang gila duduk bersama orang yang tidak kau kenal siapa bertanya tentang kehilangannya sedang kau yang sesat hilang arah aku terdiam tiada kata yang mampu aku zahirkan benar kata dia aku bertanya tentang kehilangan sedang aku yang tiada punca aku sendiri mencari apa maknanya hidup mengapa aku ada di sini akal terbatas jiwa kosong tiada alas perlahan airmata mulai membasahi pipi eh air apa ini tiada hujan di sini awan cerah angin juga sepoi sepoi bahasa perlahan dia berkata selama ini langit jiwa kau sendiri kering kosong perasaan yang sudah kemarau kini kembali hujan airmata rahmat membasahi jiwa hampa siapa dia yang sepertinya cukup kenal dengan diri aku sendiri malah lebih daripada aku mengenali diri dia ini malaikat roh hantu gumam di dalam hati sendirian dan dengan mata berkaca yang pecah perlahan lahan saya ini sudah lama meninggalkan segala yang sering menggembirakan saya ini sudah lama tidak berbicara dengan tuhan apa lagi dengan diri sendirian saya ini sudah lama kehilangan cahaya yang digambarkan sebagai keimanan bergoncang seluruh anggota saat saya menyatakan akhirnya di sini di dalam sesaknya dunia orang berlumba lumbaan menjadi anak jagoan menjadi yang perlukan perhatian saya menemukan cahaya tuhan anak muda yang hampir hilang usia memberikan saya satu kenyataan yang perlu saya temukan soalan saya mengapa dia yang bantu saya dalam kesesatan mengapa dia yang tadinya sendirian kini menjadikan saya teman kekeliruan terus memakan sisa sisa waras yang tertinggal di dalam akal kau masih tidak perasan kau masih perlukan masa sendirian kau masih hilang dalam kesesatan aku ini adalah kau yang telah hilang kesempatan aku ini adalah kau yang sering menghilang dalam kesempitan aku ini adalah kau yang sering hilang dalam kesesatan aku ini adalah sisi kau sendiri yang telah kau hilangkan dia berteriak marah tapi dia masih ada di sini tidak pula dia berlalu entah apa yang dia mahu dari aku mungkin dia cuba menguji aku atau mungkin sebenarnya aku dalam program realiti yang ingin bergurau dengan aku mana kamera aku cuba mencari seperti orang gila aku menyelongkor seluruh pelusuk kawasan berhampiran sayang tiada aku ini adalah kau yang semakin meninggalkan usia muda aku ini adalah kau yang hilang ditelan cita cita aku ini adalah kau yang tidak kau endahkan kau biarkan sendiri hidup dengan mengemis dan memakan sisa sisa waktu yang kau siakan diam tak mungkin dia adalah aku aku ini bijak orangnya tidak mudah dibunuh perasaan sendiri aku bukan orang yang mudah mengalah tidak dia bukan aku kau tipu aku ini adalah orang yang jauh berbeza dengan yang kau zahirkan aku ini adalah orang yang akan berjuang habis habisan untuk diri dan teman teman aku ini adalah orang yang sentiasa memberi tanpa mengharapkan aku ini adalah aku kau kau adalah aku yang sering mementingkan sekeliling dunia dan lupa dalam mengejar cita cita kau tinggalkan tuhan tidak aku tidak pernah tinggalkan tuhan aku solat aku masih baca al quran tidak kau ini syaitan bukan solat yang sering kau lewatkan untuk diri dan teman teman al quran yang kau tinggalkan di katil buat perisai segala gangguan jelasnya bukan aku syaitan tapi kau sendiri yang bertemankan syaitan dan menjadi munafik yang bangga dengan perbuatan menangis sendu syahdu pilu aku aku aku cuma nak berusaha untuk yang terbaik aku cuma mahukan segala yang terbaik untuk aku dan semua kau sememangnya ingin yang terbaik tapi kau lupa tuhan mengaturkan semuanya dengan lebih baik dia maha melihat maha mengetahui dia akan selalu ada dalam menghitung dosa dan pahala salahkah aku mengejar cita cita di dunia salahkah aku ingin menjadi yang terbaik dikalangan semua membuktikan yang aku juga selayaknya diterima salahkah aku ingin menghampiri sempurna salahkah tidak aku tidak salah tuhan selalu sayangkan kau sekali pun dia tidak meninggalkan kau disaat kau mencari hilang dia berikan jalan disaat kau meraba dalam gelap dia berikan cahaya dari siang disaat kau memerlukan sayang dia hadirkan keluarga dan rakan rakan dia tidak pernah tidur selalu ada untuk kau dan aku diam dalam terang juga aku masih memerlukan penglihatan dalam sunyi juga aku masih memerlukan pendengaran dalam qiam juga aku masih perlukan anggota untuk mengukuhkan dan semua nikmat ini dari tuhan yang sering aku dustakan tuhan jika ini adalah pengakhiran aku mohon segala keampunan meskipun dengan setiap salah dan laku yang melampaui batasan aku tidak layak dijanjikan syurga sebagai pengakhiran tuhan jika ini adalah sebuah permulaan aku mohon berikan aku peluang untuk membuktikan diri aku insan lemah hina tidak lepas daripada segala dosa dan kekesalan tuhan mendengarkan setiap ucapan jangan pernah berputus asa dengan rahmat tuhan jika belum diberi yang kau mahukan barangkali ada yang lebih baik menanti di hadapan jangan pernah kau lupa beri aku makan jiwa kosong mudah dihuni syaitan akan datang segala gangguan moga kau kuat untuk masa hadapan perlahan saya melihat anak muda tadi berlalu pergi dalam lorong yang sempit tetapi semakin melebar perlahan cahaya mulai menyinari lorong tadi anak muda yang awalnya muram berpaling dan senyum dari gerak bibirnya saya melihat kau boleh aku ada selalu tersentak saya apabila dikejutkan dengan laungan azan ditinggalkan dahulu kisah ini sebagai pengakhiran yang saya kira akan menjadi permulaan moga kita akan selalu dikejutkan dengan jiwa dan perasaan yang kaya dengan rindu kepada tuhan _meghah_ _061219_ at december 05 2019 2 comments email this blogthis share to x share to facebook monday 4 march 2019 menulis untuk diri sendiri dengan nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang sudah lama saya kira jemari saya tidak menari di atas papn kekunci barangkali kerana kekurangan masa barangkali kerana saya yang tidak tahu membahagi masa bagaimanapun ia pada hari ini dan ketika ini saya menulis lagi saya sebenarnya tidak tahu bagaimana ingin menzahirkan perasaan saya ternyata terlalu banyak hal yang telah pun perlahan berbeza terdapat banyak hal yang telah pergi meninggalkan saya tidak lupa juga manusia manusia yang pernah ada kini nama mereka sekadar di kepala di hati sudah hilang semuanya mengertilah saya bahawa masa itu berputar dan ianya malah pantas untuk kita semua paling tidak untuk saya begitu halnya masa bukan lagi mencemburui saya malah dibunuhnya saya perlahan lahan dengan semua memori bersama yang dicipta sesalan adalah teman rapat saya pada ketika ini akan tetapi saya sedang cuba meletakkannya di laut dalam supaya lemas dia di sana saya menjadi hairan mengapa hari hari saya masih lagi berkisar tentang cerita yang sama sedangkan masa itu tadi berputar mengertilah saya bahawa sayalah orangnya yang tidak mahu meneruskan perjalanan setelah itu kini saya mula melangkah meninggalkan hal hal dan orang orang yang telah menjauhi saya bagi saya jika saya bukan siapa siapa buat mereka mengapa mereka harus menjadi yang ada ada di jiwa saya hidup adalah sebuah kitaran yang ulung kita akan berada di paksi yang berbeza maka tidak adil jika kita menyamaratakan semua saya berpendapat ada hal yang kita tidak perlu bandingkan dengan yang lain kerana cepat atau lambat kita pasti akan meraih kejayaan sesuai dengan keperluan kepada yang sedang membaca ketahuilah bahawa apa yang kita harapkan pada suatu masa dahulu tidak akan selamanya kekal untuk kita sedangkan pantai juga berubah ini pula kita manusia bersyukurlah dan jangan pernah menjadikan setiap kesedihan alasan untuk kita terus tertinggal di belakang jika kita merasa penat tentang apa pun yang harus kita lakukan adalah berhenti hirup secawan cokelat panas jika tidak secawan kopi tambah manis secawan teh kemudiannya hiruplah udara segar di kelilingmu dan bernafas dengan tenang setelah merasa puas bangkitlah perlahan jangan gopoh capai tongkatmu buat peneman pegangan sepanjang jalan teruskanlah perjalanan di hadapan akan banyak dugaan yang melintang akan banyak cabaran yang mematah tapi ketahuilah semangatmu adalah lebih dari apa yang kau tahu dan kau bayangkan malah tidak ada sehari pun semangat itu padam doronglah diri mu ke laluan yang kecil kelak akan bertemu jalan besar di penghujungnya di setiap perhentian ketahuilah sudah banyak cabaran diharungi dan sudah banyak isah yang dilengkapi hidup ini adalah untuk sehari lagi jadi jangan pernah mati dalam sepi _ellailain_ at march 04 2019 2 comments email this blogthis share to x share to facebook saturday 26 may 2018 pokok kehidupan read more at may 26 2018 2 comments email this blogthis share to x share to facebook wednesday 25 april 2018 kekasih yang tahu berterima kasih dengan nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang sudah lama saya meninggalkan dunia penulisan lebih lebih lagi apabila semester baharu telah pun bermula maka bermulalah kehidupan tanpa rehat saya bercanda sahaja haha saya telah pun berjaya mengharungi separuh semester dengan keadaan yang waras adakalanya saya hampir menjadi gila barangkali kerana silap saya juga yang tidak tahu menyusun atur jadual hidup apatah lagi menentukan yang mana keperluan dan yang mana kehendak sepertinya kelas ekonomi ya baiklah melihatkan tajuk sahaja sudah pastilah ini adalah sebuah coretan yang manis buat kekasih saya ya dia yang biasa biasa saya yang manis hewhewhew hubungan kami bukanlah hubungan yang biasa biasa terlalu banyak dugaan dan cabaran kami lalui bersama lebih tepat lagi kami redah bersama terlupa bawa payung basah juga akhirnya sejujurnya saya tidak pernah terfikir untuk mencintai dia apatah lagi membiarkan dia mencintai saya akan tetapi hati ini adalah hak allah dan rasa yang terdetik itu juga daripadanya benar kita mampu mengawal cuma terkadang ada hal yang kita sengaja biarkan kerana sayang kita sudah pun berbunga dan berbuah ecewah kekasih saya adalah seorang kekasih yang biasa biasa tiada yang istimewa tentangnya ini menurut orang di sekeliling saya menurut saya dia adalah seorang insan hebat dan juga seorang yang saya sentiasa jadikan penjaga meskipun saya tahu allah jugalah yang menjaga saya akan tetapi kekasih saya juga adalah hadiah terindah yang dihadiahkan allah buat saya dalam masa yang sama dia juga adalah ujian buat saya kerana kita sebagai manusia tidak seharusnya mencintai sesama kita melebihi yang esa hari berganti hari dia semakin menunjukkan cinta dan kasih sayang yang tidak bertepi dia selalu bersama dikala susah dan senang meskipun dia tidak mampu memberikan bantuan dia akan selalu memberikan sokongan dan dia akan menjadi yang pertama menghulurkan tisu buat sapuan airmata yang bercucuran di pipi dia adalah seorang lelaki yang sentiasa mencuba menjadi seperti apa yang saya mahukan dia akan sentiasa mencuba mengadakan apa yang saya hajatkan tetapi dengan cara dia sendiri dia adalah seorang lelaki yang tak pernah jemu dengan sikap saya yang kebudak budakkan dia yang selalu menahan perasaan saat perangai saya minta makian ya dia lelaki yang tidak sempurna tapi sentiasa melengkapkan untuk hari ini coretan ini adalah tanda saya berterima kasih dia telah pergi untuk sebuah pekerjaan yang tidak pernah ada dalam senarai pilihan dia pergi kerana dia mahu ambil satu langkah kehadapan dalam menghalalkan hubungan saya amat berterima kasih untuk kasih sayang yang dia berikan meskipun baru 3 hari kami berjauhan tanpa alat komunikasi yang menghubungkan sayang saya kepada dia tidak berkurangan dan doa saya dia juga sama masih bertahan untuk kalian yang punya cinta tapi mungkin tak kesampaian saya doakan dipermudahkan segala yang kalian impikan doakan juga yang baik baik buat kami berdua di masa hadapan semoga allah mempermudah dan memberikan jalan untuk sebuah hubungan yang halal dan mendapat keberkatan terima kasih s...
|