Meta tags:
Headings (most frequently used words):
cinta, pembangun, jiwa, 2012, seorang, akukah, mujahidah, itu, episod, di, sunday, tuesday, december, novel, amanat, hamba, blog, yang, anda, as, fikrah, sayap, angin, january, 12, 2014, march, 19, 2013, thursday, 13, 11, wednesday, november, 28, october, 21, al, asma, ul, husna, perihalku, pertamaku, kuntum, taman, syurga, buku, keduaku, kumpulan, cerpen, kalimah, ketigaku, pencarian, followers, reranting, info, archive, demi, masa, sahabat, berfalsafah, padaku, perkongsian, menarik, hati, dijaga, mahu, tahu, tarikh, lahir, dalam, kelendar, islam, terima, kasih, adikku, rangkaian, sembangmaya, tenangkan, atmaku, realiti, penyubur, iman, much, can, buah, tangan, ketiga, untuk, semua, dibatasan, waktu, setelah, tahun, tidak, mengarang, puisi,
Text of the page (most frequently used words):
saya (146), yang (121), dan (81), tidak (51), itu (43), ini (38), dalam (34), untuk (33), allah (27), mereka (26), the (24), dengan (22), aku (22), kita (22), dia (21), hari (19), orang (19), dari (19), anak (18), kereta (18), cinta (17), ada (17), #sahabat (17), kerana (16), kata (16), baik (16), sudah (15), jiwa (14), hati (14), nilai (14), diri (14), seorang (13), akan (13), adalah (13), islam (13), sebuah (13), abah (13), jalan (13), can (11), lebih (11), jika (11), ketika (11), semua (11), namun (11), sendiri (11), malu (11), adik (11), muslimah (11), waktu (10), apa (10), like (10), adakah (10), melihat (9), october (9), march (9), perasaan (9), masih (9), satu (9), lagi (9), tetapi (9), mujahidah (9), thoyba (9), mursyidah (9), seperti (9), tanpa (9), sebagai (9), saat (9), apabila (8), september (8), december (8), menjadi (8), mahu (8), surah (8), ayat (8), demi (8), sydney (8), harus (8), lain (8), raya (8), bersama (8), november (7), january (7), arah (7), masa (7), buat (7), rumah (7), and (7), akukah (7), labels (7), posted (7), bukan (7), kembali (7), sungguh (7), kami (7), berhenti (7), ummi (7), february (6), april (6), may (6), june (6), august (6), 2012 (6), hamba (6), tangan (6), pembangun (6), maka (6), hidup (6), kasih (6), anda (6), kepada (6), sama (6), sahaja (6), dua (6), bumi (6), amat (6), hendak (6), pada (6), juga (6), jadi (6), memberi (6), novel (6), comments (6), sedikit (6), pernah (6), setelah (6), semakin (6), tiba (6), menunggu (6), mula (6), hanya (5), perkahwinan (5), 2013 (5), much (5), seandainya (5), agar (5), seharusnya (5), terima (5), rindu (5), tentang (5), pun (5), ramai (5), terus (5), ilmu (5), kali (5), benar (5), lalu (5), sebab (5), setiap (5), want (5), coffee (5), menjaga (5), atau (5), malaysia (5), dimana (5), islami (5), sedang (5), perjalanan (5), selama (5), betapa (5), lama (5), memandu (5), kaki (5), kakak (5), tahun (5), kau (5), bakal (5), swt (5), itulah (5), semoga (5), july (4), amanat (4), mata (4), kalian (4), melakukan (4), mempunyai (4), jangan (4), adab (4), blog (4), kalau (4), alhamdulillah (4), rasa (4), boleh (4), isteri (4), antara (4), put (4), water (4), see (4), menemukan (4), daripada (4), segala (4), perjuangan (4), karya (4), pemikiran (4), selamat (4), masyarakat (4), sedar (4), berbuat (4), sikap (4), apatah (4), minyak (4), kenapa (4), angin (4), newcastle (4), jam (4), macquarie (4), biasa (4), mungkin (4), tiada (4), berjalan (4), daun (4), cuaca (4), episod (4), terasa (4), perempuan (4), ianya (4), for (4), terbiasa (3), mencari (3), sempurna (3), kemudian (3), hilal (3), asyraf (3), buah (3), ketiga (3), 2014 (3), muslim (3), muda (3), mampu (3), insan (3), tanda (3), lantaran (3), adanya (3), wanita (3), indah (3), lelaki (3), dunia (3), kekuatan (3), tahu (3), nabi (3), tapi (3), amal (3), atas (3), years (3), lupa (3), berguru (3), asyik (3), segalanya (3), ingin (3), malam (3), past (3), sebenarnya (3), pelajar (3), cukup (3), baru (3), peluang (3), kisah (3), sayang (3), feel (3), don (3), this (3), ayuh (3), teliti (3), menarik (3), keluar (3), air (3), pot (3), those (3), beans (3), luluh (3), erti (3), apakah (3), terbitan (3), telaga (3), biru (3), sdn (3), bhd (3), tangga (3), dakwah (3), amin (3), fikrah (3), persoalan (3), fikir (3), masuk (3), dirinya (3), sekadar (3), negara (3), oleh (3), kadang (3), tanah (3), sesuatu (3), semula (3), pasti (3), membuat (3), luar (3), dapat (3), dingin (3), bahawa (3), mengisi (3), mengambil (3), kering (3), banyak (3), kehidupan (3), pulang (3), musim (3), lorong (3), isyarat (3), henti (3), pemandu (3), cepat (3), memberikan (3), seketika (3), bahaya (3), ketakutan (3), kepala (3), subhanallah (3), sekali (3), hingga (3), besar (3), sistem (3), perlu (3), andai (3), sehingga (3), berubah (3), hambanya (3), tak (3), merasa (3), dewasa (3), peranan (3), keluarga (3), terlalu (3), diam (3), sering (3), ruang (3), layak (3), kuasa (3), periang (3), zahirkanlah (3), melalui (3), kamu (3), pesimis (3), rata (2), kesempurnaan (2), selepas (2), realiti (2), 2009 (2), 2010 (2), 2011 (2), unt (2), generasi (2), bila (2), menikah (2), hujan (2), awan (2), ialah (2), tetap (2), alam (2), terkadang (2), suatu (2), com (2), muhammad (2), saw (2), bentuk (2), rupa (2), umar (2), musuh (2), maksiat (2), naluri (2), mendorong (2), berbisik (2), mengundang (2), bergulir (2), mengelabui (2), berkecamuk (2), insani (2), kusedar (2), dibatasan (2), dibicarakan (2), perpisahan (2), amanah (2), membawa (2), penulisan (2), kini (2), pertama (2), ramadhan (2), cerita (2), okey (2), agak (2), post (2), pasal (2), punya (2), berapa (2), awak (2), mana (2), got (2), same (2), feeling (2), hungry (2), yet (2), eat (2), fly (2), wherever (2), minda (2), elak (2), suami (2), baqarah (2), belajar (2), anbiyaa (2), panas (2), pendinding (2), suka (2), perkongsian (2), paling (2), mulia (2), carrots (2), eggs (2), that (2), powder (2), soft (2), get (2), very (2), hard (2), better (2), make (2), pakaian (2), nasihat (2), rezki (2), sabar (2), palsu (2), ekspresi (2), info (2), buku (2), harga (2), secara (2), kuntum (2), taman (2), syurga (2), agama (2), suci (2), sebetulnya (2), moga (2), kebaikan (2), posts (2), berbanding (2), berada (2), sesama (2), menggelarkan (2), mujahid (2), keindahan (2), semata (2), kalangan (2), turut (2), pendakwah (2), mengetahui (2), begitulah (2), belum (2), mengikut (2), kemanusiaan (2), ikin (2), motor (2), bergelut (2), rupanya (2), sifat (2), aini (2), terdiam (2), stesen (2), perut (2), sampai (2), mengangkat (2), kurang (2), faham (2), membeli (2), menempuh (2), bandar (2), sesak (2), universiti (2), dibina (2), terhadap (2), sekitar (2), teman (2), usaha (2), sementelah (2), membiarkan (2), budaya (2), begitu (2), angguk (2), kanan (2), pusingan (2), dahi (2), dihadapan (2), seolah (2), olah (2), sehala (2), hampir (2), menangis (2), bunyi (2), hon (2), pusing (2), balik (2), izzaty (2), nafas (2), kebimbangan (2), pengguna (2), ingat (2), menunjukkan (2), sembilan (2), hala (2), laluan (2), jauh (2), situasi (2), sepanjang (2), kebiasaan (2), nanti (2), bertemu (2), pejalan (2), australia (2), mapel (2), ketenangan (2), langkah (2), serasa (2), makin (2), sekejap (2), jaket (2), dipakai (2), terjangkakan (2), tuhan (2), menerima (2), sunday (2), hidayah (2), walau (2), nikmat (2), mengalir (2), gerak (2), mengarang (2), ambil (2), materi (2), percayalah (2), ertinya (2), menghargai (2), cuba (2), mensia (2), siakan (2), berusaha (2), hiba (2), masing (2), kat (2), beerti (2), bilik (2), anaknya (2), dulu (2), yakin (2), semuanya (2), tubuh (2), tuesday (2), khilaf (2), allahuakbar (2), mengurniakan (2), menghitung (2), jemari (2), patah (2), bertempat (2), persepsi (2), mujahadah (2), laju (2), jodoh (2), ilahi (2), penting (2), perbuatan (2), bujang (2), sangat (2), ilham (2), all (2), but (2), not (2), sayap (2), picture, window, theme, powered, blogger, penyubur, iman, fantasi, kecewa, kecacatan, masyitah, tenangkan, atmaku, sembangmaya, rangkaian, bukhari, ibnu, mas, wahai, diantaramu, hendaklah, terjaga, kemaluan, terpelihara, sekaki, payung, berteduh, bawahnya, tanaman, memerlukan, siraman, bergerak, dipayunginya, papan, jalanan, memerlukannya, tersesat, terbabas, ikuti, baja, pohon, memerlukanya, siapapun, apapun, menghargainya, adikku, tuah, iskandar, haj, sempurnalah, kelemahan, sebalik, klik, sini, http, www, islamicdates, asp, yes, tarikh, lahir, kelendar, harta, benda, saidina, khattab, sesungguhnya, mencapai, kemenangan, kelebihan, nescaya, bilangan, kelengkapan, segi, ago, luv, anz, dijaga, berbicara, soal, sebut, kahwin, habis, inilah, keberkatan, murid, bacalah, bandingkanlah, para, memberiku, hayat, muka, aturan, ipg, kam, penulis, hikmah, syiekh, ibrahim, kattani, nama, gah, bidang, mendengar, namanya, berumur, sungguhlah, menguji, pengalaman, terjadi, seingat, kedua, menyampah, benda2, sebegini, nak, share, pembaca, semacam, beritahu, sisa, makanan, sinki, dibuang, takkan, saja, macam, artikel, cuplik, hayati, sesekali, rehatkan, assalamualaikum, khabar, pertunangan, ayat2, quran, diamalkan, bergaduh, 102, pandai, lembut, baran, hasyr, malas, sekolah, toha, akhir, taubah, bagi, ruum, baca, 33x, dibaca, tiup, spray, keliling, terbaik, berakhlak, carrot, egg, bean, three, pots, over, fire, first, some, second, third, cofffee, had, been, grounded, inti, boiling, problems, life, tough, strong, come, out, weak, tired, lost, hopes, give, cab, start, with, sensitive, heart, end, unfeeling, inside, hate, others, ourselves, become, hearted, doesn, change, drink, hotter, its, taste, something, good, about, difficulties, face, grow, experience, world, around, berfalsafah, padaku, archive, khalifah, mengamati, lidah, memikirkan, takwa, merenungkan, jenis, mendapatkan, tegur, sis, ppsmi, perjalananku, palestin, liberisme, kenangan, isu, semasa, iktibar, hadiah, futur, feminisme, catatan, reranting, followers, pencarian, ketigaku, keduaku, kumpulan, cerpen, kalimah, pts, litera, rm17, rm19, tempah, online, pertamaku, view, complete, profile, nawaitu, berkongsi, seberapa, visi, menjunjung, mendaki, wadah, mengembangkan, diberi, kemudahan, usia, menakah, angka, sudi, menghulur, bantu, tunjuk, ajar, bebas, saranan, kritikan, kutukan, harap, membina, lebarkan, sebarang, pertanyaan, hubungi, nurainiruzi, gmail, perihalku, asma, husna, subscribe, atom, home, older, fikirkan, mengekalkan, umum, menerus, kelompok, selesa, menzahirkan, membuka, skop, beribadah, mempamerkan, menonjolkan, dibibir, astaghfirullah, alangkah, indahnya, dipraktikkan, sesungguh, sungguhnya, khususnya, kadangkala, terperangkap, mudah, diambil, kesempatan, menyedihkan, menular, buruk, sangka, berleluasa, individu, sefikrah, sekepala, namakan, mengutip, mengenal, berhemah, jalanraya, peraturan, menghukum, membuta, tuli, melangkaui, terhakis, saban, puncanya, menafikan, takut, disitulah, tumpah, darah, merekah, akar, umbi, bermula, implimentasi, fadzilah, isi, menahannya, diserahkan, nampak, video, keseorangan, diperiksa, rakaman, cctv, sekumpulan, berdiri, memandang, peristiwa, bertindak, kemana, jenayah, dasyat, pantang, mangsa, samun, culik, rogol, kes, penjenayah, bayaran, kaunter, menghirup, jus, oren, terhenti, ain, berminat, menyertai, perbincangan, enjin, dihidupkan, dinikmati, tenang, terbawa, bawa, tabiat, sudahlah, asyikin, berseloroh, sambil, memulas, botol, kening, double, espresso, meninggalkan, dompet, pintu, dikunci, dek, keyakinan, persekitaran, sewaktu, singgah, tangki, minuman, membasahkan, tekak, taree, menaiki, tren, tiga, tambah, berseri, pantai, pantainya, cantik, nobbys, mereweather, jurusan, perubatan, unik, bangunan, melebihi, ketinggian, pokok, kecintaan, ditekankan, mendalam, menakutkan, dibumi, berpijak, perjuangkanlah, segenap, sudut, tersedia, sistemnya, budayanya, orangnya, bersalah, berujar, makan, garam, pencinta, pelakar, transformasi, terjajah, negatif, lamanya, mengenepikan, sehari, along, susah, berfikir, sedangkan, menjangka, mempersoalkan, tindakan, menerangkan, suasana, mengangguk, teingat, bercuti, seprti, hinggalah, kenderaan, sebelah, bertali, arus, tebak, dipinta, memperlahankan, lalun, demikian, berpaling, melemparkan, senyuman, selesai, melakukannya, riak, marah, wajah, leganya, berkerut, dibelakang, kaku, sangkaan, meleset, membayangkan, kuat, kesat, separuh, menjerit, menggeletar, berlaku, kemalangan, dimarah, berselirat, peka, sewa, menghala, bertentangan, peluh, merenik, menoleh, noleh, tingkap, berhampiran, kawasan, kingsford, pukul, panik, gps, gunakan, berfungsi, pemanduan, tentu, bercambah, tersedarkan, asing, pemandunya, bertoleransi, berbalas, balas, malah, signal, berpeluang, melbourne, kembara, selatan, diimplimentasikan, dipersoalkan, setempat, murni, risaukan, menganiaya, sekalipun, mudahkah, beri, pijak, alah, bukankah, mestilah, rakyatnya, patuh, berkata, begini, diarah, dipinggir, kiri, jangkaan, dilakukan, tercinta, melepasi, sebelum, melintas, lampu, seakan, terpaku, dipandu, dijalan, biarlah, lambat, manapun, keseberang, pusat, belah, center, terletak, village, terletaknya, disitu, menelusuri, berbata, merah, disepanjang, kecil, dipenuhi, menerbitkan, sengaja, perlahankan, longgokan, berwarna, coklat, pekat, filem, mohabbatein, pula, perubahan, menentu, luruh, menghampiri, rintik, datang, timbul, matahari, memanaskan, ditanggalkan, beberapa, berpiuh, meresap, tulang, permainan, penerangan, senior, peralihan, selalunya, merupakan, faktor, ubah, merencanakan, bermakna, terpulang, ikhlas, cara, pilih, kususun, menolak, seru, menadah, kejam, sirna, lingkungan, dusta, mara, mencarimu, daerah, lesu, memintaku, bangun, bercempera, pelbagai, puisi, wednesday, yati, din, tusyen, harapkan, bahagia, selamanya, tugasnya, soleh, solehah, apalah, pelajaran, setinggi, terperosok, belajarlah, tuamu, siapa, menyayangimu, seluas, lihat, menyakiti, membelakangkan, keputusan, diputuskan, terfikir, tingginya, kesabaran, telah, pergunakan, tebus, hamparan, bakti, kuatkanlah, melipatgandakan, mesti, berbaki, kerinduan, melupakan, berkurangan, kekosongan, terusan, menyoal, nunggu, menyuruh, berkali, menelan, liur, mengacah, acah, nurani, tugasan, membantah, asilah, tolong, lengkuas, cuci, hana, basuh, pinggan, dapur, perilaku, tutur, matang, sehinggakan, terpana, terlepas, entah, mengapa, sayu, hadir, siaga, lamunan, memperlihatkan, penat, dirasakan, penerbangan, hilang, gembira, kepangkuan, tatap, tampang, kurus, pendiam, ingatan, terbersit, mulut, sementara, mengajar, kecuali, dihias, pengantin, manalah, bersanding, tersenyum, mengusik, menjengah, kamar, ditinggalkan, kemas, tersusun, pandang, merekalah, mempersiapkan, udara, hangat, menyapa, menjejakkan, kelantan, kelihatan, menanti, lapangan, terbang, kota, bharu, membendung, dakap, persatu, teramat, kampung, halaman, merantau, dinegeri, kepulangan, comment, berkahilah, seteguh, keimanan, batasan, menduga, memekar, thursday, kenal, mengukir, persefahaman, bezanya, renung, baiknya, serba, kekurangan, seseorang, agamanya, tarbiahnya, kesedarannya, seiring, melayari, bahtera, meredhai, memberkati, kecukupan, miliki, berbeza, keluargamu, suamimu, bergetar, menulis, menyampaikan, pesanan, mengampuni, hal, menjadikan, muslimin, bersuara, dilabel, memiliki, lantang, menyumbangkan, idea, betulkan, janganlah, membantutkan, fahami, mohon, kemaafan, entri, mengguris, hakikatnya, dipisahkan, tunggu, sempitkan, fikiran, menyusahkan, menyulitkan, sesebuah, urusan, salah, simpanlah, tahanlah, tawamu, jagalah, pertuturanmu, kelak, hatimu, imammu, perilakunya, bujangnya, ibu, tersentak, tertahan, geleng, istighfar, memenuhi, mengurangi, sedikitpun, kekesalan, merajai, ditentukan, bercampur, aduk, katarsis, menyebabkan, perlahan, lahan, dimuara, pertuturan, putaran, mempertemukan, iaitu, menggalas, kesal, diluangkan, bertanya, cukupkah, kutip, ibadahku, setimpal, kurniakan, layakkah, peribadiku, mampukah, membahagiakannya, berputar, sukar, menuntut, belek, helaian, sebak, menyedari, menukilkan, perihal, mulai, hipokrit, mengampunkan, kerdil, menumbuhkan, kesedaran, iklim, ikut, berkat, tarbiyah, serta, jentikan, turunkan, mengawal, perkataan, agung, agungkan, tanam, kukuh, dibentengi, keegoaan, saudara, mengenali, bercakap, kala, gurauan, zahirnya, berpakaian, ditegur, jaga, tingkah, laku, memberontak, menyangka, menyandang, tugas, panjang, hikmahnya, membuyar, mengimbas, menghunjam, nubari, setulusnya, rahman, tuhanmu, manakah, dustakan, mac, menuju, menyiapkan, berlatar, belakangkan, sebanyak, peribadinya, sentiasa, berlajar, ahri, terjual, pasaran, oktober, diterbitkan, manfaat, salam, peace, free, god, wrong, dreaming, again, without, turning, back, forgetting, images, joy, seeing, when, only, everything, seems, dull, explore, mysterious, forest, swim, wide, ocean, climb, huge, mountain, through, these, maturity, maybe, too, young, everyone, happy, doing, mistake, real, bersaksi, marsum, kosong, ilusi, samaku, reguk, telusuri,
Text of the page (random words):
can only feel the joy of seeing and forgetting all those images without turning back o god am i wrong for dreaming again i want to be free as much as i can peace posted by thoyba mursyidah at 9 01 pm 3 comments labels ekspresi amanat cinta seorang hamba buah tangan ketiga untuk semua selama 2 tahun saya mengambil masa untuk menyiapkan novel yang berlatar belakangkan australia sebanyak 80 secara peribadinya novel ini adalah sebuah perjalanan seorang muslim yang sentiasa berlajar dari hari ke ahri untuk menjadi muslim yang lebih baik novel ini sudah terjual di pasaran pada oktober 2013 yang lalu dan diterbitkan oleh telaga biru sdn bhd semoga ianya memberi manfaat buat semua salam sayang thoyba mursyidah posted by thoyba mursyidah at 8 48 pm 3 comments labels karya tuesday march 19 2013 akukah mujahidah itu episod 6 sebuah langkah hari ini 19 mac 2013 lebih kurang 9 hari lagi menuju perkahwinan saya subhanallah alhamdulillah allahuakbar maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ar rahman saya sendiri tidak menyangka menemukan jodoh ketika masih menyandang tugas sebagai pelajar namun itulah kuasa allah swt dan saya yakin besar ertinya untuk perjalanan yang masih panjang hikmahnya makin terasa membuyar dalam jiwa hari demi hari apabila saya mula mengimbas kembali perjalanan hampir 23 tahun sebagai seorang perempuan islam yang bujang persoalan demi persoalan menghunjam nubari adakah saya setulusnya menjaga hati ini untuk bakal suami saya saya yang pesimis itu aku tak kisah apa orang kata yang penting aku jadi diri sendiri ya itulah yang sering saya agung agungkan saya tanam dalam diri dan ianya kukuh dibentengi keegoaan sahabat dan saudara mengenali saya sebagai seorang yang periang dan bercakap sangat banyak kadang kala gurauan saya tidak pernah berhenti tetapi zahirnya saya berpakaian muslimah dan apabila ditegur untuk diam jaga tingkah laku saya memberontak itulah saya namun allah itu sangat baik dia menumbuhkan kesedaran dan tidak membiarkan saya hidup dalam iklim pesimis dan ikut kepala sendiri terima kasih ya allah berkat tarbiyah dan dakwah sahabat sahabat serta jentikan hidayah melalui ilham ilham yang allah turunkan ketika saya mengarang karya saya cuba mengawal segala perbuatan dan perkataan sungguh ianya sukar sungguh ia menuntut kuasa sebuah mujahadah saya belek helaian novel pertama saya kuntum cinta di taman syurga saya sebak dan malu apabila menyedari jemari ini menukilkan perihal malu seorang muslimah dan saya mulai ketakutan ketakutan ilmu tanpa amal serasa diri ini hipokrit semoga allah mengampunkan diri yang kerdil ini waktu berputar saat menghitung hari untuk menggalas amanah sebagai isteri saya merasa kesal dan malu atas masa yang diluangkan ketika allah mengurniakan masa bujang sering saya bertanya adakah saya mensia siakan waktu muda saya cukupkah ilmu yang aku kutip apakah ibadahku ini setimpal dengan si dia yang allah kurniakan layakkah aku untuk si dia dengan peribadiku yang lalu mampukah aku membahagiakannya ya semuanya bercampur aduk dalam ruang katarsis semakin lama menyebabkan perasaan hiba mengalir perlahan lahan dimuara jiwa betapa muslimah itu seharusnya menjaga dirinya baik dari pertuturan perbuatan dan perasaan dan untuk itu allah menunjukkan kepada saya melalui putaran waktu allah mempertemukan saya dengan muslimah muslimah lain ketika ini yang membawa pemikiran pesimis saya yang dulu iaitu aku tak kisah apa orang kata yang penting aku jadi diri sendiri saya tersentak nafas saya tertahan saya geleng laju laju istighfar tidak henti henti memenuhi ruang hati saya tidak mahu mereka mengurangi walau sedikitpun harga sebagai muslimah dalam diri mereka saya tidak mahu kekesalan merajai diri saat bertemu jodoh yang ditentukan ilahi buat muslimah yang periang simpanlah sikap itu tahanlah tawamu jagalah pertuturanmu kerana kelak apa yang harus dibicarakan hatimu andai bakal imammu nanti amat amat menjaga perilakunya saat dia melalui masa bujangnya apakah tidak kamu merasa malu kerana kamu bakal jadi isteri jadi ibu jangan salah faham saya mohon kemaafan andai entri ini mengguris hati namun itulah hakikatnya muslimah dan mujahadah tidak dapat dipisahkan tunggu jangan sempitkan fikiran malu itu perlu bertempat bukan semua situasi kita menjadi malu itu boleh menyusahkan dan menyulitkan sesebuah urusan satu hal yang terkadang menjadikan sifat malu itu tidak bertempat adalah persepsi bahawa perempuan harus diam dan angguk sahaja jika bersama sama muslimin jika ada yang bersuara perempuan itu dilabel sebagai tidak memiliki rasa malu apatah lagi buat yang lantang menyumbangkan idea betulkan persepsi ini muslimah itu perlu mempunyai malu tetapi janganlah sehingga membantutkan usaha dakwah dan perjuangan fahami itu muslimah yang periang zahirkanlah perasaan itu hanya dihadapan sahabat sesama muslimah zahirkanlah perasaan itu ketika berada dalam keluargamu zahirkanlah perasaan itu hanya pada suamimu allah bergetar jemari ini menulis patah demi patah kata kerana ianya saya masih lagi berusaha ke arah itu saya sedar dan amat sedar bahawa saya tidak layak untuk menyampaikan sebuah pesanan ini saya tidak layak semoga allah mengampuni saya dua dunia berbeza saya tidak terlalu kenal dia hingga gerak waktu mula mengukir sebuah persefahaman tentang diri saya dan dia antara kami terlalu besar bezanya setiap kali saya renung kembali betapa baiknya allah swt kerana dengan diri saya yang amat serba kekurangan ini dia mengurniakan seseorang yang baik ilmu agamanya tarbiahnya dan kesedarannya sungguh saya malu dengan allah swt hingga kini saya menghitung khilaf sendiri terasa tidak layak untuk seiring bersama melayari bahtera rumah tangga namun itulah kuasa allah swt yang amat baik terhadap hamba hambanya semoga allah meredhai perkahwinan ini semoga allah swt memberkati dirinya kerana dengan segala kecukupan yang dia miliki dia menerima diri ini sebagai bakal isteri subhanallah alhamdulillah allahuakbar posted by thoyba mursyidah at 1 21 am 2 comments labels akukah mujahidah itu thursday december 13 2012 cinta dibatasan waktu naluri mendorong rindu jiwa berbisik mengundang asyik segalanya bergulir mengelabui mata hati berkecamuk perasaan insani kusedar cinta mula memekar namun batasan waktu menduga seteguh mana keimanan kita aku insan khilaf ya allah berkahilah kami posted by thoyba mursyidah at 9 43 pm 1 comment labels erti sebuah cinta tuesday december 11 2012 akukah mujahidah itu episod 5 kepulangan hari ini sudah sembilan hari saya pulang ke kampung halaman setelah dua tahun merantau dinegeri orang sydney alhamdulillah udara hangat menyapa tubuh saat menjejakkan kaki di bumi kelantan kelihatan ummi abah dan adik adik sudah menanti di ruang menunggu lapangan terbang kota bharu saya tidak mampu membendung rindu lalu saya dakap setiap tubuh satu persatu rindu teramat terima kasih ya allah pulang ke rumah tidak banyak yang berubah kecuali bilik baru yang sudah dihias indah kata ummi itu bilik pengantin manalah tahu jika ada anak anaknya yang bakal bersanding saya tersenyum ummi tidak pernah berubah suka mengusik anak anaknya seperti dulu saya menjengah ke kamar saya yang sudah lama ditinggalkan kemas segalanya tersusun saya pandang adik adik perempuan saya saya yakin merekalah yang mempersiapkan semuanya terima kasih adik penat yang dirasakan dalam waktu penerbangan mula hilang mungkin kerana terlalu gembira dapat kembali kepangkuan keluarga saya tatap tampang abah yang semakin kurus namun sikap abah yang pendiam tetap menjadi ingatan rindu buat saya diam abah sering beerti setiap kata kata yang terbersit dari mulut abah lebih beerti sedikit demi sedikit perpisahan sementara antara kami mengajar saya erti menghargai semakin dewasa adik adik saya semakin dewasa perilaku dan tutur kata mereka matang sekali sehinggakan saya terpana seketika adakah saya terlepas saat saat indah bersama mereka entah mengapa hati saya sayu sekali saya seorang kakak yang hadir saat mereka sudah siaga untuk menempuh hidup namun lamunan saya tidak lama apabila allah memperlihatkan saya satu episod baru dalam kehidupan yati ambil din di tusyen hana basuh pinggan kat dapur amin cuci tangga kat luar asilah tolong ambil lengkuas untuk ummi saya terdiam lagi saya sebenarnya menunggu nunggu ummi menyuruh saya tetapi tiada berkali kali saya menelan liur terasa ada sesuatu yang mengacah acah nurani apabila melihat adik adik melakukan tugasan tanpa membantah seolah olah sudah tahu peranan masing masing saya tidak fikir ummi melupakan saya saya tidak fikir begitu hiba terasa melihat peranan saya sendiri semakin berkurangan untuk keluarga tanpa sedar saya menangis sendiri luluh jiwa saya luluh adik adik saya yang mulia mengisi kekosongan jiwa ummi dan abah dan saya terus terusan menyoal diri adakah saya ini seorang anak dan kakak yang baik untuk keluarga saya harus melipatgandakan peranan saya sebagai anak dan kakak saya mesti saya tidak mahu mensia siakan waktu yang berbaki mereka hidup dalam kerinduan selama ini dan saya pasti mereka berusaha menjaga perasaan saya saat saya kembali masa yang telah saya pergunakan di sydney selama dua tahun akan cuba saya tebus dengan hamparan cinta dan bakti ya allah kuatkanlah hati ini bukan materi anak tugasnya menjadi soleh dan solehah apalah ertinya pelajaran setinggi awan tetapi adab terperosok ke perut bumi anak belajarlah menghargai orang tuamu percayalah tiada siapa yang akan menyayangimu seluas kasih mereka anak lihat kembali adakah pernah kau menyakiti mereka adakah pernah kau membelakangkan mereka saat sebuah keputusan diputuskan adakah pernah kau terfikir betapa tingginya kesabaran mereka untuk melihat kau dewasa bukan materi yang mereka harapkan percayalah mereka hanya ingin melihat kau bahagia selamanya posted by thoyba mursyidah at 6 41 pm no comments labels akukah mujahidah itu wednesday november 28 2012 setelah 3 tahun tidak mengarang puisi kata yang sedang kususun bercempera pelbagai hala gerak jiwa memintaku bangun dari sebuah daerah lesu dan mara mencarimu aku yang merasa kesempurnaan rupanya palsu tiada yang benar dalam lingkungan dusta ketenangan sirna tanpa cinta dan tuhan tidak kejam bila nikmat terus mengalir walau tangan tidak menadah hati menolak seru hidayah posted by thoyba mursyidah at 8 10 pm 2 comments labels karya sunday october 21 2012 akukah mujahidah itu episod 4 cuaca tak terjangkakan saya masih bergelut dengan perubahan cuaca yang tidak menentu sementelah musim luruh makin menghampiri rintik hujan datang sekejap sekejap dan kemudian timbul matahari memanaskan bumi jaket yang dipakai ditanggalkan tetapi beberapa jam kemudian angin berpiuh dingin dan meresap ke tulang jaket dipakai semula begitulah sydney dalam permainan cuaca yang tidak terjangkakan namun atas penerangan dari kakak kakak senior peralihan musim selalunya merupakan antara faktor cuaca berubah ubah sepanjang hari namun saya pasti tuhan sudah merencanakan sesuatu yang bermakna buat hambanya terpulang pada hamba hambanya sama ada mahu ikhlas menerima kehidupan dengan cara yang mereka pilih hari ini saya berjalan kaki ke pusat membeli belah macquarie center yang terletak agak jauh juga dari macquarie village dimana terletaknya rumah saya disitu berjalan kaki menelusuri rumah rumah berbata merah disepanjang lorong lorong kecil yang dipenuhi dengan daun daun mapel kering itu menerbitkan satu ketenangan dalam jiwa sengaja saya perlahankan langkah untuk melihat longgokan daun daun mapel kering yang sudah pun berwarna coklat pekat serasa seperti dalam filem mohabbatein pula pengguna jalan raya saya terus berjalan sehingga bertemu jalan raya tanpa diarah saya berhenti dipinggir jalan dan melihat kiri dan kanan jangkaan saya seperti biasa yang biasa dilakukan di tanah air tercinta pejalan kaki akan menunggu kereta melepasi mereka sebelum melintas apatah lagi jalan raya yang tidak mempunyai lampu isyarat namun hari itu saya seakan terpaku seketika apabila kereta yang dipandu dijalan raya australia berhenti dan memberikan laluan biarlah lambat atau cepat manapun kita berjalan pemandu akan menunggu sehingga semua pejalan kaki selamat sampai keseberang mungkin ada yang akan berkata begini bukankah itu sistem mestilah rakyatnya akan patuh alah itu sebab mereka sudah biasa ingat mudahkah hendak beri jalan kepada orang nanti yang lain pijak kepala jika kerana sistem adakah kita semua akan benar benar mengikut sistem jika ia diimplimentasikan kenapa harus dipersoalkan kebiasaan atau bukan kebiasaan orang setempat untuk melakukan nilai nilai murni apatah lagi nilai nilai islami kenapa perlu risaukan orang lain menganiaya kita andai kita berbuat kebaikan di jalan raya atau dimana sahaja sekalipun saya berpeluang memandu kereta di sekitar sydney dan melbourne sepanjang kembara di bumi selatan subhanallah rasa sungguh selamat sekali hingga tidak tersedarkan saya sedang memandu di sebuah bandar besar dalam negara asing pemandunya sungguh bertoleransi tidak ada situasi berbalas balas hon malah sungguh ramai yang baik hati memberikan jalan jika ada yang memberi signal saya masih ingat ketika memandu berhampiran dengan kawasan kingsford bersama sahabat sahabat waktu itu jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam sahabat sahabat yang turut bersama panik tiba tiba kerana gps yang kami gunakan tidak berfungsi pemanduan saya jadi tidak tentu hala kebimbangan mula bercambah kerana laluan untuk kembali ke macquarie masih jauh allah kenapa semua kereta menghala ke arah bertentangan peluh dingin merenik di dahi saya sahabat baik saya izzaty menoleh noleh ke luar tingkap kereta ini jalan sehala bahaya berhenti aini pusing balik pusing balik izzaty separuh menjerit saya menarik nafas dalam dalam tangan saya menggeletar kebimbangan berlaku kemalangan dan ketakutan dimarah pengguna jalan raya lain berselirat dalam kepala saya setelah peka kereta itu kami sewa bersama sama allah kalau tidak berhenti bahaya kalau berhenti tiba tiba pun bahaya apa yang harus aku buat saya hampir menangis saya mula membayangkan bunyi bunyi hon yang kuat dan kata kata kesat sangkaan meleset eh dahi saya berkerut apabila kereta dihadapan dan dibelakang kereta kami memberikan isyarat berhenti jalan yang sesak itu menjadi kaku seketika seolah olah menunggu saya untuk membuat pusingan agar keluar dari jalan sehala itu cepat cepat saya membuat pusingan dan mengangkat tangan tanda terima kasih setelah selesai melakukannya tiada riak marah pun pada wajah mereka betapa leganya hati saya ketika itu teingat saya ketika memandu bersama abah di malaysia ketika pulang bercuti musim panas saya memandu seprti biasa hinggalah sebuah kenderaan dari lorong sebelah kanan memberi isyarat hendak keluar kereta kereta dari arah saya bertali arus tanpa henti saya tebak si pemandu mungkin sudah lama menunggu tanpa dipinta saya memperlahankan kereta dan memberi lalun kepada kereta itu mungkin kerana sudah terbiasa dengan budaya jalan raya di sydney saya berbuat demikian pemandu kereta itu berpaling ke arah saya dan abah lalu melemparkan senyuman saya sudah menjangka abah mempersoalkan ti...
|