Meta tags:
description= berfikir-berbuat-bermanfaat;
Headings (most frequently used words):
the, of, entries, ramadhan, and, sholat, tarawih, rakaat, bangsa, dalam, dan, shofiyullah, world, latest, talk, show, halal, food, indahnya, perbedaan, doa, bagi, orang, yg, sdh, meninggal, responsibility, muslim, scholar, to, develop, islamic, science, knowledge, in, modern, age, future, islam, normative, institutional, patterns, change, dalil, naqli, 20, sejarah, dialektika, agama, kekuasaan, kiprah, pemikiran, politik, wahid, hasjim, membangun, indonesia, prediksi, awal, bulan, 1433, hijriyah, integrasi, interkoneksi, sebuah, catatan, recent, browse, popular, tags, meta, friends, links, laman, arsip, bulanan,
Text of the page (most frequently used words):
yang (468), the (419), dan (345), and (173), dalam (160), islam (149), dengan (148), tidak (142), ini (139), pada (130), dari (123), itu (111), adalah (92), oleh (92), #rakaat (89), negara (89), untuk (88), wahid (79), bahwa (79), shalat (79), orang (73), agama (68), sebagai (68), indonesia (67), that (61), karena (60), ada (57), bulan (55), tarawih (55), kita (55), muslim (52), juga (52), mereka (50), islamic (49), menjadi (48), muslims (48), for (48), not (48), hasjim (47), ramadhan (43), maka (43), bin (43), hadis (42), akan (40), with (39), lain (38), atau (37), dasar (37), allah (37), politik (36), hal (36), saat (34), dua (34), lebih (34), this (34), ilmu (33), science (32), baik (32), umat (32), are (32), has (32), sudah (31), imam (31), secara (30), tetapi (30), atas (29), bagi (29), their (29), have (29), 1945 (28), seperti (27), satu (27), telah (27), tokoh (27), para (27), kyai (26), dalil (26), dilakukan (26), antara (26), demikian (26), pancasila (26), saya (25), tahun (25), tersebut (25), apa (25), merupakan (25), witir (25), kekuasaan (24), melakukan (24), tentang (24), seorang (24), terhadap (24), hanya (24), hasyim (24), kepada (24), komentar (23), kemudian (23), semua (23), masyarakat (23), qur (23), sangat (23), nabi (23), should (23), developed (23), world (22), delapan (22), beliau (22), bahkan (22), saja (22), piagam (22), jakarta (22), berkata (22), makanan (22), yaitu (21), bisa (21), alaihi (21), oic (21), been (21), dunia (20), future (20), tiga (20), suatu (20), masih (20), ulama (20), sallam (20), state (20), such (20), all (20), hatta (19), hidup (19), 3ik (19), menurut (19), hilal (19), new (19), kedua (19), umar (19), shallallahu (19), from (19), sejarah (18), knowledge (18), perbedaan (18), lagi (18), namun (18), kata (18), perlu (18), jika (18), must (18), countries (18), ilmi (18), halal (17), keilmuan (17), harus (17), dapat (17), bersama (17), mengatakan (17), panitia (17), puluh (17), shahabat (17), one (17), membership (17), which (17), 2012 (16), pemikiran (16), agar (16), hasil (16), beberapa (16), hari (16), will (16), juli (15), sebuah (15), ketika (15), menggunakan (15), sama (15), bukan (15), benar (15), salah (15), pernah (15), kami (15), ubay (15), rasulullah (15), abu (15), religious (15), very (15), developing (15), was (15), also (15), muhammad (14), integrasi (14), masing (14), begitu (14), scientific (14), model (14), pula (14), teori (14), masyumi (14), dia (14), through (14), critical (14), awal (13), kelompok (13), sehingga (13), states (13), lainnya (13), ijtihad (13), matahari (13), terbenam (13), india (13), berikut (13), hukum (13), pun (13), muslimin (13), political (13), more (13), those (13), however (13), building (13), century (13), who (13), china (13), kembali (12), bangsa (12), tanggal (12), penulis (12), pertama (12), nilai (12), tetap (12), maupun (12), artinya (12), serta (12), lalu (12), pemeluk (12), masa (12), partai (12), apakah (12), pendapat (12), sembilan (12), perubahan (12), but (12), any (12), organization (12), what (12), could (12), out (12), asia (12), agustus (11), surat (11), presiden (11), juni (11), sendiri (11), berbagai (11), banyak (11), faqih (11), hubungan (11), kalau (11), setiap (11), ayat (11), boleh (11), seluruh (11), berbeda (11), sebagaimana (11), under (11), rukyat (11), sampai (11), konstitusi (11), tujuh (11), urusan (11), soekarno (11), diriwayatkan (11), قال (11), use (11), how (11), his (11), read (11), south (11), uin (10), pesantren (10), interkoneksi (10), keislaman (10), besar (10), prof (10), dikenal (10), bila (10), selain (10), sciences (10), menunjukkan (10), sebenarnya (10), baru (10), contoh (10), filed (10), tinggalkan (10), setelah (10), menjalankan (10), sidang (10), wakil (10), uud (10), kewajiban (10), kemerdekaan (10), bung (10), dijadikan (10), organisasi (10), ketua (10), empat (10), maha (10), ibnu (10), isyah (10), salam (10), well (10), there (10), other (10), therefore (10), scholars (10), western (10), sunan (9), ali (9), sholat (9), modern (9), doa (9), nasional (9), lembaga (9), anggota (9), manusia (9), kebenaran (9), mana (9), disiplin (9), non (9), sementara (9), mengenai (9), suci (9), bahasa (9), sebelum (9), perjuangan (9), beragama (9), sungguh (9), berpendapat (9), sering (9), santri (9), tuhan (9), malam (9), jabir (9), mati (9), transnational (9), mechanism (9), international (9), made (9), into (9), first (9), now (9), had (9), almighty (9), kubur (9), 2013 (8), kiprah (8), rumusan (8), sosok (8), 2005 (8), bagaimana (8), ideologi (8), selama (8), moral (8), pandangan (8), hati (8), ranah (8), menimbulkan (8), terjadi (8), apabila (8), sesungguhnya (8), saling (8), berarti (8), sebab (8), ijtimak (8), kali (8), pakistan (8), http (8), kehidupan (8), memperjuangkan (8), jangan (8), bpupk (8), inilah (8), pemeluknya (8), masalah (8), anak (8), kalimat (8), sistem (8), disebutkan (8), sebelas (8), الله (8), istirahat (8), malik (8), about (8), they (8), among (8), indeed (8), would (8), can (8), principles (8), since (8), many (8), regime (8), terms (8), societies (8), nature (8), while (8), technology (8), baiquni (8), europe (8), observation (8), quraisy (8), engkau (8), kalijaga (7), talk (7), show (7), proses (7), 2004 (7), berdasarkan (7), menteri (7), menjawab (7), mungkin (7), forum (7), umumnya (7), sebaliknya (7), teks (7), sumber (7), menerima (7), social (7), selalu (7), sedangkan (7), hingga (7), pengetahuan (7), tapi (7), mau (7), akhir (7), sekalipun (7), kriteria (7), malaysia (7), mengikuti (7), digunakan (7), arab (7), resmi (7), berada (7), tak (7), alat (7), syariat (7), kebangsaan (7), ajaran (7), sepanjang (7), jelas (7), sekali (7), jepang (7), kawan (7), iran (7), liga (7), kaum (7), pendukung (7), bilangan (7), فِي (7), radhiyallahu (7), sayyidina (7), madzhab (7), madinah (7), fiqh (7), interpretation (7), problems (7), were (7), already (7), these (7), based (7), analysis (7), rules (7), thus (7), does (7), created (7), fact (7), time (7), power (7), only (7), government (7), far (7), brazil (7), surah (7), value (7), shihab (7), shofiyullah (6), sekarang (6), datang (6), yogyakarta (6), tebuireng (6), university (6), ghazali (6), jawa (6), gus (6), membangun (6), responsibility (6), develop (6), age (6), lama (6), kalangan (6), tim (6), umum (6), menghasilkan (6), amin (6), abdullah (6), selanjutnya (6), semangat (6), paling (6), internasional (6), tanpa (6), jauh (6), menjadikan (6), melihat (6), timur (6), arti (6), dalamnya (6), adanya (6), memahami (6), bersifat (6), komponen (6), sesuatu (6), gagasan (6), ternyata (6), hisab (6), rukyatul (6), visibilitas (6), data (6), memberi (6), melaksanakan (6), yakni (6), meskipun (6), nahdlatul (6), termasuk (6), undang (6), persatuan (6), pendiri (6), akhirnya (6), abad (6), mencari (6), ketuhanan (6), esa (6), sedang (6), kesimpulan (6), gereja (6), ibn (6), menguasai (6), ahmad (6), masjid (6), khatthab (6), aku (6), yazid (6), sebanyak (6), ijma (6), beriman (6), steps (6), development (6), issues (6), nationalism (6), become (6), tradition (6), members (6), known (6), some (6), practical (6), different (6), contemporary (6), our (6), korea (6), earth (6), caliphate (6), examine (6), mayat (6), bahan (6), nama (5), pembaca (5), mesir (5), catatan (5), meninggal (5), transformasi (5), negeri (5), keputusan (5), kuat (5), semula (5), terutama (5), integratif (5), kampus (5), khususnya (5), realitas (5), dibanding (5), memiliki (5), lemah (5), technological (5), materi (5), memberikan (5), dijelaskan (5), bukanlah (5), kesatuan (5), maksudnya (5), maksud (5), utuh (5), mempunyai (5), saw (5), sekaligus (5), membaca (5), meski (5), mata (5), minimal (5), misalnya (5), bawah (5), kaidah (5), ushul (5), cara (5), kancah (5), turut (5), nasionalis (5), ppki (5), menjelaskan (5), pasti (5), melalui (5), memang (5), dibentuk (5), pasal (5), per (5), penduduk (5), pembukaan (5), asli (5), golongan (5), berlaku (5), merdeka (5), majelis (5), jalan (5), hak (5), terputus (5), kesepakatan (5), charter (5), produk (5), terdapat (5), serial (5), 100 (5), thn (5), kotor (5), tidaknya (5), sultan (5), doktrin (5), melebihi (5), tentu (5), rahman (5), بْنِ (5), رَمَضَانَ (5), عَلَى (5), sebagian (5), khalifah (5), اللَّهُ (5), shahih (5), sayyidah (5), haram (5), melakukannya (5), حدثنا (5), wahai (5), jariyah (5), kamu (5), tirmidzi (5), memerintahkan (5), dawud (5), memilih (5), saudara (5), janganlah (5), take (5), bring (5), material (5), relations (5), creating (5), second (5), follow (5), agenda (5), actually (5), major (5), even (5), global (5), strict (5), example (5), like (5), economic (5), criteria (5), process (5), order (5), two (5), another (5), ulema (5), 12th (5), most (5), words (5), people (5), name (5), book (5), idea (5), turkey (5), step (5), natural (5), nobel (5), gdp (5), technologies (5), duty (5), mui (5), mendengar (5), ahli (5), hambanya (5), indah (5), ppuii (5), situs (4), com (4), rss (4), 1433 (4), hijriyah (4), dialektika (4), food (4), iain (4), universitas (4), bernama (4), kerja (4), lahirnya (4), ketiga (4), luas (4), tepat (4), sosial (4), berkaitan (4), dianggap (4), kondisi (4), kemajuan (4), cukup (4), dimiliki (4), semakin (4), diri (4), human (4), emergence (4), nation (4), berupa (4), pendekatan (4), paradigm (4), berlangsung (4), perspektif (4), perdebatan (4), jenis (4), kelima (4), disebut (4), kitab (4), berasal (4), dikatakan (4), kumpulan (4), pahala (4), syari (4), terlepas (4), sepenuhnya (4), satupun (4), semoga (4), makkah (4), diadopsi (4), waktu (4), turki (4), berhasil (4), saudi (4), worldwide (4), mempertahankan (4), tua (4), menyaksikan (4), tinggi (4), pertemuan (4), peta (4), rhi (4), dilaksanakan (4), perintah (4), diperjuangkan (4), paham (4), berbangsa (4), bernegara (4), langkah (4), ingin (4), berjuang (4), disepakati (4), laksanakan (4), segala (4), diusulkan (4), diubah (4), ialah (4), konstituante (4), ruh (4), dekrit (4), persoalan (4), tentara (4), era (4), penjajahan (4), asy (4), muda (4), man (4), muhammadiyah (4), mohammad (4), badan (4), sikap (4), kecil (4), blok (4), lahir (4), pidato (4), tajam (4), diterima (4), jadi (4), kenyataan (4), kesadaran (4), berfikir (4), pemisahan (4), bpuupk (4), selengkapnya (4), raja (4), seharusnya (4), afdhal (4), mauquf (4), عبد (4), يُصَلِّي (4), ثُمَّ (4), abd (4), عَنْ (4), rakaatnya (4), laa (4), mengimami (4), bertentangan (4), sunnah (4), bertanya (4), isa (4), اللَّهِ (4), pemotongan (4), baca (4), ibadah (4), kecuali (4), khattab (4), despite (4), current (4), situation (4), see (4), necessary (4), theology (4), perspective (4), orthodoxy (4), relationship (4), thought (4), previous (4), projects (4), various (4), conclusion (4), itself (4), actors (4), informative (4), formations (4), than (4), common (4), let (4), regimes (4), similar (4), history (4), did (4), today (4), shape (4), its (4), create (4), built (4), society (4), issue (4), past (4), life (4), mind (4), early (4), day (4), same (4), needs (4), clear (4), reached (4), refers (4), daily (4), kind (4), truth (4), established (4), egypt (4), thinking (4), consensus (4), fixed (4), authoritarianism (4), faith (4), then (4), three (4), mental (4), filsafat (4), budaya (4), late (4), 1983 (4), translated (4), arsyad (4), holy (4), research (4), carry (4), carrying (4), means (4), stated (4), advancement (4), gave (4), field (4), biotechnology (4), qoumin (4), verses (4), you (4), measurement (4), word (4), unzhuru (4), deeply (4), revelations (4), phenomena (4), civilization (4), chemistry (4), border (4), calculation (4), acara (4), ceramah (4), berdoa (4), pahalanya (4), bersabda (4), riwayat (4), jenazah (4), laki (4), amal (4), betul (4), feris (4), mulai (3), wordpress (3), wajib (3), tulis (3), memuat (3), langganan (3), masuk (3), buat (3), februari (3), institute (3), ning (3), yunus (3), entries (3), naqli (3), scholar (3), pendidikan (3), nomor (3), republik (3), berkembang (3), pokja (3), besarnya (3), perjalanan (3), interkonektif (3), latar (3), ataupun (3), luar (3), paradigma (3), berdiri (3), perduli (3), mufassir (3), bangunan (3), pola (3), kelemahan (3), mendasar (3), lack (3), metodologis (3), keadaan (3), sains (3), public (3), filosofis (3), strategi (3), universal (3), matakuliah (3), kajian (3), metode (3), aman (3), terakhir (3), epistemologi (3), fikih (3), pemahaman (3), entitas (3), keempat (3), terintegrasi (3), informasi (3), disampaikan (3), keseluruhan (3), itulah (3), sistim (3), kegiatan (3), beda (3), daripada (3), demikianlah (3), spirit (3), hakim (3), mendapatkan (3), mampu (3), bermanfaat (3), breaking (3), news (3), sesudah (3), utara (3), eropa (3), fajar (3), berita (3), arabia (3), palestina (3), after (3), khusus (3), brunei (3), tiap (3), area (3), syarat (3), acuan (3), kamis (3), wib (3), lokasi (3), diy (3), bela (3), belu (3), parangkusumo (3), jumat (3), halnya (3), menyusul (3), indonesian (3), sebelumnya (3), sesuai (3), berjalan (3), simbol (3), substansinya (3), teologis (3), ikatan (3), agamanya (3), dirinya (3), lingkungan (3), perjuangkan (3), terus (3), tengah (3), total (3), dicapai (3), tafsir (3), menginginkan (3), moh (3), menyetujui (3), ide (3), tetaplah (3), mengutamakan (3), rakyat (3), konsekuen (3), terkait (3), membawa (3), kompromi (3), pemimpin (3), penting (3), mengusulkan (3), berbunyi (3), pembelaan (3), setuju (3), meninggalkan (3), pendapatnya (3), proklamasi (3), 1959 (3), menolak (3), menyatakan (3), konsisten (3), karya (3), tergabung (3), kenal (3), belanda (3), air (3), abdul (3), ayah (3), usia (3), ari (3), miai (3), perserikatan (3), ummat (3), mendukung (3), upaya (3), cepat (3), usaha (3), persiapan (3), muktamar (3), bebas (3), alam (3), batas (3), perang (3), mendirikan (3), antar (3), kecerdasan (3), semata (3), hanyalah (3), ala (3), abbas (3), kunjungan (3), depan (3), terkenal (3), dihadiri (3), situasi (3), achmad (3), dinyatakan (3), penghapusan (3), baginya (3), kurang (3), rasa (3), menjaga (3), supaya (3), panjang (3), terlalu (3), bagoes (3), rumah (3), setidak (3), dikutip (3), panjangnya (3), keras (3), iman (3), amendemen (3), penuh (3), belum (3), konsep (3), disetujui (3), pertimbangan (3), agung (3), mayoritas (3), imamnya (3), kristen (3), mengurus (3), berani (3), berbicara (3), kemenangan (3), mendorong (3), أَنَّهُ (3), قَالَ (3), qari (3), keluar (3), berjamaah (3), bukhari (3), رَكْعَةً (3), anhu (3), qiyam (3), baihaqi (3), kubro (3), sanad (3), jumlah (3), seseorang (3), lakukan (3), hurairah (3), hendak (3), صلى (3), menghadap (3), rawi (3), matruk (3), semi (3), palsu (3), qub (3), qummi (3), صَلَّى (3), عَلَيْهِ (3), وَسَلَّمَ (3), وَلَا (3), عَشْرَةَ (3), muttafaq (3), anha (3), tidur (3), pemenggalan (3), khulafa (3), rasyidin (3), ampunan (3), selesai (3), marilah (3), syetan (3), yusuf (3), saib (3), syafi (3), hanbali (3), tahu (3), say (3), just (3), whole (3), debates (3), view (3), things (3), local (3), rejuvenation (3), realistic (3), literary (3), legacy (3), vital (3), great (3), platform (3), solve (3), above (3), task (3), reform (3), specific (3), present (3), dialogue (3), russia (3), status (3), without (3), rule (3), intra (3), costly (3), member (3), prerequisites (3), included (3), taken (3), part (3), objectives (3), totally (3), body (3), every (3), further (3), disciplining (3), candidate (3), difficult (3), acquis (3), failed (3), christians (3), key (3), question (3), style (3), standards (3), level (3), good (3), according (3), include (3), law (3), over (3), internet (3), way (3), informal (3), almost (3), leaders (3), facts (3), both (3), election (3), caliph (3), famous (3), several (3), remember (3), nothing (3), texts (3), declaration (3), direction (3), point (3), result (3), authoritarian (3), historical (3), orthodoxies (3), successfully (3), again (3), examination (3), propose (3), theoretical (3), perceived (3), progress (3), construction (3), still (3), application (3), year (3), oecd (3), hassan (3), 1990 (3), 1997 (3), 1995 (3), abdus (3), real (3), budget (3), table (3), around (3), progresses (3), followed (3), cuba (3), africa (3), later (3), rational (3), prophet (3), tools (3), scientists (3), verily (3), nahl (3), date (3), creations (3), build (3), started (3), iqro (3), free (3), humankind (3), firdaus (3), territory (3), peninsula (3), mecca (3), hayyan (3), khwarizmi (3), civilizations (3), 17th (3), greek (3), untuknya (3), qirath (3), tuanya (3), mengucapkan (3), keselamatan (3), penghuni (3), video (3), media (3), uncategorized (3), sepuluh (3), momentum (3), beduk (3), kentongan (3), mushola (3), maskumambang (3), web (2), berlangganan (2), punya (2), akun (2), oktober (2), selamat (2), sang (2), jagoan (2), intermezzshow (2), ugm (2), mahfud (2), safi (2), qadir (2), komnas (2), perempuan (2), pos (2), salim (2), dur (2), australia (2), meta (2), popular (2), prediksi (2), normative (2), institutional (2), patterns (2), change (2), sdh (2), indahnya (2), civitas (2), akademika (2), menuju (2), silam (2), tepatnya (2), diperkuat (2), segenap (2), bidang (2), akademik (2), menejemen (2), terpilih (2), visi (2), hilang (2), kegelisahan (2), intelektual (2), istilah (2), rektor (2), sejati (2), gagasannya (2), akrab (2), yakin (2), lengkapnya (2), problem (2), kemanusiaan (2), keindonesiaan (2), lokal (2), merumuskan (2), historis (2), kokoh (2), muaddib (2), tertinggal (2), akselerasi (2), peradaban (2), diperparah (2), interes (2), datangnya (2), open (2), minded (2), discoveries (2), education (2), gender (2), metodologi (2), pengajaran (2), keagamaan (2), adapun (2), pengintegrasian (2), paket (2), tema (2), branding (2), mencermati (2), wajar (2), arus (2), barat (2), akhirat (2), sulit (2), dimaksud (2), wilayah (2), kimia (2), tiada (2), proyek (2), islamisasi (2), gagal (2), terlihat (2), difahami (2), terpisah (2), mudah (2), interdisipliner (2), menyangkal (2), sekedar (2), menduga (2), langsung (2), dasarnya (2), transformatif (2), melibatkan (2), dikumpulkan (2), sia (2), positif (2), menentukan (2), dimaksudkan (2), kehendak (2), dipublish (2), milik (2), ekstrem (2), siapapun (2), allahu (2), hermeneutika (2), jamaah (2), telanjang (2), nigeria (2), komunitas (2), amerika (2), terjadinya (2), umur (2), tunisia (2), kuwait (2), yordania (2), terlebih (2), dahulu (2), pedoman (2), ulang (2), darussalam (2), penetapan (2), daerah (2), kedudukan (2), jam (2), elongasi (2), berdasar (2), taqwim (2), mengawali (2), dulu (2), keterangan (2), ditunjukkan (2), sudut (2), times (2), moon (2), maps (2), rukyatulhilal (2), org (2), bosscha (2), bhr (2), pob (2), berikutnya (2), pelaksanaan (2), azimuth (2), ufuk (2), formal (2), sendi (2), landasan (2), fikh (2), dikembangkan (2), bersumber (2), bekerja (2), kesamaan (2), substansi (2), tegaknya (2), keadilan (2), kepemimpinan (2), demokrasi (2), lurus (2), toleran (2), menyalahkan (2), penutup (2), makalah (2), jadikan (2), mewarnai (2), jiwa (2), membentuk (2), sisa (2), seluruhnya (2), percaya (2), islami (2), sejak (2), diganti (2), surabaya (2), peran (2), kubu (2), pemilu (2), formalisasi (2), sah (2), komunis (2), kenegaraan (2), idenya (2), lingkup (2), diperdebatkan (2), penganut (2), tunduk (2), pembicaraan (2), mengenal (2), كله (2), konsekuensi (2), persyaratan (2), temukan (2), risalah (2), rapat (2), perhubungan (2), pemerintah (2), menjamin (2), dsb (2), dianut (2), demi (2), 1956 (2), dicantumkan (2), dikhawatirkan (2), panglima (2), angkatan (2), memecahkan (2), mengeluarkan (2), membuat (2), menjiwai (2), rangkaian (2), pernyataan (2), luhur (2), kedelapan (2), preambule (2), melawan (2), hizbullah (2), bertugas (2), berdaulat (2), duduk (2), mengisi (2), pahlawan (2), kabinet (2), jama (2), pondok (2), pelajaran (2), inggris (2), kiai (2), pembicara (2), ideas (2), mempersatukan (2), sifatnya (2), disegani (2), syaikh (2), bergabung (2), perkembangannya (2), 1937 (2), biasanya (2), propaganda (2), natsir (2), tenaga (2), perlawanan (2), pbnu (2), penyelidik (2), rupanya (2), 1952 (2), kebijakan (2), menyerukan (2), kashmir (2), pasca (2), khilafah (2), antaranya (2), berkomunikasi (2), bahwasanya (2), dewasa (2), tingkat (2), akal (2), jasmani (2), tadi (2), menyampaikan (2), kedaulatan (2), tujuan (2), kebahagiaan (2), batin (2), subhanahu (2), abikusno (2), tjokrosujoso (2), misi (2), persahabatan (2), mengunjungi (2), dirasakan (2), amat (2), melahirkan (2), karenanya (2), pembentukan (2), rahim (2), redaksional (2), konteks (2), diperpanjang (2), sedikit (2), kompromis (2), khawatir (2), kejadian (2), malah (2), macam (2), menanyakan (2), ketetapan (2), minta (2), hasan (2), membicarakan (2), dicoret (2), seminar (2), bertempat (2), 2011 (2), akibatnya (2), jarang (2), rata (2), dibaca (2), sarat (2), dusta (2), kontemporer (2), isu (2), pihak (2), sekuler (2), justru (2), fasal (2), empirik (2), muka (2), bumi (2), diragukan (2), tempo (2), fatwa (2), berkuasa (2), kelasik (2), berupaya (2), cita (2), jangka (2), fatal (2), segar (2), dipandang (2), bid (2), posisi (2), memandang (2), mengalami (2), dituntut (2), menghadapi (2), perbuatan (2), sila (2), sintesis (2), menenangkan (2), uuds (2), 1950 (2), suara (2), meraih (2), berkeyakinan (2), mencoba (2), belakang (2), bentuk (2), hadir (2), menempuh (2), perpisahan (2), sisi (2), menghormati (2), berangkat (2), semestinya (2), haruslah (2), membenarkan (2), taimiyah (2), tradisi (2), enam (2), katolik (2), terasa (2), kira (2), menghiraukan (2), bertujuan (2), خَرَجْت (2), عُمَرَ (2), الْخَطَّابِ (2), لَيْلَةً (2), الرَّجُلُ (2), فَقَالَ (2), عُمَرُ (2), sendirian (2), mengumpulkan (2), kesempatan (2), رَضِيَ (2), عَنْهُ (2), berhenti (2), walaupun (2), hujjah (2), lahu (2), mengapa (2), takut (2), abi (2), utsman (2), anhum (2), wanita (2), konsensus (2), pusat (2), terbukti (2), muhajirin (2), samping (2), dha (2), lima (2), يعقوب (2), القمي (2), عيسى (2), جارية (2), جابر (2), أبي (2), عليه (2), رسول (2), رمضان (2), ثماني (2), ركعات (2), hibban (2), kualitasnya (2), sanadnya (2), nasa (2), hadisnya (2), مَا (2), كَانَ (2), رَسُولُ (2), يَزِيدُ (2), غَيْرِهِ (2), إِحْدَى (2), menambahi (2), alaih (2), segi (2), sempurna (2), قَالَتْ (2), أَرْبَعًا (2), فَلَا (2), تَسْأَلْ (2), حُسْنِهِنَّ (2), وَطُولِهِنَّ (2), عَائِشَةُ (2), يَا (2), tanyakan (2), alim (2), bagian (2), kerancuan (2), belas (2), tauladan (2), مِنْ (2), ikutilah (2), setelahku (2), majah (2), jamak (2), kebahasaan (2), istirahatnya (2), seandainya (2), berkualitas (2), berlomba (2), lomba (2), berkah (2), sesama (2), introspeksi (2), tuhannya (2), diantara (2), hanafi (2), mengurangi (2), perkara (2), nya (2), masyhur (2), deep (2), concern (2), willing (2), within (2), facing (2), benefit (2), theological (2), traditional (2), able (2), actor (2), define (2), third (2), connected (2), happen (2), connection (2), fourth (2), needed (2), opportunity (2), multiple (2), diverse (2), opinions (2), location (2), becomes (2), functioning (2), provide (2), cooperation (2), fields (2), goals (2), seriously (2), might (2), general (2), useful (2), plans (2), logically (2), best (2), being (2), upon (2), them (2), naturally (2), meet (2), group (2), large (2), successful (2), examples (2), although (2), proper (2), relatively (2), underlines (2), may (2), radical (2), agendas (2), adding (2), never (2), where (2), when (2), policy (2), commitment (2), between (2), clearly (2), requirements (2), ease (2), jews (2), etc (2), vein (2), contact (2), conference (2), base (2), efficient (2), efficiency (2), direct (2), detailed (2), high (2), laws (2), line (2), factor (2), need (2), communities (2), brilliant (2), required (2), communication (2), type (2), highly (2), paved (2), aspect (2), official (2), form (2), bureaucratic (2), important (2), role (2), hundred (2), decrees (2), intellectual (2), seems (2), collection (2), infallible (2), reading (2), place (2), quality (2), taberi (2), explained (2), uthman (2), reminds (2), shahristani (2), presented (2), introduction (2), hamid (2), god (2), wrote (2), sub (2), underlined (2), previously (2), proposing (2), foundational (2), get (2), details (2), debate (2), explain (2), worse (2), force (2), regard (2), sense (2), instance (2), traffic (2), areas (2), negative (2), tendencies (2), until (2), rise (2), empire (2), raison (2), etat (2), came (2), independent (2), establishing (2), nationalistic (2), secular (2), concept (2), minds (2), contributed (2), proposes (2), emerging (2), enough (2), against (2), come (2), individual (2), liberty (2), reservations (2), importing (2), inventions (2), said (2), quite (2), content (2), look (2), crucial (2), own (2), optimism (2), better (2), called (2), seen (2), substantial (2), jombang (2), magazine (2), batelle (2), bank (2), zewail (2), 2002 (2), prize (2), penerbit (2), bandung (2), prigogine (2), stengers (2), 1984 (2), london (2), report (2), 2nd (2), budapest (2), november (2), usa (2), remarks (2), accordance (2), appropriate (2), singapore (2), behind (2), big (2), course (2), namely (2), centers (2), nanosciences (2), mastering (2), yatafakkaruna (2), give (2), ordered (2), qiluna (2), anic (2), existence (2), vicegerent (2), sign (2), quantification (2), certain (2), measured (2), follows (2), moreover (2), obtain (2), heavens (2), qomar (2), proportion (2), measure (2), seeking (2), self (2), creator (2), 101 (2), ordering (2), behold (2), believe (2), owner (2), alaq (2), universe (2), thy (2), lord (2), cherisher (2), relation (2), perform (2), concerns (2), physical (2), entities (2), yaumil (2), physically (2), physics (2), laureatte (2), 1979 (2), years (2), egyptian (2), prizes (2), billion (2), help (2), iberian (2), central (2), anatolia (2), living (2), exact (2), beginning (2), prove (2)
Text of the page (random words):
akan terjadi apa yang dikhawatirkan saya sebagai orang yang banyak sedikitnya mempunyai perhubungan dengan masyarakat islam dapat mengatakan bahwa jika masih ada badan perwakilan kejadian itu tidak akan terjadi saya kemukakan ini supaya soal ini tidak menjadi pembicaraan panjang lebar hingga menimbulkan macam macam kekuatiran yang sebenarnya tidak dirasa dan jika masih ada yang kurang puas karena seakan akan terlalu tajam saya katakan bahwa masih ada yang berpikir sebaliknya sampai ada yang menanyakan pada saya apakah dengan ketetapan yang demikian itu orang islam sudah boleh berjuang menyeburkan jiwanya untuk negara yang kita dirikan ini jadi dengan ini saya minta supaya hal ini jangan diperpanjang pada tanggal 18 agustus 1945 sebelum sidang ppki moh hatta mengundang ki bagoes hadikoesomo wahid hasjim mr kasman singodimedjo dan mr teuku mohammad hasan untuk membicarakan penghapusan tujuh kata namun ki bagoes menghendaki agar tujuh kata tidak dicoret begitu saja ki bagoes kemudian mengusulkan kalimat ketuhanan yang maha esa sebagai pengganti tujuh kata yang dicoret di rumah hatta pada pagi hari tanggal 18 agustus 1945 butiran pemikiran wahid hasjim dalam konstitusi selanjutnya konsekuensi dari adanya tujuh kata dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk pemeluknya dalam piagam jakarta telah mengilhami pemikiran k h a wahid hasjim tentang persyaratan menjadi presiden sebagai pemimpin negara yang dapat kita temukan dalam risalah rapat besar panitia perancang undang undang dasar tanggal 13 juli 1945 sebagai berikut buat masyarakat islam penting sekali perhubungan antara pemerintah dan masyarakat oleh karena itu diusulkan pasal 4 ayat 2 ditambah dengan kata kata yang beragama islam jika presiden orang islam maka perintah perintah berbau islam dan akan besar pengaruhnya selain itu wahid hasjim juga mengusulkan agar pasal 29 diubah menjadi sebagai berikut diusulkan agar pasal 29 diubah sehingga berbunyi agama negara ialah agama islam dengan menjamin kemerdekaan orang orang yang beragama islam untuk dsb hal ini erat kaitannya dengan pembelaan pada umumnya pembelaan yang berdasarkan atas kepercayaan sangat hebat karena menurut ajaran agama nyawa hanya boleh diserahkan untuk urusan agama pendapat wahid hasjim terhadap kedua hal ini tentunya menimbulkan pro dan kontra saat itu pemikiran wahid hasjim ini sangat wajar mengingat islam adalah agama yang dianut oleh 90 per sen penduduk indonesia kala itu meskipun indonesia bukan negara islam masalah ini menimbulkan kebuntuan dan baru dapat diselesaikan oleh soekarno pada tanggal 16 juli 1945 soekarno menghimbau agar yang tidak setuju dengan rumusan ini bersedia berkorban meninggalkan pendapatnya demi persatuan indonesia penyelesaian ini menunjukkan bahwa ketika proklamasi kemerdekaan rancangan pembukaan uud 1945 masih mengandung anak kalimat dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk pemeluknya dan presiden adalah orang indonesia asli yang beragama islam masalah piagam jakarta ini kembali menimbulkan perdebatan saat sidang konstituante yang berlangsung dari tahun 1956 1959 golongan islam menginginkan agar anak kalimat dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk pemeluknya dicantumkan lagi dalam pembukaan uud 1945 tetapi golongan nasionalis menolak karena trauma terhadap interpretasi dari tujuh kata yang diartikan bahwa konsekuensi dari tujuh kata itu maka presiden ialah orang indonesia asli yang beragama islam ruh dari tujuh kata ini dikhawatirkan akan berlaku pula pada menteri dan panglima angkatan sehingga menteri dan panglima angkatan harus orang indonesia asli yang beragama islam setelah konstituante tidak tidak dapat memecahkan masalah dasar negara presiden soekarno mengeluarkan dekrit untuk kembali ke uud 1945 presiden soekarno memecahkan persoalan ini dengan membuat kompromi lagi yakni menyatakan bahwa piagam jakarta menjiwai uud 1945 dan adalah merupakan suatu rangkaian kesatuan dengan konstitusi tersebut pernyataan dalam dekrit tersebut menunjukkan bahwa bung karno tetap konsisten dengan perjanjian luhur yang dibuatnya antara kurun waktu tanggal 18 21 juni 1945 dengan catatan bahwa beliau berpendapat kata yang beragama islam tidak perlu dicantumkan dalam pasal yang berbunyi presiden ialah orang indonesia asli meskipun pemikiran wahid hasjim mengenai persyaratan untuk menjadi presiden dan pasal mengenai agama negara tidak dimasukkan ke dalam konstitusi namun hasil karya wahid hasjim dan kedelapan orang lainnya yang tergabung dalam tim sembilan telah dijadikan sebagai pembukaan preambule konstitusi kita tafsir lain pada umumnya kita percaya sepenuhnya terhadap apa yang telah diuraikan di atas bahwa wahid hasjim adalah seorang tokoh nasionalis islami yang sejak awal merumuskan dan menerima pancasila seperti yang ada sekarang ini tetapi kita perlu melihat juga ada sumber dan pandangan yang berbeda yang mengatakan bahwa sampai saat saat akhir wahid hasjim masih mempertahankan piagam jakarta dan tak perlu diganti seperti yang sekarang tepatnya wahid hasjim tetap menginginkan agar piagam jakarta dipertahankan seperti yang dipidatokannya dalam sidang bpupki bahkan ada sumber yang mengatakan tidak benar wahid hasjim turut serta dalam pertemuan dengan moh hatta sebelum sidang ppki yang diselenggarakan pada 18 agustus 1945 yang kemudian bersama tiga wakil islam lainnya mencoret tujuh kata piagam jakarta misal bahder johan mengatakan bahwa pada hari itu k h a wahid hasjim ada di surabaya wahid hasjim sendiri tidak pernah mengonfirmasi bahwa dirinya ikut melakukan pencoretan terhadap tujuh kata yang merupakan rumusan pancasila yang termuat di dalam piagam jakarta peran k h a wahid hasjim berikutnya di dalam kancah politik yang menjelaskan bahwa dirinya kokoh berada di dalam kubu kelompok islam adalah saat keterlibatannya dalam masyumi bahkan nu sendiri setelah menjadi partai yang terlepas dari masyumi sepeninggal wahid hasjim ketika di konstituate berada satu kubu dengan partai masyumi untuk memperjuangkan dasar negara islam di sini tampak jelas bahwa perjuangan wahid hasjim di lembaga lembaga pembentuk uud lebih condong pada islam formal seperti halnya masyumi bahkan pandangan ini masih diwarisi oleh partai nu pada pemilu tahun 1971 yang juga berorientasi pada formalisasi islam tetapi apakah dengan demikian wahid hasjim juga tidak menyetujui pancasila jawabannya sudah pasti tidak sebab apa yang dilakukan oleh wahid hasjim di dalam memperjuangkan ide tentang dasar negara saat itu yakni menjadikan islam sebagai dasar negara dilakukannya melalui lembaga lembaga resmi yang memang dibentuk untuk memperjuangkan berlakunya ideologi negara misalnya dalam sidang bpupk dan sidang ppki begitu juga aktivitasnya di dalam partai masyumi dan nu untuk masa masa selanjutnya dengan demikian apa yang dilakukan k h a wahid hasjim adalah langkah yang tepat sebagai wakil dari umat islam saat itu memperjuangkan dasar negara apa pun saat itu adalah sah dan boleh seperti yang juga dilakukan oleh partai komunis indonesia tetapi keputusan apa pun yang diambil sebagai resultante pasti dipatuhi wahid hasjim tetaplah seorang demokrat sejati yang menerima pancasila sebagai dasar negara ketika pancasila sebagai dasar negara itu sudah disepakati secara resmi sebagai hasil modus vivendi atau mietsaqon gholidza itu sebabnya dalam kepemimpinannya sebagai pejabat negara yaitu sebagai menteri agama wahid hasjim tidak pernah hanya mengutamakan umat islam saja tetapi dia mengutamakan seluruh rakyat indonesia ketika sebuah ide harus diperjuangkan dalam forum resmi dia perjuangkan secara konsekuen tetapi begitu ada keputusan kenegaraan dia laksanakan dengan konsekuen pula meskipun tak semua idenya disepakati berdasarkan perjalanan sejarah kepemimpinan wahid hasjim baik dalam lingkup nahdlatul ulama maupun dalam lingkup negara terkait dengan paham kebangsaan dapat disimpulkan pertama pada saat saat ideologi negara diperdebatkan wahid hasjim membawa bendera islam sehingga tepatlah pendapat masyarakat bahwa secara kategoris wahid hasjim termasuk kelompok nasionalis islami kedua dalam kiprahnya di pemerintahan dan dalam kegiatan politik sehari hari wahid hasjim menjadi contoh yang sangat menonjol bahwa setiap warga negara setiap kelompok setiap penganut agama dan setiap etnis harus tunduk pada ideologi dan konstitusi yang sudah disepakati bersama sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara oleh karena itu pada saat pembicaraan tentang ideologi negara diperdebatkan oleh lembaga yang berwenang kita mengenal sosok k h a wahid hasjim adalah sosok yang kuat dengan idenya tentang negara dengan formalisasi islam namun pada saat konstitusi dan ideologi disepakati maka wahid hasjim memberi contoh untuk melaksanakannya dengan konsekuen inilah contoh tentang cara hidup berkonstitusi yang benar kristalisasi paham kebangsaan nu yang sekarang ini mendominasi kehidupan umat islam di indonesia yakni menerima pancasila sebagai ideologi yang final tidak lain merupakan kelanjutan pemikiran teologis wahid hasjim bahwa apabila segala sesuatunya sudah diperjuangkan dengan sunguh sungguh dan kesepakatannya merupakan hasil kompromi maka itu harus ditaati dalam hal ini ada beberapa kaidah ushul fikh yaitu 1 ما لا يدْرك كله لا يترك كله artinya apabila tidak bisa dicapai seluruhnya maka jangan tinggalkan seluruhnya kaidah ini memberi arti bahwa jika perjuangan untuk membentuk negara islam sudah dilakukan dengan sungguh sungguh tetapi tidak berhasil maka jangan tinggalkan sisa sisa perjuangan yang masih bisa dilakukan yakni menerima dan berjuang di dalam negara kebangsaan secara total 2 العبرة فى الاسلام بالجوهر لا بالمظهر artinya patokan dasar dalam memperjuangkan islam adalah memperjuangkan nilai nilai substansinya bukan simbol simbol formalitasnya kaidah ini memberi arti bahwa setelah perjuangan untuk memberlakukan syariat baik secara simbol formal maupun substansinya tidak berhasil dilakukan maka yang harus diperjuangkan adalah bagaimana mengaktualisasikan substansinya kedua dalil ini bersifat saling menguatkan dengan demikian paham kebangsaan indonesia yang menjadikan pancasila sebagai pengikat sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki landasan teologis berdasar kaidah ushul fikh tersebut yang benang merahnya bisa dirunut pada gagasan dan langkah langkah wahid hasjim pemikiran ini kemudian dikembangkan oleh kh abdurahman wahid gus dur yang sejalan dengan pemikiran nurcholis majid dan lain lain menurut mereka di indonesia ikatan kebangsaan itu secara teologis bisa dibangun atas dasar tiga hal pertama bahwa semua agama bersumber dari satu sumber yang sama hanya kemudian ada perbedaan yang merupakan sunnatullah oleh karena berasal dari sumber yang sama maka tidak perlu ada konflik yang mengganggu kerukunan karena jika semua pemeluk agama melaksanakan dan menjalankan agamanya masing masing maka akan baik bagi dirinya maupun bagi masyarakatnya kedua seluruh pemeluk agama yang berasal dari agama apa pun juga harus bekerja dalam ikatan kalimatun sawa atau visi dan pandangan yang sama hal ini bisa dilakukan dengan mempertemukan hal hal yang mempunyai kesamaan substansi tanpa membesarkan besarkan perbedaannya kesamaan substansi itu merupakan nilai nilai yang bersifat universal yang diperjuangkan oleh seluruh umat manusia seperti tegaknya keadilan hukum kepemimpinan yang amanah demokrasi permusyawaratan dalam hidup bersama perlindungan lingkungan hidup dan sebagainya oleh karena nilai nilai yang bersifat universal itu dikenal oleh semua agama maka harus kita perjuangkan secara bersama pula dalam bingkai dan ikatan kebangsaan indonesia ketiga hanifiyyah samhah bahwa cara beragama yang benar adalah cara yang lurus dan toleran lurus artinya melaksanakan ajaran agamanya masing masing sedangkan toleran artinya memaklumi dan tidak menyalahkan agama lain ketiga hal ini merupakan dalil dalil naqliah di dalam agama sebagai penutup makalah ini saya kembali ingin menegaskan bahwa k h a wahid hasjim adalah sosok manusia langka yang paripurna yang pernah dimiliki oleh bangsa kita kiprah dan perjuangannya tidak hanya akan terus kita kenang sepanjang masa namun seluruh sosok pribadinya perlu kita jadikan teladan di tengah krisis keteladanan yang sampai saat ini melanda negeri kita demikianlah kiprah seorang wahid hasjim dalam kancah nasional dan internasional serta sekelumit pemikiran tentang k h a wahid hasjim yang turut mewarnai jiwa konstitusi negara kita komentar prediksi awal bulan ramadhan 1433 hijriyah filed under agama hukum islam social sciences tinggalkan komentar juli 19 2012 oleh mutoha arkanuddin pada 4 juli 2012 http rukyatulhilal org visibilitas indonesia 1433 ramadhan index html kamis 19 juli 2012 sore merupakan saat pelaksanaan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan ramadhan 1433 hijriyah hal ini berdasarkan pada taqwim standard indonesian hasil rukyat pada bulan sebelumnya yang menyimpulkan sama hari itu dari pos observasi bulan bukit bela belu parangkusumo matahari terbenam pada pukul 17 36 wib pada azimuth 290 48 atau 20 8 di utara titik barat tinggi hilal saat matahari terbenam 1 40 atau 1 7 di atas ufuk mar i di kiri atas matahari bulan terbenam pada 17 45 wib pada azimuth 286 6 pada kondisi seperti ini secara astronomis hilal mustahil dirukyat baik menggunakan mata telanjang maupun teleskop namun demikian kegiatan rukyat tetap dilaksanakan sesuai perintah rukyat yang harus dilakukan pada setiap tanggal 29 bulan berjalan serta pembuktian di lapangan ketidak nampakan hilal rhi yogyakarta akan melakukan rukyatul hilal secara resmi bersama tim bhr diy di pob bela belu parangkusumo yogyakarta pada kamis 19 juli 2012 di pob bela belu parangkusumo bantul yogyakarta pada hari berikutnya jumat 20 juni 2012 di tempat yang sama juga akan dilakukan rukyatul hilal untuk membangun data visibilitas hilal seperti halnya tahun lalu tahun ini juga rhi yogyakarta menjadi salah satu tim rukyat nasional dari 16 lokasi rukyat nasional di indonesia kerjamasama antara bhr kemenag diy telkom diy kominfo dan bosscha tahun ini menyusul rhi solo dan rhi kudus juga menyusul menjadi salah satu anggota tim hasil streaming online hilal 2012 ini dapat dilihat di website berikut http hilal depkominfo go id http bosscha itb ac id hilal http rukyatulhilal org live lokasi rukyat http maps google com maps ll 8 0216556 110 32307 z 17 t h hl en ijtimak konjungsi new moon kamis 19 juli 2012 11 26 wib 12 26 wita 13 26 wit atau 04 26 ut visibilitas kenampakan hilal pada hari terjadinya ijtimak selepas matahari terbenam di seluruh dunia khususnya kawasan indonesia ditunjukkan pada gambar peta di bawah ini peta visibilitas mengacu pada kriteria odeh yang mengadopsi limit danjon sebesar 6 yaitu syarat sudut elongasi hilal terhadap matahari agar dapat terlihat kriteria tersebut dikemas dalam sebuah software accurate times yang menjadi acuan pembuatan peta visibilitas ini keterangan sangat tidak mungkin daerah yang berada di bawah arsiran merah e dapat menyaksikan hilal sebab pada saat itu bulan terbenam lebih dulu sebelum matahari ter...
|