Meta tags:
description= Rona Alam dan Kehidupan;
Headings (most frequently used words):
pawang, ternalem, bagian, di, kategori, hati, senandung, yang, desa, ke, kehidupan, masa, sony, kembara, jendela, bukit, padang, sambo, suara, sendu, mengenang, perang, 1947, 1949, termakan, bualan, terkilir, home, alone, kapal, tampomas, delapan, mana, celanaku, taruhan, atau, pertaruhan, berkelahi, dengan, waktu, sarang, burung, manyar, inikah, namanya, salah, kaprah, kisah, si, cerdik, cendakiawan, cermin, cerita, warung, kopi, kecilku, kenangan, kecil, ibu, renta, jejak, langkah, bakti, wisata, iman, tujuh, ritual, adat, keenam, air, dan, tanah, sumber, kelima, keempat, ketiga, kedua, laman, arsip, blogroll, meta, tulisan, terakhir, komentar, terbaru, blog, stats,
Text of the page (most frequently used words):
yang (767), dan (717), itu (436), #dengan (364), aku (323), dia (231), dari (226), untuk (213), ini (210), tidak (205), kami (193), sudah (174), ada (173), maka (169), karena (155), satu (152), tapi (148), orang (147), pawang (143), juga (138), dalam (137), ketika (120), oleh (114), anak (110), adalah (110), laki (108), mereka (108), ibu (108), hari (104), sangat (104), rumah (97), kalau (92), akan (90), semua (88), sampai (87), tanah (86), menjadi (84), atau (83), kita (82), kepada (80), air (79), pada (77), masih (75), bahwa (68), lagi (68), patimar (67), dua (66), desa (64), yoga (61), beru (60), saja (59), telah (58), seorang (58), sebagai (57), kemudian (55), malam (53), baik (53), tua (53), jalan (51), ayam (51), memang (51), lain (51), pulang (50), bisa (49), ayah (48), bibi (48), sama (48), hati (47), apa (47), raja (45), dapat (45), supaya (45), sambil (44), nggak (44), tahun (44), sekolah (44), setelah (43), sungai (43), jadi (43), kota (43), kata (42), lebih (42), waktu (42), saudara (41), tiga (41), harus (41), hanya (41), pengulu (40), datang (40), kampung (39), ular (39), bulan (39), seperti (38), keluarga (38), begitu (38), sehingga (38), makan (38), kembali (38), baru (38), kelas (38), gadis (37), para (37), lalu (37), sony (36), teman (36), pemuda (36), kehidupan (35), rupanya (35), tiba (35), banyak (35), mandi (35), beliau (35), komentar (34), burung (34), melihat (34), empat (34), sendiri (34), kali (34), cendakiawan (34), tempat (33), sekali (33), kamu (33), menuju (32), pagi (31), besar (31), tahu (31), bersama (31), pohon (31), masa (30), ditulis (30), pun (30), didalam (30), tersebut (30), mobil (30), tentang (29), nanti (29), lily (29), ternalem (28), tanpa (28), yakni (28), sebuah (28), saat (28), belum (28), padi (28), masuk (27), naik (27), daun (27), cukup (27), pernah (27), membuat (27), beberapa (27), diatas (27), pergi (26), bagi (26), anaknya (26), kira (26), mencari (26), seluruh (26), angin (26), karo (26), daerah (26), bagian (25), hidup (25), bertanya (25), kadang (25), kedalam (25), perempuan (25), medan (25), membawa (24), penuh (24), suara (23), 2008 (23), putri (23), ikut (23), jenggi (23), kumawar (23), ingin (23), mau (23), buah (23), dulu (23), sebenarnya (23), jangan (23), kuliah (23), ompung (23), nama (22), saya (22), sarang (22), mengambil (22), atas (22), berangkat (22), puluh (22), mempunyai (22), apakah (22), mata (22), sang (22), agar (22), daram (22), setiap (22), pertama (22), akhirnya (22), bapak (22), mulai (21), tak (21), keluar (21), kakek (21), nenek (21), merasa (21), hutan (21), bukan (21), hujan (21), pasar (21), jagung (21), ikan (20), istrinya (20), rasa (20), mendapat (20), kecil (20), semakin (20), adat (20), sedang (20), siapa (20), tualang (20), turun (20), madu (20), mungkin (20), salah (20), selalu (20), pak (20), siang (20), tersenyum (20), kebun (20), masing (20), paka (20), nah (20), uang (20), mana (20), kakak (20), cerita (20), istana (20), dosen (20), sekarang (19), tikar (19), lama (19), secara (19), hampir (19), pedagang (19), lima (19), sesuai (19), kamar (19), telur (19), kisah (18), 2009 (18), tinggal (18), tanaman (18), disebut (18), menurut (18), melalui (18), musim (18), jatuh (18), jika (18), benar (18), tadi (18), kayu (17), minta (17), obat (17), kedua (17), ladang (17), sawah (17), kepala (17), bahkan (17), kain (17), pintu (17), dilakukan (17), pasti (17), sebelum (17), bru (17), fikirku (17), sore (17), guru (17), cinta (16), disuruh (16), disana (16), negeri (16), sungguh (16), simande (16), biasanya (16), hal (16), nasi (16), akupun (16), usaha (16), sayuran (16), ternyata (16), cepat (16), uncategorized (15), catatan (15), makanan (15), harinya (15), bibinya (15), panen (15), katanya (15), langsung (15), tuhan (15), surdam (15), tanya (15), tujuh (15), selama (15), wajah (15), enam (15), sementara (15), itulah (15), selesai (15), memiliki (15), laut (15), kurang (15), tugas (15), subuh (14), hatinya (14), bagaimana (14), datuk (14), termasuk (14), gatal (14), bilang (14), nampaknya (14), duduk (14), sekitar (14), jauh (14), biar (14), sejak (14), tag (14), pakaian (14), buru (14), lukisan (14), muda (13), padang (13), desember (13), mendengar (13), dibawa (13), bambu (13), sial (13), utusan (13), dimana (13), mengatakan (13), nggara (13), wilayah (13), cukera (13), sepuluh (13), baju (13), rumput (13), depan (13), annai (13), buku (13), kebetulan (13), minyak (13), barang (13), baginda (13), mahasiswa (13), foto (13), punya (12), tidur (12), keesokan (12), antara (12), ujarnya (12), kelapa (12), cantik (12), itupun (12), segala (12), pakai (12), menunggu (12), tengah (12), hatiku (12), diam (12), tinggi (12), lebah (12), kok (12), biasa (12), demikian (12), semula (12), rakyat (12), kejadian (12), pekerjaan (12), membuka (12), paling (12), kegiatan (12), sebaiknya (12), sayur (12), berada (12), budaha (12), daging (12), berjalan (12), ruang (12), jadilah (12), agak (12), ayahnya (12), enak (12), juta (12), jam (12), surabaya (12), firman (12), bukit (11), perjalanan (11), sakit (11), dirumah (11), lau (11), upacara (11), tetap (11), suami (11), dunia (11), segera (11), malu (11), semuanya (11), malah (11), buang (11), berat (11), boleh (11), aditia (11), kapal (11), kecamatan (11), kawan (11), pukul (11), becak (11), kaliurang (11), yogya (11), warisan (10), oktober (10), berdua (10), luar (10), kerumah (10), mengetahui (10), memberikan (10), tanda (10), merupakan (10), terhadap (10), serta (10), matahari (10), putih (10), berkelahi (10), menyelesaikan (10), menjaga (10), kau (10), jawab (10), besok (10), diri (10), jeruk (10), mate (10), kalimbubu (10), beras (10), lumbung (10), minggu (10), kering (10), kepadaku (10), melakukan (10), padahal (10), adik (10), alias (10), tukang (10), harga (10), membeli (10), api (10), marah (10), fakultas (10), induk (10), celana (10), ringan (9), buat (9), januari (9), bujang (9), binatang (9), kolam (9), namanya (9), ujar (9), jerit (9), pastilah (9), mengalir (9), setahun (9), pangeran (9), dekat (9), pura (9), terasa (9), ditengah (9), abang (9), hasil (9), selanjutnya (9), habis (9), suka (9), sumber (9), perkawinan (9), ekor (9), dukun (9), bekerja (9), ubi (9), istri (9), dijadikan (9), proses (9), terlalu (9), terjadi (9), ketinggian (9), keras (9), kopi (9), durian (9), lapisan (9), butir (9), aliran (9), gunung (9), dasar (9), belah (9), memasuki (9), beraspati (9), kodok (9), cucu (9), batik (9), gara (9), belajar (9), rambutan (9), maria (9), anda (9), nampak (9), apalagi (9), kakekku (9), bibiku (9), keadilan (9), pramuka (9), nih (9), berastagi (9), totok (9), jendela (8), pesan (8), terakhir (8), menerima (8), diapun (8), berangkatlah (8), perasaan (8), sepulang (8), sebelah (8), mari (8), belakang (8), kemana (8), berhasil (8), menjerit (8), memberi (8), dataran (8), sehari (8), pancuran (8), ilmu (8), keturunan (8), pusat (8), kerajaan (8), meninggal (8), bernama (8), beranda (8), manusia (8), sempat (8), nya (8), saudaranya (8), bawa (8), hulu (8), mencapai (8), masalah (8), mempertanyakan (8), kedatangan (8), ketiga (8), berupa (8), berubah (8), artinya (8), mati (8), berikut (8), mengapa (8), bagai (8), memanggil (8), maupun (8), bulu (8), kuat (8), kaum (8), dibawah (8), erosi (8), ditanami (8), penggunaan (8), istilah (8), berasal (8), raya (8), sedikit (8), batu (8), memancing (8), pesta (8), berjualan (8), delapan (8), lambang (8), merah (8), pulau (8), kecuali (8), velangkanni (8), graha (8), tanjung (8), kukatakan (8), ban (8), kenal (8), sedan (8), membuatku (8), tas (8), disitu (8), sapi (8), sana (8), gudang (8), dokter (8), penumpang (8), jakarta (8), dinding (8), menyanggupi (8), kan (8), wah (8), sis (8), seragam (8), rihot (8), almanak (7), budaya (7), canda (7), terkilir (7), jiwa (7), indah (7), september (7), kandang (7), membantu (7), diberi (7), sedangkan (7), cara (7), anakku (7), senang (7), melayu (7), hitam (7), rimba (7), meninggalkan (7), srenggani (7), harta (7), pindah (7), jenis (7), lainnya (7), ragu (7), berikutnya (7), rumahnya (7), matanya (7), berhenti (7), selamat (7), berjumpa (7), tertawa (7), mudah (7), tatkala (7), mampu (7), seberang (7), pula (7), mengajak (7), tetapi (7), tangannya (7), wajahnya (7), setengah (7), tirai (7), melamar (7), bertemu (7), janji (7), bibir (7), sebagaimana (7), menjelang (7), betul (7), perjuangan (7), pertemuan (7), nasihat (7), saling (7), tula (7), mengikuti (7), utama (7), petani (7), perlu (7), dipermukaan (7), terus (7), menjawab (7), penanggalan (7), berburu (7), memasang (7), jerat (7), duapuluh (7), memulai (7), adil (7), beruntung (7), menatap (7), rasanya (7), dibelakang (7), cita (7), badan (7), tari (7), versi (7), yogyakarta (7), anggota (7), bagus (7), sepeda (7), seminggu (7), sebentar (7), didekat (7), kamipun (7), pns (7), pegawai (7), aja (7), kesana (7), mas (7), kenapa (7), katakan (7), menyaksikan (7), mengangguk (7), main (7), 000 (7), rantang (7), dek (7), rapih (7), wikipedia (7), panitia (7), wordpress (6), com (6), art (6), culture (6), keenam (6), mengenang (6), perang (6), februari (6), sendirian (6), biarlah (6), zaman (6), isteri (6), ibunya (6), berdiri (6), kulitnya (6), rimau (6), menanam (6), tersisa (6), sembilan (6), konon (6), berkunjung (6), bulung (6), rubia (6), gande (6), harimau (6), jelatang (6), kulit (6), mengenai (6), ketahuan (6), ditinggalkan (6), berisi (6), terlihat (6), mengalami (6), demikianlah (6), tulang (6), halus (6), menurunkan (6), terang (6), dikenal (6), ekonomi (6), buruk (6), untung (6), rambutnya (6), sebelumnya (6), ketujuh (6), disamping (6), terbang (6), menjenguk (6), suaminya (6), ranting (6), pondok (6), jumpa (6), takut (6), mengantar (6), teriak (6), lahan (6), janganlah (6), berkata (6), kasih (6), sabar (6), mempertahankan (6), kelak (6), doa (6), acara (6), tambah (6), satunya (6), dpal (6), kawasan (6), dingin (6), permukaan (6), universitas (6), indonesia (6), akhir (6), tingkat (6), rendah (6), terpaksa (6), titik (6), menyimpan (6), panas (6), puncak (6), rawa (6), jawaban (6), semangat (6), meramu (6), penghormatan (6), medem (6), sumana (6), suma (6), bangsa (6), ibunda (6), tarigan (6), bungsu (6), timur (6), sepanjang (6), sayang (6), ikat (6), propinsi (6), sumatera (6), utara (6), bangga (6), memakai (6), tentu (6), sarjana (6), pompa (6), bensin (6), gedung (6), bermain (6), menit (6), dibelikan (6), the (6), sehat (6), ketidak (6), udah (6), tangan (6), warung (6), bus (6), entah (6), kaya (6), boss (6), darah (6), hamba (6), meminta (6), ruangan (6), rapat (6), sia (6), halaman (6), istirahat (6), wib (6), gimana (6), permainan (6), panut (6), belawan (6), bogor (6), tiket (6), asrama (6), panti (6), hotel (6), sikap (6), wajib (5), kembara (5), natural (5), resources (5), hydrology (5), senandung (5), sambo (5), mei (5), agustus (5), biang (5), kalian (5), penampilan (5), menumpang (5), tamu (5), ijin (5), hantu (5), purnama (5), dibutuhkan (5), bunga (5), kehormatan (5), pendidikan (5), toba (5), lupa (5), tolong (5), kini (5), sifat (5), tubuh (5), enau (5), racun (5), murid (5), nasib (5), terbuat (5), begitulah (5), ditemani (5), lewat (5), terlebih (5), engkau (5), berserakan (5), merinding (5), demi (5), dijual (5), rupa (5), ibuku (5), tersentuh (5), melepaskan (5), keberuntungan (5), jantan (5), kambing (5), mengumpulkan (5), membutuhkan (5), usianya (5), menunjukkan (5), keberatan (5), teringat (5), sebab (5), hilang (5), namun (5), menjumpai (5), bengkak (5), senja (5), diantar (5), bercanda (5), sibuk (5), keempat (5), semak (5), menyuruh (5), serasa (5), kena (5), berteriak (5), sebagian (5), awal (5), hukuman (5), kal (5), berkumpul (5), enggo (5), menahan (5), penting (5), sebaliknya (5), pantai (5), sengkedan (5), diolah (5), terutama (5), lereng (5), siklus (5), seterusnya (5), lagu (5), bergerak (5), ditanya (5), alam (5), pegunungan (5), minum (5), membangun (5), erpangir (5), sesuatu (5), kedai (5), kaki (5), iii (5), posting (5), memutuskan (5), panjang (5), membayar (5), utang (5), bersangkutan (5), mendapatkan (5), lahir (5), deli (5), tuanya (5), patah (5), sulit (5), kiri (5), botol (5), dibuka (5), batak (5), bahasa (5), pantas (5), khusus (5), masyarakat (5), langkah (5), ayahku (5), datanglah (5), kulihat (5), kandungnya (5), supir (5), kuceritakan (5), pejuang (5), boru (5), walaupun (5), milik (5), tangki (5), ambil (5), simpang (5), bersekolah (5), dijemur (5), kereta (5), manis (5), waktunya (5), surat (5), diambil (5), musang (5), orangnya (5), maklum (5), ingat (5), setidaknya (5), mengangkat (5), gendut (5), ugm (5), cuma (5), akal (5), melawan (5), cendakiawanpun (5), prajurit (5), permaisuri (5), setuju (5), kantor (5), raga (5), stadion (5), maaf (5), sepupuku (5), menarik (5), kemerdekaan (5), sentral (5), borongan (5), leher (5), bakso (5), pahlawan (5), sadar (5), kosong (5), pinggang (5), motor (5), piring (5), siap (5), sma (5), serai (5), langganan (4), lihat (4), wisata (4), sendu (4), tulisan (4), november (4), maret (4), sirih (4), alas (4), sarapan (4), perladangan (4), sepupunya (4), bersambung (4), isterinya (4), sembah (4), mendekat (4), hendak (4), sanak (4), keluarlah (4), hormat (4), saatnya (4), simbelin (4), pertapaan (4), bungaan (4), pusaka (4), sembiring (4), silalahi (4), menjemput (4), jelita (4), lari (4), misalnya (4), sebut (4), getah (4), ramuan (4), matang (4), terluka (4), malang (4), usah (4), tertidur (4), dibiarkan (4), masak (4), pisang (4), dibakar (4), arah (4), langit (4), keatas (4), pucuk (4), tahan (4), memanggilku (4), berani (4), ketempat (4), belas (4), lah (4), berfikir (4), dimakan (4), keadaan (4), mengingatkan (4), abangnya (4), bentuk (4), sangkep (4), nira (4), bahan (4), gagah (4), diantara (4), berpamitan (4), perkawinannya (4), gurunya (4), awalnya (4), menolak (4), menghadap (4), kempes (4), lepas (4), menjanjikan (4), sebulan (4), enem (4), berwarna (4), disuruhnya (4), menyampaikan (4), penyakit (4), terdengar (4), kesakitan (4), rintihan (4), bibirnya (4), disekitar (4), dendam (4), lulus (4), batang (4), dilihatnya (4), dibuat (4), luas (4), bulang (4), badannya (4), menceritakan (4), lapang (4), mengenal (4), mengintip (4), panggung (4), ngulak (4), mengabdi (4), pernikahan (4), perintah (4), persiapan (4), dilaksanakan (4), ritual (4), kehilangan (4), apabila (4), terdapat (4), cocok (4), udara (4), tambak (4), berlereng (4), gerakan (4), pertanian (4), menggunakan (4), pintar (4), meresap (4), bergantung (4), kondisi (4), penutupan (4), kemampuan (4), mendaki (4), basah (4), bertambah (4), lembah (4), celah (4), berdoa (4), mengerjakan (4), berngi (4), buka (4), lampu (4), identitas (4), berarti (4), terdiri (4), muncul (4), tersendiri (4), makna (4), diserahkan (4), dimasak (4), bumbu (4), utuh (4), murah (4), rejeki (4), hutang (4), pihak (4), mamatengah (4), marga (4), peristiwa (4), perak (4), adapun (4), lengkap (4), sepasang (4), senin (4), kabupaten (4), ibundaku (4), kupanggil (4), gempa (4), bapa (4), berapa (4), walau (4), kulakukan (4), luka (4), sayup (4), pandan (4), rante (4), menjelaskan (4), wanita (4), selatan (4), gerbang (4), gereja (4), katholik (4), kendatipun (4), menyenangkan (4), penari (4), keterampilan (4), heran (4), bagiku (4), hubungan (4), nande (4), kudengar (4), balik (4), karya (4), temanku (4), serius (4), mak (4), berjanji (4), kesempatan (4), jawa (4), kandung (4), memisahkan (4), sengaja (4), kilometer (4), ramah (4), anu (4), dijemput (4), menurutku (4), puluhan (4), mesin (4), perusahaan (4), sabtu (4), menjual (4), kakakku (4), kilogram (4), pedati (4), lembu (4), lesung (4), pelajaran (4), perut (4), alasan (4), tungku (4), tok (4), kenangan (4), pelit (4), bibik (4), perutnya (4), enaknya (4), bertelur (4), sering (4), sebesar (4), pastian (4), sebanyak (4), cucunya (4), inipun (4), beban (4), pembagian (4), gajinya (4), kerja (4), perguruan (4), pasang (4), mencoba (4), fikiran (4), menawarkan (4), barangkali (4), menteri (4), berharap (4), mengaku (4), membisikkan (4), untungnya (4), perbuatan (4), ningrat (4), biru (4), dayang (4), berdarah (4), dirinya (4), dilukis (4), konyolnya (4), paginya (4), sesama (4), laporan (4), polisi (4), tersangka (4), lambat (4), teori (4), gelap (4), temen (4), sini (4), kerbau (4), sepi (4), tertunduk (4), sedih (4), tempua (4), toko (4), keranjang (4), membahas (4), sih (4), berlalu (4), caraku (4), memeluk (4), kantin (4), menang (4), tanganku (4), menyeberang (4), pram (4), pramono (4), pancasila (4), asik (4), celanaku (4), gugup (4), diletakkan (4), diluar (4), rona (4), perutku (4), pikul (4), kumakan (4), paskah (4), kaos (4), putra (4), kalimantan (4), ayahanda (4), dinda (4), menangis (4), sate (4), situs (3), isi (3), privasi (3), blog (3), termakan (3), bualan (3), manyar (3), kategori (3), iman (3), sosial (3), pengabdian (3), cermin (3), 1949 (3), bakar (3), bungkusannya (3), pamit (3), aduk (3), mengadakan (3), kenduri (3), merekapun (3), saudaraku (3), tuan (3), sebabnya (3), tibalah (3), berpisah (3), kehadiran (3), kakeknya (3), nipah (3), nangka (3), daunan (3), airnya (3), kembar (3), kemaren (3), cap (3), bintang (3), tepian (3), persaudaraan (3), benda (3), diterima (3), disimpan (3), haru (3), garam (3), keberadaan (3), bingei (3), menembus (3), salam (3), gelar (3), simalem (3), akrab (3), tumbuhan (3), terkena (3), obatnya (3), periuk (3), filsafat (3), isinya (3), seruling (3), kamus (3), terharu (3), kalah (3), temannya (3), sanggup (3), mendengarkan (3), seharian (3), tentunya (3), menyayat (3), airmata (3), menetes (3), nyamuk (3), memilukan (3), mengering (3), jantungnya (3), menyesali (3), maha (3), sejenak (3), meniup (3), cahaya (3), sinar (3), benang (3), arang (3), ditarik (3), penduduk (3), membicarakan (3), perjanjian (3), tiada (3), bang (3), begini (3), pawangpun (3), berumur (3), menyerahkan (3), nyawa (3), pas (3), dewasa (3), semenjak (3), rajin (3), mengalah (3), nyata (3), kematian (3), toh (3), duka (3), berusaha (3), tertentu (3), dilepas (3), unsur (3), bumbung (3), bersedia (3), esok (3), tepi (3), tampan (3), serasi (3), diijinkan (3), tanyanya (3), melaporkan (3), rencana (3), perjodohan (3), amat (3), gembira (3), yatim (3), ditempat (3), mengobati (3), jasa (3), menyembuhkan (3), penyakitnya (3), sepertiga (3), barulah (3), sepupu (3), menyengat (3), bekas (3), jengkel (3), diundang (3), calon (3), bukankah (3), seikat (3), diikat (3), rata (3), bergegas (3), menemui (3), antar (3), pandai (3), jemputlah (3), disepanjang (3), pembakaran (3), merambah (3), perkebunan (3), memelihara (3), atap (3), perbekalan (3), tempo (3), larut (3), merayap (3), pikir (3), kalender (3), resmi (3), kelanggengan (3), wari (3), keseimbangan (3), penutup (3), terbatas (3), 1000 (3), buahan (3), 100 (3), 500 (3), tersedia (3), persawahan (3), areal (3), ideal (3), perlindungan (3), habitat (3), asin (3), made (3), pembuatan (3), fisik (3), umumnya (3), kemiringan (3), kepingin (3), mengangkut (3), dimasukkan (3), lho (3), energi (3), bumi (3), sepertiganya (3), besarnya (3), embun (3), jenuh (3), sebahagian (3), jumlahnya (3), inilah (3), mengandung (3), kemasan (3), dalin (3), pati (3), permintaan (3), sepulusiwah (3), gok (3), bubu (3), cepik (3), dudu (3), tangkep (3), ngadep (3), siwah (3), tradisional (3), berpangkat (3), pultak (3), benih (3), nopember (3), juni (3), rajawali (3), gaya (3), tanggal (3), tradisi (3), latar (3), semoga (3), menambah (3), mamak (3), olehnya (3), dirasakan (3), kerabat (3), diberikan (3), perlambang (3), puang (3), dareh (3), sudara (3), melahirkan (3), dahulu (3), emas (3), berbagai (3), keturunannya (3), ruas (3), silau (3), dikatakan (3), seluas (3), kekasih (3), bisik (3), meneruskan (3), duhai (3), ate (3), bangku (3), sumpit (3), dibuatkan (3), suci (3), lantai (3), biaya (3), kanan (3), velangkani (3), pengantin (3), yaaaa (3), pinggiran (3), upaya (3), etnis (3), tarian (3), protes (3), kostum (3), pengelola (3), sanggar (3), bali (3), resepsi (3), seribu (3), pasangan (3), menyebut (3), renta (3), meriah (3), kuda (3), singgah (3), istriku (3), dinas (3), letaknya (3), sampah (3), cari (3), kujawab (3), pertanyaan (3), seseorang (3), mengajarkan (3), selain (3), keren (3), mimpi (3), smp (3), otaknya (3), cerdas (3), hukum (3), dipanggil (3), anting (3), seni (3), menyetir (3), seratus (3), meter (3), nasional (3), basi (3), melihatnya (3), penjajahan (3), jarak (3), umum (3), menghalau (3), menyabit (3), dikumpulkan (3), diirik (3), hampa (3), dikeluarkan (3), bodoh (3), lelah (3), membaca (3), pendapat (3), kerjanya (3), menjadikan (3), terletak (3), tali (3), kemarin (3), kesenangan (3), terbit (3), menjualnya (3), penggembalaan (3), ujian (3), menyuruhku (3), rebus (3), rugi (3), menangguk (3), untukku (3), berempat (3), menatapnya (3), mulut (3), seakan (3), peternakan (3), hektar (3), lokasi (3), total (3), seru (3), ulang (3), kecilku (3), syarat (3), mudahan (3), aneh (3), pengalaman (3), menyekolahkan (3), bersemangat (3), membalas (3), dong (3), pekerja (3), khususnya (3), peraturan (3), pemerintah (3), tarif (3), deh (3), ronde (3), kredit (3), tadinya (3), ton (3), kesehatan (3), apapun (3), kotor (3), becaknya (3), koper (3), mengeluarkan (3), maksudnya (3), lapar (3), pertanggung (3), ganti (3), jelas (3), palsu (3), kacamata (3), behind (3), big (3), fortune (3), kayaknya (3), pemilik (3), rupiah (3), senyum (3), puas (3), persatu (3), tembok (3), singkat (3), santai (3), perdana (3), kasur (3), berpesan (3), diperbolehkan (3), siapapun (3), berpakaian (3), sebaik (3), hasilnya (3), mental (3), tanggung (3), periksa (3), memesan (3), alamat (3), madura (3), kenyang (3), kaprah (3), berolah (3), mengelilingi (3), berkeliaran (3), asap (3), olah (3), justru (3), bandel (3), sekolahku (3), tantangan (3), membiarkan (3), terima (3), bilur (3), besoknya (3), lemas (3), diperjalanan (3), pikirku (3), bercerita (3), bung (3), karno (3), seharga (3), dibeli (3), kebutuhan (3), pemasok (3), bicara (3), freddy (3), taruhan (3), makam (3), sunyi (3), adams (3), mengucapkan (3), trus (3), beriringan (3), pertanyaanku (3), perempatan (3), lebar (3), suruh (3), pandangan (3), terduduk (3), tertukar (3), bahak (3), sehabis (3), jahitan (3), saking (3), mencium (3), terkunci (3), sela (3), kemari (3), mencintai (3), sayapnya (3), urut (3), rombongan (3), iparku (3), barangku (3), seisi (3), syukur (3), hangat (3), pagar (3), amang (3), ransum (3), kenalan (3), tampomas (3), bertugas (3), menggelar (3), bekal (3), militer (3), sekejab (3), kujelaskan (3), jambu (3), induknya (3), jari (3), tepatnya (3), kuduga (3), cewek (3), ngobrol (3), menoleh (3), sigadis (3), galau (3), pengusaha (3), tanyaku (3), dipan (3), kontingen (3), dipanggang (3), sohibku (3), pembakal (3), ularnya (3), survai (3), gua (3), segenap (3), perbukitan (3), betapa (3), korban (3), plaza (3), sablon (3), percintaan (3), daftar (2), berlangganan (2), akun (2), ginting (2), terbaru (2), bijak (2), kultur (2), konservasi (2), surveyor (2), biografi (2), 1947 (2), feed (2), nadine (2), ayu (2), 2010 (2), sekapur (2), about (2), anjing (2), apar (2), penghinaan (2), ikhlas (2), membelah (2), mohon (2), kecantikan (2), menangkap (2), menjurus (2), penghulu (2), berteduh (2), pengembara (2), wajar (2), pembantunya (2), kesulitan (2), dihadapannya (2), gimbal (2), mirip (2), gempar (2), ketakutan (2), ketangkuhen (2), sejuk (2), malem (2), sejarah (2), kembaren (2), pisau (2), berbentuk (2), sudut (2), dititipkan (2), danau (2), sabungan (2), bermarga (2), pinang (2), ndaram (2), kejurun (2), ditepian (2), terbengong (2), terperangah (2), tangga (2), rudang (2), simelias (2), terjun (2), pengenalan (2), liar (2), beracun (2), hangus (2), diusap (2), ijuk (2), ribu (2), gus (2), sekalipun (2), berbisa (2), tubuhnya (2), macan (2), menyatu (2), siterkem (2), derita (2), semacam (2), sejenis (2), tertarik (2), menaiki (2), memanjat (2), seksama (2), menggenang (2), nakal (2), kurasakan (2), ibarat (2), sebatang (2), pemiliknya (2), diiris (2), surdamnya (2), awan (2), ditimpa (2), nasibnya (2), rantau (2), rembulan (2), pilu (2), menyedihkan (2), mendayu (2), dayu (2), gerangan (2), kencang (2), jerai (2), nguda (2), dahan (2), nyaman (2), disini (2), tengkorak (2), penasaran (2), memaklumi (2), parang (2), keheranan (2), mundur (2), diumumkan (2), puteri (2), niatnya (2), kemanakannya (2), gundah (2), berpuluh (2), terhempas (2), membuang (2), bulat (2), benderang (2), bersamaan (2), berbunga (2), desanya (2), penghasilan (2), sakti (2), diolok (2), olok (2), sejati (2), model (2), terlara (2), lara (2), jodoh (2), persilihi (2), pulahi (2), kahul (2), hewan (2), keramat (2), pembayar (2), roh (2), diuras (2), upah (2), nggeluh (2), ndiru (2), alat (2), anyaman (2), tongkap (2), menampung (2), melaksanakan (2), cemas (2), perhitungan (2), kiranya (2), mendung (2), murung (2), persyaratan (2), kapan (2), keluargamu (2), perihal (2), piatu (2), sakitnya (2), mentah (2), tampangnya (2), janjinya (2), mulailah (2), kedepan (2), sembuh (2), sengat (2), reh (2), kin (2), guna (2), ras (2), sekaligus (2), kebingungan (2), monyong (2), susu (2), memerintahkan (2), kontan (2), rintih (2), raut (2), membulat (2), geli (2), makin (2), sosok (2), diambilnya (2), ujungnya (2), sederhana (2), bermimpi (2), terpejam (2), bakal (2), membakar (2), ngeri (2), menyentuh (2), sajalah (2), makanannya (2), letakkan (2), kesini (2), pematang (2), mengawal (2), timbullah (2), menggoda (2), menyadari (2), tebasan (2), belukar (2), kakanda (2), tingkah (2), riwayat (2), hidupnya (2), ula (2)
Text of the page (random words):
ena sudah dicurigai anggotanya atau sebaliknya rakyat mencabut kuasanya tapi terlihat jelas mau untung jadi buntung terlalu berharap malah tertiarap semua gara gara tergoda untung besaaaaar tahun delapanpuluhan ketika terminal bus di yogyakarta masih di jl brigjen katamso yang dulu dikenal dengan istilah standplaat aku memperhatikan banyak tukang becak mangkal di pojok beteng wetan nah kalau datang bus dari arah jl kol sugiono pas dipersimpangan atau pojok beteng itu pasti bus melambat dan para tukang becak itu berebut naik keatas bus menawarkan becaknya becak mas becak mbak becak bu becak becak becak dari sepuluh tukang becak yang naik satu dua orang dapat penumpang tapi ada juga yang apesss terus sampai setengah hari nggak dapat penumpang padahal kalau didayungnya becaknya ngalor ngidul mungkin dia sudah dapat lima atau enam penumpang apa yang menyebabkan mereka betah mencegat bus itu karena kalau dapat penumpang pasti ongkosnya mahal karena bawa koper atau paling tidak tas guede dan pasti datang dari jauh atau barangkali dari jakarta atau bandung tapi itu tadi mengharap harap ongkos besar seharian malah nggak dapat penumpang orang medan bilang mencari rejeki harimau sekali dapat bisa buat jatah seminggu tapi keseringan nggak dapat oleh sebab itu didalam hidup ini kita harus mencoba memperkecil fikiran fikiran untuk mendapat kemujuran saja sebaiknya arahkanlah fikiran kita kepada peluang peluang yang memberikan hasil yang wajar tapi berkesinambungan biarlah yang menanam yang memanen siapa yang memasang bubu biarlah dia yang memungut ikannya siapa janganlah terus memutar otak kotor kita untuk memanen tanaman orang lain 4 komentar ditulis dalam kehidupan tag canda canda oleh sony desember 18 2008 cerita warung kopi mencari kepastian dan keadilan kelahiran anakku yang pertama ibundaku datang menjenguk dari medan ke padang hal aneh yang pertama dilakukan ibu yang membuatku tersenyum adalah bahwa dia sangat khawatir dengan persediaan beras di gudang hanya 5 kg bagaimana bisa kamu tidur nyenyak kalau berasmu tinggal segantang katanya begitulah rasa khawatir orang jaman dulu yang pernah mengalami getirnya hidup pada jaman penjajahan jepang sehingga mereka sebagai petani akan berupaya menyimpan padi berlumbung lumbung takut mati kelaparan alias takut dengan ketidak pastian dalam kehidupan rupanya kekhawatiran semacam itu menghantui semua lapisan masyarakat kita sehingga semua juga berupaya mengumpulkan perbekalan sebanyak banyaknya mengapa demikian karena pengalaman yang mengajarkan tatkala saudara nenekku menyekolahkan seorang cucunya terpaksa dia yang menyekolahkan karena ayah anak itu tidak sanggup membelanjai anaknya di fakultas kedokteran di salah satu universitas negeri dibutuhkan uang ratusan juta sampai wisuda sarjana kemudian ko ass sampai dilantik jadi dokter dibutuhkan lagi uang ratusan juta setelah itu konon kabarnya ketika dia ptt di pedalaman juga butuh uang puluhan juta supaya tidak teraniaya si dokter musda minta kepada neneknya untuk menjual rumah supaya dibelikan mobil karena katanya malu menjadi dokter tanpa mobil sudah itu untuk bisa menjadi pns dan ditempatkan ditempat yang dia sukai butuh biaya yang dirahasiakan jumlahnya untunglah neneknya mempunyai ruko tiga pintu maka dijuallah dua pintu itu baru untuk satu cucu bagaimana dengan cucu lainnya se4mua bilang tidak adiiiil padahal satu cucu saja si nenek sudah ngosngosan maka jika kamu jumpa dengan nenek itu nasihat pertamanya pastilah rajin mengumpulkan uang untuk anak cucumu tentang ketidak pastian ini rupanya menghantui orang yang mencari keadilan setiap kali aku mendengar kisah tentang orang yang mencari keadilan selalu saja kedengarannya subyektif alias mencari keadilan menurut versi dia ketika seekor kodok kecil menceritakan ketidak adilan kepada kodok besar maka dia dengan bersemangat mengutarakan keadilan versi dia bahwa dunia ini diciptakan penuh dengan ketidak adilan mengapa hidup di rawa sangat tidak aman bagaimana sang ular dengan enaknya memangsa kaum mereka dan mereka tidak bisa membalas kadang kadang kalau kemarau tiba bagaimana sengsaranya hidup dirawa yang mengering huhhhhh sungguh sungguh tuhan tidak adil tapi apa kata sang kodok besar kamu jangan begitu kodok kecil bukankah kamu sudah enak enakan makan setiap hari di rawa ini nyamuk sudah tersedia begitu banyak tinggal haaaap semua menjadi beres lagi kamu harus ingat bahwa ketika kamu dimangsa ular itu sudah takdirmu karena kodok sebagai makanan ular sudah kodratnya kalau tidak sudi jadi makanan ular jangan jadi kodok atau setidaknya menjauhlah kamu dari para ular itu bahasa kodok tidak dimengerti oleh ular maka dia tidak pernah tahu bahwa kodok sangat dendam dengan kaumnya sebagaimana dia juga sangat dendam dengan burung burung paruh dan kuku tajam seperti elang dan rajawali yang selalu memangsa mereka dan ular ular inipun tidak menyadari bahwa habitat burung pemangsa inipun sudah mulai terancam karena rantai makanan mereka juga terancam punah kalau ular sampai punah maka dunia tidak adil dong bagi si burung rajawali karena mereka kehilangan sumber makanan disitu ada ketidak pastian masa depan cerita lain ketika satu regu anak pramuka mengangkat beberapa buah batu untuk dijadikan pemberat tenda kemping mereka si kurus bilang supaya adil dia mengangkat batu kecil saja biar sigendut mengangkat batu besar sesuai proporsi berat badan dan si gendut protes karena dia bilang badannya yang berat itu saja sudah beban bagi dia tapi ketika makan malam si gendut minta porsi lebih besar karena tubuh dia membutuhkan energi lebih besar yang lain bilang tidak adil mestinya pembagian merata saja karena sama sama punya mulut satu kecuali kalau si gendut punya mulut dua inilah keadilan matematika ada lagi keadilan versi komunis semua pekerja dengan jenis pekerjaan yang sama diberi penghasilan sama sama sama petani gajinya sama sama sama supir truk gajinya sama di negeri demokrasi kita ini juga ada keadilan dengan versi tersendiri khususnya bagi pegawai negeri sipil ada yang disebut pgps peraturan gaji pegawai negeri sipil dalam golongan pangkat dan masa kerja yang sama maka besar gajinya sama maka kata teman teman pgps artinya pinter goblog pendapatan sama yang kemudian dirasakan tidak adil adalah ketika pendapatan itu tidak bisa melepaskan kaumnya dari kebodohan ada seorang teman membawa formulir ujian masuk perguruan tinggi melalui jalur khusus sambil menenteng kalkulator lalu dibujuknya pegawai lainnya untuk berkumpul mendengarkan keluh kesahnya kemudian dia berpidato sodhara sodhara sebangsa dan sependeritaan kata yang lain dalam hati lho siapa yang mau setia menderita ama kamu sungguh hidup ini semakin tidak adil lihatlah ketika kita masih remaja orang tua kita tidak sanggup menyekolahkan kita sampai perguruan tinggi karena tidak cukup uang walaupun uang kuliah sebenarnya kecil jumlahnya sekarang kita sudah pada sarjana dengan upaya kita sendiri padahal sebahagian dari mereka melalui tugas belajar yang dibiayai pemerintah melalui kantornya tapi nampaknya anak para sarjana yang pns ini akan sulit menjadi sarjana apa pasal coba lihat itb pasang tarif lima puluh juta ui pasang tarif enam puluh juta ugm pasang tarif empat puluh juta nah kalau gaji kita cuma dua juta berapa bulan kita tidak makan pasti deh anak kita tidak kuliah di universitas top itu jadilah mereka kuliah di perguruan tinggi pinggiran kata yang lain udaaaah buang aja kalkulator itu nggak dihitung juga udah ketahuan ibarat bertinju nih kita disuruh bertarung dengan tangan terikat sementara musuh kita perguruan tinggi bhp bhmn dibiarkan kedua tangannya bebas ya satu ronde saja kita sudah konock out ini baru satu sisi suram dari kehidupan kita ketika seorang kenalanku yang memiliki kebun kelapa sawit seluas tiga hektar memberanikan diri membeli mobil kijang secara kredit sebesar dua ratus empat puluh juta dengan angsuran empat juta sebulan tiba tiba dia terjerembab karena harga tbs yang tadinya rp 1 500 kg turun menjadi rp 300 kg padahal kredit masih dua puluh bulan lagi kalau harga tbs tidak pulih setidaknya rp 1000 kg maka mobil kebanggannya itu akan ditarik kembali oleh auto 2000 ketika keponakanku memprediksi panen jeruknya yang 1500 batang dapat mencapai 60 ton musim panen desember ini terhenyak karena pupuk untuk pembesaran buah pada bulan oktober kemarin hilang di pasaran sehingga buahnya yang biasanya lima sampai enam buah satu kilogram terpaksa mengerdil menjadi duabelas biji per kilogram alias kelas unyil dan tidak laku dijual padahal alam mengajarkan bahwa ulat bulu yang gatal dan menjijikkan itu sudah pasti akan menjadi kupu kupu yang cantik mengapa hidup yang dirangkai dengan bermandikan peluh ini bisa juga berubah menjadi hari hari yang buruk ketidak pastian hari esok kondisi itu rupanya yang membuat orang terbujuk untuk berlomba lomba menambah perbekalan hidupnya dan anak cucunya dambaan sejatinya para pns supaya hidup tenteram adalah 1 supaya kesehatan para pns dan keluarganya dijamin secara serius artinya apapun penyakitnya supaya diobati dengan standard yang memadai jika harus diobati ke amerika ya diobatilah ke sana 2 supaya pendidikan anak anak pns dijamin penuh kalu memang anak tersebut mampu kuliah ke erkeley atau ke cambridge atau sorbonne ya disekolahkan kesana 3 supaya anak anak pns ini diprioritaskan untuk diangkat menjadi pns sesuai dengan kemampuan dan tingkat pendidikannya dengan tiga syarat ini mudah mudahan tidak ada yang menjerit jerit mencari keadilan tuhan 6 komentar ditulis dalam uncategorized oleh sony desember 3 2008 masa kecilku di desa mengenang bibiku yang pelit tulisan ini sebenarnya pernah kuposting awal pembuatan blog ini tapi karena salah sunting tulisannya hilang terhapus maklum masih belajar karena aku sangat sayang sama bibiku ini maka kuupayakan mempostingkannya ulang di sebuah desa di lereng pegunungan bukit barisan aku mempunyai seorang bibi atau tegasnya saudara sepupu ibu saya bibi ini menjadi satu kenangan bagiku karena ada ciri istimewanya yakni sangat sangat peliiiiiiit sekali dan kepelitannyan itulah yang menjadi sumber inspirasi ceritaku ini ayah bibiku ini adalah saudara kandung kakekku dan aku panggil dia kakek tua orangnya cukup berada dibandingkan orang lain di desa kami kakek tua hanya memiliki seorang anak yakni bibiku sementara bibiku sendiri tidak punya anak dan ditinjau dari usianya yang sudah enampuluh lima tahun tidak lagi memungkinkan untuk melahirkan seorang anak harta yang diwariskan oleh kakek tuaku kepada bibi adalah sebuah rumah panggung besar dimana sejak zaman belanda rumah ini dijadikan sebagai klinik seminggu sekali lebih kurang seratus ekor sapi dan padang penggembalaan seluas tujuh hektar ada sawah dan kolam ikan di tiga lokasi total luasnya delapan hektar ada juga peternakan ayam kampung dan yang seru adalah kebun pisang dan jeruk bali itu lho jeruk yang buahnya sebesar kepala kita setiap musim liburan aku selalu mengunjungi bibi ke desanya menghabiskan masa libur di sana memang sangat mengasyikkan karena banyak kegiatan yang bias kulakukan pagi pagi sebelum matahari terbit melepaskan ayam dari kandang dan memberi mereka makan jagung sesudah itu menemani bibi mengarak lembu sapi dari kandang ke penggembalaan enaknya bisa sambil menunggang kuda karena bibi juga memiliki dua ekor kuda siang menabur makanan ikan di kolam makanannya tepung jagung campur dedak masa itu belum ada pelet dan irisan pelepah keladi mulut ikan itu pada monyoooong semua kalau kita sudah datang musim liburan adalah bulan desember dan bulan juni dimana pada kedua bulan tersebut adalah musim buah jeruk naaaaah disinilah serunya karena bibi sangat pelit maka kalau buah jeruk diambil di pokoknya bibi pasti melarang maka biasanya aku dengan bapak tua suami bibi sore sore menjolok buah jeruk yang sudah masak kemudian meletakkannya berserakan dibawah pohon seakan akan jatuh sendiri nah besok subuh bibi akan melihat buah berserakan ketika mau melepas ayam maka dia akan berteriak memanggilku untuk membawa bakul karena buah jeruk sudah banyak yang berjatuhan maka puaslah hari ini makan jeruk tanpa harus dipelototi oleh bibi karena kepelitannya demikian juga dengan telur ayam diambil dari sangkak tempatnya bertelur gulingkan di dasar kandang bibi berkesimpulan telur yang sudah terguling tidak mungkin lagi menetas jadi lebih baik digoreng sebelum membusuk yang lebih hebat lagi di peternakan ayam bibiku ada jerat musang karena musang memang sering mencuri ayam bibiku kalau kepingin makan ayam oleh bapa tua ditangkap ayam jantan yang bagus lalu letakkan pada jerat musang kakinya terjepit dan terluka bibi akan berkesimpulan ayam ini tidak lagi sehat harus disembelih untuk digulai hmmmmm makan enak hari ini tapi untuk jerat musang hanya boleh satu kali karena kalau sering bisa bisa bibi curiga kalau untuk buah jeruk jatuh boleh berkali kali satu kali bibi mengundang kami datang ke kampung karena beliau kurang sehat kena flu lalu oleh ibu ditanya makanan apa yang dia suka apakah ayam dipotong atau ambil ikan di kolam mungkin karena rasa rugi kalau ayam maka dia putuskan untuk mengambil ikan di kolam kamipun berangkatlah bertiga membawa tangguk tanggukan pertama dapat ikan kira kira satu kilo lebih kata bibi jangan yang itu kalau besar kurang enak mungkin dikurangi besarnya dikit pikir ibu ditangguknya yang lebih kecil kira kira delapan ons bibi menggeleng dan ikanpun dilepas maka ibu menangguk ikan yang masih sekitar tiga ons dan dimasukkan kedalam tempayan ibu menangguk lagi hingga semua empat ekor maksud ibu untukku untuk ibu untuk bapaktua dan untuk bibik tapi bibik menyusuh lepaskan yang tiga ekor cukup satu ekor saja untuk berempat ibu menatapnya terperangah ibu heran jauh jauh dari rumah kok yang diambil hanya ikan sekecil itu mana cukup untuk lauk berempat tapi bibi tersenyum katanya nanti kita tambahkan daun singkong yang banyak biar cukup dasar pelit untuk perutnya saja masih merasa rugi sesuai dengan iklimnya kampung kami bukanlah daerah habitat durian durian adalah buah buahan yang mewah bagi kami sekali waktu tatkala musim durian banyak durian didatangkan pedagang dari kota dataran rendah ke pegunungan ke kota didekat desa kami bibi menyuruhku membeli durian untuk kami makan di rumahnya waktu makan durian kata bibi bijinya jangan dibuang nanti kita rebus rasanya enak seperti ubi kulitnya juga jangan dibuang ketempat sampah biar dikeringkan karena kulit durian dapat dibakar di kandang lembu sebagai pengusir nyamuk semua berguna dimata bibi dan dengan caranya ini harta kekayaan bibi semakin bertambah ketika aku baru mulai kuliah di yogyakarta bapa tua suami bibi meninggal karena sakit tua dan sejak itu kondisi bibi pun semakin menurun tahun keempat aku di yogyakarta aku mendapat kabar dari ibu bahwa bibi sakit keras dan ketika beliau dipanggil tuhan aku tidak bisa pulang karena berketepatan musim ujian semester kuingat semua yang telah kulakukan didalam mengimbangi kepelitan bibi dan aku hanya dapat berdoa kiranya perbuatanku terhadap bibi yang pelit diampuni tuhan serta mendoakan kesela...
|