Meta tags:
Headings (most frequently used words):
norgadis, labuan, wanita, ulasan, karya, google, translate, blog, utama, sila, berkunjung, followers, biografi, archives, about, me, suara, hati, pulau, kumpulan, puisi, mawar, merah, ceritera, seorang,
Text of the page (most frequently used words):
puisi (84), dan (58), yang (49), #labuan (45), antologi (42), perwila (33), penulis (28), ini (27), aku (25), 2015 (24), dalam (23), wanita (21), kita (20), norgadis (19), menulis (19), cerpen (18), sajak (18), tahun (18), dapat (17), pada (16), menjadi (16), melalui (16), dengan (16), beliau (15), peraduan (15), itu (15), karya (14), tempat (13), seorang (13), penyair (13), kumpulan (13), merah (13), mawar (12), untuk (12), akan (12), kepada (11), anugerah (10), sastera (10), tentang (10), 2016 (9), penghargaan (9), pertama (9), oleh (8), suara (8), hati (8), 2013 (8), juga (8), kehidupan (8), pengantin (8), pulau (7), kategori (7), daripada (7), wilayah (7), persekutuan (7), kedua (7), 2012 (7), ibu (7), rangkap (7), saat (7), jadi (7), sebagai (7), lihat (6), 2014 (6), setiausaha (6), adalah (6), seperti (6), atas (6), ketiga (6), sebuah (6), bicara (6), penulisan (6), cinta (6), telah (6), 1987 (6), lebih (6), lagi (6), persatuan (5), antara (5), bahasa (5), budaya (5), sabah (5), dunia (5), 2008 (5), anak (5), pernah (5), negara (5), kota (5), guru (5), kerana (5), kisah (5), kaum (5), pembaca (5), banyak (5), 2009 (4), 2011 (4), 2000 (4), buku (4), negeri (4), 2003 (4), rtm (4), hsh (4), ramadan (4), terbaik (4), genre (4), hadiah (4), 2010 (4), saguhati (4), sayembara (4), 1998 (4), sahabat (4), kata (4), nama (4), ahli (4), ada (4), diri (4), bidang (4), sekolah (4), hari (4), ulasan (4), nelayan (4), hidup (4), bait (4), menggambarkan (4), setiap (4), terus (4), secara (4), baik (4), merupakan (4), gaya (4), tema (3), april (3), 2002 (3), sumbangan (3), berikut (3), khas (3), antarabangsa (3), pengerak (3), warkah (3), tinta (3), emas (3), kerajaan (3), malaysia (3), majlis (3), bagi (3), pantai (3), jun (3), pabila (3), beberapa (3), atau (3), pencapaian (3), dari (3), doa (3), mh370 (3), sepulau (3), sekasih (3), putih (3), gema (3), borneo (3), 2001 (3), bersama (3), masmah (3), mohd (3), ali (3), mendapat (3), srk (3), kerupang (3), sempena (3), and (3), sudut (3), utama (3), membaca (3), makna (3), alam (3), tuhan (3), menceritakan (3), tidak (3), mencari (3), memahami (3), penuh (3), jenazah (3), baru (3), sepertimana (3), bertajuk (3), seseorang (3), andainya (3), jatuh (3), pena (3), menghasilkan (3), dia (3), menerusi (3), ingin (3), mula (3), bahawa (3), baharu (3), profil (2), mei (2), bendahari (2), penolong (2), aktif (2), telekom (2), sokongan (2), kerjasama (2), menjayakan (2), tua (2), tepi (2), jendela (2), januari (2), banjir (2), kamar (2), kaku (2), tumbangnya (2), pulai (2), benci (2), padamu (2), buat (2), memenangi (2), sejak (2), langit (2), awan (2), sayang (2), mengenang (2), dua (2), kembali (2), membelah (2), peluru (2), teluk (2), citra (2), sebenar (2), binti (2), dilahirkan (2), layang (2), layangan (2), 1971 (2), pendidikan (2), smk (2), dorongan (2), teater (2), membuat (2), kebangsaan (2), minggu (2), akbar (2), laman (2), catatan (2), tiada (2), sesebuah (2), nilai (2), kasih (2), manusia (2), budi (2), sentiasa (2), keimanan (2), kukuh (2), perkara (2), terdapat (2), hasil (2), tak (2), suami (2), puisinya (2), perihal (2), serta (2), bapanya (2), bila (2), tersebut (2), subuh (2), amal (2), iman (2), melihat (2), soal (2), kesufian (2), tinggi (2), tiang (2), digambarkan (2), menghayati (2), kegusaran (2), mati (2), gaun (2), kematian (2), bagaimana (2), sebelum (2), pasti (2), bergelar (2), keluarga (2), bawah (2), namun (2), mengharapkan (2), allah (2), hanya (2), punyai (2), puitis (2), agar (2), insan (2), mengharungi (2), akhirat (2), inilah (2), ketuhanan (2), jiwa (2), menggunakan (2), satu (2), iaitu (2), tersiar (2), falsafah (2), usaha (2), orang (2), berharap (2), baris (2), dihasilkan (2), masyarakat (2), khalayak (2), kegiatan (2), pengetua (2), menengah (2), othman (2), mahali (2), kini (2), berbakat (2), aspek (2), diksi (2), kepenyairan (2), tetingkap, gambar, dikuasakan, blogger, lengkap, saya, about, september, ogos, archives, 2017, ajk, belia, akar, timbalan, perpaduan, bergiat, tilawah, quran, peringkat, lembanga, pembangunan, 1st, commercial, directory, wilayahku, 2007, dijajah, 1999, merdeka, remaja, 1997, adikku, dianjurkan, luar, ilhamku, untukmu, aidilfitri, kenangan, cakar, nanar, mahabbah, pantun, senandung, tanah, menyimpul, malim, gunung, taman, fikir, merangkai, damai, hamzah, edisi, hitam, bukan, menari, pentas, anjung, serindai, pilihan, aminah, sjoekoer, kapal, nederland, 1928, kitab, victoria, lambaian, sejagat, 2005, gemilang, warisan, 2004, wajah, asas, temadun, bangsa, runtuh, persalaman, tasbih, rindu, peta, seniman, sekitar, hingga, 1989, menceburkan, persembahan, mempunyai, sijil, wartawan, bebas, time, 1990, sambilan, 1990an, airline, ticketing, reseruation, course, passed, the, basic, examination, biografi, followers, rakaman, ruang, niaga, foto, skrip, ruangan, sila, berkunjung, blog, google, translate, langgan, atom, lama, aizamin, abd, aziz, utusan, begitulah, kepusan, dibuat, kumpulanm, norgadsi, sesungguh, memberikan, keinsafan, bermakna, jikalau, memaknai, sesama, nasihat, menasihati, menghargai, mencitai, mendekati, ketakwaan, terpatri, ramuan, selamat, hebat, kenal, maka, sepasang, isteri, saksi, keikhlasan, pasir, setia, mengajar, erti, ombak, laut, bapa, penat, jerih, pengorbanan, mendidik, menjaganya, sehingga, mengecapi, nikmat, bahagia, dilupakannya, sampai, pun, gambaran, bertugaskah, beramal, ilmu, berilmu, beriman, norgaduis, memerlukan, penilaian, pemahaman, cukup, apa, tersirat, sebalik, tersurat, rahsia, disaksikan, nisan, berjabat, mesra, pasanganku, kadi, liang, lahad, menunggu, debar, mengadap, bekal, dikumpulkan, semasa, penghayatan, pe4ngantin, bergelang, kaki, berkalung, badan, dimahlkotakan, kepala, berlapis, lapis, sempurhna, wangian, dipakaikan, jayanya, menjiwai, sempurna, pengurusan, seeorang, dibawa, kuburan, diurus, dilayan, seumpama, dirasai, mahkluk, sama, handai, saudara, mara, penghormatan, terakhir, arwah, diuruskan, sebaik, mungkin, lantas, menangis, berdoa, gementar, syurga, telapak, kakimu, sesungguhnya, maha, pencipta, berkata, ketikanya, sabarku, hilang, karenah, anakku, membesar, kalaku, pandang, begitu, puteri, puterinya, muslimah, bertakwa, klepada, jati, mampu, menzahirkan, seepertimana, selanmat, mencintai, melabuhkan, bahtera, cintanya, cintakan, bakal, pegangan, agama, hadir, hidupnya, kehadiran, lelaki, dapatlah, bergantung, harap, membimbingnya, kesajahteraan, situasi, milik, pengkaryanya, sahaja, berhalusinasi, begini, zat, cerita, ceritra, memuatkan, buah, pergolakkan, nurani, harapan, nyata, kelak, gelodak, halusnya, tergambar, diketengahkan, salah, tajuk, kekuatan, marcapada, tarian, sebenarnya, bernaung, naungan, berbagai, terbanyak, ceritera, ikon, seni, sinar, harian, ahad, julai, wacanaminda, sepanjang, penglibatan, larikan, mata, dimuatkan, nusantara, mahu, pergi, jauh, serius, membuatkan, sering, melibatkan, menyertai, pelbagai, kursus, bengkel, bsgi, mempertajamkan, kemahiran, penulisannya, menceburi, ganre, 1986, kemudian, berjinak, jinak, pula, 1991, pertamanya, radio, 1992, nadi, pendorong, positif, samping, minat, berbicara, lanjut, berpegang, jangan, banding, rendah, tapi, bandinglah, berusaha, mantapkan, titik, semangat, lain, katanya, dibina, mengongsi, berpendapat, bertanggungjawab, mengangkat, martabat, sendiri, hendaklah, member, teladan, elakkan, menjatuhkan, menimbulkan, persepsi, negative, terhadap, readerly, menambahkan, koleksi, khususnya, bermanfaat, menonjolkan, tulus, ditatap, jernih, empunya, berjaya, persendirian, berjudul, penyampaian, cenderamata, selain, norgadi, mencuba, bakat, pementasan, abuan, menariknya, semenjak, bangku, persekolahan, ahmad, badri, membedai, ketua, taburan, jasa, pengalamannya, digunakan, membantu, menghidupkan, tetapi, berpersatuan, berkongsi, latar, belakangnya, kampung, enggunakan, mudah, dimesrai, menyelesakan, emosi, naratif, berkisar, kecintaannya, gadis, ianya, boleh, didalami, benua, bandar, kecilku, pulauku, sukar, disampaikan, apabila, menemukan, kepenyairannya, paling, ketara, ialah, berbentuk, liris, mengakrabi, sajaknya, menyedarkan, mesej, ditonjolkan, garapan, karyanya, berada, balutan, lirisnya, program, lima, diadakan, haribulan, kesempetan, bertemu, pengamatan, ramai, senior, sangat, walaupun, jarang, didedahkan, dada, media, massa, sahar, misrom, hasnah, sambas, suili, bakar, ans, awal, penghasilan, ukuran, dilihat, dekorasi, dikatakan, indah, sekiranya, memasukkan, dekad, 1960, usman, awang, berunsurkan, dekoratif, ikutan, ketika, sehinggakan, suatu, klise, kelompok, mulai, sedar, identiti, penting, peminat, susastera, menemui, mengenengahkan, idea, pemikiran, tersendiri,
Text of the page (random words):
s labuan norgadis labuan suara hati wanita pulau di awal penghasilan puisi oleh seseorang penyair ukuran pencapaian dilihat dari aspek dekorasi sebuah puisi dikatakan baik dan indah sekiranya ia banyak memasukkan diksi diksi puitis pada dekad 1960 an sajak sajak usman awang yang banyak berunsurkan dekoratif menjadi ikutan gaya penulis ketika itu sehinggakan menjadi suatu klise kepada penyair penyair baharu namun kini kelompok penyair baharu mulai sedar bahawa identiti kepenyairan adalah penting peminat susastera mula menemui gaya kepenyairan yang mula mengenengahkan idea dan pemikiran tersendiri program majlis lima jiwa satu hati yang telah diadakan di pulau labuan pada 26 28 haribulan jun baru baru ini merupakan kesempetan bertemu dengan penulis penulis persatuan penulis wilayah persekutuan labuan perwila menerusi pengamatan terdapat ramai penulis baharu dan senior yang sangat berbakat walaupun jarang didedahkan di dada media massa seperti othman mahali sahar misrom hasnah sambas suili bakar ans norgadis labuan apabila membaca sajak sajak norgadis labuan akan menemukan kita dengan gaya kepenyairannya aspek yang paling ketara ialah bahawa sajak sajak beliau banyak berbentuk liris mengakrabi sajak sajaknya akan menyedarkan kita bahawa ada kisah dan mesej yang ingin ditonjolkan dalam garapan karyanya dan kisah itu berada dalam balutan gaya lirisnya tidak sukar untuk memahami kisah yang ingin disampaikan kerana sajak sajak beliau banyak m enggunakan bahasa mudah untuk dimesrai khalayak pembaca menyelesakan pembaca untuk menghayati setiap bait bait kata dengan emosi secara naratif sajak dihasilkan berkisar tentang kisah kehidupan dan suara kecintaannya sebagai gadis pulau ianya boleh didalami menerusi sajak aku anak nelayan antara dua benua gema citra suara borneo labuan bandar kecilku pulauku dan sepulau sekasih kita berkongsi latar belakangnya wanita berbakat ini dilahirkan di kampung layang layangan labuan pada 03 april 1971 mendapat pendidikan di srk kerupang labuan dan smk labuan menjadi ahli persatuan penulis wilayah persekutuan labuan perwila pada tahun 1987 tetapi mula aktif berpersatuan pada tahun 2009 norgadis pernah menjadi penolong setiausaha dan setiausaha perwila sebelum ini dan kini merupakan bendahari perwila taburan jasa dan pengalamannya banyak digunakan membantu menghidupkan lagi kegiatan perwila menariknya norgadis menjadi ahli perwila semenjak di bangku persekolahan lagi iaitu pada tahun 1987 atas dorongan pengetua sekolah menengah labuan ahmad badri dan pengetua sekolah menengah membedai othman mahali yang merupakan ketua 1 perwila selain sajak norgadi mencuba bakat dalam kegiatan teater dan membuat beberapa pementasan bagi sekolah sempena hari guru hari kebangsaan dan minggu sastera l abuan majlis penyampaian cenderamata sempena bicara karya mawar merah dan bicara langit kepada awan empunya nama sebenar masmah mohd ali ini merupakan penulis wanita pertama di pulau labuan yang berjaya menghasilkan kumpulan puisi persendirian berjudul mawar merah menerusi mawar merah dia menonjolkan suara tulus penulis wanita dan ingin ditatap secara jernih oleh khalayak pembaca kerana itu dia berharap kumpulan puisi itu dapat menambahkan lagi koleksi karya sastera khususnya puisi di wilayah persekutuan labuan dan bermanfaat kepada pembaca baris baris puisi dibina secara readerly untuk mengongsi makna dengan pembaca beliau berpendapat sebagai penulis wanita dia bertanggungjawab untuk mengangkat martabat kaum wanita itu sendiri karya karya yang dihasilkan hendaklah yang member teladan yang baik kepada masyarakat serta elakkan menghasilkan karya yang menjatuhkan kaum wanita kerana karya seperti itu akan menimbulkan persepsi negative masyarakat terhadap kaum wanita ia juga berharap dapat menjadi titik semangat kepada penulis lain untuk terus menghasilkan karya yang lebih baik katanya mantapkan penulisan berbicara lanjut penulis wanita ini berpegang kepada falsafah hidup jangan banding usaha kita dengan orang lebih rendah tapi bandinglah usaha kita dengan orang lebih tinggi pasti kita akan terus berusaha mencari tempat yang lebih baik falsafah inilah yang sentiasa menjadi pendorong positif untuk beliau terus menulis di samping sokongan daripada ahli keluarga dan sahabat yang memahami minat beliau sebagai penulis norgadis menceburi bidang penulisan dalam ganre puisi pada tahun 1986 puisi pertama tersiar di akbar nadi labuan pada tahun 1987 kemudian berjinak jinak pula dalam penulisan cerpen pada tahun 1991 dan karya pertamanya itu tersiar di radio malaysia labuan pada tahun 1992 sepanjang penglibatan sebagai penulis larikan mata pena beliau telah dimuatkan ke dalam lebih daripada 30 antologi bersama penulis dalam negara dan nusantara mahu pergi jauh dan serius dalam bidang penulisan membuatkan norgadis sering melibatkan diri menyertai pelbagai kursus dan bengkel bsgi mempertajamkan lagi kemahiran penulisannya profil tempat ketiga peraduan menulis puisi perwila 1998 aku benci padamu penghargaan pertama sayembara menulis cerpen iv dan puisi ii 2000 tumbangnya si pulai penulis terbaik genre puisi hadiah sastera perwila 2012 kategori puisi tahun 2008 2010 penulis kedua terbaik genre cerpen hadiah sastera perwila 2012 kategori cerpen tahun 2008 2010 tempat kedua peraduan menulis antologi puisi rtm labuan fm 2014 antologi sebuah kamar yang kaku tempat pertama peraduan menulis sajak hsh januari 2015 banjir tempat pertama peraduan menulis sajak hsh tema ramadan jun 2015 ramadan tempat ketiga peraduan menulis puisi perwila 2015 jendela dunia tempat ketiga peraduan menulis cerpen rtm labuan fm 2015 seorang tua di tepi pantai warkah penghargaan tinta emas daripada kerajaan negeri sabah 2003 anugerah pengerak bahasa dan sastera budaya perwila 2015 anugerah penulis perwila 2015 kategori buku antologi anugerah khas penulis antarabangsa perwila 2015 wacanaminda sinar harian ahad 10 julai 2016 ikon seni budaya tiada ulasan kumpulan puisi mawar merah ceritera seorang wanita kumpulan puisi mawar merah hasil tarian pena penyair wanita dari pulau labuan yang menggunakan nama pena norgadis labuan atau nama sebenarnya masmah binti mohd ali yang bernaung di bawah naungan persatuan penulis labuan perwila sejak tahun 1987 lagi dan pernah memenangi berbagai anugerah dalam bidang penulisan seperti warkah penghargaan tinta emas daripada kerajaan negeri sabah pada tahun 2003 anugerah pengerak bahasa dan sastera budaya perwila 2015 anugerah penulis perwila 2015 kategori buku antologi terbanyak dan anugerah khas penulis antarabangsa perwila 2015 kumpulan puisi mawar merah ini adalah sebuah kumpulan puisi yang menggambarkan cerita dan ceritra seorang wanita kumpulan puisi ini telah memuatkan 63 buah puisi norgadis labuan tentang kehidupan alam pergolakkan nurani ketuhanan keimanan kesufian dan harapan seorang insan wanita di dalam kehidupan di alam nyata dan di akhirat kelak suara hati dan gelodak jiwa seorang wanita secara halusnya tergambar melalui puisi puisi yang telah diketengahkan oleh penulis kumpulan puisi ini menggunakan salah satu puisinya sebagai tajuk buku iaitu mawar merah puisi yang bertajuk mawar merah ini menceritakan tentang kekuatan kaum wanita dalam mengharungi hidup di marcapada ini melalui puisi yang bertajuk andainya aku jatuh cinta kita akan dapat melihat bagaimana hati seorang wanita yang mengharapkan seorang bakal suami yang punyai nilai pegangan agama yang kukuh hadir dalam hidupnya dengan kehadiran lelaki seperti ini dapatlah beliau bergantung harap untuk membimbingnya dalam mengharungi kehidupan ini agar beliau mendapat kesajahteraan hidup di dunia dan akhirat situasi inilah yang menggambarkan puisi ini adalah milik seorang wanita sebagai pengkaryanya hanya seseorang yang bergelar wanita sahaja dapat berhalusinasi begini dalam mencari zat ketuhanan sepertimana rangkap pertama puisi ya allah andainya aku jatuh cinta cintakan aku kepada insan yang melabuhkan bahtera cintanya pada mu agar aku selanmat dan terus mencintai mu andainya aku jatuh cinta begitu juga dengan puisi yang bertajuk doa seorang ibu melalui puisi ini penyair mengharapkan puteri puterinya menjadi muslimah yang bertakwa klepada allah hanya seseorang wanita yang punyai jati diri seorang ibu yang mampu menzahirkan kata kata puitis seepertimana dalam puisi ini bagi menggambarkan suara hati seorang ibu sepertimana dalam rangkap ke 2 puisi kalaku pandang karenah anak anakku membesar ada ketikanya sabarku hilang namun pabila maha pencipta berkata sesungguhnya syurga itu di bawah telapak kakimu aku gementar lantas aku menangis dan berdoa doa seorang ibu dalam puisi aku menjadi pengantin norgadis labuan dengan jayanya dapat menggambarkan kisah sebuah kematian norgadis labuan dapat menjiwai puisi ini dengan sempurna melalui puisi ini kita dapat lihat bagaimana pengurusan jenazah seeorang itu sebelum dibawa ke kuburan setiap jenazah itu akan diurus dan dilayan seumpama pengantin baru kerana kematian itu pasti akan dirasai oleh setiap mahkluk yang bergelar manusia dan setiap yang mati itu tidak akan kembali lagi ke dunia ini untuk bersama sama kaum keluarga sahabat handai dan saudara mara jadi sebagai penghormatan terakhir kepada arwah jenazah akan diuruskan sebaik mungkin sepertimana yang digambarkan oleh penyair melalui rangkap ke 2 dan ke 3 saat aku jadi pengantin aku dipakaikan gaun putih gaun putih yang penuh dengan wangian berlapis lapis dengan sempurhna rangkap 2 saat aku jadi pengantin saat aku jadi pengantin aku dimahlkotakan di kepala aku berkalung di badan dan aku bergelang kaki rangkap 3 saat aku jadi pe4ngantin digambarkan juga melalui puisi saat aku jadi pengantin ini penyair dapat menghayati tentang kegusaran si mati untuk mengadap tuhan di atas bekal iman dan amal yang dikumpulkan semasa hidup penghayatan kegusaran oleh penyair dapat kita lihat melalui bait bait berikut saat aku menjadi pengantin aku menunggu penuh debar pabila kadi liang lahad berjabat mesra dengan pasanganku yang disaksikan tiang tiang nisan penuh makna dan rahsia saat aku jadi pengantin melalui puisi puisi norgaduis labuan juga kita akan dapat melihat soal soal mencari tuhan dan kesufian memerlukan penilaian dan pemahaman yang cukup tinggi untuk kita dapat memahami tentang apa yang tersirat di sebalik yang tersurat melalui puisi puisi tersebut perihal ini dapat kita lihat melalui puisi bicara subuh di rangkap ke 2 iman beriman ilmu berilmu amal beramal bertugaskah ia bicara subuh penyair juga ada menceritakan tentang penghargaan kepada kedua ibu bapa melalui puisi puisinya perihal ini dapat kita lihat melalui puisi aku anak nelayan melalui puisi ini penyair menceritakan tentang penat jerih serta pengorbanan ibu bapanya mendidik dan menjaganya sehingga dapat mengecapi nikmat bahagia di kehidupan ini dan budi kedua ibu bapanya itu tidak akan dilupakannya sampai bila bila pun gambaran tentang perkara tersebut dapat di lihat melalui rangkap ke 5 ombak laut mengajar erti kasih pasir di pantai yang setia menjadi saksi keikhlasan sepasang suami isteri menjadi nelayan kerana cinta aku anak nelayan begitulah di antara kepusan yang dapat dibuat melalui kumpulanm puisi mawar merah karya norgadsi labuan ini sesungguh membaca kumpulan puisi mawar merah dapat memberikan sebuah keinsafan tentang makna kehidupan sesebuah kehidupan itu akan menjadi lebih bermakna jikalau kita memaknai sesebuah kehidupan itu dengan dengan nilai kasih sayang sesama manusia mengenang budi nasihat menasihati menghargai alam dan sentiasa mencitai dan mendekati diri dengan tuhan melalui keimanan dan ketakwaan yang terpatri kukuh di hati ramuan tentang perkara ini terdapat di dalam kumpulan puisi mawar merah karya norgadis labuan selamat membaca hasil karya hebat penulis wanita wilayah persekutuan labuan ini tak kenal maka tak cinta oleh aizamin abd aziz utusan borneo 15 mei 2016 tiada ulasan catatan lama laman utama langgan catatan atom google translate blog utama sila berkunjung laman utama ruangan sahabat sudut puisi cerpen skrip sudut foto ruang niaga sudut rakaman followers biografi norgadis labuan norgadis labuan atau nama sebenar masmah binti mohd ali dilahirkan di kg layang layangan labuan pada 03 april 1971 mendapat pendidikan di srk kerupang labuan dan smk labuan beliau telah menjadi ahli persatuan penulis wilayah persekutuan labuan perwila pada tahun 1987 adalah atas dorongan guru guru sekitar tahun 1987 hingga tahun 1989 beliau juga ada menceburkan diri dalam bidang teater dan telah membuat beberapa persembahan untuk sekolah dan juga sempena hari guru hari kebangsaan dan minggu sastera beliau yang mempunyai sijil airline and ticketing and reseruation course and passed the basic examination ini pernah menjadi wartawan bebas akbar sabah time pada tahun 1990 beliau juga pernah menjadi guru sambilan pada tahun 1990an di srk kerupang wilayah persekutuan labuan kumpulan puisi norgadis labuan kumpulan puisi mawar merah 2015 antara antologi bersama karya norgadis labuan 1 antologi puisi peta seniman 1998 2 antologi puisi tasbih rindu 1998 3 antologi puisi gema membelah 13 2000 4 antologi puisi teluk persalaman 2001 5 antologi cerpen runtuh 2001 6 antologi puisi kita kata kota 2001 7 antologi puisi kota asas temadun bangsa 2002 8 antologi puisi kota kita wajah kita 2003 9 antologi puisi kota gemilang warisan kita 2004 10 antologi puisi kota budaya citra sejagat 2005 11 antologi puisi dan cerpen lambaian teluk 2008 12 antologi puisi sepulau sekasih kita 2009 13 antologi cerpen peluru cinta victoria 2011 14 antologi puisi kitab puisi penyair 5 negara suara 5 negara 2012 15 antologi cerpen 22 cerpen borneo pilihan 2012 aminah sjoekoer di atas kapal nederland 1928 2012 16 antologi puisi anjung serindai 2013 17 antologi puisi bukan menari di pentas peluru 2013 18 antologi puisi kepada sahabat 2013 19 antologi puisi gema membelah 17 2013 20 antologi puisi hitam putih 2013 21 antologi puisi sepulau sekasih kita edisi kedua 2013 22 antologi puisi mh370 2014 23 antologi puisi doa buat mh370 kembali mh370 2014 24 antologi puisi mengenang r hamzah dua 2014 25 antologi puisi merangkai damai 2015 26 antologi puisi taman fikir 2015 27 antologi puisi malim gunung 2015 28 antologi puisi menyimpul sayang 2015 29 kumpulan pantun dari 5 negara senandung tanah merah 2016 30 antologi puisi 52 penyair mahabbah bahasa 2016 31 antologi puisi cakar nanar 2016 32 antologi bicara langit kepada awan 2016 33 antologi aidilfitri sajak sajak kenangan 2016 34 antologi ilhamku untukmu 2016 pencapaian dalam dunia penulisan pernah memenangi beberapa sayembara yang dianjurkan dalam atau luar negara di antara pencapaian beliau sejak adalah seperti berikut saguhati sayembara menulis puisi remaja 1997 bicara buat adikku tempat ketiga peraduan menulis puisi perwila 1998 aku benci padamu saguhati peraduan menulis cerpen perwila 1999 anak merdeka penghargaan pertama sayembara menulis cerpen iv dan puisi ii 2000 tumbangnya si pulai saguhati peraduan menulis cerpen perwila 2007 pabila hati dijajah saguhati peraduan menulis cerpen perwila 2011 labuan wilayahku p...
|