Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2011, november, 2010, friday, september, wednesday, monday, 19, tidak, 18, 21, 14, thursday, february, 24, saturday, 20, 15, october, 29, akhawat, about, me, هذا, اليوم, كم, ساعة, الآن, followers, bicara, santun, cinta, hakiki, silalah, copy, blog, archive, الحياء, من, الإيمان, hambamu, mawi, ft, akhil, hayy, سلطان, محمد, الفاتح, hanya, kerana, mu, nampak, macam, remeh, tapi, amanah, makin, bertambah, apalah, ertinya, kemuliaan, al, quran, fenomena, pemakaian, muslimah, merendah, dirilah, kek, koko, ayah, adakah, manusia, masuk, neraka, jika, hari, hujan, antara, masa, dan, tanggungjawab,
Text of the page (most frequently used words):
yang (171), dan (92), saya (86), ini (66), dengan (62), itu (58), allah (56), tidak (54), kita (54), untuk (51), dalam (46), rumah (37), #kerana (31), share (30), orang (29), kamu (25), kepada (24), telah (24), islam (23), tersebut (22), lagi (22), mereka (22), diri (21), tak (20), solat (20), pada (19), ada (19), boleh (19), dia (19), ketika (18), dari (17), apa (17), nak (17), kemudian (16), akan (16), maka (15), tetapi (15), budak (15), mana (15), namun (14), supaya (14), adalah (13), salam (13), lebih (13), pun (13), memberi (13), pintu (13), nie (13), this (12), waktu (12), masing (12), menjadi (12), ingin (12), masa (12), buku (12), alhamdulillah (12), hanya (11), bintu (11), isma (11), oleh (11), dapat (11), masih (11), seperti (11), tapi (11), nabi (11), kami (11), buat (10), sebelum (10), pinterest (10), facebook (10), blogthis (10), email (10), posted (10), semua (10), demikian (10), perlu (10), izin (10), melihat (10), keadaan (10), sangat (10), hari (10), menutup (10), aurat (10), tuan (10), iaitu (9), suatu (9), bagi (9), atau (9), tanpa (9), hujan (9), tiba (9), bila (9), tiada (9), kali (9), seorang (9), sahaja (9), ayat (9), pemakaian (9), manusia (8), sebuah (8), pasti (8), sentiasa (8), comments (8), mampu (8), jika (8), mata (8), perasaan (8), lain (8), bahawa (8), sudah (8), kembali (8), keluar (8), ayah (8), loceng (8), aku (8), tue (8), telekung (8), adab (8), 2011 (7), hati (7), tanggungjawab (7), jadi (7), seseorang (7), satu (7), sebenarnya (7), kalau (7), agama (7), berkata (7), tentang (7), adakah (7), berfikir (7), dah (7), jugak (7), imtihan (7), sem (7), mengapa (7), september (6), november (6), terhadap (6), maksud (6), ilmu (6), banyak (6), mungkin (6), sesuatu (6), sebagai (6), juga (6), study (6), serta (6), berjalan (6), amanah (6), harus (6), kalangan (6), atas (6), apabila (6), jumaat (6), sejuk (6), masuk (6), pergi (6), balik (6), lalu (6), kuat (6), perlahan (6), hendak (6), tuhan (6), tempat (6), hidup (6), sedang (6), sebab (6), sendiri (6), kenapa (6), sungguh (6), bahan (6), mengetahui (6), kat (6), pakaian (6), diploma (6), 2010 (5), pernah (5), air (5), quran (5), baba (5), imam (5), memberikan (5), kalimah (5), cuba (5), saat (5), ialah (5), persatuan (5), merancang (5), program (5), sehingga (5), lakukan (5), firman (5), sama (5), setiap (5), tahun (5), ayahnya (5), pulak (5), bertanya (5), padanya (5), hingga (5), mencari (5), suis (5), sesiapa (5), makcik (5), datang (5), belum (5), tali (5), sini (5), sesungguhnya (5), maha (5), teman2 (5), pena (5), jer (5), lah (5), dulu (5), natijah (5), diminta (5), cemerlang (5), itulah (5), tahu (5), meminta (5), jualan (5), cinta (4), kasih (4), sayang (4), kini (4), akhirnya (4), years (4), ago (4), dunia (4), ilahi (4), menyebut (4), diberikan (4), terkadang (4), setelah (4), perkara (4), memang (4), kelewatan (4), bumi (4), umat (4), semuanya (4), sesuai (4), cukup (4), sempurna (4), petang (4), masjid (4), luar (4), sambil (4), sampai (4), hadapan (4), menekan (4), tunggu (4), jangan (4), sekali (4), berdiri (4), perempuan (4), melindungi (4), bagaimana (4), daripada (4), lepas (4), beberapa (4), benar (4), kerusi (4), perkataan (4), lama (4), kecil (4), pulang (4), mulia (4), kisah (4), janganlah (4), kosong (4), kek (4), koko (4), mudah (4), nikmat (4), persoalan (4), sedangkan (4), berlaku (4), ujian (4), menunaikan (4), cara (4), bersolat (4), indah (4), muslimah (4), memahami (4), apakah (4), nampak (4), baik (4), memasuki (4), keperluan (4), permintaan (4), october (3), february (3), jam (3), disebalik (3), pelbagai (3), maksudnya (3), kehidupan (3), sememangnya (3), pimpinan (3), diberi (3), sedikit (3), berpersatuan (3), terlalu (3), perancangan (3), ramai (3), hal (3), dek (3), sukar (3), antara (3), menyebabkan (3), kesabaran (3), tepat (3), tidakkah (3), friday (3), selepas (3), para (3), mengedarkan (3), risalah (3), jalan (3), syurga (3), menyampaikan (3), pula (3), lebat (3), bersedia (3), anakku (3), muka (3), neraka (3), sedih (3), lorong (3), menuju (3), membuka (3), jawapan (3), meninggalkan (3), tua (3), wahai (3), tujuan (3), sebenar (3), semoga (3), duduk (3), suara (3), putus (3), harapan (3), hampir (3), semakin (3), siapa (3), malaikat (3), anda (3), semula (3), syukur (3), peristiwa (3), sampaikan (3), ingatlah (3), membantu (3), sebaliknya (3), berpeluang (3), membuat (3), kuliah (3), teringin (3), sekadar (3), sebati (3), sudu (3), cawan (3), tinggi (3), teringat (3), kata2 (3), timbul (3), dijawab (3), sebelumnya (3), ingat (3), hambanya (3), walaupun (3), berjaya (3), bukan (3), istilah (3), digunakan (3), berbeza (3), negara (3), kurang (3), merasa (3), kan (3), kononnya (3), sekarang (3), gembira (3), membuatkan (3), tindakan (3), pengajian (3), makin (3), masyarakat (3), ajaran (3), menghormati (3), sunnah (3), beliau (3), salah (3), fitnah (3), urusan (3), rasulullah (3), pertolongan (3), tapak (3), august (2), copy (2), your (2), banner (2), hakiki (2), rasa (2), bicara (2), tanggal (2), tok (2), kudqi (2), kerdil (2), memerlukan (2), anak (2), posts (2), muslimin (2), hakikatnya (2), mengikut (2), seharusnya (2), berfirman (2), melainkan (2), diterima (2), peluang (2), mengatakan (2), nanti (2), terserlah (2), demi (2), organisasi (2), ketepatan (2), penting (2), begitu (2), pemimpin (2), peringkat (2), besar (2), pelajar (2), langkah (2), penjagaan (2), teramat (2), bukanlah (2), pengalaman (2), dilaksanakan (2), menitiskan (2), kadang (2), menimbulkan (2), membalas (2), ahli (2), dosa (2), termasuk (2), terus (2), memikirkan (2), bukannya (2), perjuangan (2), tertegak (2), pihak (2), berpesan (2), pesan (2), إِلاَّ (2), وَتَوَاصَوْا (2), putera (2), lelakinya (2), bandar (2), bertajuk (2), ceramah (2), biasa (2), turun (2), memakai (2), baju (2), menjawab (2), sana (2), cuaca (2), begini (2), awak (2), meredah (2), dua (2), tinggal (2), berasa (2), situ (2), pertama (2), kaki (2), tekan (2), berpaling (2), menghalangnya (2), mengetuk (2), anjung (2), bantu (2), bersinar (2), memberitahu (2), terakhir (2), menjadikan (2), nya (2), terima (2), menamatkan (2), barisan (2), belakang (2), muslimat (2), jemaah (2), bahkan (2), langsung (2), keseorangan (2), bertekad (2), loteng (2), ikat (2), sekeliling (2), leher (2), bunyi (2), lihat (2), comel (2), membaca (2), jiwa (2), berada (2), takbir (2), inilah (2), menarik (2), surah (2), asa (2), takut (2), gentar (2), hendaklah (2), benda (2), melakukan (2), menemui (2), ntah (2), kalian (2), monday (2), sekian (2), aktiviti (2), have (2), selesai (2), masukkan (2), adunan (2), selama (2), butter (2), gula (2), telur (2), esen (2), vanilla (2), emulco (2), teh (2), kesyukuran (2), dipanjatkan (2), dikurniakan (2), iman (2), sahabat (2), bagitahu (2), benak (2), fikiranku (2), sewaktu (2), hairannya (2), kata (2), sibuk (2), pengisian (2), kadang2 (2), last (2), rupanya (2), rendah (2), haa (2), duk (2), fokus (2), handle (2), betul2 (2), fikiran (2), hikmah (2), disebabkan (2), cuma (2), merendah (2), comment (2), senang (2), fenomena (2), patut (2), membungkus (2), terkandung (2), membawa (2), perintah (2), memadai (2), kebiasaannya (2), pakai (2), menggunakan (2), bermusafir (2), berbuat (2), habis (2), menyentuh (2), pusat (2), bersusah (2), payah (2), diajar (2), disediakan (2), surau (2), kesempatan (2), amat (2), sepatutnya (2), kemuliaan (2), segala (2), tohmahan (2), dilemparkan (2), kejahilan (2), medan (2), mood (2), idea (2), tangan (2), huhu (2), terasa (2), tempoh (2), usuluddin (2), merupakan (2), anugerah (2), sijil (2), apalah (2), ertinya (2), khidmat (2), berkeluarga (2), disertakan (2), kedudukan (2), sebaik (2), wednesday (2), segala2nya (2), buatku (2), mengingatkan (2), ikhlas (2), berlalu (2), menerima (2), bertambah (2), belajar (2), tanya (2), bersama (2), selaku (2), tetamu (2), sebanyak (2), didengari (2), berundur (2), mengejar (2), tidaklah (2), berpenghuni (2), terdapat (2), dahulu (2), mempunyai (2), mensyariatkan (2), hikmahnya (2), rumahku (2), tetap (2), macam (2), remeh (2), harap (2), gerai (2), tadi (2), pasrah (2), mak (2), cik (2), manalah (2), tolong (2), keputusan (2), suntuk (2), watermark, theme, powered, blogger, سلطان, محمد, الفاتح, hambamu, mawi, akhil, hayy, الحياء, الإيمان, july, december, 2009, march, april, may, blog, archive, code, website, display, make, own, mybannermaker, com, silalah, ketahuilah, paling, wujud, kecewa, cintanya, sebagaimana, santun, followers, red, akhwat, ساعة, الآن, هذا, اليوم, view, complete, profile, nama, dititipkan, dilahirkan, ogos, 1991, negeri, digempurkan, kontrovesi, perak, berhijrah, selangor, menetap, terengganu, berbekalkan, bermula, padang, jiring, bukit, diman, randok, maahad, darul, terbentuklah, insan, bimbingan, penciptanya, about, sensei, tsuki, apresiasi, mujahadah, pencinta, jejak, serikandi, bonda, tercinta, bingkisan, impian, muvie, akhawat, subscribe, atom, home, older, syahid, hassan, banna, benarlah, diungkapkan, ikhwanul, lari, dipertanggungjawabkan, berikan, kemampuan, menolak, takdir, ditetapkan, kemampuannya, redha, disertai, istighfar, kelebihan, disedari, kecuali, membuktikannya, sebaiknya, melaksanakan, diamanahkan, bakat, kepimpinan, tabiat, buruk, terlibat, sudut, sepanjang, penglibatan, kelancaran, menitik, berat, akibatnya, selalu, terbabas, keterbatasan, mahasiswa, bahunya, tergalas, membahagikan, tersilap, kesan, pembelajaran, mustahak, faktor, prestasi, akademik, merosot, kesalahan, mengatur, permasalannya, terutamanya, mengurus, perihal, memedihkan, kerenah, dihadapi, mesyuarat, mahupun, alasan, hilang, dilakukan, parah, bersabar, berusaha, membaiki, diaturkan, lancar, sedar, diperuntukkan, ditunaikan, bayangkan, uzur, syar, dibalas, munafik, memungkiri, janji, hak, sumbangan, tentu, dasar, cepat, amnya, menitikberatkan, musuh, gerun, disiplin, alangkah, hebatnya, seandainya, berpegang, samalah, hitung, samada, tergolong, beramal, soleh, kebenaran, الَّذِينَ, آمَنُوا, وَعَمِلُوا, الصَّالِحَاتِ, بِالْحَقِّ, بِالصَّبْرِ, إِنَّ, الإِنسَانَ, لَفِي, خُسْرٍ, وَالْعَصْرِ, لاَ, يُكَلِّفُ, اللَّهُ, نَفْسًا, وُسْعَهَا, الوقت, الحياة, والواجبات, أكثر, اللأوقات, melayani, jamaah, berumur, bagaimanapun, kehairanan, nada, benarkan, teragak, agak, seketika, bawalah, berhati, sebelas, sekitar, ditemuinya, naskhah, basah, kuyup, tulang, berhenti, penjuru, lengang, berpatah, lima, kalinya, dibuka, berwajah, kesedihan, senyuman, menyinarkan, mohon, maaf, mengganggu, menerangkan, mencapai, kebahagiaan, menyerahkan, memberkatimu, minggu, berikutnya, ceramahnya, soalan, kedengaran, speaker, berkumpul, mengenali, hadir, memeluk, terfikir, memeluknya, suami, meninggal, sebatang, kara, membunuh, mengambil, seutas, menaiki, kayu, palang, bumbung, hujung, patah, melompat, berbunyi, tingkat, bawah, tersentak, menunggu, sebentar, bertubi, tubi, sendirian, siapalah, berjumpa, longgarkan, ikatan, buka, dipercayai, wajahnya, jumpa, tersenyum, gambarkan, mulutnya, mati, seruan, bayi, menyayangi, pegang, tertulis, naik, mendapatkan, perlukannya, tertera, alamat, mengucapkan, waktunya, terhindar, keabadian, melaungkan, akbar, gemaan, bergema, udara, mimbar, mendakap, puteranya, disedarinya, memiliki, alam, semesta, penuh, penghormatan, anaknya, berbahagialah, biarkan, bacalah, menyebarkan, mengubah, sila, kongsi, sebarkanlah, maidah, kafir, memesongkan, perkembangan, umatnya, kepadaku, sempurnakan, cukupkan, nikmatku, redakan, terpaksa, kelaparan, memakan, diharamkan, cenderung, bolehlah, memakannya, pengampun, mengasihani, bismillahirrahmanirrahim, mudah2an, sntiasa, dlm, rahmat, tiba2, terdetik, tinjau, ditinggalkan, berniat, membiarkan, isi, kesempitan, kemudahan, ketinggalan, menghias, research, tatapan, merenunginya, erm, memasak, coz, kakak, ipar, rajin, kebetulan, terpaksalah, esok, start, jamu, kawan2, that, way, resepi, sape2, perkongsian, semata2, marah, hehehe, gaul, kukuskan, kira2, api, dipukul, persatu, kacau, diayakkan, ketepikan, cara2nya, biji, kastor, baking, powder, serbuk, tepung, gandum, setinggi, terbesar, lupa, selawat, junjungan, muhammad, dikongsikan, just, pesanan, pasal, sejurus, seingat, menduduki, berbanding, diikutkan, fatrah, uruskan, tamrin, minit, banding, cam2, sampai2, cakap, padahal, jawab, then, hebat, angkat, darjatnya, bersifat, syahadah, kesibukan, rakan, tolak, segan, penasihat, mintak, diorang, maklum, situasi, genting, kitorang, accept, suasana, difokuskan, diiringi, linangan, cemburu, memfokuskan, tanamkan, menguji, sejauh, keyakinan, tempuh, percubaan, menghalangiku, direnungi, timpakan, bersetuju, usul, dikemukakan, muktamar, tahunan, mpmkudqi, baru2, mengusulkan, year, dibenarkan, bertanding, pilihanraya, kampus, kampus2, ego, sisi, dirilah, saturday, yerk, bertutup, litup, asal, cari, kemestian, tunaikan, syarat, sah, jawapannya, ajarkan, ibadat, terlupa, bercanggah, konsep, menampakkan, bentuk, badan, katakan, rupa, menzahirkan, bentuknya, dijadikan, luaran, marilah, merenung, diperintahkan, nur, beranggapan, anuti, mengucap, shahadah, menghiraukan, mengamalkannya, dihayati, diamali, asia, perhatikan, tanah, arab, eropah, gemar, berharap, sejenak, diinu, yusrun, barulah, tutup, terputuslah, hubungan, permasalahan, singgah, public, bertemu, hairan, terkeluar, rambut, berwarna, sebagainya, mari, menghadap, malu, perbuatan, bangga, memilih, ajar, berbicara, meluahkan, mengenai, jauh, terpesong, media, massa, malaysia, mengisytiharkan, mempamerkan, syara, mengupas, digelar, busana, kira, saluran, televisyen, sekalipun, thursday, kebenarannya, meniti, hakikat, penghambaan, menambat, nan, kekosongan, bait, baitmu, tersergam, memukau, penyuluh, mukmin, janjinya, mukjizat, peliharaan, beriringan, denganmu, keagunganmu, tertara, kalamullah, berkuasa, menghilangkannya, menyelewengkannya, kesuciannya, melenyapkan, kehinaan, kehadirannya, mengundang, sejuta, tanggapan, terumbang, ambing, pedoman, menikmati, keseronokan, rakus, dibelenggu, pembuka, menghiasi, dakwat, menyepi, menulis, pudar, membisik, meluahkannya, agaknya, malas, kelas, menari, kot, ape2, aktif, memulakan, tariannya, keyboard, bakal, dianugerahi, bidang, biasanya, terluah, kala, tercalit, sahabat2, penerimaan, kertas, dipelajari, tercerna, menggenggam, segulung, penggerak, keberadaan, menyumbangkan, mampukah, diuji, pensyarah, kegemaranku, kahwin, baru, ustaz, perlukan, fikir, hadirkan, mencukupi, lahirkan, susah, pangkat, ijazah, master, phd, penentu, ketaqwaan, semulia, bertaqwa, perancang, ومكروا, ومكر, الله, والله, خير, الماكرين, bergelar, graduan, puji, milik, mengurniakan, sebegini, ucapkan, banyak2, melayari, permulaan, menghambarkan, dicita2kan, kesampaian, bijaksana, ditakdirkan, penuntut, swasta, dikenali, asalku, menimba, redhakan, segalanya, mengikhlaskan, menuntut, sesekali, terlintas, mendengar, bisikan, syaitan, memakbulkan, doaku, menghampiri, detik, hatiku, mula, bermonolog, layak, untukku, merasakan, berlegar, mahu, amali, penghayatannya, semestinya, dinobatkan, rujukan, berhadapan, ooh, dhaifnya, seolah2, lulus, bantulah, bismillahirrahmaanirrahim, lafaz, hulurkan, sudi, menjejaki, laman, usang, dipersembahkan, terhingga, haruslah, sama2, berkongsi, subhanallah, tersembunyi, disyariatkan, maruah, terpelihara, begitulah, penegasan, direct, menghayati, bab, antaranya, memenuhinya, duduki, rumahnya, memungkinkan, keaiban, berkenaan, diceritakan, bin, abi, ubadah, menjelaskan, demikianlah, mengunjungi, menyatakan, merujuk, zaman, wakaf, dibolehkan, ke28, memerintahkan, dminta, memenuhi, kemungkinan, berlakunya, pertengkaran, tengah, tugas, pengunjung, tertinggi, dilayan, tersendiri, diuruskan, akibat, timbullah, sedemikian, segera, diselesaikan, tergendala, kedegilan, seterusnya, bererti, dimaksudkan, keizinan, selain, menjaga, keharmonian, tangga, melawat, teman, saudara, berkeadaan, mengizinkan, melihatnya, tanda, berwaspada, didatangi, wanita, ansar, dilihat, lelaki, keluargaku, turunlah, menekankan, mendatangi, imbas, penurunan, didiami, zahirkan, sembunyikan, sekiranya, mendapat, berhak, dikatakan, baliklah, suci, beriman, penduduknya, beringat, mematuhi, peraturan, sopan, penulisan, dengar, tertanya, maudhu, tergerak, mengikuti, maghrib, semalam, ikutkan, jenis, takkan, kena, sertai, entah, pelihara, keikhlasan, diteruskan, seribu, dihayunkan, menggunung, berkat, meneruskan, hasrat, sangat2, menyambut, walau, lakukannya, menyenangkan, ikhlaskan, niat, sebalik, dipujuk, lagipun, ganjarannya, mengemas, ambil, kot2, seusai, berita, menanti, minta, kemas, kain, dahlah, kejar, asrama, carilah, bahagian, semangat, berkobar2, kekecewaan, rasai, kekuatan, sesi, destinasi, sehari, kolej, menyiapkan, settle, bergerak, ditempah, mendesak, exco, bertungkus, lumus, peruntukan, menjana, perhimpunan, dibuat, sepakat, semata, membelakangkan, memudahkan, sementara, dikejar, keredhaaan, bulan, dana, berlisan,
Text of the page (random words):
pa perkara sahaja di sini menyebut mengenai pemakaian muslimah kini memang dah amat jauh terpesong dari maksud pemakaian yang diajar islam itu sendiri bahkan kalau kita lihat bagaimana media massa di malaysia sendiri yang kononnya mengisytiharkan sebuah negara islam masih tidak mampu mempamerkan cara pemakaian yang mengikut syara adakah sepatutnya seorang yang tidak memahami islam diminta mengupas tentang pemakaian muslimah dan diminta mereka pakaian yang kononnya digelar busana muslimah sungguh tidak patut kan tetapi itulah yang banyak berlaku sekarang tidak kira di saluran televisyen mana sekalipun tetapi mengapa yerk setiap kali ingin menunaikan solat pasti bertutup litup tidakkah mereka mereka yang masih tidak menutup aurat dengan sempurna tidak berfikir semua ini asal nak solat sahaja pasti mencari cari telekung adakah telekung itu suatu kemestian untuk kita tunaikan solat adakah ia termasuk dalam syarat sah solat pasti jawapannya tidak bukan tetapi kenapa kita tidak berfikir suatu cara yang islam telah ajarkan supaya ibadat yang akan kita lakukan itu menjadi senang iaitu menutup aurat dengan sempurna saya teringin menyentuh permasalahan ini kerana setiap kali saya singgah ke tempat tempat public dan ingin menunaikan solat pasti akan bertemu dengan mereka mereka yang kurang menutup aurat terkadang hairan melihat orang orang seperti mereka rupanya bersolat juga mana tidak hairannya dengan pusat terkeluar rambut berwarna dan sebagainya mari menghadap tuhan tidakkah mereka merasa malu dengan perbuatan mereka melihat pemakaian mereka yang membuat mereka perlu bersusah payah untuk menunaikan solat saya merasa bangga dengan pemakaian saya ini kerana pemakaian yang diajar islam sebenarnya sudah memadai untuk menunaikan solat tanpa perlu bersusah payah memilih telekung yang sesuai yang disediakan di mana mana surau atau membawa telekung sendiri sungguh mudah kan islam ajar kita sebenarnya telekung ini kebiasaannya orang asia sahaja yang pakai jika kita perhatikan di negara negara tanah arab atau eropah mereka tidak menggunakan telekung untuk solat cukup dengan pakaian yang mereka pakai sebab itulah saya lebih gemar bersolat tanpa menggunakan telekung ketika bermusafir atau berjalan ke mana mana dengan berbuat demikian saya berharap mereka mereka yang tidak menutup aurat dengan sempurna berfikir sejenak tentang ad diinu yusrun dan supaya mereka berfikir bahawa allah itu bukannya melihat kita ketika solat sahaja tetapi bila bila masa dan di mana sahaja kita berada apabila kita berfikir demikian barulah tidak berlaku istilah tutup aurat masa solat jer habis solat terputuslah hubungan dengan allah sebelum terlupa ada satu lagi fenomena pemakaian yang bercanggah dengan konsep menutup aurat iaitu memakai pakaian yang menampakkan bentuk badan sebenarnya dalam hal ini istilah menutup aurat tidak patut digunakan tetapi apa yang lebih tepat lagi ialah membungkus aurat mengapa saya katakan demikian perkataan menutup ialah kita melindungi apa yang terkandung di sebaliknya berbeza dengan membungkus yang membawa maksud kita melindungi rupa sesuatu dan menzahirkan bentuknya adakah pakaian tersebut boleh dijadikan pakaian luaran untuk kita bersolat mengapa ketika solat pakaian kita berbeza dengan ketika luar solat adakah berbeza perintah menutup aurat ketika solat dan ketika tidak bersolat marilah sama sama kita merenung kembali ayat yang diperintahkan supaya kita menutup aurat dalam surah an nur ayat 31 janganlah kita beranggapan islam yang kita anuti ini memadai dengan mengucap dua kalimah shahadah tanpa kita menghiraukan perintah allah s w t dan mengamalkannya sesungguhnya islam itu indah apabila dihayati dan diamali posted by bintu isma at 9 29 am 1 comment email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest saturday november 20 2010 merendah dirilah alhamdulillah setinggi tinggi kesyukuran dipanjatkan kerana diri nie masih dikurniakan 2 nikmat yang terbesar iaitu nikmat iman dan islam serta tak lupa juga selawat dan salam buat junjungan kita nabi muhammad s a w dan para sahabat sebenarnya tak ada apa sangat nak dikongsikan just nak sampaikan sedikit pesanan teringat pulak pada kata2 baba hari tue bila saya bagitahu pasal natijah imtihan sem lepas suatu persoalan timbul di benak fikiranku sejurus saya mengetahui natijah tersebut sedangkan seingat saya sewaktu menduduki imtihan sem lepas tak banyak yang dapat dijawab berbanding sem sebelumnya tapi yang hairannya natijah sem tersebut lebih ok dari yang sebelumnya kalau diikutkan dalam fatrah imtihan tue boleh kata sibuk jugak lah uruskan pengisian tamrin sampai kadang2 study last minit nak banding masa sem sebelumnya tak adalah cam2 sampai2 saya cakap kat baba sem dulu ingat tinggi rupanya tak pun tapi sem nie boleh tinggi pulak padahal tak boleh jawab mana pun then baba pun kata orang yang ingat dia hebat sebenarnya menjadi sebaliknya tapi orang yang rasa rendah diri tue allah angkat darjatnya sebab tue dalam al quran pun menyebut bahawa allah sayang hambanya yang bersifat rendah diri haa ada lagi peristiwa yang sama berlaku ketika imtihan syahadah dulu dalam kesibukan teman2 lain duk fokus pada study saya serta beberapa rakan yang lain diminta handle 1 program nak tolak segan sebab penasihat yang mintak diorang pun dah maklum situasi genting kitorang so we have to accept it suasana study ketika itu tak dapat difokuskan betul2 sambil diiringi linangan air mata kerana cemburu melihat teman2 yang dapat memfokuskan pada study walaupun begitu saya cuba tanamkan dalam hati bahawa semua itu adalah ujian dari allah untuk menguji sejauh mana kesabaran dan keyakinan kita padanya dan alhamdulillah akhirnya saya berjaya tempuh ujian tersebut dengan natijah yang cemerlang lah jugak dan program dapat dilaksanakan persoalan yang sama jugak timbul di benak fikiran kenapa natijah percubaan dulu saya tak cemerlang sedangkan tiada apa yang menghalangiku untuk betul2 fokus pada study tetapi bila direnungi kembali ada hikmah disebalik yang allah timpakan pada hambanya dan disebabkan pengalaman ini juga lah saya bersetuju dengan 1 usul yang telah dikemukakan dalam muktamar tahunan mpmkudqi baru2 nie yang mengusulkan tahun 3 last year dibenarkan bertanding dalam pilihanraya kampus seperti mana kampus2 lain cuma apa yang perlu kita ingat jangan terlalu ego dengan keadaan diri kita sesungguhnya orang yang sentiasa merendah diri itu mulia di sisi allah posted by bintu isma at 7 21 am 2 comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest friday november 19 2010 kek koko erm hari nie saya berpeluang membuat kek koko alhamdulillah menjadi jugak setelah sekian lama meninggalkan aktiviti memasak kek nie coz kakak ipar rajin sangat kebetulan dia tak ada balik k l saya pun terpaksalah buat sendiri esok dah start kuliah so teringin nak jamu kek koko dengan kawan2 that way i have to do it mudah jer resepi dia sape2 nak cuba boleh lah bahan a 1 cawan tepung gandum 1 cawan serbuk koko 1 sudu baking powder bahan b 1 buku butter 1 cawan gula kastor 3 biji telur 1 2 sudu teh esen vanilla 1 2 sudu teh emulco cara2nya bahan a diayakkan semuanya dan ketepikan dulu bahan b butter dan gula dipukul sekali hingga sebati masukkan telur 1 persatu kemudian esen vanilla dan emulco kacau hingga sebati kemudian masukkan bahan a ke dalam adunan bahan b dan gaul hingga adunan tersebut sebati dan kukuskan selama kira2 2 jam dengan api yang perlahan selesai sekadar perkongsian semata2 kalau tak menjadi jangan marah hehehe posted by bintu isma at 10 41 pm 4 comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest monday november 15 2010 ayah adakah manusia tidak masuk neraka jika hari hujan bismillahirrahmanirrahim menemui teman2 yg mudah2an sntiasa dlm rahmat allah ntah kenapa hari nie tiba2 terdetik nak tinjau balik keadaan pena ku nie memang dah lama ditinggalkan sungguh saya tidak berniat membiarkan pena ku nie kosong tanpa isi tetapi kesempitan waktu dan kemudahan menjadikan pena ku ketinggalan tapi alhamdulillah hari nie saya berpeluang menghias kembali pena ini sambil membuat research yg diberikan saya menemui sebuah kisah yang menarik untuk tatapan teman2 semoga kalian merenunginya pada setiap petang jumaat selepas solat jumaat selepas melayani para jamaah di masjid imam dan putera lelakinya yang berumur 11 tahun akan keluar ke bandar untuk mengedarkan risalah bertajuk jalan ke syurga dan juga menyampaikan ceramah agama pada petang jumaat itu seperti biasa imam dan putera lelakinya akan keluar untuk mengedarkan risalah bagaimanapun pada petang tersebut keadaan di luar rumah sangat sejuk dan hujan pula turun dengan sangat lebat budak itu memakai baju sejuk dan baju hujan dan berkata ok ayah saya sudah bersedia ayahnya berkata bersedia untuk apa budak itu menjawab ayah masa telah tiba untuk kita keluar mengedarkan buku buku tentang islam ini ayahnya membalas anakku di luar sana sangat sejuk dan hujan lebat pulak dengan muka yang kehairanan budak itu bertanya ayahnya tetapi ayah adakah manusia tidak masuk neraka jika hari hujan ayahnya menjawab anakku ayah tak akan keluar dengan cuaca begini dengan nada sedih budak itu bertanya ayah boleh tak benarkan saya pergi ayahnya teragak agak seketika kemudian berkata anakku awak boleh pergi bawalah buku ini semua dan berhati hati kemudian budak itu telah keluar dan meredah hujan budak sebelas tahun ini berjalan dari pintu ke pintu dan lorong lorong sekitar bandar dia memberikan risalah dan buku kepada setiap orang yang ditemuinya setelah dua jam berjalan dalam hujan akhirnya tinggal hanya satu naskhah padanya ketika itu dia telah basah kuyup dan berasa sejuk hingga ke tulang budak itu berhenti di satu penjuru jalan sambil mencari seseorang untuk diberikan buku tersebut namun keadaan di situ lengang kemudian dia berpatah balik ke rumah pertama yang dia lalu di lorong itu dia berjalan di kaki lima menuju ke rumah tersebut bila sampai di pintu hadapan dia menekan suis loceng namun tiada sesiapa yang membuka pintu dia tekan lagi dan lagi tetapi masih tiada jawapan dia tunggu lagi tetapi masih tiada jawapan akhirnya dia berpaling untuk meninggalkan rumah tersebut tetapi seperti ada sesuatu yang menghalangnya dia kembali ke pintu itu dan menekan lagi suis loceng dan buat pertama kalinya mengetuk pintu dengan kuat dia tunggu kemudian seperti sesuatu di anjung rumah itu menghalangnya supaya jangan pergi dia menekan suis loceng sekali lagi dan kali ini dengan perlahan pintu dibuka berdiri di hadapan pintu itu seorang perempuan tua yang berwajah kesedihan dengan perlahan perempuan tua itu bertanya apa yang boleh saya bantu awak wahai budak dengan senyuman serta mata yang bersinar yang boleh menyinarkan bumi budak itu berkata makcik saya mohon maaf kalau saya telah mengganggu makcik saya hanya ingin memberitahu bahawa allah sangat sayang dan sentiasa melindungi makcik saya datang ini hendak memberikan sebuah buku yang terakhir ada pada saya ini buku ini menerangkan semua tentang tuhan tujuan sebenar tuhan menjadikan kita dan bagaimana untuk mencapai kebahagiaan daripada nya kemudian budak itu menyerahkan buku terakhir itu dan berpaling untuk balik sebelum berjalan balik perempuan itu berkata terima kasih ya anak dan semoga tuhan memberkatimu selepas solat jumaat pada minggu berikutnya imam menyampaikan ceramah agama seperti biasa dia menamatkan ceramahnya dengan bertanya ada sesiapa yang ingin bertanya soalan atau ingin berkata sesuatu dengan perlahan di barisan belakang di kalangan tempat duduk muslimat suara seorang perempuan tua kedengaran di speaker tiada di kalangan jemaah yang berkumpul ini mengenali saya saya tidak pernah hadir sebelum ini sebelum hari jumaat yang lepas saya belum lagi memeluk agama islam bahkan tidak terfikir langsung untuk memeluknya suami saya telah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu meninggalkan saya sebatang kara saya benar benar keseorangan di dunia ini pada petang jumaat yang lepas ketika cuaca sejuk dan hujan lebat saya telah bertekad untuk membunuh diri kerana sudah putus harapan untuk hidup jadi saya mengambil seutas tali dan sebuah kerusi lalu menaiki loteng di rumah saya saya ikat tali tersebut dengan kuat pada kayu palang di bumbung rumah kemudian berdiri di atas kerusi hujung tali satu lagi saya ikat di sekeliling leher saya sambil berdiri di atas kerusi saya berasa benar benar keseorangan patah hati saya hampir hampir hendak melompat tiba tiba loceng pintu berbunyi di tingkat bawah dan saya tersentak saya berfikir untuk menunggu sebentar dan pasti orang itu akan pergi saya tunggu dan tunggu tetapi bunyi loceng semakin kuat dan bertubi tubi kemudian orang yang menekan suis loceng itu mengetuk pintu pula dengan kuat saya berfikir sendirian lagi siapalah di muka bumi ini yang boleh buat begini tiada siapa pernah tekan suis loceng itu atau nak berjumpa dengan saya saya longgarkan tali ikatan di leher dan kemudian pergi ke pintu hadapan ketika itu bunyi loceng kuat dan semakin kuat bila saya buka pintu dan lihat sukar untuk dipercayai oleh mata saya di anjung rumah saya itu berdiri seorang budak yang sangat comel yang bersinar wajahnya seperti malaikat tidak pernah saya jumpa sebelum ini di dalam hidup saya budak itu tersenyum oh saya tidak dapat hendak gambarkan kepada anda semua perkataan yang keluar daripada mulutnya menyebabkan hati saya yang telah lama mati tiba tiba hidup semula seruan budak itu seperti suara bayi yang sangat comel makcik saya datang hendak memberitahu bahawa allah sangat menyayangi dan sentiasa melindungi makcik kemudian dia memberikan kepada saya sebuah buku bertajuk jalan ke syurga yang saya sedang pegang ini bila malaikat kecil itu telah pulang meredah sejuk dan hujan saya menutup pintu dan membaca dengan perlahan setiap perkataan yang tertulis di dalam buku tersebut kemudian saya naik semula ke loteng untuk mendapatkan semula tali dan kerusi saya tak perlukannya lagi oleh sebab di belakang buku ini ada tertera alamat tempat ini saya sendiri datang ke masjid ini ingin mengucapkan syukur kepada tuhan tuhan kepada budak kecil yang telah datang tepat pada waktunya yang dengan demikian telah terhindar jiwa saya daripada keabadian di dalam neraka ramai yang berada di dalam masjid ketika itu menitiskan air mata mereka melaungkan takbir allah hu akbar gemaan takbir bergema di udara imam iaitu ayah kepada budak itu turun dari mimbar pergi ke barisan hadapan di mana malaikat kecil itu sedang duduk dia mendakap puteranya dengan air mata keluar tanpa disedarinya mungkin tidak ada jemaah yang memiliki saat yang lebih mulia ini dan mungkin di alam semesta ini belum pernah melihat seorang ayah yang penuh kasih sayang dan penghormatan terhadap anaknya inilah satu peristiwa berbahagialah anda kerana membaca kisah ini jangan biarkan kisah ini di sini sahaja bacalah lagi dan sampaikan kepada yang lain syurga adalah untuk umat nya ingatlah dengan menyebarkan firman allah boleh mengubah hidup seseorang yang hampir dengan anda sila kongsi kisah menarik ini sebarkanlah kalimah allah kalau kita...
|