If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: zulkifliyaakob.blogspot.com - RENTAK KEHIDUPAN.

site address: zulkifliyaakob.blogspot.com

site title: RENTAK KEHIDUPAN

Our opinion (on Monday 08 June 2026 4:46:07 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments
After content analysis of this website we propose the following hashtags:



Meta tags:

Headings (most frequently used words):

2008, february, pmn, wednesday, january, mahasiswa, gebang, kepala, batas, calon, rentak, kehidupan, 27, monday, 18, sunday, 17, friday, tuesday, 22, 16, november, 21, 2007, about, me, usia, blog, archive, pautan, gagal, serah, borang, di, diasak, polis, rakam, penghargaan, kepada, kpt, atas, kebenaran, bertanding, pilihan, raya, akan, hantar, ke, kenyataan, media, pengisytiharan, parti, negara, hapuskan, airmata, itu, bila, akal, hilang, akhlak, nilai, kesempurnaan, peribadi,

Text of the page (most frequently used words):
dan (128), yang (125), dengan (45), tidak (41), mereka (40), islam (36), dalam (36), itu (35), malaysia (34), untuk (33), mahasiswa (31), pmn (29), akan (26), ini (25), lagi (22), kami (22), #kepada (19), kita (19), muslim (19), juga (18), rakyat (18), parti (16), kepala (15), adalah (15), satu (15), calon (14), batas (14), ada (14), menjadi (14), mana (14), seorang (13), kerana (13), seseorang (13), tanpa (13), daripada (13), pada (13), parlimen (13), masyarakat (12), sebagai (12), dia (12), generasi (12), akal (12), negara (11), atau (11), oleh (11), umat (11), atas (10), orang (10), baik (10), bukan (10), politik (10), masih (10), telah (10), jika (9), lebih (9), melihat (9), apa (9), secara (9), pas (9), bertanding (9), menteri (9), 2008 (8), zulkifli (8), yaakob (8), bersama (8), hati (8), walaupun (8), muda (8), terus (8), kenyataan (7), presiden (7), comments (7), posted (7), menilai (7), antara (7), amanah (7), sendiri (7), saw (7), kamu (7), dari (7), lain (7), peribadi (7), akhlak (7), hari (7), bahawa (7), segala (7), pilihan (7), raya (7), abdullah (7), ketika (6), mahu (6), sedangkan (6), terlalu (6), boleh (6), sunnah (6), rasulullah (6), adakah (6), hanya (6), bagi (6), melakukan (6), sepatutnya (6), allah (6), tahun (6), para (6), cuba (6), perdana (6), katanya (6), borang (5), february (5), ramai (5), hingga (5), terhadap (5), sama (5), sehingga (5), pernah (5), belum (5), sistem (5), setiap (5), kekuatan (5), melainkan (5), kalangan (5), lakukan (5), serta (5), menentang (5), selain (5), sana (5), sudah (5), masa (5), hilang (5), langsung (5), airmata (5), tetap (5), kepentingan (5), pihak (5), kerajaan (5), azlan (5), bekas (5), demokrasi (5), dato (5), imej (4), tetapi (4), kadang (4), ajaran (4), maka (4), mata (4), kata (4), hak (4), membela (4), mengikut (4), memilih (4), sentiasa (4), semua (4), ibadat (4), kecemerlangan (4), penanda (4), aras (4), empat (4), bermaksud (4), rasa (4), amat (4), memisahkan (4), demi (4), kolot (4), menggambarkan (4), perkara (4), mungkin (4), baru (4), lalu (4), akalnya (4), seluruh (4), namun (4), berlaku (4), cahaya (4), dapat (4), banyak (4), malah (4), semalam (4), aku (4), sekarang (4), perubahan (4), pertandingan (4), menyaksikan (4), badut (4), gerakan (4), adanya (4), umum (4), barisan (4), nasional (4), ujarnya (4), tersebut (4), lawan (4), representasi (4), salah (4), ahmad (3), january (3), media (3), penghargaan (3), kpt (3), kebenaran (3), universiti (3), insan (3), nilai (3), sebenar (3), keadaan (3), pula (3), sebelum (3), begitu (3), takut (3), menyatakan (3), rasional (3), seharusnya (3), umar (3), pemuda (3), pemerintahan (3), beliau (3), berkata (3), lama (3), sesiapa (3), aspek (3), padanya (3), tiga (3), baginda (3), mempunyai (3), beriman (3), walau (3), hadis (3), bertanya (3), perbuatan (3), unsur (3), menepati (3), nescaya (3), agama (3), seolah (3), quran (3), diamalkan (3), dinamik (3), semula (3), dilakukan (3), semata (3), nama (3), jangan (3), biarkan (3), mengaku (3), hakikatnya (3), sikap (3), inti (3), pati (3), wednesday (3), ayat (3), yakni (3), belas (3), kasihan (3), turut (3), anak (3), bila (3), maksiat (3), bertindak (3), tak (3), menyedari (3), sedar (3), duniawi (3), kali (3), soal (3), perjuangan (3), sini (3), pilihanraya (3), lanskap (3), kesedaran (3), sesama (3), mahupun (3), stereotaip (3), samada (3), pembangkang (3), semenjak (3), semasa (3), selaku (3), pertimbangan (3), keadilan (3), isu (3), feb (3), hrkh (3), harakahdaily (3), zainal (3), pak (3), lah (3), hasrat (3), umno (3), tinggi (3), pelajar (3), pemimpin (3), polis (3), sekatan (3), ditentang (3), november (2), 2007 (2), pengisytiharan (2), hantar (2), rakam (2), gagal (2), serah (2), gebang (2), usia (2), posts (2), iman (2), dua (2), anda (2), mewakili (2), islamik (2), bekerja (2), membuat (2), masjid (2), bertanggungjawab (2), berjaya (2), saja (2), tuhan (2), kabur (2), pemikiran (2), disebabkan (2), lemah (2), lembut (2), jiwanya (2), cara (2), menegakkan (2), khattab (2), berada (2), dengannya (2), sejuzuk (2), dilakukannya (2), segenap (2), mendokong (2), sinilah (2), ialah (2), akidah (2), muamalah (2), cemerlang (2), berpaksikan (2), teladan (2), tiada (2), sahabat (2), sesuatu (2), siapa (2), bermakna (2), keimanan (2), riwayat (2), saat (2), bersesuaian (2), rasul (2), nya (2), malu (2), tohmahan (2), meninggalkan (2), teliti (2), menyaring (2), asing (2), mempengaruhi (2), peri (2), lakunya (2), ilmu (2), kajian (2), mampu (2), sabda (2), mengikuti (2), sejengkal (2), sehasta (2), memasuki (2), kalau (2), luar (2), penampilan (2), pembawa (2), mesej (2), semakin (2), lari (2), dihantar (2), pelbagai (2), haram (2), olah (2), halal (2), berbanding (2), bagaimana (2), khabar (2), kasih (2), sayang (2), ahli (2), betapa (2), membina (2), hendaklah (2), tercemar (2), mengata (2), miskin (2), malas (2), lembap (2), penipu (2), perosak (2), zalim (2), ganas (2), sepak (2), terajang (2), memalukan (2), sekular (2), tempang (2), asalnya (2), menderhakai (2), setelah (2), soalan (2), persoalan (2), dikaji (2), manusia (2), cabaran (2), menyebabkan (2), musuh (2), bertukar (2), gadis (2), kenapa (2), penuh (2), bapa (2), ulama (2), kesan (2), membuatkan (2), menghalangnya (2), kemaksiatan (2), sekiranya (2), individu (2), isteri (2), menodai (2), batasan (2), kancah (2), kebaikan (2), ukhrawi (2), akhirnya (2), diri (2), merupakan (2), minta (2), diisi (2), kerna (2), teman (2), puas (2), jatuh (2), bumi (2), selama (2), daya (2), tahu (2), manik (2), menelusuri (2), perjalanan (2), sejak (2), dasar (2), arena (2), mewujudkan (2), pentas (2), malahan (2), keruntuhan (2), diwarisi (2), bertelingkah (2), pelawak (2), relevan (2), remeh (2), faktor (2), suatu (2), kebangsawanan (2), berhempas (2), pulas (2), tampil (2), kearah (2), saban (2), melalui (2), merasakan (2), kepincangan (2), tentang (2), situasi (2), and (2), their (2), status (2), keinginan (2), hemat (2), kuala (2), lumpur (2), kenyataannya (2), sangat (2), jelas (2), alternatif (2), mencadangkan (2), keputusan (2), pengerusi (2), oic (2), beberapa (2), prihatin (2), care (2), taker (2), government (2), sementara (2), agar (2), tempoh (2), tegasnya (2), menghormati (2), lunas (2), sekurang (2), kurangnya (2), tindakan (2), jelasnya (2), mks (2), pengajian (2), datang (2), petanda (2), auku (2), utama (2), terlibat (2), undang (2), ujar (2), membolehkan (2), keterlibatan (2), warga (2), pendidikan (2), suara (2), kawasan (2), professor (2), seri (2), badawi (2), penaja (2), mohamad (2), dewan (2), milenium (2), diasak (2), masuk (2), disekat (2), pertama (2), ustaz (2), arshad (2), dun (2), rentak (2), kehidupan (2), skip (2), design, finalsense, keturunan, awang, family, pautan, neg, dias, blog, archive, pmram, pmiupm, jamis, upm, pmiutmkl, isiukm, idealis, pmium, permadah, kampus, view, complete, profile, persatuan, kedah, malaya, about, subscribe, atom, older, tajdid, juanda, jaya, berlainan, tertanya, siapakah, keduanya, sungguh, keliru, manakah, rajin, solat, duha, bertugas, meninggalkannya, pelanggan, menunggu, menjejaskan, kerja, khidmatnya, mengantuk, mesyuarat, semalaman, bertahajud, cergas, sembahyang, kaki, pemalas, keluarga, perniagaan, selamba, lupakan, bertudung, perangai, bertelanjang, bahkan, teruk, membenci, tudung, hijab, beralasan, hukum, tudungkan, luntur, mencemarkan, emosi, menidakkan, syariat, begitulah, keadaannya, paras, keislaman, tertipu, pandangan, zahir, budi, batil, berpeluang, menzaliminya, tegas, dipandang, biadab, makruf, maruahnya, bagaimanakah, jati, dirinya, bin, dicadangkan, dipilih, pekerja, beribadah, waktu, bermusafir, sesungguhnya, mengenali, meletakkan, sewajarnya, menyempurnakan, peribadinya, mengambil, contoh, agung, sandaran, bersabda, nabi, pun, diutuskan, sebelumku, pengikut, sunnahnya, meneladaninya, kemudian, selepasnya, mengatakan, disuruh, barang, tangannya, lidahnya, hatinya, sebesar, sebiji, sawi, seperti, sehinggakan, lubang, biawak, kaum, yahudi, nasrani, wahai, bukhari, pemandangan, mengelirukan, mengenai, nampak, perbezaan, segi, pertuturan, perwatakan, berkiblat, nafsu, kebendaan, peranan, menakutkan, rahmat, keindahan, suka, aneka, kesusahan, kesempitan, segalanya, dosa, sukar, mencari, berpahala, bilangan, disebut, terhad, bilangannya, berjinak, dibebankan, amaran, siksa, azab, padahal, diberi, gembira, luasnya, ampunan, mesra, mudah, pendakwah, menarik, minat, korporat, menampakkan, cekap, profesional, ihsan, malangnya, berurusan, terkehadapan, dibandingkan, berpengaruh, sebenarnya, kecekapan, profesionalisme, progresif, istilah, seumpama, berasal, diterapkan, berterusan, empayar, ulung, memperoleh, kejayaan, mestilah, menemukan, kembali, berniat, pekerjaan, wajib, menjaga, supaya, seharian, kembalikan, kesempurnaan, rozana, hamim, apakah, berakal, demikian, terkandung, suci, dihayati, sekalian, mendalam, tekun, membuahkan, hasil, hebat, natijah, mengagumkan, manfaat, besar, dikongsi, sedang, seakan, jauh, ketinggalan, menghayati, seruan, ilahiyyah, ertikata, pemanfaatan, semaksimum, bergantung, harap, mangsa, ratahan, sudahlah, kering, kontang, jiwa, berpandukan, kala, syaitan, hawa, nafsulah, sembahan, mulut, terkumat, kamit, hamba, astaghfirullah, perginya, kewarasan, apabila, seusia, dirogol, diliwat, hilangnya, kemuliaan, tergamak, pembunuh, kejam, mengapa, ditatang, ibu, bongkak, sombong, derhaka, senja, persoalannya, selemah, sebebal, selembab, setolol, jawapannya, merosakkan, kerosakan, maknawi, sedari, awalnya, nur, bilamana, dituruti, taubat, memadamkan, rabbaniyyah, terpadam, lenyapnya, lembab, salaf, mengungkapkan, memang, kebenarannya, renungkan, jikalau, sempurna, murninya, sesebuah, kampung, daerah, negeri, ternyata, ambang, bahaya, lambat, mengesan, merawat, mumayyiz, membezakan, buruk, suami, menampar, menjatuhkan, talak, sewenang, wenangnya, bermain, kayu, semau, maunya, bersalah, tuan, rumah, mendera, pembantu, sesuka, remaja, berpeleseran, berzina, segan, silu, menyogok, menyuap, rasuah, peniaga, menekan, pengguna, murni, bersamanya, selalu, akur, mengawasi, memantaunya, rumahnya, sahaja, malaikat, khasnya, raqib, atid, menyaksikannya, ingatan, ikatan, padu, kematian, seksa, neraka, terjebak, kehinaan, tersilap, langkahnya, menceburi, memisahkannya, pastinya, berlipat, ganda, melebihi, kelazatan, keseronokan, hiburan, dikecapinya, kotor, keji, sihat, waras, melanggar, resam, budaya, samalah, memelihara, tersembunyi, kurniaan, ilahi, bismillahirrahmanirrahiim, terakhir, penaku, menari, helaian, kertas, biar, dihiasi, benih, titis, keringat, senyuman, tawa, deras, mengalir, lamanya, tertahan, bertahan, dilayan, meluah, mengalirkan, sudut, menahan, esakanku, salut, hiba, pujukan, setitis, tapi, berdaya, tempuh, minggu, mematikan, caranya, menyusun, sebab, membiarkan, jernih, gugur, kerinduan, kehilangan, keletihan, kerunsingan, menghapus, hapuskan, tuesday, hadapan, suruhanjaya, januari, introduksi, masakini, 1957, keluar, dunia, mengubah, gelombong, semoga, mendapat, pertolongan, dipermudahkan, urusan, lawak, jenaka, tipu, kemerdekaan, pembangunan, mendominasi, bertahun, berubah, takuk, golongan, aristokrat, terdapat, berusaha, mendaki, pertembungan, kelompok, dominan, hampir, berpencak, ibarat, sinis, tertindas, kosong, diucapkan, perbincangan, perbahasan, tiadanya, keintelektulan, gaya, hidup, tingkah, laku, komen, pemerintah, ambil, kira, hakikat, sekadar, aristokrasi, konvensional, bukti, kedua, memegang, tampuk, seringkali, mendakwa, pergerakan, zaman, berzaman, sebahagian, manifesto, agenda, didukung, keperluan, jadi, berpadu, mendepani, risiko, memikul, tanggungjawab, menghadapi, merubah, paradigma, bukannya, kepercayaan, keramat, berdasarkan, rekod, terbukti, dilihat, dahulu, moral, tatasusila, sepertimana, dipamerkan, politikus, penjawat, dihantui, kronisme, nepotisma, dibuktikan, pertelingkahan, berpanjangan, kawalan, benak, ngo, warganegara, sampaikan, tahap, berlakunya, versi, perarakan, raksasa, penstabil, check, balance, sedia, dibanjiri, the, round, act, clicks, internal, problems, yet, dispute, quo, dicabar, cepat, berpuas, reformasi, kekangan, dinding, penghalangnya, tebal, inginkan, arus, terpaksa, menanggung, akibatnya, ikrar, ideologi, yakin, kesepaduan, terikat, ataupun, menerus, kecenderungan, memikirkan, nasib, kebajikan, menggasak, sumpah, deklarasi, negarastudent, national, party, friday, menghantar, p041, mendengar, angin, menurut, mengetengahkan, sempena, pendekatan, menyerang, berkongsi, selebihnya, terpulanglah, komponen, menerima, keberadaan, benar, pencalonan, berhasrat, bersaing, meneruskan, niat, sedarlah, dewasa, menyentuh, meminta, bersikap, jujur, massa, dibubarkan, februari, bertentangan, prinsip, konsep, ditonjolkan, harus, dinyatakan, aktivis, tambah, isyarat, berfikir, nekad, situ, terbaik, menyampaikan, berharap, dinilai, protes, bermusuhan, kepemimpinan, khususnya, memulihkan, pasti, terjun, sunday, merakamkan, setinggi, mustapa, mohamed, membenarkan, menerusi, akhbarnya, pendirian, diambil, positif, akta, kolej, penghalang, mencorakkan, depan, kemunculan, usaha, prosedur, perlu, pemansuhan, fasal, mengekang, melahirkan, didedahkan, menyeluruh, menimbulkan, bijak, wajar, mengenakan, peka, dek, proses, pembelajaran, unik, mematangkan, menunaikan, jeli, semberong, sasaran, menandakan, optimis, slogan, menuju, arah, hasratnya, bertujuan, memastikan, mengangkat, membawa, mantan, terutamanya, pelajaran, bertaraf, madya, phd, latar, belakang, membolehkannya, disegani, dicontohi, begitupun, permintaan, mencapai, tujuan, diberikan, jawapan, menamakan, mns, monday, zainul, faqar, yaacob, peguam, balqis, nor, dihalang, menyerahkan, tiket, bebas, p41, pagi, tadi, dihubungi, penjenayah, pintu, awal, sempat, menurutnya, bertanyakan, kesungguhan, menyalahkan, kononnya, walhal, peringkat, subri, penaga, tapiudin, hamzah, azhar, ibrahim, bertam, zabariah, noorsiah, manakala, pinang, tunggal, roslan, saidin, haji, hashim, berperasaan, gundah, sekali, kau, dicari, sidebar, main,


Text of the page (random words):
ullah juga bukan bekas perdana menteri malaysia atau representasi oic melainkan hanya seorang aktivis mahasiswa malaysia jika beliau tetap dengan representasi perdana menteri malaysia dalam tempoh care taker government ini bermakna pak lah tidak menghormati lunas demokrasi di malaysia ujarnya lagi tambah azlan lagi pertandingan mahasiswa dengan bekas perdana menteri malaysia ini adalah salah satu isyarat yang sangat jelas bahawa malaysia seharusnya berfikir tentang keputusan nekad pmn untuk bertanding dengan abdullah di mana ada pak lah di situ ada mahasiswa katanya selain itu katanya lagi pilihanraya umum ke 12 adalah masa terbaik bagi pmn untuk menyampaikan hasrat mahasiswa dan generasi muda di malaysia kami berharap representasi mahasiswa di parlimen kepala batas ini sekurang kurangnya dinilai sebagai tindakan protes kami dengan sistem demokrasi malaysia pmn tidak pernah bermusuhan dengan mana mana pihak baik kepemimpinan barisan nasional khususnya abdullah atau parti parti alternatif katanya jelasnya pmn hanya mahu memulihkan demokrasi malaysia apa yang pasti pmn akan terjun dalam masyarakat dan sistem demokrasi malaysia melalui pertandingan dengan bekas perdana menteri malaysia mks posted by zulkifli yaakob at 9 10 am 0 comments friday february 1 2008 kenyataan media pengisytiharan parti mahasiswa negara pmn di hadapan suruhanjaya pilihanraya malaysia 7 januari 2008 introduksi menelusuri perjalanan lanskap politik malaysia pada masakini dan sejak tahun 1957 kami sekarang keluar daripada dunia kami atas dasar mengubah arena politik dan mewujudkan satu gelombong kesedaran baru dalam pentas masyarakat malaysia hari ini semoga apa yang kita lakukan akan mendapat pertolongan dan dipermudahkan segala urusan lawak jenaka dan tipu daya dalam pentas politik 50 tahun menelusuri kemerdekaan kita telah melihat banyak perubahan dan pembangunan malahan tidak dapat lari keruntuhan masyarakat malaysia malahan keruntuhan masyarakat mendominasi seluruh perjalanan malaysia selama bertahun lanskap politik malaysia tidak berubah dan masih di takuk lama pertandingan antara golongan aristokrat yang diwarisi dari generasi mereka yang sebelum walaupun terdapat mereka yang berusaha mendaki ke atas akan tetapi jatuh mengikut masa arena politik malaysia masih menyaksikan pertembungan 2 kelompok parti dominan sejak hampir 50 tahun yang lalu yang masih tetap berpencak dan bertelingkah sesama sendiri bn dan ba pas adalah ibarat pelawak dan badut badut yang sentiasa sinis dan akan terus bertelingkah sesama mereka walaupun rakyat semakin tercemar dan terus tertindas lebih banyak kata kata kosong diucapkan berbanding yang lebih relevan dan rasional perbincangan dan perbahasan perkara remeh menggambarkan tiadanya keintelektulan di dalam gaya hidup mahupun tingkah laku kenyataan dan komen remeh ya ramai di kalangan mereka yang menjadi pemerintah di atas sana faktor yang di ambil kira menyedari hakikat untuk mewujudkan suatu gerakan yang lebih dinamik daripada rakyat untuk rakyat bukan sekadar faktor aristokrasi kebangsawanan dan bukan untuk kepentingan seseorang dan bukan untuk menjadi gerakan stereotaip dan konvensional demi perubahan kita telah melihat bukti daripada kedua dua pihak samada kerajaan yang telah lama memegang tampuk pemerintahan mahupun pihak pembangkang yang seringkali mendakwa mereka telah berhempas pulas walaupun pada hakikatnya kita tidak melihat apa apa kesan dari mereka stereotaip pergerakan yang diwarisi semenjak zaman berzaman telah membuatkan sebahagian daripada manifesto dan agenda yang didukung tidak lagi rasional dengan keperluan semasa jadi kami selaku mahasiswa tampil untuk berpadu bersama masyarakat mendepani segala risiko untuk memikul tanggungjawab dan pertimbangan untuk menghadapi cabaran untuk merubah paradigma dan stereotaip lanskap politik malaysia kearah gerakan yang lebih dinamik kami bukannya pembawa gerakan kebangsawanan malah bukan juga atas dasar kepercayaan keramat kami selaku mahasiswa sentiasa bersama masyarakat berdasarkan rekod yang telah terbukti dan juga keadaan yang dilihat saban hari semenjak dahulu lagi telah menodai masyarakat kita samada dari aspek moral mahupun tatasusila sepertimana yang telah dipamerkan oleh para politikus sekarang penjawat kerajaan masih lagi dihantui dengan unsur kronisme dan juga nepotisma walaupun tidak dapat dibuktikan melalui sistem keadilan namun rakyat tetap merasakan adanya kepincangan di sana sini di dalam pemerintahan sekarang pertelingkahan yang berpanjangan sesama mereka sudah di luar kawalan persoalan yang tidak sudah sudah di dalam benak rakyat malaysia dan juga ngo tentang hak rakyat dan warganegara sampaikan pada satu tahap saban hari berlakunya pelbagai versi perarakan raksasa rakyat menggambarkan kesedaran rakyat terhadap isu yang berlaku dan situasi sebenar sekarang di malaysia pembangkang yang masih belum berjaya menjadi penstabil check and balance kepada kerajaan yang sedia ada malah mereka dibanjiri dengan kepentingan sendiri dan isu the round up of their act clicks and their internal problems yet dispute status quo keadaan semasa di malaysia langsung tidak pernah dicabar semenjak tahun 57 lagi rakyat malaysia terlalu cepat berpuas hati tanpa adanya keinginan untuk satu reformasi kearah sesuatu yang lebih baik keinginan itu mungkin ada namun kekangan dan juga dinding penghalangnya adalah terlalu tebal dan mereka yang inginkan adanya arus perubahan mahu tidak mahu terpaksa menanggung akibatnya ikrar kami kepada rakyat malaysia kami menyedari ideologi rakyat malaysia dan kami yakin dengan kesepaduan seluruh rakyat malaysia kami langsung tidak terikat dengan mana mana parti samada ba ataupun bn daripada mahasiswa untuk masyarakat kami akan terus menerus berhempas pulas demi rakyat malaysia kecenderungan untuk memilih bn dan ba pada hemat kami selaku mahasiswa adalah tidak lagi relevan dengan situasi semasa maka tidak akan adanya lagi para pelawak atau badut badut yang akan berada di dalam kerajaan kita dengan segala kepincangan yang mereka sedar dan mereka lakukan hanya untuk kepentingan diri sendiri tanpa memikirkan nasib serta hak kebajikan rakyat mereka akan terus lakukan malah terus diamalkan bersama menggasak perubahan sumpah kami untuk rakyat malaysia mahasiswa bersama rakyat deklarasi oleh parti mahasiswa negarastudent national party posted by zulkifli yaakob at 11 13 am 0 comments tuesday january 22 2008 hapuskan airmata itu bismillahirrahmanirrahiim semalam merupakan hari terakhir penaku menari atas helaian kertas yang minta diisi biar ia penuh dihiasi ayat ayat yang menjadi benih setiap titis keringat ku ini semalam juga hari yang minta diisi dengan senyuman dan tawa kerna 22 tahun yang lalu semalam juga sepatutnya airmata ini deras mengalir kerna lamanya tertahan cuba bertahan cuba untuk tidak dilayan ketika teman teman yang lain puas meluah segala rasa puas mengalirkan airmata aku masih lagi di sudut itu cuba menahan esakanku cuba ku salut hiba ini dengan pujukan jangan biarkan airmata ini jatuh ke bumi walau setitis tapi aku seolah olah tak berdaya perjuangan yang ku tempuh selama 32 minggu ini mematikan segala daya yang ada aku tak tahu bagaimana caranya menyusun segala sebab untuk membiarkan manik manik jernih itu gugur ke bumi kerinduan kehilangan keletihan kerunsingan dan aku masih lagi di sini cuba menghapus airmata itu posted by zulkifli yaakob at 9 06 pm 0 comments wednesday january 16 2008 bila akal hilang oleh rozana hamim seseorang tidak menderhakai allah melainkan setelah akalnya hilang apakah kamu tidak berakal demikian soalan allah s w t kepada kita semua di dalam al quran persoalan yang terkandung di dalam ayat suci itu kalau dihayati dan dikaji oleh kita yakni sekalian umat islam secara mendalam dan tekun nescaya akan membuahkan hasil yang hebat natijah yang mengagumkan serta manfaat besar yang boleh dikongsi oleh seluruh umat manusia namun hari ini kita sedang melihat umat islam seakan akan jauh ketinggalan dalam menghayati cabaran dan seruan ilahiyyah ini dalam ertikata yang lain pemanfaatan akal tidak berlaku semaksimum mungkin di kalangan kita hingga menyebabkan kita selain terus bergantung harap dan belas kasihan dengan musuh musuh islam turut menjadi mangsa ratahan mereka sudahlah iman kering kontang di jiwa akal pula tidak lagi berpandukan kebenaran kala itu syaitan dan hawa nafsulah bertukar menjadi tuhan sembahan walaupun mulut terkumat kamit mengaku hamba allah astaghfirullah mana perginya kewarasan akal apabila anak gadis seusia 10 tahun dirogol dan diliwat tanpa belas kasihan ke mana hilangnya kemuliaan akal bila seseorang tergamak menjadi pembunuh kejam kenapa dan mengapa anak yang ditatang penuh kasih dan sayang oleh ibu bapa bertukar menjadi bongkak sombong dan derhaka di usia senja mereka persoalannya kenapa akal seseorang insan boleh menjadi selemah sebebal selembab dan setolol itu jawapannya adalah kerana maksiat yang ia lakukan kata para ulama maksiat itu merosakkan akal kerosakan maknawi berlaku tanpa ia sedari awalnya di dalam akal ada nur yakni cahaya bilamana maksiat dilakukan tanpa dituruti taubat ia langsung bertindak memadamkan cahaya rabbaniyyah itu kesan terpadam dan lenyapnya cahaya itu membuatkan hati menjadi lemah dan lembab di kalangan ulama salaf ada yang mengungkapkan seseorang tidak menderhakai allah melainkan setelah akalnya hilang memang ada kebenarannya cuba kita renungkan jikalau seseorang itu sempurna akalnya nescaya akal murninya akan bertindak menghalangnya dari melakukan kemaksiatan itu sesebuah kampung daerah dan negeri ternyata di ambang bahaya sekiranya lambat mengesan dan merawat individu individu hilang akal dan belum mumayyiz tak dapat membezakan baik dan buruk di kalangan mereka bila akal hilang akan banyak berlaku suami menampar dan menjatuhkan talak ke atas isteri sewenang wenangnya isteri bermain kayu tiga semau maunya bapa menodai anak gadis sendiri tanpa rasa bersalah lagi tuan rumah mendera pembantu sesuka hati remaja berpeleseran dan berzina tanpa segan silu ahli politik menyogok dan menyuap rasuah tanpa batasan para peniaga menekan pengguna tanpa belas kasihan dan banyak lagi seseorang yang akal murni masih bersamanya selalu menyedari dan akur bahawa allah sentiasa melihat mengawasi dan memantaunya sama ada di rumahnya atau di mana sahaja dia sedar para malaikat khasnya raqib dan atid turut menyaksikannya selain itu ingatan dan ikatan padu jiwanya terhadap al quran keimanan kematian dan seksa neraka akan menghalangnya terjebak ke kancah kehinaan itu malah dia sedar betapa tersilap langkahnya menceburi kemaksiatan akan memisahkannya dari segala kebaikan duniawi dan ukhrawi pastinya kebaikan duniawi dan ukhrawi itu berlipat kali ganda melebihi kelazatan keseronokan dan hiburan duniawi yang dikecapinya secara kotor dan keji itu akhirnya kita soal diri sendiri adakah manusia yang sihat dan waras akalnya akan melakukan perkara perkara melanggar batasan agama akhlak serta resam budaya itu sama samalah kita memelihara cahaya yang tersembunyi kurniaan ilahi itu posted by zulkifli yaakob at 3 02 am 0 comments wednesday november 21 2007 akhlak nilai kesempurnaan peribadi tajdid iman bersama dr juanda jaya empat penanda aras kembalikan kecemerlangan kekuatan umat islam jika menilai di antara dua insan berlainan imej anda akan tertanya siapakah antara keduanya yang mewakili nilai islam sebenar sungguh ramai keliru manakah yang islamik dan tidak islamik antara seorang yang rajin solat duha ketika dalam keadaan bertugas dan bekerja atau yang meninggalkannya kerana tidak mahu membuat pelanggan menunggu hingga menjejaskan kerja dan khidmatnya antara orang yang mengantuk ketika mesyuarat kerana semalaman bertahajud atau orang yang cergas lagi amanah tetapi tidak sembahyang ada pula yang kaki masjid tetapi pemalas dan tidak bertanggungjawab terhadap keluarga sedangkan yang berjaya dalam perniagaan selamba saja lupakan tuhan yang bertudung kadang kadang sama perangai dengan yang bertelanjang bahkan lebih teruk lagi hingga mereka yang membenci tudung dan hijab beralasan dan membuat hukum sendiri baik tudungkan hati sebelum kepala ajaran islam menjadi begitu kabur dan luntur dalam pemikiran mereka disebabkan seseorang yang mencemarkan imej islam maka ramai terlalu emosi hingga menidakkan syariat begitulah keadaannya ketika menilai paras keislaman seseorang kadang kadang kita tertipu oleh pandangan mata zahir yang lemah lembut kita kata baik budi walaupun jiwanya terlalu lembut hingga takut menyatakan mana yang hak dan batil sehingga ramai orang berpeluang menzaliminya sedangkan yang tegas dan rasional dipandang masyarakat sebagai biadab walaupun dengan cara itu dia boleh menegakkan makruf dan membela maruahnya bagaimanakah seharusnya seseorang menegakkan jati dirinya sebagai muslim sebenar yang mengikut cara dan sunnah rasulullah saw umar bin al khattab pernah dicadangkan dengan seorang pemuda yang akan dipilih sebagai pekerja dalam pemerintahan beliau mereka yang memilih pemuda itu berkata dia seorang muslim yang amanah dia sentiasa berada di masjid untuk beribadah umar berkata adakah kamu semua pernah bersama dengannya untuk waktu yang lama adakah sesiapa yang pernah bermusafir dengannya sesungguhnya kamu semua belum lagi mengenali pemuda itu islam tidak menilai seseorang yang amanah hanya dengan sejuzuk ibadat dilakukannya tanpa melihat dari segenap aspek lain yang mendokong kecemerlangan peribadi muslim padanya di sinilah islam meletakkan sistem akhlak sebagai penanda aras kecemerlangan peribadi muslim tiga penanda aras lain bagi menilai peribadi muslim ialah akidah ibadat dan muamalah setiap muslim cemerlang adalah berpaksikan empat kekuatan itu sewajarnya seorang muslim menyempurnakan peribadinya dengan hanya mengambil contoh teladan seorang insan agung rasulullah saw tiada yang lain menjadi sandaran dan kekuatan melainkan peribadi baginda saw rasulullah saw bersabda yang bermaksud tiada seorang nabi pun di kalangan mereka yang diutuskan kepada umat sebelumku melainkan mereka mempunyai pengikut dan sahabat yang mengikut sunnahnya dan meneladaninya kemudian akan ada generasi selepasnya yang mengatakan sesuatu yang mereka tidak lakukan serta melakukan apa yang tidak disuruh barang siapa yang menentang mereka dengan tangannya bermakna dia adalah seorang yang beriman sesiapa yang menentang mereka dengan lidahnya maka dia adalah beriman dan sesiapa yang menentang dengan hatinya maka dia adalah seorang yang beriman tidak ada yang selain dari itu keimanan padanya walau sebesar sebiji sawi hadis riwayat muslim jika begitu setiap muslim sepatutnya bertanya dalam hati saat dia bermaksud melakukan apa juga perbuatan adakah ia bersesuaian dengan sunnah rasul nya tanpa rasa takut dan malu kerana tohmahan orang yang meninggalkan sunnah seorang muslim juga amat teliti menyaring unsur asing yang mempengaruhi peri lakunya dengan ilmu dan kajian dia mampu memisahkan mana yang menepati ajaran islam dan tidak seperti sabda rasulullah saw yang bermaksud kamu akan mengikuti sunnah umat sebelum kamu s...
Thumbnail images (randomly selected): * Images may be subject to copyright.GREEN status (no comments)

Verified site has: 14 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-14


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/1.1 200 OK
Content-Type text/html; charset=UTF-8
Expires Mon, 08 Jun 2026 04:46:06 GMT
Date Mon, 08 Jun 2026 04:46:06 GMT
Cache-Control private, max-age=0
Last-Modified Tue, 01 Oct 2024 19:57:52 GMT
ETag W/ 88c33d5922910863d37df9a1baee6d035e2c7f5d0c708cb4827b54eaf1264c25
Content-Encoding gzip
X-Content-Type-Options nosniff
X-XSS-Protection 1; mode=block
Content-Length 19362
Server GSE
Connection close

Meta Tags

title="RENTAK KEHIDUPAN"
content="text/html; charset=UTF-8" http-equiv="Content-Type"
content="blogger" name="generator"
content="htt???/zulkifliyaakob.blogspot.com/" property="og:url"
content="RENTAK KEHIDUPAN" property="og:title"
content='"Tidak akan kamu berperasaan gundah walau sekali, jika kau tahu apa yang dicari." ~ Umar al-Khattab"' property="og:description"
name="google-adsense-platform-account" content="ca-host-pub-1556223355139109"
name="google-adsense-platform-domain" content="blogspot.com"

Load Info

page size19362
load time (s)0.266243
redirect count0
speed download72789
server IP 172.217.22.161
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"