Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2012, wednesday, tuesday, february, logo, blog, bebas, menulis, sunday, january, 2013, august, 29, 21, march, 2011, tukang, jenguk, kelab, tarikhhijri, salam, misi2013, hargapetrolsemasa, mansuh, isa, blogger, trg, archive, satumalaysia, my, list, media, massa, tranung, bloggers, contributors, followers, isu, amanat, haji, hadi, kekeliruan, pemikiran, dr, dzulkifli, ahmad, jati, dah, ada, yayasan, terengganu, aniaya, pelajar, trefound, tentang, pas, dan, undi, melayu, beberapa, renungan,
Text of the page (most frequently used words):
yang (247), dan (224), dengan (117), pas (109), politik (88), islam (81), tidak (80), ini (72), mereka (71), dalam (65), umno (63), oleh (63), untuk (59), kita (59), orang (53), itu (49), isu (43), adalah (43), kepada (39), kerana (39), akan (37), bukan (34), lebih (33), amanat (32), ialah (32), bahawa (31), boleh (30), sebagai (28), hudud (28), daripada (26), dakwah (26), melayu (25), maka (25), nabi (25), ada (24), perlu (24), tetapi (24), tentang (21), jika (21), haji (20), juga (20), telah (20), lain (20), saya (20), apabila (19), pendekatan (19), secara (18), tersebut (18), ramai (18), atau (18), dasar (18), ahli (18), seperti (17), hadi (17), presiden (17), beliau (17), antara (17), ular (17), daun (17), saw (17), satu (16), kerajaan (16), terhadap (16), salah (16), dzul (16), lagi (15), agama (15), bertegas (15), bagi (15), pada (15), dari (15), raja (15), media (14), sekalipun (14), apa (14), para (13), pemikiran (13), sama (13), penerangan (13), mekah (13), sahaja (12), alasan (12), allah (12), muslim (12), menjadi (12), nyawa (12), najasyi (12), iaitu (12), perjuangan (11), blogger (11), parti (11), persepsi (11), pihak (11), kuasa (11), memberikan (11), begitu (11), malaysia (11), ulama (11), polemik (11), imam (11), quran (11), anak (10), masyarakat (10), isa (10), terus (10), semua (10), ahmad (10), tuan (10), bin (10), itulah (10), perlembagaan (10), sendiri (9), menggunakan (9), sudah (9), tanpa (9), diri (9), sebagaimana (9), kata (9), menentang (9), bahkan (9), kekeliruan (9), supaya (9), non (9), sahabat (9), habsyah (9), kalah (9), ago (8), rakyat (8), jahat (8), terengganu (8), mempertahankan (8), fakta (8), setiap (8), tindakan (8), seterusnya (8), pendokong (8), pernah (8), hati (8), kemenangan (8), bermatlamatkan (8), akidah (8), seni (8), muhajirin (8), hari (8), murtad (8), dia (8), blog (7), sudut (7), propaganda (7), adil (7), tujuan (7), sebenarnya (7), dap (7), masa (7), dilihat (7), beberapa (7), penjelasan (7), pemimpin (7), betul (7), kalangan (7), akhirnya (7), penegasan (7), golongan (7), ayat (7), berlaku (7), manusia (7), benar (7), jaafar (7), menang (7), persoalan (7), tuhan (7), kedudukan (7), menerima (7), guru (7), mengkafirkan (7), kafir (7), years (6), logo (6), menyokong (6), pilihanraya (6), besar (6), prinsip (6), paling (6), baru (6), bangsa (6), berbanding (6), hanya (6), mata (6), sepatutnya (6), sultan (6), bawah (6), kenyataan (6), menjadikan (6), pelajar (6), kalau (6), tulisan (6), mengambil (6), mursyidul (6), respon (6), jahil (6), perkara (6), zaman (6), uslub (6), rasulullah (6), memahami (6), perlaksanaan (6), jelas (6), berkata (6), kenapa (6), artikel (6), mengatakan (6), undang (6), seseorang (6), suku (6), negara (6), tranungdaily (5), akal (5), february (5), political (5), posted (5), atas (5), baik (5), sehingga (5), suka (5), bacaan (5), sangat (5), timbul (5), banyak (5), mendapat (5), pula (5), positif (5), jati (5), sentiasa (5), masjid (5), hak (5), bentuk (5), sistem (5), tiada (5), tak (5), musuh (5), kerja (5), ruang (5), bukannya (5), membuat (5), selepas (5), ditimbulkan (5), pandangan (5), taqiyyah (5), sini (5), mati (5), lihatlah (5), natijah (5), wakil (5), adakah (5), mempertegaskan (5), berkenaan (5), mendapatkan (5), peristiwa (5), antaranya (5), disiarkan (5), agenda (5), saudara (5), syariat (5), usaha (5), jihad (5), jalan (4), dah (4), august (4), january (4), march (4), 2012 (4), comments (4), mempunyai (4), terlalu (4), bahasa (4), menyebabkan (4), perpaduan (4), timbalan (4), cuba (4), seri (4), belia (4), pusat (4), undi (4), jauh (4), pun (4), kaedah (4), ali (4), menegakkan (4), pengundi (4), cara (4), nak (4), sesuatu (4), kebenaran (4), dapat (4), seorang (4), yayasan (4), lama (4), tahun (4), hatta (4), jentera (4), tahaluf (4), menyatakan (4), memahamkan (4), menegaskan (4), apakah (4), moden (4), makhluk (4), sanggup (4), berpegang (4), fahaman (4), sunnah (4), tiba (4), amru (4), melalui (4), mana (4), syarat (4), pasti (4), penting (4), kadangkala (4), sebab (4), komentar (4), mengelak (4), telus (4), memecah (4), dinafikan (4), musyrikin (4), pegangan (4), dua (4), biasa (4), segi (4), titik (4), sedangkan (4), kristian (4), ketika (4), pemerintahan (4), menyebut (4), faham (4), sejak (4), abdul (4), perbincangan (4), semakin (4), perdana (4), termasuk (4), belah (4), kenduri (4), kendara (4), mengekalkan (4), puak (4), merosakkan (4), anekdot (4), com (3), ibnu (3), memilih (3), komunikasi (3), bagaimana (3), tokoh (3), april (3), may (3), june (3), 2013 (3), menjawab (3), umum (3), tertentu (3), melampau (3), awam (3), rasmi (3), pimpinan (3), dunia (3), mudah (3), berikut (3), kredibiliti (3), kepimpinan (3), datuk (3), anwar (3), ibrahim (3), menyedarkan (3), liwat (3), saksi (3), sihat (3), bertujuan (3), semata (3), kezaliman (3), dilakukan (3), terang (3), inisiatif (3), kebaikan (3), dibuat (3), menjaga (3), kuat (3), kononnya (3), hubungan (3), nampak (3), sampai (3), saluran (3), mca (3), ganti (3), bila (3), sesuai (3), langsung (3), dewan (3), pemuda (3), trefound (3), negeri (3), masih (3), bertindak (3), mungkin (3), mahu (3), hasan (3), peribadi (3), dikatakan (3), nama (3), muhammad (3), berhormat (3), dzulkifli (3), salahudin (3), ayub (3), pendirian (3), panduan (3), rakan (3), menerangkan (3), medan (3), menyampaikan (3), sememangnya (3), bahan (3), perspektif (3), negatif (3), pendek (3), mengandungi (3), eksekutif (3), selesa (3), selamat (3), rasa (3), surah (3), aala (3), imran (3), demikian (3), diseksa (3), kepentingan (3), syahid (3), hakikat (3), sebenar (3), karpal (3), perlindungan (3), dihalau (3), dahulu (3), memperjuangkan (3), menurut (3), pengajian (3), keyakinan (3), menerang (3), bercanggah (3), dapati (3), mendakwa (3), kali (3), beralasankan (3), pelik (3), ianya (3), memang (3), menyalahkan (3), mengelirukan (3), tetap (3), abi (3), talib (3), berada (3), risikonya (3), perbezaan (3), difahami (3), keadaan (3), meletakkan (3), diulas (3), mengulas (3), toleransi (3), nescaya (3), pakai (3), tawaran (3), menolak (3), dianggap (3), khususnya (3), ilmu (3), dibolehkan (3), defensive (3), menimbulkan (3), arus (3), cuma (3), pendapat (3), ulasan (3), bertajuk (3), turut (3), perkataan (3), disebut (3), memerlukan (3), mengkafir (3), bebas (3), gesaan (3), bersabar (3), menghadapi (3), penjajah (3), derma (3), masuk (3), pendedahan (3), isc (2), utusan (2), malaysiakini (2), harakahdaily (2), bernama (2), 2009 (2), sebuah (2), abbas (2), derhaka (2), lurus (2), ramadhan (2), bersatu (2), july (2), september (2), october (2), december (2), 2010 (2), 2011 (2), get (2), own (2), different (2), enemy (2), posts (2), dijaga (2), perlukan (2), beza (2), aspek (2), lampau (2), berita (2), klik (2), menggambarkan (2), cekap (2), maklumat (2), menerus (2), buku (2), menuduh (2), membawa (2), masing (2), terkenal (2), terutamanya (2), terlibat (2), tuduhan (2), dosa (2), aktiviti (2), mengutuk (2), mengecam (2), keras (2), royalti (2), gunakan (2), rasuah (2), menekankan (2), kembali (2), dihormati (2), istimewa (2), janji (2), projek (2), kroni (2), berbangsa (2), mengikut (2), panjang (2), pejabat (2), penyelewengan (2), menghilangkan (2), membela (2), dipertegaskan (2), mewujudkan (2), bermakna (2), jawapan (2), ulang (2), cetak (2), elektronik (2), muda (2), cita (2), mula (2), kebanyakan (2), suatu (2), kawasan (2), marang (2), zakaria (2), ismail (2), tuesday (2), labels (2), zalim (2), syarikat (2), belum (2), dijanjikan (2), hampir (2), meminta (2), said (2), jadi (2), lepas (2), bergantung (2), perkembangan (2), jam (2), tadi (2), buat (2), wednesday (2), nasional (2), jangan (2), logonya (2), berupa (2), lihat (2), rupa2nya (2), dato (2), cepat (2), menarik (2), kontroversi (2), terpaksa (2), garis (2), siasi (2), berkait (2), berbunyi (2), pakatan (2), bersama (2), keputusan (2), memahaminya (2), jambatan (2), takutkan (2), hendaklah (2), dijadikan (2), utama (2), harian (2), kempen (2), bersekongkol (2), peluang (2), mengetahui (2), mendengar (2), isi (2), sempit (2), kesan (2), disokong (2), menasihatkan (2), mat (2), sabu (2), sokongan (2), sekaligus (2), ungkapan (2), sedang (2), mulut (2), mengungkapkan (2), menyelamatkan (2), memujuk (2), hambal (2), mengikuti (2), menerangi (2), ditangkap (2), dibunuh (2), memeluk (2), namanya (2), abdullah (2), rabiah (2), tapi (2), usrah (2), agamanya (2), pemahaman (2), sekali (2), kefahaman (2), menganut (2), berhadapan (2), peluru (2), soalan (2), kritikan (2), sikap (2), semula (2), strategi (2), singh (2), mempersoalkan (2), bukanlah (2), mempertikaikan (2), belahkan (2), guna (2), merisikokan (2), berlunak (2), pendakwah (2), dicetuskan (2), merupakan (2), agak (2), rasul (2), persimpangan (2), pulang (2), berhelah (2), ajaran (2), bertentangan (2), kepercayaan (2), lagakan (2), menyambung (2), umatnya (2), baginda (2), hadis (2), kemudiannya (2), mementingkan (2), sebaliknya (2), konteks (2), inilah (2), fiqh (2), meredai (2), memerintah (2), menyembunyikan (2), wasilah (2), matlamat (2), kebijaksanaan (2), berpolitik (2), awal (2), mengguna (2), putrajaya (2), dekat (2), adat (2), bertepatan (2), darurat (2), siasah (2), mustahil (2), dicoretkan (2), perenggan (2), tinggi (2), offensive (2), bersifat (2), serta (2), perjuangannya (2), iatu (2), melaksanakan (2), sedar (2), konsisten (2), pertama (2), akhir (2), contoh (2), nik (2), aziz (2), fenomena (2), kelihatan (2), berbeza (2), dilaksanakan (2), dirungkai (2), menghalang (2), tanda (2), bahaya (2), terbaru (2), walhal (2), partisan (2), interest (2), tajuk (2), membaca (2), menguasai (2), barisan (2), membicarakan (2), menilai (2), selama (2), maszlee (2), menyebutkan (2), terdapat (2), batasan (2), akta (2), pindaan (2), hukum (2), berdasarkan (2), demokrasi (2), berdosa (2), mestilah (2), proses (2), mahkamah (2), syariah (2), bertaubat (2), berteraskan (2), yusof (2), rawa (2), mujahid (2), penyokong (2), berhati (2), tutur (2), diperjuangkan (2), jenayah (2), berkaitan (2), karenah (2), berjihad (2), memulaukan (2), teks (2), rukun (2), budha (2), hindu (2), serangan (2), tahap (2), sia (2), taala (2), cabang (2), percayalah (2), sekelian (2), patah (2), demi (2), baris (2), pengulas (2), membuktikan (2), mengamalkan (2), pengikut (2), dikaitkan (2), objektif (2), sengaja (2), prasangka (2), kemelut (2), menjayakan (2), ikhlas (2), bekas (2), menulis (2), skip (2), followers, contributors, wohulu, ustazalif, siput, razi, raez, musafirkerdil, ibnuzack, ibnuabbas, handzolah, drspeaker, amdang, almuthaqqaf, abuurwah, abumuslim, tranung, bloggers, tranungkite, thestar, suarakeadilan, newskini, metro, malaysiatoday, beritaharian, agendadaily, massa, banjari, online, amin, iskandar, dot, berpindah, http, episodeperjuangan, blogspot, episode, haidh, puasa, sungai, 000, cina, sambut, najib, seremban, empayar, kuku, besi, menawan, puncak, kinabalu, masanya, mh370, krisis, kangkung, kickdefella, mengenalkan, months, aduka, taruna, rupanya, batuapi, firestone, days, majukan, kelantan, merah, tinta, list, manifestasisatumalaysia, satumalaysia, november, 119, 2008, archive, trg, mansuh, the, oil, price, please, enable, javascript, hargapetrolsemasa, misi2013, just, another, ordinary, good, has, his, her, source, informer, but, locally, whether, can, kind, info, here, point, view, second, opinion, issues, there, such, permanent, friend, politics, your, true, lies, within, yourself, salam, tarikhhijri, kelab, widgeo, net, tukang, jenguk, subscribe, atom, home, older, kesimpulannya, pru, agresif, dibiarkan, tertipu, perkelahian, sesama, gencatan, senjata, sekurang, kurangnya, berlangsungnya, maki, hamun, kutukan, cenderung, menghadkan, malaysian, insider, sumber, harakah, buletinonline, kerugian, tamakkan, habuan, diberikan, setengah, dijual, beli, amanah, hasilnya, kesat, lawan, pagar, berundur, bernas, menghentam, ditutup, anasir, pangkuan, menghakis, dinamik, maya, kurang, menjana, nilai, menyebarkan, dimurkai, membina, masakini, hiburan, imbuhan, berselindung, penarikan, menghargai, disalah, pembahagian, dana, kebajikan, ugut, tarik, kontrak, book, harga, murah, membangkang, pembaziran, monsoon, cup, gejala, ketidak, cekapan, stadium, sekolah, runtuh, menguatkan, konvensyen, melayulah, dhaif, dibantu, bersepadu, membantu, mengagihkan, pilih, kasih, baba, siri, pengkhianatan, sering, dipertahankan, hormat, saja, menghapuskan, menatang, terbatas, bekerjasama, disemat, cermat, berhemah, berterusan, palsu, tradisional, mengelakkan, termakan, berjaya, sebegini, gagal, mengatasi, teknik, seluruh, milik, swasta, ringkas, diulang, ditonjolkan, akhbar, menyokongnya, dituduh, melakukan, jiwa, beliawanis, sebut, asyik, bangkang, pedulikan, berlembut, capai, dipergunakan, dipercayai, halnya, sistematik, diragui, setiausaha, renungan, konspirasi, comment, semalam, cucu, beritahu, dianiaya, elaun, bulanan, kursus, ikuti, dibayar, laptop, diagihkan, menunggu, menyerbu, mendesak, ditunaikan, agaknya, bendera, gambar, mad, adam, adli, tunggu, perbualan, biarkan, tangan, ambil, semasa, penulis, dimaklumkan, terbabit, selesai, sidang, aniaya, hantam, sajelah, labuuuu, apapun, perjuangkan, sibuk, duk, hentam, dihentamnya, ceramah, roadshow, diperalatkan, dajjal, begitulah, diserang, segenap, dasarnya, pelaksanaannya, peribadinya, dulu, pkr, ditubuhkan, dikecam, unsur, illuminati, recycle, lucius, setan, kelakor, punya, sempat, bincang, sedikit, penyelidikan, barangkali, terbitlah, disangkanya, zaharudin, maaf, mengguris, mengundang, peringkat, penutup, menyeru, diluluskan, majlis, syura, berpeluang, berkomunikasi, takut, terpulang, masalah, sebelum, wujud, disekat, ditakut, jenteranya, terbaik, pendiriannya, dikuasai, liputan, interview, apatah, terjah, tertinggi, merasa, hairan, laga, menakut, nakutkan, dilabelkan, anti, sambutlah, memberi, berstatuskan, memasang, telinga, memasuki, dipositifkan, membincangkannya, hujah, jangka, sambung, penerangannya, berdiam, memperkuatkan, sebelumnya, pelaksana, menggerakan, danpandangan, wajar, perundangan, menyeluruh, mahukan, bilakah, mengenal, akibatnya, kejahilan, berpolitikkan, berhipokrit, mengiktiraf, hatinya, sesat, masyhur, alim, diam, bertambah, bilakan, muncul, poin, sekumpulan, berjumpa, penjara, menasihatinya, mengaku, lidah, pendamkan, setuju, menggula, gulakan, bersandarkan, berbuat, jejak, langkah, mengorbankan, fitnah, khalifah, mengarahkan, menangkap, berlawanan, dikalangan, menyaksikan, seperjuangannya, diteruskanoleh, setelah, kebenarannya, kejayaan, harapkan, dinamakan, jaafaryang, telahan, terfikir, merancang, rancangan, hambanya, raya, membenarkan, mengiyakan, diperkatakan, bersumpah, awalnya, memperlihatkan, merekaakan, balik, kontra, pegangannegara, jawapannya, setidak, tidaknya, difikiran, sunnahnya, ditarbiah, sewaktu, ikhwan, mesir, lunas, lunasnya, fahami, bersumberkan, kekalahan, hamba, menuruti, syaratnya, amalkan, politikislam, manakala, diperbetulkan, sokong, bersarang, disebalik, tentukan, dimulakan, bertanya, menyangka, disusuli, menempelak, dilempar, dilemparkan, lembut, menikam, mengenakan, lontar, back, fire, munasabah, terdesak, terjejas, karut, kemampuan, keadilan, benarkah, mesti, ditunjukkan, dicontohi, menyambut, dialog, muzakarah, bertembung, khalayak, terbuka, matsabu, isunya, politk, mempamerkan, keraguan, sekeliling, tahu, perangkap, situ, tetapimereka, misinya, hipokrit, berdolak, dalik, minta, bincangkan, kemudian, malah, seorangpun, seramai, rajanajasyi, timbulkan, pilihan, jurucakap, teragak, setakat, laksanakan, dihantar, maut, bertangguh, bertarik, tali, berding, dong, tepat, politiknya, manakah, dipilih, diberitahu, dianuti, memanggil, idea, pertembungan, diharapkan, memecahkan, beragama, menganggap, dipegang, penduduk, aas, licik, menghasut, membenci, menghalau, dibuli, helah, memburuk, burukkan, menemui, kegagalan, dalil, menunjukkan, rombongan, melaga, parasahabat, tegaskan, asalkan, terjamin, tergugat, keliru, akidahnya, selamanya, ditentukan, berkeyakinan, penuh, sejati, diajar, rasululah, diredhai, mendahulukan, politikyang, keutamaan, dikemudiankan, budak, ashaab, ukhdud, ghulam, kesedaran, mempengaruhi, batil, membezakan, maslahah, mafhum, terkeliru, seolah, olah, harus, sirah, digambarkan, merealisasikan, hilang, bertemu, mendapatkankuasa, sedemikian, rupa, lansung, risiko, cerah, fokus, jawatan, terkaya, pangkat, harta, kekayaan, diletakkan, memperkenalkan, bersyaratkan, tabari, kathir, prasyarat, mengkritik, berhala, menegur, cukup, merenung, mencapai, teladan, untukmemahami, mendalam, syariyyah, bab, dihadhamkan, naqib, tekun, usul, bidaah, salafus, soleh, lilin, membakar, cahaya, mengelirukanorang, untukmencapai, mengharuskan, benda, haram, dinaskan, sebagaimanaayat, kes, ammar, yaasir, memudaratkan, bertaqiyyah, silap, menyesatkan, coretkan, nanti, dikenali, kontek, diungkapkan, malang, bijak, membincangkan, kira, akibat, memikirkan, kehilangan, diutamakan, pencinta, disebabkan, menggelarkan, berlingkar, menyesuaikan, warna, sekitar, sifat, disedari, mangsa, merbahaya, mengganggu, menyifatkan, siasahsyariyyah, melihat, membuka, berbahas, pelbagai, selari, jugatimbalan, diguna, sekian, tuanguru, kewajaran, perdebatan, menggamit, menongkah, menampakkan, menular, mendalami, dibimbangi, memandu, menyelusuri, paksinya, matlamatnya, kedua, tersendiri, alasannya, keduanya, melahirkan, walau, bagaimanapun, gopoh, insyaallah, menghormati, rajin, bekerja, rajinnya, penghormatan, kewajipan, ketara, berulang, perubahan, berani, mencetuskan, parah, salahuddin, mengiakan, disifatkan, bersetuju, terbarutuan, tersirat, memerikan, rumah, siap, pahat, ataupun, tergambar, amat, terkini, sepertimana, keluar, kotak, sinar, edisi, laporan, wartawannya, video, rakaman, www, mobtv, hentikan, berdegup, kencang, terbaca, profesional, forum, forging, contest, beyond, jalur, keladi, should, longer, for, ketua, januari, bersamaan, safar, 1434, insanberpotensi, yahoo, ustaz, saksama, sependek, menjelaskan, membelenggu, menjurus, meyakinkan, malek, masalahlah, seringkali, melampaui, membelakangi, hasrat, kehendak, bersuara, sekatan, politikmendapat, akses, nafikan, mengalami, elemen, bersalahan, menepati, mengenai, persekutuan, berjuang, meminda, kerangka, berparlimen, majoriti, dijalankan, menghina, janggut, sebegitu, menjerumuskan, lembah, penentuan, mengeluarkan, kalimah, kufur, pengetahuan, syariahlah, patut, memutuskan, kafirnya, lantaran, perbuatannya, era, konsep, berilmu, beramal, marhum, bapa, kesayangan, mantan, awang, berusaha, mentarbiyyah, meningkatkan, kualiti, amal, menghukum, segelintir, kecil, peringatan, bicara, tertanggal, iktikad, perbuatan, ijma, qias, disebutkan, berpandukan, menuju, karangan, pengalaman, mengaitkan, prof, madya, mohd, asri, zainul, abidin, fikir, berpecah, cemerlang, gemilang, terbilang, lalu, tentulah, memartabatkan, menuntut, tadbir, urus, bertanggungjawab, memerangi, peningkatan, kadar, tegar, membentuk, berasaskan, dendam, rakus, memalukan, per, zina, merampas, minyak, melanggar, perjanjian, tun, razak, ketiga, dikemukakan, mengakibatkan, pecah, dibincangkan, khusus, sebanyak, jua, ancaman, bumi, tercinta, mendekati, mendirikan, khidmat, dun, memusuhi, menjauhi, menyentuh, hanyalah, semestinya, dihukum, wajib, terhad, mencakupi, kehidupan, terkeluar, walaupun, menukar, ganas, mempedulikan, membahayakan, bertahan, diragut, kematian, sisi, enggan, syumul, tahan, lasak, sebagainya, senang, legasi, ditinggalkan, tidaklah, sana, halangan, rintangan, mengharapkan, pertolongan, mendaulatkan, berlandaskan, faktor, intipatinya, ucapan, bergantunglah, melawan, peraturan, jahiliyah, berlawan, mari, dikenalpasti, digunakan, dimanakah, nyata, besart, pengkritik, terlebih, kampung, sembahyang, hadir, jemputan, sebabnya, mengupas, memfokuskan, kandung, meluaskan, skop, dibina, kesimpulan, hakikatnya, menyelesaikan, didakwa, perang, tambahan, diisytiharkan, ibarat, pepatah, telunjuk, kelingking, menyuarakan, harapan, kesalah, diangkat, tersembunyi, wadah, ummat, majoritinya, umumnya, hasil, merumuskan, menyeleweng, tulen, budaya, menjauhkan, organisasi, serba, songsang, mutakhir, teruja, menganjurkan, sementara, meliputi, menteri, jakim, akademik, sunday, kelainan, kritis, bongkar, sidebar, main,
Text of the page (random words):
am agama ketika di mekah imam tabari ibnu kathir dan lain lain menyebut golongan musyrikin meletakkan prasyarat untuk nabi menerima tawaran itu antaranya ialah tidak mengkritik berhala dan tidak menegur adat adat mereka yang dianggap salah persoalan fokus ialah kenapa rasulullah saw tidak mengguna pakai politik ular daun iaitu menerima dahulu jawatan sebagai raja dan menjadi orang terkaya dan kemudiannya dengan pangkat raja dan harta kekayaan maka nabi saw lebih mudah memahamkan orang ramai tentang islam kenapa nabi saw tidak berlunak dengan syarat toleransi agama yang diletakkan oleh musyrikin mekah bagi tujuan mendapatkan kuasa politik seterusnya memperkenalkan islam dengan kuasa jika pendekatan politik ular daun adalah betul untuk mendapatkan kuasa nescaya orang yang paling awal menerima pendekatan ini ialah nabi saw kerana tanpa kuasa politik di mekah risikonya adalah nyawa pun begitu nabi tidak mendapatkankuasa politik dengan pendekatan politik ular daun jika nabi saw tidak menerima pendekatan sedemikian rupa sedangkan risikonya adalah nyawa maka apa alasan dr dzul mengguna pakai pendekatan tersebut sedangkan tiada lansung risiko nyawa sebagaimana di zaman rasulullah bahkan jika nabi saw menerima syarat tersebut dan menerima tawaran tanpa mempertegaskan dasar maka menurut bacaan akal pendek manusia jalan ke putrajaya mekah adalah jauh lebih cerah dan jauh lebih dekat berbanding dengan putrajaya malaysia dengan menggunakan kaedah politik ular daun tetapi kenapa nabi menolak perlu difahami apabila nabi saw menerima kuasa politik dengan berhelah orang ramai akan terkeliru tentang hakikat islam dan seolah olah toleransi agama adalah harus dr said ramadhan di dalam fiqh sirah ketika mengulas peristiwa ini berkata apa yang boleh digambarkan berlaku dalam peristiwa ini ialah nabi saw meredai untuk memerintah dan menjadi raja bersama sama dengan mereka musyrikin dalam masa yang sama nabi saw boleh menyembunyikan di dalam hati bahawa raja dan kuasa pemerintahan adalah wasilah merealisasikan dakwah selepas itu selepas mendapat kuasa seterusnya beliau menyambung akan tetapi nabi saw tidak meredai tindakan politik seperti ini menyembunyikan matlamat islam sebagai salah satu wasilah dakwah kerana tindakan itu adalah bercanggah dengan prinsip dakwah itu sendiri seterusnya beliau menyebut jika uslub pendekatan itu boleh menjadi kebijaksanaan dan cara politik yang betul nescaya perbezaan antara benar dan salah akan hilang nescaya benar dan salah bertemu dilihat sama pada titik alasan kebijaksanaan berpolitik dalam konteks kita jika golongan yang benar benar memperjuangkan islam tidak lagi mempertegaskan islam dengan alasan untuk menang atau mendapatkan kuasa politik dan golongan yang batil seperti umno yang tidak mempertegaskan islam juga menggunakan alasan yang sama maka bagaimana orang ramai boleh membezakan mana yang betul dan mana yang salah jika begitu maka akan tiada lagi beza di antara pas dan umno apabila pas juga dilihat tidak mementingkan perlaksanaan islam dengan alasan maslahah politik dan kemenangan inilah mafhum yang diulas oleh ulama ulama ketika mengulas sebab pendirian rasulullah saw politik islam ialah politik yang bermatlamatkan dakwah bukan dakwah bermatlamatkan politik dasar politik islam ini mementingkan kedudukan dakwah dan kesedaran orang ramai terhadap islam seterusnya mempengaruhi tindakan dan keputusan politik mereka bukan sebaliknya lihatlah tindakan ghulam atau budak dalam peristiwa ashaab al ukhdud yang sanggup mati bagi menyedarkan orang ramai dalam bahasa hari ini pas sanggup kalah politik jika kalah itu lebih menyedarkan orang ramai berbanding menang yang boleh mengelirukan orang ramai politik ular daun ialah politik yang mendahulukan kuasa politik dan kemudiannya dakwah dengan kata lain seni politik ular daun ialah seni politikyang bermatlamatkan kemenangan sebagai keutamaan dan meletakkan kefahaman orang ramai tentang islam dan kedudukan dakwah itu sendiri sebagai perkara yang boleh dikemudiankan suka saya tegaskan di sini bahawa pas berpegang dengan prinsip politik bermatlamatkan dakwah bukan dakwah bermatlamatkan politik saya suka menyambung dan menegaskan ungkapan ulama ulama di dalam pas yang menyatakan kita sanggup kalah pilihanraya asalkan islam dan umatnya terjamin berbanding kita menang tetapi kedudukan islam tergugat dan umatnya berada dalam keadaan keliru dari segi akidahnya berpegang dengan prinsip ini bukan bermakna kita akan selamanya kalah kerana kalah dan menang bukan ditentukan oleh strategi kita sebagaimana ayat 26 surah aala imran saya berkeyakinan penuh bahawa kita akhirnya akan menang dengan kemenangan sejati dengan melalui jalan politik islam yang diajar oleh baginda rasululah yang diredhai oleh allah kerana ini telah dijanjikan di dalam al quran dan hadis hadis rasulullah saw sunnah ini difahami oleh parasahabat antara dalil yang lebih jelas menunjukkan politik ular daun ini salah ialah respon oleh jaafar bin abi talib dan rombongan muhajirin yang mendapatkan perlindungan di habsyah tentang isu yang ditimbulkan oleh umno mekah di zaman itu untuk melaga lagakan dan memecah belahkan hubungan antara muhajirin dan raja habsyah yang bernama najasyi yang memberikan perlindungan politik kepada mereka wakil umno ke habsyah pada masa itu ialah amru bin al aas dan abdullah bin rabiah yang belum lagi memeluk islam amru yang memang terkenal sebagai ahli politik yang licik cuba menghasut raja najasyi membenci golongan muhajirin ini seterusnya menghalau mereka pulang ke mekah untuk dibuli dan dibunuh semua helah wakil umno mekah seperti memburuk burukkan nabi saw dan para sahabat menemui kegagalan akhirnya mereka mendapat satu idea iaitu satu dasar penting pegangan orang islam yang boleh menjadi titik perbezaan fahaman dan titik pertembungan seterusnya diharapkan oleh wakil umno mekah boleh memecahkan hubungan mereka titik perbezaan itu ialah nabi isa as menurut islam adalah rasul dari kalangan manusia biasa dan bukannya anak tuhan sedangkan raja najasyi dan habsyah yang beragama kristian menganggap nabi isa itu adalah anak tuhan bukannya manusia biasa sudah pasti dasar yang dipegang oleh orang islam ini bertentangan dengan kepercayaan dan pegangan raja najasyi dan penduduk habsyah yang menganut kristian apabila najasyi diberitahu oleh amru bahawa ajaran muhammad yang dianuti oleh muhajirin tersebut mendakwa nabi isa manusia biasa bukan anak tuhan beliau telah memanggil para sahabat bagi mendapatkan penjelasan sememangnya para sahabat berada di dua persimpangan antara bertegas bahawa nabi isa bukan anak tuhan dan manusia biasa maka risikonya adalah dihantar pulang dan maut atau mereka tidak perlu bertegas dan memilih untuk berhelah bertangguh bertarik tali dan berding dong atau dengan lebih tepat politik ular daun maka dari segi bacaan politiknya mereka akan selamat antara dua persimpangan tersebut manakah satu yang dipilih oleh para sahabat pilihan yang dibuat oleh jaafar ialah politik dakwah islam bukannya politik ular daun jaafar bin abi talib yang merupakan jurucakap kepada muhajirin tidak teragak agak menegaskan bahawa nabi isa adalah rasul di kalangan manusia dan bukannya anak tuhan sekalipun ia merisikokan nyawa mereka sendiri beliau bukan setakat mendakwa nabi isa bukan anak tuhan dalam bahasa hari ini bertegas bahawa pas akan laksanakan hudud bahkan jaafar menerangkan kepada raja najasyi dan pemimpin habsyah tentang akidah islam ini mereka tidak hipokrit berdolak dalik atau minta bincangkan kemudian malah tiada seorangpun di kalangan sahabat seramai 33 muhajirin itu menasihatkan kepada jaafar bin abi talib rajanajasyi dan mereka yang berkenaan supaya jangan timbulkan polemik kedudukan nabi isa dengan alasan ini dicetuskan oleh wakil umno mekah lihatlah bagaimana jaafar mengambil peluang dakwah daripada polemik yang ditimbulkan musuh dengan bertegas dan menerangkan kepada najasyi tentang dasar pegangan dan pandangan islam terhadap kedudukan nabi isa sekalipun ia merisikokan nyawa mereka mereka memahami jika berlunak atau mempamerkan keraguan atau tidak bertegas maka mereka akan mengelirukan najasyi dan mereka yang ada di sekeliling tentang islam sekalipun nyawa mereka selamat mereka tetap bertegas sekalipun mereka tahu itu adalah perangkap umno mekah kerana mereka ke situ bukan sahaja sebagai muhajirin tetapimereka juga sebagai pendakwah dengan kata lain kita bukan sahaja memahami bahawa kita adalah ahli politik tetapi kita juga perlu memahami bahawa kita juga adalah pendakwah yang misinya memahamkan orang ramai tentang islam dalam bahasa moden raja habsyah moden iaitu karpal singh mempersoalkan tentang kemampuan dan keadilan hudud sebagaimana raja najasyi juga pernah mempersoalkan benarkah nabi isa bukan anak tuhan bukanlah sesuatu yang pelik kerana mereka bukan seorang muslim yang mesti dilihat pelik ialah apabila umno yang mempertikaikan hudud kerana mereka adalah muslim apa yang ditunjukkan oleh sahabat yang sepatutnya dicontohi oleh dr dzul ialah menyambut polemik itu dengan dialog penerangan muzakarah yang telus sekalipun ianya dilihat bertembung di khalayak awam itulah sudut positif yang sihat dan terbuka sebagaimana komentar tuan haji matsabu kerja umno untuk memecah belahkan itu memang tidak boleh dinafikan sebagaimana kerja jahat musyrikin mekah juga tidak boleh dinafikan orang yang jahat memang sudah jahat maka tak guna menyalahkan orang yang dah sememangnya jahat isunya apakah bentuk pendekatan politk dan respon kita terhadap politik orang yang jahat apabila kita memahami politik islam vs politik ular daun maka apakah alasan munasabah dr dzul untuk mengelak daripada mempertegaskan dasar islam seperti perlaksanaan hudud adakah masih boleh beralasankan ini strategi umno atau boleh beralasankan terdesak kerana pengundi pengundi non muslim terjejas apabila umno dan mca mereka dengan hudud apabila kita memahami politik islam yang bermatlamatkan dakwah semua alasan itu adalah karut lihatlah seni al quran berhadapan dengan persoalan persoalan dan peluru peluru kekeliruan yang sentiasa dilempar oleh golongan musuh sekalipun soalan soalan dan kritikan dilemparkan al quran mengambil sikap menerang dengan kebenaran kadangkala dengan uslub yang lembut memujuk dan kadangkala dengan uslub yang keras menikam yang pasti bukan dengan uslub politik ular daun setiap kali kritikan komentar dan persoalan bertujuan mengenakan rasulullah di lontar maka setiap kali itulah jawapan penerangan daripada al quran menjadi back fire semula kepada mereka sebab itu kita dapati banyak ayat al quran dimulakan dengan mereka bertanya mereka mendakwa mereka menyangka dan lain lain yang akhirnya disusuli dengan ayat menerang menempelak dengan fakta dan lain lain uslub al quran menang kalah disebalik penegasan dasar bukan kita yang tentukan apa yang paling penting yang perlu diperbetulkan ialah kefahaman bahawa kalau kita bertegas dengan dasar kita maka kita akan kalah dalam pilihanraya non muslim tidak akan sokong kita apabila kita bertegas kerana mereka takutkan hudud keyakinan kita akan kalah kalau bertegas dengan dasar kadangkala bersarang kuat dalam diri mereka yang menganut fahaman politik ular daun perlu dipertegaskan bahawa pemahaman ini adalah salah sama sekali dengan akidah perjuangan di mana kemenangan dan kekalahan itu adalah daripada allah untuk hamba yang menuruti syarat syaratnya keyakinan bahawa kalau amalkan politikislam bertegas dan menerang pasti kita akan kalah manakala menggunakan politik ular daun maka pasti kita akan menang adalah keyakinan yang bercanggah dengan akidah perjuangan akidah perjuangan yang saya ditarbiah hatta sewaktu mengikuti usrah ikhwan di mesir dahulu bahawa allah akan memberikan kemenangan kepada orang yang memperjuangkan agamanya menurut lunas lunasnya itulah yang saya fahami daripada pengajian yang bersumberkan al quran dan as sunnah lihatlah natijah penegasan jaafar bacaan politik pada awalnya memperlihatkan 99 merekaakan dihalau balik ke mekah jika mereka bertegas dan kontra dengan pegangannegara habsyah tapi adakah itu benar benar berlaku jawapannya tidak dengan setidak tidaknya kerana natijah itu bukan bergantung kepada apa yang difikiran oleh akal tetapi oleh allah melalui sunnahnya lihatlah natijah penegasan jaafaryang tidak sama dengan telahan akal manusia yang sempit satu natijah yang mereka tidak pernah terfikir yang mereka tidak pernah merancang tetapi ia adalah rancangan allah untuk hambanya yang benar iaitu raya najasyi tiba tiba membenarkan dan mengiyakan apa yang diperkatakan oleh para sahabat raja najasyi seterusnya bersumpah untuk terus mempertahankan mereka dan memberikan perlindungan akhirnya bukan para muhajirin yang dihalau tetapi wakil umno mekah iaitu amru bin al as dan abdullah bin rabiah yang akhirnya dihalau dari habsyah raja najasyi akhirnya memeluk islam setelah mengetahui hakikat kebenarannya itulah kejayaan politik sebenar dan itulah yang saya harapkan berlaku kepada karpal itulah namanya seni politik islam dan itulah yang dinamakan akidah di dalam perjuangan dan politik bermatlamatkan dakwah sunnah politik dakwah diteruskanoleh para imam imam ahmad bin hambal antara yang mengikuti jejak langkah politik bermatlamatkan dakwah bagi kepentingan dakwah mereka terpaksa mengorbankan diri bagi tujuan menerangi orang lain pernah berlaku di zaman fitnah khalifah yang berpegang dengan fahaman al quran adalah makhluk telah mengarahkan untuk menangkap mereka yang berpegang dengan akidah yang berlawanan dengan mereka antara yang ditangkap ialah imam ahmad dan beberapa imam yang lain yang terus bertegas menyatakan al quran bukan makhluk ramai dikalangan ulama pada masa itu mati dibunuh dan diseksa antara yang ditangkap dan diseksa ialah imam ahmad bin hambal yang telah menyaksikan ramai rakan ulama seperjuangannya yang telah syahid apa yang menjadi poin di sini ialah sekumpulan ulama jahat berjumpa dengan beliau di dalam penjara dan menasihatinya supaya mengaku dengan lidah bahawa al quran adalah makhluk dan pendamkan sahaja rasa tidak setuju bagi menyelamatkan nyawa mereka memujuk imam ahmad dengan menggula gulakan bahawa tindakan itu tidak salah kerana bersandarkan ayat 28 surah aala imran jika imam ahmad sanggup berbuat demikian mereka akan membela dan mempertahankan imam ahmad daripada diseksa imam ahmad memberikan respon bahawa jika beliau mengiktiraf dengan mulut perkara yang salah sekalipun hatinya tidak begitu maka beliau akan selamat tetapi ramai yang akan sesat beliau mengungkapkan kata kata yang masyhur apabila orang alim diam kerana taqiyyah yang jahil bertambah jahil maka bilakan kebenaran akan muncul dengan ungkapan moden jika pas tidak bertegas tentang penerangan dan penegasan dasar perundangan islam yang menyeluruh kerana mahukan kemenangan bilakah orang ramai akan mengenal kebenaran islam akibatnya orang yang jahil akan terus dengan kejahilan dan golongan zalim terus selesa dengan kezaliman sedang golongan berpolitikkan politik ular daun terus berhipokrit penegasan presiden mursyidul am danpandangan timbalan presiden wajar ...
|