If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: onisur.wordpress.com - On Everything | Kumpulan berag.

site address: onisur.wordpress.com

site title: On Everything Kumpulan beragam esai tentang beragam topik

Our opinion (on Tuesday 14 July 2026 10:54:03 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments

Meta tags:
description=Kumpulan beragam esai tentang beragam topik;

Headings (most frequently used words):

dan, 2010, 2013, agustus, dalam, on, everything, fasilitas, pemandu, pendekatan, tematik, pemanfaatan, teknologi, informasi, acara, gimmick, sarana, pendukung, penutup, september, 18, mei, 15, 23, juli, 21, blog, stats, halaman, kategori, top, clicks, tulisan, terakhir, komentar, terbaru, arsip, blogku, yang, lain, blogroll, setup, 50, tahun, manikebu, kisah, abadi, emansipasi, sea, world, kini, masa, depan, agama, di, ruang, publik, refleksi, tentang, manhattan, project, kerangka, konstitutif, konstruktif, sains, adakah, pengetahuan, priori,

Text of the page (most frequently used words):
yang (281), dan (165), dalam (90), dengan (89), dari (69), itu (69), untuk (58), tak (50), sebagai (48), bisa (48), pada (45), manusia (43), sudah (42), humanisme (42), ini (41), tidak (39), sebuah (37), oleh (36), menjadi (34), tentang (33), adalah (33), juga (33), ada (29), harus (28), lebih (27), kita (27), atau (26), sea (25), world (25), seniman (25), politik (24), universal (24), agama (23), dapat (23), memang (23), lagi (22), saja (22), karya (22), banyak (21), bahkan (21), para (21), mereka (21), proses (21), manikebu (20), budaya (20), tema (20), hanya (20), marx (20), maupun (19), terhadap (19), serta (19), pembebasan (19), secara (18), tersebut (18), akan (18), bukan (18), lain (17), masa (17), pun (17), masih (17), baru (17), sosialis (17), indonesia (16), pengetahuan (16), sendiri (16), jalan (16), kesadaran (16), seperti (15), bahwa (15), sampai (15), wisata (15), jika (15), orang (15), teori (15), realisme (15), sejarah (14), priori (14), sosial (14), filsafat (14), bahasa (14), hal (14), sehingga (14), beberapa (14), sejak (14), atas (14), karena (14), bagi (14), masyarakat (14), kemudian (14), sangat (14), lekra (14), semua (13), niscaya (13), maka (13), tanpa (13), baik (13), tempat (13), bangsa (13), membuat (12), segala (12), kelompok (12), tetap (12), tapi (12), tetapi (12), ilmu (11), kondisi (11), proyek (11), telah (11), kecil (11), anak (11), seni (11), itulah (11), realitas (11), tahun (10), kant (10), melainkan (10), besar (10), mungkin (10), nilai (10), cukup (10), informasi (10), benar (10), sebagaimana (10), sekadar (10), apa (10), jassin (10), kritis (10), soal (10), sistem (10), daya (10), saya (9), mengenai (9), satu (9), dunia (9), terutama (9), demikian (9), memiliki (9), selalu (9), panduan (9), kunjungan (9), setiap (9), begitu (9), diri (9), jadi (9), ide (9), ideologi (9), kreatif (9), marxisme (9), sekarang (8), 2008 (8), kini (8), dua (8), yaitu (8), sama (8), alat (8), kemanusiaan (8), kemungkinan (8), pihak (8), paling (8), sedemikian (8), negara (8), pula (8), film (8), edukasi (8), saat (8), kurang (8), kapitalisme (8), demi (8), puisi (8), rakyat (8), lukacs (8), dulu (8), pelbagai (8), pandangan (8), komentar (7), pemikiran (7), 2007 (7), 2010 (7), pendidikan (7), pernyataan (7), antara (7), menunjukkan (7), salah (7), perang (7), hidup (7), termasuk (7), utama (7), belum (7), mana (7), habermas (7), tentu (7), bentuk (7), koleksi (7), bila (7), jelas (7), faktor (7), hingga (7), hari (7), wiratmo (7), kebudayaan (7), revolusi (7), berarah (7), penting (7), justru (7), memilih (7), komunis (7), buruh (7), sosialisme (7), sikap (7), falsafah (7), hegel (7), alamiah (7), mei (6), 2009 (6), bagaimana (6), peradaban (6), alam (6), cinta (6), pertama (6), waktu (6), berkembang (6), paham (6), sesuatu (6), makin (6), lama (6), kehidupan (6), mencapai (6), menarik (6), ikan (6), teknologi (6), berupa (6), acara (6), misalnya (6), tertentu (6), peristiwa (6), terjadi (6), kecenderungan (6), kata (6), kebajikan (6), pasti (6), ideologis (6), sejumlah (6), kadar (6), aksi (6), materialisme (6), infrastruktur (6), yakni (6), neo (6), nasionalisme (6), soekito (6), intelektual (6), manifestan (6), the (5), juli (5), september (5), kerangka (5), ruang (5), depan (5), abadi (5), emansipasi (5), tulisan (5), pengalaman (5), langsung (5), apakah (5), melalui (5), distingsi (5), filed (5), under (5), oni (5), suryaman (5), tags (5), lawan (5), rupa (5), senjata (5), disebut (5), terlebih (5), rasionalitas (5), terbukti (5), melihat (5), kepada (5), hanyalah (5), memberikan (5), sarana (5), lomba (5), sekolah (5), mengunjungi (5), pemandu (5), ketika (5), tengah (5), ekonomi (5), goenawan (5), mohamad (5), sepele (5), pernah (5), amat (5), gampang (5), boleh (5), kelas (5), kreativitas (5), partai (5), cuma (5), pramudya (5), seturut (5), hakiki (5), ataupun (5), sementara (5), umum (5), kekeliruan (5), dialog (5), berlangsung (5), bersama (5), kaum (5), komunikasi (5), dominasi (5), kebenaran (5), merupakan (5), penjelasan (5), suprastruktur (5), dialektika (5), marxis (5), kenikmatan (5), istimewa (5), manikebuis (5), rasio (5), dibebaskan (5), mulai (4), wordpress (4), com (4), everything (4), buat (4), new (4), agustus (4), 2013 (4), adakah (4), buku (4), halaman (4), menjelaskan (4), konsep (4), memenuhi (4), masalah (4), terwujud (4), kedua (4), atom (4), ditambah (4), bawah (4), seorang (4), satunya (4), lalu (4), modern (4), liberal (4), eropa (4), premis (4), semakin (4), kekuasaan (4), posisi (4), luar (4), apalagi (4), perpustakaan (4), sebab (4), sekaligus (4), dewasa (4), sebelum (4), pengunjung (4), menggunakan (4), manapun (4), telepon (4), cara (4), era (4), jakarta (4), dasar (4), samping (4), keliru (4), manifes (4), jangan (4), makhluk (4), penyair (4), karl (4), perjuangan (4), nan (4), lainnya (4), buru (4), tujuan (4), pencapaian (4), ananta (4), toer (4), eksplisit (4), berdasar (4), sering (4), subject (4), matter (4), nasional (4), malah (4), jauh (4), teorinya (4), pki (4), bersifat (4), hanyut (4), dialektis (4), kungkungan (4), kritik (4), memadai (4), belenggu (4), sebetulnya (4), selamanya (4), hukum (4), lapar (4), awal (4), sedang (4), negatif (4), historis (4), buntu (4), telaah (4), marxian (4), dibutuh (4), masing (4), klausul (4), istilah (4), dibutuhkan (4), situs (3), langganan (3), masuk (3), blog (3), januari (3), refleksi (3), manhattan (3), project (3), konstitutif (3), sains (3), publik (3), kisah (3), kategori (3), berikutnya (3), more (3), keniscayaan (3), contoh (3), fisika (3), perkembangan (3), kebutuhan (3), dibuat (3), moral (3), abad (3), pertunjukan (3), meskipun (3), sekali (3), politis (3), modernisme (3), pengaruh (3), seluruh (3), kelautan (3), diintegrasikan (3), segelintir (3), interaktif (3), pendukung (3), semacam (3), pilihan (3), esai (3), dijadikan (3), generasi (3), memori (3), antaranya (3), komputer (3), melakukan (3), dilakukan (3), terus (3), museum (3), berbeda (3), mendapatkan (3), sini (3), berharap (3), kembali (3), ancol (3), setelah (3), kesalahan (3), benni (3), matindas (3), asli (3), 1960 (3), abstrak (3), pembangunan (3), berkesenian (3), semuanya (3), merasa (3), negeri (3), tertindas (3), itupun (3), mulia (3), meski (3), mengatakan (3), berdamai (3), perlu (3), terbunuh (3), totaliterisme (3), jiplakan (3), awalnya (3), serba (3), tampil (3), menjadikan (3), sumber (3), realis (3), pasar (3), dipaksa (3), entah (3), sosialnya (3), kendati (3), luarbiasa (3), samasekali (3), menunda (3), kalah (3), dibanding (3), mengangkat (3), hasil (3), arah (3), beda (3), umumnya (3), real (3), belaka (3), kuat (3), estetika (3), kiri (3), menolak (3), dikembangkan (3), beserta (3), tangan (3), puncak (3), mekanisme (3), sesama (3), teralienasi (3), tatanan (3), terdominasi (3), kebahagiaan (3), mengandung (3), kepentingan (3), memberi (3), eksponen (3), selama (3), tadi (3), semata (3), berusaha (3), berada (3), sebaliknya (3), nya (3), gurunya (3), kultural (3), percaya (3), feuerbach (3), angannya (3), rata (3), sartre (3), sesungguhnya (3), massa (3), lantas (3), metode (3), karenanya (3), tepat (3), mengandalkan (3), kolonialisme (3), diberi (3), rezim (3), orde (3), kesejahteraan (3), anti (3), kerdil (3), derrida (3), zaman (3), tradisi (3), butuh (3), apresiasi (3), lawannya (3), selesai (3), hendak (3), bur (3), rasuanto (3), taufiq (3), penulis (3), angkatan (3), pro (3), pertarungan (3), sederet (3), web (2), wajib (2), memuat (2), lihat (2), isi (2), berlangganan (2), punya (2), akun (2), cari (2), feed (2), website (2), catatan (2), oktober (2), november (2), desember (2), februari (2), maret (2), metafora (2), semin (2), fundamentalisme (2), kristen (2), terbaru (2), konstruktif (2), laman (2), comments (2), hubungan (2), mengemukakan (2), menyatakan (2), menawarkan (2), universalitas (2), matematis (2), tahu (2), sintetik (2), sana (2), mengajukan (2), diinisiasi (2), tindakan (2), nyawa (2), jepang (2), adanya (2), mustahil (2), teoretis (2), praktis (2), mengarah (2), dimensi (2), menghadapi (2), menimbulkan (2), pamungkas (2), kalau (2), ditulis (2), bernama (2), ilmuwan (2), robert (2), berbagai (2), bidang (2), kompleks (2), tinggalkan (2), panggung (2), menuju (2), keputusan (2), diambil (2), logis (2), berkurangnya (2), gerakan (2), ortodoks (2), isu (2), presiden (2), undang (2), sulit (2), berpengaruh (2), maritim (2), semangat (2), dikelola (2), sungguh (2), kekayaan (2), mudah (2), pemutaran (2), jenis (2), dikunjungi (2), dirancang (2), bulanan (2), tahunan (2), diadakan (2), bagian (2), khususnya (2), pasca (2), batas (2), poster (2), tablet (2), akuarium (2), mengingat (2), meriah (2), membedakan (2), perubahan (2), menempuh (2), dirinya (2), diberikan (2), dibedakan (2), ingin (2), fasilitas (2), bedanya (2), membiarkan (2), hati (2), jawa (2), yogyakarta (2), memasuki (2), gerbang (2), wisatawan (2), sebagian (2), tampak (2), berubah (2), seiring (2), disebabkan (2), selain (2), raksasa (2), muncul (2), ternyata (2), puluh (2), sebatas (2), rumah (2), desa (2), taman (2), aktivitas (2), pekerjaan (2), sekitar (2), lantaran (2), kaprah (2), hlm (2), terbit (2), menyimpang (2), akhir (2), kesusastraan (2), trisno (2), sumardjo (2), dikira (2), mengira (2), dibilang (2), art (2), obyektifnya (2), walau (2), berkarya (2), diyakini (2), kebaikan (2), sejati (2), sehelai (2), daun (2), lepas (2), digarap (2), tumbuh (2), situ (2), perdamaian (2), pemaksaan (2), wujud (2), menghasilkan (2), meluaskan (2), umat (2), tatkala (2), biasanya (2), herois (2), segera (2), rasa (2), persis (2), ilham (2), seninya (2), diejek (2), order (2), sang (2), kerja (2), indah (2), ukuran (2), sah (2), sisi (2), ufuk (2), terjauh (2), menjalankan (2), fungsi (2), mengambil (2), kreatifnya (2), menjanjikannya (2), parameter (2), berarti (2), tanggung (2), lukisan (2), kebanyakan (2), tapal (2), berfungsi (2), alienasi (2), melampaui (2), bahan (2), baku (2), khas (2), sifat (2), kubu (2), rezimentasi (2), pengarahan (2), mutlak (2), diandalkan (2), tergulung (2), lenin (2), ahli (2), obyektif (2), kodrati (2), menyatu (2), sastra (2), dimana (2), agar (2), tata (2), tinggi (2), spirit (2), tindak (2), melemahkan (2), potensi (2), pendominasian (2), dia (2), terbuka (2), menganggap (2), unsur (2), jahat (2), upaya (2), menghalau (2), penelitian (2), psikologi (2), menjamin (2), ideal (2), bebas (2), kesimpulan (2), mata (2), pokoknya (2), membentuk (2), diungkap (2), sebelumnya (2), mengarahkan (2), budayanya (2), berangan (2), angan (2), kala (2), dipastikan (2), mengalami (2), kuasanya (2), kentara (2), fisik (2), reaktif (2), bolehlah (2), buah (2), gereja (2), kamp (2), komoditisasi (2), ialah (2), beringas (2), ilmiah (2), schumpeter (2), gara (2), betul (2), kemampuan (2), mengapa (2), kantian (2), hegelian (2), kehendak (2), kehadiran (2), mengalienasi (2), arti (2), harfiah (2), imperialisme (2), cenderung (2), ditegaskan (2), asing (2), penjajahan (2), keji (2), sukarno (2), diajukan (2), dalih (2), demokrasi (2), matang (2), perekonomian (2), unggul (2), daerah (2), dasarnya (2), dilihat (2), padahal (2), lampau (2), memonopoli (2), takhayul (2), mandiri (2), diemansipasi (2), kepercayaan (2), dehumanistis (2), warisan (2), asasi (2), post (2), pasang (2), kenyataan (2), pulau (2), mengabadikan (2), terdapat (2), ismail (2), ormas (2), gaya (2), panglima (2), diperjuangkan (2), lembaga (2), radikal (2), motif (2), perlawanan (2), penguasa (2), tegas (2), arief (2), budiman (2), melawan (2), mengapresiasi (2), genre (2), berhadapan (2), silam (2), teologi (2), gagasan (2), fondasi (2), usaha (2), didukung (2), pengganyangan (2), sekelompok (2), cendekiawan (2), mempertahankan (2), diganyang (2), mesti (2), habis (2), budayawan (2), beragam (2), rancang, nama, surel, tulis, ciutkan, bilah, kelola, pembaca, laporkan, daftar, privasi, login, daftarkan, entri, setup, unknowing, teguh, manurung, satria, dharma, mula, harahap, subhan, zamzami, jendela, hireka, conversion, gentole, bumisegoro, beyond, blogroll, review, homeschooling, current, thought, future, possible, blogku, juni, arsip, nur, aulia, jelita, fandy, jonas, ran, putra, terakhir, top, clicks, resensi, pilih, 246, 486, hits, stats, diketahui, tesis, berikut, tergantung, lanjut, analisisnya, kriteria, analisis, klaim, dipisahkan, epistemologi, kali, diusung, immanuel, mengenalkan, konseptual, tiga, epistemik, empiris, metafisis, proposisi, kontingen, semantik, analitik, empat, pertanyaan, introduction, critique, pure, reason, dicermati, pembentukan, situasi, pemenangan, alasan, mencegah, berkepanjangan, menghabiskan, prajurit, terburuk, menangnya, nazi, jerman, kekaisaran, tekanan, membutuhkan, sumberdaya, singkat, menciptakan, pembuatan, tentulah, longino, kontekstual, menginisiasi, pemerintahan, franklin, roosevelt, tantangan, eskalasi, pengakhir, ketakutan, dahulu, dipicu, surat, szilard, einstein, mengungkapkan, nuklir, memanfaatkan, tenaga, tersembunyi, dimulai, manajer, kolonel, leslie, richard, groves, dikepalai, mumpuni, oppenheimer, sekumpulan, insinyur, dikumpulkan, bertempat, los, alamos, mexico, menganut, pusat, justifikasi, halnya, pertengahan, digeser, sudut, lenyap, suara, nyaring, kesetaraan, pertimbangan, saintifik, menyertakan, pengambilan, keputusannya, meramalkan, segar, bugar, kebangkitannya, bangkitnya, pemahaman, gejala, pengaruhnya, menentukan, walikota, terpilih, disahkan, konstitusi, terbatas, berwujud, teokrasi, kadang, substantif, sekedar, mengabaikan, membahas, berdasarkan, jürgen, dipresentasikan, seminar, holberg, prize, tanggal, 2005, religion, public, sphere, sentral, sentra, menumbuhkan, profesional, ikon, sayang, biota, lautnya, biasa, etalase, memamerkannya, mudahan, kontribusi, berkembangnya, semoga, mendapat, pecinta, laut, penutup, diperlebar, diputar, dokumenter, cerita, berkaitan, perhatian, diikuti, mengenali, finding, nemo, tidur, nyentrik, populer, ruangnya, diperbesar, ditambahkan, audio, visual, membantu, paket, menyenangkan, mencerahkan, tambahan, menyemarakkan, suasana, reguler, alangkah, baiknya, menjangkau, umur, mewarnai, klise, pra, usia, kuis, mencari, serius, fotografi, gimmick, terpisahkan, muda, rekoleksi, penggunaan, keuntungan, terhambat, cetak, sentuh, fitur, diunduh, lagu, penarik, wallpaper, dikesampingkan, sektor, disematkan, banyaknya, genggam, pintar, dipakai, link, code, pemanfaatan, ekologi, pesisir, komoditas, terumbu, karang, dikumandangkan, ulang, inilah, mengorganisir, keseluruhan, rencana, perluasan, penambahan, penyimpanan, statis, belajar, dinamis, lawas, mengubah, temanya, segi, pendekatan, tematik, variasi, keluarga, ditawarkan, divariasikan, mal, pengunjungnya, berkeliaran, sesuka, arahan, sewaktu, berkunjung, terlihat, tertib, dipenuhi, keluyuran, bimbingan, ullen, sentalu, kaliurang, dipandu, inggris, dikenalkan, bertanya, menyiapkan, tidaklah, bersaing, wahana, wah, mengemban, misi, mencoba, pengembangan, wajah, berjalannya, mati, ditekankan, daripada, pengelolaannya, relaksasi, keinginan, seseorang, biologi, berbenah, percikan, mengganggu, bayanganku, president, taxi, membawaku, pop, mie, pasaran, trans, seluler, ingat, berdecak, kagum, kalinya, duduk, bangku, gemerlapnya, diwakili, impian, jaya, bocah, kampung, terpukau, kerinduan, menyambangi, bermukim, kesibukan, mengulangi, suatu, menyempatkan, pengobat, rindu, mengembalikan, dinonaktifkan, relevan, dibahas, diskusi, upah, surplus, dibangun, harga, adam, smith, bina, insani, 1998, 220, 231, paradigma, bab, manuskrip, andi, editing, berkenaan, file, naskah, meruntuhkan, benteng, atheisme, cacatan, sukito, makalah, dikutip, tempo, 1988, mainstream, keagungan, pour, landasan, berucap, perwujudan, etis, merefleksikan, bajik, sistema, semesta, tercipta, illahi, ujar, rabindranath, tagore, india, pedalaman, tiongkok, kedengaran, berlebihan, diterima, pastilah, hulu, terdalam, mbalelo, dikenal, dahan, setitik, embun, pagi, sirna, penuh, hasilnya, romantik, berangkat, kegelisahan, gerah, dikepung, gersangnya, industrialisasi, menggusur, keasrian, ema, garapan, mau, bertentangan, pertentangan, kapitalis, bunuh, membalas, atheis, jasmani, rohani, keperluan, terpenting, inti, terbaik, berbentuk, bercorak, karakter, mengharapkannya, sumbangsih, cakrawala, ekor, penjiplakan, senirupa, propagandis, uni, soviet, rrc, memanjang, sempat, kesan, takjub, tani, memelas, garang, jenuh, kembung, mual, perasaan, diungkapkan, suratnya, ditujukan, mewujudkan, menulis, penciptaan, menuliskan, pematung, uang, dikutuk, dewa, penyempurnaan, diperintah, patung, ornamen, penghias, kaya, dibayar, merangkai, keindahan, pemesannya, diukirkan, prasasti, peresmian, gedung, sejenak, berhenti, jalannya, pemajuan, diperankan, menerus, berkreasi, merambah, excuse, self, actualization, kesenimanannya, meretas, kebaruan, pembaruan, realita, tuhannya, sorga, muka, bumi, adil, makmur, merasakan, getaran, imajinasi, liarnya, dikenalnya, jatuh, ditiup, angin, terbiar, tanah, kekasih, pujaan, hatinya, penilaian, terbelenggu, kelihatan, jawab, sekuntum, bunga, mekar, jasanya, penyejahteraan, petani, revolusioner, bedil, cangkul, merintis, kemajuan, masyarakatnya, karyanya, langkah, meneladankan, keterkungkungan, sublime, binatang, consciousness, kesadaranlah, historisnya, pengubah, histori, pembuat, historinya, pemasok, diambilnya, kepekaan, senimannya, imajinasinya, melayang, pangkalan, realitasnya, hebatlah, daratan, hebat, sekilas, bercita, tepatnya, mulianya, cita, terdorong, membenarkannya, benarnya, fundamental, tujukan, pilar, filosofis, seutuhnya, garis, produksi, amanah, sastrawan, elit, terobosan, transformasi, merasuki, digagas, pemimpin, propaganda, komunisme, györgy, kematangannya, mudasir, koherens, komprehensif, peletakan, etik, eksistensial, kesatuan, mentransformasi, berkeseniannya, warga, menyempurnakan, kemanusiaannya, mendeskripsi, anatomi, bekerjanya, terkondisinya, kredo, mengamanahkan, diabdikan, kepedulian, terbenam, kemiskinan, keterasingan, akibat, ketidakadilan, struktural, jawabnya, meraih, kemakmuran, setingginya, menjunjung, harkat, terposisi, subyek, peduli, obyek, potensinya, kritisnya, pelumeran, komunikan, dibuahkan, kecerdasan, komunikator, memaksakan, jiwanya, senantiasa, bersikap, insan, berkuasa, mendominasi, dikejar, dipertahankan, membenarkan, berkomunikasi, etika, tetaplah, diperalat, kesia, siaan, kenyataannya, kesempatan, pembelengguan, pengerdilan, jiwa, mensubstitusi, merancukan, pranata, dikembalikan, posisinya, piaget, kohlberg, parsons, anthropologi, berlangsungnya, distorsi, built, teknologisasi, komunikatif, café, kegagalan, penyingkapan, kalangan, tiba, memerosotkan, humanismenya, ekonomisme, holistis, tujuannya, melupakan, keutamaan, persoalan, kiranya, menerangkan, tuntas, berpangkal, mengelirukan, filsafatnya, meradikalkan, yakin, otonom, hakikat, materi, partikel, identifikasi, bawaan, apapun, weber, friedrich, list, weberian, sebenarnya, mengkhianati, ditakdirkan, sosok, dilintasi, semestanya, pribadi, dirawat, tuanya, guru, patronnya, ditinggalkan, sepanjang, pertumbuhan, usianya, berakibat, keunggulan, tenggelam, eksternal, kesadarannya, fitrahnya, mudahnya, digerakkan, ajaran, ingatan, sadar, mengarahkannya, digariskan, diharapkan, adakalanya, interaksi, individu, takdir, diteorikan, menemukan, melahirkan, membuahkan, penyusunan, euforia, terjerumus, hermeneutis, segalanya, selanjutnya, andalkan, betapa, euforianya, balik, antitesis, diajar, melarat, memproyeksikan, suprastrukturnya, melimpah, disesak, kemelaratan, kesakitan, rudapaksa, ketaknyamanan, pendeknya, tekad, kelak, ditindas, menindas, salahsatu, diangankan, mengkritik, hitam, putihnya, menggagalkan, idealnya, kolektivisme, eksperimen, purba, owen, dsb, koperasi, unit, awak, dihadapi, mutakhir, individualisme, homo, sapiens, personalitas, proyektif, memukau, meyakinkan, barisan, derivatnya, althusser, sehari, telanjang, menyaksikan, sarwa, persona, elite, ciri, cukupnya, bukannya, terarah, menyerahkannya, diharap, dibayangkannya, dibanggakannya, dipatahkan, dikasih, makan, dijamin, biaya, kesehatan, istrinya, tuntutan, menangkis, alienatif, mencekam, mengkonstatasi, merta, emansipasinya, feasible, konsisten, scientific, socio, cultural, engineering, praxis, sejenis, mistik, fatalisme, merestui, roh, absolut, tiran, primitif, kasar, melancarkan, melenyapkan, mutlaknya, menyerahkan, pengoperasian, utuh, dicapai, membayangkan, paparan, cacat, fatal, berjalan, gagal, konteks, dikotomi, bukti, terlalu, fakta, rakus, kompensasi, mendahulukan, berdaya, rosa, luxemburgh, john, hobson, penjajah, birokrat, wilayah, jajahannya, bung, karno, mengoreksi, khusus, diletakkan, dalamnya, terkoreksi, terarahkan, sempit, 1930, koreksi, pancasila, dikukuhkan, sila, ketuhanan, sosio, udah, nekat, disetujui, penegakan, ham, stabilitas, akhirnya, stabil, menyeret, rentan, krisis, tumbuhnya, lemah, saingnya, inovatif, inisiatif, membebaskan, sukar, dilawan, memperjuangkan, setuju, bermetode, diusul, horkheimer, adorno, heidegger, bermasalah, ideologisasi, struktur, kemandirian, kedewasaan, terideologisasi, memperlakukan, dikutuknya, membelenggu, dibelenggu, disesatkan, diperbudak, bahasanya, mengabdi, metafisika, dihayati, seoptimalnya, pendewasaan, pemandirian, pikiran, feodalisme, utopis, melanturnya, merekomendasikan, memenjara, membonzai, revolusionisme, rumusan, sanggup, industrialisme, reifikasi, konsumerisme, merapuhkan, memperdagangkan, nurani, pendek, mengembangkan, martabat, kami, ditengah, masjarakat, perdjoangan, menjempurnakan, petrarca, erasmus, tama, adat, subhumanistis, pola, pikir, sebagainya, artian, taraf, optimal, dayanya, eksistensialnya, pencerahan, meletakkan, barang, rongsokan, bertambah, mendekonstruksi, pengandalan, dianggap, naiknya, sedikit, positif, kekurangan, keraguan, 1980, menilai, naïf, amatiran, berasumsi, tercantum, teks, kepala, dicantum, konon, perspektif, diteruskan, tinggal, bercermin, belakang, supaya, bijak, melangkah, menang, dibuang, dipenjara, aktivis, menelorkan, hendaknya, melanjutkan, polemik, merenda, kenangan, bercampur, membahasnya, berhadap, hadapan, frontal, lah, simpatisan, mudanya, gencar, membuka, front, simpatisannya, sitor, situmorang, lkn, pni, sukarnois, jamak, bergandengan, liris, menabalkan, eksistensi, menggolongkan, putu, oka, sukanta, pengarang, berganda, bertingkat, sloganistis, artinya, penggolongan, golongan, ditolaknya, nyaris, terdengar, argumentasi, berkaliber, disimpulkan, diam, bermakna, puisinya, bernada, milik, disertasi, doktornya, keadilan, penentangan, ungkapan, pengekangan, tuding, demikianlah, seberang, selebihnya, sederhana, apriori, dipandang, tuhan, tunggal, mengenang, berjalin, berkelindan, ideolog, panjang, 1965, wafat, april, 1969, naik, tingginya


Text of the page (random words):
an tindak yang bersifat alamiah termasuk ketika ia berangan angan dan membentuk suprastruktur ada kala nilai yang mengarahkannya itu lebih dalam kadar kebajikan dibanding apa yang digariskan diharapkan hegel maupun marx adakalanya masih di bawah tetapi akan berkembang terus melalui interaksi kultural dengan individu lain dan masyarakat lain yang pasti ia sudah tak dapat dipastikan oleh takdir yang diteorikan hegel dan marx pokoknya ini soal daya budaya maka cukup sering terjadi sebaliknya dari teori infrastruktur membentuk suprastruktur nya marx sebagaimana diungkap weber sebelumnya oleh friedrich list dan kemudian oleh banyak weberian suprastruktur mengarahkan infrastruktur dasar kekeliruan marxisme itu memang berpangkal dari marx yang sudah mengelirukan dasar filsafatnya ia meradikalkan materialisme sedemikian rupa sampai mengira serta yakin bisa lepas otonom dari hakikat materi partikel yang selamanya berada menyatu dengan kecenderungan berarah tetap yang kurang lebih bisa kita identifikasi sebagai ide bawaan atau ide apapun 3 penjelasan tentang kegagalan jalan pembebasan marxisme di atas tadi adalah pula penyingkapan tentang kekeliruan utama marxisme 4 banyak kalangan yang sebetulnya sudah lama tiba pada kesimpulan umum bahwa kekeliruan marx terjadi sejak ia memerosotkan humanismenya menjadi semata mata ekonomisme tetapi sifat holistis teorinya itu ditambah tujuannya yang mulia membuat orang berusaha melupakan kesimpulan tersebut dan tetap berharap pada jalan marxisme sekarang dengan penjelasan di atas tentang keutamaan persoalan budaya tapi dipaksa menjadi ekonomi belaka demi dasar falsafah materialisme kiranya telah cukup menerangkan secara tuntas habermas seorang eksponen marx café menawarkan jalan pembebasan dan pencapaian kebenaran di tengah sistem kesadaran manusia yang sudah terdominasi segala ideologi yaitu aksi komunikasi bahasa menuju masyarakat komunikatif aksi komunikasi bahasa menghalau atau mensubstitusi teknologisasi yang selama ini telah merancukan sistem pengetahuan dan pranata kehidupan sosial sebab bahasa dikembalikan posisinya ke atas sains dan teknologi bahasa pun diandalkan habermas karena berdasar ilham dari penelitian psikologi piaget teori psikologi moral kohlberg teori sistem sosial parsons dan pelbagai hasil penelitian anthropologi diyakini mengandung secara built in kebajikan kebajikan moral yang menjamin berlangsungnya proses komunikasi ideal tanpa distorsi bebas dari pendominasian tapi jalan habermas belum memadai kita boleh membenarkan bahwa bahasa dan berkomunikasi adalah sesuatu yang mengandung unsur unsur etika yang baik tetapi bahasa tetaplah sebagai alat yang dapat setiap saat diperalat oleh segala kepentingan jahat jadi alat dari konsep keliru ataupun bahkan sekadar kesia siaan komunikasi sebagaimana kenyataannya sejak dulu tetap merupakan sarana yang memberi kesempatan untuk upaya pembebasan dari belenggu dominasi kesadaran tetapi juga untuk pembelengguan kesadaran serta pengerdilan jiwa komunikasi hanya akan dapat menjadi proses pelumeran segala dominasi jika para komunikan memiliki daya kritis dengan kadar tertentu yang dibuahkan dari kecerdasan kreatif komunikator tak memaksakan pendominasian atas orang lain karena faktor kreativitas dalam jiwanya senantiasa membuat dia bersikap terbuka pada setiap kemungkinan kebenaran dari luar dirinya lagi dia adalah insan yang tidak menganggap posisi berkuasa dan mendominasi itu sebagai nilai kebahagiaan utama yang harus dikejar atau dipertahankan dan daya kreatif hanya bisa tumbuh dan berkembang dalam spirit humanisme dimana manusia terposisi sebagai subyek melalui sikap dan tindak peduli sesama bukan obyek yang melemahkan sendiri potensi potensinya sehingga kemudian terdominasi dan tak bisa berkembang daya kreatif dan daya kritisnya kritik atas realisme sosialis realisme sosialis adalah kredo berkesenian yang mengamanahkan setiap karya seni untuk hanya diabdikan bagi kepedulian pada kehidupan real masyarakat dimana sebagian besar rakyat terbenam dalam kemiskinan dan keterasingan akibat kungkungan ketidakadilan struktural agar seniman dapat memenuhi tanggung jawabnya dengan menjadi bagian dari perjuangan kelas demi pembebasan kaum tertindas dan mencapai tatanan sosialisme tata sosial tanpa kelas yang meraih kemakmuran bersama setingginya dalam budaya yang menjunjung tinggi harkat kemanusiaan ideologi realisme sosialis awalnya digagas serta dikembangkan oleh para pemimpin komunis termasuk lenin beserta ahli ahli propaganda partai komunisme kemudian di tangan györgy lukacs mencapai puncak kematangannya sebagai konsep estetika yang mudasir koherens dan komprehensif lukacs sampai pada peletakan proses kreatif seniman realis di dalam sistem obyektif kesadaran manusia dengan mekanisme kodrati berarah etik yang benar kehidupan manusia secara eksistensial adalah proses yang berlangsung bersama dan di dalam proses sosialnya yang real proses kesadaran si seniman menyatu dengan realitas sosial dalam kesatuan mekanisme dialektis yang mentransformasi kesadaran serta realitas sosial itu sehingga pekerjaan berkeseniannya itu sebagai proses pembebasan diri dan sesama warga masyarakat menyempurnakan kemanusiaannya secara niscaya lukacs pun mendeskripsi anatomi proses bekerjanya karya sastra dalam sistem kesadaran masyarakat manusia yang teralienasi hingga terkondisinya pembebasan amanah bagi sastrawan untuk menjadi realis bersifat mutlak penting karena mereka adalah segelintir elit budaya yang diandalkan untuk bisa membuat terobosan transformasi kesadaran tatkala masyarakat umumnya termasuk kebanyakan seniman sudah tergulung hanyut oleh budaya kapitalisme yang sedemikian kuat merasuki sistem kesadaran manusia dialog kritis akan kita tujukan pada lukacs karena posisi teorinya sebagai pilar filosofis paling kuat dari kubu estetika kiri di luar soal bahwa lekra dulu tidak seutuhnya menggunakan lukacs termasuk dalam menghadapi kelompok manikebu juga di luar soal lukacs sendiri pun menolak banyak garis utama politik kebudayaan partai komunis seperti pki di antaranya hal rezimentasi politis dalam pengarahan produksi karya karya seni sekilas teori lukacs benar belaka di samping bercita mulia lebih tepatnya karena sifat mulianya itu sehingga cita kita terdorong untuk segera membenarkannya tapi ia di samping banyak benarnya dan penting ada sejumlah kekeliruan fundamental kita demikian juga seniman sebagai manusia realitas adalah memang realitas sosial kita sendiri tetapi sumber isi kesadaran maupun arah kesadaran kita manusia terlebih lagi seniman tentu saja tidak hanya realitas sosial kita itu sebab jika begitu maka kita tak beda dengan binatang kesadaran consciousness membedakan kita dari umumnya makhluk lain dengan kesadaranlah maka manusia dapat melampaui kondisi historisnya menjadi pengubah histori pembuat historinya sendiri bahkan melampaui kondisi obyektifnya terlebih lagi seniman yang berfungsi sebagai pemasok bahan baku kesadaran yang diambilnya dengan kepekaan khas senimannya dari alam imajinasinya yang bisa saja sudah melayang sangat jauh dari pangkalan realitasnya makin jauh makin hebatlah ia sebagai seniman meski tidak berarti yang mengambil bahan baku kesadaran itu langsung dari daratan real kehidupan masyarakat bukan seniman yang hebat seniman tak boleh dipaksa untuk hanya mengambil subject matter proses kreatifnya dari satu sumber tertentu saja entah itu realita sosialnya maupun tuhannya entah itu revolusi sosial yang kendati menjanjikannya sorga tanpa kelas di muka bumi maupun pembangunan nasional yang pula menjanjikannya masyarakat adil dan makmur seniman bisa saja merasakan getaran sublime yang luarbiasa ketika ia memilih subject matter dari sesuatu dalam imajinasi liarnya yang kendati sangat abstrak dan samasekali belum dikenalnya atau memilih cuma sehelai daun kecil yang jatuh ditiup angin dan terbiar di tanah dan menunda untuk memilih kekasih pujaan hatinya sebagai subject matter karya seninya tapi dengan memilih hal hal kecil seperti itu yang bagi penilaian umum yang sudah terbelenggu parameter parameter pasar kapitalisme menjadi kelihatan sepele bukan berarti ia tak menjalankan fungsi serta tanggung jawab sosialnya lukisan sekuntum bunga mekar tak kalah jasanya bagi penyejahteraan rakyat dibanding lukisan petani revolusioner yang mengangkat bedil bukan cangkul malah bisa lebih hakiki justru dengan memilih apa yang tidak digarap kebanyakan orang maka seniman sejati tampil merintis tapal tapal batas terbaru dan terjauh bagi kemungkinan pencapaian kemajuan peradaban masyarakatnya juga dengan begitu sebelum hasil karyanya berfungsi sosial langkah proses kreatifnya itu sendiri sudah meneladankan jalan pembebasan manusia dari alienasi dan segala bentuk lain keterkungkungan ideologis sementara yang memilih subject matter dari realitas sosial yang ada apalagi jika dipaksa secara politik untuk menghasilkan karya dalam bentuk yang sedemikian rupa harus eksplisit realitas sosial maupun sosialis mereka justru sering sudah tak lagi menjalankan fungsi kesenimanannya yang hakiki yang harus meretas kebaruan dan pembaruan si seniman pun sudah tak berbeda dengan misalnya pematung yang berkarya seturut order proyek sekadar cari uang yang justru sangat dikutuk oleh karl marx sang dewa realisme sosialis kerja yang bukan lagi menjadi self actualization untuk penyempurnaan kemanusiaan diri melainkan cuma diperintah pasar membuat patung atau ornamen penghias taman di rumah orang kaya atau penyair yang dibayar untuk merangkai kata kata indah seturut ukuran keindahan pemesannya buat diukirkan pada prasasti peresmian gedung baru tentu saja itu tetap sah sebagai karya seni tetapi di sisi lain sisi yang lebih hakiki itu hanyalah semacam excuse sejenak untuk berhenti ataupun menyimpang dari jalannya proses pemajuan peradaban yang diperankan oleh seni yang harus terus menerus berkreasi merambah ufuk ufuk baru terjauh seniman yang menjadikan realitas sebagai sumber ilham serta mewujudkan karya seninya secara eksplisit realis diejek bukan si penyair yang menulis puisi penciptaan realitas baru berdasar realitas yang ada melainkan realitas yang ada itulah yang menuliskan puisi buat si penyair semua pemaksaan atas wujud karya seni untuk harus berbentuk atau bercorak tertentu hanyalah menghasilkan jiplakan yang bukan saja tanpa karakter tapi pula tanpa nyawa apalagi untuk mengharapkannya menjadi sumbangsih demi meluaskan cakrawala pencapaian peradaban baru yang lebih memenuhi kebutuhan umat manusia tatkala ekor penjiplakan dari senirupa propagandis partai komunis uni soviet dan rrc itu memanjang sampai ke negeri kita awalnya memang sempat ada kesan takjub pada karya karya poster serba raksasa itu karena baru juga baru dalam hal ide tentang buruh dan tani yang biasanya memelas kini tampil herois nan garang tetapi karena karya itu hanya jiplakan dari jiplakan selalu cuma begitu begitu saja maka segera menimbulkan jenuh kembung dan rasa mual persis seperti perasaan hb jassin yang diungkapkan dalam suratnya yang ditujukan kepada pramudya ananta toer t ema garapan seniman bukan dan tak boleh hanya satu satunya saja perjuangan revolusi kelas tertindas jika tak mau memilih tema kecil nan sepele bisa juga yang besar lainnya yang boleh jadi bertentangan dengan tema revolusi pertentangan kelas misalnya tema perdamaian itupun mulia meski orang lekra akan mengatakan berdamai dengan kapitalis adalah bunuh diri kita tak perlu buru buru membalas berdamai dengan kapitalisme memang ada kemungkinan beberapa dari kita terbunuh tetapi berdamai dengan totaliterisme yang atheis sudah pasti semua kita langsung terbunuh jasmani dan rohani keperluan terpenting kita adalah kreativitas dengan itulah semua tujuan inti dan terbaik dari revolusi sosial maupun perdamaian dapat terwujud benar benar lebih pasti dan pasti lebih benar tema kecil sepele bahkan abstrak tak dikenal semuanya penting dan besar bagi kemanusiaan sejati tema kecil sepele tentang sehelai daun kecil yang lepas dari dahan setitik embun pagi yang amat gampang sirna bila digarap dengan penuh cinta akan sangat besar hasilnya bagi peradaban gerakan seni budaya romantik dari mana karl marx justru tumbuh berangkat dari situ dari tengah tengah kegelisahan para seniman yang merasa gerah dikepung gersangnya industrialisasi yang menggusur keasrian alam negeri mereka tema sepele dan abstrak jangan pernah dikira sebagai sekadar mbalelo seniman terhadap mainstream politik revolusi pembangunan keagungan agama dan jangan lagi mengira bahwa apa yang dibilang l art pour l art itu ada landasan obyektifnya walau bisa saja si seniman berucap begitu berkarya seni adalah perwujudan etis oleh manusia sebagai makhluk yang merefleksikan kecenderungan kecenderungan berarah baik dan bajik dari sistema semesta seni tercipta di ruang illahi ujar rabindranath tagore di india juga diyakini li po penyair dari pedalaman tiongkok mungkin kata kata tersebut kedengaran berlebihan tetapi berkesenian sebagai aktivitas berarah tertentu yang diterima masyarakat dengan nilai baik itu pastilah memiliki hulu terdalam kebaikan serta kebajikan catatan 1 wiratmo sukito trisno sumardjo dan manifes kebudayaan makalah sebagaimana dikutip dalam goenawan mohamad peristiwa manikebu kesusastraan indonesia dan politik di tahun 1960 an refleksi tempo mei 1988 hlm 29 2 lihat cacatan akhir no 1 3 bab 5 manuskrip asli buku yang kemudian terbit sebagai benni e matindas meruntuhkan benteng atheisme modern yogyakarta andi 2010 terjadi kesalahan dalam proses editing buku ini berkenaan file dalam komputer sehingga banyak menyimpang dari naskah asli 4 di samping kesalahan kesalahan teori marx yang lain yang kurang relevan dibahas dalam diskusi filsafat seni sekitar peristiwa manikebu ini seperti teori upah nilai surplus marx yang harus jadi keliru lantaran dibangun di atas teori nilai harga adam smith yang salah kaprah benni e matindas paradigma baru politik ekonomi jakarta bina insani 1998 hlm 220 231 komentar dinonaktifkan pada 50 tahun manikebu kisah abadi emansipasi mei 15 2013 sea world kini dan masa depan filed under tentang pendidikan oni suryaman 3 45 am tags esai dua puluh tahun yang lalu saya masih ingat saat saya berdecak kagum ketika mengunjungi sea world untuk pertama kalinya waktu itu saya masih seorang anak desa yang duduk di bangku sekolah dasar gemerlapnya jakarta terutama diwakili oleh taman impian jaya ancol membuat bocah kampung seperti saya terpukau ada semacam kerinduan untuk kembali menyambangi sea world setelah saya bermukim di jakarta di tengah kesibukan aktivitas pekerjaan untuk mengulangi memori itu hingga suatu hari saya menyempatkan diri untuk kembali mengunjungi sea world sekadar untuk pengobat rindu dan mengembalikan memori lama percikan dari masa lalu itu kembali muncul saat saya mulai memasuki gerbang sea world di ancol tapi ada sesuatu yang mengganggu ternyata sea world yang sekarang masih sama seperti sea world dalam bayanganku dua puluh tahun yang lalu di saat itu masih ada president taxi yang membawaku ke ancol pop mie baru muncul di pasaran dan telepon m...
Images from subpage: "onisur.wordpress.com/tag/filsafat/" Verify
Images from subpage: "onisur.wordpress.com/tag/politik/" Verify
Images from subpage: "onisur.wordpress.com/2010/08/04/refleksi-tentang-manhattan-p... " Verify
Images from subpage: "onisur.wordpress.com/category/tentang-ilmu-alam/" Verify
Images from subpage: "onisur.wordpress.com/tag/filsafat-ilmu/" Verify

Verified site has: 63 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-35 36-40 41-45 46-50
51-55 56-60 61-63


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/2 200
server nginx
date Tue, 14 Jul 2026 10:54:03 GMT
content-type text/html; charset=UTF-8
vary Accept-Encoding
x-hacker Want root? Visit join.a8c.com/hacker and mention this header.
host-header WordPress.com
link <htt????/public-api.wordpress.com/wp-json/?rest_route=/sites/onisur.wordpress.com>; rel= htt????/api.w.org/
vary accept, content-type, cookie
link <htt????/wp.me/4um7>; rel=shortlink
content-encoding gzip
x-ac 15.cdg _dca MISS
alt-svc clear
strict-transport-security max-age=31536000
server-timing a8c-cdn, dc;desc=cdg, cache;desc=MISS;dur=767.0

Meta Tags

title="On Everything | Kumpulan beragam esai tentang beragam topik"
http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"
name="robots" content="max-image-preview:large"
name="generator" content="WordPress.com"
property="og:type" content="website"
property="og:title" content="On Everything"
property="og:description" content="Kumpulan beragam esai tentang beragam topik"
property="og:url" content="htt????/onisur.wordpress.com/"
property="og:site_name" content="On Everything"
property="og:image" content="htt????/s0.wp.com/i/blank.jpg?m=1383295312i"
property="og:image:width" content="200"
property="og:image:height" content="200"
property="og:image:alt" content=""
property="og:locale" content="id_ID"
property="fb:app_id" content="249643311490"
name="description" content="Kumpulan beragam esai tentang beragam topik"
id="bilmur" property="bilmur:data" content="" data-provider="wordpress.com" data-service="simple" data-site-tz="Etc/GMT-0" data-custom-props='{"logged_in":"0","wptheme":"pub\/rubric","wptheme_is_block":"0"}'

Load Info

page size44327
load time (s)0.832493
redirect count0
speed download53277
server IP 192.0.78.12
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"