Meta tags:
Headings (most frequently used words):
cinta, hati, qalif, watak, terindah, blog, salju, di, maysaa, zenia, manisnya, souffle, dia, semanis, honey, coret, coretan, hatiku, sunday, february, 2019, song, surat, counter, chit, chat, about, me, buku, mukaku, archive, my, list, 8th, 7th, 6th, novel, polaroid, kasih, 5th, 4th, suri, mr, pilot, 3rd, 2nd, sayangku, sampai, ke, bintang, 1st, bisikan, kata, bab,
Text of the page (most frequently used words):
tak (59), mama (48), qal (41), qalif (40), yang (39), dia (38), nak (38), itu (37), dah (37), anak (32), dengan (25), ada (25), dan (22), kayla (20), lagi (20), macam (18), pun (18), puan (18), maria (18), bab (17), kalau (17), rumah (17), dekat (17), masing (16), orang (15), hati (14), dalam (14), dulu (14), tadi (14), nanti (13), kereta (13), uncle (13), you (13), bila (12), pulak (12), dari (12), sana (12), balik (12), boleh (11), cinta (11), terus (11), kan (11), tiba (11), masuk (11), hussein (11), #sampai (10), aku (10), haq (10), tapi (10), sangat (10), keluar (10), mereka (10), apa (10), duduk (10), tangan (10), muka (9), lama (9), baru (9), takde (9), kata (8), jadi (8), mulut (8), datang (8), jumpa (8), depan (8), saja (8), kau (7), kita (7), buat (7), memang (7), dapat (7), cantik (7), sudah (7), naik (7), sendiri (7), tubuh (7), kasih (6), mula (6), untuk (6), jela (6), kecil (6), sebaik (6), sebelah (6), boy (6), dato (6), rasa (6), melihat (6), tanya (6), tahun (6), mana (6), dua (6), auntie (6), air (6), mata (6), suara (6), cepat (6), perempuan (5), akhirnya (5), nampak (5), katanya (5), tahu (5), sempat (5), tinggi (5), pada (5), kakak (5), payah (5), masa (5), laju (5), belajar (5), anaknya (5), lelaki (5), lambat (5), sikit (5), ini (5), keduanya (5), meja (5), belakang (5), pintu (5), kena (5), faez (5), utk (4), pembelian (4), sila (4), tekan (4), gambar (4), bakal (4), watak (4), terindah (4), counter (4), tetap (4), blog (4), february (4), lengan (4), baik (4), besar (4), bukannya (4), walaupun (4), angguk (4), cakap (4), nafas (4), keretanya (4), nya (4), sorang (4), kemudian (4), papa (4), seraya (4), perut (4), jam (4), turut (4), kay (4), tau (4), tergelak (4), soal (4), sini (4), kenapa (4), kerja (4), bukan (4), signal (4), lepas (4), kuat (4), parking (4), assalamualaikum (4), menoleh (4), bengang (4), tepi (4), ewah (4), atas (4), matanya (4), okey (4), karipap (4), ditolak (4), nama (4), semula (4), prolog (3), 2019 (3), antara (3), gadis (3), june (3), january (3), march (3), may (3), lembut (3), telinganya (3), mungkin (3), dicubit (3), juga (3), jugak (3), kedengaran (3), masih (3), memandu (3), kisah (3), sama (3), terima (3), abang (3), belanja (3), pula (3), allah (3), setengah (3), restoran (3), senyum (3), wajah (3), semua (3), sembilan (3), sebab (3), negeri (3), lebih (3), senang (3), hidup (3), betul (3), seronok (3), malaysia (3), bekerja (3), biasa (3), duit (3), mamat (3), papanya (3), dibuatnya (3), cukup (3), hantar (3), kejap (3), bahu (3), sulung (3), serentak (3), sekarang (3), meliar (3), sedikit (3), kerut (3), terbentuk (3), langkah (3), bergerak (3), lain (3), bagi (3), excuse (3), dahi (3), sebelum (3), biru (3), nasib (3), parkir (3), merah (3), dibuka (3), solat (3), wangi (3), ketawa (3), siap (3), makan (3), ajak (3), setelah (3), tukar (3), peluk (3), surprise (3), semanis (2), honey (2), manisnya (2), souffle (2), zenia (2), novel (2), sinopsis (2), salju (2), maysaa (2), free (2), online (2), show (2), begitu (2), jari (2), best (2), the (2), july (2), august (2), september (2), april (2), dila (2), dyna (2), disini (2), adalah (2), please (2), posts (2), terpaksa (2), akur (2), tahulah (2), geram (2), keluarga (2), gajah (2), tersenyum (2), mendengar (2), senja (2), tunggu (2), menantu (2), takkan (2), berbunyi (2), buka (2), cuma (2), setuju (2), teman (2), malam (2), elok (2), lelakinya (2), insha (2), semuanya (2), sudi (2), sabtu (2), bersalam (2), menunggu (2), hampir (2), diam (2), raut (2), pot (2), pet (2), henti (2), bontot (2), ayam (2), senyap (2), yela (2), kak (2), mesti (2), hujan (2), batu (2), memandang (2), mikael (2), diri (2), tempat (2), islam (2), rakan (2), makin (2), ambil (2), rasanya (2), banyak (2), balas (2), pernah (2), awek (2), pujuk (2), rindu (2), sekali (2), daripada (2), bekas (2), suaminya (2), belum (2), memotong (2), calang (2), bersama (2), adiknya (2), amerika (2), guna (2), tersedak (2), habis (2), pergi (2), saudara (2), tengah (2), rampas (2), rendah (2), bulat (2), tajam (2), kawan (2), jammed (2), adik (2), berkumis (2), depannya (2), rupanya (2), hari (2), mentang (2), kerusi (2), waalaikumsalam (2), ditepuk (2), dinner (2), hujung (2), penuh (2), takpe (2), menjawab (2), terasa (2), garau (2), perlahan (2), disalam (2), angkat (2), ramai (2), beberapa (2), bulan (2), gara (2), langkahnya (2), dada (2), ikut (2), jangan (2), handbag (2), ruang (2), aje (2), berubah (2), tanyanya (2), arah (2), apesal (2), berani (2), tangannya (2), erat (2), manner (2), pinggang (2), sembur (2), airport (2), kiri (2), kanan (2), diatur (2), mendekati (2), garu (2), kepala (2), maghrib (2), diambil (2), almari (2), azan (2), mengundang (2), pengantin (2), handsome (2), jalan (2), mandi (2), rambut (2), dinding (2), ditarik (2), fikirkan (2), satu (2), mengharap (2), family (2), biar (2), lagipun (2), selesa (2), sekeluarga (2), akan (2), digenggam (2), beri (2), penyeri (2), pipi (2), sayang (2), majlis (2), goreng (2), kuih (2), milo (2), diletak (2), busuk (2), dipeluk (2), tolong (2), berseri (2), pencakar (2), beritahu (2), pagar (2), coret (2), coretan (2), hatiku (2), picture, window, theme, powered, blogger, 1st, bisikan, 2nd, sayangku, bintang, 3rd, adaptasi, drama, didadaptasi, 4th, suri, pilot, 5th, dapatkan, pasaran, 6th, polaroid, coming, soon, pbakl, 7th, progress, 8th, scm, music, player, tumblr, users, all, rehanmakhtar, mahligai, ego, voguilley, begini, menari, isu, aurat, debat, ustaz, liberal, mujahidah, pemburu, syahid, reviews, vence, baja, autoestima, com, cabins, love, buah, spinning, wheel, lakar, kanvas, karyaku2u, mujahadah, pahit, mencintaimu, menulis, ayumi, syafiqah, zinnita, biola, berdawai, tertulis, zuera, azura, rasiddin, sempurna, anjellayan, perfectly, halal, jemariku, menaip, list, october, november, 2011, december, 2012, 2014, 2015, 2016, 2017, archive, create, your, badge, nurfadhilah, azahari, buku, mukaku, view, complete, profile, about, chit, chat, who, karya, hak, milik, kekal, pemilik, copycat, peeps, surat, song, subscribe, atom, home, older, comment, posted, nasihat, menerjah, mengangguk, berbaik, tengok, bermasam, cebik, ditatang, bayi, perempuannya, getusnya, mencuit, geli, dilambung, lambung, tahan, laser, mengidam, umur, bayang, nada, mendesak, jua, mengerling, sekilas, terkatup, tiada, jawapan, soalan, statement, hela, butang, enjin, ditekan, mengundur, perjalanan, berpisah, kembali, mengangkat, keningnya, range, rover, dipandang, kami, beranak, memeluk, amiin, moga, berjalan, lancar, ujar, tika, muda, hidangan, makanan, mengisi, kelaparan, diselangi, perbualan, ringan, sepuluh, lebar, terukir, terdetik, lega, benaknya, beginilah, perangai, tirinya, memerhati, ceria, membuah, leganya, pasang, radio, foc, celah, menyokong, muncung, kian, panjang, house, maaf, mar, bercakap, tidur, berseloroh, mariam, tertawa, gelagat, pengalaman, darjah, tiga, hangat, dihembus, dengar, pepatah, emas, sampuk, encik, sesuaikan, asing, minoriti, hairanlah, segelintir, tergelincir, landasan, menyesuaikan, batch, cabaran, tambah, tegur, mat, salleh, couple, mengerti, selalu, raya, lagilah, langsung, ceritanya, malah, sekalipun, minta, sepanjang, bergantung, biasiswa, jpa, terlebih, gaji, berganda, berbayar, reporter, confirm, hebat, detik, nampaknya, tawaran, melanjutkan, pelajaran, australia, tetapi, ditolaknya, kerana, meninggalkan, sendirian, not, bad, wow, reti, selamba, membalas, serangan, hingga, senyumnya, disembunyi, chicago, new, york, level, berapa, ingin, lanjut, mencelah, memerli, namun, didengari, oren, disedutnya, beku, menikamnya, huh, didongak, owh, sewa, rosak, balasnya, namanya, kuala, lumpur, menyiku, bisiknya, ramah, dikerling, nipis, diceritakan, main, dipuji, puji, lempar, kosong, tarik, menyentak, beralih, pandangannya, disalamnya, hormat, panggil, sambutnya, hilang, bicara, tetunak, sesama, bagai, petir, menyabung, kenalkan, memegang, husna, jengkel, kenal, bersuara, membuat, kesemua, terpinga, serta, merta, keras, terkaku, menyapa, gegendang, lahan, sisi, bai, menegur, sorry, percaya, gila, sedangkan, kes, tahfiz, dibakar, terjadi, hanya, ejek, mengejek, dipercepat, mencari, dikenalinya, ternampak, kelibat, membelok, demi, dirasakan, seolah, mengekorinya, dipalu, debar, ditariknya, rapat, kot, mengorak, ucap, menonong, mengatur, menghala, thank, memberi, anggap, kali, hiasan, cabut, pandai, cuba, terhalang, dek, sasa, lampai, now, stick, sinis, kening, ternaik, telunjuk, siapa, sebenarnya, menggenggam, tali, dihayun, bagnya, seribu, mencekak, suka, hembus, kasar, langgar, gerutu, sesaat, berkerut, terbeliak, sound, pandang, yes, talking, menujah, lubang, beriak, dipandangnya, bingung, awak, saya, berdiri, langsing, miss, kebetulan, kedua, bertudung, satin, corak, rona, ketat, melampau, marahnya, kotak, tanpa, buang, dibeloknya, volkswagen, beetle, lokasi, banyaknya, beratur, minit, sebuah, kawasan, diputar, sterengnya, ditekannya, mengejut, break, usai, rambutnya, disikat, rapi, minyak, georgio, armani, kegemarannya, disembur, kunci, menapak, dicampak, katil, baju, deretan, bajunya, disusun, siang, shirt, kolar, warna, seluar, coklatnya, slack, handphone, bunyi, memutus, panggilan, sayup, surau, taman, mengena, dengannya, getus, terlepas, iyelah, tunjuk, betapa, kacaknya, lekuk, pelipis, macamlah, pak, mentua, pakai, memesan, karang, singgah, share, location, way, gerak, galak, menggosok, penghawa, dingin, dicapai, ditutupnya, sejuk, remote, talian, hello, dilap, basah, diangkat, iphone, tuala, harap, piring, gosok, dahinya, berkali, berat, diberi, perstujuan, berkenalan, melaka, ulang, alik, sekurang, kurangnya, tidaklah, canggung, ish, sementara, kisahlah, janggal, iyalah, ikutkan, pindah, pipinya, mengambil, sebagai, lima, berusaha, mendapatkan, zuriat, tangga, berusia, barulah, rezeki, qushairi, hadir, rahimnya, sempatlah, menyusukan, alhamdulillah, bezanya, pertama, dielus, permata, hatinya, sebak, berair, terterbit, besarkan, kandung, bersyukur, berterima, beli, persinggahan, ingat, disisip, kahwin, anything, for, bongsu, pengertian, teringat, pertanyaan, hah, khamis, bertanya, manalah, mahu, memaksa, apatah, pulang, sekian, kasi, can, tergeleng, memandangnya, peha, cari, calon, berkepuk, kepuk, bank, membujang, benda, takat, apalah, dituang, cawan, rajinnya, bujang, suruh, pakej, panas, dilabuh, sofa, minum, teko, dulang, beriringan, menghilang, turun, bawah, dilihat, terhidang, kopi, menonton, lemas, belengas, rungutnya, lusa, cuti, seminggu, jom, gorengkan, badan, sedia, terbuka, yeke, semena, mena, teringatkan, betulnya, terlalu, sombong, agaknya, biarlah, menyombong, lekat, berminat, belacan, guraunya, seri, mengusik, melepaskan, pelukan, terlerai, rodok, tanah, besi, situ, terkejut, supaya, bangun, sepantas, kilat, seraut, terkejutnya, dibendung, rabu, astaghafirullahalazim, bagasinya, sesenyap, sekujur, sengih, nakal, dipeluknya, bola, sekeliling, sunyi, dibukanya, berhati, seminit, terkoyak, senyuman, bibir, tatkala, terpandang, susuk, sedang, mencangkung, pasu, bunga, laman, bawak, meninggalkannya, luar, bungkus, merewang, loyar, buruk, goodies, hal, kirim, salam, nikah, kad, whatsapp, thanks, petang, berhenti, hadapan, semi, tingkat, terletak, damansara, sunday, kucoret,
Text of the page (random words):
ke bawah dilihat karipap dan air milo sudah siap terhidang atas meja kopi di ruang menonton minum ma ajak qalif teko diletak semula dalam dulang rajinnya anak bujang ni mama suruh goreng kuih je tadi dengan pakej air milo panas sekali dapat duduk dilabuh ke sofa senang dah biasa hidup membujang semua benda pun kena buat sendiri takat buat air tu apalah sangat air dituang ke dalam cawan dan ditolak ke depan kalau macam tu cari la calon cepat cepat nak kata takde duit rasanya dah berkepuk kepuk dalam bank tu takpe la qal kasi can mama jalan dulu tergeleng mama memandangnya tiba tiba peha ditepuk kuat hah khamis ni uncle hussein ajak kita sekeluarga keluar dinner dengan family dia dia nak sangat jumpa qal dengan boy boleh kan puan maria bertanya manalah tahu kalau kalau anaknya itu tak selesa dia tak mahu memaksa apatah lagi anaknya itu baru saja pulang setelah sekian lama uncle hussein tu ada anak ke tanyanya bila teringat semula pertanyaan faez tadi ada dua orang yang sulung perempuan yang bongsu adik boleh ye qal uncle nak sangat jumpa qal sebelum majlis sabtu depan tangan itu digenggam erat mengharap pengertian lambat lambat qalif angguk bersama senyum anything for you ma air disisip kecil habis tu lepas mama kahwin nanti rumah ni macam mana macam mana apa biar jela rumah ni jadi rumah persinggahan tak pun mama ingat nak tukar nama rumah ni ke nama qal terterbit kerut dalam di dahi qalif eh tak payah la mama kenapa nama qal pulak qal tak nak apa apa pun dari mama mama dah besarkan qal beri kasih sayang macam anak kandung mama pun qal dah cukup bersyukur dan berterima kasih lagipun qal kan dah beli rumah sendiri kalau mama nak tukar tukar ke nama boy je itu lebih baik kata itu mengundang sebak di hati puan maria berair anak matanya qal anak mama tak ada bezanya dengan boy qal penyeri hidup mama yang pertama dan tak mungkin berubah sampai bila bila pipi berkumis itu dielus lembut permata hatinya dia dan bekas suaminya mengambil qalif sebagai anak angkat setelah hampir lima tahun berusaha untuk mendapatkan zuriat sendiri qalif la penyeri rumah tangga mereka dulu setelah qalif berusia 9 bulan barulah rezeki mereka datang anak keduanya qushairi hadir dalam rahimnya sempatlah juga dia menyusukan qalif dulu alhamdulillah tangan di pipinya digenggam qal tahu ma tapi qal tetap tak nak mama beri rumah ni pada qal please puan maria tersenyum iyalah kalau dah itu kata qal mama ikutkan aje nanti qal pindah duduk dengan mama dekat rumah uncle ye tersedak qalif dibuatnya bulat matanya memandang mama ish tak nak la biar jela qal duduk sini sementara tunggu rumah tu siap lagipun mesti anak anak uncle hussein tu ada kan nanti dia orang tak selesa pulak ada pulak nak duduk sana tak kisahlah walaupun mereka sudah sekeluarga nanti tetap akan rasa janggal uncle sendiri yang ajak qal katanya masa ini la kita semua nak berkenalan satu sama lain kita kan dah jadi satu family nanti boy tak payah tanya la dia kerja dekat melaka takkan nak ulang alik dari kl pulak kan boleh ye qal teman mama pujuk puan maria penuh mengharap sekurang kurangnya kalau ada anaknya itu tidaklah terasa canggung sangat qalif gosok dahinya berkali berat hati nak diberi perstujuan nanti la qal fikirkan dulu qal fikirkan ye mama harap sangat qal setuju dah makan piring karipap itu ditolak ke depan anaknya bab 3 tuala kecil dalam almari ditarik keluar dan dilap pada rambut yang masih basah tiba tiba iphone nya atas kerusi berbunyi cepat cepat diangkat hello ma dah siap ke tu suara mama kedengaran hujung talian belum ni baru mandi lepas solat maghrib qal gerak tangan galak menggosok rambut remote penghawa dingin di dinding dicapai dan ditutupnya sejuk pula okey la mama dengan uncle singgah solat on the way jalan je nanti jumpa kejap lagi mama dah share location restoran kan dah okey jumpa karang pakai handsome handsome sikit sempat puan maria memesan terbentuk lekuk di pelipis qalif ni mama ke qal yang nak jadi pengantin ni macamlah qal yang nak jumpa bakal pak mentua katanya mengundang ketawa mama iyelah mama pun kena la tunjuk betapa kacaknya anak mama ni anak uncle hussein tu cantik tau cantik jadi ada kena mengena ke dengannya getus qalif dalam hati tapi tak terlepas di mulut ada ada jela mama ni okey la kita jumpa kejap lagi bunyi azan dah tu katanya memutus panggilan sudah kedengaran sayup suara azan dari surau taman yela assalamualaikum waalaikumsalam handphone dicampak ke katil dan pintu almari baju dibuka meliar anak matanya melihat deretan bajunya yang baru disusun siang tadi akhirnya t shirt kolar warna merah dan seluar slack coklatnya diambil keluar usai solat maghrib rambutnya disikat rapi minyak wangi georgio armani kegemarannya turut disembur kunci keretanya atas meja diambil dan dia menapak keluar setengah jam memandu akhirnya dia sampai lokasi melihat pada banyaknya kereta yang beratur keluar masuk dia garu kepala beberapa minit menunggu akhirnya ada sebuah kereta yang keluar dari kawasan parkir baru diputar sterengnya tiba tiba ada kereta merah yang laju memotong dan terus masuk ke dalam parkir nasib break sempat ditekannya walaupun mengejut ewah ewah melampau betul orang ni marahnya nasib baik kereta sebelah lagi ikut keluar dari kotak parkir tanpa buang masa laju keretanya dibeloknya masuk ke sebelah kereta volkswagen beetle merah tadi pintu dibuka laju bengang kebetulan pula kedua mereka keluar serentak dari kereta masing masing besar saja langkahnya diatur mendekati gadis bertudung satin corak rona biru lembut itu dengan muka ketat excuse me miss awak tak nampak ke saya nak masuk parking ni tadi sembur qalif sebaik berdiri di belakang tubuh langsing itu kayla menoleh sebaik suara garau itu menujah lubang telinganya lelaki beriak bengang itu dipandangnya bingung sebelum menoleh ke kiri kanan cakap dengan aku ke yes i m talking to you tak payah nak pandang kiri kanan eh apesal mamat ni datang datang terus nak sound orang gerutu kayla turut bengang sesaat kemudian dahi keduanya mula berkerut dalam sebelum masing masing terbeliak mata you you qalif hembus nafas kasar tangan naik ke pinggang oh you lagi rupanya hari tu dah langgar i dekat airport sekarang nak rampas parking i pulak you ni memang takde manner ke apa dahi kayla naik kerut seribu tangan naik mencekak pinggang ewah ewah mamat ni suka hati je sembur orang tengah orang ramai macam ni tak sekarang ni siapa yang takde manner sebenarnya ni you yang datang sini tiba tiba nak tinggi suara apesal balas kayla berani tangannya sudah menggenggam erat tali handbag nya di bahu kalau lelakinya depannya berani macam macam memang dihayun saja bagnya ini you tak nampak ke kereta i dekat depan you tadi i yang nak masuk parking ni dulu telunjuk naik ke arah keretanya di sebelah kayla tergelak kecil excuse me saudara you ada bagi signal ke tadi tanyanya sinis dengan kening ternaik tinggi terus berubah muka qalif takde kan jadi i anggap jela you tak nak masuk tadi kalau nak masuk lain kali bagi signal signal stick dalam kereta tu bukan untuk hiasan aje tau cabut je kalau tak pandai guna now excuse me i dah lambat kayla cuba bergerak tapi sedikit terhalang dek tubuh sasa tinggi lampai itu tepi sikit boleh sikit sikit qalif mula bergerak ke tepi memberi ruang thank you ucap kayla dan terus menonong mengatur langkah menghala masuk ke restoran qalif lepas nafas kuat turut mengorak langkah di belakang dengan muka bengang sedikit demi sedikit kerut kayla terbentuk lagi dirasakan lelaki tadi seolah mengekorinya di belakang dada mula dipalu debar handbag ditariknya rapat ke dada dia ikut aku ke jangan jangan nak buat apa apa kot orang sekarang ni bukannya boleh percaya ramai yang gila sedangkan kes tahfiz dibakar beberapa bulan dulu pun terjadi hanya gara gara ejek mengejek saja terus dipercepat langkahnya seraya mata meliar mencari raut wajah yang dikenalinya sebaik ternampak kelibat adiknya cepat cepat dia membelok kak haq angkat tangan tinggi sorry papa lambat tadi hantar bai balik rumah dulu dia menegur sebaik tiba di meja tangan papanya disalam assalamualaikum ma serta merta tubuh kayla terasa keras terkaku sebaik suara garau itu menyapa lagi gegendang telinganya perlahan lahan dia menoleh ke sisi you lagi serentak keduanya bersuara membuat kesemua di meja terpinga kenal ke soal puan maria tak laju keduanya menjawab serentak lagi dengan muka jengkel masing masing dah tu dua dua diam tak menjawab takpe la kayla kenalkan ini anak sulung auntie qalif mikael yang baru balik dari us tu kata puan maria seraya memegang lengan si anak qal ini la anak sulung uncle hussein kayla husna masing masing sudah hilang bicara cuma mata yang masih tetunak tajam sesama sendiri bagai ada petir yang menyabung antara keduanya qalif suara itu menyentak qalif terus beralih pandangannya tangan lelaki hujung 50 an itu disalamnya penuh hormat assalamualaikum uncle boleh panggil qal je sambutnya waalaikumsalam terima kasih qal sudi dinner dengan keluarga uncle bahu itu ditepuk dato hussein senang qalif lempar senyum kerusi kosong sebelah mama dia tarik kay duduk ke sebelah si adik dikerling kejap lelaki berkumis nipis yang duduk depannya itu ini rupanya anak auntie maria yang diceritakan papanya hari tu bukan main dipuji puji lagi mentang mentang belajar dan bekerja di amerika sana kay dari tempat kerja ke tanya puan maria ramah senyap haq menyiku lengan si kakak kuat auntie tanya tu bisiknya rendah huh muka didongak ke depan owh a ah tapi tadi hantar kawan balik rumah sewa dia dulu sebab kereta dia rosak itu yang lambat sikit sampai auntie tahulah kl ni jammed balasnya bukan namanya kuala lumpur kalau tak jammed itu yang sampai rampas parking orang tu qalif mencelah memerli rendah namun cukup kuat untuk didengari kayla air oren disedutnya dengan muka beku walaupun mata bulat itu cukup tajam menikamnya berapa lama dah qal duduk us dekat mana sebab uncle pun ada anak saudara yang tengah belajar dekat sana soal dato hussein ingin tahu lebih lanjut oh ye qal dulu belajar dekat chicago tapi kerja dekat new york lepas habis a level qal terus pergi sana jadi ada la dalam sembilan tahun dah wow lama tu papa sembilan tahun tapi tak tahu pulak orang dekat amerika ni tak reti guna signal bila memandu selamba saja mulut kayla membalas serangan hingga tersedak lelaki itu dibuatnya senyumnya disembunyi not bad hebat detik hati kayla bukan calang calang orang nampaknya mamat ni dia dulu pun dapat tawaran untuk melanjutkan pelajaran di australia tetapi terpaksa ditolaknya kerana tak sampai hati meninggalkan papanya sendirian bersama adiknya so kenapa nak balik malaysia kenapa tak terus je kerja dekat sana confirm gaji dekat sana berganda lagi banyak daripada bekerja dekat sini kan tanya kayla lagi dah macam reporter tak berbayar belum sempat qalif buka mulut puan maria memotong terlebih dulu auntie yang pujuk qal balik bekerja dekat sini pulak dah lama sangat dia dekat sana auntie pun selalu rindu dengan dia biasa dua tahun sekali je dia balik itu pun masa raya je masa belajar dulu lagilah langsung tak dapat balik malaysia ceritanya malah sekalipun anaknya itu tak pernah minta duit daripada dia dan bekas suaminya sepanjang belajar di sana dulu semuanya bergantung pada duit biasiswa jpa saja kayla angguk mengerti best tak abang duduk us pernah couple dengan awek mat salleh tak soal haq laju apa tanya macam tu haq tak elok tegur dato hussein qalif tergelak seronok tu rasanya malaysia lagi seronok cabaran duduk sana lagi banyak dari rasa seronok tambah lagi kalau sorang sorang dekat sana balas qalif bukannya senang nak sesuaikan diri di tempat asing yang mana orang islam adalah minoriti jadi tak hairanlah kalau ada segelintir rakan rakan batch nya yang makin lama makin tergelincir dari landasan hidup islam dulu dia pun ambil masa dua tahun untuk betul betul menyesuaikan diri di sana dengar tu haq sebab tu ada pepatah hujan emas di negeri orang hujan batu negeri sendiri tapi lebih baik di negeri sendiri sampuk kayla seraya memandang ke depan tak begitu encik qalif mikael hangat saja rasa nafas yang dihembus qalif yela kak orang tanya je sembilan tahun duduk sana mesti macam macam pengalaman yang abang qal dah dapat kalau ada anak tu dah darjah tiga dah tau dato hussein dan puan mariam tertawa melihat gelagat semua maaf la mar qal kay ni mulut dia memang macam ni tak henti bercakap macam bontot ayam dia senyap bila tidur je dato hussein berseloroh apa papa ni ada ke cakap mulut kay macam bontot ayam memang ya pun pot pet pot pet tak henti kalau dekat rumah tak payah pasang radio dah kita orang dah ada in house dj foc celah haq menyokong buat muncung si kakak kian panjang lebar senyum yang terukir di wajah puan maria terdetik rasa lega di benaknya kalau beginilah perangai bakal anak anak tirinya dalam diam qalif memerhati si mama melihat raut ceria mama itu turut membuah rasa leganya kemudian hidangan makanan mereka sampai tak menunggu lama masing masing mula mengisi perut yang kelaparan diselangi dengan perbualan ringan antara mereka hampir jam sepuluh setengah malam baru mereka keluar dari restoran terima kasih qal sudi datang jumpa sabtu depan ujar dato hussein tika bersalam dengan anak muda itu insha allah uncle moga semuanya berjalan lancar nanti amiin terima kasih abang belanja kami anak beranak boy tak dapat datang pulak kata puan maria pula seraya memeluk lengan si anak sama sama kemudian anak lelakinya dipandang haq nak naik dengan papa ke dengan kakak tak kisah sampai rumah jugak kalau macam tu naik dengan kakak la teman kakak dah malam ni tak elok pulak perempuan memandu sorang sorang haq cuma angguk setuju dan mereka berpisah bila masing masing sudah kembali ke kereta sempat lagi kayla mengangkat keningnya tinggi pada qalif yang sudah masuk ke kereta range rover nya di sebelah qalif hela nafas butang enjin ditekan dan keretanya mula mengundur keluar dalam perjalanan tiba tiba puan maria buka mulut cantik kan kayla tu qalif mengerling mama sekilas tapi mulut masih terkatup tak berbunyi tiada jawapan itu statement ke soalan dia pun tak tahu cantik tak sebaik kedengaran nada mendesak itu dia angguk jua ya mama cantik katanya akur dah memang cantik takkan nak cakap tak cantik pulak tersenyum puan maria mendengar memang dah lama sangat mama mengidam nak ada anak perempuan akhirnya dapat jugak mama anak perempuan walaupun umur dah senja macam ni nak tunggu menantu bayang pun tak nampak qalif cebik kecil tapi bukannya boleh nak ditatang macam bayi dah ma anak perempuannya dah besar gajah dah pun getusnya mencuit geli hati mama kalau anak kecil boleh juga dilambung lambung ni dah besar gajah mulut pun boleh tahan laser ada ada jela qal ni dicubit geram lengan si anak qal berbaik baik la dengan kayla dan haq tu kita kan nak jadi keluarga besar nanti mama tak nak la tengok masing masing bermasam muka nanti lembut nasihat yang menerjah telinganya itu buat dia terpaksa mengangguk akur dengan haq mungkin boleh tapi dengan perempuan tu tak tahulah posted by dila dyna at 18 45 1 comment older posts home subscribe to posts atom song surat cinta hi peeps please s...
|