Meta tags:
Headings (most frequently used words):
2013, imam, thursday, bid, ah, sunday, september, november, july, blog, himmah, inilah, penjelasan, qurban, kambing, untuk, keluarga, kitab, syafi, membedah, 27, 2015, august, 29, tuesday, monday, about, me, archive, labels, group, daftar, isi, followers, chanel, search, this, kotbah, jumat, delapan, tuntunan, qusyairi, menuju, taqwa, al, fiqhul, akbar, aqidah, dan, ahmad, bin, hanbal, cinta, kepada, kaum, sufi, pembagian, dalam, hadits, shohih, muslim, bi, syarhi, an, nawawi, tarawih, sistem, menyerang, dialog, di, tanah, suci, report, abuse,
Text of the page (most frequently used words):
yang (77), dan (49), orang (27), dari (27), imam (26), tidak (24), dengan (23), untuk (22), share (21), dalam (20), itu (19), ini (18), maka (18), 2013 (17), hal (17), kita (16), bid (16), kitab (15), mereka (14), adalah (14), syafi (12), muhammad (11), kaum (11), sufi (11), #kambing (11), ada (11), akan (11), ayat (11), membedah (10), bin (10), engkau (10), nabi (9), kepada (9), bahwa (9), shalat (9), pernah (9), oleh (9), saw (9), this (8), duduk (8), ahmad (8), cetakan (8), air (8), allah (8), labels (7), november (7), september (7), beliau (7), fikr (7), keluarga (7), pinterest (7), facebook (7), blogthis (7), email (7), lain (7), juga (7), pada (7), taraweh (7), dilakukan (7), sunnah (7), bagi (7), hadits (7), diri (7), satu (7), kurban (7), 2012 (6), masalah (6), apa (6), menjelaskan (6), hukum (6), telah (6), qurban (6), comments (6), tersebut (6), yaitu (6), jika (6), roka (6), melakukan (6), para (6), sudah (6), tahun (6), islam (5), dalil (5), july (5), akbar (5), abu (5), seperti (5), mendapatkan (5), haram (5), bersama (5), syaikh (5), wahhabi (5), sangat (5), tafsir (5), tentang (5), مِنْ (5), pahala (5), berkata (5), menyembelih (5), blog (4), himmah (4), bidah (4), inilah (4), karya (4), asy (4), rahimahullah (4), bersahabat (4), lalu (4), juz (4), penjelasan (4), menuju (4), suatu (4), ketika (4), masjidil (4), ibnu (4), ulama (4), namun (4), demikian (4), rasulullah (4), muslim (4), darul (4), beirut (4), libanon (4), baru (4), perkara (4), mana (4), ala (4), segala (4), seseorang (4), ketaqwaan (4), kifayah (4), kesunnahan (4), data (3), jumat (3), fiqih (3), amaliah (3), 2011 (3), august (3), 2015 (3), kawkab (3), azhar (3), syarah (3), fiqhu (3), abdillah (3), idris (3), aqidah (3), hanbal (3), mughnil (3), muhtaj (3), 359 (3), daarul (3), dipandang (3), asalnya (3), read (3), more (3), hujan (3), pun (3), saluran (3), atas (3), segera (3), alwi (3), maliki (3), bagian (3), sementara (3), lagi (3), mengikuti (3), seorang (3), kalangan (3), hanya (3), sahabat (3), khulafaur (3), rosyidin (3), pendapat (3), hujjah (3), shohih (3), nawawi (3), halaman (3), مَنْ (3), pahalanya (3), setiap (3), wajib (3), thursday (3), bertanya (3), menjawab (3), kami (3), menjadi (3), seandainya (3), dia (3), adanya (3), sesuatu (3), karena (3), على (3), berbagai (3), dapat (3), qusyairi (3), delapan (3), gugur (3), melakukannya (3), dirinya (3), sahaja (3), home (2), daftar (2), isi (2), mbah (2), lalar (2), wahabi (2), salafi (2), adsbygoogle (2), tawassul (2), kutbah (2), october (2), nama (2), tauhid (2), fiqhul (2), kebesaran (2), keagungannya (2), ditanya (2), cinta (2), dite (2), posts (2), tiba (2), muslimin (2), sayyid (2), sedang (2), serambi (2), pula (2), tanah (2), suci (2), umat (2), dikenal (2), mudah (2), mau (2), kebenaran (2), populer (2), kharismatik (2), memiliki (2), jilid (2), sungguh (2), mengherankan (2), kemudian (2), bahwasannya (2), tetapi (2), khususnya (2), termasuk (2), tentu (2), mengetahui (2), diambil (2), syarhi (2), pembagian (2), سَنَّ (2), فِي (2), الْإِسْلَامِ (2), سُنَّةً (2), عَمِلَ (2), بِهَا (2), غَيْرِ (2), أَنْ (2), يَنْقُصَ (2), شَيْءٌ (2), barangsiapa (2), membuat (2), buat (2), baginya (2), mengikutinya (2), tak (2), berkurang (2), sedikit (2), dosanya (2), بدعة (2), adapun (2), dimaksud (2), bersifat (2), thobary (2), syadzily (2), melarang (2), berkumpul (2), mengatakan (2), salah (2), kelebihan (2), sebuah (2), jama (2), mampu (2), terbang (2), semua (2), sanggup (2), sang (2), cukup (2), dua (2), ungkapan (2), bila (2), menyibukkan (2), atau (2), sifat (2), maha (2), tempat (2), berlaku (2), menanyakan (2), samar (2), semoga (2), menyamakan (2), makhluk (2), dikatakan (2), perlu (2), ilmunya (2), bukan (2), sunday (2), ditakuti (2), siksa (2), kubur (2), neraka (2), menyebabkan (2), takharruzu (2), anil (2), makhawifi (2), marilah (2), akhir (2), tingkatkan (2), mengingatkan (2), kesalahan (2), kerjakan (2), bertekad (2), terulangnya (2), mendatang (2), menyatakan (2), menghantarkan (2), الا (2), وسلم (2), kesunnahannya (2), tetap (2), madzhab (2), tuntutan (2), hadist (2), laki (2), keluarganya (2), simple, theme, powered, blogger, search, chanel, followers, ummati, press, forsan, salaf, salafuna, barzah, sarkub, pustaka, aswaja, bongkar, mwcnu, cipayung, mutiara, zuhud, warkob, rochmat, kabur, diens, debat, banjari, group, window, push, format, auto, slot, 7778479531, client, pub, 1731644498030563, style, display, block, report, abuse, perubahan, tua, tawasul, tahlil, maulid, anatuth, thalibin, december, january, february, april, may, archive, view, complete, profile, about, dapa, subscribe, atom, older, turun, lebatnya, akibatnya, bah, mengalirkan, derasnya, melihat, begitu, deras, kiblat, berbentuk, kubus, hijaz, kebiasaan, berhamburan, mengambil, tuangkan, baju, tubuh, harapan, berkah, abbas, hasani, ayahanda, murid, muridnya, halaqah, pengajiannya, anak, buahnya, larut, ibadah, thawaf, saat, langit, diselimuti, mendung, tebal, menggelantung, sepertinya, sebentar, lebat, mengguyur, sebagai, ekstrem, terkadang, insyaf, manapun, datangnya, shalih, utsaimin, kontemporer, saudi, arabia, mempunyai, guru, alim, abdurrahman, nashir, julukan, banyak, karangan, antaranya, paling, karyanya, berjudul, taisir, karim, rahman, kalam, mannan, setebal, paradigma, pemikiran, menyamai, kedudukan, jalalain, sunni, sidi, dialog, monday, muncul, memilih, serta, merta, menyalahkan, kalau, cermati, sunnahnya, berhujjah, apalagi, keluarkan, semestinya, digunakan, witirnya, mengenal, perkataan, amat, pengasuh, lpd, bahjah, cirebon, ustadz, yahya, zainul, arif, tarawih, sistem, menyerang, tuesday, 104, 105, lihat, simak, tulisan, foto, diterangkan, bersumber, sabda, حَسَنَةً, فَلَهُ, أَجْرُهَا, وَأَجْرُ, بَعْدَهُ, أُجُورِهِمْ, وَمَنْ, سَيِّئَةً, كَانَ, عَلَيْهِ, وِزْرُهَا, وَوِزْرُ, بَعْدِهِ, أَوْزَارِهِمْ, baik, buruk, dosa, mentakhsis, berbunyi, محدثة, ضلالة, sesat, bathil, tercela, dibagi, lima, makruh, mubah, yai, comment, lawaqih, anwar, qudsiyyah, rifati, qawa, ash, sufiyyah, abdul, wahab, sya, rani, wafat, 973, aiman, risalah, mengisahkan, mulanya, apakah, sampai, malam, datang, memenuhi, ruangannya, syari, membuatnya, akhirnya, angkasa, sambil, terbanglah, tapi, sejak, menganjurkan, sesungguhnya, melebihi, mengamalkan, ketahui, hamzah, baghdadi, hidup, sezaman, dengannya, memecahkannya, baghdad, bagaimana, wahai, catatan, sejarah, tersendiri, saja, membutuhkannya, dapatkan, saya, waktu, bagaikan, pedang, memotongnya, memotong, kebaikan, keburukan, keterangan, mukallaf, mengi, tiqadkan, meyakinkan, dzat, pencipta, terangkan, diliputi, zaman, nya, dibersihkan, batasan, ujung, butuh, arah, selamat, bentuk, kerusakan, keserupaan, olehkarena, makna, malik, istiwa, disebut, kaifiat, pertingkah, iman, kembali, semitsal, aku, memerintahkan, supaya, menepuk, lehermu, melindungi, kalian, mustasyabbihat, maksud, rdan, tujuannya, pakar, qur, jawaban, pilih, mutasyabbihat, keasamaan, kesamaannya, mendalami, agar, melewatinya, membahas, membicarakan, aman, terjatuh, lumpur, tasybih, yakni, apabila, golongan, merahmatinya, tidakkkah, berfirman, الرجمن, العرش, استوى, menjaga, diantara, kata, menghindarkan, terseret, menghidar, tersiksa, alam, pertama, terasa, berganti, alhamdulillah, masih, sama, menjalankan, jum, terakhir, kali, 1434, asyiral, rahimakumullah, الحمد, لله, نعمه, أول, الشهر, السنة, الهجرة, التامة, الذى, جعل, هذا, اليوم, أعظم, الأيام, الرحمة, أحمده, حمد, الحامدين, واستعينه, أنه, خيرالمعين, وأتوكل, عليه, انه, ثقة, المتوكلين, أشهد, لااله, الله, وحده, لاشريك, وأشهد, محمدا, عبده, ورسوله, المجتبى, وسيد, الورى, رحمة, للعالمين, اللهم, سيدنا, محمد, وعلى, اله, وصحبه, اجمعين, تسليما, كثيرا, اما, بعد, فياأيها, الناس, اتقوالله, تقاته, ولاتموتن, وأنتم, مسلمون, kotbah, tuntunan, taqwa, sumber, www, santri, net, ainiyah, belum, syafiiyah, membagi, kesimpulan, jelaskan, tuhfah, mengerjakannya, segi, lainnya, ianatut, tholibin, 330, haramain, anggota, mendapat, walaupun, disunnahkkan, tiap, individu, dikeluarga, majmu, muwattho, ayyub, anshory, hari, diperuntukkan, setelah, masyarakat, saling, berlomba, hingga, kebanggan, sebenarnya, dialah, sebagaimana, menggugurkan, kewajiban, fardhu, ditentukan, diniati, diperbolehkan, riwayat, bahwasanya, berdo, yaa, terimalah, udhiyah, gugurlah, mewakili, ahli, memulai, mengucapkan, salam, hamdalah, bersin, stop, menuduh,
Text of the page (random words):
ukum asalnya kambing yang telah ditentukan untuk kurban maka hanya cukup untuk 1 orang sahaja namun ketika ada seseorang yang menyembelih 1 kambing diniati untuk dirinya dan keluarganya atau dia menyembelih kambing untuk dirinya dan orang lain maka hal itu diperbolehkan karena adanya hadist nabi s a w riwayat muslim bahwasanya nabi s a w menyembelih dua kambing dan beliau berdo a yaa allah terimalah kambing kurban ini dari muhammad keluarga muhammad dan umat muhammad ini menjelaskan bahwa udhiyah kurban adalah sunnah kifayah jika 1 orang melakukannya maka gugurlah kesunnahan yang lain dan 1 orang tersebut mewakili ahli keluarga seperti hukum memulai mengucapkan salam dan menjawab hamdalah bagi yang bersin di dalam kitab majmu imam nawawi menjelaskan bahwa termasuk yang diambil dalil dari pendapat ini adalah hadist shohih di dalam kitab al muwattho bahwa abu ayyub al anshory berkata suatu hari kita menyembelih kurban satu kambing yang mana hal itu dilakukan oleh satu laki laki dan diperuntukkan untuk dirinya dan keluarganya setelah itu para masyarakat saling berlomba melakukan hal tersebut hingga hal itu menjadi sebuah kebanggan akan tetapi pahala dari kurban sebenarnya adalah untuk orang yang menyembelih itu sahaja karena dialah yang melakukannya sebagaimana orang yang menggugurkan kewajiban fardhu kifayah maka yang mendapatkan pahala juga hanya yang melakukan sahaja di dalam kitab ianatut tholibin juz 2 hal 330 cetakan al haramain menjelaskan bahwa jika salah satu anggota keluarga sudah qurban maka satu keluarga sudah tidak ada lagi tuntutan dan semua sudah mendapat kesunnahan yang walaupun disunnahkkan bagi tiap individu dikeluarga tersebut di jelaskan dalam kitab tuhfah yang dimaksud sunnah kifayah adalah gugur tuntutan kesunnahan bagi yang lain untuk mengerjakannya namun dari segi pahala tetap orang yang melakukan qurban yang mendapatkan pahalanya bukan yang lainnya kesimpulan di dalam madzhab kita madzhab syafi i ulama syafiiyah membagi hukum kesunnahan qurban menjadi 2 1 sunnah ainiyah jika ada satu orang melakukan kurban maka yang lain belum gugur kesunnahannya 2 sunnah kifayah jika ada satu orang yang melakukan kurban maka yang lain sudah gugur kesunnahannya namun pahala tetap untuk satu orang yang melakukannya sumber www santri net at september 27 2015 no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels fiqih thursday november 7 2013 kotbah jumat delapan tuntunan imam qusyairi menuju taqwa marilah di akhir tahun kita tingkatkan ketaqwaan kita dengan mengingatkan diri kita akan berbagai kesalahan yang telah kita kerjakan dan bertekad untuk tidak terulangnya pada tahun mendatang imam qusyairi pernah menyatakan delapan hal yang dapat menghantarkan seseorang menuju ketaqwaan الحمد لله على نعمه فى أول الشهر من السنة الهجرة التامة الذى جعل هذا اليوم من أعظم الأيام الرحمة أحمده حمد الحامدين واستعينه أنه خيرالمعين وأتوكل عليه انه ثقة المتوكلين أشهد أن لااله الا الله وحده لاشريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله المجتبى وسيد الورى رحمة للعالمين اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين وسلم تسليما كثيرا اما بعد فياأيها الناس اتقوالله حق تقاته ولاتموتن الا وأنتم مسلمون ma asyiral muslimin rahimakumullah tidak terasa tahun akan segera berganti alhamdulillah kita masih dapat bersama sama menjalankan shalat jum at terakhir kali tahun 1434 h marilah di akhir tahun kita tingkatkan ketaqwaan kita dengan mengingatkan diri kita akan berbagai kesalahan yang telah kita kerjakan dan bertekad untuk tidak terulangnya pada tahun mendatang imam qusyairi pernah menyatakan delapan hal yang dapat menghantarkan seseorang menuju ketaqwaan yaitu pertama at takharruzu anil makhawifi menjaga diri dari segala sesuatu yang ditakuti diantara hal yang ditakuti adalah siksa kubur dan siksa neraka dengan kata lain at takharruzu anil makhawifi adalah menghindarkan diri dari berbagai hal yang menyebabkan diri kita terseret ke dalam neraka dan juga menghidar dari segala yang menyebabkan diri tersiksa di alam kubur read more at november 07 2013 no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels kutbah jumat sunday november 3 2013 al fiqhul akbar kitab aqidah imam syafi i nama kitab al kawkab al azhar syarah al fiqhu al akbar karya imam abu abdillah muhammad bin idris asy syafi i masalah tauhid aqidah imam syafi i cetakan darul fikr beirut libanon berkata imam syafi i semoga allah ta ala merahmatinya maka seandainya dikatakan tidakkkah allah ta ala berfirman الرجمن على العرش استوى dikatakan bahwa ayat ini bagian dari ayat mustasyabbihat ayat yang samar untuk mengetahui maksud rdan tujuannya dan perlu penjelasan dari pakar tafsir al qur an adapun jawaban yang kami pilih dari ayat mutasyabbihat dan keasamaan kesamaannya ini berlaku bagi orang yang tidak mau mendalami ilmunya agar melewatinya seperti apa adanya ayat dan tidak perlu membahas dan membicarakan ayat ini karena hal ini tidak akan aman untuk terjatuh ke dalam lumpur tasybih yakni menyamakan allah dengan makhluk apabila bukan dari golongan orang orang yang dalam ilmunya dengan demikian wajib bagi setiap muslim yang mukallaf untuk mengi tiqadkan atau meyakinkan perkara di dalam sifat sifat dzat maha pencipta allah ta ala seperti apa yang telah kami terangkan di mana allah ta ala tidak diliputi oleh tempat dan tidak berlaku zaman bagi nya juga dia maha dibersihkan dari segala batasan dan ujung dan tidak butuh kepada tempat dan arah dia selamat dari segala bentuk kerusakan dan keserupaan olehkarena dengan adanya makna ayat ini maka imam malik rahimahullah melarang kepada seseorang untuk menanyakan tentang ayat ini beliau berkata al istiwa sesuatu yang sudah disebut kaifiat pertingkah sesuatu yang samar iman dengan ayat ini wajib dan bertanya tentang ayat ini bid ah kemudian beliau berkata seandainya engkau kembali menanyakan kepada semitsal ayat ini maka aku memerintahkan supaya engkau menepuk lehermu semoga allah melindungi kita dan kalian untuk tidak menyamakan allah dengan makhluk keterangan dari kitab al kawkab al azhar syarah al fiqhu al akbar karya imam abu abdillah muhammad bin idris asy syafi i halaman 68 cetakan darul fikr beirut libanon at november 03 2013 no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest thursday september 5 2013 imam syafi i dan imam ahmad bin hanbal cinta kepada kaum sufi imam syafi i rahimahullah dengan kebesaran dan keagungannya duduk bersahabat dengan kaum sufi lalu beliau ditanya apa yang engkau dapatkan ketika duduk bersahabat dengan mereka maka beliau menjawab saya mendapatkan dua hal dari mereka yaitu ungkapan mereka waktu bagaikan pedang bila engkau tidak sanggup memotongnya maka ia akan memotong engkau dan ungkapan mereka bila engkau tidak menyibukkan diri engkau dengan kebaikan maka ia akan menyibukkan engkau dengan keburukan demikian pula yang dilakukan oleh imam ahmad bin hanbal rahimahullah yang juga duduk bersahabat dengan abu hamzah al baghdadi seorang sufi yang hidup sezaman dengannya di mana ketika ia mendapatkan masalah yang tidak sanggup memecahkannya maka ia akan bertanya kepada sang sufi baghdad bagaimana pendapat engkau wahai sang sufi ini sudah cukup menjadi catatan sejarah kaum sufi seandainya mereka tidak memiliki kelebihan tersendiri tentu saja orang seperti imam ahmad tidak akan membutuhkannya sementara itu ibnu aiman dalam kitab risalah imam ahmad mengisahkan bahwa pada mulanya imam ahmad melarang orang orang untuk berkumpul dengan kaum sufi di mana ia pernah mengatakan apakah pada salah seorang dari mereka kaum sufi ada suatu kelebihan dari apa yang ada pada kita sampai pada suatu malam ada sebuah jama ah yang datang memenuhi ruangannya lalu mereka bertanya tentang masalah masalah syari at hukum fiqih islam yang membuatnya tidak mampu menjawab akhirnya jama ah itu terbang di angkasa sambil berkata kepada imam ahmad terbanglah bersama kami tapi imam ahmad tidak mampu terbang maka sejak itu ia menganjurkan kepada semua orang untuk berkumpul bersama kaum sufi dan mengatakan sesungguhnya mereka melebihi kita dalam mengamalkan apa yang mereka ketahui kitab lawaqih al anwar al qudsiyyah fi ma rifati qawa id ash sufiyyah karya imam abdul wahab asy sya rani wafat 973 h halaman 51 cetakan darul fikr beirut libanon by thobary syadzily at september 05 2013 1 comment email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels membedah tawassul thursday august 29 2013 pembagian bid ah dalam kitab hadits shohih muslim bi syarhi an nawawi di dalam kitab hadits shohih muslim bi syarhi an nawawi jilid 4 halaman 104 105 cetakan darul fikr beirut libanon lihat dan simak tulisan yang ada di foto diterangkan tentang masalah pembagian bid ah yang bersumber dari sabda nabi saw yaitu مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ وَمَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikit pun dari pahalanya dan barangsiapa membuat buat hal baru yang buruk dalam islam maka baginya dosanya dan dosa orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikit pun dari dosanya hadits ini mentakhsis hadits nabi yang berbunyi كل محدثة بدعة و كل بدعة ضلالة setiap perkara baru adalah bid ah dan setiap bid ah adalah sesat adapun yang dimaksud hadits tersebut adalah perkara perkara baru yang bersifat bathil dan bid ah bid ah yang bersifat tercela dengan demikian bid ah dibagi kepada lima bagian yaitu 1 bid ah wajib 2 bid ah sunnah 3 bid ah haram 4 bid ah makruh dan 5 bid ah mubah by yai thobary syadzily at august 29 2013 no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels membedah bidah tuesday july 9 2013 tarawih sistem menyerang 4 4 3 oleh al ustadz yahya zainul ma arif pengasuh lpd al bahjah cirebon bagi orang yang mengenal hadits hadits nabi muhammad saw dan perkataan para ulama tentu amat sangat mudah untuk mengetahui bahwasannya shalat taraweh 8 roka at itu tidak pernah diambil dari nabi muhammad saw dan juga tidak pernah dilakukan oleh para sahabat sahabat beliau khususnya para khulafaur rosyidin maka jika ada yang mengikuti pendapat ini taraweh 8 roka at lalu berhujjah ini adalah sunnah nabi muhammad saw sungguh ini adalah hal yang sangat mengherankan apalagi hujjah yang mereka keluarkan adalah hujjah yang tidak semestinya digunakan untuk shalat taraweh yaitu hujjah tentang shalat witirnya rasulullah saw dan sungguh sangat mengherankan lagi jika muncul orang yang memilih shalat taraweh hanya 8 roka at kemudian dengan serta merta menyalahkan orang yang melakukan shalat taraweh 20 roka at kalau kita cermati bahwasannya shalat taraweh 20 roka at tidak pernah dilakukan oleh rasulullah saw akan tetapi pernah dilakukan oleh para sahabat nabi saw khususnya khulafaur rosyidin yang sunnah mereka adalah termasuk sunnahnya rasulullah saw sementara shalat taraweh 8 roka at tidak pernah dilakukan oleh rasulullah saw dan juga tidak pernah dilakukan oleh para khulafaur rosyidin read more at july 09 2013 no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels dalil amaliah nu monday july 1 2013 dialog di tanah suci sidi alwi al maliki syaikh muhammad bin shalih al utsaimin ulama wahhabi kontemporer di saudi arabia yang sangat populer dan kharismatik mempunyai seorang guru yang sangat alim dan kharismatik di kalangan kaum wahhabi yaitu syaikh abdurrahman bin nashir al sa di ia dikenal dengan julukan syaikh ibnu sa di ia memiliki banyak karangan di antaranya yang paling populer adalah karyanya yang berjudul taisir al karim al rahman fi tafsir kalam al mannan kitab tafsir setebal 5 jilid yang mengikuti paradigma pemikiran wahhabi tafsir ini di kalangan wahhabi menyamai kedudukan tafsir al jalalain di kalangan kaum sunni syaikh ibnu sa di dikenal sebagai ulama wahhabi yang ekstrem namun demikian terkadang ia mudah insyaf dan mau mengikuti kebenaran dari manapun kebenaran itu datangnya suatu ketika al imam al sayyid alwi bin abbas al maliki al hasani ayahanda al sayyid muhammad bin alwi al maliki sedang duduk duduk di serambi masjidil haram bersama murid muridnya dalam halaqah pengajiannya di bagian lain serambi masjidil haram tersebut syaikh ibnu sa di juga duduk duduk bersama anak buahnya sementara orang orang di masjidil haram sedang larut dalam ibadah ada yang shalat dan ada pula yang thawaf pada saat itu langit di atas masjidil haram diselimuti mendung tebal yang menggelantung sepertinya sebentar lagi hujan lebat akan segera mengguyur tanah suci umat islam itu tiba tiba air hujan itu pun turun dengan lebatnya akibatnya saluran air di atas ka bah mengalirkan air hujan itu dengan derasnya melihat air begitu deras dari saluran air di atas kiblat kaum muslimin yang berbentuk kubus itu orang orang hijaz seperti kebiasaan mereka segera berhamburan menuju saluran itu dan mengambil air tersebut air itu mereka tuangkan ke baju dan tubuh mereka dengan harapan mendapatkan berkah dari air itu read more at july 01 2013 no comments email this blogthis share to x share to facebook share to pinterest labels dalil amaliah nu older posts home subscribe to posts atom inilah penjelasan qurban 1 kambing untuk 1 keluarga di dalam mughnil muhtaj juz 4 hal 359 cetakan daarul fikr menjelaskan bahwa dipandang dari hukum asalnya kambing yang telah dite inilah penjelasan qurban 1 kambing untuk 1 keluarga di dalam mughnil muhtaj juz 4 hal 359 cetakan daarul fikr menjelaskan bahwa dipandang dari hukum asalnya kambing yang telah dite imam syafi i dan imam ahmad bin hanbal cinta kepada kaum sufi imam syafi i rahimahullah dengan kebesaran dan keagungannya duduk bersahabat dengan kaum sufi lalu beliau ditanya apa yang engkau dapa al fiqhul akbar kitab aqidah imam syafi i nama kitab al kawkab al azhar syarah al fiqhu al akbar karya imam abu abdillah muhammad bin idris asy syafi i masalah tauhid about me himmah view my complete profile blog archive september 2015 1 november 2013 2 september 2013 1 august 2013 1 july 2013 2 may 2013 2 november 2012 1 october 2012 6 september 2012 1 april 2012 3 february 2012 1 january 2012 2 december 2011 4 november 2011 17 october 2011 18 labels bidah dalil dalil amaliah nu fiqih i anatuth thalibin kutbah jumat membedah bidah membedah maulid membedah tahlil membedah tawassul membedah tawasul orang tua nabi perubahan kitab report abuse style display block data ad client ca pub 1731644498030563 data ad slot 7778479531 data ad format auto adsbygoogle window adsbygoogle push himmah group inilah salafi al banjari debat salafi diens blog wahabi kabur islam itu rochmat membedah bidah warkob mbah lalar mutiara zuhud mwcnu cipayung bongkar wahabi pustaka aswaja sarkub mbah lalar al barzah himmah salafuna forsan salaf ummati press daftar isi daftar isi blog followers himmah...
|