If you are not sure if the website you would like to visit is secure, you can verify it here. Enter the website address of the page and see parts of its content and the thumbnail images on this site. None (if any) dangerous scripts on the referenced page will be executed. Additionally, if the selected site contains subpages, you can verify it (review) in batches containing 5 pages.
favicon.ico: bahrusshofa.blogspot.com - BAHRUS SHOFA.

site address: bahrusshofa.blogspot.com redirected to: bahrusshofa.blogspot.com

site title: BAHRUS SHOFA

Our opinion (on Saturday 25 April 2026 0:37:14 UTC):

GREEN status (no comments) - no comments
page from cache: 16 days ago
Meta tags:

Headings (most frequently used words):

2026, mac, rabu, pesanan, mufti, website, selasa, 31, disember, 2025, inggeris, blog, al, bahrus, shofa, khamis, 19, 11, 03, jumaat, januari, 30, 24, fatwa, pehin, syaikh, utsman, archive, arab, melayu, label, munjiyaat, muhlikaat, munqidzaat, shadaqaallah, ruhul, bayan, taradhdhi, atas, sahabat, sunnatal, witri, rak, ataini, shalawat, jalaluddin, bukhari, rabbana, lakal, hamd, surah, wilayah,

Text of the page (most frequently used words):
yang (162), dan (123), surah (64), dalam (55), rakaat (51), oleh (41), dengan (39), sebagai (39), adalah (32), tersebut (31), itu (30), muhammad (29), ulama (28), imam (26), daripada (25), untuk (25), niat (25), kita (24), syaikh (23), disember (23), mac (23), witir (23), bin (22), witri (22), ini (22), maka (22), mereka (21), beliau (21), september (20), januari (20), atas (20), telah (20), dua (20), ogos (19), oktober (19), november (19), atau (19), julai (18), februari (18), mei (18), rak (18), akan (18), tidak (18), lafaz (18), shalat (18), april (17), jun (17), quran (17), pada (17), menjadi (17), allah (16), ataini (15), lain (15), mazhab (15), haji (15), antara (15), ali (14), kerana (14), kitab (14), rahimahullah (14), nawawi (14), sunnah (13), aku (13), kepada (13), para (13), berikut (13), sebahagian (13), ushalli (13), sahabat (12), wal (12), juga (12), ash (12), faqir (12), jika (12), sunnatal (11), taradhdhi (11), abu (11), ianya (11), lakal (11), hamd (11), rabbana (11), mana (11), shalawat (10), mufti (10), habib (10), membaca (10), lagi (10), ada (10), halaman (10), ketika (10), ibadah (10), asy (10), ala (10), bahawa (10), shalatu (10), alaika (10), ganjil (10), sembahyang (10), satu (10), setiap (10), nabi (9), segala (9), yakni (9), dicatat (9), sebagaimana (9), secara (9), seumpama (9), shallaallahu (9), alaihi (9), sallam (9), was (9), salamu (9), aqidah (8), ustaz (8), abdullah (8), tiada (8), seperti (8), sehingga (8), ulasan (8), lebih (8), bagi (8), manakala (8), iaitu (8), ilmu (8), kalimah (8), tarawih (8), amalan (7), munjiyaat (7), muhlikaat (7), kaum (7), jama (7), seorang (7), dia (7), mudah (7), afdhal (7), disebut (7), pilihan (7), salam (7), salah (7), islam (6), munqidzaat (6), 2026 (6), syafie (6), guru (6), karya (6), sesiapa (6), diberi (6), menurut (6), kami (6), radhiyaallahu (6), junjungan (6), hari (6), diniatkan (6), minal (6), genap (6), mukhtar (6), merupakan (6), bait (6), melayu (5), umar (5), suatu (5), keluar (5), dapat (5), empat (5), fahaman (5), sudah (5), syiah (5), bangsa (5), hukum (5), utama (5), mudahan (5), juz (5), inilah (5), sebelum (5), akhirat (5), abdul (5), awla (5), sahaja (5), menyatakan (5), qawl (5), hadhramaut (5), bacaan (5), dari (4), darul (4), zain (4), bayan (4), ibnu (4), hal (4), pula (4), bahkan (4), ahlus (4), utsman (4), jalaluddin (4), serta (4), bukan (4), pehin (4), banyak (4), kamu (4), tuan (4), masalah (4), awam (4), sendiri (4), nama (4), mulia (4), tercatat (4), dinyatakan (4), ayat (4), terutama (4), pengetahuan (4), selain (4), kaedah (4), wahai (4), taqdir (4), pahala (4), biasa (4), bukhari (4), alam (4), dunia (4), bulan (4), tahun (4), jamaluddin (4), pandangan (4), kurang (4), tepat (4), betul (4), dilakukan (4), mudhaf (4), witr (4), sunnat (4), melakukannya (4), dikatakan (4), sedemikian (4), karangan (4), sekali (4), sela (4), dibaca (4), tasawwuf (3), pelbagai (3), fiqh (3), blog (3), amin (3), amal (3), pondok (3), website (3), ramadhan (3), 2025 (3), ruhul (3), itulah (3), wahhabi (3), pesanan (3), diamalkan (3), ismail (3), fatwa (3), tetapi (3), jangan (3), ahlis (3), kebanyakan (3), tuhan (3), golongan (3), nya (3), ikhlas (3), wilayah (3), wali (3), tafsir (3), mata (3), sunat (3), mampu (3), apa (3), rabu (3), penjelasan (3), mengenai (3), tahmid (3), semoga (3), bermanfaat (3), memilih (3), doa (3), difahami (3), sini (3), bahasa (3), lana (3), pujian (3), anhu (3), pertama (3), antaranya (3), shahih (3), allahumma (3), allaamah (3), masyhur (3), hasyiah (3), tambahan (3), bershalawat (3), rasulullah (3), sayyid (3), jumaat (3), ucapan (3), tokoh (3), sekitar (3), thariqat (3), muhaddits (3), daud (3), thalib (3), fardhu (3), ain (3), jadi (3), ramai (3), mendatangkan (3), nusantara (3), sunnatul (3), tidaklah (3), benar (3), tanpa (3), lillahi (3), terakhir (3), malam (3), bilangan (3), pun (3), pernah (3), sekurang (3), turut (3), khalifah (3), anhum (3), ganjaran (3), keselamatan (3), aththas (3), mawlid (2), manaqib (2), hadits (2), ceramah (2), buku (2), inggeris (2), faham (2), sufi (2), keilmuan (2), madrasah (2), alfansuri (2), yusuf (2), rifa (2), ibrahim (2), islamic (2), yahya (2), mahmud (2), arab (2), 2019 (2), 2023 (2), shadaqaallah (2), hadis (2), bersabda (2), pihak (2), masyriq (2), madinah (2), melampaui (2), halqum (2), tiap (2), kurun (2), nescaya (2), berhubung (2), bersama (2), puak (2), jua (2), mengikut (2), menyuruh (2), rafidhi (2), bunuh (2), salafiyah (2), berdasarkan (2), ahli (2), umat (2), dahulu (2), kini (2), buruk (2), dikarang (2), ibnul (2), qayyim (2), sekarang (2), hendak (2), penuh (2), keimanan (2), rahmat (2), keredhaan (2), maha (2), awliya (2), sekian (2), menulis (2), mengenali (2), selepas (2), keberkatan (2), memiliki (2), dinafikan (2), kelebihan (2), sedikit (2), tidal (2), kedua (2), istilah (2), lanjut (2), tentang (2), untukmu (2), namun (2), paling (2), tujuh (2), lafaznya (2), adanya (2), agar (2), aba (2), faathimataz (2), zahra (2), husain (2), qurasyi (2), makhdum (2), alamin (2), jalalullah (2), qaddasaallahu (2), aziz (2), wirid (2), membawanya (2), manuskrip (2), sya (2), nukilkan (2), hidup (2), keturunan (2), husein (2), berdakwah (2), alim (2), suhrawardiyyah (2), setelah (2), mendirikan (2), thariqah (2), wafat (2), tempat (2), negeri (2), zainuth (2), hasyim (2), idi (2), khadzush (2), shibyan (2), balidram (2), perhimpunan (2), risalah (2), unah (2), rahman (2), fathullah (2), harun (2), perukunan (2), dipilih (2), jilid (2), orang (2), sisi (2), terjemahannya (2), harfiah (2), mengambilkira (2), uslub (2), nahwu (2), sharaf (2), walaupun (2), membawa (2), diviralkan (2), sebenarnya (2), bukannya (2), ilaih (2), idhafah (2), bayaniyyah (2), disandarkan (2), mempunyai (2), dipisahkan (2), syarqawi (2), menjadikan (2), sah (2), diucapkan (2), atan (2), memang (2), ushalliyal (2), witra (2), lail (2), semata (2), ertinya (2), perlaksanaan (2), fashal (2), berpisah (2), washal (2), bersambung (2), dianjurkan (2), nyatakan (2), pendapat (2), melainkan (2), muktamad (2), nanti (2), posting (2), berkaitan (2), rupa (2), majmuk (2), sedangkan (2), diperbetulkan (2), mungkin (2), melakukan (2), permulaan (2), mawlana (2), mengajar (2), selasa (2), ajaran (2), membenci (2), bakar (2), masyarakat (2), masih (2), mendoakan (2), pengingat (2), haddad (2), terkemuka (2), tujuan (2), matlamat (2), keagamaan (2), tradisi (2), perbuatan (2), sesat (2), baik (2), senggang (2), zikrullah (2), pegangan (2), janganlah (2), samada (2), bermasalah (2), suci (2), shadaqaallahu (2), pembaca (2), alawi (2), mekah (2), dikenali (2), bulat (2), bursevi (2), berjodol (2), shadaqaallahul (2), azhim (2), beberapa (2), penutupnya (2), benarlah (2), amat (2), kira (2), terkandung (2), kurangnya (2), zikir (2), kebenaran (2), adzim (2), lam (2), seminggu (2), siang (2), juruz (2), sajadah (2), syair (2), diba (2), memperolehi (2), bungur (2), meninggalkan (2), anda (2), bahrus (2), shofa (2), 243, video, tawassul, sholawat, santai, profil, 198, peristiwa, 182, nur, 130, khidhir, 150, 157, dzikir, 371, 467, label, the, final, brick, gregory, adaab, tahu, medan, sawanih, khawatir, salafy, indonesia, pusat, pembangunan, tampin, muhibmahbub, meningkatkan, asmadi, naim, anjung, atrak, bank, wahabi, baitul, qurra, pustaka, alfanshuri, kenali, yaqoubi, sunni, path, shafi, sacred, learning, says, mas, khan, marifah, living, last, prophet, education, academy, iqra, publication, infinite, light, hakikat, kitabevi, fethullah, gulen, deenport, hadith, zawiyah, zainul, maarif, luthfi, bashori, traditional, pasir, tumboh, persidam, nahdhatul, majalah, alkisah, madinatul, ilmi, jabatan, brunei, murtadza, almuttaqin, alhawi, albayyinat, wizaratul, awqaf, kuwait, syubkah, fatawa, siddiq, abd, fattah, rubath, tarim, jum, makkawi, binhafidz, jufri, fad, kamil, ifta, mishriyyah, rayaheen, ahbab, keltawia, 144, 2005, 176, 2006, 2007, 2008, 131, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2020, 2021, 2022, 2024, archive, dikehendakkan, ialah, diriwayat, manusia, keadaan, padahal, diputuskan, digantikan, hingga, akhir, dajjal, sama, isa, diam, makkah, mulut, mesra, memberi, faedah, barang, demi, jikalau, masa, aad, tsamud, dihidupkan, allamah, taimiyah, dipakai, wahhabiyah, berjisim, menyerupai, makhluk, jamaah, sungguhpun, negara, sejak, menganut, diresapi, dipengaruhi, tazilah, terpengaruh, lainnya, taimiyyah, berlawanan, bertentangan, said, siapa, datang, semua, supaya, taat, lelaki, tertentu, tujuannya, memecahkan, persatuan, menghancurkan, kesatuan, bunuhlah, tertipu, daya, hasutan, dikeluar, terpakai, terdengar, harapan, berpecah, belah, sesama, diambil, hadyur, rasul, mukhtasar, hadyul, ibad, kitabnya, ditolak, khariji, timbul, malaya, khawarij, maksud, mengelirukan, sebati, merobohkan, pakatan, jati, menyalahkan, fahim, langgan, atom, laman, catatan, lama, ptg, klip, bakhiet, lazimkanlah, mentadabbur, menghayati, keyakinan, sebab, hampir, esa, tara, dipandangnya, tergolong, disematkan, dipanggil, fakhrurrazi, 175, keenam, membacanya, kalangan, wajah, walinya, sesudah, mihnah, kesusahan, cobaan, ujian, pahit, getir, anugerah, minhah, kenikmatan, kabir, menjejaki, usia, senja, semakin, kabur, lakukanlah, sebanyak, khataman, belum, berpeluang, perbanyakkanlah, keutamaan, fadhilat, besar, warid, nas, sabit, fadhilatnya, sayogia, membasahi, lidah, memperbanyakkan, bacaannya, bertambah, asasi, menyukai, menghimpun, pengakuan, dimaksudkan, bukanlah, kalam, sifat, merujuk, lughah, ringkas, ditakrifkan, mengetahui, syarat, masyruthnya, silalah, dirujuk, atha, naka, tawfiqika, mentaatimu, tawfiqmu, istajib, hidayatika, iyyana, terimalah, permohonan, hidayah, petunjukmu, menetapkan, makna, pengertian, itsbatul, ghairi, madzkurin, lafzan, qadar, qadha, tiraf, terhasillah, tonggak, rafie, kukuh, datangnya, diriwayatkan, syaikhan, rabbinal, alhamdu, rabbina, hamdu, syaikhul, azhar, bajuri, syarah, qasim, ghazi, matan, qadhi, syuja, 170, menjelaskan, disunatkan, shighah, cetakan, beirut, perbezaan, ringan, lakukan, mahabbah, menyesal, menambah, loba, sallamu, dar, kotob, ilmiyah, jawahirul, khamsah, shahibal, mimbari, raaj, jaddul, hasani, habibullah, nabiyullah, makkiy, arabiy, quthubul, sirrahul, wiridnya, berkata, berhaji, baitullah, haram, dituliskan, amalannya, menulisnya, azimat, bertabarruk, mengambil, keamanan, bala, bencana, dikurniakan, berdamping, shalawatnya, kutip, khathiruddin, atthar, jawaahirul, khams, bersempena, diturunkan, perintah, ban, serangkaian, daie, terkenal, belahan, indo, pak, abad, 13m, bernama, quthbul, far, bergaris, jalur, hadi, dilahirkan, 595h, 1190m, bukhara, dihabisi, merantau, berkelana, benua, kecil, india, menyebarkan, memperdalamkan, miliki, terutamanya, bidang, bahauddin, zakaria, asadi, multani, 566, 666h, 1170, 1268m, disepakati, ketokohan, kewaliannya, menjalani, jalan, jalaliyyah, cabang, 690h, 695h, sejarawan, dimakamkan, uch, punjab, makamnya, penziarah, mengalap, berkat, berdoa, azza, jalla, sirrah, junaid, bekalan, berkekalan, ghani, idaman, penuntut, marhum, kifayatul, mubtadi, ushul, panduan, banjar, kesimpulannya, cara, diikuti, rantau, akhiri, contoh, serupa, lihat, hamid, syarwani, diamal, cuma, tersilap, apabila, literal, misalnya, kerap, kali, diterjemah, kekeliruan, menimbulkan, kesalahfahaman, jelas, boleh, dimaknai, memberikan, berkait, bergantung, sunnatan, dihubungkan, dikaitkan, tohfah, 298, dimasukkan, dihukumkan, hakikatnya, bilangannya, shalatul, shalatal, muqaddimatul, muqaddimatal, pembukaan, dinuatkan, sunnatnya, diakhiri, dilakukannya, takbiratul, ihramnya, memisahkan, dinamakan, pisah, berbandingkan, terus, sekaligus, syarhit, tahrir, biasanya, menggunakan, bermakna, penjelasannya, semestinya, dianggap, sebut, pelik, belakangan, sependapat, perkara, raudhatuth, thalibin, ikhtiyarat, menafikan, persoalan, temoat, mengatakan, berkesempatan, pernyataan, fokus, cuba, datangkan, bentuk, huwal, dipermasalahkan, kesesuaian, didirikan, nampaknya, isu, ditimbulkan, perlu, parah, zaman, viral, memviral, tagline, digunakan, nak, dah, kalaupun, silap, memperhatikan, betulkan, biasakan, bercerai, dimulai, melaksanakan, kemudian, dilanjutkan, menyempurnakan, sempurnanya, kebiasaannya, begitulah, diajar, berbagai, fathani, memasyhurkan, terang, hanya, tanahair, datu, surgi, mukti, banjari, malayuwi, faqiyyatud, daaimiyyah, permatang, pauh, serudin, pedoman, demikian, niatnya, aataini, munyatul, mushalli, syahadah, rafidhah, salim, akhukum, fillah, didatangi, pendakyah, kebijaksanaan, pendakwah, terdahulu, berasal, menganjurkan, baharu, islamnya, menyayangi, memuliakan, tameng, penangkis, pembenci, mahfuz, 1923, 1996, hadhramut, dipetik, aydrus, karyanya, 201, ditradisikan, mahfudz, diasaskan, siasah, syar, iyyah, menempuh, fasa, kekuasaan, berada, merendah, menghina, disusunlah, menegaskan, kemuliaan, penghormatan, kebaikan, meninggalkannya, berdosa, lun, hasanun, bid, dhalalah, ittihaful, anaam, ahkamish, shiyam, daerah, diisi, berupa, tasbih, sering, dibacakan, fungsinya, mustaqil, kaitannya, keesahan, kesempurnaan, pemisah, dijadikan, disempurnakan, berbaki, pengukuh, asyairah, maturidiyyah, menolak, melampau, bermudah, membid, ahsesatkan, apatah, musliman, khawas, maupun, simpan, biarkan, dengannya, menerima, puasa, jalani, sihat, afiat, bertemu, hadapan, aamiin, ballagha, rasuluhu, allahumman, naa, baarik, fihi, alhamdulillahi, rabbil, alamiin, astaghfirullahal, hayyal, qayyum, hendaklah, selesai, mengucapkan, ushuli, mufassir, faqih, nahwi, uramiy, harari, 1929, kontemporer, bermukim, khairiyyah, tulis, bernilai, menukil, tulisan, 480, menukilkan, perkataan, makki, quutul, qulub, hadaiqur, rawhi, war, raihan, ersebut, keterangan, sewajarnya, seseorang, mengucapkannya, menutup, qurannya, kharidatul, ajaaib, pertanyaan, diajukan, pendita, yahudi, akhirnya, masuk, khabarkan, kepadaku, apakah, jawab, baginda, permilaannya, bismillahir, rahmanir, rahim, disambut, katanya, engkau, khazanah, asalnya, turki, ternama, haqqi, bursawi, penghujung, mengkhatam, terpuji, seantero, kelaziman, serata, menyudahi, menutupnya, penegasan, firman, sebarang, keraguan, pendustaan, secuil, ungkapan, memandangnya, bagus, pangkal, imran, bererti, diqasadkan, huruf, menghasilkan, terhasil, memuji, membenarkan, mutlak, shad, dal, qaf, alif, katakanlah, difirmankan, iqtibas, khamis, digalakkan, buatlah, semampunya, dibahagikan, sementara, pendek, tersenarai, amalkanlah, penutup, subuh, pagi, sajdah, naas, falaq, ikhlash, masad, nashr, kaafiruun, kautsar, quraisy, qadr, syarh, insyirah, adh, dhuha, ath, thaariq, buruuj, muzzammil, mulk, hasyr, waaqi, dukhaan, fushshilat, yaasin, seterusnya, 426, pengarang, hafiz, tadi, dikhabarkan, penyair, menghadapi, huru, hara, kiamat, barzakh, padang, mahsyar, musuh, membinasakan, kongsikan, senarai, cikini, kelahiran, tinggal, lalu, pulau, jawa, biografi, ditulis, berhajat, mengulanginya, paman, ahmad, menyuruhnya, ketakutan, kekhuatiran, kesulitan, taajul, raas, quthb, shalih, abdillah, digelar, bulannya, hendaknya, mmenjadi, harian, istiqamahlah, walau, hizib, setengah, seperempat, ruku, ditinggal, setidak, tidaknya, menamakan, menyenaraikan, diharapkan, wasilah, kejayaan, perlindungan, syahrul, khas, bermazhab, mazhabi, salafi, gadungan, tersinggung, eloklah, cari, mencari,


Text of the page (random words):
idatangi oleh para pendakyah ajaran syiah yang membenci para sahabat terutama sekali abu bakar dan umar oleh itu kebijaksanaan para ulama dan pendakwah terdahulu terutama sekali yang berasal dari hadhramaut untuk menganjurkan taradhdhi agar masyarakat awam yang masih baharu islamnya mengenali dan menyayangi serta memuliakan para sahabat terutama sekali sahabat yang empat tersebut maka ianya bukan semata mata ibadah mendoakan sahabat dan pengingat bilangan rakaat tarawih ianya juga merupakan tameng penangkis ajaran puak pembenci para sahabat ustaz salim akhukum fillah syahadah syiah rafidhah dicatat oleh abu muhammad di 10 33 pg 0 ulasan selasa mac 03 2026 sunnatal witri rak ataini melakukan shalat witir secara fashal bercerai berpisah adalah afdhal dalam mazhab syafie daripada secara washal bersambung telah menjadi amalan kita shalat witir dimulai dengan melaksanakan 2 rakaat dengan satu salam kemudian dilanjutkan dengan mendatangkan 1 rakaat lagi dengan salam yang lain untuk menyempurnakan 3 rakaat shalat witir yang merupakan sekurang kurang sempurnanya shalat witir pada kebiasaannya ketika mendirikan 2 rakaat permulaan tersebut ianya diniatkan sebagai sunnatal witri dengan niat dan lafaznya seumpama ushalli sunnatal witri rak ataini lillahi ta ala begitulah rupa niat dan lafaz yang diajar oleh kebanyakan guru guru kita dan tercatat dalam berbagai karangan para ulama dan ustaz kita mawlana syaikh daud al fathani rahimahullah turut memasyhurkan niat sedemikian dalam munyatul mushalli di mana dengan terang pada halaman 26 beliau menulis sebagai berikut demikian lafaz niatnya ushalli sunnatal witri rak aataini lillahi ta ala bukan hanya mawlana syaikh daud yang mengajar niat sedemikian tetapi ramai lagi ulama tanahair antaranya datu surgi mukti mufti syaikh jamaluddin al banjari dalam perukunan jamaluddin kh fathullah harun dalam pedoman ibadah fardhu ain tuan guru haji hasyim as sa idi al malayuwi dalam ma khadzush shibyan tuan guru haji muhammad bin utsman madrasah faqiyyatud daaimiyyah permatang pauh dalam risalah al ma unah syaikh ali balidram dalam perhimpunan ibadah pehin ustaz haji zain bin serudin dalam zainuth thalib dan ramai lagi niat dan lafaz sedemikian pernah dipermasalahkan suatu ketika dahulu kerana dikatakan tiada kesesuaian antara kalimah witir yang ertinya ganjil sedangkan rakaat yang didirikan genap 2 rakaat sekarang nampaknya isu ini ditimbulkan lagi sehingga dinyatakan niat sedemikian tidak betul dan perlu diperbetulkan lebih parah lagi dalam zaman viral memviral ini hal tersebut telah diviralkan dengan tagline yang digunakan adalah betulkan yang biasa biasakan yang betul sedangkan yang nak diperbetulkan itu memang dah betul kalaupun dikatakan silap maka itu mungkin pada terjemahannya sahaja yang kurang memperhatikan kaedah dan uslub ilmu nahwu sharaf bahasa arab faqir tidak menafikan adanya qawl mukhtar imam an nawawi dalam persoalan ini sebagaimana tersebut dalam kitab majmuk di mana pilihan niat yang afdhal dan awla menurut imam nawawi adalah niat rak ataini minal witri pandangan imam nawawi dalam majmuk ini disebut dalam dua tempat dengan istilah ash shahih manakala di temoat lain beliau mengatakan ianya sebagai al mukhtar fa huwal mukhtar jika berkesempatan faqir akan nukilkan pernyataan imam nawawi nanti dalam posting yang lain kerana fokus posting ini adalah untuk berkaitan niat ushalli sunnatal witri rak ataini sahaja in sya allah nanti faqir cuba datangkan rupa bentuk niat yang dipilih oleh imam nawawi tersebut tidak dinafikan pandangan imam nawawi juga banyak disebut dan dianjurkan dalam kitab kitab fiqh kita faqir sendiri pun biasanya menggunakan ushalli rak ataini minal witri namun faqir nyatakan bahawa ini tidak bermakna niat ushalli sunnatal witri rak ataini itu salah atau kurang tepat juga faqir nyatakan bahawa pendapat imam nawawi itu adalah salah satu daripada dua pendapat yang menjadi pilihan ulama kita faqir menyatakan bahawa ash shahih yang dikatakan oleh imam nawawi sebenarnya adalah al mukhtar sebagaimana penjelasannya sendiri menjadikan ianya salah satu daripada ikhtiyarat imam nawawi jadi tidaklah tepat jika ianya dikatakan qawl muktamad dalam mazhab kerana qawl mukhtar imam nawawi tidak semestinya dianggap sebagai qawl muktamad dalam mazhab melainkan qawl mukhtar yang beliau sebut dalam kitab raudhatuth thalibin maka tidak pelik jika ada ulama belakangan yang tidak sependapat dengan imam nawawi dalam perkara ini dan memilih niat ushalli sunnatal witri rak ataini sebagai yang awla sebahagian ulama mempunyai pandangan bahawa niat ushalli sunnatal witri untuk rakaat rakaat genap yang dipisahkan dengan rakaat ganjil shalat witir adalah lebih utama awla imam asy syarqawi dalam hasyiah asy syarqawi ala syarhit tahrir pada halaman 298 juz 1 menyatakan seperti berikut dan jika dipisahkan rakaat rakaat sebelum diakhiri dengan rakaat ganjil seumpama dilakukannya dengan satu salam setiap dua rakaat di mana setiap takbiratul ihramnya memisahkan rakaat rakaat sebelum rakaat terakhir yang ganjil maka itulah yang dinamakan perlaksanaan shalat witir secara fashal berpisah pisah yang afdhal menurut mazhab syafie berbandingkan melakukannya secara washal bersambung terus bilangan yang genap dengan yang ganjil seperti dilakukan 3 rakaat sekaligus niat yang diucapkan untuk rakaat terakhir yang ganjil rakaat witir seperti 1 rakaat adalah niat minal witri seperti diucapkan ushalli minal witri rak atan aku sembahyang daripada shalat witir satu rakaat kerana rakaat tersebut adalah secara hakikatnya sebahagian daripada rakaat shalat witir kerana bilangannya memang ganjil atau diniatkan al witr seperti ushalliyal witra rak atan aku sembahyang witir satu rakaat dan diberi pilihan untuk memilih niat bagi rakaat rakaat genap sebelum yang terakhir yakni sebelum rakaat ganjil di antara yang berikut 1 niat shalatul lail seumpama ushalli shalatal lail rak ataini aku sembahyang malam dua rakaat 2 niat muqaddimatul witri seumpama ushalli muqaddimatal witri rak ataini aku sembahyang pembukaan witir dua rakaat 3 niat sunnatnya yakni sunnatul witri seumpama ushalli sunnatal witri rak ataini aku sembahyang sunnat yang disandarkan kepada witir dua rakaat atas kaedah al idhafah al bayaniyyah dan inilah yang awla 4 diniatkan dua rakaat daripada witir seumpama ushalli rak ataini minal witri aku sembahyang dua rakaat daripada witir yang menjadi pilihan imam an nawawi tidak sah jika dinuatkan dengan al witr semata mata seumpama ushalliyal witra rak ataini aku sembahyang witir dua rakaat kerana dua rakaat itu genap manakala al witr itu ertinya ganjil maka yang jadi masalah adalah niat aku sembahyang witir dua rakaat tanpa dimasukkan kalimah sunnat sehingga untuk menjadikan dua kalimah tersebut sebagai mudhaf mudhaf ilaih niat ini yang dihukumkan oleh kebanyakan ulama kita sebagai salah dan membawa kepada tidak sah penjelasan yang serupa dapat kita lihat dalam hasyiah tohfah bagi syaikh abdul hamid asy syarwani jilid 2 halaman 11 maka lafaz niat ushalli sunnatal witri rak ataini lillahi ta ala yang biasa diamal orang kita tidaklah salah atau kurang tepat ianya betul benar dan tepat bahkan di sisi sebahagian ulama adalah niat yang paling awla afdhal utama cuma yang tersilap apabila terjemahannya dilakukan secara harfiah literal difahami secara harfiah tanpa mengambilkira kaedah dan uslub nahwu sharaf yang benar misalnya kerap kali ianya diterjemah sebagai sahaja aku sembahyang sunnat witir dua rakaat yang walaupun tidak salah tetapi membawa kepada kekeliruan sehingga menimbulkan kesalahfahaman seperti yang diviralkan sebenarnya untuk lebih jelas lafaz tersebut boleh dimaknai sebagai berikut aku sembahyang sunnat yang disandarkan dihubungkan dikaitkan dengan shalat witir dua rakaat dengan mengambilkira idhafah bayaniyyah di mana kalimah sunnatan sebagai mudhaf dan kalimah al witr sebagai mudhaf ilaih yang memberikan penjelasan bayan bahawa dua rakaat tersebut adalah rakaat genap yang berkait atau berhubung atau bergantung dengan shalat witir yakni sebahagian daripada shalat witir yang ganjil dan bukannya dua rakaat itulah witir atau shalat witir jadi kesimpulannya di sini ada dua pandangan ulama kita mengenai cara niat yang utama dan afdhal yang pertama diniatkan rak ataini minal witri yang dipilih oleh imam nawawi dan diikuti oleh ramai ulama yang kedua diniatkan sunnatul witri yang menjadi pilihan sebahagian ulama lain dan masyhur di rantau kita semoga bermanfaat dan faqir akhiri dengan mendatangkan contoh niat sunnatul witri yang tersebut dalam karya karya ulama kita di nusantara 1 perukunan jamaluddin mufti jamaluddin banjar 2 panduan ibadah fardhu ain kh fathullah harun 3 ushul ibadah haji abdul rahman bin haji abdul aziz 4 risalah al ma unah ustaz haji muhammad 5 perhimpunan ibadah syaikh ali balidram 6 ma khadzush shibyan tg haji hasyim as sa idi 7 zainuth thalib pehin hj muhammad zain 8 kifayatul mubtadi haji ismail bin al marhum mahmud 9 idaman penuntut haji abdul ghani bin haji yahya 10 amal bekalan ke negeri berkekalan ustaz haji daud bin haji junaid dicatat oleh abu muhammad di 10 50 pg 0 ulasan jumaat januari 30 2026 shalawat jalaluddin al bukhari pada hari jumaat yang mulia juga bersempena bulan diturunkan perintah bershalawat sya ban maka faqir nukilkan serangkaian ucapan shalawat dan salam yang diamalkan oleh tokoh ulama wali dan daie yang terkenal di belahan indo pak tokoh yang hidup sekitar abad ke 13m bernama quthbul alam makhdum al alamin asy sayyid jalalullah jalaluddin husain bin ali bin ja far al bukhari qaddasaallahu sirrah bergaris keturunan imam husein radhiyaallahu anhu daripada jalur imam ali al hadi radhiyaallahu anhu beliau dilahirkan sekitar tahun 595h 1190m di bukhara hidup beliau dihabisi dengan merantau dan berkelana sehingga membawanya ke benua kecil india untuk berdakwah dan menyebarkan ilmu pengetahuan juga untuk memperdalamkan lagi ilmu yang sudah beliau miliki di antara guru beliau terutamanya dalam bidang tasawwuf dan thariqat adalah asy syaikh al imam al alim al muhaddits bahauddin zakaria bin muhammad bin ali al qurasyi al asadi al multani 566 666h 1170 1268m tokoh thariqat suhrawardiyyah ulama yang disepakati atas ketokohan dan kewaliannya setelah sekian lain menjalani jalan thariqat dan tasawwuf syaikh jalaluddin mendirikan thariqah jalaliyyah sebagai cabang daripada thariqah suhrawardiyyah beliau wafat sekitar tahun 690h atau 695h menurut sebahagian sejarawan dan dimakamkan di uch punjab makamnya sehingga kini menjadi tempat para penziarah untuk mengalap berkat dan berdoa kepada allah azza wa jalla shalawat ini faqir kutip daripada manuskrip kitab jawaahirul khams karya syaikh muhammad bin khathiruddin al atthar dalam manuskrip tersebut pada halaman 62 tercatat sebagai berikut shalawat ke atas junjungan nabi shallaallahu alaihi wa sallam yang disebut oleh quthubul alam makhdum al alamin asy sayyid jalalullah al bukhari qaddasaallahu sirrahul aziz dalam wirid wiridnya beliau berkata tentang shalawat ini sebagai berikut sesiapa yang bershalawat ke atas junjungan nabi shallaallahu alaihi wa sallam dengan shalawat ini maka seumpama dia berhaji ke baitullah al haram mudah mudahan dituliskan pahala haji dalam buku amalannya sesiapa yang menulisnya yakni sebagai azimat untuk bertabarruk mengambil keberkatan dan membawanya mudah mudahan dia diberi keamanan oleh allah ta ala daripada segala bala bencana dunia dan akhirat serta dikurniakan allah ta ala dia dapat berdamping dengan junjungan nabi shallaallahu alaihi wa sallam di akhirat inilah shalawatnya ash shalatu was salamu alaika ya muhammad al arabiy ash shalatu was salamu alaika ya muhammad al qurasyi ash shalatu was salamu alaika ya muhammad al makkiy ash shalatu was salamu alaika ya muhammad nabiyullah ash shalatu was salamu alaika ya muhammad rasulullah ash shalatu was salamu alaika ya muhammad habibullah ash shalatu was salamu alaika ya muhammad jaddul hasani wal husain ash shalatu was salamu alaika ya aba faathimataz zahra ash shalatu was salamu alaika ya shahibal mimbari wal mi raaj muhammad rasulullah shallaallahu alaihi wa sallam dalam jawahirul khamsah cetakan dar al kotob al ilmiyah beirut 2023 shalawat ini dicatat pada halaman 56 dengan sedikit perbezaan iaitu tiada lafaz ash shalatu wa sallamu alaika ya muhammad rasulullah dan dengan adanya tambahan ya muhammad sebelum lafaz aba faathimataz zahra shalawat dan salam yang mudah dan ringan untuk diamalkan lakukan dengan ikhlas dan penuh mahabbah agar di akhirat tidak menyesal mudah mudahan bermanfaat dan menambah lagi loba untuk kita bershalawat ke atas junjungan nabi shallaallahu alaihi wa sallam dicatat oleh abu muhammad di 10 01 pg 0 ulasan rabu disember 31 2025 rabbana lakal hamd syaikhul azhar al imam al allaamah ibrahim bin muhammad al bajuri rahimahullah dalam hasyiah beliau atas syarah imam ibnu qasim al ghazi rahimahullah bagi matan qadhi abu syuja rahimahullah yang masyhur juz 1 halaman 170 menjelaskan bahawa shighah tahmid yang disunatkan ketika i tidal ada tujuh 7 lafaz lafaz lafaznya adalah sebagai berikut rabbana lakal hamd rabbana wa lakal hamd allahumma rabbana lakal hamd allahumma rabbana wa lakal hamd lakal hamdu rabbana alhamdu li rabbina dan li rabbinal hamd maka terhasillah pahala sunat dengan mana mana lafaz tersebut namun yang biasa dan menjadi pilihan adalah dua yang pertama dalam mazhab kita yang afdhal adalah lafaz yang pertama iaitu rabbana lakal hamd sebagaimana pilihan asy syaikhan dua syaikh yang utama menjadi tonggak mazhab syafie iaitu imam ar rafie rahimahullah dan imam an nawawi rahimahullah ini adalah kerana lafaz inilah yang paling kukuh datangnya daripada sunnah junjungan shallaallahu alaihi wa sallam antaranya sebagaimana diriwayatkan oleh imam al bukhari rahimahullah dalam shahih nya manakala imam asy syafie radhiyaallahu anhu sendiri lebih menyukai dan memilih lafaz yang kedua iaitu rabbana wa lakal hamd ini adalah kerana lafaz tersebut selain tahmid ia juga menghimpun doa dan i tiraf pengakuan yang difahami secara taqdir taqdir yang dimaksudkan di sini bukanlah atas istilah ilmu kalam atau ilmu aqidah atau ilmu sifat 20 yang merujuk kepada qadha dan qadar allah ta ala taqdir di sini adalah menurut ilmu lughah bahasa yang secara ringkas ditakrifkan sebagai itsbatul ma na ghairi madzkurin lafzan iaitu menetapkan suatu makna pengertian yang difahami yang tidak disebut dalam lafaz untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal ini kaedah dan syarat masyruthnya silalah dirujuk dalam kitab kitab ilmu bahasa maka lafaz rabbana wa lakal hamd itu taqdir nya adalah seumpama rabbana istajib lana wa lakal hamd ala hidayatika iyyana wahai tuhan kami terimalah bagi kami segala amalan dan permohonan dan untukmu segala pujian atas hidayah petunjukmu bagi kami atau rabbana atha naka wa lakal hamd ala tawfiqika lana wahai tuhan kami kami telah mentaatimu dan untukmu segala pujian atas tawfiqmu bagi kami inilah sedikit penjelasan mengenai lafaz lafaz tahmid ketika i tidal semoga bermanfaat dan bertambah pengetahuan kita mengenai ibadah asasi kita dica...
Thumbnail images (randomly selected): * Images may be subject to copyright.GREEN status (no comments)

Verified site has: 279 subpage(s). Do you want to verify them? Verify pages:

1-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-35 36-40 41-45 46-50
51-55 56-60 61-65 66-70 71-75 76-80 81-85 86-90 91-95 96-100
101-105 106-110 111-115 116-120 121-125 126-130 131-135 136-140 141-145 146-150
151-155 156-160 161-165 166-170 171-175 176-180 181-185 186-190 191-195 196-200
201-205 206-210 211-215 216-220 221-225 226-230 231-235 236-240 241-245 246-250
251-255 256-260 261-265 266-270 271-275 276-279


The site also has 58 references to external domain(s).

 blogger.googleusercontent.com  Verify  blogger.com  Verify  alkeltawia.com  Verify
 rayaheen.net  Verify  dar-alifta.org  Verify  okamel.com  Verify
 dralzain.com  Verify  alrawha.net  Verify  alhabibali.org  Verify
 alhabibomar.com  Verify  makkawi.com  Verify  alimamalallama.com  Verify
 rubat-tareem.net  Verify  aboghodda.com  Verify  allah.com  Verify
 bouti.com  Verify  rifaieonline.com  Verify  islamic-fatwa.com  Verify
 islam.gov.kw  Verify  albayyinat.net  Verify  alhawi.net  Verify
 almuttaqin.tv  Verify  ceramahislam.com  Verify  darulmurtadza.com  Verify
 brunet.bn  Verify  madinatulilmi.com  Verify  majalah-alkisah.com  Verify
 nu.or.id  Verify  persidam.org  Verify  al-bakriah.com.my  Verify
 blogtraditionalislam.wordpress.com  Verify  pejuangislam.com  Verify  buyayahya.org  Verify
 mysite.mweb.co.za  Verify  daralhadith.org.uk  Verify  deenport.com  Verify
 en.fgulen.com  Verify  hakikatkitabevi.com  Verify  infinitelight.org  Verify
 iqra.net  Verify  islamicacademy.org  Verify  islamieducation.com  Verify
 lastprophet.info  Verify  livingislam.org  Verify  marifah.net  Verify
 masud.co.uk  Verify  muftisays.com  Verify  sacredlearning.org  Verify
 shafiifiqh.com  Verify  sunnipath.com  Verify  shaykhibrahiminstitute.org  Verify
 bankwahabi.wordpress.com  Verify  madrasahsunnionline.blogspot.my  Verify  epondok.wordpress.com  Verify
 salafyindonesia.wordpress.com  Verify  ustazamin.com  Verify  aladaab.wordpress.com  Verify
 bingregory.com  Verify


The site also has 38 references to other resources (not html/xhtml )

 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R___.webp  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R___.webp  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify
 blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify  blogger.googleusercontent.com/img/b/R2___.jpg  Verify


Top 50 hastags from of all verified websites.

Supplementary Information (add-on for SEO geeks)*- See more on header.verify-www.com

Header

HTTP/1.1 301 Moved Permanently
Location htt????/bahrusshofa.blogspot.com/
Content-Type text/html; charset=UTF-8
Content-Encoding gzip
Date Wed, 08 Apr 2026 10:58:16 GMT
Expires Wed, 08 Apr 2026 10:58:16 GMT
Cache-Control private, max-age=0
X-Content-Type-Options nosniff
X-Frame-Options SAMEORIGIN
Content-Security-Policy frame-ancestors self
X-XSS-Protection 1; mode=block
Content-Length 198
Server GSE
Connection close
HTTP/2 200
content-type text/html; charset=UTF-8
expires Wed, 08 Apr 2026 10:58:16 GMT
date Wed, 08 Apr 2026 10:58:16 GMT
cache-control private, max-age=0
last-modified Wed, 08 Apr 2026 03:18:00 GMT
etag W/ af0447986fae4405b40109e82daff66c92a17cd0a4aeea61acd993fcb5ccd17f
content-encoding gzip
x-content-type-options nosniff
x-xss-protection 1; mode=block
content-length 36715
server GSE
alt-svc h3= :443 ; ma=2592000,h3-29= :443 ; ma=2592000

Meta Tags

title="BAHRUS SHOFA"
content="text/html; charset=UTF-8" http-equiv="Content-Type"
content="blogger" name="generator"
content="htt????/bahrusshofa.blogspot.com/" property="og:url"
content="BAHRUS SHOFA" property="og:title"
content="<center>Khas untuk Ahlus Sunnah wal Jama`ah bermazhab. Wahhabi, Syiah, La Mazhabi, Salafi Gadungan dan lain-lain, anda mungkin tersinggung, eloklah cari blog lain, melainkan jika anda mencari kebenaran.</center> <center></center>" property="og:description"
name="google-adsense-platform-account" content="ca-host-pub-1556223355139109"
name="google-adsense-platform-domain" content="blogspot.com"

Load Info

page size207501
load time (s)0.480952
redirect count1
speed download76489
server IP 172.217.20.33
* all occurrences of the string "http://" have been changed to "htt???/"